-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Desa Bojongloa Kembali Pertahankan Gelar Juara Umum STQ

By On Minggu, November 30, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut mempertahankan gelar juara umum pada Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke-XV tingkat Desa yang dilaksanakan di Desa Carenang, Sabtu malam, 30 November 2025.

Kepala Desa (Kades) Bojongloa, Jusepta berharap, melalui STQ ke-XV ini bisa melahirkan Qori dan Qoriah tingkat Nasional maupun Internasional, dan juga bisa menjadi desa pengahapal Qur'an

Menurutnya, STQ ini akan dijadikan acara rutin setiap tahun, agar ke depannya setiap peserta yang tampil semakin baik dan lebih baik lagi, baik itu persiapan sebelum maupun setelah acara seleksi, karena menjadi acara rutin tiap tahunnya.

"Semoga Desa Bojongloa bisa menjadi Desa penghafal Qur'an. Tak lupa saya juga menyampaikan terima kasih kepada para Qori dan Qoriah Desa Bojongloa yang sudah bekerja keras membawa harum nama Desa Bojongloa untuk kedua kalinya kita bisa mempertahankan gelar juara umum," ujarnya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat Desa Bojongloa dan pihak terkait lainnya yang telah membantu para Qori dan Ooria selama pelaksanaan STQ ke-XV di Desa Carenang, sehingga Desa Bojongloa kembali menjadi yang terbaik di Kecamatan Cisoka," imbuhnya. (Reno)

Bireuen Lumpuh Total Diterjang Banjir Terparah, Puluhan Warga Tewas dan Ribuan Mengungsi

By On Minggu, November 30, 2025

Jembatan lintasan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Kutablang, Bireuen, putus dan tidak bisa dilintasi kendaraan pasca banjir melanda kawasan Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Intensitas hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bireuen, Aceh, selama sepekan terakhir mengakibatkan banjir besar yang melanda hampir seluruh pelosok desa.

Musibah yang memuncak sejak Rabu, 26 November 2025, menjadi bencana banjir terburuk sepanjang sejarah Bireuen, menyebabkan puluhan warga dilaporkan tewas dan hilang, sementara belasan ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Selain merendam ribuan rumah, derasnya arus air turut menyeret puluhan unit rumah warga serta merusak ribuan hektare sawah menjelang panen dan tambak masyarakat. Kerusakan ini diperkirakan menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Banjir yang telah berlangsung sejak Kamis pekan lalu makin parah setelah hujan tak berhenti mengguyur wilayah itu mulai Senin hingga Rabu. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada data resmi dari BPBD Bireuen terkait jumlah korban jiwa maupun kerugian akibat bencana tersebut. Upaya konfirmasi terkendala karena akses komunikasi terputus.

Jembatan lintasan nasional yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah dan Takengon Aceh, tepatnya di Teupin Mane Juli, Bireuen, juga ambruk dan putus, tidak bisa dilintasi kendaraan pasca banjir melanda kawasan itu. 

Di sejumlah desa, warga yang rumahnya terendam berusaha menyelamatkan harta benda ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian lainnya terpaksa mengungsi ke masjid, mushala, serta rumah kerabat terdekat.

Hampir seluruh dari 609 desa, termasuk kawasan pesisir hingga pusat kota Bireuen, tak luput dari genangan air setinggi 40–100 centimeter. Pertokoan dan warung kopi mulai Rabu pagi tutup total.

Pemadaman listrik secara menyeluruh, terhentinya suplai air bersih PDAM, dan hilangnya sinyal telepon serta internet memperburuk keadaan. SPBU tidak dapat beroperasi. Sementara kendaraan tak mampu melintas akibat tingginya genangan di ruas jalan negara.

Sejumlah infrastruktur strategis juga mengalami kerusakan berat. Jembatan rangka baja Teupin Mane yang menghubungkan Bireuen–Takengon amblas diterjang banjir pada Rabu dini hari. Jembatan Kutablang di jalur Medan–Banda Aceh ikut rusak sehingga akses transportasi nasional itu putus total.

Warga melintas di ruas jalan kawasan Kota Bireuen yang ikut tergenang banjir. 

Puluhan rumah di Kecamatan Juli dan Peusangan Siblah Krueng terseret arus. Sebuah gedung tiga lantai pesantren di Samalanga juga dilaporkan ambruk dihantam luapan air.

Di Kecamatan Kota Juang, puluhan keluarga telah dua hari mengungsi karena rumah mereka terendam hingga satu meter. Warga mengaku kesulitan berkomunikasi akibat padamnya listrik dan hilangnya sinyal telepon.

Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Aditya saat dikonfirmasi mengatakan, jalur lintas Sumatera (Jalinsum) di kilometer 16 arah Aceh Tengah mengalami retak akibat derasnya aliran sungai Teupin Mane.

Ia mengimbau masyarakat yang berencana melintasi Kabupaten Bireuen agar menunda perjalanan sampai keadaan membaik.

Hujan yang masih terus turun membuat air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Ratusan desa di setiap kecamatan masih terendam, termasuk sekolah dan fasilitas kesehatan. Masyarakat kini berharap bantuan darurat segera tiba untuk mengatasi dampak bencana yang melumpuhkan seluruh aktivitas pemerintahan maupun swasta di wilayah itu. (Joniful Bahri)

Bupati Tangerang Diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Resmi Tutup STQ ke-XV Desa Carenang Tahun 2025

By On Minggu, November 30, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Bupati Tangerang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyaratan dan Sumber Daya Manusia secara resmi menutup pelaksanaan STQ ke-XV yang digelar di Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu malam, 30 November 2025.

Acara diawali dengan pembacaan Karam Ilahi yang dibawakan oleh Al Ustad Santari dan dilanjutkan dengan pembacaan do'a oleh Ketua MUI Kecamatan Cisoka, KH Juhri.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyaratan dan Sumber Daya Manusia, H. Achmad Kasori mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh panitia, peserta dan masyarakat Desa Carenang yang bersama-sama telah ikut menyukseskan pelaksanaan STQ ke-XV yang digelar di Desa Carenang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, seluruh masyarakat, para tokoh, ulama dan seluruh peserta khususnya di Desa Carenang sebagai tuan rumah yang sudah bekerja keras dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan STQ ke-XV," ujarnya.

Dia juga mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada para pemenang agar tidak terus larut dalam kegembiraan. Tetap menjaga performa dan berlatih dengan disiplin untuk menghadapi event MTQ tingkat Kabupaten Tangerang yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026.

“Nanti para pemenang ini menjadi duta Kecamatan Cisoka yang Insya Allah nanti antara tanggal 5 atau tanggal 8 Januari 2026 akan diselenggarakan MTQ tingkat Kabupaten Tangerang tetap disiplin berlatih dan terus semangat,” ucapnya.

Camat Cisoka, Sumartono dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada Kades Carenang dan pihak terkait lainnya yang sudah menyukseskan pelaksanan STQ ke-XV.

"Kami berharap dengan telah berakhirnya STQ ke-XV ini nantinya bisa melahirkan Qori dan Ooria yang nanti akan mewakili Kecamatan Cisoka di MTQ tingkat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.


Ketua LPTQ Kecamatan Cisoka, Ustad Jamaludin mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaanya atas penyelenggaraan STQ tingkat Kecamatan yang digelar dengan sangat baik dan meriah.

“Penyelenggaraan STQ tingkat Kecamatan yang digelar hampir berbarengan di seluruh Desa di Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah penyelenggaraannya begitu luar biasa, dnbegitu antusias masyarakat memeriahkan STQ,” ujarnya.

Ia berharap kepada seluruh LPTQ Kecamatan bisa bergerak cepat untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh pemenang yang akan mewakili kecamatannya masing-masing pada MTQ tingkat Kabupaten Tangerang pada bulan Januari 2026.

Kades Carenang, Eris Risharyadi menyampaikan puji syukur alhamdulilah pelaksanan STQ ke-XV berlangsung lancar, aman dan Kondusif dan juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Cisoka, Ketua LPTQ, Para Panitia Lokal, Staf Desa, seluruh masyarakat Desa Carenang serta pihak-pihak terkait lainya yang telah bahu membahu menyukseskan STQ ke-XV di Desa Carenang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang yang diWakili Staf Ahli Bidang Kemasyaratan dan Sumber Daya Manusia H. Achmad Kasori, Camat Cisoka Sumartono, Kades Carenang Eris Risharyadi, Kepala KUA H. Saepul Hupad, Ketua MUI Kecamatan Cisoka KH Juhri, Ketua LPTQ Kecamatan Cisoka Ustd Jamaludin, Perwakilan Kapolsek Cisoka, Perwakilan Danramil Cisoka, para Kades se-Kecamatan Cisoka, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para Kafilah, dan segenap masyarakat Desa Carenang.

Adapun lima besar STQ ke-XV yang digelar di Desa Carenang:

1. Desa Bojongloa Sebagai Juara Umum dengan nilai 127

2. Juara ke-2 Desa Jeunjing dengan nilai 87

3. Juara ke-3 Desa Karangharja dengan nilai 26

4. Juara ke-4 Desa Carenang dengan nilai 16

5. Juara ke-5 Desa Sukatani dengan nilai 14

Devile terbaik pertama diraih Desa Carenang 

Devile terbaik kedua diraih Desa Jeunjing 

Devile terbaik ketiga diraih Desa Karangharja

Untuk Pelaksanan STQ ke-16 tahun 2026 adalah Desa Slapajang


(Reno)

Ketua Pengcab PBSI Dampingi Bupati Tangerang Buka Kejuaraan Voli Bupati Cup 2025

By On Sabtu, November 29, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan yang juga Kadis DTRB dampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Kejuaraan Bola Voli Bupati Cup ke-1 Tahun 2025, di Lapangan Don Bosco, Tigaraksa, Sabtu, 29 November 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan, kejuaraan ini merupakan momentum positif untuk membangun prestasi dan memperkuat posisi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah unggulan di Provinsi Banten pada cabang olahraga bola voli.

“Kita sering meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam cabang bola voli. Ajang perdana ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pembinaan prestasi olahraga, khususnya cabang bola voli yang harus terus dijaga serta ditingkatkan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati mengatakan, kejuaraan tersebut juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar-kecamatan, serta wadah untuk menemukan bibit atlet potensial yang dapat diproyeksikan menjadi duta olah raga daerah pada tingkat provinsi maupun nasional.

“Tahun 2026 kita akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi di Tangerang Selatan. Ajang ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada 14 kecamatan yang telah berpartisipasi, dan ke depan kita targetkan 29 kecamatan dapat ikut serta,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam melakukan pembinaan yang berkelanjutan.

