-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bupati Bireuen Minta Juang FC U-17 Manfaatkan Status Tuan Rumah untuk Raih Gelar Juara

By On Sabtu, Juli 11, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, meminta para pemain Juang FC U-17 memanfaatkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 untuk tampil maksimal dan meraih gelar juara. 

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026, menjelang bergulirnya Piala Soeratin U-17 Regional Aceh yang akan berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Mukhlis mengatakan, kepercayaan yang diberikan PSSI Aceh kepada Kabupaten Bireuen sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga bersama. 

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menyambut para tamu dengan ramah serta menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan turnamen. 

"Kepercayaan ini harus kita jaga dengan baik. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah yang ramah, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta maupun tamu yang datang," ujar Mukhlis. 

Kepada para pemain Juang FC U-17, Bupati berpesan agar menjadikan dukungan masyarakat dan keuntungan bermain di kandang sendiri sebagai motivasi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. 

"Adik-adik bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik, harga diri, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Bireuen. Bermain di hadapan pendukung sendiri harus menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi," katanya. 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kerja sama tim sebagai modal utama untuk meraih hasil terbaik selama kompetisi berlangsung. 

Menurut Mukhlis, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah. Karena itu, ia berharap Juang FC mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Bireuen. 

Bupati turut mengapresiasi pengurus, pelatih, dan seluruh jajaran Juang FC yang selama ini telah membina talenta-talenta muda sepak bola Bireuen. 

Ia berharap pembinaan tersebut mampu melahirkan prestasi dan mengantarkan Juang FC menjadi juara Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bungong jaroe kepada kapten Juang FC U-17 sebagai simbol doa dan dukungan agar tim mampu membawa pulang gelar juara untuk Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Bupati Lepas Juang FC U-17, Bireuen Bidik Juara Piala Soeratin Regional Aceh 2026

By On Sabtu, Juli 11, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST secara resmi melepas tim Juang FC U-17 dalam sebuah seremoni di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kabupaten Bireuen resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 yang akan berlangsung pada 13–25 Juli 2026. 

Menghadapi turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di Aceh itu, Juang FC U-17 menargetkan gelar juara demi mengamankan tiket ke putaran nasional. 

Kompetisi akan diikuti 14 tim dari seluruh Aceh yang terbagi ke dalam empat grup. 

Seluruh pertandingan di Bireuen akan digelar di dua venue, yakni Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu dan Lapangan Galacticos FC Cot Gapu. 

PSSI Kabupaten Bireuen ditunjuk sebagai pelaksana, sementara Juang FC dipercaya sebagai tuan rumah. 

Menjelang bergulirnya kompetisi, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST secara resmi melepas tim Juang FC U-17 dalam sebuah seremoni di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyebut kepercayaan yang diberikan PSSI Aceh kepada Bireuen merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama. 

"Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Bireuen memiliki semangat dan tradisi sepak bola yang kuat. Saya mengajak seluruh masyarakat menjadi tuan rumah yang ramah, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu yang datang ke Bireuen," ujar Mukhlis. 

Ia juga meminta para pemain Juang FC menjadikan status sebagai tuan rumah sebagai motivasi untuk tampil maksimal. 

"Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik, harga diri, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Bireuen. Bermain di kandang sendiri harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi dan membawa pulang gelar juara," pesannya. 

Bupati turut mengapresiasi pengurus, pelatih, dan seluruh jajaran Juang FC yang telah membina talenta-talenta muda sepak bola Bireuen. 

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST berfoto bersama pemain dan pengurus Juang FC U-17 usai pelepasan di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

Ia berharap trofi juara Piala Soeratin Regional Aceh dapat dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Bireuen. 

Sementara itu, Pelatih Kepala Juang FC U-17, Mulya Saputra mengatakan, timnya telah melakukan persiapan sejak April 2026. 

Sebanyak 29 pemain asli Kabupaten Bireuen dari berbagai kecamatan, mulai Samalanga hingga Gandapura, dipersiapkan menghadapi kompetisi. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 pemain akan menjalani pemusatan latihan (training center/TC) hingga turnamen berakhir. 

"Seluruh pemain merupakan putra asli Bireuen. Mereka telah menjalani latihan intensif sejak April dan mengikuti sejumlah pertandingan uji coba. Kami ingin mewujudkan harapan Bupati agar pemain-pemain Bireuen mampu berprestasi di level Aceh," kata Mulya. 

Menurutnya, persiapan tim juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui anggaran APBD yang disalurkan lewat Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora). 

Pada Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, Juang FC tergabung di Grup A bersama PS Muda Sedia Aceh Tamiang dan Persada Aceh Barat Daya (Abdya). 

Juang FC dijadwalkan melakoni laga perdana menghadapi Aceh Tamiang pada 13 Juli 2026, sebelum bertemu Persada Abdya pada 17 Juli 2026. 

Mulya menegaskan, target tim bukan sekadar tampil sebagai tuan rumah, melainkan meraih gelar juara agar dapat mewakili Aceh pada putaran nasional. 

"Kami menargetkan menjadi juara Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 sehingga bisa melaju ke putaran nasional. Terima kasih kepada Pemkab Bireuen, KONI Bireuen, PSSI Bireuen, serta para orang tua pemain atas dukungan yang diberikan kepada Juang FC U-17," ujarnya. 

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bungong jaroe dari Bupati Mukhlis kepada kapten Juang FC U-17, M. Ikram, sebagai simbol doa dan dukungan bagi perjuangan tim. 

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bireuen Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd., pengurus KONI Bireuen, PSSI Bireuen, manajemen Juang FC, official, pelatih, para pemain, serta orang tua pemain. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Mulai Bangun 31 Huntap Komunal di Dusun Bivak untuk Penyintas Bencana

By On Jumat, Juli 10, 2026

Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bireuen, Ir. Fadli Abdullah didampingi kepala BPBD setempat, Ir. Marwan, S.T., M.T melakukan peletakan batu pertama pembangunan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi memulai pembangunan 31 unit Hunian Tetap (Huntap) komunal bagi penyintas bencana di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli. 

Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Rabu, 08 Juli 2026. 

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. yang diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Abdullah. Prosesi tersebut turut dilanjutkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T. 

Kegiatan itu dihadiri Camat Juli Hendy Maulana, S.I.P., M.S.M., Keuchik Krueng Simpo Mursal Musa, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), para penyintas bencana, serta masyarakat setempat. 

Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T., mengatakan pembangunan 31 unit huntap komunal tersebut sepenuhnya didanai oleh BNPB. 

Setelah seremoni peletakan batu pertama, pekerjaan fisik akan segera dimulai agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. 

“Setelah peletakan batu pertama ini, pembangunan fisik akan langsung dilaksanakan di lapangan,” ujar Marwan. 

Ia menjelaskan, Pemkab Bireuen terus mengawal percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. 

Bupati Mukhlis juga secara berkala memantau perkembangan pembangunan melalui BPBD untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. 

Berdasarkan hasil verifikasi tahap pertama, saat ini sebanyak 408 unit huntap sedang dibangun di berbagai wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen. 

Pembangunan tersebut melibatkan pihak ketiga yang bekerja sama dengan BNPB serta sejumlah lembaga donor. 

Untuk huntap komunal, pembangunan dipusatkan di dua lokasi, yakni 45 unit di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, dan 31 unit di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli. 

Selain itu, sebanyak 36 unit Huntap telah selesai dibangun dan sebagian di antaranya sudah ditempati oleh para penyintas. 

Pemkab Bireuen berharap dukungan dari BNPB, para mitra donor, serta seluruh elemen masyarakat terus mengalir agar program pembangunan hunian tetap dapat berjalan lancar. 

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan sehingga seluruh huntap dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan. (Joniful Bahri)

617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong Bireuen, Fokus Literasi dan Pemulihan Pasca Bencana

By On Rabu, Juli 08, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN untuk ditempatkan di kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Mereka akan mengabdi selama satu bulan di 90 Gampong yang tersebar di 12 Kecamatan, dengan fokus mendukung pemulihan pasca bencana sekaligus memperkuat budaya literasi di masyarakat. 

Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Mereka akan mengabdi selama satu bulan di 90 Gampong yang tersebar di 12 Kecamatan, dengan fokus mendukung pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat budaya literasi di masyarakat. 

Prosesi serah terima mahasiswa berlangsung di kantor Pusat Pemerintahan, Cöt Gapu, Bireuen, Selasa, 07 Juli 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ismunandar, ST., MT, serta dihadiri Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., M.P., IPM, para Asisten Setdakab, Camat, Dekan, Dosen, Civitas Akademika USK, panitia KKN, dan seluruh mahasiswa peserta. 

Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Syiah Kuala dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas sinergi menghadirkan Program KKN Tematik Literasi di Kabupaten Bireuen. 

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun budaya literasi, memperkuat perpustakaan desa, serta mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan berharap mereka dapat menjadikan Bireuen sebagai ruang belajar sekaligus ladang pengabdian kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN untuk ditempatkan di kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen. 

"Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Syiah Kuala di Kabupaten Bireuen. Anggaplah masyarakat gampong sebagai keluarga sendiri. Bangun komunikasi yang baik, hadir dengan solusi, dan berikan kontribusi terbaik selama menjalankan pengabdian," ujar Mukhlis. 

Kepada para Camat, Keuchik, perangkat Gampong, dan masyarakat, Bupati mengharapkan dukungan penuh agar mahasiswa dapat menjalankan program kerja dengan aman, nyaman, dan produktif. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bireuen selama masa KKN berlangsung. 

Sementara kepada para mahasiswa, Mukhlis berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat serta nilai-nilai budaya Aceh, dan mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan. 

"Jadikan KKN sebagai momentum untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat profesionalisme, serta menghadirkan karya nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pesannya. 

Menutup sambutannya, Bupati secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN untuk ditempatkan di kecamatan-kecamatan yang telah ditetapkan. 

Sebanyak 618 mahasiswa akan melaksanakan KKN di 12 kecamatan di Kabupaten Bireuen, yakni Jeunib, Peudada, Jeumpa, Peusangan, Samalanga, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang, Juli, Jangka, Makmur, dan Gandapura. Program pengabdian tersebut berlangsung mulai 7 Juli hingga 5 Agustus 2026. 

Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berharap lahir berbagai program inovatif yang mampu memperkuat literasi masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, mendukung pemberdayaan ekonomi desa, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberi manfaat nyata bagi Gampong dan masyarakat Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

DPRK Bireuen Mulai Bahas Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025, Bupati Serahkan Dokumen ke Dewan

By On Senin, Juli 06, 2026

Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyerahkan secara langsung dokumen Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK 2025 kepada Pimpinan DPRK Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen resmi memulai pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRK Bireuen, Senin, 06 Juni 2026. 

Dalam rapat tersebut, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyerahkan secara langsung dokumen Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK 2025 kepada pimpinan DPRK Bireuen. 

Penyerahan itu merupakan bagian dari pemenuhan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. 

Dalam pidatonya, Bupati H. Mukhlis mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRK Bireuen yang telah mengagendakan pembahasan Raqan tersebut. 

Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

"Pertanggungjawaban APBK bukan hanya kewajiban konstitusional, tetapi juga bentuk keterbukaan pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan pelaksanaan pembangunan serta pengelolaan keuangan kepada masyarakat," ujar Mukhlis. 

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun rekomendasi dari DPRK selama proses pembahasan berlangsung. 

Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan efektivitas pelaksanaan pembangunan pada tahun-tahun mendatang. 

Bupati juga berharap, pembahasan Raqan Pertanggungjawaban APBK Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan secara objektif, konstruktif, dan selesai sesuai jadwal sehingga dapat segera ditetapkan menjadi qanun sebagai dasar hukum pertanggungjawaban pelaksanaan APBK. 

Rapat paripurna berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kemitraan antara Pemkab Bireuen dan DPRK Bireuen. 

Hal tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel demi mendukung kemajuan Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif, Bidik Prestasi Terbaik di PORA XIV Aceh Jaya 2026

By On Sabtu, Juli 04, 2026

Atlet PASI Bireuen kembali lakukan program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi PORA XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen resmi memulai kembali program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada 2026. 

