-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Tausiah Sambut 1 Muharram 1448 H, Warga Diajak Maknai Hijrah

By On Selasa, Juni 16, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, ST saat membuka kegiatan zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin, 15 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin pagi, 15 Juni 2026. 

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen itu menjadi momentum mengajak masyarakat memaknai hijrah sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih baik. 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, ST, serta menghadirkan Pimpinan Dayah Dhiyaul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Tgk. Nasruddin M. Judon atau yang akrab disapa Abi Nas Jeunieb, sebagai penceramah. 

Dalam sambutannya, Razuardi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri sekaligus meneladani perjuangan Rasulullah SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah. 

“Hijrah bukan hanya peristiwa sejarah yang menjadi tonggak awal penanggalan Islam, tetapi juga mengandung nilai-nilai perubahan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 

Menurutnya, pada tingkat individu hijrah dapat menjadi sarana membentuk akhlak yang baik dan memperkuat keimanan. 

Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, hijrah menjadi momentum mempererat persaudaraan, kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial. 

Pimpinan Dayah Dhiyaul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Tgk. Nasruddin M. Judon (Abi Nas) Jeunieb saat memberi tausiah Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin, 15 Juni 2026. 

Wakil Bupati berharap seluruh jamaah dapat mengikuti rangkaian zikir dan tausiah dengan khidmat sehingga tujuan kegiatan untuk memperoleh ridha, hidayah, dan taufik dari Allah SWT dapat tercapai. 

Ia juga berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bireuen. 

“Semoga tahun baru ini membawa kesuksesan, kemakmuran, keselamatan, kebahagiaan, kemajuan, serta perlindungan yang berlimpah dari Allah SWT bagi kita semua,” katanya. 

Sementara itu, Kepala DSI Bireuen, Munawar, SKM, MKes mengatakan, peringatan 1 Muharram merupakan agenda tahunan pemerintah daerah dalam rangka menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperingati hijrah Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi sarana muhasabah atau introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri pada awal tahun Hijriah. 

“Melalui tausiah yang disampaikan Abi Nas Jeunieb, diharapkan masyarakat dapat memaknai Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya. 

Selain zikir bersama, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Abi Nas Jeunieb yang mengupas makna hijrah dan pentingnya membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial, sebagai implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Joniful Bahri

PMI Bireuen Kumpulkan 115 Kantong Darah, Semangat Kemanusiaan Mengalir di Hari Donor Darah Sedunia

By On Kamis, Juni 11, 2026

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M menyemangati pendonor darah dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 11 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Aksi donor darah massal yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia berhasil mengumpulkan 115 kantong darah. 

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu, Kamis, 11 Juni 2026 mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga warga umum. 

Sebanyak 115 kantong darah yang terkumpul akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen. 

Darah tersebut diharapkan dapat membantu pasien yang menjalani perawatan, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun penderita penyakit yang membutuhkan transfusi darah secara rutin. 

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., yang akrab disapa Edi Obama, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. 

“115 kantong darah yang terkumpul hari ini bukan sekadar angka. Di balik setiap kantong darah ada harapan, ada kesempatan hidup, dan ada kepedulian yang tulus dari masyarakat untuk membantu sesama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, LSM, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat yang telah ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar Edi Obama. 

Menurutnya, ketersediaan stok darah merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, peran para pendonor menjadi kontribusi nyata yang mampu menyelamatkan banyak nyawa. 

“Setiap tetes darah yang didonorkan hari ini adalah nafas kehidupan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi budaya kemanusiaan di tengah masyarakat,” tambahnya. 

Edi Obama menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia, tetapi juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di Kabupaten Bireuen. 

Ia menegaskan bahwa momentum Hari Donor Darah Sedunia harus dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. 

“Tetesan darah yang kita berikan mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit dari hidup kita. Namun bagi mereka yang sedang berjuang di ruang ICU, sebotol darah adalah harapan baru untuk menyambung hidup. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” katanya. 

Kegiatan donor darah tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Forkopimda, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi, M.T., Sekretaris Daerah Ismunandar, S.T., M.T., Asisten I Mulyadi, S.H., M.M., Asisten III Zamzami, S.Pd., M.Pd., para Kepala SKPK, serta sejumlah Camat. 

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung gerakan kemanusiaan sekaligus menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari antusiasme para pendonor yang berasal dari kalangan ASN, organisasi masyarakat, komunitas, hingga warga umum. Mereka hadir dengan satu tujuan yang sama, yakni memberikan harapan hidup bagi sesama melalui donor darah. 

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud nyata solidaritas kemanusiaan. Setiap kantong darah yang didonorkan hari ini dapat menjadi penyelamat bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup. (Joniful Bahri)

Wakil Ketua DPRA Yah Fud Soroti Kondisi Memprihatinkan MIN 23 Bireuen: Butuh Renovasi dan Perhatian Serius Pemerintah

By On Minggu, Juni 07, 2026

Wakil Ketua I DPRA Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud). 

BIREUEN, KabarViral79.Com Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud, menyoroti kondisi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 23 Bireuen di Desa Lhok Seumira, Kecamatan Samalanga, Bireuen, yang dinilainya sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. 

Pernyataan tersebut disampaikan Yah Fud saat menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa yang terdampak bencana hidrometeorologi di MIN 23 Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026 kemarin. 

Menurut Yah Fud, setelah melihat langsung kondisi sekolah di lapangan, ia menilai bangunan maupun sarana pendukung pendidikan di madrasah tersebut sudah tidak layak dan memerlukan renovasi menyeluruh, termasuk pengadaan mobiler baru. 

"Ketika kami turun langsung ke lokasi, kondisi sekolah ini memang sangat memprihatinkan. Bangunan dan fasilitasnya sudah tidak layak lagi sebagai tempat mencetak generasi masa depan," ujar Yah Fud. 

Ia menilai, persoalan yang dihadapi madrasah di bawah naungan Kementerian Agama tidak hanya terjadi di MIN 23 Bireuen, tetapi juga menyangkut keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendidikan secara umum. 

Selain kondisi bangunan sekolah, Yah Fud juga menyoroti akses jalan menuju sekolah yang hingga kini belum pernah tersentuh pengaspalan. 

Ia berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan lingkungan tersebut melalui berbagai sumber anggaran. 

"Kalau tidak bisa direalisasikan tahun ini, kita akan upayakan tahun depan. Bahkan jika anggaran tidak tersedia, kita harus mencari solusi bersama, termasuk melibatkan alumni dan pihak-pihak yang peduli terhadap pendidikan," katanya. 

Yah Fud mengakui kondisi anggaran pemerintah saat ini cukup terbatas, terutama setelah adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengurangan sejumlah alokasi dana pendidikan dari APBN. 

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar dan berani bermimpi besar meskipun berasal dari daerah pelosok. 

"Anak-anak harus siap menghadapi tantangan masa depan. Jangan pernah takut bermimpi besar. Kami juga berasal dari kampung, tetapi dengan tekad dan pendidikan yang kuat, kita bisa meraih cita-cita yang tinggi," pesannya. 

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan moral dan akhlak sejak dini untuk mencegah berbagai persoalan kenakalan remaja yang semakin marak terjadi saat ini. 

Menurutnya, pengaruh media elektronik dan teknologi yang tidak digunakan secara bijak dapat membentuk pola pikir yang kurang sehat bagi generasi muda. 

Karena itu, Yah Fud berharap pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mendorong kreativitas, kemandirian, serta pembentukan karakter peserta didik. 

Melihat kondisi MIN 23 Bireuen saat ini, Yah Fud berkomitmen untuk melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen guna mencari solusi terkait rehabilitasi gedung dan pengadaan fasilitas sekolah. 

"Kami akan duduk bersama dan mencari jalan keluar. Mudah-mudahan ada peluang melalui APBK maupun APBA untuk membantu rehabilitasi bangunan dan melengkapi kebutuhan sekolah ini," ujarnya. 

Ia menambahkan, sebagai salah satu madrasah tertua di wilayah Samalanga, MIN 23 Bireuen seharusnya mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah dan para alumninya. 

"Kondisi sekolah ini sangat menyedihkan dan menjadi catatan penting bagi kita semua. MIN membutuhkan peremajaan agar kembali mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat," tutup Yah Fud. 

Kunjungan silaturahmi tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Bireuen H. Jamaluddin, Komite Madrasah, Keuchik Gampong Lhok Seumira, dewan guru, peserta didik, serta sejumlah undangan lainnya. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Ratusan Seragam untuk Siswa Korban Banjir di MIN 23 Bireuen, Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Menulis

By On Sabtu, Juni 06, 2026

Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud) menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa MIN 23 Bireuen, di Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026.

BIREUEN, KabarViral79.ComWakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud menyerahkan ratusan stel seragam sekolah kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 23 Bireuen yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. 

Bantuan melalui program NasDem Peduli Pendidikan tersebut diserahkan dalam kunjungan silaturahmi dan temu ramah bersama keluarga besar MIN 23 Bireuen, di Jalan Masjid Kuta Blang, Gampong Lhok Seumira, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026. 

MIN 23 Bireuen merupakan salah satu madrasah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu. 

Selain menyerahkan seragam sekolah kepada para siswa, Yah Fud juga memberikan puluhan bingkisan kepada dewan guru. 

"Kami hadir untuk membantu meringankan beban para siswa dan orang tua pasca bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak banjir dan longsor," ujar Yah Fud. 

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen itu mengakui jumlah bantuan yang disalurkan masih terbatas. 

Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para siswa yang terdampak bencana. 

"Meski jumlahnya terbatas, kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para siswa dan orang tua," katanya. 

Yah Fud menegaskan, program NasDem Peduli akan terus berlanjut dan menyasar sekolah-sekolah lain yang terdampak bencana di Kabupaten Bireuen. 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti kondisi sejumlah madrasah di bawah naungan Kementerian Agama yang masih mengalami kerusakan akibat banjir. 

Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud) menyerahkan bingkisan kepada dewan guru MIN 23 Bireuen, di Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen, Sabtu, 06 Juni 2026. 

Menurutnya, kerusakan fasilitas belajar mengajar membutuhkan perhatian serius dan penanganan cepat dari pihak terkait. 

"Kita bisa melihat langsung kondisi ruang belajar dan mobiler di madrasah ini yang sudah tidak layak. Karena itu, perlu keseriusan dan gerak cepat untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang rusak," ujarnya. 

Ia berharap, Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dapat segera mempercepat proses rehabilitasi madrasah-madrasah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Bireuen H. Jamaluddin, Komite Madrasah, Keuchik Gampong Lhok Seumira, Dewan Guru, peserta didik, serta sejumlah undangan lainnya. 

Sementara itu, Kepala MIN 23 Bireuen, Mulyadi, S.Ag melalui pendamping madrasah, Irwansyah, S.Pd menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para siswa. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Saifuddin Muhammad yang telah datang langsung menyerahkan bantuan kepada peserta didik kami. Semoga bantuan ini menjadi berkah dari Allah SWT," kata Irwansyah. 

Pihak madrasah juga berharap adanya dukungan untuk rehabilitasi gedung sekolah serta pengaspalan jalan menuju madrasah sepanjang sekitar 75 meter. 

Irwansyah menjelaskan, saat banjir melanda pada November 2025, MIN 23 Bireuen terendam air bercampur lumpur setinggi sekitar 25 sentimeter. Genangan tersebut menutupi ruang kelas, perpustakaan, kantor, dan hampir seluruh area sekolah. 

Akibatnya, sejumlah buku pelajaran, mobiler, serta pagar depan dan belakang madrasah mengalami kerusakan. 

Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pasca bencana, sebanyak 127 siswa MIN 23 Bireuen tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti proses belajar mengajar. (Joniful Bahri)

Pasca Libur Idul Adha, Bupati Bireuen Minta ASN Tingkatkan Disiplin dan Percepat Program Pembangunan

By On Selasa, Juni 02, 2026

Bupati Bireuen, Muhklos ST memimpin Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H/2026 M, di halaman Kantor Pusat Pemkab Bireuen, Selasa, 02 Juni 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComBupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen untuk meningkatkan disiplin kerja, memperkuat sinergi antar lembaga, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah pasca libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 

Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H/2026 M, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa, 02 Juni 2026. 

Apel gabungan diikuti Wakil Bupati Bireuen, Sekretaris Daerah, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, para Camat, Kepala Sekretariat Lembaga Keistimewaan Aceh, Kepala Bagian Setdakab, serta ASN dari 32 Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). 

Dalam sambutannya, Mukhlis menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh ASN dan mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama kerja setelah libur Idul Adha. 

Menurutnya, kehadiran ASN pada apel gabungan mencerminkan komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. 

Bupati menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antarsatuan kerja. 

Bupati Bireuen, Muhklos ST memimpin Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H/2026 M, di halaman Kantor Pusat Pemkab Bireuen, Selasa, 02 Juni 2026. 

Ia mengatakan nilai-nilai pengorbanan yang terkandung dalam ibadah kurban dapat menjadi inspirasi bagi ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik. 

“Makna kurban bagi ASN dapat diwujudkan dengan mengesampingkan ego sektoral serta mengorbankan waktu dan tenaga demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Mukhlis. 

Selain itu, ia mengingatkan seluruh SKPK agar segera mengakselerasi pelaksanaan program dan kegiatan yang sempat tertunda selama masa libur. 

Bupati meminta realisasi program dan penyerapan anggaran dilakukan secara akuntabel, efektif, efisien, dan tepat sasaran guna mendukung percepatan pembangunan daerah. 

Mukhlis juga menegaskan bahwa disiplin ASN menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

Menurutnya, budaya kerja yang disiplin akan berdampak positif terhadap kinerja aparatur dan kepuasan masyarakat. 

Ia turut meminta seluruh unit pelayanan publik, termasuk RSUD dr. Fauziah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Puskesmas, Kantor Camat, serta unit layanan lainnya, segera beroperasi secara normal pada hari pertama kerja pasca libur Idul Adha. 

“Masyarakat tidak boleh menunggu. Kehadiran ASN harus memberikan manfaat nyata melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” katanya. 

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak ASN menjadi penyampai informasi yang benar terkait berbagai program dan capaian pembangunan daerah kepada masyarakat.

Menurutnya, peran ASN penting dalam membangun kepercayaan publik melalui penyebaran informasi yang objektif dan akurat. 

Kegiatan apel gabungan dan halal bihalal ditutup dengan saling bersalaman antara Bupati dan para peserta sebagai bentuk mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Pelajar MIN Cot Batee yang Terseret Arus di Pantai Jangka Ditemukan Meninggal Dunia

By On Minggu, Mei 31, 2026

Firat Altakim (12), pelajar MIN Cot Batee, Kuala, Bireuen, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Kawasan Pantai Jangka, Sabtu sore, 30 Mei 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 31 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComFirat Altakim (12), pelajar MIN Cot Batee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Kawasan Pantai Jangka, Sabtu sore, 30 Mei 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 31 Mei 2026. 

Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB di pesisir Pantai Gampong Pante Paku, Kecamatan Jangka, atau sekitar 8 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam. 

Kapolsek Jangka, Ipda Fidhal Akhyar Febrina mengatakan, korban sebelumnya terseret arus saat mandi bersama dua rekannya di Pantai Laut Jangka pada Sabtu, sekitar pukul 15.50 WIB. 

Menurut keterangan yang diperoleh, setelah selesai mandi dan hendak pulang, korban bersama teman-temannya telah berada di pesisir pantai. Namun, korban kembali masuk ke laut untuk mencuci kaki di sekitar batu pemecah ombak. 

"Pada saat itu kondisi arus laut cukup kuat. Korban diduga terseret arus secara tiba-tiba hingga terbawa menjauh dari bibir pantai dan akhirnya tenggelam," ujar Kapolsek. 

Setelah menerima laporan dari Keuchik Gampong Jangka Mesjid dan Kepala Dusun Jabari, personel Polsek Jangka segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan awal. 

Firat Altakim (12), pelajar MIN Cot Batee, Kuala, Bireuen, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Kawasan Pantai Jangka, Sabtu sore, 30 Mei 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 31 Mei 2026. 

Sekitar pukul 16.20 WIB, tim Basarnas Bireuen tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta nelayan setempat untuk melakukan operasi pencarian. 

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang. 

Namun, pencarian terpaksa dihentikan sementara pada pukul 18.40 WIB akibat cuaca yang kurang mendukung dan gelombang laut yang cukup tinggi. 

Keesokan harinya, Minggu pagi, Kapolsek Jangka menerima laporan dari Panglima Laot Kuala Jangka, Abu Bakar Jalil, bahwa jasad korban telah ditemukan. 

"Korban ditemukan oleh pengunjung pantai di bibir Pantai Desa Pante Paku dalam keadaan meninggal dunia," kata Ipda Fidhal Akhyar Febrina. 