Untuk itu, dia meminta Dispora terus menguatkan sinergi dan koordinasi dengan KONI maupun organisasi olahraga lainnya untuk melakukan pemantauan pembinaan yang berkesinambungan.

“Saya harap Dispora terus memantau seluruh cabang olahraga, baik yang diselenggarakan pada momentum Bupati Cup maupun kegiatan lainnya seperti Popda. Pembinaan harus terus dilakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab PBVSI Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan menyampaikan, kejuaraan ini diikuti oleh 20 tim putra dan putri dengan total 280 atlet serta 40 official.

“Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjaring dan menetapkan atlet-atlet bola voli potensial Kabupaten Tangerang, sebagai persiapan menghadapi Porprov VII Banten Tahun 2026 di Kota Tangerang Selatan,” ujar Hendri.

Hendri mengatakan, kejuaraan Bupati Cup Bola Voli 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat pembinaan prestasi dan meningkatkan partisipasi seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang yang hadir dan membuka langsung kejuaraan serta memberikan dukungan dan dorongan semangat kepada panita serta seluruh peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang, Ibu Kepala Dispora, Ketua KONI, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kejuaraan ini,” ucapnya. (Reno)

Video: Detik-detik Longsor Susulan di Sibolga

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), selama dua hari terakhir memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah titik.

Data pada Rabu, 26 November 2025, dilaporkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dinyatakan hilang akibat tanah longsor dan banjir bandang.

Terekam dalam video detik-detik mengerikan ketika material longsor turun dengan cepat menghantam rumah warga. (*/red)

Video: Banjir Bandang Landa Sumatera Barat

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Ribuan warga di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Barat), terdampak bencana hidrometeorologi basah yang melanda sejak 24 hingga 27 November 2025.

Curah hujan ekstrem memicu banjir besar, longsor, kerusakan infrastruktur, serta ratusan rumah rusak di berbagai kecamatan.

Hingga Jumat, 28 November 2025, proses evakuasi masih terus dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD.

Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kubung, khususnya di Nagari Selayo. Jorong Batu Palano terendam akibat luapan Sungai Batang Gawan.

Infrastruktur irigasi Bandar Panjang Selayo rusak dan tidak lagi mampu mengairi sekitar 3.000 hektare lahan.

Sebanyak 80 kepala keluarga atau 800 jiwa terdampak langsung, sementara 7 rumah dilaporkan hanyut di Jorong Sawah Sudut.

Total, 850 kepala keluarga atau 2.400 jiwa terdampak banjir di nagari tersebut. (*/red)

Video: Tapteng Sibolga Banjir Kayu Gelondongan

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Sebuah video amatir yang memperlihatkan banjir besar di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. 

Dalam rekaman itu, kayu-kayu gelondongan tampak terbawa derasnya arus, memicu spekulasi warganet soal pembalakan liar yang diduga memperparah banjir.

Banyak pengguna media sosial mengaitkan kayu tersebut dengan aktivitas ilegal di hutan Sumatera, sehingga dianggap sebagai salah satu penyebab longsor dan banjir di wilayah itu. (*/red)

Video: Wakili Prabowo, Teddy Lepas Bantuan Tanggap Darurat ke Pulau Sumatera

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto diwakili Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya melepas pengiriman bantuan tanggap darurat ke Pulau Sumatera.

Bantuan itu diangkut dalam pesawat dengan tujuan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga Aceh.

Hal itu disampaikan Teddy di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 28 November 2025.

Menurut dia, pesawat angkut TNI AU itu akan terbang ke bandara terdekat di Padang, Silangit di Tapanuli, ke Banda Aceh, dan Lhokseumawe.

Teddy menyebut, semua bantuan dari pemerintah itu berada di bawah koordinasi Menteri PMK Pratikno. (*/red)

Video: Mentan Amran Copot Staf yang Peras Petani dengan Modus Ngaku Dirjen

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman langsung mencopot seorang staf Kementerian Pertanian (Kementan) yang diduga memeras petani dalam proses mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dengan modus mengaku sebagai Direktur Jenderal Tanaman Pangan.

Tindakan itu diambil setelah kanal 'Lapor Pak Amran' menerima laporan pungutan liar (pungli) traktor roda empat di 99 titik di berbagai daerah.

Modus pungli itu terungkap setelah petani melaporkan permintaan uang Rp50 juta hingga Rp100 juta per unit traktor, bahkan terdapat satu titik pungli yang mencapai Rp600 juta.

Amran menegaskan seluruh bantuan pemerintah disalurkan gratis dan tidak boleh dipungut biaya apa pun.

Hal itu disampaikan Mentan Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Jumat, 28 November 2025. (*/red)

Video: Detik-detik Longsor Hantam Rumah Warga di Padang Pariaman

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Terekam dalam video detik-detik mengerikan ketika material longsor turun dengan cepat dari tebing bukit di kawasan pemukiman Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Longsor pada Jumat pagi, 28 November 2025, itu dilaporkan menghantam rumah, jalan, dan parit, menyebabkan kerusakan di area tersebut. (*/red)

Video: Kecelakaan Motor, Gary Iskak Meninggal di RS

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Ade Jigo menjadi artis pertama yang mengunggah kabar kecelakaan motor Gary Iskak.

