-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gegara Rem Blong, Elf Muat 15 Peziarah Terguling di Trenggalek

By On Minggu, Februari 23, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Gegara rem blong, kendaraan Isuzu Elf yang memuat 15 orang mengalami kecelakaan dan terguling di jalan nasional Trenggalek – Pacitan.

Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi mengatakan, kendaraan Elf bernopol AG 7379 YB itu dikemudikan Sumarni (51), warga Desa Kesambi, Bandung, Tulungagung. Kendaraan itu, kata dia, mengangkut peziarah yang akan melakukan ziarah ke Pacitan.

“Kendaraan itu berisi 15 orang, termasuk sopirnya. Awalnya, Elf bergerak dari arah Trenggalek hendak ke Pacitan. Pada awal perjalanan aman-aman saja dan tidak ada masalah,” ujar Andi kepada wartawan, Minggu, 23 Februari 2025.

Namun, kata dia, saat melintas di Desa Ngrencak, Panggul, sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba rem kendaraan blong. Akibatnya pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan. Elf tersebut sempat menyerempet minibus lain yang ada di depannya.

“Pengemudi kemudian banting setir hingga kendaraan terperosok dan terguling,” ujarnya.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada pengemudi maupun penumpangnya. Beruntung insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah semua selamat. Hanya beberapa mengalami luka ringan. Saat ini rombongan sudah kembali melanjutkan perjalanan dengan berganti kendaraan,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat yang hendak melintasi jalur Trenggalek - Pacitan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kondisi kendaraan dan menguasai medan perjalanan.

“Jalur ini banyak turunan dan tanjakan panjang, jadi sangat rentan rem blong jika tidak menguasai medan. Makanya hati-hati dan pastikan kendaraan dalam keadaan prima,” pungkasnya. (*/red)

Kerugian Capai Rp 5 Miliar, Puluhan Warga Trenggalek Diduga Tertipu Arisan Online dan Investasi

By On Selasa, Februari 18, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Puluhan orang di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), diduga tertipu arisan online dan investasi.

Kerugian yang dialami para korban bervariasi. Total diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. Dari puluhan orang itu, sebanyak tujuh korban telah membuat laporan resmi ke Polres Trenggalek, pada Senin, 17 Februari 2025.

Mereka melaporkan pemilik atau owner arisan online dan investasi berinisial WS.

Salah satu korban, AT (38) mengatakan, jumlah korban bisa mencapai lebih dari 50 orang.

“Sepengetahuan saya, korban yang ditipu oleh diduga pelaku sebanyak 50 orang, bisa lebih. Banyak pokoknya. Tapi membuat laporan polisi baru ada tujuh orang,” ujar AT kepada wartawan di Polres Trenggalek.

Menurut AT, WS mulai menjalankan bisnis arisan online serta investasi sejak tahun 2020.

Ia merekrut peserta melalui grup WhatsApp (WA) maupun secara langsung. Skema arisan yang ditawarkan beragam, termasuk arisan menurun dengan nilai pembayaran mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 75 juta.

Awalnya, sistem arisan berjalan lancar dan peserta menerima keuntungan sesuai kesepakatan.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, muncul kejanggalan, seperti penawaran lelang arisan kepada calon peserta baru untuk meneruskan arisan peserta lama.

“Akhir-akhir ini owner arisan sering menawari lelang arisan, kemungkinan namanya fiktif. Hampir setiap hari melalui jalur pribadi (Japri) ke kenalannya,” ujar AT.

AT juga mengatakan, skema itu menjanjikan keuntungan sebesar 10 persen dalam jangka waktu maksimal tiga bulan.

Namun, belakangan diketahui bahwa nama peserta lama yang masih aktif dicantumkan sebagai bagian dari lelang tanpa sepengetahuan mereka.

Selain itu, WS juga membuka pendaftaran peserta baru dengan mencantumkan nama-nama orang yang dikenal loyal dalam bisnis arisan tersebut.

Para korban mengungkapkan bahwa WS menargetkan pelaku bisnis serta kenalannya yang berada di luar negeri.

“Terlapor menawarkan lelang arisan kepada peserta baru, dengan syarat membayar sejumlah uang dan akan diberi keuntungan, padahal fiktif. Lagi, admin juga membuka arisan gelombang berikutnya, yang juga mencantumkan sejumlah nama, padahal tidak ikut,” kata AT.

Seiring berjalannya waktu, korban mulai kesulitan mencairkan dana mereka. Salah satu peserta yang seharusnya menerima pencairan pada Sabtu, 15 Februari 2025, justru mendapatkan berbagai alasan dari WS.

“Kalau ditanya terkait pencairan, katanya kurang enak badan, juga menunggu pembayaran dari peserta lain dulu. Pokoknya selalu beralasan minta waktu,” ujar AT.

AT juga mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta. Sementara beberapa korban lainnya bahkan kehilangan hingga Rp 1 miliar.

Saat ini, kata AT, WS tidak diketahui keberadaannya. Rumah kontrakan yang biasa ditempatinya telah kosong, dan berdasarkan informasi, seluruh aset miliknya telah dijual.

“Terduga pelaku ini sekarang melarikan diri. Di rumahnya tidak ada, di rumah orangtuanya juga tidak ada. Dan informasinya, seluruh aset milik terlapor sudah dijual,” kata AT.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para pelapor.

“Ya ada laporan polisi terkait kasus arisan tersebut, dan sudah ditindaklanjuti. Kami masih meminta keterangan dari sejumlah terlapor,” ujar Eko kepada wartawan.

Ia menegaskan, pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

“Statusnya masih aduan. Kami masih mendalami kasus ini,” pungkasnya. (*/red)

Kasus Penyalahgunaan Dana KUR, Kejari Trenggalek Tetapkan Tiga Tersangka

By On Jumat, Februari 14, 2025

Foto Ilustrasi. 

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro untuk pengembangan usaha petani porang.

Kasus itu menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,6 miliar, yang terungkap pada Rabu, 12 Februari 2025.

Ketiga tersangka tersebut adalah SM selaku agen penerima kredit, serta AF dan HP, yang bertindak sebagai Asisten Kredit Standar (AKS) di bank pemerintah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Trenggalek.

Penetapan tersangka dilakukan pada Selasa, 11 Februari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, setelah melalui proses penyelidikan di kantor Kejari Trenggalek.

“Penahanan dilakukan setelah penetapan tersangka, berdasarkan hasil ekspose yang menunjukkan adanya perbuatan melawan hukum dalam penyaluran KUR oleh bank pelat merah,” kata Kasi Pidana Khusus Kejari Trenggalek, Gigih Benah Rendra, Rabu, 12 Februari 2025.

Kasus itu bermula dari program penyaluran KUR Mikro bagi petani porang yang dilaksanakan pada tahun 2020-2021, dengan total nilai mencapai Rp 2,6 miliar.

Dari total tersebut, kredit disalurkan kepada 104 petani porang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Trenggalek. Setiap anggota kelompok tani mendapatkan anggaran KUR sebesar Rp 25 juta.

Kejari Trenggalek mulai melakukan penyelidikan pada tahun 2023, setelah terdeteksi adanya kredit macet dalam program tersebut, yang mencapai Rp 1,6 miliar.

“Proses penyidikan memakan waktu cukup lama karena adanya skala prioritas kasus lain serta prinsip praduga tak bersalah,” ujar Gigih.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan bahwa anggaran KUR sebesar Rp 2,6 miliar tidak sepenuhnya digunakan untuk pengembangan budidaya pertanian porang.

Sebagian dana digunakan untuk kebutuhan pribadi penerima modal, seperti pembayaran sekolah, pembelian token listrik, dan pembelian hewan ternak, termasuk kambing.

Selain itu, kata Gigih, tidak semua penerima kredit merupakan petani porang yang memenuhi syarat.

“Sehingga, penerima KUR sebanyak 104 orang ini tidak memenuhi syarat dan tidak layak. Tujuan penerimaan KUR tidak tercapai dan uang tidak dikembalikan karena macet. Prinsip hati-hati tidak dilaksanakan,” ungkapnya.

Dari kasus itu, diketahui bahwa penerima dana KUR telah mengembalikan sekitar Rp 1 miliar kepada bank, sementara dana yang belum dikembalikan dan mengalami kredit macet mencapai Rp 1,6 miliar.

Saat ini, pihak Kejari Trenggalek masih mendalami aliran dana KUR untuk mengetahui apakah ada aliran dana ke para tersangka.

Ketiga tersangka kini ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyelidikan.

Mereka disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU No. 31 dan/atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999, yang telah diubah dengan UU [NOMOR_PLACEHOLDER]20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka diancam hukuman pidana paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya. (*/red)

Pemancing yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Damas Trenggalek Ditemukan Tewas

By On Selasa, Februari 11, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Seorang pemancing yang hilang terseret ombak di Pantai Damas, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berhasil ditemukan. 

Setelah empat hari dilakukan proses pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR Basarnas Trenggalek, I Dewa Nyoman Arya mengatakan, korban Wawan Triyono (30) warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, ditemukan pada Minggu pagi, 09 Februari 2025, sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

“Alhamdulillah pada hari keempat ini korban berhasil kami temukan, walaupun dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di sisi timur dari lokasi musibah,” ujarnya.

Saat ditemukan, kata dia, posisi jenazah korban terdampar di kawasan bebatuan yang ada di bibir tebing. Proses evakuasi korban terpaksa dilakukan melalui jalur laut, sebab akses darat menuju lokasi penemuan cukup terjal dan berbahaya.

“Akhirnya korban kami evakuasi dengan menggunakan kapal nelayan untuk dibawa ke Pelabuhan Prigi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Dewa, jenazah tersebut dipastikan adalah Wawan. Hal itu sesuai dengan ciri-ciri korban dan keterangan dari pihak keluarga.

“Saat ini, jenazah sudah kami limpahkan ke pihak kepolisan untuk selanjutnya diserahkan keluarga,” ujarnya.

Menurut Dewa, selama proses pencarian, tim SAR gabungan dan nelayan melakukan proses pencarian melalui jalur laut serta darat.

“Untuk pencarian dari laut sedikit terkendala dengan ombak yang cukup besar, jadi kami harus ekstra hati-hati,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban Wawan dilaporkan hilang pada Kamis, 06 Februari 2025. Saat itu, sekitar pukul 10.30 WIB, korban bersama empat rekannya berangkat memancing di kawasan tebing Pantai Damas.

Mereka pun langsung melakukan aktivitas memancing dari atas tebing batu. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, tiba-tiba korban terseret ombak besar, dan hilang terbawa arus ke tengah laut. (*/red)

Seorang Pemancing di Pantai Damas Trenggalek Hilang Terseret Ombak

By On Jumat, Februari 07, 2025

Petugas gabungan melakukan pencarian korban pemancing terseret ombak di tebing Gunung Gelang, perairan pantai Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 06 Februari 2025. 

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Seorang pemancing dikabarkan hilang terseret ombak di pantai Damas, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), pada Kamis, 06 Februari 2025.

Saat ini, korban masih dalam pencarian dengan cara menyisir jalur darat. Pemancing tersebut berinisial WT (30), warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Sebelumnya, WT bersama empat rekannya yang berasal dari desa yang sama pergi memancing sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

“Tidak lebih dari pukul 12.00 WIB, mereka tiba di lokasi,” kata Kapolsek Watulimo, AKP Muri kepada wartawan, Jumat, 07 Februari 2025.

Setibanya di lokasi, kata Muri, keempat rekan WT menyiapkan berbagai peralatan memancing, sedangkan korban sudah lebih dulu mencari posisi memancing di tebing mendekat ke perairan.

“Pada saat empat rekannya menyiapkan keperluan memancing, yaitu umpan dan juga joran, korban ini (WT) sudah dalam posisi melempar umpan di tebing agak ke bawah mendekat perairan,” kata Muri.

Belum sepenuhnya keempat rekannya selesai menyiapkan peralatan memancing, tiba-tiba ombak besar mengempas di sisi tebing tempat WT berada. Akibat besarnya ombak yang mengempas tebing, korban terseret ke tengah laut.

Dalam situasi tersebut, empat rekannya tidak bisa berbuat banyak untuk memberi pertolongan.

Atas kejadian tersebut, beberapa rekan korban melapor ke Kantor Polsek Watulimo Trenggalek sekitar pukul 13.00 WIB, sementara sebagian masih berada di lokasi sambil mencari.

Sejumlah anggota Polsek Watulimo mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan anggota TNI AL, Koramil, Polairud, serta Basarnas Pos SAR Trenggalek untuk melakukan pencarian.

“Pencarian awal dilakukan dengan cara menyisir tepi pantai, serta dari sisi darat atas tebing,” ujar Muri. (*/red)

Polisi Kembali Amankan Tiga Pelaku Perusakan Polsek Watulimo Trenggalek

By On Minggu, Januari 26, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Pihak Kepolsian kembali mengamankan tiga orang terduga pelaku perusakan, kantor Polsek Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur (Jatim).

“Tersangka bertambah tiga orang, dari sebelumnya sembilan menjadi 12 tersangka. Penambahan tersangka ini merupakan hasil dari pengembangan terhadap para tersangka yang telah ditangkap sebelumnya,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranudikarta kepada wartawan, Sabtu, 25 Januari 2025.

Menurut Indra, ketiga tersangka ditangkap oleh tim gabungan Jatanras Polda Jatim dan Satreskrim Polres Trenggalek. Mereka langsung digelandang ke Polda Jatim untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Ketiga pelaku tersebut, kata Indra, diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penyerbuan Polsek Watulimo pada Selasa dini hari, 21 Januari 2025.

“Mereka punya peran masing-masing. Ada yang memprovokasi massa agar maju menyerang Polsek. Kemudian memprovokasi massa untuk maju mendorong petugas dan satu lagi sebagai pelaku yang melempari batu ke arah Polsek,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya juga masih melakukan upaya pengembangan. Ia menyebut, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam perkara ini.

Indra menambahkan, saat ini seluruh tersangka telah ditahan dan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Sebelumnya, ratusan anggota perguruan silat menggeruduk Polsek Watulimo, Trenggalek pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Mereka meminta agar salah satu anggotanya yang terlibat penganiayaan dibebaskan.

Tuntutan massa tidak bisa dipenuhi oleh pihak kepolisian. Dampaknya, massa berubah menjadi anarkis dan melakukan perusakan kantor Polsek. Tiga anggota Polisi juga mengalami luka akibat terkena lemparan batu. (*/red)

Ini Pemicu Serangan Massa Perguruan Silat Trenggalek ke Polsek Watulimo

By On Rabu, Januari 22, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Ratusan orang dari sebuah perguruan silat melakukan aksi penyerangan ke kantor Polsek Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Senin, 20 Januari 2025.

Mereka menuntut agar salah satu rekan seperguruan yang ditangkap Polisi dari kasus sebelumnya dibebaskan.

Tidak puas dengan tuntutan yang tidak kunjung dipenuhi, mereka lalu melakukan intervensi dengan cara menggeber sepeda motor sambil berteriak di jalan raya, depan Polsek Watulimo, Trenggalek.

