-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tiga Rumah di Pulo Ara Bireuen Ludes Terbakar, Empat KK Terdampak

By On Senin, Agustus 10, 2026

Tiga unit rumah warga di Lorong Dewi, Dusun Geudong Teugoh, Gampong Pulo Ara Geudong Teugoh, Kota Juang, Bireuen, ludes terbakar, Minggu, 09 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. 

BIREUEN, KabarViral79.ComTiga unit rumah warga di Lorong Dewi, Dusun Geudong Teugoh, Gampong Pulo Ara Geudong Teugoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar pada Minggu, 09 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. 

Kebakaran terjadi saat warga sedang tertidur. Api pertama kali diketahui membesar dari bagian belakang salah satu rumah, kemudian merambat ke dua bangunan di sekitarnya. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, seluruh harta benda di dalam tiga rumah tidak berhasil diselamatkan. Sebanyak empat kepala keluarga terdampak dan kehilangan tempat tinggal. 

Petugas pemadam kebakaran Pemkab Bireuen dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegah kobaran merambat ke rumah warga lainnya. 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri melalui Kapolsek Kota Juang, Iptu Faisal Riza mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. 

Keuchik Pulo Ara Geudong Teugoh, Hasan Basri alias Agam Djarwal mengatakan, pihak Gampong telah menyalurkan bantuan awal kepada korban. Para korban untuk sementara menumpang di rumah kerabat. 

Pihak Gampong berharap, pemerintah daerah memberikan bantuan lanjutan, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan pembangunan kembali rumah yang terbakar. 

Kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (Joniful Bahri)

Truk Sampah Pemkab Bireuen Tabrakan dengan Truk Kontainer, Satu Pekerja Meninggal Dunia

By On Senin, Agustus 10, 2026

Truk sampah milik Pemkab Bireuen dan truk kontainer terlibat tabrakan di Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampông Ceurucok, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu, 09 Agustus 2026, sekitar pukul 07.45 WIB. Insiden itu satu orang meninggal dunia. 

BIREUEN, KabarViral79.ComKecelakaan lalu lintas melibatkan truk sampah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dan truk kontainer terjadi di Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampông Ceurucok, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu, 09 Agustus 2026, sekitar pukul 07.45 WIB. 

Dalam kecelakaan tersebut, seorang kondektur truk sampah bernama Adam Basri (51), warga Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Simpang Mamplam, meninggal dunia. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka. 

Berdasarkan informasi di lokasi, truk sampah jenis Colt Diesel Mitsubishi BL 8071 Z milik Pemkab Bireuen melaju dari arah Samalanga. Sementara truk box kontainer BK 8810 CI yang mengangkut barang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bireuen, Zaldi AP., S.Sos., membenarkan adanya kecelakaan tersebut. 

Ia mengatakan, kasus itu masih dalam penyelidikan Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen. 

"Sejauh ini kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Bireuen," kata Zaldi. 

Ia menyebut, Adam Basri merupakan pekerja yang bertugas sebagai kondektur truk sampah. Truk tersebut selama ini melayani pengangkutan sampah di wilayah Kecamatan Samalanga. 

Truk sampah milik Pemkab Bireuen dan truk kontainer terlibat tabrakan di Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampông Ceurucok, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu, 09 Agustus 2026, sekitar pukul 07.45 WIB. Insiden itu satu orang meninggal dunia. 

Selain Adam, tiga orang lainnya yang berada dalam truk sampah, yakni sopir M Husaini, warga Gampong Meunasah Mamplam, serta Zikrullah (20), warga Gampong Meunasah Mesjid, dan Asnawi (47), warga Gampong Pulo Dapong, Kecamatan Simpang Mamplam. Ketiganya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke Puskesmas terdekat. 

Sementara itu, Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution menjelaskan, truk kontainer Mitsubishi BK 8810 CI dikemudikan Muchlis (45), warga Desa Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. 

Adapun truk sampah Colt Diesel Mitsubishi BL 8071 Z dikemudikan M Husaini, warga Gampong Meunasah Mamplam, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. 

Menurut Irwansyah, kecelakaan terjadi ketika truk kontainer yang membawa muatan melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut bertabrakan dengan bagian depan kanan truk sampah yang melaju dari arah berlawanan. 

"Truk sampah melaju melebar ke kanan jalan sehingga terjadi tabrakan dengan truk yang membawa muatan kontainer," jelasnya. 

Pasca kecelakaan, kedua kendaraan telah diamankan oleh Satlantas Polres Bireuen untuk kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut. 

Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab serta kronologi lengkap kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri)

Wapres Gibran Pastikan Pemerintah Percepat Pemulihan Pasca Bencana di Aceh

By On Kamis, Agustus 06, 2026

Wapres Gibran Rakabuming Raka tetap berkomitmen, kalau pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh pasca bencana saat kunjungan kerja ke Bireuen, Kamis, 06 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh pasca bencana. 

Penegasan tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis saat kunjungan kerja ke Aceh, Kamis, 06 Agustus 2026. 

Dalam keterangannya, Wapres mengatakan, kunjungannya bertujuan melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pasca bencana, sekaligus mendengarkan aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak. 

"Pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh. Namun demikian, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi," ujar Wapres. 

Wapres Gibran Rakabuming Raka tetap berkomitmen, kalau pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh pasca bencana saat kunjungan kerja ke Bireuen, Kamis, 06 Agustus 2026. 

Wapres juga menegaskan keterbukaan pemerintah terhadap berbagai aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap kebijakan dan langkah penanganan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong membantu penanganan pasca bencana. 

Menurut Wapres, semangat gotong royong menjadi modal penting dalam proses pemulihan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang aman dan layak digunakan merupakan tanggung jawab negara. 

"Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," tegasnya. (Joniful Bahri)

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, Target Beroperasi Akhir 2026

By On Kamis, Agustus 06, 2026

Wapres Gibran Rakabuming Raka tiinjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 06 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 06 Agustus 2026. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pasca bencana di Aceh berjalan sesuai target. 

Setibanya di lokasi, Wapres menerima paparan dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, mengenai perkembangan pembangunan jembatan. 

Ia menjelaskan progres pembangunan telah mencapai 80,5 persen dan saat ini memasuki tahap pemasangan struktur jembatan. 

"Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres," ujar Zulkarnain. 

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat di Kabupaten Bireuen. Saat ini, masyarakat masih memanfaatkan jembatan darurat yang diberlakukan dengan sistem buka-tutup bagi kendaraan. 

Wapres Gibran Rakabuming Raka tiinjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 06 Agustus 2026. 

Dalam peninjauan tersebut, Wapres memastikan berbagai aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar, termasuk aliran sungai di lokasi pembangunan. 

Wapres mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan yang sedang berlangsung, serta mendengar aspirasi masyarakat terdampak agar setiap langkah pemerintah sesuai dengan kebutuhan warga. 

Selain itu, Wapres mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong mendukung proses pemulihan pasca bencana. 

Menurutnya, semangat gotong royong tersebut sangat penting, namun penyediaan infrastruktur yang aman dan layak tetap menjadi tanggung jawab negara. 

Usai menerima paparan, Wapres meninjau langsung konstruksi Jembatan Krueng Tingkeum dan menyaksikan pekerjaan yang sedang berlangsung. 

Pemerintah menargetkan jembatan permanen tersebut dapat difungsikan pada akhir Desember 2026 guna memulihkan akses transportasi serta mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat. 

Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, dan Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Musnahkan 155 Kilogram Ganja dan 156 Gram Sabu dari 22 Perkara Narkotika

By On Selasa, Agustus 04, 2026

Kejari Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika berupa 155.487,39 gram ganja kering dan 156,66 gram sabu yang berasal dari 22 perkara berkekuatan hukum tetap, Selasa, 04 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika berupa 155.487,39 gram ganja kering dan 156,66 gram sabu yang berasal dari 22 perkara berkekuatan hukum tetap, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Selain narkotika, turut dimusnahkan sejumlah senjata tajam dan barang bukti tindak pidana umum lainnya. 

Pemusnahan yang berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen itu dipimpin Kepala Kejari Bireuen Yarnes, didampingi Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, serta dihadiri perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN) Bireuen, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Kesehatan Bireuen, dan instansi terkait lainnya. 

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil rekapitulasi perkara tindak pidana umum periode Maret hingga Juli 2026 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. 

Barang bukti tersebut dikelompokkan dalam perkara narkotika, tindak pidana terhadap keamanan negara dan ketertiban umum, serta tindak pidana umum lainnya. 

Kejari Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika berupa 155.487,39 gram ganja kering dan 156,66 gram sabu yang berasal dari 22 perkara berkekuatan hukum tetap, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Dari perkara narkotika, Kejari Bireuen memusnahkan 156,66 gram sabu dari 17 perkara dan 155.487,39 gram ganja dari lima perkara. 

Ganja dimusnahkan dengan cara dibakar hingga habis, sedangkan sabu dihaluskan menggunakan blender lalu dicampur air agar tidak dapat disalahgunakan. 

Turut dimusnahkan telepon genggam serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut. 

Selain itu, Kejari juga memusnahkan sejumlah senjata tajam, di antaranya dua bilah pisau dan dua bilah pedang panjang atau samurai beserta barang bukti lainnya. Pedang dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan gergaji mesin. 

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Yarnes mengatakan, pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap sekaligus untuk memastikan barang bukti tidak kembali beredar di tengah masyarakat. 

"Melalui pemusnahan ini, kami memastikan barang bukti perkara yang telah selesai diproses tidak lagi dapat disalahgunakan. Ini juga merupakan bentuk kepastian hukum dan akuntabilitas kepada masyarakat," ujar Yarnes. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Buka Liga Sepak Bola Mini ke-3 Antar MI, Diikuti 58 Tim

By On Selasa, Agustus 04, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComBupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2027. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis berharap kompetisi ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di tingkat provinsi maupun nasional. 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan, menghormati wasit, pelatih, dan lawan bertanding. 

"Jadikan pertandingan ini sebagai ajang belajar, mengembangkan kemampuan, serta memperbanyak persahabatan. Kemenangan memang menjadi harapan, namun yang lebih penting adalah kejujuran, kebersamaan, dan pengalaman selama mengikuti kompetisi," ujar Mukhlis. 

Bupati turut mengajak para guru, orang tua, dan pendamping untuk terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melakukan tendangan perdana  Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Menurutnya, seluruh elemen memiliki tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi Bireuen yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di masa depan. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan citra dan prestasi madrasah, khususnya di bidang nonakademik, serta menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi sekaligus mempererat silaturahmi antara Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dan Keluarga Besar Madrasah. 

Pada kesempatan itu juga disampaikan apresiasi kepada Bupati Bireuen atas dukungannya, kepada Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Panitia Pelaksana, Kepala Madrasah, Pelatih, Pendamping, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kegiatan. 

Sementara itu, Ketua Panitia, Bukhari, S.Pd., didampingi Fauzan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, Liga Sepak Bola Mini ke-3 Tahun 2026 diikuti 58 tim dari tujuh gugus Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bireuen. 

Pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026, menggunakan sistem gugur (knockout) dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit. 

Seluruh laga digelar pada pagi dan sore hari di dua lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala. (Joniful Bahri)

Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kilogram Sabu, Dua Tersangka Ditangkap

By On Senin, Agustus 03, 2026

Polisi amankan dua tersangka berinisial M (43) dan S (30) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika seberat 10.605,92 gram atau sekitar 10,6 kilogram. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Satuan Reserse Narkoba Polres Bireuen berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 10.605,92 gram atau sekitar 10,6 kilogram. 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial M (43) dan S (30) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.I.K., mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan pembuntutan intensif yang dilakukan personel setelah menerima informasi dari masyarakat. 

"Dari hasil operasi tersebut, petugas menemukan sebuah tas ransel yang berisi 10 bungkus plastik berkode '888' yang diduga berisi narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan berat keseluruhan 10.605,92 gram," kata Yulhendri. 

