-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Teungku Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Seulawah RI-001, Wafat di Usia Lebih dari 100 Tahun

By On Selasa, April 07, 2026

Teungku Nyak Sandang. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Tokoh pejuang asal Aceh, Teungku Nyak Sandang, yang dikenal sebagai salah satu penyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI), Seulawah RI-001, meninggal dunia pada Selasa, 07 April 2026  sekitar pukul 12.00 WIB. 

Almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Kabar duka tersebut disampaikan oleh cucunya, Ataillah. 

“Kakek meninggal sekitar pukul 12.00 WIB di rumah,” ujar Ataillah kepada wartawan. 

Menurut keluarga, Teungku Nyak Sandang wafat dalam usia lebih dari 100 tahun. 

Semasa hidupnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena faktor usia dan sempat beberapa kali menjalani perawatan medis. 

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Saat ini, pihak keluarga tengah melaksanakan proses fardhu kifayah. 

Teungku Nyak Sandang dikenal luas sebagai sosok yang berjasa dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam penggalangan dana pembelian pesawat Seulawah RI-001 pada awal masa kemerdekaan. 

Ia menyumbangkan satu petak sawah senilai Rp 100 pada tahun 1950 untuk membantu pembelian pesawat tersebut, yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya industri penerbangan nasional. 

Selain itu, Nyak Sandang juga terlibat langsung dalam perjuangan melawan penjajah sebagai pasukan pengintai. 

Ia bertugas memantau pergerakan musuh, termasuk melaporkan keberadaan kapal Belanda kepada pasukan yang bertahan di kawasan Puncak Gureutee, Aceh Jaya. 

Atas jasa-jasanya, almarhum pernah dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 25 Agustus 2025. 

Kepergian Teungku Nyak Sandang meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Aceh. Sosoknya dikenang sebagai pribadi sederhana dengan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. 

“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. (Joniful Bahri)

Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Aceh

By On Rabu, April 01, 2026

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Hotel Hermes Palace dan turut didampingi Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, serta Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. 

Tiga ulama yang menerima secara simbolis, yakni Tgk H Syech Hasanoel Basry (Abu Mudi), Waled Nuruzzahri (Waled Nu), dan Abiya Anwar Usman (Abiya Kuta Krueng). 

Muhaimin mengatakan, pemberian tiket umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kepada ulama yang selama ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, termasuk dalam mendukung perjuangan PKB. 

“Dukungan ulama dan santri adalah ruh perjuangan. Ini bukan sekadar hubungan politik, tetapi juga hubungan ideologis dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat,” ujar Muhaimin. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, pimpinan dayah, dan santri di Aceh yang terus membersamai perjalanan politik PKB, khususnya di bawah kepemimpinan Ruslan Daud. 

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

Sementara itu, Abiya Anwar Usman menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Muhaimin kepada ulama Aceh. 

Ia menilai kedekatan Muhaimin dengan ulama telah terjalin sejak lama. 

“Beliau tidak bisa dipisahkan dari ulama Aceh. Sejak dulu sudah dekat dengan para ulama di Aceh,” ujarnya. 

Ruslan Daud menambahkan, pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026-2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara ulama dan umara di Aceh. 

Menurutnya, kehadiran Muhaimin bersama para ulama kharismatik menjadi energi baru bagi kader PKB untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat. 

“Ini menjadi awal langkah memperkuat sinergi antara politik dan nilai-nilai keislaman dalam membangun Aceh yang lebih baik,” kata Ruslan. 

Selain pengukuhan pengurus, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang membahas program pemberdayaan masyarakat serta strategi politik PKB ke depan. (Joniful Bahri)

HRD Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemulihan Pasca Bencana Aceh

By On Senin, Maret 30, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud sampaikan apresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto, terkait percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh pada silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

Ruslan, yang juga Ketua DPW PKB Aceh itu menilai, pemerintah pusat telah bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, serta menunjukkan kepedulian langsung kepada masyarakat terdampak. 

