-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sebanyak 134 Siswa SPMB SMKN 2 Kota Serang Diduga Gunakan Jalur Ghaib

By On Senin, Juli 20, 2026

  



SERANG - Dari total kuota tujuh jurusan di SMKN 2 Kota Serang dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, 134 siswa diantaranya diduga kuat masuk dan diterima sekolah melalui jalur ghaib, atau tak kasat mata. Sebab jumlah tersebut tidak tercatat dalam sistem SPMB Provinsi Banten.


Adapun jurusan yang tersedia di SMKN 2 Kota Serang berdasarkan sistem SPMB, yakni Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Pemesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Gambar Mesin, dengan total kuota yakni 790 siswa. Namun, hanya terisi sebanyak 656 siswa, sehingga terjadi kekurangan kuota sekitar 134 siswa. 


Salah seorang Walimurid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika melihat data dari SPMB, seharusnya masih ada kekurangan kuota untuk siswa baru. Namun, ketika ia mendatangi pihak sekolah untuk mencoba mendaftar anaknya di SMKN 2 Kota Serang, dinyatakan telah terisi penuh.


"Iya saya lihat banyak orang tua siswa yang daftar offline. Tapi begitu saya datang pihak sekolah bilangnya sudah penuh," ujarnya. 


Terpisah, salah seorang aktivis di Banten, Iqbal mengatakan, jika benar pihak sekolah menyediakan pendaftaran offline untuk mengisi kekurangan kuota dari hasil seleksi SPMB, maka kategori dalam penerimaan seperti apa. 


"Ini kan sisanya masih banyak, kalau sudah penuh dalam hitungan hari, itu kriteria yang diterima jalur offline seperti apa," katanya. 


Untuk itu, Iqbal meminta agar pihak SMKN2 Kota Serang dapat transparan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten telah membuat SPMB menjadi lebih baik dan transparan. 


"Jangan sampai upaya transparansi yang dibangun Pemprov Banten menjadi rusak karena ulah SMKN2 Kota Serang. Jadi harus ada penjelasan, jika tidak, ada apa dengan sekolah ini," katanya.


Menurut Iqbal, berdasarkan data SPMB, jumlah tersebut berasal dari dua jurusan yakni, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kuota murid 144 siswa, yg diterima hanya 62 siswa, sehingga kekurangan kuota sebanyak 82 siswa. 


"Kemudian jurusan Teknik gambar mesin. Kuota sebanyak 72 siswa, yg diterima hanya 20 siswa, sehingga kekurangan kuota sebanyak 52 siswa. 

Jadi, dari total dua jurusan terjadi kekurangan kuota sebanyak 134 siswa," ungkapnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »