-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PWI Banten Berharap Kelima Wartawan Bisa Ditemukan dalam Keadaan Selamat dan Bisa Kembali Bertemu Keluarga

By On Sabtu, September 12, 2026

Jajaran pengurus PWI Banten saat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Posko Pencairan Carita. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 12 September 2026, yang menjadi lokasi posko pencarian lima wartawan yang dilaporkan hilang saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. 

Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian insan pers terhadap lima rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam proses pencarian. 

PWI Banten hadir dipimpin langsung Ketua PWI Banten Rian Nopandra didampingi Sekertaris PWI Banten Fahdi Khalid, Waka Bidang Organisasi, Teguh Akbar Idham. 

Turut hadir sejumlah Ketua dan Anggota PWI Kabupaten/Kota di Banten, seperti Ketua PWI Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang, Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak, RA Sudrajat, Ketua PWI Kabupaten Serang, Andrea Nanda Saputra, serta Seksi Wartawan Industri dan Lingkungan PWI Banten David Nababan dan Seksi Wartawan Hukum dan HAM PWI Banten Raden Dede, untuk bersama-sama memanjatkan doa. 

Pria yang akrab disapa Opan ini mengatakan, kehadiran jajaran PWI di Carita merupakan bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar proses pencarian segera membuahkan hasil. 

“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI Kabupaten/Kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap kelimanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Opan. 

Menurutnya, keselamatan wartawan harus menjadi perhatian utama, terutama ketika melakukan peliputan di kawasan yang memiliki risiko tinggi. 

“Berita memang penting, tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, jajaran PWI Banten juga mendoakan seluruh petugas dan unsur yang terlibat dalam proses pencarian agar diberikan keselamatan serta kemudahan selama menjalankan tugas. 

PWI Banten berharap pencarian segera menemukan titik terang sehingga kelima wartawan dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga. 

“Kita masih memiliki harapan besar. Mari bersama-sama berdoa agar lima rekan wartawan kita segera ditemukan dan seluruh proses pencarian diberikan kelancaran,” pungkas Opan. 

Mansyur Suryana, Ayahanda M Bagus Khoirunnas, fotografer Antara yang hilang kontak mengaku meminta doa dari semua teman wartawan, termasuk keluarga besar PWI Banten. 

Pada kesempatan yang sama, jajaran pengurus PWI se-Banten juga sempat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencairan Carita. 

Menurut Kapolda pada hari kelima pencarian oleh tim gabungan, armada yang dikerahkan bertambah menjadi 14 unit di 7 lokasi serta melibatkan 350 orang tim gabungan. 

"Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan," pungkas Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. (Reno)

Momentum HUT RI ke 81 Tahun, Pemdes Pasirkadu Gelar Berbagai Kegiatan

By On Selasa, Agustus 18, 2026



Pandeglang - KabarViral79.com - Momentum perayaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 81 tahun, Pemerintah Desa Pasirkadu Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang melalui Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) desa, melaksanakan beberapa kegiatan hiburan dan olah raga


Sebagaimana yang disampaikan A Junaedi, Kepala Desa Pasirkadu, bahwa pihaknya telah mengadakan kegiatan hiburan dalam rangka menyambut dan mempringati HUT RI di tingkat Desa yang dirinya pimpin


"Allhamdulilah, kami dari Pemdes Pasirkadu melalui PHBN, telah melakukan kegiatan dalam rangka menyambut HUT RI, diantara nya Bidang Olah Raga, ada pertandingan Volly Ball antar RT, Bidang Kreatifitas, ada Lomba Pidato dan Bidang Hiburannya ada Lomba Karaoke" jelas Uneh sapaan akrab Kades Pasirkadu saat media temui di lokasi kegiatan


Uneh (A Junaedi.red) mengatakan lebih lanjut, bahwa tujuan diadakan nya kegiatan dalam rangka menyambut juga memeriahkan HUT RI ke 81 tahun, kegiatan yang digelar di Desa Pasirkadu pun untuk menjalin persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat terutama pemuda dan pemudi se Desa Pasirkadu


"Selain ajang hiburan juga untuk menampilkan bakat mereka yang selama ini kemampuannya dalam bernyanyi tidak diketahui masyarakat luas" lanjutnya


Sementara, kegiatan Lomba pidato diikuti oleh seluruh LKD ( RT, RW, LINMAS, & KADER) dengan tujuannya agar mereka mampu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten juga Pemerintah desa, serta dapat menampung aspirasi dari masyarakat di wilayah masing-masing


