-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Presiden Prabowo Tambah Dana Rp 10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Pasca Bencana

By On Minggu, Maret 08, 2026

Kasatgas PRR Pasca Bencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) kepada tiga Provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera. 

Adapun tambahan anggaran mencapai sekitar Rp 10,6 triliun. 

Informasi tersebut disampaikan Tito dalam acara Penyerahan Santunan Ahli Waris untuk Korban Bencana Hidrometeorologi dan Sosialisasi Penambahan TKD Tahun 2026 bagi Daerah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) secara hibrida dari Gedung MTQ Pidie Jaya, Aceh, Jumat, 06 Maret 2026. 

Penambahan TKD merupakan realisasi dari usulan Mendagri kepada Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). 

Langkah ini merupakan upaya untuk mempercepat pemulihan pasca bencana. 

"Harapannya, daerah yang terdampak bisa melakukan penanganan bencana sesuai kemampuannya. (Daerah) yang tidak mampu tetap ditangani pusat,” kata Tito dalam siaran persnya, Sabtu  07 Maret 2026. 

Dalam rapat secara virtual bersama Pemerintah Daerah (Pemda) terdampak bencana pada Kamis, 05 Maret 2026, Mendagri menyampaikan bahwa penambahan TKD bertujuan untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah-daerah yang terkena bencana. 

Bahkan, Presiden Prabowo memutuskan penambahan tersebut tidak hanya diberikan kepada daerah yang terdampak bencana secara langsung, tetapi juga kepada seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Sumut, Sumbar, dan Aceh, termasuk yang tidak terdampak. 

"Presiden memutuskan untuk memberikan semua, baik yang terdampak atau tidak se-Provinsi, karena dianggap bencana Provinsi,” ujarnya dalam rapat tersebut. 

Dari total Rp 10,6 triliun, masing-masing daerah mendapat jumlah yang beragam. Daerah Provinsi Aceh mendapat Rp 1,6 triliun, se-Provinsi Sumut Rp 6,3 triliun, dan se-Provinsi Sumbar Rp 2,6 triliun. 

Saat ini, kebijakan tersebut telah ditindaklanjuti melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Republik Indonesia (RI) Nomor 59 Tahun 2026

Mendagri juga telah menerbitkan surat edaran untuk mengatur teknis penggunaannya. 

Dia juga mengatakan, Presiden meminta agar anggaran tambahan betul-betul digunakan untuk mempercepat pemulihan bencana. 

Bagi daerah yang tidak terdampak bencana, kata Tito, anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program mitigasi dan pencegahan bencana, seperti memperbaiki jembatan atau bendungan yang dianggap rawan terdampak. 

“Termasuk juga untuk penanganan tata ruang, misalnya pendidikan latihan untuk penanganan bencana. Bahkan, saya juga membuat kesempatan bisa digunakan untuk penanganan inflasi,” tuturnya. (*/red)

Pemerintah Tangguhkan Pembahasan BoP Usai Eskalasi di Timur Tengah Meningkat

By On Minggu, Maret 08, 2026

Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang

JAKARTA, KabarViral79.Com - Pemerintah menangguhkan seluruh pembahasan terkait Board of Peace (BoP) menyusul meningkatnya eskalasi konflik di sejumlah negara Timur Tengah

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan penilaian komprehensif terhadap dinamika regional yang berkembang. 

"Pemerintah Indonesia terus melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagai perkembangan di kawasan, khususnya yang terjadi di Timur Tengah," ujar Yvonne dalam keterangannya kepada media, Sabtu, 07 Maret 2026. 

"Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu, bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold," imbuhnya. 

Yvonne mengatakan, keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak konflik menjadi prioritas utama diplomasi Indonesia saat ini. 

Menurutnya, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak lanjutan dari eskalasi keamanan di kawasan itu. 

"Kita fokus memastikan keselamatan dan perlindungan WNI di wilayah terdampak konflik. Kita juga fokus menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak eskalasi tersebut," pungkasnya. 

Langkah tesebut, kata dia, bagian dari upaya pemerintah memprioritaskan keselamatan warga dan nilai kemanusiaan di tengah ketidakpastian geopolitik

Dia menegaskan, setiap keputusan mengenai keterlibatan Indonesia dalam forum internasional akan tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi dasar diplomasi nasional. 

"Setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional akan didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional kita. Saya tekankan lagi kepentingan nasional kita, serta perkembangan situasi di lapangan," tuturnya. 

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pembahasan terbaru terkait BoP, Yvonne memastikan jika dalam sepekan terakhir tidak ada pertemuan atau diskusi khusus mengenai hal itu. 

"Tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait Board of Peace dalam seminggu terakhir ini," ujarnya. 

Dia kembali menegaskan, sesuai arahan Menteri Luar Negeri, Sugiono, seluruh pembahasan mengenai partisipasi Indonesia dalam Board of Peace, dihentikan untuk sementara waktu. 

"Sekali lagi sebagaimana disampaikan Pak Menlu, semua pembahasan terkait Board of Peace saat ini on hold," tutupnya. (*/red)

HRD Tinjau Jalan Sigli–Garot, Warga Pidie Akhirnya Nikmati Jalan Mulus Setelah 25 Tahun

By On Minggu, Maret 08, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) yang juga Ketua DPW PKB Aceh, meninjau langsung kondisi ruas jalan Sigli–Garot di Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat, 06 Maret 2026

SIGLI, KabarViral79.Com Masyarakat Kabupaten Pidie, Aceh, akhirnya dapat menikmati ruas jalan yang mulus setelah menunggu selama sekitar 25 tahun. 

