-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Rudal-rudal Iran Kembali Hantam Wilayah Israel, 14 Orang Luka-luka

By On Rabu, April 01, 2026

Rudal Iran meluncur ke Israel. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Serangan rudal Iran kembali menghantam wilayah Israel. Rudal-rudal itu juga menyebabkan kerusakan di beberapa lokasi. 

Layanan medis darurat Israel mengatakan, 14 orang terluka selama serangan rudal Iran pada Rabu, 01 April 2026. 

Militer Israel mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel untuk pertama kalinya dalam sekitar 20 jam, dengan sirene serangan udara diaktifkan di seluruh Israel tengah. 

Peringatan lain tentang serangan rudal yang datang kurang dari satu jam kemudian, memicu peringatan di sebagian besar wilayah utara dan tengah Israel, menurut Komando Pertahanan Dalam Negeri. 

"Petugas EMT dan paramedis memberikan perawatan medis dan mengevakuasi 14 korban ke rumah sakit," kata layanan medis darurat Magen David Adom dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Rabu, 01 April 2026. 

Korban luka termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang dalam kondisi serius dengan luka-luka akibat pecahan peluru. 

Disebutkan bahwa seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan seorang wanita berusia 36 tahun, juga dengan luka akibat pecahan peluru, berada dalam kondisi sedang dan 11 korban lainnya dalam kondisi ringan. 

Polisi melaporkan kerusakan di beberapa lokasi di Israel tengah, dan membagikan foto-foto yang tampaknya merupakan puing-puing rudal di jalan. 

Media Israel melaporkan bahwa amunisi kluster, yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil di area yang luas, digunakan dalam serangan tersebut. 

Iran dan Israel sebelumnya telah saling menuduh menggunakan bom kluster. (*/red)

Israel Digempur Rudal Iran, Satu Orang Tewas di Tel Aviv

By On Sabtu, Maret 28, 2026

Dampak serangan rudal Iran di wilayah Israel. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Dikabarkan sedikitnya satu orang tewas di kawasan Ibu Kota Tel Aviv akibat serangan rudal Iran. 

Diketahui, Teheran terus melancarkan serangan pembalasan terhadap Tel Aviv saat perang memasuki bulan pertama. 

Dilansir dari AFP, Sabtu, 28 Maret 2026, militer Israel menyebut pihaknya telah mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju ke wilayah negara Israel, setidaknya lima kali serangan selama lebih dari lima jam, pada Jumat, 27 Maret 2026, waktu setempat. 

Serangan-serangan rudal Iran itu memicu diaktifkannya sirene peringatan pada Jumat malam, 27 Maret 2026 hingga Sabtu dini hari, 28 Maret 2026. 

Sistem pertahanan udara Tel Aviv juga diaktifkan untuk mencegat serangan-serangan tersebut. 

Otoritas layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA) menyebut, seorang pria tewas di Tel Aviv menyusul serangan rudal terbaru Iran. 

Dua pria lainnya, berusia 65 tahun dan 50 tahun, sebut MDA dalam laporannya, mengalami luka-luka di area Tel Aviv dan telah dibawa ke rumah sakit. 

Dua orang lainnya, yang berusia 37 tahun dan 21 tahun, mengalami luka-luka akibat serpihan rudal di area kota Kuseife, Israel bagian selatan dan telah dilarikan ke rumah sakit setempat. 

Menurut foto-foto yang dipublikasikan MDA, terdapat banyak petugas tanggap darurat di lokasi yang terdampak serangan rudal di Tel Aviv, dengan ruas jalanan utama ditutup sebagian. 

Dalam salah satu video yang dibagikan oleh militer Israel, pejabat Komando Pertahanan Dalam Negeri Miki David mengatakan bahwa sebuah apartemen terkena amunisi cluster. 

Beberapa foto menunjukkan bagian pintu masuk sebuah bangunan yang hancur dipenuhi puing-puing. 

Amunisi cluster dapat meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil di area yang lebih luas. Israel dan Iran sebelumnya telah saling tuduh menggunakan bom cluster. 

Sebuah rekaman video yang dibagikan seorang sakti mata kepada AFP menunjukkan rentetan rudal mengarah ke Yerusalem

Militer Israel mengatakan, pihaknya sedang mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan untuk menangani lokasi-lokasi terdampak. 

"Beberapa saat yang lalu, IDF (Angkatan Bersenjata Israel) mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," demikian pernyataan militer Israel melalui saluran Telegram resminya. 

"Pasukan pencarian dan penyelamatan, baik pasukan cadangan maupun reguler, saat ini beroperasi di lokasi-lokasi di Israel tengah di mana laporan soal dampak telah diterima," pungkas pernyataan itu. (*/red)

Dua Warga Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pidie Jaya Aceh, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

By On Rabu, Maret 25, 2026

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

PIDIE JAYA, KabarViral79.Com - Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Kedua korban diketahui berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku. 

