-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sekcam Dwi Chandra Budiman: Gagas Inovasi "Pedes Dikit" di Kelapa Dua untuk Pelayanan Adminduk

By On Sabtu, Januari 03, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat, Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi).

Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui, Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang.

Wilayah ini terdiri dari lima Kelurahan dan satu Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat mengatakan, dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting.

Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

"Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, karena aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung," tuturnya, Selasa, 30 Desember 2025.

Menurutnya, inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat.

Dia berharap, nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman sebagai penggagas atau inisiator menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang," ujarnya.

Ia menambahkan, soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua," tambahnya.

Salah satu warga Kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Reno)

Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Motif Pembunuhan di Jambe

By On Sabtu, Januari 03, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam waktu relatif singkat, personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Tigaraksa berhasil mengungkap misteri penemuan mayat pria berinisial AA (19) di pinggir jalan di Desa Jantungeun, Desa Mekar Sari, Kecamatan Jambe, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Polisi menangkap seorang pria berinisial AM (23), warga Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe, selang dua hari setelah penemuan mayat, Senin, 29 Desember 2025.

"Tersangka nekat melakukan aksi itu karena sakit hati ditagih utang Rp 1,4 juta oleh korban," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, saat konferensi pers, Jumat, 02 Januari 2026.

Indra Waspada mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka, korban juga mengancam akan melapor ke polisi apabila utang tidak dibayar. Karena hal itu tersangka kemudian gelap mata dan diduga merencanakan aksi pembunuhan itu. 

Indra Waspada juga menjelaskan, awalnya tersangka berpura-pura mengajak korban ke rumah kerabat untuk mengambil uang. Keduanya berangkat menggunakan motor dengan posisi, korban yang mengendarai. Sedangkan tersangka dibonceng. 

Saat berada di lokasi penemuan mayat, tersangka meminta korban berhenti dengan alasan hendak buang air kecil. Tersangka juga meminta agar korban mematikan motor. 

"Saat korban lengah, tersangka menyerang korban dengan pisau yang telah disiapkan hingga korban akhirnya meninggal dunia," ujar Indra Waspada. 

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka berupaya menyembunyikan jasad korban di semak rerumputan. Tersangka juga sempat memotong rumput dan ranting-ranting untuk menutupi jasad korban. 

Setelah itu, tersangka mengambil barang-barang milik korban yakni dua unit ponsel, uang tunai Rp 3,4 juta, dan sepeda motor. Kemudian, tersangka meninggalkan lokasi tersebut.

Tersangka juga berusaha menghilangkan barang bukti. Motor korban dibuang tersangka dengan cara diceburkan ke danau yang berada di kawasan Puspemkab Tangerang.

Setelah itu, tersangka kembali ke rumahnya untuk mengemas pakaian. Kepada keluarga, tersangka pamit selama sebulan dengan alasan hendak menuntut ilmu agama.

"Tersangka kemudian bergerak ke daerah Serang. Di sana tersangka mengontrak tempat tinggal dengan membayar menggunakan uang korban," kata Indra Waspada.

Tersangka juga membuang salah satu ponsel korban ke aliran sungai di daerah Serang.

Sementara ponsel korban satunya, dijual tersangka ke salah satu konter di daerah Serang.

Penjaga konter seorang pria berinisial I (23) juga diamankan dengan tuduhan menjadi penadah.

Tak selang lama, tersangka dihubungi keluarganya yang memberi informasi bahwa ada beberapa petugas polisi yang mencari keberadaannya.

Pada komunikasi dengan keluarga itu, ibu tersangka menanyakan kejelasan apakah tersangka terlibat atau tidak.

Hal itu yang membuat tersangka memutuskan pulang menggunakan kereta api dari Stasiun Rangkasbitung turun di Stasiun Daru.

"Sesaat setelah tiba di rumahnya, kami berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan," ujar Indra Waspada.

Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup. 

Sementara terhadap terduga penadah, penyidik akan menerapkan pasal 480 KUHP, setelah proses pemeriksaan selesai. (Reno) 

Apresiasi Juara DA7 Tasya Allesia, Gubernur Andra Soni: Inspirasi Nyata Generasi Muda Banten

By On Kamis, Januari 01, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menyambangi kediaman Tasya Allesia, Juara Dangdut Academy 7 (DA7), di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 01 Januari 2026. 

TANGSEL, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyambangi kediaman Tasya Allesia, Juara Dangdut Academy 7 (DA7), di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 01 Januari 2026.

Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi khusus dan rasa bangga pemerintah daerah atas prestasi gemilang yang ditorehkan oleh putri daerah Banten.

​Pertemuan itu berlangsung hangat dan meriah. Ribuan warga setempat turut hadir memberikan sambutan antusias, menciptakan momentum kebersamaan sekaligus dukungan bagi generasi muda Banten untuk terus berprestasi.

