-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

GMAKS Minta Kapolri Usut Tuntas Dugaan Jalan Rusak di Gardu Tanjak Pandeglang Sesuai UUD LLAJ

By On Selasa, Februari 24, 2026

 


PANDEGLANG, KabarViral79.Com – Menanggapi insiden kecelakaan yang diduga merenggut nyawa akibat jalan rusak di wilayah Gardu Tanjak, Pandeglang, Ketua Umum Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS), Saeful Bahri, angkat bicara. Ia mendesak Kapolri untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan kelalaian penyelenggara jalan di lokasi tersebut.

Saeful menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah namun dibiarkan tanpa perbaikan segera merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Menurutnya, ada sanksi pidana bagi penyelenggara jalan yang membiarkan kerusakan jalan hingga mengakibatkan kecelakaan.

“Kami meminta Kapolri melalui jajaran di bawahnya untuk segera melakukan penyelidikan. Jangan sampai nyawa rakyat melayang sia-sia hanya karena pembiaran infrastruktur yang tidak layak,” ujar Saeful dalam keterangannya kepada media.

Ia menjelaskan bahwa dalam Pasal 273 UU LLAJ, penyelenggara jalan dapat dipidana jika tidak segera memperbaiki jalan rusak yang mengakibatkan luka ringan, luka berat, hingga kematian. Saeful menilai, fakta di lapangan menunjukkan adanya unsur kelalaian yang fatal dari pihak terkait.

“Hukum harus ditegakkan secara adil. Jika masyarakat kecil yang melanggar aturan lalu lintas langsung ditindak, maka penyelenggara jalan yang lalai hingga menyebabkan kematian juga harus diproses hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saeful menyayangkan sikap diamnya otoritas tertinggi di Banten terkait persoalan ini. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi atau langkah konkret yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan pertanggungjawaban moral kepada keluarga korban.

“Ketidakhadiran pemerintah dalam memberikan keterangan resmi menunjukkan kurangnya empati terhadap keselamatan warga. Padahal, akses jalan yang aman adalah hak dasar setiap pengguna jalan,” tambahnya.

Sebagai penutup, GMAKS meminta Gubernur Banten untuk memecat oknum pejabat DPUPR Banten yang terbukti lalai menjalankan amanah UU LLAJ yang telah diatur oleh Pemerintah pusat.

Jejak Ketangguhan dari Balik Banjir Bandang Toweren, Takengon Aceh Tengah

By On Senin, Februari 23, 2026

Tim BNPB bersama aparatur desa turun langsung memimpin proses pembersihan kayu gelondongan di kawasan Kampung Toweren, Aceh Tengah.  

TAKENGON, KabarViral79.Com - Di bawah naungan perbukitan dataran tinggi Gayo, hamparan hijau Kampung Toweren biasanya menyuguhkan ketenangan khas alam pegunungan. 

Namun akhir November 2025, ketenangan itu berubah menjadi kepanikan ketika hujan ekstrem akibat Siklon Senyar mengguyur wilayah hulu dalam durasi panjang. Lereng-lereng bukit di kawasan Lut Tawar tak mampu lagi menahan limpasan air. 

Apa yang menyusul bukan sekadar banjir biasa. Arus air berkecepatan tinggi membawa massa lumpur disertai ratusan gelondongan kayu hutan, menghantam permukiman dan menyapu lahan persawahan urat nadi ekonomi masyarakat Aceh Tengah. 

Sawah yang Berubah Menjadi “Hutan Kayu”

Pasca banjir, lanskap Toweren berubah drastis. Pada petak-petak sawah yang biasanya hijau, kini terhampar pemandangan tak lazim: tumpukan batang-batang kayu besar yang saling berhimpitan, bercampur sedimen lumpur tebal. 

Para petani hanya bisa berdiri terpaku, menyaksikan lahan mata pencaharian mereka berubah menyerupai “hutan mini” yang tumbuh dalam semalam. 

Bukan hanya aktivitas bertani terhenti; sebagian warga harus menunda masa tanam hingga waktu yang belum dapat dipastikan. 

"Kami tidak tahu harus mulai dari mana. Kayunya terlalu besar, lumpurnya terlalu tebal," ujar seorang petani yang ikut menyaksikan proses pembersihan. 

BNPB Turun Tangan, Pemulihan Dimulai

Menyadari urgensi situasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat. Pada Minggu, 22 Februari 2026 kemain, tim BNPB bersama aparatur desa turun langsung memimpin proses pembersihan. 

Prioritas utama: membebaskan lahan pertanian dari himpitan kayu dan mengeruk endapan lumpur agar masa tanam dapat kembali dikejar. 

Material kayu dievakuasi ke lahan-lahan kosong yang lebih stabil, jauh dari area persawahan. Upaya ini menjadi langkah awal membuka akses dan menentukan pola kerja gotong-royong untuk beberapa hari ke depan. 

Tim BNPB bersama aparatur desa turun langsung memimpin proses pembersihan kayu gelondongan di kawasan Kampung Toweren, Aceh Tengah.  

Masyarakat Mengubah Bencana Menjadi Berkah

Di tengah kelelahan memulihkan kampung, masyarakat Toweren menunjukkan daya adaptasi yang luar biasa. Kayu-kayu gelondongan yang terbawa banjir tidak dijadikan beban, melainkan peluang. 

Warga memilah kayu yang layak pakai untuk memperbaiki rumah yang rusak, membuat pagar, hingga menjadi persediaan kayu bakar. 

“Setidaknya ada yang bisa dimanfaatkan dari apa yang dibawa air,” ucap Aman Sunardi seorang warga yang tengah menata gelondongan untuk digunakan sebagai bahan bangunan. 

Strategi memanfaatkan material sisa bencana bukan hanya menghemat biaya perbaikan rumah, tetapi juga mempercepat pemulihan tanpa harus menunggu bantuan material dari luar. 

Tantangan Besar, Optimisme Lebih Besar

Meski gotong-royong sudah berjalan, volume kayu yang besar dan luasnya area terdampak menjadi tantangan utama. 

BNPB bersama lintas Kementerian dan lembaga sudah berkomitmen menambah alat berat untuk mempercepat proses pembersihan sebuah kebutuhan mendesak mengingat banyak kayu berdiameter besar mustahil dipindahkan secara manual. 

Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi modal utama bangkitnya Toweren. 

Optimisme mulai tumbuh bahwa hamparan sawah yang kini tertutup lumpur dapat kembali subur, dan tumpukan kayu sisa banjir justru bisa menjadi pijakan awal membangun kembali desa. 

Toweren kini bukan hanya cerita tentang banjir bandang, tetapi tentang ketangguhan sebuah kampung yang memilih bangkit, mengolah luka menjadi daya, dan menata masa depan dari serpihan bencana. (Joniful Bahri)

Safari Ramadhan 1447 H Pemkab Bireuen Dimulai, Bupati dan Wabup Kunjungi Masjid Al Ikhlas Alue Krueb

By On Senin, Februari 23, 2026

Pemkab Bireuen memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Agenda perdana ini berlangsung di Masjid Al Ikhlas Alue Krueb, Desa Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Senin, 23 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah. 

Agenda perdana ini berlangsung di Masjid Al Ikhlas Alue Krueb, Desa Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Senin, 23 Februari 2026. 

Safari Ramadhan tahun ini terbagi dalam dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen. Sementara Tim II dipimpin oleh Wakil Bupati Bireuen. Pada kegiatan perdana ini, kedua tim hadir bersamaan dan menyapa masyarakat setempat. 

Kegiatan diawali dengan penyantunan 20 anak yatim dari wilayah sekitar, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama masyarakat, para tokoh gampong, serta unsur pemerintahan, menciptakan suasana hangat penuh kekeluargaan. 

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan hangat masyarakat Desa Alue Krueb. 

"Kami memohon doa dan dukungan agar kami tetap istiqomah berbuat yang terbaik demi kemajuan pembangunan Kabupaten Bireuen yang kita cintai," ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid serta peralatan kebersihan guna mendukung kenyamanan jamaah. 

Acara kemudian diisi ceramah agama oleh Tgk. Muhammad Hafizh, Imam Besar Masjid Peusangan. 

Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan memperkuat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan amalan ibadah

Turut hadir dalam rombongan Safari Ramadhan ini unsur Forkopimda Bireuen, pimpinan instansi vertikal, serta para kepala SKPK. 

Safari Ramadhan 1447 H Pemkab Bireuen dijadwalkan berlangsung di 17 kecamatan. 

Dua tim safari akan bergerak secara bergiliran untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, dan memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat di seluruh wilayah Bireuen. (Joniful Bahri)

Musrenbang 2027 di Peudada, Wakil Bupati Razuardi Soroti Penanganan Pasca Bencana

By On Senin, Februari 23, 2026

Wakil Bupati Razuardi membuka rangkaian perdana Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027, di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin, 23 Februari 2026.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Wakil Bupati Razuardi membuka rangkaian perdana Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027 di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin, 23 Februari 2026. 

Dalam forum tersebut, isu kebencanaan menjadi tema besar yang paling banyak mengemuka dari para peserta. 

Para peserta Musrenbang menitikberatkan pembahasan pada kondisi pasca banjir yang masih dirasakan di sejumlah Gampong, termasuk kerusakan infrastruktur serta ancaman lingkungan yang belum tertangani secara optimal. 

Mukim Muntasir dalam penyampaiannya menyoroti kondisi kawasan Paya Laôt dan Paya Sikamèh

Ia mengungkapkan masih terdapat tumpukan kayu bawaan banjir yang belum dipindahkan. 

Selain mengganggu kebersihan lingkungan, material tersebut disebut telah menjadi sarang ular dan membahayakan keselamatan warga. 

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. 

Sementara itu, Keuchik Meunasah Pulo, Hamdani menekankan pentingnya kejelasan informasi terkait perbaikan jalan nasional yang tergerus banjir. 

Menurutnya, akses tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian setempat. 

Hamdani juga menyinggung adanya kekeliruan data rumah warga yang dinilai perlu diverifikasi ulang agar tidak menimbulkan polemik. 

Menanggapi berbagai masukan, Wakil Bupati Razuardi menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang berkembang akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas dalam penyusunan rencana pembangunan 2027. 

Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan unsur masyarakat. 

“Musrenbang bukan sekadar forum seremonial, tetapi ruang strategis untuk menyerap aspirasi riil masyarakat. Kita berharap setiap usulan yang benar-benar prioritas dapat diakomodir sesuai kemampuan anggaran dan kewenangan,” ujarnya. 

Dari hasil pembahasan Musrenbang perdana di Peudada, dapat disimpulkan bahwa dominasi isu terkait bencana, penanganan material pasca banjir, perbaikan jalan nasional, serta akurasi data rumah menjadi perhatian utama peserta forum. 

Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat. (Joniful Bahri)

Video: Hasil Otopsi Ungkap Ada Luka Bakar pada Bocah 12 Tahun yang Tewas di Sukabumi

By On Senin, Februari 23, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com NS (12), seorang bocah laki-laki asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), tewas secara tragis. 

Ia meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam hingga bakar di tubuhnya. 

Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik mengungkap adanya luka bakar di hampir seluruh bagian tubuh korban. 

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kombes Carles Siagian mengatakan, proses autopsi dilakukan setelah pihaknya menerima jenazah dari Polres Sukabumi. 

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar pada sejumlah bagian tubuh korban. Luka terlihat pada anggota gerak, terutama kaki kiri, punggung, hingga area wajah. 

Ia menyebut, luka bakar tersebut tersebar di sekujur tubuh, termasuk lengan, kaki, paha, dan tangan. 

Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah luka tersebut akibat tindak penganiayaan atau bukan. 

"Kami tidak bisa menyebutkan apakah itu kekerasan atau bukan. Sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar," ujarnya. 

Meski terdapat luka bakar, tim forensik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. 

Menurut Carles, luka-luka tersebut secara teori tidak serta-merta menyebabkan kematian.

"Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian," tuturnya. (*/red)

Video: Respons Mensesneg soal Ketua BEM UGM Ngaku Diteror

By On Senin, Februari 23, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi merespons soal isu teror yang menimpa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto

Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto itu tidak menampik bahwa ia lebih menyoroti bagaimana cara Ketua BEM UGM menyampaikan kritik alih-alih mengecam tindakan terornya

Sebagai lulusan UGM, Prasetyo juga mengingatkan pesannya itu bukan hanya tertuju untuk Tiyo tapi juga berlaku secara umum. 

Menurutnya, masyarakat perlu memegang prinsip-prinsip budaya Timur saat melontarkan kritik yaitu dengan mengedepankan etika dan adab. 

Politikus Partai Gerindra itu juga mengatakan, pemerintah menjamin kebebasan berpendapat bagi warga negara. 

Namun, dia kembali menekankan bahwa penyampaian kritik harus diikuti dengan cara yang arif serta menggunakan pilihan kata secara selektif. 

Prasetyo juga menyampaikan, pemerintah tidak tahu menahu siapa yang melakukan teror terhadap Tiyo. 

Diketahui sebelumnya, Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah memprotes kelalaian pemerintahan Presiden Prabowo dalam mencegah tragedi seorang anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Tiyo menerima pesan WhatsApp bernada ancaman penculikan dari nomor dengan kode Inggris empat hari setelah BEM mengkritik Prabowo. 

Selain ancaman penculikan, peneror juga mengirimkan pesan yang menuduh Tiyo sebagai agen asing dan mencari panggung. (*/red)

Video Donald Trump Puji Prabowo di Forum BoP: Dia Sangat Tangguh, dan Tak Ingin Melawannya

By On Senin, Februari 23, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com Presiden Prabowo Subianto mendapat pujian langsung dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian

Dalam forum tersebut, Trump bahkan menyebut Prabowo sebagai sosok yang tidak akan dilawannya.

Untuk diketahui, forum perdana Board of Peace itu digelar di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026, waktu setempat. 

Dalam forum tersebut hadir sejumlah pemimpin negara yang ikut gabung dalam BoP.

Trump membuka forum tersebut dengan menyapa para pemimpin negara yang hadir. 

Saat menyapa Prabowo, Trump lantas melempar pujian. 

Ia menilai, Prabowo sebagai sosok yang tangguh. Trump bahkan tak ingin melawan Prabowo. 

Trump juga memuji Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk terbanyak. 

Karena hal itu, Trump memuji Prabowo telah melakukan pekerjaan yang hebat dan menjadi sosok yang dihormati semua orang. (*/red)

Video: Jenderal Tempur AS Sebut Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian di Gaza

By On Senin, Februari 23, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com Indonesia telah setuju atas tawaran menjadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk di Gaza

Hal itu diumumkan dalam rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian

Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, yang menyampaikan kabar tersebut. 

Ia memastikan Indonesia telah menyetujui tawaran menjadi Wakil Komandan ISF. 

"Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF," kata Jeffers dilansir dari AFP, Jumat, 20 Februari 2026. 

Jeffers memastikan kehadiran pasukan ISF ini untuk memastikan keamanan di Gaza. Dengan demikian, kata dia, perdamaian yang langgeng bisa terwujud. 

"Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng," kata Jeffers. (*/red)

Jalan Rusak Kembali Makan Korban, Aktivis Muda Nilai Ini Bentuk Kelalaian DPUPR Provinsi Banten Bertanggungjawab Hilangnya Nyawa Manusia

By On Senin, Februari 23, 2026

 


Pandeglang, KabarViral79.Com – Kondisi jalan rusak kembali memakan korban jiwa. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu oleh jalan berlubang di ruas Pandeglang – Labuan, yang merupakan kewenangan. UPTD PJJ Pandeglang DPUPR Banten.

Menanggapi peristiwa tersebut, Aliansi Banten Raya (ABR) atau aktivis muda Pandeglang, Iim Mukhoiri Adhan, mengecam keras kejadian itu. Ia menilai tragedi tersebut tidak dapat dipandang semata-mata sebagai kecelakaan lalu lintas, melainkan sebagai bukti kegagalan tata kelola infrastruktur yang terus berulang tanpa penyelesaian mendasar.

Apalagi dengan kejadian tersebut seorang tukang ojek warga Kampung Pasir Bunut, Desa Cilaja, Kecamatan Majasari, kini justru menyandang status tersangka akibat dari kejadian tersebut. Maka ini harusnya menjadi catatan penting bagi aparat penegak hukum (APH) Khusus nya Polres Pandeglang,” ungkapnya iim

Jika kita lihat dari sisi hukum pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ) Dalam Pasal 229 ayat (5) UULLAJ disebutkan bahwa kecelakaan dapat disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan, ketidaklaikan kendaraan, maupun ketidaklaikan jalan dan/atau lingkungan.

“Setiap kali jalan rusak memakan korban, narasi yang selalu muncul adalah kecelakaan, kelalaian pengendara, atau faktor teknis. Namun, sangat jarang ada keberanian untuk mengakui bahwa ini merupakan buah dari kelalaian kekuasaan dalam menjalankan mandat pelayanan publik,” tegas Iim dalam keterangannya.

Menurutnya, jalan sebagai fasilitas publik bukan sekadar proyek fisik, melainkan tanggung jawab konstitusional negara untuk menjamin keselamatan warga. Ketika jalan dibiarkan berlubang dalam waktu lama tanpa perbaikan menyeluruh dan pengawasan berkala, potensi terjadinya korban jiwa adalah sesuatu yang dapat diprediksi.

Dalam pasal 24 ayat (1) UULLAJ mengatur kewajiban penyelenggara jalan untuk segera dan patut memperbaiki jalan rusak yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Jika belum dapat diperbaiki, ayat (2) mewajibkan pemasangan rambu atau tanda peringatan.

Kewajiban serupa ditegaskan dalam Pasal 31 Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Dalam konteks ini, tragedi tersebut bukan lagi peristiwa insidental, melainkan konsekuensi dari pembiaran,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penetapan pengendara sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Meski tidak menafikan pentingnya proses hukum, Iim mempertanyakan keadilan substantif apabila akar persoalan berupa infrastruktur jalan yang tidak laik justru luput dari evaluasi serius oleh pihak berwenang.

Lebih lanjut, Iim menilai pola pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten, khususnya di wilayah Pandeglang, masih cenderung reaktif dan bersifat tambal sulam, bukan sistematis dan berkelanjutan. Jalan sering kali diperbaiki setelah viral di media sosial, setelah jatuh korban, atau setelah muncul tekanan publik.

“Padahal, perencanaan dan pemeliharaan jalan adalah kewajiban rutin pemerintah, bukan respons darurat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut tidak hanya soal lubang di aspal, tetapi juga mencerminkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan dan perencanaan pembangunan.

“Jika anggaran infrastruktur setiap tahun disahkan, lalu di mana efektivitasnya? Di mana prioritas keselamatan publik dalam kebijakan pembangunan?” tambahnya.

Atas dasar itu, Iim mendesak Provinsi Banten serta pemerintah daerah terkait untuk melakukan audit terbuka dan independen terhadap kondisi jalan provinsi yang dinilai rawan kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Jalan, menurutnya, tidak boleh menjadi arena taruhan nyawa warga negara.

“Ketika negara lalai memastikan kelayakan infrastruktur, maka negara turut memikul tanggung jawab atas risiko yang ditimbulkan,” pungkasnya.

Menutup pernyataannya, Iim mengajak masyarakat, mahasiswa, dan seluruh elemen pemuda untuk terus mengawal persoalan ini agar tidak tenggelam dalam siklus pemberitaan sesaat, serta mendorong adanya perbaikan kebijakan yang nyata dan berkelanjutan.

Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Aceh Bekuk Dua Pengedar Sabu di Peusangan, Satu Pelaku Tembakkan Senjata Rakitan

By On Senin, Februari 23, 2026

Barang Bukti Sabu. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tim Opsnal Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 51,79 gram di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen

Dua terduga pelaku berinisial L (28) dan MH (40) ditangkap dalam operasi yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 lalu. 

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyampaikan, pengungkapan kasus ini dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di pinggir jalan Simpang Kampus IAI Al Muslim, Desa Paya Lipah, serta di sebuah rumah di Desa Paya Cut, Peusangan

“Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi sabu di kawasan Simpang Kampus IAI Al Muslim,” kata Joko dalam keterangannya, Minggu, 22 Februari 2026. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan pada Kamis dini hari. 

Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas menemukan seorang pria berinisial L dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat hendak diamankan, L melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api rakitan berpeluru jenis M-16 ke arah petugas. 

“Beruntung, petugas berhasil menghindar dan mengamankan pelaku tanpa korban,” ujarnya. 

Dari tangan L, ditemukan satu paket kecil sabu. 

Dalam interogasi awal, L mengaku masih menyimpan sabu lainnya di sebuah rumah di Desa Paya Cut. 

Tim kemudian menuju lokasi dan melakukan penggeledahan yang disaksikan perangkat desa. 

Di dalam sebuah tas kecil berwarna hitam putih, petugas menemukan 46 paket kecil serta lima paket sedang sabu. 

Di lokasi yang sama, petugas juga mengamankan MH yang merupakan pemilik rumah. 

“Kedua pelaku merupakan warga Peusangan yang berprofesi sebagai wiraswasta,” kata Joko. 

Saat ini, kedua terduga pelaku serta barang bukti telah diamankan di Mapolda Aceh untuk proses penyidikan lebih lanjut. (Joniful Bahri)

Video: Dedi Saputra Ditangkap Polisi, Minta Maaf kepada Ulama Aceh

By On Minggu, Februari 22, 2026


ACEH, KabarViral79.Com - Dedi Saputra, seorang warga Aceh yang telah Murtad dibekuk Polda Aceh lantaran telah menghina ulama Aceh dan menistakan Agama Islam pada November 2025 lalu lewat akun TikTok @tersadarkan5758. 

Usai ditangkap Polda Aceh, seorang Murtaddin ini memberikan klarifikasi dan minta maaf pada 20 Febuari 2026. 

Dalam video itu, Dedi Saputra murtadin Aceh meminta maaf kepada ulama Aceh. Video itu pun beredar di media sosial. 

Dedi Saputra juga meminta proses hukumnya dilakukan di Kalimantan tidak di Aceh. Hal itu disampaikan oleh Dedi Saputra didampingi oleh pengacaranya. 

Dia juga berjanji tidak akan mengulangi lagi dan akan menghapus semua video-videonya di akun media sosial yang selama ini gencar ia lakukan. (Joniful Bahri

Pimpinan DPRK Bireuen Tegaskan Pendataan Korban Banjir Tak Boleh Asal-asalan dan Dipolitisasi

By On Minggu, Februari 22, 2026

Pimpinan DPRK Bireuen, Surya Dharma SH

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pimpinan DPRK Bireuen, Surya Dharma SH, mengingatkan para Camat di Kabupaten Bireuen, Aceh, agar tidak melakukan pendataan secara serampangan terhadap warga terdampak banjir

Ia menegaskan, seluruh bantuan dari pemerintah pusat tidak boleh ditunggangi kepentingan politik dalam bentuk apa pun. 

“Semua jenis bantuan pemerintah pusat untuk korban bencana jangan dipolitisasi, termasuk soal usulan data yang hingga kini masih simpang siur akibat tidak adanya penjelasan kategori yang jelas kepada para Meuchik,” tegas Surya Dharma kepada wartawan, Sabtu, 21 Februari 2026. 

Menurutnya, bantuan yang bersumber dari APBN merupakan hak masyarakat terdampak dan tidak boleh “dikotak-katik” di tingkat daerah. 

Ketidakjelasan kategori kerusakan rumah—mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat—disebut menjadi pemicu kisruh data penerima bantuan di sejumlah kecamatan. 

“Kami menerima banyak keluhan dari para Keuchik soal bantuan yang tidak tepat sasaran. Camat seharusnya melakukan evaluasi dan sosialisasi secara menyeluruh terkait kriteria pendataan. Jangan asal-asalan,” ujarnya. 

Surya Dharma juga meminta Camat dan pihak BPBD Bireuen mengkaji ulang data yang telah dihimpun, sehingga penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat. 

Ia menyoroti sikap sebagian Camat yang dinilai lepas tangan saat dimintai penjelasan terkait kekeliruan data awal, khususnya di Kecamatan Gandapura dan Kecamatan Peusangan

“Pendataan awal tetap dilakukan di tingkat kecamatan. Jadi Camat harus bertanggung jawab atas data yang keliru. Jangan beralasan tidak mengetahui,” tegas Surya Dharma. 

Sebelumnya, sejumlah Keuchik di dua kecamatan tersebut memprotes penyaluran bantuan, baik Dana Tunggu Hunian (DTH) maupun bantuan daging meugang, yang dinilai tidak tepat sasaran. Mereka menilai pendataan tidak akurat sehingga menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. 

Para Keuchik mengungkapkan bahwa bantuan DTH diberikan secara tidak merata dan terkesan pilih kasih. Mereka meminta pemerintah daerah segera memperbaiki kembali basis data penerima agar polemik tidak berlarut di tingkat desa. 

Sejumlah Keuchik yang enggan disebutkan namanya mengaku kerap mendapat tekanan apabila berbicara di media. Mereka menyebut akan ditegur Camat atau Bupati dan diminta klarifikasi bila pernyataannya diberitakan. 

“Data jangan amburadul dan jangan pilih kasih. Kalau desa lain dapat, kami juga harus dapat. Jangan sampai masyarakat mempertanyakan kepada kami, kenapa desa lain menerima sementara mereka tidak,” ujar para Keuchik tersebut. (Joniful Bahri)

HRD Kawal Pembangunan Jembatan Salah Sirong, Pemerintah Pusat Pastikan Jembatan Aramco Segera Dibangun

By On Minggu, Februari 22, 2026

HRD terus mengawal percepatan pembangunan kembali Jembatan Salah Sirong yang hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ketua DPW PKB Aceh sekaligus Anggota DPR RI Dapil Aceh II, Ruslan M. Daud (HRD) menegaskan bahwa negara harus hadir ketika rakyat membutuhkan, terutama dalam situasi darurat pasca bencana. 

HRD terus mengawal percepatan pembangunan kembali Jembatan Salah Sirong yang hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu. 

Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, termasuk bagi anak-anak sekolah yang selama ini terpaksa menyeberang sungai dengan risiko tinggi. 

Kondisi ini mendorong HRD melakukan lobi intensif kepada Menteri Pekerjaan Umum agar pembangunan jembatan baru dapat segera direalisasikan. 

Hasil komunikasi tersebut membuahkan kepastian bahwa pemerintah pusat akan membangun Jembatan Aramco, yang dirancang lebih kokoh dan tahan terhadap bencana. 

Material konstruksi dijadwalkan segera didatangkan, dan proses pembangunan akan dipercepat demi memulihkan mobilitas serta aktivitas sosial-ekonomi warga. 