Keduanya ditemukan dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI yang terparkir di jalan rel lama, tepatnya di depan Yayasan Bustanul Fakri Aceh

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Rabu, 25 Maret 2026 mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban. 

“Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya sedang menyelidiki penemuan dua warga meninggal dunia dalam mobil guna memastikan penyebab kematian kedua korban,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut telah berada di lokasi sejak Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, keberadaan kendaraan itu tidak menimbulkan kecurigaan warga karena diduga milik pemudik yang beristirahat. 

Namun, hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.55 WIB, warga mulai curiga lantaran mobil masih berada di lokasi dengan kondisi mesin menyala. 

Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir, di kawasan Gampong Keude Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Selasa, 24 Maret 2026 dini hari. 

Sejumlah warga kemudian mendekati kendaraan tersebut dan mencoba memanggil penumpang di dalamnya, namun tidak mendapat respons. 

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Baru. Sekitar pukul 00.05 WIB, personel Kepolisian bersama warga mendatangi lokasi dan memecahkan kaca mobil untuk memastikan kondisi korban. 

Petugas yang turut melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bandar Baru memastikan kedua korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan. 

Dugaan sementara, korban meninggal saat beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan pendingin udara (AC) menyala tanpa adanya sirkulasi udara yang cukup. 

Selanjutnya, personel Polsek Bandar Baru bersama Koramil 11/Bandar Baru dan tim Inafis Polres Pidie Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bandar Baru sebelum dirujuk ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara itu, kendaraan yang digunakan korban masih berada di lokasi kejadian dan telah dipasangi garis polisi. 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat beristirahat di dalam kendaraan, dengan memastikan adanya sirkulasi udara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Joniful Bahri)

Ledakan Petasan Lukai Tujuh Korban di Pamekasan, Tujuh Orang Diamankan dan Tiga Masih Buron

By On Selasa, Maret 24, 2026

Polisi menggerebek rumah pembuatan petasan berbagai jenis di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Jatim.  

PAMEKASAN, KabarViral79.Com - Kasus ledakan petasan di sejumlah wilayah di Pamekasan selama sepekan terakhir menjadi atensi serius bagi aparat Kepolisian. 

Dari rangkaian kejadian itu, sebanyak tujuh orang yang menjadi korban.

Ketujuh korban ledakan petasan itu, salah satunya berasal dari Tlesah, lima orang berasal dari Plakpak, dan satu orang lagi berasal dari Duko Timur, Kecamatan Larangan. 

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Total pelaku yang sudah kami amankan sebanyak tujuh orang," ujarnya, Senin, 23 Maret 2026. 

Selain sudah menangkap tujuh orang, Polisi masih memburu tiga orang lain yang diduga terlibat dalam ledakan petasan itu dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Masih ada tiga orang yang saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran petugas," ujarnya. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau membuat petasan berbahaya, terutama yang berpotensi menimbulkan ledakan besar dan membahayakan keselamatan. 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya selama momen libur dan perayaan, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (*/red)

Viral Jemaah Salat Id di Surabaya Adu Jotos, Begini Duduk Perkaranya

By On Senin, Maret 23, 2026

Keributan antar jemaah di Masjid Kemayoran usai Salat Idul Fitri. (Foto: Tangkapan layar) 

SURABAYA, KabarViral79.Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan aksi keributan antara jemaah Salat Idul Fitri 2026, di Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Keributan itu disebut terjadi karena salah paham. Ada pihak yang merasa tersinggung karena dituduh mengambil ponsel. 

Marbot Masjid Kemayoran Surabaya, Dedi Kurniawan mengaku tidak tahu secara langsung bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun, berdasarkan keterangan yang dia dapatkan dari warga, peristiwa itu terjadi pada saat khatib menyampaikan khotbah. 

Dalam video yang beredar, jemaah yang terlibat keributan terlihat saling pukul dan saling tendang. Kerumunan jemaah lain di sekitar pun mencoba melerai hingga ada aparat Kepolisian yang ikut mengamankan. 

"Awalnya salah paham. Nggak ada korban, cuma sudah sampai tonjok-tonjokan. Si sebelah ini informasinya ngambil HP, ternyata si sebelah enggak terima. Sama-sama ngototnya," ujar Dedi, Minggu, 22 Maret 2026. 

Dedi menjelaskan, jemaah yang terlibat dalam keributan itu diduga masih remaja. Karena itulah mereka dengan cepat tersulut emosi hingga saling tonjok setelah terjadinya kesalahpahaman. 

