-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wartawan KabarViral79.Com Joniful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

By On Senin, September 14, 2026

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat didampingi Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuardi saat menyerahkan piagam penghragan kepada wartawan KabarViral79.Com pada Haornas ke-43 Tahun 2026, di Halaman Pendopo Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan kepada sejumlah insan olahraga yang dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam memajukan olahraga di daerah tersebut pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026. 

Penghargaan tersebut diserahkan seusai upacara peringatan Haornas yang digelar di Halaman Pendopo Bireuen, Senin, 14 September 2026. 

Penyerahan penghargaan dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, S.T., M.T., bersama unsur Forkopimda. 

Salah satu penerima penghargaan dari kategori wartawan adalah Joniful Bahri, wartawan KabarViral79.Com

Ia menerima penghargaan sebagai wartawan yang dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Bireuen. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran media dan wartawan dalam memberikan ruang pemberitaan, publikasi, serta turut mendorong perkembangan olahraga dan prestasi atlet di Kabupaten Bireuen. 

Penerima penghargaan Haornas ke 34 Bireuen berfoto bersama dengan unsur Forkopimda usai kegiatan upacara Haornas, ke-43 Tahun 2026, di Halaman Pendopo Bireuen. 

Joniful Bahri juga bukan sosok baru dalam dunia olahraga. Pada tahun-tahun sebelumnya, ia pernah menerima penghargaan sebagai pelatih tinju daerah terbaik secara berturut-turut. 

Pemkab Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata memberikan penghargaan kepada insan olahraga dalam sejumlah kategori, meliputi pembina cabang olahraga, pelatih, atlet, akademisi/tenaga keolahragaan, wasit, serta wartawan. 

Adapun penerima penghargaan lainnya, di antaranya Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud sebagai pembina cabang olahraga sepak bola; Munazir Nurdin, pembina Muay Thai, Mulya Saputra, S.E., pelatih sepak bola; Munzir Mustafa, pelatih balap sepeda, Syuhada Assaif, atlet sepak bola, lalu Muhammad Rangga, atlet skateboard; disusul Khairul Rizal, S.Pd., akademisi/tenaga keolahragaan Muay Thai dan Ahmad, S.Pd., akademisi/tenaga keolahragaan panahan; serta Maimun Adam, wasit bola voli. 

Wabup Bireuen, Razuardi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan capaian para pelaku olahraga yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bireuen dalam berbagai ajang, baik tingkat regional, nasional maupun internasional. 

"Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi, kualitas pembinaan, serta melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di Kabupaten Bireuen," ujar Razuardi. 

Pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen dan kepedulian Pemkab Bireuen terhadap pembinaan olahraga serta insan-insan yang selama ini berperan dalam mengembangkan olahraga di daerah. (*/red)

Haornas 2026, Menakar Kesiapan Atlet Bireuen Menuju PORA XV Aceh Jaya

By On Sabtu, September 12, 2026

Peringatan Haornas 2026 di Kabupaten Bireuen menjadi momentum kesiapan atlet daerah menghadapi PORA XV di Aceh Jaya dalam waktu dekat ini. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Kabupaten Bireuen menjadi momentum untuk kembali melihat sejauh mana kesiapan atlet daerah menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya dalam waktu dekat ini. 

Sementara upacara peringatan Haornas ke 43 tahun 2026 ini akan dipusatkan di Halaman Meuligoe (Pendopo) Bupati Bireuen, Senin, 14 September 2026. 

Ajang PORA bukan sekadar arena pertandingan dan perebutan medali. Di balik setiap nomor yang dipertandingkan, ada proses panjang yang dijalani para atlet. Ada keringat yang jatuh di lapangan, latihan berulang kali, evaluasi, kekalahan dalam uji tanding, hingga perjuangan untuk kembali menemukan kepercayaan diri. 

Bagi Bireuen, perjalanan menuju PORA XV juga menjadi kesempatan untuk membangun kembali kekuatan olahraga daerah. Setelah berbagai persiapan dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, para atlet mulai diarahkan pada program latihan yang lebih intensif dan terukur. 

Sejumlah cabang olahraga telah menjalani berbagai uji coba, baik melalui kegiatan Pra-PORA maupun pertandingan persahabatan dan uji tanding. Ajang tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya di PORA Aceh Jaya. 

Kini, perhatian mulai tertuju pada bagaimana seluruh proses persiapan itu dapat menghasilkan prestasi ketika pertandingan resmi dimulai. 

Banyak yang berharap kontingen Kabupaten Bireuen mampu tampil lebih baik dan kembali mendulang medali seperti yang diraih pada PORA XIV di Kabupaten Pidie tahun 2022 lalu. 

Harapan tersebut tentu tidak ringan. Persaingan pada PORA selalu ketat. Setiap daerah datang dengan kekuatan terbaiknya, membawa atlet-atlet yang telah dipersiapkan melalui program latihan masing-masing. 

Karena itu, persiapan Bireuen tidak hanya membutuhkan latihan fisik. Teknik, mental bertanding, kekompakan tim, strategi pelatih, hingga koordinasi antara cabang olahraga dan KONI Bireuen menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. 

Latihan Berjalan di Banyak Tempat

Menjelang PORA XV Aceh Jaya, aktivitas latihan atlet Bireuen berlangsung di sejumlah lokasi berbeda. 

Pagi, siang maupun sore, sejumlah venue latihan mulai kembali dipenuhi aktivitas para atlet. Mereka berlatih sesuai karakter masing-masing cabang olahraga. 

Atlet Muaythai (MI) misalnya, menjalani latihan di Gedung Trisna Werdha Cot Bada, Peusangan. Di tempat tersebut, latihan menjadi bagian dari proses pembentukan fisik, teknik dan mental para petarung sebelum turun menghadapi lawan di arena PORA. 

Di lokasi lain, atlet Atletik (PASI) menjalani latihan di Lapangan Paya Kareung, Peusangan. 

Lintasan dan lapangan menjadi ruang bagi atlet atletik untuk mengasah kemampuan. Setiap gerakan, kecepatan dan daya tahan terus diperhatikan karena dalam olahraga atletik, selisih waktu yang sangat kecil dapat menentukan posisi seorang atlet di podium. 

Sementara itu, atlet Anggar (IKASI) menjalani latihan di BTN Keupula Indah Geulanggang Gampong, Kota Juang. 

Olahraga yang mengandalkan kecepatan, ketepatan dan konsentrasi tinggi tersebut menuntut atlet untuk mampu membaca gerakan lawan sekaligus mengambil keputusan dalam waktu singkat. 

Berbeda lagi dengan atlet Panjat Tebing (FPTI) yang berlatih di GOR Geulumpang Payung, Jeumpa. 

Dinding panjat menjadi tempat para atlet menguji kekuatan tangan, keseimbangan tubuh, keberanian serta kemampuan membaca jalur. Setiap latihan menjadi simulasi untuk menghadapi tekanan pertandingan yang sebenarnya. 

Sedangkan atlet Kempo (Perkemi) menjalani latihan di UPTD SMPN 1 Bireuen, Kota Juang. 

Dari berbagai tempat latihan tersebut terlihat satu gambaran yang sama: persiapan menuju PORA tidak berlangsung dalam satu lokasi, melainkan bergerak di berbagai penjuru Bireuen sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga. 

29 Cabang Olahraga Menjadi Harapan

Kontingen Bireuen dipersiapkan untuk bertanding pada 29 cabang olahraga. 

Cabang olahraga tersebut meliputi anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, bermotor, bola basket 3x3 dan 5x5, bola voli indoor dan voli pasir, bulutangkis, dayung, futsal, karate, kempo, layar, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, sepak bola, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu dan arung jeuram. 

Masing-masing cabor memiliki target dan tantangan tersendiri. Ada cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik, ada yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, teknik, konsentrasi, keberanian hingga kerja sama tim. 

Karena itu, tidak ada satu ukuran yang dapat digunakan untuk melihat kesiapan seluruh atlet. 

Seorang petinju membutuhkan latihan fisik dan teknik bertanding. Atlet panahan membutuhkan ketenangan dan konsistensi. 

Atlet anggar membutuhkan refleks dan ketepatan. Sementara cabang olahraga beregu membutuhkan kekompakan seluruh anggota tim. 

Di situlah peran pelatih menjadi sangat penting. Latihan tidak hanya bertujuan membuat atlet semakin kuat, tetapi juga memastikan mereka siap menghadapi tekanan pertandingan. Kekalahan dalam uji tanding harus menjadi bahan evaluasi, sementara kemenangan tidak boleh membuat atlet terlena. 

Uji Tanding Menjadi Cermin Kesiapan

Berbagai ujicoba yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju PORA XV. 

Pra-PORA dan uji tanding bukan sekadar mencari hasil pertandingan. Dari sana pelatih dapat melihat kekurangan atlet, mengukur kemampuan menghadapi lawan, sekaligus menentukan bagian mana yang masih harus diperbaiki. 

Bagi atlet, pertandingan uji coba juga menjadi kesempatan untuk merasakan kembali atmosfer kompetisi. Sebab, latihan dan pertandingan adalah dua hal berbeda. 

Di tempat latihan, atlet dapat mengulang teknik berkali-kali. Namun ketika memasuki arena pertandingan, tekanan mulai muncul. Lawan, penonton, target medali dan harapan daerah dapat memengaruhi konsentrasi. 

Karena itu, semakin banyak pengalaman pertandingan yang diperoleh sebelum PORA, semakin besar pula kesempatan atlet untuk memahami situasi kompetisi yang sesungguhnya. 

Harapan Mengulang Prestasi Pidie 2022

Kini, PORA XV Aceh Jaya menjadi tujuan berikutnya. 

Bireuen tentu ingin datang bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai kontingen yang mampu bersaing dan membawa pulang medali. 

Pencapaian pada PORA XIV di Pidie tahun 2022 menjadi salah satu pijakan dan pembanding. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa atlet Bireuen memiliki kemampuan untuk bersaing dengan daerah lain di Aceh. 

Tantangannya adalah bagaimana capaian tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. 

Untuk itu, persiapan tidak boleh berhenti pada latihan rutin. Program latihan harus terus dievaluasi, kebutuhan atlet diperhatikan, dan komunikasi antara atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga serta KONI Bireuen harus berjalan baik. 

Dukungan terhadap atlet juga menjadi faktor penting. Sebab, prestasi tidak lahir secara tiba-tiba pada hari pertandingan. 

Medali yang nantinya dipersembahkan dari Aceh Jaya merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai jauh sebelum atlet menginjakkan kaki di arena pertandingan. 

Haornas dan Semangat Olahraga Bireuen

Peringatan Haornas 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan olahraga bukan hanya berbicara tentang siapa yang menjadi juara.

Lebih dari itu, olahraga merupakan proses membentuk manusia yang disiplin, tangguh, sehat dan memiliki semangat berkompetisi secara sportif. 

Di Bireuen, semangat tersebut kini terlihat dari aktivitas para atlet yang terus berlatih di berbagai tempat. 

Dari Gedung Trisna Werdha Cot Bada, Lapangan Paya Kareung, BTN Keupula Indah Geulanggang Gampong, GOR Geulumpang Payung hingga UPTD SMPN 1 Bireuen, latihan terus berjalan. 

Keringat para atlet hari ini adalah bagian dari cerita yang sedang dibangun menuju Aceh Jaya. 

Masih ada waktu untuk melakukan pembenahan. Masih ada kesempatan untuk memperkuat fisik, mempertajam teknik, membangun mental dan memperbaiki kekurangan. 

Pada akhirnya, PORA XV bukan hanya tentang berapa banyak atlet yang diberangkatkan atau berapa banyak cabang olahraga yang diikuti. 

PORA adalah tentang bagaimana perjuangan panjang tersebut berujung pada prestasi. Dan bagi Bireuen, harapan itu kini sedang ditempa melalui latihan. 

Satu per satu atlet mempersiapkan diri. Satu per satu cabang olahraga menyusun kekuatan. Sementara KONI Bireuen bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga daerah diharapkan terus mengawal proses tersebut hingga hari pertandingan tiba. 

Dari tempat-tempat latihan yang sederhana, dari keringat yang terus mengalir, Bireuen sedang menyiapkan jawaban untuk satu pertanyaan besar: mampukah prestasi PORA Pidie 2022 kembali diukir, bahkan target bisa dilampaui, di Aceh Jaya nanti? 

Haornas 2026 menjadi momentum untuk menjawabnya-bukan dengan kata-kata, tetapi dengan kerja keras, disiplin dan prestasi di arena PORA XV. 

Haornas ke-43 di Bireuen bukan sekadar upacara seremonial belaka. Peringatan ini menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana pembinaan olahraga dan prestasi atlet Bireuen dipersiapkan. 

Terlebih, Bupati Bireuen,  H Mukhlis ST yang juga Ketua Umum KONI Bireuen memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan olahraga daerah. Haornas hendaknya menjadi puncak semangat bersama untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, serta mematangkan langkah Bireuen menuju PORA Aceh Jaya. (Joniful Bahri)

Anniversary Persita ke-73, Ketua Laskar Benteng Viola Tangerang Berharap Persita Juara di Liga 1

By On Rabu, September 09, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Laskar Benteng Viola Tangerang berharap Persita bisa menjadi juara di Liga 1.

Hal itu disampaikan Ketua La Viola, Dolpo saat perayaan Anniversary Persita ke-73 yang berlangsung di Jembatan Kaca Berendeng, Tangerang Kota, Rabu, 09 September 2026. 

"Kami akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Persita. Doa kita, Persita bisa memberikan yang terbaik, yakni bisa menjadi Juara di Liga 1 musim ini," ucapnya. 

Dia pun mengajak pencinta sepak bola untuk bersama-sama mendukung Persita yang merupakan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang. 

"Ayo kita bangkitkan kembali gairah sepak bola, kita ramaikan kembali  Stadion Indomilik Arena yang merupakan markas Tim Persita kebanggan masyarakat Kabupaten Tangerang, satu-satunya Tim yang berlaga di Liga 1," ujarnya. (Reno)

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Wakili Sumbagut ke Kompetisi Nasional di Padang

By On Senin, Agustus 24, 2026

Pembina Utama SSB Bijeh Mata, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd. melepas pemain SSB mengikuti kompetisi pembinaan usia dini SJL tingkat nasional di Padang, Sumbar, 28–31 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComTim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 asal Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, dilepas untuk mengikuti kompetisi pembinaan usia dini Soccer Junior League (SJL) tingkat nasional di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), 28–31 Agustus 2026. 

Pelepasan talenta muda SSB Bijeh Mata tersebut berlangsung di halaman Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bireuen, Senin, 25 Agustus 2026,dan dilakukan oleh Pembina Utama SSB Bijeh Mata yang juga Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd. Acara turut dihadiri pengurus SSB serta orang tua para pemain. 

SSB Bijeh Mata U-10 berhak menjadi wakil Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) setelah berhasil meraih juara pada kompetisi SJL wilayah Sumbagut. Sementara itu, tim U-12 keluar sebagai runner-up pada kompetisi yang sama. 