HRD menyebut, langkah ini sebagai bukti nyata bahwa perjuangan politik harus berpihak pada keselamatan dan kebutuhan rakyat. 

Ia juga mengapresiasi komitmen semua pihak yang bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat di kawasan terdampak. 

“Ini adalah bentuk kehadiran negara yang sesungguhnya. Kita ingin memastikan masyarakat tidak kembali terisolasi akibat kerusakan infrastruktur,” ujar HRD. 

DPW PKB Aceh turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menunjukkan respons cepat serta komitmen kuat dalam menghadirkan kembali infrastruktur penting bagi warga Salah Sirong. (Joniful Bahri)

Mendagri Tito Karnavian Serahkan Bantuan kepada Pengungsi di Bale Panah Bireuen

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Mendagri Tito Karnavian saat menyerahkan bantuan perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto

BIREUEN, KabarViral79.Com Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada warga yang mengungsi di Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu, 21 Februari 2026.

Kehadirannya didampingi oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, Bupati Bireuen Mukhlis, serta Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar. Turut hadir pula Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan bahwa kehadiran Mendagri di tengah warga pengungsi memiliki arti penting.

“Ini adalah simbol bahwa negara benar-benar hadir. Kehadiran Bapak Mendagri memberikan rasa aman dan optimisme bagi masyarakat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Ia berharap, bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban 83 kepala keluarga yang kini menempati posko pengungsian di Bale Panah.

“Mari kita tetap bersabar dan saling membantu sembari pemerintah terus mengupayakan langkah pemulihan terbaik,” tambahnya.

Mendagri Tito Karnavian saat menyerahkan bantuan perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto. 

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan, ia telah beberapa kali mengunjungi Aceh sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah.

Ia merinci, terdapat tiga provinsi terdampak, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan total puluhan kabupaten/kota yang masih membutuhkan penanganan pasca bencana.

Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi masyarakat bukan hanya kerusakan rumah, tetapi juga tumpukan lumpur yang menimbun permukiman dan fasilitas umum.

“Ini membutuhkan penanganan lanjutan dan dukungan dari semua pihak,” kata mantan Kapolri tersebut.

Dalam kunjungannya kali ini, Mendagri juga meninjau progres pembangunan jembatan baru di Kutablang yang ditargetkan selesai pada Juli 2026. Jembatan tersebut nantinya dapat dilalui dua jalur kendaraan untuk memperlancar konektivitas warga.

“Sejak hari pertama puasa, saya sudah berada di Aceh Tamiang. Kehadiran saya menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak diam. Kami ingin melihat langsung dan mendengar apa saja kendala yang dihadapi masyarakat, Bupati, dan Walikota,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menyerahkan bantuan berupa perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto. Sementara paket bantuan lain untuk korban banjir akan didistribusikan oleh pihak pemerintah kabupaten.

“Kita semua berdoa semoga permasalahan pasca bencana dapat segera terselesaikan. Saya berharap masyarakat tetap kuat dan sabar,” tutup Mendagri. (Joniful Bahri)

Petani di Bener Meriah Tewas Diserang Kawanan Gajah Liar, Polisi Imbau Warga Tidak Bertindak Sendiri

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Seorang petani Kampung Pantanlah, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Musbahar, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar pada Sabtu, 21 Februari 2026. 

BENER MERIAH, KabarViral79.Com Seorang petani asal Kampung Pantanlah, Kecamatan Pintu Rime Gayo di Bener Meriah, bernama Musbahar (53), meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Korban mengembuskan napas terakhirnya di RS BMC Bireuen sekitar pukul 10.00 WIB usai mengalami luka serius akibat diinjak gajah.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo, AKP Suci menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, di kawasan Genengan, Dusun Ayu Ara.

Saat itu, kata dia, korban sedang bekerja di kebun dan berupaya mengusir seekor gajah yang masuk ke lahannya.

Namun tanpa disadari, gajah tersebut merupakan bagian dari kawanan yang berjumlah sekitar tiga ekor. Ketika mencoba menyelamatkan diri, korban terjatuh dan mengalami luka parah akibat injakan di bagian perut.

Seorang petani Kampung Pantanlah, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Musbahar, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar pada Sabtu, 21 Februari 2026. 

“Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan evakuasi dan membawa Musbahar ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Meski sempat dirawat, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” katanya. 

Kapolsek menuturkan, kawanan gajah hingga kini masih berada di sekitar area perkebunan warga. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan pengusiran mandiri apabila bertemu satwa liar, melainkan segera melapor kepada aparat desa atau pihak berwenang untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

Jenazah Musbahar rencananya akan dipulangkan keluarga dan dimakamkan di kampung halamannya di Kutacane.

Peristiwa tragis ini kembali menjadi pengingat serius akan meningkatnya konflik antara manusia dan gajah di wilayah tersebut, yang membutuhkan penanganan terpadu dari pemerintah dan pihak terkait. (Joniful Bahri)

Polda Aceh Tangkap Pemilik Akun TikTok Terkait Dugaan Penistaan Agama di Bengkayang

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung. 

BANDA ACÈH, KabarViral79.Com Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh melalui Unit 3 Subdit Siber berhasil menangkap Dedi Saputra, pemilik akun TikTok @tersadarkan5758, atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama. Penangkapan tersebut dipimpin Kanit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh, Iptu Adam Maulana.