Dalam Instagram Stories miliknya, komedian tersebut memperlihatkan kondisi Gary Iskak. Ia pun memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

Semula, Ade, mendapatkannya dari salah satu grup yang diikutinya. Ia kaget usai mendapatkan kabar kecelakaan itu.

Setelah mendapatkan kabar kepastian soal kecelakaan tersebut, Ade Jigo, langsung mengunggah ke media sosial miliknya. (*/red)

PWI Matangkan Kick Off HPN 2026 Banten, Jalan Sehat Bersama Kapolri dan Gubernur Siapkan Hadiah Wah

By On Sabtu, November 29, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com Warga Serang dan sekitarnya diundang untuk meramaikan launching atau Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Alun-alun Kota Serang pada Minggu pagi (30/11/2025).

Kepastian ini disampaikan menyusul rapat panitia di Kantor PWI Pusat, yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Zulmansyah Sekedang.

“Kami ingin Kick Off ini menjadi pesta rakyat yang meriah. Karena itu, kami mengundang seluruh masyarakat untuk ikut Senam Bersama dan Jalan Sehat pada Minggu pagi, pukul 06.00 WIB,” kata Zulmansyah, Jumat (28/11/2025).

Daya tarik utama acara ini adalah Jalan Sehat yang terbuka untuk umum dengan hadiah doorprize fantastis. Zulmansyah menjelaskan, panitia telah menyiapkan hadiah-hadiah utama, termasuk 3 unit motor, kulkas, sepeda lipat, serta puluhan barang elektronik menarik lainnya.

Acara ini sekaligus akan menjadi momen penting dengan kehadiran tokoh nasional dan daerah. Termasuk kehadiran Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Banten, Andra Soni. Kehadiran juga akan diisi oleh anggota Dewan Pers, Konstituen Dewan Pers serta jajaran Forkopimda Banten. Partisipasi mereka merupakan simbol sinergi yang baik antara komunitas pers dengan pemangku kepentingan.

Hadiah untuk Partisipasi Publik

Rangkaian Kick Off sendiri akan diawali dengan kedatangan rombongan PWI Pusat dari Jakarta pada hari Sabtu (29/11), dilanjutkan dengan check-in dan jamuan makan malam oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Setelah itu besoknya puncak acara akan dilaksanakan pada Minggu (30/11) di Alun-alun Kota Serang, dimulai pukul 06.00 WIB dengan Senam Bersama dan Jalan Sehat yang terbuka bagi masyarakat umum. Seluruh kegiatan diperkirakan selesai pada pukul 09.30 WIB.

Kick off ini adalah pertanda dimulainya rangkaian peringatan HPN yang puncaknya pada 9 Februari 2026 di Serang, Banten. (*/red)

Gerakan Pandeglang Bersih Gelar Aksi di Istana Negara dan KLHK RI, Desak Penanganan Dugaan Pencemaran Lingkungan

By On Sabtu, November 29, 2025

 


Jakarta, KabarViral79.Com – Puluhan mahasiswa, masyarakat, dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pandeglang Bersih menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara Republik Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Jumat (28/11/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas dugaan pencemaran lingkungan hidup yang diduga dilakukan oleh CV. Gari Setiawan Makmur yang kini jadi (PT GSM) di Kecamatan Panimbang- sobang Kabupaten Pandeglang.

Massa aksi yang berasal dari unsur masyarakat Kecamatan Sobang–Panimbang, mahasiswa, dan pemuda Kabupaten Pandeglang ini datang ke ibu kota untuk menyampaikan aspirasi terkait aktivitas perusahaan yang mengelola karantina, penggemukan, peternakan, dan pemotongan sapi impor asal Australia. Lokasi perusahaan yang berada di kawasan padat penduduk serta dekat dengan lingkungan pendidikan menjadi sorotan utama para demonstran.

Sebelumnya, aspirasi serupa telah disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, DPRD Kabupaten Pandeglang, serta sejumlah instansi terkait, mulai dari DLH, DPUPR, DPMPTSP, DPKP, Satpol PP, hingga Satgas kabupaten. Namun, para peserta aksi menilai bahwa pemerintah daerah tidak memberikan langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Koordinator aksi, Entis Sumantri, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kekecewaan masyarakat terhadap dugaan pencemaran lingkungan hidup yang berdampak langsung terhadap warga Sobang–Panimbang.

“Masyarakat sudah lama merasakan dampak pencemaran lingkungan akibat ulah perusahaan yang tidak mengedepankan rasa kemanusiaan. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Entis.

Ia menambahkan, berdasarkan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap perusahaan wajib memenuhi ketentuan dan memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Namun, pihaknya menduga bahwa PT GSM beroperasi tanpa mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

“Kami menduga perusahaan ini ilegal dan tidak memenuhi kepatuhan perizinan,” ujar Entis.

Dalam tuntutannya, Gerakan Pandeglang Bersih meminta Presiden Republik Indonesia untuk mengevaluasi Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten. Menurut mereka, pemerintah daerah telah mengabaikan kesehatan lingkungan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan seperti SDN, SMP, dan SMK yang berada sangat dekat dengan lokasi aktivitas perusahaan.

Presiden harus periksa Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, karena kami menduga ada gratifikasi dan pembiaran terhadap perusahaan yang telah meresahkan masyarakat serta mengancam kesehatan warga,” ungkap Entis.

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak menjadi “backing” perusahaan serta segera menuntaskan dugaan pelanggaran lingkungan ini.

Korlap aksi lainnya, Ahmad S., menegaskan bahwa perjuangan ini tidak akan berhenti sampai pemerintah pusat mengambil langkah tegas.

“Ini bukan akhir perjuangan. Kami datang ke Jakarta untuk menuntut keadilan atas hak hidup sehat dan lingkungan yang layak. Kami akan terus bersuara hingga persoalan ini tuntas,” ujarnya.

Gerakan Pandeglang Bersih menyatakan akan terus menggelar Aksi Jumat Bersih di ibu kota hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh Presiden dan KLHK.

Perkuat Sabuk Hijau Pesisir, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Rawat Mangrove

By On Sabtu, November 29, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Jumat, 28 November 2025. 

SERANG, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam upaya konservasi wilayah pesisir.

Penanaman mangrove tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diikuti dengan pemantauan dan pemeliharaan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Jumat, 28 November 2025.

“Saya harap banyak pihak terlibat untuk kembali mengonservasi wilayah mangrove. Tentu kita berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial. Harus ditanam dengan cara yang baik, kemudian setahun kemudian kita tengok kembali,” ujarnya.

Dia juga menyoroti fenomena yang kerap terjadi, di mana bibit mangrove yang baru ditanam hilang terbawa arus air hanya dalam hitungan hari. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh teknik penanaman yang kurang maksimal serta pengawasan pasca penanaman yang masih terbatas.

“Makanya, setelah penanaman delapan ribu pohon ini, kita harapkan jumlahnya tidak berkurang,” tegasnya.

Andra Soni menambahkan, gerakan menanam pohon merupakan ikhtiar sederhana yang memiliki dampak besar bagi lingkungan. Ia memaknai aktivitas ini sebagai bentuk ibadah sosial yang manfaatnya berjangka panjang.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariah yang terus mengalir manfaatnya untuk pelestarian alam dan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi Sinergi PLN

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten.

Andra Soni menilai, PLN tidak hanya sukses menyediakan energi listrik dengan rasio elektrifikasi mencapai 99,9 persen di Banten, tetapi juga menghadirkan "energi kehidupan" melalui program penghijauan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, General Manager PLN UID Banten, Muhamad Joharifin mengatakan, aksi penanaman mangrove ini merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam menjaga ekosistem pantai, sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia.

“Lokasi penanaman dipilih berdasarkan prioritas pertahanan keanekaragaman hayati dan keselamatan manusia. Adapun jenis mangrove yang ditanam adalah _Rhizophora mucronata_ dan _Rhizophora apiculata_,” jelas Joharifin.

Menurut Joharifin, keberadaan hutan mangrove memiliki fungsi ekologis vital, mulai dari melindungi pantai, mencegah abrasi dan intrusi air laut, hingga menjadi tempat berkembang biak biota air.

“Selain menyerap karbon, kawasan mangrove juga bisa menjadi sumber pangan serta potensi kawasan wisata dan rekreasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Banjir dan Longsor di Sumatera, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 2,6 Miliar

By On Sabtu, November 29, 2025

Petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor di Toboh Tangah, Nagari Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis, 27 November 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp 2,6 miliar untuk membantu para korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

"Total estimasi bantuan logistik yang disalurkan Kemensos untuk penanganan banjir dan longsor mencapai Rp 2.660.147.800," kata Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 November 2025. 

Bantuan logistik terdiri dari kebutuhan dasar warga, perlengkapan keluarga, hunian darurat, serta layanan dapur umum yang telah menjangkau ribuan warga.

"Bantuan itu langsung dikirim dari berbagai gudang Sentra dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) ke lokasi bencana," ujarnya.

Provinsi Sumatera Utara menerima total bantuan senilai Rp 2.053.047.900 yang didistribusikan ke empat wilayah terdampak.

Sementara, Provinsi Sumatera Barat, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 607.100.300.

Untuk wilayah Aceh, bantuan masih dalam proses asesmen lapangan dan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Aceh.

"Tahap ini diperlukan agar penentuan kebutuhan dan distribusi lanjutan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.

Gus Ipul mengatakan, pihaknya juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana di seluruh lokasi terdampak.

Dia juga memastikan SK Tanggap Darurat dari pemerintah daerah menjadi dasar pelaksanaan operasi di lapangan.

Tim Taruna Siaga Bencana mendirikan empat dapur umum di titik-titik strategis untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi.

"Kemensos terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan," ujarnya. (*/red)

Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Tambah Kuota 350 Ribu Ton Elpiji 3 Kg

By On Sabtu, November 29, 2025

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

JAKARTA, KabarViral79.Com Pemerintah resmi menambah kuota elpiji 3 Kg bersubsidi untuk tahun anggaran 2025.

Hal tersebut dikatakan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta pasokan elpiji subsidi untuk rakyat, khususnya menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2026, tidak boleh mengalami kekurangan.

Untuk itu, kata Bahlil, pemerintah menambah kuota sekitar 350 ribu ton dari rencana awal. 

“Tadi dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Bapak Presiden menyangkut dengan elpiji, kita ada penambahan kuota di mana kuota kita di draf APBN itu 8.160.000. Kita tambah kurang lebih sekitar 350 ribu ton,” kata Bahlil.

Bahlil mengatakan, penambahan kuota ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat dapat melalui periode Nataru dengan aman dan nyaman tanpa gangguan suplai energi rumah tangga.

