-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jembatan Kutablang Bireuen Resmi Dibuka, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Kembali Lancar

By On Minggu, September 20, 2026

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemkab Bireuen resmi membuka akses lalu lintas Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 20 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi membuka akses lalu lintas Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 20 September 2026. 

Pembukaan atau open traffic jembatan tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana banjir yang menerjang Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025. 

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Gatot Sukmara mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum yang baru telah memenuhi persyaratan teknis, mulai dari desain, konstruksi hingga mutu pekerjaan. 

"Jembatan ini juga telah lulus uji beban. Oleh karena itu, sudah siap untuk dilakukan open traffic bagi masyarakat umum,” kata Gatot di lokasi. 

Menurut Gatot, pengoperasian jembatan baru dilakukan untuk mengalihkan arus kendaraan dari jembatan lama yang berada di sekitar lokasi. 

Sementara itu, pekerjaan penyempurnaan pada jembatan lama masih terus dilanjutkan. 

Dibukanya jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di jalur lintas timur Aceh. 

Jembatan Krueng Tingkeum dibangun kembali setelah mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada akhir November 2025. 

Bencana tersebut juga berdampak terhadap sedikitnya 12 jembatan di sepanjang aliran Krueng Peusangan, mulai dari wilayah Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan hingga Pante Peusangan. 

Sementara Bupati Bireuen, Mukhlis mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum merupakan salah satu dari tiga jembatan yang menjadi prioritas penanganan pada tahun ini. 

"Tahun ini ada tiga jembatan yang ditangani, yaitu Jembatan Krueng Tingkeum dan Jembatan Teupin Mane yang menjadi kewenangan pusat, serta Jembatan Pante Lhong yang ditangani Pemkab dengan dukungan pusat,” ujar Mukhlis. 

Ia menyebutkan, Jembatan Krueng Tingkeum memiliki posisi strategis karena menjadi bagian penting dari jalur penghubung lintas timur menuju wilayah tengah Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum memiliki bentang sekitar 200 meter dan menjadi salah satu jalur penting bagi pergerakan kendaraan serta distribusi logistik. 

"Jalur ini sudah bisa dilintasi masyarakat umum. Kami berharap akses ini kembali memulihkan arus transportasi barang dan jasa,” kata Zulkarnaini. 

Selain tiga jembatan yang ditangani tahun ini, Pemkab Bireuen juga telah mengusulkan pembangunan tiga jembatan lainnya untuk dikerjakan pada tahun depan. 

Ketiga jembatan tersebut, yakni Jembatan Peusangan–Peusangan Siblah Krueng dengan panjang sekitar 200 meter, Jembatan Ulee Jalan, serta Jembatan Alue Limeng. (Joniful Bahri)

Jembatan Baru Kutablang Bireuen Resmi Dibuka Besok, HRD Pastikan Kesiapan Akhir

By On Sabtu, September 19, 2026

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Kepala Satker BPJN Wilayah II Aceh, Rizki Anugrah, meninjau langsung kesiapan akhir jembatan, Sabtu, 19 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Jembatan baru Krueng Tingkeum, Kutablang, Kabupaten Bireuen, dipastikan mulai dioperasikan dan dibuka secara resmi pada Minggu, 20 September 2026. 

Jembatan tersebut dibangun sebagai pengganti sekaligus duplikasi infrastruktur yang sebelumnya rusak akibat banjir. 

Menjelang pengoperasian, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Kepala Satker BPJN Wilayah II Aceh, Rizki Anugrah, meninjau langsung kesiapan akhir jembatan, Sabtu, 19 September 2026. 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bagian jembatan dan fasilitas pendukung telah siap serta aman digunakan masyarakat. 

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang menjadi mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum, HRD turut menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan dan pemulihan infrastruktur, termasuk Jembatan Krueng Tingkeum yang menjadi jalur penting penghubung lintas Bireuen. 

"Jembatan ini sudah lama dinantikan masyarakat. Sebelumnya, masyarakat harus menghadapi antrean panjang setelah jembatan lama putus akibat banjir. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga dan merawat jembatan ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang," ujar HRD. 

Dalam peninjauan tersebut, HRD mengecek sejumlah bagian penting, di antaranya kondisi pengaspalan pada segmen tengah, pemasangan marka jalan, lampu penerangan, serta fasilitas keselamatan bagi pengguna jalan. 

"Kami ingin memastikan jembatan ini benar-benar siap dan aman untuk dilalui masyarakat mulai besok. Ini merupakan infrastruktur vital yang dinantikan masyarakat Aceh maupun pengguna jalan lintas Sumatera," katanya. 

HRD mengapresiasi percepatan pembangunan yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Wilayah II Aceh. Pekerjaan jembatan baru tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 99 persen dan ditargetkan dapat difungsikan sesuai jadwal. 

"Dengan rampungnya jembatan baru Kutablang Bireuen, kita berharap angkutan barang dan orang kembali normal, ekonomi masyarakat juga terus membaik dan harga barang kembali normal," harap HRD. 

Sementara itu, Kepala Satker BPJN Wilayah II Aceh, Rizki Anugrah mengatakan, pekerjaan struktural utama jembatan, termasuk pengaspalan menggunakan lapisan AC-WC, telah rampung. 

Pada H-1 pengoperasian, tim di lapangan masih melakukan pembersihan material serta menyelesaikan sejumlah fasilitas pelengkap. 

"Besok jembatan baru ini akan langsung dibuka untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Dengan beroperasinya jembatan baru, sistem buka-tutup kendaraan yang selama ini diterapkan di jembatan darurat atau bailey otomatis berakhir," ujar Rizki. (Joniful Bahri)

Gubernur Andra Soni Doa Bersama Keluarga Korban, Harap Ada Petunjuk Delapan Orang yang Hilang

By On Sabtu, September 19, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri doa bersama dengan keluarga delapan korban hilang kontak kapal Arupadhatu I, Kamis, 17 September 2026. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni menghadiri doa bersama dengan keluarga delapan korban hilang kontak kapal Arupadhatu I. 

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu penginapan di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 17 September 2026. 

​Doa bersama ini digelar sebagai bentuk dukungan moral dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada keluarga korban. 