Latihan perdana yang digelar pada sore hari itu diikuti para atlet dengan penuh semangat. 

Program pembinaan tersebut mengusung semangat "Bukan soal cepat, tapi soal tidak menyerah serta disiplin hari ini, juara esok hari”sebagai motivasi bagi seluruh atlet dalam menjalani proses latihan. 

Pelatih PASI Bireuen, Heri Syahputra mengatakan, fokus latihan tahap awal diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, pembentukan mental bertanding, serta memperkuat kekompakan tim. 

"Yang kami bangun bukan hanya kecepatan, tetapi juga mental juang yang kuat. Kami ingin melahirkan atlet yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Target kami di PORA Aceh Jaya adalah meningkatkan perolehan medali sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bireuen,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua PASI Bireuen, Fauzan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan optimisme bahwa cabang atletik Bireuen mampu bersaing di papan atas pada PORA XIV. 

Menurutnya, persiapan yang dilakukan sejak dini menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi. 

"Kami akan terus berupaya memperbaiki peringkat. Atletik Bireuen harus mampu kembali berjaya dan meraih hasil terbaik untuk Kabupaten Bireuen pada PORA Aceh Jaya," kata Fauzan. 

Ia juga berharap dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bireuen, pemerintah daerah, serta masyarakat terus mengalir agar para atlet dapat menjalani program latihan secara optimal hingga pelaksanaan PORA. 

Dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang berkelanjutan, PASI Bireuen optimistis mampu melahirkan prestasi membanggakan serta membawa nama Kabupaten Bireuen bersaing di jajaran terbaik cabang atletik pada PORA XIV Aceh Jaya 2026. (Joniful Bahri)

Tukang Las di Bireuen Ditangkap, Diduga Rakit Senjata Api Ilegal Kaliber 5,56 mm

By On Rabu, Juli 01, 2026

Pihak Kepolisian memperlihat barang bukti senjata api rakitan yang disita di kediaman warga Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Seorang tukang las berinisial SR (38), warga Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga merakit senjata api ilegal di rumahnya. 

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait suara letusan yang diduga berasal dari senjata api di salah satu desa di Kabupaten Bireuen. 

Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga mengarah kepada SR. 

Polisi kemudian mengamankan SR di sebuah warung kopi sebelum membawanya ke rumah untuk dilakukan penggeledahan. 

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan tiga pucuk senjata api yang diduga telah dimodifikasi dari senapan angin menjadi senjata yang menggunakan peluru kaliber 5,56 milimeter (mm). 

Kasat Reskrim Polres Bireuen, AKP Dedy Miswar mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, senjata tersebut dirakit sendiri di rumah. 

Kemampuan sebagai tukang las serta pengetahuan yang diperoleh dari menonton video dan bergaul dengan komunitas pemburu diduga menjadi bekal tersangka dalam memodifikasi senjata. 

"Yang bersangkutan sering melihat video-video sehingga muncul inovasi. Dia juga sering berkumpul dengan teman-teman berburu. Pengakuannya, senjata itu hanya digunakan untuk berburu rusa," kata Dedy, Senin, 29 Juni 2026. 

Menurut Dedy, tersangka memiliki kemampuan teknis untuk mengganti laras senapan sehingga dapat menggunakan amunisi kaliber 5,56 mm. 

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Andre Librian menyebut, senjata api rakitan tersebut sangat berbahaya karena menggunakan peluru kaliber 5,56 mm yang memiliki daya mematikan. 

"Senjata api rakitan yang menggunakan peluru kaliber 5,56 mm ini sangat membahayakan bahkan bisa mematikan," ujarnya. 

Hingga kini, penyidik masih mendalami asal-usul amunisi yang digunakan serta kemungkinan adanya senjata api lain atau keterlibatan pihak lain. 

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga tersangka merakit senjata tersebut seorang diri. 

Atas perbuatannya, SR dijerat dengan pasal tentang kepemilikan dan pembuatan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. 

Berita ini telah disusun dengan struktur jurnalistik yang memuat unsur 5W+1H, menggunakan bahasa yang lugas, serta menghindari penyajian informasi yang belum dipastikan sebagai fakta. (Joniful Bahri)

BPMA dan PT Aceh Energy Khitan 200 Anak Kurang Mampu di Bireuen, Dukung Kesehatan dan Penurunan Stunting

By On Senin, Juni 29, 2026

BPMA bersama PT Aceh Energy bekerja sama dengan Pemkab Bireuen menggelar Program PPM bidang kesehatan berupa khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026", di Puskesmas Jeumpa, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Aceh Energy bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar Program Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan berupa khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026". 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Geutanyo Asuh Tambatan Atê (GATA) dan Sinergi Aceh Energy Gapai Optimalisasi Ekonomi Bireuen (SAGOE BIREUEN). 

Pembukaan rangkaian kegiatan berlangsung di Puskesmas Jeumpa, Senin, 29 Juni 2026. 

Program ini menargetkan sebanyak 200 anak dari 128 desa di tujuh kecamatan dalam wilayah kerja PT Aceh Energy, yakni Kecamatan Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Peusangan, dan Peusangan Selatan. 

Peserta diprioritaskan berasal dari keluarga yang terdaftar dalam Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) serta sumber data kemiskinan lainnya, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. 

Pelaksanaan khitanan dilakukan di dua lokasi. Puskesmas Jeumpa melayani peserta dari Kecamatan Jeumpa dan Juli. Sedangkan Puskesmas Cot Ie Jue melayani peserta dari Kecamatan Peusangan, Kuala, Kota Juang, dan Peusangan Selatan. 

General Manager (GM) PT Aceh Energy, Suhaimi Oesman Bany melalui sambutan yang dibacakan Support Manager PT Aceh Energy, Mochammad Adam S mengatakan, kegiatan khitanan massal merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. 

Dua dari 200 anak dari tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen saat dilakukan khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026", di Puskesmas Jeumpa, Bireuen. 