Selain barang bukti sabu, polisi juga menyita dua unit telepon genggam milik kedua tersangka yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. 

Kapolres menegaskan, keberhasilan menggagalkan peredaran lebih dari 10 kilogram sabu merupakan upaya penting dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda Aceh, dari dampak penyalahgunaan narkotika. 

"Lebih dari 10 kilogram sabu berhasil kami hentikan sebelum beredar di tengah masyarakat. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personel serta dukungan informasi yang diberikan masyarakat," ujarnya. 

Menurut Yulhendri, besarnya barang bukti yang disita menunjukkan bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan masyarakat, terutama kalangan generasi muda. 

Ia menambahkan, penyidikan tidak berhenti pada penangkapan kedua tersangka. Polisi terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan yang berada di balik peredaran narkotika tersebut. 

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial M yang berdomisili di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. 

Saat ini, terduga pemasok tersebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian. 

Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika dan mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. (Joniful Bahri)

Abdullah Amin Targetkan PKS Raih Minimal Enam Kursi DPRK Bireuen

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Drs. H. Abdullah Amin, MM. 

BIREUEN, KabarViral79.ComPolitisi senior Drs. H. Abdullah Amin, MM menyatakan siap berjuang bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setelah resmi bergabung dengan partai tersebut. 

Mantan anggota DPRK Bireuen dua periode dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu optimistis PKS mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang. 

Abdullah Amin menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan keluarga besar PKS. 

Ia mengaku siap mengabdikan diri dan bekerja bersama seluruh kader untuk membesarkan partai di Kabupaten Bireuen. 

"Saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar PKS. Insya Allah saya akan berjuang bersama seluruh kader untuk memenangkan PKS pada pemilu yang akan datang," ujar Abdullah Amin, Sabtu, 01 Agustus 2026. 

Ia menargetkan, PKS mampu meraih sedikitnya enam kursi di DPRK Bireuen. 

Menurutnya, target tersebut dapat dicapai apabila seluruh kader bekerja maksimal, menjaga kekompakan, serta memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput. 

"Kita harus mampu meraih minimal enam kursi di DPRK Bireuen pada pemilu mendatang. Target tersebut dapat diwujudkan apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan tetap menjaga kekompakan," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bireuen, Syahrizal menyambut baik bergabungnya Abdullah Amin. 

Menurutnya, pengalaman politik Abdullah Amin akan menjadi nilai tambah bagi PKS Bireuen, terutama dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan kader. 

"Dengan bergabungnya Bapak Abdullah Amin, kami memiliki semangat baru. Beliau memiliki pengalaman panjang yang dapat menjadi tempat belajar bagi seluruh kader PKS Bireuen," kata Syahrizal. 

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kader, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, integritas, serta kemampuan membangun kepercayaan publik. 

Menurut Nasir Djamil, kegiatan Political Education menjadi sarana memperkuat kapasitas kader sekaligus momentum mempererat konsolidasi internal PKS Bireuen dalam menghadapi agenda politik mendatang. 

Ia berharap, bergabungnya Abdullah Amin semakin memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan PKS kepada masyarakat. (Joniful Bahri)

Nasir Djamil Sematkan Jas PKS kepada Abdullah Amin, Resmi Bergabung dengan PKS Bireuen

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Drs. H. Abdullah Amin, MM resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditandai dengan penyematan jas PKS oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil, dalam kegiatan Political Education di Bireuen, Jumat, 31 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Politisi senior Drs. H. Abdullah Amin, MM resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Bergabungnya mantan anggota DPRK Bireuen dua periode dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu ditandai dengan penyematan jas PKS oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil, dalam kegiatan Political Education di Bireuen, Jumat, 31 Juli 2026. 

Nasir Djamil mengatakan, bergabungnya Abdullah Amin diharapkan dapat memperkuat konsolidasi PKS Bireuen menghadapi agenda politik mendatang. 

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan politik, menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. 

Abdullah Amin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PKS. 

Ia menyatakan siap berjuang bersama seluruh kader untuk membesarkan partai dan meningkatkan perolehan kursi PKS di DPRK Bireuen pada Pemilu mendatang. 

Abdullah Amin yang pernah menjabat sebagai anggota DPRK Bireuen selama dua periode melalui PPP menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan keluarga besar PKS. 

Ia menyatakan siap mengabdikan diri dan berjuang bersama seluruh kader untuk membesarkan partai. 

"Saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar PKS. Insya Allah saya akan berjuang bersama seluruh kader untuk memenangkan PKS pada pemilu yang akan datang," kata Abdullah Amin. 

Ia juga optimistis PKS memiliki peluang besar meningkatkan perolehan kursi di DPRK Bireuen apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan menjaga kekompakan. 

"Kita harus mampu meraih minimal enam kursi di DPRK Bireuen pada pemilu mendatang. Target tersebut dapat diwujudkan apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan tetap menjaga kekompakan," tegasnya. 

Ketua DPD PKS Bireuen, Syahrizal menyambut baik bergabungnya Abdullah Amin. 

Menurutnya, pengalaman politik yang dimiliki mantan legislator dua periode tersebut akan menjadi kekuatan baru dalam memperkuat organisasi dan kaderisasi PKS di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

PKB Aceh Buka Rekrutmen Pengurus DPAC se-Aceh, HRD: Kesempatan Terbuka bagi Seluruh Elemen Masyarakat

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD). 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh membuka rekrutmen calon pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) atau tingkat kecamatan di seluruh Aceh untuk masa bakti 2026–2031. 

Rekrutmen tersebut merupakan tindak lanjut dari pedoman Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB dalam rangka memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan. 

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), Sabtu, 01 Agustus 2026 mengatakan, pembentukan kepengurusan DPAC menjadi bagian penting dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kepengurusan yang mampu menjalankan fungsi partai secara optimal di tingkat kecamatan. 

"Ini merupakan momentum untuk menghadirkan kepengurusan DPAC yang aktif, solid, dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada putra-putri terbaik Aceh untuk bergabung menjadi bagian dari kepengurusan DPAC PKB," ujar HRD. 

