-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pantai Karang Songsong, Wisata Legendaris di Lebak Selatan

By On Senin, Juni 23, 2025

 

Wisata Karang Songsong yang terletak di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

LEBAK, KabarViral79.Com – Pantai Karang Songsong, yang tak jauh dari objek wisata Karang Beureum, merupakan salah satu destinasi wisata legendaris di Kabupaten Lebak bagian selatan, Senin, 23 Juni 2025.

Wisata Karang Songsong dan Karang Beureum secara administratif terletak di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Karang Songsong merupakan destinasi wisata yang hingga kini masih menyimpan daya tarik keindahan alam. Pantai ini menyajikan kesejukan, suasana pantai yang tenang, hamparan pasir putih, dan keindahan sunset yang memukau.

Pantai Karang Songsong memiliki karakteristik yang unik. Batu karang yang berdiri di tepi pantai mengeluarkan suara khas ketika diterjang ombak. Selain itu, kawasan wisata ini juga memiliki suasana teduh dengan air laut yang tenang.

"Kami merasa tenang, damai, dan nyaman karena di Karang Songsong tempatnya sejuk, banyak pepohonan rindang, dan masih terasa natural. Saat berada di sini sambil menatap keindahan laut dan menunggu sunset tiba, rasanya sangat menyenangkan," ujar salah satu pengunjung asal Tangerang kepada awak media, Senin 23 Juni 2025.

Yanti, salah satu pengunjung lokal dari Kecamatan Malingping yang berkunjung ke Karang Songsong, mengungkapkan bahwa ia sudah mengenal tempat ini sejak masa kecil, saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

"Sewaktu saya masih SD, saya suka main ke tempat ini pas libur sekolah atau saat lebaran. Biasanya dulu itu bareng rombongan naik mobil losbak. Sekarang saya sudah umur 38," ungkapnya sambil tertawa mengenang masa kecilnya.

Ence, salah satu pengelola wisata sekaligus petugas Perum Perhutani Panyaungan Timur, menyampaikan harapannya agar ada perhatian dari dinas terkait untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Karang Songsong agar menjadi lebih indah dan tertata.

"Penataan wisata Karang Songsong masih banyak yang perlu dibenahi," ujarnya.

Ence juga menuturkan bahwa Pantai Karang Songsong memang belum sepopuler destinasi wisata lainnya. Padahal, sejak tahun 1995 pantai ini sudah dibuka sebagai tempat wisata.

"Keindahan alamnya yang masih terjaga dan suasananya yang tenang menjadikan pantai ini sebagai tujuan sempurna bagi mereka yang mencari kedamaian dan keindahan alam yang alami," pungkasnya.

(Cup)

Kapolsek Panggarangan Polres Lebak Hadiri PHBI 1 Muharam 1447 H / 2025 di Kecamatan Panggarangan

By On Senin, Juni 23, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Guna menjalin silaturahmi dan sinergitas serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolsek Panggarangan Polres Lebak, IPTU Acep Komarudin, menghadiri peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1 Muharam 1447 H / 2025 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Voli Kampung Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin (23 Juni 2025) pukul 08.00 WIB.

Peringatan PHBI 2 Muharam 1447 H / 2025 M ini dihadiri oleh seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panggarangan, yang terdiri dari pihak Kecamatan, Koramil, Polsek, KUA, KMUI, FSPP, PGRI, ibu-ibu Majelis Taklim, anggota Brimob Batalyon C Satbrimobda Banten, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Panggarangan IPTU Acep Komarudin menyampaikan bahwa benar Kecamatan Panggarangan hari ini mengadakan peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1 Muharam 1447 H / 2025 M, yang dipusatkan di Lapangan Voli Kampung Cisiih, Desa Situregen, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

“Polri hadir di tengah masyarakat dalam rangka peringatan Hari Besar Islam 1 Muharam 1447 H / 2025 M untuk menjalin silaturahmi dan sinergitas dengan TNI, Pemerintah Kecamatan Panggarangan, tokoh agama, serta ibu-ibu Majelis Taklim,” ucap IPTU Acep.

“Selain itu, kehadiran Polri dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tutupnya.

(Jambe)

Camat Panggarangan Resmi Membuka Gebyar 1 Muharram 1447 Hijriah Tahun 2025 Tingkat Kecamatan

By On Senin, Juni 23, 2025

 

Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah S.IP, MM saat memberikan sambutan pada pembukaan Gebyar Muharram 1447 Hijriah 2025 di panggung kehormatan depan Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak

Lebak, KabarViral79.Com – Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah S.IP, MM secara resmi membuka acara Gebyar 1 Muharram 1447 H tingkat kecamatan tahun 2025.

Kegiatan Gebyar Muharram ini berlangsung di depan Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, dan diselenggarakan oleh panitia pelaksana dengan mengusung tema: “Muharram, Selamat Berlomba dalam Kebaikan Lira Bangun Generasi Islam Akhir Zaman yang Berakhlak Mulia dan Semangat Berhijrah Sejak Dini”, pada Senin, 23 Juni 2025.

Hadir dalam acara tersebut seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panggarangan, yang terdiri dari pihak Kecamatan, Koramil, Polsek, KUA, KMUI, FSPP, PGRI, ibu-ibu Majlis Ta’lim, anggota Brimob Batalyon C Pelopor Satbrmobda Banten, serta tamu undangan lainnya.

Forkopimcam Panggarangan bersama tamu undangan lainnya saat menghadiri Gebyar Muharram 1447 Hijriah 2025 di depan panggung kehormatan kegiatan


“PHBI ini bagian dari momentum muhasabah diri, perbaikan diri, yang mana tahun ini harus lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Jadi saya ingin menyampaikan juga, bahwasanya selain kita Gebyar Muharram, kita melaksanakan pembukaan dan nanti diikuti lomba-lomba sampai tanggal 28 yang diselenggarakan panitia,” ujar Camat Ahmad Faidlullah.

Ia juga menambahkan, “Saya ingin Gebyar Muharram ini menjadi sarana untuk meningkatkan tali silaturahmi serta meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga untuk tahun depan kegiatan Gebyar Muharram ini bisa lebih sukses dan meriah,” tutupnya.

(Cup/Uday)

PP Imala Sebut Kegiatan Inspektorat Lebak ke Garut Pemborosan Anggaran, APH Diminta Periksa Secara Transparan

By On Minggu, Juni 22, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com - Praktik perjalanan Dinas Inspektorat Kabupaten Lebak ke Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban kegiatan tersebut. Perjalanan dinas yang menghabiskan anggaran negara justru dilakukan jauh dari wilayah kerja utama dan dinilai tidak relevan dengan tugas pokok dan fungsi Inspektorat Lebak.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak (PP Imala), Ridwanul Maknunah, mengecam keras tindakan tersebut.

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk pemborosan anggaran dan dugaan manipulasi laporan perjalanan dinas yang perlu segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Ini jelas-jelas penyimpangan. Bagaimana mungkin Inspektorat Lebak melakukan kegiatan penyusunan program kerja pengawasan tahunan (PKPT) dan rapat di luar provinsi tanpa urgensi dan transparansi yang jelas? Kenapa tidak di kabupaten Lebak saja, banyak hotel atau tempat yang mumpuni agar anggaran tersebut juga dapat terserap ke PAD Kabupaten Lebak. Ini harus segera diusut oleh aparat penegak hukum” tegas Ridwanul, Minggu, (22/6/2025).

Ridwanul menilai, temuan BPK tersebut adalah pintu masuk untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan anggaran di tubuh Inspektorat. Ia mendorong agar Kejaksaan segera menggunakan kewenangannya untuk memeriksa seluruh dokumen, perjalanan, serta penggunaan dana yang dilakukan selama kegiatan di luar wilayah.

“Sekelas lembaga pengawasan pun melakukan manipulasi laporan, ini cerminan ketidaksehatan birokrasi di Kabupaten Lebak. Jangan sampai temuan ini hanya berhenti di meja auditor. Kami mendesak penegak hukum bertindak cepat sebelum bukti-bukti menghilang atau dimanipulasi,” tambahnya.

Kegiatan Inspektorat Lebak di Kampung Sampireun ini dilaporkan sebagai kegiatan internal, namun tidak ada penjelasan teknis maupun kebutuhan strategis yang dapat membenarkan pelaksanaan kegiatan di tempat wisata yang berada di luar provinsi. Hal ini menambah kecurigaan bahwa kegiatan tersebut hanya formalitas belaka untuk mencairkan anggaran.

Mahasiswa dan elemen masyarakat sipil kini menantikan tindakan konkret dari Kejaksaan Negeri Lebak (Kejari), Kejaksaan Tinggi Banten (Kejati) untuk memanggil pihak-pihak terkait, mengusut aliran dana, serta membuka laporan kegiatan secara transparan kepada publik.

“Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk dan pembiaran terhadap praktik penyimpangan anggaran di lingkungan birokrasi daerah,” pungkas Ridwanul.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa birokrasi daerah harus diawasi ketat agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan plesiran berkedok kegiatan dinas.

(Cup/Jambe/Heru)

Peduli Sosial dan Semangat Berbagi, PT Samudera Banten Jaya Bersama IWQI dan PPWI Lebak Gelar Jum’at Berkah

By On Jumat, Juni 20, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Bekerjasama dengan PT Samudera Banten Selatan (SBJ) Ikatan Wartawan Quotient Indonesia IWQI dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia PPWI, manifestasikan keberkahan rezeki dengan menggelar kegiatan Jum’at berkah yang diselenggarakan di lingkungan sekretariat bersama Jl. Siliwangi Kampung Jaura RT 003/ RW 003 Desa Rangkasbitung Timur Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Banten, Jum’at 20 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dari agenda rutin yang dirancang PPWI dan IWQ bersama PT Samudera Banten Jaya (SBJ) untuk menebar manfaat dan menyapa langsung masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, para pengurus dan anggota dua organisasi pers ini terjun langsung di tengah – tengah aktivitas masyarakat, membagikan paket makanan kepada pedagang kecil, tukang becak, serta warga sekitar sekretariat. Aksi berbagi yang di dukung oleh PT Samudera Banten Jaya (SBJ) ini disambut dengan hangat dan penuh antusias oleh masyarakat, yang mengapresiasi kepedulian dan empati yang ditunjukkan oleh PT Samudera Banten Selatan.

Kepala Divisi Humas PT SBJ Nurjaya atau biasa disapa Ibo menegaskan bahwa, kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari komitmen perusahaan PT SBJ dalam memperkuat kepedulian sosial dan membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi berkah bagi semua, baik yang memberi maupun yang menerima,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Humas PT SBJ Ibo menambahkan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti di satu titik lokasi saja. Perusahaan telah merancang pelaksanaan Jumat Berkah secara berkelanjutan dan menyasar berbagai lokasi strategis disekitar lokasi perusahaan maupun diluar, guna memperluas jangkauan manfaat dan mempererat tali solidaritas antar warga.



Sementara itu, Ketua PPWI Lebak Abdul Kabir Albantani ketika ditemui disela – sela kegiatan menjelaskan. Target utama kegiatan Jum’at berkah kali ini adalah fakir miskin dan Dhuafa serta yatim piatu di sekitar sekretariat bersama. Sedangkan sasaran pembagian nasi bungkusnya adalah para pekerja sektor informal, seperti pengayuh becak, pengamen, pemulung, pedagang kecil, hingga warga sekitar yang membutuhkan.

Ketua PPWI Lebak Abdul Kabir Albantani juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik berkat kerjasama pihaknya dengan PT Samudera Banten Selatan (SBJ).

“Sebagai insan pers, kami tak hanya bertugas menyampaikan informasi, tapi juga ingin menjadi bagian dari solusi sosial. Jumat Berkah ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap anak yatim, fakir miskin dan duafa serta mereka yang berjuang di jalanan demi menghidupi keluarga, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi – tingginya kepada manajemen PT SBJ melalui Humasnya bapak Ibo yang telah memberikan suport untuk kegiatan ini,” ujarnya.

Senada dikatakan Ketua IWQI Kabupaten Lebak Agus Hidayat (Kuncir) Ia juga menegaskan bahwa Jum’at berkah yang dilakukan oleh koalisi dua organisasi bersama PT SBJ ini bukan sekadar seremoni semata, melainkan sudah menjadi program rutin organisasi.

“Kedepan, bersama PT SBJ kami akan memperluas ke berbagai lokasi lain yang menjadi titik aktivitas masyarakat berpenghasilan rendah. Kami ingin kegiatan ini konsisten, bukan sekadar seremonial. Bahkan jika memungkinkan, selanjutnya kami akan bergerak keliling ke desa atau wilayah sekitar perusahaan, atau daerah lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan apresiasi kepada PT Samudera Banten Jaya (SBJ) yang telah mensuport kegiatan ini serta seluruh anggota PPWI dan IWQI yang telah menyukseskan acara ini.

Ia juga membuka pintu kolaborasi dengan komunitas, pelaku usaha, serta lembaga pemerintah dan swasta untuk bersama-sama menyebarkan kebaikan.

“Melalui Jumat Berkah, kami ingin mengajak siapa pun untuk bersama-sama menebarkan manfaat. Setiap rupiah yang dan nasi bungkus yang dibagikan bukan hanya makanan, tapi juga pesan bahwa kami peduli,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Jumat Berkah Abah Encep menekankan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian PT SBJ, IWQI serta PPWI terhadap masyarakat yang kerap terabaikan.

“Ke depan kita berharap ada respon positif dari komunitas, mitra, maupun pemerintah untuk ikut memberikan atensi terhadap kegiatan Jumat Berkah ini,” katanya.

Sebagai informasi, sebanyak 50 orang yatim piatu dan duafa mendapat santunan dalam kegiatan Jum’at berkah ini dan pembagian dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB di sekretariat bersama (Sekber).

“Sekitar pukul 14.00 Wib kita mulai membagikan kepada penerima manfaat. Insya Allah, bersama PT SBJ, kami dari PPWI dan IWQI Lebak berkomitmen serta bertekad agar kegiatan ini bisa rutin dilakukan setiap hari Jumat, wartawan bukan hanya perekam peristiwa. Namun, juga pelaku perubahan sosial yang hadir dengan empati dan aksi nyata.” Pungkas Abah Encep Mulyadi.

(Uday/Jambe)

Tinjau Longsor Ruas Jalan Cipanas-Ciparay, Gubernur Andra Soni: Rehabilitasi Dimulai Juli 2025

By On Kamis, Juni 19, 2025


LEBAK, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni meninjau dua titik longsor di ruas Jalan Cipanas-Ciparay, Kabupaten Lebak, Rabu, 18 Juni 2025.

Andra Soni mengatakan, rehabilitasi jalan longsor itu sudah masuk tahap perencanaan dan persiapan administrasi. Pelaksanaan pekerjaan atau konstruksi, dimulai pada Juli 2025.

Peninjauan dilakukan usai menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lebak dan pengukuhan DPK APDESI se-Kabupaten Lebak yang digelar di Lapangan Janur Sasat, Kampung Babakan Cicirug, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber.

Dua titik longsor itu berada di Jalan Raya Cipanas Km 28 dan Km 24. Di Km 28, panjang longsoran mencapai 90 meter dengan kedalaman 12 meter. Sementara di Km 24, longsoran sepanjang 170 meter dan kedalaman 14 meter.

Kedua titik ini merupakan jalur vital yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata unggulan “Negeri di Atas Awan” Citorek.

Andra Soni menegaskan, rehabilitasi jalan longsor itu sudah masuk tahap perencanaan dan persiapan administrasi.

Dia memastikan, proses konstruksi akan dimulai pada Juli 2025.

“Jalan ini bukan hanya penghubung antar wilayah, tetapi juga akses utama ke destinasi wisata unggulan. Infrastruktur yang baik adalah kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat,” ujar Andra Soni.

Andra Soni juga menyampaikan, dirinya telah memberikan arahan langsung agar proses pelaksanaan rehabilitasi tidak ditunda dan segera dikerjakan dengan memperhatikan aspek teknis, terutama sistem drainase.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, titik longsor tersebut merupakan lokasi yang terdampak bencana pada tahun 2024.

Ia memastikan, pihaknya telah melakukan perencanaan teknis dan segera menindaklanjuti arahan Gubernur.

“Instruksi Pak Gubernur jelas, jangan tunda pelaksanaan. Kami targetkan Juli ini pekerjaan sudah dimulai. Penanganan akan dilakukan dengan konstruksi dinding penahan tanah menggunakan metode bore pile,” ujar Arlan.

Arlan menjelaskan, kawasan itu berada di area Taman Nasional Halimun Salak yang rawan longsor.

Untuk itu, kata dia, penanganan akan dilakukan secara komprehensif, termasuk pemasangan gorong-gorong untuk mengatur aliran air dan mencegah kerusakan lanjutan.

“Minimal dua gorong-gorong akan kita pasang sesuai arahan Pak Gubernur. Selain itu, ada beberapa titik rawan longsor lainnya yang juga akan ditangani secara khusus,” ujarnya.

Rehabilitasi ini, lanjutnya, dapat memulihkan konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata dan pertanian yang menjadi andalan di kawasan selatan Banten.

“Rehabilitasi dua titik longsoran ini juga diharapkan menjadi bagian dari penguatan infrastruktur tahan bencana di wilayah rawan longsor,” pungkasnya. (*/red)

Bentuk Rasa Syukur Bertambahnya Usia, Bunda Rose Menggelar Tasyakuran

By On Rabu, Juni 18, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Seiring bertambahnya usia, Bunda Rose kembali menggelar tasyakuran yang bertempat di Café Bunda Rose, Jalan Raya Cibayawak–Sawarna, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Tasyakuran itu dilakukan sebagai wujud rasa syukurnya kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, khususnya nikmat sehat jasmani dan rohani di usianya yang bertambah. Rabu, 18/06/2025.

“Alhamdulillah, saya dengan bertambahnya usia, dan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, saya ucapkan yang mana telah memberi nikmat, baik nikmat sehat rohani dan jasmani,” kata Bunda Rose.



Dalam kesempatan itu, Bunda Rose juga mengucapkan terima kasih kepada suami tercintanya yang selalu mendampingi di setiap saat. “Semoga dengan bertambahnya usiaku, suami tercintaku diberikan kesehatan dan kelancaran dalam segala urusan. Aamiin.”

Tak lupa, lanjut Bunda Rose, “Kami juga mengucapkan terima kasih buat keluarga, teman-teman, sobat, karib yang selalu mendoakan, mensuport, yang telah hadir menyempatkan waktunya dalam setiap tahun acara tasyakuran saya ini,” ucap Bunda Rose.

Di tempat yang sama, H. Devis yang akrab disapa Bang Joy, suami dari Bunda Rose, mengucapkan, “Alhamdulillah dengan bertambahnya usia istri saya tercinta, semoga diberikan panjang umur, diberikan kesehatan. Selamat ulang tahun mamah sayang,” ungkap Devis, sang suami tercinta.