Kegiatan ini sekaligus memanjatkan permohonan kepada Tuhan agar segera diberikan petunjuk terkait keberadaan kelima jurnalis, dua Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang pemandu wisata yang hilang di perairan Selat Sunda. 

​Gubernur Andra Soni menyampaikan, kehadirannya merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten untuk terus mendampingi keluarga. 

Meski operasi pencarian aktif oleh Tim SAR telah resmi ditutup pada hari ke-10, ia memastikan pemantauan di perairan Selat Sunda akan terus berjalan. 

​“Pemantauan tetap dilakukan dan kami akan terus berkoordinasi dengan Tim SAR,” ujarnya. 

​Ia memastikan, Pemprov Banten akan proaktif meneruskan setiap perkembangan informasi dari Tim SAR maupun pihak terkait. 

Hal ini dilakukan agar keluarga korban selalu mendapatkan pembaruan informasi yang akurat dan tepat waktu. 

​“Sekecil apa pun informasi yang kami peroleh, akan segera kami sampaikan kepada keluarga,” kata dia. 

​Andra Soni menegaskan, penghentian pencarian aktif bukan berarti harapan dan komunikasi terputus. 

Pihaknya berjanji akan mengawal setiap perkembangan di lapangan dan menjaga komunikasi intensif dengan berbagai pihak. 

​Suasana haru dan penuh harap menyelimuti kegiatan tersebut. Pemprov Banten berharap doa yang dipanjatkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga dan membuka jalan terbaik bagi para korban yang hingga kini masih dalam pencarian. (Welfendry) 

Tim SAR Setop Pencarian Jurnalis Hilang di Hari ke-10

By On Sabtu, September 19, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Proses pencarian terhadap lima orang jurnalis, dua Anak Buah Kapal (ABK), dan satu guide hilang di Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda resmi dihentikan. 

Penghentian itu dilakukan karena tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal Arupadhatu I, yang ditumpangi rombongan. 

"Tadi disampaikan bahwa sejak pelaksanaan hari pertama operasi gabungan pencarian dan pertolongan sampai dengan hari ke-10, setelah perpanjangan tiga hari, secara umum tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang atau awak yang berada di kapal tersebut," ujar Gubernur Banten, Andra Soni, di Carita-Pandeglang, Kamis, 17 September 2026. 

Selama proses pencarian, kata dia, tim SAR menemukan 13 objek, seperti life jacket, terpal, helm, hingga galon. Namun objek tersebut tidak mengarah pada kapal Arupadhatu I. 

"Bahwa kemudian ada beberapa temuan material atau objek dicatat ada 13 objek yang ditemukan selama operasi, dan itu sudah dikonfirmasi oleh Polairud. Setelah dicek dan diteliti, dinyatakan bahwa saat ini temuan tersebut tidak terhubung dengan Arupadhatu I," tuturnya. 

Andra Soni mengatakan, proses pencarian dinyatakan dihentikan. Namun, kata dia, pencarian terhadap lima jurnalis yang dinyatakan hilang saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, akan dilakukan dengan pemantauan. 

"Kemudian telah perpanjangan pihak Basarnas tadi menyampaikan bahwa karena sudah dinilai tidak efektif dalam pelaksanaannya, dalam pencarian dan pertolongan ini, maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan dan pertolongan ini oleh pihak yang berkepentingan atau pihak yang memiliki kewenangan dinyatakan dihentikan," ujar Andra Soni. 

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad menambahkan, pihaknya akan melakukan pemantauan. 

Jika ada informasi terkait tanda-tanda keberadaan kapal Arupadhatu, pencarian akan kembali dilanjutkan. 

"Operasi SAR ini tidak berhenti sampai di sini, setelah pencarian ini kita hentikan, kita lakukan dengan pemapelan melalui srop vts, termasuk lanal, termasuk dari Polairud yang melakukan patroli, yang melakukan pencarian, termasuk aktivitas kapal yang melintas di Selat Sunda yang akan menjadi ujung tombak apabila menemukan informasi lebih lanjut," tuturnya. 

"Apabila itu ada tanda-tanda, operasi SAR akan dinyatakan dibuka kembali," pungkasnya. (*/red)

Nestapa Penambang Rakyat di Lebak Selatan, Akankah Indonesia Emas 2045 Terwujud?

By On Jumat, September 18, 2026

Aktivis Banten Selatan, yang juga Ketua SMSI Lebak, Deni Ismayadi.

LEBAK, KabarViral79.Com - Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, masyarakat kian terhimpit oleh terbatasnya lapangan pekerjaan dan lonjakan harga kebutuhan pokok. 

Pemandangan antrean panjang di sejumlah SPBU menjadi salah satu potret nyata kesulitan tersebut. Di sisi lain, keberadaan tambang rakyat hadir menjadi solusi instan bagi perputaran ekonomi warga, meskipun para penambang menyadari aktivitas mereka masih dikategorikan ilegal. 

Ironisnya, para penambang rakyat ini kerap dihadapkan pada operasi penertiban oleh Aparat Penegak Hukum (APH) yang datang hampir setiap pekan dengan dalih penegakan hukum. 

Aktivis Banten Selatan sekaligus Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lebak, Deni Ismayadi, membenarkan bahwa keberadaan tambang rakyat ini sangat krusial dalam menopang perekonomian warga sekitar. 

Berkat aktivitas tersebut, penduduk setempat tidak lagi kesulitan mencari penghidupan. 

"Sektor UMKM di sekitar lokasi pun mulai bergairah kembali karena dampak positifnya sangat terasa. Namun, saya juga perlu menegaskan bahwa akhir-akhir ini para penambang merasa risih dan resah dengan intensitas penertiban yang terlalu sering," ujar Deni, Jumat, 18 September 2026. 

Menurut Deni, semua pihak harus bersikap adil dan bijak dalam menyikapi persoalan ini, tidak hanya melihat dari satu sisi hukum semata. Bagi penduduk sekitar, para penambang ini adalah penyelamat ekonomi di tengah kelesuan pasar. 

Ia menilai kontribusi mereka dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran justru patut diapresiasi, bukan malah ditekan. 

"Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran saat kampanye berjanji akan menciptakan 19 juta lapangan kerja. Namun hingga saat ini, tampaknya realisasi dari janji tersebut belum mencapai setengahnya," ungkap Deni. 

Deni menambahkan, pemerintah seharusnya hadir untuk membina dan melegalkan para penambang rakyat ini agar kesejahteraan mereka lebih terjamin, bukan justru terus-menerus melakukan penertiban tanpa solusi konkret. 

"Pertanyaannya, jika kondisi rakyat kecil terus diombang-ambingkan seperti ini tanpa pembinaan, akankah visi Indonesia Emas 2045 bisa benar-benar terwujud?" pungkas Deni. (Tim/Red)

Gubernur Andra Soni: Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Rutinitas, Melainkan Tanggung Jawab Moral

By On Kamis, September 17, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat memimpin Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, di area PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis, 17 September 2026. 

CILEGON, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa keselamatan transportasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tanggung jawab moral sekaligus ujung tombak pelayanan publik. 

Oleh karena itu, keselamatan dan konektivitas harus senantiasa dijaga bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. 

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra saat memimpin Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, di area PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis, 17 September 2026. 

​“Satu hal yang sangat mendasar, dalam transportasi, keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral,” tegas Andra Soni. 

​Ia menjabarkan, tanggung jawab tersebut termasuk keberanian insan perhubungan untuk menghentikan operasi ketika keadaan tidak aman, sekaligus harus tanggap mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terputus. 

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra juga menyampaikan duka cita mendalam atas berbagai musibah kecelakaan transportasi yang terjadi belakangan ini. 

Ia menyoroti tantangan berat jajaran perhubungan yang harus siaga merespons berbagai situasi darurat, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga kecelakaan penerbangan dan pelayaran. 

​Terkait tema Harhubnas 2026, yakni "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju", Gubernur Andra menggarisbawahi peran vital transportasi yang lebih dari sekadar urusan infrastruktur. 

Perhubungan berperan penting dalam mempertemukan keluarga, membuka lapangan kerja, membawa bahan pangan, menggerakkan industri, hingga menghadirkan negara sampai ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil). 

​“Bapak Presiden Prabowo Subianto juga telah menegaskan pentingnya konektivitas antara pusat-pusat produksi dan permukiman untuk menurunkan biaya angkut dan biaya logistik, serta memperluas pemerataan pembangunan,” paparnya. 

​Gubernur Andra juga mengingatkan agar transformasi digital di sektor perhubungan berujung pada hasil yang nyata. Pemanfaatan teknologi harus bermuara pada perjalanan yang lebih aman dan sistem logistik yang makin tertib. Baginya, secanggih apa pun teknologi, hal yang terpenting tetaplah kualitas pelayanan publik. 

​Untuk mewujudkan hal tersebut, ia meminta agar pedoman 'Lima Citra Manusia Perhubungan' tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diimplementasikan. 

​"Tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, tangguh menghadapi tantangan, serta bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan jasa perhubungan harus terlihat dalam cara kita bekerja setiap hari,” ungkapnya. 

​Sebagai langkah konkret, Gubernur Andra mengajak seluruh insan perhubungan di Banten untuk menjadikan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. 

​“Bulan ini kita canangkan sebagai awal untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun,” pungkasnya. (Welfendry

Keracunan MBG Massal di Jombang: Kepala SPPG Dicopot, Dapur Disetop

By On Kamis, September 17, 2026

SPPG Mangunan milik Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta yang ditutup sementara imbas keracunan massal di Jombang. 

JOMBANG, KabarViral79.ComOperasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta dihentikan sementara (disuspend) buntut 256 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur (Jatim), keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Tidak hanya itu, Kepala SPPG Mangunan, Cakra Rizky Fortuna juga dicopot. 

"(SPPG Mangunan) Suspend sampai semua persyaratan yang harus dipenuhi terpenuhi," kata Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Kusmayanti kepada wartawan, Rabu, 16 September 2026. 

Tidak hanya itu, kata Kusmayanti, pihaknya juga mencopot Kepala SPPG Mangunan, Cakra Rizky Fortuna. 

"Nonaktif bahasa kami ya, dan pastinya Kepala SPPG diganti," tegasnya. 

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono membenarkan distribusi MBG untuk sekolahnya dihentikan sejak Jumat, 04 September 2026. 

Begitu juga sekolah-sekolah lain penerima MBG dari SPPG Mangunan. 

Selama ini sekolahnya menerima MBG dari dapur tersebut untuk 639 siswa, serta 47 guru dan karyawan. 

"Sejak kejadian itu (keracunan massal), besoknya hari Jumat itu sudah enggak ada, sampai sekarang belum ada. Mungkin SPPG-nya masih belum beroperasi," ucapnya. 

Jika nantinya SPPG Mangunan diizinkan beroperasi kembali, Suprihadiono berharap sudah ada perbaikan mutu untuk mencegah kasus serupa. 

Sehingga MBG yang disalurkan ke para siswa dan guru benar-benar layak dikonsumsi. 

"Kalau memang kami diberi lagi (MBG) ya nanti kami serahkan ke anak-anak. Anak-anak kalau mau ya silakan dimakan, kalau enggak ya enggak usah," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, keracunan massal ini baru terbongkar pada Kamis pagi, 03 September 2026. 

Banyak siswa SMPN 1 Kabuh yang mengalami diare di tengah jam pelajaran. Keluhan mereka di antaranya sakit perut, diare, mual, muntah dan pusing. 

Mereka mengalami keracunan setelah menyantap MBG pada Rabu siang, 02 September 2026. 

MBG dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta itu berupa nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli.

Data terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Jombang, total 256 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh keracunan MBG. 

Dari jumlah itu, 175 siswa dan guru pulih karena melakukan pengobatan secara mandiri pada Rabu, 02 September 2026. 

Sedangkan 85 siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan karena masih sakit perut, diare, pusing, mual dan muntah pada Kamis, 03 September 2026. 

Setiap harinya, SPPG Mangunan menyediakan 2.899 porsi MBG untuk 19 sekolah penerima manfaat. Salah satunya untuk 639 siswa, serta 47 guru dan pegawai SMPN 1 Kabuh. 

