-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bupati Bireuen Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 08 Embarkasi Aceh

By On Rabu, Mei 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis melepas keberangkatan 393 JCH yang tergabung dalam Kloter 08 Embarkasi Aceh (BTJ-08), di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh, Selasa malam, 12 Mei 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 08 Embarkasi Aceh (BTJ-08), di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh, Selasa malam, 12 Mei 2026. 

Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si, Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Asisten I Setdakab Gayo Lues yang mewakili Bupati Gayo Lues, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Asisten Pemerintahan Setdakab Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, serta jajaran pimpinan Asrama Haji. 

Kloter 08 terdiri dari gabungan jemaah asal tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bireuen sebanyak 211 orang, Kabupaten Aceh Besar 102 orang, dan Kabupaten Gayo Lues 74 orang. 

Dalam rombongan tersebut, Najwa Laisa Salsabia (19), asal Gayo Lues, tercatat sebagai jemaah termuda. Sementara jemaah tertua bernama Khatijah berasal dari Kabupaten Bireuen. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik Indonesia dan Aceh selama berada di Tanah Suci. 

“Jaga sikap, patuhi seluruh aturan Pemerintah Arab Saudi dan penyelenggara haji, serta jaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” ujar Mukhlis. 

Jemaah Kloter 08 dijadwalkan bertolak menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Rabu siang. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil JKA, 57 Ribu Warga Terancam Tak Ditanggung

By On Selasa, Mei 12, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menggelar rapat intensif bersama sejumlah pihak terkait di Pendopo Bupati, Senin, 11 Mei 2026  terkait validasi data warga. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sejak 1 Mei 2026 menyebabkan sekitar 57 ribu warga Kabupaten Bireuen tidak lagi masuk dalam cakupan pembiayaan JKA. Mereka berasal dari kelompok Desil 8 hingga 10. 

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menggelar rapat intensif bersama sejumlah pihak terkait di Pendopo Bupati, Senin, 11 Mei 2026, guna membahas percepatan pembenahan data desil masyarakat agar pelayanan kesehatan tetap tepat sasaran. 

Dalam rapat itu, Mukhlis menegaskan bahwa penerapan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tidak boleh merugikan masyarakat kurang mampu akibat kekeliruan pendataan. 

“Tidak boleh terjadi warga Bireuen yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dalam skema JKA justru kehilangan haknya karena kekeliruan penentuan desil. Itu jangan sampai terjadi,” kata Mukhlis. 

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Bireuen Juniadi, Sekretaris Daerah Ismunandar, Kepala BPJS, Kepala BPS, anggota Komisi III DPRK Bireuen, Direktur RSUD dr Fauziah, serta sejumlah Kepala SKPK. 

Menurut Mukhlis, percepatan validasi data desil menjadi langkah penting agar pelaksanaan Pergub JKA berjalan baik dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit pemerintah. 

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Validasi Data Desil yang dipimpin Sekda Bireuen Ismunandar, ST. 

Satgas tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPJS, Badan Pusat Statistik (BPS), serta unsur terkait lainnya. Masa kerja Satgas ditetapkan selama tiga bulan mengikuti masa transisi penerapan Pergub JKA. 

Dalam pelaksanaannya, Satgas dibagi dalam dua klaster. Klaster pertama menangani aspek teknis pelayanan kesehatan, sedangkan klaster kedua fokus pada pembenahan dan validasi data masyarakat. 

“Satgas harus bekerja sebaik mungkin. Jangan ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat kekeliruan desil. Partisipasi warga juga sangat diperlukan supaya mempercepat proses pembenahan data,” ujarnya. 

Pemkab Bireuen juga memastikan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan tersebut. 

“Pelayanan harus tetap prima sesuai standar layanan yang telah ditetapkan,” demikian ditegaskan Bupati Bireuen. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tegaskan Larangan Pemotongan Bantuan Penyintas Bencana

By On Senin, Mei 11, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST menegaskan seluruh bantuan yang diberikan negara kepada penyintas bencana hidrometeorologi harus diterima secara utuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun. 

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penyaluran bantuan bagi penyintas bencana berupa dana stimulan perumahan, dana stimulan ekonomi, dana isian perabotan, serta dana jatah hidup (jadup). 

Mukhlis mengatakan, bantuan tersebut merupakan hak penyintas bencana yang diberikan negara untuk mendukung pemulihan pasca bencana. 

Karena itu, ia meminta para penyintas menggunakan bantuan sesuai peruntukan yang telah diatur dalam ketentuan pemerintah. 

“Penyintas bencana harus menerima bantuan secara utuh tanpa pemotongan,” tegas Mukhlis. 

Ia juga melarang seluruh keuchik, aparatur desa, maupun pihak lain melakukan pemotongan atau menerima uang yang bersumber dari bantuan penyintas bencana dengan alasan apa pun. 

Menurutnya, tidak boleh ada pengondisian tertentu demi mendapatkan bagian dari dana bantuan tersebut. 

Mukhlis menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen tidak akan mentolerir praktik pemotongan bantuan yang menjadi hak masyarakat terdampak bencana. 

Selain itu, ia meminta pihak yang telah terlanjur menerima atau mengambil sebagian dana bantuan agar segera mengembalikannya kepada penerima yang berhak. 

Bupati juga menginstruksikan para Camat di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen untuk melakukan pengawasan terhadap proses penyaluran bantuan. 

“Apabila terjadi tindakan di luar ketentuan, segera dicegah,” ujarnya. 

Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh penyintas untuk mendukung pemulihan kondisi ekonomi dan kehidupan mereka pasca bencana. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Gelar Pelatihan Deep Learning bagi 150 Guru SD

By On Senin, Mei 11, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim membuka pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru SD, di Aula SPNF-SKB setempat, Senin, 11 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) menyelenggarakan pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru Sekolah Dasar (SD), Senin, 11 Mei 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen tersebut diikuti 150 guru SD negeri dan swasta dari seluruh Kabupaten Bireuen dan akan berlangsung selama tiga hari hingga 13 Mei 2026. 

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si dan dalam arahannya, ia menegaskan perkembangan teknologi digital di era abad ke-21 telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru tidak lagi hanya dituntut mampu mengajar secara konvensional, tetapi juga harus memahami serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. 

“Deep learning merupakan bagian dari kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan komputer belajar dari data secara otomatis untuk mengenali pola, suara, gambar, maupun teks,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, teknologi tersebut kini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerjemah otomatis, pengenalan wajah, pencarian suara, hingga aplikasi pembelajaran digital. 

Selain itu, deep learning memiliki karakteristik menggunakan data dalam jumlah besar, memanfaatkan jaringan saraf tiruan berlapis (deep neural network), dan semakin banyak data yang dipelajari maka hasilnya akan semakin baik. 

Muslim berharap, melalui pelatihan tersebut para guru mampu menerapkan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif di sekolah masing-masing. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai pendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar. 

“Peserta pelatihan berjumlah 150 guru SD negeri dan swasta dalam Kabupaten Bireuen. Untuk mengoptimalkan proses pelatihan, peserta dibagi ke dalam lima kelas,” katanya. 

Pelatihan tersebut menghadirkan lima narasumber, yakni Leli Marlina dari SMA Negeri 1 Bireuen, Muhammad dari SMA Negeri 1 Samalanga, Julaidar dari SMKN 1 Gandapura, M. Nazir dari UPTD SD Negeri 21 Bireuen, serta Irvan dari UPTD SD Negeri 1 Kuala. 

Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan serta menerapkannya secara bijak, kreatif, dan inovatif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Joniful Bahri)

MaTA Soroti Kinerja DPRK Bireuen, Dinilai Lemah dalam Fungsi Pengawasan

By On Minggu, Mei 10, 2026

Koordinator MaTA, Alfian. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai DPRK Bireuen mulai kehilangan fungsi pengawasan dan independensinya dalam menyikapi berbagai persoalan daerah, terutama terkait penanganan bencana ekologis yang hingga kini masih dirasakan masyarakat. 

Koordinator MaTA, Alfian mengatakan, perbedaan pernyataan antar anggota DPRK Bireuen yang berkembang di ruang publik bukan lagi sekadar dinamika politik biasa, melainkan telah menyentuh marwah lembaga legislatif. 

“DPRK seharusnya menjalankan mandat pengawasan, bukan justru terkesan membangun citra seolah pemerintahan daerah berjalan tanpa masalah,” kata Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu 9 Mei 2026 kemarin. 

Menurutnya, Kabupaten Bireuen masih menghadapi berbagai persoalan serius, termasuk dampak bencana ekologis yang belum tertangani secara maksimal. Namun, kondisi tersebut dinilai belum mendapat perhatian serius dari sebagian anggota legislatif. 

MaTA juga menyoroti adanya kecenderungan sebagian anggota DPRK lebih dekat dengan kepentingan kekuasaan dibanding memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Padahal, kata Alfian, anggota legislatif memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi. 

“Publik berhak mengkritisi kinerja DPRK. Jika fungsi pengawasan tidak berjalan maksimal, maka masyarakat patut mempertanyakan komitmen mereka terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya. 

Selain itu, MaTA menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi di Kabupaten Bireuen, mulai dari perencanaan anggaran berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan layanan publik hingga optimalisasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Alfian menyebut, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) dinilai belum sepenuhnya terarah dan perlu pengawasan yang lebih kuat agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. 

MaTA juga mengajak masyarakat untuk tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan kinerja legislatif demi mendorong pemerintahan yang lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan publik. 

“Rakyat memiliki hak yang sama untuk mengawasi kinerja eksekutif maupun legislatif. Kritik yang konstruktif penting agar pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Alfian. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Melepas Secara Resmi Keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bireuen Tahun 2026

By On Sabtu, Mei 09, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 359 jemaah haji asal Kabupaten Bireuen, pada Jumat malam, 08 Mei 2026, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 359 jemaah haji asal Kabupaten Bireuen, pada Jumat malam, 08 Mei 2026,di Masjid Agung Sulthan Jeumpa. 

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Bireuen, jajaran  Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. 

Dalam laporannya, Kepala Dinas Syariat Islam, Munawar menyampaikan, pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Bireuen Tahun 1447 H/2026 M ini dilaksanakan dalam dua tahap atau dua kelompok terbang (kloter). 

Kloter 5 BTJ terdiri dari 148 jemaah asal Kabupaten Bireuen yang akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Aceh Tengah, Sabang, Gayo Lues, dan Pidie Jaya. 

Jemaah pada kloter ini dijadwalkan masuk asrama pada 9 Mei 2026 pukul 07:00 WIB dan berangkat menuju tanah suci pada 10 Mei 2026 pukul 06:40 WIB. 

Selanjutnya, Kloter 8 BTJ membawa 211 jemaah asal Bireuen yang bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Aceh Besar dan Gayo Lues. 

Untuk kloter ini, jemaah dijadwalkan masuk asrama pada 12 Mei 2026 pukul 12:00 WIB dan diberangkatkan pada 13 Mei 2026 pukul 13:40 WIB. 

Namun, dilaporkan terdapat satu jemaah atas nama Yusri Umar dari Desa Cot Batee yang batal berangkat karena meninggal dunia. 

Pemkab Bireuen juga mencatat bahwa jemaah haji tertua pada tahun ini adalah Katijah Abdul Gani Umar yang berusia 97 tahun dari Desa Blang Panyang Kecamatan Samalanga. Sementara jemaah termuda adalah Imran Usman yang berusia 18 tahun dari Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan. 

Bupati Mukhlis dalam sambutannya menekankan pentingnya meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT demi menjaga kesempurnaan ibadah. 

Dia juga mengingatkan para jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama di Tanah Suci. 

"Bapak dan Ibu jemaah haji adalah tamu Allah sekaligus duta bangsa. Melekat harkat dan martabat bangsa pada diri Bapak dan Ibu, sehingga diharapkan senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan nama baik Indonesia selama berada di Tanah Suci," ujar Bupati H. Mukhlis dalam arahannya. 

Selain menitipkan pesan untuk menjaga kebugaran fisik, Bupati juga memohon kepada para jemaah agar menyempatkan diri mendoakan keselamatan bagi keluarga, ulama, serta umara di tempat-tempat mustajab. 

"Secara khusus, Pemkab Bireuen memohon doa agar daerah kita senantiasa dijauhkan dari bencana dan cita-cita pembangunan bersama dapat terwujud," ujarnya. 

Menutup sambutannya, Bupati melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bireuen secara simbolis dengan ucapan Basmalah. 

"Semoga Bapak dan Ibu jemaah haji serta para petugas mendapatkan kemudahan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah," pungkasnya. (Joniful Bahri)

Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan UU ITE Terhadap Wartawan di Bireuen

By On Sabtu, Mei 09, 2026

Kuasa hukum Ilham Sakubat, Zulfikar Muhammad, SH, MH, usai mendampingi dua saksi dari pihak pelapor di Ruang Tipiter Satreskrim Polres Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Penyidik Tipiter Satreskrim Polres Bireuen terus mendalami kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaporkan wartawan M. Ilham Sakubat terhadap pemilik akun Facebook bernama Anderson. 

Kuasa hukum pelapor mendesak polisi segera menaikkan status perkara ke tahap penyidikan, menetapkan tersangka, serta melakukan penahanan terhadap terlapor. 

Pernyataan itu disampaikan salah seorang tim kuasa hukum Ilham Sakubat, Zulfikar Muhammad, SH, MH, usai mendampingi dua saksi dari pihak pelapor di Ruang Tipiter Satreskrim Polres Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, penyidik juga kembali meminta keterangan dari Ilham Sakubat guna memperdalam proses penyelidikan kasus itu. 

Menurut Zulfikar, pemeriksaan saksi dilakukan terkait dugaan penghinaan, pencemaran nama baik, fitnah, serta tindakan yang dinilai merendahkan martabat korban melalui akun Facebook Anderson. 

“Dua alat bukti yang dibutuhkan polisi menurut kami sudah terpenuhi. Saatnya polisi segera meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan. Karena yang diserang bukan hanya pribadi Ilham Sakubat, tetapi juga keluarganya, termasuk anak dan istrinya,” kata Zulfikar. 

Ia menilai, setelah status perkara ditingkatkan, penyidik juga perlu melakukan penahanan terhadap terlapor karena dianggap memenuhi alasan subjektif penahanan. 

Menurutnya, terlapor berpotensi mengulangi perbuatannya, menghilangkan barang bukti, hingga melarikan diri. 

“Kami meminta secara khusus agar pemilik akun Anderson segera ditahan. Ini menyangkut serangan terhadap profesi wartawan yang merupakan bagian dari pilar demokrasi dan kebebasan pers,” ujarnya. 

Zulfikar juga mengungkapkan dugaan adanya pihak tertentu di balik akun Anderson yang perlu ditelusuri aparat penegak hukum. 

“Kami mensinyalir ada dugaan kekuatan besar di balik akun Anderson ini yang harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Bahkan jika diperlukan, polisi juga harus menelusuri aliran dana atau pihak yang membiayai penyerangan terhadap wartawan di Bireuen,” ucapnya. 

Selain itu, pihaknya menilai terdapat indikasi upaya menghilangkan barang bukti karena sejumlah unggahan terkait di akun Facebook Anderson disebut telah dihapus. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Bireuen terkait perkembangan status penanganan kasus tersebut. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen dan Perum Bulog Tandatangani MoU Tentang Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen

By On Jumat, Mei 08, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis dan Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto menandatangani MoU antara Pemkab Bireuen dan Perum Bulog tentang Pembangunan Infrastuktur Pasca Panen, di Pendopo setempat, Jum'at, 08 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis dan Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dan Perusahaan Umum (Perum) Bulog tentang Pembangunan Infrastuktur Pasca Panen di wilayah Kabupaten Bireuen, bertempat di Pendopo setempat, Jum'at, 08 Mei 2026. 

Kegiatan penandatanganan berlangsung dengan lancar dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Asisten Administrasi Umum Setdakab Bireuen, Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori beserta Jajaran Perum Bulog, serta sejumlah tamu undangan lainnya. 

Pemkab Bireuen resmi menjalin Kesepakatan Bersama dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog tentang pembangunan infrastruktur pasca panen Perum Bulog di wilayah Kabupaten Bireuen. 

Adapun rencana pabrik Bulog tersebut akan dibangun di Desa Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah, dengan luas tanah 4 hektare. Dari hasil peninjauan, lahan tersebut dinilai strategis dan representatif untuk mendukung operasional gudang dan pabrik berskala besar. Letaknya yang berada di jalur utama dinilai akan mempermudah akses distribusi hasil produksi. 

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas hasil panen, menjaga stabilitas pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bireuen. 

Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bireuen dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. 

"Pembangunan infrastruktur pasca panen ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyimpanan dan pengelolaan hasil pertanian, sehingga hasil panen petani dapat lebih terjaga dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik," ujar Bupati. 

Sementara itu, pihak Perum Bulog menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Bireuen terhadap upaya penguatan ketahanan pangan daerah melalui pembangunan sarana dan prasarana pasca panen. 

Melalui kesepakatan bersama ini, kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur pasca panen yang meliputi fasilitas penyimpanan, pengolahan, serta sarana pendukung lainnya guna menunjang efektivitas distribusi dan penyerapan hasil pertanian masyarakat. 

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas harga gabah dan beras, serta meningkatkan daya saing sektor pertanian di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Terima Audiensi Koalisi Sipil, Sepakat Kawal Hak Korban Banjir

By On Jumat, Mei 08, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis menerima audiensi perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil, di ruang kerja Bupati Bireuen, Jum'at sore, 08 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Menyahuti harapan masyarakat yang disuarakan oleh Koalisi Sipil dalam aksi demo beberapa hari lalu, Bupati Bireuen, H. Mukhlis menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen untuk selalu memperjuangkan hak-hak korban bencana hidrometeorologi di wilayah ini. 

Hal itu disampaikan kembali secara tegas oleh H. Mukhlis saat menerima audiensi perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil, di ruang kerja Bupati Bireuen, Jum'at sore, 08 Mei 2026. 

Menurut dia, seluruh elemen masyarakat diajak untuk mengawal setiap proses pemulihan pasca bencana, secara transparan dan akuntabel sehingga benar-benar dapat berjalan sesuai harapan. 

Pertemuan yang berlangsung dalam situasi keakraban ini, digelar khusus menyahuti aspirasi dan mencari solusi terbaik atas petisi yang disuarakan saat aksi damai jilid 3 awal pekan ini, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. 

Melalui dialog konstruktif ini, Pemkab Bireuen menyambut positif masukan dari Koalisi Sipil dan memastikan, penanganan terhadap korban dapat diawasi langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Hal itu, sekaligus menjadi bukti Pemerintah Daerah tidak menutup diri, serta selalu siap untuk menyahuti setiap aspirasi publik. 

Bupati bahkan secara terbuka mengajak para aktivis Koalisi Sipil ini, untuk bersinergi dalam mengawal proses realisasi petisi guna memastikan hak-hak masyarakat terdampak bisa terpenuhi, sehingga mereka mampu bangkit kembali dari kondisi buruk akibat musibah besar tersebut. 

"Kita juga menginginkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, ikut mengawasi tahapan pemulihan dan hak korban terpenuhi secara adil, tepat sasaran serta sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap H. Mukhlis. 

Pertemuan itu selain membahas berbagai isi strategis dan menjadi wadah silaturahmi, guna memperkokoh kemitraan antara pihak pemerintah bersama masyarakat, selaku warga negara yang patut mendapat layanan terbaik. 

"Pemerintah terus mencari solusi terbaik secara riil dan komprehensif, terutama atas tuntutan Koalisi Sipil ini. Kita juga ingin, hari ini menjadi awal proses koordinasi yang akan terus kita tindaklanjuti bersama demi kepentingan rakyat," jelasnya. 

Momentum tersebut diharapkan mengawali diskusi berkelanjutan terhadap isu-isu strategis, termasuk pemenuhan hak-hak para korban banjir serta berbagai harapan masyarakat lainnya. 

Bahkan, kesempatan itu juga menandai kesiapan Koalisi Sipil untuk diundang kembali, guna mencari bermacam solusi atas persoalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. 

Sebelumnya, Koalisi Sipil menyampaikan beberapa poin krusial, di antaranya tuntutan jaminan transparansi data korban banjir, kejelasan mekanisme distribusi bantuan logistik, serta desakan adanya jawaban tertulis formal dari pemerintah daerah. 

Pihak Koalisi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan membantu pemerintah dalam memastikan pemenuhan hak masyarakat, baik yang terdampak bencana alam maupun dampak konflik, agar tidak ada warga yang terabaikan dalam proses pemulihan. 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ismunandar secara tegas mengajak perwakilan Koalisi Gerakan Sipil untuk terlibat langsung dalam aksi nyata di lapangan. 

Guna memastikan validitas data korban, Sekda mengundang Koalisi Sipil untuk bersinergi melakukan verifikasi faktual bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen. 

"Kami mengajak rekan-rekan untuk bersama-sama ke lapangan, melakukan survei dan melihat langsung kondisi korban. Mari kita diskusikan di posko, di kantor, atau di mana saja agar mendapatkan solusi yang tepat sesuai regulasi yang berlaku," tegas Sekda Bireuen saat menutup jalannya audiensi. 

Pemkab Bireuen turut mengingatkan bahwa segala bentuk penyaluran bantuan sosial maupun pembangunan kembali infrastruktur harus menaati mekanisme birokrasi dan regulasi hukum formal. 

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk menjalin jalur komunikasi yang intensif guna percepatan realisasi program pemulihan yang merata dan akuntabel. (Joniful Bahri)

Ketua Fraksi PKB: Kalau Kritik Dianggap Kebencian, Cara Berpikir Pemkab Bireuen Patut Dipertanyakan

By On Jumat, Mei 08, 2026

Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen, Nanda Rizka. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRK Bireuen, Nanda Rizka melontarkan kritik yang lebih tajam terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, setelah ia mencermati berbagai catatan serius dalam Laporan Akhir Panitia Khusus (Pansus) terhadap LKPJ Bupati Bireuen Tahun Anggaran 2025. 

Fraksi PKB menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan serangan politik, melainkan bagian dari tanggung jawab konstitusional DPRK dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. 

Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka atau akrab disapa Abi Nanda kepada wartawan, Jumat, 08 Mei 2026 mengatakan, dirinya menilai pemerintah daerah tidak boleh anti kritik, apalagi menjadikan setiap masukan dan pengawasan sebagai bentuk kebencian politik. 

“Kalau kritik dianggap kebencian, maka cara berpikir pemerintah patut dipertanyakan. DPRK bukan bawahan pemerintah. Kami dipilih rakyat untuk mengawasi, mengoreksi, dan memastikan pemerintahan berjalan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk menyenangkan penguasa," tegas Abi Nanda. 

Menurutnya, kritik keras yang disampaikan Fraksi PKB lahir dari kenyataan di lapangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bantuan sosial yang tidak maksimal, pelayanan publik yang lamban, persoalan pendidikan yang belum tertangani serius, hingga rendahnya kualitas pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). 

“Yang kami kritik bukan pribadi. Yang kami kritik adalah lemahnya tata kelola pemerintahan. Jangan dibalik seolah-olah yang salah adalah pihak yang mengingatkan. Justru yang berbahaya adalah ketika pemerintah mulai alergi terhadap kritik," cetus Abi Nanda. 

Ketua Fraksi PKB ini juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terlalu sibuk membangun citra keberhasilan administratif dan narasi pencapaian angka, sementara rakyat masih berhadapan dengan persoalan dasar yang belum terselesaikan. 

“Rakyat tidak hidup dari pidato seremonial. Rakyat tidak kenyang dengan presentasi realisasi anggaran. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan nyata, sekolah yang berkualitas, bantuan sosial yang tepat sasaran, pelayanan kesehatan yang manusiawi, dan pemerintah yang cepat hadir ketika rakyat susah," terangnya. 

Fraksi PKB menilai, rendahnya realisasi bantuan sosial yang hanya mencapai 54,37 persen merupakan bukti nyata lemahnya keberpihakan sosial pemerintah daerah. 

“Di saat rakyat menghadapi tekanan ekonomi, angka kemiskinan, dan dampak bencana, pemerintah justru gagal menyalurkan bantuan sosial secara maksimal. Ini bukan persoalan teknis biasa. Ini soal sensitivitas dan keberpihakan," jelas Abi Nanda lagi. 

Dalam sektor pendidikan, Ketua Fraksi PKB menilai, pemerintah belum memiliki arah pembenahan yang serius terhadap kualitas pendidikan daerah. 

"Jangan hanya bangga membangun bangunan fisik sementara kualitas pendidikan dibiarkan. Generasi muda Bireuen membutuhkan sistem pendidikan yang kuat, guru yang berkualitas, dan manajemen pendidikan yang sehat. Kalau ini terus diabaikan, kita sedang mewariskan masalah besar untuk masa depan daerah," tuturnya. 

Fraksi PKB juga menyoroti lemahnya orientasi pelayanan publik di sejumlah SKPK. Menurut mereka, birokrasi masih lebih fokus pada8 penyelesaian administrasi dibanding memastikan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat. 

“Jangan bicara reformasi birokrasi kalau rakyat masih dipersulit. Jangan bicara pelayanan prima kalau masyarakat masih harus menghadapi lambannya respon pemerintah. Pemerintah harus berhenti merasa puas dengan laporan di atas meja, sementara keluhan masyarakat terus menumpuk di bawah," tegas Abi Nanda. 

Meski menyampaikan kritik keras, Ketua Fraksi PKB ini menegaskan, pihaknya tidak sedang membangun permusuhan dengan pemerintah daerah. 

PKB, kata dia, justru ingin memastikan Bireuen bergerak ke arah yang lebih baik melalui fungsi kontrol yang sehat dan bertanggung jawab. 

“Kami hadir bukan untuk menjatuhkan siapa pun. Kami hadir untuk bersama-sama membangun Bireuen ke arah yang lebih baik. Tetapi membangun daerah tidak bisa dilakukan dengan budaya ABS dan saling memuji. Daerah ini membutuhkan keberanian untuk jujur melihat kelemahan," terang Nanda Rizka. 

Fraksi PKB menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara kritis dan tegas demi memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat. 

“Kalau pemerintah bekerja baik, kami akan mendukung. Tetapi kalau pelayanan publik lemah, bansos tidak maksimal, pendidikan bermasalah, dan hak dasar rakyat diabaikan, maka Fraksi PKB akan tetap bersuara keras. Karena keberpihakan kami jelas bersama rakyat," pungkas Abi Nanda. (Joniful Bahri)

Dirjen PKP RI Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Bireuen, Data Kerusakan Jadi Fokus Utama

By On Jumat, Mei 08, 2026

Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Imran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Imran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026, guna meninjau penanganan dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu. 

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian terkait percepatan pemulihan pasca bencana di daerah terdampak. 

Rapat koordinasi berlangsung di ruang kerja Bupati Bireuen dan turut dihadiri tim dari Kemendagri, Tim Posko Pusat Nasional, unsur TNI-Polri, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, serta sejumlah Kepala SKPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. 

Dalam arahannya, Dr. Imran menegaskan bahwa validitas data kerusakan menjadi dasar utama dalam proses rekonstruksi pasca bencana. 

Karena itu, ia meminta tim teknis segera melakukan verifikasi dan validasi menyeluruh terhadap infrastruktur yang rusak, mulai dari jalan hingga jembatan permanen maupun non permanen seperti jembatan bailey, aramco, dan jembatan kayu. 

Selain infrastruktur transportasi, pemerintah juga menyoroti kerusakan sektor pertanian, termasuk areal cetak sawah yang terdampak banjir bandang. 

"Sinkronisasi data sangat penting agar proses penanganan dan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran," ujar Imran dalam rapat koordinasi tersebut. 

Ia juga meminta Posko Satuan Tugas (Satgas) Bersama kembali diaktifkan dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, dan tenaga kesehatan guna memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. 

Sementara itu, Bupati Mukhlis menyambut baik arahan pemerintah pusat dan berharap pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak segera direalisasikan. 

Menurut Mukhlis, percepatan pembangunan Huntap sangat dibutuhkan agar warga korban banjir dapat kembali menjalani kehidupan secara layak dan aman. 

Ia menambahkan, apabila persoalan hunian telah tertangani, pemerintah daerah dapat lebih fokus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung lainnya demi pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. 

"Pemkab Bireuen bersama pemerintah pusat berkomitmen mempercepat proses pembangunan Huntap dan pemulihan infrastruktur vital agar kesejahteraan masyarakat segera kembali pulih pasca bencana," sebutnya. (Joniful Bahri)

Danrem 011/LW dan Bupati Bireuen Serah Terima Sertifikat Hibah Aset Milik TNI

By On Kamis, Mei 07, 2026

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran dan Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST melaksanakan penyerahan sertifikat hibah lahan milik TNI Angkatan Darat yang berlangsung, Kamis, 07 Mei 2026, di Pendopo Bupati setempat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran dan Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST melaksanakan penyerahan sertifikat hibah lahan milik TNI Angkatan Darat yang berlangsung, Kamis, 07 Mei 2026 siang di Pendopo Bupati setempat. 

Proses serah terima sertifikat hibah itu disaksikan oleh Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi SE Sos M.Han M.Sc, Sekda Ismunandar ST MT, Asisten, serta para pejabat terkait jajaran Pemkab Bireuen. 

Bupati Mukhlis dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses hibah ini sudah berjalan cukup lama sejak tahun 2002 saat Bupati masih dijabat Mustafa A Geulanggang dan dimasa kepemimpinannya baru dapat selesai dan hari ini penyerahan sertifikatnya. 

Keberhasilan ini, kata Bupati, juga tidak terlepas berkat peran Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran saat ini juga menjabat Danrimdam Iskandar Muda, serta Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, sehingga telah disetujui Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. 

Sambung Bupati Bireuen, setelah proses hibah ini selesai, selanjutnya Pemkab Bireuen akan melakukan pembersihan lahan atau land clearing dan juga membangun pagar keliling, juga nantinya akan dibangun gedung rumah sakit yang dibutuhkan. 

Sementara itu, Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran dalam sambutannya mengharapkan agar Pemkab Bireuen secara bertahap dapat merealisasi kesepakatan untuk membangun sekitar 60 unit rumah bagi anggota TNI dilahan tersedia di Makodim 0111 Bireuen. 

"Saya mengharapkan Bupati dapat merealisasikan kesepakatan bersama untuk membangun rumah anggota TNI secara bertahap dan nanti langsung diberikan hibah barang dan sesuai spek rumah TNI Angkatan Darat," pesan Danrem. (Joniful Bahri)

Wakil Ketua DPRK Bireuen Kritik Keras Kinerja Pemkab, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Gagal

By On Kamis, Mei 07, 2026

Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen (Pemkab) menyusul temuan dalam Laporan Akhir Panitia Khusus (Pansus) DPRK terhadap LKPJ Bupati Bireuen Tahun Anggaran 2025. 

Menurut Surya Dharma, berbagai capaian yang selama ini diklaim pemerintah daerah dinilai tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ia bahkan menyebut sejumlah persoalan tersebut sebagai bentuk kegagalan tata kelola pemerintahan yang berdampak langsung kepada masyarakat. 

“Ini bukan sekadar kekurangan teknis. Ini kegagalan tata kelola yang berdampak langsung pada masyarakat,” kata Surya Dharma, Rabu, 07 Mei 2026. 

Sorotan utama diarahkan pada rendahnya realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang hanya mencapai sekitar 25,36 persen, padahal Kabupaten Bireuen pada 2025 dilanda bencana hidrometeorologi. 

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya respons pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat. 

“Ketika rakyat butuh negara hadir secara cepat, anggaran justru diam di tempat. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi kegagalan respons pemerintah daerah dalam situasi darurat,” ujarnya. 

Ia menilai rendahnya penyerapan anggaran itu mencerminkan lemahnya kesiapsiagaan, buruknya koordinasi, serta minimnya sense of urgency dari Kepala Daerah beserta jajarannya. 

Selain itu, Pansus DPRK juga menyoroti rendahnya realisasi program pada Dinas Kesehatan, termasuk program penyediaan sediaan farmasi yang hanya terserap sekitar 20,87 persen. 

“Kalau anggaran kesehatan saja tidak mampu diserap, maka wajar jika kualitas layanan kesehatan stagnan. Ini menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat, bukan sekadar angka di atas kertas,” tegas politisi PKB tersebut. 

Dalam sektor pengelolaan sampah, Surya Dharma menilai pemerintah masih menggunakan pola lama tanpa inovasi dan konsep pengelolaan modern. 

“TPA hari ini lebih mirip tempat penumpukan masalah, bukan solusi. Tidak ada konsep pengelolaan modern, tidak ada inovasi, dan tidak ada keberpihakan pada lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya. 

Ia memperingatkan, apabila pola tersebut terus dipertahankan, maka Kabupaten Bireuen berpotensi menghadapi krisis lingkungan yang lebih besar di masa mendatang. 

Di bidang pendapatan daerah, meski realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara agregat mencapai 96,22 persen, namun sektor pajak daerah hanya berada di kisaran 80,47 persen. 

Surya Dharma juga menyoroti belum optimalnya kinerja Badan Pendapatan Daerah yang telah dibentuk, lantaran minimnya pengisian struktur organisasi dan penguatan fungsi kelembagaan. 

“Setiap saat bicara peningkatan PAD, tapi perangkatnya sendiri tidak disiapkan. Ini bukan sekadar inkonsistensi, ini menunjukkan tidak adanya keseriusan dalam membangun kemandirian fiskal daerah,” ujarnya. 

Menutup pernyataannya, Surya Dharma menegaskan seluruh catatan Pansus DPRK merupakan sinyal bahaya bagi jalannya pemerintahan daerah. 

“Cukup dengan narasi dan pencitraan. Yang dibutuhkan rakyat hari ini adalah kerja nyata. Jika pola ini terus dipertahankan, maka yang dirugikan bukan hanya keuangan daerah, tetapi masa depan Bireuen itu sendiri,” pungkasnya. 

Ia memastikan DPRK Bireuen akan menggunakan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh rekomendasi Pansus dijalankan pemerintah daerah. 

“Ini peringatan keras. Pemerintah daerah harus segera berbenah, atau bersiap menghadapi konsekuensi politik dan publik,” tegasnya. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen dan Perum BULOG Kanwil Aceh Rencanakan Pembangunan Gudang dan Pabrik Modern di Pandrah

By On Rabu, Mei 06, 2026

Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Perum BULOG Kanwil Aceh di Ruang Kerja Bupati, Rabu, 06 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh, di Ruang Kerja Bupati, Rabu, 06 Mei 2026. 

​Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pembangunan Gudang BULOG serta Pabrik Pengolahan Padi Modern di Kabupaten Bireuen. 

Hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Aceh, Bapak Alhori, didampingi Manajer Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Kanwil Perum BULOG Aceh, Bapak Suhadi, Pemimpin Cabang Perum BULOG Lhokseumawe, Bapak Muhammad Iqbal, serta Asisten Manajer Pelayanan Publik Perum BULOG Kanwil Aceh, Bapak M. Ivand Muharir. 

Bupati Bireuen menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Dia menekankan pentingnya kemandirian pangan bagi Aceh agar tidak terus-menerus bergantung pada pasokan dari luar daerah, khususnya Sumatera Utara. 

​"Potensi pertanian kita di Bireuen sangat besar. Selama ini ketergantungan terhadap pasar luar daerah seringkali menyebabkan harga di tingkat lokal tidak stabil karena adanya dominasi oleh pihak tertentu. Dengan adanya pabrik pengolahan padi modern ini, kita harapkan pengusaha daerah dan petani kita dapat bangkit, sehingga nilai tambah hasil panen sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Bireuen," tegas Bupati. 

Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST dan rombongan Perum BULOG Kanwil Aceh saat meninjau lokasi pembangunan gedung Bulog, di Desa Cot Batee Geulungku, Pandrah, Bireuen. 

Bupati menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap langkah yang dapat memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional, dimulai dari penguatan infrastruktur di tingkat kabupaten. 

Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi tersebut, Bupati Bireuen bersama rombongan Perum BULOG Kanwil Aceh langsung bergerak menuju lokasi yang direncanakan sebagai tapak pembangunan, yakni di Desa Cot Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah. 

​Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, lahan tersebut dinilai sangat strategis dan representatif untuk mendukung operasional gudang serta pabrik pengolahan padi modern berskala besar. 

Tim teknis dari BULOG dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen segera akan melakukan pemetaan awal terkait aksesibilitas, dukungan infrastruktur dasar, serta potensi integrasi dengan lahan persawahan produktif di sekitar lokasi. 

Pembangunan pabrik modern ini diproyeksikan akan menjadi pusat serapan gabah petani lokal yang lebih efektif. Dengan teknologi pengolahan padi modern, kualitas beras yang dihasilkan diharapkan mampu bersaing di pasar nasional, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen khususnya, dan Provinsi Aceh pada umumnya. 

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan terus mengawal proses ini agar dapat segera direalisasikan, sejalan dengan visi misi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan. (Joniful Bahri)

Rekonstruksi Pembunuhan Dua Remaja di Bireuen Digelar, 22 Adegan Diperagakan

By On Senin, Mei 04, 2026

Rekontruksi kasus pembunuhan dua remaja di kawasan Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Meunasah Baro, Peudada, Bireuen, Senin, 04 Mei 2026.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Dikha Savana, S.H., M.H., bersama tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengikuti proses rekonstruksi kasus pembunuhan dua remaja di kawasan Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Meunasah Baro, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin, 04 Mei 2026. 

Rekonstruksi tersebut memperagakan sebanyak 22 adegan yang menggambarkan secara rinci peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu dini hari, 19 April 2026. 

Proses ini dilakukan untuk mengungkap fakta kejadian secara utuh sekaligus memperkuat pembuktian dalam persidangan. 

Rekontruksi kasus pembunuhan dua remaja di kawasan Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Meunasah Baro, Peudada, Bireuen, Senin, 04 Mei 2026.  

Dalam perkara ini, tersangka MN bersama anak yang berhadapan dengan hukum berinisial MY dijerat dengan dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian menggunakan senjata tajam, sebagaimana diatur dalam Pasal 459 juncto Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 262 ayat (1) juncto Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. 

Sementara itu, satu tersangka lain yang juga berstatus anak, berinisial Z, dijerat dengan Pasal 307 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 terkait kepemilikan senjata tajam. Polisi juga menetapkan dua orang lainnya berinisial B dan F dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum guna memastikan keadilan bagi para korban, sekaligus memberikan gambaran yang jelas kepada publik terkait kronologi kejadian. 

Sebelumnya, kasus kematian dua remaja asal Kecamatan Simpang Mamplam sempat diduga sebagai kecelakaan tunggal. Namun, hasil penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen mengungkap bahwa keduanya menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok remaja. 

Rekontruksi kasus pembunuhan dua remaja di kawasan Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Meunasah Baro, Peudada, Bireuen, Senin, 04 Mei 2026.  

Kedua korban diketahui bernama Amirul Mukminin (17) dan Masjidil Aqsa (17). Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam parit di kawasan Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, Desa Meunasah Baro, Kecamatan Peudada, pada 19 April 2026. 

Polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni NL (19) warga Kecamatan Jangka, YF warga Kecamatan Peusangan, serta ZR warga Kecamatan Jeumpa. Dua di antaranya masih berstatus di bawah umur. 

Kasat Reskrim Polres Bireuen, AKP Dedi Miswar, mewakili Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Hardani menyatakan bahwa para tersangka ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan dan kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Dari hasil pemeriksaan, sebelum kejadian para pelaku diketahui sempat berkumpul di kawasan Cot Gapu, depan Kantor Bupati Bireuen. Mereka diduga merencanakan aksi tawuran dengan kelompok lain sebelum bergerak menuju Kecamatan Peudada. (Joniful Bahri)

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru dan Transformasi Pendidikan

By On Senin, Mei 04, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., bertindak sebagai Inspektur upacara Hardiknas tahun 2026, di lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin, 04 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan khidmat di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin, 04 Mei 2026. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan yang mengusung semangat transformasi pendidikan nasional tersebut. 

Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakan, ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini merupakan momentum krusial untuk merefleksikan kembali pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. 

Transformasi pendidikan saat ini menitikberatkan pada implementasi sistem Among dari Ki Hajar Dewantara: asah, asih, dan asuh. 

Pemkab Bireuen menyatakan dukungan penuh terhadap lima kebijakan strategis nasional, yakni revitalisasi dan digitalisasi, ​kesejahteraan guru, penguatan karakter, peningkatan mutu, akses pendidikan luas. 

​Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru dan transformasi pendidikan harus didorong dengan pendekatan Deep Learning serta landasan Tiga M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. 

​“Tanpa Tiga M tersebut, kebijakan hanya akan berhenti sebagai formalitas dan angka-angka kuantitatif. Kunci keberhasilan ada pada sumber daya manusia yang menjalankan pendidikan itu sendiri,” ujar Wakil Bupati. 

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua DPRK Bireuen, Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama, para rektor perguruan tinggi, serta perwakilan organisasi profesi seperti PGRI dan IGI Kabupaten Bireuen. 

​Pemkab Bireuen berharap momentum Hardiknas 2026 ini mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen dan RSUD Dr Fauziah Teken MoU Penanganan Hukum Perdata dan TUN

By On Kamis, April 30, 2026

Kejari Bireuen tandangani MoU dengan RSUD Dr Fauziah Bireuen terkait penanganan bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN), Kamis, 30 April 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan RSUD Dr Fauziah Bireuen terkait penanganan bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN), Kamis 30 April 2026, di Aula Kejari Bireuen. 

Penandatanganan tersebut dihadiri Kepala Kejari Bireuen Yarnes, SH, MH, Sekretaris Daerah Bireuen Ismunandar, ST, MT, Direktur RSUD Dr Fauziah dr. Minar Mushari, Sp.S, jajaran rumah sakit, serta Kepala Seksi Perdata dan TUN (Datun) Desy Angeline Novita Br. Simamora, SH. 

Kepala Kejari Bireuen menyampaikan, kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam penyelesaian persoalan hukum perdata dan TUN melalui peran Jaksa Pengacara Negara. 

Ruang lingkupnya meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, hingga tindakan hukum lainnya. 

Ia juga mengapresiasi kepercayaan RSUD Dr Fauziah dalam menjalin kolaborasi tersebut. 

Menurutnya, penyelesaian permasalahan hukum di bidang perdata dan TUN harus dilakukan secara tepat sasaran, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, agar seluruh kegiatan dapat berjalan optimal dan lancar. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Apresiasi 50 Anak IDL di Puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026

By On Kamis, April 30, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT saat menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada anak yang mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap dan penanggung jawab program imunisasi di Halaman Pendopo setempat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan kepada 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) serta lima penanggung jawab program imunisasi pada puncak Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2026, Kamis 30 April 2026, di halaman Pendopo Bireuen. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT menegaskan, imunisasi merupakan langkah efektif mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian pada anak, sekaligus membentuk kekebalan kelompok di masyarakat. 

Ia menyebut, capaian imunisasi di Bireuen masih berfluktuasi, sehingga berisiko meningkatkan kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti campak dan difteri. Karena itu, penguatan surveilans dan sinergi lintas sektor dinilai penting. 

"Imunisasi bukan hanya melindungi individu, tetapi juga masyarakat melalui terbentuknya kekebalan kelompok,” ujar Razuardi. 

Kadinkes Bireuen, dr. Irwan saat memaparkan capaian program imunisasi daerah, pada puncak Pekan Imunisasi Dunia (PID) di halaman Pendopo setempat. 

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini juga diisi sosialisasi imunisasi sepanjang siklus hidup. Dinas Kesehatan Bireuen akan melanjutkan pelayanan imunisasi di puskesmas, posyandu, dan fasilitas kesehatan pada awal Mei 2026. 

Pemkab berharap momentum ini meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa imunisasi merupakan investasi jangka panjang untuk generasi sehat dan produktif. 

Sementara Kadinkes Bireuen, dr. Irwan, memaparkan capaian program imunisasi daerah, yang dilanjutkan dengan sosialisasi oleh dr. Ireke Ayumi, M.Ked (Ped), Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh terkait pentingnya perlindungan anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tinjau Empat Proyek Strategis APBN, Pastikan Percepatan Pemulihan Pasca Banjir

By On Rabu, April 29, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST meninjau langsung progres pembangunan empat proyek infrastruktur strategis yang didanai melalui APBN, Rabu, 29 April 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com -  Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST meninjau langsung progres pembangunan empat proyek infrastruktur strategis yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Rabu, 29 April 2026. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025. 

Dalam kunjungan lapangan itu, Bupati didampingi Ketua DPRK Bireuen Juniadi, SH, Sekda Ismunandar, ST., MT., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, serta jajaran Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Bireuen. 

Empat lokasi yang ditinjau meliputi Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Jembatan Duplikasi Teupin Mane di Kecamatan Juli, pembangunan Sekolah Rakyat di Gampong Beunyoet Kecamatan Juli, serta tanggul darurat Bendung Irigasi Pante Lhong. 

Bupati Mukhlis menegaskan, pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum dan Teupin Mane menjadi prioritas karena merupakan jalur vital transportasi dan perekonomian masyarakat. 

“Tim pelaksana kami minta bekerja maksimal tanpa mengabaikan kualitas. Akses masyarakat harus segera normal agar aktivitas ekonomi tidak terganggu,” ujar Mukhlis. 

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah mencapai 42 persen dan ditargetkan selesai pada Juli 2026. 

Sementara Jembatan Teupin Mane yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk baru mencapai 17 persen dengan target fungsional pada Agustus 2026. 

Bupati juga mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi batas maksimal muatan 30 ton pada jembatan bailey yang saat ini difungsikan sebagai jalur alternatif sementara. 

Selain itu, Bupati turut meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Gampong Beunyoet. Proyek senilai Rp 250 miliar tersebut telah mencapai progres 48 persen dan ditargetkan rampung lebih awal pada 20 Juni 2026. 

“Sekolah ini menjadi harapan besar masyarakat Aceh. Hanya lima kabupaten/kota yang mendapat program ini. Dengan penambahan tenaga kerja, kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai,” katanya. 

Pada akhir kunjungan, Bupati melihat langsung pembangunan tanggul darurat Bendung Irigasi Pante Lhong sepanjang 142 meter yang berfungsi mengalihkan aliran sungai ke pintu intake irigasi guna memenuhi kebutuhan air sawah masyarakat. 

“Saat ini tinggal tersisa sekitar 10 meter pekerjaan. Dalam sepekan ke depan, air diharapkan sudah kembali mengalir ke saluran irigasi untuk sawah petani,” ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyatakan akan terus melakukan pengawasan berkala agar seluruh proyek strategis tersebut selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Joniful Bahri)

Tabrakan Beruntun Tiga Truk Tronton di Kawasan Jeumpa Bireuen, Sopir Luka Berat

By On Rabu, April 29, 2026

Tiga unit truk tronton terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan pedagang keripik Blang Cot Baroh, Jeumpa, Bireuen, Aceh, Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tiga unit truk tronton terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan pedagang keripik Blang Cot Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang sopir dilaporkan mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. 

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di jalur utama Medan–Banda Aceh sempat mengalami kemacetan. Kendaraan kemudian dialihkan melalui jalan alternatif di sekitar lokasi kejadian. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan truk BK 8231 FC yang dikemudikan Rahmat Tullah bermuatan bahan bangunan, truk tronton bermuatan crude palm oil (CPO) bernomor polisi BK 8733 FU yang dikemudikan Rahmat Setia Budi, serta satu unit truk tronton lain yang datang dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Peristiwa bermula saat truk bermuatan bahan bangunan bertabrakan dengan truk pengangkut CPO. Benturan keras menyebabkan truk bahan bangunan hilang kendali, tergelincir, lalu terbalik di badan jalan. 

Dalam posisi melintang di tengah jalan, truk tersebut kemudian ditabrak truk lain yang datang dari arah berlawanan karena tidak sempat menghindar. 

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution membenarkan kejadian tersebut. 

Ia mengatakan, kasus kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan berat itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bireuen untuk penyelidikan lebih lanjut. 

“Proses evakuasi kendaraan masih berlangsung agar arus lalu lintas kembali normal dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” ujar Irwansyah. 

Petugas kepolisian bersama tim terkait juga melakukan penanganan di lokasi untuk mempercepat normalisasi jalur transportasi nasional tersebut. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar selalu waspada, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan laik jalan saat melintasi jalur padat. (Joniful Bahri)