Perbaikan ruas jalan Sigli–Garot tersebut merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang diperjuangkan oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD). 

HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh itu meninjau langsung kondisi ruas jalan Sigli–Garot di Kabupaten Pidie, Jumat, 06 Maret 2026, dalam rangka kunjungan kerja Reses di Provinsi Aceh. 

Peninjauan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, serta Tokoh Masyarakat setempat. 

Rombongan memulai peninjauan dari Desa Barat hingga Desa Ulee Tutue Keulibeut. 

Sebelumnya, ruas jalan tersebut diketahui mengalami kerusakan parah dan sudah lama dikeluhkan masyarakat. 

Warga setempat mengaku baru kali ini merasakan kondisi jalan yang baik setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan tanpa penanganan berarti. 

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Pak HRD yang telah melobi pemerintah pusat dalam memperjuangkan berbagai infrastruktur di Kabupaten Pidie, salah satunya jalan Sigli Garot,” kata Anggota DPRK Pidie Fraksi PKB, Zulfadli. 

Hal senada disampaikan Keuchik Gampong Aree, Kecamatan Delima, Roni. 

Ia menyebut, kepedulian HRD terhadap pembangunan di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, sangat dirasakan masyarakat. 

“Kami masyarakat Pidie sangat berterima kasih kepada Pak HRD. Meski beliau terpilih dari daerah pemilihan Aceh II, kepeduliannya terhadap masyarakat Aceh, khususnya Pidie, sangat luar biasa,” ujar Roni. 

Sementara itu, Ruslan Daud mengatakan, pembangunan ruas jalan Sigli–Garot dapat terwujud berkat kerja sama dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kabupaten harus mengupayakan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

“Karena anggaran daerah sangat terbatas, Pak Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang juga sahabat dekat selalu meminta kami untuk memperjuangkan dana APBN untuk pembangunan jalan Sigli–Garot dan sejumlah infrastruktur lainnya. Alhamdulillah sekarang sudah terwujud dan masyarakat bisa menikmatinya,” kata HRD. 

Ia juga menyebut, salah satu tokoh masyarakat Pidie, Zainal Arifin M Nur yang merupakan Pimpinan Redaksi Harian Serambi Indonesia, turut menyampaikan langsung aspirasi terkait prioritas pembangunan jalan tersebut saat bertemu dirinya di Senayan, Jakarta. 

Dalam kunjungan tersebut, HRD bersama rombongan juga meninjau sejumlah titik abrasi di sepanjang Sungai Krueng Baro, khususnya di Desa Raya Sanggeu, Keulibeut, dan beberapa lokasi lain yang mengalami kerusakan parah pada tebing sungai. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga, rumah penduduk, serta ruas jalan penghubung antar desa dan kecamatan. 

HRD mengatakan, penanganan erosi tebing sungai akibat banjir dan longsor akan menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan melalui dana APBN dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Sebelumnya, pada 2023, pemerintah pusat melalui Kementerian PU juga telah merealisasikan pembangunan tanggul sungai di Desa Pulo Pisang, Kecamatan Pidie, yang rusak akibat banjir bandang, melalui perjuangan yang sama. 

Selain ruas Sigli–Garot, dalam kunjungan Reses tersebut HRD juga meninjau ruas jalan Masjid Beu’ah–Bukit Kurma di Kecamatan Delima serta ruas jalan Gogo di Kecamatan Padang Tiji yang menghubungkan Kecamatan Batee. 

Ia juga meninjau beberapa ruas jalan lain di Kabupaten Pidie yang direncanakan menjadi prioritas Program Inpres Jalan Daerah pada 2026 dan 2027, di antaranya ruas jalan Cot Tunong–Blang Mane di Kecamatan Simpang Tiga serta beberapa ruas jalan di Kecamatan Mutiara. 

Namun sejumlah lokasi belum sempat ditinjau karena keterbatasan waktu dan belum tersedianya dokumen Detail Engineering Design (DED). 

“Kita berharap Pemkab Pidie dapat segera melengkapi DED agar proses pengusulan pembangunan bisa dipercepat,” ujar HRD. (Joniful Bahri)

Pandangan JK soal BoP di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran

By On Minggu, Maret 08, 2026

Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) saat jumpa pers, di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 07 Maret 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran

JK memandang ide pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, kata dia, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik. 

"Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, berperang dengan negara lain," ujar JK kepada wartawan di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Realitas ini, kata dia, yang membuat BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi. 

"Jadi kita penting apabila menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu," ujarnya. 

Saat disinggung soal apakah Indonesia harus mundur dari BoP sebagai wujud koreksi tersebut, JK memandang bahwa Indonesia tak perlu terburu-buru untuk memutuskannya. 

"Ya, kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan ke depan. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung," tuturnya. 

Jika perdamaian di Palestina juga tidak terwujud lewat upaya yang dilakukan BoP, JK memandang bahwa Indonesia memang sudah seharusnya keluar dari organisasi bentukan Trump tersebut. 

"Jadi ujian yang terakhir ialah cara mendamaikan Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, ya buat apa (berada di dalam BoP)," pungkasnya. (*/red)

Bupati Ratu Zakiyah Melayat Korban Rumah Ambrol di Ciruas, Minta Pendataan Ulang RTLH

By On Minggu, Maret 08, 2026

SERANG, KabarViral79.ComBupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengunjungi kediaman korban rumah ambrol di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Dalam kejadian itu, salah satu warga bernama Umayah (46) meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan rumahnya pada Kamis malam, 05 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. 

Sementara putranya, Uktira (17), mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Rumah roboh akibat kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh, diperparah oleh hujan deras pada malam kejadian. 

“Rumahnya memang bangunan lama. Struktur temboknya dari bata lama dan bagian penyangga cornya masih menggunakan kayu yang sudah puluhan tahun sehingga mengalami pelapukan. Ditambah hujan deras, akhirnya rumah itu roboh,” ujar salah satu warga. 

Dalam kunjungannya, Bupati Serang menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. 

“Hari ini saya datang ke rumah warga kami di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas. Semalam saya mendapat kabar dari Pak Camat bahwa ada rumah warga yang roboh dan menyebabkan korban jiwa, yaitu Ibu Umayah. Putranya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Hermina,” ujarnya. 

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kepada keluarga korban. 

“Pertama, secara pribadi dan pemerintah daerah kami menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Ini adalah musibah, namun mungkin juga menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih detail melihat kondisi rumah warga, terutama yang tidak layak huni,” ujarnya. 

Menurutnya, dari tampilan luar rumah tersebut terlihat seperti rumah yang layak dihuni. Namun setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata struktur bangunan di dalamnya sudah rapuh karena merupakan rumah lama. 

Bupati pun meminta pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan ulang Rumah Tidak llLayak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Ciruas agar kejadian serupa tidak terulang. 

“Saya minta kepada Pak Lurah dan Pak Camat untuk melakukan investigasi dan pendataan ulang rumah tidak layak huni. Kalau perlu masuk ke dalam rumah untuk mengecek struktur bangunannya,” tegasnya. 

Ia menambahkan, program bantuan rumah tidak layak huni harus diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia miskin, penyandang disabilitas, serta kepala keluarga perempuan yang kurang mampu. 

Selain itu, Pemkab Serang juga memastikan korban yang masih menjalani perawatan akan tetap mendapatkan penanganan medis. 

“Untuk pengobatan korban saat ini masih menggunakan BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja, yaitu PT Nikomas. Jika nanti sudah tidak aktif, maka pemerintah kabupaten akan menanggungnya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen terhadap bangunan rumah yang roboh tersebut. 

“Hasil asesmen menunjukkan rumah ini merupakan bangunan lama dengan struktur yang sudah tidak layak. Batanya bata mentah dan perekatnya dari tanah liat. Dari luar memang terlihat bagus, tapi secara struktur sudah sangat rapuh,” ujarnya. 

Pemkab Serang berencana memberikan bantuan pembangunan kembali rumah tersebut melalui program RTLH. 

“Nanti akan kita bangun kembali. Kemungkinan tipenya antara tipe 28 sampai tipe 36. Perkiraan anggaran pembangunan sekitar Rp 50 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini pendataan RTLH lebih banyak berdasarkan kondisi visual dari luar bangunan. 

Ke depan, pihaknya akan melakukan asesmen lebih mendalam, terutama terhadap rumah-rumah tua di sejumlah wilayah seperti Ciruas, Kragilan, dan Lebakwangi yang banyak memiliki bangunan lama. 

Pemkab berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar kondisi rumah warga dapat lebih diperhatikan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. (*/red)

IRIS Dena dan Aksi Berbahaya Amerika di Samudera Hindia

By On Minggu, Maret 08, 2026

Kapal fregat IRIS Dena

Oleh: Jannus T Siahaan

Fajar lepas pantai Galle, Sri Lanka, pada 4 Maret 2026, seharusnya menjadi saksi bisu bagi pelayaran diplomatik yang tenang. 

Kapal fregat IRIS Dena, permata mahkota Angkatan Laut Iran kelas Moudge, sedang membelah Samudera Hindia dengan haluan menuju Teluk Persia. 

Setelah berhari-hari bersandar di India sebagai tamu kehormatan dalam latihan navigasi MILAN 2026, kapal tersebut membawa simbol kebangkitan pengaruh Teheran di perairan yang selama ini didominasi oleh New Delhi dan Washington. 

Namun, di kedalaman laut, predator bertenaga nuklir milik Angkatan Laut AS, diduga dari kelas Virginia, ternyata telah mengunci koordinatnya. 

Pukul 05:08 waktu setempat, keheningan samudera pecah. Torpedo berat Mark 48 menghantam tepat di bawah lunas (keel) IRIS Dena, menciptakan gelembung tekanan yang seketika mematahkan tulang punggung baja kapal tersebut. 

Ledakan tidak hanya menenggelamkan 2.500 ton besi ke dasar laut sedalam 3.000 meter, tetapi juga menghancurkan norma hukum laut yang telah bertahan sejak Perang Dunia II. 

Pentagon menyebutnya sebagai bagian dari "Operation Epic Fury", kampanye dekapitasi aset militer Iran pasca-kematian Pemimpin Agung Negara Mullah Ayatollah Ali Khamenei. 

Namun, bagi para pengamat di Asia, tentu ini akan dianggap sebagai eksekusi kasar di perairan netral yang berpotensi merusak diplomasi maritim Asia

Apalagi, penenggelaman tersebut menyisakan horor kemanusiaan. Dari 180 awak kapal, hanya 32 yang berhasil diselamatkan oleh otoritas Sri Lanka, sementara sisanya terkubur dalam peti besi di dasar laut. 

Informasi investigatif dari sumber militer di New Delhi menyebutkan bahwa IRIS Dena sedang dalam kondisi "disarmed" atau tidak membawa amunisi aktif sebagai bagian dari protokol keamanan latihan gabungan MILAN.  

Jika benar, maka AS tidak saja sedang menetralisir ancaman langsung, tapi juga sedang menyerang target yang tidak berdaya. 

Menilik lokasi penenggelaman, yang berada di "halaman belakang" India, tak pelak aksi Amerika tersebut boleh jadi akan menjadi suatu penghinaan diplomatik untuk India yang dirancang dengan presisi oleh Washington. 

Dengan menyerang kapal Iran yang baru saja meninggalkan pelabuhan India, Amerika secara efektif meruntuhkan klaim PM Narendra Modi bahwa Samudera Hindia adalah zona damai di bawah pengawasan New Delhi. 

India kini terjepit dalam dilema eksistensial, memprotes agresi AS berarti merusak aliansi strategis Quad yang krusial untuk membendung China, namun berdiam diri berarti mengakui bahwa kedaulatan maritim India hanyalah ilusi di mata sekutu Baratnya. 

Bagi New Delhi, IRIS Dena bukan sekadar kapal asing, tapi mitra dalam proyek pelabuhan Chabahar, gerbang strategis India menuju Asia Tengah. 

Penyerangan ini tentu memaksa India menghadapi kenyataan bahwa komitmennya atas asas "Otonomi Strategis" sedang diuji. 

Para pakar geopolitik di Global South kini justru mengkhawatirkan bahwa Samudera Hindia justru akan berubah menjadi medan pertempuran terbuka (Wild West) di mana hukum internasional tidak lagi berlaku bagi pemegang kekuatan absolut seperti Amerika. 

Serangan ini juga memberikan tamparan bagi negara-negara Global South lain yang melihat India sebagai penjamin keamanan regional. 

Jika India tidak bisa melindungi tamu diplomatiknya sendiri, siapa lagi yang bisa mereka lindungi? 

Di sisi lain, China juga sedang mengamati keretakan tersebut dengan cukup antusias. 

Beijing kemungkinan besar akan menggunakan insiden ini sebagai pembenaran untuk meningkatkan kehadiran Angkatan Laut mereka (PLAN) di Samudera Hindia, dengan dalih melindungi jalur pasokan energi dari kemungkinan "tindakan sewenang-wenang" Amerika. 

Pangkalan militer China di Djibouti mungkin akan segera mendapatkan teman baru di pelabuhan-pelabuhan sepanjang jalur sutra maritim, lalu menciptakan eskalasi militer yang jauh lebih kompleks daripada sekadar perseteruan Washington-Teheran. 

Secara hukum, penenggelaman IRIS Dena adalah pelecehan terhadap tatanan dunia berbasis aturan (rules-based order). 

Berdasarkan UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea), kapal perang memiliki imunitas berdaulat. 

Menyerang kapal tersebut di luar zona perang resmi tanpa adanya provokasi bersenjata adalah pelanggaran berat terhadap prinsip Sovereign Immunity

AS memang mencoba menggunakan doktrin "Anticipatory Self-Defense", yang menyatakan bahwa aset Iran di mana pun adalah ancaman potensial. 

Namun, elastisitas hukum ini menciptakan preseden berbahaya. Jika kapal perang bisa ditenggelamkan di laut lepas tanpa deklarasi perang, maka tidak ada lagi "perairan internasional" yang aman bagi negara mana pun yang dianggap musuh oleh Washington. 

Pun dampak balasan dari Teheran diperkirakan tidak akan terjadi di laut lepas, tapi di titik saraf perdagangan dunia: Selat Hormuz

Dengan tenggelamnya IRIS Dena, Teheran kini memiliki narasi moral untuk melakukan eskalasi asimetris. 

Iran bisa mengklaim bahwa navigasi internasional di perairan mereka tidak lagi aman karena agresi AS, lalu memberikan legitimasi bagi Garda Revolusi (IRGC) untuk melakukan blokade total atau penyitaan massal terhadap kapal tanker minyak. 

Tak pelak, dunia akan menghadapi ancaman guncangan harga energi karena setiap barel minyak yang melewati Hormuz kini membawa “risk premium” perang yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Lebih jauh lagi, serangan ini juga mengabaikan tanggung jawab kemanusiaan dan lingkungan. 

Meluncurkan torpedo di dekat pantai wisata Sri Lanka tanpa upaya penyelamatan terkoordinasi oleh pihak penyerang termasuk melanggar Konvensi Jenewa. 

Selain potensi bencana ekologi dari kebocoran bahan bakar kapal, Amerika juga telah memberikan kemenangan propaganda yang tak ternilai bagi "Axis of Resistance". 