Artinya, tidak semua siswa dan guru keracunan setelah memakan MBG tersebut. 

Penyebab keracunan massal ini pun terungkap dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel dari SPPG Mangunan. 

Sampel yang diperiksa meliputi nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli. 

Termasuk sampel air galon isi ulang yang digunakan memasak MBG. 

Kandungan bakteri e coli di air galon isi ulang tidak terlalu tinggi. 

Kandungan e coli melebihi batas aman justru ditemukan di udang saus padang, yaitu mencapai 120 CFU per Gram. 

Kelebihan e coli di dalam perut para korban selanjutnya menyebabkan sakit perut, mual, muntah, demam, dan diare. 

Tidak hanya itu, nasi pada MBG yang disantap para siswa juga mengandung bacillus cereus, bakteri penyebab keracunan. (*/red)

Tujuh SKPK dan Kecamatan di Bireuen Raih Penghargaan Kinerja 2026

By On Rabu, September 16, 2026

Pemkab Bireuen menyerahkan penghargaan kepada sejumlah SKPK dan kecamatan yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pelaksanaan dan pelaporan kegiatan Tahun Anggaran 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan kepada sejumlah SKPK dan kecamatan yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pelaksanaan dan pelaporan kegiatan Tahun Anggaran 2026. 

Penghargaan diserahkan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan SKPK TA 2026 serta Evaluasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Jasa Konstruksi di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 16 September 2026. 

Untuk kategori terbaik pelaporan operator Sitranspor, Terbaik I diraih Dinas Pertanahan, Terbaik II BPBD Bireuen, dan Terbaik III Bappeda Bireuen. 

Sementara tingkat kecamatan, Terbaik I diraih Kecamatan Jeumpa, Terbaik II Kecamatan Peusangan, dan Terbaik III Kecamatan Gandapura. Penghargaan SKPK paling tertib mendaftarkan proyek jasa konstruksi pada program BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada Dinas PUPR Bireuen. 

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia. Ahli waris Basri Adam menerima total manfaat Rp197,5 juta, Syahrizal Putra Rp211,5 juta, sedangkan ahli waris Martunis Mahyiddin menerima Rp42 juta. 

Ketua panitia, Musliadi mengatakan, kegiatan diikuti 80 peserta dan bertujuan mengevaluasi capaian realisasi fisik serta merumuskan langkah strategis untuk mencapai target kegiatan SKPK dalam sisa tiga bulan tahun anggaran. 

Sementara itu, dalam sambutan tertulis, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang dibacakan Sekda Bireuen, Ismunandar ditegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan. 

"Tetapi juga ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, tertib administrasi, kepatuhan aturan dan manfaat bagi masyarakat," sebutnya. 

Bupati juga meminta seluruh SKPK memastikan setiap paket pekerjaan jasa konstruksi terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja. (Joniful Bahri)

Aktivitas Galian PT Arka Putra Jaya Dihentikan, DLHK Banten Temukan Kegiatan di Luar Koordinat Izin

By On Senin, September 14, 2026

  



Pemeriksaan lapangan bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta lintas instansi menemukan penggalian dilakukan di luar batas koordinat yang diizinkan. DLHK menegaskan pengurusan izin baru tidak dapat dijadikan dasar melanjutkan kegiatan maupun alat pemutihan pelanggaran.


SERANG, 14 September 2026 — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten menghentikan kegiatan penggalian dan pengambilan material tanah oleh PT Arka Putra Jaya di Kampung Curug Bonteng, Desa Kramatjati, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Penghentian dilakukan setelah pemeriksaan lapangan pada Sabtu, 12 September 2026, menemukan kegiatan perusahaan berlangsung di luar lokasi dan batas koordinat yang diizinkan.


Pemeriksaan merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat dan dilaksanakan dalam rangka mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Kegiatan melibatkan DLHK Provinsi Banten bersama Dinas ESDM Provinsi Banten, DPRD Provinsi Banten, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, DPMPTSP Kabupaten Serang, Polres Serang, Camat Kragilan, dan Kepala Desa Kramatjati, melalui pemeriksaan lapangan dan penelaahan dokumen perizinan perusahaan.


Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan ketidaksesuaian antara kegiatan aktual di lapangan dengan ruang lingkup perizinan yang dimiliki. PT Arka Putra Jaya tercatat memegang Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) untuk kegiatan real estat serta Izin Usaha Pertambangan (IUP) penjualan tanah urug pada lokasi dan batas koordinat tertentu. Namun, penggalian dan pengambilan material justru dilakukan di luar titik koordinat yang diizinkan, sehingga kegiatan di lokasi tersebut dinilai tidak memiliki dasar perizinan dan harus dihentikan.


DLHK menegaskan perusahaan tidak dapat menjadikan pengajuan atau pengurusan izin baru sebagai dasar meneruskan kegiatan, maupun sebagai bentuk pemutihan atas kegiatan yang telah berjalan. Pelanggaran yang telah terjadi tetap diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk kewajiban pengelolaan dan/atau pemulihan lingkungan.

“Kegiatan yang dilakukan di luar batas koordinat izin berarti tidak memiliki dasar perizinan untuk dilanjutkan. Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perlindungan lingkungan. Izin baru tidak bisa menjadi alat pemutihan atas pelanggaran yang sudah terjadi,” ujar Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, sebagaimana tertuang dalam laporan resmi hasil giat.


Dari aspek lingkungan hidup, kegiatan penggalian dan pembukaan lahan berpotensi menimbulkan perubahan bentang lahan, erosi, sedimentasi, limpasan permukaan, serta gangguan fungsi lingkungan apabila tidak dikelola sesuai ketentuan.


Sebagai tindakan pengawasan untuk mencegah perluasan dampak dan penambahan kegiatan penggalian, DLHK menghentikan kegiatan di lokasi. Tindakan itu dilakukan berdasarkan kewenangan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dan ketentuan mengenai paksaan pemerintah berupa penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 6 Tahun 2026.



Ke depan, DLHK Provinsi Banten bersama Dinas ESDM Provinsi Banten dan instansi terkait akan menempuh langkah-langkah berikut:

1. Verifikasi teknis dan administratif secara terpadu terhadap batas koordinat, luas bukaan, volume material, serta dampak lingkungan yang telah terjadi;

2. Penegakan hukum dan penerapan sanksi atas pelanggaran yang ditemukan sesuai kewenangan;

3. Pemulihan lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Menanggapi penghentian tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Eks. Narapidana Peduli Pembangunan Indonesia, Tubagus Delly Suhendar, mengapresiasi langkah DLHK dan mendorong agar penindakan berlanjut secara tuntas dan transparan.

“Kami mengapresiasi DLHK yang turun tangan dan menghentikan kegiatan yang menyimpang dari izin. Tetapi ini tidak boleh berhenti di penghentian. DLHK harus membuka dokumen perizinannya, memastikan tidak ada pemutihan, dan menuntaskan sanksi serta pemulihan lingkungan. Pertanyaan mendasar yang wajib dijawab secara terbuka: izin apa yang sebenarnya dimiliki PT Arka Putra Jaya, siapa penerbitnya, untuk kegiatan apa, pada koordinat mana, dan apakah izin tersebut membolehkan pengambilan serta penjualan material tanah? Kami tidak menuduh; kami meminta transparansi dan penegakan aturan yang konsisten,” ujar Tubagus Delly Suhendar.


Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala DLHK Provinsi Banten menyampaikan bahwa PT Arka Putra Jaya memiliki dua izin. Pertama, SPPL untuk kegiatan real estat perumahan seluas kurang lebih 1,5 hektare yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Serang. Kedua, IUP Penjualan Tanah Urug dari hasil perataan lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare sesuai luas yang dimohonkan, yang diterbitkan melalui Dinas ESDM. Namun, kenyataan di lapangan berbeda: ditemukan kegiatan penggalian tambang di luar area yang dimohonkan, dengan luas mencapai kurang lebih 32 hektare.


Selisih yang sangat besar antara luas yang diizinkan (±1,5 hektare) dan bukaan di lapangan (±32 hektare) inilah yang menjadi dasar DLHK menyimpulkan kegiatan telah dilakukan di luar ruang lingkup perizinan dan harus dihentikan.


DLHK Provinsi Banten menyatakan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, perlindungan lingkungan, kepastian hukum, dan koordinasi lintas kewenangan dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

Gubernur Andra Soni Berharap Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal Hilang Kontak Diperpanjang

By On Senin, September 14, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni usai mendengarkan pemaparan perkembangan operasi dari Tim SAR gabungan di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu malam, 13 September 2026. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Memasuki hari keenam pencarian kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak beserta delapan penumpangnya di perairan Selat Sunda, Gubernur Banten, Andra Soni meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mempertimbangkan perpanjangan operasi. 

Permintaan itu diajukan jika lima jurnalis dan tiga kru kapal belum ditemukan hingga batas waktu standar pencarian pada hari ketujuh. 

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni usai mendengarkan pemaparan perkembangan operasi dari Tim SAR gabungan di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu malam, 13 September 2026. 

​"Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga (lima jurnalis dan tiga kru kapal) dan melihat beberapa potensi temuan hari ini," ujar Gubernur. 

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad menjelaskan, operasi pencarian pada hari keenam telah mengerahkan 14 unit armada. 

Unsur tersebut meliputi tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Angkatan Laut (KAL) dari TNI AL, tiga kapal patroli (KP) Polairud, tiga Kapal Negara (KN) SAR dari Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua perahu karet rigid inflatable boat (RIB) Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat. 

​Dalam penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda, Tim SAR gabungan berhasil menemukan beberapa material, di antaranya dua jaket pelampung (life jacket), dua terpal, dan satu galon di lokasi yang berbeda. Namun, seluruh temuan tersebut masih dalam proses identifikasi. 

​“Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud,” kata Andra menambahkan. 

​Usai memantau perkembangan di posko, Andra menemui keluarga lima jurnalis, di Hotel Paniisan, Carita. Dalam pertemuan yang penuh haru tersebut, pihak keluarga meminta agar penyisiran juga difokuskan ke wilayah Pulau Sebesi dan memohon agar pencarian tidak dihentikan pada hari ketujuh. 

​Gubernur Andra Soni menyatakan akan segera mengoordinasikan harapan keluarga tersebut dengan Tim SAR. 

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan terus memberikan dukungan maksimal terhadap operasi kemanusiaan ini, termasuk menjamin dan memantau kondisi kesehatan para keluarga korban di lokasi. 

​“Kami tetap berharap dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya. 

​Hingga berita ini diturunkan, keberadaan kapal cepat dan delapan penumpangnya masih belum diketahui. 

Pada hari ketujuh operasi, Basarnas Banten dijadwalkan akan melakukan evaluasi menyeluruh dengan melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk TNI, Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pemerintah Daerah guna menentukan kelanjutan pencarian. (Welfendry)

Bupati Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

By On Senin, September 14, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat mengunjungi posko penyelamatan lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda, Sabtu, 12 September 2026.  

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria melakukan peninjauan ke posko penyelamatan lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda untuk memberikan semangat dan motivasi kepada tim penyelamat dan keluarga korban di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu, 12 September 2026. 

Di posko penyelamatan ini, Bupati Serang dan Wamenkomdigi menemui keluarga korban. 

Kedua pejabat ini dengan penuh empati memberikan semangat kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar keluarga mereka. 

Bupati Serang menyatakan keprihatinannya atas musibah yang menimpa lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Merapi, Lampung Selatan, Lampung. 

“Kami tadi sudah bertemu dengan keluarga korban di antaranya keluarga Kang Bagus, keluarga Yudis dan lainnya,” kata Bupati Serang. 

Menurut Bupati, pemerintah terus melakukan pencarian agar para korban segara dapat ditemukan dengan selamat. 

“Tadi saya sampaikan bahwa pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten bersama dengan tim Sar gabungan terus mencari para korban yang belum ditemukan. Kami tentu menyatakan keprihatinan yang mendalam. Semoga semuanya selamat,” tegasnya. 

Bupati berpesan kepada keluarga korban agar sabar dan terus berdoa. 

