-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tabrakan Beruntun Tiga Truk Tronton di Kawasan Jeumpa Bireuen, Sopir Luka Berat

By On Rabu, April 29, 2026

Tiga unit truk tronton terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan pedagang keripik Blang Cot Baroh, Jeumpa, Bireuen, Aceh, Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tiga unit truk tronton terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan pedagang keripik Blang Cot Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang sopir dilaporkan mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. 

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di jalur utama Medan–Banda Aceh sempat mengalami kemacetan. Kendaraan kemudian dialihkan melalui jalan alternatif di sekitar lokasi kejadian. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan truk BK 8231 FC yang dikemudikan Rahmat Tullah bermuatan bahan bangunan, truk tronton bermuatan crude palm oil (CPO) bernomor polisi BK 8733 FU yang dikemudikan Rahmat Setia Budi, serta satu unit truk tronton lain yang datang dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Peristiwa bermula saat truk bermuatan bahan bangunan bertabrakan dengan truk pengangkut CPO. Benturan keras menyebabkan truk bahan bangunan hilang kendali, tergelincir, lalu terbalik di badan jalan. 

Dalam posisi melintang di tengah jalan, truk tersebut kemudian ditabrak truk lain yang datang dari arah berlawanan karena tidak sempat menghindar. 

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution membenarkan kejadian tersebut. 

Ia mengatakan, kasus kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan berat itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bireuen untuk penyelidikan lebih lanjut. 

“Proses evakuasi kendaraan masih berlangsung agar arus lalu lintas kembali normal dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” ujar Irwansyah. 

Petugas kepolisian bersama tim terkait juga melakukan penanganan di lokasi untuk mempercepat normalisasi jalur transportasi nasional tersebut. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar selalu waspada, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan laik jalan saat melintasi jalur padat. (Joniful Bahri)

Dua Remaja Tewas Setelah Sepeda Motor Terjun ke Parit di Peudada Bireuen Aceh

By On Minggu, April 19, 2026

Dua remaja meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Banda Aceh–Medan, Desa Meunasah Baroh, Peudada, Bireuen, Minggu 19 April 2026 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dua remaja meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Banda Aceh–Medan, Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Acèh, Minggu 19 April 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. 

Kedua korban masing-masing Masjidil Aqsa (17), warga Desa Ulee Kareueng, Kecamatan Simpang Mamplam, dan Amirul Mukminin (17), warga Desa Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam. 

Informasi awal yang diperoleh menyebutkan, kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Supra. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga hilang kendali hingga terjun ke dalam parit di pinggir jalan. 

Warga yang menemukan korban dalam kondisi luka berat segera melaporkan kejadian itu kepada personel piket Polsek Peudada. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama anggota Koramil Peudada untuk melakukan evakuasi. 

Dengan bantuan masyarakat, kedua korban dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Peudada untuk mendapatkan penanganan medis. 

Dua remaja meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Banda Aceh–Medan, Desa Meunasah Baroh, Peudada, Bireuen, Minggu 19 April 2026. 

Satu korban dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas Peudada. 

Sementara satu korban lainnya sempat dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen, namun meninggal dunia dalam perjalanan penanganan medis. 

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengatakan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. 

“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Kami mengimbau pengendara agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi aturan lalu lintas, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan,” ujarnya. 

Penanganan kasus kecelakaan tersebut kini dilakukan Polsek Peudada bersama Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen. (Joniful Bahri)

Terima Ancaman Mau Dibunuh, Wartawan Senior di Serang Lapor Polisi

By On Sabtu, April 18, 2026

Foto ilustrasi. 

SERANG, KabarViral79.Com - Seorang wartawan senior sekaligus Ketua Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST), Mansar (47), resmi melaporkan dugaan tindak pidana ancaman pembunuhan ke Mapolres Serang. Laporan tersebut dibuat pada Kamis, 16 April 2026. 

"Saya terpaksa melapor ke polisi karena nyawa saya terancam. Keluarga saya pun diancam akan dihabisi," kata Mansar kepada media ini, Sabtu, 18 April 2026. 

Mansar mengaku menjadi korban teror yang diduga dilakukan oknum Debt Collector (DC) dari aplikasi Pinjaman Online (Pinjol). 

Ia menyebut menerima ancaman pembunuhan, fitnah terbuka, hingga pesan berantai yang mengarah pada intimidasi. 

Ia juga mengungkapkan, ancaman yang diterimanya itu terjadi pada Sabtu, 12 April 2026. 

Mansar menilai tindakan tersebut bukan lagi penagihan, melainkan teror kriminal terhadap dirinya dan keluarga. 

“Ini bukan soal utang-piutang, ini sudah masuk dalam dugaan tindak pidana. Saya wartawan, dan saya juga warga negara yang mempunyai hak yang sama dimata hukum untuk dapat dilindungi secara hukum,” pungkas pria yang telah memiliki sertifikasi kompeten 'Wartawan Utama' dari Dewan Pers ini. 

Karena merasa terancam, Pemimpin Redaksi (Pimred) media online kabarxxi.com itu membuat pengaduan ke Mapolres Serang. 

Kini kasus tersebut berujung pada laporan ke pihak kepolisian Polres Serang dengan nomer laporan LAPDU/143/IV/Satreskrim Polres Serang/Polda Banten tertanggal 16 April 2026. 

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan diwakili Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan pihaknya sudah mendapatkan pengaduan dari seorang wartawan terkait ancaman dibunuh itu.

"Kasusnya ini sedang kami lakukan penyelidikan," ujarnya singkat. (*/red)

Banjir Susulan dan Longsor Terjang Aceh Tengah, Sejumlah Jembatan Putus dan Akses Jalan Lumpuh

By On Jumat, April 10, 2026

Akses jalan nasional Bireuen-Takengon di kawasan Teritit jalur lama dilaporkan amblas.  

ACEH TENGAH, KabarViral79.Com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah sejak Senin 6 April 2026 sore hingga malam kembali memicu banjir susulan serta meluapnya sejumlah sungai. 

Dampak cuaca ekstrem tersebut kian meluas pada Kamis, 9 April 2026,ketika akses jalan di kawasan Teritit jalur lama dilaporkan amblas. 

Badan jalan runtuh dan tertutup material tanah serta bebatuan dari tebing di sisi kiri, sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan warga terpaksa mencari jalur alternatif. 

Selain itu, derasnya arus sungai juga menghanyutkan sejumlah jembatan darurat yang sebelumnya dibangun untuk kebutuhan mobilitas warga. 

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika menyampaikan bahwa beberapa jembatan mengalami kerusakan parah hingga putus. Di antaranya jembatan Berawang Gajah di Kampung Burlah, Kecamatan Ketol, jembatan Terang Engon di Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara, serta jembatan Simpil di Kecamatan Linge. 

“Kondisi ini menyebabkan akses kendaraan roda dua dan roda empat terhenti,” ujar Andika. 

Tak hanya itu, longsor juga terjadi di sejumlah ruas jalan utama. Material longsoran dilaporkan menutup badan jalan di Jalan Provinsi Mendale–Bintang, ruas Bintang–Simpang Kraff serta Jalan Nasional Pameu–Genting Gerbang. 

Sementara itu, banjir sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Nasional Takengon–Ise-ise, tepatnya di Kampung Lumut. 

Akibat kerusakan infrastruktur tersebut, sejumlah kampung kini terisolasi. 

Kampung Terang Engon di Kecamatan Silih Nara tidak dapat diakses sama sekali. Di Kecamatan Ketol, beberapa kampung seperti Burlah, Buge Ara, Kekuyang, dan Bintang Pepara juga terputus akibat banjir dan jembatan yang rusak. 

Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus melakukan pendataan serta upaya penanganan darurat guna membuka kembali akses bagi masyarakat terdampak. (Joniful Bahri)

Akses Jalan Bireuen–Takengon Lumpuh Total, Banjir Rendam Kawasan Weh Porak Bener Meriah Aceh

By On Minggu, April 05, 2026

Akses jalan lintas Bireuen–Takengon lumpuh total akibat banjir yang merendam kawasan Desa Weh Porak, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Minggu sore, 05 Maret 2026.  

BENER MERIAH, KabarViral79.Com - Akses jalan lintas Bireuen–Takengon lumpuh total akibat banjir yang merendam kawasan Desa Weh Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Minggu sore, 05 Maret 2026. 

Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. 

Luapan sungai menyebabkan air melimpah ke badan jalan hingga menutup seluruh akses transportasi di lokasi. 

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur penghubung Bireuen–Takengon tidak dapat dilalui kendaraan. Bahkan, satu unit truk dilaporkan terperosok saat mencoba melintasi genangan air. 

Selain mengganggu mobilitas warga, banjir juga kembali merusak badan jalan yang sebelumnya telah diperbaiki secara darurat pasca bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025. 

Akses jalan lintas Bireuen–Takengon lumpuh total akibat banjir yang merendam kawasan Desa Weh Porak, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Minggu sore, 05 Maret 2026.  

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi, kerugian material dirasakan masyarakat, terutama terganggunya distribusi barang dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan. 

Sejumlah alat berat juga dikerahkan guna mempercepat penanganan serta normalisasi akses jalan. 

Hingga Minggu malam sekitar pukul 20.50 WIB, kondisi jalan masih tergenang air dan belum dapat dilalui kendaraan. 

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bener Meriah terus melakukan pemantauan intensif, termasuk di wilayah lain di Aceh, guna mengantisipasi potensi bencana susulan. 

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir lanjutan, mengingat curah hujan di sejumlah wilayah Aceh masih tergolong tinggi. (Joniful Bahri)

Pria 35 Tahun di Bireuen Aceh Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Keluarga Minta Video Tidak Disebar

By On Sabtu, April 04, 2026

Foto ilustrasi. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Seorang pria bernama Muslaimi (35), warga Gampong Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon mangga di depan rumah warga di Gampong Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunieb, Sabtu, 04 April 2026, sekitar pukul 07.30 WIB. 

Keuchik Gampong Pante Rheng, Mislainur, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban merupakan warganya. 

“Ia benar warga Pante Rheng. Almarhum diduga mengalami depresi sehingga nekat mengakhiri hidupnya,” kata Mislainur. 

Menurutnya, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan tidak mempersoalkan kematian korban. 

Hal itu dikarenakan keluarga mengetahui adanya persoalan pribadi yang diduga memicu depresi pada almarhum. 

Selain itu, keluarga juga menyampaikan permintaan kepada masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak menyebarluaskan video terkait peristiwa tersebut. 

“Keluarga meminta agar video kejadian itu dihapus. Almarhum memiliki empat orang anak yang masih kecil,” ungkapnya. 

Diketahui, video peristiwa tersebut sempat beredar luas di media sosial dan menuai perhatian masyarakat. 

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyebarkan konten yang berkaitan dengan musibah atau privasi keluarga korban. (Joniful Bahri)

Rudal-rudal Iran Kembali Hantam Wilayah Israel, 14 Orang Luka-luka

By On Rabu, April 01, 2026

Rudal Iran meluncur ke Israel. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Serangan rudal Iran kembali menghantam wilayah Israel. Rudal-rudal itu juga menyebabkan kerusakan di beberapa lokasi. 

Layanan medis darurat Israel mengatakan, 14 orang terluka selama serangan rudal Iran pada Rabu, 01 April 2026. 

Militer Israel mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel untuk pertama kalinya dalam sekitar 20 jam, dengan sirene serangan udara diaktifkan di seluruh Israel tengah. 

Peringatan lain tentang serangan rudal yang datang kurang dari satu jam kemudian, memicu peringatan di sebagian besar wilayah utara dan tengah Israel, menurut Komando Pertahanan Dalam Negeri. 

"Petugas EMT dan paramedis memberikan perawatan medis dan mengevakuasi 14 korban ke rumah sakit," kata layanan medis darurat Magen David Adom dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Rabu, 01 April 2026. 

Korban luka termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang dalam kondisi serius dengan luka-luka akibat pecahan peluru. 

Disebutkan bahwa seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan seorang wanita berusia 36 tahun, juga dengan luka akibat pecahan peluru, berada dalam kondisi sedang dan 11 korban lainnya dalam kondisi ringan. 

Polisi melaporkan kerusakan di beberapa lokasi di Israel tengah, dan membagikan foto-foto yang tampaknya merupakan puing-puing rudal di jalan. 

Media Israel melaporkan bahwa amunisi kluster, yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil di area yang luas, digunakan dalam serangan tersebut. 

Iran dan Israel sebelumnya telah saling menuduh menggunakan bom kluster. (*/red)

Israel Digempur Rudal Iran, Satu Orang Tewas di Tel Aviv

By On Sabtu, Maret 28, 2026

Dampak serangan rudal Iran di wilayah Israel. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Dikabarkan sedikitnya satu orang tewas di kawasan Ibu Kota Tel Aviv akibat serangan rudal Iran. 

Diketahui, Teheran terus melancarkan serangan pembalasan terhadap Tel Aviv saat perang memasuki bulan pertama. 

Dilansir dari AFP, Sabtu, 28 Maret 2026, militer Israel menyebut pihaknya telah mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju ke wilayah negara Israel, setidaknya lima kali serangan selama lebih dari lima jam, pada Jumat, 27 Maret 2026, waktu setempat. 

Serangan-serangan rudal Iran itu memicu diaktifkannya sirene peringatan pada Jumat malam, 27 Maret 2026 hingga Sabtu dini hari, 28 Maret 2026. 

Sistem pertahanan udara Tel Aviv juga diaktifkan untuk mencegat serangan-serangan tersebut. 

Otoritas layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA) menyebut, seorang pria tewas di Tel Aviv menyusul serangan rudal terbaru Iran. 

Dua pria lainnya, berusia 65 tahun dan 50 tahun, sebut MDA dalam laporannya, mengalami luka-luka di area Tel Aviv dan telah dibawa ke rumah sakit. 

Dua orang lainnya, yang berusia 37 tahun dan 21 tahun, mengalami luka-luka akibat serpihan rudal di area kota Kuseife, Israel bagian selatan dan telah dilarikan ke rumah sakit setempat. 

Menurut foto-foto yang dipublikasikan MDA, terdapat banyak petugas tanggap darurat di lokasi yang terdampak serangan rudal di Tel Aviv, dengan ruas jalanan utama ditutup sebagian. 

Dalam salah satu video yang dibagikan oleh militer Israel, pejabat Komando Pertahanan Dalam Negeri Miki David mengatakan bahwa sebuah apartemen terkena amunisi cluster. 

Beberapa foto menunjukkan bagian pintu masuk sebuah bangunan yang hancur dipenuhi puing-puing. 

Amunisi cluster dapat meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil di area yang lebih luas. Israel dan Iran sebelumnya telah saling tuduh menggunakan bom cluster. 

Sebuah rekaman video yang dibagikan seorang sakti mata kepada AFP menunjukkan rentetan rudal mengarah ke Yerusalem

Militer Israel mengatakan, pihaknya sedang mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan untuk menangani lokasi-lokasi terdampak. 

"Beberapa saat yang lalu, IDF (Angkatan Bersenjata Israel) mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," demikian pernyataan militer Israel melalui saluran Telegram resminya. 

