-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PKB Kutuk Keras Israel-AS Bunuh Khamenei: Hari Ini Iran Jadi Target, Besok Bisa Jadi Negara Lain

By On Senin, Maret 02, 2026

Ketua Deplu dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah (tengah). 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan militer di Teheran

PKB menilai, peristiwa tersebut bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga ancaman serius bagi tatanan hukum internasional dan stabilitas global. 

Ketua Departemen Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah mengatakan, berdasarkan berbagai laporan internasional, serangan tersebut dilakukan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat (AS). 

“Peristiwa ini bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga pukulan serius bagi hukum internasional dan tatanan global yang selama ini dijunjung bersama,” ujar Luluk saat Konferensi Pers di kantor DPP PKB, Minggu, 01 Maret 2026. 

PKB mengutuk keras praktik pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat. 

Menurut Luluk, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional maupun norma kemanusiaan. 

“Serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat ini tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia,” ujarnya. 

Luluk mengingatkan, jika praktik semacam ini dibiarkan, dunia akan bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan oleh hukum. 

“Hari ini Iran menjadi target. Besok, negara mana pun dapat mengalami hal yang sama. Ketika pembunuhan terhadap pemimpin negara dianggap sah, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi bangsa mana pun,” pungkasnya. 

PKB juga menyoroti ketiadaan sanksi tegas terhadap berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya yang melibatkan Israel dalam tragedi kemanusiaan di Palestina. 

Menurut Luluk, standar ganda dalam penegakan hukum internasional telah membuka ruang bagi eskalasi kekerasan yang semakin luas. 

"Ketika standar ganda dipelihara, agresi akan terus berulang. Ketika keadilan tidak ditegakkan secara konsisten, konflik akan semakin meluas,” ujarnya. 

PKB menegaskan, kemanusiaan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan geopolitik maupun dominasi kekuatan militer. 

“Dunia membutuhkan keadilan yang universal, bukan hukum yang hanya berlaku bagi yang lemah,” ujarnya. 

Dalam pernyataannya, PKB juga menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan tersebut. 

Selain itu juga menjatuhkan sanksi tegas tanpa standar ganda, mendorong de-eskalasi konflik serta jalur diplomasi, dan melindungi warga sipil dari dampak konflik di kawasan Timur Tengah. 

"Ketidakadilan global hari ini adalah ancaman bagi perdamaian dunia esok. Jika dunia terus diam, maka yang akan tumbuh bukan stabilitas, tetapi spiral konflik tanpa akhir,” ujar Luluk. 

PKB turut menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran. 

"Semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan, dan semoga dunia internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan dan perdamaian sejati,” ucap Luluk. 

Diketahui sebelumnya, Israel menyerang Teheran, Iran, pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026

Setelah serangan itu, Israel menutup wilayah udaranya dan menetapkan keadaan darurat. 

Dilansir dari The Guardian, Israel menutup wilayah udara untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan Iran dengan drone dan rudal. 

Juru Bicara Militer Israel menyatakan, serangan tersebut merupakan langkah pendahuluan untuk menghilangkan ancaman terhadap negaranya. 

Sementara itu, Kantor Berita Agence France-Presse melaporkan adanya dua ledakan yang terdengar di Teheran. 

Laporan Associated Press menyebutkan, serangan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. AS disebut turut terlibat dalam serangan tersebut. 

Informasi itu disampaikan oleh sejumlah pejabat AS dan sumber lain yang mengetahui operasi tersebut. 

Serangan itu terjadi saat AS mengerahkan armada besar jet tempur dan kapal perang ke kawasan tersebut untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya

Kantor Berita Tasnim dan Fars mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei. Namun, tidak ada detail seputar kematiannya yang diumumkan. 

Menyusul kematian Khamenei, Iran mendeklarasikan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari hari libur nasional. (*/red)

Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba Sindikat Ko Erwin di Warung Makan

By On Senin, Maret 02, 2026

Genda, kurir narkoba sindikat Ko Erwin ditangkap di Pekanbaru. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Akhsan Al-Fadhil alias Genda, kurir narkoba sindikat bandar narkoba Ko Erwin di Pekanbaru, Riau. 

Genda ditangkap di warung makan di wilayah Pekanbaru, pada Selasa, 24 Februari 2026, sekira pukul 22.00 WIB. 

Adapun Genda bersama Erwin pernah mengedarkan sat kilogram narkoba jenis sabu. 

“Berdasarkan hasil analisis IT dan penelusuran keberadaan target, diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan berusaha melarikan diri menuju wilayah Pekanbaru, Provinsi Riau,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 01 Maret 2026. 

Eko mengatakan, penangkapan bermula dari pengakuan Ko Erwin bahwa dalam mengedarkan narkoba tidak bertindak sendiri, melainkan bersama Genda. 

Genda berperan mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Saat diinterogasi, Genda mengakui bekerja sama dengan Ko Erwin mengedarkan 500 gram dan satu kilogram bersama Ko Erwin di Bima. 

“Yang diperoleh dari seseorang yang dikenal dengan sebutan Bos Aceh untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat,” tuturnya. 

Adapun sabu dibawa dari Jakarta menuju Bima melalui jalur darat menggunakan mobil Toyota Raize warna hitam milik Erwin. 

Setibanya di Hotel Marina Inn, Kota Bima, sekitar pukul 20.00 WITA, 500 gram sabu dibawa oleh Genda ke kamar nomor 415 untuk ditimbang ulang, kemudian barang tersebut disimpan di dalam kamar hotel. 

Kemudian, sabu diambil oleh Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP Maulangi

Sementara, 1 kg sabu diambil oleh seseorang bernama Awan (DPO) yang terlebih dahulu mengambil kunci mobil Toyota Raize warna hitam dengan nomor polisi B 2262 PRG di kamar 415. 

"Karena sabu tersebut disimpan di dalam kendaraan tersebut di dalam tas warna hitam. Setelah itu Awan (DPO) membawa narkotika tersebut dengan menggunakan sepeda motor,” ujarnya. 

Genda beserta barang bukti dibawa dan diamankan oleh Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC untuk dibawa ke kantor guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait jaringan peredaran narkotika tersebut. 

Sejumlah alat bukti yang diamankan yaitu, sabu seberat 500 gram, tiga buah foto copy KTP milik Genda, dua buah foto copy KTP milik Erwin Iskandar, satu kartu Lotte Member, satu buah kartu BPJS, dua buah ponsel, uang tunai sejumlah Rp.2.360.000, empat buah boarding pass, tiga buah kartu ATM, satu lembar kwitansi penyewaan satu unit kendaraan roda empat jenis Hicce. 

Diketahui sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika, Erwin Iskandar alias Ko Erwin

Erwin Iskandar merupakan bandar narkoba yang diduga menyetor uang Rp 2,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. (*/red)

Khamenei dan Tujuh Pejabat Tinggi Iran Terbunuh dalam Serangan AS-Israel

By On Senin, Maret 02, 2026

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei

TEHERAN, KabarViral79.Com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei tewas dalam perang yang dimulai oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke negaranya.

elain Khamenei, sejumlah pejabat hingga putri dan cucu Khamenei juga tewas dalam serangan itu. 

Diketahui sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026. 

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," ujar Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP. 

Pada Minggu, 01 Maret 2026, Iran mengkonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei, akibat serangan tersebut. Iran juga mengumumkan masa berkabung selama 40 hari. 

Dilansir dari CNN dan AFP, selain Khamenei, putri, menantu hingga cucu sang Pemimpin Tertinggi Iran itu juga tewas. 

Tak hanya itu, Komandan Garda Revolusi Iran, Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh juga tewas. 

Berikut daftar pejabat dan keluarga Khamenei yang tewas: 

1. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei 

2. Komandan IRGC Mayor Jenderal, Mohammad Pakpour 

3. Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani 

4. Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh 

5. Pejabat Intelijen Iran, Saleh Asadi 

6. Pejabat Penelitian Iran, Hossein Jabal Amelian 

7. Pejabat Penelitian Iran, Reza Mozaffari-Nia 

8. Penghubung pertahanan senior Iran, Mohammed Shirazi 

9. Putri Khamenei 

10. Menantu Khamenei 

11. Cucu Khamenei 


(*/red)

Safari Ramadan di Al Khairiyah, Gubernur Andra Soni Paparkan Program Sekolah Gratis

By On Senin, Maret 02, 2026

CILEGON, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Al Khairiyah dan pendirinya Brigjen KH Syam’un yang juga pahlawan nasional, memiliki sejarah besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. 

Di bidang pendidikan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah melaksanakan Program Pendidikan Gratis

Hal itu disampaikan Andra Soni pada Syirafah (Syiar Ramadan Al Khairiyah) yang diselenggarakan di Universitas Al Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu, 28 Februari 2026. 

“Syiar Ramadan Al Khairiyah di bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, mengajarkan kita tentang kepedulian, serta penguatan ukhuwah Islamiyah,” ujar Andra Soni. 

“Brigjen KH Syam'un, pahlawan nasional dari Banten sangat konsen pada sektor pendidikan,” imbuhnya. 

Andra Soni mengaku takjub atas perjuangan KH Syam’un pada tahun 1925 mendirikan Pesantren Salafi, Madrasah Al Khairiyah yang kini dikenal Universitas Al Khairiyah. 

Andra Soni menegaskan, beberapa hari ini Pemprov Banten keliling Safari Ramadan

“Kita diberi penghormatan oleh masyarakat luar biasa, dimana-mana kita bisa disambut. Padahal kita tahu tidak semua hal sudah kita kerjakan, masih banyak hal-hal yang belum kita kerjakan,” ucapnya. 

“Maka kita harus membalas penghormatan tersebut dengan kerja-kerja nyata, kerja-kerja dengan integritas untuk mewujudkan Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi", tegas Andra. 

Andra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemprov Banten telah memulai program sekolah gratis untuk SMA, SMK, SKh yang ada di Provinsi Banten. 

“Ini juga merupakan bagian dari perjuangan kita, bagian dari perjuangan aulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon dan Provinsi Banten,” tuturnya. 

“Alhamdulillah, kurang lebih sekitar 60.730 anak-anak kita mengikuti program sekolah gratis, yang Insya Allah tahun ini akan meningkat dan kita akan menyasar anak-anak yang dari sekolah agama,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga memohon doa dan dukungan dalam pengusulan Ki Wasyid sebagai Pahlawan Nasional. 

Sementara itu, Ketua Umum PB Al Khairiyah, KH Ali Mujahidin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memberikan support dan semangat kepada para generasi muda mahasiswa dalam rangka menjalankan Syiar Ramadan Al Khairiyah. 

Hal senada juga diungkap Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo. Ia mengucapkan terima kasih kepada Al Khairiyah yang sudah melakukan kontribusi yang sangat baik untuk Kota Cilegon. 

“Insya Allah kami siap sinergi dengan apa yang sudah dikerjakan oleh Pemprov Banten, terutama program-program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Pemprov Banten menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan saat Safari Ramadan. 

Bantuan tersebut diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji dan bantuan pendidikan, serta alat bantu untuk disabilitas berupa tongkat ketiak dan kursi roda. (Welfendry)

JK Sedih Pemimpin Iran Khamenei Wafat Imbas Serangan AS-Israel

By On Senin, Maret 02, 2026

Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). 

JAKARTA, KabarViral79.Com Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) menyatakan duka cita atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei

Diketahui, Khamenei wafat dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel, pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. 

"Dengan terbunuhnya Pimpinan Ali Khamenei, itu juga merupakan suatu hal yang sangat kita sayangkan. Kita bersedih dan berduka atas peristiwa tersebut," ujar JK kepada wartawan, di kawasan Jakarta Selatan, Minggu, 01 Maret 2026. 

JK juga menyayangkan serangan tersebut dilakukan di tengah proses perundingan antara AS dan Iran. 

“Dari segi etika, kalau sedang berunding jangan menyerang. Ini memang keadaan yang bagi kita semua sangat memprihatinkan,” ujarnya. 

JK turut menyoroti tindakan Amerika yang dinilai kerap melakukan penyerangan terhadap negara-negara yang dianggap tidak sepaham dengan mereka, seperti Venezuela dan sejumlah negara di Timur Tengah. 

“Ini memang menjadi bagian dari keprihatinan kita terhadap sikap dan kekerasan yang dilakukan Amerika terhadap Iran,” ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Iran, pada Minggu, 01 Maret 2026, mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dunia dalam serangan gabungan AS dan Israel pada Sabtu pagi. 

Pemerintah Republik Islam juga mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. 

Sejumlah kantor berita Iran, termasuk Tasnim, Mehr, dan Press TV, secara bersamaan melaporkan bahwa pemimpin berusia 86 tahun itu “gugur sebagai martir” dalam serangan tersebut. 

"Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dalam serangan gabungan oleh Amerika yang kriminal dan rezim Zionis,” demikian pernyataan Pemerintah Iran.

“Pada saat gugur sebagai Syahid, beliau sedang menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dan berada di tempat kerjanya ketika serangan tersebut terjadi,” lanjut pernyataan itu, sekaligus menepis klaim “perang psikologis rezim Zionis” yang menyebutkan bahwa pemimpin tertinggi tersebut bersembunyi di lokasi aman. 

"Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan menandai babak baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah,” demikian pernyataan kantor Presiden Masoud Pezeshkian, yang juga mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. (*/red)

Hadiri Peringatan HUT Kota Tangerang, Gubernur Andra Soni: Simbol Kota Maju di Banten

By On Senin, Maret 02, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengucapkan selamat hari jadi ke-33 Kota Tangerang

Dia mengatakan, Kota Tangerang diharapkan mampu menjaga pertumbuhan dan kemajuannya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengurangi kesenjangan wilayah agar pembangunan Provinsi Banten adil dan merata. 

“Dirgahayu yang ke-33. Sebagai kota mandiri, Kota Tangerang mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kota Tangerang sebagai salah satu simbol kota maju,” ujar Andra Soni usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Jl. Satria - Sudirman No. 1 Kota Tangerang, Sabtu, 28 Februari 2026. 

Menurut Andra Soni, daerah ini terus tumbuh tapi juga akan muncul permasalahannya yang semakin kompleks. 

Melalui pendekatan pentahelix, dirinya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Kota Tangerang. 

“Alhamdulillah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, hari ini merupakan salah satu daerah yang maju di Provinsi Banten. Sehingga selalu mohon ijin ke Pak Wali, waktu saya akan lebih banyak di wilayah Lebak dan Pandeglang awal-awal ini,” tambah Andra Soni. 

Upaya dari mengikis disparitas wilayah. Sehingga, semua daerah maju dan tumbuh bersama. 

Andra Soni juga mengharapkan, Kota Tangerang bisa terus menjaga pertumbuhan dan kemajuannya. 

Kota ini bisa memanfaatkan keuntungan wilayahnya yang berbatasan langsung dengan pusat perekonomian Indonesia. 

“Sejak 33 tahun lalu, Kota Tangerang banyak kemajuan. Dari sisi pendidikan dulu bangunan sekolahnya kita tahu bersama, sekarang bahkan sudah ada sekolah gratis satuan yang menjadi tanggung jawabnya,” ungkapnya. 

“Pemprov Banten juga meniru untuk SMA, SMK, dan SKh, Insya Allah seperti Kota Tangerang, kita akan masuk juga untuk sekolah yang berbasis agama satuan setingkat SMA sederajat,” tambah Andra Soni. 

Selain itu, Andra Soni mengungkapkan, Situ Cipondoh saat ini sertifikatnya  sudah kembali. Artinya, pengelolaan situ kembali ke Provinsi Banten. 

“Sekarang sedang dicek luasan HGU yang diberikan Pemprov Jabar dulu dengan luasan sekarang,” ujarnya. 

Situ Cipondoh, lanjutnya, nantinya tidak hanya untuk penampungan air. Situ juga akan dimanfaatkan untuk ekonomi dan berbagai hal positif oleh masyarakat. 

“Terkait sampah dan banjir, saat ini fokus menangani saluran air yang ada seperti Sungai Cirarab, Sungai Angke, dan sebagainya,” pungkas Andra Soni. 

Di tempat yang sama, Walikota Tangerang, Sachrudin mengatakan, Kota Tangerang sudah berusia 33 tahun. 

“Berbagai macam rintangan dan tantangan kita lalui bersama. Raihan pembangunan juga bisa kita rasakan bersama-sama,” ucapnya. 

“Ini berkat hasil kerja sama kolaborasi secara pentahelix. Mudah-mudahan Kota Tangerang di usia ke-33 tahun ini bisa maju dan sejahtera masyarakatnya,” kata Sachrudin. (Welfendry)

Menagih Janji Purbaya Bersihkan Bea Cukai

By On Minggu, Maret 01, 2026

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa

Oleh: Werdha Candratrilaksita

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebagian uang hasil korupsi disimpan dalam mobil operasional kasus importasi di Bea Cukai

Uang tersebut disiapkan untuk kebutuhan mendesak, termasuk dialirkan kepada oknum lainnya, atau untuk keperluan pribadi tersangka Budiman Bayu Prasojo, mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, dan Sisprian, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat P2 DJBC. 

Dengan penyimpanan uang hasil suap di beberapa mobil operasional, para oknum Bea Cukai tidak perlu mengambil uang dari safe house

Informasi itu disampaikan oleh Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kepada media. 