Babak penyisihan SJL wilayah Sumbagut sebelumnya berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kopasgat Parako 463, Medan, Sumatera Utara (Sumut). 

Dalam arahannya, Muhammad Al Muttaqin berpesan kepada seluruh pemain agar menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play selama mengikuti kompetisi. Para pemain juga diminta menjaga sikap, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta membawa nama baik Kabupaten Bireuen dan Aceh. 

Ia berharap, para pemain mampu tampil maksimal dengan menjaga konsentrasi, kondisi fisik dan kesehatan, serta mengikuti arahan dan strategi yang diberikan oleh pelatih. 

"Pemain diharapkan tidak hanya mengincar kemenangan, tetapi juga senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Bireuen dan Aceh,” ujar Muhammad Al Muttaqin. 

Sementara itu, Manajer Tim SSB Bijeh Mata, Darmawan mengatakan, pihaknya memboyong 36 pemain yang terdiri atas tim U-10 dan U-12 untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut. 

Tim SSB Bijeh Mata berada di bawah pembinaan Ir. Marwan, S.T., M.T., dengan Darmawan sebagai Manajer. Sementara tim pelatih terdiri atas Azmar Phona, Abdullah dan Safrizal. 

Darmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, pihak sekolah, orang tua pemain, para donatur serta masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah memberikan dukungan kepada tim. 

"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh umumnya, agar Tim SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 mampu menorehkan prestasi terbaik pada kompetisi Soccer Junior League tingkat nasional di Sumatera Barat," pintanya. (Joniful Bahri)

Disdik Kabupaten Tangerang Raih Juara 1 POR Antar Pegawai Tahun 2026 Cabor Sepak Bola

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Tim esebelasan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang berhasil keluar sebagai Juara 1 pada Pekan Olahraga (POR) di lingkup Pemda Tangerang setelah pada Partai Puncak Grand Final Cabor Sepak Bola menang atas Tim Brata Polresta Tangerang lewat adu pinalti di Stadion Mini Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 14 Agustus 2026. 

Kadispora Kabupaten Tangerang, H. Asep Suherman menyampaikan ucapan selamat kepada Tim Kesebelasan Disdik Kabupaten Tangerang yang meraih juara pertama pada POR Antar Pegawai tahun 2026 Cabor Sepak Bola. 

"Alhamdulilah jalannya POR antar Pegawai tahun ini berjalan lancar dan aman. Ini semua berkat adanya kerja sama yang baik dari semua pihak. Insya Allah tahun depan akan kita gelar kembali," imbaunya. 

Usai laga Final Cabor Sepak Bola POR antar Pegawai Kadisdik Kabupaten Tangerang Supriyadi yang diwakili oleh Sekdis H. Agus Supriatna menyampaikan puji syukur Alhamdulilah yang mana tahun ini tim Kesebelasan Disdik berhasil menjadi yang terbaik bisa menjadi Juara  pertama Cabor Sepak Bola pada POR antar pegawai tahun 2026.

"Tentunya ini merupakan hasil capaian kerja keras dari semua para pemain selama berlangsungnya Kompetisi ini," ucapnya.

Kasi Sapras Disdik Kabupaten Tangerang Nursapyudin yang datang langsung menyaksikan Kesebelasan Disdik bertanding mendampingi Sekdis menyampaikan, ini untuk ketiga kalinya Disdik Kabupaten Tangerang meraih juara Cabor Sepak bola POR antar pegawai di lingkup Pemda Tangerang setelah pada tahun 23 dan 24. 

Kini di tahun 2026 kembali terukir menjadi yang terbaik dan bukan itu saja Disdik Kabupaten Tangerang juga mencapai prestasi memenangkan di semua Cabor yang dipertandingankan. 

"Kemenangan ini juga merupakan Kado ucapan terindah selamat datang kepada Kadisdik yang baru serta juga kado teristimewa untuk Sekdis H. Agus Supriyatna jelang Purnabakti. Semoga Disdik Kabupaten Tangerang tahun depan bisa mempertahankan prestasi ini," ujarnya. 

Diki Oktariana selaku manajer Tim Disdik Kabupaten Cabor Sepak Bola mengucapkan terima kasih kepada Kadisdik, Sekdis, Kabid, Kasi Disdik Kabupaten Tangerang yang sudah memberikan dukungan selama persiapan dan hari ini bisa menjadi juara. 

"Juga tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para Kepala Sekolah, para guru, KKS, MKS, PGRI dan semuanya sehingga Disdik Kabupaten Tangerang kembali untuk ketiga kalinya bisa menjadi juara," ujarnya. 

"Adapun kunci dari keberhasilan ini adalah kekompakan dan kerja sama, yang mana inilah para pemain yang membawa nama baik Disdik Kabupaten Tangerang lebih kolaboratif dan lebih maju sukses menuju Tangerang Gemilang karena sudah jelas pada logo Disdik Kabupaten Tangerang tertera 'Disdik Kolaboratif' kerja sama," tutupnya. 

Adapun Juara pada POR antar pegawai di lingkup Pemda Tangerang Tahun 2026 pada Cabor Sepak Bola: 

Juara 1 Disdik Kabupaten Tangerang. 

Juara 2 Brata Polresta Tangerang .

Bapenda Kabupaten Tangerang

DLHK Kabupaten Tangerang.

(Reno)

Sikap Tak Sportif Diperlihatkan Tim Kemenag, Diduga Ingin Memainkan Pemain Tarkam Asal Tangsel

By On Rabu, Agustus 12, 2026

TANGSEL, KabarViral79.Com - Sikap  Contoh tak Sportif di tujukan oleh Tim Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang di Pekan Olahraga (POR) antar Pegawai tahun 2026 di hari kedua Pertandingan Cabor Sepak Bola saat diduga ingin memainkan pemain-pemain Tarkam Asal Tangsel di Lapangan Sepak Bola Stadion Mini Solear, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Selasa, 11 Agustus 2026. 

Pada laga Cabor Sepak Bola POR antar Pegawai  di hari kedua antara Disdik Kabupaten Tangerang melawan Kemenag sempat di warnai penundaan pertandingan sekitar satu jam  lebih dikarenakan tim Kemenag diduga membawa beberapa para tarkam asal Tangsel yang ingin di mainkan sehingga  memicu tim manajer Disdik Kabupaten Tangerang melayangkan Protes keras ke Panitia Pelaksana Pertandingan mempertanyakan terkait aturan yang ada dan juga sudah di sepakati bersama dalam Tehnical Meeting sebelumya.

Hal tersebut membuat Sekdis Disdik Kabupaten Tangerang H.Agus Supriatna yang hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada Timnya  turun tangan guna untuk menyampaikan Kepada manajer Tim Kemenag terkait aturan yang di berlakukan di POR antar Pegawai yakni kalau untuk pemain yang ada NIK dan tercatat di Dinas terkait silakan boleh bermain namun kalau ada pemain yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Tangerang itu jelas tidak di benarkan sama sekali karena ajang P0R antar pegawai ini merupakan hajat dari Pemerintah Kabupaten Tangerang "ucapnya. 

Dan akhinya setelah kedua tim melakukan musyawara akhirnya disepakati Pertandingan dilanjutkan dan adapun para pemain asal Tangsel yang ada di tim Kemenag tidak di perbolehkan ikut Pertandingan hal ini dilakukan guna  untuk mempertegas aturan yang ada serta menjunjung tinggi nilai Sportivitas di ajang Por antar Pegawai Pemda Tangerang "'ujarnya . 

Panitia POR Antar Pegawai Cabor Sepak Bola Mukti, mengatakan yang mana sudah jelas aturan ini harus di terapkan dengan tegas karena ini merupakan ajang silaturahim antar pegawai pegawai di Pemda Kabupaten Tangerang dan terkait adanya temuan tim Kemenag yang diduga akan memainkan para pemain Tarkam asal Tangsel sudah jelas tidak di perbolehkan yang tujuanya agar kedepan Jalanya POR antar pegawai Cabor Sepak bola berjalan lancar tampa adanya para pemain dari luar wilayah Kabupaten Tangerang "'tegasnya. 

Setelah melakukan Musyawara kedua tim sepakat melanjutkan Pertandingan dan pada laga tersebut Tim Disdik Kabupaten Tangerang berhasil mengalahkan tim Kemenag. (RENO)

Sambut HUT RI, PHBN Cup 2026 Kecamatan Panggarangan Resmi Dibuka

By On Kamis, Agustus 06, 2026

 

Pembukaan turnamen sepak bola PHBN Cup 2026 di Lapangan Sepak Bola Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten pada Rabu (5/8/2026).

LEBAK – Forkopimcam Panggarangan resmi membuka turnamen sepak bola PHBN Cup 2026 di Lapangan Sepak Bola Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (5/8/2026). 


Acara pembukaan ini dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan, para tamu undangan, dan para penonton, serta dua kesebelasan yang akan mengikuti pertandingan sepak bola


Pembukaan turnamen dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) tersebut diresmikan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Panggarangan, Aang Kurnia yang mewakili Forkopimcam.


Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Panitia PHBN Cup Ujang, Ketua PHBN Panggarangan Bangbang Sudrajat, Perwakilan Kapolsek Panggarangan Aipda Feri Alamsyah, Perwakilan Danramil 0314/Panggarangan Pelda Eman Guratman, serta jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Nazruli, KNPI Agus, tim kesehatan Encep, Ketua DPW Ormas Badak Provinsi Banten Asep, serta perwakilan lembaga lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ujang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung yang menyukseskan turnamen ini. Ia mengimbau kedua tim yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik desa, dan menghormati keputusan wasit.


Ketua PHBN Panggarangan, Bangbang Sudrajat, menambahkan bahwa selain sepak bola, rangkaian PHBN tahun ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan lain. Mulai dari tablig akbar, istigosah, gerak jalan, futsal, hingga penampilan kesenian tradisional Angklung Buhun yang dipimpin oleh Asep.


Pesan senada juga disampaikan oleh perwakilan Danramil 0314/Panggarangan, Pelda Eman Guratman. Ia mengingatkan para pemain agar bermain dengan penuh semangat namun tetap menghindari tindakan mencederai lawan demi mencegah kesalahpahaman.


Sementara itu, Sekmat Panggarangan, Aang, dalam sambutan sekaligus meresmikan pembukaan turnamen, mengapresiasi antusiasme tinggi dari panitia, pemain, dan suporter. 


Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi sekaligus ajang menjaring bibit atlet berbakat untuk tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Ia mencontohkan keberhasilan putra daerah Panggarangan yang sebelumnya sukses menembus tingkat nasional sebagai anggota Paskibraka.


Pemerintah Kecamatan Panggarangan juga menyampaikan tiga pesan penting selama turnamen berlangsung


Junjung Tinggi Fair Play: 


Menghormati setiap keputusan wasit dan menyampaikan protes dengan cara yang sopan.


Menjaga Keamanan dan Ketertiban: 


Meminta kerja sama dari Polsek, Koramil, dan Satpol PP. Penonton juga diimbau mengunci kendaraan dengan aman serta waspada terhadap potensi kebakaran rumah selama ditinggal menonton di musim kemarau.


Menjaga Kesehatan: 


Memanfaatkan fasilitas tim medis dari Puskesmas Panggarangan yang siap siaga di lokasi.


"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, turnamen sepak bola PHBN Cup dalam rangka HUT RI resmi dibuka. Selamat bertanding, Merdeka!" kata  Aang Kirnia


(Angga)


Teks fhoto



Bupati Bireuen Buka Liga Sepak Bola Mini ke-3 Antar MI, Diikuti 58 Tim

By On Selasa, Agustus 04, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComBupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2027. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis berharap kompetisi ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di tingkat provinsi maupun nasional. 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan, menghormati wasit, pelatih, dan lawan bertanding. 

"Jadikan pertandingan ini sebagai ajang belajar, mengembangkan kemampuan, serta memperbanyak persahabatan. Kemenangan memang menjadi harapan, namun yang lebih penting adalah kejujuran, kebersamaan, dan pengalaman selama mengikuti kompetisi," ujar Mukhlis. 

Bupati turut mengajak para guru, orang tua, dan pendamping untuk terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melakukan tendangan perdana  Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Menurutnya, seluruh elemen memiliki tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi Bireuen yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di masa depan. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan citra dan prestasi madrasah, khususnya di bidang nonakademik, serta menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi sekaligus mempererat silaturahmi antara Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dan Keluarga Besar Madrasah. 

Pada kesempatan itu juga disampaikan apresiasi kepada Bupati Bireuen atas dukungannya, kepada Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Panitia Pelaksana, Kepala Madrasah, Pelatih, Pendamping, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kegiatan. 

Sementara itu, Ketua Panitia, Bukhari, S.Pd., didampingi Fauzan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, Liga Sepak Bola Mini ke-3 Tahun 2026 diikuti 58 tim dari tujuh gugus Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bireuen. 

Pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026, menggunakan sistem gugur (knockout) dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit. 

Seluruh laga digelar pada pagi dan sore hari di dua lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala. (Joniful Bahri)

Juang FC Awali Piala Soeratin U-17 Regional Aceh dengan Kemenangan 3-0 Usai Tekuk Acèh Tamiang

By On Selasa, Juli 14, 2026

Pemain Juang FC Bireuen berusaha melewati pemain PS Muda Setia Aceh Tamiang dalam laga perdana, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, di Lapangan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Tim tuan rumah Juang FC memulai langkahnya dengan hasil sempurna pada laga pembuka Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Bertanding di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Senin, 13 Juli 2026, Juang FC menundukkan PS Muda Setia Aceh Tamiang dengan skor meyakinkan 3-0. 

Pertandingan pembuka kompetisi sepak bola usia muda tersebut diawali dengan seremoni penyerahan bola oleh Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada perangkat pertandingan sebagai tanda dimulainya turnamen. 

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Juang FC langsung tampil agresif dan mengambil inisiatif menyerang. Upaya tersebut membuahkan hasil pada babak pertama ketika Muhammad Dita Rasya berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan dari rekannya. Gol itu membawa Juang FC unggul 1-0 hingga jeda turun minum. 

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Mulya Saputra semakin mendominasi jalannya pertandingan. Seorang pemain Juang FC bernomor punggung 9 berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dan membuat PS Muda Setia Aceh Tamiang berada di bawah tekanan. 

Tim tamu kemudian berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Juang FC tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang lawan. Penampilan kiper Yasirul Afkar turut menjadi salah satu faktor yang menjaga gawang Juang FC tetap aman dari kebobolan. 

Kemenangan Juang FC dipastikan pada masa injury time melalui gol spektakuler Azizul Zikri. Pemain bernomor punggung 5 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper PS Muda Setia, Rizky Aulia. Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Juang FC. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani mengatakan, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13 hingga 25 Juli 2026 dan diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. 

Menurutnya, kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi yang dibagi ke dalam empat grup. Grup A dan Grup C masing-masing dihuni tiga tim, sedangkan Grup B dan Grup D terdiri atas empat tim. Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan RTH Cot Gapu dan Lapangan Galacticos, Bireuen. 

Adapun tim peserta yang berlaga pada kompetisi ini adalah Juang FC, PS Muda Setia Aceh Tamiang, Persada, Persip Pasee, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, Persilatama, PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy, Young Warrior FC, Aceh Kutaraja FC, Persimura, Adam Depok FC, dan Tamiang United. 

Kemenangan atas PS Muda Setia Aceh Tamiang menjadi modal penting bagi Juang FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup sekaligus menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya pada Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. (Joniful Bahri)

Bireuen Resmi Gulir Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, 14 Tim Siap Berebut Tiket Nasional

By On Selasa, Juli 14, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M resmi membuka Piala Soeratin Aceh, ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam kepada perangkat pertandingan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kabupaten Bireuen resmi membuka Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026 yang diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. 

Ajang pembinaan pesepak bola usia muda tersebut dibuka di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau eks Stadion Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 13 Juli 2026. 

Pembukaan dilakukan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M. 

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, S.E., M.M., kepada perangkat pertandingan sebagai simbol dimulainya kompetisi. 

Dalam sambutannya, Zamzami menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut baik kepercayaan yang diberikan Asprov PSSI Aceh kepada Bireuen sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi pesepak bola muda untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan bakatnya. 

"Kita berharap melalui Kompetisi Piala Soeratin U-17 ini akan lahir talenta-talenta emas baru yang mampu menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asprov PSSI Aceh, Askab PSSI Bireuen, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. 

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud mengucapkan terima kasih kepada Asprov PSSI Aceh atas kepercayaan yang diberikan kepada Bireuen sebagai tuan rumah. 

Dua Tim saat akan berlaga pada pertandingan perdana Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026, di Lapamgan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

Yah Fud berharap seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

"Adik-adik adalah masa depan sepak bola Aceh. Tunjukkan talenta terbaik yang kalian miliki dan hormati setiap keputusan wasit agar kompetisi berjalan sportif," katanya. 

Ia juga mengingatkan perangkat pertandingan agar memimpin setiap laga secara profesional, objektif, adil, dan tegas demi menjaga kualitas serta marwah kompetisi. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani, S.Pd., melaporkan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di dua venue, yakni Lapangan Galacticos FC dan Lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen. 

Sebanyak 14 tim dibagi ke dalam empat grup. Grup A dihuni Juang FC Bireuen, PS Muda Sedia Aceh Tamiang, dan Persada Aceh Barat Daya. Grup B terdiri atas Persip Pase Aceh Utara, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, dan Persilatama Aceh Tengah. 

Grup C diisi PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy FC, dan Young Warriors FC Aceh Timur. 

Sementara Grup D dihuni Aceh Kutaraja, Persimura Beureunuen Pidie, Adam Depok Nagan Raya, serta Tamiang United. 

Menurut Sardani, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari pembinaan dan seleksi talenta muda sepak bola Aceh. Tim terbaik nantinya akan mewakili Aceh pada putaran nasional. 

Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam menegaskan, Piala Soeratin merupakan salah satu kompetisi penting dalam pembinaan sepak bola usia muda di Aceh. 

"Kompetisi Soeratin ini menjadi proses membuka kesempatan dan mewujudkan impian anak-anak menuju level yang lebih tinggi. Dari sinilah kita berharap lahir pesepak bola profesional yang mampu mengharumkan nama Aceh," ujarnya. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Minta Juang FC U-17 Manfaatkan Status Tuan Rumah untuk Raih Gelar Juara

By On Sabtu, Juli 11, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, meminta para pemain Juang FC U-17 memanfaatkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 untuk tampil maksimal dan meraih gelar juara. 

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026, menjelang bergulirnya Piala Soeratin U-17 Regional Aceh yang akan berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Mukhlis mengatakan, kepercayaan yang diberikan PSSI Aceh kepada Kabupaten Bireuen sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga bersama. 

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menyambut para tamu dengan ramah serta menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan turnamen. 

"Kepercayaan ini harus kita jaga dengan baik. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah yang ramah, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta maupun tamu yang datang," ujar Mukhlis. 

Kepada para pemain Juang FC U-17, Bupati berpesan agar menjadikan dukungan masyarakat dan keuntungan bermain di kandang sendiri sebagai motivasi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. 

"Adik-adik bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik, harga diri, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Bireuen. Bermain di hadapan pendukung sendiri harus menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi," katanya. 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kerja sama tim sebagai modal utama untuk meraih hasil terbaik selama kompetisi berlangsung. 

Menurut Mukhlis, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah. Karena itu, ia berharap Juang FC mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Bireuen. 

Bupati turut mengapresiasi pengurus, pelatih, dan seluruh jajaran Juang FC yang selama ini telah membina talenta-talenta muda sepak bola Bireuen. 

Ia berharap pembinaan tersebut mampu melahirkan prestasi dan mengantarkan Juang FC menjadi juara Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bungong jaroe kepada kapten Juang FC U-17 sebagai simbol doa dan dukungan agar tim mampu membawa pulang gelar juara untuk Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Bupati Lepas Juang FC U-17, Bireuen Bidik Juara Piala Soeratin Regional Aceh 2026

By On Sabtu, Juli 11, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST secara resmi melepas tim Juang FC U-17 dalam sebuah seremoni di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kabupaten Bireuen resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 yang akan berlangsung pada 13–25 Juli 2026. 

Menghadapi turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di Aceh itu, Juang FC U-17 menargetkan gelar juara demi mengamankan tiket ke putaran nasional. 

Kompetisi akan diikuti 14 tim dari seluruh Aceh yang terbagi ke dalam empat grup. 

Seluruh pertandingan di Bireuen akan digelar di dua venue, yakni Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu dan Lapangan Galacticos FC Cot Gapu. 

PSSI Kabupaten Bireuen ditunjuk sebagai pelaksana, sementara Juang FC dipercaya sebagai tuan rumah. 

Menjelang bergulirnya kompetisi, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST secara resmi melepas tim Juang FC U-17 dalam sebuah seremoni di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyebut kepercayaan yang diberikan PSSI Aceh kepada Bireuen merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama. 

"Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Bireuen memiliki semangat dan tradisi sepak bola yang kuat. Saya mengajak seluruh masyarakat menjadi tuan rumah yang ramah, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu yang datang ke Bireuen," ujar Mukhlis. 

Ia juga meminta para pemain Juang FC menjadikan status sebagai tuan rumah sebagai motivasi untuk tampil maksimal. 

"Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik, harga diri, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Bireuen. Bermain di kandang sendiri harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi dan membawa pulang gelar juara," pesannya. 

Bupati turut mengapresiasi pengurus, pelatih, dan seluruh jajaran Juang FC yang telah membina talenta-talenta muda sepak bola Bireuen. 

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST berfoto bersama pemain dan pengurus Juang FC U-17 usai pelepasan di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

Ia berharap trofi juara Piala Soeratin Regional Aceh dapat dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Bireuen. 

Sementara itu, Pelatih Kepala Juang FC U-17, Mulya Saputra mengatakan, timnya telah melakukan persiapan sejak April 2026. 

Sebanyak 29 pemain asli Kabupaten Bireuen dari berbagai kecamatan, mulai Samalanga hingga Gandapura, dipersiapkan menghadapi kompetisi. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 pemain akan menjalani pemusatan latihan (training center/TC) hingga turnamen berakhir. 

"Seluruh pemain merupakan putra asli Bireuen. Mereka telah menjalani latihan intensif sejak April dan mengikuti sejumlah pertandingan uji coba. Kami ingin mewujudkan harapan Bupati agar pemain-pemain Bireuen mampu berprestasi di level Aceh," kata Mulya. 