"Pasukan pencarian dan penyelamatan, baik pasukan cadangan maupun reguler, saat ini beroperasi di lokasi-lokasi di Israel tengah di mana laporan soal dampak telah diterima," pungkas pernyataan itu. (*/red)

Dua Warga Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pidie Jaya Aceh, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

By On Rabu, Maret 25, 2026

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

PIDIE JAYA, KabarViral79.Com - Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Kedua korban diketahui berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku. 

Keduanya ditemukan dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI yang terparkir di jalan rel lama, tepatnya di depan Yayasan Bustanul Fakri Aceh

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Rabu, 25 Maret 2026 mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban. 

“Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya sedang menyelidiki penemuan dua warga meninggal dunia dalam mobil guna memastikan penyebab kematian kedua korban,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut telah berada di lokasi sejak Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, keberadaan kendaraan itu tidak menimbulkan kecurigaan warga karena diduga milik pemudik yang beristirahat. 

Namun, hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.55 WIB, warga mulai curiga lantaran mobil masih berada di lokasi dengan kondisi mesin menyala. 

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Sejumlah warga kemudian mendekati kendaraan tersebut dan mencoba memanggil penumpang di dalamnya, namun tidak mendapat respons. 

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Baru. Sekitar pukul 00.05 WIB, personel Kepolisian bersama warga mendatangi lokasi dan memecahkan kaca mobil untuk memastikan kondisi korban. 

Petugas yang turut melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bandar Baru memastikan kedua korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan. 

Dugaan sementara, korban meninggal saat beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan pendingin udara (AC) menyala tanpa adanya sirkulasi udara yang cukup. 

Selanjutnya, personel Polsek Bandar Baru bersama Koramil 11/Bandar Baru dan tim Inafis Polres Pidie Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bandar Baru sebelum dirujuk ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara itu, kendaraan yang digunakan korban masih berada di lokasi kejadian dan telah dipasangi garis polisi. 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat beristirahat di dalam kendaraan, dengan memastikan adanya sirkulasi udara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Joniful Bahri)

Ledakan Petasan Lukai Tujuh Korban di Pamekasan, Tujuh Orang Diamankan dan Tiga Masih Buron

By On Selasa, Maret 24, 2026

Polisi menggerebek rumah pembuatan petasan berbagai jenis di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Jatim.  

PAMEKASAN, KabarViral79.Com - Kasus ledakan petasan di sejumlah wilayah di Pamekasan selama sepekan terakhir menjadi atensi serius bagi aparat Kepolisian. 

Dari rangkaian kejadian itu, sebanyak tujuh orang yang menjadi korban.

Ketujuh korban ledakan petasan itu, salah satunya berasal dari Tlesah, lima orang berasal dari Plakpak, dan satu orang lagi berasal dari Duko Timur, Kecamatan Larangan. 

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Total pelaku yang sudah kami amankan sebanyak tujuh orang," ujarnya, Senin, 23 Maret 2026. 

Selain sudah menangkap tujuh orang, Polisi masih memburu tiga orang lain yang diduga terlibat dalam ledakan petasan itu dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Masih ada tiga orang yang saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran petugas," ujarnya. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau membuat petasan berbahaya, terutama yang berpotensi menimbulkan ledakan besar dan membahayakan keselamatan. 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya selama momen libur dan perayaan, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (*/red)

Viral Jemaah Salat Id di Surabaya Adu Jotos, Begini Duduk Perkaranya

By On Senin, Maret 23, 2026

Keributan antar jemaah di Masjid Kemayoran usai Salat Idul Fitri. (Foto: Tangkapan layar) 

SURABAYA, KabarViral79.Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan aksi keributan antara jemaah Salat Idul Fitri 2026, di Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Keributan itu disebut terjadi karena salah paham. Ada pihak yang merasa tersinggung karena dituduh mengambil ponsel. 

Marbot Masjid Kemayoran Surabaya, Dedi Kurniawan mengaku tidak tahu secara langsung bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun, berdasarkan keterangan yang dia dapatkan dari warga, peristiwa itu terjadi pada saat khatib menyampaikan khotbah. 

Dalam video yang beredar, jemaah yang terlibat keributan terlihat saling pukul dan saling tendang. Kerumunan jemaah lain di sekitar pun mencoba melerai hingga ada aparat Kepolisian yang ikut mengamankan. 

"Awalnya salah paham. Nggak ada korban, cuma sudah sampai tonjok-tonjokan. Si sebelah ini informasinya ngambil HP, ternyata si sebelah enggak terima. Sama-sama ngototnya," ujar Dedi, Minggu, 22 Maret 2026. 

Dedi menjelaskan, jemaah yang terlibat dalam keributan itu diduga masih remaja. Karena itulah mereka dengan cepat tersulut emosi hingga saling tonjok setelah terjadinya kesalahpahaman. 

"Namanya anak-anak ya, SMP lah. Akhirnya enggak bisa nahan emosi," ujarnya. 

Beruntung keributan itu bisa segera dilerai sehingga suasana bisa kembali kondusif.