Tidak hanya itu, para pesilat juga melempari kantor Polsek Watulimo dengan benda keras, berupa batu dan potongan kayu.

Akibat lemparan tersebut, beberapa kaca jendela pecah, serta genting kantor Polsek Watulimo rusak. Lemparan bahkan mengenai tiga anggota Polres Trenggalek hingga mengalami luka.

Kejadian tersebut diawali terjadinya gesekan dan perkelahian antar perguruan silat di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, pada Minggu sore, 19 Januari 2025.

Buntut dari perkelahian tersebut, pihak perguruan silat lainnya melapor ke Polsek Watulimo bersama sejumlah simpatisan. Polisi kemudian menangkap seorang pelaku dari kelompok pesilat yang melakukan perusakan.

“Kami menangani laporan korban sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP). Salah satu pelaku dari perseteruan tersebut berhasil kami amankan,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranudikarta.

Tidak puas dengan penjelasan polisi terkait prosedur hukum serta alasan penangkapan terduga pelaku, kemudian terjadilah peristiwa perusakan tersebut.

“Aksi anarkis tidak dapat dibenarkan meskipun petugas sudah menjelaskan duduk perkara dengan jelas. Massa justru melakukan perusakan fasilitas kantor polsek,” kata Indra.

Hingga akhirnya, Polisi mampu membubarkan massa dan situasi dinyatakan kembali kondusif pada Selasa dinihari.

Setelah kejadian, Tim Inafis Satreskrim Polres Trenggalek melakukan olah tempat kejadian perkara di Kantor Polsek Watulimo.

Polisi lalu melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti, untuk menindaklanjuti proses hukum atas insiden ini. (*/red)

Kiai yang Hamili Santriwati di Trenggalek Didakwa Lima Pasal

By On Kamis, Desember 12, 2024


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Kasus dugaan asusila oleh Pimpinan salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) terhadap salah satu Santriwatinya mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Trenggalek.

Terdakwa Imam Syafi'i alias Supar dijerat dengan lima pasal berlapis.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Supar digelar di ruang Cakra PN Trenggalek, Selasa, 10 Desember 2024.

Terdakwa didampingi tiga orang pengacara.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Trenggalek, Yan Subiyono mengatakan, dalam dakwaannya JPU menjerat terdakwa Supar dengan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), UU Perlindungan Anak, serta sejumlah pasal di KUHP.

“Ada lima alternatif. Pertama Pasal 76 e junto 82 ayat 1 dan 2, kemudian kedua Pasal 76 d junto 81 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Perlindungan Anak,” kata Yan, Selasa, 10 Desember 2024.

Pasal alternatif ketiga adalah Pasal 6 c junto Pasal 15 ayat 1 b dan g. Kemudian alternatif keempat, Pasal 6 c junto Pasal 15 ayat 1 d Undang-Undang 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Terakhir, alternatif kelima adalah Pasal 295 KUHP.

Menurutnya, dalam proses persidangan yang dipimpin langsung oleh Ketua PN Trenggalek itu pihak terdakwa tidak mengajukan eksepsi atau pembelaan atas dakwaan tersebut.

“Atas dakwaan JPU, dari pihak penasihat hukum atau terdakwa tidak mengajukan eksepsi. Apakah nanti pembelaannya dilakukan pada saat pledoi kami tidak tahu,” ujarnya.

Tanpa adanya eksepsi dari terdakwa, persidangan kedua akan dilanjutkan ke materi pokok perkara dengan agenda pemeriksaan saksi. JPU mengatakan, pihaknya akan mengajukan sejumlah saksi sesuai berkas perkara.

“Kami akan mengajukan saksi-saksi sesuai yang ada di berkas perkara,” ujar Yan.

Sebelumnya, kasus yang menjerat Kiai Supar terbongkar dari pengakuan salah seorang Santriwati yang dipaksa berhubungan intim hingga hamil dan melahirkan.

Dalam proses pemeriksaan di Kepolisian, tersangka tidak mengakui perbuatannya. Namun, penyidik telah mendapatkan alat bukti yang kuat untuk menjerat tersangka, salah satunya adalah bukti hasil tes DNA.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin sebelumnya mengatakan, hasil tes DNA itu menunjukkan bahwa Supar merupakan ayah biologis dari anak yang telah dilahirkan oleh Santriwatinya. Terkait penyangkalan oleh Kiai Supar, dia memakluminya.

“Ya enggak apa-apa, itu hak dari tersangka,” ujar Zainul. (*/red)

Gegara Promosi Judi Online di Medsos, Selebgram Hamil Tua di Trenggalek Ditangkap Polisi

By On Rabu, November 06, 2024

Polisi menunjukkan barang bukti ketika mengungkap kasus judi online di Mapolres Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Selasa, 05 November 2024. 

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Gegara mempromosikan situs judi online di media sosial (medsos), seorang selebgram perempuan di Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), yang tengah hamil tua ditangkap Polisi, Selasa, 5 November 2024, 

Tidak hanya Selebgram, Polisi juga menangkap lima pelaku judi online lainnya dan ditetapkan tersangka.

Selebgram tersebut berinisial PW (21), warga Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Trenggalek.

Tersangka PW merupakan ibu rumah tangga dan beraktivitas sebagai selebgram. 

