![]() |
| Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) saat menyerahkan usulan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo di Simeulue Barat, Simeulue, Aceh, kepada Menhub Dudy Purwagandhi. |
JAKARTA, KabarViral79.Com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan Daud (HRD) menyerahkan usulan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo di Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Aceh, kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.
Usulan tersebut disampaikan HRD di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 17 Juni 2026, sebagai bagian dari pembahasan program dan anggaran Tahun 2027.
Menurut HRD, usulan pembangunan pelabuhan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue yang diterimanya saat kunjungan kerja ke daerah tersebut pada 22 April 2026 lalu.
"Kami memohon dukungan anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo agar dapat dimasukkan ke dalam program prioritas Kementerian Perhubungan pada Tahun Anggaran 2027," kata HRD.
Ia menjelaskan, pembangunan pelabuhan tersebut dinilai mendesak untuk meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan, memperkuat aksesibilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah terluar dan tertinggal.
Kabupaten Simeulue selama ini sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Sebagian besar aktivitas pelayaran masih terpusat di Pelabuhan Sinabang, sehingga warga di kawasan Sibigo dan sekitarnya harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh dengan biaya yang relatif tinggi sebelum dapat mengakses layanan transportasi laut.
Ketua DPW PKB Aceh itu menilai, keterbatasan infrastruktur pelabuhan menjadi salah satu kendala utama dalam percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah kepulauan.
"Pembangunan Dermaga Penyeberangan Penumpang Sibigo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi pelayanan publik maupun penguatan ekonomi daerah," ujarnya.
Keberadaan pelabuhan tersebut diyakini dapat memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat menuju titik keberangkatan kapal, meningkatkan efisiensi biaya perjalanan dan logistik, serta memperlancar mobilitas orang dan barang.
Selain itu, pelabuhan baru tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, memperkuat sektor perikanan, perdagangan, jasa transportasi, dan pariwisata, serta mempercepat distribusi hasil produksi masyarakat ke berbagai daerah pemasaran.
HRD menyebutkan, dari sisi kesiapan, sejumlah dokumen pendukung pembangunan telah tersedia, mulai dari studi kelayakan, Survey Investigasi dan Desain (SID), Detail Engineering Design (DED), dokumen lingkungan, hingga persyaratan teknis lainnya.
Sementara untuk aspek lahan, Pemkab Simeulue saat ini sedang menyelesaikan proses sertifikasi lahan melalui Badan Pertanahan setempat.
Dengan kesiapan tersebut, HRD menilai pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo sudah layak untuk segera direalisasikan apabila mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan.
Ia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap usulan tersebut karena dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas antar pulau, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi kesenjangan pembangunan wilayah, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat Simeulue. (Joniful Bahri)
