-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bupati Tangerang Berikan Dua Tiket Umroh kepada Warga Desa Cikuya di PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

By On Jumat, September 11, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Tahun 2026, di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch.Maesyal Rasyid, Jumat malam, 10 September 2026. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang memberikan dua tiket Umroh kepada dua warga desa Ciikuya lewat undian. 

Bupati Tangerang menyampaikan, dirinya sangat takjub kepada warga

Desa Ciikuya yang sangat kompak dengan penuh kebersamaan menghadiri PHBI Maulud Nabi SAW 1448 H. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa (Kades) Cikuya, Ade Sapei yang begitu sangat bijak kepada seluruh warganya dalam memimpin Desa Ciikuya. 

Bupati sangat terkesan melihat suasana warga Desa Cikuya yang guyub rukun di bawah kepemimpinan Kades Cikuya Ade Sapei. (Reno)

Gubernur Andra Soni Ikut dalam Pencarian Lima Jurnalis Bersama Tim SAR di Selat Sunda

By On Jumat, September 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni ikut langsung dalam proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin lalu, 07 September 2026, saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. 

CILEGON, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni ikut langsung dalam proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak pada Senin lalu, 07 September 2026, saat melakukan peliputan Anak Gunung Krakatau. 

Gubernur Andra Soni bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Jumat pagi, 11 September 2026. 

"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi, dan ini masih di area yang aman, artinya di luar 3 Km dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ujar Andra Soni. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menunjukkan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau dari dalam kapal yang dinaikinya bersama Tim SAR Gabungan. 

"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," ujarnya. 

Andra Soni juga menyampaikan, Tim SAR gabungan yang berada di kapal RIB 02 tengah melakukan penyisiran di Pulau Sertung yang tidak jauh dari Gunung Krakatau. 

"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya. (Welfendry)

Pemkab Serang Raih Penghargaan Bidang Manajemen ASN dari BKN

By On Jumat, September 11, 2026

Pemkab Serang raih penghargaan dari BKN. 

SERANG, KabarViral79.Com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional (Kanreg) III Jawa Barat- Banten memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang dipimpin Bupati Ratu Rachmatuzakiyah. 

Penghargaan BKN pada Bidang Manajemen ASN, Kategori Layanan Penilaiaan Potensi dan Kompetensi Wilayah Sedang. 

Penghargaan diterima oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Iskandar Nordat bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Kepegawaian tingkat Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat dan Banten di Aula BKN Kanreg III Bandung pada Rabu, 09 September 2026. 

Kepala BKN Kanreg III Jabar-Banten, Wahyu menyampaikan selamat kepada Pemkab Serang yang dipimpin Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atas penghargaan Bidang Manajemen ASN,  Kategori Layanan Penilaiaan Potensi dan Kompetensi Wilayah Sedang. 

"Semoga penghargaan ini berdampak terhadap peningkatan kinerja ASN, dalam melayani masyarakat Kabupaten Serang menuju Serang Bahagia," kata Kepala BKN Kanreg III Jabar-Banten, Wahyu. 

Wahyu juga mengungkapkan bahwa BKN Kanreg III Jabar-Banten memberikan penghargaan kepada Pemkab Serang atas dasar komitmen salah satu pemerintah daerah yang melakukan penilaian potensi dan kompetensi terhadap ASN di lingkungan Pemkab Serang, salah satunya adalah sistem penilaian manajemen talenta. 

"Komitmennya juga dalam bentuk terus melakukan sinergi dan berkoordinasi dengan BKN dalam menerapkan program-program BKN, salah satunya yang sistem manajemen talenta," terangnya. 

Apresiasi juga disampaikan Kepala BKN Pusat, Zudan Arif Fakrullah. 

Turut hadir pada Rapat Koordinasi Kepegawaian tingkat Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jabar-Banten para deputi, para direktur pengawasan dan pengendalian, dan para Kepala BKPSDM se Provinsi Jabar dan Banten. (*/red)

Kodim 0602/Serang Gelar Karya Bakti Peduli Sampah di Kawasan Pasar Rau

By On Jumat, September 11, 2026

Kodim 0602/Serang menggelar karya bakti peduli sampah di kawasan Pasar Rau, Kota Serang, Banten, Jumat, 11 September 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang menggelar karya bakti peduli sampah di kawasan Pasar Rau, Kota Serang, Banten, Jumat, 11 September 2026. 

‎Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 Tahun 2026. 

‎Danramil 0602-01/Kota Serang, Mayor Inf Uung Nugraha mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap persoalan lingkungan, yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. 

‎"Kenapa sampah? Karena sampah ini sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari," ujar Uung. 

‎Menurutnya, kebersihan pasar tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan kenyamanan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi pedagang dan pembeli. Pasar yang bersih dinilai dapat membuat pengunjung lebih nyaman berbelanja. 

‎"Kalau pasarnya bersih, pembeli juga senang dan nyaman berbelanja. Begitu pun pedagang, kalau bersih dagangannya laku sehingga membawa kebaikan untuk kita semua," ujarnya. 

Mayor Inf Uung mengatakan, sampah yang dibiarkan menumpuk, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, TNI turut mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong bersama sejumlah unsur. 

‎"Kalau kita biarkan, akan menimbulkan ketidaknyamanan," ujarnya. 

‎Pembersihan dilakukan dengan menyusuri sejumlah blok di kawasan Pasar Rau. Personel bergerak dari titik awal, menuju kawasan Cangkring, kemudian kembali ke lokasi semula. 

‎Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Serang Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Satpol PP Kota Serang, unsur kecamatan dan Kelurahan Serang, serta masyarakat. 

‎Seorang warga Pandeglang, Bahrudin, yang sedang berbelanja di Pasar Rau, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berterima kasih kepada TNI yang menginisiasi aksi bersih-bersih di pasar. 

‎"Saya bangga dengan TNI karena perhatiannya sangat besar terhadap rakyat," kata Bahrudin. 

‎Menurutnya, keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial dan lingkungan menunjukkan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat bawah. 

‎"TNI selalu peduli dengan semua permasalahan di masyarakat bawah. Hari ini peduli terhadap lingkungan dan sampah. Semoga mendapatkan balasan atas kebaikan yang dilakukan," ujarnya. (*/red)

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih di Kibin

By On Jumat, September 11, 2026

Polsek Cikande kembali menyalurkan bantuan air bersih dari Polres Serang untuk warga yang membutuhkan, Jumat, 11 September 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Polsek Cikande kembali menyalurkan bantuan air bersih dari Polres Serang untuk warga yang membutuhkan, Jumat, 11 September 2026. 

Kali ini, pendistribusian air bersih menyasar warga Kampung Panebong Curug, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin. 

Sebanyak 8.000 liter air bersih dialokasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat setempat yang terdampak kesulitan air. 

Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah hukum Polres Serang. 

"Kami dari Polsek Cikande hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Penyaluran bantuan air bersih ini adalah komitmen kami bersama Polres Serang untuk terus tanggap terhadap kebutuhan warga, khususnya yang sedang mengalami krisis air bersih," ujar Kompol Rudika Harto Kanajiri. 

Bantuan tersebut disambut hangat oleh warga setempat. Jamal, salah satu tokoh pemuda Kampung Panebong Curug, menyampaikan apresiasinya mewakili seluruh warga. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, dan Kapolsek Cikande atas kepedulian serta bantuan air bersih ini. Bantuan 8.000 liter air ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi yang sulit saat ini," ujar Jamal. 

Melalui aksi sosial ini, Polsek Cikande dan Polres Serang berharap dapat terus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta hadir memberikan solusi nyata di tengah permasalahan warga. (*/red)

Basarnas Kerahkan Helikopter HR-3604 dalam Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

By On Jumat, September 11, 2026

Basarnas kerahkan Helikopter untuk cari Jurnalis yang hilang di Anak Krakatau. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menurunkan helikopter untuk membantu proses pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. 

Tim SAR berharap helikopter bisa memudahkan proses pencarian. 

"Dalam rangka mendukung operasi SAR terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian akibat speedboat hilang kontak di perairan Selat Sunda, helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR di wilayah Gunung Anak Krakatau, Banten," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, Kamis, 10 September 2026. 

Helikopter HR-3604 berangkat dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan direncanakan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada pukul 12.52 WIB. 

Rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran-Pantai Carita-BPBD Banten-Helipad/JIExpo Kemayoran. 

Helikopter tersebut membawa tujuh orang crew on board, yaitu Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar. 

"Pengerahan helikopter ini menjadi bagian dari upaya penguatan pencarian melalui dukungan udara, khususnya dalam pemantauan wilayah operasi SAR di sekitar Perairan Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau," ujarnya. 

Pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di area Gunung Anak Krakatau memasuki hari ke-3. 

Hari ini, petugas mengerahkan enam kapal, termasuk Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL, serta dibantu nelayan. 

Amrad menyebutkan ada enam sektor pencarian. Nelayan akan membantu proses pencarian di sektor E atau area pesisir pantai Banten. 

"Yang di sektor E, untuk di sektor E itu kita nanti setelah dari rekan-rekan kita mendampingi para nelayan yang melakukan searching, itu akan mereka melakukan searching di pesisir-pesisir Banten," kata Amrad. 

Untuk pencarian hari ini, akan dikerahkan enam kapal. Kapal-kapal tersebut adalah KRI Lepu, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KAL Pohawang, KP Sanjaya, dan RIB 02 Banten. 

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian para korban hingga 2.109 NM². (*/red)

Prabowo Perintahkan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis di Sekitar Anak Krakatau

By On Jumat, September 11, 2026

Pencarian lima Jurnalis yang hilang di Selat Sunda. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali untuk segera mengerahkan armada guna mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK). 

Instruksi tersebut telah diberikan oleh Presiden Prabowo sejak Senin malam, 07 September 2026. 

Menindaklanjuti arahan itu, TNI Angkatan Laut langsung mengerahkan sejumlah kapal ke lokasi kejadian. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya melalui akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, pada Kamis, 10 September 2026. 

"Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya," tulis Teddy dalam keterangannya. 

Berdasarkan laporan KSAL, total terdapat 11 kapal gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian. 

Kapal-kapal tersebut, di antaranya KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer I-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, KP Sanjaya-7017. 

Teddy menyampaikan harapan agar seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. 

"Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat," tutupnya. (*/red)

AKBP Ricky Nugraha Emban Amanah sebagai Kapolres Bener Meriah

By On Jumat, September 11, 2026

  


ACEH — AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si. resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Bener Meriah Polda Aceh. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi Polri dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Mengemban tugas sebagai Kapolres Bener Meriah merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Di tengah berbagai dinamika dan tantangan kamtibmas, sosok pemimpin yang mampu membangun komunikasi, merangkul masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan.


AKBP Ricky Nugraha dikenal sebagai sosok yang humble, komunikatif, terbuka, dan mudah bergaul. Karakter tersebut diharapkan menjadi modal dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dengan masyarakat serta berbagai elemen di Kabupaten Bener Meriah.


Dalam menjalankan tugasnya, pendekatan humanis diharapkan tetap berjalan seiring dengan ketegasan dan profesionalisme dalam penegakan hukum. Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga diharapkan mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada.


Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, insan pers, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan situasi Bener Meriah yang aman dan kondusif.


“Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Saya ingin hadir bersama masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang ada, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen untuk menciptakan Bener Meriah yang aman, nyaman dan kondusif,” ujar AKBP Ricky Nugraha kepada awak media Kamis (10/9/2027).


Kehadiran AKBP Ricky Nugraha diharapkan membawa semangat baru bagi Polres Bener Meriah, memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Keberhasilan kepemimpinan seorang Kapolres bukan hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana rasa aman, kepercayaan, dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat dapat dibangun.


*Selamat dan Sukses Mengemban Amanah*


Selamat dan sukses atas dilantiknya AKBP RICKY NUGRAHA, S.I.K., M.Si. sebagai Kapolres Bener Meriah Polda Aceh.


Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan keteguhan dalam menjalankan amanah serta tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Humble dalam bersikap, tegas dalam bertindak, humanis dalam melayani, profesional dalam menjalankan tugas, dan senantiasa merangkul seluruh elemen masyarakat.


Selamat mengemban amanah baru. Semoga sukses membawa Polres Bener Meriah semakin dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat.

Aksi Simpati dan Solidaritas, Keluarga Besar BAPERA Banten Gelar Doa Bersama untuk 8 Korban Hilang di Selat Sunda

By On Jumat, September 11, 2026

 



Serang – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Provinsi Banten menggelar aksi simpati berupa doa bersama untuk 8 korban hilang  di perairan Selat Sunda, kawasan Gunung Krakatau. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam Minggu pukul 19.30 bertempat di Posko SAR Carita.  


Aksi ini ditujukan sebagai bentuk dukungan moral terhadap proses pencarian para korban yang terdiri dari jurnalis, Anak Buah Kapal (ABK), dan pemandu wisata (guide). Mereka dilaporkan hilang kontak saat sedang menjalankan tugas jurnalistik di wilayah tersebut, sejak Senin 7 September 2026.


Ketua DPD Bapera Banten, DR. HM, Ali Hanafiah, SE, SH, M.Si menyatakan bahwa agenda doa bersama ini merupakan wujud nyata empati dan solidaritas dari keluarga besar BAPERA terhadap para korban yang hingga kini belum ditemukan.


"Upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan ini sudah sangat maksimal. Kita sama-sama berdoa, semoga dengan kekuatan doa para korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Ali Hanafiah di Kota Serang, Jumat (11/9). 


Lebih lanjut, Ali Hanafiah turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan yang bekerja siang dan malam.  Menurutnya, seluruh elemen penyelamat telah mengerahkan kemampuan terbaiknya di lapangan sejak awal menerima laporan kehilangan.


Berdasarkan data resmi, berikut adalah daftar 8 korban hilang yang menjadi fokus dalam aksi doa bersama ini:

Jurnalis/Wartawan:

• M. Bagus Khoirunnas(LKBN ANTARA)

• Ari Basuki(Merdeka.com)

• Yudistiro Pranoto / Yudhis(iNews)

• Firdaus Wajidi / Daus(Anadolu Agency)

• Donal Husni(Jurnalis Lepas / Freelance)

Kru Kapal dan Pemandu:

• Warta(Kapten / Nakhoda kapal)

• Surakman(Anak Buah Kapal / ABK)

• Heriyanto(Pemandu / Guide).


Melalui kegiatan ini, BAPERA Banten mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyelipkan doa agar proses evakuasi berjalan lancar dan membawa kabar baik bagi keluarga korban.

Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah: Siap Lanjutkan Program dan Bawa Inovasi Baru

By On Kamis, September 10, 2026

TANGERANG, KabarViral79.ComGerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) XIV Tahun 2026, di Aula Gedung Kwarcab Kabupaten Tangerang, Kamis, 10 September 2026. 

Dalam Muscab tersebut, Iwan Firmansyah secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang masa bakti 2026-2031. 

Mengemban amanah baru tersebut, Iwan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan baik sekaligus mendorong pengembangan program yang lebih inovatif. 

“Ini merupakan amanah yang besar dan tentu tidak bisa saya jalankan sendiri. Saya mohon arahan, bimbingan, dukungan, dan kerja sama dari seluruh jajaran Kwarcab, Kwartir Ranting, Mabiran, serta seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang,” ujar Iwan. 

Dia juga menegaskan, kepengurusan baru tidak akan berhenti pada pergantian kepemimpinan, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas program Pramuka. 

“Mari kita lanjutkan program-program yang telah baik. Yang sudah berjalan kita pertahankan dan kita tingkatkan, sementara yang masih perlu diperbaiki akan kita evaluasi dan sempurnakan bersama. Saya ingin Pramuka Kabupaten Tangerang semakin solid, aktif, inovatif, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. 

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pramuka untuk membangun semangat kebersamaan dan kolaborasi. 

Menurutnya, kemajuan organisasi sangat bergantung pada kekuatan kerja sama dari tingkat gugus depan, kwartir ranting hingga kwartir cabang. 

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kab. Tangerang membuka langsung kegiatan Muscab XIV Gerakan Pramuka tersebut. 

Dalam arahannya, ia mendorong Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang agar semakin aktif membangun kemandirian generasi muda melalui pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan ketahanan pangan. 

“Pramuka harus menjadi wadah yang menyenangkan bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, mengembangkan kreativitas, mengenal kewirausahaan, membangun jejaring, serta memanfaatkan teknologi digital,” kata Bupati Maesyal. 

Ia berharap kepengurusan Kwarcab yang baru nantinya dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan program inovatif dan unggulan yang selaras dengan program Kwartir Nasional dan Kwartir Daerah Banten, serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. 

"Saya ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kwarcab yang baru. Semoga Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang terus tumbuh dan berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang produktif, mandiri, kreatif, serta aktif berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah," ujarnya. (Reno)

Buka Rakerda II BAPERA Banten, Andra Soni: Pemuda Bersatu, Banten Maju

By On Rabu, September 09, 2026

 


Kota Serang -  Gubernur Banten Andra Soni, berharap Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) menjadi organisasi yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus turut memberikan solusi atas berbagai persoalan publik.


Harapan tersebut disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bapera Provinsi Banten di Ballroom Le Dian Hotel, Kota Serang, Rabu (9/9/2026). 


Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Gubernur Andra mengapresiasi dan berharap organisasi kepemudaan ini dapat terus berkontribusi secara nyata.


"Dengan pemuda bersatu, insyaallah Banten maju bisa kita perjuangkan bersama," ungkap Gubernur Andra.


Menurutnya, selama ini Bapera telah menunjukkan komitmen yang baik dalam mendukung berbagai program pemerintah. Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat menjadi masukan positif bagi penyempurnaan tata kelola pemerintahan.


"Semoga tata kelola pemerintahan kita ke depan semakin baik," tambahnya.


