-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Satgas DPP Terumbu Banten Nyatakan Perang terhadap Premanisme Oknum Mata Elang di Jalanan

By On Kamis, Desember 18, 2025

 


BANTEN, KabarViral79.Com – Aksi oknum mata elang (matel) yang menarik kendaraan secara paksa di jalan raya semakin meresahkan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Satgas DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten menyatakan sikap tegas menolak dan mengecam segala bentuk tindakan premanisme berkedok penagihan utang.

Satgas DPP Terumbu Banten menilai, praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam rasa aman masyarakat. Banyak kasus penarikan kendaraan dilakukan secara sepihak, tanpa dokumen resmi, tanpa putusan pengadilan, bahkan disertai intimidasi.

Ketua Satgas DPP Terumbu Banten, Iman Noorhayadi, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan perbuatan pidana yang dapat dijerat dengan berbagai pasal hukum.

“Penarikan paksa di jalan oleh matel bukan prosedur hukum yang sah. Ini perampasan hak masyarakat dan kami anggap sebagai premanisme,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perbuatan tersebut melanggar KUHP, UU Jaminan Fidusia, Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019, hingga Permenkeu Nomor 130/PMK.020/2012. Seluruh regulasi tersebut secara jelas melarang eksekusi kendaraan tanpa mekanisme hukum yang benar.

Lebih jauh, Satgas DPP Terumbu Banten menyayangkan masih adanya perusahaan pembiayaan yang diduga membiarkan praktik tersebut terjadi di lapangan.

“Kami meminta pihak leasing juga bertanggung jawab. Jangan lepas tangan dan membiarkan masyarakat menjadi korban,” ujar Iman.

Sebagai bentuk komitmen, Satgas DPP Terumbu Banten menyatakan siap melakukan pendampingan hukum bagi masyarakat yang dirugikan serta akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum matel yang melanggar hukum.

Sekretaris Satgas, Solihin Permana, menambahkan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan.

“Semua warga negara punya hak yang sama di mata hukum. Jika ada kredit bermasalah, selesaikan secara hukum, bukan dengan cara-cara jalanan,” pungkasnya.

Korban Perahu Getek Terbalik di Sungai Krueng Peusangan Teridentifikasi, Warga Jangka Bireuen

By On Kamis, Desember 18, 2025

Korban hanyut dan hilang saat menumpangi getek penyeberangan di Sungai Krueng Peusangan, Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya ditemukan di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Misteri identitas korban peristiwa terbaliknya perahu getek di Sungai Krueng Peusangan, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya terungkap.

Tim Inafis Polres Bireuen berhasil mengidentifikasi jenazah yang ditemukan mengapung di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025.

Korban diketahui bernama Syarifuddin M Daud (48), seorang petani/pekebun, berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam, dan berstatus belum menikah. Identitas korban dipastikan melalui pencocokan data kependudukan dan pemeriksaan forensik oleh Tim Inafis Polres Bireuen.

Alamat korban tercatat di Dusun Muda Ali, Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Korban hanyut dan hilang saat menumpangi getek penyeberangan di Sungai Krueng Peusangan, Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya ditemukan di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025. 

Proses identifikasi dilakukan setelah jenazah dievakuasi dari Sungai Krueng Peusangan dan dibawa ke RSUD Fauziah Bireuen.

Tim Inafis melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari identifikasi ciri fisik, pencocokan data administrasi kependudukan, hingga pendataan sidik jari guna memastikan identitas korban secara akurat dan resmi.

Sebelumnya, Syarifuddin dilaporkan hilang setelah perahu getek yang ditumpanginya terbalik saat melakukan penyeberangan darurat di Kawasan Ulee Jalan, Kecamatan Peusangan Selatan, pada Selasa lalu, 16 Desember 2025.

Setelah dilakukan pencairian selama dua hari, korban dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Satpolairud, relawan, serta masyarakat setempat.

Jenazah korban ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian, diduga terseret arus Sungai Krueng Peusangan. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri proses pencarian intensif yang dilakukan sejak hari pertama.

Pihak Kepolisian menyampaikan, setelah identitas korban dipastikan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kepolisian juga telah melakukan pendataan administrasi sebagai bagian dari laporan resmi kecelakaan air tersebut. (Joniful Bahri)

Kadisdik H. Dadan Gandana Dampingi Wabup Intan Buka Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025

By On Kamis, Desember 18, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Tangerang H. Dadan Gandana mendampingi Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Kegiatan Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Kamis, 18 Desember 2025.

Dia menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan pendidikan karakter bagi para peserta didik seiring dengan derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

"Pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga pembentukan dan penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman," tegas Wabup Intan.

Selain peningkatan mutu akademik, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga menaruh perhatian besar pada penguatan pendidikan karakter, literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

"Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beretika, dan memiliki kepedulian sosial. Karena kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa kemajuan yang berkelanjutan," ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan teknologi serta dinamika sosial masyarakat.

Dia berharap acara tersebut bisa menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian serta merumuskan langkah perbaikan pembangunan pendidikan ke depan.

"Refleksi pendidikan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita melihat apa yang sudah dicapai, apa kekurangannya, dan apa kelebihan yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan di tahun berikutnya," ucapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan pendidikan.

"Tidak mungkin pendidikan maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing," ujarnya. (Reno)

Kerap Makan Korban, Warga Cisoka Murka: Tuntut Dump Truk Pengangkut Tanah Dilarang Melintas

By On Kamis, Desember 18, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Amarah warga Cisoka akhirnya memuncak. Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dump truk pengangkut tanah membuat masyarakat secara tegas menuntut agar seluruh dump truk tanah dilarang melintas di wilayah Cisoka.

Tuntutan ini mencuat setelah insiden mengerikan yang menimpa seorang wanita, yang kakinya hancur terlindas dump truk meski kendaraan tersebut dalam kondisi kosong dan kejadian terjadi di siang hari.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan dump truk di jalur Cisoka sudah berada pada titik darurat.

Warga menilai, dump truk pengangkut tanah—baik bermuatan maupun kosong—telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Mereka menuding lemahnya pengawasan dan pembiaran oleh pihak berwenang sebagai penyebab utama jalan Cisoka terus memakan korban.

"Cisoka ini bukan jalur tambang. Kami minta dump truk tanah angkat kaki dari wilayah kami. Jangan jadikan nyawa warga sebagai tumbal proyek," tegas salah satu tokoh masyarakat.

Menurut warga, aktivitas dump truk tidak hanya merenggut korban, tetapi juga merusak infrastruktur jalan, memicu kemacetan, polusi debu, serta menciptakan ketakutan bagi pengendara, khususnya perempuan dan anak-anak.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian untuk segera mengambil keputusan tegas, mulai dari pelarangan total dump truk tanah melintas di Cisoka, penetapan jalur alternatif khusus kendaraan berat, hingga penindakan keras terhadap perusahaan dan sopir yang melanggar.

"Kalau tidak sanggup mengawasi, lebih baik dilarang sekalian. Jangan tunggu ada korban jiwa," ujar warga lainnya dengan nada keras.

Hingga saat ini, warga mengaku belum melihat langkah konkret yang benar-benar melindungi keselamatan masyarakat. Mereka menegaskan akan terus menyuarakan penolakan dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi jika tuntutan ini kembali diabaikan.

Bagi warga Cisoka, pesan mereka jelas dan tanpa kompromi: dump truk pengangkut tanah tidak lagi diterima melintas di wilayah Cisoka. Nyawa warga bukan harga murah. (Reno)

Banjir, Hutan yang Hilang, dan Perjuangan Warga Buntul Takengon Menembus Lumpur Akibat Pembalakan Liar

By On Kamis, Desember 18, 2025

Warga Buntul, Aceh Tangah, berjalan puluhan kilometer menembus lumpur tebal dan suhu dingin pegunungan hanya untuk mendapatkan beras ke Lhokseumawe dan Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.Com - Mereka berjalan puluhan kilometer menembus lumpur tebal dan suhu dingin pegunungan. Setiap langkah adalah risiko, setiap perjalanan adalah ujian. 

Bukan untuk berwisata, melainkan menjual rempah-rempah, cabai, dan sayur-mayur hasil kebun seadanya ke Bireuen dan Lhokseumawe.

Dari jerih payah itu, hasil yang didapat hanya cukup untuk membeli beras dan minyak goreng—sekadar bertahan hidup pasca bencana.

Inilah potret nyata warga Buntul Takengon, Aceh Tengah, yang hingga kini masih terisolasi akibat banjir bandang yang melanda kawasan Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Bencana ini tidak datang tiba-tiba. Ia lahir dari proses panjang perusakan lingkungan yang dibiarkan berlangsung selama bertahun-tahun.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, kawasan hulu yang dahulu menjadi penyangga alami kini mengalami kerusakan parah. Aktivitas pembalakan liar disebut warga berlangsung terbuka, bahkan menggunakan alat berat. Kayu-kayu hutan ditebang tanpa kendali, lereng dibiarkan gundul, dan alur sungai kehilangan daya tampungnya.

Warga Buntul, Aceh Tangah, berjalan puluhan kilometer menembus lumpur tebal dan suhu dingin pegunungan hanya untuk mendapatkan beras ke Lhokseumawe dan Bireuen. 

Ketika hujan deras mengguyur pegunungan, air tak lagi tertahan. Lumpur, batang kayu, dan bebatuan turun serentak, menghantam permukiman dan lahan pertanian. Jalan desa terputus, akses ekonomi lumpuh, dan warga terkurung di wilayahnya sendiri.

