-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur Andra Soni Sebut Satlinmas Bagian dari Pemerintah untuk Lindungi Masyarakat

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, perlindungan masyarakat merupakan bagian penting dari kehadiran pemerintah untuk menciptakan rasa aman. 

Untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan yang memadai, penting untuk memperkuat kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

“Satlinmas merupakan unsur yang dekat dengan masyarakat dan berada di lingkungan tempat berbagai aktivitas masyarakat berlangsung. Karena itu, Satlinmas harus menjadi bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat yang dibina secara berkelanjutan dan diperkuat kapasitasnya,” ujar Andra Soni saat Rapat Koordinasi (Rakor) Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

“Penguatan Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan jumlah personel, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi, kesiapan sarana dan prasarana, kualitas informasi, serta koordinasi dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk keadaan darurat,” imbuhnya. 

Menurutnya, penyelenggaraan perlindungan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, kelurahan, hingga perangkat daerah terkait. 

Andra Soni mengingatkan agar pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat senantiasa mengedepankan sikap humanis, disiplin, proporsional, serta menghormati hak-hak masyarakat. 

“Dengan pendekatan tersebut, kita ingin membangun ketertiban yang tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pada kesadaran, pencegahan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya. 

Melalui Rakor ini, Andra Soni berharap dapat menghasilkan langkah nyata pemetaan kondisi dan kompetensi personel Satlinmas di setiap kabupaten kota, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mekanisme koordinasi, peningkatan kapasitas melalui pelatihan, dan simulasi. Termasuk penyusunan rencana aksi yang terukur dengan target dan indikator keberhasilan yang jelas. 

“Penting membangun sistem perlindungan masyarakat yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan tambahan dalam situasi darurat,” ujarnya. 

“Peningkatan perlindungan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kita memiliki modal sosial berupa budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan tradisi saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Modal sosial ini harus kita pelihara dan kembangkan menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan masyarakat,” tambah Andra Soni menjelaskan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Thephilus Lukas Ayomi mengungkapkan, dukungan pemerintah terhadap Satlinmas tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.6.7-E657/BAK tanggal 6 Mei 2025 mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Masyarakat (Simlinmas) serta penjelasan nomenklatur dan kodifikasi program dan kegiatan dalam APBD. 

Melalui kebijakan tersebut, kata dia, pemerintah daerah memiliki acuan dalam merencanakan dukungan anggaran untuk pemberdayaan Satlinmas. Termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan dan pemeliharaan sarana prasarana, pembinaan, serta penguatan koordinasi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. 

“Dukungan kebijakan dan anggaran tersebut dapat mendorong optimalisasi peran Satlinmas sebagai instrumen partisipasi masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum,” ujarnya. 

Menurutnya, melalui Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, dapat terbangun komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas personel, serta memperjelas mekanisme koordinasi dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

“Mampu memperkuat ketahanan masyarakat dan mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib, serta kondusif bagi keberlangsungan pembangunan di Provinsi Banten,” ujar Thephilus. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Herry Hermanus Horo menyampaikan bahwa penguatan Satlinmas merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan potensi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. 

Menurutnya, Satlinmas memiliki jangkauan hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga berpotensi menjadi kekuatan penting dalam mendukung penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

“Ini mungkin bagian dari anak bangsa yang seperti terlupakan. Kita coba maksimalkan dengan kerja sama dan kolaborasi serta koordinasi yang baik. Kita akan coba mengangkat harkat dan martabat serta tugas dan fungsi Linmas sebagai ujung tombak penjaga ketertiban dan keamanan di wilayah,” ujarnya. (Welfendry)

Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Wabup Serang, Muhammad Najib Hamas saat menghadiri kegiatan program PLN Peduli, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli menggandeng Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa Banten) untuk merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRIDGE Banten, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

Program tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yakni pelestarian lingkungan, pengembangan sarana olahraga, dan penguatan fasilitas literasi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan potensi siswa di wilayah kepulauan. 

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas mengapresiasi kolaborasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. 

Menurut Najib, kehadiran PLN Peduli di Kabupaten Serang bukan kali pertama. Berbagai program telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Harfa Banten, termasuk menjangkau wilayah yang jauh dari jangkauan seperti Pulau Panjang. 

"Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan. Kami sangat mengapresiasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang telah hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Najib. 

Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan mengatakan, program BRIDGE Banten merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap perkembangan generasi muda melalui dukungan fasilitas pendidikan dan lingkungan yang sehat. 

Menurutnya, PLN mempercayakan Harfa Banten sebagai mitra pelaksana atau person in charge (PIC) dalam merealisasikan sejumlah program sosial di wilayah Banten. 

"Harfa Banten telah menjadi mitra kami dalam berbagai program, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga advokasi, kesehatan, dan tanggap bencana. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Hasudungan. 

Ia menjelaskan, pemilihan SDN Pulau Panjang 2 sebagai lokasi program didasarkan pada kebutuhan sekolah serta kondisi geografisnya yang relatif jauh dari pusat perkotaan. 

"Walaupun lokasinya cukup jauh dan harus menyeberangi lautan, pemenuhan kebutuhan pendidikan tetap harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak di Pulau Panjang harus memiliki kesempatan untuk berkembang dengan baik dan memperoleh dukungan fasilitas pendidikan yang layak," ujarnya. 

Program BRIDGE Banten diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi. (*/red)

Bireuen Berselawat di HUT ke-27: Merawat Persatuan, Menguatkan Semangat Bangkit Pascabencana

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menutup rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, dengan tema Bireuen Berselawat, di Halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Bireuen Berselawat di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin malam, 12 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Lantunan selawat yang menggema di dalam dan sekitar Masjid menciptakan suasana religius dan khusyuk. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan pemulihan pascabencana. 

Suasana haru terasa saat video kilas balik diputar setelah salat Isya. Tayangan tersebut menampilkan perjalanan pembangunan Bireuen, kondisi saat bencana melanda, serta upaya pemerintah dan masyarakat untuk bangkit menghadapi berbagai tantangan. 

Dukungan terhadap kebangkitan Bireuen turut disampaikan Irini Dewi Wanti, S.S., MSP., perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, melalui pesan video berisi ucapan selamat dan dukungan moral kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. 

Menurut Mukhlis, pembangunan Bireuen membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Ulama, Akademisi, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Keuchik, Aparatur Gampong, hingga Masyarakat luas. 

"Berbagai capaian pembangunan bukan semata-mata hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah buah dari kontribusi kolektif semua unsur,” ujarnya. 

Ia menegaskan, semangat Bireuen Berselawat tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam perilaku jujur, adil, santun, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama warga terdampak bencana. 

Mukhlis juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan daerah, meliputi penguatan nilai keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, penyediaan rumah layak huni, serta penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian. 

Selain itu, rekonstruksi infrastruktur pascabencana perlu memperhatikan ketahanan lingkungan agar pembangunan tidak hanya memulihkan kondisi daerah, tetapi juga mendukung keselamatan masyarakat dalam jangka panjang. 

Di tengah peringatan HUT yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses terhadap fasilitas publik masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Bireuen. 

Melalui kegiatan Bireuen Berselawat, masyarakat diharapkan semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mendukung pemulihan serta pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Bantuan Peralatan Usaha kepada 20 Wirausaha Kuliner Pemula di Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Wakil Ketua I DPRA, yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh tersebut diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRA. 

Penyerahan berlangsung di kompleks perumahan Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa 13 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan Diskop UKM Aceh. 

Yah Fud mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga. 

Peralatan yang diberikan disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Pelaku usaha kerupuk kulit mendapatkan mesin press kemasan dan freezer. Sementara pelaku usaha kedai kopi menerima mesin kopi, penggiling kopi (grinder), dan kompor. Adapun pelaku usaha kue memperoleh kompor, oven, dan mixer. 

Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Kota Juang, Juli, Peusangan Siblah Krueng, Pandrah, Simpang Mamplam, dan Samalanga. 

Yah Fud menjelaskan, penyaluran bantuan pada 2026 tersebut merupakan kali kesembilan. Selain peralatan usaha, bantuan yang diperjuangkannya melalui berbagai program juga mencakup kebutuhan pangan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan becak, serta bentuk bantuan sosial lainnya. 

Menurutnya, proses penyaluran bantuan pemerintah membutuhkan waktu karena calon penerima harus melalui tahapan verifikasi ulang oleh instansi terkait untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. 

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, saya berharap tetap bersabar karena semuanya membutuhkan proses. Insya Allah, usulan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan akan kita perjuangkan kembali pada tahun berikutnya,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, usulan bantuan tersebut berawal dari kegiatan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun kemudian diperjuangkan melalui Pokir DPRA sebelum diproses oleh pemerintah dan disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. 

Yah Fud juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan peralatan yang diberikan sesuai peruntukannya dan tidak menjualnya kepada pihak lain. 

"Bantuan ini bukan untuk dijual, melainkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Jika ditemukan penerima yang menjual bantuan tersebut, tentu akan menjadi catatan dalam penyaluran bantuan selanjutnya,” tegasnya. 

Ia berharap, bantuan peralatan usaha tersebut dapat membuka peluang kerja, meningkatkan produktivitas, serta membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha kuliner, agar lebih mandiri secara ekonomi. 

Dalam kesempatan itu, Yah Fud turut mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan mempertimbangkan kepedulian serta kontribusi nyata kepada masyarakat, bukan karena imbalan uang saat pemilihan. 

Menurutnya, membantu masyarakat merupakan tanggung jawab bersama seluruh wakil rakyat. 

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan dalam pengurusan proposal bantuan, termasuk bantuan rumah bagi kaum duafa, merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi persyaratan administrasi agar proses pengajuan dapat berjalan lebih mudah. (Joniful Bahri)

Kecamatan Jeumpa Raih Tiga Prestasi pada HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Camat Jeumpa, Rusli S.Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan dari Bupati Bireuen, H Muhlis ST pada malam apresiasi seni, di halaman pendopo bupati setempat, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, berhasil meraih tiga prestasi dalam rangkaian perlombaan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Prestasi tersebut meliputi juara pertama perpustakaan terbaik, juara pertama stan UMKM terbaik bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga penyaji terbaik Festival Meurukon antarkecamatan. 

Penghargaan bagi para pemenang diserahkan dalam acara malam apresiasi seni yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Adapun prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa, yakni juara pertama perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Bireuen melalui Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh. Selanjutnya, juara pertama stan UMKM terbaik yang diraih bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga kategori penyaji terbaik dalam Festival Meurukon antarkecamatan se-Kabupaten Bireuen. 

Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai unsur, mulai dari Muspika, para Keuchik, Sekretaris Desa (Sekdes), perangkat Gampong, pegawai Kantor Camat Jeumpa, hingga seluruh masyarakat Kecamatan Jeumpa. 

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama, hasil kerja sama seluruh unsur Pemerintah Kecamatan Jeumpa, tokoh masyarakat, para Keuchik, Sekdes, serta seluruh pegawai kantor kecamatan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ujar Rusli. 

Camat Jeumpa, Rusli S. Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan stand terbaik rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh, serta Grup Rukoen Pintoe Kuta, Gampong Lipah Rayeuk, yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama Kecamatan Jeumpa dalam berbagai perlombaan tersebut. 

Rusli berharap, prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kreativitas, kekompakan, dan partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah. 

"Ke depan, kita akan terus berbuat dan berupaya membawa nama Kecamatan Jeumpa ke arah yang lebih baik," katanya. 

Selain menjadi ajang kompetisi dan pelestarian budaya, rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut turut memberikan ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

Prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa menjadi bukti pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintahan Gampong, pelaku usaha, pegiat budaya, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan daerah sekaligus memperkuat potensi lokal. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tutup Lomba HUT ke-27, Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan dilanjutkan dengan Malam Pagelaran Seni, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dengan menjunjung tinggi kreativitas, kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas. 

Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, Ketua BKMT Kabupaten Bireuen, serta masyarakat. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, penutupan rangkaian perlombaan bukan sekadar seremoni penyerahan penghargaan kepada para pemenang, melainkan juga bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam berkompetisi secara sehat. 

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan perlombaan tidak hanya ditentukan oleh prestasi dan jumlah juara yang diraih, tetapi juga oleh tingginya partisipasi masyarakat, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai positif yang tumbuh selama kegiatan berlangsung. 

"Malam ini kita khususkan untuk merayakan keringat, kerja keras, serta sportivitas yang telah ditunjukkan oleh para peserta melalui berbagai cabang perlombaan yang telah usai digelar,” ujar Mukhlis. 

Ia berharap, semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah ditunjukkan para peserta dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Selain memeriahkan hari jadi daerah, berbagai perlombaan tersebut diharapkan mampu mendorong kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Bireuen. 

Rangkaian acara penutupan semakin semarak dengan penyelenggaraan Malam Pagelaran Seni yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Bireuen. 

Momentum tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Pengemudi Ojek Raih Sepeda Motor Ajang Jalan Santai HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T saat menyerahkan kunci sepeda motor hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Muslim, seorang pengemudi ojek asal Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, tak menyangka keikutsertaannya dalam kegiatan jalan santai gratis memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen berbuah keberuntungan. Nomor undiannya terpilih sebagai pemenang satu unit sepeda motor. 

Momen keberuntungan tersebut terjadi saat pengundian hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Nomor undian Muslim dibacakan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang kemudian menyerahkan kunci sepeda motor secara simbolis kepada pemenang. 

Bagi Muslim yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi Gojek, hadiah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia tidak menyangka dapat membawa pulang hadiah utama di tengah ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Jalan santai bertema “Mari Satukan Tekad Menuju Bireuen yang Lebih Gemilang” itu dipadati masyarakat sejak pagi. Warga dari berbagai kecamatan mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Bupati Mukhlis melepas peserta dengan menerbangkan balon ke udara di ruas jalan sebelah selatan SMPN 1 Bireuen. 

Peserta kemudian menempuh rute yang dimulai dari Lapangan Pulo Kiton, melewati kawasan depan gedung DPRK Bireuen, Tugu Kota Juang, Simpang Empat Bireuen, hingga Simpang Meunasah Tgk. Digadong. Setelah berbalik arah, peserta menyelesaikan perjalanan di Pendopo Bupati Bireuen. 

Bupati Mukhlis melepas peserta kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Membludaknya jumlah peserta membuat pergerakan massa berlangsung perlahan. Ruas jalan di sekitar gedung DPRK Bireuen, Simpang Empat, hingga jalur menuju Takengon dipadati warga. 

Bahkan, ketika rombongan terdepan telah mencapai kawasan Simpang Empat, barisan peserta di bagian belakang masih berada di sekitar SMPN 1 Bireuen. 

Sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer jalan protokol dipenuhi warga yang antusias memeriahkan hari jadi Kabupaten Bireuen tersebut. 

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyediakan ratusan hadiah menarik, termasuk tiga unit sepeda motor sebagai hadiah utama. 

Hadiah lainnya berupa televisi LED 55 inci, kulkas, pendingin ruangan (AC), sepeda, kipas angin, dispenser, serta berbagai perlengkapan rumah tangga. 

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, H. Razuardi, M.T; Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, S.H; Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK); anggota DPRK Bireuen; pengurus TP PKK Bireuen; serta Tokoh Masyarakat. 

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, personel gabungan dari Polres Bireuen, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, bersama panitia pelaksana melakukan pengamanan di sepanjang rute hingga lokasi finis. (Joniful Bahri)

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten, di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan bahwa gelaran Karya Kreatif Banten secara efektif mampu mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Banten untuk naik kelas. 

Kegiatan ini dinilai sukses mengkurasi produk UMKM agar mampu bersaing dan tampil di panggung provinsi, nasional, bahkan internasional. 

​“Kami mengapresiasi kegiatan Karya Kreatif Banten yang alhamdulillah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten. Ini adalah salah satu upaya mengkurasi UMKM kita agar bisa tampil di ajang bergengsi seperti ini,” kata Gubernur Andra Soni usai menyaksikan peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

​Menurut Gubernurnya, ragam karya desain yang dipamerkan sangat menarik, terutama inovasi wastra tenun Baduy yang dikembangkan oleh para pelaku usaha. 

“Niat baik dari acara ini adalah bagaimana UMKM kita bisa naik kelas sekaligus mendukung pariwisata daerah, dengan menjadikan tenun Baduy sebagai ikon,” ujarnya. 

​Hal senada disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. 

Ia turut mengapresiasi perhelatan tersebut sebagai wadah unjuk gigi bagi talenta lokal. 

​“Saya ikut serta dalam rangka memperkenalkan karya para desainer muda Banten. Banyak desainer muda kita yang kini turut menjadi aset daerah,” ujar Tinawati. 

​Ia menegaskan, tenun Baduy merupakan salah satu kekayaan Provinsi Banten yang harus terus dilestarikan dan diperkenalkan. 

Ia berharap wastra khas ini semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. 

"Tadi banyak juga karya adibusana yang potensial untuk kita bawa ke mancanegara,” katanya. 

​Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia mengatakan, kegiatan Karya Kreatif Banten rutin diselenggarakan dari tahun ke tahun melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. 

Fokus utamanya, kata dia, mendorong wastra Banten yang memiliki kekhasan etnik, seperti tenun Baduy, agar semakin menembus pasar global. 

​“Tenun Baduy kini digandrungi oleh para eksekutif muda maupun senior karena tampilannya yang keren. Siapa pun bisa mengenakan wastra Banten, terutama tenun Baduy,” tutur Sofwan. 

Diketahui, peragaan busana dalam gelaran tersebut menampilkan beragam karya desain pakaian, tas, topi, dan aksesori berbahan dasar tenun Baduy, teknik cetak ramah lingkungan (ecoprint), batik, hingga rajut. 

Di lokasi yang sama, dipamerkan pula berbagai produk unggulan UMKM Provinsi Banten lainnya, mulai dari jajanan pasar, produk herbal, kopi, hingga kerajinan khas daerah. (Welfendry)

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Perkuat Solidaritas

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan Pesta Rakyat dalam rangka menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang, Puspemkab Serang, Jumat, 09 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang digelar Pesta Rakyat di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas  pada Jumat, 09 Oktober 2026. 

Pesta Rakyat ini merupakan hiburan untuk masyarakat Kabupaten Serang agar ikut merayakan hari jadi Kabupaten Serang. 

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa kegiatan ini memang diperuntukkan buat warga. 

Menurutnya, acara ini sengaja digelar di Puspemkab untuk meramaikan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang. 

"Tadi alhamdulillah animo masyarakat begitu banyak, tapi saya yakin masyarakat merasakan kebahagiaan di hari ini. Tadi juga doorpizenya  alhamdulillah, semoga bermanfaat buat masyarakat.," ujarnya. 

Bupati mengatakan, di momen HUT ke-500 ini, masyarakat harus terus memelihara kekompakan dan keakraban. 

"Jadi tadi saya sampaikan terus, jaga Kabupaten Serang, mari kita perkuat solidaritas, perkuat persatuan keguyuban, karena itulah kunci kita untuk menjaga dan mencintai daerah kita sendiri," tuturnya. 

"Selamat hari ulang tahun Kabupaten Serang yang ke-500. Semoga memberikan makna yang luar biasa di perayaan hari ini," imbuhnya. 

Acara juga turut dihadiri Kapolres yang berbaur dengan masyarakat. 

"Alhamdulillah tadi juga ada Kapolres, ada giat-giat dari pelajar, kemudian dari seniman, kemudian UMKM juga banyak, dan beberapa budayawan," kata Bupati. 

Terkait anggaran, kata Bupati, semua kegiatan disesuaikan dengan anggaran yang ada. 

"Jadi Insya Allah kalau besok sudah ada perubahan anggaran, kita bikin lebih meriah lagi. Ini kali pertama kita adakan di Puspemkab. Semoga ke depan bisa lebih baik," pungkasnya. 

Hal senada disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas. 

Menurutnya, kegiatan ini cukup semarak. 

"Jadi tahun ini adalah awal pertama kita untuk mensukseskan dan meramaikan pusat pemerintahan Ibu Kota Kabupaten. Kita juga mengapresiasi penampilan budaya lokal yang tampil dalam acara ini," ujarnya. 

Wabup juga mengatakan, Pesta Rakyat itu memang mengedepankan kekayaan budaya lokal. 

"Jadi sekarang yang tampil memang semuanya adalah kekayaan budaya lokal, sehingga kita mengharapkan semua wilayah kecamatan bisa punya potensi kelebihan budaya lokal untuk menggali potensi anak muda kita, anak sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya," pungkasnya. 

Turut Unsur Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang, dan ratusan warga. (*/red)

17 Kecamatan Ikuti Festival Toet Budee Trieng, Rebut Piala Bupati Bireuen

By On Minggu, Oktober 11, 2026

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Bireuen itu memperebutkan Piala Bupati dengan total hadiah Rp 26 juta. 

Festival yang digelar Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dan disaksikan antusias oleh masyarakat. 

Dewan Pakar DKA Bireuen, H. Yusri, S.Sos mengatakan, festival ini bertujuan melestarikan tradisi Toet Budee Trieng sebagai warisan budaya lokal sekaligus ruang ekspresi seni masyarakat. 

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Bupati Mukhlis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan mengembangkan budaya Aceh agar tetap dikenal generasi muda. 

Penilaian lomba meliputi teknik atraksi, kualitas suara, konsep penyajian, kostum, dan dekorasi. Panitia juga melarang penggunaan karbit demi menjaga keaslian tradisi dan keselamatan peserta. 

Selain juara I hingga III dan juara harapan, sebanyak 11 kelompok lainnya mendapat subsidi pembinaan masing-masing Rp 1 juta. (Joniful Bahri)

Festival Meurukon HUT Bireuen Ditutup, 17 Kecamatan Tampilkan Seni Tradisi

By On Jumat, Oktober 09, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. menutup secara resmi Festival Meurukon 2026 dari 17 kecamatan dalam rangka HUT Kabupaten Bireuen, Rabu malam, 07 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menutup Festival Meurukon 2026 yang diikuti 17 grup dari 17 kecamatan, Rabu malam, 07 Oktober 2026. 

Festival dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di pentas utama halaman Pendopo Bireuen. Kegiatan ditutup Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. 

Razuardi mengatakan, Festival Meurukon bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan seni dan budaya daerah serta memperkuat identitas masyarakat Bireuen. 

Menurutnya, Meurukon merupakan kekayaan budaya daerah yang telah mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. 

"Tradisi tersebut juga mengandung syiar keagamaan, nasihat, pendidikan, dan pesan moral," sebutnya. 

Ia berharap, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengenal, mempelajari, mencintai, dan melanjutkan tradisi Meurukon di tingkat kecamatan, gampong hingga meunasah. 

Festival tersebut diselenggarakan Pemkab Bireuen melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen. 

Ketua panitia, Azmi mengatakan, penilaian dilakukan tiga juri yang memiliki kompetensi di bidang seni dan budaya, yakni Syech Medya Husen, Tgk. Khalilullah, dan Syech Mulyadi. 

Penilaian mencakup enam aspek, yakni salam, khutbah, nadham, tema, ketepatan waktu, serta jumlah anggota. Setiap grup beranggotakan 10–13 orang dengan durasi penampilan maksimal 15 menit. 