Di tempat yang sama, Ketua DPD Bapera Provinsi Banten, Ali Hanafiah, menjelaskan bahwa Rakerda ini digelar untuk menyusun program kerja selama satu tahun ke depan. Prioritas utama Bapera saat ini adalah konsolidasi dan pembenahan internal organisasi.


"Oleh karena itu, hari ini Bapera akan menetapkan rencana konsolidasi akbar organisasi pada tahun 2027," paparnya.


Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa Bapera juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) anggotanya melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Anggota yang dinilai memiliki potensi akan diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi.


"Bagi anggota yang kurang mampu, akan kami kuliahkan minimal hingga meraih gelar sarjana," tegas Ali.


Sebagai informasi, acara pembukaan Rakerda ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 100 anak yatim, serta penyerahan 28.000 masker untuk masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Anniversary Persita ke-73, Ketua Laskar Benteng Viola Tangerang Berharap Persita Juara di Liga 1

By On Rabu, September 09, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Laskar Benteng Viola Tangerang berharap Persita bisa menjadi juara di Liga 1.

Hal itu disampaikan Ketua La Viola, Dolpo saat perayaan Anniversary Persita ke-73 yang berlangsung di Jembatan Kaca Berendeng, Tangerang Kota, Rabu, 09 September 2026. 

"Kami akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Persita. Doa kita, Persita bisa memberikan yang terbaik, yakni bisa menjadi Juara di Liga 1 musim ini," ucapnya. 

Dia pun mengajak pencinta sepak bola untuk bersama-sama mendukung Persita yang merupakan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang. 

"Ayo kita bangkitkan kembali gairah sepak bola, kita ramaikan kembali  Stadion Indomilik Arena yang merupakan markas Tim Persita kebanggan masyarakat Kabupaten Tangerang, satu-satunya Tim yang berlaga di Liga 1," ujarnya. (Reno)

PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK

By On Rabu, September 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten ikut prihatin kepada lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau(GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin dan mendoakan agar kelima wartawan yang hilang kontak tersebut dapat ditemukan dengan selamat dan dapat menjalankan tugas Jurnalistik seperti biasanya. 

“Kami ikut prihatin atas adanya laporan lima wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sudah melakukan kontak dengan salah satu keluarga wartawan yang hilang kontak itu, yang kebetulan orangnya merupakan anggota PWI Lebak,” kata Rian Nopandra, Rabu, 09 September 2026. 

Rian mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, kelima wartawan tersebut hilang kontak bersama tiga orang lain yang merupakan kapten, abk dan guide hilang. 

Mereka sejak Senin, 07 September 2026, menaiki Kapal Speedboat dari Dermaga Pagedongan Carita, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. 

Adapun lima orang jurnalis yang sampai sekarang hilang kontak yaitu, M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudhistiro Pranoto / Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal (Jurnalis Freelance). 

“Kami semua memanjatkan doa terbaik untuk teman-teman kita. Semoga seluruh jurnalis dan tiga orang kru speadboot.dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Rian. 

Rian mengaku telah menugaskan Fahdi Khalid, Sekertaris PWI Banten untuk menghubungi Mansyur Suryana, orang tua salah satu jurnalis yang hilang kontak, yakni bapak kandungnya dari M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara). 

“Dari keterangan orangtuanya, bahwa anaknya belum ketemu. Jadi mohon doanya saja untuk temen-temen semua,” katanya. 

Sementara itu, Mansur Suryana, wartawan Antara sekaligus orang tua kandung dari M Bagus Khoirunnas, mengaku sampai saat ini kehilangan kontak. Dia berharap semua wartawan di Banten mendoakan keselamatan anaknya. 

Terkahir kali, kata dia, hasil jepretan poto anaknya terkait erupsi Gunung Anak Krakatau di posting di media sosial milik orang nomor satu di Republik Indonesia. 

Karena Bagus sangat concern dengan aktifitas erupsi GAK, maka ia selalu berada di sekitar lokasi, sampai diminta jadi koordinator untuk mengantar wartawan nasional sampai akhirnya mereka hilang kontak. 

“Belum ketemu, saya harap ada kabar baik, mohon doanya saja dari semua teman-teman agar Bagus dan rekan rekan selamat,” kata Mansyur. (Reno)

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

By On Rabu, September 09, 2026

Jajaran Pengurus dan Anggota PERWAST saat kegiatan Milad ke-6, Sabtu, 29 Agustus 2026. 

SERANG, KabarViral79.ComPerkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST) menyampaikan keprihatinan atas kabar hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga kru yang sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. 

Ketua PERWAST, Mansar mengatakan, pihaknya turut prihatin atas peristiwa tersebut. 

Ia berharap seluruh jurnalis dan kru yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. 

“Kami dari keluarga besar PERWAST sangat prihatin dengan kabar hilang kontaknya rekan-rekan jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. Kami berharap seluruhnya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Mansar. 

Menurutnya, tugas jurnalistik merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Namun, keselamatan insan pers ketika menjalankan tugas di lapangan juga harus menjadi perhatian bersama, terlebih ketika peliputan dilakukan di wilayah dengan kondisi alam dan cuaca yang berpotensi membahayakan. 

“Kami mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar. Semoga seluruh jurnalis dan kru yang hilang kontak segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” katanya. 

Hal senada disampaikan Pembina PERWAST, Angga Apria Siswanto. Ia menyampaikan keprihatinan dan dukungan moril kepada keluarga para jurnalis serta kru yang masih menunggu kabar. 

Angga berharap, seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dapat terus melakukan upaya terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan. 

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama, khususnya keluarga besar insan pers. Mereka sedang menjalankan tugas untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap proses pencarian dilakukan secara maksimal dan mudah-mudahan seluruhnya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Angga. 

Lima jurnalis tersebut dilaporkan berada di kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan. 

Mereka bersama tiga kru lainnya kemudian dilaporkan hilang kontak. 

Rombongan sebelumnya diketahui berangkat dari kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, menuju perairan Gunung Anak Krakatau. 

Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap mereka masih menjadi perhatian berbagai pihak. 

PERWAST berharap proses pencarian dapat terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat. 

PERWAST juga mengajak insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para jurnalis dan kru yang masih dalam pencarian. 