"Alhamdulillah aman terkendali. Saya nggak tahu (secara langsung) kejadiannya, kebetulan tugas di dalam. Itu hari pertama Idul Fitri, 21 Maret 2026," ujar Dedi. (*/red)

Dokter Perempuan di Gayo Lues Ditemukan Tewas di Kamar Terkunci, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum.  

GAYO LUES, KabarViral79.ComSeorang dokter perempuan ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026.

Korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian

Korban diketahui bernama Susi Astuti (inisial S.H.), yang selama ini membuka praktik umum di kediamannya. 

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.55 WIB di kamar lantai dua rumahnya dalam kondisi mengenaskan. 

Penemuan jasad pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Norman, yang datang untuk bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri

“Saya datang sekitar pukul 09.30 WIB. Pintu belakang rumah sudah terbuka sedikit. Saya panggil-panggil, tapi tidak ada jawaban,” ujar Norman. 

Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan sempat mencari korban di lantai bawah, namun tidak ditemukan. Saat naik ke lantai dua, Norman mencium bau menyengat yang berasal dari salah satu kamar. 

Di depan kamar tersebut, pintu ditemukan dalam kondisi terkunci dari luar dengan kunci masih tergantung. Setelah dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang dengan kepala tertutup kain selimut. 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian. 

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hingga tujuh hari sebelum ditemukan. 

Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai membusuk.

Pemeriksaan medis juga menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Mulut korban disumpal menggunakan kain menyerupai jilbab berwarna hitam, kedua tangan diikat ke belakang menggunakan kabel, serta terdapat luka di bagian pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Muhammad Abidinsyah, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Saat ini kami fokus pada pengungkapan pelaku,” ujarnya. 

Polisi juga mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum penemuan, Norman sempat mengantarkan paket milik korban dan meletakkannya di tangga rumah. Paket tersebut masih berada di lokasi yang sama saat korban ditemukan. 

Diketahui, korban merupakan seorang dokter yang tinggal sendiri di rumahnya dan telah lama menjanda. 

Selain itu, korban juga dikenal membuka praktik layanan kesehatan di rumah yang berada di pinggir Jalan Nasional Blangkejeren, Kutacane

Hingga kini, aparat Kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (Joniful Bahri)

Diserang AS-Israel, Iran Balas Gempur Fasilitas Gas Negara Teluk

By On Kamis, Maret 19, 2026

Fasilitas pengolahan gas bumi di Ras Laffan, Qatar. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas dan ladang gas negara-negara Teluk usai ladang gasnya di Pars Selatan diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel

Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di fasilitas gas di Qatar. 

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis  19 Maret 2026, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan bahwa tim pertahanan sipil saat ini sedang berupaya memadamkan kebakaran di Kota Industri Ras Laffan setelah serangan Iran. 

Tidak ada korban luka yang dilaporkan menurut pernyataan Kementerian. 

Sebelumnya, pertahanan sipil mengatakan telah berhasil mengendalikan kebakaran di Ras Laffan. 

Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengeluarkan pernyataan lain menyusul serangan Iran terhadap fasilitas gas Ras Laffan. 

"Serangan brutal Iran terhadap negara-negara di kawasan ini telah melanggar semua garis merah dengan menargetkan warga sipil, infrastruktur sipil, dan fasilitas vital," tulis pernyataan itu. 

Sementara itu, QatarEnergy mengatakan, kebakaran besar telah terjadi di beberapa fasilitas gas alam cair (LNG) miliknya menyusul serangan terbaru Iran di Kota Industri Ras Laffan. 

Serangan ini "merupakan tambahan dari serangan sebelumnya di Kota Industri Ras Laffan pada hari Rabu" yang "mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas Pearl GTL (Gas-to-Liquids)," kata QatarEnergy. 

"Terdapat kerusakan lebih lanjut yang luas akibat serangan baru ini, dengan tim tanggap darurat segera dikerahkan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan," tambah QatarEnergy. 

Negara lainnya, UUEA mengutuk serangan Iran terhadap fasilitas gas Habshan dan ladang Bab

Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan, serangan Iran yang menargetkan fasilitas gas Habshan dan ladang minyak Bab merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran prinsip-prinsip hukum internasional. 

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan nasionalnya, dan untuk menjaga prestasi nasionalnya. 

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pertahanan udara UEA berhasil mencegat serangan tersebut, dan tidak ada korban jiwa yang tercatat. 

Pernyataan itu juga menekankan bahwa penargetan infrastruktur energi vital merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan pasar energi global. (*/red)

Tabrakan Beruntun Tiga Kendaraan di Simpang Mamplam Bireuen, Empat Orang Luka-luka

By On Minggu, Maret 15, 2026

Tiga unit kendaraan mengalami kecelakaan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Pulo Drien, Simpang, Bireuen, Jumat, 13 Maret 2026. Empat orang mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat. 

BIREUEN, KabarViral79.ComKecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Pulo Drien, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat, 13 Maret 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Peristiwa tersebut melibatkan tiga unit kendaraan dan mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat. 

Adapun kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun itu masing-masing mobil box Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BL 8999 AG, Toyota Innova Reborn BK 1061 RAD, serta Mitsubishi Pajero Sport BK 1523 AER. 

