-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diduga Sopir Mengantuk, Colt Diesel Picu Kecelakaan Beruntun di Jalan Nasional Kutablang

By On Senin, September 14, 2026

Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di jalan nasional kawasan Desa Tingkeum Mayang, Kutablang, Bireuen, Aceh, Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 05.10 WIB. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di jalan nasional, kawasan Desa Tingkeum Mayang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 05.10 WIB. 

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Colt Diesel Kopdes Merah Putih, satu dump truck tronton pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, serta dua minibus, yakni Mitsubishi Xpander Cross BL 1826 ZE dan Daihatsu Ayla BK 1906 AAN. 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution mengatakan, berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan diduga dipicu pengemudi Colt Diesel yang mengantuk saat melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

"Setiba di lokasi kejadian, pengemudi truk Colt Diesel diduga mengantuk sehingga hilang kendali dan kendaraannya melebar ke kanan jalan,” ujar AKP Irwansyah. 

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, yakni Banda Aceh menuju Medan, melaju dump truck tronton BL 9625 ZA. 

Colt Diesel kemudian bertabrakan dengan dump truck tersebut. Bagian depan samping kanan Colt Diesel mengenai bagian depan samping kanan dump truck tronton. 

Setelah benturan pertama, Colt Diesel kembali menyenggol bagian kanan Mitsubishi Xpander Cross BL 1826 ZE yang melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan hingga kendaraan tersebut terguling. 

Colt Diesel kemudian juga menabrak bagian kanan Daihatsu Ayla BK 1906 AAN yang berada di belakang Xpander Cross. 

Akibat kecelakaan tersebut, satu pengemudi mengalami luka ringan. Sementara tiga pengemudi lainnya dilaporkan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Kecelakaan itu sempat mengejutkan warga sekitar. Dentuman keras terdengar dari arah jalan raya saat sebagian warga baru bangun untuk bersiap menunaikan salat Subuh. 

Warga yang mendatangi lokasi mendapati Colt Diesel terguling di badan jalan. Sementara tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan dan berada di sekitar lokasi kejadian. 

Saat ini, kecelakaan tersebut telah ditangani jajaran Satlantas Polres Bireuen. Polisi masih melakukan penanganan terhadap kendaraan yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dan fakta di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan. 

Penyelidikan masih berlangsung guna mengetahui secara pasti rangkaian dan faktor penyebab kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri)

Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kutablang Bireuen

By On Senin, September 14, 2026

Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di jalan nasional kawasan Desa Tingkeum Mayang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin, 14 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Empat unit kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di jalan nasional, kawasan Desa Tingkeum Mayang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 05.10 WIB. 

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Colt Diesel Kopdes Merah Putih, satu dump truck tronton pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, serta dua minibus, masing-masing Mitsubishi Xpander Cross dan Daihatsu Ayla. 

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu mengejutkan warga sekitar. Dentuman keras terdengar dari arah jalan raya ketika sebagian warga baru bangun untuk bersiap menunaikan salat Subuh. 

Warga yang mendatangi lokasi mendapati truk Colt Diesel terguling di badan jalan. Sementara tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan dan berada di sekitar lokasi kejadian. 

Pengemudi truk Colt Diesel bernomor polisi B 9402 XNZ, Renilda (47), warga Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, mengalami luka ringan. 

Warga kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasi Renilda ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. 

Sementara itu, pengemudi dump truck tronton BL 9625 ZA, Hasan Basri (58), warga Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Bireuen, yang mengangkut TBS sawit, dilaporkan tidak mengalami luka serius. Hasan memilih mendapatkan penanganan secara tradisional dari tukang urut. 

Dua pengemudi minibus lainnya juga dilaporkan selamat. Mereka adalah Teuku Muslem (52), warga Desa Blang Ujok, Kecamatan Julok, Aceh Timur, pengemudi Mitsubishi Xpander Cross BL 1826 ZE, dan Tomy Zulfiansyah (35), warga Desa Tingkeum, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, pengemudi Daihatsu Ayla BK 1906 AAN. 

Akibat kecelakaan tersebut, truk Colt Diesel yang membawa sejumlah barang dan peralatan Koperasi Merah Putih terbalik di tengah badan jalan. Sejumlah barang bawaan, termasuk kursi, berserakan di lokasi. 

Dump truck tronton terperosok ke sisi jalan dengan sebagian muatan sawit berserakan. Sementara Mitsubishi Xpander Cross mengalami kerusakan pada bagian samping kanan. 

Sedangkan Daihatsu Ayla mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. 

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional lintasan Medan–Banda Aceh mengalami kemacetan hingga hampir satu jam. 

Kemacetan berangsur terurai setelah personel Satlantas Polres Bireuen yang dipimpin Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, SE., bersama warga melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. 

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan serta kronologi lengkap kejadian masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian. (Joniful Bahri)

Wartawan KabarViral79.Com Joniful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

By On Senin, September 14, 2026

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat didampingi Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuardi saat menyerahkan piagam penghragan kepada wartawan KabarViral79.Com pada Haornas ke-43 Tahun 2026, di Halaman Pendopo Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan kepada sejumlah insan olahraga yang dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam memajukan olahraga di daerah tersebut pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026. 

Penghargaan tersebut diserahkan seusai upacara peringatan Haornas yang digelar di Halaman Pendopo Bireuen, Senin, 14 September 2026. 

Penyerahan penghargaan dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, S.T., M.T., bersama unsur Forkopimda. 

Salah satu penerima penghargaan dari kategori wartawan adalah Joniful Bahri, wartawan KabarViral79.Com

Ia menerima penghargaan sebagai wartawan yang dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Bireuen. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran media dan wartawan dalam memberikan ruang pemberitaan, publikasi, serta turut mendorong perkembangan olahraga dan prestasi atlet di Kabupaten Bireuen. 

Penerima penghargaan Haornas ke 34 Bireuen berfoto bersama dengan unsur Forkopimda usai kegiatan upacara Haornas, ke-43 Tahun 2026, di Halaman Pendopo Bireuen. 

Joniful Bahri juga bukan sosok baru dalam dunia olahraga. Pada tahun-tahun sebelumnya, ia pernah menerima penghargaan sebagai pelatih tinju daerah terbaik secara berturut-turut. 

Pemkab Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata memberikan penghargaan kepada insan olahraga dalam sejumlah kategori, meliputi pembina cabang olahraga, pelatih, atlet, akademisi/tenaga keolahragaan, wasit, serta wartawan. 

Adapun penerima penghargaan lainnya, di antaranya Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud sebagai pembina cabang olahraga sepak bola; Munazir Nurdin, pembina Muay Thai, Mulya Saputra, S.E., pelatih sepak bola; Munzir Mustafa, pelatih balap sepeda, Syuhada Assaif, atlet sepak bola, lalu Muhammad Rangga, atlet skateboard; disusul Khairul Rizal, S.Pd., akademisi/tenaga keolahragaan Muay Thai dan Ahmad, S.Pd., akademisi/tenaga keolahragaan panahan; serta Maimun Adam, wasit bola voli. 

Wabup Bireuen, Razuardi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan capaian para pelaku olahraga yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bireuen dalam berbagai ajang, baik tingkat regional, nasional maupun internasional. 

"Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi, kualitas pembinaan, serta melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di Kabupaten Bireuen," ujar Razuardi. 

Pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen dan kepedulian Pemkab Bireuen terhadap pembinaan olahraga serta insan-insan yang selama ini berperan dalam mengembangkan olahraga di daerah. (*/red)

Haornas 2026, Menakar Kesiapan Atlet Bireuen Menuju PORA XV Aceh Jaya

By On Sabtu, September 12, 2026

Peringatan Haornas 2026 di Kabupaten Bireuen menjadi momentum kesiapan atlet daerah menghadapi PORA XV di Aceh Jaya dalam waktu dekat ini. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Kabupaten Bireuen menjadi momentum untuk kembali melihat sejauh mana kesiapan atlet daerah menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya dalam waktu dekat ini. 

Sementara upacara peringatan Haornas ke 43 tahun 2026 ini akan dipusatkan di Halaman Meuligoe (Pendopo) Bupati Bireuen, Senin, 14 September 2026. 

Ajang PORA bukan sekadar arena pertandingan dan perebutan medali. Di balik setiap nomor yang dipertandingkan, ada proses panjang yang dijalani para atlet. Ada keringat yang jatuh di lapangan, latihan berulang kali, evaluasi, kekalahan dalam uji tanding, hingga perjuangan untuk kembali menemukan kepercayaan diri. 

Bagi Bireuen, perjalanan menuju PORA XV juga menjadi kesempatan untuk membangun kembali kekuatan olahraga daerah. Setelah berbagai persiapan dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, para atlet mulai diarahkan pada program latihan yang lebih intensif dan terukur. 

Sejumlah cabang olahraga telah menjalani berbagai uji coba, baik melalui kegiatan Pra-PORA maupun pertandingan persahabatan dan uji tanding. Ajang tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya di PORA Aceh Jaya. 

Kini, perhatian mulai tertuju pada bagaimana seluruh proses persiapan itu dapat menghasilkan prestasi ketika pertandingan resmi dimulai. 

Banyak yang berharap kontingen Kabupaten Bireuen mampu tampil lebih baik dan kembali mendulang medali seperti yang diraih pada PORA XIV di Kabupaten Pidie tahun 2022 lalu. 

Harapan tersebut tentu tidak ringan. Persaingan pada PORA selalu ketat. Setiap daerah datang dengan kekuatan terbaiknya, membawa atlet-atlet yang telah dipersiapkan melalui program latihan masing-masing. 

Karena itu, persiapan Bireuen tidak hanya membutuhkan latihan fisik. Teknik, mental bertanding, kekompakan tim, strategi pelatih, hingga koordinasi antara cabang olahraga dan KONI Bireuen menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. 

Latihan Berjalan di Banyak Tempat

Menjelang PORA XV Aceh Jaya, aktivitas latihan atlet Bireuen berlangsung di sejumlah lokasi berbeda. 

Pagi, siang maupun sore, sejumlah venue latihan mulai kembali dipenuhi aktivitas para atlet. Mereka berlatih sesuai karakter masing-masing cabang olahraga. 

Atlet Muaythai (MI) misalnya, menjalani latihan di Gedung Trisna Werdha Cot Bada, Peusangan. Di tempat tersebut, latihan menjadi bagian dari proses pembentukan fisik, teknik dan mental para petarung sebelum turun menghadapi lawan di arena PORA. 

Di lokasi lain, atlet Atletik (PASI) menjalani latihan di Lapangan Paya Kareung, Peusangan. 

Lintasan dan lapangan menjadi ruang bagi atlet atletik untuk mengasah kemampuan. Setiap gerakan, kecepatan dan daya tahan terus diperhatikan karena dalam olahraga atletik, selisih waktu yang sangat kecil dapat menentukan posisi seorang atlet di podium. 

Sementara itu, atlet Anggar (IKASI) menjalani latihan di BTN Keupula Indah Geulanggang Gampong, Kota Juang. 

Olahraga yang mengandalkan kecepatan, ketepatan dan konsentrasi tinggi tersebut menuntut atlet untuk mampu membaca gerakan lawan sekaligus mengambil keputusan dalam waktu singkat. 

Berbeda lagi dengan atlet Panjat Tebing (FPTI) yang berlatih di GOR Geulumpang Payung, Jeumpa. 

Dinding panjat menjadi tempat para atlet menguji kekuatan tangan, keseimbangan tubuh, keberanian serta kemampuan membaca jalur. Setiap latihan menjadi simulasi untuk menghadapi tekanan pertandingan yang sebenarnya. 

Sedangkan atlet Kempo (Perkemi) menjalani latihan di UPTD SMPN 1 Bireuen, Kota Juang. 

Dari berbagai tempat latihan tersebut terlihat satu gambaran yang sama: persiapan menuju PORA tidak berlangsung dalam satu lokasi, melainkan bergerak di berbagai penjuru Bireuen sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga. 

29 Cabang Olahraga Menjadi Harapan

Kontingen Bireuen dipersiapkan untuk bertanding pada 29 cabang olahraga. 

Cabang olahraga tersebut meliputi anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, bermotor, bola basket 3x3 dan 5x5, bola voli indoor dan voli pasir, bulutangkis, dayung, futsal, karate, kempo, layar, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, sepak bola, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu dan arung jeuram. 

Masing-masing cabor memiliki target dan tantangan tersendiri. Ada cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik, ada yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, teknik, konsentrasi, keberanian hingga kerja sama tim. 

Karena itu, tidak ada satu ukuran yang dapat digunakan untuk melihat kesiapan seluruh atlet. 

Seorang petinju membutuhkan latihan fisik dan teknik bertanding. Atlet panahan membutuhkan ketenangan dan konsistensi. 

Atlet anggar membutuhkan refleks dan ketepatan. Sementara cabang olahraga beregu membutuhkan kekompakan seluruh anggota tim. 

Di situlah peran pelatih menjadi sangat penting. Latihan tidak hanya bertujuan membuat atlet semakin kuat, tetapi juga memastikan mereka siap menghadapi tekanan pertandingan. Kekalahan dalam uji tanding harus menjadi bahan evaluasi, sementara kemenangan tidak boleh membuat atlet terlena. 

Uji Tanding Menjadi Cermin Kesiapan

Berbagai ujicoba yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju PORA XV. 

Pra-PORA dan uji tanding bukan sekadar mencari hasil pertandingan. Dari sana pelatih dapat melihat kekurangan atlet, mengukur kemampuan menghadapi lawan, sekaligus menentukan bagian mana yang masih harus diperbaiki. 

Bagi atlet, pertandingan uji coba juga menjadi kesempatan untuk merasakan kembali atmosfer kompetisi. Sebab, latihan dan pertandingan adalah dua hal berbeda. 

Di tempat latihan, atlet dapat mengulang teknik berkali-kali. Namun ketika memasuki arena pertandingan, tekanan mulai muncul. Lawan, penonton, target medali dan harapan daerah dapat memengaruhi konsentrasi. 

Karena itu, semakin banyak pengalaman pertandingan yang diperoleh sebelum PORA, semakin besar pula kesempatan atlet untuk memahami situasi kompetisi yang sesungguhnya. 

Harapan Mengulang Prestasi Pidie 2022

Kini, PORA XV Aceh Jaya menjadi tujuan berikutnya. 

Bireuen tentu ingin datang bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai kontingen yang mampu bersaing dan membawa pulang medali. 

Pencapaian pada PORA XIV di Pidie tahun 2022 menjadi salah satu pijakan dan pembanding. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa atlet Bireuen memiliki kemampuan untuk bersaing dengan daerah lain di Aceh. 

Tantangannya adalah bagaimana capaian tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. 

Untuk itu, persiapan tidak boleh berhenti pada latihan rutin. Program latihan harus terus dievaluasi, kebutuhan atlet diperhatikan, dan komunikasi antara atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga serta KONI Bireuen harus berjalan baik. 

Dukungan terhadap atlet juga menjadi faktor penting. Sebab, prestasi tidak lahir secara tiba-tiba pada hari pertandingan. 

Medali yang nantinya dipersembahkan dari Aceh Jaya merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai jauh sebelum atlet menginjakkan kaki di arena pertandingan. 

Haornas dan Semangat Olahraga Bireuen

Peringatan Haornas 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan olahraga bukan hanya berbicara tentang siapa yang menjadi juara.

Lebih dari itu, olahraga merupakan proses membentuk manusia yang disiplin, tangguh, sehat dan memiliki semangat berkompetisi secara sportif. 

Di Bireuen, semangat tersebut kini terlihat dari aktivitas para atlet yang terus berlatih di berbagai tempat. 

Dari Gedung Trisna Werdha Cot Bada, Lapangan Paya Kareung, BTN Keupula Indah Geulanggang Gampong, GOR Geulumpang Payung hingga UPTD SMPN 1 Bireuen, latihan terus berjalan. 

Keringat para atlet hari ini adalah bagian dari cerita yang sedang dibangun menuju Aceh Jaya. 

Masih ada waktu untuk melakukan pembenahan. Masih ada kesempatan untuk memperkuat fisik, mempertajam teknik, membangun mental dan memperbaiki kekurangan. 

Pada akhirnya, PORA XV bukan hanya tentang berapa banyak atlet yang diberangkatkan atau berapa banyak cabang olahraga yang diikuti. 

PORA adalah tentang bagaimana perjuangan panjang tersebut berujung pada prestasi. Dan bagi Bireuen, harapan itu kini sedang ditempa melalui latihan. 

Satu per satu atlet mempersiapkan diri. Satu per satu cabang olahraga menyusun kekuatan. Sementara KONI Bireuen bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga daerah diharapkan terus mengawal proses tersebut hingga hari pertandingan tiba. 

Dari tempat-tempat latihan yang sederhana, dari keringat yang terus mengalir, Bireuen sedang menyiapkan jawaban untuk satu pertanyaan besar: mampukah prestasi PORA Pidie 2022 kembali diukir, bahkan target bisa dilampaui, di Aceh Jaya nanti? 

Haornas 2026 menjadi momentum untuk menjawabnya-bukan dengan kata-kata, tetapi dengan kerja keras, disiplin dan prestasi di arena PORA XV. 

Haornas ke-43 di Bireuen bukan sekadar upacara seremonial belaka. Peringatan ini menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana pembinaan olahraga dan prestasi atlet Bireuen dipersiapkan. 

Terlebih, Bupati Bireuen,  H Mukhlis ST yang juga Ketua Umum KONI Bireuen memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan olahraga daerah. Haornas hendaknya menjadi puncak semangat bersama untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, serta mematangkan langkah Bireuen menuju PORA Aceh Jaya. (Joniful Bahri)

Wabup Razuardi Pimpin Upacara Hardikda Aceh di Bireuen, Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kesiapsiagaan Bencana

By On Senin, September 07, 2026

Wabup Bireuen, H. Razuardi memimpin upacara peringatan Hardikda Aceh ke-67 di Kabupaten Bireuen, Senin, 07 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, S.T., M.T., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di Kabupaten Bireuen, Senin, 07 September 2026. 

Dalam amanat Gubernur Aceh yang dibacakannya, Razuardi menyampaikan bahwa kemajuan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari prestasi akademik. Pendidikan juga harus mampu membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, kreatif, adaptif, serta menguasai teknologi. 

"Hardikda bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini menjadi ruang untuk melihat apa yang telah kita capai, apa yang masih perlu dibenahi dan bagaimana menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan Aceh,” demikian amanat Gubernur Aceh. 

Peringatan Hardikda tahun ini mengusung tema “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul, dan Bermartabat." 

Tema tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dengan iman, akhlak dan integritas. 

Selain peningkatan mutu pendidikan, pemerintah Aceh turut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan satuan pendidikan dalam menghadapi bencana. 

Pengalaman menghadapi berbagai bencana menjadi pembelajaran bahwa sekolah harus memiliki sistem kesiapsiagaan yang mampu melindungi seluruh warga sekolah. 

Pendidikan kebencanaan diharapkan menjadi bagian dari budaya sekolah, antara lain melalui penyusunan prosedur kedaruratan dan peningkatan kemampuan warga sekolah dalam menghadapi situasi bencana. 

Dalam amanat tersebut juga disebutkan bahwa bencana telah berdampak terhadap 93 SMK dan 344 SMA di Aceh. 

Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat revitalisasi, rehabilitasi dan pemulihan sarana pendidikan yang terdampak. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan proses belajar mengajar sehingga para siswa kembali mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman dan layak. 

Upacara Hardikda ke-67 di Kabupaten Bireuen turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen, para rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, organisasi profesi pendidikan, Pramuka serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. 

Peringatan Hardikda ke-67 di Bireuen menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan. 

Pemerintah, guru, orang tua, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam membentuk generasi Aceh yang berilmu, berakhlak, unggul dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. (Joniful Bahri)

Sawah Rusak Berat di Pidie Direhabilitasi, Satgas PRR Jadikan Pilot Project

By On Jumat, September 04, 2026

Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Dr. Safrizal ZA, melakukan peninjauan langsung ke Desa Blang Cut, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Jumat, 03 September 2026. 

PIDIE, KabarViral79.Com - Penanganan dampak bencana hidrometeorologi terhadap lahan pertanian di Kabupaten Pidie mulai menunjukkan progres signifikan. 

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) menjadikan rehabilitasi sawah rusak berat di daerah tersebut sebagai pilot project untuk penanganan lahan pertanian terdampak bencana di wilayah lain. 

Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Dr. Safrizal ZA, mengatakan total luas sawah rusak berat di Kabupaten Pidie mencapai 95 hektare. 

Hal itu disampaikan Safrizal setelah melakukan peninjauan langsung ke Desa Blang Cut, Kecamatan Kembang Tanjong, Jumat, 03 September 2026. 

"Satgas PRR telah mengerahkan alat berat untuk merehabilitasi sawah rusak berat di wilayah ini sebagai pilot project percontohan, mengingat Pidie memiliki luasan dampak yang relatif lebih kecil dibanding wilayah lain,” ujar Safrizal. 

Menurutnya, hasil penanganan di Pidie nantinya akan menjadi model yang diajukan kepada Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR. 

Model tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di kabupaten lain dengan skala kerusakan lebih luas. 

Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Aceh Utara, yang berdasarkan data mencatat kerusakan sawah hingga 4.800 hektare. 

Penanganan di daerah tersebut masih dalam tahap pengkajian kebutuhan anggaran. 

Untuk wilayah Kembang Tanjong, rehabilitasi terhadap target 95 hektare ditargetkan selesai 100 persen dalam waktu 30 hari. Saat peninjauan dilakukan, pekerjaan telah memasuki hari ke-9 dan berjalan lancar. 

Selain di Desa Blang Cut, rehabilitasi juga berlangsung di Desa Pante Beunot, Kecamatan Tiro, serta Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse. 

Satgas Kementerian Pertanian di Aceh, Dr. Drs. Agus Susanto, dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, mengapresiasi percepatan penanganan yang dilakukan di lapangan. 

Menurut Agus, kolaborasi lintas sektor di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri mampu mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi. 

"Pengerjaan di lapangan ini sangat cepat. Area seluas 12 hektare berhasil dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih 9-10 hari,” ungkap Agus. 

Ia menjelaskan, kondisi lahan saat ini sudah terbuka. Material lumpur dan timbunan telah dibuang, sementara tata letak parit juga telah disepakati bersama para petani. 

Dengan kondisi tersebut, lahan diharapkan segera dapat kembali diolah dan ditanami oleh masyarakat. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, Hasballah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satgas PRR, khususnya Safrizal ZA dan Agus Susanto, yang dinilai konsisten turun langsung memantau penanganan dampak bencana di lapangan. 

Ia berharap rehabilitasi sawah di Pidie dapat menjadi model percontohan yang dapat diterapkan di daerah lain dengan kondisi kerusakan serupa. 

Sementara itu, Keuchik Blang Cut, Rusyidi, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri dan Satgas PRR yang telah membantu menangani sawah rusak berat di wilayahnya. 

"Tinggi lumpur hingga 81 centimeter, hampir satu meter. Alhamdulillah setelah Satgas PRR turun tangan, masalah ini selesai. Terima kasih kepada Pak Safrizal, Pak Mendagri, dan seluruh pihak yang telah membantu kami di Blang Cut,” ujarnya. (Joniful Bahri)

Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Bireuen Perkuat Integritas dan Kepedulian Sosial serta Santuni Anak Yatim

By On Rabu, September 02, 2026

Kejari Bireuen melaksanakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi sosial, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, anjangsana, dan santunan kepada anak yatim. 

BIREUEN, KabarViral79.ComKejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-81 Tahun 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi sosial, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, anjangsana, hingga santunan kepada anak yatim. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi donor darah yang dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 52 kantong darah. 

Selanjutnya, pada Selasa, 01 September 2026, jajaran Kejari Bireuen melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. 

Usai ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan anjangsana ke kediaman para pensiunan Kejaksaan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penghormatan kepada para purnabakti. 

Puncak peringatan dilaksanakan pada Rabu, 02 September 2026, melalui Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen sekitar pukul 08.00 WIB. 

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., dan diikuti jajaran pejabat struktural, para Kasubsi, seluruh pegawai dan PPNPN, serta jajaran Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bireuen. 

Dalam amanat Jaksa Agung yang disampaikan pada upacara tersebut, seluruh insan Adhyaksa diingatkan untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai Ketuhanan, menjaga kehormatan dan marwah Kejaksaan, serta mendukung Asta Cita dan program prioritas Presiden. 

Selain itu, insan Adhyaksa diminta melaksanakan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, integritas, dan hati nurani. 

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, menjunjung kesederhanaan, serta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum. 

Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut turut dihadiri para purnaja serta keluarga besar Kejari Bireuen. 

Kajari Bireuen Yarnes mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial keluarga besar Kejari Bireuen. 

"Kejaksaan tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kepedulian sosial dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yarnes. 

Melalui peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejari Bireuen berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme, integritas, sinergi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum yang mengedepankan integritas, keadilan, profesionalisme, dan pendekatan yang humanis. (Joniful Bahri)

Ratusan Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an di Bireuen

By On Selasa, September 01, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., MM membuka Seleksi Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an, di Dinas Pendidikan Dayah setempat, Selasa, 01 September 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com –  Sebanyak 486 santriwan dan santriwati dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen maupun luar daerah mengikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an Tahun 2026. 

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Bireuen tersebut berlangsung selama empat hari, 1–4 September 2026, di Kantor DPD Bireuen. 

Pembukaan seleksi dilakukan Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., MM, Selasa, 01 September 2026. 

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Zamzami, disebutkan Pemkab Bireuen mengalokasikan dana signifikan untuk program beasiswa sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan sumber daya manusia, khususnya para santri. 

"Melalui Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an ini, kami ingin memastikan para penghafal kitab suci mendapat perhatian yang layak dan termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas hafalannya," ujarnya. 

Ia menegaskan, seleksi tersebut bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi sarana menguji keteguhan, kemurnian dan kelancaran hafalan Al-Qur’an. 

Pemkab Bireuen juga meminta Dewan Hakim menjalankan proses seleksi secara transparan, profesional dan objektif sehingga menghasilkan penghafal Al-Qur’an yang berkualitas. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag mengatakan, seleksi bertujuan memberikan apresiasi, motivasi serta bantuan biaya pendidikan kepada santri hafizh Al-Qur’an asal Bireuen. 

Dari 486 peserta, sebanyak 211 santri mengikuti kategori 1 Juz ‘Amma, 30 santri kategori 1 Juz Alif-Lam-Mim, 108 santri kategori 3 Juz, 56 santri kategori 5 Juz, 61 santri kategori 10 Juz, 11 santri kategori 20 Juz dan 9 santri kategori 30 Juz. 

"Peserta dibagi dalam enam ruangan dan mengikuti seleksi secara bergiliran sesuai nomor urut masing-masing kategori," kata Anwar. 

Untuk menjaga objektivitas, panitia melibatkan sejumlah ulama dan akademisi yang kompeten di bidang Tahfizh Al-Qur’an sebagai dewan hakim. 

Anwar berharap seleksi tersebut melahirkan thalabah terbaik yang mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperkuat identitas Bireuen sebagai “Kota Santri.” (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

By On Senin, Agustus 31, 2026

Kejari Bireuen menggelar aksi sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen, Senin, 31 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComKejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menggelar aksi sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-81 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen, Senin, 31 Agustus 2026. 

Kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI yang diperingati setiap 2 September. Aksi donor darah mengusung tema "Berbagi Darah, Berbagi Kehidupan, Setetes Darah Anda, Harapan Buat Mereka". 

Pelaksanaan donor darah didukung Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen dan Unit Pengelolaan Darah (UPD) RSUD dr. Fauziah Bireuen. 

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., Danyonif 113/JS Bireuen Letkol Inf Agus Susanto, S.Sos., M.M., serta Ketua DPRK Bireuen Juniadi, S.H. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., mengatakan, donor darah tersebut merupakan salah satu kegiatan sosial yang dilaksanakan Kejari Bireuen dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81. 

"Donor darah ini bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026,” ujar Yarnes. 

Menurutnya, selain donor darah, Kejari Bireuen juga melaksanakan sejumlah kegiatan lainnya, seperti senam jantung, ziarah ke makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, serta upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81. 

Yarnes menyampaikan, seluruh darah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Pengelolaan Darah RSUD dr. Fauziah Bireuen. 

"Berapapun jumlah darah yang terkumpul akan kita sumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Pengelolaan Darah RSUD dr. Fauziah Bireuen," katanya. 

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi.  

Donor darah melibatkan berbagai kalangan, mulai dari unsur TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), pegawai Kejaksaan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, hingga masyarakat umum. 

Kajari Bireuen turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor sukarela yang telah berpartisipasi. 

"Kepedulian dan kerelaan mendonorkan darah merupakan wujud nyata kepedulian sosial bagi sesama. Setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Yarnes. 

Ia berharap, aksi sosial tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Kejaksaan, tetapi juga dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. 

"Semoga amal kebaikan para pendonor mendapat balasan yang setimpal,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

Kapolres Bireuen Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Bus Putra Pelangi dan Isuzu Traga di Samalanga

By On Rabu, Agustus 26, 2026

Polisi melakukan olah TKP Kecelakaan maut terjadi di lintasan Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen, Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 04.20 WIB. Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengungkap kronologi kecelakaan maut yang melibatkan Bus Putra Pelangi BL 7913 AA dan mobil pikap Isuzu Traga BL 8498 LR di Gampong Matang Wakeuh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 04.20 WIB. 

Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat mobil Isuzu Traga yang membawa keranjang ayam melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Saat melintasi tikungan di Gampong Matang Wakeuh, Isuzu Traga diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan melebar ke sisi kanan jalan. 

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus Putra Pelangi dari Medan menuju Banda Aceh. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pada bagian depan kedua kendaraan tidak dapat dihindari. 

"Saat di tikungan ini, Isuzu Traga diduga melebar ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Bus Putra Pelangi. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras pada bagian depan kedua kendaraan pun tidak terhindari,” kata AKP Irwansyah, Selasa, 25 Agustus 2026. 

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang yang berada di dalam Isuzu Traga meninggal dunia. Keduanya merupakan pengemudi dan penumpang, yakni Samsul Bahri (23) dan Fahrizal (20), warga Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. 

AKP Irwansyah mengatakan, Unit Laka Lantas Polres Bireuen telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. 

"Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara terkait kejadian laka lantas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil pikap Isuzu Traga. Kasus ini sudah dalam penanganan kami,” ujarnya. 

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan akan diamankan di Mapolres Bireuen untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut. 

Kasat Lantas Polres Bireuen juga mengimbau para pengemudi agar selalu menjaga kecepatan dan tidak memaksakan diri mengemudi ketika dalam kondisi lelah atau mengantuk. 

"Khususnya tengah malam atau dini hari, segera menepi dan beristirahat. Utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” imbaunya. (Joniful Bahri)

Dua Tewas dalam Kecelakaan Bus Putra Pelangi dan Pikap di Samalanga Bireuen

By On Rabu, Agustus 26, 2026

Kecelakaan maut terjadi di lintasan Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen, Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 04.20 WIB. Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kecelakaan maut terjadi di lintasan Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Matang Wakeuh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 04.20 WIB. Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. 

Kecelakaan melibatkan bus Scania Putra Pelangi BL 7913 AA dan pikap Isuzu Traga BL 8498 LR. 

Dua korban meninggal dunia merupakan penumpang pikap, yakni Samsul Bahri (23), sopir pikap, dan Fahrizal (20), kondektur. 

Keduanya merupakan warga Desa Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. 

Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Muhammad Azkal Azkia (26), sopir bus, dan Tutia Rahmi (34), penumpang bus. Keduanya kemudian dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. 

Kasat Lantas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution yang berada di lokasi mengatakan, kecelakaan bermula ketika pikap yang membawa keranjang ayam melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. 

Saat tiba di ruas jalan yang menikung, pikap tersebut diduga melebar ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Putra Pelangi. 

“Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Bagian depan pikap bertabrakan dengan bagian depan bus,” kata Irwansyah. 

Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Dua orang yang berada di dalam pikap meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. 

Jenazah Samsul Bahri dan Fahrizal telah divisum dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. 

Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen untuk penyelidikan lebih lanjut. (Joniful Bahri)

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Wakili Sumbagut ke Kompetisi Nasional di Padang

By On Senin, Agustus 24, 2026

Pembina Utama SSB Bijeh Mata, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd. melepas pemain SSB mengikuti kompetisi pembinaan usia dini SJL tingkat nasional di Padang, Sumbar, 28–31 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComTim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 asal Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, dilepas untuk mengikuti kompetisi pembinaan usia dini Soccer Junior League (SJL) tingkat nasional di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), 28–31 Agustus 2026. 

Pelepasan talenta muda SSB Bijeh Mata tersebut berlangsung di halaman Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bireuen, Senin, 25 Agustus 2026,dan dilakukan oleh Pembina Utama SSB Bijeh Mata yang juga Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd. Acara turut dihadiri pengurus SSB serta orang tua para pemain. 

SSB Bijeh Mata U-10 berhak menjadi wakil Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) setelah berhasil meraih juara pada kompetisi SJL wilayah Sumbagut. Sementara itu, tim U-12 keluar sebagai runner-up pada kompetisi yang sama. 

Babak penyisihan SJL wilayah Sumbagut sebelumnya berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kopasgat Parako 463, Medan, Sumatera Utara (Sumut). 

Dalam arahannya, Muhammad Al Muttaqin berpesan kepada seluruh pemain agar menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play selama mengikuti kompetisi. Para pemain juga diminta menjaga sikap, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta membawa nama baik Kabupaten Bireuen dan Aceh. 

Ia berharap, para pemain mampu tampil maksimal dengan menjaga konsentrasi, kondisi fisik dan kesehatan, serta mengikuti arahan dan strategi yang diberikan oleh pelatih. 

"Pemain diharapkan tidak hanya mengincar kemenangan, tetapi juga senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Bireuen dan Aceh,” ujar Muhammad Al Muttaqin. 

Sementara itu, Manajer Tim SSB Bijeh Mata, Darmawan mengatakan, pihaknya memboyong 36 pemain yang terdiri atas tim U-10 dan U-12 untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut. 

Tim SSB Bijeh Mata berada di bawah pembinaan Ir. Marwan, S.T., M.T., dengan Darmawan sebagai Manajer. Sementara tim pelatih terdiri atas Azmar Phona, Abdullah dan Safrizal. 

Darmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, pihak sekolah, orang tua pemain, para donatur serta masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah memberikan dukungan kepada tim. 

"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh umumnya, agar Tim SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 mampu menorehkan prestasi terbaik pada kompetisi Soccer Junior League tingkat nasional di Sumatera Barat," pintanya. (Joniful Bahri)

Dua Pemuda Diamankan di Gandapura, Polisi Sita 2,42 Gram Sabu

By On Minggu, Agustus 23, 2026

Dua pemuda berinisial MZ, warga Geulumpang Tiga, Pidie, dan HS, warga Jangka, Bireuen, diamankan petugas karena diduga memiliki narkotika jenis sabu. Keduanya diamankan di Polsek Gandapura, Bireuen.

BIREUEN, KabarViral79.Com Kepolisian Resor (Polres) Bireuen kembali melakukan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. 

Dua pemuda berinisial MZ (26), warga Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, dan HS (24), warga Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, diamankan petugas karena diduga memiliki narkotika jenis sabu. 

Keduanya ditangkap dalam kegiatan penindakan yang dilakukan tim gabungan Polsek Gandapura pada 18 Agustus 2026 malam. 

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika. 

MZ dan HS diamankan saat sedang mengendarai sepeda motor di jalan Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. 

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu dengan berat 2,42 gram. Barang tersebut ditemukan tersimpan di dalam kotak rokok. 

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, sabu tersebut diduga dibeli dari seorang berinisial MM yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), dengan harga Rp 800 ribu. 

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri melalui Kasi Humas Polres Bireuen AKP M. Nasir menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan serta peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bireuen. 

"Kami berkomitmen untuk terus memberantas narkotika di wilayah hukum Polres Bireuen. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika," ujar AKP M. Nasir, Sabtu, 22 Agustus 2026. 

Saat ini, kedua pemuda tersebut telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. 

Barang bukti berupa sabu seberat 2,42 gram juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. 

Polres Bireuen mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkotika karena dapat merusak masa depan serta memberikan dampak buruk terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan. 

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bersih dari narkoba. (Joniful Bahri)

Musda VII Golkar Bireuen Jadi Momentum Konsolidasi dan Perkuat Soliditas Kader

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis saat menghadiri agenda Musda VII DPD II Partai Golkar, di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Kamis 20 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComMusyawarah Daerah (Musda) VII DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi dan soliditas kader menghadapi dinamika politik ke depan. 

Musda tersebut berlangsung di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Kamis, 20 Agustus 2026, dan dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. 

Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., anggota DPR RI dari Partai Golkar, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik di Kabupaten Bireuen, pejabat di lingkungan Pemkab Bireuen, jajaran pengurus Golkar, sesepuh partai, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, peserta musyawarah serta tamu undangan lainnya. 

Ketua Panitia Pelaksana, Taufiq Ridha, dalam laporannya mengatakan Musda VII merupakan forum konsolidasi organisasi. Selain mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, Musda juga menjadi forum untuk memilih dan menetapkan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen untuk periode berikutnya. 

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Partai Golkar Kabupaten Bireuen pada pemilu sebelumnya. 

Menurutnya, perolehan kursi yang signifikan di lembaga legislatif merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijawab melalui kerja politik yang bertanggung jawab. 

"Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang luar biasa atas capaian Golkar Kabupaten Bireuen, di mana Golkar berhasil meraih kepercayaan masif dari masyarakat sehingga memperoleh alokasi kursi yang sangat signifikan di lembaga legislatif Kabupaten Bireuen," ujar Mukhlis. 

Ia berharap kekuatan Fraksi Golkar di DPRK Bireuen dapat menjalankan fungsi politik secara kritis dan konstruktif serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berkeadilan. 

"Melalui Musda VII ini, saya berharap lahir struktur kepengurusan yang solid, berintegritas serta visioner. Mari kita jadikan perbedaan pandangan politik sebagai wujud dinamika demokrasi yang mendewasakan,” katanya. 

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry menegaskan Musda merupakan bagian penting dalam proses konsolidasi organisasi. Ia meminta seluruh tahapan musyawarah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi secara terbuka dan adil. 

"Organisasi yang modern wajib menjalankan proses serta tahapan sesuai mekanisme yang terbuka dan berlaku secara adil. Saya imbau seluruh kader mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan bersama,” tegas Salim Fakhry. 

Ia juga mengingatkan kader Golkar untuk menjaga hubungan baik dengan partai politik lainnya. 

Menurutnya, perbedaan pilihan dan kepentingan politik merupakan bagian dari demokrasi sehingga persaingan politik harus dilakukan secara sehat. 

"Siapapun yang terpilih ke depannya kita harus menjaga kebersamaan dengan organisasi politik lain. Fokus kita memenangkan usungan masing-masing secara sehat tanpa mengganggu atau mencuri kursi milik organisasi lain,” katanya. 

Salim Fakhry turut mengapresiasi capaian Golkar di Kabupaten Bireuen, termasuk keberhasilan kader partai menduduki posisi Ketua DPRK Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama kader serta dukungan para tokoh yang selama ini ikut membangun dan mempertahankan eksistensi Partai Golkar di Aceh dan Bireuen. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., memberikan penghargaan kepada empat tokoh sepuh Golkar, yakni M. Amin Hamzah, S.Pd., Aziz Ishak, H. Zainal Abidin Mahmud, dan H. Yusri Abdullah, S.Sos. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap jasa dan kontribusi para tokoh senior dalam perjalanan serta perkembangan Partai Golkar di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Simak berita terupdate di Ponselmu. Pilih Saluran KabarViral79.Com di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaH07CmKmCPNgkJBSy1N

Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya Bireuen, Panitia Tetapkan Para Juara HUT ke-81 RI

By On Rabu, Agustus 19, 2026

Bupati Bireuen, Mukhlis berfoto bersama pemenang Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband HUT ke-81 RI, rangkaian penutupan Apresiasi Festival Pawai Budaya, Selasa malam, 18 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa malam 18 Agustus 2026, menjadi puncak rangkaian Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband. 

Acara diisi dengan penampilan seni tari Pemulia Jamee oleh Sanggar Meuligoe Jeumpa serta Rapa’i Bijeh Muda dari siswa UPTD SMPN 2 Bireuen. 

Suasana malam apresiasi semakin semarak dengan pembacaan puisi berjudul Tanah Pusaka oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si. Puisi tersebut menjadi bagian dari pesan kebudayaan sekaligus ajakan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan menjaga warisan budaya. 

Puncak acara ditandai dengan pengumuman para pemenang lomba serta penyerahan hadiah kepada peserta terbaik Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband. 

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., mengatakan Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menjadi ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya. 

"Untuk tahun ini kegiatan mengangkat tema Indonesia Maju, Bireuen Berjaya, Budaya Terpelihara. Kegiatan diikuti ribuan peserta mulai dari jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA, SMK dan MA,” ujar Muslim kepada Kabar Bireuen. 

Muslim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. 

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Bireuen, pihak sekolah, peserta didik, guru, orang tua serta seluruh pihak yang terlibat sehingga pelaksanaan festival pawai budaya dan kirab drumband berjalan meriah, sukses dan terkendali. 

Berdasarkan hasil penilaian panitia pelaksana, berikut daftar pemenang Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Bireuen: 

Pawai Budaya Tingkat TK/RA: 

Juara I: TK Kartika XIV-10 Bireuen

Juara II: TK Harapan Bangsa Juli

Juara III: TK Keumala Bhayangkari

Juara Harapan I: UPTD TKN Pembina

Juara Harapan II: UPTD TKN Pertiwi Batee Kureng

Juara Harapan III: RA Miftahul Jannah

Pawai Budaya Tingkat SD/MI: 

Juara I: SD Tahfizh Aisyiyah

Juara II: UPTD SDN 21 Bireuen

Juara III: UPTD SDN 4 Peusangan

Juara Harapan I: UPTD SDN 12 Bireuen

Juara Harapan II: UPTD SDN 1 Bireuen

Juara Harapan III: UPTD SDN 4 Bireuen

Pawai Budaya Tingkat SMP/MTs: 

Juara I: UPTD SMPN 1 Bireuen

Juara II: UPTD SMPN 3 Bireuen

Juara III: UPTD SMPN 4 Bireuen

Juara Harapan I: UPTD SMPN 1 Jeumpa

Juara Harapan II: MTsN 5 Bireuen

Juara Harapan III: UPTD SMPN 2 Bireuen

Pawai Budaya Tingkat SMA/SMK/MA: 

Juara I: SMAN 2 Bireuen

Juara II: SMAN 1 Bireuen

Juara III: SMKN 1 Bireuen

Juara Harapan I: MAN 2 Bireuen

Juara Harapan II: SMAN 1 Kuala

Juara Harapan III: SMAN 1 Jeumpa

Kirab Drumband Tingkat SD/MI: 

Juara I: UPTD SDN 4 Jeumpa

Juara II: UPTD SDN 21 Bireuen

Juara III: UPTD SDN 16 Juli

Juara Harapan I: MIN 16 Bireuen

Kirab Drumband Tingkat SMP/MTs/SMA/SMK/MA: 

Juara I: MTsN 4 Bireuen

Juara II: MTsN 1 Bireuen (MTsN Model Gandapura)

Juara III: UPTD SMPN 2 Bireuen

Juara Harapan I: SMAN 1 Gandapura

Juara Harapan II: MTsN 9 Bireuen

Juara Harapan III: UPTD SMPN 1 Juli 

Para pemenang masing-masing kategori mendapatkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan yang diserahkan panitia pelaksana. 

Malam apresiasi tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband HUT ke-81 RI di Kabupaten Bireuen, dengan semangat memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni, budaya dan nilai-nilai kebangsaan. (Joniful Bahri)

Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Bireuen Berlangsung Sukses, Paskibraka Sujud Syukur

By On Selasa, Agustus 18, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., bertindak sebagai Inspektur penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Lapangan RTH Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 17 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComUpacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat Kabupaten Bireuen berlangsung khidmat dan lancar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Eks Stadion Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 17 Agustus 2026. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Eric Fransisco Hasugian, A.AP., Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bireuen, dan Perwira Upacara AKP Darli, S.H., Kabag Ops Polres Bireuen. 

Prosesi penurunan bendera dilakukan Paskibraka Kelompok 8 Kabupaten Bireuen Tahun 2026. Komandan Kompi Paskibraka dijabat Ipda Ghulaman Dzaki Bramantya, S.Tr.IK., Kanit Regident Satlantas Polres Bireuen. 

Pembawa baki bendera adalah Aina Rahmatika, siswi MAN 2 Bireuen. Sedangkan Muhammad Raihan, siswa SMK Kesehatan Muhammadiyah Bireuen, bertugas sebagai Komandan Pasukan 8. 

Petugas penggerek bendera adalah Muhammad Akbar AR Rahman, siswa SMKN 1 Peusangan, sedangkan pembentang bendera Muhammad Iksan, siswa SMAN 1 Bireuen. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., bertindak sebagai Inspektur penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Lapangan RTH Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 17 Agustus 2026. 

Prosesi berlangsung tertib dan penuh khidmat. Setelah Bendera Merah Putih diturunkan, bendera dilipat dengan cermat dan diletakkan di atas baki yang dibawa Aina Rahmatika. Selanjutnya, bendera dibawa menuju mimbar kehormatan untuk diserahkan kepada Inspektur Upacara. 

Momen haru terjadi setelah seluruh rangkaian tugas selesai. Sebanyak 35 anggota Paskibraka Kabupaten Bireuen melakukan sujud syukur di lapangan. 

Tangis bahagia dan pelukan orang tua turut mewarnai suasana setelah para anggota Paskibraka berhasil menuntaskan tugas yang telah dipersiapkan melalui latihan panjang. 

Prosesi penurunan bendera turut diiringi Marching Band Gita Batee Kureng SMPN 1 Bireuen dan Paduan Suara SMAN 1 Bireuen. 

Sujud syukur tersebut menjadi penutup penuh haru bagi perjuangan 35 anggota Paskibraka Bireuen, sekaligus menjadi simbol rasa syukur atas keberhasilan mereka menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Joniful Bahri)

217 Warga Binaan Lapas Bireuen Terima Remisi HUT ke-81 RI

By On Selasa, Agustus 18, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T serahkan Remisi kepada 217 warga binaan Lapas Kelas IIB Bireuen, rangkaian memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin, 17 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComSebanyak 217 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen menerima Remisi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Senin, 17 Agustus 2026. 

Remisi tersebut diserahkan dalam upacara pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana yang dihadiri Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., di Lapas Kelas IIB Bireuen. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis membacakan sambutan tertulis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto. 

Disebutkan, pada 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. 

