-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

IRIS Dena dan Aksi Berbahaya Amerika di Samudera Hindia

By On Minggu, Maret 08, 2026

Kapal fregat IRIS Dena

Oleh: Jannus T Siahaan

Fajar lepas pantai Galle, Sri Lanka, pada 4 Maret 2026, seharusnya menjadi saksi bisu bagi pelayaran diplomatik yang tenang. 

Kapal fregat IRIS Dena, permata mahkota Angkatan Laut Iran kelas Moudge, sedang membelah Samudera Hindia dengan haluan menuju Teluk Persia. 

Setelah berhari-hari bersandar di India sebagai tamu kehormatan dalam latihan navigasi MILAN 2026, kapal tersebut membawa simbol kebangkitan pengaruh Teheran di perairan yang selama ini didominasi oleh New Delhi dan Washington. 

Namun, di kedalaman laut, predator bertenaga nuklir milik Angkatan Laut AS, diduga dari kelas Virginia, ternyata telah mengunci koordinatnya. 

Pukul 05:08 waktu setempat, keheningan samudera pecah. Torpedo berat Mark 48 menghantam tepat di bawah lunas (keel) IRIS Dena, menciptakan gelembung tekanan yang seketika mematahkan tulang punggung baja kapal tersebut. 

Ledakan tidak hanya menenggelamkan 2.500 ton besi ke dasar laut sedalam 3.000 meter, tetapi juga menghancurkan norma hukum laut yang telah bertahan sejak Perang Dunia II. 

Pentagon menyebutnya sebagai bagian dari "Operation Epic Fury", kampanye dekapitasi aset militer Iran pasca-kematian Pemimpin Agung Negara Mullah Ayatollah Ali Khamenei. 

Namun, bagi para pengamat di Asia, tentu ini akan dianggap sebagai eksekusi kasar di perairan netral yang berpotensi merusak diplomasi maritim Asia

Apalagi, penenggelaman tersebut menyisakan horor kemanusiaan. Dari 180 awak kapal, hanya 32 yang berhasil diselamatkan oleh otoritas Sri Lanka, sementara sisanya terkubur dalam peti besi di dasar laut. 

Informasi investigatif dari sumber militer di New Delhi menyebutkan bahwa IRIS Dena sedang dalam kondisi "disarmed" atau tidak membawa amunisi aktif sebagai bagian dari protokol keamanan latihan gabungan MILAN.  

Jika benar, maka AS tidak saja sedang menetralisir ancaman langsung, tapi juga sedang menyerang target yang tidak berdaya. 

Menilik lokasi penenggelaman, yang berada di "halaman belakang" India, tak pelak aksi Amerika tersebut boleh jadi akan menjadi suatu penghinaan diplomatik untuk India yang dirancang dengan presisi oleh Washington. 

Dengan menyerang kapal Iran yang baru saja meninggalkan pelabuhan India, Amerika secara efektif meruntuhkan klaim PM Narendra Modi bahwa Samudera Hindia adalah zona damai di bawah pengawasan New Delhi. 

India kini terjepit dalam dilema eksistensial, memprotes agresi AS berarti merusak aliansi strategis Quad yang krusial untuk membendung China, namun berdiam diri berarti mengakui bahwa kedaulatan maritim India hanyalah ilusi di mata sekutu Baratnya. 

Bagi New Delhi, IRIS Dena bukan sekadar kapal asing, tapi mitra dalam proyek pelabuhan Chabahar, gerbang strategis India menuju Asia Tengah. 

Penyerangan ini tentu memaksa India menghadapi kenyataan bahwa komitmennya atas asas "Otonomi Strategis" sedang diuji. 

Para pakar geopolitik di Global South kini justru mengkhawatirkan bahwa Samudera Hindia justru akan berubah menjadi medan pertempuran terbuka (Wild West) di mana hukum internasional tidak lagi berlaku bagi pemegang kekuatan absolut seperti Amerika. 

Serangan ini juga memberikan tamparan bagi negara-negara Global South lain yang melihat India sebagai penjamin keamanan regional. 

Jika India tidak bisa melindungi tamu diplomatiknya sendiri, siapa lagi yang bisa mereka lindungi? 

Di sisi lain, China juga sedang mengamati keretakan tersebut dengan cukup antusias. 

Beijing kemungkinan besar akan menggunakan insiden ini sebagai pembenaran untuk meningkatkan kehadiran Angkatan Laut mereka (PLAN) di Samudera Hindia, dengan dalih melindungi jalur pasokan energi dari kemungkinan "tindakan sewenang-wenang" Amerika. 

Pangkalan militer China di Djibouti mungkin akan segera mendapatkan teman baru di pelabuhan-pelabuhan sepanjang jalur sutra maritim, lalu menciptakan eskalasi militer yang jauh lebih kompleks daripada sekadar perseteruan Washington-Teheran. 

Secara hukum, penenggelaman IRIS Dena adalah pelecehan terhadap tatanan dunia berbasis aturan (rules-based order). 

Berdasarkan UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea), kapal perang memiliki imunitas berdaulat. 

Menyerang kapal tersebut di luar zona perang resmi tanpa adanya provokasi bersenjata adalah pelanggaran berat terhadap prinsip Sovereign Immunity

AS memang mencoba menggunakan doktrin "Anticipatory Self-Defense", yang menyatakan bahwa aset Iran di mana pun adalah ancaman potensial. 

Namun, elastisitas hukum ini menciptakan preseden berbahaya. Jika kapal perang bisa ditenggelamkan di laut lepas tanpa deklarasi perang, maka tidak ada lagi "perairan internasional" yang aman bagi negara mana pun yang dianggap musuh oleh Washington. 

Pun dampak balasan dari Teheran diperkirakan tidak akan terjadi di laut lepas, tapi di titik saraf perdagangan dunia: Selat Hormuz

Dengan tenggelamnya IRIS Dena, Teheran kini memiliki narasi moral untuk melakukan eskalasi asimetris. 

Iran bisa mengklaim bahwa navigasi internasional di perairan mereka tidak lagi aman karena agresi AS, lalu memberikan legitimasi bagi Garda Revolusi (IRGC) untuk melakukan blokade total atau penyitaan massal terhadap kapal tanker minyak. 

Tak pelak, dunia akan menghadapi ancaman guncangan harga energi karena setiap barel minyak yang melewati Hormuz kini membawa “risk premium” perang yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Lebih jauh lagi, serangan ini juga mengabaikan tanggung jawab kemanusiaan dan lingkungan. 

Meluncurkan torpedo di dekat pantai wisata Sri Lanka tanpa upaya penyelamatan terkoordinasi oleh pihak penyerang termasuk melanggar Konvensi Jenewa. 

Selain potensi bencana ekologi dari kebocoran bahan bakar kapal, Amerika juga telah memberikan kemenangan propaganda yang tak ternilai bagi "Axis of Resistance". 

Di mata dunia internasional, Iran yang biasanya dianggap sebagai agresor regional, kini tampil sebagai korban dari "bajak laut global" bertenaga nuklir. 

Apa yang terjadi di lepas pantai Galle pada hari Rabu, 4 Maret 2026, bukan sekadar peristiwa taktis, tapi pergeseran seismik dalam cara kekuatan besar berinteraksi di laut. 

Amerika telah menetapkan aturan baru bahwa jarak bukan lagi perlindungan, dan diplomasi maritim bukan lagi perisai. 

Dengan menghancurkan IRIS Dena, Washington telah menghapus garis tipis antara "ketegangan geopolitik" dan "perang total". 

Strategi ini mungkin berhasil melemahkan kekuatan laut Iran secara fisik, tapi juga sekaligus telah merusak kepercayaan global terhadap keamanan jalur pelayaran internasional. 

Kini Asia memasuki era di mana Samudera Hindia semakin berisiko tidak lagi menjadi jembatan perdagangan, tapi menjadi arena teater pertempuran. 

Negara-negara menengah seperti India, Indonesia, dan Australia tentu harus menghitung ulang posisi mereka dalam arsitektur keamanan yang baru ini. 

Jika laut lepas bisa menjadi zona eksekusi tanpa konsekuensi hukum, maka stabilitas ekonomi dunia yang bergantung pada kebebasan navigasi sedang berada di ujung tanduk. 

Kematian awak IRIS Dena adalah peringatan bahwa di masa depan, supremasi tidak lagi dicapai melalui negosiasi di ruang sidang PBB, tapi melalui deteksi akustik di kedalaman samudera. 

Pertanyaan yang tersisa kini bukanlah siapa yang menembak, tapi siapa yang akan menjadi korban berikutnya saat aturan main di tengah laut telah terabaikan.

Penulis adalah pengamat sosial dan kebijakan publik. 

Sumber: kompas.com

Wagub Dimyati Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Pendopo Pandeglang

By On Minggu, Maret 08, 2026

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah didampingi Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita Dimyati, menghadiri kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

Dimyati mengatakan, Ramadan membawa banyak nikmat bagi umat Islam. Mulai dari nikmat iman, Islam, hingga nikmat kesehatan, dan berbagai nikmat lainnya yang diberikan Allah SWT. Di bulan ini turun Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. 

“Bulan Ramadan itu penuh dengan kasih sayang, penuh dengan ampunan,” katanya. 

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah umat manusia, yaitu, bulan turunnya Al-Qur’an. 

“Hari ini mengenang peristiwa yang mengubah arah sejarah manusia yaitu turunnya Al-Qur’an,” ujarnya. 

Dewi menjelaskan, Al-Qur’an tidak hanya diturunkan untuk dilantunkan, tetapi untuk menjadi pedoman kehidupan sehari-hari. 

Membaca Al-Qur’an mampu melembutkan hati, membimbing langkah, serta menjadi dasar dalam mengambil keputusan, baik sebagai pemimpin, orang tua, aparatur, maupun sebagai bagian dari masyarakat. 

“Amanah ini hanya akan ringan jika ditopang oleh nilai-nilai Al-Qur'an, kejujuran, keadilan, kesabaran, dan juga kasih sayang,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. 

Bantuan tersebut, di antaranya kursi roda, tongkat ketiak, paket sembako, bantuan bagi guru ngaji dan marbot, santunan anak yatim, bantuan sarana dan prasarana tempat peribadatan, bantuan bagi pondok pesantren, serta bantuan bagi pelajar. (*/red)

Trump Kembali Tebar Ancaman, Akan Bombardir Iran Lagi

By On Minggu, Maret 08, 2026

Presiden AS, Donald Trump. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memperingatkan akan menyerang kembali Iran

Trump menyebut serangan yang akan dilancarkan sangat keras. 

"Hari ini Iran akan diserang sangat keras!" ujar Trump melalui postingan Truth Social-nya dilansir kantor berita AFP, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Trump juga menyebut, pihaknya akan memperluas serangan yang mengarah target-target baru. 

Trump mengancam akan menghancurkan Iran. 

"Wilayah dan kelompok orang yang sebelumnya tidak dipertimbangkan sebagai target hingga saat ini sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menghadapi kematian pasti, karena perilaku buruk Iran," pungkasnya. 

Diketahui, AS dan Israel telah melancarkan serangan gabungan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu Iran. 

Serangan itu diklaim menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei diketahui telah tewas di kompleks kepemimpinannya pada Sabtu, 28 Februari 2026, pada hari pertama serangan gabungan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah. 

Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini sebelumnya mengatakan Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dengan AS dan Israel. 

Dia menambahkan, Iran siap memperkenalkan generasi baru persenjataan strategis yang belum pernah terlihat di medan perang. 

Jenderal Iran tersebut menekankan bahwa gelombang serangan di bawah Operasi "Janji Sejati 4" yang dilakukan hingga saat ini, hanya menggunakan sebagian kecil dari kemampuan Iran yang sebenarnya. 

"Inisiatif dan senjata baru Iran sebentar lagi," kata juru bicara tersebut. 

"Teknologi ini belum dikerahkan dalam skala besar. Musuh harus bersiap untuk serangan menyakitkan di setiap gelombang operasi yang akan datang," ujarnya, dilansir media Iran, Press TV, Jumat, 06 Maret 2026. (*/red)

Ketua BPD Sukatani Diduga Rangkap Jabatan PPPK, HMI Cilangkahan Desak Ketegasan Aturan

By On Sabtu, Maret 07, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com– Sekretaris Umum HMI Cabang Cilangkahan, Rely Maulid, angkat bicara menanggapi isu viral terkait dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukatani, Kecamatan Wanasalam. Oknum tersebut diduga kuat juga berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah naungan Kementerian Agama.

Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa Ketua BPD Sukatani aktif bertugas sebagai PPPK di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wanasalam. Hal ini dinilai mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpotensi merugikan keuangan negara melalui penerimaan penghasilan ganda.

“Kami sangat menyayangkan jika dugaan ini benar. Berdasarkan aturan yang dipertegas pemerintah hingga tahun 2026, seorang ASN, termasuk PPPK, dilarang keras merangkap jabatan sebagai anggota maupun Ketua BPD,” tegas Rely Maulid

Dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Rely menambahkan, rangkap jabatan ini secara terang-terangan menabrak sejumlah regulasi mutakhir, di antaranya:

UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa (Pasal 64): Melarang anggota BPD merangkap jabatan lain yang anggarannya bersumber dari negara.

UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN): Mewajibkan PPPK untuk bekerja penuh waktu pada instansi pemerintah.

Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN): Menegaskan larangan bagi PPPK menjadi bagian dari lembaga legislatif desa.

“Jika seseorang menerima gaji dari dua sumber keuangan negara secara bersamaan, ini bukan hanya soal etika, tapi potensi pelanggaran hukum yang merugikan negara. Kami mendesak pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi,” lanjut Rely.

HMI Cabang Cilangkahan meminta Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kementerian Agama untuk segera menindaklanjuti temuan ini. Secara aturan, seseorang yang telah ditetapkan sebagai PPPK dan memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) wajib mengundurkan diri dari jabatan di BPD untuk menjaga integritas dan profesionalitas ASN.

Langkah tegas dinilai perlu diambil demi memastikan birokrasi di tingkat desa berjalan transparan serta bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.

(Cup)

Wamendagri soal Fadia Tak Paham Birokrasi: Harusnya Paham Sejak Putuskan Maju

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyoroti klaim Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, yang mengaku tidak mengetahui urusan birokrasi. 

Ia menegaskan, Kepala Daerah merupakan pemimpin tertinggi birokrasi di daerah. 

Untuk itu, kata dia, Kepala Daerah harus mampu mengendalikan dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap roda pemerintahan di daerah. 

Menurutnya, hal tersebut harus dipahami oleh setiap Kepala Daerah, termasuk Fadia. 

"Kepala Daerah itu pimpinan tertinggi birokrasi pemerintahan di daerah, bukan saja harus menguasai tetapi juga harus mengendalikan dan bertanggung jawab sepenuhnya. Ini yang harusnya dipahami ketika memutuskan menjadi Kepala Daerah," ujarnya, Kamis, 05 Maret 2026. 

Bima mengatakan, Kepala Daerah yang tidak berlatar belakang politik pemerintahan tetap bisa mempelajarinya dengan cepat. 

Ia menegaskan, tidak semua urusan dapat diserahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda). 

"Kalau latar belakangnya bukan politik pemerintahan, maka belajarlah cepat," ujar Bima. 

"Tidak bisa mempercayakan semua pada Sekda, karena Sekda itu menjalankan perintah untuk mengoordinasikan kebijakan sebagai birokrat paling senior," imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan

Penetapan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Semarang pada Selasa, 03 Maret 2026. 

Fadia mengaku lebih banyak menjalankan fungsi seremonial dibandingkan mengurus persoalan birokrasi. 

Hal itu disampaikan Fadia saat diperiksa penyidik KPK setelah terjaring dalam OTT. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Fadia mengaku sebelumnya berprofesi sebagai pedangdut sehingga tidak banyak mengetahui soal birokrasi. 

"FAR mengaku urusan teknis birokrasi diserahkan kepada Sekretaris Daerah, sementara dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial di lingkungan Kabupaten Pekalongan," ujar Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 04 Maret 2026. 

Namun, kata Asep, pernyataan tersebut terbantahkan oleh rekam jejak Fadia yang telah terpilih dua kali sebagai Bupati dan sekali sebagai Wakil Bupati. 

"Sehingga sudah semestinya FAR memahami pelaksanaan prinsip-prinsip good government pada pemerintah daerah," ujarnya. (*/red)

Bahlil Klarifikasi Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai stok BBM tersisa 20 hari imbas Selat Hormuz ditutup karena perang Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS). 

Bahlil mengatakan, sejak dulu, kapasitas storage penampungan minyak di Indonesia memang hanya 25 hari saja. 

Namun, Bahlil memastikan kepemilikan minyak di Indonesia aman, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying

"Kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya itu hanya 25 hari. Jadi tempat storage-nya itu hanya 25 hari. Dari dulu ini, bukan baru sekarang, dari dulu," kata Bahlil kepada wartawan, di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

"Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi enggak perlu ada panic (buying), enggak perlu. Supply lancar," imbuhnya. 

Bahlil mengatakan, yang Indonesia ambil dari Timur Tengah adalah minyak mentah, bukan minyak jadi. 

Dia mengakui bahwa minyak mentah yang diambil Indonesia dari Timur Tengah mencapai 20-25 persen. 

Akan tetapi, kata Bahlil, Indonesia sudah mendapatkan pengganti. 

"Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," tegasnya. 

Lalu untuk solar, kata Bahlil, Indonesia sudah memproduksi full dalam negeri. Dengan demikian, stok BBM sisa 20 hari bukan berarti hanya tersisa untuk 20 hari. 

Bahlil menyebut, Indonesia memproduksi BBM terus, walau kapasitas penyimpanannya hanya untuk 25 hari. 

"Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri," tuturnya. 

"Jadi Insya Allah, sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman. Jadi enggak perlu, jangan dengar ada provokasi-provokasi atau misinformasi yang keliru. Insya Allah aman. Pemerintah akan hadir bersama dengan rakyat jadi enggak perlu ada rasa suasana kebatinan yang tidak pas," jelas Bahlil. (*/red)

Kemlu Sebut Ada 329 WNI di Iran, Mayoritas Mahasiswa

By On Sabtu, Maret 07, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat terdapat 329 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran saat perang Iran dengan Amerika Serikat (AS). Sebagian besar merupakan pelajar yang tinggal di Kota Qom

Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengatakan, data tersebut merupakan catatan sementara yang terus diperbarui oleh pemerintah. 

"Data WNI di Iran dan di Timur Tengah, untuk di Iran sebagaimana sudah sering disampaikan ada 329 orang. Sebagian besar berada di Kota Qom dan merupakan pelajar atau mahasiswa yang sedang belajar di sana,” ujar Heni kepada wartawan di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat, 06 Maret 2026. 

Meski demikian, Kemlu masih terus memantau perkembangan data WNI di Iran. Hal ini dilakukan untuk memastikan jumlah WNI yang berada di negara tersebut, termasuk mereka yang datang hanya untuk kunjungan sementara. 

“Untuk data WNI ini terus kita pantau, terutama karena kita juga harus melihat tidak saja WNI yang sudah tinggal dan menetap di sana, tetapi juga ada WNI yang memang sedang datang ke Iran. Ini juga menjadi bagian yang terus kita pantau,” ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Kemlu RI mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap WNI di Iran pada Jumat hari ini. Untuk tahap pertama, sebanyak 32 WNI akan dievakuasi. (*/red)

Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Belajar Al-Qur'an Sejak Dini

By On Sabtu, Maret 07, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya orang tua dalan memberikan pembelajaran Al-Qur'an kepada anak-anak sejak usia dini. 

Hal itu dikatakan Dimyati saat membuka acara Khotmil Qur'an yang dilaksanakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kota Serang, di Masjid Al-Furqon, Kompleks Taman Lopang Indah, Kota Serang, Jumat, 06 Maret 2026. 

Menurut Dimyati, para ustaz dan ustazah yang mengajari anak-anak baca tulis Al-Qur'an merupakan ujung tombak dalam rangka menciptakan generasi Qur'ani di Banten. 

Generasi yang mencintai Al-Qur'an baik secara harfiah maupun 'amaliah dalam kehidupan sehari-hari. 

"Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu dan bapak-bapak semua yang giat mengajarkan Al-Qur'an kepada putra-putrinya," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati memberikan bantuan dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan TPA Al-Furqon dan Rp 10 juta untuk Masjid Al-Furqon. 