Dari seluruh peserta, enam penyaji terbaik memperoleh Anugerah Kebudayaan, penghargaan, serta uang pembinaan masing-masing Rp 5 juta. (Joniful Bahri)

17 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan di Bireuen

By On Jumat, Oktober 09, 2026

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Surya, S.Pd., M.Pd mengukuhkan 17 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bireuen, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Rabu, 07 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sebanyak 17 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bireuen dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Sadriah Mukhlis, dalam kegiatan pengukuhan dan penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Rabu pagi, 07 Oktober 2026. 

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Surya, S.Pd., M.Pd mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat peran Bunda PAUD sebagai penggerak, motivator, dan mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. 

Sementara itu, Sadriah Mukhlis berharap pengukuhan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, holistik, dan berkelanjutan. 

Ia juga mendorong anak-anak mengikuti pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang diwakili Sekda Ismunandar, MT  menyampaikan selamat kepada seluruh Bunda PAUD dan pengurus Pokja Bunda PAUD Kecamatan yang dikukuhkan. 

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kesehatan anak. 

Ia meminta Pokja Bunda PAUD memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, gampong, serta dinas terkait dalam mendukung program PAUD, termasuk penanganan stunting, pemenuhan gizi anak, dan pelaksanaan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. (Joniful Bahri)

Festival Meurukon Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, Diikuti 17 Kecamatan

By On Selasa, Oktober 06, 2026

Salah satu grup Meurukon dari kecamatan tampil di Festival Festival Meurukon 2026 rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Festival Meurukon 2026 memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Sebanyak 17 grup dari 17 kecamatan ikut ambil bagian dalam festival yang berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di halaman Pendopo Bireuen. 

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen. 

Festival memperebutkan Anugerah Bupati Bireuen dengan mengusung tema “Bireuen Kota Santri, Tanah Juang Pusaka Bangsa.” 

Panitia Festival Meurukon, Azmi, S.Kom., M.M mengatakan, Meurukon merupakan seni tutur tradisional Aceh yang menjadi salah satu media penyampaian syiar agama kepada masyarakat. 

"Meurukon merupakan penyampaian syiar-syiar agama kepada masyarakat Aceh,” kata Azmi kepada Kabar Bireuen. 

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, tetapi juga sebagai upaya melestarikan Meurukon sebagai warisan budaya sekaligus mempererat kebersamaan antarkecamatan. 

Ia mengatakan, Meurukon telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), sehingga pelestariannya perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan budaya. 

Pada malam pertama, Senin 5 Oktober 2026 tampil lima grup dari Kecamatan Pandrah, Gandapura, Samalanga, Peusangan Siblah Krueng dan Juli. 

Malam kedua, Selasa, 06 Oktober 2026, giliran enam grup dari Kecamatan Kota Juang, Jangka, Peulimbang, Peusangan, Makmur dan Peudada. 

Sedangkan malam ketiga, Rabu, 07 Oktober 2026, enam grup dari Kecamatan Kuala, Kuta Blang, Jeunieb, Peusangan Selatan, Simpang Mamplam dan Jeumpa akan tampil.

Azmi menyebutkan, setiap peserta wajib berdomisili di kecamatan yang diwakilinya. Ketentuan tersebut dibuktikan dengan fotokopi KTP atau KTA. 

Dalam festival tersebut, enam penyaji terbaik akan menerima Anugerah Kebudayaan berupa penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp5 juta. 

Sementara 11 kecamatan lainnya yang masuk nominasi juga akan menerima Anugerah Kebudayaan, penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta. 

Festival Meurukon diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melestarikan seni tutur meurukon sebagai bagian dari identitas budaya Aceh. (Joniful Bahri)

Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Banten Tertinggi Kedua

By On Senin, Oktober 05, 2026

Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, saat melakukan kunjungan kerja ke RSUP Sitanala, Kota Tangerang, Senin, 05 Oktober 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Capaian pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten tercatat sebagai yang tertinggi kedua di tingkat nasional. 

Tingginya angka partisipasi masyarakat ini menempatkan Banten sebagai rujukan penyelenggaraan cek kesehatan di Indonesia. 

​Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Filep Wamafma, saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sitanala, Kota Tangerang, Senin, 05 Oktober 2026. 

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Inventarisasi Materi Pengawasan Atas Pelaksanaan Program CKG. 

​Turut hadir dalam acara tersebut, jajaran anggota Komite III DPD RI, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Banten Abdi Sumaithi, Wali Kota Tangerang Sachrudin, serta para Kepala Puskesmas se-Kota Tangerang. 

​"Pelaksanaan CKG di Banten menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia," ujar Filep. 

​Filep menjelaskan, kunjungannya ke Tangerang bertujuan untuk menginventarisasi pelaksanaan Program CKG. 

Pihaknya perlu memahami secara langsung strategi penerapan program tersebut, sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat. 

​Menurutnya, hasil inventarisasi ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi Komite III DPD RI kepada pemerintah pusat. 

Proses dan strategi pelaksanaan di Banten diharapkan dapat diduplikasi oleh daerah lain. 

​Pada kesempatan yang sama, Direktur Fasilitasi dan Mutu Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Roy Himawan, turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

Ia berharap program ini semakin masif menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tanah Jawara. 

​Menurut Roy, langkah pengecekan kesehatan ini akan memberikan data valid mengenai tingkat kesehatan masyarakat Indonesia. 

"Gambaran ini berguna untuk menentukan kebijakan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," katanya. 

​Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah mengungkapkan bahwa Program CKG di wilayahnya telah menjangkau lebih dari tujuh juta jiwa. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata nasional yang baru menyentuh 42 persen. 

​"Bahkan (pesertanya) hampir mencapai delapan juta orang. Di Banten, capaiannya sudah lebih dari 70 persen," pungkas Dimyati. 

​Meski partisipasi masyarakat sudah tergolong mayoritas, Pemprov Banten berkomitmen untuk terus mendongkrak capaian CKG melalui pemerataan pelayanan kesehatan. 

Sebagai contoh, di wilayah Banten bagian utara akan terus dilakukan pemutakhiran teknologi kesehatan, sedangkan wilayah selatan difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana. 

​"Sehingga, seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal," tutur Wagub Dimyati. 

​Mendukung upaya tersebut, Walikota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa CKG merupakan wujud pencegahan dan promosi kesehatan. 

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berinovasi untuk meningkatkan jangkauan program. 

​"Pemkot Tangerang melakukan sistem jemput bola dalam pelaksanaan CKG. Kami mendatangi sekolah-sekolah, perusahaan, komunitas, hingga turun langsung ke tempat tinggal masyarakat," tegas Sachrudin. 

​Melengkapi capaian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menyebutkan bahwa Banten hanya berselisih sangat tipis dari peringkat pertama nasional, yakni Provinsi Gorontalo. 

​"Peringkat teratas capaian Program CKG di Indonesia adalah Provinsi Gorontalo. Selisih capaian kita sekitar 0,7 persen saja," jelas Ati. 

Dengan selisih yang begitu kecil, Dinkes Banten terus termotivasi untuk mendorong masyarakat melakukan cek kesehatan dengan menerjunkan petugas secara langsung ke lapangan. (*/red)

Tinjau Aktivitas Tambang, DLH Kabupaten Serang Fokus Pemeriksaan Tiga Aspek

By On Senin, Oktober 05, 2026

Satgas Pengawasan dan Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang saat meninjau aktivitas tambang atau galian C di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas. 

SERANG, KabarViral79.Com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang meninjau aktivitas tambang atau galian C di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas. 

Peninjauan itu sebagai tindak lanjut adanya pengaduan berkenaan dengan aktivitas penambangan yang ada di dua kecamatan tersebut. 

”Hari ini Tim Satgas Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang melakukan pemantauan dan pengecekan langsung kegiatan pertambangan di wilayah Kecamatan Pabuaran,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Sarudin di lokasi galian C, Kampung Ranca Belut, Desa Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, pada Jumat, 02 Oktober 2026. 

Sarudin mengatakan, pada pemantauan dan pengecekan galian C baik di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas untuk melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas pertambangan tersebut. 

"Pemeriksaan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu legalitas dan kesesuaian perizinan, kesesuaian kegiatan penambangan di lapangan dengan wilayah izin, serta pengelolaan dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi tambang,” tuturnya. 

Sarudin menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan saat ini bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi untuk memastikan seluruh kegiatan pertambangan berjalan tertib, sesuai ketentuan, memperhatikan keselamatan, serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat. 

"Setiap temuan di lapangan akan kami dokumentasikan dan verifikasi. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemkab Serang dan dikoordinasikan dengan Pemprov serta instansi yang berwenang,” tegasnya. 

Pemkab Serang, kata Sarudin, pada prinsipnya mendukung investasi dan kegiatan usaha pertambangan yang legal, tertib, bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Pertama, pihaknya meminta perusahaan memastikan seluruh kegiatan pertambangan dilaksanakan sesuai dengan perizinan yang dimiliki, termasuk lokasi, batas wilayah, jenis kegiatan dan ketentuan teknis lainnya. 

Kedua, jangan melakukan kegiatan penambangan di luar wilayah yang diizinkan. Batas dan koordinat wilayah izin harus jelas serta dapat ditunjukkan dan diverifikasi di lapangan. 

Ketiga, pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian utama. Pengendalian debu, air limpasan dan sedimentasi, kestabilan lereng, kebersihan jalan serta reklamasi lahan harus dilaksanakan secara konsisten. 

Keempat, aktivitas kendaraan angkutan tambang jangan sampai mengganggu keselamatan, kenyamanan dan aktivitas masyarakat. Perusahaan harus memperhatikan kondisi jalan, debu, muatan kendaraan dan ketentuan operasional angkutan. 

Kelima, perusahaan harus responsif terhadap keluhan masyarakat dan bertanggung jawab apabila kegiatan operasional menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar. 

"Kami meminta apabila terdapat dokumen, kewajiban lingkungan atau kondisi lapangan yang belum sesuai agar segera diperbaiki dan dilengkapi,” ujarnya. 

Sedangkan berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, papar Sarudin, akan menjadi bahan evaluasi Tim Satgas dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi. 

"Kami mendukung kegiatan usaha, tetapi kegiatan pertambangan harus berjalan secara legal, tertib, aman dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat,” pungkasnya. 

Kepala Diskominfo Kabupaten Serang  Surtaman menambahkan bahwa esensi dari pengawasan tambang oleh Pemkab adalah menciptakan harmoni. 

Pihaknya memastikan bahwa kehadiran industri ekstraktif tidak meninggalkan luka bagi alam maupun sosial masyarakat. 

”Melalui pengawasan yang partisipatif, kami mendorong perusahaan untuk tidak hanya menggali kekayaan alam, tetapi juga menanamkan investasi sosial, memberdayakan ekonomi warga sekitar, dan meninggalkan warisan lingkungan yang baik bagi generasi mendatang,” ujarnya. (*/red)

Pameran UMKM HUT ke-27 Bireuen Resmi Dibuka, 17 Kecamatan Tampilkan Produk Unggulan

By On Minggu, Oktober 04, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. membuka pemeran UMKM HUT ke-27 Bireuen didampingi Ketua TP-PKK Bireuen, Sadriah Mukhlis, dan Ketua BKMT Bireuen, Hj. Hiryani Razuardi, Sabtu malam, 03 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membuka pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, di halaman barat Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 03 Oktober 2026. 

Pameran dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., ditandai pemotongan pita. 

Ia didampingi Ketua TP-PKK Bireuen, Sadriah Mukhlis, dan Ketua BKMT Bireuen, Hj. Hiryani Razuardi. 

Usai pembukaan, Razuardi meninjau stan UMKM dari 17 kecamatan. Beragam produk ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, makanan olahan hingga komoditas khas Gampong. 

Razuardi juga berdialog dengan sejumlah pelaku UMKM dan mengikuti pemeriksaan tekanan darah gratis di salah satu stand. 

Warga memadati lokasi pemeran UMKM HUT ke-27. Pemeran tersebut dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T, Sabtu malam, 03 Oktober 2026. 

Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Bireuen, Julfikar mengatakan, pameran berlangsung selama sembilan hari, 3–11 Oktober 2026. 

"Selain produk UMKM dari seluruh kecamatan, kami juga menyediakan area khusus kuliner di bagian luar lokasi pameran,” ujar Julfikar. 

Menurutnya, stand bagian dalam difokuskan untuk kerajinan dan produk unggulan Gampong. Sedangkan area luar menjadi lokasi kuliner bagi masyarakat dan pedagang. 

Pameran tersebut diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi UMKM lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kreatif masyarakat Bireuen. (Joniful Bahri)

Dugaan Praktik Ilegal di Dua SPBU: Tidak Ada Gudang BBM Ilegal di Jalan Budi Luhur, Faktanya Hanya Mobil Parkir dan Gudang Mobil

By On Minggu, Oktober 04, 2026

CIAMIS, KabarViral79.Com – Isu adanya penemuan gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang disebut milik warga berinisial H. Ong, terbukti tidak sesuai fakta. 

Klaim tersebut sempat memicu keresahan masyarakat dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pihak yang disebut namanya, Minggu, 03 Oktober 2026. 

Untuk memastikan kebenaran informasi, awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang dimaksud. 

Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas penyimpanan atau peredaran BBM ilegal. Namun hanya ada sebuah lahan parkir dan mobil bermuatan kayu tanpa tanda-tanda keberadaan tangki, drum BBM, maupun peralatan penimbunan. 

Warga setempat pun membenarkan temuan tersebut. 

“Sejauh yang kami tahu, di sini cuma parkir mobil, tidak pernah ada bongkar-muat minyak. Ramai-ramai kemarin itu cuma karena ada orang datang mencari informasi,” ungkap salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi. 

Temuan lapangan ini menegaskan bahwa pemberitaan sebelumnya tidak melalui verifikasi memadai, sehingga berpotensi menyesatkan publik dan mencoreng nama baik seseorang. 

Dalam kode etik jurnalistik, setiap informasi wajib diverifikasi dan melibatkan konfirmasi dari semua pihak terkait sebelum disiarkan. 

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi di ruang publik, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebenaran berita tidak boleh dikorbankan demi sensasi. Informasi yang tidak teruji hanya akan memicu kegaduhan dan merugikan masyarakat. (*/red)

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak, Gubernur Andra Soni: Kebutuhan Transportasi

By On Minggu, Oktober 04, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri kegiatan FGD Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Merak, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat, 02 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menyiapkan percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) Kereta Api (KA) Relasi Rangkasbitung–Merak. 

Langkah ini merupakan upaya memperkuat layanan transportasi publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

​Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, inisiatif tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan mampu menampung lonjakan penumpang. 

​“Ini merupakan upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan transportasi publik, termasuk jalur ganda dan elektrifikasi lanjutan dari Rangkasbitung sampai Merak,” kata Gubernur Andra Soni saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Merak, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat, 02 Oktober 2026. 

​Rencana tersebut sebenarnya telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Namun, program itu belum masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) sehingga diperlukan langkah konkret untuk memperkuat usulan kepada pemerintah pusat. 

​Mengingat kewenangan pembangunan berada di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemprov Banten saat ini menyusun studi kelayakan atau feasibility study (FS). Dokumen ini akan menjadi dasar untuk memastikan kelayakan proyek dari sisi operasional maupun pembiayaan. 

​“Harapannya, dari FS ini dapat terkonfirmasi bahwa pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik, termasuk jalur ganda dan KRL lanjutan dari Rangkasbitung, memang bisa dilaksanakan,” ujarnya. 

​Andra Soni menilai, kebutuhan peningkatan kapasitas transportasi KA saat ini semakin mendesak. Berdasarkan data, jumlah penumpang KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung pada 2025 mencapai 77,5 juta orang dan diproyeksikan melonjak menjadi 85 juta orang pada 2026. Sementara itu, tingkat keterisian pada jam sibuk telah mencapai 161 persen. 

​Proyek elektrifikasi Rangkasbitung–Merak diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 1,29 triliun. Berdasarkan studi kelayakan, kapasitas layanan harian diproyeksikan meningkat signifikan, dari sekitar 9.900 menjadi 18 ribu penumpang. 

​Pembangunan ini rencananya dapat dilakukan secara bertahap, dimulai dari lintas Rangkasbitung–Serang, sebelum dilanjutkan menuju Cilegon dan bermuara di Merak. 

​Dukungan Pemkot Serang

Sementara itu, Walikota Serang, Budi Rustandi menyambut baik langkah cepat Pemprov Banten dalam menindaklanjuti inisiatif pengembangan Kereta Rel Listrik (KRL) hingga wilayah Banten bagian barat. 

Menurutnya, penyusunan FS menjadi tahapan krusial untuk membawa usulan tersebut ke tingkat pusat. 

​Peningkatan konektivitas KA tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi warga Kota Serang. 

Jika terealisasi, jalur ini akan membuat perjalanan dari Serang dan sekitarnya menuju Jakarta maupun kawasan Banten lainnya menjadi lebih terintegrasi. 

​“Alhamdulillah, Gubernur merespons cepat inisiatif ini agar Kota Serang bisa mendapatkan layanan kereta elektrifikasi,” kata Budi. 

​Ia berharap, proses tersebut dapat berlanjut pada 2027 melalui Kemenhub, sesuai dengan komitmen yang telah dibangun. 

Budi juga mengungkapkan adanya rencana menghidupkan kembali Stasiun Cipocok Jaya sebagai bagian dari pengembangan konektivitas jalur tersebut. 

​“Stasiun ini (Cipocok Jaya) akan dihidupkan kembali karena jalurnya nanti akan melewati area sana,” pungkasnya. (Welfendry)

Perketat Pengawasan Tambang, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas

By On Minggu, Oktober 04, 2026

Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana saat Rapat Koordinasi mengenai kegiatan pertambangan di wilayah Kabupaten Serang, di Aula MPP Puspemkab Serang, Kamis, 01 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Pertambangan, sebagai upaya untuk memperketat pengawasan khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Pengawasan baik pertambangan ilegal maupun legal yang habis masa izinnya. 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana usai Rapat Koordinasi mengenai kegiatan pertambangan di Wilayah Kabupaten Serang, di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas, Kamis, 01 Oktober 2026. 

”Ini semuanya atas arahan Ibu Bupati Serang (Ratu Rachmatuzakiyah) terkait dengan pengawasan tambang khususnya tambang ilegal. Ibu Bupati berharap kita membentuk Satgas dan sudah bisa action cepat,” kata Zaldi Dhuhana. 

Turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Syamsuddin, Asda II Febriyanto, Kepala DPMPTSP Wawan Ihwanudin, Kepala Diskominfo Surtaman, Kepala DLH Sarudin, Kepala Satpol PP Subur Priyanto, Kepala Dishub Benny Yuarsa, Kabag Hukum Anton Hermawanto, Sekretaris DPMPTSP Arif Roikhan, Kepala DPUPR Mochamad Ronny Natadipraja dan perwakilan OPD terkait lainnya. 

Menurut Zaldi, Satgas Pertambangan sifatnya hanya melakukan pengawasan aktivitas tambang khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Lantaran baik izin atau kewenangan lainnya berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

"Tapi intinya kita hanya bersifat pengawasan terhadap tambang-tambang yang khususnya ilegal, ataupun tambang-tambang yang izinnya sudah mati. Misalnya kemarin kan ramai tambang di Kecamatan Pabuaran, Ciomas dan di Kecamatan Mancak,” ujarnya. 

Zaldi menjelaskan, tugas Satgas hanya sebatas pengawasan untuk melihat mana tambang yang sudah mati masa izinnya atau tidak berizin. 

Menurutnya, Pemkab Serang melalui Satgas Pertambangan akan membuat laporan kepada pihak Pemprov Banten terutama Dinas ESDM untuk tindak lanjut berikutnya. 

”Karena untuk tambang-tambang yang sudah tidak berizin itu kewenangan penutupannya ada di Pemprov Banten, seperti itu. Jadi saat ini sudah dibentuk Satgasnya, tinggal nanti pengesahan tanda tangan dari Bupati malam ini juga,” ujarnya. 

Zaldi memastikan, pada Jumat, 02 Oktober 2026, Tim Satgas Pertambangan langsung melakukan tugasnya, dalam hal ini pengawasan aktivitas tambang. 

"Ya, besok sudah mulai action. Rencananya mungkin ke wilayah Pabuaran dulu, terus semua wilayah lokasi tambang, Jawilan misalnya, kemudian Bojonegara, Pulo Ampel, Mancak,” tuturnya. 

Adapun untuk pengawasannya, kata Zaldi, akan dibagi beberapa tim atau wilayah pengawasannya. 

"Iya dibagi tim. Sehingga nanti bisa langsung bekerja secara simultan dan kita bisa langsung mendapatkan data cepat, terutama terkait dengan tambang-tambang yang ilegal,” pungkasnya. (*/red)

Dibuka dengan Tabuhan Rapa’i, HUT ke-27 Bireuen: Serukan Persaudaraan dan Kepedulian

By On Sabtu, Oktober 03, 2026

Ketua Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T. memaparkan kegiatan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen di halaman Pendopo Bireuen, Sabtu 3 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Diiringi tabuhan rapa’i, Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Sadriah, SKM., MKM., resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen, di halaman Pendopo Bireuen, Sabtu, 03 Oktober 2026. 

Peringatan HUT tahun ini mengusung tema "Bireuen Bershalawat", yang menjadi pesan untuk memperkuat pembangunan daerah tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga nilai keagamaan, persaudaraan, kepedulian dan akhlak masyarakat. 

Dalam sambutannya, Razuardi mengatakan, usia 27 tahun Kabupaten Bireuen menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus mengevaluasi perjalanan pembangunan daerah. 

"Di usia 27 tahun bukan sekadar angka. Ini adalah momentum untuk bersyukur, melakukan evaluasi, sekaligus memperkuat tekad untuk membawa Bireuen semakin maju dan sejahtera,” ujar Razuardi. 

Ia menyebutkan, peringatan HUT tahun ini berlangsung di tengah proses pemulihan masyarakat dari dampak banjir dan longsor yang terjadi akhir tahun lalu. Bencana tersebut berdampak terhadap permukiman, mata pencaharian, pendidikan, kesehatan serta sejumlah infrastruktur. 

Karena itu, Razuardi berharap peringatan HUT tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk mendoakan masyarakat terdampak bencana dan memperkuat semangat kebersamaan. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T.. didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Sadriah, SKM., MKM, resmi membuka rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen di halaman Pendopo Bireuen, Sabtu, 03 Oktober 2026. 

"Jalan dan jembatan mungkin bisa rusak akibat bencana, tetapi jangan sampai jembatan persaudaraan kita ikut rusak,” katanya. 

Razuardi juga mengajak DPRK, Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, pemuda, mahasiswa, relawan dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemulihan serta pembangunan Bireuen. 

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T., mengatakan, rangkaian kegiatan berlangsung 3–12 Oktober 2026. 

Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain sepak bola Piala Bupati Bireuen antar-kecamatan, pameran UMKM dan kuliner, bola voli putri antarinstansi, permainan rakyat, lomba kreativitas anak, tari tradisional, meurukon, pentas seni, pameran literasi, jalan santai, upacara HUT, perayaan Maulid serta berbagai kegiatan keagamaan. 

Fadhli berharap seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan masyarakat sehingga berlangsung aman, dan tertib. 

"Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen dengan dukungan dan partisipasi semua pihak dapat berjalan aman, tertib, lancar serta sukses,” ujarnya. 

Rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen didanai melalui APBK Bireuen Tahun Anggaran 2026, serta dukungan sponsorship dan pihak lainnya. (Joniful Bahri)