-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemulihan Jalan dan Jembatan Pasca Bencana Aceh Capai Target, Akses Nasional Kembali Fungsional

By On Sabtu, Januari 03, 2026

Aparat TNI beserta masyarakat bahu membahu dalam proses pemasangan jembatan Barley di Jamur Ujung  Bener Meriah, Aceh Tengah. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Upaya pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, target pemulihan jalan nasional yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah tercapai sesuai jadwal pada 30 Desember 2025.

Hingga Kamis, 01 Januari 2026, sebanyak 13 titik ruas jalan nasional telah kembali fungsional. Dari jumlah tersebut, dua ruas masih dilalui melalui jalur alternatif, di antaranya akses penghubung Bireuen–Bener Meriah dan Bener Meriah–Aceh Tengah yang dapat dilalui melalui Jembatan Weihni Enang-Enang dan Jembatan Jamu Ujung.

Sementara itu, ruas Genting Gerbang–Simpang Uning masih mengalami hambatan, namun masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Titi Merah. Untuk jalur Takengon–Blangkejeren, proses pemulihan masih berlangsung.

Meski demikian, konektivitas antarwilayah utama di Aceh kini kembali terhubung. Akses Banda Aceh–Medan melalui jalur timur, Banda Aceh–Nagan Raya–Medan melalui jalur barat, serta Nagan Raya–Takengon telah dapat dilalui.

Jalur Lhokseumawe–Takengon via kawasan KKA, Bireuen–Bener Meriah, dan Pidie–Takengon juga sudah fungsional meski beberapa titik jembatan masih dalam perbaikan dan dilengkapi jalur alternatif.

BNPB menilai, pulihnya jalur lintas timur, lintas tengah, lintas barat, serta jalur penghubung antarlintas akan mempercepat pemulihan sektor vital, khususnya energi, kelistrikan, dan komunikasi di wilayah terdampak seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Untuk infrastruktur jembatan, dari total 16 jembatan yang mengalami kerusakan, seluruhnya telah diselesaikan 100 persen.

Rinciannya, 12 jembatan telah fungsional di lokasi eksisting, sementara empat jembatan lainnya berfungsi melalui jalur alternatif, yakni Weihni Enang-Enang, Jamu Ujung, Titi Merah, dan Krueng Beutong.

Selain itu, dari 361 titik longsoran yang tercatat, sebanyak 360 titik atau 99,72 persen telah selesai ditangani.

Satu titik longsoran yang masih dalam pengerjaan berada di arah Jembatan Weihni Enang-Enang dan saat ini tetap dapat dilalui melalui jalur alternatif.

BNPB menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong lintas sektor. Pemerintah berharap pemulihan sektor energi dapat tercapai pada pertengahan Januari 2026 seiring semakin terbukanya akses darat.

Meski demikian, BNPB tetap mewaspadai potensi gangguan akibat faktor cuaca. Daya tampung saluran air utama sungai dan drainase primer belum sepenuhnya pulih, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi berpotensi menyebabkan luapan air yang dapat mengganggu hasil perbaikan infrastruktur.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNPB masih melaksanakan operasi modifikasi cuaca guna mendukung percepatan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan. (Joniful Bahri)

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »