-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dua Warga Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pidie Jaya Aceh, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

By On Rabu, Maret 25, 2026

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

PIDIE JAYA, KabarViral79.Com - Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Kedua korban diketahui berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku. 

Keduanya ditemukan dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI yang terparkir di jalan rel lama, tepatnya di depan Yayasan Bustanul Fakri Aceh. 

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Rabu, 25 Maret 2026 mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban. 

“Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya sedang menyelidiki penemuan dua warga meninggal dunia dalam mobil guna memastikan penyebab kematian kedua korban,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut telah berada di lokasi sejak Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, keberadaan kendaraan itu tidak menimbulkan kecurigaan warga karena diduga milik pemudik yang beristirahat. 

Namun, hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.55 WIB, warga mulai curiga lantaran mobil masih berada di lokasi dengan kondisi mesin menyala. 

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Sejumlah warga kemudian mendekati kendaraan tersebut dan mencoba memanggil penumpang di dalamnya, namun tidak mendapat respons. 

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Baru. Sekitar pukul 00.05 WIB, personel Kepolisian bersama warga mendatangi lokasi dan memecahkan kaca mobil untuk memastikan kondisi korban. 

Petugas yang turut melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bandar Baru memastikan kedua korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan. 

Dugaan sementara, korban meninggal saat beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan pendingin udara (AC) menyala tanpa adanya sirkulasi udara yang cukup. 

Selanjutnya, personel Polsek Bandar Baru bersama Koramil 11/Bandar Baru dan tim Inafis Polres Pidie Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bandar Baru sebelum dirujuk ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara itu, kendaraan yang digunakan korban masih berada di lokasi kejadian dan telah dipasangi garis polisi. 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat beristirahat di dalam kendaraan, dengan memastikan adanya sirkulasi udara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Joniful Bahri)

Ledakan Petasan Lukai Tujuh Korban di Pamekasan, Tujuh Orang Diamankan dan Tiga Masih Buron

By On Selasa, Maret 24, 2026

Polisi menggerebek rumah pembuatan petasan berbagai jenis di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Jatim.  

PAMEKASAN, KabarViral79.Com - Kasus ledakan petasan di sejumlah wilayah di Pamekasan selama sepekan terakhir menjadi atensi serius bagi aparat Kepolisian. 

Dari rangkaian kejadian itu, sebanyak tujuh orang yang menjadi korban.

Ketujuh korban ledakan petasan itu, salah satunya berasal dari Tlesah, lima orang berasal dari Plakpak, dan satu orang lagi berasal dari Duko Timur, Kecamatan Larangan. 

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Total pelaku yang sudah kami amankan sebanyak tujuh orang," ujarnya, Senin, 23 Maret 2026. 

Selain sudah menangkap tujuh orang, Polisi masih memburu tiga orang lain yang diduga terlibat dalam ledakan petasan itu dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Masih ada tiga orang yang saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran petugas," ujarnya. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau membuat petasan berbahaya, terutama yang berpotensi menimbulkan ledakan besar dan membahayakan keselamatan. 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya selama momen libur dan perayaan, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (*/red)

Viral Jemaah Salat Id di Surabaya Adu Jotos, Begini Duduk Perkaranya

By On Senin, Maret 23, 2026

Keributan antar jemaah di Masjid Kemayoran usai Salat Idul Fitri. (Foto: Tangkapan layar) 

SURABAYA, KabarViral79.Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan aksi keributan antara jemaah Salat Idul Fitri 2026, di Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Keributan itu disebut terjadi karena salah paham. Ada pihak yang merasa tersinggung karena dituduh mengambil ponsel. 

Marbot Masjid Kemayoran Surabaya, Dedi Kurniawan mengaku tidak tahu secara langsung bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun, berdasarkan keterangan yang dia dapatkan dari warga, peristiwa itu terjadi pada saat khatib menyampaikan khotbah. 

Dalam video yang beredar, jemaah yang terlibat keributan terlihat saling pukul dan saling tendang. Kerumunan jemaah lain di sekitar pun mencoba melerai hingga ada aparat Kepolisian yang ikut mengamankan. 

"Awalnya salah paham. Nggak ada korban, cuma sudah sampai tonjok-tonjokan. Si sebelah ini informasinya ngambil HP, ternyata si sebelah enggak terima. Sama-sama ngototnya," ujar Dedi, Minggu, 22 Maret 2026. 

Dedi menjelaskan, jemaah yang terlibat dalam keributan itu diduga masih remaja. Karena itulah mereka dengan cepat tersulut emosi hingga saling tonjok setelah terjadinya kesalahpahaman. 

"Namanya anak-anak ya, SMP lah. Akhirnya enggak bisa nahan emosi," ujarnya. 

Beruntung keributan itu bisa segera dilerai sehingga suasana bisa kembali kondusif.

"Alhamdulillah aman terkendali. Saya nggak tahu (secara langsung) kejadiannya, kebetulan tugas di dalam. Itu hari pertama Idul Fitri, 21 Maret 2026," ujar Dedi. (*/red)

Dokter Perempuan di Gayo Lues Ditemukan Tewas di Kamar Terkunci, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum.  

GAYO LUES, KabarViral79.Com – Seorang dokter perempuan ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026.

Korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

Korban diketahui bernama Susi Astuti (inisial S.H.), yang selama ini membuka praktik umum di kediamannya. 

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.55 WIB di kamar lantai dua rumahnya dalam kondisi mengenaskan. 

Penemuan jasad pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Norman, yang datang untuk bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

“Saya datang sekitar pukul 09.30 WIB. Pintu belakang rumah sudah terbuka sedikit. Saya panggil-panggil, tapi tidak ada jawaban,” ujar Norman. 

Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan sempat mencari korban di lantai bawah, namun tidak ditemukan. Saat naik ke lantai dua, Norman mencium bau menyengat yang berasal dari salah satu kamar. 

Di depan kamar tersebut, pintu ditemukan dalam kondisi terkunci dari luar dengan kunci masih tergantung. Setelah dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang dengan kepala tertutup kain selimut. 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian. 

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hingga tujuh hari sebelum ditemukan. 

Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai membusuk.

Pemeriksaan medis juga menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Mulut korban disumpal menggunakan kain menyerupai jilbab berwarna hitam, kedua tangan diikat ke belakang menggunakan kabel, serta terdapat luka di bagian pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Muhammad Abidinsyah, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Saat ini kami fokus pada pengungkapan pelaku,” ujarnya. 

Polisi juga mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum penemuan, Norman sempat mengantarkan paket milik korban dan meletakkannya di tangga rumah. Paket tersebut masih berada di lokasi yang sama saat korban ditemukan. 

Diketahui, korban merupakan seorang dokter yang tinggal sendiri di rumahnya dan telah lama menjanda. 

Selain itu, korban juga dikenal membuka praktik layanan kesehatan di rumah yang berada di pinggir Jalan Nasional Blangkejeren, Kutacane. 

Hingga kini, aparat Kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (Joniful Bahri)

Diserang AS-Israel, Iran Balas Gempur Fasilitas Gas Negara Teluk

By On Kamis, Maret 19, 2026

Fasilitas pengolahan gas bumi di Ras Laffan, Qatar. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas dan ladang gas negara-negara Teluk usai ladang gasnya di Pars Selatan diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di fasilitas gas di Qatar. 

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis  19 Maret 2026, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan bahwa tim pertahanan sipil saat ini sedang berupaya memadamkan kebakaran di Kota Industri Ras Laffan setelah serangan Iran. 

Tidak ada korban luka yang dilaporkan menurut pernyataan Kementerian. 

Sebelumnya, pertahanan sipil mengatakan telah berhasil mengendalikan kebakaran di Ras Laffan. 

Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengeluarkan pernyataan lain menyusul serangan Iran terhadap fasilitas gas Ras Laffan. 

"Serangan brutal Iran terhadap negara-negara di kawasan ini telah melanggar semua garis merah dengan menargetkan warga sipil, infrastruktur sipil, dan fasilitas vital," tulis pernyataan itu. 

Sementara itu, QatarEnergy mengatakan, kebakaran besar telah terjadi di beberapa fasilitas gas alam cair (LNG) miliknya menyusul serangan terbaru Iran di Kota Industri Ras Laffan. 

Serangan ini "merupakan tambahan dari serangan sebelumnya di Kota Industri Ras Laffan pada hari Rabu" yang "mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas Pearl GTL (Gas-to-Liquids)," kata QatarEnergy. 

"Terdapat kerusakan lebih lanjut yang luas akibat serangan baru ini, dengan tim tanggap darurat segera dikerahkan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan," tambah QatarEnergy. 

Negara lainnya, UUEA mengutuk serangan Iran terhadap fasilitas gas Habshan dan ladang Bab. 

Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan, serangan Iran yang menargetkan fasilitas gas Habshan dan ladang minyak Bab merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran prinsip-prinsip hukum internasional. 

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan nasionalnya, dan untuk menjaga prestasi nasionalnya. 

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pertahanan udara UEA berhasil mencegat serangan tersebut, dan tidak ada korban jiwa yang tercatat. 

Pernyataan itu juga menekankan bahwa penargetan infrastruktur energi vital merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan pasar energi global. (*/red)

Tabrakan Beruntun Tiga Kendaraan di Simpang Mamplam Bireuen, Empat Orang Luka-luka

By On Minggu, Maret 15, 2026

Tiga unit kendaraan mengalami kecelakaan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Pulo Drien, Simpang, Bireuen, Jumat, 13 Maret 2026. Empat orang mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Pulo Drien, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat, 13 Maret 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Peristiwa tersebut melibatkan tiga unit kendaraan dan mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat. 

Adapun kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun itu masing-masing mobil box Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BL 8999 AG, Toyota Innova Reborn BK 1061 RAD, serta Mitsubishi Pajero Sport BK 1523 AER. 

Akibat benturan keras, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Seluruh kendaraan kini telah diamankan oleh Satlantas Polres Bireuen untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Menurut keterangan warga sekitar dan anggota Polsubsektor Simpang Mamplam, saat kejadian kondisi jalan relatif sepi karena sebagian besar masyarakat sedang melaksanakan Salat Jumat di Masjid. 

Tiba-tiba warga mendengar dentuman keras dari arah jalan nasional yang berada di tikungan tersebut. Warga yang bergegas ke lokasi mendapati tiga kendaraan dalam kondisi rusak berat di pinggir jalan. 

Para korban kemudian segera dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Simpang Mamplam yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis. 

Berdasarkan keterangan saksi mata dan aparat Kepolisian, mobil box Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Samsuar (48), warga Desa Lame, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Pada saat bersamaan, Toyota Innova yang dikemudikan Syafrizal Maulana (25), seorang mahasiswa asal Desa Bandar Bireuen, melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut membuat mobil Innova terpental dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero Sport yang dikemudikan M Raisul Akram (30), warga Desa Peukan Seulimeum, Aceh Besar. 

Hingga kini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri)

AS Klaim Mojtaba Khamenei Terluka-Cacat di Wajah

By On Minggu, Maret 15, 2026

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.  

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth melontarkan klaim terbaru soal pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. 

Hegseth mengklaim Mojtaba, yang sejauh ini belum pernah muncul secara langsung ke hadapan publik, dalam kondisi terluka dan kemungkinan mengalami cacat akibat serangan AS-Israel. 

Klaim Hegseth ini disampaikan setelah Presiden Donald Trump, dalam wawancara Fox News yang ditayangkan pada Kamis malam, 12 Maret 2026 mengatakan, dirinya meyakini bahwa Mojtaba masih hidup, namun mengalami cedera akibat serangan AS-Israel. 

Berbagai spekulasi bermunculan karena Mojtaba belum muncul secara langsung ke hadapan publik Iran sejak diumumkan terpilih sebagai pemimpin tertinggi yang baru untuk negara Syiah tersebut pada 1 Maret lalu. 

Sejauh ini belum ada foto terbaru Mojtaba yang dirilis oleh otoritas Iran sejak rentetan serangan AS-Israel di awal perang pada 28 Februari lalu menewaskan sebagian besar keluarganya, termasuk ayahnya, mendiang Ayatollah Ali Khamenei, ibundanya dan istrinya. 

Pernyataan pertama Mojtaba kepada publik sebagai pemimpin tertinggi Iran disampaikan secara tertulis, dengan dibacakan oleh seorang presenter televisi pemerintah Iran pada Kamis, 12 Maret 2026, waktu setempat. 

Dalam pernyataan perdananya itu, Mojtaba berjanji untuk tetap menutup Selat Hormuz dan menyerukan negara-negara tetangga Iran menutup pangkalan militer AS di wilayah mereka atau berisiko menjadi sasaran serangan Teheran. 

"Kita mengetahui bahwa pemimpin yang disebut-sebut tidak begitu tertinggi itu terluka dan kemungkinan mengalami cacat fisik. Dia merilis pernyataan kemarin. Pernyataan yang lemah, sebenarnya, tetapi tidak ada suara dan tidak ada video. Itu adalah pernyataan tertulis," ujar Hegseth seperti dilansir Reuters, Sabtu, 14 Maret 2026. 

"Iran memiliki banyak kamera dan memiliki banyak alat perekam suara. Mengapa pernyataan tertulis? Saya rasa Anda mengetahui alasannya. Ayahnya -- tewas. Dia takut, dia terluka, dia menjadi buronan, dan dia tidak memiliki legitimasi," kata Menhan AS itu dalam Konferensi Pers, pada Jumat, 13 Maret 2026. 