“Sehingga saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah Natal dan Tahun Baru untuk kita semua di 2025, Insya Allah clear menyangkut dengan elpiji,” ujarnya.

Menurut Bahlil, kebijakan penambahan kuota ini tidak memerlukan tambahan anggaran negara. Pasalnya, kata dia, anggaran subsidi energi dalam APBN 2025 mencapai Rp 82 triliun, tetapi realisasi dengan penambahan kuota ini diperkirakan hanya berada di kisaran Rp 77 sampai Rp 78 triliun.

“Alokasi kita di dalam APBN di 2025 itu kan Rp 82 triliun (rupiah), sementara realisasi dengan menambah 350 ribu ton itu enggak sampai di Rp 80 triliun (rupiah), hanya sekitar Rp 77-78 triliun (rupiah),” ujarnya.

Bahlil juga memastikan bahwa penambahan kuota ini hanya berlaku untuk tahun 2025, sementara asumsi subsidi untuk 2026 tetap mengacu pada RAPBN yang sudah disusun.

Terkait mekanisme distribusi untuk memastikan subsidi tepat sasaran, pembahasan masih dilakukan lintas Kementerian dan Lembaga.

“Lagi masih dalam pembahasan. Masih belum final,” ujarnya. (*/red)

KPK Geledah Kantor Kontraktor Museum Reog Ponorogo, Sita Dokumen dan Barang Elektronik

By On Sabtu, November 29, 2025

Jubir KPK, Budi Prasetyo

JAKARTA, KabarViral79.Com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT Widya Satria di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), pada Rabu, 26 November 2025.

Dalam penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik (BBE).

Penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan kasus suap yang menjerat mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

“Sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo, Kamis, 27 November 2025.

Namun Budi tidak menjelaskan secara detail proses penggeledahan dan langkah yang akan dilakukan penyidik usai menyita dokumen dan BBE tersebut.

Diketahui sebelumnya, KPK menggeledah kantor PT Widya Satria yang berlokasi di Surabaya, Jatim, pada Rabu, 26 November 2025.

Penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. 

KPK menetapkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus suap pengurusan jabatan serta proyek RSUD Ponorogo dan penerimaan lainnya di Pemkab Ponorogo, pada Jumat, 07 November 2025.

Tiga tersangka lainnya adalah Agus Pramono selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo; Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo; dan Sucipto selaku rekanan RSUD Ponorogo.

Keempat tersangka itu terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Ponorogo, pada Jumat.

Dalam kasus itu, KPK menyatakan bahwa Sugiri menerima suap dari tersangka Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD Harjono Ponorogo agar posisinya sebagai Direktur RSUD tidak diganti.

KPK menemukan tiga kali penyerahan uang dari Yunus kepada Sugiri, yakni pada Februari 2025 sebesar Rp 400 juta, periode April-Agustus 2025 Rp 325 juta, dan uang Rp 500 juta yang diserahkan melalui kerabat Sugiri pada November 2025.

KPK juga mengatakan, Sugiri menerima suap dalam paket pekerjaan di lingkungan RSUD Ponorogo dengan menerima fee sebesar Rp 1,4 miliar dari Sucipto selaku rekanan RSUD Harjono.

Selain itu, KPK menemukan bahwa Sugiri melakukan penerimaan lain atau gratifikasi sebesar Rp 225 juta selama periode 2023-2025 dari Yunus dan uang Rp 75 juta dari pihak swasta pada Oktober 2025.

KPK telah menahan para tersangka untuk 20 hari pertama yang terhitung sejak hari Sabtu, 8 November 2025, sampai dengan 27 November 2025 di Rutan cabang Merah Putih.

Atas perbuatannya, Sugiri dan Yunus diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a atau b dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12B UU TPK jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Yunus, dalam hal pengurusan jabatan, diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b, dan/atau Pasal 13 UU TPK.

Sedangkan terhadap Sugiri, bersama-sama dengan Agus Pramono, diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a atau b dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12B UU TPK jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sucipto, dalam hal paket pekerjaan di lingkungan Pemkab Ponorogo, diduga melakukan perbuatan TPK sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b, dan/atau Pasal 13 UU TPK. (*/red)

Rehabilitasi Korupsi: Ketika Vonis Jadi Sekadar Dekorasi

By On Sabtu, November 29, 2025

Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi

Oleh: Edy Suhardono

Selasa malam, 25 November 2025, mungkin akan dikenang sebagai salah satu titik balik paling membingungkan dalam sejarah hukum Indonesia. Baru saja tinta putusan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepada Ira Puspadewi mengering, Istana Negara mengirimkan sinyal mengejutkan: rehabilitasi.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan nama baik mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) beserta dua direksi lainnya bukan sekadar manuver administratif.

Ia adalah guncangan tektonik bagi rasa keadilan publik yang, jujur saja, sudah lama retak. Sebagai seorang psikolog sosial, saya merasakan denyut keresahan yang nyata di masyarakat.

Kita sedang menyaksikan drama di mana logika hukum formal bertabrakan dengan pragmatisme kekuasaan, menciptakan apa yang dalam psikologi disebut disonansi kognitif massal.

Bagaimana mungkin seseorang yang baru saja dinyatakan bersalah merugikan negara triliunan rupiah, kini dipulihkan martabatnya sebagai warga negara yang bersih?

Tulisan ini tidak hadir untuk menghakimi individu, melainkan untuk membedah anatomi keputusan tersebut dengan pisau analisis lebih tajam: apakah ini wujud keadilan substantif yang berani, atau justru awal dari normalisasi impunitas berbahaya?

