-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Konsolidasi PKB Bireuen, HRD Tekankan Soliditas Kader hingga Tingkat Desa

By On Selasa, Oktober 20, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), memimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Kabupaten Bireuen, di Kompleks Meuligoe Residence, Minggu malam, 18 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), meminta seluruh kader dan pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt) PKB menjadi corong aspirasi masyarakat serta responsif terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. 

Permintaan tersebut disampaikan HRD saat memimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Kabupaten Bireuen di Kompleks Meuligoe Residence, Minggu malam, 18 Oktober 2026. 

HRD menekankan pentingnya soliditas organisasi dan peran aktif kader dalam menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat kepada para pemangku kebijakan. 

Menurutnya, kader PKB juga harus peka terhadap persoalan sosial, termasuk penanganan dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. 

Selain memperkuat komunikasi dengan masyarakat, HRD meminta pengurus partai mengoptimalkan penggunaan media digital untuk mendukung aktivitas organisasi. 

Media digital dinilai dapat dimanfaatkan sebagai sarana publikasi kegiatan partai, penyampaian aspirasi warga, serta penyebarluasan informasi mengenai kinerja anggota legislatif Fraksi PKB. 

Ia juga menegaskan bahwa penguatan struktur partai harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, agar komunikasi organisasi dan pelayanan terhadap masyarakat berjalan lebih efektif. 

HRD menyebutkan, rapat konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

Dalam kesempatan itu, HRD menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus DPC dan pelantikan pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen dijadwalkan berlangsung pada November 2026. 

Kegiatan pengukuhan tersebut akan dihadiri sekitar 4.000 peserta yang berasal dari 609 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Menurut HRD, pelantikan itu direncanakan menjadi kegiatan perdana sekaligus percontohan bagi DPAC PKB di kabupaten dan kota lainnya di Aceh.  

"Agenda ini direncanakan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, tokoh perempuan hingga ulama," paparnya.  

Melalui konsolidasi tersebut, pengurus dan kader PKB diharapkan semakin memperkuat koordinasi organisasi serta menjalankan peran sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik. (Joniful Bahri)

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, tapi Cawapresnya Belum

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menyebut, partainya mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres di tahun 2029. 

Namun untuk Calon Wakil Presidennya, masih belum ditentukan. 

"Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," ujar Doli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 09 Oktober 2026. 

Menurut Doli, Golkar belum menentukan siapa Cawapres yang didukung di 2029. 

Sebab, kata dia, penentuannya akan dilakukan diakhir. Penentuan siapa Cawpres biasanya akan diputuskan jelang pendaftaran pasangan calon. 

"Kenapa tidak sekaligus Calon Wakil Presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan Calon Wakil Presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran Capres dan Cawapres," ujarnya. 

Doli mengatakan, partai pengusung Capres akan berbicara lebih dulu untuk menentukan Cawapres. 

Untuk saat ini, kata dia, belum jelas siapa saja pengusung Prabowo di 2029. 

"Sekarang kan kita belum tahu pengusungnya siapa. Yang menyatakan bahwa baru, resmi melalui Rapimnas, ya kan, mungkin ada partai lainnya, tapi kami memutuskan itu melalui Rapimnas," ujarnya. 

Doli juga menyebut, penetapan Cawapres ujungnya ada di kewenangan Presiden. 

Untuk saat ini, lanjut dia, belum memungkinkan untuk bertanya ke Presiden terkait siapa Cawapresnya nanti karena Prabowo sendiri masih bekerja. 

"Dan yang kedua, biasanya penetapan Calon Presiden, Wakil Presiden itu adalah titik akhirnya adalah Presiden. Yang mau kita usung. Calon Presiden yang mau kita usung," ujarnya. 

Doli mengatakan, jika pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini sukses, bisa dipertimbangkan di 2029, keduanya akan kembali diusung. Namun tetap hal itu nantinya akan diputuskan Capresnya. 

"Kalaupun kemudian nanti ini ternyata pemerintahan ini sukses, ya kan? Artinya kan pemerintahan ini sukses itu pemerintahnya Pak Prabowo-Gibran," ujarnya. (*/red)

DPC PKB Bireuen Gelar Musancab, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Gampong

By On Minggu, September 20, 2026

DPC PKB Kabupaten Bireuen, Aceh, menggelar Sosialisasi Struktur Kepengurusan dan Musancab DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031, di Aula DPC PKB setempat, Minggu, 20 September 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bireuen, Aceh, menggelar Sosialisasi Struktur Kepengurusan dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPC PKB Bireuen, Minggu, 20 September 2026 tersebut diikuti sekitar 115 peserta dari perwakilan pengurus DPAC 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Selain Musancab, kegiatan konsolidasi internal partai itu juga dirangkai dengan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon pimpinan partai di tingkat kecamatan. 

