-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketua DPD Partai NasDem Bireuen, Yah Fud Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Samalanga

By On Jumat, Maret 27, 2026

Ketua DPD Partai NasDem Bireuen yang juga Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad saat menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya terbakar, di Gampong Matang Teungoh, Samalanga, Kamis, 26 Maret 2026 kemarin. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Guna meringankan beban korban bencana kebakaran, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bireuen yang juga Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad, turun langsung ke lokasi kebakaran di Dusun Kuta Kumbang, Gampong Matang Teungoh, Kemukiman Tanjongan, Kecamatan Samalanga, Kamis, 26 Maret 2026 kemarin. 

Politikus yang akrab disapa Ayah Fud itu menyerahkan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok dan pakaian kepada warga terdampak. 

Kunjungan tersebut merupakan respons atas musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 yang menghanguskan dua unit rumah milik Arifuddin (50) dan T. Reka Irnanda (32). 

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu menyebabkan kerugian material yang cukup besar. 

Dalam kesempatan itu, Ayah Fud menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran Partai NasDem merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. 

Ketua DPD Partai NasDem Bireuen yang juga Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad turun langsung ke titik lokasi rumah warga Samalanga yang terbakar, Kamis, 26 Maret 2026 kemarin.  

“Partai NasDem berkomitmen untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam situasi apa pun, terutama saat mereka membutuhkan dukungan dan perhatian,” ujarnya. 

Ia menegaskan, Partai NasDem tidak hanya menjalankan fungsi politik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. 

Menurutnya, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. 

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji. Tetap semangat dan tabah, semoga Allah SWT memberi kekuatan dan jalan terbaik,” kata Ayah Fud. 

Kehadiran Ayah Fud di lokasi kebakaran turut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan perhatian dan bantuan yang diberikan. (Joniful Bahri)

KDMP Cikuya Mulai Menampakan Sayap, Kembangkan Usaha Demi Kemajuan Bersama

By On Jumat, Maret 27, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Berkat tangan dingin polesan H. Bakat yang merupakan seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tangerang yang mana bisa memberikan perkembangan yang sangat signifikan bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang Banten, Jumat, 27 Maret 2026.

Di bawah komando H. Bakat dengan dibantu Pak Aep, Ibu Lastri dan Manda KDMP Desa Cikuya kian hari mengalami perkembangan yang sangat signifikan, terlihat sejauh ini telah tercatat sebanyak 240 anggota. 

"Ini merupakan suatu bukti nyata kalau kita benar benar bekerja dan sama sama ingin  membesarkan Koperasi Desa Merah Putih Cikuya," ucapnya. 

Lanjut ia menambahkan, sejauh ini KDMP Cikuya pada saat bulan Rahmadan kemarin telah diberikan kepercayaan oleh beberapa RT di Perumahan Adiyasa, yang mana mereka berbelanja kebutuhan sembako di KDMP Cikuya untuk selanjutnya dikemas dibagikan ke warga yang membutuhkan. 

Selain itu juga kemarin di lpercaya oleh Kades Cikuya untuk mengemas 1.500 paket sembako yang distribusikan ke para anak yatim dan kaum dhuafa se-Desa Cikuya. 

Harapan ke depan dan menargetkan 1.000 lebih anggota warga Desa Cikuya menjadi anggota KDMP Cikuya. 

Saat ini, KDMP Cikuya menyediakan  banyak macam kebutuhan masyarakat, di antaranya beras, aqua, gas elpiji dan kebutuhan pokok lainya dengan harga normal sesuai dengan amamat pemerintah pusat. 

Di samping itu, Kades Cikuya yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear, berdasarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDMP serta juga Sebagai Ketua Pengawas Koperasi (Ex - Officio). 

Kades Cikuya, Ade Sapei yang juga selaku Ketua APDESI Kecamatan Solear mengucapkan puji syukur yang mana di bawah arahan H. Bakat, KDMP Cikuya mengalami perkembangan yang sangat pesat. 

"Ini terbukti pada saat penyaluran sembako kemarin, KDMP Cikuya ikut membantu menyediakan kebutuhan tersebut. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi warga Desa Cikuya yang masuk menjadi anggota KDMP Cikuya," ujarnya. (Reno) 

Polresta Tangerang Gelar Rapat Koordinasi Haul Akbar Al-Istiqlalliyah, Siapkan Pengamanan Berlapis

By On Jumat, Maret 27, 2026

TANGERANG, KabarViral79.ComDalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan keagamaan berskala besar, Polresta Tangerang menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Haul Akbar ke-25 Abah Sepuh Abuya Dimyati, Haul ke-5 Abah Uci Turtusi, serta Haul Keluarga Besar Al-Istiqlalliyah

Rapat berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026,pukul 14.30 WIB, di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang, Andi M. Indra Waspada

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Tangerang, unsur Forkopimcam Pasarkemis, tokoh agama, serta panitia pelaksana dari DKM Al-Istiqlalliyah

Dalam arahannya, Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol R. Moch Sofyan, menyampaikan bahwa kegiatan haul akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026,mulai pukul 20.00 hingga 24.00 WIB di kawasan Pondok Pesantren dan Masjid Al-Istiqlalliyah, dengan estimasi kehadiran mencapai sekitar 10.000 jemaah. 

“Potensi kerawanan yang perlu diantisipasi di antaranya adalah kepadatan jemaah yang dapat menyebabkan pingsan akibat berdesakan, aksi pencopetan, hingga kemacetan arus lalu lintas,” ujarnya. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Tangerang menyiapkan pola pengamanan berlapis yang dibagi menjadi tiga ring. 

Ring pertama difokuskan pada area inti kegiatan dengan pengawasan ketat terhadap barang bawaan jemaah serta pengaturan kapasitas lokasi. 

Ring kedua mencakup akses jalan dan kantong parkir, termasuk pengaturan arus keluar-masuk serta penempatan titik layanan kesehatan. 

Sementara ring ketiga difokuskan pada rekayasa lalu lintas menuju dan dari lokasi kegiatan. 

Kasat Intelkam Polresta Tangerang, Kompol Johan Armando Utan menambahkan bahwa selain kemacetan, pihaknya juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti aksi kriminalitas hingga potensi sabotase. 

“Beberapa titik rawan seperti Perempatan Picung, Cilongok, pintu masuk masjid, hingga sepanjang Jalan Raya Purijaya menjadi fokus pengamanan,” jelasnya. 

Sementara itu, KBO Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Joko, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan penutupan di Perempatan Picung. 

Kendaraan jemaah akan diarahkan melalui jalur Puri Jaya dan dipusatkan di area parkir Stadion Mini Pasarkemis. 

Kapolsek Pasarkemis, AKP Humaedi, menegaskan bahwa seluruh personel telah dipersiapkan dan diploting untuk pengamanan terbuka maupun tertutup.

“Kami minta seluruh anggota melaksanakan tugas pengamanan dengan maksimal hingga kegiatan selesai,” tegasnya. 

Dari pihak penyelenggara, Ketua DKM Al-Istiqlalliyah, K.H. Afifudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polresta Tangerang. 

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan haul akan diisi dengan tahlil, dzikir, tausiyah, hingga doa bersama. 

“Kami juga telah menyiapkan pengamanan internal dari para alumni untuk membantu kelancaran acara,” ujarnya. 

Selain itu, pihak kecamatan melalui Kasi Trantib Pasarkemis, Acep Pudin, menyatakan kesiapan dukungan berupa kendaraan medis, posko darurat, serta bantuan dari pemadam kebakaran yang akan disiagakan di sekitar lokasi. 

Rapat koordinasi berakhir pada pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan haul dapat berjalan lancar, tertib, dan aman bagi seluruh jemaah yang hadir. (Reno)

Gubernur Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

By On Jumat, Maret 27, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong percepatan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari upaya penanganan sampah dan penguatan ketahanan energi. 

Bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten, Gubernur Andra Soni menandatangani kesepakatan pengelolaan sampah menjadi energi alternatif. 

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Kota Serang, Pemerintah Kota Cilegon, dan Pemerintah Kabupaten Serang. Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari percepatan pengembangan PSEL di wilayah Tangerang Raya

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat, 27 Maret 2026. 

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni mengatakan, program PSEL bukan hanya solusi penanganan sampah, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi energi dan pembangunan ekonomi daerah. Keberhasilan program ini akan bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. 

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya. 

Menurutnya, keberhasilan program ini juga memerlukan komitmen dan pengawasan bersama agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik termasuk memanfaatkannya menjadi sumber energi alternatif. 

Komunikasi antar daerah harus terus dibangun mengenai pengelolaan sampah di masing-masing tempat. 

“Diperlukan komitmen berkelanjutan, koordinasi intensif, serta pengawasan agar pelaksanaan berjalan efektif dan akuntabel,” jelasnya. 

Gubernur Andra Soni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan sampah. 

Selama proses pembangunan fasilitas PSEL, pemerintah akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah guna mengurangi volume sampah secara signifikan. 

“Permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Pemilahan sampah harus terus dilakukan agar volume sampah bisa ditekan,” ujarnya. 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut, kesepakatan ini menjadi bagian dari langkah besar mendukung kebijakan nasional dalam penanganan sampah. 

Ia mengungkapkan, potensi sampah yang akan diolah dari dua kawasan Provinsi Banten mencapai sekitar 4.000 ton per hari. 

“Hari ini Bapak Gubernur Andra Soni bersama Bupati/Walikota di Serang Raya dan Tangerang Raya telah menyepakati dukungan terhadap kebijakan Presiden dalam penyelesaian sampah di daerah. Ke depan sampah tersebut akan direduksi menjadi energi listrik,” ujarnya. 

Hanif juga mengungkapkan, program ini dapat berhasil bergantung pada pemilahan sampah sejak dari hulu. Pembangunan PSEL sendiri membutuhkan waktu hingga tiga tahun. 

“Dari peletakan batu pertama sampai operasional biasanya memakan waktu 2,5 sampai tiga tahun. Apapun teknologinya, fondasi dasarnya adalah sampah harus terpilah. Tanpa itu, biaya akan sangat besar,” ujarnya. 

Ke depan, program ini juga akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara. Semakin baik pengelolaannya, efisiensi bagi anggaran pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkat. (Welfendry) 

Tandatangani PKS PSEL, Bupati Ratu Zakiyah Yakin Persoalan Sampah Bakal Tertangani

By On Jumat, Maret 27, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yakin jika persoalan sampah di 29 Kecamatan ke depannya bakal tertangani dengan baik, jika terealisasinya Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 

PSEL merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH). 

Hal itu disampaikan Ratu Rachmatuzakiyah usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Pemkot Cilegon, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tentang penyelenggaraan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Pendopo Gubernur KP3B Curug Kota Serang, Jum’at, 27 Maret 2026. 

Dengan dilakukannya PKS PSEL, Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah berharap dalam rangka mengurai sampah yang ada di Kabupaten Serang bisa teratasi. 

"Kita tahu Kabupaten Serang itu sampahnya sangat banyak. Kami meyakini dengan adanya program PSEL ini, maka masalah atau persoalan sampah di Kabupaten Serang akan semakin terselesaikan,” ujarnya. 

Untuk diketahui, penandatangan PKS tentang PSEL dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni, Walikota Serang Budi Rustandi, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Walikota Cilegon Robinsar yang disaksikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan para Ketua DPRD Kabupaten dan Kota. 

Adapun untuk lokasi PSEL sendiri akan dibangun di Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang akan menampung sampah dari Kota Serang, Cilegon dan Kabupaten Serang sekitar 2.000 ton. 

"Kabupaten Serang PSEL-nya di Cilowong Kota Serang. Jadi kita aglumerasi Serang Raya, Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, tiga kabupaten kota itu dijadikan satu,” ujarnya. 

Sedangkan untuk penanganan sampah Kabupaten Serang saat ini, Ratu Zakiyah menyebut, sudah ada juga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemkot Serang untuk pembuangan sampahnya  ke TPSA Cilowong sebagian. 

Kemudian untuk sebagian sampah, Pemkab Serang memanfaatkan TPS3R atau Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle

"Jadi (untuk sampah) masih kita pilah. Kemudian dengan adanya program PSEL ini kami meyakini persoalan sampah Insya Allah akan terselesaikan dimasa yang akan datang,” tuturnya. 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kesepakatan ini menjadi bagian dari langkah besar mendukung kebijakan nasional dalam penanganan sampah. 

Ia mengungkapkan, potensi sampah yang akan diolah dari dua kawasan Provinsi Banten mencapai sekitar 4.000 ton per hari. 

“Hari ini Bapak Gubernur Andra Soni bersama Bupati dan Walikota di Serang Raya dan Tangerang Raya telah menyepakati dukungan terhadap kebijakan Presiden dalam penyelesaian sampah di daerah. Ke depan sampah tersebut akan direduksi menjadi energi listrik,” ujarnya. 

Hanif juga mengatakan, program ini dapat berhasil bergantung pada pemilahan sampah sejak dari hulu. Pembangunan PSEL sendiri membutuhkan waktu hingga tiga tahun. 

“Dari peletakan batu pertama sampai operasional biasanya memakan waktu 2,5 sampai 3 tahun. Apapun teknologinya, fondasi dasarnya adalah sampah harus terpilah. Tanpa itu, biaya akan sangat besar,” ujarnya. 

Ke depan, program ini juga akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara. Semakin baik pengelolaannya, efisiensi bagi anggaran pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkat. 

Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, program PSEL bukan hanya solusi penanganan sampah, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi energi dan pembangunan ekonomi daerah. Keberhasilan program ini akan bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. 

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya. (*/red)

Urai Arus Balik Lebaran, One Way Mulai Diberlakukan dari Tol Brebes hingga Cikatama

By On Jumat, Maret 27, 2026

Ilustrasi One Way Tol Trans Jawa

JAKARTA, KabarViral79.Com - Rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I mulai diberlakukan hari ini. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan arus balik yang masih terpantau tinggi di ruas Tol Trans Jawa menuju Jakarta. 

Rekayasa One Way Presisi Tahap I ini diberlakukan mulai dari Km 263 Bulakamba (Brebes Barat) hingga Km 70 Cikampek Utama (Cikatama). 

"Atas perintah Bapak Kapolri, Hari ini Jumat 27 Maret 2026, dilaksanakan One Way Presisi Tahap I mulai pukul 09.00 WIB," kata Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Command Center Km 29, Jawa Barat, Jumat, 27 Maret 2026. 

Hadir di lokasi Menhub Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono hingga Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin

Hadir pula Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Rudi Irawan dan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin. 

Penerapan One Way Presisi Tahap I ini diberlakukan usai pemantauan arus secara langsung di Command Center Km 29. 

Command Center Korlantas Polri ini berfungsi sebagai pusat kendali terintegrasi berbasis teknologi untuk memantau, menganalisis, dan mengelola arus lalu lintas secara real-time. 

Sebelum jalur satu arah dibuka penuh, personel Korlantas Polri telah melakukan serangkaian tahapan sterilisasi sejak pukul 07.30 WIB. 

Proses clearance atau pembersihan jalur dilakukan secara bertahap mulai dari Km 70 Cikatama hingga Km 263 Bulakamba untuk memastikan keamanan pengendara dari arah berlawanan. 