Dalam obrolan terakhir dengan media, A Junaedi selaku Kepala Desa Pasirkadu mengucapan terimakasih kepada para panitia PHBN yang dengan segala keterbatasan anggaran, namun mampu menyelenggarakan peringatan dan perayaan HUT kemerdekaan RI yang ke 81 di Desa Pasirkadu dengan aman dan sukses


"Ucapan terima kasih juga buat seluruh warga masyarakat Desa Pasirkadu yang telah berpartisipasi mengikuti segala rangkaian kegiatan yang telah diadakan oleh para panitia PHBN Desa Pasirkadu" tutupnya

Pra Eksekusi 38 Kotak Sawah Dilaksanakan, Kuasa Hukum Ajak Semua Pihak Hormati Putusan Pengadilan

By On Selasa, Juli 21, 2026

 


Pandeglang - KabarViral79.com – Pengadilan Negeri Pandeglang melaksanakan tahapan pra eksekusi berupa konstatering (pencocokan objek eksekusi) terhadap 38 kotak sawah yang berlokasi di Kampung Kadukacang, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Selasa (21/7/2026).


Pelaksanaan konstatering tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan eksekusi dalam perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni Nomor 5/Pdt.Eks/2025/PN Pdl jo Nomor 8/1982 Perd.G/Pdg jo Nomor 188/1983/PT Bandung. Kegiatan di lapangan dihadiri oleh jajaran Pengadilan Negeri Pandeglang, Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Pandeglang, unsur Muspika Kecamatan Cimanuk, aparat keamanan, pemerintah desa, serta para pihak yang berkepentingan. Tahapan konstatering merupakan bagian dari proses pelaksanaan eksekusi yang dilakukan untuk memastikan letak, batas, luas, dan kondisi objek yang akan dieksekusi sesuai dengan amar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.


Pemohon eksekusi, Ucung Suryatna, melalui tim kuasa hukumnya, Dr. C. Misbakhul Munir, S.H., M.H. dan Wildan, S.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan konstatering yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Pandeglang.


Dr. C. Misbakhul Munir menyatakan bahwa pelaksanaan konstatering merupakan bukti nyata komitmen lembaga peradilan dalam menegakkan kepastian hukum terhadap putusan yang telah inkracht.


"Hari ini adalah tahapan penting dalam proses eksekusi. Putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap wajib dihormati dan dilaksanakan oleh seluruh pihak. Kami mengapresiasi Pengadilan Negeri Pandeglang, BPN Kabupaten Pandeglang, unsur Muspika, serta aparat keamanan yang telah menjalankan tugas sesuai kewenangannya sehingga proses konstatering berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif." terang Misbakhul Munir.


Lebih lanjut, pihaknya berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pelaksanaan eksekusi.


"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta menghormati proses hukum. Upaya-upaya yang menghalangi pelaksanaan putusan pengadilan tidak hanya bertentangan dengan prinsip negara hukum, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum." paparnya.


Menurutnya, setelah tahapan konstatering selesai dilaksanakan, proses akan berlanjut sesuai mekanisme hukum acara perdata hingga pelaksanaan eksekusi sebagaimana ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Pandeglang.


Pelaksanaan konstatering berlangsung dalam keadaan aman dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan serta disaksikan oleh para pihak dan masyarakat setempat.

Pememerintah Daerah melalui BPBD PK Kabupaten Pandeglang Salurkan Air Bersih, KSB Kecamatan Sukaresmi Apresiasi Gerak Cepat Pemda Mengatasi Kekeringan

By On Selasa, Juli 21, 2026



Pandeglang - KabarViral79.com - Sebagian wilayah Kabupaten Pandeglang sudah memasuki musim kemarau, salah satunya di wilayah Kecamatan Sukaresmi

Beberpa desa di Kecamatan Sykaresmi sudah mengalami kekeringan, diantaranya Desa Pasirkadu, Desa Sukaresmi, Desa Kubangkampil, Desa Seuseupan, Desa Weru, Desa Cikuya, 

Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pandeglang Banten, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang melakukan pendistribusian Air Bersih kepada warga Kecamatan Sukaresmi yang sudah terkena dampak kekeringan

Hal tersebut disampaikan Hj.Lilis Sulistiati S.Ag.MM, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDPK Kabupaten Pandeglang kepada media, bahwa pihaknya setelah mendapatkan laporan dari Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi langsung melakukan inventalisir dan tanpa berlarut-larut melksanakan kegiatan pendistribusian Air bersih ke wilayah yang dilaporkan teman-teman KSB di Kecamatan Sukaresmi

"Kami mendapatkan laporan dari KSB Kecamatan Sukaresmi, dan pada hari itu juga kita lakukan inventalisir dan Assesmen, dan sudah dua hari ini, dari kemarin (Senin, 20 Juli 2026) kami sudah melakukan pengiriman Air Bersih" ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik saat ditemui media di lokasi pendistribusian Air bersih di Desa Kubangkampil Kecamatan Sukaresmi, Selasa, 21 Juli 2026

Target pendistribusian Air Bersih, lebih lanjut disampaikan Kabid Kedaruratan, bukan hanya di wilayah Kecamatan Sukaresmi saja, karena menuruawilayah Kecamatan Sukaresmi, pihaknya sudah mendistribusikan Air Bersih ke Wilayah Kecamatan Patia, Kecamatan Sidangresmi, Kecamatan Angsana.



"Kita akan terus melakukan pendistribusian Air Bersih ke seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang yang sudah terdampak musim Kemarau" lanjutnya

Ditempat terisah, langkah yang dilakukan Pemda Pandeglang melalui BPBD PK Kabupaten Pandeglang, mendaptkan apresiasi dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi, pasalnya, saat mendapatkan laporan dan keluhan dari warga dengan adanya kesulitan air bersih, pihak KSB melakukan koordinasi dengan pihak Pemdes serta Kecamatan dan direstui oleh Pemerintah Kecamatan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten melalui BPBD

"Kami apresiasi langkah Pemda yang gerak cepat, melalui BPBD untuk segera melaksanakan pendistribusian air bersih, setelah sebelumnya kami berkoordinasi dengan para Kepala Desa se Kecamatan Sukaresmi, juga ke Pak Camat, atas dukungan penuh dari Pak Camat, kami pun melakukan komunikasi dengan pihak BPBD, alhamdulilah, udah dua hari ini, BPBD melakukan pendistribusian air bersih kepada warga kami," ujar Ketua KSB Kecamatan Sukaresmi, Yoki Fardiansyah

Ketua KSB Kecamatan Sukaresmi pun, menyampaikan terimakasih kepada Bupati Pandeglang, Hj Rd Dewi Setiani yang langsung mendiaposisikan keluhan warganya ke BPBD agar segera melakukan pendistribusian Air Bersih.

"Kami ucapkan terimakasih, kepada Ibu Bupati, dan Pak Wakil Bupati, yang sudah mengintruksikan kepada Kalak BPBD untuk segera mendistribusikan Air Bersih kepada warga kami, kami juga berharap, semoga Pemda Pandeglang dalam Kepemimpinan Dewi - Iing, bisa selalu dapat diraskan manfaatnya oleh Warga Kabupaten Pandeglang Banten" tutupnya (Red)

Gelar Simulasi Bencana Tsunami, Kegiatan MPLS di SDN Sidamukti 2 Mengajak Siswa Sigap Terhadap Bencana

By On Jumat, Juli 17, 2026



Pandeglang - KabarViral79.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekola (MPLS) yaitu kegiatan wajib di awal tahun ajaran baru untuk membantu siswa baru beradaptasi


Sebagaimana yang dilakukan SDN Sidamukti 2, dihari kelima MPLS yang digelar oleh para dewan guru SDN Sidamukti 2 dan diikuti oleh para siswa siswi baru maupun lama, menggelar kegiatan Simulasi Bencana Tsunami di halaman Sekolah


Adapun tujuan dilakukan simulasi menghadapi bencana Tsunami, menurut Kepala Sekolah SDN Sidamukti 2, Saefullah, M.Pd, agar dapat memahami langkah dalam penyelamatan diri dan tetap tenang saat menghadapi keadaan darurat


Lebih lanjut, menurut Kepala Sekolah SDN Sidmukti 2 yang sekaligus Ketua PGRI Kecamatan Sukaresmi, bahwa dengan digelarnya kegiatan simulasi menghadapi bencana Tsunami karena wilayah Sidamukti Kecamatan Sukaresmi persis berdampingan dengan Pantai atau Laut, sehingga , bagi para siswa agar dapat menumbuhkan budaya siap siaga terhadap bencana sejak dini


