-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pra Eksekusi 38 Kotak Sawah Dilaksanakan, Kuasa Hukum Ajak Semua Pihak Hormati Putusan Pengadilan

By On Selasa, Juli 21, 2026

 


Pandeglang - KabarViral79.com – Pengadilan Negeri Pandeglang melaksanakan tahapan pra eksekusi berupa konstatering (pencocokan objek eksekusi) terhadap 38 kotak sawah yang berlokasi di Kampung Kadukacang, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Selasa (21/7/2026).


Pelaksanaan konstatering tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan eksekusi dalam perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni Nomor 5/Pdt.Eks/2025/PN Pdl jo Nomor 8/1982 Perd.G/Pdg jo Nomor 188/1983/PT Bandung. Kegiatan di lapangan dihadiri oleh jajaran Pengadilan Negeri Pandeglang, Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Pandeglang, unsur Muspika Kecamatan Cimanuk, aparat keamanan, pemerintah desa, serta para pihak yang berkepentingan. Tahapan konstatering merupakan bagian dari proses pelaksanaan eksekusi yang dilakukan untuk memastikan letak, batas, luas, dan kondisi objek yang akan dieksekusi sesuai dengan amar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.


Pemohon eksekusi, Ucung Suryatna, melalui tim kuasa hukumnya, Dr. C. Misbakhul Munir, S.H., M.H. dan Wildan, S.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan konstatering yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Pandeglang.


Dr. C. Misbakhul Munir menyatakan bahwa pelaksanaan konstatering merupakan bukti nyata komitmen lembaga peradilan dalam menegakkan kepastian hukum terhadap putusan yang telah inkracht.


"Hari ini adalah tahapan penting dalam proses eksekusi. Putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap wajib dihormati dan dilaksanakan oleh seluruh pihak. Kami mengapresiasi Pengadilan Negeri Pandeglang, BPN Kabupaten Pandeglang, unsur Muspika, serta aparat keamanan yang telah menjalankan tugas sesuai kewenangannya sehingga proses konstatering berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif." terang Misbakhul Munir.


Lebih lanjut, pihaknya berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pelaksanaan eksekusi.


"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta menghormati proses hukum. Upaya-upaya yang menghalangi pelaksanaan putusan pengadilan tidak hanya bertentangan dengan prinsip negara hukum, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum." paparnya.


Menurutnya, setelah tahapan konstatering selesai dilaksanakan, proses akan berlanjut sesuai mekanisme hukum acara perdata hingga pelaksanaan eksekusi sebagaimana ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Pandeglang.


Pelaksanaan konstatering berlangsung dalam keadaan aman dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan serta disaksikan oleh para pihak dan masyarakat setempat.

Pememerintah Daerah melalui BPBD PK Kabupaten Pandeglang Salurkan Air Bersih, KSB Kecamatan Sukaresmi Apresiasi Gerak Cepat Pemda Mengatasi Kekeringan

By On Selasa, Juli 21, 2026



Pandeglang - KabarViral79.com - Sebagian wilayah Kabupaten Pandeglang sudah memasuki musim kemarau, salah satunya di wilayah Kecamatan Sukaresmi

Beberpa desa di Kecamatan Sykaresmi sudah mengalami kekeringan, diantaranya Desa Pasirkadu, Desa Sukaresmi, Desa Kubangkampil, Desa Seuseupan, Desa Weru, Desa Cikuya, 

Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pandeglang Banten, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang melakukan pendistribusian Air Bersih kepada warga Kecamatan Sukaresmi yang sudah terkena dampak kekeringan

Hal tersebut disampaikan Hj.Lilis Sulistiati S.Ag.MM, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDPK Kabupaten Pandeglang kepada media, bahwa pihaknya setelah mendapatkan laporan dari Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi langsung melakukan inventalisir dan tanpa berlarut-larut melksanakan kegiatan pendistribusian Air bersih ke wilayah yang dilaporkan teman-teman KSB di Kecamatan Sukaresmi

"Kami mendapatkan laporan dari KSB Kecamatan Sukaresmi, dan pada hari itu juga kita lakukan inventalisir dan Assesmen, dan sudah dua hari ini, dari kemarin (Senin, 20 Juli 2026) kami sudah melakukan pengiriman Air Bersih" ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik saat ditemui media di lokasi pendistribusian Air bersih di Desa Kubangkampil Kecamatan Sukaresmi, Selasa, 21 Juli 2026

Target pendistribusian Air Bersih, lebih lanjut disampaikan Kabid Kedaruratan, bukan hanya di wilayah Kecamatan Sukaresmi saja, karena menuruawilayah Kecamatan Sukaresmi, pihaknya sudah mendistribusikan Air Bersih ke Wilayah Kecamatan Patia, Kecamatan Sidangresmi, Kecamatan Angsana.



"Kita akan terus melakukan pendistribusian Air Bersih ke seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang yang sudah terdampak musim Kemarau" lanjutnya

Ditempat terisah, langkah yang dilakukan Pemda Pandeglang melalui BPBD PK Kabupaten Pandeglang, mendaptkan apresiasi dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi, pasalnya, saat mendapatkan laporan dan keluhan dari warga dengan adanya kesulitan air bersih, pihak KSB melakukan koordinasi dengan pihak Pemdes serta Kecamatan dan direstui oleh Pemerintah Kecamatan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten melalui BPBD

"Kami apresiasi langkah Pemda yang gerak cepat, melalui BPBD untuk segera melaksanakan pendistribusian air bersih, setelah sebelumnya kami berkoordinasi dengan para Kepala Desa se Kecamatan Sukaresmi, juga ke Pak Camat, atas dukungan penuh dari Pak Camat, kami pun melakukan komunikasi dengan pihak BPBD, alhamdulilah, udah dua hari ini, BPBD melakukan pendistribusian air bersih kepada warga kami," ujar Ketua KSB Kecamatan Sukaresmi, Yoki Fardiansyah

Ketua KSB Kecamatan Sukaresmi pun, menyampaikan terimakasih kepada Bupati Pandeglang, Hj Rd Dewi Setiani yang langsung mendiaposisikan keluhan warganya ke BPBD agar segera melakukan pendistribusian Air Bersih.

"Kami ucapkan terimakasih, kepada Ibu Bupati, dan Pak Wakil Bupati, yang sudah mengintruksikan kepada Kalak BPBD untuk segera mendistribusikan Air Bersih kepada warga kami, kami juga berharap, semoga Pemda Pandeglang dalam Kepemimpinan Dewi - Iing, bisa selalu dapat diraskan manfaatnya oleh Warga Kabupaten Pandeglang Banten" tutupnya (Red)

Gelar Simulasi Bencana Tsunami, Kegiatan MPLS di SDN Sidamukti 2 Mengajak Siswa Sigap Terhadap Bencana

By On Jumat, Juli 17, 2026



Pandeglang - KabarViral79.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekola (MPLS) yaitu kegiatan wajib di awal tahun ajaran baru untuk membantu siswa baru beradaptasi


Sebagaimana yang dilakukan SDN Sidamukti 2, dihari kelima MPLS yang digelar oleh para dewan guru SDN Sidamukti 2 dan diikuti oleh para siswa siswi baru maupun lama, menggelar kegiatan Simulasi Bencana Tsunami di halaman Sekolah


Adapun tujuan dilakukan simulasi menghadapi bencana Tsunami, menurut Kepala Sekolah SDN Sidamukti 2, Saefullah, M.Pd, agar dapat memahami langkah dalam penyelamatan diri dan tetap tenang saat menghadapi keadaan darurat


Lebih lanjut, menurut Kepala Sekolah SDN Sidmukti 2 yang sekaligus Ketua PGRI Kecamatan Sukaresmi, bahwa dengan digelarnya kegiatan simulasi menghadapi bencana Tsunami karena wilayah Sidamukti Kecamatan Sukaresmi persis berdampingan dengan Pantai atau Laut, sehingga , bagi para siswa agar dapat menumbuhkan budaya siap siaga terhadap bencana sejak dini


"Alhamdulillah, kegiatan simulasi mitigasi bencana tsunami pada hari kelima MPLS di SDN Sidamukti 2 telah berjalan dengan baik. Harapan saya, seluruh peserta didik dapat memahami langkah-langkah penyelamatan diri, tetap tenang saat menghadapi keadaan darurat" Ucapnya


Kegiatan tersebut pun, diisi selain tata cara menghindari wilayah rawan bencana, kegiatan tersebutpun memberikan pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang merupakan bentuk tindakan medis darurat awal untuk menyelamatkan nyawa atau mencegah kondisi korban memburuk sebelum benar-benar ditangani oleh Tenaga Media, kegiatan pun berjalan dengan baik dan disambut antusias para siswa dari SDN Sidamukti 2 hingga kegiatan usai (Kie87)

Tinjau Sekolah Rakyat di Pandeglang, Gubernur Andra Soni Pastikan Pembangunan Sesuai Target

By On Senin, Juni 08, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin, 08 Juni 2026. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, berjalan sesuai target. 

Saat meninjau lokasi pada Senin, 08 Juni 2026, Gubernur Andra Soni mengatakan bahwa sekolah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis itu ditargetkan selesai akhir Juni dan mulai beroperasi pada Juli 2026. 

Berdasarkan laporan Kementerian PU, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang telah mencapai 67,71 persen. 

Sejumlah bangunan utama sudah memasuki tahap pemasangan atap sehingga pekerjaan arsitektur dan penyelesaian interior dapat dipercepat. 

“Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target operasional di Juli,” kata Andra Soni. 

Ia menilai, Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. 

Program ini, kata dia, merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. 

Menurut Andra Soni, pada tahun ajaran 2026-2027, Sekolah Rakyat Pandeglang akan menampung sekitar 500 siswa dari berbagai daerah di Banten dengan prioritas warga Kabupaten Pandeglang. 

Fasilitas yang dibangun juga cukup lengkap, meliputi gedung pendidikan, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, serta sarana pendukung lainnya. 

Sementara itu, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian PU, Nabil Muhammad mengatakan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak juga telah mencapai 66,42 persen. 

“Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen. Sementara Lebak sekitar 66,42 persen,” ujarnya. 

Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, material, serta pekerjaan arsitektur yang dikerjakan secara paralel. 

Pihaknya optimis seluruh pekerjaan, termasuk jalan kawasan, dapat selesai pada akhir Juni dan difungsikan pada Juli 2026. 

Di sisi lain, proses verifikasi calon siswa masih berlangsung. 

Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten, Farhah Syibli mengatakan, verifikasi dilakukan secara door to door di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten dengan memprioritaskan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Sekolah Rakyat Pandeglang akan membuka masing-masing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per rombongan. 

Farhah menyebut, kuota siswa SMA telah terpenuhi, sementara proses verifikasi untuk SD dan SMP masih berjalan karena masih terdapat kuota yang belum terisi. 

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dan proses seleksi peserta didik yang berlangsung, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2026 sebagai pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Banten. (Welfendry)

Ketua DPD KESTI TTKKDH Pandeglang Kutuk Aksi Kekerasan Debt Collector terhadap Anggota Brimob, Serukan Penegakan Hukum Tegas

By On Kamis, Juni 04, 2026

Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos. 

PANDEGLANG, KabarViral79.ComDewan Pimpinan Daerah (DPD) KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum debt collector terhadap seorang anggota Brimob Polda Banten. 

Peristiwa tersebut mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan karena dinilai mencederai rasa keadilan dan ketertiban hukum. 

Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos., menegaskan bahwa segala bentuk tindakan kekerasan dan premanisme tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. 

Menurutnya, permasalahan yang berkaitan dengan penagihan utang harus diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan hukum, bukan dengan cara-cara intimidatif maupun kekerasan. 

"Kami mengutuk keras tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector tersebut. Kami mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Surya Wijaya, Kamis, 4 Juni 2026. 

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu. 

Menurutnya, langkah tegas sangat diperlukan guna memberikan efek jera sekaligus menjaga wibawa hukum dan keamanan di tengah masyarakat. 

Selain itu, Surya mengajak seluruh anggota KESTI TTKKDH serta masyarakat luas untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. 

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing isu-isu yang belum jelas sumbernya, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di lingkungan masing-masing," ujarnya. 

