-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Asokaya dan RAPI Kerja Sama dengan PMI Bireuen Kumpulkan 147 Kantong pada Aksi Donor Darah

By On Jumat, Februari 28, 2025

Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan RAPI serta PMI Bireuen berhasil mengupulkan 147 kantong darah dalam aksi donor darah kemanusian, di Alun-alun Kota Juang, Kabupaten setempat,  Kamis, 27 Februari 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen berhasil mengupulkan 147 kantong darah dalam aksi donor darah kemanusian, di Alun-alun Kota Juang, Kabupaten setempat,  Kamis, 27 Februari 2025.

Aksi sosial donor darah tersebut bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah UTD) RSUD dr Fauziah juga Simbadda Technology Bireuen.

Antusias warga masyarakat untuk melakukan donor darah mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB dan ikut dihadiri langsung Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra atau sering disapa Edi Obama didampingi pengurus PMI lainnya.

Waka I RAPI Bireuen, Muhammad Yanis JZ01PLY kepada wartawan mengatakan, aksi sosial donor darah ini guna mengatasi kekurangan stok darah di rumah sakit.

Menurut Muhamamd Yanis, agenda donor darah ini dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan. Alasannya, kata dia, kebutuhan stok darah di rumah sakit di bulan Ramadhan dinilai meningkat, sementara stok darah di Rumah Sakit dr Fauziah Bireuen selama ini juga menipis.

“Dari keseluruhannya, aksi sosial donor darah hari ini bisa terkumpul sebanyak 147 kantong darah,” terangnya. 

Sementara itu, Gunawan atau sering disapa Abu Bileu, penggagas kegiatan donor darah tersebut ikut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pendonor juga bagi semua pihak yang telah berkontribusi pada agenda donor darah hari ini.

“Harapan utama kami, darah yang telah disumbangkan bagi pendonor berarti dan bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan, terutama di rumah sakit,” imbuhnya. (Joniful Bahri)

Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied Imbau Seluruh Lapisan Masyarakat Jaga Kondusifitas Ibadah Puasa

By On Jumat, Februari 28, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Meski Kementrian Agama RI belum menetapkan secara resmi awal puasa ramadhan 1446 Hijriah, namun vibes hari bulan penuh kebaikan dan keberkahan sudah kentara dirasakan.

Bulan puasa (ramadhan) merupakan momen bagi umat muslim untuk berlomba-lomba melakukan kebajikan guna mendapatkan Rahmat dan pahala.

Jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrosyied, SH, S.IP, M.Si, mengimbau agar pada bulan Ramadhan seluruh lapisan masyarakat menjaga kondusifitas ibadah puasa.

“Hari sabtu nanti, Insyah Allah kita akan memasuki bulan puasa. Saya hanya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang ada di wilayah Kecamatan Tigaraksa dan umumnya di Kabupaten Tangerang agar dapat menjaga kondusifitas saat ramadhan,” ujar Camat kepada awak media, Kamis, 27 Februari 2024. 

“Dengan slogan Kecamatan Tigaraksa ‘Mantap Jasa’ kita sama-sama mewujudkan kenyamanan dan kekhusyukan saat pelaksanaan menunaikan ibadah puasa,” imbuhnya.

Ia juga menekankan agar seluruh elemen masyarakat turut serta dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan.

“Ya untuk mewujudkan supaya umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa lebih khusyuk, agar masyarakat dapat menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan seperti tidak memasang petasan, balap motor liar atau ngetrek, menggunakan pengeras suara (speaker) yang berlebihan,” tegasnya.

Lebih lanjut H. Cucu menambahkan agar selama ramadhan seluruh umat muslim maupun non muslim agar bisa saling menghormati puasa. Bagi pengusaha warung makan dan minuman, hiburan, kafe, agar tidak senaknya membuka jam operasional.

Dia juga menyerukan dan mengajak kepada seluruh umat muslim, khususnya kepada para alim ulama, da’i, tokoh masyarakat, ustadz, kyai, agar selama Ramadan menyampaikan pesan-pesan moril yang positif, menyejukkan dan menyentuh hati, dan hindari perdebatan serta menghormati perbedaan pendapat dalam melaksanakan aktivitas ibadah. (Reno)

Sempat Ricuh! Aksi Badak Banten di Pemkab Lebak Berakhir dengan Kesepakatan Tertulis

By On Kamis, Februari 27, 2025



LEBAK, KabarViral79.Com – Aksi protes besar-besaran mengguncang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak setelah ratusan anggota Ormas Badak Banten DPD Lebak turun ke jalan. Mereka menuntut pertanggungjawaban pemerintah yang dinilai gagal memberikan solusi bagi ribuan warga yang kehilangan pekerjaan akibat penertiban tambang ilegal, Kamis (27/2/2025).

Ratusan massa yang berkumpul di depan kantor Pemkab Lebak meneriakkan kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tebang pilih. Ketua DPD Ormas Badak Banten, Emus Nanang, dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah telah abai terhadap nasib masyarakat yang bergantung hidup dari sektor tambang.

“Jangan diskriminasi masyarakat Lebak! Mereka hanya ingin mencari nafkah. Faktanya, pemerintah malah membiarkan ribuan orang kehilangan pekerjaan tanpa solusi yang jelas,” teriak Emus lantang di hadapan massa aksi.

Ketegangan sempat memuncak ketika massa aksi berusaha merangsek masuk ke kantor Pemkab Lebak. Adu mulut dengan aparat kepolisian dan Satpol PP tak terhindarkan, hingga akhirnya perwakilan Ormas Badak Banten diterima untuk audiensi dengan Asda 1 Bidang Pemerintahan.



Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Lebak diwakili oleh Al-Kadri yang menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi tuntutan massa. “Kami akan koordinasi langsung dengan Bupati, meskipun beliau saat ini sedang retreat di Magelang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memancing kemarahan massa. Mereka mempertanyakan prioritas pemerintah yang dinilai lebih mementingkan agenda pribadi ketimbang menyelesaikan permasalahan rakyat.

Setelah melalui negosiasi panjang, akhirnya disepakati sebuah notulensi kesepahaman yang ditandatangani bersama. Meski demikian, massa tetap menuntut bukti nyata dari pemerintah dan mengancam akan kembali turun ke jalan jika tidak ada solusi konkret dalam waktu dekat.

Aksi ini menunjukkan bahwa kesabaran masyarakat terhadap ketidakjelasan kebijakan Pemkab Lebak semakin menipis.

(Tim/Red)

Kesaksian Ronald Tannur, Mengaku Tidak Pernah Bertemu Heru Hanindyo Sebelumnya

By On Kamis, Februari 27, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Pengakuan saksi Gregorius Ronald Tannur bahwa tidak punya hubungan berpacaran ataupun calon istri dengan korban Dini Sera Afrianti. Mereka berdua hanya teman akrab dan hubungan profesional antara tamu dengan Ladies Court (LC).

Pengakuan tersebut terungkap saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), pada Selasa, 25 Februari 2025.

Dipersidangan yang terbuka untuk umum Penasehat Hukum Heru Hanindyo, yaitu Farih Romdoni Putra, Yoni Agus Setyono, Antonius Youngky Adrianto, Basuki, dan yang lainnya dari Kantor Hukum Adrianto Romdoni Sumarno & Partners bergantian menanyakan pada saksi Ronald Tannur.

Dalam keterangan di muka persidangan yang terbuka untuk umum dibawah sumpah, saksi Ronald Tannur menyatakan tidak pernah kenal dan tidak pernah bertemu Heru Hanindyo sebelumnya.

Ronald juga mengaku tidak biasa minum tequila saat kejadian tersebut di Blackhole KTV, hal itu terjadi karena terpaksa.

Dini Sera sebelumnya sudah minum tequila bersama Ifan di Blackhole KTV yang mengakibatkan korban mabuk berat dan tanpa terkendali terjadi keributan malam tersebut.

Ifan lah yang buka table duluan di Blackhole KTV, sedangkan Ronald datang terlambat atas undangan Dini Sera.

Ronald merebut minuman tequila yang akan diminum Dini Sera agar tidak semakin parah maboknya pada saat itu.