Di mata dunia internasional, Iran yang biasanya dianggap sebagai agresor regional, kini tampil sebagai korban dari "bajak laut global" bertenaga nuklir. 

Apa yang terjadi di lepas pantai Galle pada hari Rabu, 4 Maret 2026, bukan sekadar peristiwa taktis, tapi pergeseran seismik dalam cara kekuatan besar berinteraksi di laut. 

Amerika telah menetapkan aturan baru bahwa jarak bukan lagi perlindungan, dan diplomasi maritim bukan lagi perisai. 

Dengan menghancurkan IRIS Dena, Washington telah menghapus garis tipis antara "ketegangan geopolitik" dan "perang total". 

Strategi ini mungkin berhasil melemahkan kekuatan laut Iran secara fisik, tapi juga sekaligus telah merusak kepercayaan global terhadap keamanan jalur pelayaran internasional. 

Kini Asia memasuki era di mana Samudera Hindia semakin berisiko tidak lagi menjadi jembatan perdagangan, tapi menjadi arena teater pertempuran. 

Negara-negara menengah seperti India, Indonesia, dan Australia tentu harus menghitung ulang posisi mereka dalam arsitektur keamanan yang baru ini. 

Jika laut lepas bisa menjadi zona eksekusi tanpa konsekuensi hukum, maka stabilitas ekonomi dunia yang bergantung pada kebebasan navigasi sedang berada di ujung tanduk. 

Kematian awak IRIS Dena adalah peringatan bahwa di masa depan, supremasi tidak lagi dicapai melalui negosiasi di ruang sidang PBB, tapi melalui deteksi akustik di kedalaman samudera. 

Pertanyaan yang tersisa kini bukanlah siapa yang menembak, tapi siapa yang akan menjadi korban berikutnya saat aturan main di tengah laut telah terabaikan.

Penulis adalah pengamat sosial dan kebijakan publik. 

Sumber: kompas.com

Wagub Dimyati Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Pendopo Pandeglang

By On Minggu, Maret 08, 2026

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah didampingi Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita Dimyati, menghadiri kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

Dimyati mengatakan, Ramadan membawa banyak nikmat bagi umat Islam. Mulai dari nikmat iman, Islam, hingga nikmat kesehatan, dan berbagai nikmat lainnya yang diberikan Allah SWT. Di bulan ini turun Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. 

“Bulan Ramadan itu penuh dengan kasih sayang, penuh dengan ampunan,” katanya. 

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah umat manusia, yaitu, bulan turunnya Al-Qur’an. 

“Hari ini mengenang peristiwa yang mengubah arah sejarah manusia yaitu turunnya Al-Qur’an,” ujarnya. 

Dewi menjelaskan, Al-Qur’an tidak hanya diturunkan untuk dilantunkan, tetapi untuk menjadi pedoman kehidupan sehari-hari. 

Membaca Al-Qur’an mampu melembutkan hati, membimbing langkah, serta menjadi dasar dalam mengambil keputusan, baik sebagai pemimpin, orang tua, aparatur, maupun sebagai bagian dari masyarakat. 

“Amanah ini hanya akan ringan jika ditopang oleh nilai-nilai Al-Qur'an, kejujuran, keadilan, kesabaran, dan juga kasih sayang,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. 

Bantuan tersebut, di antaranya kursi roda, tongkat ketiak, paket sembako, bantuan bagi guru ngaji dan marbot, santunan anak yatim, bantuan sarana dan prasarana tempat peribadatan, bantuan bagi pondok pesantren, serta bantuan bagi pelajar. (*/red)

Trump Kembali Tebar Ancaman, Akan Bombardir Iran Lagi

By On Minggu, Maret 08, 2026

Presiden AS, Donald Trump. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memperingatkan akan menyerang kembali Iran

Trump menyebut serangan yang akan dilancarkan sangat keras. 

"Hari ini Iran akan diserang sangat keras!" ujar Trump melalui postingan Truth Social-nya dilansir kantor berita AFP, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Trump juga menyebut, pihaknya akan memperluas serangan yang mengarah target-target baru. 

Trump mengancam akan menghancurkan Iran. 

"Wilayah dan kelompok orang yang sebelumnya tidak dipertimbangkan sebagai target hingga saat ini sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menghadapi kematian pasti, karena perilaku buruk Iran," pungkasnya. 

Diketahui, AS dan Israel telah melancarkan serangan gabungan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu Iran. 

Serangan itu diklaim menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei diketahui telah tewas di kompleks kepemimpinannya pada Sabtu, 28 Februari 2026, pada hari pertama serangan gabungan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah. 

Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini sebelumnya mengatakan Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dengan AS dan Israel. 

Dia menambahkan, Iran siap memperkenalkan generasi baru persenjataan strategis yang belum pernah terlihat di medan perang. 

Jenderal Iran tersebut menekankan bahwa gelombang serangan di bawah Operasi "Janji Sejati 4" yang dilakukan hingga saat ini, hanya menggunakan sebagian kecil dari kemampuan Iran yang sebenarnya. 

"Inisiatif dan senjata baru Iran sebentar lagi," kata juru bicara tersebut. 