“Kami mengungkap kasus judi online, yang mana kami mengamankan sejumlah enam tersangka, satu di antaranya selebgram perempuan,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin kepada wartawan, di Mapolres Trenggalek, Selasa, 05 November 2024.

Terbukti, pelaku PW melakukan promosi situs judi online Pososlot dan kemudian mendapatkan keuntungan berupa honor. 

Saat ditangkap dan diperiksa penyidik unit pidana khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Trenggalek, pelaku PW tengah hamil tua. Dengan kondisi tersebut, tersangka PW tidak ditahan.

“Namun, satu tersangka, yakni PW saat ini dalam keadaan hamil dan sebentar lagi akan melahirkan. Dengan rasa kemanusiaan, tersangka PW tidak ditahan,” ujar Zainul.

Promosi yang dilakukan pelaku adalah mengunggah link situs judi online tersebut di media sosial Instagram dengan menggunakan akun pribadi pelaku @wullandr.03.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sejumlah transaksi keuangan yang ada kaitannya dengan promosi link situs judi online tersebut masuk ke rekening tersangka PW.

Ia menjelaskan, tersangka PW sudah menjalankan promosi judi online tersebut selama enam bulan terakhir. Dalam kurun waktu 15 hari, pelaku PW mendapat keuntungan sebesar Rp 600 ribu.

“Jadi endorse yang dia terima setiap 15 hari sekali, dia mendapatkan Rp 600 ribu. Ini sudah berlangsung enam bulan yang lalu,” kata Zainul.

Penangkapan tersangka PW bermula ketika anggota Satreskrim Polres Trenggalek melakukan patroli cyber. Dari patroli tersebut diketahui tersangka PW mempromosikan judi online melalui akunnya. Kemudian, ia ditangkap.

“Sehingga, tanpa disadari karena ada kegiatan Astacita 100 hari ini, kami melakukan patroli cyber dan kami menemukan bahwa yang bersangkutan, tersangka atas nama PW, perempuan asal Kecamatan Dongko kami amankan,” ujarnya.

Selain itu, Polisi juga menangkap lima pelaku lain sebagai penombok judi online, yakni berinisial  WJ (38), SL (46), YE (29), PE (34), dan MR (41).

“Yang lima tersangka ini adalah mereka para pemain, ada yang sudah satu tahun mereka bermain judi online,” ujar Zainul.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 27 Ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (3) UURI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 303 ayat (1) KUHPidana.

“Para pelaku diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun,” pungkasnya. (*/red)

Cagub Risma Kunjungi Pabrik Rokok di Trenggalek, Janji Perjuangkan Petani-Buruh

By On Rabu, Oktober 23, 2024


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim), Tri Rismaharini memanfaatkan jadwal kampanye dengan mengunjungi pabrik rokok di Trenggalek, Selasa, 22 Oktober 2024.

Menurutnya, keberadaan industri rokok telah berkontribusi menekan angka pengangguran.

Didampingi Calon Bupati (Cabup) Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Risma menemui ratusan buruh linting rokok di Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Kedatangan Cagub Jatim itu disambut antusias oleh para pekerja.

Risma mengatakan, Jatim merupakan salah satu Provinsi yang memiliki perusahaan dan industri yang bergerak dalam bidang tembakau dan turunannya. Sehingga tak heran banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari produk tembakau.

“Keberadaan industri tembakau di Jatim ini sangat besar, banyak warga yang sangat bergantung dari tembakau ini, mulai petani sampai kemudian perusahaan-perusahaan seperti ini, dan pekerja-pekerja di industri rokok ini,” kata Risma.

Industri rokok yang saat ini masih memproduksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) layak untuk diperjuangkan, karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Sehingga tak heran, banyak masyarakat, khususnya perempuan yang menggantungkan perekonomian dari sektor tembakau.

“Ini padat karya, mereka ekonominya sangat tergantung kepada industri ini pendapatannya. Jadi karena itu saya berharap ke depan mereka diberikan perhatian karena kita belum bisa mengalihkan mengalihkan mereka ke pekerjaan lain,” jelasnya.

Risma berjanji jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jatim akan memperjuangkan masyarakat yang berkecimpung di industri tembakau dengan berbagai program intensif bagi petani tembakau maupun pekerja rokok.

Kebijakan itu dinilai cukup relevan, sebab industri tembakau telah menyumbang pendapatan kepada negara melalui cukai. Sehingga manfaat cukai juga harus dirasakan oleh petani hingga pekerja.

Risma menambahkan, untuk menjaga eksistensi industri rokok berskala kecil yang ada di daerah, pihaknya sepakat untuk perang melawan rokok ilegal yang dijual tanpa cukai. Sebab dengan peredaran rokok ilegal dapat merugikan negara sekaligus merupakan industri yang telah tertib membayar cukai.

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyoroti rancangan peraturan dari Kementerian Kesehatan terkait plain packaging rokok, yang akan dibuat polos. Risma menyebut hal itu akan menimbulkan persaingan tidak sehat serta rawan masuknya rokok ilegal.