"Namanya anak-anak ya, SMP lah. Akhirnya enggak bisa nahan emosi," ujarnya. 

Beruntung keributan itu bisa segera dilerai sehingga suasana bisa kembali kondusif.

"Alhamdulillah aman terkendali. Saya nggak tahu (secara langsung) kejadiannya, kebetulan tugas di dalam. Itu hari pertama Idul Fitri, 21 Maret 2026," ujar Dedi. (*/red)

Dokter Perempuan di Gayo Lues Ditemukan Tewas di Kamar Terkunci, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum.  

GAYO LUES, KabarViral79.ComSeorang dokter perempuan ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026.

Korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian

Korban diketahui bernama Susi Astuti (inisial S.H.), yang selama ini membuka praktik umum di kediamannya. 

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.55 WIB di kamar lantai dua rumahnya dalam kondisi mengenaskan. 

Penemuan jasad pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Norman, yang datang untuk bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri

“Saya datang sekitar pukul 09.30 WIB. Pintu belakang rumah sudah terbuka sedikit. Saya panggil-panggil, tapi tidak ada jawaban,” ujar Norman. 

Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan sempat mencari korban di lantai bawah, namun tidak ditemukan. Saat naik ke lantai dua, Norman mencium bau menyengat yang berasal dari salah satu kamar. 

Di depan kamar tersebut, pintu ditemukan dalam kondisi terkunci dari luar dengan kunci masih tergantung. Setelah dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang dengan kepala tertutup kain selimut. 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian. 

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hingga tujuh hari sebelum ditemukan. 

Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai membusuk.

Pemeriksaan medis juga menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Mulut korban disumpal menggunakan kain menyerupai jilbab berwarna hitam, kedua tangan diikat ke belakang menggunakan kabel, serta terdapat luka di bagian pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Muhammad Abidinsyah, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Saat ini kami fokus pada pengungkapan pelaku,” ujarnya. 

Polisi juga mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum penemuan, Norman sempat mengantarkan paket milik korban dan meletakkannya di tangga rumah. Paket tersebut masih berada di lokasi yang sama saat korban ditemukan. 

Diketahui, korban merupakan seorang dokter yang tinggal sendiri di rumahnya dan telah lama menjanda. 

Selain itu, korban juga dikenal membuka praktik layanan kesehatan di rumah yang berada di pinggir Jalan Nasional Blangkejeren, Kutacane

Hingga kini, aparat Kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (Joniful Bahri)

Diserang AS-Israel, Iran Balas Gempur Fasilitas Gas Negara Teluk

By On Kamis, Maret 19, 2026

Fasilitas pengolahan gas bumi di Ras Laffan, Qatar. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas dan ladang gas negara-negara Teluk usai ladang gasnya di Pars Selatan diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel

Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di fasilitas gas di Qatar. 

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis  19 Maret 2026, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan bahwa tim pertahanan sipil saat ini sedang berupaya memadamkan kebakaran di Kota Industri Ras Laffan setelah serangan Iran. 

Tidak ada korban luka yang dilaporkan menurut pernyataan Kementerian. 

Sebelumnya, pertahanan sipil mengatakan telah berhasil mengendalikan kebakaran di Ras Laffan. 

Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengeluarkan pernyataan lain menyusul serangan Iran terhadap fasilitas gas Ras Laffan. 

"Serangan brutal Iran terhadap negara-negara di kawasan ini telah melanggar semua garis merah dengan menargetkan warga sipil, infrastruktur sipil, dan fasilitas vital," tulis pernyataan itu. 

Sementara itu, QatarEnergy mengatakan, kebakaran besar telah terjadi di beberapa fasilitas gas alam cair (LNG) miliknya menyusul serangan terbaru Iran di Kota Industri Ras Laffan. 

Serangan ini "merupakan tambahan dari serangan sebelumnya di Kota Industri Ras Laffan pada hari Rabu" yang "mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas Pearl GTL (Gas-to-Liquids)," kata QatarEnergy. 

"Terdapat kerusakan lebih lanjut yang luas akibat serangan baru ini, dengan tim tanggap darurat segera dikerahkan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan," tambah QatarEnergy. 

Negara lainnya, UUEA mengutuk serangan Iran terhadap fasilitas gas Habshan dan ladang Bab

Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan, serangan Iran yang menargetkan fasilitas gas Habshan dan ladang minyak Bab merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran prinsip-prinsip hukum internasional. 

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan nasionalnya, dan untuk menjaga prestasi nasionalnya. 

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pertahanan udara UEA berhasil mencegat serangan tersebut, dan tidak ada korban jiwa yang tercatat. 

Pernyataan itu juga menekankan bahwa penargetan infrastruktur energi vital merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan pasar energi global. (*/red)