-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Disdik Kabupaten Tangerang Raih Juara 1 POR Antar Pegawai Tahun 2026 Cabor Sepak Bola

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Tim esebelasan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang berhasil keluar sebagai Juara 1 pada Pekan Olahraga (POR) di lingkup Pemda Tangerang setelah pada Partai Puncak Grand Final Cabor Sepak Bola menang atas Tim Brata Polresta Tangerang lewat adu pinalti di Stadion Mini Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 14 Agustus 2026. 

Kadispora Kabupaten Tangerang, H. Asep Suherman menyampaikan ucapan selamat kepada Tim Kesebelasan Disdik Kabupaten Tangerang yang meraih juara pertama pada POR Antar Pegawai tahun 2026 Cabor Sepak Bola. 

"Alhamdulilah jalannya POR antar Pegawai tahun ini berjalan lancar dan aman. Ini semua berkat adanya kerja sama yang baik dari semua pihak. Insya Allah tahun depan akan kita gelar kembali," imbaunya. 

Usai laga Final Cabor Sepak Bola POR antar Pegawai Kadisdik Kabupaten Tangerang Supriyadi yang diwakili oleh Sekdis H. Agus Supriatna menyampaikan puji syukur Alhamdulilah yang mana tahun ini tim Kesebelasan Disdik berhasil menjadi yang terbaik bisa menjadi Juara  pertama Cabor Sepak Bola pada POR antar pegawai tahun 2026.

"Tentunya ini merupakan hasil capaian kerja keras dari semua para pemain selama berlangsungnya Kompetisi ini," ucapnya.

Kasi Sapras Disdik Kabupaten Tangerang Nursapyudin yang datang langsung menyaksikan Kesebelasan Disdik bertanding mendampingi Sekdis menyampaikan, ini untuk ketiga kalinya Disdik Kabupaten Tangerang meraih juara Cabor Sepak bola POR antar pegawai di lingkup Pemda Tangerang setelah pada tahun 23 dan 24. 

Kini di tahun 2026 kembali terukir menjadi yang terbaik dan bukan itu saja Disdik Kabupaten Tangerang juga mencapai prestasi memenangkan di semua Cabor yang dipertandingankan. 

"Kemenangan ini juga merupakan Kado ucapan terindah selamat datang kepada Kadisdik yang baru serta juga kado teristimewa untuk Sekdis H. Agus Supriyatna jelang Purnabakti. Semoga Disdik Kabupaten Tangerang tahun depan bisa mempertahankan prestasi ini," ujarnya. 

Diki Oktariana selaku manajer Tim Disdik Kabupaten Cabor Sepak Bola mengucapkan terima kasih kepada Kadisdik, Sekdis, Kabid, Kasi Disdik Kabupaten Tangerang yang sudah memberikan dukungan selama persiapan dan hari ini bisa menjadi juara. 

"Juga tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para Kepala Sekolah, para guru, KKS, MKS, PGRI dan semuanya sehingga Disdik Kabupaten Tangerang kembali untuk ketiga kalinya bisa menjadi juara," ujarnya. 

"Adapun kunci dari keberhasilan ini adalah kekompakan dan kerja sama, yang mana inilah para pemain yang membawa nama baik Disdik Kabupaten Tangerang lebih kolaboratif dan lebih maju sukses menuju Tangerang Gemilang karena sudah jelas pada logo Disdik Kabupaten Tangerang tertera 'Disdik Kolaboratif' kerja sama," tutupnya. 

Adapun Juara pada POR antar pegawai di lingkup Pemda Tangerang Tahun 2026 pada Cabor Sepak Bola: 

Juara 1 Disdik Kabupaten Tangerang. 

Juara 2 Brata Polresta Tangerang .

Bapenda Kabupaten Tangerang

DLHK Kabupaten Tangerang.

(Reno)

Sikap Tak Sportif Diperlihatkan Tim Kemenag, Diduga Ingin Memainkan Pemain Tarkam Asal Tangsel

By On Rabu, Agustus 12, 2026

TANGSEL, KabarViral79.Com - Sikap  Contoh tak Sportif di tujukan oleh Tim Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang di Pekan Olahraga (POR) antar Pegawai tahun 2026 di hari kedua Pertandingan Cabor Sepak Bola saat diduga ingin memainkan pemain-pemain Tarkam Asal Tangsel di Lapangan Sepak Bola Stadion Mini Solear, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Selasa, 11 Agustus 2026. 

Pada laga Cabor Sepak Bola POR antar Pegawai  di hari kedua antara Disdik Kabupaten Tangerang melawan Kemenag sempat di warnai penundaan pertandingan sekitar satu jam  lebih dikarenakan tim Kemenag diduga membawa beberapa para tarkam asal Tangsel yang ingin di mainkan sehingga  memicu tim manajer Disdik Kabupaten Tangerang melayangkan Protes keras ke Panitia Pelaksana Pertandingan mempertanyakan terkait aturan yang ada dan juga sudah di sepakati bersama dalam Tehnical Meeting sebelumya.

Hal tersebut membuat Sekdis Disdik Kabupaten Tangerang H.Agus Supriatna yang hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada Timnya  turun tangan guna untuk menyampaikan Kepada manajer Tim Kemenag terkait aturan yang di berlakukan di POR antar Pegawai yakni kalau untuk pemain yang ada NIK dan tercatat di Dinas terkait silakan boleh bermain namun kalau ada pemain yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Tangerang itu jelas tidak di benarkan sama sekali karena ajang P0R antar pegawai ini merupakan hajat dari Pemerintah Kabupaten Tangerang "ucapnya. 

Dan akhinya setelah kedua tim melakukan musyawara akhirnya disepakati Pertandingan dilanjutkan dan adapun para pemain asal Tangsel yang ada di tim Kemenag tidak di perbolehkan ikut Pertandingan hal ini dilakukan guna  untuk mempertegas aturan yang ada serta menjunjung tinggi nilai Sportivitas di ajang Por antar Pegawai Pemda Tangerang "'ujarnya . 

Panitia POR Antar Pegawai Cabor Sepak Bola Mukti, mengatakan yang mana sudah jelas aturan ini harus di terapkan dengan tegas karena ini merupakan ajang silaturahim antar pegawai pegawai di Pemda Kabupaten Tangerang dan terkait adanya temuan tim Kemenag yang diduga akan memainkan para pemain Tarkam asal Tangsel sudah jelas tidak di perbolehkan yang tujuanya agar kedepan Jalanya POR antar pegawai Cabor Sepak bola berjalan lancar tampa adanya para pemain dari luar wilayah Kabupaten Tangerang "'tegasnya. 

Setelah melakukan Musyawara kedua tim sepakat melanjutkan Pertandingan dan pada laga tersebut Tim Disdik Kabupaten Tangerang berhasil mengalahkan tim Kemenag. (RENO)

Sambut HUT RI, PHBN Cup 2026 Kecamatan Panggarangan Resmi Dibuka

By On Kamis, Agustus 06, 2026

 

Pembukaan turnamen sepak bola PHBN Cup 2026 di Lapangan Sepak Bola Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten pada Rabu (5/8/2026).

LEBAK – Forkopimcam Panggarangan resmi membuka turnamen sepak bola PHBN Cup 2026 di Lapangan Sepak Bola Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (5/8/2026). 


Acara pembukaan ini dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan, para tamu undangan, dan para penonton, serta dua kesebelasan yang akan mengikuti pertandingan sepak bola


Pembukaan turnamen dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) tersebut diresmikan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Panggarangan, Aang Kurnia yang mewakili Forkopimcam.


Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Panitia PHBN Cup Ujang, Ketua PHBN Panggarangan Bangbang Sudrajat, Perwakilan Kapolsek Panggarangan Aipda Feri Alamsyah, Perwakilan Danramil 0314/Panggarangan Pelda Eman Guratman, serta jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Nazruli, KNPI Agus, tim kesehatan Encep, Ketua DPW Ormas Badak Provinsi Banten Asep, serta perwakilan lembaga lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ujang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung yang menyukseskan turnamen ini. Ia mengimbau kedua tim yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik desa, dan menghormati keputusan wasit.


Ketua PHBN Panggarangan, Bangbang Sudrajat, menambahkan bahwa selain sepak bola, rangkaian PHBN tahun ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan lain. Mulai dari tablig akbar, istigosah, gerak jalan, futsal, hingga penampilan kesenian tradisional Angklung Buhun yang dipimpin oleh Asep.


Pesan senada juga disampaikan oleh perwakilan Danramil 0314/Panggarangan, Pelda Eman Guratman. Ia mengingatkan para pemain agar bermain dengan penuh semangat namun tetap menghindari tindakan mencederai lawan demi mencegah kesalahpahaman.


Sementara itu, Sekmat Panggarangan, Aang, dalam sambutan sekaligus meresmikan pembukaan turnamen, mengapresiasi antusiasme tinggi dari panitia, pemain, dan suporter. 


Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi sekaligus ajang menjaring bibit atlet berbakat untuk tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Ia mencontohkan keberhasilan putra daerah Panggarangan yang sebelumnya sukses menembus tingkat nasional sebagai anggota Paskibraka.


Pemerintah Kecamatan Panggarangan juga menyampaikan tiga pesan penting selama turnamen berlangsung


Junjung Tinggi Fair Play: 


Menghormati setiap keputusan wasit dan menyampaikan protes dengan cara yang sopan.