"Alhamdulillah, kegiatan simulasi mitigasi bencana tsunami pada hari kelima MPLS di SDN Sidamukti 2 telah berjalan dengan baik. Harapan saya, seluruh peserta didik dapat memahami langkah-langkah penyelamatan diri, tetap tenang saat menghadapi keadaan darurat" Ucapnya


Kegiatan tersebut pun, diisi selain tata cara menghindari wilayah rawan bencana, kegiatan tersebutpun memberikan pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang merupakan bentuk tindakan medis darurat awal untuk menyelamatkan nyawa atau mencegah kondisi korban memburuk sebelum benar-benar ditangani oleh Tenaga Media, kegiatan pun berjalan dengan baik dan disambut antusias para siswa dari SDN Sidamukti 2 hingga kegiatan usai (Kie87)

Tinjau Sekolah Rakyat di Pandeglang, Gubernur Andra Soni Pastikan Pembangunan Sesuai Target

By On Senin, Juni 08, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin, 08 Juni 2026. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, berjalan sesuai target. 

Saat meninjau lokasi pada Senin, 08 Juni 2026, Gubernur Andra Soni mengatakan bahwa sekolah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis itu ditargetkan selesai akhir Juni dan mulai beroperasi pada Juli 2026. 

Berdasarkan laporan Kementerian PU, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang telah mencapai 67,71 persen. 

Sejumlah bangunan utama sudah memasuki tahap pemasangan atap sehingga pekerjaan arsitektur dan penyelesaian interior dapat dipercepat. 

“Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target operasional di Juli,” kata Andra Soni. 

Ia menilai, Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. 

Program ini, kata dia, merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. 

Menurut Andra Soni, pada tahun ajaran 2026-2027, Sekolah Rakyat Pandeglang akan menampung sekitar 500 siswa dari berbagai daerah di Banten dengan prioritas warga Kabupaten Pandeglang. 

Fasilitas yang dibangun juga cukup lengkap, meliputi gedung pendidikan, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, serta sarana pendukung lainnya. 

Sementara itu, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian PU, Nabil Muhammad mengatakan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak juga telah mencapai 66,42 persen. 

“Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen. Sementara Lebak sekitar 66,42 persen,” ujarnya. 

Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, material, serta pekerjaan arsitektur yang dikerjakan secara paralel. 

Pihaknya optimis seluruh pekerjaan, termasuk jalan kawasan, dapat selesai pada akhir Juni dan difungsikan pada Juli 2026. 

Di sisi lain, proses verifikasi calon siswa masih berlangsung. 

Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten, Farhah Syibli mengatakan, verifikasi dilakukan secara door to door di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten dengan memprioritaskan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Sekolah Rakyat Pandeglang akan membuka masing-masing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per rombongan. 

Farhah menyebut, kuota siswa SMA telah terpenuhi, sementara proses verifikasi untuk SD dan SMP masih berjalan karena masih terdapat kuota yang belum terisi. 

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dan proses seleksi peserta didik yang berlangsung, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2026 sebagai pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Banten. (Welfendry)

Ketua DPD KESTI TTKKDH Pandeglang Kutuk Aksi Kekerasan Debt Collector terhadap Anggota Brimob, Serukan Penegakan Hukum Tegas

By On Kamis, Juni 04, 2026

Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos. 

PANDEGLANG, KabarViral79.ComDewan Pimpinan Daerah (DPD) KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum debt collector terhadap seorang anggota Brimob Polda Banten. 

Peristiwa tersebut mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan karena dinilai mencederai rasa keadilan dan ketertiban hukum. 

Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos., menegaskan bahwa segala bentuk tindakan kekerasan dan premanisme tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. 

Menurutnya, permasalahan yang berkaitan dengan penagihan utang harus diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan hukum, bukan dengan cara-cara intimidatif maupun kekerasan. 

"Kami mengutuk keras tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector tersebut. Kami mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Surya Wijaya, Kamis, 4 Juni 2026. 

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu. 

Menurutnya, langkah tegas sangat diperlukan guna memberikan efek jera sekaligus menjaga wibawa hukum dan keamanan di tengah masyarakat. 

Selain itu, Surya mengajak seluruh anggota KESTI TTKKDH serta masyarakat luas untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. 

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing isu-isu yang belum jelas sumbernya, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di lingkungan masing-masing," ujarnya. 

Pernyataan sikap DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum sekaligus komitmen organisasi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah Banten. 

Diharapkan, penanganan perkara ini dapat berjalan secara objektif, berkeadilan, dan transparan sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*/red)