Kepada para guru TKA, Dimyati berpesan agar terus memakmurkan masjid. Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan seperti zaman Rasulullah dulu. 

"Bahkan dulu mah masjid itu dijadikan sebagai pusat pemerintahan juga," pungkasnya. 

Sementara itu, Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA, Sanusi menambahkan, saat ini di Kota Serang sudah ada 45 unit TKA dengan total pengajarnya sekitar 290 orang. Berbagai program telah dilaksanakan tahun ini, salah satunya program Festival Anak Saleh Indonesia

"Saat ini kita sedang fokus mempersiapkan itu untuk tingkat Kota Serang untuk kemudian yang lolos akan diikutkan di tingkat Provinsi sampai tingkat nasional," katanya. (*/red)

Pemkab Bireuen Peringati Nuzulul Quran, Wabup Ajak Warga Bangkit dari Musibah Banjir

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, saat memberikan arahan pada acara peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H /2026 M, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Jumat malam, 06 Maret 2026. 

Kegiatan yang digelar Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Bireuen itu dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, diawali salat Isya berjamaah, dilanjutkan salat tarawih dan witir bersama. 

Peringatan tahun ini mengusung tema “Bersama Menjadi Generasi Penerus yang Cinta Quran.” Tausiah agama disampaikan Tgk. Irwansyah, Pimpinan LPI Tahfidz Darul Quran Al Aziziyah Gandapura

Dalam sambutannya, Razuardi menyampaikan bahwa Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. 

Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai Al-Quran harus menjadi pegangan dalam membangun karakter, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera. 

Tgk. Irwansyah, Pimpinan LPI Tahfidz Darul Quran Al Aziziyah Gandapura saat menyampaikan tausiah peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H /2026 M, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen.  

Ia juga menyinggung musibah banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, peristiwa tersebut harus dimaknai sebagai pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

“Musibah yang kita alami hendaknya kita maknai sebagai cara Allah mengingatkan kita untuk kembali kepada Al-Quran sekaligus menjaga alam dan memperkuat solidaritas antarsesama,” ujarnya. 

Razuardi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah serta menghidupkan kembali tradisi mengaji di rumah dan meunasah. 

Ia berharap, keberkahan Al-Quran dapat membawa Kabupaten Bireuen bangkit lebih kuat dari berbagai ujian serta terus hidup rukun dalam bingkai syariat Islam. (Joniful Bahri)

Sekda Bireuen Lantik Tiga Pejabat, Azmi Pimpin Sekretariat MAA Digantikan oleh Mursyidin

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Azmi, resmi menjabat sebagai Kepala Sekretariat MAA Kabupaten Bireuen. Sementara Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen kini dijabat oleh Mursyidin

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Hanifiah, S.P., CGCAE., melantik dua pejabat Eselon III dan satu pejabat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat, 06 Maret 2026. 

Pelantikan yang berlangsung di ruang kerja Sekda tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. 

Prosesi pelantikan turut disaksikan Mawardi, S.STP., M.Si., rohaniwan, serta sejumlah pejabat dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh

Dalam pelantikan tersebut, Azmi, S.Kom., MM., resmi menjabat sebagai Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen. Sebelumnya, Azmi menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen. 

Sementara itu, jabatan Kepala Bagian Prokopim Setdakab Bireuen kini dipercayakan kepada Mursyidin, S.Sos., M.Sos., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Protokoler. 

Pada kesempatan yang sama, Abi Maulana, S.STP., M.H., dilantik sebagai Kepala Subbagian Protokoler pada Bagian Prokopim Setdakab Bireuen. 

Dalam amanatnya, Sekda Bireuen Hanifiah menegaskan, pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan meningkatkan efektivitas kerja serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. 

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara maksimal, menjaga koordinasi, serta mendukung program pembangunan daerah,” ujarnya. 

Ia juga berharap pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Bireuen. (Joniful Bahri)

HRD Serap Aspirasi Pengungsi Simpang Mulia, Jembatan Gantung dan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas

By On Sabtu, Maret 07, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 05 Maret 2026 kemarin. 

Dalam kunjungan tersebut, HRD juga menggelar temu ramah serta buka puasa bersama ratusan warga yang terdampak bencana. 

Kehadiran HRD disambut hangat oleh masyarakat yang saat ini masih bertahan di tenda pengungsian. 

Warga memanfaatkan momen Reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi pasca bencana. 

Dalam pertemuan itu, HRD menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir dan longsor, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak masyarakat. 

“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD. 

Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin dalam kesempatan tersebut secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses utama warga. 

“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, Pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya. 

Menanggapi permintaan tersebut, HRD menyatakan akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa itu. 

Ia juga menyampaikan, kondisi jalan desa yang rusak parah turut menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah pusat. 

Sementara itu, Nazaruddin mengapresiasi kunjungan HRD yang datang langsung melihat kondisi masyarakatnya pasca bencana. 

“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya. 

Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sangat membutuhkan hunian sementara (Huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul Fitri semakin dekat, sementara banyak rumah warga yang rusak akibat bencana. 

Dalam pertemuan tersebut, salah seorang warga juga mengungkapkan rasa harunya atas kunjungan tersebut. 

Ia mengaku sebelumnya sempat merasa iri karena desa tetangga lebih sering dikunjungi HRD. 

“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, HRD bersama sang istri, Hj Faridah Adam, juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak. 

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, mukim setempat, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Simpang Mulia. (Joniful Bahri)

Stok BBM Diklaim Aman, Sementara Warga Bireuen Tetap Antre Panjang di SPBU

By On Sabtu, Maret 07, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh dan sekitarnya dalam kondisi aman. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya pesan berantai yang mengimbau masyarakat segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken di tengah situasi konflik di Timur Tengah

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. 

“Terkait pesan berantai yang mengimbau masyarakat mengisi penuh tangki BBM, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar melalui aplikasi percakapan dan media sosial tersebut tidak benar,” ujar Fahrougi, Jumat, 06 Maret 2026. 

Ia menyebutkan, penyaluran BBM kepada masyarakat masih berjalan normal dan tidak ada gangguan pasokan di wilayah Aceh maupun Sibolga

“Perlu diketahui, informasi tersebut tidak benar. Saat ini, penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya. 

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui pesan berantai di media sosial. 

“Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan fakta,” tambahnya. 

Namun demikian, kondisi di lapangan disebut berbeda dengan pernyataan tersebut. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen, terlihat antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Sejumlah warga Bireuen menilai pernyataan dari pihak Pertamina maupun sejumlah pejabat kerap tidak sejalan dengan kondisi yang mereka rasakan di lapangan. 

Menurut mereka, antrean kendaraan di hampir setiap SPBU menunjukkan bahwa ketersediaan BBM tidak sepenuhnya seperti yang disampaikan. 

“Kalau memang stok BBM aman, kenapa kendaraan harus antre di setiap SPBU? Itu artinya BBM tidak tersedia seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar beberapa warga di Bireuen. 

Warga berharap, pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait kondisi distribusi BBM agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. (Joniful Bahri)

Temu Rindu Bulan Ramadhan di Lapas Serang

By On Jumat, Maret 06, 2026

 


SERANG, KabarViral79.Com – Sejumlah warga binaan di Lapas Kelas IIA Serang menggelar kegiatan buka puasa bersama keluarga pada hari ke-15 Ramadan. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk dukungan moril bagi para warga binaan agar tetap menjaga hubungan dengan keluarga.

Buka puasa bersama ini turut ditinjau oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten, Ali Syeh Bana, bersama Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, di Aula Lapas Serang Kelas IIA Serang, Banten, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan dapat berbuka puasa bersama anggota keluarga tanpa pembatasan jumlah pengunjung.

Ali Syeh Bana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan warga binaan dengan keluarga mereka sehingga hubungan kekeluargaan tetap terjaga.

Menurut dia, momen kebersamaan saat berbuka puasa dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk kembali mempererat hubungan dengan keluarga, sekaligus memberikan dukungan emosional selama menjalani masa pembinaan.

“Mereka bisa berbagi cerita dengan keluarga. Ini juga merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan oleh pihak Lapas agar warga binaan tetap merasa diakui dan diharapkan dapat kembali ke keluarga dalam keadaan yang lebih baik,” ujar Ali.

Sementara itu, salah satu keluarga warga binaan, Latifah, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Ia mengatakan, momen ini menjadi kesempatan bagi dirinya untuk bertemu dengan anaknya setelah dua tahun tidak bertemu secara langsung.

“Saya senang bisa berkumpul lagi dengan anak di bulan Ramadan ini. Sudah dua tahun tidak bertemu, baru sekarang bisa bertemu langsung,” katanya.

Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler Diduga Lakukan Pembinaan Terhadap Penjual Obat Daftar G

By On Jumat, Maret 06, 2026

GARUT, KabarViral79.Com - Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler diduga lakukan pembinaan terhadap penjual obat daftar G. 

Hal ini terpantau saat mendatangi salah satu toko yang berlokasi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie No.126 Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar). 

Salah seorang aktivis di Jabar, Teguh Wijaya angkat bicara soal Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong diduga melakukan pembinaan, padahal jelas apa yang mereka jual. 

"Itu bukan penindakan, tapi pembinaan, Bhabinkamtibmas menindak tanpa didampingi oleh Reskrim, kan lucu," ujar Teguh. 

Menurutnya, Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler harusnya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan daftar G yang disalahgunakan. 

"Jadi seolah-olah dan patut diduga Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan alias 'kordi' dong, bukan penindakan," pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Ate Ahmad Hermawan mengatakan bahwa penindakan itu dilakukan anggota Bhabinkamtibmas pada Rabu, 04 Maret 2026. 

“Pada Rabu, 4 Maret 2026, kami mengamankan satu orang penjual obat daftar G di salah satu toko di wilayah Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler," ujar Kapolsek. 

Tugas Pokok Bhabinkamtibmas

Seperti diketahui, Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) bertugas sebagai ujung tombak Polri dalam melakukan pembinaan masyarakat. 

Melakukan penyuluhan di bidang hukum dan Kamtibmas untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. 

Penyalahgunaan Obat Daftar G

Penyalahgunaan obat daftar G (obat keras dengan logo lingkaran merah bergaris tepi hitam dan huruf K di dalamnya) diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia karena berpotensi merusak kesehatan dan berpotensi memicu tindak kriminal. 