​Sebelumnya, Tasya juga mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan.

Sejak pagi hari, ribuan warga memadati lokasi untuk menyapa langsung putri daerah yang telah mengharumkan nama Provinsi Banten di kancah nasional tersebut.

​Gubernur Andra Soni menilai, pencapaian Tasya bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi bakat, melainkan bukti nyata dari dedikasi, kedisiplinan, dan kerja keras yang konsisten.

​“Ini membuktikan bahwa putri daerah Banten mampu bersaing dan meraih prestasi tertinggi di tingkat nasional,” ujar Andra Soni.

Dia berpesan agar gelar juara ini menjadi motivasi bagi Tasya untuk melahirkan karya-karya yang lebih besar di masa depan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati di tengah sorotan publik.

​“Tasya adalah salah satu putri daerah terbaik. Teruslah berkarya, tetap rendah hati, dan jadikan prestasi ini sebagai inspirasi bagi seluruh generasi muda Banten,” tambahnya.

Andra Soni juga menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor seni dan industri kreatif.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam menyambut Tasya adalah sinyal positif bahwa talenta lokal mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.

​“Kehadiran Tasya sebagai juara DA7 tidak hanya membawa kebanggaan bagi daerah, tetapi juga menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensi diri,” tutup Andra Soni.

Pemprov Banten berharap momentum ini dapat mendorong lahirnya talenta-talenta baru yang siap membangun Banten menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing melalui jalur prestasi. (Reno) 

FC Balqi Jambe Siap Tantang FC Porseka Bantar Panjang di Semifinal Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup

By On Kamis, Januari 01, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Partai Panas kembali akan mewarnai Semifinal Pertama Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup di Lapangan Sepak Bola Kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Dua tim besar, yakni FC Balqi asal Jambe Besutan Bos Sopian Kinyih  akan ditantang rivalnya FC Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang Tigaraksa, besutan Husein Jengot Naga

Duel kedua tim ini layak disaksikan, karena kedua tim itu bakal menurunkan sejumlah pemain Tarkam terbaik dari pemain lokal  yang akan menghibur ribuan penonton, di hari pertama putaran Semifinal pada Jumat nanti. 

Pemilik Tim FC Balqi, Sopian Kinyih mengatakan, duel partai anas ini tak terelakan. 

Pasalnya, kata dia, Tim Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang merupakan salah satu tim kuat. 

"Ya mereka terbukti bisa memenangkan Laga melawan FC Gemoy Cileles yang dihuni para pemain terbaik Tarkam. Namun apa boleh buat, inilah Sepak Bola, duel-duel seperti ini tak bisa terhindarkan. Namun kami tetap optimis dan percaya pada pertandingan nanti, FC Balqi bisa memenangkan pertandingan tersebut," tuturnya.

Dua Pengamat Sepak Bola yang kerap dijumpai di setiap Turnamen Sepak Bola Tarkam, baik di wilayah Kabupaten Tangerang, Serang, Bogor dan daerah lainnya, yakni Bung Edward Faris yang juga seorang Reporter Kawakan Sepak Bola Tarkam dan H. Ayah Jono, Pengusaha Kuliner SOP IGA di Jakarta.

Mereka mengatakan, duel Panas ini akan berjalan seru. Karena keduanya sama-sama dihuni oleh para pemain Sepak Bola Tarkam terbaik, baik Lokal maupun Asing.

"Ya, kami yakin, pada pertandingan Jumat nanti akan berjalan menarik di hadapan ribuan penonton," ujarnya.

Terpisah, Ahmad Suhud selaku Direktur LSM BP2A2N yang juga merupakan warga Kecamatan Jambe menyampaikan, dirinya sangat optimis dan percaya, Tim FC Balqi besutan Bos Sopian Kinyih bisa memenangkan pertandingan di Semifinal Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup.

"Harapanya, semoga FC Balqi bisa menjadi Juara yang akan membawa nama harum wilayah Kecamatan Jambe," ucapnya. (Reno)

Jelang Akhir Tahun, Polresta Tangerang Bersama Forkopimda Gelar Istighosah dan Tablig Ustaz Adi Hidayat

By On Senin, Desember 29, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Jelang pergantian tahun dari 2025 ke tahun 2026, Polresta Tangerang bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang menggelar Istighosah dan Tablig di Masjid Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Senin, 29 Desember 2025. 

Pengajian dihadiri ribuan jemaah yang memadati tiap sudut masjid. 

Jemaah nampak antusias dan khidmat mendengarkan tausyiah yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat. Adapun tema yang diangkat pada kegiatan itu adalah "Menyulam Empati dengan Doa Untuk Korban Bencana Sumatra."

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, kegiatan itu menjadi momentum penting bagi semua untuk bermuhasabah.

"Memperkuat keimanan, serta memohon perlindungan dan keselamatan bagi bangsa dan daerah kita," kata Indra Waspada.

Dia menambahkan, pada kegiatan itu juga dipanjatkan doa untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Selain itu, juga dilaksanakan penggalangan dana yang nantinya di saluran kepada yang membutuhkan.

"Serta diisi juga dengan santunan atau pemberian bantuan kepada yatim dan saudara kita yang membutuhkan," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Indra Waspada menyampaikan, saat ini Polresta Tangerang sedang melaksanakan Operasi Lilin 2025.

Operasi itu, kata dia, adalah operasi kemanusiaan yang dilaksanakan untuk mengamankan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026. 

Dalam operasi itu, kata Indra Waspada, Polresta Tangerang bekerja sama dengan TNI serta didukung pemerintah daerah, dengan menerjunkan ratusan personel gabungan. Selain itu, juga mendirikan posko-posko terpadu yang berfungsi memberikan pengamanan dan pelayanan.

"Insya Allah, dengan doa dan dukungan semua pihak, operasi berjalan lancar sehingga daerah kita bisa tetap kondusif," ucapnya. 

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengajak semua untuk mendoakan korban bencana di Sumatera. 

Menurutnya, empati sangat diperlukan sebagai sesama manusia dan sesama anak bangsa. 

"Kita berdoa, semoga keluarga kita di sana cepat bangkit, cepat pulih," kata dia.

Terkait jelang pergantian tahun, Maesyal menyampaikan komitmen untik memperkuat tekad berbuat yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dia menegaskan, Pemkab Tangerang akan terus memperkuat sinergi dengan semua elemen untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, religius, dan sejahtera.

"Kami yakin dengan kebersamaan dan doa yang kita panjatkan, Kabupaten Tangerang akan melangkah ke tahun yang baru dengan lebih tenang, optimistis, dan lebih kuat," ujarnya. 

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tentang hikmah di balik musibah ataupun bencana. Kata dia, saat terjadi bencana, jangan langsung menyalahkan alam. Sebab, bencana alam bisa terjadi bisa saja akibat ulah manusia. (Reno)

Duel Panas FC Gemoy VS Porseka Muda Warnai 8 Besar Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup di Cibunar

By On Senin, Desember 29, 2025


BOGOR, KabarViral79.Com - Partai panas duel dua tim warnai 8 besar hari ketiga Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup, di Lapangan Sepak Bola Kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). 

Dua Tim besar FC Gemoy Besutan Kades Cileies Amanta akan ditantang rivalnya FC Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang Tigaraksa

Duel partai panas tersebut akan digelar pada hari Rabu, Senin, 29 Desember 2025.

Duel kedua tim ini layak disaksikan. Pasalnya, kedu tim itu nanti akan menurunkan sejumlah pemain Tarkam terbaik dari pemain lokal dan Alasing yang akan menghibur ribuan penonton, di Lapangan Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Tangerang, di hari ketiga putaran 8 Besar pada Rabu nanti. 

Pemilik Tim FC Gemoy, Kades Cileles Amanta menyampaikan, Duel Partai Panas ini tak terelakan yang mana Tim Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang merupakan tetangga Desa yang masih satu Kecamatan Tigaraksa, namun lagi-lagi apa boleh buat ini lah Sepak Bola, duel-duel seperti tak bisa terhindarkan dalam suatu kompetisi Sepak Bola. 

"Namun kami optimis dan percaya pada pertandingan hari Rabu nanti, FC Gemoy bisa memenangkan pertandingan nanti," ujarnya. 

Dua Pengamat Sepak Bola yang kerap dijumpai di setiap Turnamen Sepak Bola Tarkam, baik di Wilayah Kabupaten Tangerang, Serang, Bogor dan daerah lainya, yakni Bung Edward Faris yang juga seorang Reporter Kawakan Sepak Bola Tarkam dan H. Ayah Jono, seorang Pengusaha Kuliner SOP IGA di Jakarta

Mereka mengatakan, duel panas ini tak terelakan, karena keduanya sama-sama dihuni oleh para pemain Sepak Bola Tarkam terbaik, baik lokal maupun asing. 

Mereka pun sepakat, pada pertandingan Rabu nanti akan berjalan menarik di hadapan ribuan penonton, di lapangan Sepak Bola Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. (Reno)

Wabup Intan Dorong Fatayat NU Jadi Teladan, Berdaya dan Berdampak bagi Pembangunan

By On Senin, Desember 29, 2025

Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat menghadiri pengajian Muslimat Fatayat PAR NU Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu, 28 Desember 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial. 

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR NU Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu, 28 Desember 2025.

"Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya Ibu-ibu Muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan.

Menurutnya, peran Ibu dan Perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing. 

"Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum Ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," jelasnya.

Intan menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat.

Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.

"Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing," tuturnya. (Reno)