“Kami mengapresiasi kinerja Presiden dan jajaran menteri yang dinilai sangat serius dalam menangani pemulihan pascabencana di Aceh. Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi bukti nyata perhatian pemerintah,” ujarnya. 

Ia menambahkan, intensitas kunjungan Presiden ke Aceh mencerminkan keseriusan dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. 

Bahkan, kata dia, Presiden tetap menyempatkan diri hadir di tengah pengungsi saat momentum Idul Fitri

“Presiden hadir langsung di tengah masyarakat pengungsi saat Lebaran. Ini memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir,” ujarnya. 

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait penanganan pengungsi yang belum sepenuhnya tertangani. 

Ruslan menyoroti masih adanya warga yang bertahan di tenda pengungsian di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bireuen, akibat belum tersedianya hunian sementara

“Faktanya masih ada masyarakat yang tinggal di tenda. Ini menjadi perhatian bersama agar penanganan bisa lebih optimal,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, salah satu penyebab keterlambatan penyediaan hunian sementara adalah belum optimalnya usulan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. 

“Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat perlu diperkuat, agar kebutuhan masyarakat, terutama hunian sementara, bisa segera terpenuhi,” katanya. 

Ruslan berharap, sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. (Joniful Bahri)

DPW PKB Aceh Buka Pendaftaran Calon Ketua DPC 2026-2031, HRD Ajak Kader dan Tokoh Aceh Ambil Peran

By On Sabtu, Februari 28, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) saat berpidato dan resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh, untuk masa kepengurusan 2026-2031

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - DPW PKB Aceh resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh untuk masa kepengurusan 2026-2031. Proses pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 15 Maret 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) mengajak seluruh kader potensial PKB di Aceh agar turut mengambil peran dalam memperkuat kepemimpinan partai di tingkat Kabupaten/Kota. 

Ia menegaskan, kesempatan terbuka bagi semua kader yang memiliki kapasitas dan komitmen terhadap perjuangan politik PKB. 

“DPW PKB Aceh membuka ruang seluas-luasnya bagi kader internal baik pengurus, anggota DPRK maupun anggota DPRA untuk mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPC,” ujar HRD. 

Selain kader internal, HRD juga mengundang tokoh masyarakat, profesional, akademisi, pengusaha, kalangan dayah, aktivis sosial, pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan hingga mantan birokrat untuk bergabung memperkuat PKB di tingkat daerah. 

Menurutnya, PKB adalah rumah politik yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi kemaslahatan masyarakat Aceh. 

Terkait persyaratan, HRD menegaskan, proses administrasi dibuat sederhana. Setiap calon cukup mengirimkan Curriculum Vitae (CV) ke email pkb_aceh@pkb.or.id atau menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor 0813 6010 9482 selama masa pendaftaran. 

“Format CV bebas, silakan buat selengkap dan seinformatif mungkin,” ujar HRD. 

Tahapan berikutnya, para pendaftar yang dinilai berpotensi akan dibawa ke forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret hingga 20 April 2026. 

Setelah itu, kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PKB

HRD menegaskan, keputusan akhir penetapan Ketua DPC berada sepenuhnya di tangan DPP sesuai mekanisme organisasi. 

Lebih jauh, HRD menjelaskan, PKB bukan hanya partai politik elektoral, tetapi sarana perjuangan sosial untuk menghadirkan kemanfaatan publik. 

Ia juga memberi perhatian khusus kepada generasi muda Aceh, terutama dari kalangan santri dan dayah, agar tidak menjauhi dunia politik. 

“PKB adalah perahu perjuangan. Politik adalah alat untuk menghadirkan kemaslahatan umat melalui jalur kebijakan,” tegasnya. 

Sebagai langkah penguatan kelembagaan, DPW PKB Aceh telah membentuk Tim Penataan Struktur dan Panitia Seleksi DPC PKB se-Aceh atau Tim Lima yang bertugas melakukan pemetaan, penjaringan, dan seleksi bakal calon. 

Tim ini diketuai oleh Muhammad Adam dengan anggota Salihin, Rijaluddin, Amiruddin M. Daud, dan Tgk. Zulfikar. 

DPW PKB Aceh berharap, proses ini dapat melahirkan kepemimpinan DPC yang kuat, inklusif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. (Joniful Bahri)

Polda Aceh Tangkap Pemilik Akun TikTok Terkait Dugaan Penistaan Agama di Bengkayang

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung. 

BANDA ACÈH, KabarViral79.Com Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh melalui Unit 3 Subdit Siber berhasil menangkap Dedi Saputra, pemilik akun TikTok @tersadarkan5758, atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama. Penangkapan tersebut dipimpin Kanit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh, Iptu Adam Maulana.

Dedi Saputra yang dikenal sebagai pendeta asal Aceh diamankan di wilayah Bengkayang setelah tim penyidik menindaklanjuti laporan Nomor LP/B/357/XI/2025/SPKT/POLDA ACEH yang diajukan oleh Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Aceh bersama Dinas Syariat Islam Aceh, Satpol PP dan WH Aceh, serta sejumlah organisasi masyarakat Islam.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Wahyudi melalui Kanit Siber, Iptu Adam Maulana menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah penyidik menerima laporan dari seorang mahasiswa asal Aceh Utara pada 18 November 2025 terkait unggahan bernuansa ujaran kebencian. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit 3 Siber Bertolak ke Kalimantan Barat pada 17 Februari 2026 untuk melakukan koordinasi dengan Kepolisian setempat.

Pada 18 Februari 2026, tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung.

Saat itu, Dedi sedang bepergian bersama istrinya menggunakan sepeda motor. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk pemeriksaan awal sebagai saksi.

Setelah dilakukan gelar perkara melalui konferensi video, penyidik resmi menetapkan Dedi Saputra sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian. 

Pada 19 Februari 2026, tersangka dibawa ke Aceh dan tiba di Mapolda Aceh pada 20 Februari 2026 untuk pemeriksaan lanjutan.

Penahanan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/08/II/RES.2.5/2026/Ditreskrimsus tertanggal 20 Februari 2026.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang direkam pada 19 Februari 2026, Dedi yang didampingi kuasa hukum dari LBH menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh, termasuk para ulama dan teungku.

Ia mengakui pernyataannya di akun TikTok @tersadarkan5758 telah menimbulkan kegaduhan serta berjanji menghapus seluruh konten dan tidak lagi aktif di media sosial.

Kasus ini kini ditangani penuh oleh Ditreskrimsus Polda Aceh, dan proses hukum terhadap tersangka masih terus berlanjut. (Joniful Bahri)

Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh, Satu Kader PKB Meninggal dan Ketua Fraksi PKB Bireuen Luka Serius

By On Selasa, Februari 17, 2026

Mobil MPV putih yang ditumpangi korban mengalami ringsek berat setelah menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol Sibanceh.  

BANDA ACEH, KabarViral79.Com Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) pada Senin sore, 16 Februari 2026, menimpa rombongan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Bireuen. 

Dalam insiden tersebut, seorang kader PKB, Syahrizal Putra, meninggal dunia. Sementara Ketua Fraksi PKB di DPRK Bireuen, Nanda Rizka, mengalami luka serius. 

Informasi yang diterima media menyebutkan, rombongan baru saja kembali dari kegiatan Silaturahmi dan Ta’aruf Pra-Muskerwil PKB Aceh yang digelar di Hotel Hermes Palace Banda Aceh

Dalam perjalanan pulang, mobil MPV berwarna putih yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol.

Benturan keras menyebabkan Syahrizal Putra, salah satu kader aktif PKB, meninggal dunia di tempat. Jenazah almarhum kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. 

Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar PKB, terutama di Kabupaten Bireuen. Kepergian Syahrizal Putra menjadi kehilangan besar bagi rekan dan sahabat yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi dan bersemangat dalam kegiatan organisasi. 

Kecelakaan tersebut juga terpantau langsung oleh petugas di lapangan. Minibus yang ditumpangi rombongan PKB terlihat ringsek parah pada bagian depan hingga pilar tengah, mengindikasikan benturan keras akibat dugaan tabrak belakang. 

Potongan kap mesin mobil itu bahkan terlihat masih tersangkut pada besi pengaman belakang truk box yang terlibat dalam insiden. 

Petugas jalan tol bersama Kepolisian segera melakukan evakuasi kendaraan dan penanganan korban. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi berlangsung. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan dan kronologi lengkap kejadian. (Joniful Bahri)

PKB Aceh Gelar Ta’aruf Pra-Muskerwil, HRD Fokus Perkuat Konsolidasi dan Pembangunan Kantor Baru

By On Senin, Februari 16, 2026

DPW PKB Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

Acara tersebut menjadi ajang konsolidasi awal bagi pengurus PKB Aceh Periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan H. Ruslan M. Daud (HRD). 

Ketua DPW PKB Aceh yang juga Anggota DPR RI Komisi V itu menginisiasi langsung kegiatan tersebut sebagai langkah memperkuat soliditas internal, sekaligus mempersiapkan agenda pengukuhan kepengurusan dan arah politik PKB Aceh ke depan. 

Ketua panitia, Tgk. Mujlisal, dalam laporannya menyampaikan, undangan kegiatan meliputi seluruh unsur kepengurusan, mulai dari Mustasyar, Syuro, Tanfidz, hingga kader dan anggota Fraksi PKB di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

“Ta’aruf dan silaturrahmi ini menjadi bagian dari proses konsolidasi awal menjelang agenda besar partai. Alhamdulillah hampir seluruh pengurus hadir, menunjukkan komitmen kita membangun PKB Aceh yang lebih kuat dan solid,” ujar Tgk. Mujlisal. 

Dalam sambutannya, Ruslan Daud mengapresiasi kerja panitia dan antusiasme para pengurus meski persiapan kegiatan berlangsung dalam waktu singkat. 

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKB Aceh memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Konsolidasi internal adalah fondasi utama memperkuat posisi PKB di Aceh,” kata Ruslan. 

Ia menegaskan, setelah Idul Fitri, DPW PKB Aceh akan melaksanakan pengukuhan resmi kepengurusan. Pada kesempatan yang sama, akan dibentuk panitia khusus untuk pengukuhan serta persiapan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru DPW PKB Aceh. 

“Kantor baru ini akan menjadi simbol kebangkitan organisasi kita, bukan hanya bangunan fisik tetapi representasi semangat dan komitmen kita untuk masyarakat,” ujarnya. 

Sebagai legislator yang dikenal fokus pada pembangunan dan infrastruktur, Ruslan juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran sosial PKB di seluruh Aceh. Salah satunya dengan penyediaan ambulans bagi setiap Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB

“Ambulans ini bukan hanya untuk kepentingan partai, tetapi untuk membantu masyarakat. PKB harus hadir dalam kehidupan rakyat setiap saat, bukan hanya menjelang pemilu,” tegasnya. 

Ruslan turut mengingatkan seluruh kader agar tetap dekat dengan masyarakat dan menjalankan kerja politik secara konsisten. 

“Kerja politik harus dimulai dari bawah, dari A sampai Z, dengan kerja nyata. Jangan hanya datang ke rakyat saat membutuhkan dukungan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Ruslan juga menyampaikan target politik PKB Aceh pada pemilu mendatang, yakni meraih minimal 15 kursi DPR Aceh

“Target ini bukan hal yang mustahil. Dengan soliditas dan kerja bersama, insya Allah PKB Aceh akan menjadi lebih besar dan kuat,” ujarnya. 

Ia menutup sambutan dengan menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kejayaan PKB Aceh.

“PKB adalah rumah kita bersama. Dengan kerja kolektif dan dukungan masyarakat Aceh, kita bisa menghadirkan PKB yang lebih bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya. (Joniful Bahri)