Pembukaan One Way dilakukan secara estafet untuk menguras titik-titik kepadatan di sekitar rest area. 

Mulai pukul 08.00 WIB, petugas melakukan pembersihan jalur dari Km 70 ke Km 132, diikuti pembukaan arus untuk mengurai kepadatan imbas Rest Area 130B. 

"Pelaksanaan clearance dilanjutkan dari Km 132 ke Km 164 untuk menguras kepadatan di Rest Area 164B. Setelah jalur dinyatakan aman dan sterilisasi mencapai Km 263, One Way Sepenggal Presisi Tahap I resmi dimulai pukul 09.00 WIB," ujar Irjen Agus. 

Manajemen arus lalu lintas kali ini difokuskan pada titik-titik perlambatan di rest area sepanjang Tol Cipali hingga Brebes. 

Penutupan sodetan pada Km 132 dan Km 164 dilakukan secara situasional untuk memastikan arus kendaraan dari Jawa Tengah menuju Jakarta mengalir tanpa hambatan. 

Penerapan One Way Presisi ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Ketupat 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Polri berkomitmen terus bersiaga hingga 29 Maret mendatang guna memastikan sisa arus balik yang sebelumnya tercatat masih 36 persen dapat kembali ke Ibu Kota dengan lancar. 

"Pengecekan jalur dilakukan secara menyeluruh dari Km 188 Palimanan hingga Km 263 Bulakamba. Kami pastikan jalur aman sebelum One Way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat," pungkasnya. 

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau kanal informasi resmi Polri dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kebingungan saat memasuki jalur rekayasa lalu lintas. (*/red)

Prabowo Kunjungi Warga Bantaran Rel Kereta Kawasan Senen, Janji Akan Bangun Hunian Layak

By On Jumat, Maret 27, 2026

Prabowo kunjungi permukiman di bantaran rel kereta di Senen

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi permukiman warga di bantaran rel kereta api, di kawasan Senen, Jakarta Pusat

Dalam kunjungannya, Prabowo tampak mendengarkan aspirasi dari masyarakat. 

Kegiatan itu diunggah Prabowo lewat akun Instagramnya. 

Dalam video yang diunggah, terlihat Prabowo mengenakan kemeja biru dengan topi cokelat. 

Ia terlihat didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

"Pada sore hari ini, saya menyusuri permukiman di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Terletak sekitar tiga km dari pusat Kota Jakarta," ujar Prabowo dalam unggahannya, Kamis, 26 Maret 2026. 

Dia berjanji akan membangun hunian bagi para warga yang tinggal di bantaran rel. 

"Insya Allah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat,” ujarnya. 

Prabowo mengatakan, sudah menjadi tekadnya untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat di Indonesia. 

“Sudah menjadi tekad saya untuk menyediakan hunian layak untuk masyarakat Indonesia," ujarnya. (*/red)

KPK Sebut Pengalihan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Diputuskan Melalui Rapat Pimpinan

By On Jumat, Maret 27, 2026

Mantan Menag, Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa proses pengalihan status tahanan Mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dibahas melalui rapat tingkat pimpinan. 

Hal tersebut disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menanggapi sejumlah kritik terkait pengalihan status tahanan Yaqut menjadi tahanan rumah. 

"Jadi begini, tentunya terkait dengan permohonan tersebut tentunya itu sudah, apa namanya, dilakukan rapat atau ekspos ya, jadi itu bukan keputusan pribadi. Jadi, itu adalah keputusan lembaga,” ujar Asep kepada wartawan, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026. 

Asep menyatakan, dia pun ikut hadir dalam rapat di tingkat pimpinan tersebut. 

Menurutnya, hasil rapat tersebut tentu akan disampaikan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK seiring dengan adanya laporan terhadap kewenangan KPK tersebut. 

“Saya ikut rapatnya dalam hal itu, saya salah satu yang ikut rapat di situ. Jadi, nanti juga kan ini disampaikan ya dilaporkan ke Dewas. Tentunya nanti di Dewan Pengawas akan dibuka bagaimana pengambilan keputusan itu. Ditunggu saja,” ujarnya. 

Asep mengatakan, proses pengalihan status penahanan Yaqut tersebut sudah sesuai prosedur, tepatnya Pasal 108 Ayat 1 dan 11 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Nomor 20 Tahun 2025. 

“Di Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 atau KUHAP yang baru diatur di Pasal 108 ya di sana ada ayat 1 sampai dengan 11 gitu, jadi itu norma hukumnya ada seperti itu,” ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, mantan Menag, Yaqut Cholil Qoumas, kembali ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Selasa, 24 Maret 2026, setelah sebelumnya berstatus tahanan rumah. 

Pengalihan menjadi tahanan KPK merupakan kali kedua untuk Yaqut sejak ditahan pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Satu minggu berselang, tepatnya pada Kamis, 19 Maret 2026, Yaqut dialihkan menjadi tahanan rumah atas permohonan dari keluarganya. 

Pengalihan status tahanan tersebut baru diumumkan KPK pada Sabtu, 21 Maret 2026, bertepatan pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Kemudian, Yaqut kembali dialihkan menjadi tahanan Rutan pada Senin, 23 Maret 2026. 