Paradoks hukum di tengah trauma kepercayaan publik

Mari kita tatap realitas emosional bangsa ini. Kita sedang berada dalam fase transisi yang rapuh. Data dari Rilis Temuan Survei Nasional Indikator Politik Indonesia (2025) menunjukkan paradoks yang menarik: tingkat kepercayaan publik kepada Presiden Prabowo Subianto mencapai 82 persen.

Namun, 33,8 persen responden menilai kondisi penegakan hukum kita buruk atau sangat buruk (Indikator Politik Indonesia, Survei Nasional, 2025). Angka-angka ini bukan sekadar statistik; mereka adalah jeritan batin masyarakat yang merindukan sosok pelindung—“The Strong Father”—namun di saat bersamaan merasa dikhianati oleh sistem hukum yang dianggap tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Dalam psikologi kolektif, keputusan rehabilitasi ini berisiko memperdalam moral injury publik. Cedera moral terjadi ketika otoritas yang sah mengkhianati keyakinan mendalam masyarakat tentang apa yang benar (Litz et al., “Moral Injury and Moral Repair in War Veterans,” Clinical Psychology Review, 2009).

Publik yang masih bergelut dengan kesulitan ekonomi melihat angka kerugian negara Rp 1,25 triliun dalam kasus akuisisi PT Jembatan Nusantara sebagai jumlah yang menyakitkan. Narasi bahwa “tidak ada aliran dana ke kantong pribadi” atau mens rea (niat jahat) yang tidak terbukti, sebagaimana tercatat dalam Laporan Tahunan KPK: Penanganan Tindak Pidana Korupsi BUMN (2025), sulit diterima oleh akal sehat rakyat kecil yang terbiasa melihat korupsi sebagai kejahatan hitam-putih.

Ketika Presiden Prabowo menggunakan hak prerogatif Pasal 14 UUD 1945 untuk merehabilitasi mereka yang baru saja divonis, pesan yang tertangkap oleh alam bawah sadar publik adalah ambiguitas. Hukum menjadi relatif.

Bagi elite birokrasi, langkah ini mungkin dilihat sebagai “terapi keamanan psikologis”—jaminan bahwa jika Anda mengambil risiko bisnis untuk negara dan gagal, Anda akan dilindungi.

Namun bagi rakyat, ini terlihat sebagai teater absurditas. Akumulasi rasa ketidakadilan ini bisa memicu alienasi politik, di mana masyarakat merasa negara bukan lagi milik mereka, melainkan properti pribadi para elite yang bisa saling memaafkan di balik pintu tertutup.

Normalisasi penyimpangan dalam labirin birokrasi BUMN

Untuk memahami mengapa Ira Puspadewi dan koleganya berani mengambil keputusan akuisisi yang kemudian dianggap merugikan negara, kita perlu menyelami psikologi organisasi mereka. Dalam studi klasik The Challenger Launch Decision (Diane Vaughan, 1996), diperkenalkan konsep Normalization of Deviance.

Fenomena ini terjadi ketika penyimpangan dari prosedur baku lambat laun diterima sebagai norma baru karena tekanan target. Di lingkungan BUMN, para direksi hidup dalam tekanan ganda.

Di satu sisi, mereka dituntut ekspansif, mencetak laba, dan mengakuisisi aset demi pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicita-citakan Presiden Prabowo.

Di sisi lain, mereka diikat aturan birokrasi yang kaku, di mana kerugian bisnis sekecil apa pun bisa dituduh sebagai kerugian negara.

Dalam kasus ASDP, percepatan due diligence atau pengabaian sinyal risiko tertentu kemungkinan besar bukan didasari niat merampok, melainkan mekanisme bertahan hidup untuk mengejar target operasional armada. Mereka menormalisasi “jalan pintas” tersebut sebagai risiko bisnis wajar.

Namun, konstruksi “risiko bisnis” ini runtuh ketika ditarik ke meja hijau. Penegak hukum bekerja dengan kacamata hitam-putih: ada kerugian, ada prosedur dilanggar, maka itu korupsi. Rehabilitasi yang diberikan Presiden pada dasarnya adalah upaya paksa untuk mengembalikan konstruksi “risiko bisnis” tersebut.

Presiden seolah berkata bahwa “kesalahan administrasi” tidak boleh mematikan karier seorang profesional. Argumen ini masuk akal secara manajerial, tetapi berbahaya secara sosiologis.

Bahaya terletak pada mekanisme Moral Disengagement atau pelepasan moral (Bandura, “Selective Moral Disengagement in the Exercise of Moral Agency,” Journal of Moral Education, 2002).

Jika setiap kerugian negara akibat kelalaian prosedur bisa dimaafkan dengan dalih “tidak ambil untung pribadi,” kita sedang mengajarkan kepada ribuan pejabat negara bahwa akuntabilitas itu bisa ditawar.

Preseden ini berisiko menciptakan lereng licin (slippery slope) menuju pembenaran segala bentuk inefisiensi dan kebocoran anggaran negara.

Merekatkan cermin retak

Apa yang harus dilakukan? Kita tidak bisa membiarkan bangsa ini terbelah antara logika elite yang pragmatis dan emosi publik yang terluka. Solusinya tidak boleh berhenti pada kritik, tapi harus menawarkan jalan keluar sistemik.