Penemuan itu tindak lanjut dari terbongkarnya rumah atau apartemen penyimpanan uang para oknum bea cukai, yang mereka sebut sebagai safe house. 

Sebelum kasus Budiman, KPK juga mengamankan 17 orang dan menetapkan enam tersangka untuk kasus dugaan pengondisian jalur merah yang seharusnya mewajibkan pemeriksaan fisik barang impor. 

Penyidikan kasus tersebut tengah dikembangkan KPK. 

Korupsi di Bea Cukai sudah sangat akut. Publik menuntut janji Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa untuk membersihkan Bea Cukai. 

Purbaya jangan hanya mengancam. Ia perlu membuktikan keseriusannya dengan berhentikan pejabat level pimpinan tinggi (eselon II) dan administrator (menengah). 

Dengan demikian, harapannya proses penyidikan KPK akan menjadi “bola salju” untuk menemukan pelaku lain, baik untuk kasus yang sama maupun kasus berbeda. 

Dalam perspektif teori administrasi publik dan hukum acara, pembebasan sementara dari jabatan (temporary removal from office) bukanlah bentuk penghukuman, melainkan instrumen preventif untuk menjaga independensi dan efektivitas proses penyidikan. 

Prinsip ini sejalan dengan asas due process of law dan doktrin preventive suspension yang berkembang dalam tata kelola modern. 

Pejabat yang diduga terlibat tindak pidana korupsi perlu dinonaktifkan agar tidak menggunakan kewenangan strukturalnya untuk memengaruhi saksi, merusak atau menghilangkan barang bukti, maupun mengintervensi alur informasi internal. 

Dalam literatur tata kelola pemerintahan, mekanisme ini dipandang sebagai bagian dari integrity system, yakni sistem pengamanan institusional untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan tanpa hambatan kekuasaan birokratik. 

Secara teoretik, Robert Klitgaard (1988) dalam rumus klasiknya, yakni Corruption = Monopoly + Discretion – Accountability, menunjukkan bahwa ketika kewenangan (discretion) tetap melekat pada individu yang sedang diperiksa, maka risiko distorsi akuntabilitas meningkat tajam. 

Oleh karena itu, pencabutan sementara kewenangan jabatan menjadi langkah rasional untuk memutus kombinasi monopoli dan diskresi yang berpotensi memperbesar praktik obstruksi penyidikan (obstuction of justice). 

Pembebasan jabatan dalam konteks ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan strategi struktural untuk menutup ruang konsolidasi jaringan koruptif para oknum DJBC. 

Lebih jauh, dalam kerangka teori deterrence (Becker, 1968), sinyal organisasi untuk menonaktifkan pejabat yang terindikasi kuat terlibat korupsi akan menciptakan efek gentar bagi aktor lain dalam jaringan yang sama. 

Pesan kelembagaan menjadi jelas: jabatan bukan tameng, dan kekuasaan bukan pelindung. Tanpa langkah tegas tersebut, institusi justru mengirimkan sinyal ambigu yang bisa dimaknai sebagai toleransi diam-diam terhadap penyalahgunaan kewenangan. 

Karena itu, pembebasan jabatan sementara pejabat-pejabat kunci bukan hanya soal teknis birokrasi, melainkan soal desain kebijakan antikorupsi. Ia adalah bagian dari manajemen risiko kelembagaan dalam situasi krisis integritas. 

Jika safe house saja bisa ada di dalam sistem, maka menjaga agar jabatan tidak menjadi “safe space” bagi tersangka adalah keharusan moral dan administratif. Tanpa itu, janji membersihkan Bea Cukai hanya akan menjadi retorika, bukan reformasi nyata. 

Purbaya harus membuktikan bahwa keberaniannya bukan retorika. Publik tentu masih ingat pernyataannya yang mengancam akan “merumahkan” pegawai DJBC yang terindikasi bermasalah. Namun, setelah satu demi satu kasus terungkap, janji itu tak kunjung diwujudkan secara nyata dan terukur. 

Ancaman tanpa realisasi justru berisiko menjadi bumerang moral: ia menciptakan ekspektasi publik, tetapi ketika tidak dipenuhi, yang lahir adalah kekecewaan dan erosi kepercayaan. 

Dalam teori kepemimpinan transformasional (Burns, 1978), legitimasi seorang pemimpin bukan ditentukan oleh kerasnya pernyataan, melainkan oleh konsistensi antara kata dan tindakan. 

Saya sebelumnya menulis di Kompas.com mengenai adanya clique di lingkungan DJP dan DJBC, yakni jejaring informal yang membentuk solidaritas internal berbasis angkatan, unit, atau kedekatan kultural. 

Observasi saya menunjukkan bahwa korupsi jarang berdiri sebagai tindakan individual yang terisolasi. Ia bekerja dalam pola jejaring (networked corruption), di mana aktor-aktor saling mengetahui, saling melindungi, dan pada titik tertentu saling bergantung. 

Dalam literatur kejahatan terorganisir, fenomena ini disebut sebagai collusive network, yakni struktur hubungan yang memungkinkan distribusi risiko dan perlindungan timbal balik. 

Dengan pola demikian, membongkar satu simpul tanpa memutus jejaringnya hanya akan memunculkan simpul baru di tempat lain. 

Reaksi yang saya terima setelah tulisan tersebut terbit justru memperkuat dugaan itu. Saya seolah diposisikan sebagai “lawan” pegawai pajak dan bea cukai. 

Saya bahkan dikeluarkan dari grup angkatan STAN oleh seorang pegawai pajak yang bertindak sebagai admin grup. 

Peristiwa itu mungkin tampak sepele, tetapi secara sosiologis telah menunjukkan bagaimana solidaritas korps dapat berubah menjadi solidaritas defensif. 

Alih-alih menjadikan kritik sebagai bahan refleksi, respons yang muncul justru eksklusi sosial terhadap pengkritik. 