“Harapan kami semuanya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Ini bukan hanya menjadi perhatian keluarga, tetapi juga menjadi perhatian seluruh insan pers,” pungkas Mansar. (*/red)

Dugaan Mafia Jual Beli Titik Dapur MBG, Dari Oknum Dosen Universitas dan Oknum Guru MAN di Pandeglang

By On Rabu, September 09, 2026

 


Serang — Aliansi Advokat Pemantau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Banten mengungkap dugaan praktik manipulasi dan jual beli titik dapur operasional program MBG di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Praktik tersebut diduga menyebabkan sejumlah pengelola dapur mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.


Perwakilan Aliansi Advokat Pemantau MBG Banten, Yayan Sumaryono Cakranegara, mengatakan pihaknya menerima laporan dari lima pengelola dapur yang diduga menjadi korban dengan total estimasi kerugian sementara mencapai sekitar Rp1,5 miliar.


"Ada sejumlah pemain, yang diduga oknum guru MAN di Pandeglang, mantan anggota DPD RI, dosen di universitas swasta beserta nama rekan atau timnya, serta seorang pemilik dapur di Kota Serang," kata Yayan di Serang, Selasa (8/9/2026).


Menurut Yayan, para pengelola dapur diduga diminta menyerahkan uang antara Rp300 juta hingga Rp500 juta kepada sejumlah pihak dengan iming-iming memperoleh verifikasi operasional atau tanda centang biru sebagai salah satu syarat agar dapur MBG dapat beroperasi.


Namun, setelah uang diserahkan, dapur yang dijanjikan tersebut disebut belum dapat beroperasi. Sementara uang yang telah diberikan para pengelola dapur juga diduga belum dikembalikan.


"Hingga saat ini, dapur tersebut tidak bisa beroperasi dan uang mereka tidak dikembalikan oleh para oknum tersebut," ujarnya.


Yayan mengatakan, praktik yang dilaporkan tersebut diduga telah menimbulkan kerugian cukup besar bagi para pengelola dapur yang berharap dapat banyak oknum terlibat dalam pelaksanaan program MBG.


Meski demikian, ia menegaskan seluruh dugaan tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan dan pembuktian. Pihaknya juga tidak ingin melakukan penghakiman terhadap pihak-pihak yang disebut dalam laporan.


Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, Aliansi Advokat Pemantau MBG Banten menyiapkan sejumlah langkah, salah satunya membuka posko pengaduan bagi mitra atau pengelola dapur MBG lainnya yang merasa menjadi korban dugaan praktik serupa. Dengan mengirimkan bukti ke email kami, 

 aappmbg@gmail.com


Selain itu, pihaknya berencana membawa sejumlah bukti yang telah dikumpulkan kepada Kejaksaan Agung pada pekan depan.


Yayan menyebut bukti yang dimiliki antara lain berupa dokumen serah terima uang tunai dan bukti instruksi transfer yang diduga berkaitan dengan transaksi untuk mendapatkan titik atau verifikasi dapur MBG.


"Kami telah menerima laporan dari lima dapur yang menjadi korban. Estimasi kerugian sementara dari laporan tersebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar," katanya.


Selain dugaan jual beli titik dapur, Aliansi Advokat Pemantau MBG Banten juga menyoroti keberadaan sejumlah yayasan yang disebut menjadi perantara dalam pelaksanaan program tersebut.


Menurut Yayan, terdapat dugaan yayasan perantara meminta porsi keuntungan yang terlalu besar. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memengaruhi pengelolaan dapur hingga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.


"Akibatnya kualitas makanan MBG yang dibagikan menjadi buruk dan merugikan masyarakat. Ini yang paling kami sayangkan karena sasarannya adalah anak-anak sekolah," katanya.


Atas kondisi tersebut, Aliansi Advokat Pemantau MBG Banten meminta pihak berwenang melakukan evaluasi terhadap yayasan yang dinilai bermasalah dalam pelaksanaan program MBG.


"Kami juga menuntut pihak berwenang untuk segera mengevaluasi dan mengganti yayasan-yayasan bermasalah yang menaungi program ini," ujarnya.


Yayan kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghakimi pihak mana pun yang disebut dalam laporan. Menurut dia, seluruh dugaan tersebut harus diuji melalui proses hukum untuk memastikan kebenarannya.


"Kami tidak ingin melakukan penghakiman. Biarkan aparat penegak hukum yang membuktikan. Jika terbukti ada pelanggaran, maka harus ada pertanggungjawaban," katanya.


Ia berharap pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di Banten dapat diperkuat agar program pemerintah yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan pihak tertentu.


"Program MBG ini menyangkut gizi anak bangsa. Karena itu, kami ingin pelaksanaannya bersih dari praktik mafia dan penyimpangan," pungkasnya.

Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, Bupati Maesal Minta Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

By On Selasa, September 08, 2026

Bupati Tangerang, Moch. Maesal Rasyid saat menghadiri peluncuran Program Beasiswa Madrasah Gemilang, di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Selasa, 08 September 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi meluncurkan Program Beasiswa Madrasah Gemilang. 

Acara peluncuran yang menjadi angin segar bagi dunia pendidikan keagamaan ini digelar dengan khidmat di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab), Selasa, 08 September 2026. 

Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, jajaran pejabat struktural Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Tangerang, para Tokoh Agama, Kepala Madrasah serta 40 Guru yang menjadi peserta penerima beasiswa. 

Bupati Tangerang, Moch. Maesal Rasyid dalam sambutannya memaparkan bahwa peluncuran beasiswa ini merupakan wujud nyata intervensi dan dukungan penuh Pemerintah Daerah. 

Upaya kolaboratif ini dilakukan secara konsisten untuk terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya melalui penguatan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan. 

"Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan Ibu Menteri Agama dalam rangka meluncurkan beasiswa untuk Guru-guru Madrasah di Kabupaten Tangerang. Sumber dananya ini dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diberikan hibah kepada Kementerian Agama. Inovasinya adalah untuk meningkatkan kompetensi Guru Madrasah, Guru a

Agama Islam, dan Guru RA melalui kuliah gratis, sehingga Insya Allah anak-anak kita akan semakin cerdas dan menjadi SDM unggulan," ujar Bupati Maesal Rasyid. 

Bupati juga memaparkan rincian teknis terkait sasaran utama penerima program beasiswa tersebut.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan ikhtiar nyata Pemerintah Daerah bersama Kementerian Agama sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi. 

"Secara teknis, beasiswa ini diberikan kepada 40 Guru Madrasah yang belum memiliki gelar S1, atau yang jenjang S1-nya belum linier. Insya Allah, pada tahun-tahun berikutnya kuota penerima beasiswa ini juga akan terus kita tambahkan," ujar Bupati Maesal. 

Pada kesempatan yang sama, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, mewakili Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan hangat dari jajaran Pemkab Tangerang beserta seluruh tamu undangan yang hadir, sekaligus mengapresiasi antusiasme para guru yang terus berjuang di dunia pendidikan. 

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Helmi Halimatul Udhmah membagikan poin arahan strategis dari kementerian terkait urgensi peluncuran beasiswa pendidikan ini. 

"Saya sampaikan tiga pesan. Pertama, jadikan beasiswa ini investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, kelola beasiswa ini secara transparan dan akuntabel. Ketiga, para suami harus mendukung istri yang kuliah untuk menjaga ketahanan keluarga, karena dari sanalah kualitas bangsa ditentukan," tegas Hj. Helmi Halimatul Udhmah. 

Peluncuran program ini membawa napas lega dan kebahagiaan tersendiri bagi para penerima manfaat, salah satunya adalah Neneng Rostiani, guru di MIS Nurul Ibad, Desa Talagasari. 

Bagi Neneng, kesempatan ini sangat istimewa karena ia akan merasakan bangku kuliah untuk pertama kalinya dan tengah bersiap mengikuti masa orientasi (Ospek) pada tanggal 26 mendatang. 

"Perasaan saya bahagia, bersyukur, dan tidak menyangka bisa mendapat beasiswa. Semoga langkah ini membawa berkah dan manfaat nyata. Melalui program Beasiswa Madrasah Gemilang ini, saya mengambil jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang, Banten. Semoga pemerintahan Kabupaten Tangerang semakin maju, jaya, gemilang dan bisa terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang," pungkasnya penuh harap. 

Pemkab Tangerang berkomitmen bahwa Program Beasiswa Madrasah Gemilang merupakan wujud nyata kolaborasi dengan berbagai steholder ke depan Pemda Tangerang akan terus mempertahankan dan meningkatkan program program strategis serupa komitmen ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta didik di Kabupaten Tangerang mendapatkan pendidikan dari tenaga pengajar yang kompeten, propesional dan memiliki dedikasi tinggi. (Reno)

Kapal Rombongan Jurnalis Banten Hilang saat Meliput Anak Krakatau

By On Selasa, September 08, 2026

Kapal rombongan Jurnalis Banten hilang saat meliput Anak Krakatau. 

SERANG, KabarViral79.Com - Kapal cepat yang ditumpangi oleh lima Jurnalis Banten hilang. 

Rombongan Jurnalis yang hendak meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) itu tidak diketahui keberadaannya pada Senin, 07 September 2026. 

Kapal berangkat dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, sekira pukul 14.00 WIB untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. 

Sekira pukul 15.04 WIB, kapal hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda pada titik koordinat duga 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T. 

Kepala Kantor SAR Banten, Al Armada, mengaku mendapatkan informasi mengenai peristiwa tersebut pada Selasa, 08 September 2026, sekira pukul 13.55 WIB. 

“Pada Selasa, 08 September 2026,pukul 13.55 WIB, menerima info dari Jurnalis Antara, Bayu,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa, 08 September 2026. 

Berdasarkan informasi yang diterima, pada Senin, 07 September 2026, pukul 14.00 WIB, rombongan Jurnalis Banten bertolak dari Dermaga Pagedongan untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

“Komunikasi terakhir korban dengan Jurnalis Lampung atas nama Abay bahwa pada pukul 14.42 WIB, 07 September, mengirim share lokasi terakhir dan pada pukul 15.04 WIB terjadi hilang kontak,” ujarnya. 

Armada mengungkap, total ada tujuh orang yang menumpangi kapal cepat tersebut, terdiri dari, lima jurnalis foto, satu nakhoda, dan satu Anak Buah Kapal (ABK). 

Kelima Jurnalis yang masih dalam pencarian adalah M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Kurnalis Inews), Daus (Jurnalis Anadolu), dan Donal (Jurnalis Freelance). 

Sementara, dua orang lainnya adalah nakhoda dan ABK belum diketahui identitasnya. 

Ia mengungkapkan, Tim Rescue USS Pandeglang telah melakukan upaya pencarian informasi ke Dermaga Pagedongan. Hasilnya, kapal cepat yang digunakan kelima jurnalis tersebut ialah speedboat milik Kepala Desa Carita. 

“Perahu bergerak dari Dermaga Pagedongan hari Senin, tanggal 07 September, pukul 14.00 WIB, dan hingga saat ini belum kembali. Pemilik kapal juga belum mendapatkan informasi dari crew kapal,” ujar Armada. (Reno)

Kalangan Sabung Ayam dan Dadu di Bareng Jombang, Omset UMKM Meningkat Drastis!

By On Selasa, September 08, 2026

Lokasi Kalangan Sabung Ayam di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jatim. 

JOMBANG, KabarViral79.Com - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), sukses menggali potensi di wilayahnya. 

Salah satunya potensi keberadaan kalangan sabung ayam dan dadu yang digagas Kepala Desa bersama Tokoh Masyarakat setempat. 

Informasi yang diterima media menyebutkan bahwa kegiatan sambung ayam dan dadu telah meningkatkan omset para pelaku UMKM. 

Salah seorang warga, sebut saja Sugik (35) kepada media ini, Selasa, 08 September 2026, membenarkan bahwa di desanya ada kalangan sabung ayam. 

Menurutnya, kalangan itu baru berdiri kurang lebih dua mingguan. 