"Dulu banjir tidak separah ini. Sekarang setiap hujan kami takut," ujar Ramadhansyah seorang warga Buntul Takengon.

Menurutnya, perubahan drastis terjadi setelah hutan di sekitar kampung mulai ditebang secara masif. Namun keluhan warga kerap tak mendapat respons berarti.

Ironisnya, di tengah penderitaan warga, penindakan terhadap praktik pembalakan liar nyaris tak terlihat. Lemahnya pengawasan dan minimnya penegakan hukum menimbulkan pertanyaan serius: siapa yang diuntungkan dari rusaknya hutan, dan mengapa warga kecil justru harus menanggung dampaknya?

Hingga kini, bantuan yang masuk lebih banyak bersifat darurat. Belum ada langkah konkret untuk memulihkan akses jalan maupun menata ulang kawasan hulu yang rusak. Warga kembali dipaksa mengandalkan tenaga dan ketahanan mereka sendiri.

Kisah warga Buntul Takengon bukan sekadar cerita bencana alam, melainkan cermin kegagalan tata kelola lingkungan. Selama pembalakan liar terus dibiarkan dan hutan hanya dipandang sebagai komoditas, banjir bandang akan terus berulang—dan warga kecil akan kembali menjadi korban paling pertama dan paling lama merasakan dampaknya. (Joniful Bahri)

Warga Apresiasi Yonzipur 16/DA Rampungkan Jembatan Bailey Teupin Mane Bireuen Sesuai Target

By On Kamis, Desember 18, 2025

Personel Yonzipur 16/DA bersama Kodim 0111/Bireuen, Yonif 113/JS, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) foto bersama usai penyelesaian jembatan. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Warga masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi kepada Personel Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 16/DA yang dengan sigap dan cepat merampungkan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Jembatan darurat tersebut kini telah dapat dilalui dan kembali menghubungkan jalur vital Bireuen–Bener Meriah pasca banjir.

Menurut sejumlah warga, proses pembangunan Jembatan Bailey di Teupin Mane berjalan efektif dan berbeda dengan pelaksanaan di lokasi lain. Kecepatan penyelesaian jembatan ini sangat membantu warga yang sebelumnya terisolasi akibat terputusnya akses transportasi.

"Kami selaku masyarakat sangat mengapresiasi kinerja personel Yonzipur 16/DA. Alhamdulillah, sejak minggu lalu jembatan ini sudah bisa dilintasi oleh warga yang sempat terjebak akibat banjir," ujar Usman Jalil, warga Bireuen.

Pembangunan Jembatan Bailey tersebut merupakan hasil sinergi antara Personel Yonzipur 16/DA bersama Kodim 0111/Bireuen, Yonif 113/JS, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Kerja sama lintas instansi ini berhasil mempercepat pemulihan akses transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Rampungnya jembatan tersebut disambut rasa senang dan haru oleh seluruh personel yang terlibat, mengingat jembatan ini menjadi akses utama bagi aktivitas warga, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, diharapkan mobilitas masyarakat Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah kembali normal serta mampu mendorong pemulihan aktivitas perekonomian masyarakat.

Kehadiran jembatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI bersama pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat pasca bencana. (Joniful Bahri)

Mantan Keuchik Karieng Peudada Bireuen Ditahan Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 549 Juta

By On Kamis, Desember 18, 2025

Kejari Bireuen menetapkan dan menahan Ir bin Suf, mantan Keuchik Gampong Karieng, Peudada, Bireuen, atas dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan APBG Tahun 2018 hingga 2022. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menetapkan dan menahan seseorang beinsial Ir bin Suf, mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Tahun Anggaran 2018 hingga 2022.

Penetapan tersangka dan penahanan tersebut dilakukan pada Kamis, 18 Desember 2025, di Kantor Kejai Bireuen.

Penahanan dilakukan setelah penyidik menemukan sedikitnya dua alat bukti yang sah serta diperkuat Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) dari Inspektorat Kabupaten Bireuen.

Kejari Bireuen menetapkan dan menahan Ir bin Suf, mantan Keuchik Gampong Karieng, Peudada, Bireuen, atas dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan APBG Tahun 2018 hingga 2022. 

Kajari Bireuen, Yarnes SH, MH  dalam keterangannya menyebutkan, berdasarkan hasil audit yang diterbitkan pada 6 November 2025, perbuatan tersangka diduga telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 549.306.935 atau lebih dari setengah miliar rupiah dalam pengelolaan APBG Gampong Karieng.

Dalam perkara ini, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang yang sama.

"Guna kepentingan penyidikan dan penuntutan, serta berdasarkan pertimbangan subjektif dan objektif sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka di Lapas Kelas II B Bireuen selama 20 hari," katanya. 

