-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Status Gunung Burni Telong Bener Meriah Aceh Naik ke Level III Siaga Usai Diguncang Gempa Beruntun

By On Rabu, Desember 31, 2025

Status aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, resmi dinaikkan menjadi Level III (Siaga). 

BENER MERIAH , KabarViral79.Com Status aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, resmi dinaikkan menjadi Level III (Siaga) setelah terjadi peningkatan signifikan aktivitas kegempaan yang dipicu gempa beruntun, Selasa, 30 Desember 2025.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Laporan Khusus Nomor 180/GL.03/BGL/2025 menyebutkan, peningkatan aktivitas terpantau sejak pukul 20.43 WIB, ditandai dengan gempa terasa berkekuatan magnitudo 4,5 yang berpusat sekitar 5 kilometer di barat daya puncak Gunung Burni Telong.

Gunung api bertipe strato dengan ketinggian 2.624 meter di atas permukaan laut itu berada pada koordinat 96°49'16" BT dan 4°46'10" LU.

Secara administratif, gunung tersebut terletak di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Pasca gempa utama, aktivitas kegempaan terus meningkat hingga pukul 21.30 WIB.

Alat pemantauan mencatat 7 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 12 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), serta 1 kali Gempa Tektonik Lokal.

Selain itu, teramati pula emisi asap dari area puncak, meski kawah tidak dapat diamati secara visual.


Badan Geologi menjelaskan, pola kegempaan yang semakin dangkal dan intens mengindikasikan adanya aktivitas magma yang mudah terpicu oleh gempa tektonik di sekitar Gunung Burni Telong.

Kondisi tersebut berpotensi memicu erupsi akibat gempa tektonik maupun erupsi freatik yang dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului peningkatan kegempaan yang signifikan.

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah hembusan gas vulkanik dari area solfatara dan fumarol.

Gas tersebut berbahaya apabila terakumulasi dalam konsentrasi tinggi, terutama saat cuaca mendung atau hujan yang dapat memperparah akumulasi gas di sekitar kawah.

Sebelumnya, hingga pukul 22.00 WIB, status Gunung Burni Telong masih berada pada Level II (Waspada).

Seiring perkembangan terbaru, masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang memasuki kawasan kawah dalam radius 3 kilometer, serta diminta menjauhi area solfatara dan fumarol demi keselamatan.

Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Burni Telong. (Joniful Bahri)

Diduga Akibat Kelalayan Pengemudi, Mobil Honda Jazz Tabrak Tiga Pemotor di Rangkasbitung, Lima Orang Luka-Luka

By On Selasa, Desember 30, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Prof. Dr. Ir. Soetami Km 10, tepatnya di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 15.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Jazz warna putih dan tiga sepeda motor, mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan rilis di lapangan, mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi B 1211 SDI bertabrakan dengan tiga kendaraan roda dua, yakni Honda Vario nomor polisi AB 3532 BN, Honda Vario nomor polisi A 5685 NX, serta Yamaha Aerox nomor polisi B 6972 JCR.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat mobil Honda Jazz melaju dari arah Rangkasbitung menuju Maja. Pengemudi mobil diduga berusaha menghindari sepeda motor di depannya, sehingga membanting setir ke arah kanan dan kehilangan kendali hingga menabrak tiga sepeda motor yang berada di jalur tersebut.

Saksi warga setempat, Angga, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan membuat warga sekitar panik.

“Mobil dari arah Rangkasbitung mau ke Maja, katanya mau menghindari motor, terus banting ke kanan dan langsung menabrak motor-motor itu,” ujar Angga.

Akibat kecelakaan tersebut, lima orang menjadi korban, termasuk satu orang anak-anak. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi sementara menyebutkan sebagian korban mengalami luka ringan, sementara dua orang lainnya mengalami luka cukup parah.

“Hingga saat ini belum ada informasi korban meninggal dunia. Korban yang mengalami luka parah masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi, meskipun kondisinya cukup kritis,” tambah saksi.

Sementara itu, pengemudi mobil Honda Jazz dilaporkan langsung dibawa oleh pihak keluarganya meninggalkan lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung. Saksi menyebutkan bahwa pengemudi dalam kondisi sadar, namun diduga masih di bawah umur dan merupakan pelajar SMA kelas tiga. Hingga kini, belum diketahui secara pasti keberadaan pengemudi tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak, khususnya dari Unit Gakkum, dengan sigap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan.