Iran sendiri telah mengakui bahwa Pemimpin Tertinggi mereka yang baru mengalami luka-luka. 

Seorang pejabat Teheran, yang enggan disebut namanya mengatakan kepada Reuters bahwa Mojtaba mengalami luka ringan dan masih bisa terus beraktivitas. 

Duta Besar Iran untuk Jepang, Peyman Saadat mengatakan pada Jumat, 13 Maret 2026, bahwa Mojtaba tidak dalam kondisi "melemah". 

"Yang kami ketahui adalah bahwa dia menderita luka-luka akibat perang saat ini, ketika Pemimpin Tertinggi saya dibunuh," ujar Saadat kepada Asahi TV. 

"Tetapi bukan dengan cara yang akan mencegahnya (Mojtaba-red) untuk berfungsi. Dia adalah pemimpin yang berfungsi. Jadi untungnya, tidak ada yang terganggu. Itulah mengapa mereka memilih pemimpin saat ini," pungkasnya. (*/red)

Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen Aceh, Tuntut Hunian Sementara

By On Kamis, Maret 12, 2026

Pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Peusangan, Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan pemerintah daerah terhadap nasib para korban banjir. 

Para pengungsi tiba di kompleks pusat pemerintahan sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka datang bersama anak-anak, orang tua, dan kepala keluarga, sambil membawa berbagai perlengkapan untuk bertahan di lokasi, seperti tenda, peralatan dapur, beras, serta bahan makanan. 

Salah seorang pengungsi, Jamilah mengatakan, warga mendirikan tenda di depan kantor Bupati untuk menuntut hak mereka berupa hunian sementara (Huntara). 

“Kami mendirikan tenda di depan kantor Bupati menuntut hak kami. Kami ingin hunian sementara dan kejelasan dari pemerintah,” kata Jamilah. 

Menurutnya, para korban banjir sudah tidak sanggup lagi bertahan di tenda darurat yang didirikan di kampung mereka. Kondisi tenda dinilai tidak layak karena terasa sangat panas pada siang hari dan kerap bocor saat hujan turun. 

Keluhan serupa disampaikan Aspiana. Ia mengaku hingga kini belum menerima bantuan apa pun, meskipun rumahnya hilang akibat banjir. 

“Masih ada warga yang rumahnya tidak rusak mendapat bantuan seperti DTH. Saya kehilangan rumah, tapi tidak mendapat apa-apa,” ujarnya. 

Pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Peusangan, Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

Para pengungsi juga menuntut kejelasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terkait penyediaan hunian sementara maupun hunian tetap bagi warga yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana banjir. 

Badriah, salah seorang warga lainnya, menegaskan, para pengungsi tidak akan kembali ke kampung sebelum ada kepastian dari pemerintah mengenai penyediaan hunian sementara. 

“Kami tidak akan pulang sebelum hak kami diberikan. Kami butuh hunian sementara,” katanya. 

Para warga juga membantah pernyataan pemerintah daerah yang sebelumnya menyebut korban banjir menolak pembangunan Huntara. 

Menurut Suratin, pemerintah daerah tidak pernah berdiskusi langsung dengan warga terkait rencana pembangunan hunian sementara. 

“Kami sangat membutuhkan hunian sementara. Pemerintah tidak pernah berdiskusi dengan kami. Pernyataan bahwa kami menolak Huntara itu tidak benar,” ujarnya. 

Hingga Kamis sore, para pengungsi masih bertahan di sekitar halaman Kantor Bupati Bireuen. 

Tiga petugas Satuan Polisi Pamong Praja sempat meminta warga agar tidak mendirikan tenda di kawasan perkantoran pemerintah, namun para pengungsi tetap memilih bertahan hingga tuntutan mereka dipenuhi. (Joniful Bahri)

Kapal Tug Boat Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Kemlu Sebut Tiga WNI Hilang

By On Senin, Maret 09, 2026

Ilustrasi perahu-perahu di Selat Hormuz. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) mengalami ledakan di Selat Hormuz. 

Dilaporkan ada tiga awak Warga Negara Indonesia (WNI) dalam proses pencarian. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, insiden terbakar dan tenggelamnya kapal Musaffah 2 terjadi pada Kamis, 6 Maret 2026. Kapal itu tenggelam di antara perairan PEA dan Oman, pukul 02.00 dini hari waktu setempat. 

"Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman pada tanggal 06 Maret 2026,pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," ujar Heni kepada wartawan, Minggu, 08 Maret 2026. 

Kemlu menyebut, perwakilan RI berkoordinasi dengan otoritas PEA, Oman dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Musaffah 2 terdiri dari tujuh personel kapal yang berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. 

Heni mengatakan, ada empt WNI yang berada dalam kapal tersebut. Dilaporkan satu WNI dalam keadaan selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit. Sementara tiga WNI lainnya, masih dalam proses pencarian. 

"Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total tujuh personil berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya. 

"Khusus kondisi empat awak WNI, satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan tiga WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat," imbuhnya. 

Heni mengatakan, ada satu WNI lain saat kejadian berlangsung. Namun, WNI itu berada di kapal berbeda dan dalam kondisi selamat. 

Kemlu RI mendorong adanya investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut. 

"Saat ini, perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini," ujarnya. 

Kemlu RI mengimbau seluruh WNI yang berada di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Ia meminta, WNI di sana terus berkoordinasi dengan perwakilan RI terkait. 

"Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau seluruh WNI di Timur Tengah termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," kata Heni. 

"Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline perwakilan RI terkait," tutupnya. (*/red)

Mobil Damkar Bireuen Tabrak Truk Tronton saat Menuju Lokasi Kebakaran, Tiga Petugas Luka

By On Senin, Maret 09, 2026

Mobil Damkar Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan SPBU Peudada saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu, 08 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu pagi, 08 Maret 2026. 

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di depan SPBU Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Peudada, sekitar pukul 09.30 WIB. 

Akibat peristiwa itu, sopir mobil pemadam kebakaran Rudi Hartono bersama dua personel Damkar, Dedi Sumardi dan Fauzanur, mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka. 

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Hardani melalui Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Aditya Hadmanto mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil damkar Mitsubishi Cold Diesel BL 9083 AB yang dikemudikan Rudi Hartono melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Setibanya di lokasi kejadian, mobil damkar tersebut menabrak bagian samping kanan truk tronton Mitsubishi Fuso BK 8225 BR yang dikemudikan Suryadi. Truk yang melaju searah di depan mobil damkar itu tiba-tiba berbelok ke kanan untuk masuk ke SPBU. 

“Setibanya di TKP, truk tronton yang berada di depan mobil damkar tiba-tiba berbelok ke kanan menuju SPBU, sehingga mobil damkar tidak sempat menghindar dan menabrak bagian samping kendaraan tersebut,” kata Aditya. 

Ia menyebut, dari kecelakaan tersebut terdapat empat orang yang terlibat, dengan tiga orang mengalami luka dan satu orang tidak mengalami luka. 

Korban luka merupakan sopir dan dua petugas Damkar Bireuen, sedangkan pengemudi truk tronton tidak mengalami cedera. 

Salah satu petugas Damkar, Fauzanur, pada pukul 16.00 WIB, dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh karena mengalami patah kaki serta cedera pada tulang ekor bagian belakang. 

Selain korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Saat ini, Satlantas Polres Bireuen telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tronton Mitsubishi Fuso dan satu unit mobil pemadam kebakaran. 

Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri) 

Stok BBM Diklaim Aman, Sementara Warga Bireuen Tetap Antre Panjang di SPBU

By On Sabtu, Maret 07, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh dan sekitarnya dalam kondisi aman. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya pesan berantai yang mengimbau masyarakat segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken di tengah situasi konflik di Timur Tengah. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. 

“Terkait pesan berantai yang mengimbau masyarakat mengisi penuh tangki BBM, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar melalui aplikasi percakapan dan media sosial tersebut tidak benar,” ujar Fahrougi, Jumat, 06 Maret 2026. 

Ia menyebutkan, penyaluran BBM kepada masyarakat masih berjalan normal dan tidak ada gangguan pasokan di wilayah Aceh maupun Sibolga. 

“Perlu diketahui, informasi tersebut tidak benar. Saat ini, penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya. 

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui pesan berantai di media sosial. 

“Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan fakta,” tambahnya. 

Namun demikian, kondisi di lapangan disebut berbeda dengan pernyataan tersebut. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen, terlihat antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Sejumlah warga Bireuen menilai pernyataan dari pihak Pertamina maupun sejumlah pejabat kerap tidak sejalan dengan kondisi yang mereka rasakan di lapangan. 

Menurut mereka, antrean kendaraan di hampir setiap SPBU menunjukkan bahwa ketersediaan BBM tidak sepenuhnya seperti yang disampaikan. 

“Kalau memang stok BBM aman, kenapa kendaraan harus antre di setiap SPBU? Itu artinya BBM tidak tersedia seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar beberapa warga di Bireuen. 