Masa penahanan terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Hingga saat ini, Kejari Bireuen menyatakan penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi tersebut. (Joniful Bahri)

Bhabinkamtibmas Desa Sindangratu Bantu Evakuasi Material Longsor di Jalan Poros Penghubung Desa Hegarmanah dan Sindangratu

By On Kamis, Desember 18, 2025

 

Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Aipda Fery Alamsyah bersama Ketua BPBD Kecamatan Panggarangan, Herdi, saat melakukan evakuasi material longsor di Kampung Karang Sewu, Desa Hegarmanah, yang menghubungkan ke Desa Sindangratu

Lebak, KabarViral79.Com – Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Polres Lebak, Aipda Fery Alamsyah, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Panggarangan melakukan pengecekan sekaligus membantu evakuasi material longsor di jalan poros penghubung dua desa di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis, (18/12/2025).

Peristiwa longsor tersebut terjadi di Kampung Karang Sewu, Desa Hegarmanah, yang merupakan akses penghubung menuju Desa Sindangratu, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Anggota Polsek Panggarangan, Aipda Fery Alamsyah, selaku Bhabinkamtibmas Desa Sindangratu, mengatakan bahwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari dua malam. Akibatnya, terdapat tiga titik longsor dalam satu arah jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Saya bersama BPBD Kecamatan Panggarangan pada hari ini melakukan pengecekan dan membantu warga dalam melakukan evakuasi material longsor di Kampung Karang Sewu, Kecamatan Panggarangan, yang juga merupakan akses jalan penghubung Desa Hegarmanah dan Desa Sindangratu,” kata Aipda Fery Alamsyah.

Fery Alamsyah juga menyampaikan bahwa terdapat tiga titik jalan poros desa yang mengalami longsor, masing-masing sepanjang 20 meter, 15 meter, dan 25 meter, yang seluruhnya berada pada satu jalur.

Selain itu, kata Aipda Fery Alamsyah, kondisi jalan rabat beton yang berada di tanjakan Judin juga mulai ambles dan mengalami retakan, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada, apalagi beberapa hari terakhir hujan terus mengguyur wilayah ini tanpa henti. Dikhawatirkan dapat terjadi longsor susulan di mana saja,” imbaunya.

(Cup)

Wagub Banten Tekankan Mitigasi Dini dan Penertiban Tambang Ilegal Demi Cegah Bencana

By On Kamis, Desember 18, 2025

 


Serang, KabarViral79.ComPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya dalam melakukan mitigasi bencana hidrometeorologi secara dini. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sebelum bencana terjadi, salah satunya melalui pelestarian lingkungan dan penertiban aktivitas pertambangan yang merusak alam.

Dalam keterangannya pada Selasa (16/12/2025), Dimyati menyebutkan bahwa bencana alam yang melanda wilayah Sumatra beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting bagi Banten. Ia menekankan perlunya kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam demi meminimalisasi risiko bencana.

“Mitigasi bencana harus dilakukan sebelum terjadi. Maka dari itu, kami bertindak tegas menertibkan aktivitas tambang ilegal yang terjadi di Lebak dan sekitarnya,” ujar Dimyati.

Menurut Dimyati, aktivitas pertambangan ilegal (PETI) tidak hanya merusak ekosistem dan mengubah aliran sungai, tetapi juga berdampak buruk pada infrastruktur daerah. Kendaraan bertonase besar yang melintas akibat aktivitas tersebut kerap merusak jalan dan menimbulkan keresahan masyarakat.

Ia mengakui bahwa Provinsi Banten memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, pemanfaatan potensi tersebut harus berorientasi pada keberlangsungan hidup masyarakat dalam jangka panjang, bukan sekadar keuntungan sesaat bagi kelompok atau perorangan.

“Kita harus hidup berdampingan dengan alam dan saling menjaga,” tegasnya.

Sebagai referensi kearifan lokal, Dimyati mencontohkan masyarakat adat Baduy yang konsisten menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, pola hidup masyarakat Baduy terbukti mampu menjaga kejernihan sungai, kesuburan tanah, dan kebersihan udara, sehingga kehidupan berjalan harmonis dan damai.

“Kita harus mencontoh hal itu (adat Baduy, red),” pungkas Dimyati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, menyampaikan langkah teknis antisipasi bencana. Ia mengumumkan bahwa Provinsi Banten telah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi selama 90 hari ke depan.

Penetapan status ini merujuk pada rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta mencakup wilayah-wilayah strategis seperti Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang. Lutfi menjelaskan, meskipun Banten masuk dalam kategori zona hijau menurut BMKG, peningkatan kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah preventif terhadap potensi banjir dan tanah longsor.

“Kalau kita sudah bersiaga, Insya Allah penanganannya juga akan lebih efektif karena kita sudah melakukan mitigasi sejak awal,” ujar Lutfi.

Mengenal Sosok Kang Diren Pandimas, Pengacara Muda Asal Sukabumi

By On Kamis, Desember 18, 2025

 


Sukabumi, KabarViral79.Com Kang Diren Pandimas merupakan pengacara muda asal Kabupaten Sukabumi yang dikenal aktif menangani berbagai perkara hukum perdata dan pidana. Ia lahir di Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, wilayah perbatasan Jawa Barat dan Banten. Diren tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai kedisiplinan dan keteraturan sejak kecil.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di SMAN 01 Cisolok, Diren melanjutkan pendidikannya ke Jakarta guna mengejar cita-cita di bidang hukum. Ia menempuh pendidikan Ilmu Hukum di Universitas Bung Karno Jakarta, University of Portman College Malaysia, serta Fakultas Hukum Universitas Syekh Yusuf Tangerang, Banten.

Sebelum berkarier penuh di dunia advokasi, Diren sempat berkiprah di sektor profesional, khususnya dunia perhotelan dan korporasi. Ia pernah menjabat sebagai General Manager Operasional Surya Group Jakarta serta General Manager Legal PT LSI Tangerang, Banten. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya mendirikan kantor hukum Diren Pandimas & Partners yang berkantor di kawasan Setiabudi, Jakarta.

Saat ini, Kang Diren aktif memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat. Ia juga tercatat menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum DPD KNPI Jawa Barat periode 2025–2028 serta Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Milenial Sukabumi. Selain itu, ia dikenal sebagai pendamping hukum masyarakat adat Kasepuhan Banten Kidul.

Sepanjang tahun 2025, Kang Diren menangani sejumlah perkara hukum, baik perdata maupun pidana. Beberapa perkara yang ditanganinya melibatkan institusi dan pejabat publik, di antaranya perkara perdata yang berkaitan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Cibadak Sukabumi, Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, KPKNL Bogor, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi, serta pemerintah desa. Ia juga terlibat dalam pendampingan hukum pada kasus pidana yang sempat menjadi perhatian publik di Sukabumi.

Dalam perkembangannya, Kang Diren juga dipercaya menjadi kuasa hukum Presiden Direktur PT Jasa Angkasa Semesta, Adji Gunawan. Selain itu, ia kerap diminta memberikan pendampingan hukum kepada sejumlah tokoh dari kalangan aparat, baik yang masih aktif maupun purnawirawan.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tersebut, Kang Diren Pandimas terus menekuni profesinya sebagai advokat, khususnya dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat.

(Red)

Penuh Kasih, Penuh Cinta Natal di Lapas Serang

By On Kamis, Desember 18, 2025

 


Serang, KabarViral79.ComLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang merayakan Natal dengan sukacita pada hari Rabu, 17 Desember 2025, pukul 10.00 WIB di Aula Lapas Serang. Acara ini dihadiri oleh warga binaan Nasrani Lapas Serang, petugas, dan tamu undangan.

Perayaan Natal ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberkahan Tuhan kepada umatnya. Acara diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh Pendeta, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan pujian dan nyanyian dari warga binaan Nasrani Lapas Serang.

Kejutan datang ketika Sinterklas tiba dan memberikan hadiah kepada seluruh hadirin. Warga binaan Nasrani Lapas Serang sangat antusias dan bergembira menerima hadiah tersebut.

“Perayaan Natal ini merupakan momen yang sangat istimewa bagi kami. Kami berterima kasih atas keberkahan Tuhan dan kesempatan untuk merayakan Natal bersama,” kata salah satu warga binaan Nasrani Lapas Serang.

Kepala Lapas Serang, Riko Stiven, juga memberikan sambutan dan mengucapkan selamat Natal kepada warga binaan Nasrani Lapas Serang. “Kami berharap perayaan Natal ini dapat membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi kita semua,” katanya.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama Sinterklas.

Update Korban Bencana Sumatera: Korban Meninggal 1.059, Pengungsi 577.600 Jiwa

By On Kamis, Desember 18, 2025

Tim Gabungan Evakuasi korban bencana. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus bertambah. Hari ini jumlah korban tewas menjadi 1.059 orang.

"Per hari ini ditemukan tambahan enam jasad. Di Aceh Utara dua jiwa dan di Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, empat jiwa. Sehingga rekapitulasi korban meninggal per hari ini berjumlah 1.059 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari kepada wartawan saat jumpa pers, Rabu, 17 Desember 2025.

Saat ini, kata dia, korban hilang di tiga provinsi berjumlah 192 orang, dan jumlah pengungsi mengalami penurunan sebanyak 28.440 jiwa dari 606.040 orang.

"Sehingga total (pengungsi) sejumlah 577.600 jiwa," ucap Abdul Muhari.

Berikut data korban jiwa di tiga Provinsi:

Aceh: 451 meninggal dunia

Sumut: 364 meninggal dunia

Sumbar: 244 meninggal dunia.

BNPB masih melakukan pencarian terhadap korban hilang.

Berikut ini data korban yang masih dilakukan pencarian:

Sumatera Utara:

- Tapanuli Tengah: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair (41 hilang)

- Tapanuli Selatan: Desa Garoga, Batang Toru (30 hilang)

- Kota Sibolga: Pancuran Gerobak, Sibolga Kota (1 hilang).

Sumatera Barat:

- Kabupaten Agam: Kecamatan Malalak dan Palembayan (55 hilang)

- Kota Padang Panjang: Aliran Sungai Batang Anai (31 hilang)

- Kabupaten Padang Pariaman: Aliran Sungai batang Anai (1 hilang)

- Kabupaten Ranah Datar: Aliran Sungai batang Anai.

Aceh:

- Kabupaten Bener Meriah (14 hilang)

- Kabupaten Aceh Utara (6 hilang)

- Kabupaten Aceh Tengah (4 hilang)

- Kabupaten Bireuen (3 hilang)

- Kabupaten Nagan Raya (3 hilang)

- Kabupaten Aceh Tamiang.


(*/red)

Polri Pecat Dua Polisi Pengeroyok Mata Elang di Kalibata, Empat Didemosi

By On Kamis, Desember 18, 2025

Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat menggelar jumpa pers pengungkapan kasus pengeroyokan mata elang di Pancoran Jakarta Selatan, Jumat, 12 Desember 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Polri telah menggelar Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap enam anggota Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri terlibat pengeroyokan terhadap debt collector atau matel di Kalibata, Jakarta Selatan.

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Erdi A Chaniago menyebutkan, keenam anggota dinyatakan melakukan pelanggaran dalam kasus itu.

Keenam pelanggar itu, di antaranya Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AMZ.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 15.45 WIB, di area parkir depan TMP Kalibata.

"Menjatuhkan sanksi berupa etika yaitu perilaku terlanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela," ujar Erdi kepada wartawan, Rabu, 17 Desember 2025.

Polri menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap dua anggota Yanma, yaiu Brigadir IAM dan Bripda AMZ. Kedua pelanggar menyatakan banding.

"Diputuskan pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH sebagai anggota Polri," ujar Edi.

Erdi menjelaskan, Bripda AMZ merupakan pemilik kendaraan NMAX hitam yang dicegat dan diberhentikan debt collector dan kemudian menginformasikan ke Brigadir IAM. Menerima informasi, Brigadir IAM lantas mengajak empat orang lain ke lokasi yang dikirim Bripda AMZ.

Sedangkan empat lainnya, yaitu Bripda BN, Bripda JLA, Bripda RGW, dan Bripda IAB, dijatuhi sanksi demosi. Keempat anggota itu berperan mengikuti ajakan senior dan turut melakukan pengeroyokan untuk menolong Bripda AMZ yang diberhentikan matel.

"Diputuskan mutasi bersifat demosi selama lima tahun," ujarnya.

Adapun sidang KKEP digelar sejak pukul 08.00 WIB tadi di Gedung Divisi Propam Mabes Polri. Sidang digelar secara tertutup dari awak media.

Kasus pengeroyokan ini bermula saat Polsek Pancoran menerima laporan pengeroyokan dari dua orang pria. Korban yang dikeroyok adalah dua debt collector atau mata elang (matel).

Saat tiba di lokasi, Polisi menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia dan satu korban lainnya meninggal saat di rumah sakit. Polisi kemudian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Hasil pengusutan Polisi itu kemudian mengungkap adanya enam terduga pelaku pengeroyokan. Para terduga pelaku diketahui merupakan anggota Polri yang berdinas di Mabes Polri.

"Ada pun keenam tersangka tersebut merupakan anggota dari satuan pelayan markas di Mabes Polri," ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 12 Desember 2025. (*/red)

Prabowo Tiba di Bandara Minangkabau, Cek Penanganan Bencana di Sumbar

By On Kamis, Desember 18, 2025

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu, 17 Desember 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu malam, 17 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana sekaligus memastikan percepatan pemulihan infrastruktur.

Diketahui sebelumnya, Prabowo menyampaikan bahwa bencana harus dihadapi dengan penuh kewaspadaan, mengingat permasalahan perubahan cuaca dan iklim.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi bencana yang sedang dihadapi harus diatasi secara bersama-sama.

