-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Miris! Abah Jaya, Warga Caringin Cisoka ini Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Butuh Perhatian Pemkab Tangerang

By On Rabu, Februari 04, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Abah Jaya, warga Kp Saga RT 004/003, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, kondisi kehidupannya sungguh memprihatinkan.

Pria paruh baya yang bekerja sebagai tukang urut dan Istrinya, Suarsih ikut membantu ekonomi bekerja sebagai kuli nyuci di rumah tetangga,l ini membutuhkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan, khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang

"Abah paling mijit orang tidak dipatok. Dikasih syukur, gak dikasih gak apa-apa. Abah asli orang sini, kepemilikan tanah yang Abah tempati suratnya girik, giriknya jadi satu lurah juga sudah tau tanah ini depannya kuburan," ujar Abah Jaya kepada awak media, Rabu, 04 Februari 2026.

Abah Jaya mengaku, dari pihak pemerintah belum ada yang mengunjunginya. 

"Abah pengen, gimana caranya rumah Abah jangan acak-acakan begini, pengen tentram. Emang tinggal gubuk ini Abah juga khawatir. Takutnya tembok bilyard ini rubuh lagi. Pengen Abah rumah dibenerin, kalo tidur di rumah ngeri takut rubuh," ucapnya. (Reno)

Bupati Maesyal Rasyid Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Sekolah Gratis dan Pemerataan Mutu Pendidikan

By On Rabu, Februari 04, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menuntaskan program SD dan SMP swasta gratis dan pemerataan pendidikan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri kegiatan Silaturahmi, Konsolidasi, dan Kolaborasi Pengurus Yayasan Penyelenggara Pendidikan Swasta se-Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Tangerang di Balai Islamic Village, Kelapa Dua, Rabu, 04 Februari 2026.

“Program sekolah gratis ini kita jalankan bertahap. Setelah SD dan SMP swasta umum, insyaAllah Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah juga menjadi sasaran. Ini butuh proses, tapi komitmen kita jelas,” tegas Bupati Maesyal Rasyid. 

Bupati Maesyal Rasyid juga menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung pendidikan swasta sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. 

"Program sekolah gratis secara bertahap bagi siswa SD dan SMP swasta umum, yang ke depan juga akan menyasar Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap penyelenggara pendidikan swasta," ujarnya. 

Dia juga menyebut, Kabupaten Tangerang telah lebih dulu menjalankan kebijakan yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pemerataan akses pendidikan melalui APBD yang alokasinya mencapai sekitar 25 persen. 

“Walaupun ada efisiensi anggaran dari pusat, kami tidak bergeming soal pendidikan. Tahun 2027 akan kita naikkan lagi anggarannya,” ujarnya. 

Selain sekolah gratis, Pemkab Tangerang juga menjalankan program beasiswa pendidikan bagi siswa kurang mampu yang berprestasi.

Pada tahun 2025, sebanyak 235 anak telah menerima beasiswa hingga jenjang S1, dengan tujuan pendidikan di dalam dan luar negeri, seperti Al-Azhar Kairo, Swiss German University, IPB, Untirta, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Anak-anak yang tadinya tidak punya harapan, hari ini mimpinya bisa terwujud. Ini yang membuat kita yakin bahwa investasi terbaik adalah pendidikan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, pemerintah daerah terus menguatkan komitmennya untuk memberikan perhatian dan dukungan yang sama antara sekolah negeri dan swasta, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Kita tidak ingin masyarakat hanya berebut sekolah negeri. Sekolah swasta harus punya kualitas yang sama dan juga gratis, sehingga mutu pendidikan kita merata,” tuturnya.

Dia berharap, melalui kolaborasi dengan BMPS tidak ada lagi anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah, sehingga kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan rata-rata lama sekolah masyarakat dapat mencapai 12 hingga 13 tahun.

“Doakan kami semua sehat, agar bisa terus menuntaskan komitmen ini. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Itu tujuan besar kita bersama,” pungkasnya. (Reno) 

Sekdes Cikande Ahmad Badrudin Bersama Babinsa dan RT Bagikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

By On Jumat, Januari 23, 2026


TANGERANG, KabarViral79.ComSekretaris Desa (Sekdes) Cikande Ahmad Badrudin, SH bersama Babinsa dan Ketua RT setempat menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di wilayah Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, tepatnya di Kampung Parung Ceri, Jum'at, 23 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah desa bersama unsur kewilayahan terhadap warga yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.

Bantuan disalurkan langsung ke lokasi banjir guna memastikan kebutuhan makanan warga dapat terpenuhi.

Sekdes Cikande menyampaikan bahwa pembagian nasi bungkus ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang menghadapi musibah.

“Kami berupaya hadir langsung di tengah warga sebagai bentuk perhatian dan solidaritas. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu,” ujarnya.

Babinsa Desa Cikande turut membantu proses pendistribusian agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Ketua RT setempat juga berperan aktif dalam mendata warga terdampak serta mengoordinasikan penyaluran bantuan di lapangan.

Pemerintah Desa Cikande terus memantau kondisi banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan selanjutnya, serta mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem. (*/red)

Perkuat Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan serta Implementasi KUHP Baru, Kanwil Ditjenpas Banten Bersinergi dengan Pemkot Tangerang Teken Nota Kesepakatan

By On Jumat, Januari 23, 2026

 


Tangerang, KabarViral79.ComKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tangerang, Kamis (22/1/2026).

Nota Kesepakatan ini mencakup sinergitas pembimbingan kemasyarakatan, reintegrasi sosial, serta pembimbingan kemandirian klien pemasyarakatan di wilayah Banten, khususnya di Kota Tangerang. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan bukti nyata kesiapan dan kesigapan Kanwil Ditjenpas Banten dalam implementasi KUHP baru.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten menegaskan bahwa Nota Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks.

“Pemasyarakatan tidak dapat dijalankan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor agar pembimbingan kemasyarakatan dan reintegrasi sosial dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan, pembimbingan, serta kemandirian klien pemasyarakatan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, klien pemasyarakatan tidak hanya dibimbing secara hukum, tetapi juga dipersiapkan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung proses reintegrasi sosial.

“Keberhasilan pemasyarakatan adalah tanggung jawab bersama. Kita perlu menghapus stigma negatif dan membuka ruang bagi setiap individu untuk memperbaiki diri serta kembali berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Nota Kesepakatan ini, diharapkan sinergi antara Kanwil Ditjenpas Banten dan Pemerintah Kota Tangerang dapat terus ditingkatkan serta memberikan dampak nyata bagi klien pemasyarakatan. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.

Hadiri Musrenbang, Ketua APDESI Kecamatan Solear Usulkan Pembangunan Sekolah SMA/SMK dan Puskesmas Rawat Inap

By On Rabu, Januari 21, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kepala Desa (Kades) Cikuya yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear, Ade Sapei menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Solear Tahun Anggaran 2027, di Gedung Serba Guna (GSG ) Kantor Pemerintah Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 21 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Ade Sapei mengusulkan adanya Pembangunan sekolah baru untuk SMA ataupun SMK.

"Ya, di kita baru satu sekolah, yaitu SMAN 27. Sedangkan untuk SMPN, baru ada tujuh sekolah yang tersebar di beberapa Desa. ini sangat jauh sekali dengan apa yang diharapakan untuk masuk ke sekolah tingkat SMAN," ucapnya.


Menurut Ade Sapei, setiap tahun ajaran baru, untuk tingkat SMAN selalu ada masalah, dan banyak sekali anak-anak yang ingin bersekolah di SMAN 27.

Oleh karena itu, dia menyampaikan hal itu sebagai masukan kepada para Anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi.

Dia juga menyampaikan usulkan agar dibangun Puskesmas Rawat Inap di wilayah Kecamatan Solear. 

"Semoga usulan ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk diwujudkan," pungkasnya. (Reno

Resmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah, Gubernur Andra Soni: Masjid Pilar Utama Peradaban Islam

By On Sabtu, Januari 17, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni meresmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah sekaligus menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Kamis malam, 14 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan titik awal dan pilar utama pembangunan peradaban Islam.