“Nah kalau ini terjadi, maka yang kita khawatirkan kemudian persaingannya menjadi tidak sehat, karena ada rokok-rokok yang ilegal akan bisa masuk. Nah kemudian pendapatan akan berkurang, ini berdampak pula terhadap pembangunan di daerah,” imbuhnya.

Selain meninjau pabrik rokok, Tri Rismaharini juga menghadiri kegiatan pelatihan UMKM bagi 400 warga di Trenggalek. Program itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pelaku UMKM dan kemandirian ekonomi. (*/red)

TMMD ke-113 Trenggalek Resmi Dibuka, Kasrem 081/DSJ Ingatkan Pentingnya Peran Serta Masyarakat

By On Kamis, Mei 12, 2022

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke113 Trenggalek hari ini resmi dibuka. 

Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Trenggalek.

“Atas nama Komando dan Pimpinan Angkatan Darat mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Trenggalek khususnya, sehingga kegiatan pembukaan TMMD ke-113 pada pagi ini dapat terselenggara dengan lancar, tertib dan aman,” katanya saat membacakan sambutan Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Deni Rejeki di Pendopo Manggala Praja Trenggalek, Rabu, 11 Mei 2022.

Mengenai tema TMMD ke-113, yakni “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”, Kasrem menjelaskan, hal itu sejalan dengan tujuan dari kegiatan TMMD untuk membantu pemerintah dalam mengakselerasikan pembagunan masyarakat, baik berupa fisik maupun non fisik.

“Di samping itu juga untuk mengembangkan program yang ditujukan untuk mengisi celah-celah wilayah pedesaan yang belum terjangkau oleh program lain,” tambahnya.

Untuk itu, dalam momen acara pembukaan itu, Kasrem berharap agar masyarakat Desa Bogoran yang menjadi lokasi gelaran TMMD ke-113 Trenggalek dapat menyambutnya dengan penuh suka cita, sungguh-sungguh dan optimal, sehingga target sasaran yang hendak dicapai dapat direalisasikan dengan tepat waktu dan sesuai target.

“Jadi tidak hanya TNI-Polri dan Pemerintah Daerah. Kalau seluruhnya dapat berperan, maka hasil dari TMMD ke-113 tentukan akan lebih optimal dan semakin memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya, di tengah masih adanya situasi pandemi Covid-19 sekarang ini, dia mengimbau untuk tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) selama pelaksanaannya.

Untuk diketahui, TMMD ke-113 Trenggalek yang dilaksanakan di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, akan dilakukan berbagai pembangunan infrastruktur, di antaranya rabat dan paving jalan sepanjang 1.515 meter, pembangunan tanggul penahan jalan dan saluran air, renovasi RTLH 9 unit, renovasi Masjid Darussalam.

Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa Baksos, sosialisasi, penyuluhan-penyuluhan, hingga berbagai pelayanan dan program pembinaan.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek

By On Rabu, Desember 01, 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan untuk singgah di Pasar Pon, Selasa, 30 November 2021. 

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Dalam perjalanan menuju Helipad Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan untuk singgah di Pasar Pon, Selasa, 30 November 2021.

Di lokasi tersebut, Presiden Jokowi meresmikan Pasar Pon yang telah direvitalisasi dengan menandatangani prasasti.

Setelah itu, Jokowi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Dardak, serta Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berkeliling meninjau pasar tersebut.

Setelah berkeliling selama lebih kurang 15 menit, Jokowi dan rombongan meninggalkan pasar tersebut menuju helipad untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Iswahjudi di Kabupaten Magetan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pembangunan atau rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis.

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor rill atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pasar Pon sendiri mulai dibangun sejak 10 Januari 2020 setelah sebelumnya sempat rusak terbakar pada tahun 2018. Konstruksi bangunan pasar telah selesai 100 persen dan pengelolaannya telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada Selasa, 9 Februari 2021.

Konstruksi Pasar Pon dibangun dengan konsep arsitektur perpaduan classic victorian dan arsitektur lokal yang memiliki aksen candi dan bata ekspose. Dengan luas lahan 12.000 meter persegi dan luas bangunan 5.800 meter persegi, Pasar Pon memiliki 479 kios dan 310 los kering.

Revitalisasi Pasar Pon sendiri tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2019, bersama dengan delapan pasar lainnya, yaitu Pasar Klewer Timur di Kota Surakarta, Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar, Pasar Legi di Kabupaten Ponorogo, Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal, Pasar Renteng di Kabupaten Lombok Tengah, Pasar Pariaman di Kota Pariaman, Pasar Legi di Kota Surakarta, dan Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Selesainya revitalisasi pasar tersebut diharapkan menjadi sarana pendorong percepatan pemulihan ekonomi lokal yang terdampak pandemi Covid-19.


Sumber: BPMI Setpres

Upaya Kapenrem 081/DSJ Perkuat Fungsi Penerangan Satuannya

By On Minggu, November 28, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Perkuat fungsi penerangan atau kehumasan satuan penerangannya, Kapenrem 081/DSJ, Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko terus membina hubungan baik dan kerja sama dengan berbagai media dan satuan kehumasan di berbagai instansi pemerintahan.

Seperti siang ini, saat dia menjalin silaturahmi dan komunikasinya dengan Kadis Kominfo Kabupaten Trenggalek, Edif Hayunan.

Kepada Edif, Kapenrem berharap kerja sama di bidang kehumasan yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.

“Semoga ke depannya dapat ditingkatkan dan semakin lebih baik lagi,” katanya di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Minggu, 28 November 2021.

Di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19 saat ini, Mayor Nurwahyu juga mengajak agar Kominfo Kabupaten Trenggalek dapat terus aktif memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat yang disampaikan melalui video-video kreatif yang mudah diterima.

Bak gayung bersambut, Kadis Kominfo pun menyambut baik dan berterima kasih atas silaturahmi dan ajakan yang disampaikan oleh Kapenrem tersebut.

Untuk itu ditegaskannya, Kominfo Kabupaten Trenggalek senantiasa siap untuk melakukan dan meningkatkan berbagai upaya kerjasama yang telah dilakukan selama ini.

“Kami siap untuk memperkuat dan meningkatkannya,” katanya.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Dandim 0806/Trenggalek Bersama Kapolres Tinjau Serbuan Vaksinasi Dalam Rangka Hari Anak Nasional 2021

By On Senin, Juli 26, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto bersama Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi dalam rangka Hari Anak Nasional Tahun 2021 di SMAN 1 Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Senin, 26 Juli 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0806, Kapolres Trenggalek, Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XX Dim 0806, Ketua Bhayangkari Cabang Trenggalek, anggota Pengurus Persit serta anggota Pengurus Bhayangkari.

Dandim mengatakan, pihaknya bersama Polres, Pemerintah Daerah Trenggalek dan stakeholder terkait terus menggenjot percepatan vaksinasi di wilayah Trenggalek agar seluruh anak didik terhindar dari paparan Covid-19.

“Tentunya kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap, Forkopimda Trenggalek akan terus bersinergi dan berusaha untuk selalu meberikan pelayanan serbuan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Trenggalek demi terhindar dari virus corona,” ujar Dandim.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, tentunya harus mengikuti beberapa tahapan seperti pendaftaran pencocokan identitas, screening yang meliputi suhu tubuh, tekanan darah serta riwayat penyakit.

“Setelah melewati beberapa tahapan pemeriksaan dan dinyatakan lolos maka akan dilakukan penyuntikan vaksin. Lalu dilanjutkan observasi untuk melihat ada tidaknya keluhan setelah divaksinasi. Kalau tidak ada keluhan akan diberikan kartu vaksin dan bisa pulang,” ujarnya.

“Kami harap kepada anak didik SMAN 1 Karangan meski sudah divaksin, untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas,” pungkas Dandim.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Kodim 0806/Trenggalek Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 Bagi KBT dan Anak-Anak Usia 12 Tahun Atas

By On Kamis, Juli 15, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0806/Trenggalek bersama Polkes Trenggalek menggelar vaksinasi Covid-19 Keluarga Besar TNI dan Anak usia 12 tahun ke atas di Makodim 0806/Trenggalek, Jl. Raya Ponorogo – Trenggalek KM. 03, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 15 Juli 2021.

Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto mengatakan, sebanyak 50 Vial atau 500 lebih dosis vaksin disediakan oleh Polkes Trenggalek untuk menggelar vaksinasi untuk KBT dan anak usia 12 tahun ke atas.

“Kami bersama Dinas Kesehatan Trenggalek berkolaborasi untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi ini. Besar harapan kami para KBT dan anak bisa mengikuti vaksinsi ini dengan baik dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes),” kata Dandim.

“Kegiatan vaksinasi ini diharapkan dapat membantu dan mempercepat program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di lingkungan Keluarga Besar jajaran Kodim 0806/Trenggalek,” tutupnya.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Babinsa Koramil 0806/13 Dongko Tracer ke Warga yang Terkonfir Positif Covid-19

By On Jumat, Juli 09, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Babinsa Koramil 0806/13 Dongko jajaran Kodim 0806/Trenggalek Serka Dirwono bersama Petugas Satgas Covid-19 melaksanakan tracer ke warga yang melaksanakan isolasi mandiri yang terdapat di RT 38/09 Desa Kasihan, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 08 Juli 2021.

Serka Dirwono mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tugas dan kewajiban anggota TNI selaku Babinsa melaksanakan kegiatan tracer bersama Tim Satgas Covid-19 terhadap warga di wilayah Desa Kasihan yang positif Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Dirwono juga memberi imbauan agar selalu terapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M, yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Serka Dirwono juga mengatakan, dirinya akan berperan maksimal dalam PPKM Darurat di wilayah desa binaannya. 

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas siap terjun dan membantu pemerintah desa para tracer-tracer yang harus tahu sampai di tingkat RT dengan pemberlakuannya PPKM Darurat,” tegasnya.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Dandim Trenggalek Bersama Forkopimda Gelar Operasi PPKM Darurat di Malam Hari

By On Selasa, Juli 06, 2021


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Upaya dalam menekan dan pengendalian penularan Covid-19, Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto bersama Forkopimda Trenggalek melaksanakan kegiatan operasi massa PPKM Darurat malam hari dengan memakai sepeda di wilayah Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Senin malam, 05 Juli 2021.