Pertama, kodifikasi Business Judgment Rule (BJR). Indonesia membutuhkan aturan tertulis bahwa keputusan bisnis BUMN yang merugi tidak dapat dipidana selama memenuhi tiga syarat: tidak ada benturan kepentingan, dilakukan dengan itikad baik, dan melalui proses pengambilan keputusan rasional.

Urgensi ini sudah dibahas dalam Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional (2024). Dengan adanya aturan ini, kepastian hukum tercipta tanpa harus mengorbankan rasa keadilan melalui rehabilitasi dadakan.

Kedua, transparansi Istana. Pemerintah berutang penjelasan kepada rakyat. Transparansi adalah obat bagi disonansi kognitif. Pertimbangan hukum Mahkamah Agung yang menjadi dasar rehabilitasi harus dipublikasikan.

Publik berhak tahu: apa argumen hukum yang membuat vonis hakim yang baru berumur lima hari itu menjadi tidak relevan? Membuka “kotak hitam” proses ini akan meredam spekulasi liar dan mendidik masyarakat bahwa rehabilitasi bukan sekadar privilege koneksi politik.

Ketiga, restorative justice berbasis akuntabilitas sosial. Ira Puspadewi dan direksi yang direhabilitasi tidak boleh hanya menghilang dalam kebebasan. Mereka harus tampil dalam forum terbuka untuk berbagi Lessons Learned.

Mengakui kesalahan prosedural dan menunjukkan bagaimana sistem diperbaiki akan jauh lebih efektif menyembuhkan luka rasa keadilan publik daripada arogansi kemenangan hukum (Zehr, “The Little Book of Restorative Justice,” 2002).

Kasus ini adalah cermin retak wajah hukum kita. Di satu pecahan, kita melihat wajah pragmatisme pembangunan yang ingin berlari kencang tanpa terbebani ketakutan. Di pecahan lain, kita melihat wajah rakyat yang bingung membedakan antara “jahat” dan “salah.” Tugas kita hari ini adalah merekatkan kembali cermin tersebut.

Jangan biarkan rehabilitasi ini menjadi preseden liar yang menormalisasi impunitas. Sebaliknya, jadikan ia momentum untuk mereformasi sistem hukum agar mampu membedakan dengan jernih antara perampok uang rakyat dan petaruh bisnis negara yang terpeleset.

Keberanian Presiden Prabowo mengambil risiko politik ini harus dikawal dengan nalar kritis yang tajam, agar niat baik melindungi profesional tidak berujung pada erosi kepercayaan publik yang lebih dalam.

Keadilan, pada akhirnya, bukan hanya soal pasal-pasal di kertas, melainkan soal rasa percaya yang hidup di hati setiap warga negara. Tanpa itu, hukum hanyalah teks kosong tanpa jiwa.

Penulis adalah Peneliti & Assessor pada IISA Assessment Consultancy & Research Centre

Sumber: kompas.com

Gelar Raker Pematangan Kinerja Pengurus dan Anggota, Mansar Terpilih Jadi Ketua PERWAST Definitif

By On Sabtu, November 29, 2025


CIANJUR, KabarViral79.Com Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025, di Villa Cibodas, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Rabu, 26 November 2025.

Acara dimulai sejak pukul 13.00 WIB, yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota. 

Turut hadir Plt Ketua PERWAST Mansar, Sekretaris Mujeni, Bendahara Suyono, Dewan Pembina Angga Apria Siswanto, Dewan Penasehat Yusa Qorni.

Acara dipandu Suyono yang selanjutnya disampaikan kata sambutan oleh Robin selaku Panitia Kegiatan.

“Alhamdulilah dalam kesempatan ini kita bisa hadir serta kumpul bersama dalam keadaan sehat wal-afiat, saya selaku panitia sangat berterima kasih atas kehadiran semuanya yang masih kompak, tak lupa saya berterima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan Raker tahunan ini, semoga hasil dari raker ini membawa PERWAST lebih baik dan maju lagi,” ujarnya.

Selanjutnya kata sambutan disampaikan oleh Angga Apriana selaku Dewan Pembina.

“Alhamdulilah dalam kesempatan ini kita bisa kembali mengadakan rapat kerja tahunan. Saya apresiasi semuanya yang hadir disini tanpa terkecuali. Kita buktikan bahwa PERWAST masih solid dan kompak dalam setiap kegiatan apapun yang bernilai positif. Semoga ke depannya semakin berkembang dan maju,” pungkasnya.

“Alhamdulilah hari ini kita mengadakan acara rapat kerja tahunan. Ini adalah moment penting untuk pematangan kinerja pengurus dan anggota. Semoga hasil rapat kerja ini membawa dampak positif untuk PERWAST ke depannya, dan acara ini resmi saya buka,” imbuhnya.

Kemudian acara berikutnya Rapat Pleno pembahasan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) yang dipandu oleh Majelis Pleno dengan Ketua Majelis Suyono, anggota Majelis Dimas Agung dan Bambang Irawan.

Usai Rapat Pleno, peserta Raker sepakat menyatakan dan menetapkan secara aklamasi Mansar sebagai Ketua PERWAST defenitif.

Selanjutnya acara ditutup dengan do'a yang dipimpin langsung oleh Ustad Heru, dan acara sesi foto bersama menandai acara Raker selesai digelar dan bentuk kekompakan dalam sebuah organisasi. (*/red)