Lanjut H. Devis, “Saya juga mengucapkan terima kasih buat keluarga dan teman-teman mamah yang selalu mendoakan kita semua. Tak lupa kepada Bung MC yang piawai memandu acara dan rekan-rekan yang hadir di acara ini. Alhamdulillah, tasyakuran dalam rangka ulang tahun istri saya ini berjalan lancar dan meriah,” ungkapnya.

(Cup/Ujang)

Soal Tambang Emas Tanpa Izin di Desa Sogong, Kasatpol PP Kecamatan Panggarangan Akan Segera Berkoordinasi dengan Satpol PP Lebak dan Provinsi

By On Rabu, Juni 18, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Ramainya pemberitaan di beberapa media online terkait aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) yang berlokasi di Blok Cikamsi Kampung Cipetir dan di Blok Awi Lega Kampung Patat, Desa Sogong, yang semakin marak, mendapat perhatian serius dari pihak Kecamatan Panggarangan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Panggarangan, Usep Herdiana, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Lebak dan juga Satpol PP Provinsi Banten.



Hal ini disampaikan langsung oleh Usep Herdiana kepada sejumlah awak media pada Rabu, 18 Juni 2025. Ia menyatakan, “Menanggapi ramainya pemberitaan di beberapa media online terkait maraknya lubang emas tanpa izin (PETI) di Desa Sogong Kecamatan Panggarangan, khususnya di Blok Cikamsi Kampung Cipetir dan Blok Awi Lega Kampung Patat, saya akan segera berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Lebak dan Provinsi untuk segera ditindaklanjuti.”

Usep Herdiana juga menerangkan bahwa sebelumnya pihak Kecamatan telah memberikan teguran melalui surat edaran kepada masing-masing desa agar tidak melakukan aktivitas pertambangan, baik itu tambang emas, pasir, maupun tambang batu bara.

(Tim/Red)

Wisata Karang Beureum Menjadi Tempat Incaran Para Wisatawan Lokal dan Luar Daerah

By On Minggu, Juni 15, 2025

 

Para wisatawan dari Karawang saat berfoto bersama di pantai objek wisata Karang Beureum, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten

LEBAK, KabarViral79.Com – Objek wisata Karang Beureum menawarkan beragam keindahan alam yang menyejukkan mata, sehingga menjadi incaran bagi para wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

Wisata Karang Beureum terletak di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Saat ini, kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi para wisatawan pada hari libur, baik wisatawan lokal maupun luar daerah, Minggu, 15 Juni 2025.

Tempat ini menyuguhkan panorama laut yang luas, di mana pengunjung dapat menyaksikan sunrise dan sunset di sore hari. Keberadaan batu berwarna kemerahan yang dikenal dengan nama Batu Karang Beureum juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Selain itu, berbagai spot selfie yang Instagramable turut menjadi magnet bagi para pengunjung. Keindahan alam yang ditawarkan menjadikan Karang Beureum sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah tersebut.

Silvia, salah satu wisatawan asal Kabupaten Karawang, mengungkapkan bahwa dirinya bersama teman-temannya baru pertama kali berkunjung ke objek wisata Karang Beureum.

"Kami ke sini baru pertama kali, Pa. Acara liburan/healing, dan ketika melihat situasi di sini (Karang Beureum -Red), ternyata soft-nya bagus, pantainya juga bersih, suasananya santai dan enak. Semoga objek wisata Karang Beureum ini bisa lebih ramai, biar banyak yang tahu keindahan wisata seistimewa ini," kata Silvia.

Di tempat yang tak jauh, Sugiharto, wisatawan dari Jakarta, juga mengungkapkan pengalamannya.

"Pengalaman yang sangat indah, alami, dan menyegarkan. Udaranya bersih banget. Ini pengalaman healing yang sesungguhnya. Saya pasti akan kembali lagi ke sini,” katanya.

(Cup/Uday)

Tambang Batu Bara Ilegal di Lahan Perum Perhutani Blok Kemplung Merajalela, Ketua LSM RI Lebak Desak Petugas Bertindak Tegas

By On Minggu, Juni 15, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Tambang batu bara ilegal di lahan Perum Perhutani RPH Panyaungan Timur, tepatnya di petak 29 Blok Kemplung/Kobak, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, makin merajalela. Para penambang diduga mengabaikan larangan dari petugas Perum Perhutani dan seakan kebal hukum. Minggu, 15 Juni 2025.

Menanggapi maraknya aktivitas tambang batu bara ilegal di Blok Kemplung/Kobak di lahan milik Perum Perhutani, Ketua LSM Republik Indonesia (LSM-RI) Kabupaten Lebak, Ujang Jambe, kembali angkat bicara.

Menurutnya, aktivitas tambang batu bara tersebut sudah sangat merajalela. Dari hasil investigasinya, ditemukan puluhan lubang batu bara yang beroperasi secara bebas dan terang-terangan di petak 29 Blok Kemplung/Kobak.

“Saya bersama tim rekan-rekan media sudah beberapa kali melakukan investigasi, tapi setiap kali kami turun, para pemilik/korlap lubangnya selalu tidak ada di lokasi. Padahal, lubang batu bara sangat banyak dan semakin merajalela. Seakan para pelaku tambang batu bara itu kebal hukum,” tegas Ujang Jambe.

“Saya meminta, lanjut Ujang, kepada petugas Perum Perhutani segera mengambil tindakan tegas melakukan penertiban, karena kalau ini dibiarkan akan semakin menjamur,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi tim awak media melalui pesan WhatsApp, Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Panyaungan Timur, Ayi Mahmud, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan tindakan.

“Dalam waktu dekat kami (petugas Perum Perhutani – Red) akan segera turun ke lokasi di Blok Kemplung/Kobak untuk melakukan operasi terhadap tambang batu bara tersebut,” ucapnya singkat.

Pantauan tim awak media, tenda-tenda tambang ilegal masih berdiri kokoh. Bahkan, beberapa lubang batu bara di Blok Cempreng/Kobak masih beroperasi dengan leluasa.

(Tim/Red)

Perusakan Gunung Baduy Dikutuk Aktivis dan Tokoh Banten

By On Sabtu, Juni 14, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com — Dani Saeputra, aktivis Banten keturunan suku Baduy, mengecam keras perusakan Gunung Karangbokor di Blok Cibokor, Sawarna Bayah, yang dilakukan oknum pengusaha tambang ilegal. Meski suku Baduy tegas melarang segala bentuk perusakan di wilayah suci tersebut, kenyataannya kini tempat itu dirusak tanpa ampun.

Kecaman tak hanya datang dari Dani. Tokoh Banten, Buya Sujana Karis, menyerukan agar pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas. “Gunung Karangbokor adalah wilayah suci yang dijaga oleh kasepuhan suku Baduy. Perusakan ini harus jadi perhatian serius semua pihak,” tegas Buya Karis dalam wawancara di kantornya, Jumat, 13 Juni 2025.

Buya Karis mendesak Kapolda Banten untuk menangkap pelaku tambang ilegal dalam 1x24 jam. “Kerusakan hutan hulayat Baduy tidak bisa dibiarkan. Segera tertibkan pelaku agar tidak makin parah,” ujarnya dengan tegas.

Dani Saeputra, putra angkat Buya Sujana Karis, menuntut Bupati Lebak, Gubernur Banten, dan DPRD segera turun tangan dan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tambang ilegal. “Kelestarian alam adalah harga mati, terutama di hutan larangan yang dijaga leluhur kami. Saya terpanggil memperjuangkan ini karena kerusakan sangat mencemaskan masyarakat Bayah Sawarna,” ungkap Dani.

Dani juga menyoroti Perhutani yang dinilai pasif dan tutup mata atas kerusakan di wilayahnya. “Gunung Karangbokor berada di hutan Perhutani Bayah Timur, Panyawungan, Lebak Selatan. Perhutani harus segera bergerak, jangan sampai ketidakpedulian memicu bencana lingkungan besar di Lebak,” tegasnya.

Sarkiman, anggota DPRD Lebak Fraksi Golkar Komisi III, juga bergerak cepat. Ia menyatakan akan mengunjungi kantor Perhutani untuk memastikan izin tambang ilegal, dan berkoordinasi dengan Ketua DPRD Lebak untuk menjadwalkan sidak lapangan dalam waktu dekat.

Perusakan Gunung Karangbokor bukan sekadar pelanggaran lingkungan, tapi serangan langsung terhadap warisan budaya dan kearifan lokal suku Baduy yang harus dihentikan sekarang juga.

(Heru/Cup)


Warga dan Pengguna Jalan Minta BPJN Banten Segera Perbaiki Kondisi Expansion Joint Jembatan Jalan Nasional Malingping - Bayah Yang Rusak dan Sering Terjadi Kecelakaan

By On Jumat, Juni 13, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com - Pengendara yang melintas di Jalan raya Bayah – Malingping, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan kondisi sambungan jembatan (expansion joint) yang rusak dan berlubang di beberapa titik sepanjang jalan tersebut.

Kerusakan ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Pengguna jalan terpaksa memilih ruas yang lubangnya lebih kecil, tetapi tetap berisiko menimbulkan kecelakaan, terutama saat kendaraan berpapasan.

Selain berbahaya bagi kendaraan roda empat dan truck, kondisi ini lebih berisiko bagi pengendara roda dua yang bisa terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang sambungan jembatan.

Kondisi expansion joint yang rusak dan berlubang ditemukan di jembatan Cimancak, jembatan Cisiih yang terletak di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

“Sering terjadi kecelakaan. Pernah ada yang terjatuh, bahkan pernah terjadi tabrakan sepeda motor dengan roda 4 akibat menghindari lubang tersebut,” ujar warga Cisiih yang sempat dijumpai, Jumat, 13 Juni 2025.

Tak beda dengan di kedua jembatan diatas, kerusakan expansion joint juga ditemukan di Jembatan Cipager yang terletak di Kampung Sukahujan, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

“Beberapa Minggu yang lalu, pernah terjadi kecelakaan akibat terperosok ke lubang tersebut,” ujar warga setempat yang berhasil ditemui.

Potensi kecelakaan lalu lintas akan semakin tinggi, ketika malam hari. Tidak ada penerangan jalan yang memadai, sehingga penglihatan pengendara tidak jelas.

Warga menuturkan, bahwa pihak terkait pernah melakukan perbaikan, namun selang beberapa bulan kondisi expansion joint rusak kembali.

Untuk itu warga dan pengguna jalan meminta agar Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, segera melakukan perbaikan expansion joint tersebut.

 “Demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, mohon agar BPJN Banten segera memperbaiki secepatnya,” ujar warga setempat.

(Uday/Jambe)

Jelang SPMB Persoalan Terkait Perbuatan Asusila Siwa SMKN 1 Rangkasbitung Satu Tahun Lalu Mencuat, Ini Penjelasan Kepala Sekolah dan KCD Pendidikan Lebak

By On Jumat, Juni 13, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Kasus asusila yang menimpa siswa sekolah SMKN 1 Rangkasbitung 1 tahun yang lalu, saat ini kembali menjadi salah satu isu krusial yang memerlukan perhatian khusus dari semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat. Seperti dibanyak daerah lainnya, insiden tindakan asusila yang dilakukan oleh siswa meski dilakukan diluar sekolah telah menyeret sekolah ini ke dalam pusaran masalah serius yang mempengaruhi tidak hanya keberlangsungan pendidikan korban, tetapi juga integritas sistem pendidikan itu sendiri. Dalam konteks ini, tanggung jawab moral sekolah dalam menangani kasus asusila, serta perlindungan terhadap pelaku dan korban.

SMKN 1 Rangkasbitung sebagai lembaga yang bertanggung jawab untuk mendidik dan melindungi peserta didik, menurut Kepala SMKN 1 Rangkasbitung Edi Ruslani, memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswanya. Salah satu tindakan yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah adalah melakukan pendampingan dan pembinaan serta dukungan moral terhadap pelaku dan korban yang notabene keduanya adalah siswa dan siswi SMKN 1 Rangkasbitung, Jum’at, 13 Juni 2025.

Masih menurut keterangan Edi Ruslani, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) memberikan dasar hukum yang tegas bagi lembaga pendidikan dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual, termasuk di dalamnya peran sekolah dalam melindungi hak-hak korban dan memastikan adanya tindakan yang adil terhadap pelaku.

“Tetapi yang juga harus diketahui oleh masyarakat, kejadian ini terjadi setahun yang lalu dan terjadi di lingkungan rumah korban atau di luar sekolah, meski demikian, kami selaku lembaga pendidikan yang menaungi kedua siswa tersebut, tetap melakukan bimbingan serta pembinaan terhadap keduanya karena dapat mengancam keselamatan dan kesehatan mental siswa. Secara administratif pihak pelaku sudah dibuatkan surat pernyataan dan mengakui perbuatannya dihadapan kedua orang tua siswa tersebut agar kedepan tidak mengulangi perbuatannya, sedangkan korban kami lakukan pendampingan serta konseling ke BP2KBP3A Lebak di Ona,” ungkap Kepsek SMKN 1 Rangkasbitung.

Ketika ditanya apakah persoalan ini dilakukan penindakan hukum, Edi Ruslan menjelaskan bahwa itu ranahnya ada di orang tua korban dan aparat penegak hukum, pihaknya hanya masuk kedalam aspek pembinaan dan pendampingan serta dukungan moril terhadap keduanya.

“Tanggung jawab kita adalah mencegah, menangani, dan merespons insiden semacam ini agar tidak terulang lagi. Kami berusaha terus melakukan pengawasan, bimbingan, serta pembinaan di area publik seperti kantin, lapangan, dan ruang kelas, tentunya tanggung jawab ini tidak bisa kita tanggung sendiri ketika persoalannya terjadi di dalam ruang lingkup rumah siswa, peran serta orang tua saat anak berada dirumah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan dan keberhasilan pendidikan anak-anak mereka. Sebab pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga. Kolaborasi yang kuat antara rumah dan sekolah dapat memberikan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan akademik, emosional, dan sosial anak,” imbuh Edi.

Ditambahkan Edi Ruslan, dalam persoalan ini langkah yang diambil oleh sekolah adalah melakukan bimbingan yang mengedukasi siswa tentang perilaku yang sesuai dan batasan pribadi, cara ini diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep persetujuan, kehormatan, dan batasan pribadi serta toleransi atas tindakan siswa yang bisa diterima oleh sekolah.

“Sebagai Kepala Sekolah, saya memastikan bahwa kedepan ada kebijakan yang jelas mengenai perilaku yang tidak dapat diterima oleh sekolah serta prosedur disiplin dan pengawasan yang ketat, agar risiko terjadinya tindakan seperti ini tidak terjadi lagi baik di lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah,” tegas Edi.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten Gugun Nugraha ketika dihubungi awak media ini berharap, persoalan ini dapat segera diselesaikan semua pihak tanpa mengorbankan pendidikan dan masa depan anak.

“Ini kan persoalan lama dan saya kira sudah selesai persoalannya, saya berharap jangan dikembangkan lagi karena dapat berakibat pada psikologis serta masa depan siswa tersebut, sebentar lagi SPMB biarkan sekolah fokus dengan pelaksanaan penerimaan siswa baru yang rencananya akan digelar 16 Juni nanti,” pungkas Gugun.

(Tim/Red)

Pasar Curugbitung Mangkrak, LSM BCW: Patut Diduga Telah Terjadi Korupsi di Pemda Lebak

By On Selasa, Juni 10, 2025


LEBAK, KabarViral79.Com Pasar Curugbitung yang terletak di Desa Curugbitung, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tampak tak terurus. 

Bangunan Pasar Curugbitung seluas kurang lebih 250 m² itu dibangun di lokasi yang jauh dari perumahan masyarakat.

Kabid Pasar Disperindag Kabupaten Lebak, Yani mengatakan, Pasar Curugbitung tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Lebak Tahun 2013 di atas tanah hibah dari pihak swasta ke pihak Pemda Lebak.

“Saat ini kami sedang menelusuri informasi dari berbagai pihak mengenai sejarah pembangunan Pasar Curugbitung. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa Pasar Curugbitung dibangun di atas tanah hibah pihak swasta dengan menggunakan DAK Tahun 2013,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan muncul setelah selesainya pembangunan Pasar Curugbitung. Ada pihak keluarga yang mengklaim bahwa tanah yang dipakai bangunan Pasar Curugbitung adalah miliknya.

“Pihak keluarga belum pernah melakukan penjualan atas tanah tersebut ke pihak manapun. Hingga saat ini belum ada penyelesaian antara Pemda Lebak dengan Keluarga yang mengklaim tanah tanah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LSM Banten Corruption Watch (BCW), Ana Triana, SH mengatakan kepada media, Selasa, 10 Juni 2025, pembangunan Pasar Curugbitung dibangun seolah tanpa perencanaan dan kajian teknis sebelumnya.

“Setelah kami menelusuri dan menelaah kegiatan pembangunan Pasar Curugbitung, kegiatan ini seolah tanpa perencanaan dan kajian teknis sebelumnya, sehingga DAK Kabupaten Lebak dipakai untuk membangun pasar, tetapi tidak pernah dipakai sama sekali,” ujar Ana yang akrab disapa Bule.

“Ini patut diduga telah terjadi tindak pidana korupsi pada kegiatan pembangunan pasar Curugbitung. Kami meminta APH untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam korupsi pembangunan Pasar Curugbitung,” tutupnya. (Reno)

PT SBJ dan PGRI Cibeber Sepakat Jalin Kerja Sama dan Strategis untuk Pendidikan dan Lingkungan

By On Senin, Juni 09, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com — PT Samudera Banten Jaya (SBJ) menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cibeber dalam rangka membahas peluang kerja sama yang menyentuh dunia pendidikan dan kepedulian terhadap lingkungan. Pertemuan yang digelar di Mes Koordinasi PT SBJ ini menjadi momentum penting untuk merajut sinergi antara sektor pendidikan dan industri tambang, Senin, (9/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, PT SBJ diwakili oleh Kepala Divisi Humas, Nurjaya Ibo, yang hadir bersama Yanto selaku pengawas lapangan. Sementara dari pihak PGRI Kecamatan Cibeber, hadir langsung Ketua PGRI Arif Nurzaenal Arifin beserta jajaran pengurusnya. Suasana diskusi berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaboratif.

Ketua PGRI Cibeber menyampaikan sejumlah gagasan kolaborasi, yang antara lain menyentuh isu lingkungan melalui keterlibatan siswa dalam program reboisasi yang diinisiasi PT SBJ. Menurut Arif, penting bagi dunia pendidikan untuk tidak hanya menyampaikan teori di ruang kelas, tetapi juga mengajak siswa berinteraksi langsung dengan alam dan memahami urgensi pelestarian lingkungan secara nyata.

Selain itu, Arif juga mendorong agar PT SBJ turut mendukung program beasiswa, terutama bagi siswa-siswi berprestasi dan dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah sekitar tambang. Ia meyakini bahwa pendidikan harus bisa menjadi tangga naik bagi anak-anak Cibeber menuju masa depan yang lebih baik.

