-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Panduan Mengurus Alih Waris pada Sertifikat Tanah agar Hak Atas Tanah Tetap Terlindun gi

By On Selasa, Februari 17, 2026

 


Kabupaten Batang, KabarViral79.Com Sertifikat tanah bukan sekedar dokumen, namun merupakan jejak sejarah, sumber penghidupan, sekaligus jaminan masa depan. Tak jarang, tanah sudah mencatatkan kepemilikan turun-temurun dalam suatu keluarga. Tanah yang sudah diwariskan ke penerus keluarga, perlu diurus secara resmi perubahan hak miliknya dalam sertifikat.

Fenomena yang kerap terjadi di Indonesia adalah tanah sudah diwariskan hanya dengan janji antar keluarga, namun sertipikatnya tidak dialih wariskan. Proses alih waris hak atas tanah dianggap rumit, padahal prosesnya sudah jelas diatur dalam regulasi pertanahan. Ketika pemegang hak atas tanah meninggal dunia, keluarga perlu segera memastikan status kepemilikan diperbarui agar memiliki kepastian hukum dan menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

Petugas loket di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Batang, Fiya Pramusinta menjelaskan bahwa langkah awal pengurusan biasanya dimulai dari dokumen dasar keluarga. “Persyaratan biasanya kan awal dari KTP, KK, dari orang tua. Kalau misalnya sudah tidak ada berarti nanti dibutuhkan ahli waris, anak-anaknya. Kalau surat keterangan waris biasanya di sini menyediakan formatnya, tapi beberapa desa juga menyediakan dan bisa sekaligus dimintakan pengesahannya,” ujar Fiya Pramusinta dalam keterangannya di Kantah Kabupaten Batang.

Secara hukum, peralihan hak atas tanah karena pewarisan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban pendaftarannya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Adapun tata cara teknis pelayanan dan kelengkapan dokumen dijabarkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN (ATR/BPN) Nomor 16 Tahun 2021.

Sedikitnya ada delapan persyaratan yang harus dipenuhi. Mulai dari (1) formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup; (2) surat kuasa apabila dikuasakan; (3) fotokopi identitas pemohon/para ahli waris (KTP,KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket; (4) sertipikat tanah asli.

Dokumen selanjutnya yang perlu dilengkapi, yaitu (5) surat keterangan waris sesuai perundangan-undangan; (6) akte wasiat notariil (jika ada); (7) fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SBB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak); dan (8) penyerahan bukti SSB (BPHTB), bukti SSP/PPh untuk perolehan tanah lebih dari 60 juta Rupiah bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak).

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, masyarakat tinggal mengajukan permohonan peralihan hak di Kantah sesuai lokasi tanah. Petugas Kantah kemudian melakukan penelitian data yuridis dan fisik tanah sebelum mencatat perubahan pemegang hak dalam buku tanah. Tahap akhir dari proses ini adalah penerbitan sertipikat tanah baru atas nama ahli waris, baik secara bersama maupun berdasarkan kesepakatan keluarga.

Khusus bagi pemohon yang sertipikatnya masih dalam bentuk analog, akan dilakukan proses alih media menjadi Sertipikat Elektronik terlebih dahulu sebelum sertipikat diterbitkan. “Kalau yang analog alih media terlebih dulu, kalau sudah sertipikat elektronik bisa langsung di _entry_,” lanjut Fiya Pramusinta.

Adapun untuk tarif biaya tanah waris ini dihitung berdasarkan nilai tanah yang dikeluarkan oleh Kantah dengan rumus (nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2))/1000. Bagi masyarakat yang ingin melakukan proses ahli waris ataupun informasi layanan pertanahan lainnya, Kementerian ATR/BPN telah menyediakan aplikasi Sentuh Tanahku yang sudah menyediakan berbagai informasi layanan pertanahan.

Dukung Program Presiden Prabowo, SPPG Sukajadi 2 Resmi Diluncurkan untuk Perkuat Gizi Masyarakat Panggarangan

By On Selasa, Februari 17, 2026

 

Jajaran Forkopimcam Panggarangan saat mengabadikan momen bersama pengelola Dapur Sukasari usai seremoni tasyakuran

LEBAK, KabarViral79.Com – Upaya percepatan perbaikan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peresmian (launching) dan tasyakuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi 2 yang berlokasi di Dapur Sukasari, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, pada Selasa (17/02/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah, Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin, Pgs. Danramil 0314/Pgr Pelda Eman Guratman, serta Plt. Kepala Puskesmas Panggarangan Mamat. Turut hadir Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak Asep Royani, para kepala desa setempat, serta pengelola SPPG.

Dalam sambutannya, Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas ini. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan program demi memastikan kebutuhan gizi siswa di wilayah Panggarangan terpenuhi.

“Kami berpesan kepada pengelola agar profesional dalam menjalankan tugasnya. Berikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswi penerima manfaat program MBG,” ujar camat muda yang dikenal ramah tersebut.

H. Rifki selaku pengelola Dapur Sukasari memberikan sambutan di hadapan tamu undangan


Senada dengan hal itu, Korwil BGN Kabupaten Lebak Asep Royani menjelaskan bahwa keberadaan SPPG membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Namun, ia mengingatkan agar seluruh operasional tetap patuh pada standar pemerintah.

“Saya meminta kepada pengelola SPPG untuk tetap menaati seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” tegas Asep.

Kepala SPPG Sukajadi 2 Ikbal Muhammad menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi yang sehat dan kuat. Fokus utama program ini mencakup anak sekolah, balita, hingga ibu hamil.

“Dapur ini didirikan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Kami berkomitmen penuh untuk mencegah keracunan makanan dan menjaga kebersihan dengan standar keamanan dapur yang ketat,” jelas Ikbal.

Sementara itu, H. Rifki selaku pengelola fasilitas Dapur Sukasari menyatakan kesiapannya untuk beroperasi sesuai regulasi. Ia juga menyampaikan keterbukaan untuk berkomunikasi dengan pihak manapun apabila terdapat kendala di lapangan.

“Melalui sinergi antara pemerintah, BGN, dan masyarakat, kehadiran SPPG Sukajadi 2 diharapkan dapat beroperasi secara optimal dan konsisten dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta gizi masyarakat di wilayah Lebak, khususnya Kecamatan Panggarangan,” tutur H. Rifki.

(Cup)

Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh, Satu Kader PKB Meninggal dan Ketua Fraksi PKB Bireuen Luka Serius

By On Selasa, Februari 17, 2026

Mobil MPV putih yang ditumpangi korban mengalami ringsek berat setelah menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol Sibanceh.  

BANDA ACEH, KabarViral79.Com Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) pada Senin sore, 16 Februari 2026, menimpa rombongan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Bireuen. 

Dalam insiden tersebut, seorang kader PKB, Syahrizal Putra, meninggal dunia. Sementara Ketua Fraksi PKB di DPRK Bireuen, Nanda Rizka, mengalami luka serius. 

Informasi yang diterima media menyebutkan, rombongan baru saja kembali dari kegiatan Silaturahmi dan Ta’aruf Pra-Muskerwil PKB Aceh yang digelar di Hotel Hermes Palace Banda Aceh

Dalam perjalanan pulang, mobil MPV berwarna putih yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol.

Benturan keras menyebabkan Syahrizal Putra, salah satu kader aktif PKB, meninggal dunia di tempat. Jenazah almarhum kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. 

Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar PKB, terutama di Kabupaten Bireuen. Kepergian Syahrizal Putra menjadi kehilangan besar bagi rekan dan sahabat yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi dan bersemangat dalam kegiatan organisasi. 

Kecelakaan tersebut juga terpantau langsung oleh petugas di lapangan. Minibus yang ditumpangi rombongan PKB terlihat ringsek parah pada bagian depan hingga pilar tengah, mengindikasikan benturan keras akibat dugaan tabrak belakang. 

Potongan kap mesin mobil itu bahkan terlihat masih tersangkut pada besi pengaman belakang truk box yang terlibat dalam insiden. 

Petugas jalan tol bersama Kepolisian segera melakukan evakuasi kendaraan dan penanganan korban. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi berlangsung. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan dan kronologi lengkap kejadian. (Joniful Bahri)

PKB Aceh Gelar Ta’aruf Pra-Muskerwil, HRD Fokus Perkuat Konsolidasi dan Pembangunan Kantor Baru

By On Senin, Februari 16, 2026

DPW PKB Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

Acara tersebut menjadi ajang konsolidasi awal bagi pengurus PKB Aceh Periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan H. Ruslan M. Daud (HRD). 

Ketua DPW PKB Aceh yang juga Anggota DPR RI Komisi V itu menginisiasi langsung kegiatan tersebut sebagai langkah memperkuat soliditas internal, sekaligus mempersiapkan agenda pengukuhan kepengurusan dan arah politik PKB Aceh ke depan. 

Ketua panitia, Tgk. Mujlisal, dalam laporannya menyampaikan, undangan kegiatan meliputi seluruh unsur kepengurusan, mulai dari Mustasyar, Syuro, Tanfidz, hingga kader dan anggota Fraksi PKB di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

“Ta’aruf dan silaturrahmi ini menjadi bagian dari proses konsolidasi awal menjelang agenda besar partai. Alhamdulillah hampir seluruh pengurus hadir, menunjukkan komitmen kita membangun PKB Aceh yang lebih kuat dan solid,” ujar Tgk. Mujlisal. 

Dalam sambutannya, Ruslan Daud mengapresiasi kerja panitia dan antusiasme para pengurus meski persiapan kegiatan berlangsung dalam waktu singkat. 

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKB Aceh memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Konsolidasi internal adalah fondasi utama memperkuat posisi PKB di Aceh,” kata Ruslan. 

Ia menegaskan, setelah Idul Fitri, DPW PKB Aceh akan melaksanakan pengukuhan resmi kepengurusan. Pada kesempatan yang sama, akan dibentuk panitia khusus untuk pengukuhan serta persiapan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru DPW PKB Aceh. 

“Kantor baru ini akan menjadi simbol kebangkitan organisasi kita, bukan hanya bangunan fisik tetapi representasi semangat dan komitmen kita untuk masyarakat,” ujarnya. 

Sebagai legislator yang dikenal fokus pada pembangunan dan infrastruktur, Ruslan juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran sosial PKB di seluruh Aceh. Salah satunya dengan penyediaan ambulans bagi setiap Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB

“Ambulans ini bukan hanya untuk kepentingan partai, tetapi untuk membantu masyarakat. PKB harus hadir dalam kehidupan rakyat setiap saat, bukan hanya menjelang pemilu,” tegasnya. 

Ruslan turut mengingatkan seluruh kader agar tetap dekat dengan masyarakat dan menjalankan kerja politik secara konsisten. 

“Kerja politik harus dimulai dari bawah, dari A sampai Z, dengan kerja nyata. Jangan hanya datang ke rakyat saat membutuhkan dukungan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Ruslan juga menyampaikan target politik PKB Aceh pada pemilu mendatang, yakni meraih minimal 15 kursi DPR Aceh

“Target ini bukan hal yang mustahil. Dengan soliditas dan kerja bersama, insya Allah PKB Aceh akan menjadi lebih besar dan kuat,” ujarnya. 

Ia menutup sambutan dengan menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kejayaan PKB Aceh.

“PKB adalah rumah kita bersama. Dengan kerja kolektif dan dukungan masyarakat Aceh, kita bisa menghadirkan PKB yang lebih bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya. (Joniful Bahri) 

Bupati Bireuen Optimalkan Bantuan Presiden, Pengadaan Lembu Meugang Ditambah Jadi 90 Ekor bagi Korban Banjir

By On Senin, Februari 16, 2026

Bupati Bireuen, H Mukhlis melakukan proses karantina bantuan lembu di Pasar Lembu Desa Geulumpang Payong, Jeumpa dan akan dilakukan pendistribusian melalui Camat dan diteruskan kepada korban banjir. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST secara resmi menerima dana bantuan kemanusiaan untuk kebutuhan meugang dari Presiden Republik Indonesia senilai Rp 2,25 miliar. 

Dana tersebut awalnya dialokasikan untuk pengadaan 45 ekor lembu bagi masyarakat terdampak banjir menjelang bulan Ramadan.

Namun, berdasarkan hasil pemetaan kondisi di lapangan, jumlah tersebut dinilai tidak mencukupi untuk menjangkau seluruh desa yang terdampak banjir. 

Banyak warga kehilangan mata pencaharian pasca bencana dan sangat membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan daging Meugang

Untuk memastikan pemerataan dan efektivitas bantuan, Bupati Bireuen memutuskan untuk mengoptimalkan dana yang sama dengan membeli 90 ekor lembu, atau dua kali lipat dari rencana awal. 

"Kami sangat mengapresiasi perhatian besar Bapak Presiden terhadap warga Bireuen. Tugas kami sekarang adalah memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat dengan volume yang maksimal. Dengan dana yang sama, kami upayakan mendapatkan 90 ekor lembu agar lebih banyak saudara kita yang terbantu,” ujar Bupati Bireuen. 

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik, sekaligus memastikan tidak ada warga terdampak banjir yang terabaikan dalam proses pemulihan. 

Saat ini, lembu bantuan meugang tersebut sedang menjalani proses karantina di Pasar Lembu Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa

Distribusi kepada masyarakat akan dimulai Selasa, 17 Februari 2026, melalui para Keuchik masing-masing desa, disaksikan camat setempat. 

Selanjutnya, nanti Keuchik akan menyalurkan daging tersebut langsung kepada warga di gampongnya masing-masing. 