Sebelum peristiwa naas malam itu, Ronald Tannur telah mengetahui kalau Dini Sera memiliki riwayat sakit asam lambung, hal ini pemicu meninggalnya korban. 

Pada fakta persidangan terkuak tidak ada bukti penganiayaan terhadap Dini Sera, bukti video CCTV saat berada di salah satu lift Blackhole KTV tersebut JPU tidak bisa membuktikan video CCTV tersebut, padahal ini merupakan konci untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

Kemudian video CCTV di basement Blackhole KTV, tidak ada pembuktian kalau Ronald mengendarai mobil dengan cara melindas badan Dini Sera. 

Dini Sera dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, dan pada saat di parkiran basement keadaan Dini Sera masih hidup. (Red-Ag)

Duakali Pergantian Pj Bupati, Ratusan Kios di Pasar Ikan Lama Bireuen Masih Kering Tanpa Ada yang Tempati

By On Kamis, Februari 27, 2025

Ratusan kios di eks Pasar Ikan Lama, kawasan dusun Capa Utara, Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen masih kering dan belum ada yang tempati.

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kendati tak sejaya dan seramai puluhan tahun silam, eks pasar ikan lama dan pasar pagi, kawasan Blok PJKA kawasan Capa Utara, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Kabupaten Bireuen masih mangkrak, kering tanpa ada yang tempati 

Sejauh ini, kawasan eks pasar ikan lama ini masih memiliki aroma transaksi jual beli para pedagang kecil. Bahkan tetap dominan bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan keluarganya, meski saat ini pemerintah telah membangun pasar terpadu, kawasan Cureh, Geulanggang Gampong atau 1 kilometer dari pusat Kota Juang, Bireuen. 

Pamor pasar ikan lamai itu sulit dikatakan akan hilang untuk menggais lancarnya pundi-pundi rupiah. Keramaian pengunjung saat ini karena mereka masih memiliki ”pelanggan setia”.

Namun apa gerangan, pasca digusur dan lahirnya sebanyak 106 unit kios permanen di kawasan Dusun Capa Utara, Bireuen Meunasah Capa yang dibangun oleh pemerintah setempat mulai tercium aroma tak indah, dan ada dugaan sebuah permainan pihak tertentu di Pemkab Bireuen.

Bayangkan, sejak dilakukan peresmian oleh Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D, pada Rabu, 31 Januari 2024 tahun lalu hingga 2025 belum terlihat adanya geliat apapun di kawasan itu.

Yang anehnya, hingga duakali Pj Bireuen menjabat, terakhir Jalaluddin tidak ada gebrakan dan upaya apapun terhadap pengembangan guna mendongkrak perekonomian masyarakat, dan malah dituding, keduanya hanya duduk manis dan sekedar pelengkap penderitaan masyarakat Bireuen.

"Ini kan aneh ya, masa sejauh ini belum terlihat ada aktifitas apapun di pasar itu. Entah ini sebuah permainan dari pejabat Bireuen," ujar seorang warga Kota Juang Bireuen.

Yang anehnya lagi, tambah warga masyarakat, hingga duakali pergantian Pejabat Bupati Bireuen, tak ada upaya apupun dari keduanya.

Berdasarkan data, pasar lama Kota Bireuen di Gampong Bireuen Meunasah Capa, direlokasi seluruhnya ke Pasar Induk Bireuen pada tahun 2018. Kemudian tahun 2021 dibangun kembali menjadi pasar kering seperti sekarang, tahun 2023 dilanjutkan pembuatan jalan rabat beton dan saluran telah selesai seratus persen.

Kajari Bireuen, H. Munawal Hadi, SH, MH. 

Sedangkan jumlah kios ada 106 unit yang terdiri dari kios ukuran 4x6 ada 22 unit (14 Unit dibangun tahun 2019 dan 8 unit dibangun tahun 2021-red), dan kios 4x4 ada 84 unit dibangun tahun 2021.

Pasar kering itu diperuntukan bagi pedagang berjualan pakaian, asesoris, pecah belah, aneka plastik, handphone, aneka mainan.

Sementara harga sewa kios 4x4 = 16 M2 x Rp22.000 = Rp 352.000, x 12 bulan Rp4.224.000, dan kios 4x6 M2 x Rp18.000 = Rp432.000 x 12 bulan = Rp5.184.000.

Terlepas dari semua itu, apakah pembangunan ratusan kios yang telah menguras anggaran daerah yang luar biasa itu tetap harus kering, tanpa adannya gebrakan apapun dari dinas terkait, terutama pemangku kebijakan di Pemkab Bireuen.

Menanggapi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, H. Munawal Hadi, SH, MH mengaku akan mengusut tuntas terkait mekanisme keberadaan kios di eks Pasar Ikan Lama Bireuen.

Menurut Munawal Hadi, dalam waktu dekat ini pihaknya segera mungkin menurunkan tim untuk menyelidiki pengelolaan pasar tersebut.

"Kami tetap berkomitmen mengusut persoalan kios di kawasan eks Pasar Ikan Lama Bireuen itu dengan transparan,” kata Munawal Hadi.

Kata Kajari Bireuen itu, setiap penggunaan anggaran daerah harus memiliki kejelasan dan akuntabilitas. Apabila ditemukan adanya penyimpangan, pihaknya tidak ragu untuk mengambil langkah hukum.

"Yang jelasnya, polimik kios kering di Pasar Ikan Lama Bireuen segera kita tindaklanjuti, sehingga keberadaan kios yang telah lama dibangun itu dapat ditempati pedagang," terangnya. (Joniful Bahri)

Pokja PWI Lebak Selatan Siap Wujudkan Ramadhan 1446 H yang Aman dan Penuh Berkah

By On Kamis, Februari 27, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriyah, Unit Pokja PWI Lebak Selatan menggelar rapat internal jajaran pengurus pada Kamis (27/02/2025). Rapat ini membahas program kerja yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan 2025.

Ketua Pokja PWI Lebak Selatan, Asep Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut disepakati untuk mendukung aparat hukum, instansi, dan pemerintah dalam menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif. Upaya ini bertujuan untuk mengantisipasi maraknya penyakit masyarakat serta tindak kriminalitas.

“Demi kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di wilayah Bayah dan sekitarnya, serta secara umum di Lebak Selatan. Saya juga mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan yang melanggar hukum atau berpotensi menimbulkan keresahan dan mencederai kesucian bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain itu, Pokja PWI Lebak Selatan juga berencana mengadakan pembagian takjil gratis di depan kantor sekretariat bagi para musafir yang tengah dalam perjalanan. Kegiatan ini akan dilakukan dengan dukungan dari mitra kerja dan para dermawan.

“Dalam kesempatan ini, kami dari Unit Pokja PWI Lebak Selatan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1446 Hijriyah. Kami juga mengajak hamba Allah, dermawan, atau perusahaan yang ingin berbagi takjil untuk berbuka puasa agar dapat menitipkan atau ikut serta dalam pembagian di Posko Sekretariat Pokja PWI Lebak Selatan,” pungkas Asep.

(Cup/Angga)

Jelang Ramadhan, Pemkab Bireuen Salurkan Insentif Pimpinan dan Guru Dayah Sebesar Rp1,6 Miliar

By On Rabu, Februari 26, 2025

Kadis Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah menyalurkan insentif senilai Rp1,6 miliar bagi pimpinan dan Guru Dayah di Kabupaten setempat, Rabu, 26 Februari 2025.

Penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada para pendidik agama dalam menyambut bulan penuh berkah.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar kepada media ini menyebutkan, insentif ini disalurkan kepada 176 Pimpinan Dayah dan 730 Guru Dayah.

“Bagi setiap Pimpinan Dayah menerima insentif sebesar Rp3 juta, dengan total anggaran mencapai Rp528 juta. Sementara untuk Guru Dayah, masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta, dengan total Rp1.095.000.000,” terang Anwar. 

Menurut Anwar, penyaluran insentif ini dilakukan secara non tunai melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Langkah ini, sambungnya, dapat meringankan beban ekonomi para Pimpinan dan Guru Dayah, sekaligus memotivasi mereka dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi muda.

Anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk inisiatif ini merupakan komitmen Pemkab Bireuen dalam mendukung pendidikan keagamaan dan kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan Dayah.

“Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat peran Dayah sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter di masyarakat,” sebut Anwar. 

Sementara itu, salah seorang penerima, Ustadz Muhammad mengakui rasa syukur atas penyaluran dana insentif tersebut. 

“Ahamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, terutama di saat persiapan menyambut bulan Ramadhan,” katanya. (Joniful Bahri)

Aliansi Milenial dan Gen Z Siap Buktikan Keinginan Rakyat Serang untuk Perubahan di PSU Pilkada

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi membatalkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang yang sebelumnya dimenangkan oleh pasangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas dengan perolehan sekitar 70 persen suara.

Keputusan ini menuai berbagai reaksi, termasuk dari Aliansi Pemilih Milenial dan Gen Z Serang. Enday Hidayat, perwakilan aliansi tersebut, menilai putusan MK tidak berdasar pada fakta di lapangan selama proses pilkada. Ia menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Serang menginginkan perubahan mendasar demi kemajuan daerah.

“Kami, pemilih Milenial dan Gen Z yang memiliki suara mayoritas di Kabupaten Serang, sangat kecewa dengan putusan MK. Kemenangan 70% yang diraih Ratu Zakiyah-Najib di semua 29 kecamatan adalah bukti bahwa rakyat secara murni menginginkan perubahan dan menolak kooptasi politik dinasti,” ujar Enday, Rabu (26/2/2025).

Dalam keputusannya, MK menduga adanya keterlibatan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (DPDT), Yandri Susanto, dalam proses Pilkada. Namun, Enday menilai MK tidak teliti dalam menilai peran Yandri.

“Kami rasa MK tidak cermat dalam menilai bahwa kehadiran Yandri Susanto dalam acara APDESI bertujuan memenangkan Zakiyah-Najib. Saat itu, Yandri diundang sebagai pembicara, dan statusnya pun belum menjadi menteri. Jadi, tidak ada penyalahgunaan kekuasaan,” tegasnya.

Sebaliknya, Enday justru menyoroti potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh Bupati Serang saat ini, Tatu Chasanah, yang merupakan adik dari orang tua calon bupati Andika Hazrumy.

Meski kecewa, Enday menegaskan bahwa Aliansi Pemilih Milenial dan Gen Z tetap menghormati putusan MK. Mereka berkomitmen membuktikan di Pemilihan Suara Ulang (PSU) bahwa kemenangan Ratu Zakiyah-Najib benar-benar mencerminkan kehendak mayoritas masyarakat Kabupaten Serang.

“Kami akan membuktikan bahwa rakyat Kabupaten Serang tetap menginginkan perubahan. Simbol perubahan itu ada pada sosok Ratu Zakiyah dan Najib Hamas. Vox Populi Vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan,” pungkasnya.

(MIR)

Mafia Tramadol Mengamuk! Wartawan Dianiaya dengan Samurai dan Stik Golf di Jakarta Timur

By On Rabu, Februari 26, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Dunia jurnalistik kembali berduka. Sebuah investigasi mendalam terkait peredaran gelap Tramadol di Jakarta Timur (Jaktim) berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang wartawan menjadi korban kebrutalan mafia obat keras.

Tak hanya mengalami luka robek akibat sabetan samurai, sang jurnalis juga kehilangan ponsel yang dihancurkan oleh para pelaku. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 25 Februari 2025, sekira pukul 23.30 WIB, di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Bukannya menjawab tudingan, para pelaku justru memilih cara biadab dengan menyerang dengan senjata!

Ketika Wartawan Jadi Sasaran, Hukum Diam?

Menurut sumber di lokasi, wartawan tersebut sedang mendokumentasikan aktivitas ilegal toko obat keras yang diduga menjual Tramadol tanpa izin. Tak butuh waktu lama, pemilik usaha ilegal itu naik pitam.

“Awalnya mereka hanya mengusir, tapi tiba-tiba menyerang dengan stik golf dan samurai. Saya lihat darah berceceran,” ujar saksi mata yang enggan disebut namanya.

Korban mengalami luka robek di punggung akibat sabetan senjata tajam dan sempat tersungkur akibat pukulan benda tumpul. Namun, yang lebih mengejutkan adalah reaksi kepolisian yang seolah lambat menangani kasus ini!


Kenapa mafia obat keras ini begitu berani? Apakah mereka merasa dilindungi?

Tramadol: Bisnis Haram yang Dilindungi Oknum?

Tramadol adalah obat daftar G yang hanya boleh dijual dengan resep dokter. Namun, kenyataannya, obat ini dijual bebas di pasar gelap—bahkan di toko-toko yang beroperasi terang-terangan!

Tramadol kerap digunakan sebagai narkotika murah oleh remaja dan pekerja dengan efek yang membuat mereka fly dan kecanduan. Siapa yang bertanggung jawab atas peredaran ini?

Warga sekitar mengaku, bisnis ini telah beroperasi cukup lama tanpa tersentuh hukum. Apakah ada oknum yang bermain? Jika benar, maka wajar jika para pelaku berani menyerang wartawan secara brutal—karena mereka merasa tak tersentuh hukum!

Undang-Undang Pers dan Kegagalan Aparat?

Serangan terhadap wartawan bukan sekadar kriminal biasa. Ini adalah upaya membungkam kebebasan pers dan kebenaran. Padahal, Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 18 ayat (1) jelas menyatakan bahwa menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana hingga 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Namun pertanyaannya, apakah aparat akan benar-benar menegakkan hukum? Ataukah kasus ini akan dibiarkan seperti kasus-kasus lainnya yang berakhir tanpa kejelasan?

Tantangan untuk Penegak Hukum

Kami menuntut kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan dan mengusut siapa dalang besar di balik bisnis haram ini.

Jika aparat masih diam, maka jelas bahwa peredaran Tramadol ini bukan sekadar bisnis gelap biasa, tetapi bisnis yang memiliki pelindung kuat di balik layar!

Jika wartawan yang mencoba membongkar kebenaran saja bisa diserang tanpa konsekuensi, lalu bagaimana dengan masyarakat biasa?

Kami tidak akan diam!


(*/red)

Ditutupnya Tambang Emas Ilegal, Ormas Badak Banten Akan Demo Pemkab Lebak

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Pasca penutupan tambang emas ilegal di wilayah Lebak Selatan oleh Polda Banten, berbagai persoalan muncul, terutama terkait mata pencaharian warga yang bergantung pada aktivitas tambang tersebut.

Ketua DPD Ormas Badak Banten Kabupaten Lebak, Emus Nanang, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar aksi keprihatinan pada Kamis, 27 Februari 2025. Aksi ini bertujuan menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak agar segera memberikan solusi bagi masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya.

“Masyarakat setempat mayoritas menggantungkan hidupnya dari menambang dan mengolah bahan baku emas. Kami meminta Pemkab Lebak tidak hanya diam, tetapi segera memberikan solusi bagi mereka,” ujar Emus.

Menurutnya, Pemkab Lebak memiliki kewajiban menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat terdampak agar mereka dapat beralih ke sektor lain. Jika tidak ada solusi konkret, dikhawatirkan mereka akan kembali melakukan penambangan ilegal atau beralih ke pekerjaan lain yang lebih berisiko.

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 300 massa dari kader Badak Banten DPD Lebak. Emus menegaskan bahwa aksi ini merupakan gerakan moral untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang kehilangan sumber penghasilannya akibat kebijakan pemerintah.

“Jangan sampai pemerintah hanya bisa menindak tanpa memberikan solusi, karena yang menjadi korban adalah masyarakat kecil,” pungkasnya.

(Tim/Red)

Jadi Pemateri Retret, Ketua KPK Minta Kepala Daerah Belajar dari Pendahulu

By On Rabu, Februari 26, 2025

Ketua KPK, Setyo Budiyanto. 

MAGELANG, KabarViral79.Com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengingatkan para Kepala Daerah untuk belajar dari para pendahulu mereka terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan Setyo saat hendak menyampaikan materi dalam acara Retret atau orientasi Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa, 25 Februari 2025.

“Yang paling utama saya yakin juga para Kepala Daerah kan sudah banyak belajar dari pengalaman para Kepala Daerah yang sebelumnya,” ujar Setyo.

Dia juga menyebut, Retreat adalah kegiatan positif untuk Kepala Daerah mempelajari tentang komunikasi dan kepemimpinan.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan memanfaatkan waktu yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Retreat ini untuk memberikan materi pencegahan korupsi.

“Tentu saya sampaikan manfaatkan sebaik-baiknya tentang penguatan institusi (terkait pencegahan korupsi),” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Setyo, belum ada Kepala Daerah yang datang langsung ke KPK untuk berkomunikasi dan meminta dilakukan pengawasan. Kemungkinan hal tersebut belum terjadi karena para Kepala Daerah baru dilantik pada 20 Februari 2025 dan langsung mengikuti Retreat di Akademi Militer Magelang.

“Sampai dengan saat ini belum, kan para Kepala Daerah baru dilantik Kamis lalu, kemudian setelah itu baru berangkat ke sini, jadi kesempatan itu tidak ada,” pungkasnya. (*/red)

Hari Kelima Retret, Gubernur Andra Soni Dibekali Materi oleh 12 Menteri, Termasuk Ketua KPK

By On Rabu, Februari 26, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Memasuki hari kelima orientasi Kepala Daerah atau Retret di Akmil Magelang, pada Selasa, 25 Februari 2025, 12 Menteri Kabinet Merah Putih menjadi pemateri. Gubernur Banten Andra Soni mengaku antusias mengikutinya.

Berdasarkan susunan acara yang diterima, pada sesi pertama, pukul 07.30-10.30 WIB, paparan diawali oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kemudian materi dilanjutkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji.

Pada pukul 10.30-12.30, paparan materi disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutia Hafid.

Sesi selanjutnya pukul 13.30-15.30, materi disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Rosan Perkasa Roeslani.

Selanjutnya, pukul 15.45-17.45 WIB, paparan materi disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. 

Sesi terakhir akan diisi oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Gubernur Banten, Andra Soni yang antusias mengikuti Retret sejak hari pertama ini mengaku banyak mendapatkan manfaat dari materi-materi yang disampaikan oleh para pemateri.

“Materi-materi ini menjadi bekal yang berharga bagi saya dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Banten ke depannya,” kata Andra Soni.

Apalagi, kata Andra, materi kaitan dengan penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Hal ini menjadi fokusnya, lantaran bagian terpenting dari visi-misinya.

“Sebagaimana kita ketahui, tidak ada daerah yang maju, tanpa pemerintahan yang bersih. Komitmen ini akan menjadi basis kepemimpinan saya, apalagi masuk ke dalam Asta Cita Presiden Prabowo yang ketujuh,” tegasnya. (*/red)

Menolak Dipindah ke RSJ Lawang, ODGJ di Tulungagung: Aku Ora Edan!

By On Rabu, Februari 26, 2025


TULUNGAGUNG, KabarViral79.Com – Sebanyak 577 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Tulungagung dirujuk secara bertahap ke RSJ dr Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Malang, Jawa Timur (Jatim), untuk menjalani rawat inap. Sejumlah pasien pun tampak memberontak dan menolak dibawa petugas.

Sub Koordinator Kesehatan Jiwa Dinkes Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, progam Assertive Community Treatment (ACT) kesehatan jiwa telah dilakukan sejak Juni 2024. Hingga kini pihaknya telah melakukan pengiriman pasien sebanyak 22 gelombang.

“Hari ini merupakan pengiriman ke-5 di tahun 2025. Total tahun ini 200 orang. Kalau sejak 24 Juni 2024, kami sudah mengirim 22 kali, dengan total pasien kalau tidak salah 577 orang,” kata Heru Santoso kepada wartawan, Rabu, 26 Februari 2025.

Menurutnya, layanan kesehatan jiwa bersama RSJ dr Radjiman Wediodiningrat diawali dengan asesmen oleh tim medis di seluruh Puskesmas yang ada di Tulungagung. Hasil asesmen menjadi landasan dinas kesehatan untuk merujuk para pasien jiwa ke RSJ.

“Namun yang kami bawa hari ini ada 27 orang, dari rencana awal 33 orang. Untuk yang lain masih belum bisa, karena ada beberapa kendala di lapangan,” ujarnya.

Seperti pasien sebelumnya, 27 ODGJ tersebut akan menjalani perawatan intensif selama 14 hari ke depan. Mereka akan mendapatkan 'treatment' khusus dari tim RSJ. Harapannya setelah dipulangkan kondisi seluruh pasien bisa membaik.

Rencana pengiriman pasien jiwa tersebut sempat diwarnai ketegangan. Sebab ada salah satu pasien yang memberontak dan menolak dirujuk ke Malang.

“Aku ora edan! wegah lek caramu ngene iki (Saya tidak gila, enggak mau kalau caramu seperti ini),” kata salah satu pasien jiwa.

Dengan sigap tim RSJ Lawang dan beberapa petugas lainnya langsung mengamankan pasien dan mengikat tangan dan kakinya. Selanjutnya pasien disuntik dengan obat penenang.

Tak butuh waktu lama, sikap pasien itu pun berubah, ia tampak lebih santai dan rileks. Bahkan ikatan pada kaki bisa dilepas oleh petugas.

Heru mengatakan, perlawanan dari pasien jiwa selalu terjadi saat hendak dikirim ke RSJ Lawang. Namun, hal itu bisa teratasi oleh petugas.

Selain mengirimkan pasien, pihaknya juga menerima pemulangan 32 pasien yang sebelumnya telah menjalani rawat inap di Malang.

“Alhamdulillah kondisinya banyak yang membaik dan tidak agresif. Selanjutnya dibutuhkan kerja sama dengan keluarga agar pasien tersebut tertib minum obat,” pungkasnya.

Heru menambahkan, dari data di Dinas Kesehatan Tulungagung, pada 2024 jumlah ODGJ mencapai 2.116 orang. Dari jumlah itu 1.000 di antaranya telah mendapatkan layanan kesehatan jiwa pada tahun ini.

“Jumlahnya akan terus bertambah, biasanya hingga akhir tahun akan terlayani,” ujarnya. (*/red)

PDI-P Sebut Megawati Tak Melarang Kadernya Ikut Retret

By On Rabu, Februari 26, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyebutkan, bahwa instruksi bagi Kepala Daerah dari partainya untuk menunda ikut Retreat di Magelang, bukan respons atas penahanan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P, Hasto Kristiyanto.

Demikian seperti dikatakan Juru Bicara (Jubir) PDI-P, Ahmad Basarah kepada wartawan saat konferensi pers di kantor DPP PDI-P, Selasa malam, 25 Februari 2025.

Menurut Ahmad Basarah, partainya memang menganggap kasus hukum yang menjerat Hasto bukan hanya persoalan pribadi, tetapi juga menyangkut kepentingan partai.

“Dalam pandangan hukum dan politik DPP PDI-P, masalah yang dihadapi Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto adalah masalah yang menimpa PDI-P. Karena jabatan yang melekat dalam diri beliau sebagai Sekjen partai, tentu penahanan ini menjadi masalah serius bagi kami,” ujarnya.

Basarah menegaskan, penundaan keikutsertaan Kepala Daerah dalam Retreat bukan diputuskan karena persoalan tersebut. Menurutnya, DPP PDI-P belum mendapatkan informasi lengkap mengenai kegiatan retreat yang diselenggarakan.

Hal ini pun menjadi salah satu pertimbangan partai dalam memberikan instruksi kepada kepala daerahnya.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, tetapi sampai dengan menjelang kegiatan retreat, DPP PDI-P sebagai induk organisasi para Kepala Daerah dari PDI-P belum mendapatkan informasi lengkap dan detail mengenai kegiatan yang dimaksud,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kepala Daerah yang berasal dari PDI-P merupakan bagian dari pilar eksekutif partai.