Menurutnya, persiapan tim juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui anggaran APBD yang disalurkan lewat Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora). 

Pada Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, Juang FC tergabung di Grup A bersama PS Muda Sedia Aceh Tamiang dan Persada Aceh Barat Daya (Abdya). 

Juang FC dijadwalkan melakoni laga perdana menghadapi Aceh Tamiang pada 13 Juli 2026, sebelum bertemu Persada Abdya pada 17 Juli 2026. 

Mulya menegaskan, target tim bukan sekadar tampil sebagai tuan rumah, melainkan meraih gelar juara agar dapat mewakili Aceh pada putaran nasional. 

"Kami menargetkan menjadi juara Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 sehingga bisa melaju ke putaran nasional. Terima kasih kepada Pemkab Bireuen, KONI Bireuen, PSSI Bireuen, serta para orang tua pemain atas dukungan yang diberikan kepada Juang FC U-17," ujarnya. 

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bungong jaroe dari Bupati Mukhlis kepada kapten Juang FC U-17, M. Ikram, sebagai simbol doa dan dukungan bagi perjuangan tim. 

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bireuen Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd., pengurus KONI Bireuen, PSSI Bireuen, manajemen Juang FC, official, pelatih, para pemain, serta orang tua pemain. (Joniful Bahri)

Gubernur Andra Soni Usulkan Pelebaran Jalan Akses BIS, Dukung Kesiapan Menuju PON XXIII Tahun 2032

By On Rabu, Juli 08, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni bersama Menteri PU, Dody Hanggodo saat meninjau sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Serang, pada Senin, 06 Juli 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengusulkan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang menghubungkan Simpang Palima hingga Pasar Baros, Kabupaten Serang, kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia (RI), Dody Hanggodo. 

Usulan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Serang, pada Senin, 06 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas menuju Kawasan Banten International Stadium (BIS) sekaligus mendukung kesiapan Provinsi Banten menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 bersama Provinsi Lampung. 

Andra Soni mengatakan, ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto merupakan akses utama menuju BIS yang berada di Kawasan Sport Center Banten. 

Selain melayani aktivitas masyarakat sehari-hari, ruas tersebut menjadi jalur strategis saat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional. 

“Kami juga mengusulkan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto dari Simpang Palima sampai Pasar Baros. Ruas ini menjadi akses menuju Banten International Stadium sehingga perlu ditingkatkan kapasitasnya sebagai bagian dari kesiapan Banten menyambut PON XXIII Tahun 2032,” kata Andra Soni. 

Ia menjelaskan, ruas jalan nasional tersebut memiliki panjang sekitar 9,4 kilometer. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan pelebaran sepanjang 3,5 kilometer pada tahap awal, mulai Simpang Palima hingga Pasar Baros, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada ruas yang saat ini masih terdiri atas dua lajur dua arah. 

Menurut Andra Soni, peningkatan kapasitas jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat volume kendaraan pada jam-jam sibuk telah cukup tinggi. Dengan pelebaran jalan, mobilitas masyarakat di Kabupaten Serang akan semakin lancar sekaligus memperkuat akses menuju kawasan olahraga kebanggaan Provinsi Banten. 

Usulan tersebut, kata Andra Soni, merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam menyiapkan infrastruktur yang memadai menjelang penyelenggaraan PON XXIII Tahun 2032. 

Konektivitas menuju venue olahraga menjadi salah satu aspek penting agar penyelenggaraan pesta olahraga nasional dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, Pemprov Banten telah menyiapkan perencanaan teknis pelebaran ruas tersebut. 

Menurut Arlan, Detail Engineering Design (DED) tengah direviu pada tahun ini dan Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan Kementerian PU agar proses penetapan lokasi dapat segera dilakukan. 

“Ruas Palima-Baros merupakan jalan nasional yang menjadi salah satu jalur distribusi penting dari wilayah Banten Selatan menuju Banten Utara. Kami berharap prosesnya dapat segera berjalan sehingga pelebaran bisa direalisasikan secara bertahap,” ujarnya. 

Arlan menambahkan, Pemprov Banten juga siap mendukung pembiayaan pengadaan lahan melalui skema cost sharing. 

Menurutnya, dari estimasi kebutuhan pengadaan lahan sekitar Rp 180 miliar, Pemprov Banten telah menyiapkan dukungan sebesar Rp 50 miliar sebagai bentuk komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur strategis tersebut. 

“Rencananya ruas jalan itu dilebarkan menjadi 25 meter secara bertahap dari Simpang Palima sampai Pasar Baros Serang,” ujar Arlan. 

Pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran akses menuju BIS, tetapi juga mengurangi kemacetan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas wilayah sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan kesiapan Provinsi Banten menyambut PON XXIII Tahun 2032 bersama Provinsi Lampung. (Welfendry)

Gubernur Andra Soni Dorong Pembinaan Atlet, Pengurus FHI Banten Diminta Perkuat Prestasi Hoki

By On Minggu, Juli 05, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri Pelantikan Kepengurusan FHI Provinsi Banten Periode 2026-2030, di Le Dian Hotel, Kota Serang, Jumat, 03 Juli 2026.

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni meminta kepada kepengurusan Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten mampu membawa pembinaan olahraga hoki semakin maju dan melahirkan prestasi yang lebih baik. 

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Pelantikan Kepengurusan FHI Provinsi Banten Periode 2026-2030, di Le Dian Hotel, Kota Serang, Jumat, 03 Juli 2026. 

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI) Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono. 

"Kami berharap pembinaan olahraga hoki di Banten bisa lebih maju lagi. Pada penyelenggaraan PON sebelumnya di Aceh-Sumut, Provinsi Banten berhasil meraih medali perak untuk nomor indoor putra. Kita berharap pada PON tahun 2028 nanti prestasinya dapat meningkat," ujar Andra Soni. 

Dikatakan Andra Soni, peningkatan prestasi membutuhkan proses yang berkesinambungan. Dia menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian pengurus, yakni memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas pembinaan dan pemasaran olahraga hoki di sekolah-sekolah, serta memperbanyak penyelenggaraan pertandingan sebagai wadah pembinaan atlet. 

"Peningkatan prestasi tentunya memerlukan proses, diantaranya memperbanyak pertandingan, baik pertandingan persahabatan, try out, turnamen maupun kompetisi," katanya. 

Andra Soni mencontohkan negara-negara yang berhasil mencetak atlet berprestasi karena memiliki frekuensi pertandingan yang tinggi sejak usia dini. 

Menurutnya, semakin banyak atlet bertanding, maka kemampuan dan mental bertanding mereka akan semakin terasah. 

Selain itu, Andra Soni menyampaikan Pemprov Banten terus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung. 

Salah satu persiapannya adalah pembangunan berbagai fasilitas olahraga, termasuk sarana olahraga Hoki di kawasan Sport Center Banten. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempopulerkan olahraga Hoki di Indonesia. 

Menurutnya, Hoki merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar di dunia dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia. 

"Hoki merupakan olahraga nomor tiga paling banyak digemari di dunia. Karena itu tugas kita bersama bagaimana olahraga ini bisa semakin populer di Indonesia," katanya. 

Andra Soni pun berpesan kepada para atlet agar terus berlatih secara disiplin, sementara pengurus bertanggung jawab menyediakan sistem pembinaan dan fasilitas yang memadai. 

"Saya berharap atlet-atlet berlatih sungguh-sungguh. Tugas atlet adalah berlatih, sedangkan tugas pengurus menyiapkan fasilitas dan pembinaan yang baik," pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI), Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono menyampaikan selamat kepada M. Ali Hanafiah yang secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum FHI Provinsi Banten. 