"Teknologi ini belum dikerahkan dalam skala besar. Musuh harus bersiap untuk serangan menyakitkan di setiap gelombang operasi yang akan datang," ujarnya, dilansir media Iran, Press TV, Jumat, 06 Maret 2026. (*/red)

Ketua BPD Sukatani Diduga Rangkap Jabatan PPPK, HMI Cilangkahan Desak Ketegasan Aturan

By On Sabtu, Maret 07, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com– Sekretaris Umum HMI Cabang Cilangkahan, Rely Maulid, angkat bicara menanggapi isu viral terkait dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukatani, Kecamatan Wanasalam. Oknum tersebut diduga kuat juga berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah naungan Kementerian Agama.

Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa Ketua BPD Sukatani aktif bertugas sebagai PPPK di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wanasalam. Hal ini dinilai mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpotensi merugikan keuangan negara melalui penerimaan penghasilan ganda.

“Kami sangat menyayangkan jika dugaan ini benar. Berdasarkan aturan yang dipertegas pemerintah hingga tahun 2026, seorang ASN, termasuk PPPK, dilarang keras merangkap jabatan sebagai anggota maupun Ketua BPD,” tegas Rely Maulid

Dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Rely menambahkan, rangkap jabatan ini secara terang-terangan menabrak sejumlah regulasi mutakhir, di antaranya:

UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa (Pasal 64): Melarang anggota BPD merangkap jabatan lain yang anggarannya bersumber dari negara.

UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN): Mewajibkan PPPK untuk bekerja penuh waktu pada instansi pemerintah.

Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN): Menegaskan larangan bagi PPPK menjadi bagian dari lembaga legislatif desa.

“Jika seseorang menerima gaji dari dua sumber keuangan negara secara bersamaan, ini bukan hanya soal etika, tapi potensi pelanggaran hukum yang merugikan negara. Kami mendesak pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi,” lanjut Rely.

HMI Cabang Cilangkahan meminta Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kementerian Agama untuk segera menindaklanjuti temuan ini. Secara aturan, seseorang yang telah ditetapkan sebagai PPPK dan memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) wajib mengundurkan diri dari jabatan di BPD untuk menjaga integritas dan profesionalitas ASN.

Langkah tegas dinilai perlu diambil demi memastikan birokrasi di tingkat desa berjalan transparan serta bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.

(Cup)

Wamendagri soal Fadia Tak Paham Birokrasi: Harusnya Paham Sejak Putuskan Maju

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyoroti klaim Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, yang mengaku tidak mengetahui urusan birokrasi. 

Ia menegaskan, Kepala Daerah merupakan pemimpin tertinggi birokrasi di daerah. 

Untuk itu, kata dia, Kepala Daerah harus mampu mengendalikan dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap roda pemerintahan di daerah. 

Menurutnya, hal tersebut harus dipahami oleh setiap Kepala Daerah, termasuk Fadia. 

"Kepala Daerah itu pimpinan tertinggi birokrasi pemerintahan di daerah, bukan saja harus menguasai tetapi juga harus mengendalikan dan bertanggung jawab sepenuhnya. Ini yang harusnya dipahami ketika memutuskan menjadi Kepala Daerah," ujarnya, Kamis, 05 Maret 2026. 

Bima mengatakan, Kepala Daerah yang tidak berlatar belakang politik pemerintahan tetap bisa mempelajarinya dengan cepat. 

Ia menegaskan, tidak semua urusan dapat diserahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda). 

"Kalau latar belakangnya bukan politik pemerintahan, maka belajarlah cepat," ujar Bima. 

"Tidak bisa mempercayakan semua pada Sekda, karena Sekda itu menjalankan perintah untuk mengoordinasikan kebijakan sebagai birokrat paling senior," imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan

Penetapan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Semarang pada Selasa, 03 Maret 2026. 

Fadia mengaku lebih banyak menjalankan fungsi seremonial dibandingkan mengurus persoalan birokrasi. 

Hal itu disampaikan Fadia saat diperiksa penyidik KPK setelah terjaring dalam OTT. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Fadia mengaku sebelumnya berprofesi sebagai pedangdut sehingga tidak banyak mengetahui soal birokrasi. 

"FAR mengaku urusan teknis birokrasi diserahkan kepada Sekretaris Daerah, sementara dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial di lingkungan Kabupaten Pekalongan," ujar Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 04 Maret 2026. 

Namun, kata Asep, pernyataan tersebut terbantahkan oleh rekam jejak Fadia yang telah terpilih dua kali sebagai Bupati dan sekali sebagai Wakil Bupati. 

"Sehingga sudah semestinya FAR memahami pelaksanaan prinsip-prinsip good government pada pemerintah daerah," ujarnya. (*/red)

Bahlil Klarifikasi Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai stok BBM tersisa 20 hari imbas Selat Hormuz ditutup karena perang Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS). 

Bahlil mengatakan, sejak dulu, kapasitas storage penampungan minyak di Indonesia memang hanya 25 hari saja. 

Namun, Bahlil memastikan kepemilikan minyak di Indonesia aman, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying

"Kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya itu hanya 25 hari. Jadi tempat storage-nya itu hanya 25 hari. Dari dulu ini, bukan baru sekarang, dari dulu," kata Bahlil kepada wartawan, di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

"Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi enggak perlu ada panic (buying), enggak perlu. Supply lancar," imbuhnya. 