Oleh karena itu, kata dia, keputusan terkait keikutsertaan mereka dalam program semacam ini perlu didasarkan pada pemahaman yang menyeluruh mengenai tujuan dan manfaatnya.

Basarah juga mengatakan, hanya beberapa hari sebelum rencana pelaksanaan Retreat, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri telah mengumpulkan Kepala Daerah terpilih dalam sebuah forum internal.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada 18 Februari 2025 itu, Megawati memberikan pembekalan kepada para Kepala Daerah terkait tugas dan tanggung jawab mereka setelah dilantik.

“Bagaimana setelah beliau-beliau itu dilantik oleh Presiden dapat menunaikan janji-janji partai kepada rakyat melalui jabatan kepala daerah yang mereka emban. Itu kita lakukan dalam kegiatan pengkaderan atau kegiatan tertutup yang dilakukan oleh Megawati,” kata Basarah.

Diketahui sebelumnya, PDI-P sedang menjadi sorotan usai Hasto Kristiyanto resmi ditahan KPK pada Kamis, 20 Februari 2025.

Hasto diketahui berstatus tersangka dalam kasus suap bersama eks kader PDI-P, Harun Masiku, dan juga perkara perintangan penyidikan.

Menyusul penahanan itu, Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh Kepala Daerah terpilih dari partainya untuk menunda rencana mengikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang, Jawa Tengah (Jateng) , selama sepekan pada 21-28 Februari 2025.

Instruksi itu disampaikan Megawati melalui surat nomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam, sebagai respons atas penahanan Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI-P untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti Retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” ujar Megawati dalam surat tersebut, Kamis, 20 Februari 2025.

Megawati juga meminta kepada seluruh Kepala Daerah dari PDI-P yang sudah telanjur berangkat menuju lokasi agar berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.

“Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” tegas Megawati.

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan standby commander call,” sambungnya.

Meski begitu, sejumlah kader PDI-P diketahui tetap mengikuti Retreat di Magelang sejak dimulai pada 21 Februari 2025. Beberapa Kepala Daerah yang sebelumnya menunda keikutsertaannya pun akhirnya memutuskan hadir dalam Retreat di Magelang. (*/red)

137 Calon Paskibraka Kabupaten Serang 2025 Jalani Tes Akhir Seleksi Kepribadian

By On Rabu, Februari 26, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Sebanyak 137 siswa dan siswi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang Tahun 2025 telah memulai tes akhir, yaitu seleksi kepribadian yang terdiri dari dua komponen, yakni wawancara dan minat bakat, di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Rabu, 26 Februari 2025.

Pada tahap tes kepribadian ini, sistem gugur diterapkan bagi para peserta, dan hanya 10 peserta yang akan dipilih untuk dikirim ke tingkat Provinsi Banten sebagai utusan dari Kabupaten Serang. Sisanya akan diumumkan setelah diumumkannya hasil seleksi tingkat provinsi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Ekososbud, dan Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang, Anton Hermawanto, disela-sela proses seleksi.

“Hari ini adalah seleksi terakhir. Dalam komponennya, wawancara dan bakat, serta penulusuran media sosial, peserta harus bijak dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

Setelah proses seleksi kepribadian selesai, akan diumumkan 10 peserta yang akan dikirim ke tingkat Provinsi Banten sebagai utusan Kabupaten Serang.

“Sisanya, kita menunggu hasil seleksi tingkat provinsi. Apakah dari 10 peserta lolos semua, atau ada yang tidak lolos, baru kita umumkan sisanya,” ujar Anton.

Untuk tes akhir seleksi kepribadian, sebanyak 137 peserta telah menyiapkan bakat masing-masing.

“Jadi, nanti akan terlihat prestasinya apa saja. Nanti kedepannya, bisa membanggakan Kabupaten Serang,” harapnya.

Anton menargetkan pada tahun ketiga, Kabupaten Serang kembali mewakili Provinsi Banten sebagai utusan Kabupaten Serang terpilih sebagai Calon Paskibraka tingkat Nasional Tahun 2025.

“Target tahun ketiga adalah sepasang putra dan putri untuk tingkat nasional. Tapi minimal, satu bisa lolos tingkat nasional karena ada potensi ketika melihat hasil tes. Insya Allah, ada,” tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 611 pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) sederajat dari 29 Kecamatan telah mengikuti seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Serang Tahun 2025.

Tahap pertama, ratusan pelajar tersebut telah mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan atau TKW di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang pada Rabu, 19 Februari 2025. (*/red)

Sempat Viral, Tujuh Pendaki Ilegal yang Nekat ke Puncak Gunung Semeru Minta Maaf

By On Rabu, Februari 26, 2025


MALANG, KabarViral79.Com – Oknum pendaki Gunung Semeru yang diduga mendaki melalui jalur ilegal di tengah penutupan jalur pendakian kini muncul ke publik.

Mereka, yang berjumlah tujuh orang itu menyampaikan permintaan maaf dan mengaku siap untuk menerima konsekuensinya, di kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Malang, Selasa, 25 Februari 2025.

Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh ketujuh pendaki, yang dibacakan salah satu pendaki, Muhammad Agip. Permintaan maaf itu juga diunggah Agip melalui akun Instagram @Agipmuhammad.

Dalam pernyataannya, mereka mengakui telah melakukan pendakian melalui jalur ilegal dan membuat informasi yang tidak benar sehingga menimbulkan kegaduhan di media sosial.

“Kami telah diperiksa di Kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan sangat menyesal atas tindakan kami tersebut. Tindakan kami bukanlah tindakan yang benar dan tidak patut dicontoh,” tulis Agip, Rabu, 26 Februari 2025.

Selain itu, mereka juga mengimbau para pencinta alam dan pendaki lainnya untuk selalu mengikuti jalur resmi dalam melakukan pendakian. Sebagai bentuk tanggung jawab, masing-masing pendaki akan melakukan penanaman 20 bibit pohon dan mendokumentasikan kegiatan tersebut di media sosial.

“Kami memohon maaf kepada kepada seluruh pihak yang dirugikan atas kegaduhan yang telah di timbulkan. Kami siap menerima konsekuensi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan, kasus pendakian ilegal ini terungkap setelah video mereka viral di media sosial pada 21 Januari 2025 lalu. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.

“Pada 3 Februari 2025, kami kirimkan surat panggilan kepada para pelaku untuk dilakukan klarifikasi. Mereka baru memenuhi panggilan pertama pada 17 Februari dan 25 Februari kemarin. Mereka mengakui bahwa telah melakukan pendakian di jalur ilegal,” ujar Septi.

Pendakian ilegal tersebut dilakukan pada 17 sampai 18 Januari 2025, saat jalur pendakian Gunung Semeru sedang ditutup akibat cuaca buruk.

Para pelaku yang berasal dari berbagai daerah itu adalah Setiabudi asal Yogyakarta, Imam Tantowi asal Pasuruan, Triyono asal Klaten, Joko Supriatno asal Boyolali, Titis Purna Saputra asal Sukoharjo, Suroto asal Karanganyar, dan Muhammad Agip asal Solo.

Balai Besar TNBTS menegaskan, pendakian tanpa izin merupakan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri dan merusak ekosistem di kawasan taman nasional. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pendaki agar selalu menaati aturan demi keselamatan bersama dan kelestarian alam. (*/red)

Colek AHY dan Gibran, Prabowo: Sekarang Dampingan, Nanti Bisa Bersaing Ini

By On Rabu, Februari 26, 2025

Prabowo Subianto saat berpidato di Kongres Partai Demokrat. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, jika ada Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak tertutup kemungkinan ada 'Presiden AHY'.

Hal tersebut dikatakan Prabowo saat menyinggung potensi Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka bersaing.

“Sekarang Mas AHY sekarang (usia) berapa? 45 ya? 46? Plus 25, ya baru 69, siapa tahu. Ada Presiden SBY, siapa tahu ada Presiden AHY, saya nggak tahu,” kata Prabowo dalam pidatonya di Kongres VI Demokrat di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Februari 2025.