Menurutnya, kepengurusan baru memiliki amanah besar untuk meningkatkan prestasi Hoki Banten, terlebih dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

"Kami melihat Gubernur Banten memberikan dukungan terhadap perkembangan Hoki. Ini menjadi modal yang sangat baik bagi pengurus untuk membangun prestasi ke depan," ujarnya. 

Selanjutnya, dia juga mengatakan, dalam waktu dekat FHI akan menghadapi berbagai agenda penting, di antaranya Kejuaraan Nasional pada Agustus mendatang serta persiapan menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. 

Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini harus terus diperkuat melalui berbagai kompetisi daerah. 

Di tempat yang sama, Ketua Umum FHI Provinsi Banten, M. Ali Hanafiah mengatakan pihaknya segera menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pelaksanaan Kejuaraan Nasional Hoki yang akan berlangsung pada 21–31 Agustus 2026, penyelenggaraan Piala Gubernur tingkat pelajar sebagai ajang pencarian bibit atlet, hingga persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. 

Selain itu, FHI Banten juga berkomitmen mempercepat kaderisasi atlet, pelatih, perangkat pertandingan, dan wasit guna memperkuat ekosistem pembinaan hoki di Provinsi Banten. 

"Kami menargetkan pada PON nanti hoki Banten mampu menjadi juara. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten, kami optimistis pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik sehingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (Welfendry)

PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif, Bidik Prestasi Terbaik di PORA XIV Aceh Jaya 2026

By On Sabtu, Juli 04, 2026

Atlet PASI Bireuen kembali lakukan program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi PORA XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen resmi memulai kembali program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada 2026. 

Latihan perdana yang digelar pada sore hari itu diikuti para atlet dengan penuh semangat. 

Program pembinaan tersebut mengusung semangat "Bukan soal cepat, tapi soal tidak menyerah serta disiplin hari ini, juara esok hari”sebagai motivasi bagi seluruh atlet dalam menjalani proses latihan. 

Pelatih PASI Bireuen, Heri Syahputra mengatakan, fokus latihan tahap awal diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, pembentukan mental bertanding, serta memperkuat kekompakan tim. 

"Yang kami bangun bukan hanya kecepatan, tetapi juga mental juang yang kuat. Kami ingin melahirkan atlet yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Target kami di PORA Aceh Jaya adalah meningkatkan perolehan medali sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bireuen,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua PASI Bireuen, Fauzan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan optimisme bahwa cabang atletik Bireuen mampu bersaing di papan atas pada PORA XIV. 

Menurutnya, persiapan yang dilakukan sejak dini menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi. 

"Kami akan terus berupaya memperbaiki peringkat. Atletik Bireuen harus mampu kembali berjaya dan meraih hasil terbaik untuk Kabupaten Bireuen pada PORA Aceh Jaya," kata Fauzan. 

Ia juga berharap dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bireuen, pemerintah daerah, serta masyarakat terus mengalir agar para atlet dapat menjalani program latihan secara optimal hingga pelaksanaan PORA. 

Dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang berkelanjutan, PASI Bireuen optimistis mampu melahirkan prestasi membanggakan serta membawa nama Kabupaten Bireuen bersaing di jajaran terbaik cabang atletik pada PORA XIV Aceh Jaya 2026. (Joniful Bahri)

Me Gacor CBR FC Raih Juara Turnamen Sepak Bola Jaro Cup Sawarna 2026

By On Selasa, Juni 30, 2026

Me Gacor CBR FC Raih Juara Turnamen Sepak Bola Jaro Cup Sawarna 2026. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Tim kesebelasan Me Gacor CBR FC sukses meraih juara pertama dalam laga Grand Final turnamen sepak bola Jaro Cup Desa Sawarna. 

Pertandingan sengit tersebut berlangsung di lapangan sepak bola Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin (29/06/2026) kemarin. 

Acara tahunan ini berjalan sukses, aman, dan meriah. 

Pada laga puncak tersebut, Me Gacor CBR FC berhadapan dengan tim kuat MGS Marga Saluyu. 

Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. 

Laga kemudian dilanjutkan melalui drama adu penalti, yang akhirnya dimenangkan oleh Me Gacor CBR FC dengan skor tipis 5-4. 

Pemilik klub Me Gacor CBR FC, Dedi Vistasio—yang akrab disapa Om Joy—bersama sang istri, Bunda Rose, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan turnamen Jaro Cup Sawarna ini. 

"Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi pribadi saya dan istri. Dalam pertandingan di grand final turnamen Event Jaro Cup Sawarna kemarin, tim kami bisa meraih juara," ujar Om Joy saat diwawancarai pada Selasa (30/06/2026). 

Om Joy menambahkan bahwa turnamen ini merupakan ajang yang sangat bergengsi. Kedua tim bahkan mendatangkan para pemain bintang yang sudah malang-melintang di dunia turnamen antarkampung (tarkam). 

"Ini ajang bergengsi bagi Me Gacor CBR FC yang mampu meredam permainan MGS Marga Saluyu. Kemenangan ini tentunya menjadi kado yang sangat luar biasa bagi saya untuk bisa memberikan piala juara satu ini kepada istri tercinta," pungkasnya. (Cup/Uday)

Gubernur Andra Soni Dukung Pembinaan Atlet Hoki untuk Tingkatkan Prestasi Banten

By On Sabtu, Juni 27, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menerima audiensi jajaran Pengprov Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten di ruang kerjanya di kantor eks BLKI, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 Juni 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mendukung peningkatan prestasi atlet Hoki di Provinsi Banten. Salah satunya melalui pembinaan dari mulai usia pelajar sampai pembangunan fasilitas latihan yang saat ini kondisinya masih terbatas. 

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten di ruang kerjanya di kantor eks BLKI, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 Juni 2026. 

Sebagai pemain Hoki dan Wakil Dewan Pembina Hoki pusat, Andra Soni menilai peningkatan kualitas atlet penting dilakukan, agar Cabang Olahraga (Cabor) ini bisa diunggulkan dalam berbagai perhelatan ajang olahraga. 

"Apalagi Hoki masuk kategori olahraga yang dilombakan dalam olimpiade," ujarnya. 

Saat ini, fasilitas lapangan Hoki di Provinsi Banten menurutnya masih minim, terutama yang sesuai standar. Namun demikian, dengan keterbatasan lapangan itu Andra Soni cukup bangga karena prestasi atlet hoki di Provinsi Banten sudah cukup baik dilihat dari hasil pertandingan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) kemarin. 

Ke depan, Andra Soni mendorong Pengprov untuk lebih sering mengadakan turnamen hoki dari tingkat pelajar sampai profesional. Bila perlu mengadakan turnamen hoki tingkat nasional dan bisa dijadikan turnamen tahunan. Misalnya, di momen menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten. 

"Bila perlu, untuk Pra PON 2027 nanti, untuk hoki dilaksanakan di Banten saja," ujarnya. 

Ketua Pengprov Hoki Provinsi Banten, Ali Hanafiah mengatakan, animo masyarakat untuk mengikuti olahraga Hoki begitu tinggi. 

Saat ini, kata dia, organisasi mulai memasyarakatkan olahraga ini ke pelajar dari tingkat SD sampai SMA. 

"Ada sekitar 13 sekolah tingkat SMA saat ini yang sudah menerapkan permainan hoki. Jumlah itu lebih banyak dari DKI Jakarta yang hanya sekitar empat sekolah," ujarnya. 

Selanjutnya, tim atlet hoki Banten juga sudah siap bertanding pada perhelatan Kejurnas yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti. 