"Hari ini, Senin tanggal 23 Maret 2026, KPK melakukan proses pengalihan jenis penahanan terhadap Tersangka Saudara YCQ dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kuota haji, dari tahanan rumah untuk kembali menjadi tahanan Rutan KPK,” ujar Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Senin malam. 

Yaqut sebelumnya ditahan di rutan KPK sejak 12 Maret 2026 usai ditetapkan sebagai tersangka. 

Ia dijerat dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp 622 miliar. (*/red)

RAT Tahun Buku 2025 Digelar, Koperasi Desa Merah Putih Cimandiri Perkuat Program Ketahanan Pangan

By On Jumat, Maret 27, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.ComPemerintah Desa (Pemdes) Cimandiri melalui Koperasi Desa Merah Putih sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (27/03/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Sidang Wahyudin dan dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Ketua Koperasi, Aan Drajat, beserta seluruh jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih (SK. AHU-0030825.AH.01.29.Tahun 2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, serta Pendamping Koperasi Desa Merah Putih, Beni Rahmatullah.

Dalam arahannya, Beni Rahmatullah menekankan beberapa poin krusial terkait keberlanjutan koperasi. Ia mengingatkan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan roda organisasi.

“Fokus utama kita adalah laporan pertanggungjawaban tahun berjalan dan pemantapan rencana kerja tahun depan yang harus disusun matang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Beni.

Di lokasi yang sama, PJ Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Aan Drajat, memaparkan capaian kinerja pengurus kepada seluruh anggota yang hadir. Salah satu capaian unggulannya adalah kontribusi dalam program ketahanan pangan desa.

“Koperasi Desa Merah Putih saat ini telah menjalankan unit usaha melalui program KATAPANG (Ketahanan Pangan) yang bersumber dari Dana Desa. Fokus usahanya adalah penggemukan ternak kerbau dan kambing,” jelas Aan.

Sementara itu, Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, selaku penanggung jawab dan pengawas koperasi, memberikan apresiasi atas kinerja pengurus. Ia juga menghimbau seluruh anggota untuk tetap solid dalam mengawal program-program desa.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus kompak dan semangat dalam mendukung segala bentuk program pemerintah. Sinergi ini penting agar koperasi kita semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga,” pungkas Pe’i.

(Uday)

Mengungkap Dugaan, Dibalas Tersangka: Kisah Wartawan Amir dan Bayang-bayang Abuse of Power

By On Jumat, Maret 27, 2026


Oleh: Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM.

Kasus yang menimpa Wartawan Amir menjadi Potret Buram penegakan hukum yang berpotensi melenceng dari prinsip keadilan.

Alih-alih dilindungi sebagai insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial, Amir justru ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang secara substansi patut dipertanyakan.

Berdasarkan fakta dan kronologi yang ada, Wartawan Amir menjalankan tugas jurnalistiknya dengan melakukan konfirmasi, verifikasi, serta peliputan atas dugaan praktik yang meresahkan publik.

Proses tersebut dilakukan secara terbuka, melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum.

Tidak ditemukan adanya unsur paksaan, ancaman, maupun niat menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum.

Secara yuridis, tuduhan pemerasan terhadap Amir tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 482 ayat (1) KUHP Nasional 2023, yang mensyaratkan adanya:

1. Perbuatan memaksa seseorang;

2. Dengan kekerasan atau ancaman kekerasan;

3. Dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

Faktanya, seluruh unsur tersebut tidak terpenuhi dalam tindakan yang dilakukan oleh Wartawan Amir. Tidak ada paksaan, tidak ada ancaman, dan tidak ada tujuan keuntungan melawan hukum.

Dengan demikian, penetapan Tersangka terhadap Amir patut diduga sebagai bentuk kekeliruan penerapan hukum.

Namun realitas berkata lain. Narasi hukum yang dibangun justru menempatkan Amir sebagai Pelaku, bukan sebagai pihak yang mengungkap fakta.

Hal ini memunculkan dugaan kuat adanya kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik serta indikasi penyalahgunaan kewenangan oleh pihak-pihak tertentu.

Lebih jauh, muncul pula kekhawatiran adanya upaya pembentukan opini publik melalui cara-cara yang tidak etis, termasuk tekanan terhadap pihak tertentu untuk memberikan testimoni yang bersifat pencitraan.

Praktik seperti ini tidak hanya mencederai prinsip hukum, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Wartawan tidak boleh dikriminalisasi karena menjalankan tugasnya. Jika unsur Pidana tidak terpenuhi, maka penetapan Tersangka adalah bentuk Ketidakadilan.

"Setiap penyalahgunaan wewenang dan jabatan harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.”

Kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen negara dalam menjamin Kebebasan Pers dan Menegakkan Supremasi Hukum.

Jika seorang wartawan dapat dengan mudah dijadikan Tersangka tanpa dasar yang kuat, maka Ancaman terhadap Demokrasi bukan lagi sekadar wacana, melainkan Kenyataan.

Wartawan Amir hari ini bukan sekadar individu yang menghadapi proses hukum— ia adalah simbol dari pertaruhan antara Kebenaran dan Kekuasaan.

Dan pada akhirnya, publik berhak mengetahui: apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau justru diperalat.