Dalam teori organisasi, fenomena ini dikenal sebagai groupthink (Janis, 1972), ketika kohesi kelompok lebih diprioritaskan daripada evaluasi rasional atas masalah internal.

Solidaritas tentu merupakan nilai penting dalam birokrasi. Namun, solidaritas yang melampaui batas etika dan berubah menjadi perlindungan diam-diam terhadap pelanggaran adalah persoalan serius. 

Jika jejaring itu benar ada, maka korupsi bukan lagi sekadar deviasi oknum, melainkan kegagalan sistemik dalam tata kelola dan budaya organisasi. 

Di titik inilah keberanian Purbaya diuji. Membersihkan institusi bukan hanya soal menangkap pelaku yang sudah terungkap, tetapi juga memutus mata rantai jejaring yang membuat praktik itu terus berulang. 

Tanpa diikuti tindakan struktural, mulai dari pembebasan jabatan, mutasi lintas unit, audit independen, hingga membuka ruang perlindungan bagi pelapor; retorika reformasi hanya akan menjadi “tong kosong” di tengah publik yang semakin skeptis. 

Jika safe house bisa ada dalam sistem, maka clique yang saling melindungi juga bukan hal yang mustahil. 

Apakah Purbaya berani membongkar hingga ke akarnya atau cukup berhenti pada tataran simbolik?

Penulis adalah seorang Civitas Academica. 

Sumber: kompas.com

HRD Desak Kementerian PU Percepat Perbaikan Tanggul Irigasi Pante Labu Aceh Timur Akibat Banjir

By On Minggu, Maret 01, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Aceh II, H. Ruslan M. Daud (HRD). 

LHOKSUKON, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Dapil Aceh II, H. Ruslan M. Daud (HRD), mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera I untuk segera memperbaiki tanggul irigasi yang putus di Desa Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, yang terhubung dengan Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara

Tanggul yang berfungsi ganda sebagai jalur irigasi dan akses jalan penghubung antar desa itu rusak parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. 

Peninjauan lapangan dilakukan HRD pada Jumat, 27 Februari 2026, didampingi Irsyadi, Teuku Zainal Abidin, serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Timur. Rombongan melihat langsung kerusakan badan tanggul yang kini memutus akses warga. 

“Kerusakan tanggul ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Yang paling memprihatinkan, anak-anak sekolah terpaksa naik rakit atau sampan untuk menyeberang ke desa sebelah demi bisa bersekolah,” ujar HRD. 

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena terkait keselamatan warga dan hak anak untuk mendapatkan pendidikan. 

Warga setempat menyebutkan, banyak pelajar dari Desa Pante Labu bersekolah di Desa Rumoh Rayeuk karena lokasinya paling dekat. Namun, sejak tanggul yang juga difungsikan sebagai akses jalan terputus, jalur vital tersebut tidak lagi bisa dilalui. 

HRD menilai situasi ini sebagai alasan kuat untuk mempercepat penanganan. 

Menurut HRD, pemulihan tanggul tidak hanya menyangkut akses pendidikan, tetapi juga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil panen serta mobilitas harian warga. 

Dari pihak pemerintah pusat, Budi Setiadi, selaku PPK Operasi dan Pemeliharaan Satker OP BWS Sumatera I menyatakan bahwa perbaikan tanggul akan segera dilakukan. 

“Kami akan menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan dan berkoordinasi untuk percepatan pelaksanaan,” ujarnya. 

HRD menegaskan komitmennya untuk mengawal proses tersebut. 

"Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan, pendidikan anak-anak, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Pekerjaan ini harus diprioritaskan dan segera direalisasikan,” tutupnya. (Joniful Bahri)

Warga Juli Teupin Mane Bireuen Bingung Soal Huntara-Huntap, Khawatir Kehilangan Hak Rumah Permanen

By On Minggu, Maret 01, 2026

Mutia, salah seorang warga terdampak banjir dan tanah longsor, di Desa Juli Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kebingungan menyelimuti warga Gampong Juli Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, terkait rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir dan tanah longsor. 

Minimnya sosialisasi dari pemerintah membuat warga tidak memahami perbedaan kedua skema tersebut, bahkan khawatir kehilangan hak atas rumah permanen jika menerima Huntara. 

“Kami butuh Huntara,” kata Mutia, perwakilan korban banjir saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama sekaligus Reses dan penyerapan aspirasi anggota DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), di Meunasah desa setempat, Sabtu, 28 Februari 2026. 

Mutia menyampaikan, banyak warga berasumsi penerimaan Huntara bisa menggugurkan hak mereka untuk mendapatkan Huntap yang bersifat permanen. 

“Kami pikir setelah dapat Huntara, kami tidak dapat lagi Huntap. Sekarang kami baru tahu kalau Huntara dan Huntap adalah hak kami sebagai korban bencana,” ujarnya di hadapan HRD, perangkat desa, dan ratusan warga. 

Ia menilai, kurangnya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menjadi penyebab utama kebingungan warga. 

Menurutnya, sebagian penyintas justru diarahkan memilih Dana Tunggu Hunian (DTH), sementara kebutuhan warga sesungguhnya adalah kejelasan mengenai pembangunan rumah layak huni. 

“Kebutuhan utama warga adalah rumah tetap agar memiliki kepastian tempat tinggal. Namun ketidakjelasan informasi membuat warga diliputi kekhawatiran. Kami para korban banjir dan tanah longsor jadi kalang kabut,” ucap Mutia sambil menangis. 

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) saat buka puasa bersama dan serap aspirasi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor, di Desa Juli Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh, Sabtu, 28 Februari 2026. 

Mutia kemudian menceritakan kondisi ayahnya yang telah berusia sekitar 70 tahun. Sejak rumah mereka terdampak banjir, sang ayah harus berpindah-pindah dari satu lokasi pengungsian ke lokasi lainnya, bahkan sempat mengungsi ke desa tetangga. 