Menjaga Keamanan dan Ketertiban: 


Meminta kerja sama dari Polsek, Koramil, dan Satpol PP. Penonton juga diimbau mengunci kendaraan dengan aman serta waspada terhadap potensi kebakaran rumah selama ditinggal menonton di musim kemarau.


Menjaga Kesehatan: 


Memanfaatkan fasilitas tim medis dari Puskesmas Panggarangan yang siap siaga di lokasi.


"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, turnamen sepak bola PHBN Cup dalam rangka HUT RI resmi dibuka. Selamat bertanding, Merdeka!" kata  Aang Kirnia


(Angga)


Teks fhoto



Bupati Bireuen Buka Liga Sepak Bola Mini ke-3 Antar MI, Diikuti 58 Tim

By On Selasa, Agustus 04, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComBupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2027. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis berharap kompetisi ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di tingkat provinsi maupun nasional. 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan, menghormati wasit, pelatih, dan lawan bertanding. 

"Jadikan pertandingan ini sebagai ajang belajar, mengembangkan kemampuan, serta memperbanyak persahabatan. Kemenangan memang menjadi harapan, namun yang lebih penting adalah kejujuran, kebersamaan, dan pengalaman selama mengikuti kompetisi," ujar Mukhlis. 

Bupati turut mengajak para guru, orang tua, dan pendamping untuk terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melakukan tendangan perdana  Liga Sepak Bola Mini ke-3 antar MI se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026, di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kuala, Selasa, 04 Agustus 2026. 

Menurutnya, seluruh elemen memiliki tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi Bireuen yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di masa depan. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan citra dan prestasi madrasah, khususnya di bidang nonakademik, serta menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi sekaligus mempererat silaturahmi antara Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dan Keluarga Besar Madrasah. 

Pada kesempatan itu juga disampaikan apresiasi kepada Bupati Bireuen atas dukungannya, kepada Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Panitia Pelaksana, Kepala Madrasah, Pelatih, Pendamping, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kegiatan. 

Sementara itu, Ketua Panitia, Bukhari, S.Pd., didampingi Fauzan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, Liga Sepak Bola Mini ke-3 Tahun 2026 diikuti 58 tim dari tujuh gugus Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bireuen. 

Pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026, menggunakan sistem gugur (knockout) dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit. 

Seluruh laga digelar pada pagi dan sore hari di dua lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala. (Joniful Bahri)

Juang FC Awali Piala Soeratin U-17 Regional Aceh dengan Kemenangan 3-0 Usai Tekuk Acèh Tamiang

By On Selasa, Juli 14, 2026

Pemain Juang FC Bireuen berusaha melewati pemain PS Muda Setia Aceh Tamiang dalam laga perdana, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, di Lapangan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Tim tuan rumah Juang FC memulai langkahnya dengan hasil sempurna pada laga pembuka Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Bertanding di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Senin, 13 Juli 2026, Juang FC menundukkan PS Muda Setia Aceh Tamiang dengan skor meyakinkan 3-0. 

Pertandingan pembuka kompetisi sepak bola usia muda tersebut diawali dengan seremoni penyerahan bola oleh Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada perangkat pertandingan sebagai tanda dimulainya turnamen. 

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Juang FC langsung tampil agresif dan mengambil inisiatif menyerang. Upaya tersebut membuahkan hasil pada babak pertama ketika Muhammad Dita Rasya berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan dari rekannya. Gol itu membawa Juang FC unggul 1-0 hingga jeda turun minum. 

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Mulya Saputra semakin mendominasi jalannya pertandingan. Seorang pemain Juang FC bernomor punggung 9 berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dan membuat PS Muda Setia Aceh Tamiang berada di bawah tekanan. 

Tim tamu kemudian berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Juang FC tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang lawan. Penampilan kiper Yasirul Afkar turut menjadi salah satu faktor yang menjaga gawang Juang FC tetap aman dari kebobolan. 

Kemenangan Juang FC dipastikan pada masa injury time melalui gol spektakuler Azizul Zikri. Pemain bernomor punggung 5 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper PS Muda Setia, Rizky Aulia. Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Juang FC. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani mengatakan, Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13 hingga 25 Juli 2026 dan diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. 

Menurutnya, kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi yang dibagi ke dalam empat grup. Grup A dan Grup C masing-masing dihuni tiga tim, sedangkan Grup B dan Grup D terdiri atas empat tim. Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan RTH Cot Gapu dan Lapangan Galacticos, Bireuen. 

Adapun tim peserta yang berlaga pada kompetisi ini adalah Juang FC, PS Muda Setia Aceh Tamiang, Persada, Persip Pasee, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, Persilatama, PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy, Young Warrior FC, Aceh Kutaraja FC, Persimura, Adam Depok FC, dan Tamiang United. 

