-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Festival Meurukon Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, Diikuti 17 Kecamatan

By On Selasa, Oktober 06, 2026

Salah satu grup Meurukon dari kecamatan tampil di Festival Festival Meurukon 2026 rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Festival Meurukon 2026 memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Sebanyak 17 grup dari 17 kecamatan ikut ambil bagian dalam festival yang berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di halaman Pendopo Bireuen. 

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen. 

Festival memperebutkan Anugerah Bupati Bireuen dengan mengusung tema “Bireuen Kota Santri, Tanah Juang Pusaka Bangsa.” 

Panitia Festival Meurukon, Azmi, S.Kom., M.M mengatakan, Meurukon merupakan seni tutur tradisional Aceh yang menjadi salah satu media penyampaian syiar agama kepada masyarakat. 

"Meurukon merupakan penyampaian syiar-syiar agama kepada masyarakat Aceh,” kata Azmi kepada Kabar Bireuen. 

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, tetapi juga sebagai upaya melestarikan Meurukon sebagai warisan budaya sekaligus mempererat kebersamaan antarkecamatan. 

Ia mengatakan, Meurukon telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), sehingga pelestariannya perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan budaya. 

Pada malam pertama, Senin 5 Oktober 2026 tampil lima grup dari Kecamatan Pandrah, Gandapura, Samalanga, Peusangan Siblah Krueng dan Juli. 

Malam kedua, Selasa, 06 Oktober 2026, giliran enam grup dari Kecamatan Kota Juang, Jangka, Peulimbang, Peusangan, Makmur dan Peudada. 

Sedangkan malam ketiga, Rabu, 07 Oktober 2026, enam grup dari Kecamatan Kuala, Kuta Blang, Jeunieb, Peusangan Selatan, Simpang Mamplam dan Jeumpa akan tampil.

Azmi menyebutkan, setiap peserta wajib berdomisili di kecamatan yang diwakilinya. Ketentuan tersebut dibuktikan dengan fotokopi KTP atau KTA. 

Dalam festival tersebut, enam penyaji terbaik akan menerima Anugerah Kebudayaan berupa penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp5 juta. 

Sementara 11 kecamatan lainnya yang masuk nominasi juga akan menerima Anugerah Kebudayaan, penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta. 

Festival Meurukon diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melestarikan seni tutur meurukon sebagai bagian dari identitas budaya Aceh. (Joniful Bahri)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »