-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Lautan Bendera Kuning “Kepung” Ekshumasi Gita Fitri, Kepahiang Bergetar Tuntut Keadilan!

By On Selasa, Maret 03, 2026

 


KEPAHIANG, KabarViral79.Com - Batu Bandung memanas. Ratusan warga tumpah ruah di sepanjang jalan menuju pemakaman, mengibarkan bendera kuning serentak sebagai simbol duka sekaligus perlawanan. Nama Gita Fitri (25) kini menggema di Kabupaten Kepahiang. Satu tuntutan mereka lantang: ungkap kebenaran, jangan ada yang ditutup-tutupi!

Sejak pagi, suasana haru bercampur amarah. Bendera kuning berkibar bak gelombang, menyelimuti akses menuju makam. Warga berdiri berjejer, sebagian meneteskan air mata, sebagian lagi mengepalkan tangan—menanti kejelasan atas kematian yang kini menjadi sorotan publik.

Di tengah tekanan publik yang kian menguat, Tim Dokter Kepolisian (Dokpol) dari Polda Bengkulu turun langsung melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk kepentingan autopsi forensik. Langkah ini dinilai sebagai fase krusial dalam membongkar penyebab pasti kematian korban.

Autopsi dilakukan untuk mendapatkan bukti ilmiah dan forensik yang sahih—menjawab spekulasi, mematahkan rumor, serta memastikan penyidikan berjalan sesuai prosedur hukum.

Kasat Reskrim setempat, Bintang Yudha Gama, sebelumnya telah memastikan tindakan tersebut.

“Iya, kita akan lakukan otopsi,” tegasnya.

Pernyataan itu kini menjadi pegangan publik. Hasil autopsi disebut-sebut sebagai kunci utama yang akan menentukan arah perkara: apakah ada unsur pidana, atau tidak.

Aksi ratusan bendera kuning bukan sekadar simbol duka. Ini adalah pesan keras kepada aparat: transparansi adalah harga mati. Warga meminta proses hukum dilakukan profesional, objektif, dan terbuka.

Secara hukum, hasil autopsi nantinya dapat menjadi alat bukti penting dalam penyidikan. Jika ditemukan indikasi tindak pidana, proses dapat meningkat ke tahap penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan KUHAP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum masih berjalan. Aparat belum menyimpulkan penyebab kematian dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terpancing isu yang belum terverifikasi.

Namun satu hal tak terbantahkan: Kepahiang sedang menunggu jawaban.

Dan ratusan bendera kuning telah menjadi simbol bahwa publik tidak akan diam sampai kebenaran benar-benar terungkap.

Siswa Keracunan MBG di Bireuen Diduga Terima Uang Tunai Rp 200 Ribu Saat Dirawat, Pengelola Program Belum Beri Penjelasan

By On Senin, Maret 02, 2026

Siswa yang mengalami keracunan MGB hingga kini masih menjalani perawatan di Puskesmas Simpang Mamplam, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Puluhan siswa yang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan menerima uang tunai saat menjalani perawatan medis. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Simpang Mamplam masing-masing menerima uang sebesar Rp 200 ribu. 

Pemberian uang tersebut diduga berasal dari pihak pelaksana program MBG di tingkat kecamatan. 

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya pembagian uang tersebut. 

Ia menyebut, uang diberikan ketika anaknya masih berada dalam proses pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas. 

"Saat kami di Pukesmas memang benar ada diberikan uang Rp 200 ribu. Informasinya dari pengelola MBG kecamatan untuk anak-anak yang dirawat,” ujarnya kepada wartawan, Minggu, 01 Maret 2026. 

Meski menerima uang itu, para orang tua menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pemulihan kesehatan anak-anak mereka. 

Sebelumnya, para siswa mengalami keluhan mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu MBG yang dibagikan pihak sekolah. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai tujuan pemberian uang tersebut—apakah dimaksudkan sebagai bentuk bantuan selama perawatan atau sebagai bentuk kepedulian dari pelaksana program di lapangan. 

Pihak pengelola MBG Kecamatan Simpang Mamplam juga belum memberikan keterangan rinci terkait sumber dana maupun alasan pemberian uang tunai kepada siswa yang dirawat. 

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan siswa di salah satu sekolah di Simpang Mamplam harus mendapat penanganan medis akibat gejala yang diduga terkait keracunan makanan. 

Dinas Kesehatan setempat telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.(Joniful Bahri)

IWO Indonesia Banten Berbagi Takjil di Kelapa Dua, Pererat Silaturahmi dan Isi Ramadan dengan Aksi Sosial

By On Senin, Maret 02, 2026

 


SERANG, KabarViral79.Com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Provinsi Banten menggelar aksi sosial berbagi takjil di kawasan Kelapa Dua, Kota Serang, Senin (02/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan organisasi profesi wartawan online tersebut.

Aksi yang dikomandani Ketua DPW IWO Indonesia Banten, Mevi Amirullah, menyasar warga sekitar Kelapa Dua serta para pengendara roda dua yang melintas di Jalan H. Sulaeman, tepatnya di depan Saung Ririungan.

Mevi Amirullah mengatakan, kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari program kerja DPW IWO Indonesia Banten di bidang keagamaan, khususnya dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Ya, hari ini kita berbagi takjil untuk warga masyarakat di sekitar Kelapa Dua, khususnya para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Jalan H. Sulaeman. Ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah,” Ucap Mevi di sela kegiatan.

Lebih lanjut Menurut ketua DPW Banten, Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, tidak hanya di internal organisasi, tetapi juga dengan masyarakat luas. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan sekaligus memperkuat citra wartawan sebagai insan yang peduli terhadap lingkungan sosial,Ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPW IWO Indonesia Banten, Roni Fahri, menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut juga bertepatan dengan agenda Rapat Koordinasi antara pengurus DPW IWO Indonesia Banten dan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP IWO Indonesia, Icang Rahardian, beserta jajaran pengurus DPP lainnya, dengan mengusung tema “Breaking the Fast Together”.

“Kegiatan berbagi takjil ini bertepatan dengan kehadiran Ketua Umum IWO Indonesia, Pak Icang Rahardian, dalam rapat koordinasi bersama pengurus DPW Banten. Jadi selain rapat, kita juga melaksanakan aksi sosial sebagai wujud kebersamaan,” tandas Roni.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas. DPW IWO Indonesia Banten berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat, khususnya selama bulan Ramadan.

(Suprani IWO-I Kabser)

Eratkan Silaturahmi, Keluarga Besar Bediler Malingping Gelar Buka Bersama

By On Senin, Maret 02, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Keluarga Besar Bediler Malingping Shooting Club (BMSC) menggelar acara buka puasa bersama di Kampung Cikeusik Timur, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Minggu (01/03/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di kediaman Pembina BMSC, H. Ucu Sukardi. Selain pengurus dan anggota, kegiatan ini juga diramaikan oleh kehadiran para istri dan anak-anak dari anggota klub menembak tersebut.

Ketua BMSC sekaligus Pengurus Perbakin Lebak, Iyan Puziana, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota yang hadir memboyong keluarga mereka.

“Marhaban Ya Ramadhan. Hari ini kita berkumpul untuk mempererat persaudaraan. Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah meluangkan waktu, juga kepada Bapak H. Ucu yang telah memfasilitasi tempat. Semoga ke depan BMSC semakin kompak dan solid dalam bingkai kekeluargaan,” ujar Iyan.

Di tempat yang sama, Pembina BMSC yang juga merupakan purnawirawan TNI AD dan Pengurus Perbakin Lebak, Muhammad Hadi, menambahkan bahwa pertemuan ini juga diisi dengan kegiatan arisan ibu-ibu anggota BMSC.

“Selain buka bersama, hari ini juga ada agenda rutin arisan ibu-ibu BMSC. Tujuannya jelas, agar antar keluarga saling mengenal lebih dekat sehingga hubungan kekeluargaan kita semakin kuat, tidak hanya antar anggota hobi menembak saja,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaga komunikasi dan harmoni di dalam organisasi Bediler Malingping Shooting Club.

(Angga/Uday)

PKB Kutuk Keras Israel-AS Bunuh Khamenei: Hari Ini Iran Jadi Target, Besok Bisa Jadi Negara Lain

By On Senin, Maret 02, 2026

Ketua Deplu dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah (tengah). 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan militer di Teheran

PKB menilai, peristiwa tersebut bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga ancaman serius bagi tatanan hukum internasional dan stabilitas global. 

Ketua Departemen Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah mengatakan, berdasarkan berbagai laporan internasional, serangan tersebut dilakukan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat (AS). 

“Peristiwa ini bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga pukulan serius bagi hukum internasional dan tatanan global yang selama ini dijunjung bersama,” ujar Luluk saat Konferensi Pers di kantor DPP PKB, Minggu, 01 Maret 2026. 

PKB mengutuk keras praktik pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat. 

Menurut Luluk, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional maupun norma kemanusiaan. 

“Serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat ini tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia,” ujarnya. 

Luluk mengingatkan, jika praktik semacam ini dibiarkan, dunia akan bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan oleh hukum. 

“Hari ini Iran menjadi target. Besok, negara mana pun dapat mengalami hal yang sama. Ketika pembunuhan terhadap pemimpin negara dianggap sah, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi bangsa mana pun,” pungkasnya. 

PKB juga menyoroti ketiadaan sanksi tegas terhadap berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya yang melibatkan Israel dalam tragedi kemanusiaan di Palestina. 

Menurut Luluk, standar ganda dalam penegakan hukum internasional telah membuka ruang bagi eskalasi kekerasan yang semakin luas. 

"Ketika standar ganda dipelihara, agresi akan terus berulang. Ketika keadilan tidak ditegakkan secara konsisten, konflik akan semakin meluas,” ujarnya. 

PKB menegaskan, kemanusiaan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan geopolitik maupun dominasi kekuatan militer. 

“Dunia membutuhkan keadilan yang universal, bukan hukum yang hanya berlaku bagi yang lemah,” ujarnya. 

Dalam pernyataannya, PKB juga menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan tersebut. 

Selain itu juga menjatuhkan sanksi tegas tanpa standar ganda, mendorong de-eskalasi konflik serta jalur diplomasi, dan melindungi warga sipil dari dampak konflik di kawasan Timur Tengah. 

"Ketidakadilan global hari ini adalah ancaman bagi perdamaian dunia esok. Jika dunia terus diam, maka yang akan tumbuh bukan stabilitas, tetapi spiral konflik tanpa akhir,” ujar Luluk. 

PKB turut menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran. 

"Semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan, dan semoga dunia internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan dan perdamaian sejati,” ucap Luluk. 

Diketahui sebelumnya, Israel menyerang Teheran, Iran, pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026

Setelah serangan itu, Israel menutup wilayah udaranya dan menetapkan keadaan darurat. 

Dilansir dari The Guardian, Israel menutup wilayah udara untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan Iran dengan drone dan rudal. 

Juru Bicara Militer Israel menyatakan, serangan tersebut merupakan langkah pendahuluan untuk menghilangkan ancaman terhadap negaranya. 

Sementara itu, Kantor Berita Agence France-Presse melaporkan adanya dua ledakan yang terdengar di Teheran. 

Laporan Associated Press menyebutkan, serangan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. AS disebut turut terlibat dalam serangan tersebut. 

Informasi itu disampaikan oleh sejumlah pejabat AS dan sumber lain yang mengetahui operasi tersebut. 

Serangan itu terjadi saat AS mengerahkan armada besar jet tempur dan kapal perang ke kawasan tersebut untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya

Kantor Berita Tasnim dan Fars mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei. Namun, tidak ada detail seputar kematiannya yang diumumkan. 

Menyusul kematian Khamenei, Iran mendeklarasikan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari hari libur nasional. (*/red)

Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba Sindikat Ko Erwin di Warung Makan

By On Senin, Maret 02, 2026

Genda, kurir narkoba sindikat Ko Erwin ditangkap di Pekanbaru. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Akhsan Al-Fadhil alias Genda, kurir narkoba sindikat bandar narkoba Ko Erwin di Pekanbaru, Riau. 

Genda ditangkap di warung makan di wilayah Pekanbaru, pada Selasa, 24 Februari 2026, sekira pukul 22.00 WIB. 

Adapun Genda bersama Erwin pernah mengedarkan sat kilogram narkoba jenis sabu. 

“Berdasarkan hasil analisis IT dan penelusuran keberadaan target, diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan berusaha melarikan diri menuju wilayah Pekanbaru, Provinsi Riau,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 01 Maret 2026. 

Eko mengatakan, penangkapan bermula dari pengakuan Ko Erwin bahwa dalam mengedarkan narkoba tidak bertindak sendiri, melainkan bersama Genda. 

Genda berperan mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Saat diinterogasi, Genda mengakui bekerja sama dengan Ko Erwin mengedarkan 500 gram dan satu kilogram bersama Ko Erwin di Bima. 

“Yang diperoleh dari seseorang yang dikenal dengan sebutan Bos Aceh untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat,” tuturnya. 

Adapun sabu dibawa dari Jakarta menuju Bima melalui jalur darat menggunakan mobil Toyota Raize warna hitam milik Erwin. 

Setibanya di Hotel Marina Inn, Kota Bima, sekitar pukul 20.00 WITA, 500 gram sabu dibawa oleh Genda ke kamar nomor 415 untuk ditimbang ulang, kemudian barang tersebut disimpan di dalam kamar hotel. 

Kemudian, sabu diambil oleh Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP Maulangi

Sementara, 1 kg sabu diambil oleh seseorang bernama Awan (DPO) yang terlebih dahulu mengambil kunci mobil Toyota Raize warna hitam dengan nomor polisi B 2262 PRG di kamar 415. 

"Karena sabu tersebut disimpan di dalam kendaraan tersebut di dalam tas warna hitam. Setelah itu Awan (DPO) membawa narkotika tersebut dengan menggunakan sepeda motor,” ujarnya. 

Genda beserta barang bukti dibawa dan diamankan oleh Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC untuk dibawa ke kantor guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait jaringan peredaran narkotika tersebut. 

Sejumlah alat bukti yang diamankan yaitu, sabu seberat 500 gram, tiga buah foto copy KTP milik Genda, dua buah foto copy KTP milik Erwin Iskandar, satu kartu Lotte Member, satu buah kartu BPJS, dua buah ponsel, uang tunai sejumlah Rp.2.360.000, empat buah boarding pass, tiga buah kartu ATM, satu lembar kwitansi penyewaan satu unit kendaraan roda empat jenis Hicce. 

Diketahui sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika, Erwin Iskandar alias Ko Erwin

Erwin Iskandar merupakan bandar narkoba yang diduga menyetor uang Rp 2,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. (*/red)

Khamenei dan Tujuh Pejabat Tinggi Iran Terbunuh dalam Serangan AS-Israel

By On Senin, Maret 02, 2026

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei

TEHERAN, KabarViral79.Com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei tewas dalam perang yang dimulai oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke negaranya.

elain Khamenei, sejumlah pejabat hingga putri dan cucu Khamenei juga tewas dalam serangan itu. 

Diketahui sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026. 

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," ujar Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP. 

Pada Minggu, 01 Maret 2026, Iran mengkonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei, akibat serangan tersebut. Iran juga mengumumkan masa berkabung selama 40 hari. 

Dilansir dari CNN dan AFP, selain Khamenei, putri, menantu hingga cucu sang Pemimpin Tertinggi Iran itu juga tewas. 

Tak hanya itu, Komandan Garda Revolusi Iran, Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh juga tewas. 

Berikut daftar pejabat dan keluarga Khamenei yang tewas: 

1. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei 

2. Komandan IRGC Mayor Jenderal, Mohammad Pakpour 

3. Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani 

4. Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh 

5. Pejabat Intelijen Iran, Saleh Asadi 

6. Pejabat Penelitian Iran, Hossein Jabal Amelian 

7. Pejabat Penelitian Iran, Reza Mozaffari-Nia 

8. Penghubung pertahanan senior Iran, Mohammed Shirazi 

9. Putri Khamenei 

10. Menantu Khamenei 

11. Cucu Khamenei 


(*/red)