Ia menegaskan, rekrutmen tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kader PKB. Masyarakat umum yang memiliki integritas, komitmen, kemampuan berorganisasi, serta semangat mengabdi kepada masyarakat juga dipersilakan mendaftarkan diri. 

Untuk menjalankan proses pembentukan kepengurusan, DPW PKB Aceh akan membentuk Tim Pembentukan Kepengurusan (TPK). 

Tim tersebut bertugas melakukan penjaringan, pemetaan, serta pendalaman terhadap bakal calon pengurus DPAC di seluruh kabupaten/kota di Aceh, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai pedoman DPP PKB. 

Berdasarkan pedoman pelaksanaan, proses pembentukan DPAC meliputi pembentukan TPK, pemetaan bakal calon pengurus, uji kelayakan dan kepatutan (UKK) bagi bakal calon ketua DPAC, pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), rapat formatur, hingga penetapan kepengurusan DPAC masa bakti 2026–2031. 

Seluruh rangkaian tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung selama Agustus hingga September 2026. 

HRD berharap proses rekrutmen ini mampu melahirkan kepengurusan DPAC yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat sehingga dapat memperkuat peran PKB di tingkat kecamatan. 

"Siapa pun yang memiliki niat baik untuk mengabdi, memiliki kemampuan, dan ingin berkontribusi bagi masyarakat melalui PKB, kami persilakan mendaftar. Kami ingin kepengurusan DPAC diisi oleh orang-orang terbaik dari setiap kecamatan di Aceh," ujarnya. 

DPW PKB Aceh juga mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, santri, profesional, hingga perempuan yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses rekrutmen tersebut. 

Melalui pembentukan kepengurusan DPAC yang kuat dan representatif, PKB Aceh berharap dapat memperkuat kaderisasi, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Aceh. (Joniful Bahri)

Kementan Bangun 140 Hektare Cetak Sawah Rakyat di Bireuen, Dukung Ketahanan Pangan

By On Selasa, Juli 28, 2026

Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi. 

BIREUEN, KabarViral79.ComKementerian Pertanian merealisasikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 140 hektare di lima kecamatan di Kabupaten Bireuen pada 2026. 

Program tersebut bertujuan memperluas lahan pertanian produktif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. 

Rincian lokasi program meliputi Kecamatan Pandrah seluas 46,89 hektare, Simpang Mamplam 43,77 hektare, Makmur 34,1 hektare, Peusangan 9,5 hektare, dan Juli 5,74 hektare. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi mengatakan, seluruh lokasi yang ditetapkan telah melalui kajian teknis dan dipastikan berada di luar Lahan Baku Sawah (LBS), sesuai ketentuan Kementerian Pertanian. 

"Sesuai petunjuk teknis, program Cetak Sawah Rakyat hanya dapat dilaksanakan di lahan di luar Lahan Baku Sawah. Karena itu, tidak mungkin program ini dikerjakan di atas sawah yang sudah ada," kata Mulyadi di ruang kerjanya, Senin, 27 Juli 2026. 

Menurutnya, sebelumnya Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen mengusulkan lebih dari 1.000 hektare lahan untuk program tersebut. 

Namun, setelah melalui proses verifikasi dan kajian teknis, sebagian lokasi tidak dapat direalisasikan karena belum memiliki sumber air yang memadai untuk mendukung kegiatan pertanian. 

Mulyadi menjelaskan, proses verifikasi lokasi kini dilakukan menggunakan teknologi pemetaan digital dan citra satelit sehingga keakuratan data dapat dipastikan. Sistem tersebut dinilai mampu meminimalkan potensi kesalahan dibandingkan metode manual yang digunakan sebelumnya. 

Lokasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 140 hektare di lima kecamatan di Kabupaten Bireuen pada 2026. 

Ia juga membantah tudingan yang menyebut program Cetak Sawah Rakyat dibangun di atas sawah lama. 

Menurutnya, apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis, pemerintah pusat tidak akan menyetujui maupun melanjutkan program tersebut. 

Selain itu, Mulyadi menegaskan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen hanya berperan sebagai pendamping teknis. 

Sementara pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui mekanisme tender oleh Balai yang menangani wilayah Sumatera Utara sesuai kewenangan pemerintah pusat. 

"Saat ini pekerjaan baru dimulai dan ditargetkan selesai pada September 2026," ujarnya. 

Ia berharap masyarakat mendukung pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana. 

Menurut Mulyadi, penambahan lahan sawah produktif merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani. 

"Keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang," tutupnya. (Joniful Bahri)

Situasi Kamtibmas Bireuen Kondusif Pasca Konferensi Pers Polda Aceh Terkait Kasus Pratu Galuh Ngurah

By On Minggu, Juli 26, 2026

Bidhumas Polda Aceh menggelar konferensi pers terkait penanganan kasus meninggalnya anggota TNI, Pratu Galuh saat penangkapan terduga pelaku kepemilikan narkotika Golongan II jenis Etomide, di kawasan Jalan Juli–Takengon, di depan SPBU Juli,Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu sore, 25 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Bireuen terpantau aman dan kondusif pada Minggu, 26 Juli 2026, usai Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Aceh menggelar konferensi pers terkait penanganan kasus meninggalnya anggota TNI, Pratu Galuh Ngurah. 

Sebelum konferensi pers berlangsung di Aula Polres Bireuen, jajaran Polda Aceh bersama Polres Bireuen terlebih dahulu melayat ke rumah duka almarhum. 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan penyampaian belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Dalam konferensi pers, Polda Aceh menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan atas kasus tersebut masih terus berjalan secara profesional, transparan, serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk menuntaskan proses hukum secara objektif. 

Baca juga: Operasi Ditresnarkoba Polda Aceh di Bireuen Berujung Insiden Salah Tembak, Seorang Anggota TNI Tewas

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Bireuen berlangsung normal sejak pagi. Arus lalu lintas terpantau lancar, pusat-pusat aktivitas masyarakat kembali ramai, termasuk di kawasan SPBU yang sebelumnya menjadi lokasi insiden. 

Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya, sementara kendaraan keluar masuk secara tertib tanpa adanya gangguan terhadap aktivitas warga. 

Kondisi yang tetap aman dan kondusif tersebut mencerminkan komitmen bersama antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta persatuan di tengah berlangsungnya proses hukum. 

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan sikap bijaksana dalam menerima maupun menyebarkan informasi, sehingga suasana yang damai dan kondusif dapat terus terjaga. 

Polres Bireuen bersama Polda Aceh menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara melalui informasi resmi dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, objektivitas, dan keterbukaan. 

Dengan demikian, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang sah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai perkembangan proses penyidikan. (Joniful Bahri)

Kecewa Menunggu Lebih Dua Jam, Belasan Wartawan Sempat Tinggalkan Konferensi Pers Polda Aceh di Mapolres Bireuen

By On Minggu, Juli 26, 2026

Belasan wartawan dari media cetak, elektronik, dan online di Kabupaten Bireuen memutuskan memboikot konferensi pers di Polres terkait penembakan di depan SPBU Juli Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Belasan wartawan dari media cetak, elektronik, dan online di Kabupaten Bireuen memutuskan memboikot konferensi pers terkait perkembangan penanganan kasus meninggalnya anggota TNI, Pratu Galuh Nugraha, yang tertembak saat operasi penindakan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh. 

Aksi tersebut dilakukan setelah konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026,pukul 13.00 WIB, di Aula Mapolres Bireuen mengalami keterlambatan lebih dari dua jam tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak penyelenggara. 

Meski demikian, beberapa wartawan tetap memilih mengikuti konferensi pers yang akhirnya digelar. 

Sebelumnya, para jurnalis menerima undangan resmi dari Sie Humas Polres Bireuen untuk menghadiri konferensi pers pada pukul 12.00 WIB, di Aula Makodim 0111/Bireuen. Namun, sebelum kegiatan dimulai, lokasi pelaksanaan diinformasikan berpindah ke Aula Mapolres Bireuen. 

Para wartawan kemudian menuju Mapolres Bireuen sesuai informasi terbaru. Saat menunggu, Humas Polres Bireuen kembali menyampaikan melalui Grup WhatsApp Mitra Kerja Humas Res BRN bahwa jadwal konferensi pers diubah menjadi pukul 13.00 WIB. 

Namun hingga sekitar pukul 14.55 WIB, konferensi pers belum juga dimulai. Selama menunggu, tidak ada panitia maupun pejabat yang memberikan penjelasan terkait penyebab keterlambatan atau menyampaikan permohonan maaf kepada para wartawan yang telah hadir sesuai undangan.

Merasa tidak mendapatkan kepastian dan menganggap waktu mereka tidak dihargai, belasan wartawan akhirnya memilih meninggalkan Aula Mapolres Bireuen sebelum konferensi pers dimulai. 

Baca juga: Operasi Ditresnarkoba Polda Aceh di Bireuen Berujung Insiden Salah Tembak, Seorang Anggota TNI Tewas

Konferensi pers tersebut sedianya dipimpin Kabid Humas Polda Aceh dengan agenda penyampaian perkembangan penyelidikan kasus tertembaknya anggota Polisi Militer TNI dari Subdenpom IM/1-1 Bireuen saat operasi pengejaran terhadap terduga pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Bireuen. 

Sejumlah wartawan menilai keterlambatan yang berlangsung lebih dari dua jam tanpa pemberitahuan mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap profesionalisme insan pers. 

"Kami hadir sesuai undangan dan tepat waktu. Namun hingga lebih dari dua jam tidak ada kejelasan maupun permintaan maaf dari penyelenggara. Bahkan ada rekan-rekan yang belum sempat makan siang. Karena itu kami memutuskan meninggalkan lokasi," ujar seorang wartawan. 

Wartawan lainnya juga menyampaikan kekecewaannya terhadap perubahan jadwal yang berulang tanpa disertai komunikasi yang memadai. 

"Undangan awal pukul 12.00 WIB di Makodim, kemudian dipindahkan ke Mapolres pukul 13.00 WIB. Sampai mendekati pukul 15.00 WIB tetap tidak ada penjelasan. Kami berharap ke depan pihak penyelenggara lebih menghargai waktu wartawan," katanya. 

Para wartawan berharap setiap kegiatan yang melibatkan media ke depan dapat dikelola secara lebih profesional, terutama dalam hal penyampaian informasi apabila terjadi perubahan jadwal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kemitraan yang baik antara aparat penegak hukum dan insan pers. 

Konferensi pers tersebut berkaitan dengan operasi penindakan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Aceh terhadap terduga pelaku penyalahgunaan narkotika di Jalan Juli–Takengon, tepatnya di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu sore, 25 Juli 2026. 

Operasi tersebut berujung pada insiden salah tembak yang mengakibatkan anggota Subdenpom IM/1-1 Bireuen, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia. (Joniful Bahri)

Operasi Ditresnarkoba Polda Aceh di Bireuen Berujung Insiden Salah Tembak, Seorang Anggota TNI Tewas

By On Minggu, Juli 26, 2026

Operasi penindakan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Aceh terhadap terduga pelaku penyalahgunaan narkotika di depan SPBU Juli, Cot Meurak, Bireuen, Sabtu, 25 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Operasi penindakan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh terhadap terduga pelaku penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Juli–Takengon, tepatnya di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu sore, 25 Juli 2026, berujung insiden salah tembak yang menyebabkan seorang anggota TNI meninggal dunia. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Gazali Ahmad, S.I.K., M.H., membenarkan adanya insiden tersebut saat dikonfirmasi wartawan. 

Menurut Gazali, operasi itu menyasar sebuah kendaraan yang diduga digunakan dalam transaksi narkotika. Saat dilakukan penindakan, petugas menemukan empat orang terduga pelaku berada di dalam mobil. 

"Dalam insiden itu ada empat orang terduga pelaku di dalam mobil. Satu orang yang merupakan oknum anggota Brimob berhasil diamankan, sementara tiga orang lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran," ujar Kombes Pol Gazali Ahmad, Sabtu malam, 25 Juli 2026. 

Ia menjelaskan, saat pengejaran berlangsung terjadi insiden salah tembak yang mengakibatkan seorang anggota TNI menjadi korban. 

"Dalam pengejaran tersebut terjadi insiden salah tembak yang mengakibatkan satu anggota TNI menjadi korban. Kami memohon maaf atas kejadian ini," katanya. 

Selain mengamankan seorang terduga pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 150 pcs Pep Otomidate yang diduga berkaitan dengan tindak pidana penyalahgunaan narkotika Golongan II jenis Etomidate. 

Barang bukti berupa 150 pcs Pep Otomidate yang diduga berkaitan dengan tindak pidana penyalahgunaan narkotika Golongan II jenis Etomidate yang ditemukan di lokasi kejadian. 

Korban diketahui merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Subdenpom IM/1-1 Bireuen dengan pangkat Pratu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban mengalami luka tembak di bagian dada dan meninggal dunia. Hingga Sabtu malam, jenazah korban masih berada di RSUD dr Fauziah Bireuen. 

Peristiwa tersebut sempat membuat suasana di kawasan SPBU Juli mencekam. Warga yang sedang mengantre mengisi bahan bakar mendengar beberapa kali letusan senjata api dan berhamburan meninggalkan lokasi. 

Kasat Reserse Narkoba Polres Bireuen, AKP Fakhrurazi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya operasi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian penindakan dilakukan oleh personel Ditresnarkoba Polda Aceh. 

"Operasi tersebut bukan dilakukan oleh Polres Bireuen, melainkan oleh Polda Aceh," ujarnya. 

AKP Fakhrurazi menambahkan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan mengenai kronologi lengkap maupun barang bukti karena tidak terlibat langsung dalam operasi tersebut. 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya anggotanya dalam insiden tersebut. 

Aparat kepolisian juga masih memburu tiga terduga pelaku yang melarikan diri untuk mengungkap secara utuh jaringan narkotika yang diduga terlibat dalam kasus ini. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Pawai Karnaval Budaya Digelar 18 Agustus

By On Kamis, Juli 23, 2026

Rakor persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dipimpin Sekda Bireuen, Ismunandar, mewakili Bupati Bireuen, di Oproom Pusat Pemerintahan Kabupaten setempat, Kamis, 23 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). 

Salah satu agenda yang dipastikan kembali digelar tahun ini adalah Pawai Karnaval Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026. 

Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ismunandar mewakili Bupati Bireuen, di Oproom Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis, 23 Juli 2026. 

Rakor dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia pelaksana, serta sejumlah pemangku kepentingan. 

Sekda Bireuen, Ismunandar mengatakan, Rakor tersebut merupakan lanjutan dari dua pertemuan sebelumnya yang telah menghasilkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pembentukan Panitia Pelaksana HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bireuen. 

"Sebelum rapat hari ini, kita telah menggelar rapat awal pada 10 Juli yang dipimpin Sekda dan rapat lanjutan pada 18 Juli yang dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen. Dari hasil rapat tersebut telah diterbitkan SK Bupati mengenai susunan kepanitiaan serta petunjuk awal pelaksanaan kegiatan," ujarnya. 

Menurut Ismunandar, rapat kali ini difokuskan pada pemantapan aspek teknis pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan agar peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Bireuen dapat berlangsung tertib, aman, meriah, dan sukses. 

Dalam rapat tersebut, masing-masing koordinator seksi memaparkan tugas dan tanggung jawabnya, mulai dari pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi, persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), hingga pelaksanaan Pawai Karnaval Budaya. 

Paparan disampaikan oleh Kabag Prokopim Setdakab Bireuen Mursyidin, Kasdim 0111/Bireuen Mayor Arh. Ronald Samosir, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Surya. 

Pawai Karnaval Budaya yang menjadi salah satu agenda unggulan dalam peringatan HUT RI dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026. Rute karnaval akan dimulai dari depan Mapolsek Kota Juang dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Panitia juga membahas secara rinci rute pawai, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan, serta mekanisme pelaksanaan guna memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. 

Melalui berbagai persiapan yang dilakukan sejak dini, Pemkab Bireuen berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81. 

Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan hari bersejarah bangsa. (Joniful Bahri)

Edi Saputra Kembali Pimpin PMI Bireuen, Siap Perkuat Aksi Kemanusiaan Lima Tahun ke Depan

By On Rabu, Juli 22, 2026

Edi Saputra kembali dipercaya memimpin PMI Kabupaten Bireuen setelah terpilih pada Muskab VI PMI Bireuen, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu, 22 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Edi Saputra, SH, MM atau sering disapa Edi Obama kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen setelah terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI PMI Bireuen yang berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu, 22 Juli 2026. 

Musyawarah lima tahunan tersebut menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan PMI Bireuen untuk masa bakti lima tahun mendatang. 

Seluruh peserta musyawarah kembali memberikan mandat kepada Edi Saputra untuk melanjutkan kepemimpinannya. 

Dalam sambutannya usai terpilih, Edi Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus kabupaten maupun kecamatan yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya. 

"Terima kasih atas amanah yang kembali diberikan. Mari kita terus bekerja sama untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan. PMI adalah rumah kedua bagi seluruh pengurus dan relawan dalam mengabdi kepada masyarakat," ujar Edi. 

Pembukaan Muskab VI PMI Bireuen dilakukan oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Bawaslu Bireuen, Ketua KNPI Bireuen, peserta musyawarah, relawan, serta mitra PMI. 

Dalam arahannya, Bupati Mukhlis mengapresiasi dedikasi pengurus, relawan, dan mitra PMI yang selama ini konsisten memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST memberikan arahan saat membuka Muskab VI PMI Bireuen di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu, 22 Juli 2026. 

Menurutnya, PMI telah menjadi mitra strategis Pemkab Bireuen dalam berbagai bidang, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), hingga berbagai kegiatan sosial lainnya. 

Ia juga mengajak seluruh peserta musyawarah mengedepankan semangat demokrasi, musyawarah, dan mufakat, serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. 

Sementara itu, Edi Saputra turut menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bireuen, DPRK Bireuen, PMI Aceh, para relawan, dan seluruh mitra kerja yang selama ini mendukung berbagai program kemanusiaan PMI. 

Ia juga mengapresiasi dukungan Bupati Mukhlis, yang menurutnya tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan Muskab, tetapi juga saat banjir melanda Kabupaten Bireuen. 

Saat itu, Bupati turun langsung bersama relawan PMI untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan kepada masyarakat terdampak. 

Edi mengungkapkan, selama memimpin PMI Bireuen pada periode sebelumnya, salah satu capaian penting yang berhasil diwujudkan adalah rehabilitasi total Markas PMI Bireuen pada 2025 yang sebelumnya tidak berfungsi, sehingga kini pelayanan kemanusiaan dapat berjalan lebih optimal. 

Menurutnya, Muskab VI harus menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja lima tahun terakhir, sekaligus menyusun langkah strategis dan melakukan regenerasi kepengurusan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI. 

Pada kesempatan tersebut, PMI Kabupaten Bireuen juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa dalam membangun PMI Bireuen, yakni A.R. Djuli, almarhum H. Asyeik H. Yusoef, Dr. H. Anwar Idris, serta Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf. 

Penghargaan juga diberikan kepada para relawan PMI Bireuen yang selama ini menjadi garda terdepan dalam setiap misi kemanusiaan. (Joniful Bahri)

Satresnarkoba Polres Bireuen Bongkar Jaringan Sabu, Enam Tersangka Ditangkap dan 378,35 Gram Sabu Disita

By On Rabu, Juli 22, 2026

Satresnarkoba Polres Bireuen berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan menangkap enam terduga pelaku dalam operasi yang dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.ComSatuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap enam terduga pelaku dalam operasi yang dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bireuen. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 378,35 gram serta menetapkan satu orang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri melalui Kasat Resnarkoba AKP Fakhrurazi, Rabu, 22 Juli 2026 mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bireuen. 

"Penangkapan enam pelaku ini dilakukan di tiga lokasi dan waktu yang berbeda. Dari lokasi pertama diamankan tiga pelaku, kemudian dilakukan pengembangan hingga berhasil menangkap dua pelaku di lokasi kedua dan satu pelaku di lokasi ketiga. Dari seluruh pelaku ditemukan barang bukti sabu," kata AKP Fakhrurazi. 

Operasi diawali pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Tim Opsnal Satresnarkoba menangkap BA (28), warga Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, di sebuah gubuk di Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen. 

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap BA, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan dua tersangka lainnya, yakni FS (22) dan MR (25), yang merupakan warga Kecamatan Simpang Mamplam. 

Di lokasi pertama, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 101,07 gram, satu unit sepeda motor Yamaha NMAX, serta dua unit telepon seluler merek Samsung. 

Pengembangan kemudian dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB ke sebuah rumah di Kecamatan Simpang Mamplam. 

Di lokasi tersebut, petugas menangkap RF (22) dan II (39). Dari keduanya, polisi menyita sabu seberat 36,07 gram, satu unit sepeda motor Honda CRF, serta dua unit telepon seluler. 

Sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Opsnal kembali melakukan penggerebekan di rumah tersangka Z (43), yang juga berada di Kecamatan Simpang Mamplam. Dari lokasi ini, polisi menemukan sabu seberat 241,21 gram beserta satu unit telepon seluler. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Z mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial Bang La. Polisi telah menetapkan Bang La sebagai DPO dan masih melakukan pengejaran. 

Saat ini, keenam tersangka bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bireuen guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

AKP Fakhrurazi menegaskan, Polres Bireuen berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke akar jaringannya demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba. 

"Kami mengharapkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian," ujarnya. 

Atas perbuatannya, keenam tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 115 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagaimana telah disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Serahkan Santunan Tahap II bagi 32 Korban Bencana Hidrometeorologi

By On Rabu, Juli 15, 2026

Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T. salurkan santunan kepada korban bencana hidrometeorologi. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menyalurkan santunan tahap II bagi korban bencana hidrometeorologi. 

Sebanyak 32 penerima yang terdiri atas korban luka berat dan luka ringan serta ahli waris korban meninggal dunia menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu, 15 Juli 2026. 

Penyerahan santunan turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) Indra, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen Dr. Alfian, M.Pd., serta para penerima bantuan. 

Pada tahap II ini, santunan diberikan kepada 19 korban luka berat maupun luka ringan dan 13 ahli waris korban meninggal dunia. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp 15 juta. Sedangkan korban luka berat dan luka ringan memperoleh bantuan sebesar Rp 5 juta per orang. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, seluruh bantuan dari pemerintah pusat disalurkan kepada masyarakat yang berhak berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah. 

Menurutnya, bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada sektor pertanian, tambak, permukiman, serta mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. 

"Seluruh bantuan ini merupakan hak masyarakat yang telah melalui proses verifikasi. Kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit kembali setelah musibah," ujar Mukhlis. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan berdoa agar proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan baik. 

Menurutnya, pemerintah pusat terus memberikan perhatian kepada daerah terdampak meskipun secara bersamaan juga menangani bencana di sejumlah wilayah lain di Indonesia. 

Mukhlis berharap, masyarakat yang belum menerima bantuan dapat segera memperoleh haknya sesuai tahapan yang sedang berlangsung. 

Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memaksimalkan penyaluran bantuan kepada seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan. 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd menjelaskan, penyaluran santunan tahap II baru dapat dilaksanakan setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang cukup panjang. 

Ia menyebut, pada penyaluran tahap pertama masih terdapat sejumlah data yang belum dapat diproses karena pencarian korban belum selesai maupun kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi. 