Sekretaris DPC PKB Bireuen, Zulfikar Muhammad mengapresiasi dukungan para ulama dan pimpinan dayah terhadap perjalanan PKB di Kabupaten Bireuen. 

Ia mengatakan, pada periode kepengurusan 2026–2031, PKB mulai menerapkan pendekatan berbeda dalam mekanisme pemilihan pimpinan organisasi. 

"PKB di awal kepengurusan ini sudah mulai melakukan pendekatan pemilihan yang tidak lagi semata-mata mengandalkan jumlah suara seperti metode lama, baik untuk pemilihan di tingkat kecamatan maupun kabupaten," ujar Zulfikar. 

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bireuen, Amiruddin M. Daud atau Dek Gam menekankan pentingnya memperkuat struktur dan mesin partai hingga ke tingkat bawah. 

Menurutnya, Musancab menjadi momentum untuk menata organisasi, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah seluruh kader. 

"Kita ingin seluruh struktur partai dari DPC, PAC, sampai ranting semakin solid. Musancab ini bukan sekadar pergantian atau penataan kepengurusan, melainkan bagaimana kita membangun kekuatan organisasi dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat," kata Dek Gam. 

Koordinator Zona (Korzon) Bireuen DPW PKB Aceh, Muhammad Iqbal, yang hadir mewakili Ketua DPW PKB Aceh H. Ruslan M. Daud, mengimbau seluruh kader menjaga persatuan setelah Musancab. 

Ia meminta tidak ada kelompok-kelompok kecil yang berjalan sendiri setelah kepengurusan baru terbentuk.

Iqbal yang juga anggota DPR Aceh itu menegaskan, konsolidasi partai tidak boleh berhenti pada pelaksanaan Musancab, tetapi harus dilanjutkan hingga tingkat gampong. 

"Partai harus hadir sepanjang waktu di tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan warga, bukan hanya hadir menjelang pemilihan umum. Kader PKB harus menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah dan lembaga legislatif," ujarnya. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal DPC PKB Bireuen untuk menata struktur organisasi masa bakti 2026–2031 sekaligus memperkuat koordinasi kepartaian hingga tingkat gampong. (Joniful Bahri)

Musda VII Golkar Bireuen Jadi Momentum Konsolidasi dan Perkuat Soliditas Kader

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis saat menghadiri agenda Musda VII DPD II Partai Golkar, di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Kamis 20 Agustus 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi dan soliditas kader menghadapi dinamika politik ke depan. 

Musda tersebut berlangsung di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Kamis, 20 Agustus 2026, dan dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. 

Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., anggota DPR RI dari Partai Golkar, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik di Kabupaten Bireuen, pejabat di lingkungan Pemkab Bireuen, jajaran pengurus Golkar, sesepuh partai, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, peserta musyawarah serta tamu undangan lainnya. 

Ketua Panitia Pelaksana, Taufiq Ridha, dalam laporannya mengatakan Musda VII merupakan forum konsolidasi organisasi. Selain mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, Musda juga menjadi forum untuk memilih dan menetapkan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen untuk periode berikutnya. 

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Partai Golkar Kabupaten Bireuen pada pemilu sebelumnya. 

Menurutnya, perolehan kursi yang signifikan di lembaga legislatif merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijawab melalui kerja politik yang bertanggung jawab. 

"Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang luar biasa atas capaian Golkar Kabupaten Bireuen, di mana Golkar berhasil meraih kepercayaan masif dari masyarakat sehingga memperoleh alokasi kursi yang sangat signifikan di lembaga legislatif Kabupaten Bireuen," ujar Mukhlis. 

Ia berharap kekuatan Fraksi Golkar di DPRK Bireuen dapat menjalankan fungsi politik secara kritis dan konstruktif serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berkeadilan. 

"Melalui Musda VII ini, saya berharap lahir struktur kepengurusan yang solid, berintegritas serta visioner. Mari kita jadikan perbedaan pandangan politik sebagai wujud dinamika demokrasi yang mendewasakan,” katanya. 