“Sekarang duduk berdampingan, nanti bisa bersaing ini dua orang ini,” kata Prabowo kepada AHY dan Gibran yang disambut riuh para kader.

Gibran salah satu tokoh yang turut hadir dalam acara Kongres VI Partai Demokrat. Gibran dan AHY duduk berdampingan dalam acara tersebut.

“Nggak apa-apa, bersaing itu baik, siapa nomor 1 ajaklah nomor 2, ajaklah nomor 3, iya kan?,” ujarnya.

Prabowo juga mengungkit Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pernah mengalahkannya dua kali dalam Pilpres. Namun, kata dia, Jokowi mengajaknya bergabung.

“Pak Jokowi ngalahin saya, saya mau bilang ngalahin gue, nggak enak ada wartawan Presiden Indonesia nggak boleh bicara kayak gitu, ngalahin saya dua kali, iya kan,” ujarnya.

“Aku dikalahkan tapi beliau ngajak saya masuk, masuk juga gue, eh sori masuk juga saya, maaf, Pak SBY ini,” candanya. (*/red)

Jalan Rusak di Cimarga Bak “Kubangan”, Warga Geram, Pemerintah Seakan Tutup Mata!

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Warga dua desa di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, yakni Desa Cimarga dan Desa Inten Jaya, dibuat geram dengan kondisi jalan poros desa yang semakin memprihatinkan. Bertahun-tahun rusak, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pemerintah, Rabu, (26/2/2025). 

Jalan utama yang menghubungkan Kampung Sonojaya di Desa Inten Jaya menuju Kampung Cigembor di Desa Cimarga itu kini bak “kubangan lumpur” saat hujan dan berdebu parah saat kemarau. Meski sudah dua kali diperbaiki secara swadaya oleh warga, kondisi jalan tetap tak berubah akibat keterbatasan dana dan alat.

“Kami sudah dua kali gotong royong memperbaiki jalan ini, pakai material seadanya. Tapi karena hujan dan kendaraan yang lewat, ya rusak lagi. Seolah kami ini dibiarkan sengsara,” keluh seorang warga Kampung Sonojaya yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan serupa datang dari warga Kampung Cigembor yang merasa diabaikan oleh pemerintah. Bagi mereka, kondisi jalan ini bukan sekadar ketidaknyamanan, tetapi ancaman keselamatan.



“Kalau ada yang sakit, harus cepat dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, bisa-bisa terlambat karena jalannya parah. Anak-anak sekolah juga kasihan, sering jatuh karena jalan licin dan berlubang,” ujar seorang ibu rumah tangga dengan nada kesal.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Cimarga tidak bisa memberikan keterangan karena dikabarkan sedang sakit. Sementara itu, Kepala Desa Inten Jaya mengakui banyak jalan yang rusak di wilayahnya dan mengklaim sudah mengusulkan perbaikan ke pemerintah kabupaten dan provinsi, namun belum ada hasil.

“Tahun kemarin kami fokus membangun jalan lingkungan. Soal jalan poros desa ini sudah masuk dalam RPJMDES dan akan jadi perhatian ke depan. Kami juga sudah beberapa kali mengajukan bantuan ke pemerintah kabupaten dan provinsi, tapi belum ada tanggapan,” ujar Kepala Desa Inten Jaya.

Sikap pemerintah kabupaten dan dinas terkait yang seolah tutup mata membuat warga semakin geram. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kecamatan maupun dinas terkait.

Warga pun berharap, jika pemerintah daerah tak segera bertindak, media bisa membantu mengangkat isu ini agar ada tekanan yang lebih besar. “Kalau nggak viral, kayaknya nggak bakal diperbaiki,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

(Cup/Red)

Kolaborasi Pemdes, APH, dan RAPI, Program Jaga Kampung Siap Jaga Keamanan Bayah Timur

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, meluncurkan Program Jaga Kampung di Aula Kantor Desa pada Rabu (26/2/2025). Program ini menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polsek Bayah dan Koramil Bayah, serta Komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Rencananya, Program Jaga Kampung akan mulai berjalan pada awal Ramadan 2025 dengan melibatkan Ketua RT, Ketua RW, dan seluruh masyarakat Desa Bayah Timur. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling.

Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik, menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam kegiatan ronda semakin berkurang. Oleh karena itu, Pemdes Bayah Timur berupaya menghidupkan kembali kegiatan tersebut agar keamanan lingkungan lebih terjaga.

“Salah satu kegiatan dalam program ini adalah mengaktifkan kembali Siskamling. Kita tahu bersama, kesadaran masyarakat untuk ronda semakin menurun. Dengan adanya program ini, kegiatan yang sudah lama hilang bisa kembali berjalan, sehingga lingkungan lebih aman,” ujar Rafik di sela acara.

Pemdes Bayah Timur juga mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk membangun pos kamling di setiap RW, serta menyediakan fasilitas pendukung seperti alat komunikasi dan perlengkapan pos ronda.

“Kami menggandeng Komunitas RAPI dalam program ini. Nantinya, setiap pos di 10 RW akan terhubung melalui handy talky (HT) dan dapat saling bertukar informasi saat ronda. Alhamdulillah, RAPI mendukung penuh program ini,” tambahnya.

Untuk memaksimalkan keamanan, Pemdes Bayah Timur juga akan memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap kampung. Kamera tersebut akan terintegrasi dengan ruang kontrol yang berada di kantor desa.

“Nanti kami pasang CCTV di setiap kampung dan semuanya akan terhubung ke ruang kontrol di kantor desa. Dari ruang kontrol ini, kami bisa memantau kejadian di setiap kampung,” jelas Rafik.

Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk RAPI Kabupaten Lebak. Perwakilan RAPI, Wildan Hidayatullah, menyebut bahwa Bayah Timur adalah desa pertama yang menggagas program keamanan lingkungan dengan melibatkan komunitasnya.

“Saya mengapresiasi program ini. Setahu saya, baru Bayah Timur yang menggagas program ini dan melibatkan RAPI. Saya yakin, kekompakan akan terjalin dan tujuan dari program ini bisa berhasil,” kata Wildan.

Dukungan juga datang dari Polsek Bayah dan Koramil Bayah, yang diwakili oleh Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Bayah Timur, Ade Restu dan Arif Nipayanto.

“Program ini akan kami dukung semaksimal mungkin karena membantu kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kecamatan Bayah. Meskipun tugas utama kami adalah menjaga keamanan, kolaborasi dengan masyarakat tentu akan lebih efektif,” ujar keduanya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, acara peluncuran program ditutup dengan penandatanganan kesepakatan antara Pemdes Bayah Timur, Camat Bayah, Polsek Bayah, Koramil Bayah, dan Komunitas RAPI Kabupaten Lebak.

(Cup/Angga)

Satgas TMMD ke-123 Kodim 0603/Lebak Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Penghubung

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0603/Lebak bersama masyarakat bahu-membahu membangun jembatan penghubung antar kampung di Desa Parungkujang, yang melintasi Sungai Ciujung. Proyek ini saat ini telah memasuki tahap pemasangan tiang penyangga pondasi dan pengecoran.

Dandim 0603/Lebak, Letkol Inf Herbert Parulian Sinaga, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan yang menghubungkan Kampung Dukuh dan Kampung Kadubojong, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, terus mengalami progres.

“Saat ini, proses pemasangan tiang penyangga jembatan dan pengecoran pondasi sedang berlangsung. Semua pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama warga setempat,” ujarnya.



Heri, Kepala Desa Parungkujang, menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan jembatan ini mencerminkan antusiasme dan dukungan mereka terhadap program TMMD ke-123.

“Jembatan ini nantinya akan menjadi akses utama bagi warga, memudahkan mobilitas serta pendistribusian hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan,” tuturnya.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan jembatan ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi warga sekitar.

(Cup/Uday)

Munggahan, Padepokan Macan Pusaka Santri Gelar Latihan Pencak Silat Bersama di Pantai Bagedur

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Padepokan Macan Pusaka Santri, yang berlokasi di Desa Sanghiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, mengadakan kegiatan munggah wisata di Pantai Bagedur, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, pada Senin (24/02/2025).