Menteri menegaskan, remisi merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku, disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T serahkan Remisi kepada 217 warga binaan Lapas Kelas IIB Bireuen, rangkaian memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin, 17 Agustus 2026. 

Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto, A.Md.IP., S.H., mengatakan, Lapas Bireuen saat ini dihuni 344 orang, terdiri atas 73 tahanan dan 271 narapidana. Dari jumlah tersebut, 217 warga binaan memenuhi syarat menerima remisi, termasuk satu orang yang langsung bebas pada hari tersebut. 

"Warga binaan yang memperoleh remisi sebanyak 217 orang, di mana satu orang di antaranya langsung bebas hari ini,” ujar Didik. 

Pada puncak kegiatan, Bupati Mukhlis menyerahkan secara simbolis penetapan Remisi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bungong jaroe kepada warga binaan. 

Turut hadir Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, M.T., Ketua DPRK Bireuen Juniadi, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., Sekda Bireuen Ismunandar, unsur Forkopimda, pejabat Pemkab Bireuen, jajaran Lapas Kelas IIB Bireuen, serta warga binaan. (Joniful Bahri)

Upacara HUT ke-81 RI di Bireuen Berlangsung Khidmat, Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih

By On Selasa, Agustus 18, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis bertindak sebagai Inspektur Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Ruang RTH atau Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin pagi, 17 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026 berlangsung khidmat dan sukses di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin pagi, 17 Agustus 2026. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Lettu Inf. Andi Adianto Yudha Prawira, S.Tr.(Han), dipercaya sebagai Komandan Upacara dan Kapten Arh. M. Agus Apriansyah sebagai Perwira Upacara. 

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut mengikuti upacara dengan mengenakan pakaian adat Aceh Laka. 

Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama. Sebanyak 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen Tahun 2026 yang berasal dari sejumlah SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Bireuen menjalankan tugas dengan lancar. 

Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Letda Inf. Muhammad Ega Daryanto, Danton Drone Kompi Bantuan Yonif 113/Jaya Sakti. 

Dalam prosesi pengibaran bendera, pembawa baki adalah Saskya Syaliandria, siswi SMA Negeri 1 Bireuen. 

Sementara anggota Kelompok 8 yang bertugas mengibarkan bendera, yakni Rafif Putra Alhaska, siswa SMA Negeri 1 Bireuen. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis bertindak sebagai Inspektur Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Ruang RTH atau Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin pagi, 17 Agustus 2026. 

Adapun pengerek Bendera Merah Putih adalah Muhammad Sultan Alrifqi, siswa SMA Sukma Bangsa Bireuen, sedangkan Raka Bimantara, siswa MAN 4 Bireuen, bertugas sebagai Danpas Kelompok 8. 

Rangkaian upacara juga diisi pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua KNPI Kabupaten Bireuen, Abdul Halim, S.Sos., dan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd. 

Untuk mengiringi jalannya upacara, Marching Band Sanggar Batee Kureng SMP Negeri 1 Bireuen dipercaya sebagai Korps Musik (Korsik). 

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bireuen turut dimeriahkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya tari kolosal yang melibatkan 120 penari dari SMP Negeri 1 Bireuen. 

Selain itu, ditampilkan Colour Guard Ensemble hasil kolaborasi Marching Band Sanggar Batee Kureng SMP Negeri 1 Bireuen dengan Sanggar Bunggoeng Nanggroe SMP Negeri 2 Bireuen. 

Kemeriahan semakin bertambah dengan penampilan drumband cilik dari TK Kartika XIV-10 Yonif RK 113/JS serta seni bela diri pencak silat dari Perguruan Tapak Suci UMMAH. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan dalam memperingati 81 tahun Kemerdekaan RI. (Joniful Bahri)

Hening dan Khidmat, Renungan Suci di Makam Kolonel Husein Yusuf

By On Selasa, Agustus 18, 2026

Pemkab Bireuen gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di makam Kolonel Husein Yusuf di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Minggu, 16 Agustus 2026, tengah malam. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Suasana hening dan khidmat menyelimuti Makam Kolonel Husein Yusuf di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Minggu, 16 Agustus 2026 tengah malam. 

Keheningan malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) itu diisi dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) untuk mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia. 

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang peringatan 17 Agustus, momentum untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme. 

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan dan penyalaan obor. Selanjutnya dilakukan pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci, mengheningkan cipta, pembacaan doa, serta penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan. 

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Sukamto dan Perwira Upacara Kapten Adha Mizar. 

AKRS turut dihadiri Bupati Bireuen bersama Wakil Bupati Bireuen, Ketua DPRK Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala SKPK, serta personel Kodim 0111/Bireuen, Yonif RK 113/JS, Polres Bireuen dan Satpol PP. 

Di bawah temaram cahaya obor, seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh kekhidmatan. 

Heningnya malam di kompleks makam menjadi simbol penghormatan atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Makam Pejuang Kolonel Husein Jusuf

By On Minggu, Agustus 16, 2026

Pemkab Bireuen melaksanakan upacara ziarah nasional dan tabur bunga di makam Kolonel (Purn) Husein Jusuf dan istrinya, Letda (Purn) Ummi Salmah, di Gampong Geulumpang Payong, Jeumpa, Bireuen, Minggu pagi, 16 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan upacara ziarah nasional dan tabur bunga di makam Kolonel (Purn) Husein Jusuf dan istrinya, Letda (Purn) Ummi Salmah, di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Minggu pagi, 16 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Pemkab Bireuen atas jasa serta perjuangan almarhum dan almarhumah, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI). 

Upacara dipimpin Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri selaku Inspektur Upacara. 

Prosesi diawali dengan peletakan karangan bunga, kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara Kolonel (Purn) Husein Jusuf dan Letda (Purn) Ummi Salmah. 

Bupati Bireuen H. Mukhlis, Wakil Bupati Razuardi, Sekretaris Daerah Ismunandar, unsur Forkopimda, serta para undangan turut mengikuti prosesi penghormatan tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Pemkab Bireuen juga menyerahkan bantuan sosial berupa santunan uang tunai kepada ahli waris Kolonel (Purn) Husein Jusuf. 

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bireuen dan diterima Emilza Putra, cucu almarhum dan almarhumah. 

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri mengatakan, generasi muda perlu mewarisi semangat dan nilai-nilai kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pejuang dalam membangun bangsa dan negara. 

"Kita harus mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah mendahului kita agar nilai-nilai perjuangan tetap hidup di generasi muda penerus bangsa dan negara,” ujarnya. 

Ia menegaskan, kegiatan ziarah bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali pengorbanan para pejuang serta menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi penerus. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Bireuen, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala SKPK, unsur TNI-Polri, Kakankemenag Bireuen, Wilayatul Hisbah, Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0111/Bireuen, Bhayangkari Polres Bireuen, TP-PKK, BKMT, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Negeri Bireuen, Dharmayukti Karini, serta sejumlah undangan lainnya. (Joniful Bahri)