Hasil pemantauan awak media, pelaksanaan operasi rombongan Forkopimda ini dilakukan dengan mengunjungi sejumlah cafe, warung, dan rumah makan di wilayah Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Karangan yang masih buka lebih dari jam yang ditentukan.

Dandim Trenggalek menyampaikan, dalam PPKM Darurat di wilayah Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Karangan masih didapati warga masyarakat yang tidak mengikuti ketentuan Pemerintah, yaitu masih berjualan melewati batas waktu yang telah ditentukan.

“Selama pemberlakuan PPKM Darurat, aktivitas masyarakat dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Supermarket atau swalayan diijinkan buka dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Untuk cafe, rumah makan, atau warung-warung, hanya boleh melayani, ‘take away’ atau dibawa pulang,” paparnya.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi PPKM Darurat malam hari di wilayah tersebut untuk menekan penyebaran, agar tidak bertambah orang yang terpapar Covid-19. Untuk itu, Dandim bersama Forkopimda Trenggalek terus melakukan operasi PPKM Darurat siang dan malam.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Percepat Pemulihan Covid-19, Kodim 0806/Trenggalek Gelar Vaksinasi Massal

By On Rabu, Juni 30, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Dalam rangka percepatan pemulihan Covid-19 serta serbuan vaksinasi massal, Kodim 0806/Trenggalek menggelar program kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi warga masyarakat Trenggalek.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto terjun langsung ke lapangan untuk melihat langsung kegiatan serbuan vaksinasi kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Trenggalek dari usia 18 tahun sampai dengan usia 59 tahun, yang berlokasi di dua tempat, yaitu Polkes Trenggalek dan Pasar Basah Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Selasa, 29 Juni 2021.

Dandim mengatakan, pihaknya telah mengerahkan seluruh Babinsa jajaran Kodim 0806/Trenggalek untuk berkolaborasi bersama Bhabinkamtibmas dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan. Bagi masyarakat yang belum tervaksin diarahkan untuk mendaftar untuk mendapatkan vaksin.

Lebih lanjut Dandim mengungkapkan, penyebaran Covid-19 saat ini masih menjadi ancaman. Untuk itu dibutuhkan kesadaran diri untuk saling menjaga agar upaya pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19 dapat berjalan dengan baik.

“Lindungi diri kita, keluarga kita dan orang-orang di sekitar kita dari penyebaran Covid-19 dengan menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes). Kita sudah membantu upaya pemerintah dalam menekan angka penularan Covid-19. Jadilah duta kesehatan bagi diri kita sendiri, keluarga kita dan orang di sekeliling kita,” tandas Dandim.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Dandim 0806/ Trenggalek Bersama Forkopimda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

By On Jumat, Juni 25, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto bersama Forkopimda Trenggalek memantau langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal bagi pelayan publik, lansia, dan masyarakat, di Pasar Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 24 Juni 2021.

Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kali ini dilaksanakan secara massal dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-75. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga titik, yaitu di Pasar Pon, Pasar Bendorejo dan Watulimo, dengan sasaran diprioritaskan kepada pelayan publik, lansia, maupun masyarakat lainnya yang masuk usia rentan terpapar Covid-19.

Menurutnya, vaksinasi massal tersebut merupakan bukti keseriusan Forkopimda Trenggalek dalam meminimalisir lonjakan angka kasus positif Covid-19 di wilayah Trenggalek.

“Diharapkan seluruh warga masyarakat Trenggalek tidak takut untuk divaksin, karena vaksin ini halal dan aman,” tegasnya.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang telah divaksinasi, maka akan semakin menguatkan wilayah Trenggalek, dimana akan terbentuk herd imunity, yang mampu membendung penyebaran Covid-19 di wilayah Trenggalek,” tutup Dandim.


Sumber: Penrem 081/DSJ

Sambil Gowes, Dandim 0806/Trenggalek Bagikan Santunan ke Warga Kurang Mampu

By On Sabtu, Juni 12, 2021

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto bersama komunitas sepeda Nggalek Cyling Club (NCC) melaksanakan kegiatan aksi Gowes sambil membagikan santunan ke warga kurang mampu, Jumat, 11 Juni 2021.

Gowes Dandim bersama NCC hari ini mengambil rute star dari halaman Kodim 0806/Trenggalek menuju ke wilayah Kecamatan Durenan dan kembali ke Makodim. Selain berolahraga kegiatan gowes juga dirangkaikan dengan kegiatan berbagi kepada sesama.

Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian santunan dilakukan sepanjang perjalanan bersepeda. Ketika menemui kaum duafa yang pantas mendapat santunan, rombongan gowes berhenti untuk berbagi.

“Melalui olahraga bersepeda, kami ingin mengajak masyarakat selalu menjaga kesehatan, apalagi di masa pandemi Covid-19. Alhamdulillah di sela-sela gowes bersama kami sempatkan untuk berbagi santunan,” ucap Dandim.

Dandim juga berharap, aksi yang dilakukan bisa turut menekan penyebaran Covid-19, terutama di Trenggalek. Selain membagikan santunan, Dandim juga menyampaikan imbauan kepada warga masyarakat agar selalu disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).


Sumber: Penrem 081/DSJ