Penulis adalah seorang Advokat

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Bencana Sesuai Prosedur, Persilakan Uji Lewat Class Action

By On Kamis, Maret 26, 2026

Juru Bicara Pemerintah Bireuen, Muhajir Juli

BIREUEN, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menegaskan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah tersebut telah dilaksanakan sesuai tahapan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. 

Juru Bicara Pemerintah Bireuen, Muhajir Juli menyatakan, seluruh proses penanganan, mulai dari penetapan status darurat hingga masa transisi pemulihan, telah mengacu pada ketentuan yang berlaku. 

“Pemkab Bireuen tidak memiliki kewenangan untuk mengabaikan tahapan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Sejak awal, seluruh proses dijalankan sesuai prosedur,” ujarnya. 

Hal tersebut, kata dia, dibuktikan dengan sejumlah Keputusan Bupati, di antaranya penetapan status keadaan darurat bencana banjir dan tanah longsor pada 2025, perpanjangan status darurat, hingga penetapan masa transisi darurat ke pemulihan yang berlangsung sejak 7 Januari hingga 6 April 2026. 

Menurut Muhajir, seluruh kebijakan tersebut merujuk pada berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 dan 22 Tahun 2008, serta aturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Qanun Daerah

Ia menambahkan, selama penanganan bencana, Pemkab Bireuen juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan tidak mengambil keputusan secara sepihak. 

Terkait tidak dibangunnya hunian sementara (Huntara), Muhajir menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah dengan masyarakat terdampak, bukan kebijakan sepihak pemerintah daerah. 

“Pembangunan Huntara memiliki sejumlah persyaratan, seperti harus berada di lahan yang sesuai, tidak berada di zona rawan bencana, serta mendapat persetujuan masyarakat. Dalam prosesnya, sebagian besar korban menolak ditempatkan di Huntara komunal maupun di luar desa,” jelasnya. 

Sebagai alternatif, lanjut dia, pemerintah memilih skema Dana Tunggu Hunian (DTH) sebagai bantuan stimulan bagi korban sembari menunggu pembangunan hunian tetap oleh pemerintah pusat. 

Muhajir juga menanggapi adanya wacana class action yang akan diajukan oleh sejumlah pihak terkait penanganan bencana. 

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah menghormati langkah hukum tersebut 

“Upaya hukum merupakan hak setiap warga negara dalam sistem demokrasi. Pemerintah Bireuen tidak keberatan dan siap menghormati proses tersebut,” katanya. 

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap terbuka dan berkomitmen menjalankan pemerintahan yang transparan serta berintegritas dalam percepatan penanganan dan pemulihan pasca bencana

“Pemerintah akan terus bekerja keras sesuai ketentuan untuk memastikan pemulihan berjalan optimal bagi masyarakat terdampak,” ujar Muhajir. (Joniful Bahri)

HRD Apresiasi Polda Aceh, Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Menurun

By On Kamis, Maret 26, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD).  

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Aceh beserta jajaran atas kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026

Hal tersebut disampaikan HRD kepada wartawan, Kamis, 26 Maret 2026. 

Ia menilai, pengamanan yang dilakukan Polda Aceh menunjukkan tren positif, ditandai dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan periode sebelumnya. 

“Pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini berjalan sangat baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya kepuasan masyarakat,” ujar HRD. 

Meski demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan. 

HRD menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rest area dan pos pelayanan, untuk menjaga kondisi fisik tetap prima saat berkendara. 

Menurutnya, capaian tersebut menjadi hal yang signifikan, mengingat Aceh sebelumnya dilanda bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. 

“Secara umum situasi tetap aman dan kondusif. Arus lalu lintas, termasuk di kawasan Jembatan Kutablang Bireuen dan daerah terdampak banjir, terpantau lancar,” ujarnya. 

HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh menyatakan bangga atas dedikasi seluruh personel kepolisian di lapangan. 

Ia menilai kerja keras aparat telah memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Idul Fitri.

“Suasana Lebaran di Aceh tahun ini dapat dirasakan dengan aman dan nyaman oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. (Joniful Bahri)

Bidik Kursi Ciper, Parsaoran Sinaga Janji Benahi Tata Kelola Anggaran

By On Kamis, Maret 26, 2026

SERANG, KabarViral79.ComKontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikande Permai (Ciper) mulai menghangat. Salah satu figur yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa adalah Parsaoran Sinaga C.B.J. 

Ia menilai momentum Pilkades ini harus menjadi titik balik evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan desa. 

Dalam pertemuan dengan awak media, pada Kamis, 26 Maret 2026,Parsaoran Sinaga mengungkapkan pandangannya terkait kondisi terkini di Desa Ciper. 

Ia menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang dinilai kurang matang secara perencanaan dan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Sinaga, pembangunan yang tidak terencana dengan baik berisiko menimbulkan pemborosan anggaran negara. 

Ia menekankan bahwa setiap rupiah dari dana desa seharusnya dialokasikan untuk program yang memiliki dampak jangka panjang bagi warga. 

"Pilkades ini adalah momentum penting untuk melakukan evaluasi. Kita melihat ada potensi pemborosan anggaran pada proyek yang kurang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Jika diamanahkan memimpin, ini yang akan pertama kali kita benahi," ujar Sinaga. 

Dengan jumlah penduduk mencapai 14.000 jiwa, Ciper memiliki potensi besar sebagai desa mandiri. 

Sinaga berkomitmen membawa perubahan signifikan dengan visi membangun desa yang sudah maju menjadi jauh lebih maju melalui tata kelola yang profesional. 

Senada dengan hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Cikande yang enggan disebutkan namanya, berharap Pilkades kali ini benar-benar membawa perubahan subtansial. 

"Kami berharap Pilkades bukan sekadar ajang ganti pemimpin, tapi sarana koreksi agar pembangunan desa ke depan lebih terencana, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak," ujarnya. 

Dengan latar belakang sebagai sosok yang kritis terhadap tata kelola pemerintahan, kehadiran Parsaoran Sinaga dalam bursa Pilkades Ciper diprediksi akan memberikan warna baru dalam diskursus pembangunan desa ke depan. (*/red)

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Perlawanan

By On Kamis, Maret 26, 2026

Menlu Iran, Abbas Araqchi

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak berencana untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dan berniat untuk terus berperang. 

Hal itu menyusul pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang menyebutkan Washington telah mengusulkan sebuah rencana perdamaian

"Saat ini, kebijakan kami adalah kelanjutan dari perlawanan," kata Araghchi dilansir kantor berita AFP, Kamis, 26 Maret 2026.

Menurutnya, Teheran tidak berniat untuk melakukan negosiasi dengan AS. Pihaknya akan terus melakukan perlawanan. 

"Kami tidak berniat untuk bernegosiasi sejauh ini, tidak ada negosiasi yang terjadi, dan saya yakin posisi kami sepenuhnya berdasarkan prinsip," ujarnya. 

"Berbicara tentang negosiasi saat ini merupakan sebuah pengakuan atas kekalahan," imbuhnya. 

Dilansir dari Aljazeera, Araghchi menyampaikan, AS telah gagal mencapai sasaran perang utamanya terhadap Iran, termasuk mengamankan kemenangan militer yang cepat dan mewujudkan perubahan rezim (regime change) di Teheran. 

Dia pun mendesak negara-negara tetangga Iran untuk menjauhkan diri dari AS. 

Ia menegaskan, respons Iran terhadap tindakan AS telah menunjukkan kepada dunia bahwa tidak ada negara yang dapat mengancam keamanannya. (*/red)

Kapolsek Cisoka Dampingi Kapolresta Tangerang Tinjau Objek Wisata Taman Religius Kramat Solear, Pastikan Keamanan Pengunjung Pasca Idul Fitri

By On Kamis, Maret 26, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada turun langsung melakukan pemantauan ke Objek Wisata Religius Taman Kramat Solear, di Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis, 26 Maret 2026. 

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Tangerang dan Forkopincam Kecamatan Solear, Kapolresta meninjau Taman Religius Kramat Solear yang berada di wilayah Desa Solear, Kecamatan Solear. 

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelola serta personel pengamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur. 

Setibanya di lokasi, Kapolresta bersama rombongan berkeliling meninjau area Wisata Taman Religius Kramat Solear sekaligus berkoordinasi dengan pihak pengelola terkait sistem pengamanan dan pelayanan pengunjung. 

Objek wisata yang masih dikunjungi  masyarakat menjadi perhatian khusus dalam upaya pencegahan potensi gangguan Kamtibmas. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga menyapa para pengunjung dan menyampaikan imbauan secara humanis. 

Ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi. 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang berlibur agar selalu menjaga keselamatan, khususnya anak-anak saat bermain, serta tetap waspada terhadap barang bawaan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujar Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada. 

Kapolresta juga menekankan kepada personel pengamanan agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Ia juga mengarahkan agar pos pantau ditempatkan di titik strategis, terutama di sekitar pintu masuk Objek Wisata Taman Religius Kramat Solear guna memudahkan pengawasan dan respons cepat apabila terjadi situasi darurat. 

“Personel harus hadir memberikan rasa aman, dengan pelayanan yang humanis dan responsif. Penempatan pos pengamanan juga harus efektif agar pengawasan lebih optimal,” tegasnya. 

Usai melakukan pemantauan di kawasan Taman Religius Kramat Solear, Kapolresta Tangerang bersama rombongan melanjutkan pengecekan ke objek wisata lainya yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Tangerang dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa libur lebaran, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu berlibur dengan aman dan nyaman. 

Terpisah, Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolresta Tangerang beserta jajaran yang sudah menyempatkan datang ke Objek Wisata Religius Kramat Solear dalam rangka bersilaturahmi dan meninjau langsung pengamanan dan kenyamanan para pengunjung di hari libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Kepala Desa (Kades) Solear yang diwakili Robi menyampaikan kepada para pedagang yang berjualan di sekitar Taman Religius Kramat Solear untuk selalu menjaga kebersihan agar kelestariannya tetap terjaga dengan baik sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada para pengunjung. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M.Indra Waspada, Ipda Andi Ferdiansyah (PA Bagops Polresta Tangerang), Kapolsek Cisoka Iptu Aditya Surya Sakti, Camat Solear Rizkia Nurul Fajar, Kasi Trantib Kecamatan Solear Sastra, Binamas Desa Solear Aiptu Siswanto dan Aipda Fran Asri F, Babinsa Solear Serda Suryanto, Kanit Intel Polsek Cisoka IPTU Nana, Propam Polsek Cisoka Bripka Imam Budiana, Unit Reskrim Polsek Cisoka Brigadir Ardiansyah, Bripda Damas Staf Sium Polsek Cisoka, Kades Solear yang diwakili oleh Roby, Ketua Katar Desa Solear Latif Habibullah, Tokoh Masyarakat, serta pihak pengelola Wisata Religius Taman Kramat Solear. (Reno