Akibat benturan keras, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Seluruh kendaraan kini telah diamankan oleh Satlantas Polres Bireuen untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Menurut keterangan warga sekitar dan anggota Polsubsektor Simpang Mamplam, saat kejadian kondisi jalan relatif sepi karena sebagian besar masyarakat sedang melaksanakan Salat Jumat di Masjid. 

Tiba-tiba warga mendengar dentuman keras dari arah jalan nasional yang berada di tikungan tersebut. Warga yang bergegas ke lokasi mendapati tiga kendaraan dalam kondisi rusak berat di pinggir jalan. 

Para korban kemudian segera dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Simpang Mamplam yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis. 

Berdasarkan keterangan saksi mata dan aparat Kepolisian, mobil box Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Samsuar (48), warga Desa Lame, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Pada saat bersamaan, Toyota Innova yang dikemudikan Syafrizal Maulana (25), seorang mahasiswa asal Desa Bandar Bireuen, melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut membuat mobil Innova terpental dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero Sport yang dikemudikan M Raisul Akram (30), warga Desa Peukan Seulimeum, Aceh Besar

Hingga kini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri)

AS Klaim Mojtaba Khamenei Terluka-Cacat di Wajah

By On Minggu, Maret 15, 2026

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.  

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth melontarkan klaim terbaru soal pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei

Hegseth mengklaim Mojtaba, yang sejauh ini belum pernah muncul secara langsung ke hadapan publik, dalam kondisi terluka dan kemungkinan mengalami cacat akibat serangan AS-Israel

Klaim Hegseth ini disampaikan setelah Presiden Donald Trump, dalam wawancara Fox News yang ditayangkan pada Kamis malam, 12 Maret 2026 mengatakan, dirinya meyakini bahwa Mojtaba masih hidup, namun mengalami cedera akibat serangan AS-Israel. 

Berbagai spekulasi bermunculan karena Mojtaba belum muncul secara langsung ke hadapan publik Iran sejak diumumkan terpilih sebagai pemimpin tertinggi yang baru untuk negara Syiah tersebut pada 1 Maret lalu. 

Sejauh ini belum ada foto terbaru Mojtaba yang dirilis oleh otoritas Iran sejak rentetan serangan AS-Israel di awal perang pada 28 Februari lalu menewaskan sebagian besar keluarganya, termasuk ayahnya, mendiang Ayatollah Ali Khamenei, ibundanya dan istrinya. 

Pernyataan pertama Mojtaba kepada publik sebagai pemimpin tertinggi Iran disampaikan secara tertulis, dengan dibacakan oleh seorang presenter televisi pemerintah Iran pada Kamis, 12 Maret 2026, waktu setempat. 

Dalam pernyataan perdananya itu, Mojtaba berjanji untuk tetap menutup Selat Hormuz dan menyerukan negara-negara tetangga Iran menutup pangkalan militer AS di wilayah mereka atau berisiko menjadi sasaran serangan Teheran. 

"Kita mengetahui bahwa pemimpin yang disebut-sebut tidak begitu tertinggi itu terluka dan kemungkinan mengalami cacat fisik. Dia merilis pernyataan kemarin. Pernyataan yang lemah, sebenarnya, tetapi tidak ada suara dan tidak ada video. Itu adalah pernyataan tertulis," ujar Hegseth seperti dilansir Reuters, Sabtu, 14 Maret 2026. 

"Iran memiliki banyak kamera dan memiliki banyak alat perekam suara. Mengapa pernyataan tertulis? Saya rasa Anda mengetahui alasannya. Ayahnya -- tewas. Dia takut, dia terluka, dia menjadi buronan, dan dia tidak memiliki legitimasi," kata Menhan AS itu dalam Konferensi Pers, pada Jumat, 13 Maret 2026. 

Iran sendiri telah mengakui bahwa Pemimpin Tertinggi mereka yang baru mengalami luka-luka. 

Seorang pejabat Teheran, yang enggan disebut namanya mengatakan kepada Reuters bahwa Mojtaba mengalami luka ringan dan masih bisa terus beraktivitas. 

Duta Besar Iran untuk Jepang, Peyman Saadat mengatakan pada Jumat, 13 Maret 2026, bahwa Mojtaba tidak dalam kondisi "melemah". 

"Yang kami ketahui adalah bahwa dia menderita luka-luka akibat perang saat ini, ketika Pemimpin Tertinggi saya dibunuh," ujar Saadat kepada Asahi TV. 

"Tetapi bukan dengan cara yang akan mencegahnya (Mojtaba-red) untuk berfungsi. Dia adalah pemimpin yang berfungsi. Jadi untungnya, tidak ada yang terganggu. Itulah mengapa mereka memilih pemimpin saat ini," pungkasnya. (*/red)

Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen Aceh, Tuntut Hunian Sementara

By On Kamis, Maret 12, 2026

Pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Peusangan, Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan pemerintah daerah terhadap nasib para korban banjir. 

Para pengungsi tiba di kompleks pusat pemerintahan sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka datang bersama anak-anak, orang tua, dan kepala keluarga, sambil membawa berbagai perlengkapan untuk bertahan di lokasi, seperti tenda, peralatan dapur, beras, serta bahan makanan. 

Salah seorang pengungsi, Jamilah mengatakan, warga mendirikan tenda di depan kantor Bupati untuk menuntut hak mereka berupa hunian sementara (Huntara). 

“Kami mendirikan tenda di depan kantor Bupati menuntut hak kami. Kami ingin hunian sementara dan kejelasan dari pemerintah,” kata Jamilah. 

Menurutnya, para korban banjir sudah tidak sanggup lagi bertahan di tenda darurat yang didirikan di kampung mereka. Kondisi tenda dinilai tidak layak karena terasa sangat panas pada siang hari dan kerap bocor saat hujan turun. 

Keluhan serupa disampaikan Aspiana. Ia mengaku hingga kini belum menerima bantuan apa pun, meskipun rumahnya hilang akibat banjir. 

“Masih ada warga yang rumahnya tidak rusak mendapat bantuan seperti DTH. Saya kehilangan rumah, tapi tidak mendapat apa-apa,” ujarnya. 

Pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Peusangan, Bireuen, Aceh, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 12 Maret 2026. 

Para pengungsi juga menuntut kejelasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terkait penyediaan hunian sementara maupun hunian tetap bagi warga yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana banjir

Badriah, salah seorang warga lainnya, menegaskan, para pengungsi tidak akan kembali ke kampung sebelum ada kepastian dari pemerintah mengenai penyediaan hunian sementara. 

“Kami tidak akan pulang sebelum hak kami diberikan. Kami butuh hunian sementara,” katanya. 

Para warga juga membantah pernyataan pemerintah daerah yang sebelumnya menyebut korban banjir menolak pembangunan Huntara

Menurut Suratin, pemerintah daerah tidak pernah berdiskusi langsung dengan warga terkait rencana pembangunan hunian sementara. 

“Kami sangat membutuhkan hunian sementara. Pemerintah tidak pernah berdiskusi dengan kami. Pernyataan bahwa kami menolak Huntara itu tidak benar,” ujarnya. 

Hingga Kamis sore, para pengungsi masih bertahan di sekitar halaman Kantor Bupati Bireuen. 

Tiga petugas Satuan Polisi Pamong Praja sempat meminta warga agar tidak mendirikan tenda di kawasan perkantoran pemerintah, namun para pengungsi tetap memilih bertahan hingga tuntutan mereka dipenuhi. (Joniful Bahri)

Kapal Tug Boat Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Kemlu Sebut Tiga WNI Hilang

By On Senin, Maret 09, 2026

Ilustrasi perahu-perahu di Selat Hormuz

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) mengalami ledakan di Selat Hormuz. 

Dilaporkan ada tiga awak Warga Negara Indonesia (WNI) dalam proses pencarian. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, insiden terbakar dan tenggelamnya kapal Musaffah 2 terjadi pada Kamis, 6 Maret 2026. Kapal itu tenggelam di antara perairan PEA dan Oman, pukul 02.00 dini hari waktu setempat. 

"Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman pada tanggal 06 Maret 2026,pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," ujar Heni kepada wartawan, Minggu, 08 Maret 2026. 

Kemlu menyebut, perwakilan RI berkoordinasi dengan otoritas PEA, Oman dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Musaffah 2 terdiri dari tujuh personel kapal yang berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina

Heni mengatakan, ada empt WNI yang berada dalam kapal tersebut. Dilaporkan satu WNI dalam keadaan selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit. Sementara tiga WNI lainnya, masih dalam proses pencarian. 

"Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total tujuh personil berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya. 

"Khusus kondisi empat awak WNI, satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan tiga WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat," imbuhnya. 

Heni mengatakan, ada satu WNI lain saat kejadian berlangsung. Namun, WNI itu berada di kapal berbeda dan dalam kondisi selamat. 

Kemlu RI mendorong adanya investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut. 

"Saat ini, perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini," ujarnya. 

Kemlu RI mengimbau seluruh WNI yang berada di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Ia meminta, WNI di sana terus berkoordinasi dengan perwakilan RI terkait. 

"Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau seluruh WNI di Timur Tengah termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," kata Heni. 

"Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline perwakilan RI terkait," tutupnya. (*/red)

Mobil Damkar Bireuen Tabrak Truk Tronton saat Menuju Lokasi Kebakaran, Tiga Petugas Luka

By On Senin, Maret 09, 2026

Mobil Damkar Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan SPBU Peudada saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu, 08 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu pagi, 08 Maret 2026. 

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di depan SPBU Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Peudada, sekitar pukul 09.30 WIB. 

Akibat peristiwa itu, sopir mobil pemadam kebakaran Rudi Hartono bersama dua personel Damkar, Dedi Sumardi dan Fauzanur, mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka. 

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Hardani melalui Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Aditya Hadmanto mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil damkar Mitsubishi Cold Diesel BL 9083 AB yang dikemudikan Rudi Hartono melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Setibanya di lokasi kejadian, mobil damkar tersebut menabrak bagian samping kanan truk tronton Mitsubishi Fuso BK 8225 BR yang dikemudikan Suryadi. Truk yang melaju searah di depan mobil damkar itu tiba-tiba berbelok ke kanan untuk masuk ke SPBU. 

“Setibanya di TKP, truk tronton yang berada di depan mobil damkar tiba-tiba berbelok ke kanan menuju SPBU, sehingga mobil damkar tidak sempat menghindar dan menabrak bagian samping kendaraan tersebut,” kata Aditya. 

Ia menyebut, dari kecelakaan tersebut terdapat empat orang yang terlibat, dengan tiga orang mengalami luka dan satu orang tidak mengalami luka. 

Korban luka merupakan sopir dan dua petugas Damkar Bireuen, sedangkan pengemudi truk tronton tidak mengalami cedera. 

Salah satu petugas Damkar, Fauzanur, pada pukul 16.00 WIB, dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh karena mengalami patah kaki serta cedera pada tulang ekor bagian belakang. 

Selain korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Saat ini, Satlantas Polres Bireuen telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tronton Mitsubishi Fuso dan satu unit mobil pemadam kebakaran. 

Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri

Stok BBM Diklaim Aman, Sementara Warga Bireuen Tetap Antre Panjang di SPBU

By On Sabtu, Maret 07, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh dan sekitarnya dalam kondisi aman. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya pesan berantai yang mengimbau masyarakat segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken di tengah situasi konflik di Timur Tengah

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. 

“Terkait pesan berantai yang mengimbau masyarakat mengisi penuh tangki BBM, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar melalui aplikasi percakapan dan media sosial tersebut tidak benar,” ujar Fahrougi, Jumat, 06 Maret 2026. 

Ia menyebutkan, penyaluran BBM kepada masyarakat masih berjalan normal dan tidak ada gangguan pasokan di wilayah Aceh maupun Sibolga

“Perlu diketahui, informasi tersebut tidak benar. Saat ini, penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya. 

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui pesan berantai di media sosial. 

“Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan fakta,” tambahnya. 

Namun demikian, kondisi di lapangan disebut berbeda dengan pernyataan tersebut. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen, terlihat antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Sejumlah warga Bireuen menilai pernyataan dari pihak Pertamina maupun sejumlah pejabat kerap tidak sejalan dengan kondisi yang mereka rasakan di lapangan. 

Menurut mereka, antrean kendaraan di hampir setiap SPBU menunjukkan bahwa ketersediaan BBM tidak sepenuhnya seperti yang disampaikan. 

“Kalau memang stok BBM aman, kenapa kendaraan harus antre di setiap SPBU? Itu artinya BBM tidak tersedia seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar beberapa warga di Bireuen. 

Warga berharap, pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait kondisi distribusi BBM agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. (Joniful Bahri)

Garda Revolusi Iran Klaim Serang Kapal Tanker Minyak AS di Perairan Teluk

By On Kamis, Maret 05, 2026

Ilustrasi Konflik Iran dan AS. 

TEHERAN KabarViral79.Com - Perang antara Amerika Serikat (AS) vs Iran makin panas usai Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal ke kapal tanker AS di perairan Teluk. 

Akibatnya, dilaporkan kapal tanker AS terbakar karena serangan itu. 

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataannya, seperti dilaporkan televisi pemerintah Teheran dan dilansir dari AFP, Kamis, 05 Maret 2026, mengklaim bahwa kapal tanker AS itu "terkena rudal di sebelah utara Teluk Persia". 

"Saat ini terbakar," sebut IRGC dalam pernyataannya, merujuk pada kapal tanker AS yang diserang pasukannya. 

Serangan rudal Iran terhadap kapal tanker AS ini belum dikonfirmasi secara independen.

Insiden ini terjadi ketika IRGC mengumumkan bahwa mereka kini memiliki "kendali penuh" atas perairan Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia ke Samudra Hindia dan merupakan jalur pelayaran vital untuk minyak juga gas. 

IRGC memperingatkan, setiap kapal yang berusaha melewati jalur perairan strategis itu, berisiko mengalami kerusakan akibat rudal atau drone yang nyasar. 

Selat Hormuz ditutup sejak AS dan Israel melancarkan gelombang serangan terkoordinasi terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026,waktu setempat. 

Iran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk. 

Diketahui sebelumnya, IRGC mengklaim telah menyerang sebuah kapal militer AS di Samudra Hindia, ratusan kilometer jauhnya dari perbatasan Iran. 

Kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia itu, klaim IRGC, dihantam oleh rudal Ghadr-380 dan rudal Talaeieh. 

IRGC menyebut serangan rudal itu sebagai "serangan dahsyat" karena dilancarkan terhadap target yang berada di perairan yang berjarak lebih dari 600 kilometer dari pantai selatan Iran. 

Kapal perusak AS itu sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika saat dihantam rudal, maka menurut kesimpulan intelijen IRGC, serangan itu memicu "kebakaran meluas" pada kedua kapal militer tersebut, yang menyebabkan kepulan asap membubung ke langit di atas lautan. 

Namun AS belum menanggapi klaim serangan-serangan Iran tersebut. (*/red)