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry menegaskan Musda merupakan bagian penting dalam proses konsolidasi organisasi. Ia meminta seluruh tahapan musyawarah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi secara terbuka dan adil. 

"Organisasi yang modern wajib menjalankan proses serta tahapan sesuai mekanisme yang terbuka dan berlaku secara adil. Saya imbau seluruh kader mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan bersama,” tegas Salim Fakhry. 

Ia juga mengingatkan kader Golkar untuk menjaga hubungan baik dengan partai politik lainnya. 

Menurutnya, perbedaan pilihan dan kepentingan politik merupakan bagian dari demokrasi sehingga persaingan politik harus dilakukan secara sehat. 

"Siapapun yang terpilih ke depannya kita harus menjaga kebersamaan dengan organisasi politik lain. Fokus kita memenangkan usungan masing-masing secara sehat tanpa mengganggu atau mencuri kursi milik organisasi lain,” katanya. 

Salim Fakhry turut mengapresiasi capaian Golkar di Kabupaten Bireuen, termasuk keberhasilan kader partai menduduki posisi Ketua DPRK Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama kader serta dukungan para tokoh yang selama ini ikut membangun dan mempertahankan eksistensi Partai Golkar di Aceh dan Bireuen. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., memberikan penghargaan kepada empat tokoh sepuh Golkar, yakni M. Amin Hamzah, S.Pd., Aziz Ishak, H. Zainal Abidin Mahmud, dan H. Yusri Abdullah, S.Sos. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap jasa dan kontribusi para tokoh senior dalam perjalanan serta perkembangan Partai Golkar di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Simak berita terupdate di Ponselmu. Pilih Saluran KabarViral79.Com di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaH07CmKmCPNgkJBSy1N. 

Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Abdullah Amin Targetkan PKS Raih Minimal Enam Kursi DPRK Bireuen

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Drs. H. Abdullah Amin, MM. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Politisi senior Drs. H. Abdullah Amin, MM menyatakan siap berjuang bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setelah resmi bergabung dengan partai tersebut. 

Mantan anggota DPRK Bireuen dua periode dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu optimistis PKS mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang. 

Abdullah Amin menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan keluarga besar PKS. 

Ia mengaku siap mengabdikan diri dan bekerja bersama seluruh kader untuk membesarkan partai di Kabupaten Bireuen. 

"Saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar PKS. Insya Allah saya akan berjuang bersama seluruh kader untuk memenangkan PKS pada pemilu yang akan datang," ujar Abdullah Amin, Sabtu, 01 Agustus 2026. 

Ia menargetkan, PKS mampu meraih sedikitnya enam kursi di DPRK Bireuen. 

Menurutnya, target tersebut dapat dicapai apabila seluruh kader bekerja maksimal, menjaga kekompakan, serta memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput. 

"Kita harus mampu meraih minimal enam kursi di DPRK Bireuen pada pemilu mendatang. Target tersebut dapat diwujudkan apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan tetap menjaga kekompakan," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bireuen, Syahrizal menyambut baik bergabungnya Abdullah Amin. 

Menurutnya, pengalaman politik Abdullah Amin akan menjadi nilai tambah bagi PKS Bireuen, terutama dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan kader. 

"Dengan bergabungnya Bapak Abdullah Amin, kami memiliki semangat baru. Beliau memiliki pengalaman panjang yang dapat menjadi tempat belajar bagi seluruh kader PKS Bireuen," kata Syahrizal. 

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kader, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, integritas, serta kemampuan membangun kepercayaan publik. 

Menurut Nasir Djamil, kegiatan Political Education menjadi sarana memperkuat kapasitas kader sekaligus momentum mempererat konsolidasi internal PKS Bireuen dalam menghadapi agenda politik mendatang. 

Ia berharap, bergabungnya Abdullah Amin semakin memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan PKS kepada masyarakat. (Joniful Bahri)

Nasir Djamil Sematkan Jas PKS kepada Abdullah Amin, Resmi Bergabung dengan PKS Bireuen

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Drs. H. Abdullah Amin, MM resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditandai dengan penyematan jas PKS oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil, dalam kegiatan Political Education di Bireuen, Jumat, 31 Juli 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Politisi senior Drs. H. Abdullah Amin, MM resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Bergabungnya mantan anggota DPRK Bireuen dua periode dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu ditandai dengan penyematan jas PKS oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. H. M. Nasir Djamil, dalam kegiatan Political Education di Bireuen, Jumat, 31 Juli 2026. 

Nasir Djamil mengatakan, bergabungnya Abdullah Amin diharapkan dapat memperkuat konsolidasi PKS Bireuen menghadapi agenda politik mendatang. 

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan politik, menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. 

Abdullah Amin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PKS. 

Ia menyatakan siap berjuang bersama seluruh kader untuk membesarkan partai dan meningkatkan perolehan kursi PKS di DPRK Bireuen pada Pemilu mendatang. 

Abdullah Amin yang pernah menjabat sebagai anggota DPRK Bireuen selama dua periode melalui PPP menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan keluarga besar PKS. 

Ia menyatakan siap mengabdikan diri dan berjuang bersama seluruh kader untuk membesarkan partai. 

"Saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar PKS. Insya Allah saya akan berjuang bersama seluruh kader untuk memenangkan PKS pada pemilu yang akan datang," kata Abdullah Amin. 

Ia juga optimistis PKS memiliki peluang besar meningkatkan perolehan kursi di DPRK Bireuen apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan menjaga kekompakan. 

"Kita harus mampu meraih minimal enam kursi di DPRK Bireuen pada pemilu mendatang. Target tersebut dapat diwujudkan apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan tetap menjaga kekompakan," tegasnya. 

Ketua DPD PKS Bireuen, Syahrizal menyambut baik bergabungnya Abdullah Amin. 

Menurutnya, pengalaman politik yang dimiliki mantan legislator dua periode tersebut akan menjadi kekuatan baru dalam memperkuat organisasi dan kaderisasi PKS di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

PKB Aceh Buka Rekrutmen Pengurus DPAC se-Aceh, HRD: Kesempatan Terbuka bagi Seluruh Elemen Masyarakat

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD). 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh membuka rekrutmen calon pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) atau tingkat kecamatan di seluruh Aceh untuk masa bakti 2026–2031. 

Rekrutmen tersebut merupakan tindak lanjut dari pedoman Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB dalam rangka memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan. 

Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), Sabtu, 01 Agustus 2026 mengatakan, pembentukan kepengurusan DPAC menjadi bagian penting dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kepengurusan yang mampu menjalankan fungsi partai secara optimal di tingkat kecamatan. 

"Ini merupakan momentum untuk menghadirkan kepengurusan DPAC yang aktif, solid, dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada putra-putri terbaik Aceh untuk bergabung menjadi bagian dari kepengurusan DPAC PKB," ujar HRD. 

Ia menegaskan, rekrutmen tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kader PKB. Masyarakat umum yang memiliki integritas, komitmen, kemampuan berorganisasi, serta semangat mengabdi kepada masyarakat juga dipersilakan mendaftarkan diri. 

Untuk menjalankan proses pembentukan kepengurusan, DPW PKB Aceh akan membentuk Tim Pembentukan Kepengurusan (TPK). 

Tim tersebut bertugas melakukan penjaringan, pemetaan, serta pendalaman terhadap bakal calon pengurus DPAC di seluruh kabupaten/kota di Aceh, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai pedoman DPP PKB. 

Berdasarkan pedoman pelaksanaan, proses pembentukan DPAC meliputi pembentukan TPK, pemetaan bakal calon pengurus, uji kelayakan dan kepatutan (UKK) bagi bakal calon ketua DPAC, pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), rapat formatur, hingga penetapan kepengurusan DPAC masa bakti 2026–2031. 

Seluruh rangkaian tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung selama Agustus hingga September 2026. 

HRD berharap proses rekrutmen ini mampu melahirkan kepengurusan DPAC yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat sehingga dapat memperkuat peran PKB di tingkat kecamatan. 

"Siapa pun yang memiliki niat baik untuk mengabdi, memiliki kemampuan, dan ingin berkontribusi bagi masyarakat melalui PKB, kami persilakan mendaftar. Kami ingin kepengurusan DPAC diisi oleh orang-orang terbaik dari setiap kecamatan di Aceh," ujarnya. 

DPW PKB Aceh juga mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, santri, profesional, hingga perempuan yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses rekrutmen tersebut. 

Melalui pembentukan kepengurusan DPAC yang kuat dan representatif, PKB Aceh berharap dapat memperkuat kaderisasi, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Aceh. (Joniful Bahri)