Serang – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Provinsi Banten menggelar aksi simpati berupa doa bersama untuk 8 korban hilang di perairan Selat Sunda, kawasan Gunung Krakatau. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam Minggu pukul 19.30 bertempat di Posko SAR Carita.
Aksi ini ditujukan sebagai bentuk dukungan moral terhadap proses pencarian para korban yang terdiri dari jurnalis, Anak Buah Kapal (ABK), dan pemandu wisata (guide). Mereka dilaporkan hilang kontak saat sedang menjalankan tugas jurnalistik di wilayah tersebut, sejak Senin 7 September 2026.
Ketua DPD Bapera Banten, DR. HM, Ali Hanafiah, SE, SH, M.Si menyatakan bahwa agenda doa bersama ini merupakan wujud nyata empati dan solidaritas dari keluarga besar BAPERA terhadap para korban yang hingga kini belum ditemukan.
"Upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan ini sudah sangat maksimal. Kita sama-sama berdoa, semoga dengan kekuatan doa para korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Ali Hanafiah di Kota Serang, Jumat (11/9).
Lebih lanjut, Ali Hanafiah turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan yang bekerja siang dan malam. Menurutnya, seluruh elemen penyelamat telah mengerahkan kemampuan terbaiknya di lapangan sejak awal menerima laporan kehilangan.
Berdasarkan data resmi, berikut adalah daftar 8 korban hilang yang menjadi fokus dalam aksi doa bersama ini:
Jurnalis/Wartawan:
• M. Bagus Khoirunnas(LKBN ANTARA)
• Ari Basuki(Merdeka.com)
• Yudistiro Pranoto / Yudhis(iNews)
• Firdaus Wajidi / Daus(Anadolu Agency)
• Donal Husni(Jurnalis Lepas / Freelance)
Kru Kapal dan Pemandu:
• Warta(Kapten / Nakhoda kapal)
• Surakman(Anak Buah Kapal / ABK)
• Heriyanto(Pemandu / Guide).
Melalui kegiatan ini, BAPERA Banten mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyelipkan doa agar proses evakuasi berjalan lancar dan membawa kabar baik bagi keluarga korban.