Dua Warga Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pidie Jaya Aceh, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

By On Rabu, Maret 25, 2026

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

PIDIE JAYA, KabarViral79.Com - Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Kedua korban diketahui berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku. 

Keduanya ditemukan dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI yang terparkir di jalan rel lama, tepatnya di depan Yayasan Bustanul Fakri Aceh

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Rabu, 25 Maret 2026 mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban. 

“Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya sedang menyelidiki penemuan dua warga meninggal dunia dalam mobil guna memastikan penyebab kematian kedua korban,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut telah berada di lokasi sejak Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, keberadaan kendaraan itu tidak menimbulkan kecurigaan warga karena diduga milik pemudik yang beristirahat. 

Namun, hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.55 WIB, warga mulai curiga lantaran mobil masih berada di lokasi dengan kondisi mesin menyala. 

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Sejumlah warga kemudian mendekati kendaraan tersebut dan mencoba memanggil penumpang di dalamnya, namun tidak mendapat respons. 

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Baru. Sekitar pukul 00.05 WIB, personel Kepolisian bersama warga mendatangi lokasi dan memecahkan kaca mobil untuk memastikan kondisi korban. 

Petugas yang turut melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bandar Baru memastikan kedua korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan. 

Dugaan sementara, korban meninggal saat beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan pendingin udara (AC) menyala tanpa adanya sirkulasi udara yang cukup. 

Selanjutnya, personel Polsek Bandar Baru bersama Koramil 11/Bandar Baru dan tim Inafis Polres Pidie Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bandar Baru sebelum dirujuk ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara itu, kendaraan yang digunakan korban masih berada di lokasi kejadian dan telah dipasangi garis polisi. 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat beristirahat di dalam kendaraan, dengan memastikan adanya sirkulasi udara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Joniful Bahri)

Ketua Gerbang Tani Bireuen Nilai Penanganan Pasca Bencana Lambat, Petani dan Nelayan Terdampak Parah

By On Rabu, Maret 25, 2026

Pemkab Bireuen dinilai lambat dalam menangani dampak bencana, khususnya pada sektor pertanian dan perikanan

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ketua Gerakan Kebangkitan Petani (Gerbang Tani) Kabupaten Bireuen, Sunazardi atau yang akrab disapa Tengku Dan, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berjalan lambat dalam menangani dampak bencana, khususnya pada sektor pertanian dan perikanan. 

Dalam siaran pers yang diterima, Rabu, 25 Maret 2026,Sunazardi menyampaikan bahwa kondisi di lapangan saat ini sangat memprihatinkan. Petani sawah dan pelaku perikanan darat disebut sebagai kelompok yang paling terdampak akibat belum maksimalnya penanganan pasca bencana. 

“Hampir di seluruh wilayah terdampak, masyarakat sudah tidak bisa lagi turun ke sawah maupun ke tambak. Kondisinya sangat sulit,” ujar Sunazardi. 

Ia menjelaskan, banyak lahan pertanian dan tambak milik warga tertimbun lumpur tebal pasca bencana, sehingga tidak dapat digunakan untuk aktivitas produksi. 

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan terukur dari pemerintah daerah. 

“Lahan sawah dan tambak saat ini tertutup lumpur padat. Pemerintah harus segera melakukan normalisasi dan pengerukan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas,” tegasnya. 

Sunazardi juga memperingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, dampaknya akan semakin luas. Selain kehilangan mata pencaharian, masyarakat juga berpotensi menghadapi krisis ekonomi hingga ancaman kelaparan

“Kalau ini terus dibiarkan, masyarakat akan kehilangan pekerjaan. Ancaman kelaparan sudah di depan mata,” katanya. 

Ia meminta pemerintah daerah lebih proaktif dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat. 

Menurutnya, situasi saat ini membutuhkan langkah cepat dan konkret, bukan sekadar menunggu tanpa aksi nyata. 

“Masyarakat sudah sangat menderita. Pemerintah harus turun langsung dan bergerak cepat, jangan berpangku tangan. Keresahan masyarakat sudah semakin meningkat,” ujarnya. 

Selain itu, Sunazardi juga mengingatkan Bupati Bireuen agar tidak mencari kesalahan pihak lain di tengah kondisi masyarakat yang masih terdampak bencana banjir dan tanah longsor

Ia menilai, hingga saat ini belum ada kepastian yang jelas bagi para pengungsi yang masih tinggal di tenda. 

Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa sebagai pemimpin daerah, Bupati harus bertanggung jawab penuh terhadap penanganan masyarakat korban bencana. 

Gerbang Tani berharap Pemkab Bireuen segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. (Joniful Bahri)