Kemenangan atas PS Muda Setia Aceh Tamiang menjadi modal penting bagi Juang FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup sekaligus menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya pada Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. (Joniful Bahri)

Bireuen Resmi Gulir Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026, 14 Tim Siap Berebut Tiket Nasional

By On Selasa, Juli 14, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M resmi membuka Piala Soeratin Aceh, ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam kepada perangkat pertandingan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kabupaten Bireuen resmi membuka Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026 yang diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. 

Ajang pembinaan pesepak bola usia muda tersebut dibuka di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau eks Stadion Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin sore, 13 Juli 2026. 

Pembukaan dilakukan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M. 

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan bola dari Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, S.E., M.M., kepada perangkat pertandingan sebagai simbol dimulainya kompetisi. 

Dalam sambutannya, Zamzami menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut baik kepercayaan yang diberikan Asprov PSSI Aceh kepada Bireuen sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi pesepak bola muda untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan bakatnya. 

"Kita berharap melalui Kompetisi Piala Soeratin U-17 ini akan lahir talenta-talenta emas baru yang mampu menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asprov PSSI Aceh, Askab PSSI Bireuen, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. 

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud mengucapkan terima kasih kepada Asprov PSSI Aceh atas kepercayaan yang diberikan kepada Bireuen sebagai tuan rumah. 

Dua Tim saat akan berlaga pada pertandingan perdana Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026, di Lapamgan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

Yah Fud berharap seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

"Adik-adik adalah masa depan sepak bola Aceh. Tunjukkan talenta terbaik yang kalian miliki dan hormati setiap keputusan wasit agar kompetisi berjalan sportif," katanya. 

Ia juga mengingatkan perangkat pertandingan agar memimpin setiap laga secara profesional, objektif, adil, dan tegas demi menjaga kualitas serta marwah kompetisi. 

Ketua Panitia Pelaksana, Sardani, S.Pd., melaporkan Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026 berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di dua venue, yakni Lapangan Galacticos FC dan Lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen. 

Sebanyak 14 tim dibagi ke dalam empat grup. Grup A dihuni Juang FC Bireuen, PS Muda Sedia Aceh Tamiang, dan Persada Aceh Barat Daya. Grup B terdiri atas Persip Pase Aceh Utara, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, dan Persilatama Aceh Tengah. 

Grup C diisi PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy FC, dan Young Warriors FC Aceh Timur. 

Sementara Grup D dihuni Aceh Kutaraja, Persimura Beureunuen Pidie, Adam Depok Nagan Raya, serta Tamiang United. 

Menurut Sardani, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari pembinaan dan seleksi talenta muda sepak bola Aceh. Tim terbaik nantinya akan mewakili Aceh pada putaran nasional. 

Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam menegaskan, Piala Soeratin merupakan salah satu kompetisi penting dalam pembinaan sepak bola usia muda di Aceh. 

"Kompetisi Soeratin ini menjadi proses membuka kesempatan dan mewujudkan impian anak-anak menuju level yang lebih tinggi. Dari sinilah kita berharap lahir pesepak bola profesional yang mampu mengharumkan nama Aceh," ujarnya. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Minta Juang FC U-17 Manfaatkan Status Tuan Rumah untuk Raih Gelar Juara

By On Sabtu, Juli 11, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, meminta para pemain Juang FC U-17 memanfaatkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 untuk tampil maksimal dan meraih gelar juara. 

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat melepas tim Juang FC U-17 di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam, 10 Juli 2026, menjelang bergulirnya Piala Soeratin U-17 Regional Aceh yang akan berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Mukhlis mengatakan, kepercayaan yang diberikan PSSI Aceh kepada Kabupaten Bireuen sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga bersama. 

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menyambut para tamu dengan ramah serta menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan turnamen. 

"Kepercayaan ini harus kita jaga dengan baik. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah yang ramah, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta maupun tamu yang datang," ujar Mukhlis. 

Kepada para pemain Juang FC U-17, Bupati berpesan agar menjadikan dukungan masyarakat dan keuntungan bermain di kandang sendiri sebagai motivasi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. 

"Adik-adik bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik, harga diri, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Bireuen. Bermain di hadapan pendukung sendiri harus menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi," katanya. 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kerja sama tim sebagai modal utama untuk meraih hasil terbaik selama kompetisi berlangsung. 

Menurut Mukhlis, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah. Karena itu, ia berharap Juang FC mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Bireuen. 

Bupati turut mengapresiasi pengurus, pelatih, dan seluruh jajaran Juang FC yang selama ini telah membina talenta-talenta muda sepak bola Bireuen. 

Ia berharap pembinaan tersebut mampu melahirkan prestasi dan mengantarkan Juang FC menjadi juara Piala Soeratin U-17 Regional Aceh 2026. 

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan bungong jaroe kepada kapten Juang FC U-17 sebagai simbol doa dan dukungan agar tim mampu membawa pulang gelar juara untuk Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)