"Karena itu, kami melakukan verifikasi secara cermat bersama pemerintah gampong, aparatur kecamatan, dan tim medis agar bantuan benar-benar diberikan kepada pihak yang berhak," kata Alfian. 

Ia menegaskan, Pemkab Bireuen akan terus menyajikan data yang akurat sebagai dasar penyaluran berbagai bentuk bantuan dari pemerintah pusat. 

Selain itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan dampak bencana di Kabupaten Bireuen dapat terus berlanjut. 

"Kami akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai arahan Bapak Bupati," ujarnya. 

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan korban luka berat dan luka ringan serta ahli waris korban meninggal dunia, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (Joniful Bahri)

Juang FC Awali Piala Soeratin U-17 Regional Aceh dengan Kemenangan 3-0 Usai Tekuk Acèh Tamiang

By On Selasa, Juli 14, 2026

Pemain Juang FC Bireuen berusaha melewati pemain PS Muda Setia Aceh Tamiang dalam laga perdana, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, di Lapangan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Tim tuan rumah Juang FC memulai langkahnya dengan hasil sempurna pada laga pembuka Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Bertanding di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Senin, 13 Juli 2026, Juang FC menundukkan PS Muda Setia Aceh Tamiang dengan skor meyakinkan 3-0. 

Pertandingan pembuka kompetisi sepak bola usia muda tersebut diawali dengan seremoni penyerahan bola oleh Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada perangkat pertandingan sebagai tanda dimulainya turnamen. 

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Juang FC langsung tampil agresif dan mengambil inisiatif menyerang. Upaya tersebut membuahkan hasil pada babak pertama ketika Muhammad Dita Rasya berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan dari rekannya. Gol itu membawa Juang FC unggul 1-0 hingga jeda turun minum. 

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Mulya Saputra semakin mendominasi jalannya pertandingan. Seorang pemain Juang FC bernomor punggung 9 berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dan membuat PS Muda Setia Aceh Tamiang berada di bawah tekanan. 

Tim tamu kemudian berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Juang FC tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang lawan. Penampilan kiper Yasirul Afkar turut menjadi salah satu faktor yang menjaga gawang Juang FC tetap aman dari kebobolan. 

Kemenangan Juang FC dipastikan pada masa injury time melalui gol spektakuler Azizul Zikri. Pemain bernomor punggung 5 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper PS Muda Setia, Rizky Aulia. Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Juang FC. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani mengatakan, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13 hingga 25 Juli 2026 dan diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. 

Menurutnya, kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi yang dibagi ke dalam empat grup. Grup A dan Grup C masing-masing dihuni tiga tim, sedangkan Grup B dan Grup D terdiri atas empat tim. Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan RTH Cot Gapu dan Lapangan Galacticos, Bireuen. 

Adapun tim peserta yang berlaga pada kompetisi ini adalah Juang FC, PS Muda Setia Aceh Tamiang, Persada, Persip Pasee, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, Persilatama, PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy, Young Warrior FC, Aceh Kutaraja FC, Persimura, Adam Depok FC, dan Tamiang United. 

Kemenangan atas PS Muda Setia Aceh Tamiang menjadi modal penting bagi Juang FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup sekaligus menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya pada Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. (Joniful Bahri)

Bireuen Resmi Gulir Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, 14 Tim Siap Berebut Tiket Nasional

By On Selasa, Juli 14, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M resmi membuka Piala Soeratin Aceh, ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam kepada perangkat pertandingan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kabupaten Bireuen resmi membuka Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026 yang diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. 

Ajang pembinaan pesepak bola usia muda tersebut dibuka di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau eks Stadion Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 13 Juli 2026. 

Pembukaan dilakukan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M. 

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, S.E., M.M., kepada perangkat pertandingan sebagai simbol dimulainya kompetisi. 

Dalam sambutannya, Zamzami menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut baik kepercayaan yang diberikan Asprov PSSI Aceh kepada Bireuen sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi pesepak bola muda untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan bakatnya. 

"Kita berharap melalui Kompetisi Piala Soeratin U-17 ini akan lahir talenta-talenta emas baru yang mampu menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asprov PSSI Aceh, Askab PSSI Bireuen, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. 

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud mengucapkan terima kasih kepada Asprov PSSI Aceh atas kepercayaan yang diberikan kepada Bireuen sebagai tuan rumah. 

Dua Tim saat akan berlaga pada pertandingan perdana Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026, di Lapamgan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

Yah Fud berharap seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

"Adik-adik adalah masa depan sepak bola Aceh. Tunjukkan talenta terbaik yang kalian miliki dan hormati setiap keputusan wasit agar kompetisi berjalan sportif," katanya. 

Ia juga mengingatkan perangkat pertandingan agar memimpin setiap laga secara profesional, objektif, adil, dan tegas demi menjaga kualitas serta marwah kompetisi. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani, S.Pd., melaporkan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di dua venue, yakni Lapangan Galacticos FC dan Lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen. 

Sebanyak 14 tim dibagi ke dalam empat grup. Grup A dihuni Juang FC Bireuen, PS Muda Sedia Aceh Tamiang, dan Persada Aceh Barat Daya. Grup B terdiri atas Persip Pase Aceh Utara, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, dan Persilatama Aceh Tengah. 

Grup C diisi PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy FC, dan Young Warriors FC Aceh Timur. 

Sementara Grup D dihuni Aceh Kutaraja, Persimura Beureunuen Pidie, Adam Depok Nagan Raya, serta Tamiang United. 

Menurut Sardani, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari pembinaan dan seleksi talenta muda sepak bola Aceh. Tim terbaik nantinya akan mewakili Aceh pada putaran nasional. 

Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam menegaskan, Piala Soeratin merupakan salah satu kompetisi penting dalam pembinaan sepak bola usia muda di Aceh. 

"Kompetisi Soeratin ini menjadi proses membuka kesempatan dan mewujudkan impian anak-anak menuju level yang lebih tinggi. Dari sinilah kita berharap lahir pesepak bola profesional yang mampu mengharumkan nama Aceh," ujarnya. (Joniful Bahri)