Dengan penambahan jumlah lembu menjadi 90 ekor, pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak keluarga terdampak dan mengurangi beban kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. (Joniful Bahri

120 Pesepak Bola Muda Lolos Seleksi Akhir Juang FC Bireuen, Persiapan Piala Soeratin Aceh 2026

By On Senin, Februari 16, 2026

Presiden Juang FC, Saifuddin Muhammad menutup seleksi pemain sepak bola persiapan menghadapi Piala Soeratin Aceh 2026, di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 120 pesepak bola muda berhasil melaju ke tahap akhir seleksi pembinaan usia dini Juang FC sebagai persiapan menghadapi Piala Soeratin Aceh 2026. 

Mereka terpilih dari total 410 peserta yang mengikuti seleksi terbuka sejak awal Februari 2026. 

Proses seleksi berlangsung selama sembilan hari, mulai 7 hingga 15 Februari 2026 di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang. 

Penutupan seleksi dilakukan langsung oleh Presiden Juang FC, Saifuddin Muhammad, Minggu, 15 Februari 2026 sore. 

Koordinator Tim Seleksi, Mulya Saputra mengungkapkan, peserta berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, terdiri atas 185 pemain kelompok U-15 dan 225 pemain kelompok U-17

Dari hasil penyaringan, 55 pemain U-15 dan 65 pemain U-17 dinyatakan layak maju ke sidang final seleksi. 

Sidang final dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Ramadan. Dalam tahapan tersebut, tim seleksi yang beranggotakan 10 orang menyerahkan seluruh penilaian kepada manajemen klub untuk menentukan pemain terbaik. 

Tim Juang FC berfoto bersama dengan pengurus Juang FC usai penutupan seleksi pemain sepak bola persiapan menghadapi Piala Soeratin Aceh 2026, di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen.  

Nantinya, manajemen Juang FC akan menetapkan masing-masing 25 pemain dari U-15 dan U-17 untuk masuk dalam skuad resmi yang mulai menjalani program latihan pada April 2026. 

Presiden Juang FC, Saifuddin Muhammad menegaskan, seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional tanpa adanya intervensi atau pemain titipan

Menurutnya, kualitas, kedisiplinan, dan potensi pengembangan menjadi tolok ukur utama penilaian. 

“Seleksi ini dilakukan secara transparan. Tidak ada pemain titipan, semua murni berdasarkan kualitas demi membentuk tim yang solid,” tegasnya. 

Ia juga mengingatkan, para pemain yang terpilih nantinya wajib menjaga disiplin selama pembinaan. Pemain yang tidak menunjukkan perkembangan atau melanggar aturan dapat digantikan oleh pemain cadangan. 

Kepada peserta yang belum lolos, Yah Fud memberikan motivasi agar tidak menyerah dan terus mengasah kemampuan karena peluang untuk bergabung tetap terbuka pada seleksi berikutnya. 

Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim seleksi yang dinilai berhasil menemukan bibit-bibit muda potensial dari berbagai kecamatan di Bireuen. 

“Terima kasih kepada tim seleksi yang telah bekerja dengan baik, transparan, dan mampu menjaring bakat-bakat terbaik untuk Juang FC,” ujar Yah Fud. (Joniful Bahri)

Jelang Ramadan 2026, Koramil 0314/Panggarangan Gelar Silaturahmi Sinergi TNI, Polri, dan Pers

By On Senin, Februari 16, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Memasuki ambang Bulan Suci Ramadan 2026, Komando Rayon Militer (Koramil) 0314/Panggarangan menggelar acara silaturahmi dan diskusi bertajuk “Ngobrol Pintar” di Makoramil 0314/Panggarangan, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini diinisiasi untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan sinergitas lintas sektoral di wilayah Lebak Selatan.

Inisiasi kegiatan yang digagas oleh Batituud Koramil 0314/Panggarangan, Serma Agus Suprapta, ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat setempat.

Endang Hermanto, yang akrab disapa “Wa Odet”, menyatakan bahwa langkah tersebut sangat positif dalam membangun kemitraan yang solid.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Agus Suprapta yang telah menginisiasi pertemuan ini. Silaturahmi ini sangat penting untuk membangun kemitraan antara TNI, Polri, dan rekan-rekan pers. Semoga harmonisasi ini tetap terjaga dengan baik,” ujar Wa Odet di sela-sela acara.

Acara yang berlangsung hangat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:

Pgs. Danramil 0314/Panggarangan, Pelda Eman Guratman, Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, S.H., beserta jajaran, Batituud Koramil 0314/Panggarangan, Serma Agus Suprapta, Ketua SMSI Kabupaten Lebak, Deni Ismayadi, Ketua Simpul PPWI Lebak Selatan, Ucup Supriadi dan sejumlah tokoh masyarakat dan awak media wilayah Lebak Selatan. (Uday)