Tak kalah menarik, Ketua PGRI juga menyampaikan usulan program pengajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Cina, sebagai kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMA. Program ini dipandang sebagai langkah adaptif menghadapi dinamika global, sekaligus memberikan bekal tambahan bagi generasi muda yang kelak akan terjun ke dunia kerja maupun wirausaha.

Menanggapi hal tersebut, Nurjaya Ibo menyambut baik seluruh gagasan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa PT SBJ sangat terbuka terhadap kerja sama dengan dunia pendidikan, dan justru melihat ketiga gagasan tersebut sebagai langkah progresif untuk membangun ekosistem sosial yang lebih berdaya dan berkelanjutan. Nurjaya juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil diskusi ini dengan perumusan teknis program yang dapat dijalankan dalam waktu dekat.

“Pendidikan dan lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kami percaya, melalui kolaborasi seperti ini, kita tidak hanya membangun tambang, tapi juga masa depan,” ujar Nurjaya.

Pertemuan ini menjadi awal dari langkah-langkah nyata untuk membangun jembatan antara industri dan dunia pendidikan, sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan tambang pun bisa menjadi mitra aktif dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.

(Cup)

Sah: Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan Resmi Terbentuk

By On Senin, Juni 09, 2025

 

Ketua DPC PPWI Lebak, Abdul Kabir Albantani, saat menyerahkan SK kepada Ketua Dewan Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan, Ucup Supriadi, didampingi sekretaris, Humas, Penasehat, dan anggota di Sekretariat Jalan Raya Cimandiri Laut, Cigemblong, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak

LEBAK, KabarViral79.Com – Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Lebak, Abdul Kabir Albantani, didampingi anggota DPC PPWI Lebak, Rahmat Hidayat, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua Dewan Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan. Wilayah ini meliputi Kecamatan Cilograng, Cibeber, Bayah, Panggarangan, Cihara, Malingping, dan Wanasalam.

Kegiatan penyerahan SK berlangsung di Sekretariat PPWI Lebak Selatan yang berlokasi di Jalan Raya Cimandiri Laut, Cigemblong, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Minggu, 8 Juni 2025.

Secara simbolis, Abdul Kabir Albantani menyerahkan SK Kepengurusan PPWI Lebak Selatan kepada Ucup Supriadi selaku Ketua Dewan Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan, disaksikan oleh pengurus, anggota, Humas, Penasehat, Dewan Pembina, serta jajaran lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Ucup Supriadi menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan yang telah memberikan kepercayaan dan menunjuk saya untuk menjadi Ketua Dewan Pengurus Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan. Insya Allah, saya akan menjaga kepercayaan ini dan menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya,” ujar Ucup.

Ketua DPC PPWI Lebak, Abdul Kabir Albantani, berfoto bersama dengan Ketua Dewan Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan, Ucup Supriadi, didampingi sekretaris, Humas, Penasehat, dan anggota di tempat yang sama.


Ia juga mengajak seluruh pengurus agar menjalankan tugas dengan baik, sesuai kode etik jurnalistik, serta menjaga marwah kewartawanan.

“Saya berharap kita semua bisa solid dan kompak menjaga marwah organisasi sesuai arahan Ketua DPC PPWI Lebak,” tambahnya.

Ucup juga menyampaikan terima kasih kepada Ama Samboja Uton Witono selaku Dewan Pembina PPWI Wilayah Lebak Selatan atas kehadirannya dalam acara penyerahan SK.

Sementara itu, Ketua DPC PPWI Kabupaten Lebak, Abdul Kabir Albantani, berpesan agar para wartawan yang tergabung dalam PPWI Wilayah Lebak Selatan menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) mereka secara profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Harapannya, keberadaan Dewan Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan ini mampu memberikan kepercayaan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan, Samboja Uton Witono, mengucapkan selamat atas terbentuknya struktur organisasi ini.

“Semoga seluruh anggota PPWI Wilayah Lebak Selatan mampu menyajikan pemberitaan yang berimbang dan akuntabel, sehingga dapat mengedukasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Samboja, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak.

Ia pun berharap seluruh pengurus dan anggota bisa tetap solid dan kompak dalam menjalankan amanah organisasi.

Struktur Kepengurusan Simpul PPWI Wilayah Lebak Selatan:

Dewan Pembina:

Samboja Uton Witono (Ama Dewan)

Serka (Purn) Empud Saripudin

Penasehat:

Ade Purna Kridiana

Ketua:

Ucup Supriadi

Wakil Ketua:

Rudi Wahyudi

Sekretaris:

Dede Rahmat Sutisna

Bendahara:

Riswan Dainal Fansuri

Biro Humas & Hublem:

Hendri Mufarid

Biro SDM Organisasi & Lintang:

Endang Hermanto

Biro Kerohanian & Pembinaan Mental:

Uday

Biro Sosial & Budaya:

Sumantri

Didin MZ

Anggota/Pewarta:

1. Sahir

2. Shandi Pele

3. Rian MKS

4. Estu Kartika Yuliano

5. Angga Mandi Gaulana

6. Ujang Jambe

7. Dedih Supriadi

8. Sahran

(Tim) 

Warga Miskin di Desa Kerta Berharap Bantuan Pemerintah

By On Minggu, Juni 08, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com - Salah satu warga Kampung Padasuka, Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, Minggu 08 Juni 2025.

Warga tersebut merupakan keluarga kecil dengan dua anak, satu perempuan yang baru lulus SD dan seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Sang ayah, Ahmad, adalah seorang guru mengaji. Namun, pemerintah dinilai seolah tutup mata terhadap kondisi mereka.

Meski memenuhi kriteria sebagai warga miskin ekstrem, keluarga Ahmad tidak pernah menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Sosial.

“Selama ini kami belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah, padahal banyak orang lain menerima BPNT dan PKH,” ungkap Ahmad.

Ia juga mengaku bahwa rumah mereka yang kondisinya sangat memprihatinkan sudah diajukan untuk mendapatkan bantuan, namun hingga kini belum ada kepastian.

Menurut informasi yang beredar, pendamping PKH dan Ketua Kelompok PKH diduga lebih sering melakukan verifikasi terhadap warga yang mampu, sementara keluarga seperti Ahmad tidak pernah diajukan sebagai penerima manfaat.

“Sampai saat ini belum pernah ada yang datang untuk mengajukan bantuan bagi kami. Bahkan tidak ada pemeriksaan langsung ke keluarga kami. PKH dan BPNT belum pernah kami dapatkan, sementara rumah kami masih seperti ini,” tambahnya.

Ahmad dan keluarganya berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera menyalurkan bantuan, mengingat kedua anaknya akan memasuki jenjang pendidikan baru di tahun ajaran 2025.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah agar anak-anak kami bisa bersekolah tanpa harus memikirkan biaya ke depannya,” tutupnya.

Kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah untuk lebih serius dalam mengevaluasi mekanisme penyaluran bantuan sosial, agar program seperti PKH dan BPNT benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

(Cup/Uday)

Kapolsek Bayah Pimpin Apel Persiapan Pengawalan dan Pengamanan Pawai Obor Takbir Keliling di Wilayah Kecamatan Bayah

By On Jumat, Juni 06, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Kapolsek Bayah Polres Lebak, AKP Asep Mulyadi, memimpin Apel Persiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam rangka kegiatan pawai obor perayaan malam Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 yang dilaksanakan oleh warga masyarakat Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Kamis malam (06/06/2025).

Kegiatan apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bayah, AKP Asep Mulyadi, beserta seluruh personel Polsek Bayah Polres Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten, AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bayah, menyampaikan bahwa seluruh personel Polsek Bayah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap kegiatan kaum muslimin dan muslimat yang tengah melaksanakan Takbir Keliling di wilayah Kecamatan Bayah.

“Ya, sesuai perintah Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., saya pimpin seluruh anggota Polsek Bayah untuk melakukan pengamanan, pengawalan, dan pengaturan lalu lintas terhadap kegiatan masyarakat yang melakukan pawai obor sambil Takbir keliling dalam rangka merayakan Idul Adha 1446 H,” terang AKP Asep Mulyadi.

“Kita menerjunkan seluruh personel untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi terjadinya tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan terganggunya Kamtibmas serta kenyamanan umat muslim yang tengah merayakan Idul Adha 1446 H. Ini juga sebagai antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkas AKP Asep Mulyadi.

(Jambe)

Tambang Batu Bara Ilegal di Blok Ciman Diduga Abaikan Larangan Petugas Perhutani

By On Kamis, Juni 05, 2025

 

Timbunan sementara tambang batu bara dari lokasi Blok Ciman milik Perum Perhutani di Kampung Cidahu, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak

Lebak, KabarViral79.Com – Tambang batu bara ilegal di lahan milik Perum Perhutani RPH Panyaungan Timur, tepatnya di Blok Ciman, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, terus beroperasi. Para penambang diduga mengabaikan larangan dari petugas Perum Perhutani, Kamis, 5 Juni 2025.

Padahal sebelumnya, petugas Perum Perhutani telah beberapa kali menggelar operasi dan memasang plang larangan di beberapa titik lokasi. Namun, para pelaku/kordinator lapangan (korlap) tambang batu bara tersebut justru semakin membandel.

Saat dikonfirmasi di lokasi, HRD, yang disebut sebagai pemilik tambang/korlap, mengatakan bahwa dirinya hanya sebatas pekerja di lapangan.

“Saya hanya kerja di lapangan, Kang. Kalau ada apa-apa silakan menghubungi DD saja karena batu bara saya dibeli sama dia,” ujar HRD beberapa hari yang lalu.

Saat diminta keterangan terkait lubang batu bara milik HRD apakah barangnya dibeli oleh DD, pihak yang disebut tak menampik hal tersebut.

“Iya, itu batu baranya dibeli ku saya,” kata DD singkat.

Sebelumnya pernah diberitakan bahwa petugas Perhutani bernama Ence menyatakan pihaknya sudah geram dan berencana melakukan operasi besar-besaran.

“Bila perlu, kami bakar lubang-lubang itu. Kami sudah siapkan aksi!” tegasnya.

Pantauan tim awak media, tenda-tenda tambang ilegal masih berdiri kokoh, bahkan beberapa lubang batu bara di Blok Ciman masih beroperasi.

(Tim/Red)

Tambang Emas Diduga Tanpa Izin di Desa Sogong Marak dan Menjamur, Para Penambang Seakan Kebal Hukum

By On Kamis, Juni 05, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) di Blok Cikamsi, Kampung Cipetir, dan Blok Awi Lega, Kampung Patat, Desa Sogong, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, semakin marak dan menjamur. Para penambang seolah kebal hukum, Rabu (04/06/2025).

Hasil investigasi tim media dan LSM yang turun langsung ke lokasi beberapa hari lalu menunjukkan banyaknya lubang tambang ilegal yang tersebar di berbagai titik, terutama di dua lokasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, salah satu pengelola tambang menyebut bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan seseorang berinisial AS jika ada pihak luar yang datang ke lokasi.

“Kalau ada tamu dari pihak manapun, biasanya diarahkan ke Pak AS. Kami para penambang sudah dikondisikan ke beliau,” ungkap beberapa penambang kepada tim media.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, tim media menemui langsung AS di salah satu lubang tambang miliknya. Ia membenarkan pernah menerima sejumlah uang terkait aktivitas tersebut.

“Memang dulu pernah ada seperti itu, Kang. Tapi paling Cuma dapat sekitar Rp500 ribu, untuk sekadar ngopi. Kalau ada rekanan juga, uangnya sudah habis,” kata AS.

Saat ditanya tentang lubang milik WN yang dikabarkan sedang menghasilkan, AS menyatakan, “Itu Cuma informasi saja, sekarang sudah jelek lagi.”

Terkait kabar adanya pemanggilan dari pihak Krimsus Polres Lebak terhadap seseorang berinisial AN, AS membenarkan hal tersebut.

“Iya, memang pernah ada panggilan dari Krimsus Polres Lebak, tapi itu hanya klarifikasi saja. Saya juga ikut mendampingi,” jelasnya.

Menanggapi fenomena ini, Ketua LSM Rakyat Indonesia (LSM-RI), Ujang Jambe, angkat bicara. Ia menyayangkan maraknya tambang ilegal yang seolah-olah tak tersentuh hukum.

“Saya bersama tim media melihat langsung aktivitas tambang ilegal di Blok Cikamsi dan Blok Awi Lega. Apalagi lubang yang diduga milik WN dan AS itu tidak jauh dari permukiman. Bagaimana jika terjadi longsor? Sangat berbahaya. Para penambang ini seakan kebal hukum,” tegas Ujang Jambe.

Ia juga meminta pihak Satpol-PP dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak karena keberadaan lubang tambang yang dekat dengan permukiman warga sangat membahayakan.

(Tim/Red)