Pernyataan sikap DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum sekaligus komitmen organisasi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah Banten. 

Diharapkan, penanganan perkara ini dapat berjalan secara objektif, berkeadilan, dan transparan sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*/red)

Kadisdikpora dan Pengurus DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang Canangkan Program Pelestarian Budaya Pencak Silat

By On Selasa, Mei 26, 2026

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto saat menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Surya Wijaya, di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 26 Mei 2026. 

Pertemuan tersebut membahas pencanangan program pelestarian budaya pencak silat sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus membangun karakter generasi muda melalui seni bela diri tradisional. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dindikpora H. Sutoto menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui Dindikpora untuk mendukung penuh program-program yang berkaitan dengan pelestarian budaya pencak silat di Pandeglang. 

"Kami siap mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan KESTI TTKKDH, khususnya yang berhubungan dengan pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda," ujar Sutoto. 

Sementara itu, Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Dindikpora dan berharap sinergi ini dapat melahirkan berbagai program nyata untuk kemajuan pencak silat di Kabupaten Pandeglang. 

Adapun program yang direncanakan meliputi pembinaan atlet dan generasi muda, pelatihan pencak silat tradisional, penyelenggaraan festival budaya, serta penguatan nilai-nilai karakter melalui seni bela diri pencak silat. 

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan prestasi olahraga pencak silat di Kabupaten Pandeglang. (*/red)

Gubernur Andra Soni Minta Dukungan Ulama: Program Presiden Perkuat Kesejahteraan Petani

By On Senin, April 20, 2026

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyampaikan sejumlah program strategis baik pemerintah daerah dan pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Menurutnya, berbagai program saat ini mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian di Provinsi Banten. 

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Haul ke-22 Abuya Bustomi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah Cisantri, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Senin, 20 April 2026. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni mengungkapkan kebijakan pengendalian harga pupuk serta upaya menjaga stabilitas harga hasil panen. Hal tersebut menjadi faktor dalam meningkatkan kesejahteraan petani. 

“Alhamdulillah, sejak kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto, harga pupuk mulai dikendalikan dan harga hasil panen dijaga, sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” ujar Andra Soni. 

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian seperti irigasi juga mulai dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah. Baik melalui dukungan pemerintah pusat maupun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

“Perlahan-lahan irigasi dibangun, sehingga pertanian semakin produktif dan petani semakin semangat dalam menanam,” ujarnya. 

Menurut Andra Soni, dampak positif tersebut juga tercermin dari meningkatnya nilai tukar petani di Provinsi Banten, serta naiknya daya beli masyarakat desa. 

“Ini menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi petani kita semakin membaik, yang tadinya mereka menanam harus meminjam uang, kemudian saat panen ternyata hasil panennya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan," ujarnya. 

"Tapi saat ini alhamdulillah satu tahun pertama Pak Presiden Prabowo, nilai tukar petani di Provinsi Banten naik signifikan dan semoga ini bisa terus berlanjut.,” katanya menambahkan. 

Meski demikian, Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan daerah tetap membutuhkan dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh masyarakat. 

Ia  juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Terutama untuk mengurangi ketimpangan antara wilayah perdesaan dan perkotaan. 

“Saya mohon doa dari para kiai, alim ulama, dan seluruh masyarakat agar kami diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan amanah membangun Provinsi Banten,” ucapnya. 

“Pemprov Banten juga turun menangani jalan-jalan desa atau jalan-jalan kampung. Tujuannya agar masyarakat desa, masyarakat petani, bisa ikut tumbuh seperti masyarakat perkotaan,” tambah Andra. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni kembali menegaskan komitmen Pemprov Banten untuk fokus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten. 

Saat ini, sebagai Gubernur ia hanya fokus pada upaya menyelesaikan berbagai persoalan di Banten khususnya bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Mengakhiri sambutannya, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun daerah. 

Ia ingin Banten terus maju secara berkeadilan dan merata kesejahteraannya. 

“Mari kita bersama-sama membangun Provinsi Banten menuju Banten maju, adil merata, bebas korupsi,” ujarnya. (Welfendry)