-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kebakaran di Gayo Lues, Puluhan Rumah dan Dua Fasilitas Umum Terdampak

By On Senin, November 02, 2026

Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Desa Telege Jernih, Terangun, Gayo Lues, Aceh, Senin, 02 November 2026. 

GAYO LUES, KabarViral79.Com – Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Desa Telege Jernih, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Senin, 02 November 2026. 

Sebanyak 22 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut. 

Berdasarkan data pembaruan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, kebakaran mengakibatkan 30 rumah warga terdampak, terdiri atas 22 rumah rusak berat dan delapan rumah rusak ringan. 

Selain itu, satu balai adat dan satu musala turut terbakar. 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues, Suprinadi mengatakan, pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran tersebut. 

Armada yang dikerahkan terdiri atas satu unit dari Kecamatan Terangun dengan waktu tempuh sekitar lima menit, satu unit dari Kutapanjang sekitar 40 menit, serta tiga unit dari Blangkejeren dengan waktu tempuh sekitar 60 menit. 

Menurut Suprinadi, proses pemadaman menghadapi kendala berupa akses jalan menuju lokasi yang sempit dan kondisinya kurang baik. 

Selain itu, banyak sepeda motor yang terparkir di sisi jalan sehingga menyulitkan mobil pemadam mencapai lokasi kebakaran. 

“Jarak tempuh dari Blangkejeren ke lokasi sekitar 60 menit. Akses jalan juga masih kurang baik dan sempit,” ujarnya. 

Dalam proses pemadaman, seorang petugas Damkar mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Terangun. 

Sementara itu, BPBD Gayo Lues telah mendirikan tenda pengungsian di lokasi kebakaran dan menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan awal warga terdampak. 

Hingga laporan pembaruan BPBD diterima, tidak terdapat laporan korban jiwa. Adapun penyebab kebakaran dan total kerugian materi masih dalam pendataan. 

Personel Pusdalops PB bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gayo Lues terus melakukan pemantauan dan bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lokasi kejadian. (Joniful Bahri)

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Aceh Amankan Perempuan, Suami Kabur saat Penggerebekan Kasus Dugaan Ganja

By On Minggu, Juli 19, 2026

Satresnarkoba Polres Gayo Lues memgamankan SN terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Desa Uring, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. 

GAYO LUES, KabarViral79.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gayo Lues mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Desa Uring, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu dini hari, 19 Juli 2026. 

Dalam pengungkapan tersebut, seorang perempuan berinisial SN (33) diamankan, sementara suaminya berinisial AR yang diduga sebagai pelaku utama berhasil melarikan diri saat akan ditangkap. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya melalui Kasatresnarkoba AKP Kabri mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran ganja di sebuah rumah di Desa Uring. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Idik II Satresnarkoba Polres Gayo Lues, Bripka Eky Patra Anggana bersama tim melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi. 

Saat petugas mendekati rumah yang menjadi target, AR diduga mengetahui kedatangan polisi dan langsung melarikan diri ke arah hutan di depan rumah. Personel sempat melakukan pengejaran, namun AR berhasil meloloskan diri. 

Petugas kemudian kembali ke rumah dan melakukan penggeledahan dengan disaksikan perangkat desa setempat. Di dalam rumah, petugas menemukan SN, istri AR. 

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan biji ganja seberat 22,07 gram yang disimpan di dalam sebuah sumpit dan disembunyikan di dalam tong beras. 

Selain itu, petugas juga mengamankan satu toples berisi kopi hitam yang diduga telah dicampur ganja dengan berat keseluruhan 748 gram yang disimpan di rak piring. 

Dalam pemeriksaan awal, SN mengaku mengetahui keberadaan barang bukti tersebut dan menyebut seluruhnya merupakan milik suaminya, AR. 

Selanjutnya, SN beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Gayo Lues untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. 

Barang bukti yang diamankan terdiri atas biji ganja seberat 22,07 gram, satu buah sumpit, satu toples berisi kopi hitam yang diduga bercampur ganja seberat 748 gram, serta satu tong penyimpanan beras. 

AKP Kabri mengatakan, penyidik telah melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa terduga pelaku, menggelar perkara, serta melakukan pemeriksaan urine. Untuk memastikan kandungan barang bukti, sampel akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara. 

"Kami terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke pelosok daerah. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing," ujar AKP Kabri. 

Polisi kini masih memburu AR yang melarikan diri dan diduga terlibat dalam kepemilikan barang bukti tersebut. Perlu ditegaskan bahwa dugaan tindak pidana ini masih dalam proses penyidikan, dan status hukum para pihak akan ditentukan berdasarkan proses hukum yang berlaku. (Joniful Bahri)

Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca Hanyut Usai Jembatan Ambruk di Gayo Lues Aceh

By On Minggu, Januari 04, 2026

Mobil dinas hanyut terseret arus sungai di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, viral di media sosial pada Kamis, 01 Januari 2026 kemarin. 

GAYO LUES, KabarViral79.Com - Sebuah video yang memperlihatkan satu unit mobil dinas hanyut terseret arus sungai di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, viral di media sosial pada Kamis, 01 Januari 2026 kemarin.

Mobil tersebut diketahui merupakan kendaraan dinas milik Camat Pantan Cuaca.

Peristiwa hanyutnya mobil dinas itu terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB, setelah jembatan tempat kendaraan tersebut terjebak dilaporkan ambruk akibat derasnya arus sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Gayo Lues, Muhaimin, Sabtu, 03 Januari 2026 membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa mobil dinas itu tidak sedang dikendarai saat hanyut terbawa arus.

“Mobil itu bukan dalam kondisi digunakan. Kendaraan tersebut sudah terparkir dan terjebak di jalur Kecamatan Pantan Cuaca sejak 26 November 2025," terang Muhaimin.

Ia menjelaskan, mobil dinas Camat Pantan Cuaca terisolasi di lokasi tersebut akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu dan memutus akses jalan sejak akhir November lalu.

Menurut Muhaimin, pada saat kejadian, Camat Pantan Cuaca sedang meninjau kondisi masyarakat terdampak bencana di Desa Remukut dan Desa Dedingin dengan menggunakan sepeda motor. Sementara itu, tim BPBK melakukan pemantauan menggunakan kendaraan double cabin.

“Jembatan yang menjadi akses utama ambruk karena arus sungai yang deras, sehingga mobil dinas yang sudah lama terjebak di lokasi akhirnya hanyut,” jelasnya.

BPBK Gayo Lues mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues. (Joniful Bahri)