Warga berharap, pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait kondisi distribusi BBM agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. (Joniful Bahri)

Garda Revolusi Iran Klaim Serang Kapal Tanker Minyak AS di Perairan Teluk

By On Kamis, Maret 05, 2026

Ilustrasi Konflik Iran dan AS. 

TEHERAN KabarViral79.Com - Perang antara Amerika Serikat (AS) vs Iran makin panas usai Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal ke kapal tanker AS di perairan Teluk. 

Akibatnya, dilaporkan kapal tanker AS terbakar karena serangan itu. 

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataannya, seperti dilaporkan televisi pemerintah Teheran dan dilansir dari AFP, Kamis, 05 Maret 2026, mengklaim bahwa kapal tanker AS itu "terkena rudal di sebelah utara Teluk Persia". 

"Saat ini terbakar," sebut IRGC dalam pernyataannya, merujuk pada kapal tanker AS yang diserang pasukannya. 

Serangan rudal Iran terhadap kapal tanker AS ini belum dikonfirmasi secara independen.

Insiden ini terjadi ketika IRGC mengumumkan bahwa mereka kini memiliki "kendali penuh" atas perairan Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia ke Samudra Hindia dan merupakan jalur pelayaran vital untuk minyak juga gas. 

IRGC memperingatkan, setiap kapal yang berusaha melewati jalur perairan strategis itu, berisiko mengalami kerusakan akibat rudal atau drone yang nyasar. 

Selat Hormuz ditutup sejak AS dan Israel melancarkan gelombang serangan terkoordinasi terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026,waktu setempat. 

Iran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk. 

Diketahui sebelumnya, IRGC mengklaim telah menyerang sebuah kapal militer AS di Samudra Hindia, ratusan kilometer jauhnya dari perbatasan Iran. 

Kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia itu, klaim IRGC, dihantam oleh rudal Ghadr-380 dan rudal Talaeieh. 

IRGC menyebut serangan rudal itu sebagai "serangan dahsyat" karena dilancarkan terhadap target yang berada di perairan yang berjarak lebih dari 600 kilometer dari pantai selatan Iran. 

Kapal perusak AS itu sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika saat dihantam rudal, maka menurut kesimpulan intelijen IRGC, serangan itu memicu "kebakaran meluas" pada kedua kapal militer tersebut, yang menyebabkan kepulan asap membubung ke langit di atas lautan. 

Namun AS belum menanggapi klaim serangan-serangan Iran tersebut. (*/red)

Iran Serang Kapal Perusak AS di Samudra Hindia dengan Dua Jenis Rudal

By On Rabu, Maret 04, 2026

Garda Revolusi Iran tembakkan roket dari sejumlah kapal dalam latihan militer di perairan Teluk pada Januari 2025. 

TEHERAN, KabarViral79.Com - Garda Revolusi Iran mengumumkan pasukannya telah meluncurkan rudal ke sebuah kapal perusak Amerika Serikat (AS) di Samudra Hindia, ratusan kilometer jauhnya dari perbatasan Iran. 

Garda Revolusi mengklaim bahwa serangan rudalnya menghantam kapal perang AS tersebut. 

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRCG), seperti dilansir dari Kantor Berita Tasnim dan Press TV, Rabu, 04 Maret 2026, menyatakan bahwa sebuah kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia, telah dihantam oleh rudal Ghadr-380 dan rudal Talaeieh. 

Serangan rudal itu dilancarkan oleh pasukan Angkatan Laut IRGC. 

Rudal Ghadr merupakan rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer, yang dirancang untuk serangan presisi dan pengerahan cepat. 

Sedangkan Rudal Talaeieh merupakan sistem Rudal jelajah strategis yang mampu mencapai target hingga 1.000 kilometer jauhnya. 

Rudal ini diklaim sebagai rudal pintar yang dapat mengubah target di tengah misi, yang semakin menambah kemampuan strategisnya. 

Menurut IRGC, target serangan itu terletak di perairan yang berjarak lebih dari 600 kilometer dari pantai selatan Iran saat "serangan dahsyat" itu dilancarkan. 

Dengan kapal perusak AS itu sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika saat dihantam rudal, maka menurut kesimpulan intelijen IRGC, serangan itu memicu "kebakaran meluas" pada kedua kapal militer tersebut, yang menyebabkan kepulan asap membubung ke langit. 

Iran terus melancarkan serangan terhadap target-target Israel dan AS untuk membalas serangan yang dilakukan kedua negara itu sejak Sabtu lalu, 28 Februari 2026. 

Rentetan serangan AS-Israel itu menewaskan sejumlah tokoh penting dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei. 

Laporan terbaru Bulan Sabit Merah Iran menyebutkan, sejauh ini, sedikitnya 787 orang tewas akibat gelombang serangan AS-Israel. 

Iran membalas dengan serangan Rudal dan Drone terhadap target-target di Israel dan pangkalan-pangkalan AS, serta aset militer AS, di negara-negara Teluk. 

IRGC mengumumkan pasukannya telah menyerang sejumlah target sensitif dan strategis di wilayah pendudukan Israel, selain melancarkan serangan balasan terhadap banyak kepentingan Amerika di seluruh kawasan Teluk, termasuk yang berada di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. 

Kapal Induk AS, USS Abraham Lincoln, yang ada di kawasan itu juga disebut menjadi target serangan IRGC, yang bertekad melanjutkan serangan hingga "kekalahan total" musuh. (*/red)

AS-Israel Terus Lancarkan Serangan, Ratusan Warga Iran Mengungsi ke Pakistan

By On Selasa, Maret 03, 2026

Ilustrasi kepulan asap di Iran. 

TEHERAN, KabarViral79.Com - Amerika Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan ke Iran. Sebanyak 300 warga Iran memutuskan mengungsi ke Pakistan. 

Dilansir dari BBC, Selasa, 03 Maret 2026, sebanyak 300 warga Iran telah tiba di Pakistan, tepatnya di Provinsi Balochistan. Provinsi ini berbatasan dengan Iran. 

Balochistan merupakan salah satu wilayah yang bergejolak. Wilayah ini merupakan rumah bagi kelompok-kelompok separatis yang melakukan pemberontakan selama beberapa dekade. 

Diketahui, para pemimpin Pakistan saat ini tengah menyeimbangkan hubungan dengan AS. Tahun lalu, Pakistan menominasikan Presiden Trump untuk Nobel Perdamaian seiring meningkatnya hubungan baik dengan AS. 

Namun, meskipun mayoritas penduduknya adalah Sunni, terdapat komunitas Syiah di Pakistan yang sangat menentang perang di Iran. 

Terbaru, Israel melancarkan serangan ke Ibu Kota Iran, Teheran. Ledakan terdengar di langit-langit Teheran. 

Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan komandan senior Republik Islam Iran di Teheran. Namun Israel tak merinci siapa yang ditargetkan. 

Bulan Sabit Merah Iran melaporkan, jumlah korban tewas akibat gelombang serangan AS dan Israel. Lebih dari 780 orang tewas di berbagai wilayah Iran sejak rentetan serangan dilancarkan pada Sabtu, 28 Februari 2026, waktu setempat. (*/red)

Siswa Keracunan MBG di Bireuen Diduga Terima Uang Tunai Rp 200 Ribu Saat Dirawat, Pengelola Program Belum Beri Penjelasan

By On Senin, Maret 02, 2026

Siswa yang mengalami keracunan MGB hingga kini masih menjalani perawatan di Puskesmas Simpang Mamplam, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Puluhan siswa yang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan menerima uang tunai saat menjalani perawatan medis. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Simpang Mamplam masing-masing menerima uang sebesar Rp 200 ribu. 

Pemberian uang tersebut diduga berasal dari pihak pelaksana program MBG di tingkat kecamatan. 

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya pembagian uang tersebut. 

Ia menyebut, uang diberikan ketika anaknya masih berada dalam proses pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas. 

"Saat kami di Pukesmas memang benar ada diberikan uang Rp 200 ribu. Informasinya dari pengelola MBG kecamatan untuk anak-anak yang dirawat,” ujarnya kepada wartawan, Minggu, 01 Maret 2026. 

Meski menerima uang itu, para orang tua menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pemulihan kesehatan anak-anak mereka. 

Sebelumnya, para siswa mengalami keluhan mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu MBG yang dibagikan pihak sekolah. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai tujuan pemberian uang tersebut—apakah dimaksudkan sebagai bentuk bantuan selama perawatan atau sebagai bentuk kepedulian dari pelaksana program di lapangan. 

Pihak pengelola MBG Kecamatan Simpang Mamplam juga belum memberikan keterangan rinci terkait sumber dana maupun alasan pemberian uang tunai kepada siswa yang dirawat. 

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan siswa di salah satu sekolah di Simpang Mamplam harus mendapat penanganan medis akibat gejala yang diduga terkait keracunan makanan. 

Dinas Kesehatan setempat telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.(Joniful Bahri)

Khamenei dan Tujuh Pejabat Tinggi Iran Terbunuh dalam Serangan AS-Israel

By On Senin, Maret 02, 2026

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. 

TEHERAN, KabarViral79.Com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei tewas dalam perang yang dimulai oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke negaranya.

elain Khamenei, sejumlah pejabat hingga putri dan cucu Khamenei juga tewas dalam serangan itu. 

Diketahui sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026. 

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," ujar Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP. 

Pada Minggu, 01 Maret 2026, Iran mengkonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei, akibat serangan tersebut. Iran juga mengumumkan masa berkabung selama 40 hari. 

Dilansir dari CNN dan AFP, selain Khamenei, putri, menantu hingga cucu sang Pemimpin Tertinggi Iran itu juga tewas. 

Tak hanya itu, Komandan Garda Revolusi Iran, Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh juga tewas. 

Berikut daftar pejabat dan keluarga Khamenei yang tewas: 

1. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei 

2. Komandan IRGC Mayor Jenderal, Mohammad Pakpour 

3. Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani 

4. Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh 

5. Pejabat Intelijen Iran, Saleh Asadi 

6. Pejabat Penelitian Iran, Hossein Jabal Amelian 

7. Pejabat Penelitian Iran, Reza Mozaffari-Nia 

8. Penghubung pertahanan senior Iran, Mohammed Shirazi 

9. Putri Khamenei 

10. Menantu Khamenei 

11. Cucu Khamenei 


(*/red)

Irak Umumkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk Khamenei

By On Minggu, Maret 01, 2026

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Pemerintah Irak mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Irak ikut berduka. 

"Dengan kesedihan dan dukacita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terhormat dan seluruh umat Islam atas kemartiran ulama dan mujahid, Pemimpin Tertinggi, Yang Mulia Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang kami anggap sebagai salah satu tokoh utama keluarga Nabi," kata Juru Bicara Pemerintah Irak, Bassem Al-Awadi, dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Irak (INA) seperti dilansir Al-Jazeera, Minggu, 01 Maret 2026. 

Irak menyatakan, serangan ke Iran merupakan tindakan tercela. 

Irak menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. 

"Sebagai akibat dari agresi yang terang-terangan dan tindakan tercela yang melanggar semua norma kemanusiaan dan moral, dan jelas melanggar hukum dan konvensi internasional," ujarnya. 

Khamenei tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu, 28.Februari 2026. 

Iran kemudian mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan 7 hari libur nasional untuk berduka atas tewasnya Khamenei. 

Selain itu, Iran juga meluncurkan serangan balasan ke 27 pangkalan AS di kawasan Arab. Salah satu pangkalan AS yang menjadi target serangan balasan Iran berada di Irak. (*/red) 

Video: Puluhan Siswa di Bireuen Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

By On Sabtu, Februari 28, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ratusan siswa dan siswi di kawasan Simpang Mamplam, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 26 Februari 2026 kemarin. 

Peristiwa tersebut berawal saat pembagian makanan pada jam istirahat sekolah. Selang beberapa waktu, para siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, pusing, dan sakit perut. 

Aparat Kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan sumber penyebab keracunan. 

Berdasarkan informasi di lapangan, paket makanan MBG dikirimkan ke rumah siswa pada Kamis sore sebagai penyesuaian selama bulan Ramadan. 

Namun sejumlah wali siswa menilai kualitas makanan yang diterima kurang layak. 

Salah seorang wali siswa menyebut paket tersebut berisi dua butir telur, dua roti kecil, lima butir kurma, satu jeruk, satu pisang, empat butir bakso, dan satu bungkus kecil kacang polong. 

“Beberapa bahan makanan terlihat kurang segar. Kami berharap ke depan kualitas makanan lebih diperhatikan,” ujarnya berharap perbaikan dan pengawasan lebih ketat terhadap kualitas pangan. 

Tim medis melaporkan sedikitnya 140 siswa telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya di RSUD dr. Fauziah, RS BMC, RS Jeumpa Hospital, RSU Pidie Jaya. 

Selain itu juga dirawat di Puskesmas Pandrah, Puskesmas Samalanga, dan Puskesmas Jeunieb. 

Evakuasi dilakukan cepat oleh petugas kesehatan dari berbagai wilayah barat Bireuen bersama Tim PSC 119. 

Hingga Jumat dini hari, 27 Februari 2026, puluhan siswa masih menjalani penanganan medis di Puskesmas Simpang Mamplam. Kondisi para siswa dilaporkan stabil dan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan. (Joniful Bahri)