BIREUEN, KabarViral79.Com - Kepedulian terhadap dunia pendidikan pasca bencana kembali ditunjukkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad, pada Jumat, 30 Januari 2026, menyerahkan bantuan pribadi berupa puluhan stel seragam sekolah kepada siswa UPTD SD Negeri 8 Kuta Blang, Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Saifuddin Muhammad, yang akrab disapa Yah Fud, didampingi Kepala UPTD SDN 8 Kuta Blang, Mukhtar, M.Pd, kepada para siswa penerima manfaat di lingkungan sekolah setempat.
Dalam kesempatan itu, Yah Fud menyampaikan bahwa penyaluran seragam sekolah ini merupakan bantuan pribadi perdananya yang difokuskan pada sektor pendidikan, khususnya bagi siswa yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
“Bantuan ini adalah bantuan pribadi saya yang pertama. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak kita yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain yang juga mengalami dampak bencana.
 |
| Wakil Ketua DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad menyerahkan bantuan seragam sekolah dan diterima oleh seorang siswa SD Negeri 8 Kuta Blang Bireuen, Jumat, 30 Januari 2026. |
Namun sebelum menyalurkan bantuan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Kepala Sekolah untuk memastikan jenis kebutuhan yang paling mendesak.
“Insya Allah bantuan pribadi ini akan kita lanjutkan ke sekolah-sekolah terdampak lainnya. Sebelum bantuan disalurkan, kita komunikasikan dulu dengan kepala sekolah terkait kebutuhan siswa, apakah seragam, sepatu, atau mobiler sekolah,” tuturnya.
Meski jumlah bantuan masih terbatas, Yah Fud berharap kehadiran bantuan tersebut dapat meringankan beban para siswa dan orang tua mereka.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Partai NasDem telah menyalurkan bantuan sembako dan membuka layanan kesehatan di sejumlah titik terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen.
Sementara itu, Kepala UPTD SDN 8 Kuta Blang, Mukhtar, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Yah Fud kepada siswanya.
 |
| Siswa UPTD SD Negeri 8 Kuta Blang, Bireuen bahagia saat menerima bantuan seragam sekolah dari Wakil Ketua DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad. |
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Saifuddin Muhammad yang telah memberikan bantuan pribadi berupa puluhan stel seragam sekolah kepada siswa kami yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini diantar dan diserahkan langsung, dan sangat bermanfaat bagi anak-anak,” tuturnya.
Mukhtar menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bantuan perdana yang diterima sekolahnya sejak bencana melanda kawasan itu. Hingga kini, belum ada donatur lain yang menyalurkan bantuan khusus untuk kebutuhan pendidikan di sekolah tersebut.
Di kesempatan itu, ia memaparkan kondisi sekolah pasca banjir. Saat banjir terjadi, kata dia, SDN 8 Kuta Blang terendam air hingga setinggi dada orang dewasa, dan lumpur setebal sekitar 60 sentimeter memenuhi ruang kelas, perpustakaan, kantor, dan seluruh area sekolah.
Banyak peralatan, media pembelajaran, hingga perangkat teknologi ikut hanyut dan rusak berat, seperti komputer, laptop, meja, kursi, serta alat peraga guru. Koleksi perpustakaan pun hanya tersisa sekitar 25 persen, sementara seluruh rak buku mengalami kerusakan.
Saat ini, kata dia, sekolah sangat membutuhkan bantuan mobiler penunjang seperti meja, kursi, dan lemari bagi guru dan siswa.
Meski demikian, lanjut dia, dengan segala keterbatasan, seluruh 119 siswa korban bencana telah kembali bersekolah sejak 5 Januari 2026 dan tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi.
Bantuan seragam sekolah dari Yah Fud tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu hadirnya lebih banyak dukungan bagi keberlanjutan proses belajar mengajar di SDN 8 Kuta Blang serta sekolah-sekolah terdampak lainnya di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)