Bahlil mengatakan, yang Indonesia ambil dari Timur Tengah adalah minyak mentah, bukan minyak jadi. 

Dia mengakui bahwa minyak mentah yang diambil Indonesia dari Timur Tengah mencapai 20-25 persen. 

Akan tetapi, kata Bahlil, Indonesia sudah mendapatkan pengganti. 

"Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," tegasnya. 

Lalu untuk solar, kata Bahlil, Indonesia sudah memproduksi full dalam negeri. Dengan demikian, stok BBM sisa 20 hari bukan berarti hanya tersisa untuk 20 hari. 

Bahlil menyebut, Indonesia memproduksi BBM terus, walau kapasitas penyimpanannya hanya untuk 25 hari. 

"Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri," tuturnya. 

"Jadi Insya Allah, sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman. Jadi enggak perlu, jangan dengar ada provokasi-provokasi atau misinformasi yang keliru. Insya Allah aman. Pemerintah akan hadir bersama dengan rakyat jadi enggak perlu ada rasa suasana kebatinan yang tidak pas," jelas Bahlil. (*/red)

Kemlu Sebut Ada 329 WNI di Iran, Mayoritas Mahasiswa

By On Sabtu, Maret 07, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat terdapat 329 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran saat perang Iran dengan Amerika Serikat (AS). Sebagian besar merupakan pelajar yang tinggal di Kota Qom

Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengatakan, data tersebut merupakan catatan sementara yang terus diperbarui oleh pemerintah. 

"Data WNI di Iran dan di Timur Tengah, untuk di Iran sebagaimana sudah sering disampaikan ada 329 orang. Sebagian besar berada di Kota Qom dan merupakan pelajar atau mahasiswa yang sedang belajar di sana,” ujar Heni kepada wartawan di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat, 06 Maret 2026. 

Meski demikian, Kemlu masih terus memantau perkembangan data WNI di Iran. Hal ini dilakukan untuk memastikan jumlah WNI yang berada di negara tersebut, termasuk mereka yang datang hanya untuk kunjungan sementara. 

“Untuk data WNI ini terus kita pantau, terutama karena kita juga harus melihat tidak saja WNI yang sudah tinggal dan menetap di sana, tetapi juga ada WNI yang memang sedang datang ke Iran. Ini juga menjadi bagian yang terus kita pantau,” ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Kemlu RI mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap WNI di Iran pada Jumat hari ini. Untuk tahap pertama, sebanyak 32 WNI akan dievakuasi. (*/red)

Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Belajar Al-Qur'an Sejak Dini

By On Sabtu, Maret 07, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya orang tua dalan memberikan pembelajaran Al-Qur'an kepada anak-anak sejak usia dini. 

Hal itu dikatakan Dimyati saat membuka acara Khotmil Qur'an yang dilaksanakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kota Serang, di Masjid Al-Furqon, Kompleks Taman Lopang Indah, Kota Serang, Jumat, 06 Maret 2026. 

Menurut Dimyati, para ustaz dan ustazah yang mengajari anak-anak baca tulis Al-Qur'an merupakan ujung tombak dalam rangka menciptakan generasi Qur'ani di Banten. 

Generasi yang mencintai Al-Qur'an baik secara harfiah maupun 'amaliah dalam kehidupan sehari-hari. 

"Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu dan bapak-bapak semua yang giat mengajarkan Al-Qur'an kepada putra-putrinya," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati memberikan bantuan dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan TPA Al-Furqon dan Rp 10 juta untuk Masjid Al-Furqon. 

Kepada para guru TKA, Dimyati berpesan agar terus memakmurkan masjid. Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan seperti zaman Rasulullah dulu. 

"Bahkan dulu mah masjid itu dijadikan sebagai pusat pemerintahan juga," pungkasnya. 

Sementara itu, Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA, Sanusi menambahkan, saat ini di Kota Serang sudah ada 45 unit TKA dengan total pengajarnya sekitar 290 orang. Berbagai program telah dilaksanakan tahun ini, salah satunya program Festival Anak Saleh Indonesia

"Saat ini kita sedang fokus mempersiapkan itu untuk tingkat Kota Serang untuk kemudian yang lolos akan diikutkan di tingkat Provinsi sampai tingkat nasional," katanya. (*/red)

Pemkab Bireuen Peringati Nuzulul Quran, Wabup Ajak Warga Bangkit dari Musibah Banjir

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, saat memberikan arahan pada acara peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H /2026 M, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

Kegiatan yang digelar Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Bireuen itu dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, diawali salat Isya berjamaah, dilanjutkan salat tarawih dan witir bersama. 

Peringatan tahun ini mengusung tema “Bersama Menjadi Generasi Penerus yang Cinta Quran.” Tausiah agama disampaikan Tgk. Irwansyah, Pimpinan LPI Tahfidz Darul Quran Al Aziziyah Gandapura

Dalam sambutannya, Razuardi menyampaikan bahwa Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. 

Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai Al-Quran harus menjadi pegangan dalam membangun karakter, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera. 

Tgk. Irwansyah, Pimpinan LPI Tahfidz Darul Quran Al Aziziyah Gandapura saat menyampaikan tausiah peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H /2026 M, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen.  

Ia juga menyinggung musibah banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, peristiwa tersebut harus dimaknai sebagai pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

“Musibah yang kita alami hendaknya kita maknai sebagai cara Allah mengingatkan kita untuk kembali kepada Al-Quran sekaligus menjaga alam dan memperkuat solidaritas antarsesama,” ujarnya. 

Razuardi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah serta menghidupkan kembali tradisi mengaji di rumah dan meunasah. 

Ia berharap, keberkahan Al-Quran dapat membawa Kabupaten Bireuen bangkit lebih kuat dari berbagai ujian serta terus hidup rukun dalam bingkai syariat Islam. (Joniful Bahri)

Sekda Bireuen Lantik Tiga Pejabat, Azmi Pimpin Sekretariat MAA Digantikan oleh Mursyidin

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Azmi, resmi menjabat sebagai Kepala Sekretariat MAA Kabupaten Bireuen. Sementara Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen kini dijabat oleh Mursyidin

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Hanifiah, S.P., CGCAE., melantik dua pejabat Eselon III dan satu pejabat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat, 06 Maret 2026. 

Pelantikan yang berlangsung di ruang kerja Sekda tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. 

Prosesi pelantikan turut disaksikan Mawardi, S.STP., M.Si., rohaniwan, serta sejumlah pejabat dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh

Dalam pelantikan tersebut, Azmi, S.Kom., MM., resmi menjabat sebagai Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen. Sebelumnya, Azmi menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen. 

Sementara itu, jabatan Kepala Bagian Prokopim Setdakab Bireuen kini dipercayakan kepada Mursyidin, S.Sos., M.Sos., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Protokoler. 

Pada kesempatan yang sama, Abi Maulana, S.STP., M.H., dilantik sebagai Kepala Subbagian Protokoler pada Bagian Prokopim Setdakab Bireuen. 

Dalam amanatnya, Sekda Bireuen Hanifiah menegaskan, pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan meningkatkan efektivitas kerja serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. 

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara maksimal, menjaga koordinasi, serta mendukung program pembangunan daerah,” ujarnya. 

Ia juga berharap pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Bireuen. (Joniful Bahri)

HRD Serap Aspirasi Pengungsi Simpang Mulia, Jembatan Gantung dan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 05 Maret 2026 kemarin. 

Dalam kunjungan tersebut, HRD juga menggelar temu ramah serta buka puasa bersama ratusan warga yang terdampak bencana. 

Kehadiran HRD disambut hangat oleh masyarakat yang saat ini masih bertahan di tenda pengungsian. 

Warga memanfaatkan momen Reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi pasca bencana. 

Dalam pertemuan itu, HRD menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir dan longsor, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak masyarakat. 

“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD. 

Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin dalam kesempatan tersebut secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses utama warga. 

“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, Pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya. 

Menanggapi permintaan tersebut, HRD menyatakan akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa itu. 

Ia juga menyampaikan, kondisi jalan desa yang rusak parah turut menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah pusat. 

Sementara itu, Nazaruddin mengapresiasi kunjungan HRD yang datang langsung melihat kondisi masyarakatnya pasca bencana. 

“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya. 

Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sangat membutuhkan hunian sementara (Huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul Fitri semakin dekat, sementara banyak rumah warga yang rusak akibat bencana. 

Dalam pertemuan tersebut, salah seorang warga juga mengungkapkan rasa harunya atas kunjungan tersebut. 

Ia mengaku sebelumnya sempat merasa iri karena desa tetangga lebih sering dikunjungi HRD. 

“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, HRD bersama sang istri, Hj Faridah Adam, juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak. 

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, mukim setempat, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Simpang Mulia. (Joniful Bahri)

Stok BBM Diklaim Aman, Sementara Warga Bireuen Tetap Antre Panjang di SPBU

By On Sabtu, Maret 07, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh dan sekitarnya dalam kondisi aman. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya pesan berantai yang mengimbau masyarakat segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken di tengah situasi konflik di Timur Tengah

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. 

“Terkait pesan berantai yang mengimbau masyarakat mengisi penuh tangki BBM, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar melalui aplikasi percakapan dan media sosial tersebut tidak benar,” ujar Fahrougi, Jumat, 06 Maret 2026. 

Ia menyebutkan, penyaluran BBM kepada masyarakat masih berjalan normal dan tidak ada gangguan pasokan di wilayah Aceh maupun Sibolga

“Perlu diketahui, informasi tersebut tidak benar. Saat ini, penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya. 

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui pesan berantai di media sosial. 

“Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan fakta,” tambahnya. 

Namun demikian, kondisi di lapangan disebut berbeda dengan pernyataan tersebut. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen, terlihat antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Sejumlah warga Bireuen menilai pernyataan dari pihak Pertamina maupun sejumlah pejabat kerap tidak sejalan dengan kondisi yang mereka rasakan di lapangan. 

Menurut mereka, antrean kendaraan di hampir setiap SPBU menunjukkan bahwa ketersediaan BBM tidak sepenuhnya seperti yang disampaikan. 

“Kalau memang stok BBM aman, kenapa kendaraan harus antre di setiap SPBU? Itu artinya BBM tidak tersedia seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar beberapa warga di Bireuen. 

Warga berharap, pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait kondisi distribusi BBM agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. (Joniful Bahri)