Ali berharap, dengan hasil yang cukup baik pada Popda kemarin, di Kejurnas nanti tim mendapatkan hasil yang memuaskan. 

"Apalagi dukungan dari Pak Gubernur Banten sangat luar biasa," tuturnya. (Welfendry)

Tim PSSB Bireuen U-12 Juara Ketiga Festival Sepak Bola Piala Presiden

By On Sabtu, Juni 27, 2026

PSSB Bireuen Junior U-12, berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh, di Banda Aceh. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Skuad PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12), berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh di Banda Aceh. 

PSSB unggul atas Persas Sabang U-12 dalam pertandingan perebutan juara 3 dan 4 dengan skor 4-3, di Lapangan Fourgee Mini Soccer Banda Aceh, Sabtu, 27 Juni 2026. 

Pertandingan yang disaksikan ratusan pasang mata itu, anak-anak Bireuen diperkuat M. Ikram AL Furqan, Aqil Al Hafizd, M. Dhanis Syauki, Al Ghifarry, Muhammad Khadafi, M. Alkhalidi, Abizar Alfariski, M. Refan Althaf, Sultan Arifa, M. Redha, dan M. Arif Alfatani serta Al Azzam. 

Mereka tampil penuh percaya diri. Sejumlah serangan yang digencarkan anak-anak Kota Juang dibawah asuhan Azmar Komeng, Yusriadi (Bang Yoes) dan Wahyudi (Wahyu Birda), mampu merepotkan pertahanan Persas Sabang. 

Begitu juga penampilan anak-anak dari Pulau Weh Sabang, juga sangat memukau dan mendapat aplusan dari penonton. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, PSSB berhasil unggul dengan kedudukan akhir 4-3. 

PSSB Bireuen Junior U-12, berhasil meraih juara ketiga Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden RI Regional Aceh, di Banda Aceh. 

Ketua Umum PSSB, Mustafa A Glanggang didampingi Ketua Harian Ajis Fandilla (Azis Bengkel) mengatakan, meskipun persiapan tim hanya beberapa hari, alhamdulillah sangat bersyukur atas usaha anak-anak dan manajemen tim, baik pelatih, manajer dan semua tim ofisial yang sudah berusaha dan mampu membawa PSSB Bireuen sukses meraih juara 3. 

"Kami seluruh manajemen PSSB U-12 Piala Presiden mewakili Kabupaten Bireuen, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Bireuen dan orang tua pemain atas pencapaian tim PSSB Bireuen U-12 hanya sampai di urutan 3 Piala Presiden Regional Aceh dan gagal ke nasional, insya Allah kita akan lebih baik lagi di tahun depan," ujar Azis Bengkel. 

Juara 1: Lambuk FA (Banda Aceh) 

Juara 2: SSB Barona (Banda Aceh) 

Juara 3: PSSB Bireuen 

(Joniful Bahri)

Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Festival Sepak Bola Piala Presiden RI di Banda Aceh

By On Sabtu, Juni 27, 2026

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI, di Banda Aceh. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Ketua Umum (Ketum) PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang, secara resmi melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI yang digelar di Banda Aceh, Jumat-Sabtu 26–27 Juni 2026. 

Prosesi pelepasan berlangsung di Rumoh PSSB Bireuen, samping Hotel Graha Buana, Bireuen, Kamis sore, 25 Juni 2026. 

Kegiatan itu turut dihadiri para orang tua pemain, manajer, pelatih, asisten pelatih, dan ofisial tim. 

Tim PSSB Bireuen U-12 dipimpin Pelatih Yusriadi (Pak Yoes), didampingi Asisten Pelatih Azmar serta Manajer Wahyudi. 

Dalam arahannya, Mustafa A. Geulanggang memberikan motivasi kepada seluruh pemain agar tampil percaya diri dan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Kabupaten Bireuen. 

"Kita harus tampil sebagai juara. Siapa pun lawannya, PSSB Bireuen harus menang," tegas mantan Bupati Bireuen tersebut. 

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Geulanggang melepas keberangkatan tim PSSB Bireuen U-12 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden RI, di Banda Aceh. 

Selain memberikan semangat, Mustafa juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti turnamen. 

Ia meminta para pemain tidak bergadang dan membatasi penggunaan telepon genggam pada malam hari agar tetap bugar saat bertanding. 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mus itu, penampilan terbaik PSSB Bireuen U-12 akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bireuen karena tim tersebut membawa nama daerah di tingkat provinsi. 

Sebanyak 12 pemain yang memperkuat PSSB Bireuen U-12, yakni Muhammad Ikram Al Furqan, Muhammad Khadafi, Muhammad Alkhalidi, Al Ghiffary, Abizar Alfariski, Muhammad Refan Althaf, Sultan Arifa, Muhammad Redha, Muhammad Arif Alfatani, Fatihul Al Azam, Aqil Al Hafizd, dan M. Dhanis Syauqi. 

Pada festival yang diselenggarakan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh itu, PSSB Bireuen tergabung bersama SSB Bijeh Get, Rampae FA, dan Lambhuk FA. 

Pertandingan akan berlangsung di Lapangan Fourgee Mini Soccer, kawasan Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, dengan jadwal pertandingan pagi dan sore selama 26–27 Juni 2026. (Joniful Bahri)

Kecamatan Solear Raih Juara Pertama Sepak Bola Gala Siswa Indonesia 2026 Tingkat SMP

By On Rabu, Juni 24, 2026

Kecamatan Solear raih juara pertama sepak bola Gala Siswa Indonesia 2026 tingkat SMP. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Siswa SMPN 4 Solear (Solpat) Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang membawa timnya keluar sebagai Juara 1 Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, bertempat di Stadion Indomilk Arena (outdoor) Kecamatan Kelapa Dua, Rabu, 24 Juni 2026. 

Gol semata wayang yang di cetak oleh M. Arkan tersebut diceploskannya ke gawang lawannya yakni tim Kecamatan Panongan pada babak kedua dalam Final GSI, yang di saksikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid beserta para Camat, Ketua PSSI, Ketua PGRI, Ketua Dewan Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah dan Guru. 

Pelatih Kecamatan Solear, Imran mengatakan, kemenangan ini berkat kerja sama tim, sehingga sampai menit terakhir dapat memenangkan pertandingan final. 

“Alhamdulillah, kami keluar sebagai juara. Ini adalah kemenangan tim, baik dari official, para guru dan lainnya. Ini kemenangan yang tidak disangka- sangka, anak-anak mampu memenangkan pertandingan ini,” ucapnya. 

Imran menambahkan bahwa untuk menyatukan anak-anak dari beberapa SMPN yang ada di Kecamatan Solear agak sulit awalnya. Namun ia bersyukur mereka dapat bersatu dan menunjukan hasil yang terbaik. 

“Kami latihan kurang lebih selama dua bulan. Semangat anak-anak dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya sehingga mereka pantas berada di final. Terima kasih atas semua dukungannya, juga kepada Pemerintah Kecamatan Solear,” ujar Imran yang juga sebagai guru di SMPN 2 Solear (Soldu). 

Sementara Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar mengucapkan selamat atas keberhasilan anak-anak SMP yang mewakili Kecamatan Solear. 

“Selamat ya, terima kasih sudah membawa harum nama Kecamatan Solear di GSI Tahun 2026. Semangat terus,” pungkasnya. 

Kapten Tim Kecamatan Solear, Azra Fahlevi yang juga siswa SMPN 2 Solear (Soldu) menerima Piala GSI 2026 dari Bupati Tangerang langsung dan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. 

Kebahagiaannya bertambah setelah Azra mendapatkan predikat sebagai Pemain Terbaik Piala GSI Tahun 2026. (Reno)