Dedi Saputra yang dikenal sebagai pendeta asal Aceh diamankan di wilayah Bengkayang setelah tim penyidik menindaklanjuti laporan Nomor LP/B/357/XI/2025/SPKT/POLDA ACEH yang diajukan oleh Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Aceh bersama Dinas Syariat Islam Aceh, Satpol PP dan WH Aceh, serta sejumlah organisasi masyarakat Islam.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Wahyudi melalui Kanit Siber, Iptu Adam Maulana menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah penyidik menerima laporan dari seorang mahasiswa asal Aceh Utara pada 18 November 2025 terkait unggahan bernuansa ujaran kebencian. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit 3 Siber Bertolak ke Kalimantan Barat pada 17 Februari 2026 untuk melakukan koordinasi dengan Kepolisian setempat.

Pada 18 Februari 2026, tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung.

Saat itu, Dedi sedang bepergian bersama istrinya menggunakan sepeda motor. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk pemeriksaan awal sebagai saksi.

Setelah dilakukan gelar perkara melalui konferensi video, penyidik resmi menetapkan Dedi Saputra sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian. 

Pada 19 Februari 2026, tersangka dibawa ke Aceh dan tiba di Mapolda Aceh pada 20 Februari 2026 untuk pemeriksaan lanjutan.

Penahanan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/08/II/RES.2.5/2026/Ditreskrimsus tertanggal 20 Februari 2026.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang direkam pada 19 Februari 2026, Dedi yang didampingi kuasa hukum dari LBH menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh, termasuk para ulama dan teungku.

Ia mengakui pernyataannya di akun TikTok @tersadarkan5758 telah menimbulkan kegaduhan serta berjanji menghapus seluruh konten dan tidak lagi aktif di media sosial.

Kasus ini kini ditangani penuh oleh Ditreskrimsus Polda Aceh, dan proses hukum terhadap tersangka masih terus berlanjut. (Joniful Bahri)

Tim Khusus Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Seorang Petani Aceh Tengah Ditangkap

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Barang bukti 50 kilogram ganja kering yang berhasil diamankan serta mengamankan seorang terduga pelaku asal Acèh Tengah di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu dini hari, 15 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat kurang lebih 50 kilogram dan menangkap seorang terduga pelaku di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu dini hari, 15 Februari 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, di Banda Aceh, Sabtu, 21 Februari 2026 mengatakan, terduga pelaku berinisial AW (58), seorang petani asal Kabupaten Aceh Tengah, ditangkap di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, tepatnya sebelum Jembatan Kuta Blang, Desa Kulu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, sekitar pukul 02.54 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan tiga karung goni besar dan satu karung goni kecil berisi ganja kering dengan total berat sekitar 50 kilogram. Selain itu, turut disita satu unit minibus Toyota Avanza berwarna hitam bernomor polisi BL 1841 GW, satu unit telepon genggam, serta KTP milik AW.

Menurut Joko Krisdiyanto, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang diterima pada Jumat, 13 Februari 2026. Informasi tersebut menyebutkan akan ada pengangkutan ganja menggunakan minibus dengan nomor polisi BL 1841 GW yang bergerak dari wilayah Beutong, Kabupaten Nagan Raya, menuju wilayah  hukum kabupatèn Bireuen.

“Menindaklanjuti informasi itu, tim Ditresnarkoba Polda Aceh melakukan penyelidikan dan memantau pergerakan kendaraan. Dari hasil penyelidikan, minibus tersebut terdeteksi melintas menuju Bireuen,” ujarnya.

Pada Jumat sekitar pukul 02.00 WIB, tim mendapatkan informasi bahwa kendaraan tersebut berada di wilayah Bireuen. Petugas kemudian melakukan pembuntutan dan pengejaran hingga akhirnya menghentikan minibus yang dikemudikan AW.

Dalam pemeriksaan awal, AW mengaku mengambil ganja dari seseorang berinisial Z di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, untuk diantarkan kepada penerima berinisial G di wilayah Geudong, Kabupaten Aceh Utara. Kedua orang tersebut kini masih dalam proses penyelidikan.

AW kini menjalani pemeriksaan intensif di Polda Aceh, sementara aparat terus mengembangkan penyidikan untuk membongkar jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. (Joniful Bahri)

Warga dan Pemdes Sawarna Apresiasi Bantuan Sarana Ibadah dari Sosok "Hamba Allah"

By On Sabtu, Februari 21, 2026

LEBAK, KabarViral79.Com - Masyarakat serta Pemerintah Desa (Pemdes) Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, menyampaikan apresiasi mendalam atas aksi kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh sosok dermawan "Hamba Allah". 

Bantuan yang disalurkan melalui perwakilan, Dedi B dan Fahlevi, menyasar pembangunan serta kelengkapan sarana ibadah di wilayah tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa material konstruksi dan perlengkapan sarana ibadah untuk sejumlah musala dan masjid di beberapa titik di Desa Sawarna

Penyerahan bantuan meliputi puluhan sak semen, batako, karpet, hingga perangkat pengeras suara (speaker) yang diterima langsung oleh pengurus lingkungan setempat. 

Perwakilan warga mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi kelancaran aktivitas ibadah dan pembangunan fisik musala yang sedang berjalan. 

"Kami atas nama warga Desa Sawarna mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Hamba Allah, melalui Bapak Dedi B dan Bapak Fahlevi, yang telah menyumbangkan material untuk pembangunan musala di kampung kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan kelancaran urusan, kesehatan, serta kesuksesan yang lebih besar," ujar sejumlah warga melalui pesan video yang diterima media ini, Jumat, 20 Februari 2026

Senada dengan warga, Pemerintah Desa Sawarna turut menyambut positif inisiatif tersebut. 