"Kita berdoa saudara-saudara kita segera bisa pulih, dan kita bekerja keras untuk memulihkan keadaan sehingga rekonstruksi dan rehabilitasi bisa segera dimulai," kata Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna, Senin, 15 Desember 2025.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat serta memastikan penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana berjalan secara cepat dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 17.00 WIB.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Sumatra Barat yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*/red)

Sidang Perbuatan Melawan Hukum Kembali Digelar di PN Serang

By On Rabu, Desember 17, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Sidang Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Nomor 232/Pdt.G/2025/PN Srg, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa, 16 Desember 2025.

Kuasa Hukum Penggugat, Advokat Suganda SH MH didampingi Advokat Ir. Ari Setiadi SH menyampaikan, tergugat I, Suwarni hadir didampingi penasehat hukum. Namun baru hari ini tanggal 12 Desember 2025, melengkapi legalitas untuk bersidang.

Tergugat II hadir, namun belum sama sekali melengkapi legalitas untuk bersidang.

Tergugat III hadir, sudah melengkapi legalitas untuk bersidang.

Turut Tergugat, tidak hadir dalam persidangan.

"Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 23 Desember 2025, mendatang," ucap Suganda. (*/red)

Intan Nurul Hikmah Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang Periode 2025-2030

By On Rabu, Desember 17, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Setelah melewati persidangan dalam Musda Partai Golkar yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025, akhirnya Intan secara resmi memimpin Golkar Kabupaten Tangerang.

Intan Nurul Hikmah yang juga Wakil Bupati Tangerang tersebut secara sah menahkodai Partai Golkar Periode 2025-2030.

Rapat Pleno yang dipimpin oleh Sanusi Pane tersebut berjalan lancar, usai membacakan tata tertib (tatib), kemudian peserta rapat yang terdiri dari 29 Ketua PK Partai Gokar Kecamatan dan organisasi sayap dan organisasi pendiri menyepakati Hj. Intan Nurul Hikmah menjadi Ketua DPD I Golkar Kabupaten Tangerang dan langsung diteriaki setuju oleh seluruh peserta sidang.

Ketua sidang, Sanusi Pane mengatakan, Rapat Pleno yang dihadiri seluruh peserta Musda ke-XI, menyepakati Intan Nurul Hikmah menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, Sidang Pleno Komisi juga menerima laporan pertanggung jawaban (LPJ) Ketua DPD Golkar sebelumnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap para peserta yang telah mengikuti jalannya Sidang Pleno dengan aman dan lancar.

"Alhamdulillah proses tahapan Sidang Pleno berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.

Ketua Panitia Musda Golkar, Muhamad Amud mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Musda Golkar ke-XI, karena telah bersama-sama mensukseskan kegiatan Musda.

Dia juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Intan sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang.

"Semoga dengan terplihnya Ketua baru, Golkar semakin maju dan solid, sehingga pada Pemilu 2029 mendatang, Golkar meraih kemenangan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Kabupaten Tangerang terpilih, Intan Nurul Hikmah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh kader Golkar.

Dia berkomitmen untuk membesarkan Partai Golkar. Dia juga berharap agar Golkar bisa menambah kursi di legislatif pada Pemilu 2029 mendatang.

"Kita harus bersatu, karena tantangan pada masa yang akan datang sangatlah berat sesuai arahan dari Ketua DPD Golkar Provinsi Banten," pungkasnya. (Reno)

Dukung KDMP, APDESI Merah Putih Banten: Ekonomi di Desa akan Meningkat Pesat

By On Rabu, Desember 17, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Provinsi Banten, mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang saat ini terus dikebut oleh pemerintah pusat di setiap desa di Indonesia.

Ketua Karteker DPD APDESI Merah Putih Provinsi Banten, Rafik Rahmat Taufik mengatakan, program KDMP akan berdampak positif terhadap meningkatnya perekonomian di tingkat masyarakat desa. 

"Perekonomian masyarakat desa akan meningkat karena perputaran uang ada di level desa melalui bisnis yang dilaksanakan oleh KDMP. Dengan syarat, agar pengurus KDMP di setiap desa konsisten dalam menjalankan bisnisnya," ujar Rafik kepada wartawan, Rabu, 17 Desember 2025.

Menurut Rafik, program KDMP akan memacu motivasi para Kepala Desa untuk berfikir kreatif dan fokus dalam mensejahterakan masyarakatnya. Meski tidak menjadi tim teknis dalam menjalankan bisnis di KDMP, namun Rafik meminta agar kepala desa bersungguh-sungguh dan berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pengurus koperasi.

"Meski secara aturan sebagai pengawas, namun karena aturan sekarang sumber pendanaan KDMP dari dana desa, dan dana desa jadi jaminan, para Kades harus benar-benar fokus melakukan kontroling. Maju Kopdesnya tentunya akan maju desa dan masyarakat desanya," jelas Rafik.

Ditanya soal kendala di lapangan, Rafik mengaku bahwa persoalan lahan untuk gerai dan gudang KDMP yang saat ini menjadi kendala utama. Masih banyak desa-desa di Banten yang tidak memiliki ketersediaan lahan.

Untuk itu, dirinya meminta kepada para pihak yang ditunjuk oleh pemerintah pusat dalam menjalankan program ini, agar bisa memaksimalkan komunikasi secara berjenjang dengan pemerintahan desa, sehingga masalah keterbatasan lahan bisa teratasi.

"Beberapa desa menyampaikan ke kami (APDESI) kaitan lahan. Ada lahan di desanya tapi punya Perhutani, punya perusahaan swasta. Bahkan ada desa yang sama sekali tidak memiliki lahan yang cukup untuk KDMP. Ini tentunya harus dicari solusi bersama agar program ini segera berjalan di setiap desa," tambah Rafik.

Ditanya soal dukungan dana desa untuk program KDMP, Rafik berharap agar Presiden Prabowo mendengar aspirasi dari desa dan masyarakat desa, terutama soal ditambahnya agaran dana desa. Hal itu menurut Rafik penting, agar pembangunan yang ada di desa tetap bisa berjalan bersama-sama dengan pembangunan KDMP.

"Masih banyak infrastruktur di desa yang butuh penanganan dan sumbernya dari dana desa. Makanya harapan kami, KDMP berjalan, pembangunan infrastuktur di desa pun berjalan. Jika ini terjadi, desa akan semakin maju, perekonomian masyarakat desa akan meningkat dengan cepat," harapnya. (Cup/Red)

Disdikbud Bireuen Gelar Pelatihan Menulis Kreatif untuk Tingkatkan Minat Literasi Siswa SMP

By On Rabu, Desember 17, 2025

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda Disdikbud Bireuen, Anita Fonna, S.S., M.M membuka Pelatihan Menulis Kreatif bagi siswa, Selasa, 16 Desember 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Dalam upaya meningkatkan motivasi dan minat menulis di kalangan pelajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen menggelar Pelatihan Menulis Kreatif bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Disdikbud Bireuen ini berlangsung selama dua hari, 16–17 Desember 2025, bertempat di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda Disdikbud Bireuen, Anita Fonna, S.S., M.M., pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Anita Fonna menjelaskan, pelatihan menulis kreatif ini bertujuan meningkatkan keterampilan peserta dalam menghasilkan karya tulis yang orisinal, ekspresif, dan menarik.

Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan imajinasi, mempertajam wawasan, serta memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai teknik penulisan.

"Melalui pelatihan ini diharapkan peserta mampu mengembangkan kreativitas dan imajinasi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mengekspresikan diri secara sehat, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan bahasa," ujar Anita Fonna.

Ia menambahkan, manfaat lain dari kegiatan ini antara lain membangun kepercayaan diri dan empati dengan memahami berbagai sudut pandang, meningkatkan daya ingat dan pemahaman materi pelajaran, hingga membuka potensi pengembangan karier di masa depan.

Anita Fonna juga mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan penuh dedikasi agar hasil yang diperoleh maksimal.

Ratusan siswa jenjang SMP Bireuen mengikuti Pelatihan Menulis Kreatif bagi siswa, di Aula dinas setengah, Selasa, 16 Desember 2025. 

Ia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para narasumber, pihak sekolah, peserta, panitia, serta seluruh pihak terkait yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Panitia Pelaksana yang juga Analis Kebijakan Ahli Muda Disdikbud Bireuen, Sofyan, S.Pd melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 100 siswa SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Bireuen.

Menurut Sofyan, tujuan kegiatan ini antara lain mendorong peserta menggali potensi kreatif dan mengembangkan imajinasi sebagai dasar penciptaan ide-ide baru.

Peserta juga dibekali pemahaman kaidah penulisan yang baik dan benar, meliputi ejaan, struktur kalimat, pengembangan alur, serta karakterisasi, baik untuk karya fiksi maupun nonfiksi.

"Menulis kreatif membantu peserta menemukan dan mengorganisasikan ide-ide yang ada dalam pikiran mereka menjadi sebuah karya utuh, sekaligus melatih kemampuan mengungkapkan perasaan, pengalaman, dan gagasan secara efektif dan menarik," jelasnya.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Aceh, yakni Ibrahim Sembiring, S.S. dan Nurhaida, S.Pd. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan cerpen, ciri-ciri dan tujuan penulisan cerpen, unsur intrinsik, serta langkah-langkah menulis cerpen.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang puisi, mulai dari hakikat dan makna puisi, aspek lahiriah dan batiniah, hingga proses kreatif penulisan puisi.

"Dengan adanya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menuangkan dan mengekspresikan gagasan serta isi pikirannya melalui bahasa tulis, baik dalam bentuk jurnal pribadi, puisi, maupun cerpen," pungkas Sofyan. (Joniful Bahri)