"Program ini juga bertujuan mempererat hubungan baik antara PT Aceh Energy dengan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam percepat penurunan stunting di Kabupaten Bireuen," ujarnya. 

Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, setiap peserta juga menerima bantuan berupa biaya transportasi, uang tunai, paket alat tulis sekolah, kaos, sarung, dan konsumsi. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melalui Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Aceh Energy terhadap masyarakat. 

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Bireuen telah menetapkan penerima manfaat program melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2 Tahun 2026 agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. 

"Terima kasih kepada PT Aceh Energy. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu sarana sosialisasi positif atas kehadiran PT Aceh Energy di wilayah Kabupaten Bireuen," katanya. 

Sementara itu, Kepala BPMA, Nasri Jalal, melalui Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Irham M. Amin, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BPMA, PT Aceh Energy, dan Pemkab Bireuen dalam mendukung pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di daerah tersebut. 

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan perusahaan diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui berbagai program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. (Joniful Bahri)

Tim PSSB Bireuen U-12 Juara Ketiga Festival Sepak Bola Piala Presiden

By On Sabtu, Juni 27, 2026

PSSB Bireuen Junior U-12, berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh, di Banda Aceh. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Skuad PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12), berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh di Banda Aceh. 

PSSB unggul atas Persas Sabang U-12 dalam pertandingan perebutan juara 3 dan 4 dengan skor 4-3, di Lapangan Fourgee Mini Soccer Banda Aceh, Sabtu, 27 Juni 2026. 

Pertandingan yang disaksikan ratusan pasang mata itu, anak-anak Bireuen diperkuat M. Ikram AL Furqan, Aqil Al Hafizd, M. Dhanis Syauki, Al Ghifarry, Muhammad Khadafi, M. Alkhalidi, Abizar Alfariski, M. Refan Althaf, Sultan Arifa, M. Redha, dan M. Arif Alfatani serta Al Azzam. 

Mereka tampil penuh percaya diri. Sejumlah serangan yang digencarkan anak-anak Kota Juang dibawah asuhan Azmar Komeng, Yusriadi (Bang Yoes) dan Wahyudi (Wahyu Birda), mampu merepotkan pertahanan Persas Sabang. 

Begitu juga penampilan anak-anak dari Pulau Weh Sabang, juga sangat memukau dan mendapat aplusan dari penonton. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, PSSB berhasil unggul dengan kedudukan akhir 4-3. 

PSSB Bireuen Junior U-12, berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh, di Banda Aceh. 

Ketua Umum PSSB, Mustafa A Glanggang didampingi Ketua Harian Ajis Fandilla (Azis Bengkel) mengatakan, meskipun persiapan tim hanya beberapa hari, alhamdulillah sangat bersyukur atas usaha anak-anak dan manajemen tim, baik pelatih, manajer dan semua tim ofisial yang sudah berusaha dan mampu membawa PSSB Bireuen sukses meraih juara 3. 

"Kami seluruh manajemen PSSB U-12 Piala Presiden mewakili Kabupaten Bireuen, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Bireuen dan orang tua pemain atas pencapaian tim PSSB Bireuen U-12 hanya sampai di urutan 3 Piala Presiden Regional Aceh dan gagal ke nasional, insya Allah kita akan lebih baik lagi di tahun depan," ujar Azis Bengkel. 

Juara 1: Lambuk FA (Banda Aceh) 

Juara 2: SSB Barona (Banda Aceh) 

Juara 3: PSSB Bireuen 

(Joniful Bahri)

Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Festival Sepak Bola Piala Presiden RI di Banda Aceh

By On Sabtu, Juni 27, 2026

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI, di Banda Aceh. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ketua Umum (Ketum) PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang, secara resmi melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI yang digelar di Banda Aceh, Jumat-Sabtu 26–27 Juni 2026. 

Prosesi pelepasan berlangsung di Rumoh PSSB Bireuen, samping Hotel Graha Buana, Bireuen, Kamis sore, 25 Juni 2026. 

Kegiatan itu turut dihadiri para orang tua pemain, manajer, pelatih, asisten pelatih, dan ofisial tim. 

Tim PSSB Bireuen U-12 dipimpin Pelatih Yusriadi (Pak Yoes), didampingi Asisten Pelatih Azmar serta Manajer Wahyudi. 

Dalam arahannya, Mustafa A. Geulanggang memberikan motivasi kepada seluruh pemain agar tampil percaya diri dan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Kabupaten Bireuen. 

"Kita harus tampil sebagai juara. Siapa pun lawannya, PSSB Bireuen harus menang," tegas mantan Bupati Bireuen tersebut. 

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI, di Banda Aceh. 

Selain memberikan semangat, Mustafa juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti turnamen. 

Ia meminta para pemain tidak bergadang dan membatasi penggunaan telepon genggam pada malam hari agar tetap bugar saat bertanding. 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mus itu, penampilan terbaik PSSB Bireuen U-12 akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bireuen karena tim tersebut membawa nama daerah di tingkat provinsi. 

Sebanyak 12 pemain yang memperkuat PSSB Bireuen U-12, yakni Muhammad Ikram Al Furqan, Muhammad Khadafi, Muhammad Alkhalidi, Al Ghiffary, Abizar Alfariski, Muhammad Refan Althaf, Sultan Arifa, Muhammad Redha, Muhammad Arif Alfatani, Fatihul Al Azam, Aqil Al Hafizd, dan M. Dhanis Syauqi. 

Pada festival yang diselenggarakan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh itu, PSSB Bireuen tergabung bersama SSB Bijeh Get, Rampae FA, dan Lambhuk FA. 

Pertandingan akan berlangsung di Lapangan Fourgee Mini Soccer, kawasan Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, dengan jadwal pertandingan pagi dan sore selama 26–27 Juni 2026. (Joniful Bahri)

HRD Kembali Serahkan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen Kepada Menteri PU

By On Kamis, Juni 25, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) menyerahkan usulan permohonan dukungan dan fasilitasi pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Al Muslim (Umuslim) Bireuen Provinsi Aceh kepada Menteri PU, Doddy Hanggodo. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) kembali menyerahkan usulan permohonan dukungan dan fasilitasi pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Al Muslim (Umuslim) Bireuen Provinsi Aceh kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Doddy Hanggodo, supaya dapat dimasukkan dan dianggarkan dalam Program Prioritas Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Tahun Anggaran 2027. 

Hal itu disampaikan HRD kepada wartawan, Kamis, 25 Juni 2026, sehubungan dengan memasuki tahapan pembahasan anggaran tahun 2027 sekaligus menindaklanjuti pertemuan dengan Menteri PU pada 20 Februari 2026 lalu, di ruang kerja Bapak Menteri. 

Disebutkan H. Ruslan, Universitas Al Muslim merupakan Perguruan Tinggi swasta terbesar di Kabupaten Bireuen, Aceh dan memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah pantai utara Aceh. 

Saat ini, Universitas Al Muslim telah mengelola Fakultas Kedokteran pertama dan satu-satunya di Kabupaten Bireuen, yang kehadirannya sangat penting dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter, di wilayah Aceh dan sekitarnya. 

Rencana pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) Umuslim, kata HRD, Dokumen Perencanaan atau DED beserta dokumen linkungan telah lengkap, sehingga secara teknis pembangunan dapat segera dilaksanakan tanpa kendala perencanaan awal. 

Lokasi dan rencana pembangunan telah pernah dilakukan survei lapangan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Strategis Aceh, yang menunjukkan bahwa proyek ini layak untuk ditindaklanjuti. 

“Pembangunan gedung FK Umuslim sangat mendesak guna memenuhi standar sarana dan prasarana pendidikan kedokteran, baik untuk kegiatan akademik, laboratorium, maupun penunjang praktik pendidikan medis,” terang HRD. 

Selain itu, keberadaan gedung yang representatif akan meningkatkan mutu pendidikan kedokteran, memperkuat akreditasi institusi, serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah Aceh. 

Secara regional, pembangunan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan tinggi dan pelayanan kesehatan, khususnya di luar Pulau Jawa. 

"Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Aceh II, saya memandang pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Al Muslim Bireuen merupakan kebutuhan strategis dan prioritas, serta layak untuk mendapatkan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum," ujar HRD. 

Untuk itu, HRD memohon kepada Menteri PU untuk dapat memberikan perhatian dan dukungan, serta menindaklanjuti usulan pembangunan dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Pengawalan aspirasi ini terus dilakukan HRD dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai perwakilan masyarakat Aceh di DPR RI untuk memperjuangkan program/aspirasi di daerah pemilihan sebagaimana tertuang dalam UU MD3 tahun 2014. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan 13 Becak Motor untuk Warga Kurang Mampu di Bireuen, Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga

By On Rabu, Juni 24, 2026

Wakil Ketua DPRA yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud), menyerahkan bantuan 13 unit becak motor barang kepada warga kurang mampu di Kabupaten Bireuen, Rabu sore, 24 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud), menyerahkan bantuan sebanyak 13 unit becak motor barang kepada warga kurang mampu di Kabupaten Bireuen, Rabu sore, 24 Juni 2026. 

Penyerahan bantuan dipusatkan di kawasan Pulo Kito, Kecamatan Kota Juang. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di sejumlah kecamatan, yakni Samalanga, Simpang Mamplam, Pandrah, Kota Juang, Juli, Jangka, dan Kuala. 

Yah Fud menjelaskan, bantuan becak motor barang tersebut merupakan program dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang penyalurannya diinisiasi melalui aspirasi anggota DPRA untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Bantuan ini kami usulkan sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para penerima yang membutuhkan sarana usaha untuk mencari nafkah," kata Yah Fud. 

Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan bantuan murni tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun. Karena itu, para penerima diminta menjaga dan merawat bantuan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka panjang. 

Menurutnya, becak motor barang yang diserahkan dapat menjadi modal dasar bagi penerima untuk mengembangkan usaha dan menambah pendapatan keluarga. 

Wakil Ketua DPRA yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud), menyerahkan bantuan 13 unit becak motor barang kepada warga kurang mampu di Kabupaten Bireuen, Rabu sore, 24 Juni 2026. 

"Bantuan ini diharapkan menjadi sarana untuk mengais rezeki dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jika dimanfaatkan dengan baik, tentu akan membuka peluang bagi bantuan dan program pemberdayaan lainnya di masa mendatang," ujarnya. 

Selain bantuan becak motor, Yah Fud mengaku juga terus memperjuangkan berbagai program bantuan ekonomi lainnya sesuai aspirasi masyarakat yang diperoleh saat kegiatan reses, seperti bantuan usaha laundry, mesin jahit, usaha kuliner, serta kebutuhan usaha produktif lainnya. 

Namun demikian, ia mengakui tidak semua usulan masyarakat dapat dipenuhi dalam waktu bersamaan karena keterbatasan anggaran dan harus melalui tahapan serta proses sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Masih banyak permohonan yang belum dapat kami tampung. Semua membutuhkan proses dan penyesuaian dengan kemampuan anggaran pemerintah. Kami berharap masyarakat dapat bersabar,” katanya. 

Yah Fud menambahkan, selama usulan masyarakat sesuai dengan regulasi Pemerintah Aceh dan berada dalam kewenangan pemerintah daerah, pihaknya akan terus berupaya memperjuangkannya melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

"Yang paling utama, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian keluarga penerima. Dengan sarana usaha yang memadai, masyarakat dapat menjalankan dan mengembangkan usahanya sehingga pendapatan keluarga semakin meningkat," pungkasnya. (Joniful Bahri)

200 Pengurus KDMP Bireuen Ikuti Pelatihan Tata Kelola dan Manajemen Koperasi

By On Selasa, Juni 23, 2026

Sekda Bireuen, Ismunandar mewakili Bupati Bireuen membuka pelatihan Tata Kelola dan Manajemen Koperasi Merah Putih, di Aula Dinas Syariat Islam Bireuen, Selasa, 23 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti Pelatihan Tata Kelola dan Manajemen Koperasi yang diselenggarakan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagperinkop dan UKM) Bireuen. 

Pelatihan yang berlangsung selama 23–26 Juni 2026 itu dibagi dalam empat angkatan, masing-masing diikuti 50 peserta. 

Kegiatan angkatan pertama dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ismunandar, mewakili Bupati Bireuen, di Aula Dinas Syariat Islam Bireuen, Selasa, 23 Juni 2026. 

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menegaskan komitmennya memperkuat kelembagaan koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. 

Pelaksana Tugas Kepala Disdagperinkop dan UKM Bireuen, Julfikar mengatakan, pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam membangun sistem manajemen yang baik, memperkuat pengendalian internal, serta mendorong transformasi digital koperasi. 

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali materi tentang prinsip perkoperasian, tata kelola kelembagaan, penyusunan rencana kerja dan anggaran, pengelolaan usaha dan keuangan, serta mekanisme pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku. (Joniful Bahri)

PSSB U-12 Wakili Bireuen pada Festival Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh

By On Selasa, Juni 23, 2026

Tim PSSB Junior U-12 memastikan diri tampil di Festival Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh mulai 26–27 Juni 2026, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tim PSSB Junior U-12 dipastikan ambil bagian dalam Festival Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang akan berlangsung pada 26–27 Juni 2026 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. 

Menjelang keberangkatan, para pemain menjalani pemusatan latihan di Lapangan Paya Karueng, Bireuen, di bawah arahan pelatih Azmar Komeng. 

Sejumlah pengurus PSSB, di antaranya Ketua Umum Mustafa A Glanggang, Ketua Harian Ajis Fandilla, serta pembina Syekh Fadhil Rahmi, turut memantau persiapan tim. 

Ketua Harian PSSB, Ajis Fandilla atau yang akrab disapa Azis Bengkel, didampingi Manajer Tim Yoesriadi dan Ofisial Wahyudi mengatakan, PSSB U-12 telah siap mengikuti turnamen sepak bola usia dini tersebut. 

"Alhamdulillah, berkat dukungan berbagai pihak, tim sudah siap bertanding di Piala Presiden Regional Aceh. Juara tingkat provinsi akan mewakili Aceh pada putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada Juli mendatang,” kata Azis kepada wartawan, Selasa, 23 Juni 2026. 

Ketua Harian PASB Junior U-12, Ajis Fandilla (Azis Bengkel). 

Adapun pemain yang lolos seleksi dan memperkuat PSSB U-12 berasal dari sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Bireuen dan daerah sekitar. 

Mereka di antaranya Dhanis (SSB Bijeh Mata), Aam dan Al Khalidi (SSB Gatra), M. Redha (SSB Bijeh Mata), Refan Altaf (SSB Ujong Blang), Fatihul Azam, Sultan Arifa, Abizar, Khadafi, Aqil Al Hafizd, M. Arif, serta Al Ghifari.  

Menurut Azis, tim dijadwalkan berangkat ke Banda Aceh pada Kamis, 25 Juni 2026. 

Ia berharap, dukungan dan doa dari masyarakat Bireuen agar para pemain mampu memberikan hasil yang terbaik. 

"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen, khususnya orang tua pemain, agar anak-anak bisa tampil maksimal, meraih prestasi, dan lolos ke tingkat nasional," ujarnya. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Latih 45 Kepala Sekolah dan Guru PAUD Perkuat Layanan Holistik Integratif

By On Senin, Juni 22, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si membuka pelatihan Perkuat Layanan Holistik Integratif bagi Kepala Sekolah dan Guru PAUD Negeri dan Swasta, di Hotel Bireuen Jaya, Senin, 22 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen melatih 45 Kepala Sekolah dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari satuan Negeri dan Swasta untuk memperkuat penerapan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). 

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 22-24 Juni 2026, di Hotel Bireuen Jaya tersebut dibuka Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, Senin 22 Juni 2026. 

Muslim mengatakan, PAUD HI merupakan layanan terpadu yang mencakup pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan anak guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

Menurutnya, keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi antara satuan pendidikan, orang tua, masyarakat, dan berbagai instansi terkait. 

Pemateri memberi pemahaman terkait pelatihan Perkuat Layanan Holistik Integratif bagi Kepala Sekolah dan Guru PAUD Negeri dan Swasta, di Hotel Bireuen Jaya, Senin 22 Juni 2026. 

Ia juga mengingatkan para pendidik PAUD agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perkembangan anak sejak usia dini. 

Ketua Panitia, Bakhtiar, S.Sos menjelaskan pelatihan bertujuan memastikan kebutuhan esensial anak usia dini terpenuhi secara menyeluruh sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. 

Kegiatan yang diikuti 45 peserta dari 45 satuan PAUD di Kabupaten Bireuen itu menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, yakni Drs. Johari Efendi, M.Pd dan Ita Warliani, M.Ed. Pelatihan dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Disdikbud Bireuen Tahun 2026. (Joniful Bahri)

Wabup Bireuen Harap Lahir Industri Tenun yang Jadi Kebanggaan Daerah

By On Kamis, Juni 18, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, berkunjung ke sebuah stand pemeran Dekranasda, di halaman Pendopo setempat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, berharap pelatihan keterampilan yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mampu melahirkan industri tenun yang menjadi kebanggaan masyarakat Bireuen sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah. 

Harapan tersebut disampaikan saat membuka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranasda dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Bireuen di halaman Pendopo Bireuen, Kamis, 18 Juni 2026. 

Menurut Razuardi, pelatihan menenun merupakan upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya sekaligus menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat. 

Ia menegaskan, pengembangan sektor kerajinan lokal perlu terus didorong agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, berkunjung ke sebuah stand pemeran Dekranasda, di halaman Pendopo setempat. 

"Kita tidak ingin warisan budaya menenun ini punah. Melalui pelatihan ini, kita sedang menanam benih-benih ekonomi kreatif yang akan menopang kesejahteraan masyarakat Bireuen," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bireuen, Sadriah, SKM, MKM mengatakan, pihaknya terus mendorong pengembangan tenun dan bordir khas Bireuen melalui pembinaan, akses pasar, dan peningkatan kualitas produk. 

Dalam waktu dekat, Bank Indonesia juga akan menggelar pelatihan bagi perajin untuk menghasilkan produk busana siap pakai bernilai jual lebih tinggi. 

Ketua Panitia, Julfikar, SP, MP menyebutkan, salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan menenun yang menghasilkan berbagai produk tenun dan mendapat respons positif dari masyarakat. 

Ia berharap, para peserta dapat terus mengembangkan keterampilannya sehingga lahir industri tenun yang mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Tausiah Sambut 1 Muharram 1448 H, Warga Diajak Maknai Hijrah

By On Selasa, Juni 16, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, ST saat membuka kegiatan zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin, 15 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin pagi, 15 Juni 2026. 

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen itu menjadi momentum mengajak masyarakat memaknai hijrah sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih baik. 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, ST, serta menghadirkan Pimpinan Dayah Dhiyaul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Tgk. Nasruddin M. Judon atau yang akrab disapa Abi Nas Jeunieb, sebagai penceramah. 

Dalam sambutannya, Razuardi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri sekaligus meneladani perjuangan Rasulullah SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah. 

“Hijrah bukan hanya peristiwa sejarah yang menjadi tonggak awal penanggalan Islam, tetapi juga mengandung nilai-nilai perubahan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 

Menurutnya, pada tingkat individu hijrah dapat menjadi sarana membentuk akhlak yang baik dan memperkuat keimanan. 

Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, hijrah menjadi momentum mempererat persaudaraan, kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial. 

Pimpinan Dayah Dhiyaul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Tgk. Nasruddin M. Judon (Abi Nas) Jeunieb saat memberi tausiah Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin, 15 Juni 2026. 

Wakil Bupati berharap seluruh jamaah dapat mengikuti rangkaian zikir dan tausiah dengan khidmat sehingga tujuan kegiatan untuk memperoleh ridha, hidayah, dan taufik dari Allah SWT dapat tercapai. 

Ia juga berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bireuen. 

“Semoga tahun baru ini membawa kesuksesan, kemakmuran, keselamatan, kebahagiaan, kemajuan, serta perlindungan yang berlimpah dari Allah SWT bagi kita semua,” katanya. 

Sementara itu, Kepala DSI Bireuen, Munawar, SKM, MKes mengatakan, peringatan 1 Muharram merupakan agenda tahunan pemerintah daerah dalam rangka menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperingati hijrah Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi sarana muhasabah atau introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri pada awal tahun Hijriah. 

“Melalui tausiah yang disampaikan Abi Nas Jeunieb, diharapkan masyarakat dapat memaknai Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya. 

Selain zikir bersama, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Abi Nas Jeunieb yang mengupas makna hijrah dan pentingnya membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial, sebagai implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Joniful Bahri) 

PMI Bireuen Kumpulkan 115 Kantong Darah, Semangat Kemanusiaan Mengalir di Hari Donor Darah Sedunia

By On Kamis, Juni 11, 2026

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M menyemangati pendonor darah dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 11 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Aksi donor darah massal yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia berhasil mengumpulkan 115 kantong darah. 

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 11 Juni 2026 mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga warga umum. 

Sebanyak 115 kantong darah yang terkumpul akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen. 

Darah tersebut diharapkan dapat membantu pasien yang menjalani perawatan, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun penderita penyakit yang membutuhkan transfusi darah secara rutin. 

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., yang akrab disapa Edi Obama, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. 

“115 kantong darah yang terkumpul hari ini bukan sekadar angka. Di balik setiap kantong darah ada harapan, ada kesempatan hidup, dan ada kepedulian yang tulus dari masyarakat untuk membantu sesama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, LSM, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat yang telah ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar Edi Obama. 

Menurutnya, ketersediaan stok darah merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, peran para pendonor menjadi kontribusi nyata yang mampu menyelamatkan banyak nyawa. 

“Setiap tetes darah yang didonorkan hari ini adalah nafas kehidupan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi budaya kemanusiaan di tengah masyarakat,” tambahnya. 

Edi Obama menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia, tetapi juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di Kabupaten Bireuen. 

Ia menegaskan bahwa momentum Hari Donor Darah Sedunia harus dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. 

“Tetesan darah yang kita berikan mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit dari hidup kita. Namun bagi mereka yang sedang berjuang di ruang ICU, sebotol darah adalah harapan baru untuk menyambung hidup. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” katanya. 

Kegiatan donor darah tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Forkopimda, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi, M.T., Sekretaris Daerah Ismunandar, S.T., M.T., Asisten I Mulyadi, S.H., M.M., Asisten III Zamzami, S.Pd., M.Pd., para Kepala SKPK, serta sejumlah Camat. 

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung gerakan kemanusiaan sekaligus menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari antusiasme para pendonor yang berasal dari kalangan ASN, organisasi masyarakat, komunitas, hingga warga umum. Mereka hadir dengan satu tujuan yang sama, yakni memberikan harapan hidup bagi sesama melalui donor darah. 

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud nyata solidaritas kemanusiaan. Setiap kantong darah yang didonorkan hari ini dapat menjadi penyelamat bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup. (Joniful Bahri)

Wakil Ketua DPRA Yah Fud Soroti Kondisi Memprihatinkan MIN 23 Bireuen: Butuh Renovasi dan Perhatian Serius Pemerintah

By On Minggu, Juni 07, 2026

Wakil Ketua I DPRA Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud). 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud, menyoroti kondisi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 23 Bireuen di Desa Lhok Seumira, Kecamatan Samalanga, Bireuen, yang dinilainya sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. 

Pernyataan tersebut disampaikan Yah Fud saat menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa yang terdampak bencana hidrometeorologi di MIN 23 Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026 kemarin. 

Menurut Yah Fud, setelah melihat langsung kondisi sekolah di lapangan, ia menilai bangunan maupun sarana pendukung pendidikan di madrasah tersebut sudah tidak layak dan memerlukan renovasi menyeluruh, termasuk pengadaan mobiler baru. 

"Ketika kami turun langsung ke lokasi, kondisi sekolah ini memang sangat memprihatinkan. Bangunan dan fasilitasnya sudah tidak layak lagi sebagai tempat mencetak generasi masa depan," ujar Yah Fud. 

Ia menilai, persoalan yang dihadapi madrasah di bawah naungan Kementerian Agama tidak hanya terjadi di MIN 23 Bireuen, tetapi juga menyangkut keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendidikan secara umum. 

Selain kondisi bangunan sekolah, Yah Fud juga menyoroti akses jalan menuju sekolah yang hingga kini belum pernah tersentuh pengaspalan. 

Ia berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan lingkungan tersebut melalui berbagai sumber anggaran. 

"Kalau tidak bisa direalisasikan tahun ini, kita akan upayakan tahun depan. Bahkan jika anggaran tidak tersedia, kita harus mencari solusi bersama, termasuk melibatkan alumni dan pihak-pihak yang peduli terhadap pendidikan," katanya. 

Yah Fud mengakui kondisi anggaran pemerintah saat ini cukup terbatas, terutama setelah adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengurangan sejumlah alokasi dana pendidikan dari APBN. 

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar dan berani bermimpi besar meskipun berasal dari daerah pelosok. 

"Anak-anak harus siap menghadapi tantangan masa depan. Jangan pernah takut bermimpi besar. Kami juga berasal dari kampung, tetapi dengan tekad dan pendidikan yang kuat, kita bisa meraih cita-cita yang tinggi," pesannya. 

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan moral dan akhlak sejak dini untuk mencegah berbagai persoalan kenakalan remaja yang semakin marak terjadi saat ini. 

Menurutnya, pengaruh media elektronik dan teknologi yang tidak digunakan secara bijak dapat membentuk pola pikir yang kurang sehat bagi generasi muda. 

Karena itu, Yah Fud berharap pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mendorong kreativitas, kemandirian, serta pembentukan karakter peserta didik. 

Melihat kondisi MIN 23 Bireuen saat ini, Yah Fud berkomitmen untuk melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen guna mencari solusi terkait rehabilitasi gedung dan pengadaan fasilitas sekolah. 

"Kami akan duduk bersama dan mencari jalan keluar. Mudah-mudahan ada peluang melalui APBK maupun APBA untuk membantu rehabilitasi bangunan dan melengkapi kebutuhan sekolah ini," ujarnya. 

Ia menambahkan, sebagai salah satu madrasah tertua di wilayah Samalanga, MIN 23 Bireuen seharusnya mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah dan para alumninya. 

"Kondisi sekolah ini sangat menyedihkan dan menjadi catatan penting bagi kita semua. MIN membutuhkan peremajaan agar kembali mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat," tutup Yah Fud. 

Kunjungan silaturahmi tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Bireuen H. Jamaluddin, Komite Madrasah, Keuchik Gampong Lhok Seumira, dewan guru, peserta didik, serta sejumlah undangan lainnya. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Ratusan Seragam untuk Siswa Korban Banjir di MIN 23 Bireuen, Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Menulis

By On Sabtu, Juni 06, 2026

Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud) menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa MIN 23 Bireuen, di Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 23 Bireuen yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. 

Bantuan melalui program NasDem Peduli Pendidikan tersebut diserahkan dalam kunjungan silaturahmi dan temu ramah bersama keluarga besar MIN 23 Bireuen, di Jalan Masjid Kuta Blang, Gampong Lhok Seumira, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026. 

MIN 23 Bireuen merupakan salah satu madrasah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu. 

Selain menyerahkan seragam sekolah kepada para siswa, Yah Fud juga memberikan puluhan bingkisan kepada dewan guru. 

"Kami hadir untuk membantu meringankan beban para siswa dan orang tua pasca bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak banjir dan longsor," ujar Yah Fud. 

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen itu mengakui jumlah bantuan yang disalurkan masih terbatas. 

Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para siswa yang terdampak bencana. 

"Meski jumlahnya terbatas, kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para siswa dan orang tua," katanya. 

Yah Fud menegaskan, program NasDem Peduli akan terus berlanjut dan menyasar sekolah-sekolah lain yang terdampak bencana di Kabupaten Bireuen. 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti kondisi sejumlah madrasah di bawah naungan Kementerian Agama yang masih mengalami kerusakan akibat banjir. 

Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud) menyerahkan bingkisan kepada dewan guru MIN 23 Bireuen, di Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026. 

Menurutnya, kerusakan fasilitas belajar mengajar membutuhkan perhatian serius dan penanganan cepat dari pihak terkait. 

"Kita bisa melihat langsung kondisi ruang belajar dan mobiler di madrasah ini yang sudah tidak layak. Karena itu, perlu keseriusan dan gerak cepat untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang rusak," ujarnya. 

Ia berharap, Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dapat segera mempercepat proses rehabilitasi madrasah-madrasah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Bireuen H. Jamaluddin, Komite Madrasah, Keuchik Gampong Lhok Seumira, Dewan Guru, peserta didik, serta sejumlah undangan lainnya. 

Sementara itu, Kepala MIN 23 Bireuen, Mulyadi, S.Ag melalui pendamping madrasah, Irwansyah, S.Pd menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para siswa. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Saifuddin Muhammad yang telah datang langsung menyerahkan bantuan kepada peserta didik kami. Semoga bantuan ini menjadi berkah dari Allah SWT," kata Irwansyah. 

Pihak madrasah juga berharap adanya dukungan untuk rehabilitasi gedung sekolah serta pengaspalan jalan menuju madrasah sepanjang sekitar 75 meter. 

Irwansyah menjelaskan, saat banjir melanda pada November 2025, MIN 23 Bireuen terendam air bercampur lumpur setinggi sekitar 25 sentimeter. Genangan tersebut menutupi ruang kelas, perpustakaan, kantor, dan hampir seluruh area sekolah. 

Akibatnya, sejumlah buku pelajaran, mobiler, serta pagar depan dan belakang madrasah mengalami kerusakan. 

Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pasca bencana, sebanyak 127 siswa MIN 23 Bireuen tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti proses belajar mengajar. (Joniful Bahri)