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat. Masyarakat bersama pengelola kawasan wisata pantai selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke Meunasah Desa Pante Paku. 

Personel Polsek Jangka yang dipimpin langsung Kapolsek kemudian menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan lebih lanjut. 

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, guna dimakamkan. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di lokasi yang memiliki arus kuat dan berada di sekitar batu pemecah ombak. 

Selain itu, diperlukan pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (Joniful Bahri)

Semangat Idul Adha, Warga Dusun Kommes Sembelih 22 Hewan Kurban

By On Kamis, Mei 28, 2026

Warga Dusun Kommes, Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen, menyembelih 22 ekor hewan kurban dan dibagikan kepada warhamhu fakir miskin, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, di dusun setempat, Kamis, 28 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComWarga Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menunjukkan semangat kebersamaan pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan menyembelih 22 ekor hewan kurban, Kamis, 28 Mei 2026. 

Dari jumlah tersebut, tiga ekor sapi merupakan bantuan dari lembaga amal internasional asal Turki, Turkiye Diyanet Vakfi (TDV), yang disalurkan melalui Badan Kemakmuran Meunasah (BKM) Al-Ikhlas Dusun Kommes. 

Prosesi penyembelihan hingga pembagian daging kurban dipusatkan di kompleks Mushalla Al-Ikhlas, Jalan Gayo Km 1, dan berlangsung tertib serta lancar. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat usai salat zuhur. 

Kegiatan tahunan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, H. Razuardi yang sebelumnya telah dinobatkan sebagai warga kehormatan Dusun Kommes. 

Dalam sambutannya, Razuardi mengapresiasi kekompakan panitia dan warga Dusun Kommes yang konsisten menjaga tradisi kurban setiap tahun. 

“Kurban adalah salah satu syiar Islam yang sangat agung. Selain bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ibadah ini juga menjadi energi kebersamaan yang mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya. 

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan finansial agar menjadikan Idul Adha sebagai momentum berbagi dan membantu sesama melalui ibadah kurban. 

“Kita harus membiasakan tradisi ini. Untuk panitia, pertahankan terus kebersamaan seperti ini,” katanya. 

Ketua Panitia Kurban Dusun Kommes, Ridwan Ibrahim didampingi Syafaruddin Johan dan Ery Syah Reza, menjelaskan, dari total 22 hewan kurban yang disembelih, sebanyak 19 ekor berasal dari partisipasi warga Dusun Kommes, baik yang berdomisili di Bireuen maupun di luar daerah. 

Warga Dusun Kommes, Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen, menyembelih 22 ekor hewan kurban dan dibagikan kepada warhamhu fakir miskin, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, di dusun setempat, Kamis, 28 Mei 2026.  

“Hewan kurban warga terdiri dari 11 ekor sapi dan delapan ekor kambing atau kibas. Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dipercaya masyarakat untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban,” ujarnya. 

Ridwan berharap, jumlah warga yang berkurban terus meningkat pada tahun mendatang, baik secara kelompok maupun pribadi atas nama keluarga. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. 

“Semoga semangat berkurban ini semakin mempererat silaturahmi serta persatuan antar warga Dusun Kommes dan masyarakat Gampong Bireuen Meunasah Capa pada umumnya,” katanya. 

Sementara itu, Syafaruddin Johan menyebutkan, panitia membagikan sekitar 740 kupon kepada warga yang dinilai berhak menerima daging kurban, termasuk masyarakat kurang mampu di Dusun Kommes dan beberapa gampong lainnya. 

“Pembagian daging kurban diprioritaskan bagi warga fakir dan miskin,” ujarnya. 

Di lokasi yang sama, BKM Al-Ikhlas juga melaksanakan penyembelihan tiga ekor sapi bantuan dari Turkiye Diyanet Vakfi (TDV), lembaga amal milik pemerintah Turki yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan. 

Ketua BKM Al-Ikhlas, dr. Minar Mushari, mengatakan, daging kurban bantuan tersebut diprioritaskan untuk jamaah Mushalla Al-Ikhlas dan warga sekitar. 

“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan bantuan dari TDV. Semoga ini menjadi bagian dari syiar Islam dan mempererat ukhuwah antar warga,” katanya. (Joniful Bahri)

Ruslan Daud Salurkan Ribuan Paket Sembako Sambut Idul Adha 1447 H

By On Rabu, Mei 27, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud saat menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat di Aceh menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa, 26.Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat di Aceh menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa, 26.Mei 2026. 

Penyaluran bantuan dilakukan melalui tim relawan yang tersebar di sejumlah kecamatan dan desa. Selain masyarakat kurang mampu, bantuan juga diberikan kepada ratusan penyandang disabilitas di Kabupaten Bireuen. 

Ruslan Daud yang juga Ketua DPW PKB Aceh mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, baik menjelang Ramadhan, Idul Fitri maupun Idul Adha. 

“Bantuan paket sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat dan penyandang disabilitas dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” ujarnya kepada wartawan. 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap masyarakat kecil dan kelompok disabilitas, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. 

Sementara itu, Ketua Penyandang Disabilitas Kabupaten Bireuen, Tgk Yusaini menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. 

“Kami sangat bersyukur atas perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata Yusaini. 

Ia berharap, kepedulian terhadap penyandang disabilitas terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang memberi perhatian kepada kelompok tersebut. (Joniful Bahri)

Yah Fud Minta Pemkab Bireuen Serius Benahi Pembinaan Olahraga Usia Muda

By On Sabtu, Mei 23, 2026

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud). 

BIREUEN, KabarVira79.Com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saifuddin Muhammad, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan perhatian serius terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia muda. 

Menurut pria yang akrab disapa Yah Fud itu, prestasi olahraga tidak akan lahir tanpa adanya pembinaan yang terarah, serius, dan berkelanjutan di setiap cabang olahraga. 

“Bagaimana bisa lahir prestasi apabila tidak dilakukan pembinaan di semua cabang olahraga. Karena itu, pembinaan harus benar-benar serius dengan memilih cabang olahraga unggulan,” kata Yah Fud. 

Meski menjabat sebagai Ketua PSSI Bireuen, Yah Fud menegaskan dirinya tetap menghargai seluruh cabang olahraga. Namun, ia menilai sepak bola memiliki dampak besar dalam mengangkat marwah dan gengsi daerah di tingkat regional maupun nasional. 

“Ketika sepak bola mampu juara PORA Aceh atau juara Piala Soeratin Aceh, tentu ini menjadi marwah dan gengsi daerah serta mampu mengharumkan nama Bireuen di kancah sepak bola,” ujarnya. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) saat menyerahkan bantuan bola kepada pengurus SSB di Lapangan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

Menurutnya, Kabupaten Bireuen memiliki potensi besar melahirkan pemain-pemain berkualitas. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta. 

“Bireuen punya potensi besar untuk itu, tapi membutuhkan dukungan pemerintah dan semua pihak di daerah, termasuk pihak swasta,” katanya. 

Yah Fud juga menekankan pentingnya sinergi antara PSSI Bireuen dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan pemain muda. Apalagi, sebagian besar pemain masih berstatus amatir dan membutuhkan fasilitas serta pembinaan yang memadai. 

“Pemerintah punya tanggung jawab moral dan harus mampu memfasilitasi anak-anak ini agar menjadi pemain andal di masa depan. Itu yang menjadi keinginan utama kita,” ungkapnya. 

Ia menilai, dalam beberapa tahun terakhir perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga mulai berkurang. Meskipun sejumlah program tetap berjalan, namun dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. 

Karena itu, Yah Fud berharap pemerintah daerah dapat kembali memprioritaskan pembinaan olahraga sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak prestasi dan generasi muda berdaya saing. (Joniful Bahri)

Yah Fud Siapkan Generasi Emas Sepak Bola dan Siap Bina Pesepak Bola Muda Bireuen

By On Sabtu, Mei 23, 2026

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral 79.Com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saifuddin Muhammad menegaskan komitmennya dalam membina generasi pesepak bola usia muda di Kabupaten Bireuen. 

Komitmen tersebut disampaikan Saifuddin Muhammad yang akrab disapa Yah Fud saat bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen, di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Dalam kegiatan itu, Yah Fud bertemu langsung dengan ratusan pemain muda dari tiga tim sepak bola Bireuen, yakni tim Soeratin U-15, Soeratin U-17, dan tim PORA Bireuen. 

“Agenda silaturahmi ini bertepatan dengan Reses II Tahun 2026. Kita menginisiasi kegiatan bersama komunitas olahraga sepak bola sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan pemain muda,” kata Yah Fud kepada media ini. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah komunikasi dan motivasi bagi para pemain agar lebih serius menjalani proses pembinaan dan latihan. 

Ia menargetkan tim Soeratin U-15, U-17, serta tim PORA Bireuen mampu meraih prestasi terbaik di tingkat Aceh. 

“Kita memberi motivasi kepada adik-adik pemain sepak bola agar terus fokus dalam pembinaan. Target kita ke depan, tim Soeratin dan PORA Bireuen bisa menjadi juara di Aceh,” ujarnya. 

Sebagai Wakil Ketua DPRA sekaligus Ketua PSSI Bireuen, Yah Fud menilai potensi pesepak bola muda di Kabupaten Bireuen sangat besar dan membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Ia menyebutkan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat saat seleksi pemain Soeratin U-15 dan U-17 yang diikuti sekitar 500 pemain muda dari berbagai kecamatan di Bireuen. 

“Kita melihat potensi pemain sepak bola di Bireuen sangat luar biasa. Setiap tahun perkembangan pemain muda juga terus terlihat,” katanya. 

Selain memberikan motivasi, Yah Fud juga ikut menyalurkan bantuan bola kaki kepada sejumlah klub Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Bireuen guna mendukung proses pembinaan pemain usia dini secara kontinu. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang latihan dan meningkatkan semangat para pemain muda dalam mengembangkan kemampuan mereka. 

Yah Fud berharap, dari proses pembinaan tersebut akan lahir kembali pemain muda asal Bireuen yang mampu mengikuti jejak para senior mereka hingga menembus level nasional, baik bersama tim nasional Indonesia maupun klub Liga 1. 

“Kita ingin ada pemain muda Bireuen yang mampu menjadi pemain nasional dan tampil di Liga 1,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Gelar FLS3N SMP 2026, Diikuti 140 Siswa

By On Jumat, Mei 22, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim MSi, saat membuka FLS3N jenjang SMP Tahun 2026, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis, 21 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP Tahun 2026. 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 Mei 2026, di lima lokasi dalam kompleks Disdikbud Bireuen dan diikuti 140 peserta dari 28 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bireuen. 

Kegiatan FLS3N itu mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” dan dibuka Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim MSi, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis 21 Mei 2026. 

Dalam sambutannya, Muslim mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

Ia menegaskan, peserta yang mengikuti FLS3N membawa nama baik sekolah masing-masing sehingga harus mampu menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan terbaik yang dimiliki. 

Seorang siswi tampil di ajang FLS3N jenjang SMP Tahun 2026, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis, 21 Mei 2026. 

Selain itu, Muslim juga meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif, transparan, dan profesional tanpa intervensi pihak manapun. 

“Kompetisi ini harus menjadi ajang adu bakat yang adil, jujur, dan sportif bagi seluruh peserta,” ujarnya. 