Berdasarkan peraturan terbaru, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, ancaman pidana bagi pengedar atau produsen obat daftar G tanpa izin adalah sebagai berikut:

Pasal 435 UU Nomor 17 Tahun 2023: Setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi (termasuk obat daftar G) yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu, dipidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau denda maksimal sebesar Rp 5 miliar.

Pasal 436 Ayat (1) dan (2) UU Nomor 17 Tahun 2023: Mengatur sanksi bagi pihak yang mengedarkan obat keras tanpa keahlian dan kewenangan, yang ancamannya juga berupa pidana penjara dan denda. 

Poin-Poin Penting Terkait Pidana Obat Daftar G:

Pengertian Obat Daftar G: Merupakan obat keras yang hanya dapat diserahkan dengan resep dokter.

Modus Operandi: Seringkali berkedok toko obat, toko handphone, atau pengedar individual.

Dampak Hukum: Penindakan terhadap peredaran ilegal sering melibatkan kepolisian dan BPOM untuk memberikan efek jera.

Jenis Obat: Seringkali berkaitan dengan penyalahgunaan Tramadol, Trihexyphenidyl, dan obat keras lainnya. 

Peredaran obat daftar G secara ilegal merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan aparat Kepolisian wajib melakukan penindakan untuk memberantas jalur distribusi ilegal tersebut. (*/red)

Garda Revolusi Iran Klaim Serang Kapal Tanker Minyak AS di Perairan Teluk

By On Kamis, Maret 05, 2026

Ilustrasi Konflik Iran dan AS. 

TEHERAN KabarViral79.Com - Perang antara Amerika Serikat (AS) vs Iran makin panas usai Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal ke kapal tanker AS di perairan Teluk. 

Akibatnya, dilaporkan kapal tanker AS terbakar karena serangan itu. 

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataannya, seperti dilaporkan televisi pemerintah Teheran dan dilansir dari AFP, Kamis, 05 Maret 2026, mengklaim bahwa kapal tanker AS itu "terkena rudal di sebelah utara Teluk Persia". 

"Saat ini terbakar," sebut IRGC dalam pernyataannya, merujuk pada kapal tanker AS yang diserang pasukannya. 

Serangan rudal Iran terhadap kapal tanker AS ini belum dikonfirmasi secara independen.

Insiden ini terjadi ketika IRGC mengumumkan bahwa mereka kini memiliki "kendali penuh" atas perairan Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia ke Samudra Hindia dan merupakan jalur pelayaran vital untuk minyak juga gas. 

IRGC memperingatkan, setiap kapal yang berusaha melewati jalur perairan strategis itu, berisiko mengalami kerusakan akibat rudal atau drone yang nyasar. 

Selat Hormuz ditutup sejak AS dan Israel melancarkan gelombang serangan terkoordinasi terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026,waktu setempat. 

Iran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk. 

Diketahui sebelumnya, IRGC mengklaim telah menyerang sebuah kapal militer AS di Samudra Hindia, ratusan kilometer jauhnya dari perbatasan Iran. 

Kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia itu, klaim IRGC, dihantam oleh rudal Ghadr-380 dan rudal Talaeieh. 

IRGC menyebut serangan rudal itu sebagai "serangan dahsyat" karena dilancarkan terhadap target yang berada di perairan yang berjarak lebih dari 600 kilometer dari pantai selatan Iran. 

Kapal perusak AS itu sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika saat dihantam rudal, maka menurut kesimpulan intelijen IRGC, serangan itu memicu "kebakaran meluas" pada kedua kapal militer tersebut, yang menyebabkan kepulan asap membubung ke langit di atas lautan. 

Namun AS belum menanggapi klaim serangan-serangan Iran tersebut. (*/red)

Perkuat Sinergitas, Kapolres Lebak dan Forkopimda Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat Maung 2026

By On Kamis, Maret 05, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lebak Polda Banten, AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak, Kamis (5/3/2026).

Rakor ini digelar guna mematangkan kesiapan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah Kabupaten Lebak.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Sekda Lebak Drs. Halson Nainggolan, M.Si., perwakilan DPRD, Kodim 0603/Lebak, Batalyon Infanteri TP 840/Golok Sakti, Batalyon Infanteri 318/Adhirajasa Yudha, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kalapas Rangkasbitung, serta jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Lebak, BPBD, MUI, dan perwakilan PT Wijaya Karya (Serang-Panimbang).

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki menyampaikan bahwa rakor ini merupakan langkah krusial untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengamankan arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat selama lebaran.

“Rakor ini bertujuan meningkatkan koordinasi agar situasi kamtibmas di Kabupaten Lebak tetap aman dan kondusif. Kita ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa nyaman,” ujar AKBP Herfio Zaki.

Skema Pengamanan: Pospam, Posyan, dan Pos Gatur untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat Maung 2026, Polres Lebak telah memetakan titik-titik krusial dengan mendirikan sejumlah pos, yaitu:

8 Pos Pengamanan (Pospam): Berlokasi di Alun-alun Rangkasbitung, Pasar Rangkasbitung, Exit Tol Rangkasbitung, Wisata Baduy, Wisata Tanjung Panto, Wisata Sawarna, Wisata Bagedur, dan Wisata Cibobos.