Pihak desa menilai, kontribusi dari tokoh masyarakat dan para donatur sangat membantu mempercepat pembangunan fasilitas umum, khususnya tempat ibadah di pelosok desa. 

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada 'Hamba Allah' melalui  Bapak Dedi B dan Bapak Fahlevi atas bantuan material untuk musala dan masjid di beberapa titik wilayah kami. Kontribusi ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam membangun fasilitas umum," ujar Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang) Desa Sawarna

Aksi kepedulian ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat gotong royong bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Lebak, untuk terus bahu-membahu dalam merawat dan membangun fasilitas peribadahan di tingkat pedesaan. (Cup)

Satgas TMMD Kodim 0111/Bireuen Bersihkan Jalan Desa Jeumpa Sikureng, Warga Antusias Bergotong Royong

By On Jumat, Februari 20, 2026

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0111/Bireuen membuka kembali akses penting bagi masyarakat Desa Jeumpa Sikureng, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat, 20 Febuari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Derap langkah para prajurit Satgas TMMD ke-127 Kodim 0111/Bireuen menggema di antara hamparan jalan desa yang sebelumnya dipenuhi semak dan debu.

Dengan membawa peralatan kerja dan semangat pengabdian, mereka hadir untuk membuka kembali akses penting bagi masyarakat Desa Jeumpa Sikureng, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat, 20 Febuari 2026.

Sejak pagi, personel Satgas TMMD terlihat bekerja berdampingan dengan warga. Cangkul, parang, dan sekop bergerak serempak membersihkan badan jalan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat namun kurang terawat.

Meski debu beterbangan dan keringat tak berhenti mengalir, para prajurit dan warga tetap bekerja penuh antusias tanpa menunjukkan rasa lelah.

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0111/Bireuen membuka kembali akses penting bagi masyarakat Desa Jeumpa Sikureng, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat, 20 Febuari 2026. 

Pembersihan jalan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026, yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional.

Jalan yang dibersihkan memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Akses ini digunakan anak-anak menuju sekolah, menjadi penghubung petani ke area pertanian, serta jalur utama mobilitas ekonomi warga.

Kini, jalan tersebut perlahan kembali terbuka dan lebih layak dilalui, memberi harapan baru bagi peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi desa. 

Kehadiran Satgas TMMD juga memantik semangat warga. Mereka yang awalnya hanya melihat, kini ikut turun tangan membantu proses pembersihan. Suasana kerja pun diwarnai tawa, sapaan hangat, dan kolaborasi yang menunjukkan eratnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

Melalui kegiatan ini, TMMD menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya soal memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan optimisme.

Jalan desa yang kini bersih menjadi simbol nyata bahwa kerja keras dan kolaborasi mampu menghadirkan perubahan hingga ke pelosok negeri. (Joniful Bahri)

Pemdes Darmasari Mediasi Rumor PHK Sepihak 12 Karyawan PT SWAT

By On Jumat, Februari 20, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.ComPemerintah Desa Darmasari menggelar pertemuan mediasi untuk merespons keresahan warga terkait rumor Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap 12 karyawan lokal di PT Surya Wira Abadi Tribuana (SWAT). Musyawarah tersebut dilangsungkan di Aula Kantor Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Jumat (20/2/2026).

Acara dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Darmasari, Achmad Soleh, dengan didampingi Sekretaris Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Turut hadir dalam pertemuan tersebut tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan manajemen PT SWAT, para pekerja terdampak, serta unsur TNI-Polri dari Polsek Bayah dan Koramil 0315/Bayah.

Dalam forum tersebut, tokoh pemuda setempat, Entep S., mendesak pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi nyata terkait status para pekerja. Ia meminta bukti tertulis jika memang perusahaan telah melakukan pemberhentian resmi.

“Kami mempertanyakan kebenaran rumor yang beredar luas ini. Jika memang benar ada PHK, mana bukti surat pemberhentiannya secara formal?” ujar Entep.



Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Darmasari, Ahmadyani (Elod). Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya masyarakat mendukung investasi di wilayah mereka, namun perusahaan harus tetap mengedepankan transparansi, terutama yang menyangkut nasib warga lokal.

“Kami mendukung keberadaan perusahaan, namun kami meminta ketegasan terkait dasar persoalan ini. Jika ada kendala internal, tolong selesaikan secara baik-baik sesuai prosedur ketenagakerjaan yang berlaku,” tegas Ahmadyani.

Suasana sempat memanas saat salah satu warga, Eko, mempertanyakan otoritas Diki sebagai perwakilan PT SWAT yang hadir. Warga meragukan kapasitas perwakilan tersebut dalam mengambil keputusan strategis di tingkat desa.

Menanggapi hal tersebut, Diki mengakui bahwa dirinya belum dapat memberikan keputusan final dalam pertemuan tersebut dikarenakan statusnya yang masih baru di internal perusahaan.

“Saya belum lama bergabung di PT SWAT. Terkait isu PHK ini, saya akan mencatat dan menyampaikan seluruh poin hasil pertemuan hari ini kepada pimpinan perusahaan untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Diki singkat.

Pertemuan ditutup dengan harapan besar dari warga agar manajemen pusat PT SWAT segera mengeluarkan klarifikasi resmi. Langkah ini dinilai krusial guna meredam spekulasi sekaligus menjaga kondusivitas hubungan antara pihak perusahaan dengan masyarakat Desa Darmasari.

(Tim/Red)