Petugas juga melakukan pendataan korban dan kendaraan yang terlibat, serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologis kecelakaan, termasuk memastikan identitas pengemudi dan menunggu laporan resmi dari rumah sakit terkait kondisi para korban.

(Cup/Ady)

Video: Hanyut Terseret Arus Banjir, Warga Panton Bili Bireuen Ditemukan Tewas

By On Kamis, Desember 25, 2025


BIREUEN, KabarViral79.Com - Seorang warga Gampong Panton Bili, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus air yang meluap akibat hujan deras, Rabu sore, 24 Desember 2025.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, di kawasan Simpang Panton Bili–Samagadeng, Kecamatan Pandrah. Korban saat itu hendak pulang ke Panton Bili dengan mengendarai sepeda motor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen menyebutkan, korban diduga terjatuh dari sepeda motor saat mencoba menyeberangi aliran air yang meluap dari sungai dan saluran irigasi. Arus air yang datang dari hulu dilaporkan cukup deras akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut informasi warga, korban yang dikenal dengan panggilan sehari-hari Abi, terseret arus bersama sepeda motornya setelah kehilangan kendali di tengah derasnya aliran air.

"Almarhum hendak pulang ke Panton Bili. Saat melintas di simpang Panton Bili–Samagadeng, arus air sangat deras dan korban terseret hingga hanyut," ujar seorang warga setempat. (Joniful Bahri)

Warga Panton Bili Bireuen Tewas Hanyut Terseret Arus saat Menyeberang Banjir di Pandrah

By On Kamis, Desember 25, 2025

Seorang warga Gampong Panton Bili, Pandra Bireuen, dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus air yang meluap akibat hujan deras, Rabu sore, 24 Desember 2025

BIREUEN, KabarViral79.Com - Seorang warga Gampong Panton Bili, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus air yang meluap akibat hujan deras, Rabu sore, 24 Desember 2025.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, di kawasan Simpang Panton Bili–Samagadeng, Kecamatan Pandrah. Korban saat itu hendak pulang ke Panton Bili dengan mengendarai sepeda motor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen menyebutkan, korban diduga terjatuh dari sepeda motor saat mencoba menyeberangi aliran air yang meluap dari sungai dan saluran irigasi. Arus air yang datang dari hulu dilaporkan cukup deras akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut informasi warga, korban yang dikenal dengan panggilan sehari-hari Abi, terseret arus bersama sepeda motornya setelah kehilangan kendali di tengah derasnya aliran air.

"Almarhum hendak pulang ke Panton Bili. Saat melintas di simpang Panton Bili–Samagadeng, arus air sangat deras dan korban terseret hingga hanyut," ujar seorang warga setempat.

Seorang warga Gampong Panton Bili, Pandra Bireuen, dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus air yang meluap akibat hujan deras, Rabu sore, 24 Desember 2025. 

Sekitar satu jam kemudian, jenazah korban ditemukan oleh warga di saluran irigasi yang tidak jauh dari lokasi kejadian, sekitar pukul 18.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan masyarakat dan aparat setempat.

Kapolsek Pandrah, Iptu Jusman, S.Sos, membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadiannya saat hujan deras. Korban melewati jalur irigasi, kemudian terjatuh dan hanyut. Jasad korban sudah ditemukan. Untuk identitas lengkapnya akan kami sampaikan selanjutnya," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Anwar, warga Pandrah mengatakan, banjir yang terjadi hari ini merupakan banjir kedua dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur wilayah barat Kabupaten Bireuen menyebabkan luapan air di sejumlah saluran irigasi dan jalan penghubung antar-gampong.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi aliran air yang meluap, mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi arus sungai belum stabil. (Joniful Bahri)

Kapolresta Tangerang Tinjau Lokasi Jatuhnya Santri Tenggelam di Kali Cidurian Kresek

By On Sabtu, Desember 20, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meninjau langsung lokasi jatuhnya korban di Kali Cidurian, Kampung Renged RT 14 RW 001, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu, 20 Desember 2025.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pencarian korban berjalan optimal serta memonitor kesiapan personel di lapangan.

Korban diketahui bernama Hilman Fauzi, Santri Kelas 3 MTs di Pondok Pesantren (Ponpes) Nadhlatul Ulum (NU) Kresek.

Korban merupakan warga Kampung Pasir Gadung, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Indra Waspada menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, kata Indra Waspada, menurut keterangan saksi, korban bersama dua temannya datang ke bantaran Kali Cidurian dengan tujuan mencuci jeroan atau daleman kambing.

Namun, saat berada di tepi sungai, korban diduga terpeleset dan jatuh ke aliran Kali Cidurian, lalu terbawa arus yang cukup deras.

"Rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kondisi arus tidak memungkinkan," ujar Indra Waspada.

Setelah menerima laporan kejadian, personel Polsek Kresek segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lalu melakukan langkah-langkah awal, termasuk pengamanan lokasi serta koordinasi lintas instansi dengan BPBD Kabupaten Tangerang dan Basarnas Provinsi Banten.

Dalam kegiatan pencarian tersebut, Polri bersama unsur terkait langsung melakukan upaya kemanusiaan dengan menyisir aliran Kali Cidurian dari titik awal korban jatuh hingga ke arah hilir.

Pencarian melibatkan sedikitnya tiga personel Satpolair Polresta Tangerang, 10 personel Polsek Kresek, sembilan personel Basarnas, serta tiga anggota Satpol PP Kecamatan Kresek.

Indra Waspada menyampaikan, hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan memfokuskan penyisiran dari titik jatuh korban dan sepanjang aliran Kali Cidurian.

"Kendala di lapangan di antaranya debit air yang tinggi, arus sungai yang deras, serta banyaknya ranting dan bambu di sepanjang aliran sungai. Namun pencarian tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel," jelasnya.

Indra Waspada juga menyampaikan empati dan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membantu dengan memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban, dan tidak menghambat proses pencarian.

Sebagai pusat informasi, Basarnas telah membuka Posko Informasi di Balai Warga Desa Renged yang dapat dihubungi melalui nomor 0813-1606-9077.

Polresta Tangerang memastikan akan terus melakukan pengamanan, pendampingan, dan koordinasi hingga proses pencarian korban dinyatakan selesai. (Reno)

Video: Empat Desa di Kecamatan Labuan Pandeglang Banten Terendam Banjir

By On Kamis, Desember 18, 2025


PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Cuaca ekstrem yang menerjang kawasan Pandeglang mengakibatkan aliran Sungai Cipunten Agung di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, meluap. Luapan itu mengakibatkan empat Desa terendam banjir, Kamis, 18 Desember 2025.

Berikut titik lokasi di empat desa yang terendam banjir:

1. Kp. Pangseiupan, Kp. Kampung Sawah, dan Kp. Masjid barat, Desa Labuan.

2. Kp. Sukahati, dan Kp. Padasuka, Kp Kadu Gareng, Desa Kalang Anyar.

3. Kp. BTN Sentul, Kp. Citanggok, Kp. Nelayan pinggiran sungai Cipunten Agung, Desa teluk

4. Perumahan BTN Caringin, Desa Caringin.

Saat ini, evakuasi berjalan dengan lancer. Warga terdampak dievakuasi di sekolah, masjid-masjid, dan posko pengungsian yang dididirikan oleh BNPB.

Adapun kebutuhan pengungsi makanan siap saji, selimut pempes dan obat-obatan.


Sumber: Banser NU

Video: Produser Lapangan Irine Wardhanie Tak Kuasa Menahan Tangis saat Melaporkan Kondisi Terkini Aceh Tamiang

By On Kamis, Desember 18, 2025


ACEH TAMIANG, KabarViral79.Com - Produser Lapangan Irine Wardhanie tak kuasa menahan tangis saat melaporkan kondisi terkini Aceh Tamiang, Aceh, Rabu, 17 Desember 2025.


Ia bercerita bahwa dari seberang lokasi tempat ia berdiri, terdapat anak-anak yang belum makan.


Irene juga menyampaikan, mendapat pesan dari pengungsi agar memberitakan yang sebenarnya dari Aceh. (*/red)