Sementara itu, Plt Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Bireuen, Azhari, mengatakan, FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk menggali potensi, mengekspresikan kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa. 

Menurutnya, terdapat delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yakni ilustrasi, menyanyi solo, kreativitas musik tradisional, ansambel campuran, tari kreasi, pantomim, mendongeng, dan menulis cerita. 

“Juara I di masing-masing cabang lomba akan mewakili Kabupaten Bireuen ke tingkat provinsi,” kata Azhari. (Joniful Bahri)

Fraksi PKB DPRK Bireuen Kritik APBK 2026, Nilai Belum Prioritaskan Kepentingan Rakyat

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Fraksi PKB, Surya Dharma, didampingi Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka, saat konferensi pers bersama wartawan di Meuligoe Residence Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Aceh, Kamis, 21 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRK Bireuen menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun Anggaran 2026 senilai lebih dari Rp 1,8 triliun belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Fraksi PKB, Surya Dharma, didampingi Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka, dalam konferensi pers bersama wartawan di Meuligoe Residence Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Aceh, Kamis, 21 Mei 2026. 

Surya Dharma mengatakan, sejumlah sektor dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dalam APBK 2026, terutama sektor pertanian. 

Menurutnya, kerusakan saluran irigasi, saluran cacing, dan areal persawahan akibat banjir hingga kini belum tertangani secara optimal. 

Ia menyebut, penanganan kerusakan sektor pertanian tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah pusat, melainkan juga membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah. 

“Karena tidak ada alokasi anggaran dari pemerintah daerah, penanganannya tidak maksimal. Sampai sekarang petani belum bisa bercocok tanam,” ujar Surya Dharma. 

Selain pertanian, Fraksi PKB juga menyoroti sektor perikanan yang dinilai belum memperoleh perhatian memadai dalam penyusunan APBK Bireuen 2026. 

Bahkan, kata Surya Dharma, sektor pemberdayaan masyarakat disebut tidak mendapatkan alokasi anggaran. 

Surya Dharma juga mengaku Fraksi PKB tidak dilibatkan dalam pembahasan APBK 2026. 

Ia menjelaskan, saat pembahasan berlangsung dirinya sedang berada di Langsa dan meminta tim Badan Anggaran (Banggar) terlebih dahulu memanggil Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk membahas kebutuhan masing-masing instansi sambil menunggu dirinya kembali. Namun, usulan tersebut disebut tidak direspons. 

“Akhirnya saya tidak mau menandatangani lembar pengesahan APBK Bireuen. APBK 2026 tetap disahkan tanpa tanda tangan saya,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda juga menyampaikan keprihatinannya terhadap penyusunan APBK 2026 yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat luas. 

Ia turut menyoroti penanganan bencana banjir oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang dinilai masih lambat. 

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak hak korban banjir yang belum terpenuhi. 

Abi Nanda juga mengaku pihaknya kesulitan memperoleh data terkait bantuan bencana dari BPBD Bireuen. 

“Kami sudah menyurati BPBD Bireuen terkait bantuan, namun mereka tidak terbuka kepada kami,” ujarnya. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Peringati Harkitnas ke-118, Tekankan Pentingnya Kedaulatan Digital

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan setempat, Rabu, 20 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Bireuen, Rabu, 20 Mei 2026. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, bertindak sebagai Inspektur Upacara yang berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan pelajar. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Instansi Vertikal, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, Pegawai Instansi Vertikal, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Bireuen. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia (RI), Meutya Viada Hafid, yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. 

Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga generasi muda sebagai bagian penting dalam memperkuat kedaulatan bangsa di tengah perkembangan zaman dan transformasi digital. 

“Kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” kata Razuardi saat membacakan amanat Menkomdigi. 

Dalam amanat tersebut juga disampaikan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Pemerintah juga disebut memberikan perhatian serius terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS). 

Peraturan tersebut mengatur penundaan akses media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan beretika. 

Di akhir amanat, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi hingga generasi muda, untuk terus menyalakan semangat kebangkitan nasional dengan menjadikan Asta Cita sebagai arah pembangunan bangsa. 

Momentum Harkitnas ke-118 ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Tingkatkan Pelayanan Perizinan

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 20 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan di Kabupaten Bireuen. 

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 20 Mei 2026. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Razuardi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan forum tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor perizinan dan non-perizinan. 

“Penyelenggaraan perizinan dan non-perizinan yang prima merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Razuardi. 

Menurutnya, forum konsultasi publik menjadi ruang dialog yang konstruktif dan partisipatif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menyerap masukan, saran, serta evaluasi terhadap pelayanan yang telah berjalan. 

Ia menegaskan, hasil forum tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dalam perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan perizinan di Kabupaten Bireuen. 

“Harapan kita ke depan, pelayanan perizinan dan non-perizinan di Kabupaten Bireuen semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Bireuen, Ir. Ritahayati, ST mengatakan, penyelenggaraan pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan regulasi terbaru. 

Menurutnya, forum konsultasi publik dilaksanakan untuk menghimpun masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis pelayanan perizinan. 

“Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan masukan, saran, dan evaluasi terkait prosedur, durasi pelayanan, serta kepastian biaya layanan perizinan dan non-perizinan,” jelas Ritahayati. 

Selain itu, forum juga membahas dinamika dan perubahan sistem Online Single Submission (OSS) serta dampaknya terhadap proses perizinan di daerah. 

Forum tersebut turut menginventarisasi berbagai isu dalam penyelenggaraan perizinan, seperti hambatan teknis, koordinasi antarinstansi, hingga pemahaman pelaku usaha, guna merumuskan rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. 

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pelaku UMKM, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, media massa dan media online, serta para pelaku usaha. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Terima Tahap II Tersangka Kasus Ganja dari Polda Aceh

By On Rabu, Mei 20, 2026

JPU Kejari Bireuen menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dari Polda Aceh, di Ruang Tahap II Kejari Bireuen.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dari Polda Aceh, di Ruang Tahap II Kejari Bireuen. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes S.H., M.H mengatakan, tersangka yang diserahkan berinisial AW beserta sejumlah barang bukti terkait perkara narkotika. 

“Barang bukti yang diserahkan berupa tiga karung goni besar warna putih yang dibungkus plastik hitam berisi narkotika jenis ganja, satu karung goni besar warna putih yang dibungkus plastik putih berisi ganja, serta satu unit handphone merek Nokia model TA-1557,” ujar Yarnes. 

Ia menjelaskan, setelah proses tahap II dilaksanakan, tersangka AW selanjutnya akan menjalani proses penahanan oleh JPU untuk kepentingan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen. 

Tersangka AW disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Kejari Bireuen menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. (Joniful Bahri)

Ratusan Siswa SD Bireuen Tampilkan Talenta di Ajang FLS3N 2026

By On Rabu, Mei 20, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim M.Si, membuka ajang (FLS3N) Tingkat SD di lapangan terbuka Disdikbud setempat, Selasa, 19 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Selasa, 19 Mei 2026. 

Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” itu dibuka Kepala Disdikbud setempat, Muslim M.Si, di lapangan terbuka Disdikbud setempat. 

Dalam sambutannya, Muslim mengapresiasi para peserta yang telah lolos seleksi tingkat KKKS dan meminta seluruh siswa mengikuti perlombaan dengan semangat, percaya diri, serta menjunjung sportivitas. 

Menurutnya, selain menjadi ajang pengembangan bakat seni dan sastra, FLS3N juga dinilai sebagai sarana mempererat silaturahmi antar sekolah di Kabupaten Bireuen. 

“Kemenangan bukan tujuan utama, tetapi pengalaman dan proses belajar menjadi bekal penting bagi masa depan anak-anak,” ujarnya. 

Peserta FLS3N tingkat SD saat tampil di lapangan terbuka Disdikbud setempat, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia juga meminta dewan juri bersikap netral dan objektif dalam melakukan penilaian agar bakat peserta dapat berkembang secara maksimal. 

Ketua panitia, Khairul Mursalin mengatakan, FLS3N berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2026, di kompleks Disdikbud Bireuen dengan melibatkan 20 juri. 

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi, kreativitas, serta pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Bireuen. 

Juara pertama setiap cabang lomba akan mewakili Kabupaten Bireuen pada FLS3N tingkat Provinsi Aceh Juni 2026 mendatang. (Joniful Bahri)

110 Guru SD di Bireuen Ikuti Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial

By On Selasa, Mei 19, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si saat kegiatan pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Senin, 18 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 110 guru Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen. 

Kegiatan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut dilaksanakan melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) selama tiga hari, 18–20 Mei 2026, di komplek Disdikbud Bireuen. 

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Senin 18 Mei 2026. 

Dalam arahannya, Muslim mengatakan, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21. 

“Peserta didik saat ini dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek teknologi,” ujar Muslim. 

Ia menjelaskan, coding merupakan dasar dalam pengembangan teknologi digital, sedangkan kecerdasan artifisial (AI) telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. 

“AI dapat digunakan dalam pembuatan media pembelajaran, analisis hasil belajar, pembuatan soal, hingga administrasi pembelajaran,” katanya. 

Karena itu, lanjut Muslim, guru perlu meningkatkan kompetensi digital agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya dalam proses belajar mengajar. 

“Pelatihan coding dan kecerdasan artifisial ini merupakan upaya mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid, S.H., MM, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai dasar-dasar coding dan AI. 

Selain itu, kegiatan juga bertujuan membantu guru memahami perkembangan teknologi digital dan penerapannya dalam dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan kompetensi digital guru dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dan kreatif. 

“Guru juga dibekali keterampilan penggunaan tools berbasis AI untuk membantu pembuatan materi ajar, soal, media pembelajaran, dan administrasi pendidikan,” ujar Abdul Majid. 

Ia menyebutkan, untuk mengoptimalkan proses pelatihan, sebanyak 110 peserta dibagi dalam empat kelas. 

Pelatihan menghadirkan empat narasumber, di antaranya Gustina Fitriani, S.Pd dari SMA Negeri 1 Gandapura, Khairul Azmi, S.Kom dari UPTD SD Negeri 19 Bireuen, Yunita, S.Pd dari UPTD SMP Negeri 1 Bireuen, serta Irmayani, S.Pd dari UPTD SD Negeri 13 Bireuen. 

“Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan serta mendukung terwujudnya generasi emas 2045,” pungkas Abdul Majid. (Joniful Bahri)

Bireuen Sosialisasikan Aturan Baru Perizinan Berusaha kepada Aparatur dan OPD

By On Selasa, Mei 19, 2026

Pemkab Bireuen melalui DPMPTSP menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, di Meeting Room I Hotel Bireuen Jaya, Senin, 18 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025. 

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, yang diwakili Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP., M.Si, di Meeting Room I Hotel Bireuen Jaya, Senin, 18 Mei 2026. 

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Mawardi, disebutkan bahwa Pemkab Bireuen menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap regulasi perizinan berusaha. 

Menurutnya, PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan akuntabel. 

“Melalui pendekatan berbasis risiko, proses perizinan berusaha kini menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai tingkat risiko dari setiap kegiatan usaha,” ujar Mawardi membacakan sambutan Bupati. 

Ia menambahkan, Pemkab Bireuen melalui DPMPTSP terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pelaku usaha, termasuk dalam implementasi kebijakan perizinan berbasis risiko. 

Karena itu, kegiatan sosialisasi dinilai strategis untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan terkait ketentuan dalam PP Nomor 28 Tahun 2025. 

“Dengan pemahaman yang selaras, kita optimis dapat mewujudkan kemudahan berusaha, peningkatan realisasi investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Bireuen,” katanya. 

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Bireuen, Ir. Ritahayati, ST, mengatakan  kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai struktur dan implementasi teknis perizinan berdasarkan tingkat risiko sebagaimana diatur dalam PP Nomor 28 Tahun 2025. 

Selain itu, kegiatan juga bertujuan meningkatkan pemahaman para kasi perizinan, kasi ketentraman dan ketertiban umum di kecamatan, serta dinas teknis mengenai perubahan regulasi dari PP Nomor 5 Tahun 2021 ke PP Nomor 28 Tahun 2025. 

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber Saifullah Abdul Gani, S.St., M.Kes dari DPMPTSP Aceh serta pakar dan praktisi dari DPMPTSP Kabupaten Bireuen,” jelas Ritahayati. 

Sosialisasi berlangsung selama dua hari, 18–19 Mei 2026, diikuti 40 peserta yang terdiri atas kasi perizinan, kasi ketentraman, kasi ketertiban umum dari 17 kecamatan, serta pemegang hak akses turunan OSS RBA di OPD teknis. (Joniful Bahri)

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Dua Tim Bijeh Mata Lolos ke Tingkat Nasional

By On Minggu, Mei 17, 2026

Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10, keluar sebagai juara Sumbagut, kejuaraan sepak bola usia dini Soccer Junior League yang berlangsung di lapangan Kopasgat Parako 463 Medan, Sumatera Utara. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10, keluar sebagai juara 

Sumbagut dalam ajang kejuaraan sepak bola usia dini Soccer Junior League yang berlangsung di lapangan Kopasgat Parako 463 Medan, Sumatera Utara, 14-15 Mei 2026. 

Atas perolehan juara Sumbagut tersebut, Tim Binaan Darmawan-Azmar Fonna (Komeng), lolos ke tingkat nasional yang akan digelar di Padang, Sumatera Barat, Agustus 2026 ini. 

Keberhasilan tim SSB Bijeh Mata Cot Rabo Bireuen ini, setelah dipartai final berhasil mengalahkan SSB Rantau Parapat Sumut lewat drama adu pinalti (2-1) setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal 2x10 menit lewat gol yang dicetak Azizul Azmi. 

Kejuaraan sepak bola ini diikuti sebanyak 30 SSB perwakilan Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. SSB Bijeh Mata di bawah asuhan pelatih Azmar Fonna dan dimanejeri Abdullah. 

Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10. 

Tidak hanya SSB Bijeh Mata U-10, SSB Bijeh Mata U-12 A juga berhasil lolos ke tingkat nasional, setelah Aqil Alhafizd, Al Khalidi, Zahi Gatra, Agam Gunawan, Habibul, Aam Gatra dan kawan-kawan meraih peringkat ketiga. 

Arif, Azmi, Wahed, Aidil CRT, Rivai Cot Ijue, Rahmad, Azam Patra dan Noval Cot U dan kawan-kawan menang atas SSB Bijeh Mata B dalam perebutan peringkat ketiga. 

Pelatih SSB Bijeh Mata, Azmar Fonna kepada wartawan, Sabtu, 16 Mei 2026 mengatakan, Tim SSB Bijeh Mata usia 12 juga mendapat satu tiket ke tingkat nasional Soccer Junior League. 

"SSB Bijeh Mata U-12 A menang dengan SSB Bijeh Mata B dalam perebutan peringkat ketiga, alhamdulillah kita dua tim lolos ke tingkat nasional yaitu SSB U-10 dan SSB U-12 A, yang akan berlangsung di Padang pada Agustus 2026 ini," sebut Azmar alias Komeng. 

Pembina SSB Bijeh Mata, Darmawan sangat berterima kasih kepada para pelatih dan ofisial tim serta seluruh pemain yang telah sukses mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di ajang sepak bola usia dini wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). 

"Atas pencapaian prestasi ini kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen dan donatur untuk membantu tim SSB Bijeh Mata Usia 10 dan 12 tahun, untuk berangkat ke tingkat nasional Soccer Junior League di Sumatra Barat bulan Agustus mendatang," pinta Darmawan. ( Joniful Bahri)

Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Penghubung Paya Cut–Simpang Mulia

By On Kamis, Mei 14, 2026

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis, 14 Mei 2026. 

Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami longsor akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Kondisi jalan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir sehingga membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas warga, khususnya petani kebun di kawasan pedalaman Kecamatan Juli. 

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, bagian selatan badan jalan telah ambruk ke sungai akibat abrasi tebing sungai yang terus terjadi. Akibatnya, badan jalan semakin sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat. 

Warga khawatir apabila tidak segera ditangani, ruas jalan tersebut akan putus total dan membahayakan masyarakat yang melintas. 

"Jalan desa kami longsor akibat banjir. Warga yang mayoritas petani kebun sangat sulit mengangkut hasil panen. Alhamdulillah untuk sementara sudah diperbaiki berkat bantuan Ibu Adnen, anggota dewan dari PKB," ujar M Syukur, warga Desa Juli Paya Cut. 

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Meski demikian, warga masih berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan permanen sekaligus pengaspalan jalan penghubung Desa Juli Paya Cut–Simpang Mulia. 

Menanggapi keluhan masyarakat, Adnen Nurdin langsung mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Berkat penanganan sementara tersebut, ruas jalan kini sudah kembali dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. 

"Alhamdulillah untuk sementara warga Juli Paya Cut dan Simpang Mulia sudah bisa melintas untuk mengangkut hasil kebun ke kota," kata Adnen Nurdin. (Joniful Bahri)