![]() |
| Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh. |
BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi tenda pengungsian korban banjir dan longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 05 Maret 2026 kemarin.
Dalam kunjungan tersebut, HRD juga menggelar temu ramah serta buka puasa bersama ratusan warga yang terdampak bencana.
Kehadiran HRD disambut hangat oleh masyarakat yang saat ini masih bertahan di tenda pengungsian.
Warga memanfaatkan momen Reses tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi pasca bencana.
Dalam pertemuan itu, HRD menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir dan longsor, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kerusakan tempat ibadah, bahkan meunasah yang hilang, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang bermitra dengan kami di Komisi V DPR RI. Kita berharap bisa diselesaikan melalui APBN. Namun yang paling mendesak kita lihat hari ini adalah jalan yang sudah sangat tidak layak dan jembatan gantung yang sudah putus, itu harus menjadi prioritas,” kata HRD.
Keuchik Simpang Mulia, Nazaruddin dalam kesempatan tersebut secara langsung meminta bantuan kepada HRD agar memperjuangkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses utama warga.
“Kami tidak meminta yang besar dan mewah, yang kecil pun tidak apa-apa, Pak. Yang penting anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, HRD menyatakan akan segera memperjuangkan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat desa itu.
Ia juga menyampaikan, kondisi jalan desa yang rusak parah turut menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah pusat.
Sementara itu, Nazaruddin mengapresiasi kunjungan HRD yang datang langsung melihat kondisi masyarakatnya pasca bencana.
“Alhamdulillah HRD sudah datang melihat langsung kondisi masyarakat kami yang terdampak. Saat ini tenda pengungsian bahkan kami gunakan juga sebagai tempat ibadah,” sebutnya.
Ia menambahkan, masyarakat Simpang Mulia sangat membutuhkan hunian sementara (Huntara), terutama karena bulan Ramadan dan Idul Fitri semakin dekat, sementara banyak rumah warga yang rusak akibat bencana.
Dalam pertemuan tersebut, salah seorang warga juga mengungkapkan rasa harunya atas kunjungan tersebut.
Ia mengaku sebelumnya sempat merasa iri karena desa tetangga lebih sering dikunjungi HRD.
“Kami sempat iri dengan warga Desa Salah Sirong Jeumpa karena sering dikunjungi HRD. Tapi Alhamdulillah hari ini akhirnya beliau juga datang ke desa kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, HRD bersama sang istri, Hj Faridah Adam, juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, susu, pampers untuk balita, serta pakaian baru bagi anak-anak.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Adnen Nurdin, mukim setempat, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Simpang Mulia. (Joniful Bahri)