"Kami juga tadi sampaikan bahwa setiap profesi ada risikonya. Dan kepada keluarga korban agar jangan putus mendoakan dan sabar. Pemerintah melalui pencarian lewat udara dan laut terus dilakukan,” ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, lima jurnalis dikabarkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. 

Mereka berangkat ke Selat Sunda dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang menggunakan speedboat, pada Senin, 07 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Kontak terakhir salah satu wartawan Antara yang berangkat terjadi pada pukul 14.42 WIB, dengan salah seorang wartawan di Lampung. 

Lima wartawan yang berangkat itu, di antaranya M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance). 

Sementara tiga awak kapal masing-masing Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide. (*/red)

Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, Lima Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon

By On Minggu, September 13, 2026

PWI Banten kirim lima orang perwakilan delegasi untuk terjun langsung dalam misi pencarian di perairan Selat Sunda, Minggu, 13 September 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com Memasuki hari keenam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten mengirimkan lima orang perwakilan delegasi untuk terjun langsung dalam misi pencarian di perairan Selat Sunda, Minggu, 13 September 2026. 

Kelima delegasi jurnalis tersebut adalah Herman dari Penabanten.com, Raden Dede dari Siberindo.com, David Nababan dari Indosatunews.com, Herfa Al Jihad selaku Humas PWI Banten dari Berita-Rakyat.com, serta Yustinus Agus dari DistrikBantenNews.com. 

Para delegasi pers tersebut bergabung langsung bersama personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten untuk menyisir perairan laut lepas. 

Keikutsertaan perwakilan PWI Banten ini disambut langsung oleh Perwira Ditpolairud Polda Banten, AKBP Capt. Sherly Anggraini, S.ST., M.Han., M.Mar. Ia mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan insan pers yang turut mengawal langsung proses pencarian di lapangan. 

AKBP Capt. Sherly menerangkan bahwa pada penyisiran hari keenam ini, fokus pergerakan armada diarahkan menuju kawasan perairan Ujung Kulon dengan estimasi waktu pelayaran sekitar empat jam. 

"Pencarian diarahkan menuju wilayah perairan Ujung Kulon. Kondisi cuaca maritim akan terus dipantau secara berkala. Apabila dinamika cuaca di laut tidak memungkinkan, tim diinstruksikan segera melaporkan perkembangan situasi demi keselamatan bersama," tegas Capt. Sherly di dermaga keberangkatan. 

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra melalui Seksi Humas PWI Banten, Herfa Al Jihad yang ikut serta dalam pelayaran bersama Ditpolairud, menegaskan bahwa keikutsertaan delegasi ini merupakan wujud panggilan nurani dan empati mendalam komunitas pers Banten. 

"Kami hadir langsung untuk memberikan dukungan moril dan tenaga terhadap proses pencarian rekan-rekan kami. Ini adalah bentuk solidaritas nyata sesama insan pers. Doa dan harapan kami tidak pernah putus agar lima wartawan dan tiga kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," tutur Herfa. 

Hingga hari keenam, tim SAR gabungan bersama Ditpolairud Polda Banten dan relawan jurnalis terus memperluas radius penyisiran di perairan Pandeglang hingga kawasan Ujung Kulon dengan harapan seluruh korban dapat segera dievakuasi. (*/red)

HRD Buka PKM Poltekpel Malahayati, Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Pidie Jaya

By On Sabtu, September 12, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, di Gedung MTQ, Pidie Jaya, Sabtu, 12 September 2026. 

PIDIE JAYA, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati di Gedung MTQ, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 12 September 2026. 

Kegiatan tersebut mengangkat tema "Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Rangka Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi Aceh untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran dan Kesiapsiagaan ". 

Dalam sambutannya, HRD menekankan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana. 

Menurutnya, edukasi mengenai keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan bencana sangat penting karena aktivitas masyarakat pesisir berkaitan erat dengan kondisi laut dan cuaca. 

"Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjaga keselamatan diri maupun orang lain. Kesiapsiagaan menghadapi bencana juga harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama di wilayah pesisir," ujar HRD. 

HRD berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Ia juga mengapresiasi Poltekpel Malahayati yang memilih Pidie Jaya sebagai lokasi pelaksanaan PKM. 

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, DPR RI, dan masyarakat perlu terus diperkuat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung proses pemulihan pascabencana di Aceh. 

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya H. Sibrah Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PKM tersebut. 

Ia menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Direktur Poltekpel Malahayati, Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE, mengatakan kegiatan PKM diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keselamatan pelayaran, penggunaan alat keselamatan, prosedur pelayaran yang aman, serta kesiapsiagaan menghadapi tsunami, gelombang tinggi, banjir rob, dan cuaca ekstrem. 

Kegiatan tersebut melibatkan tiga narasumber/dosen, 800 peserta PKM, 400 peserta Mental Health, serta 13 panitia pendukung, dengan total peserta dan pendukung mencapai 1.216 orang. 

Melalui kegiatan tersebut, Poltekpel Malahayati bersama DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir semakin meningkat, sekaligus dapat mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana dan proses pemulihan pascabencana di Aceh. (Joniful Bahri)

PWI Banten Berharap Kelima Wartawan Bisa Ditemukan dalam Keadaan Selamat dan Bisa Kembali Bertemu Keluarga

By On Sabtu, September 12, 2026

Jajaran pengurus PWI Banten saat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Posko Pencairan Carita. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 12 September 2026, yang menjadi lokasi posko pencarian lima wartawan yang dilaporkan hilang saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. 

Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian insan pers terhadap lima rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam proses pencarian. 

PWI Banten hadir dipimpin langsung Ketua PWI Banten Rian Nopandra didampingi Sekertaris PWI Banten Fahdi Khalid, Waka Bidang Organisasi, Teguh Akbar Idham. 

Turut hadir sejumlah Ketua dan Anggota PWI Kabupaten/Kota di Banten, seperti Ketua PWI Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang, Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak, RA Sudrajat, Ketua PWI Kabupaten Serang, Andrea Nanda Saputra, serta Seksi Wartawan Industri dan Lingkungan PWI Banten David Nababan dan Seksi Wartawan Hukum dan HAM PWI Banten Raden Dede, untuk bersama-sama memanjatkan doa. 