​"Alhamdulillah, saya dan Pak Maesyal (Bupati Tangerang) selalu mendapatkan bimbingan dari Abah Entoh. Kehadiran Masjid ini diharapkan menjadi pusat penguatan keimanan dan persatuan umat," ujar Andra Soni.

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memohon doa restu dan bimbingan dari para ulama agar senantiasa diberikan kekuatan dan amanah dalam memimpin Provinsi Banten.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang hadir dan mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga ukhuwah islamiah, persatuan, dan kondusivitas daerah.

​Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Ponpes Al-Istiqlaliyyah yang secara konsisten melibatkan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan kasepuhan.

Ia mendoakan Pengasuh Ponpes, KH Totoh Tohari Romli, agar senantiasa diberikan kesehatan dalam membimbing umat.

​Mercusuar Nilai Keimanan

​Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian Masjid Al-Istiqlaliyyah sebagai Masjid kasepuhan di Tangerang Raya merupakan momentum strategis.

Hal ini menjadi pengingat pentingnya membangun peradaban yang berlandaskan iman dan akhlak mulia.

​"Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari Masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat," tutur Maesyal.

​Bupati berharap keberadaan Masjid Al-Istiqlaliyyah dapat memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang.

"Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan Kabupaten Tangerang senantiasa diberkahi Allah SWT.," tambahnya.

​Pesan Abah Sepuh dan Apresiasi Budaya

​Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH Totoh Tohari Romli atau yang akrab disapa Abah Entoh, mengenang pesan mendalam dari Abah Sepuh (Alm. KH. Uci Turtusi).

Ia mengisahkan bahwa Abah Sepuh pernah memprediksi Masjid tersebut akan berkembang layaknya Masjid-masjid besar bersejarah di Banten dan menjadi tempat berkumpulnya para pemimpin.

​"Kelak nanti, Masjid ini akan ada menara seperti menara Banten. Dulu, Abah Sepuh mengatakan, di Masjid inilah akan hadir para Raja-raja," ungkap Abah Entoh mengenang visi pendahulu.

​Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menerima penganugerahan kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta persatuan bangsa.

​Sebagai tanda kasih, Gubernur juga menerima cinderamata berupa miniatur Masjid dan tasbih hitam asal Mesir dari KH Totoh Tohari Romli.

​Acara ini turut dihadiri oleh para Raja dan Sultan yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Santri, serta ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Tangerang Raya. (*/red)

Bupati Tangerang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pakuhaji

By On Jumat, Januari 16, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Pakuhaji, Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pakuhaji, menyerahkan bantuan logistik dan meninjau langsung sejumlah titik banjir.

“Hari ini kami hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir mendapatkan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang terdampak musibah banjir. Kami juga melihat kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi akar permasalahan penyebab terjadinya banjir di wilayah tersebut,” ujar Bupati Measyal Rasyid.

Pihaknya memastikan kondisi kesehatan warga terdampak, khususnya warga yang sakit mendapatkan pelayanan dan penanganan yang optimal.


Untuk itu, dia menginstruksikan Puskesmas setempat untuk melakukan jemput bola dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami minta Puskesmas aktif melakukan jemput bola, terutama bagi warga yang sakit dan tidak bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan. Jangan sampai ada warga yang terlambat mendapatkan pelayanan medis,” tegasnya.

Bupati Tangerang juga menginstruksikan agar lokasi-lokasi dapur umum terus ditambah guna memastikan kebutuhan makanan warga terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik.

“Saya minta dapur umum ditambah agar kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak bisa terpenuhi dengan baik, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya melakukan penanganan darurat sekaligus langkah-langkah lanjutan untuk meminimalkan risiko banjir dan memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir meliputi: beras, mi instan, sarden, air mineral, perlengkapan bayi (baby kits), pakaian anak (kidswear) dan selimut

Bantuan tersebut disalurkan ke beberapa lokasi, yakni Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji, Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga, serta Posko Polsek Pakuhaji. (Reno)