Setiap hari, sang ayah kembali ke desa untuk mencari informasi tentang kepastian pembangunan rumah. 

“Orang tua ingin hidup tenang. Tapi karena tidak punya tempat tinggal, ayah saya mondar-mandir. Hari ini ayah saya masuk rumah sakit,” katanya terbata. 

Mutia menambahkan, warga sudah berulang kali menanyakan kepastian pembangunan hunian kepada aparatur desa maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun hingga kini belum ada informasi pasti terkait waktu pembangunan. 

“Survei terus dilakukan berulang kali, tapi kapan dibangun rumah yang layak untuk kami, tidak ada kejelasan," ujarnya. 

Situasi ini membuat warga berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi mereka membutuhkan tempat tinggal sementara yang bisa segera dihuni. Di sisi lain, mereka menginginkan jaminan bahwa hunian permanen benar-benar akan direalisasikan. 

Saat Mutia menanyakan kepada ratusan warga yang hadir apakah mereka setuju diusulkan pembangunan Huntara, warga serempak menjawab “Setuju.” 

Namun ia menegaskan, persetujuan itu muncul di tengah informasi yang serba tidak jelas terkait hak-hak mereka sebagai korban bencana. 

“Kami tidak paham apa itu Huntara, apa itu Huntap. Tidak pernah diberikan pemahaman secara jelas,” pungkas Mutia. (Joniful Bahri)

Alumni SPM Bahari Jaya Cilegon Bagikan Takjil Ramadhan di Sekitar Alun-Alun Serang

By On Minggu, Maret 01, 2026

 


SERANG, KabarViral79.ComAlumni Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Bahari Jaya Cilegon angkatan II, membagikan takjil Ramadhan kepada warga dan pengendara di kawasan Alun-Alun Kota Serang, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan yang digelar di area sekitar lapangan utama Alun-Alun Serang merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap sesama, terutama mereka yang masih berkutat dengan aktivitas pekerjaan di luar ruangan saat menjelang waktu berbuka puasa. Takjil yang dibagikan berasal dari hasil iuran bersama para alumni yang terkumpul secara sukarela.

“Kita sebagai alumni merasa perlu berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Banyak saudara kita yang bekerja keras dari pagi hingga menjelang magrib di sekitar kawasan ini, mungkin tidak sempat menyiapkan makanan untuk berbuka. Melalui kegiatan ini, dengan dukungan iuran dari seluruh alumni yang berpartisipasi, kita ingin memberikan sedikit kontribusi agar mereka bisa berbuka dengan nyaman,” ujar Delvi salah seorang alumni.

Senada dikatakan Yosep Alumni lainnya. Iya menjelaskan takjil tersebut disiapkan secara bersama-sama oleh para alumni selama beberapa hari sebelumnya.

“Takjil ini terkumpul dari hasil iuran para alumni SPM BJ angkatan II,” jelasnya.

Nurul, alumni lain yang turut terlibat, menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni sekaligus mengingat nilai-nilai gotong royong yang diajarkan selama di sekolah.

“Kita memilih lokasi sekitar Alun-Alun Serang karena menjadi titik kumpul bagi banyak pekerja yang bergerak di sektor transportasi dan pedagang kecil. Semua yang kita lakukan berasal dari kontribusi masing-masing alumni, dan kita berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun dan bahkan bisa menjangkau lebih banyak orang di masa depan,” ujarnya.

Menurut Nurul, banyak penerima takjil yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan, menyebutkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang sedang menjalankan aktivitas pekerjaan.

“Selain menjadi ajang temu akrab, aksi ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama alumni angkatan II juga wujud kepedulian sosial kepada masyarakat,” ucapnya.

Irak Umumkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk Khamenei

By On Minggu, Maret 01, 2026

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

JAKARTA, KabarViral79.Com - Pemerintah Irak mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Irak ikut berduka. 

"Dengan kesedihan dan dukacita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terhormat dan seluruh umat Islam atas kemartiran ulama dan mujahid, Pemimpin Tertinggi, Yang Mulia Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang kami anggap sebagai salah satu tokoh utama keluarga Nabi," kata Juru Bicara Pemerintah Irak, Bassem Al-Awadi, dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Irak (INA) seperti dilansir Al-Jazeera, Minggu, 01 Maret 2026. 

Irak menyatakan, serangan ke Iran merupakan tindakan tercela. 

Irak menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional

"Sebagai akibat dari agresi yang terang-terangan dan tindakan tercela yang melanggar semua norma kemanusiaan dan moral, dan jelas melanggar hukum dan konvensi internasional," ujarnya. 

Khamenei tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu, 28.Februari 2026. 

Iran kemudian mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan 7 hari libur nasional untuk berduka atas tewasnya Khamenei. 

Selain itu, Iran juga meluncurkan serangan balasan ke 27 pangkalan AS di kawasan Arab. Salah satu pangkalan AS yang menjadi target serangan balasan Iran berada di Irak. (*/red) 

Hutan Perhutani Lebak Selatan Dijarah Tambang Ilegal, PPWI Desak PLN dan Aparat Bertindak

By On Minggu, Maret 01, 2026

 

Salah satu tambang batubara ilegal di lahan pergutani wilayah RPH Panyaungan Timur Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak

LEBAK, KabarViral79.Com – Aktivitas penambangan batubara ilegal di kawasan Perum Perhutani RPH Panyaungan Timur, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, dilaporkan semakin menjamur. Meski beroperasi di atas lahan milik negara, kegiatan tanpa izin ini terus meluas di sejumlah titik di Desa Karangkamulyan dan Desa Panyaungan tanpa tersentuh hukum.

Berdasarkan investigasi lapangan yang dilakukan baru-baru ini, ditemukan praktik penggalian batubara terbuka yang merusak ekosistem hutan secara signifikan.Selain kerusakan lingkungan, tim di lapangan juga menemukan bentangan kabel listrik yang semrawut di setiap lubang tambang.

Kabel-kabel tersebut diduga kuat merupakan aliran listrik resmi dari PLN yang disalahgunakan sebagai sumber energi utama operasional tambang bawah tanah. Kondisi ini memicu dugaan adanya pembiaran dari oknum petugas, mengingat aktivitas tetap berlangsung meskipun pihak RPH Panyaungan Timur sebelumnya telah melakukan operasi gabungan dan memasang plang larangan.

Menanggapi kondisi yang kian mengkhawatirkan tersebut, Ketua Simpul Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Lebak Selatan, Ucup Supriadi, mendesak tindakan nyata dari instansi terkait.

“Kami meminta pihak Perum Perhutani dan PLN untuk segera turun ke lokasi di setiap titik wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Panyaungan Timur, baik yang masuk wilayah Desa Panyaungan maupun Desa Karangkamulyan. Harus ada penertiban secara tegas dan menyeluruh,” tegas Ucup pada Minggu (1/3/2026).

Ucup juga menyoroti risiko fatal dari penggunaan listrik ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan. Menurutnya, selain merugikan keuangan negara, praktik tersebut sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan kerja yang mengancam nyawa.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar aset negara tidak terus dirusak oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.

Tanpa langkah reklamasi dan pengawasan ketat, wilayah hutan tersebut kini membayangi ancaman kerusakan lingkungan permanen yang akan merugikan masyarakat luas di masa depan.

(Tim/Red)

Gubernur Andra Soni Dukung Evaluasi BPKP untuk Pastikan Efektivitas APBD 2026

By On Sabtu, Februari 28, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyambut baik pelaksanaan Evaluasi Pengumpulan Informasi Awal Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah Tahun 2026 bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Evaluasi yang dilakukan BPKP bertujuan untuk memastikan efektivitas perencanaan dan penganggaran daerah, khususnya pada lima sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, kemiskinan, stunting, dan ketahanan pangan

"Kami menyambut baik BPKP melakukan evaluasi terkait dengan korelasi program pemerintah daerah untuk lima sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, kemiskinan, stunting dan ketahanan pangan," ujar Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat, 27 Februari 2026. 

Menurutnya, evaluasi eksternal penting untuk memastikan efektivitas perencanaan dan penganggaran daerah. Termasuk untuk memastikan keselarasan program pemerintah pusat dan pemerintah pada APBD 2026

"Sebagai Kepala Daerah, tentu saya memerlukan evaluasi dari pihak lain untuk melihat sejauh mana efektivitas perencanaan, serta keselarasan antara program pemerintah pusat dan daerah yang tercermin dalam APBD dan program kerja tahun 2026,” ujarnya. 

Andra Soni juga menekankan, evaluasi tersebut penting dalam memastikan program-program yang disusun selaras dengan target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD

Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersikap kooperatif dan proaktif dalam menyerahkan data yang dibutuhkan. 

“Saya minta seluruh OPD menyerahkan data secara lengkap, data itu sudah ada, tinggal disampaikan dan kita koordinasikan bersama agar proses evaluasi berjalan baik. Harus ada komitmen karena BPKP hadir untuk membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam pelaksanaan pembangunan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Banten, Rusdy Sofyan mengatakan, evaluasi tersebut difokuskan pada perencanaan dan penganggaran tahun 2026 di lima sektor prioritas nasional yang juga menjadi perhatian di seluruh Indonesia. 

Evaluasi tersebut, kata dia, bukan audit tapi untuk memberikan masukan dalam penyusunan anggaran. 

“Kami akan melakukan evaluasi perencanaan dan penganggaran. Ini bukan audit, melainkan evaluasi untuk memberikan masukan perbaikan," ujarnya. 

"Jika terdapat ketidaktepatan antara output dan outcome yang berpotensi menghambat pencapaian program, akan kami sampaikan sebagai rekomendasi,” imbuhnya. 

Dia menjelaskan, lima sektor dipilih karena merupakan program prioritas nasional dengan hasil cepat (quick wins) yang menjadi fokus pemerintah pusat. 

Evaluasi akan dimulai dengan pengumpulan informasi awal, termasuk asersi atau pernyataan manajemen terkait jumlah dan rincian program pada masing-masing sektor. 

“Program akan kami uji kesesuaiannya dengan RKPD dan RPJMD, serta dinilai efektivitas dan efisiensinya dalam mendukung tujuan pembangunan daerah. Proses ini membutuhkan waktu karena diawali dengan pengumpulan informasi, pengujian, hingga analisis mendalam terhadap kegiatan,” pungkasnya. (Welfendry)

Mata Elang Penusuk Advokat di Tangerang Ditangkap Polisi saat Kabur

By On Sabtu, Februari 28, 2026

Penangkapan seorang mata elang (matel) yang kabur naik bus setelah menusuk Advokat di Tangerang

TANGERANG, KabarViral79.Com - Debt collector atau 'mata elang' (matel) berinisial JBI yang menusuk Advokat, Bastian Sori, di Kelapa Dua, Tangerang, Banten, berhasil ditangkap Polisi. 

Pelaku ditangkap di Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah (Jateng, saat hendak melarikan diri. 

Dalam video yang beredar, Sabtu, 28 Februari 2026, terlihat pelaku ditangkap di dalam sebuah bus. 

Awalnya, penyidik memberhentikan mobil di pinggir tol, kemudian berjalan kaki menuju bus tersebut. 

Pelaku sudah berada di dalam bus mengenakan jaket berwarna abu-abu. Kemudian penyidik masuk ke dalam bus untuk menangkap pelaku. 

Lampu bus dinyalakan dan pelaku diringkus tanpa perlawanan. Saat ditanya penyidik, pelaku mengatakan bahwa ia kabur hanya seorang diri.

Penyidik kemudian membawa pelaku ke gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Diketahui sebelumnya, Polisi mengidentifikasi tiga pelaku terkait debt collector atau matel yang menusuk Advokat Bastian Sori di Kelapa Dua, Tangerang. Dua pelaku lainnya masih dalam pencarian. 

"Identifikasi satu pelaku penusukan, dua lagi masih dicari," ujar Kapolres Metro Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Boy Jumalolo kepada wartawan, Rabu, 25 Februari 2026. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangsel, AKP Wira mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku. 

"Sementara masih kita selidiki untuk para pelakunya. Mohon doanya semoga penyelidikan dari Satreskrim Polres Tangerang Selatan, Polsek Kelapa Dua, dan backup dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera mendapatkan hasil," tuturnya. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menambahkan, pelaku ditangkap di sebuah bus. 

Saat itu, kata dia, pelaku dalam perjalanan melarikan diri setelah menusuk korban. 

"Diamankan di bus, pada saat mau melarikan diri," ujarnya. (*/red)

Kurang dari 24 Jam, Satresnarkoba Bener Meriah Ringkus Pemasok 18 Paket Sabu

By On Sabtu, Februari 28, 2026

Polisi berhasil menyita berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan peredaran narkotika di Bener Meriah

BENER MERIAH, KabarViral79.Com - Upaya pemberantasan narkotika kembali membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah pengungkapan 18 paket sabu di Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, pada Kamis, 26 Februari 2026 malam, Satresnarkoba Polres Bener Meriah berhasil menangkap pemasok utama yang diduga memasok barang haram tersebut. 

Penangkapan pertama terhadap MZ mengantarkan penyidik pada identitas pemasok berinisial HM (36), yang kemudian diburu ke wilayah Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara

Kapolres Bener Meriah, Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan cepat dari tim Satresnarkoba. 

“Setelah mengamankan MZ beserta 18 paket sabu pada Kamis malam, kami langsung melakukan pendalaman. Dari pemeriksaan, diperoleh informasi bahwa barang tersebut berasal dari HM di wilayah Nisam Antara. Tim kemudian bergerak melakukan pengejaran,” ujar Kapolres. 

Penangkapan pemasok utama pada Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, tim Satresnarkoba melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara. 

Saat penggerebekan berlangsung, HM sempat mencoba kabur, namun berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti. 

Dalam penggeledahan badan dan rumah, Polisi menyita berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan peredaran narkotika, yakni empat paket kecil plastik putih dan tiga paket plastik klip merah berisi sabu dengan berat bruto sekitar empat gram. 

Selain itu, satu timbangan elektrik kecil warna silver hitam; satu dompet kecil motif orange; dua unit handphone (Vivo biru dongker dan Oppo hitam); satu bong; satu mancis; uang tunai Rp 1.300.000 yang diduga hasil transaksi sabu. 

Seluruh barang bukti bersama tersangka HM telah dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Bener Meriah untuk proses hukum lebih lanjut. 

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. (Joniful Bahri)

DPW PKB Aceh Buka Pendaftaran Calon Ketua DPC 2026-2031, HRD Ajak Kader dan Tokoh Aceh Ambil Peran

By On Sabtu, Februari 28, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) saat berpidato dan resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh, untuk masa kepengurusan 2026-2031

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - DPW PKB Aceh resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh untuk masa kepengurusan 2026-2031. Proses pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 15 Maret 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) mengajak seluruh kader potensial PKB di Aceh agar turut mengambil peran dalam memperkuat kepemimpinan partai di tingkat Kabupaten/Kota. 

Ia menegaskan, kesempatan terbuka bagi semua kader yang memiliki kapasitas dan komitmen terhadap perjuangan politik PKB. 

“DPW PKB Aceh membuka ruang seluas-luasnya bagi kader internal baik pengurus, anggota DPRK maupun anggota DPRA untuk mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPC,” ujar HRD. 

Selain kader internal, HRD juga mengundang tokoh masyarakat, profesional, akademisi, pengusaha, kalangan dayah, aktivis sosial, pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan hingga mantan birokrat untuk bergabung memperkuat PKB di tingkat daerah. 

Menurutnya, PKB adalah rumah politik yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi kemaslahatan masyarakat Aceh. 

Terkait persyaratan, HRD menegaskan, proses administrasi dibuat sederhana. Setiap calon cukup mengirimkan Curriculum Vitae (CV) ke email pkb_aceh@pkb.or.id atau menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor 0813 6010 9482 selama masa pendaftaran. 

“Format CV bebas, silakan buat selengkap dan seinformatif mungkin,” ujar HRD. 

Tahapan berikutnya, para pendaftar yang dinilai berpotensi akan dibawa ke forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret hingga 20 April 2026. 

Setelah itu, kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PKB

HRD menegaskan, keputusan akhir penetapan Ketua DPC berada sepenuhnya di tangan DPP sesuai mekanisme organisasi. 

Lebih jauh, HRD menjelaskan, PKB bukan hanya partai politik elektoral, tetapi sarana perjuangan sosial untuk menghadirkan kemanfaatan publik. 

Ia juga memberi perhatian khusus kepada generasi muda Aceh, terutama dari kalangan santri dan dayah, agar tidak menjauhi dunia politik. 

“PKB adalah perahu perjuangan. Politik adalah alat untuk menghadirkan kemaslahatan umat melalui jalur kebijakan,” tegasnya. 

Sebagai langkah penguatan kelembagaan, DPW PKB Aceh telah membentuk Tim Penataan Struktur dan Panitia Seleksi DPC PKB se-Aceh atau Tim Lima yang bertugas melakukan pemetaan, penjaringan, dan seleksi bakal calon. 

Tim ini diketuai oleh Muhammad Adam dengan anggota Salihin, Rijaluddin, Amiruddin M. Daud, dan Tgk. Zulfikar. 

DPW PKB Aceh berharap, proses ini dapat melahirkan kepemimpinan DPC yang kuat, inklusif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. (Joniful Bahri)