Pria yang akrab disapa Opan ini mengatakan, kehadiran jajaran PWI di Carita merupakan bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar proses pencarian segera membuahkan hasil. 

“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI Kabupaten/Kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap kelimanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Opan. 

Menurutnya, keselamatan wartawan harus menjadi perhatian utama, terutama ketika melakukan peliputan di kawasan yang memiliki risiko tinggi. 

“Berita memang penting, tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, jajaran PWI Banten juga mendoakan seluruh petugas dan unsur yang terlibat dalam proses pencarian agar diberikan keselamatan serta kemudahan selama menjalankan tugas. 

PWI Banten berharap pencarian segera menemukan titik terang sehingga kelima wartawan dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga. 

“Kita masih memiliki harapan besar. Mari bersama-sama berdoa agar lima rekan wartawan kita segera ditemukan dan seluruh proses pencarian diberikan kelancaran,” pungkas Opan. 

Mansyur Suryana, Ayahanda M Bagus Khoirunnas, fotografer Antara yang hilang kontak mengaku meminta doa dari semua teman wartawan, termasuk keluarga besar PWI Banten. 

Pada kesempatan yang sama, jajaran pengurus PWI se-Banten juga sempat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencairan Carita. 

Menurut Kapolda pada hari kelima pencarian oleh tim gabungan, armada yang dikerahkan bertambah menjadi 14 unit di 7 lokasi serta melibatkan 350 orang tim gabungan. 

"Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan," pungkas Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. (Reno)

Bupati Tangerang Berikan Dua Tiket Umroh kepada Warga Desa Cikuya di PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

By On Jumat, September 11, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026, di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch.Maesyal Rasyid, Jumat malam, 10 September 2026. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang memberikan dua tiket Umroh kepada dua warga desa Ciikuya lewat undian. 

Bupati Tangerang menyampaikan, dirinya sangat takjub kepada warga

Desa Ciikuya yang sangat kompak dengan penuh kebersamaan menghadiri PHBI Maulud Nabi SAW 1448 H. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa (Kades) Cikuya, Ade Sapei yang begitu sangat bijak kepada seluruh warganya dalam memimpin Desa Ciikuya. 

Bupati sangat terkesan melihat suasana warga Desa Cikuya yang guyub rukun di bawah kepemimpinan Kades Cikuya Ade Sapei. (Reno)

Gubernur Andra Soni Ikut dalam Pencarian Lima Jurnalis Bersama Tim SAR di Selat Sunda

By On Jumat, September 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni ikut langsung dalam proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin lalu, 07 September 2026, saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. 

CILEGON, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni ikut langsung dalam proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin lalu, 07 September 2026, saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. 

Gubernur Andra Soni bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Jumat pagi, 11 September 2026. 

"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi, dan ini masih di area yang aman, artinya di luar 3 Km dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ujar Andra Soni. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menunjukkan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau dari dalam kapal yang dinaikinya bersama Tim SAR Gabungan. 

"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," ujarnya. 

Andra Soni juga menyampaikan, Tim SAR gabungan yang berada di kapal RIB 02 tengah melakukan penyisiran di Pulau Sertung yang tidak jauh dari Gunung Krakatau. 

"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya. (Welfendry)

Pemkab Serang Raih Penghargaan Bidang Manajemen ASN dari BKN

By On Jumat, September 11, 2026

Pemkab Serang raih penghargaan dari BKN. 

SERANG, KabarViral79.Com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional (Kanreg) III Jawa Barat- Banten memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang dipimpin Bupati Ratu Rachmatuzakiyah. 

Penghargaan BKN pada Bidang Manajemen ASN, Kategori Layanan Penilaiaan Potensi dan Kompetensi Wilayah Sedang. 

Penghargaan diterima oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Iskandar Nordat bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Kepegawaian tingkat Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat dan Banten di Aula BKN Kanreg III Bandung pada Rabu, 09 September 2026. 

Kepala BKN Kanreg III Jabar-Banten, Wahyu menyampaikan selamat kepada Pemkab Serang yang dipimpin Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atas penghargaan Bidang Manajemen ASN,  Kategori Layanan Penilaiaan Potensi dan Kompetensi Wilayah Sedang. 

"Semoga penghargaan ini berdampak terhadap peningkatan kinerja ASN, dalam melayani masyarakat Kabupaten Serang menuju Serang Bahagia," kata Kepala BKN Kanreg III Jabar-Banten, Wahyu. 

Wahyu juga mengungkapkan bahwa BKN Kanreg III Jabar-Banten memberikan penghargaan kepada Pemkab Serang atas dasar komitmen salah satu pemerintah daerah yang melakukan penilaian potensi dan kompetensi terhadap ASN di lingkungan Pemkab Serang, salah satunya adalah sistem penilaian manajemen talenta. 

"Komitmennya juga dalam bentuk terus melakukan sinergi dan berkoordinasi dengan BKN dalam menerapkan program-program BKN, salah satunya yang sistem manajemen talenta," terangnya. 

Apresiasi juga disampaikan Kepala BKN Pusat, Zudan Arif Fakrullah. 

Turut hadir pada Rapat Koordinasi Kepegawaian tingkat Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jabar-Banten para deputi, para direktur pengawasan dan pengendalian, dan para Kepala BKPSDM se Provinsi Jabar dan Banten. (*/red)

Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah: Siap Lanjutkan Program dan Bawa Inovasi Baru

By On Kamis, September 10, 2026

TANGERANG, KabarViral79.ComGerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) XIV Tahun 2026, di Aula Gedung Kwarcab Kabupaten Tangerang, Kamis, 10 September 2026. 

Dalam Muscab tersebut, Iwan Firmansyah secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang masa bakti 2026-2031. 

Mengemban amanah baru tersebut, Iwan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan baik sekaligus mendorong pengembangan program yang lebih inovatif. 

“Ini merupakan amanah yang besar dan tentu tidak bisa saya jalankan sendiri. Saya mohon arahan, bimbingan, dukungan, dan kerja sama dari seluruh jajaran Kwarcab, Kwartir Ranting, Mabiran, serta seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang,” ujar Iwan. 

Dia juga menegaskan, kepengurusan baru tidak akan berhenti pada pergantian kepemimpinan, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas program Pramuka. 

“Mari kita lanjutkan program-program yang telah baik. Yang sudah berjalan kita pertahankan dan kita tingkatkan, sementara yang masih perlu diperbaiki akan kita evaluasi dan sempurnakan bersama. Saya ingin Pramuka Kabupaten Tangerang semakin solid, aktif, inovatif, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. 

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pramuka untuk membangun semangat kebersamaan dan kolaborasi. 

Menurutnya, kemajuan organisasi sangat bergantung pada kekuatan kerja sama dari tingkat gugus depan, kwartir ranting hingga kwartir cabang. 

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kab. Tangerang membuka langsung kegiatan Muscab XIV Gerakan Pramuka tersebut. 

Dalam arahannya, ia mendorong Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang agar semakin aktif membangun kemandirian generasi muda melalui pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan ketahanan pangan. 

“Pramuka harus menjadi wadah yang menyenangkan bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, mengembangkan kreativitas, mengenal kewirausahaan, membangun jejaring, serta memanfaatkan teknologi digital,” kata Bupati Maesyal. 

Ia berharap kepengurusan Kwarcab yang baru nantinya dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan program inovatif dan unggulan yang selaras dengan program Kwartir Nasional dan Kwartir Daerah Banten, serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. 

"Saya ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kwarcab yang baru. Semoga Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang terus tumbuh dan berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang produktif, mandiri, kreatif, serta aktif berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah," ujarnya. (Reno)

PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK

By On Rabu, September 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten ikut prihatin kepada lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau(GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin dan mendoakan agar kelima wartawan yang hilang kontak tersebut dapat ditemukan dengan selamat dan dapat menjalankan tugas Jurnalistik seperti biasanya. 

“Kami ikut prihatin atas adanya laporan lima wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sudah melakukan kontak dengan salah satu keluarga wartawan yang hilang kontak itu, yang kebetulan orangnya merupakan anggota PWI Lebak,” kata Rian Nopandra, Rabu, 09 September 2026. 

Rian mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, kelima wartawan tersebut hilang kontak bersama tiga orang lain yang merupakan kapten, abk dan guide hilang. 

Mereka sejak Senin, 07 September 2026, menaiki Kapal Speedboat dari Dermaga Pagedongan Carita, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. 

Adapun lima orang jurnalis yang sampai sekarang hilang kontak yaitu, M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudhistiro Pranoto / Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal (Jurnalis Freelance). 

“Kami semua memanjatkan doa terbaik untuk teman-teman kita. Semoga seluruh jurnalis dan tiga orang kru speadboot.dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Rian. 

Rian mengaku telah menugaskan Fahdi Khalid, Sekertaris PWI Banten untuk menghubungi Mansyur Suryana, orang tua salah satu jurnalis yang hilang kontak, yakni bapak kandungnya dari M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara). 

“Dari keterangan orangtuanya, bahwa anaknya belum ketemu. Jadi mohon doanya saja untuk temen-temen semua,” katanya. 

Sementara itu, Mansur Suryana, wartawan Antara sekaligus orang tua kandung dari M Bagus Khoirunnas, mengaku sampai saat ini kehilangan kontak. Dia berharap semua wartawan di Banten mendoakan keselamatan anaknya. 

Terkahir kali, kata dia, hasil jepretan poto anaknya terkait erupsi Gunung Anak Krakatau di posting di media sosial milik orang nomor satu di Republik Indonesia. 

Karena Bagus sangat concern dengan aktifitas erupsi GAK, maka ia selalu berada di sekitar lokasi, sampai diminta jadi koordinator untuk mengantar wartawan nasional sampai akhirnya mereka hilang kontak. 

“Belum ketemu, saya harap ada kabar baik, mohon doanya saja dari semua teman-teman agar Bagus dan rekan rekan selamat,” kata Mansyur. (Reno)

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

By On Rabu, September 09, 2026

Jajaran Pengurus dan Anggota PERWAST saat kegiatan Milad ke-6, Sabtu, 29 Agustus 2026. 

SERANG, KabarViral79.ComPerkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST) menyampaikan keprihatinan atas kabar hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga kru yang sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. 

Ketua PERWAST, Mansar mengatakan, pihaknya turut prihatin atas peristiwa tersebut. 

Ia berharap seluruh jurnalis dan kru yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. 

“Kami dari keluarga besar PERWAST sangat prihatin dengan kabar hilang kontaknya rekan-rekan jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. Kami berharap seluruhnya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Mansar. 

Menurutnya, tugas jurnalistik merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Namun, keselamatan insan pers ketika menjalankan tugas di lapangan juga harus menjadi perhatian bersama, terlebih ketika peliputan dilakukan di wilayah dengan kondisi alam dan cuaca yang berpotensi membahayakan. 

“Kami mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar. Semoga seluruh jurnalis dan kru yang hilang kontak segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” katanya. 

Hal senada disampaikan Pembina PERWAST, Angga Apria Siswanto. Ia menyampaikan keprihatinan dan dukungan moril kepada keluarga para jurnalis serta kru yang masih menunggu kabar. 

Angga berharap, seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dapat terus melakukan upaya terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan. 

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama, khususnya keluarga besar insan pers. Mereka sedang menjalankan tugas untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap proses pencarian dilakukan secara maksimal dan mudah-mudahan seluruhnya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Angga. 

Lima jurnalis tersebut dilaporkan berada di kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan. 

Mereka bersama tiga kru lainnya kemudian dilaporkan hilang kontak. 

Rombongan sebelumnya diketahui berangkat dari kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, menuju perairan Gunung Anak Krakatau. 

Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap mereka masih menjadi perhatian berbagai pihak. 

PERWAST berharap proses pencarian dapat terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat. 

PERWAST juga mengajak insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para jurnalis dan kru yang masih dalam pencarian. 

“Harapan kami semuanya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Ini bukan hanya menjadi perhatian keluarga, tetapi juga menjadi perhatian seluruh insan pers,” pungkas Mansar. (*/red)