-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Al Muhajir Jabat Kasi Intelijen Kejari Bireuen, Wendy Yuhfrizal Pindah Tugas ke Aceh Timur

By On Kamis, Oktober 29, 2026

Kajari Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir, S.H., M.H., sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Bireuen, Kamis, 29 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kejari setempat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir, S.H., M.H., sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Bireuen, Kamis, 29 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kejari Bireuen. 

Al Muhajir sebelumnya menjabat sebagai Kasi Tindak Pidana Umum pada Kejari Aceh Timur. Ia menggantikan Wendy Yuhfrizal, S.H., M.H., yang mendapat penugasan baru sebagai Kasi Tindak Pidana Umum pada Kejari Aceh Timur. 

Pergantian jabatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Nomor KEP-IV-425/L.1/Cp.3/09/2026 tanggal 29 September 2026. 

Kegiatan pelantikan dihadiri para Kepala Seksi, Kepala Subbagian Pembinaan, para Kepala Subseksi, serta seluruh pegawai Kejari Bireuen. 

Dalam sambutannya, Kajari Bireuen, Yarnes berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta menjaga kehormatan dan nama baik institusi Kejaksaan. 

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja, meningkatkan kinerja dan prestasi, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan seluruh jajaran. 

Menurutnya, hal tersebut diperlukan untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Kejari Bireuen, khususnya dalam bidang intelijen penegakan hukum. 

Kepada pejabat lama, Yarnes menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi Wendy Yuhfrizal selama bertugas di Kejari Bireuen. 

Ia berharap Wendy dapat menjalankan amanah pada jabatan barunya dengan baik. 

Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. 

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi institusi dalam mendukung penegakan hukum. 

Kajari Bireuen berharap Al Muhajir segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, melanjutkan capaian kinerja yang telah diraih, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas intelijen guna mendukung penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan. (Joniful Bahri)

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Bireuen Ajak Generasi Muda Berkarakter dan Berempati

By On Rabu, Oktober 28, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., selaku inspektur upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu pagi, 28 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026, di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu pagi, 28 Oktober 2026. 

Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” tersebut dipimpin Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., selaku inspektur upacara. 

Dalam kesempatan itu, Razuardi membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya membangun generasi muda Indonesia yang memiliki semangat patriotisme, kegigihan, dan kepedulian terhadap sesama. 

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa 98 tahun lalu, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan janji yang menyatukan berbagai perbedaan dan memperkuat tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa. 

Semangat Sumpah Pemuda, menurut sambutan itu, harus terus hidup dalam karakter setiap generasi penerus bangsa, bukan sekadar menjadi bagian dari catatan sejarah. 

Kemajuan Indonesia, lanjutnya, tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, kemajuan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, dan kepedulian sosial. 

"Karena itu, generasi muda diharapkan memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati,"  paparnya. 

Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah menghadapi kesulitan dan kegagalan, sedangkan berempati berarti memiliki kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain. 

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” demikian pesan dalam sambutan Menpora yang dibacakan Wakil Bupati Bireuen. 

Sambutan tersebut juga mengajak generasi muda untuk terus bermimpi, bekerja keras, berani memimpin, sekaligus bersedia melayani masyarakat. 

Setiap ilmu, karya, dan pengorbanan diharapkan menjadi bukti nyata kecintaan terhadap Indonesia. 

Upacara Berlangsung Khidmat

Upacara peringatan HSP ke-98 di Bireuen turut melibatkan unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta pelajar. 

Alhalim, S.STP., M.M., yang menjabat Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Bireuen, bertugas sebagai perwira upacara. Sementara itu, Andi Akbar, S.Tr.I.P., Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Keuangan, Program, dan Pelaporan Kecamatan Kota Juang, bertindak sebagai komandan upacara. 

Pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh anggota Purna Paskibraka Bireuen 2026, yakni Raffi Putra Alhaska, M. Taufiq, dan M. Ikhsan. Adapun aubade dibawakan oleh siswa-siswi SMAN 1 Bireuen. 

Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara yang diikuti seluruh peserta, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Machfud Azhari, S.E., M.S.M., Wakil Ketua KNPI Bireuen, serta pembacaan teks keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 oleh Abdul Halim, S.Sosio, Ketua DPD II KNPI Bireuen. 

Kegiatan yang dipandu Agustiana, S.E., dari Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen tersebut ditutup dengan pembacaan doa oleh Afifullah, S.Pd.I., dari unsur Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan mendorong generasi muda agar berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pengabdian, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Bantah Pilih Kasih Penanganan Pascabencana, Sebut Anggaran Terbatas

By On Selasa, Oktober 27, 2026

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membantah tudingan pilih kasih dalam penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada November 2025. 

Pemerintah daerah menegaskan, pemulihan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas, pembagian kewenangan, serta kemampuan anggaran. 

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam menyelesaikan seluruh persoalan pascabencana secara bersamaan. 

Menurutnya, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya wilayah yang dianaktirikan dalam proses pemulihan. 

“Melihat perkembangan narasi tersebut di media sosial, perlu kami luruskan bahwa Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., bersama perangkat kerjanya, tidak pilih kasih dalam hal apa pun, termasuk dalam penanganan pascabencana. Hanya saja, dengan anggaran terbatas, tidak semua persoalan dapat diatasi dalam waktu bersamaan,” kata Muhajir dalam siaran persnya, Senin, 26 Oktober 2026. 

Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi narasi di media sosial mengenai dugaan ketidakmerataan penanganan pascabencana. 

Kritik yang berkembang juga menyoroti prioritas pembangunan fisik yang dinilai lebih diutamakan dibandingkan pemenuhan hak-hak korban bencana. 

Muhajir menjelaskan, sejak bencana melanda Bireuen pada November 2025, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk memperpanjang masa transisi darurat menuju pemulihan sebanyak empat kali. 

Tahapan tersebut menjadi jembatan antara penanganan darurat dan proses rehabilitasi serta rekonstruksi jangka panjang. 

Pemkab Bireuen juga telah menyusun dokumen Rencana Aksi Daerah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (RAD RRPB) 2026–2028 sebagai pedoman pelaksanaan pemulihan selama tiga tahun ke depan. 

Dokumen tersebut, menurut Muhajir, disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan dan diselaraskan dengan kerangka pemulihan di tingkat nasional. 

“Tidak semua dapat diselesaikan dalam waktu bersamaan. Ada yang dipulihkan tahun ini, ada tahun 2027, dan ada yang tahun 2028. Itu dilakukan berdasarkan skala prioritas dan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten,” ujarnya. 

Terkait bantuan bagi penyintas, Pemkab Bireuen menyatakan terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial untuk memastikan ketepatan data penerima. 

Muhajir menyebutkan, sejumlah bantuan masih dalam proses pencairan di tingkat pusat. Bantuan tersebut meliputi jatah hidup tahap II, stimulan ekonomi, bantuan perabotan rumah tangga, serta stimulan perumahan tahap II. 

Pemkab Bireuen mengajak masyarakat tetap tenang dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Pemerintah daerah juga berharap dukungan masyarakat dapat membantu kelancaran proses pemulihan pascabencana. 

Meski demikian, penanganan pascabencana masih menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait pemerataan bantuan dan percepatan pemulihan hak-hak penyintas di wilayah terdampak. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Terima Pelimpahan Dua Tersangka Kasus Sabu Hampir Tiga Kilogram

By On Selasa, Oktober 27, 2026

Kejari Bireuen menerima penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II darii BNNP Aceh dalam perkara dugaan tindak pidana narkotika, Senin, 26 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menerima penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dalam perkara dugaan tindak pidana narkotika, Senin, 26 Oktober 2026. 

Penyerahan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, di Ruang Tahap II Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen. Dalam perkara tersebut, terdapat dua tersangka berinisial H dan R. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., mengatakan, barang bukti yang diserahkan berupa tiga bungkus narkotika jenis sabu dengan berat netto keseluruhan mencapai 2.999,8 gram atau hampir tiga kilogram. 

Selain sabu, penyidik turut menyerahkan sejumlah telepon genggam, satu unit mobil Datsun Go Panca, serta barang bukti lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. 

Selain itu, keduanya juga disangkakan melanggar ketentuan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. 

"Setelah proses penyerahan tersangka dan barang bukti selesai, kedua tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut," katanya. 

Perkara tersebut selanjutnya ditangani oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bireuen guna mempersiapkan proses penuntutan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Joniful Bahri)

Kapolda Aceh Beberkan Kronologi Terbongkarnya Laboratorium Sabu Jaringan Internasional di Pidie

By On Selasa, Oktober 27, 2026

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan membeberkan kronologi pengungkapan laboratorium gelap narkotika jaringan internasional di Kabupaten Pidie, Aceh. 

Kasus tersebut terungkap setelah penyelidikan selama beberapa bulan yang bermula dari penangkapan kapal pengangkut 2,6 ton sabu cair di perairan Batam. 

Dalam keterangannya, Ruddi menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, Bea Cukai, serta otoritas antinarkotika Tiongkok. 

Penyelidikan berawal dari pemeriksaan awak kapal Ocean Porter yang memberikan informasi mengenai dugaan jaringan narkotika lain yang beroperasi di Indonesia. 

Informasi tersebut kemudian dikembangkan hingga mengarah pada dugaan pengiriman sabu cair dari Thailand menuju Aceh menggunakan kapal Ocean Kardon. Cairan narkotika itu diduga akan diolah di laboratorium rahasia sebelum diedarkan. 

Pada Mei 2026, dua warga negara Tiongkok diketahui datang ke Banda Aceh. Keduanya diduga mencari lokasi untuk mendirikan laboratorium narkotika dengan bantuan jaringan lokal. 

Penyelidikan terus berlanjut. Pada Juli 2026, petugas memperoleh informasi mengenai rencana pengiriman sabu cair menggunakan metode ship-to-ship, yakni pemindahan muatan dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut. 

Memasuki Oktober 2026, penyidik mendapatkan informasi bahwa dua warga negara Indonesia berangkat ke Malaysia untuk menjemput kedua warga negara Tiongkok tersebut. 

Keduanya kemudian tiba di Aceh pada 17 Oktober 2026, dan kembali mencari lokasi yang diduga akan digunakan sebagai laboratorium narkotika. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian mereka adalah sebuah rumah toko (ruko) di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. 

Setelah melakukan penyelidikan lanjutan, tim gabungan akhirnya mengungkap keberadaan laboratorium narkotika di Kabupaten Pidie pada 20 Oktober 2026. 

Polisi Tangkap 11 Tersangka

Dalam operasi yang dilakukan di lima lokasi tersebut, petugas menangkap 11 tersangka. Mereka terdiri atas sembilan warga negara Indonesia asal Aceh, dan dua warga negara Tiongkok berinisial LJ dan XM. 

Selain menangkap para tersangka, petugas menyita 1,2 ton sabu cair yang disebut siap diolah dan didistribusikan. 

Pengungkapan ini sekaligus membongkar dugaan aktivitas jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan wilayah Aceh sebagai lokasi pengolahan narkotika sebelum diedarkan. 

Ruddi menegaskan, kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi jaringan peredaran narkotika di Aceh. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu aparat dalam mengungkap aktivitas ilegal di lingkungan masing-masing. 

Kapolda secara khusus mengimbau para geuchik atau kepala desa agar segera melaporkan keberadaan rumah kosong, gudang, maupun bangunan lain yang mencurigakan dan diduga digunakan untuk kegiatan ilegal. 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika, sekaligus mencegah Aceh dijadikan tempat untuk memproduksi maupun mengedarkan barang terlarang tersebut. 

Ruddi berharap sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat terus diperkuat demi mewujudkan Aceh yang aman dan bebas dari ancaman narkoba. (Joniful Bahri)

Mantan Sopir di Bireuen Diduga Bobol Rekening Mantan Majikan, Kerugian Rp 585,2 Juta

By On Jumat, Oktober 23, 2026

Ai bin AD (31), warga Desa Lhok Awe, Kota Juang, Bireuen, ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen terkait dugaan pencurian uang majikannya. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Seorang pria berinisial Ai bin AD (31), warga Desa Lhok Awe, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen atas dugaan pencurian uang dari rekening mantan majikannya dengan total kerugian mencapai Rp 585,2 juta. 

Pria yang pernah bekerja sebagai sopir pribadi korban tersebut diamankan polisi di kediamannya di kawasan Desa Lhok Awe Teungoh, Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 21 Oktober 2026. 

Dedy menjelaskan, kasus ini terungkap setelah korban melaporkan berkurangnya saldo rekening Bank Aceh miliknya dalam jumlah besar. Berdasarkan penghitungan sementara pada 12 Oktober 2026, kerugian korban ditaksir mencapai Rp 585.200.000. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga mengambil uang dari rekening korban tanpa izin. 

“Penyelidikan awal kami fokuskan kepada beberapa orang dekat yang dicurigai, termasuk mantan sopir pribadi korban,” ujar Dedy. 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga penarikan uang tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026, ketika Ai masih bekerja sebagai sopir pribadi korban. 

Menurut Dedy, terduga pelaku diduga mengetahui nomor PIN kartu ATM milik korban karena sebelumnya pernah diminta oleh korban untuk menarik uang menggunakan kartu tersebut. 

“Celah itu yang kemudian diduga dimanfaatkan pelaku,” jelasnya. 

Polisi menduga penarikan uang dilakukan secara bertahap dan berulang kali selama kurang lebih empat bulan. Akibatnya, total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 585,2 juta. 

Setelah mengumpulkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, petugas kemudian mendatangi kediamannya dan mengamankan Ai tanpa perlawanan berarti. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

Saat ini, Ai telah dibawa ke Mapolres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk dugaan penarikan uang melalui kartu ATM tanpa izin yang menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah. 

Polisi masih melakukan proses penyidikan untuk mengungkap secara lengkap peristiwa tersebut. (Joniful Bahri)

UIA Bireuen Wisuda 227 Sarjana dan Magister, 32 Lulusan Raih Cum Laude

By On Rabu, Oktober 21, 2026

UIA mewisuda 227 lulusan program S1 dan S2 dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XXXVIII di Auditorium UIA, Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, Selasa, 20 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Universitas Islam Aceh (UIA) mewisuda 227 lulusan program sarjana (S1) dan magister (S2) dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XXXVIII, di Auditorium UIA, Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Selasa, 20 Oktober 2026. 

Dari total lulusan tersebut, sebanyak 32 orang meraih predikat cum laude atau lulus dengan pujian, sedangkan 195 lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan. 

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIA, Dr. Dhiauddin, M.Pd., melaporkan bahwa para wisudawan berasal dari enam program studi. Rinciannya, Magister Pendidikan Agama Islam 33 orang, Pendidikan Agama Islam 58 orang, Manajemen Pendidikan Islam 18 orang, Pendidikan Bahasa Arab 28 orang, Ekonomi Syariah tujuh orang, serta Hukum Keluarga Islam 83 orang. 

Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan akademik, melainkan awal tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu dan memberi manfaat bagi masyarakat. 

Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital, ia mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi serta menjaga kejujuran dan integritas. 

“Reputasi dapat dibangun melalui prestasi, tetapi kehormatan hanya dapat dipertahankan melalui integritas,” tegasnya. 

Nazaruddin juga menyampaikan sejumlah capaian UIA, di antaranya akreditasi Unggul Program Studi Pendidikan Agama Islam pada tahun lalu dan Ekonomi Syariah pada tahun ini. UIA turut meraih 10 penghargaan dalam ajang PTKIS Award dan AICISSS Award 2026. 

Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkarya serta berkontribusi bagi kemajuan daerah. 

Menurut Mukhlis, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial. 

"UIA terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat," harapnya. (Joniful Bahri)

Tabrakan Tiga Kendaraan Kembali Terjadi di Bireuen, Tiga Orang Luka Parah

By On Rabu, Oktober 21, 2026

Tiga unit kendaraan terlibat kecelakaan di jalan nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Desa Geulumpang Payong, Jeumpa, Bireuen, Selasa 20 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dalam insiden tersebut. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Honda CR-V, truk tronton Mitsubishi, dan satu mobil Mitsubishi Xpander terjadi di jalan nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Selasa 20 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. 

Tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dalam insiden tersebut. 

Ketiga kendaraan yang terlibat masing-masing Honda CR-V bernomor polisi BL 1395 JX, truk tronton Mitsubishi bernomor polisi BK 8328 FI, serta satu unit Mitsubishi Xpander yang sedang terparkir di depan Warung Indaco di sisi selatan jalan. 

Benturan keras menyebabkan bagian depan Honda CR-V ringsek parah. Sementara itu, truk tronton mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan. Mobil Xpander yang belum diketahui nomor polisinya juga mengalami kerusakan parah pada bagian belakang setelah dihantam truk tersebut. 

Kapolres Bireuen melalui Kasat Lantas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 09.22 WIB. 

Pengemudi Honda CR-V, Fajrial (41), warga Desa Rebak Waido, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, mengalami luka berat. Dua orang lainnya yang berada di dalam mobil tersebut juga menjadi korban, yakni Husniati (40), seorang bidan, serta Dafa (14). 

Ketiga korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan medis. 

Sementara itu, pengemudi truk tronton Mitsubishi, M. Yani (36), warga Desa Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, dilaporkan tidak mengalami luka. 

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Honda CR-V melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian, pada ruas jalan yang lurus, mobil tersebut diduga melebar ke sisi kanan jalan. 

Pada saat bersamaan, truk tronton Mitsubishi yang dikemudikan M. Yani melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. 

Benturan terjadi antara bagian depan Honda CR-V dan bagian depan sebelah kanan truk tronton. Setelah bertabrakan, truk tersebut juga menghantam bagian belakang mobil Xpander yang sedang terparkir di depan Warung Indaco. 

Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah, kondisi jalan beraspal dan kering, sedangkan arus lalu lintas terpantau sedang. 

Petugas kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat langsung dalam tabrakan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih melakukan penanganan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. 

Kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta mengendalikan kecepatan saat berkendara. 

Pengendara juga diminta tetap berada di jalur masing-masing dan menghindari manuver berisiko, terutama saat melintasi jalan nasional dengan arus kendaraan dari dua arah. (Joniful Bahri)

Konsolidasi PKB Bireuen, HRD Tekankan Soliditas Kader hingga Tingkat Desa

By On Selasa, Oktober 20, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), memimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Kabupaten Bireuen, di Kompleks Meuligoe Residence, Minggu malam, 18 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), meminta seluruh kader dan pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt) PKB menjadi corong aspirasi masyarakat serta responsif terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. 

Permintaan tersebut disampaikan HRD saat memimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Kabupaten Bireuen di Kompleks Meuligoe Residence, Minggu malam, 18 Oktober 2026. 

HRD menekankan pentingnya soliditas organisasi dan peran aktif kader dalam menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat kepada para pemangku kebijakan. 

Menurutnya, kader PKB juga harus peka terhadap persoalan sosial, termasuk penanganan dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. 

Selain memperkuat komunikasi dengan masyarakat, HRD meminta pengurus partai mengoptimalkan penggunaan media digital untuk mendukung aktivitas organisasi. 

Media digital dinilai dapat dimanfaatkan sebagai sarana publikasi kegiatan partai, penyampaian aspirasi warga, serta penyebarluasan informasi mengenai kinerja anggota legislatif Fraksi PKB. 

Ia juga menegaskan bahwa penguatan struktur partai harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, agar komunikasi organisasi dan pelayanan terhadap masyarakat berjalan lebih efektif. 

HRD menyebutkan, rapat konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

Dalam kesempatan itu, HRD menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus DPC dan pelantikan pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen dijadwalkan berlangsung pada November 2026. 

Kegiatan pengukuhan tersebut akan dihadiri sekitar 4.000 peserta yang berasal dari 609 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Menurut HRD, pelantikan itu direncanakan menjadi kegiatan perdana sekaligus percontohan bagi DPAC PKB di kabupaten dan kota lainnya di Aceh.  

"Agenda ini direncanakan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, tokoh perempuan hingga ulama," paparnya.  

Melalui konsolidasi tersebut, pengurus dan kader PKB diharapkan semakin memperkuat koordinasi organisasi serta menjalankan peran sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik. (Joniful Bahri)

Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026 Usai Taklukkan Gandapura Lewat Adu Penalti

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Bupati Bireuen, Mukhlis menyerahkan piala kepada tim Kecamatan Jangka setelah berhasil keluar sebagai juara Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Tim Kecamatan Jangka berhasil keluar sebagai juara Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Gandapura melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga waktu normal. 

Kejuaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut resmi ditutup oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kamis sore, 15 Oktober 2026. 

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang. 

Turnamen yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemoab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) itu berlangsung sejak 27 September 2026 dan diikuti 17 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Dalam laga final, Jangka dan Gandapura tampil bersaing ketat. Kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Jangka akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2. 

Sebagai juara pertama, Kecamatan Jangka berhak membawa pulang Piala Bupati Bireuen dan uang pembinaan sebesar Rp 35 juta. Piala dan hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis. 

Sementara itu, Kecamatan Gandapura menempati posisi kedua dan menerima piala serta uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. Hadiah diserahkan oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T. 

Adapun posisi juara ketiga bersama diraih Kecamatan Kota Juang dan Kecamatan Samalanga. Kedua tim masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 2 juta yang diserahkan oleh Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I. 

Dua tim, Jangka dan Gandapura tampil pada final Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, di Lapangan RTH Cot Gapu. 

Sementara untuk penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen berlangsung. 

Wais Al Qarni dari Kecamatan Jangka terpilih sebagai pemain terbaik (best player) dan menerima piala serta uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Zulfikar Siregar, S.H., M.H. 

Sementara itu, penghargaan pencetak gol terbanyak (top scorer) diberikan kepada Putra perwakilan tim Kecamatan Gandapura. 

Penghargaan ini diberikan karena sejumlah pemain mencatatkan jumlah gol yang sama selama kejuaraan. Uang pembinaan sebesar Rp 1 juta diserahkan oleh Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T. 

Ketua Panitia Kejuaraan, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemekab Bireuen, pihak kecamatan dan desa, KONI Bireuen, serta PSSI Kabupaten Bireuen atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada aparat keamanan, tenaga medis, para pendukung kegiatan, seluruh tim peserta, panitia, dan masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah berkontribusi sehingga kejuaraan berlangsung dengan sukses dan lancar. 

"Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda olahraga dalam rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen sekaligus menjadi wadah bagi para pemain antarkecamatan untuk menunjukkan kemampuan dan mempererat silaturahmi melalui olahraga sepak bola," sebutnya. (Joniful Bahri)

Bireuen Berselawat di HUT ke-27: Merawat Persatuan, Menguatkan Semangat Bangkit Pascabencana

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menutup rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, dengan tema Bireuen Berselawat, di Halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Bireuen Berselawat di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin malam, 12 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Lantunan selawat yang menggema di dalam dan sekitar Masjid menciptakan suasana religius dan khusyuk. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan pemulihan pascabencana. 

Suasana haru terasa saat video kilas balik diputar setelah salat Isya. Tayangan tersebut menampilkan perjalanan pembangunan Bireuen, kondisi saat bencana melanda, serta upaya pemerintah dan masyarakat untuk bangkit menghadapi berbagai tantangan. 

Dukungan terhadap kebangkitan Bireuen turut disampaikan Irini Dewi Wanti, S.S., MSP., perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, melalui pesan video berisi ucapan selamat dan dukungan moral kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. 

Menurut Mukhlis, pembangunan Bireuen membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Ulama, Akademisi, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Keuchik, Aparatur Gampong, hingga Masyarakat luas. 

"Berbagai capaian pembangunan bukan semata-mata hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah buah dari kontribusi kolektif semua unsur,” ujarnya. 

Ia menegaskan, semangat Bireuen Berselawat tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam perilaku jujur, adil, santun, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama warga terdampak bencana. 

Mukhlis juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan daerah, meliputi penguatan nilai keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, penyediaan rumah layak huni, serta penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian. 

Selain itu, rekonstruksi infrastruktur pascabencana perlu memperhatikan ketahanan lingkungan agar pembangunan tidak hanya memulihkan kondisi daerah, tetapi juga mendukung keselamatan masyarakat dalam jangka panjang. 

Di tengah peringatan HUT yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses terhadap fasilitas publik masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Bireuen. 

Melalui kegiatan Bireuen Berselawat, masyarakat diharapkan semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mendukung pemulihan serta pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Bantuan Peralatan Usaha kepada 20 Wirausaha Kuliner Pemula di Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Wakil Ketua I DPRA, yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh tersebut diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRA. 

Penyerahan berlangsung di kompleks perumahan Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa 13 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan Diskop UKM Aceh. 

Yah Fud mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga. 

Peralatan yang diberikan disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Pelaku usaha kerupuk kulit mendapatkan mesin press kemasan dan freezer. Sementara pelaku usaha kedai kopi menerima mesin kopi, penggiling kopi (grinder), dan kompor. Adapun pelaku usaha kue memperoleh kompor, oven, dan mixer. 

Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Kota Juang, Juli, Peusangan Siblah Krueng, Pandrah, Simpang Mamplam, dan Samalanga. 

Yah Fud menjelaskan, penyaluran bantuan pada 2026 tersebut merupakan kali kesembilan. Selain peralatan usaha, bantuan yang diperjuangkannya melalui berbagai program juga mencakup kebutuhan pangan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan becak, serta bentuk bantuan sosial lainnya. 

Menurutnya, proses penyaluran bantuan pemerintah membutuhkan waktu karena calon penerima harus melalui tahapan verifikasi ulang oleh instansi terkait untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. 

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, saya berharap tetap bersabar karena semuanya membutuhkan proses. Insya Allah, usulan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan akan kita perjuangkan kembali pada tahun berikutnya,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, usulan bantuan tersebut berawal dari kegiatan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun kemudian diperjuangkan melalui Pokir DPRA sebelum diproses oleh pemerintah dan disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. 

Yah Fud juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan peralatan yang diberikan sesuai peruntukannya dan tidak menjualnya kepada pihak lain. 

"Bantuan ini bukan untuk dijual, melainkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Jika ditemukan penerima yang menjual bantuan tersebut, tentu akan menjadi catatan dalam penyaluran bantuan selanjutnya,” tegasnya. 

Ia berharap, bantuan peralatan usaha tersebut dapat membuka peluang kerja, meningkatkan produktivitas, serta membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha kuliner, agar lebih mandiri secara ekonomi. 

Dalam kesempatan itu, Yah Fud turut mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan mempertimbangkan kepedulian serta kontribusi nyata kepada masyarakat, bukan karena imbalan uang saat pemilihan. 

Menurutnya, membantu masyarakat merupakan tanggung jawab bersama seluruh wakil rakyat. 

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan dalam pengurusan proposal bantuan, termasuk bantuan rumah bagi kaum duafa, merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi persyaratan administrasi agar proses pengajuan dapat berjalan lebih mudah. (Joniful Bahri)

Kecamatan Jeumpa Raih Tiga Prestasi pada HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Camat Jeumpa, Rusli S.Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan dari Bupati Bireuen, H Muhlis ST pada malam apresiasi seni, di halaman pendopo bupati setempat, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, berhasil meraih tiga prestasi dalam rangkaian perlombaan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Prestasi tersebut meliputi juara pertama perpustakaan terbaik, juara pertama stan UMKM terbaik bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga penyaji terbaik Festival Meurukon antarkecamatan. 

Penghargaan bagi para pemenang diserahkan dalam acara malam apresiasi seni yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Adapun prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa, yakni juara pertama perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Bireuen melalui Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh. Selanjutnya, juara pertama stan UMKM terbaik yang diraih bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga kategori penyaji terbaik dalam Festival Meurukon antarkecamatan se-Kabupaten Bireuen. 

Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai unsur, mulai dari Muspika, para Keuchik, Sekretaris Desa (Sekdes), perangkat Gampong, pegawai Kantor Camat Jeumpa, hingga seluruh masyarakat Kecamatan Jeumpa. 

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama, hasil kerja sama seluruh unsur Pemerintah Kecamatan Jeumpa, tokoh masyarakat, para Keuchik, Sekdes, serta seluruh pegawai kantor kecamatan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ujar Rusli. 

Camat Jeumpa, Rusli S. Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan stand terbaik rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh, serta Grup Rukoen Pintoe Kuta, Gampong Lipah Rayeuk, yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama Kecamatan Jeumpa dalam berbagai perlombaan tersebut. 

Rusli berharap, prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kreativitas, kekompakan, dan partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah. 

"Ke depan, kita akan terus berbuat dan berupaya membawa nama Kecamatan Jeumpa ke arah yang lebih baik," katanya. 

Selain menjadi ajang kompetisi dan pelestarian budaya, rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut turut memberikan ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

Prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa menjadi bukti pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintahan Gampong, pelaku usaha, pegiat budaya, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan daerah sekaligus memperkuat potensi lokal. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tutup Lomba HUT ke-27, Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan dilanjutkan dengan Malam Pagelaran Seni, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dengan menjunjung tinggi kreativitas, kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas. 

Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, Ketua BKMT Kabupaten Bireuen, serta masyarakat. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, penutupan rangkaian perlombaan bukan sekadar seremoni penyerahan penghargaan kepada para pemenang, melainkan juga bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam berkompetisi secara sehat. 

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan perlombaan tidak hanya ditentukan oleh prestasi dan jumlah juara yang diraih, tetapi juga oleh tingginya partisipasi masyarakat, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai positif yang tumbuh selama kegiatan berlangsung. 

"Malam ini kita khususkan untuk merayakan keringat, kerja keras, serta sportivitas yang telah ditunjukkan oleh para peserta melalui berbagai cabang perlombaan yang telah usai digelar,” ujar Mukhlis. 

Ia berharap, semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah ditunjukkan para peserta dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Selain memeriahkan hari jadi daerah, berbagai perlombaan tersebut diharapkan mampu mendorong kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Bireuen. 

Rangkaian acara penutupan semakin semarak dengan penyelenggaraan Malam Pagelaran Seni yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Bireuen. 

Momentum tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Pengemudi Ojek Raih Sepeda Motor Ajang Jalan Santai HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T saat menyerahkan kunci sepeda motor hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Muslim, seorang pengemudi ojek asal Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, tak menyangka keikutsertaannya dalam kegiatan jalan santai gratis memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen berbuah keberuntungan. Nomor undiannya terpilih sebagai pemenang satu unit sepeda motor. 

Momen keberuntungan tersebut terjadi saat pengundian hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Nomor undian Muslim dibacakan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang kemudian menyerahkan kunci sepeda motor secara simbolis kepada pemenang. 

Bagi Muslim yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi Gojek, hadiah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia tidak menyangka dapat membawa pulang hadiah utama di tengah ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Jalan santai bertema “Mari Satukan Tekad Menuju Bireuen yang Lebih Gemilang” itu dipadati masyarakat sejak pagi. Warga dari berbagai kecamatan mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Bupati Mukhlis melepas peserta dengan menerbangkan balon ke udara di ruas jalan sebelah selatan SMPN 1 Bireuen. 

Peserta kemudian menempuh rute yang dimulai dari Lapangan Pulo Kiton, melewati kawasan depan gedung DPRK Bireuen, Tugu Kota Juang, Simpang Empat Bireuen, hingga Simpang Meunasah Tgk. Digadong. Setelah berbalik arah, peserta menyelesaikan perjalanan di Pendopo Bupati Bireuen. 

Bupati Mukhlis melepas peserta kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Membludaknya jumlah peserta membuat pergerakan massa berlangsung perlahan. Ruas jalan di sekitar gedung DPRK Bireuen, Simpang Empat, hingga jalur menuju Takengon dipadati warga. 

Bahkan, ketika rombongan terdepan telah mencapai kawasan Simpang Empat, barisan peserta di bagian belakang masih berada di sekitar SMPN 1 Bireuen. 

Sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer jalan protokol dipenuhi warga yang antusias memeriahkan hari jadi Kabupaten Bireuen tersebut. 

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyediakan ratusan hadiah menarik, termasuk tiga unit sepeda motor sebagai hadiah utama. 

Hadiah lainnya berupa televisi LED 55 inci, kulkas, pendingin ruangan (AC), sepeda, kipas angin, dispenser, serta berbagai perlengkapan rumah tangga. 

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, H. Razuardi, M.T; Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, S.H; Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK); anggota DPRK Bireuen; pengurus TP PKK Bireuen; serta Tokoh Masyarakat. 

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, personel gabungan dari Polres Bireuen, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, bersama panitia pelaksana melakukan pengamanan di sepanjang rute hingga lokasi finis. (Joniful Bahri)

17 Kecamatan Ikuti Festival Toet Budee Trieng, Rebut Piala Bupati Bireuen

By On Minggu, Oktober 11, 2026

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Bireuen itu memperebutkan Piala Bupati dengan total hadiah Rp 26 juta. 

Festival yang digelar Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dan disaksikan antusias oleh masyarakat. 

Dewan Pakar DKA Bireuen, H. Yusri, S.Sos mengatakan, festival ini bertujuan melestarikan tradisi Toet Budee Trieng sebagai warisan budaya lokal sekaligus ruang ekspresi seni masyarakat. 

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Bupati Mukhlis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan mengembangkan budaya Aceh agar tetap dikenal generasi muda. 

Penilaian lomba meliputi teknik atraksi, kualitas suara, konsep penyajian, kostum, dan dekorasi. Panitia juga melarang penggunaan karbit demi menjaga keaslian tradisi dan keselamatan peserta. 

Selain juara I hingga III dan juara harapan, sebanyak 11 kelompok lainnya mendapat subsidi pembinaan masing-masing Rp 1 juta. (Joniful Bahri)

Samalanga Melaju ke Semifinal Piala Bupati Bireuen Usai Taklukan Peusangan 3-1

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Pemain kedua tim saling berebut bola pada pertandingan antara Samalanga dan Peusangan dalam laga itu. Samalanga melaju ke Semifinal Piala Bupati Bireuen Usai Taklukan Peusangan 3-1. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Kecamatan Samalanga memastikan tiket semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Peusangan dengan skor 3-1 pada laga perempat final di RTH Cot Gapu, Kota Juang, Jumat, 09 Oktober 2026. 

Samalanga membuka keunggulan melalui Abdul pada menit ketiga. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. 

Pada babak kedua, Lambak menggandakan keunggulan Samalanga melalui titik penalti. 

Peusangan sempat memperkecil ketertinggalan lewat M. Ilham Adidian pada menit ke-50. Namun, Tgk Ayah memastikan kemenangan Samalanga melalui gol pada menit ke-57. 

Manajer Tim Samalanga, Zulfahmi mengapresiasi kerja keras para pemain dan dukungan masyarakat yang mengantarkan timnya ke semifinal. 

"Alhamdulillah, perjuangan keras seluruh tim membuahkan hasil manis dan melangkah ke semifinal,” ujarnya seusai pertandingan. 

Ketua Apdesi Kecamatan Samalanga, Abdurrahman Yusuf juga mengapresiasi jalannya pertandingan dan mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam kompetisi. 

Dengan hasil tersebut, Samalanga berhak melaju ke babak semifinal Piala Bupati Bireuen 2026. (Joniful Bahri)

Festival Meurukon HUT Bireuen Ditutup, 17 Kecamatan Tampilkan Seni Tradisi

By On Jumat, Oktober 09, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. menutup secara resmi Festival Meurukon 2026 dari 17 kecamatan dalam rangka HUT Kabupaten Bireuen, Rabu malam, 07 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menutup Festival Meurukon 2026 yang diikuti 17 grup dari 17 kecamatan, Rabu malam, 07 Oktober 2026. 

Festival dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di pentas utama halaman Pendopo Bireuen. Kegiatan ditutup Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. 

Razuardi mengatakan, Festival Meurukon bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan seni dan budaya daerah serta memperkuat identitas masyarakat Bireuen. 

Menurutnya, Meurukon merupakan kekayaan budaya daerah yang telah mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. 

"Tradisi tersebut juga mengandung syiar keagamaan, nasihat, pendidikan, dan pesan moral," sebutnya. 

Ia berharap, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengenal, mempelajari, mencintai, dan melanjutkan tradisi Meurukon di tingkat kecamatan, gampong hingga meunasah. 

Festival tersebut diselenggarakan Pemkab Bireuen melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen. 

Ketua panitia, Azmi mengatakan, penilaian dilakukan tiga juri yang memiliki kompetensi di bidang seni dan budaya, yakni Syech Medya Husen, Tgk. Khalilullah, dan Syech Mulyadi. 

Penilaian mencakup enam aspek, yakni salam, khutbah, nadham, tema, ketepatan waktu, serta jumlah anggota. Setiap grup beranggotakan 10–13 orang dengan durasi penampilan maksimal 15 menit. 

Dari seluruh peserta, enam penyaji terbaik memperoleh Anugerah Kebudayaan, penghargaan, serta uang pembinaan masing-masing Rp 5 juta. (Joniful Bahri)

17 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan di Bireuen

By On Jumat, Oktober 09, 2026

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Surya, S.Pd., M.Pd mengukuhkan 17 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bireuen, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Rabu, 07 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sebanyak 17 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bireuen dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Sadriah Mukhlis, dalam kegiatan pengukuhan dan penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Rabu pagi, 07 Oktober 2026. 

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Surya, S.Pd., M.Pd mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat peran Bunda PAUD sebagai penggerak, motivator, dan mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. 

Sementara itu, Sadriah Mukhlis berharap pengukuhan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, holistik, dan berkelanjutan. 

Ia juga mendorong anak-anak mengikuti pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang diwakili Sekda Ismunandar, MT  menyampaikan selamat kepada seluruh Bunda PAUD dan pengurus Pokja Bunda PAUD Kecamatan yang dikukuhkan. 

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kesehatan anak. 

Ia meminta Pokja Bunda PAUD memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, gampong, serta dinas terkait dalam mendukung program PAUD, termasuk penanganan stunting, pemenuhan gizi anak, dan pelaksanaan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. (Joniful Bahri)

Laga Jangka vs Jeunieb Ricuh, Wasit Dilarikan ke Rumah Sakit

By On Rabu, Oktober 07, 2026

Pertandingan sepak bola antarkecamatan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen antara tim Jangka dan Jeunieb berakhir ricuh di RTH Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Rabu sore, 07 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pertandingan sepak bola antarkecamatan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen yang mempertemukan Kecamatan Jangka dan Kecamatan Jeunieb berakhir ricuh, di RTH Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Rabu sore, 07 Oktober 2026. 

Kericuhan terjadi pada menit ke-63 saat pertandingan masih berlangsung imbang 0-0. 

Situasi memanas setelah wasit Ahmad Wazky mengeluarkan kartu merah kepada dua pemain Kecamatan Jeunieb. 

Salah seorang pemain diduga tidak menerima keputusan tersebut dan kemudian memukul wasit. Pukulan mengenai bagian wajah, sekitar mata. 

Kericuhan semakin meluas setelah terjadi aksi saling dorong antarpemain. Sejumlah penonton kemudian masuk ke lapangan sehingga situasi semakin tidak terkendali. 

Dalam kericuhan tersebut, wasit juga disebut sempat membalas pukulan pemain yang sebelumnya menyerangnya. 

Ratusan pendukung Jeunieb kemudian mengejar wasit. Menyahuti kondisi ini, sejumlah petugas keamanan segera mengamankan wasit dari lapangan dan membawanya menggunakan ambulans ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

Akibat insiden tersebut, pertandingan dihentikan dan tidak dapat dilanjutkan. Hingga pertandingan dihentikan, skor Jangka dan Jeunieb masih 0-0. 

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari kejuaraan sepak bola antarkecamatan se-Kabupaten Bireuen yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen dan memperebutkan Piala Bupati Bireuen (Joniful Bahri)