2 Pos Pelayanan (Posyan): Berlokasi di Stasiun KA Maja dan Stasiun KA Rangkasbitung untuk melayani pengguna moda transportasi kereta api.

8 Pos Pengaturan (Pos Gatur): Untuk mengantisipasi kemacetan di titik rawan, yaitu di Sampay, Sumur Buang, Malangnengah, Leuwiranji, Papanggo, Jembatan Dua, PLN, dan CPM.

Kapolres menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan, terutama di jalur menuju destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.

“Dengan sinergi yang solid antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimis pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di Kabupaten Lebak akan berjalan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya.

(Cup)

Hari ini GMAKS Resmi Laporkan UPT PJJ Pandeglang ke KPK RI

By On Kamis, Maret 05, 2026

 

Keterangan Foto - Ilustrasi

Serang, KabarViral79.Com - Perkumpulan Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) hari ini resmi melaporkan UPT Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pandeglang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Surat berisikan perihal laporan dugaan tindak pidana korupsi pada penggunaan anggaran sebesar Rp44 miliar milik UPT PJJ Pandeglang Dinas PUPR Banten namun memanifestasikan jalan rusak yang merenggut korban jiwa anak SD di Pandeglang.

Ketua GMAKS, Saeful Bahri menjelaskan bahwa perawatan rutin yang dilaksanakan oleh UPT PJJ Pandeglang Dinas PUPR Banten sangat kontradiktif dengan fakta dilapangan.

"Meski anggaran puluhan miliar telah dikucurkan namun ruas jalan provinsi Banten masih banyak yang rusak sehingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa," papar Saeful Bahri kepada media, Rabu (04/03/2026)

Kerusakan ruas jalan diduga dibiarkan tanpa adanya rambu atau perbaikan mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana swakelola pemeliharaan jalan raya provinsi Banten dengan anggaran Rp44 miliar tersebut.

"Kami menduga adanya praktik korupsi dengan pola pengurangan kwalitas, sehingga pemeliharaan ruas jalan menjadi cepat rusak." katanya

Dugaan penyimpanan anggaran swakelola juga menjadi salah satu faktor perkumpulan GMAKS melaporkan UPT PJJ Pandeglang ke KPK. Penyerapan anggaran yang diduga sepenuhnya tidak diperuntukkan untuk perawatan pemeliharaan melainkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

"Kami meminta agar KPK lakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kegiatan UPT PJJ Pandeglang Dinas PUPR Banten karena dianggap telah merugikan Negara dan mengakibatkan hilangnya nyawa." Tegasnya

2.000 Warga Bireuen Termasuk Korban Banjir, Hadiri Buka Puasa Bersama HRD di Cot Gapu

By On Kamis, Maret 05, 2026

HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh menyampaikan perkembangan penanganan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera sebelum acara buka puasa bersama. 

BIREUEN, KabarViral79.ComSekitar 2.000 warga dari 17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, termasuk para korban banjir dan tanah longsor, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), di kediamannya, Komplek Meuligoe Residen, Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Rabu, 04 Maret 2026. 

Pantauan di lokasi, warga mulai berdatangan sejak pukul 16.30 WIB dengan menggunakan sepeda motor dan mobil. 

Sementara rombongan pengungsi korban banjir dan tanah longsor dari berbagai desa tiba menumpangi bus sekolah, terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. 

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah Tokoh Masyarakat Aceh, Alim Ulama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, para Keuchik beserta perangkat desa, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. 

Selain itu, hadir pula Sekretaris Wilayah DPW PKB Aceh Tgk Mujlisal, Anggota DPR Aceh, dan anggota DPRK dari berbagai daerah di Aceh, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. 

Sebelum berbuka, HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh menyampaikan perkembangan penanganan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera. 

Ia menyoroti kondisi di Kabupaten Bireuen, di mana masih banyak warga terdampak yang bertahan di tenda darurat dan belum mendapatkan hunian layak, meski bencana telah memasuki bulan ketiga. 

HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh menyantuni anak yatim saat buka puasa bersama di kediamannya, Komplek Meuligoe Residen, Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Rabu, 04 Maret 2026. 

“Masih ada masyarakat korban bencana yang belum memperoleh hak-haknya, terutama hunian layak atau hunian sementara (Huntara). Karena itu, kita berharap, negara hadir untuk membangun hunian yang layak bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen,” ujar HRD. 

HRD menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama tersebut digelar selain atas arahan Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, juga dalam rangka masa Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat Aceh guna diperjuangkan di tingkat pusat. 

Dalam kesempatan itu, Sekwil DPW PKB Aceh, Tgk Mujlisal mengapresiasi kepedulian HRD yang dinilai konsisten turun ke lapangan memperjuangkan kebutuhan masyarakat pasca bencana. 

Menurutnya, berbagai pembangunan infrastruktur yang diperjuangkan HRD di tingkat nasional telah dirasakan manfaatnya oleh warga Aceh. 

“Pak HRD tidak henti memikirkan masyarakat. Beliau terus bergerak ke berbagai wilayah untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan lainnya,” ujar Tgk Mujlisal. 

Ia menambahkan, masyarakat perlu bersyukur memiliki sosok yang terus aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh di berbagai level. 

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, HRD juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari desa sekitar. (Joniful Bahri)