Munggahan merupakan tradisi masyarakat Islam suku Sunda dalam menyambut bulan Ramadhan, biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama, saling bermaafan, serta berdoa. Dalam kegiatan ini, Padepokan Macan Pusaka Santri, yang aktif dalam pelestarian seni budaya pencak silat Tjimande dan debus Banten, menggabungkan tradisi munggahan dengan wisata dan latihan pencak silat bersama.

Acara ini dihadiri oleh beberapa pengurus padepokan di Kecamatan Malingping, di antaranya:

Padepokan Macan Pusaka Santri (Desa Sanghiang) yang diasuh oleh Abah Usman, Padepokan Maung Lugay (Desa Rahong) yang diasuh oleh Abah Cucud, Padepokan Girimukti (Desa Malingping Utara) yang diasuh oleh Abah Ade, Padepokan Macan Bodas (Desa Pagelaran) yang diasuh oleh Abah M. Sahroni

Selain itu, hadir pula Ketua Ormas Pendekar Banten Korcam Malingping, Dion, yang juga merupakan pelatih pencak silat dan debus di Padepokan Macan Pusaka Santri.



Guru Besar Padepokan Macan Pusaka Santri, Abah Usman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi latihan terakhir sebelum latihan pencak silat dihentikan sementara selama bulan Ramadhan.

“Hari ini kami mengadakan munggahan sambil rekreasi dan latihan pencak silat karena sebentar lagi memasuki bulan puasa. Selama Ramadhan, latihan diistirahatkan agar ibadah lebih khusyuk, dan setelah Lebaran, kami akan kembali berlatih,” ujarnya.

Abah Cucud dari Padepokan Maung Lugay menambahkan bahwa acara ini berlangsung meriah, dengan murid-murid yang tampak ceria dan lebih semangat dalam berlatih.

“Alhamdulillah, munggahan di Pantai Bagedur sangat meriah. Kami kompak, murid-murid pun senang dan lebih bersemangat. Semoga tali silaturahmi ini terus terjaga,” katanya.

Abah M. Sahroni dari Padepokan Macan Bodas juga menilai kegiatan ini sangat bermakna.

“Munggah wisata dan latihan bersama ini memberi kesempatan untuk lebih mengenal anggota padepokan dan keluarganya. Latihan sambil berwisata juga menjadi motivasi bagi para murid. Ke depannya, mari kita tingkatkan latihan bersama dan menjaga silaturahmi,” tuturnya.

Ketua Ormas Pendekar Banten Korcam Malingping, Dion, menekankan pentingnya solidaritas antar-padepokan, khususnya di Kecamatan Malingping.

“Kita semua saudara, mari lestarikan seni budaya pencak silat dan debus Banten. Kalau bukan kita, siapa lagi? Utamakan persaudaraan, jaga silaturahmi, dan kondusifitas wilayah,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan munggah wisata dan latihan pencak silat bersama ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan budaya lokal.

(Uday/Cup)

Anggota DPRD Kota Serang Edy Irianto Fasilitasi Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

By On Rabu, Februari 26, 2025



SERANG, KabarViral79.Com – Anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi PDIP, Edi Irianto, menyoroti kendala yang masih dihadapi masyarakat saat berobat ke RSUD Kota Serang, terutama terkait kepesertaan BPJS dan ketersediaan ruang rawat inap.

Hal ini diungkapkan Edi Irianto usai melakukan reses bersama warga di Perumahan Taman Krisan, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Selasa, 25 Februari 2025.

“Kaitan dengan kesehatan, ada beberapa masyarakat ketika berobat ke RSUD Kota Serang ada kendala, baik dikarenakan masalah BPJS maupun ruang rawat,” ujar Edi.

Sebagai upaya memberikan perlindungan bagi masyarakat pekerja, Edi pun mendorong program asuransi ketenagakerjaan.

Menurutnya, program ini dapat memberikan jaminan bagi pekerja saat mengalami sakit, kecelakaan kerja, atau bahkan meninggal dunia.

“Program ini sudah kita jalankan, saya pernah memfasilitasi kurang lebih 40 orang. Itu selama 5 tahun saya yang bayar,” ungkapnya.

Edi menilai langkah ini sangat bermanfaat, terutama bagi pekerja sektor informal seperti pedagang dan tukang ojek yang belum memiliki perlindungan asuransi.

Ia bahkan menawarkan bantuan dengan membiayai premi bulan pertama bagi warga yang bersedia mendaftar.

“Nah, andaikan ada masyarakat yang bersedia, saya akan fasilitasi untuk bulan pertama. Asuransi ini dikhususkan bagi masyarakat yang bekerja, semisal dari yang dagang sampai tukang ojek,” tambahnya.

Dengan adanya perlindungan asuransi ini, Edi berharap masyarakat pekerja di Kota Serang bisa mendapatkan rasa aman dan kepastian finansial dalam menghadapi risiko kesehatan maupun kecelakaan kerja.

(*)

 L

Sambut Ramadhan, Siswa SMPN 3 Bireuen Ikuti Pentas PAI

By On Selasa, Februari 25, 2025

Seorang siswi saat tampil pada lomba pidato pada pantas PAI antar siswa di SMPN 3 Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Memyambut bulan suci Ramadhan, puluhan siswa di SMPN 3 Bireuen mengikuti perlombaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) antar kelas.

Kegiatan tersbeut digagas oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) UPTD SMPN 3 Bireuen dan digelar selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Februari 2025, di halaman sekolah setempat.

Kepala UPTD SMPN 3 Bireuen, Ifwadi, S.Pd menyebutkan, pelaksanaan Pentas PAI ini melibatkan peserta didik UPTD SMPN 3 Bireuen seluruh kelas.

“Tentunya hal ini sangat kita dukung, apalagi tujuan kegaitan ini sangat bagus dan bisa mendidik karakter mereka sendiri,” katanya.

Ifwadi mengatakan, ada beberapa hal yang diharapkan di kegiatan ini, yakni tumbuh kembangnya kreativitas peserta didik, kesadaran dalam proses pembelajaran, meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. 

Disamping itu, kata dia, terbentuknya karakter peserta didik yang lebih baik, karakter yang mau menonjolkan diri (yang mau menunjukan bahwa mereka mampu di bidang yang digelutinya).

Selama ini, lanjut dia, masih ada peserta didik yang takut tampil untuk menunjukan kemampuannya, padahal ia mampu dan memiliki potensi, inilah yang sedang kami gali sekarang disekolah, supaya peserta didik yang memiliki kemampuan dan potensi berani tampil dan percaya diri. 

“Karena nantinya orang-orang yang unggul kedepan adalah orang-orang yang mempunyai talenta, sebaliknya orang yang tidak memiliki talenta akan tenggelam,” katanya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 3 Bireuen, Muhammad Fajar menyebutkan, lomba Pentas PAI ini diikuti puluhan peserta didik SMPN 3 Bireuen, tingkat kelas 7, 8 dan 9 putra dan putri.

Ada tiga mata lomba yang diperlombakan pada Pentas Pendidikan Agama Islam antar kelas ini yaitu lomba Pidato, Tahfidz dan hapalan Surat Yasin.

“Dengan Pentas PAI ini kiranya dapat membentuk sikap, mental, sportifitas, kejujuran, dan ukuwah islamiyah antar sesama peserta didik,” ujar Muhammad Fajar. (Joniful Bahri)

Kasus Ronald Tannur, Penahanan Eks Ketua PN Surabaya Diperpanjang 40 Hari

By On Selasa, Februari 25, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Kejaksaan Agung (Kejagung) memperpanjang masa penahanan mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rudi Suparmono, yang terjerat kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara Gregorius Ronald Tannur. 

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pemeriksaan terhadap Rudi hingga kini masih terus dilakukan. Penyidik memperpanjang masa penahanan Rudi yang ditangkap pada 14 Januari 2025.

“Kalau tidak salah, yang bersangkutan kan ditahan sejak 14 Januari 2025 untuk 20 hari, berarti habis awal Februari,” kata Harli kepada wartawan, Senin, 24 Februari 2025.

“Dari Februari sampai sekarang ya diperpanjanglah 40 hari. Alasannya penyidikannya belum selesai,” imbuhnya.

Kejagung sebelumnya telah menetapkan Rudi Suparmoni sebagai tersangka. Rudi diduga berperan memilih majelis hakim atas permintaan pengacara Ronald Tannur Lisa Rahmat. Lisa menghubungi mantan pejabat MA Zarof Ricar (ZR) untuk dipertemukan dengan Rudi selaku Ketua PN Surabaya pada Maret 2024.

“Tersangka LR meminta kepada ZR agar diperkenalkan kepada RS yang saat itu menjabat sebagai kepala PN Surabaya. Bermaksud untuk memilih hakim yang akan menyidangkan Ronald Tannur,” ujar Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar dalam konferensi pers di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2025.

Zarof kemudian menghubungi Rudi dan menyampaikan bahwa Lisa meminta bertemu. Pertemuan antara Lisa dan Rudi dilakukan di ruang kerja Ketua PN Surabaya.

“Selanjutnya pada tanggal 4 Maret 2024 tersangka ZR, dalam perkaratan sendiri, menghubungi RS melalui pesan WhatsApp yang berisi tersangka ZR menyampaikan bahwa tersangka LR akan menemui RS di PN Surabaya, dan pada hari yang sama, tersangka LR datang ke PN Surabaya untuk bertemu dengan RS dan diterima oleh RS di ruang kerjanya,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Lisa meminta dan memastikan majelis hakim yang akan menyidangkan kasus Ronald Tannur.

Rudi menjawab, hakim yang dipilih adalah Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo. Pertemuan lanjutan antara Lisa dan Rudi pun digelar. Lisa meminta agar Erintuah Damanik ditetapkan sebagai ketua majelis hakim.

Rudi lalu bertemu dengan Erintuah dan membicarakan soal ketua majelis hakim. Rudi menyampaikan bahwa Erintuah-lah yang akan menjadi ketua majelis hakim.

Surat penetapan susunan majelis hakim keluar pada 5 Maret 2024. Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua PN Surabaya atas nama Rudi, yang saat itu menjadi Ketua PN Surbaya.

“Padahal pelimpahan perkara dilakukan sejak 22 Februari 2024. Artinya, sejak perkara dilimpahkan ke pengadilan, 12 hari kemudian baru ada penunjukan majelis hakim yang tangani Ronald Tannur,” ujarnya. (*/red)

Pantau Kebijakan Efesiensi, Wagub Dimyati Sidak Kantor BKD dan Dindikbud

By On Selasa, Februari 25, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati Natakusumah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Senin, 24 Februari 2025.

“Pertama kita melakukan sidak. Kemudian kita menanyakan terkait program dan efisiensi yang ada di Dindikbud,” ujar Dimyati.

Dimyati juga meminta Dindikbud Provinsi Banten untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada sekolah-sekolah agar tidak melakukan study tour keluar Provinsi Banten.

“Kami berharap semua Kepala Sekolah jangan (study tour-red) keluar kota apalagi dengan kondisi cuaca saat ini. Study tour sekolah itu cukup di wilayah Banten saja,” katanya.

Dimyati juga mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah yang tetap menggelar study tour keluar Provinsi Banten.

“Sanksinya akan kita evaluasi,” imbuhnya.

Dimyati berharap sekolah yang menjadi kewenangan Pemprov Banten bisa melakukan study tour di wilayah Provinsi Banten. 

“Kalau di dalam Banten bisa, misalnya dari Tangerang ke Pandeglang, itu boleh. Namun yang penting di dalam daerah,” jelasnya.

Sementara saat sidak ke BKD Provinsi Banten, Dinyati meninjau terkait asesmen talenta (manajemen talenta-red) yang beberapa waktu lalu dilaunching. Dia ingin memastikan tidak ada suap menyuap untuk menjadi pejabat di era Andra Soni - Dimyati.

“Ke BKD kami ingin melihat asesmen talenta, bagaimana cara rekrutmen ASN untuk menghindari suap menyuap. Jangan sampai tiba-tiba menjadi pejabat, karena adanya like and dislike, itu tidak boleh, dasarnya adalah talenta,” pungkasnya. (*/red)

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Sidoarjo Terendam Banjir

By On Selasa, Februari 25, 2025


SIDOARJO, KabarViral79.Com – Akibat curah hujan yang tinggi selama lima jam pada Senin, 24 Februari 2025, dua sungai di Kecamatan Kota Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).

Ratusan rumah di beberapa desa dan kelurahan pun dikabarkan terendam banjir. Dua sungai yang meluap tersebut, yakni Sungai Pucang dan Sungai Kutuk. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Kutuk Barat di Kelurahan Sidokare dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 35 cm.

Sejumlah jalan lainnya seperti Jalan Bluru Kidul, Jalan Kartini, dan Jalan Rangkah juga terdampak. Pengendara motor yang tidak menguasai medan berisiko mengalami mogok, terutama di Jalan Desa Bluru Kidul, RT 4 RW 8, di mana ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

“Banjir di Desa Bluru Kidul ini karena Sungai Pucang meluap. Akibatnya, ratusan rumah kebanjiran,” kata warga sekitar, Zaenuri (60) kepada wartawan, Selasa, 25 Februari 2025.

Menurutnya, banjir sudah menjadi langganan setiap tahun, bahkan bisa terjadi hingga tiga kali dalam puncak musim hujan.

“Saat curah hujan tinggi, bisa dipastikan Bluru Kidul banjir. Tiga tahun belakangan ini, banjirnya semakin parah. Akibatnya, saya tidak bisa berjualan bakso, padahal itu adalah penghasilan utama untuk keluarga,” imbuh Zaenuri.

Hal serupa disampaikan Sukiran (60), warga Bluru Kidul. Ia mengatakan, banjir mulai terjadi sejak Senin malam setelah hujan deras reda. Sekitar pukul 18.00 WIB, air Sungai Pucang mulai meluap.

“Akibatnya, jalan desa kebanjiran, bahkan air sungai masuk ke rumah warga. Warga berharap bantaran Sungai Pucang ditinggikan agar air sungai tidak mudah meluap,” ujar Sukiran.

Sementara itu, Heni (34), warga Kelurahan Sidokare mengatakan, banjir di wilayahnya terjadi akibat meluapnya Sungai Kutuk.

“Banjir di Sidokare ini sudah menjadi langganan setiap tahun, terutama saat curah hujan tinggi di Kota Sidoarjo dan sekitarnya. Bisa dipastikan Sidokare akan banjir,” ujar Heni.

“Warga berharap tanggul sepanjang Sungai Kutuk di Sidokare bisa ditinggikan agar tidak mudah banjir,” pungkasnya. (*/red)

Kasus Pagar Laut Tangerang, Kades Kohod Resmi Ditahan Bareskrim

By On Selasa, Februari 25, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Bareskrim Polri resmi melakukan penahanan terhadap empat tersangka kasus pemalsuan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di wilayah pagar laut Tangerang, Banten.

Kempat tersangka tersebut, di antaranya Kepala Desa (Kades) Kohod, Sekretaris Desa (Sekdes) Kohod, dan dua penerima kuasa dokumen palsu berinisial SP dan CE.

“Kepada empat tersangka itu kita putuskan mulai malam ini kita lakukan penahanan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro kepada wartawan, Senin, 24 Februari 2025.

Menurut Djuhandani, penahanan dilakukan setelah Penyidik Direktorat Tidak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri memanggil keempat tersangka dan melakukan gelar internal.

“Sesuai dengan pemanggilan kami kepada empat tersangka, para tersangka menghadiri yaitu sekitar jam 11 sampe jam 12 hadir dan didampingi pengacara. Mulai jam 12 sampe jam setengah 9 ini kami maraton lakukan riksa,” ujarnya.

“Dalam proses riksa tetap kita berikan hak-hak mereka. Kemudian setelah itu kami penyidik melaksanakan gelar internal kemudian kepada empat tersangka itu kita putuskan mulai malam ini kita lakukan penahanan,” pungkasnya. (*/red)