Hal senada dikatakan Rokim. Ia mengaku sering main ke setiap kalangan di Desa Sendang Rejo, Kecamatan Jombang, dan Desa Manduro, Kecamatan Kabuh. 

"Kalau di Desa Bareng saya baru kali ini aja," ucapnya. 

Terpisah, Kapolsek Bareng, AKP Musto'ip saat dikonfirmasi awak media soal keberadaan kalangan sabung ayam menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan penelusuran terkait informasi tersebut. 

"Mohon waktu, saya klarifikasi dulu," ujarnya. 

Sampai berita ini diturunkan, tidak ada perkembangan tindakan yang serius oleh Kapolsek Bareng. Justru memilih tidak ada jawaban saat ditelpon oleh awak media. (Tim)

Dugaan Manipulasi Data DAPODIK dan Pandu Siswa Bodong, Lembaga Banten Barometer Laporkan Empat PKBM ke Kejati Banten

By On Selasa, September 08, 2026

 



​SERANG, BANTEN – Lembaga Pengawasan Kebijakan Publik dan Pengawalan Transparansi BANTEN BAROMETER resmi melayangkan surat laporan aduan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terkait dugaan praktik manipulasi Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) serta penyimpangan penggunaan alokasi Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kesetaraan pada sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Kabupaten Serang.



​Laporan resmi bernomor 084/LBB/ADUAN-Kejati/IX/2026 tersebut ditujukan langsung kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Banten c.q. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten. Empat pengelola PKBM yang dilaporkan antara lain PKBM Insan Madani (Kec. Cikande), PKBM Bina Nusantara (Kec. Cikande/Lebakwangi), PKBM Wiyata Bhakti (Kec. Baros), dan PKBM Darul Mutiin (Kec. Pabuaran).  



​Temuan Indikasi Pelanggaran dan Modus Operandi

​Berdasarkan hasil investigasi, pemantauan, serta verifikasi data lapangan yang dilakukan BANTEN BAROMETER, ditemukan empat poin krusial indikasi pelanggaran:  



​Mark-up dan Penggelembutan Jumlah Siswa: Terdapat selisih drastis antara data warga belajar yang didaftarkan di portal Dapodik Kemendikbudristek dengan fakta keberadaan peserta didik di lapangan. Penggelembutan ini diduga kuat dilakukan secara sengaja demi memperbesar klaim pencairan dana hibah BOSP Kesetaraan dari pemerintah.  



​Pelanggaran Sarana dan Prasarana (Sarpras Numpang): 


Pengelola PKBM disinyalir tidak memiliki fasilitas fisik belajar mandiri yang memadai dan terus-menerus menumpang pada sekolah formal lain, yang mana praktik ini bertentangan dengan standar operasional pendirian PKBM.  



​Persentase Siswa Residu Mencapai 80% & Data Bodong: Tingginya angka data siswa residu yang mencapai kisaran 80% mengindikasikan dominasi penggunaan identitas/NIK fiktif yang dimasukkan tanpa proses pendaftaran maupun Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) riil.  


​Perampasan Hak Pendidikan Formal Anak: Akibat pencatatan NIK/NISN sepihak oleh oknum PKBM, data kependudukan anak-anak sekolah formal terkunci (locked) di sistem Dapodik PKBM. Dampaknya, para siswa tersebut tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang formal.  



​Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Pengelola Kesannya "Kebal Hukum"

​Selain temuan teknis administratif dan indikasi kerugian keuangan negara, Lembaga BANTEN BAROMETER menyoroti sikap acuh tak acuh dan jemawa yang ditunjukkan oleh pengurus serta kepala sekolah PKBM terlapor saat diklarifikasi.  


​Berdasarkan informasi dan penelusuran tim investigasi di lapangan, sikap abai dan terkesan meremehkan laporan masyarakat tersebut diduga kuat lantaran adanya keterlibatan oknum aparat yang membekingi operasional lembaga-lembaga PKBM tersebut.


Dugaannya, keterlibatan oknum aparat ini dimanfaatkan pengelola PKBM sebagai penangkal (tameng) untuk menakut-nakuti masyarakat, membendung kritik, serta mengamankan praktik manipulasi anggaran BOSP agar terhindar dari jerat hukum.


​Ketua Umum BANTEN BAROMETER, Adi Firmansyah, S.H., menegaskan bahwa pihak Kejaksaan Tinggi Banten tidak boleh gentar terhadap potensi intervensi atau bekingan oknum manapun.  


​"Praktik pemalsuan data demi menyerap dana BOSP dan pemblokiran NIK anak-anak formal ini adalah kejahatan serius. Kami mendesak Kejati Banten untuk membongkar tuntas masalah ini, termasuk menindak tegas oknum aparat yang terbukti menjadi pelindung atau pembeking di balik kebal hukumnya para pengurus PKBM tersebut," tegas Adi Firmansyah.  


​Tuntutan Hukum dan Tembusan

​Melalui surat laporan aduan ini, BANTEN BAROMETER meminta Kejati Banten bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) / BPKP untuk segera menyegel dan melakukan audit investigatif, memanggil para pengelola serta operator sekolah, dan memproses hukum dugaan pelanggaran Pasal 2 dan 3 UU Tipikor, Pasal 263/264 KUHP terkait Pemalsuan Dokumen, serta Pasal 35 UU ITE.  


​Surat laporan aduan resmi ini juga ditembuskan kepada Kejaksaan Agung RI (Jamwas & Jampidsus) di Jakarta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang.

Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Personel Polsek Panggarangan Turun ke Pasar Cisiih

By On Selasa, September 08, 2026

 


LEBAK,Kabarviral79.com-Personel Polsek Panggarangan Polres Lebak membagikan masker gratis kepada masyarakat di Pasar Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Aksi sosial ini dilakukan guna mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau.


Selain menjaga kesehatan warga, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif sekaligus menjalin silaturahmi dengan warga sekitar. 


Pembagian masker tersebut dipimpin oleh sejumlah personel Polsek Panggarangan, di antaranya Aipda Dede Firmansyah, Aipda Adit, dan Bripka Sigit Dwi P.


Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, melalui Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin,membenarkan adanya kegiatan tersebut.


"Ya benar, anggota saya yakni Aipda Dede, Aipda Adit, bersama Bripka Sigit telah melaksanakan program pimpinan dengan membagikan sebanyak 200 masker di Pasar Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan," ujar AKP Acep Komarudin.


AKP Acep menjelaskan bahwa pembagian masker ini sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat mengganggu pernapasan. 


Di sela-sela pembagian masker, personel di lapangan juga aktif menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.


"Kegiatan ini demi kepentingan dan kesehatan masyarakat akibat dampak abu vulkanik. Selain itu, momen ini juga kami manfaatkan untuk mendekatkan diri dan bersinergi dengan warga, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun tokoh pemuda, guna memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif," pungkas Kapolsek.


(Uday)

Besok Rakerda II DPD BAPERA Banten Digelar, Ketum Fahd Bagikan 10.000 Masker untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Krakatau

By On Selasa, September 08, 2026

 


Kota Serang – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD Bapera) Provinsi Banten bersiap menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II yang akan berlangsung di salah satu hotel bintang empat di Kota Serang, Rabu, 9 September 2026.


Agenda strategis ini mengusung misi penguatan internal dan konsolidasi organisasi guna merumuskan program kerja Bapera Banten ke depan. Acara ini dipastikan berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh-tokoh penting tingkat nasional maupun daerah.


Gubernur Banten, Andra Soni, yang juga menjabat sebagai Pembina DPD Bapera Banten, dipastikan hadir memberikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh kader. Selain itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bapera, Fahd Elfouz Arafiq, dijadwalkan hadir secara langsung untuk memberikan sambutan utama sekaligus membuka Rakerda II Bapera Banten secara resmi.


"Pak Gubernur dan Pak Wagub, beliau sebagai dewan pembina Bapera Banten terkonfirmasi hadir dalam acara itu. Ketum Fahd bersama Ibu Rani juga sudah memastikan hadir untuk membuka agenda penting ini," ujar Ketua Panitia Pelaksana Rakerda II, H. Adam Adhary, di Kota Serang, Selasa (8/9).


Tidak hanya fokus pada pembahasan internal organisasi, Rakerda II ini juga diwarnai dengan aksi sosial nyata melalui gerakan Bapera Peduli. Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, rangkaian acara akan diawali dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim.


Merespons situasi terkini, Ketua Umum DPP Bapera Fahd Elfouz Arafiq bersama pengurus daerah juga akan membagikan 10.000 masker secara simbolis dan masif. Aksi kemanusiaan ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdampak oleh bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.


Melalui Rakerda II ini, Bapera Banten berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta hadir di garda terdepan saat masyarakat membutuhkan bantuan kemanusiaan.


Rakerda II DPD Bapera Banten mengusung tema "Bapera Bangen mendukung Banten Adil Merata Tidak Korupsi Menuju Indonesia Emas 2045,". 


"Persiapan sudah sangat matang, panitia telah bekerja siang malam untuk mempersiapkan agenda tahunan ini. Semoga melahirkan hasil yang lebih baik untuk pergerakan organisasi ke depan," kata Adam lagi.

Wabup Razuardi Pimpin Upacara Hardikda Aceh di Bireuen, Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kesiapsiagaan Bencana

By On Senin, September 07, 2026

Wabup Bireuen, H. Razuardi memimpin upacara peringatan Hardikda Aceh ke-67 di Kabupaten Bireuen, Senin, 07 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, S.T., M.T., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di Kabupaten Bireuen, Senin, 07 September 2026. 

Dalam amanat Gubernur Aceh yang dibacakannya, Razuardi menyampaikan bahwa kemajuan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari prestasi akademik. Pendidikan juga harus mampu membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, kreatif, adaptif, serta menguasai teknologi. 

"Hardikda bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini menjadi ruang untuk melihat apa yang telah kita capai, apa yang masih perlu dibenahi dan bagaimana menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan Aceh,” demikian amanat Gubernur Aceh. 

Peringatan Hardikda tahun ini mengusung tema “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul, dan Bermartabat." 

Tema tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dengan iman, akhlak dan integritas. 

Selain peningkatan mutu pendidikan, pemerintah Aceh turut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan satuan pendidikan dalam menghadapi bencana. 

Pengalaman menghadapi berbagai bencana menjadi pembelajaran bahwa sekolah harus memiliki sistem kesiapsiagaan yang mampu melindungi seluruh warga sekolah. 

Pendidikan kebencanaan diharapkan menjadi bagian dari budaya sekolah, antara lain melalui penyusunan prosedur kedaruratan dan peningkatan kemampuan warga sekolah dalam menghadapi situasi bencana. 

Dalam amanat tersebut juga disebutkan bahwa bencana telah berdampak terhadap 93 SMK dan 344 SMA di Aceh. 

Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat revitalisasi, rehabilitasi dan pemulihan sarana pendidikan yang terdampak. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan proses belajar mengajar sehingga para siswa kembali mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman dan layak. 

Upacara Hardikda ke-67 di Kabupaten Bireuen turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen, para rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, organisasi profesi pendidikan, Pramuka serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. 

Peringatan Hardikda ke-67 di Bireuen menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan. 

Pemerintah, guru, orang tua, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam membentuk generasi Aceh yang berilmu, berakhlak, unggul dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. (Joniful Bahri)

Konsultan Pengawas Revitalisasi SMPN 11 Rejang Lebong Dipertanyakan, Wartawan Mengaku Ditekan

By On Senin, September 07, 2026



REJANG LEBONG — Polemik proyek revitalisasi SMP Negeri 11 Rejang Lebong senilai Rp1.275.209.000 semakin memanas. Setelah sebelumnya muncul dugaan pekerjaan tidak sesuai RAB dan lemahnya pengawasan, kini sikap konsultan pengawas ketika dikonfirmasi wartawan ikut menjadi sorotan.


Dalam komunikasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (7/9/2026), konsultan pengawas berinisial JAMAL.S alias Diki mengakui dirinya merupakan konsultan pengawas pada proyek tersebut.


Wartawan kemudian meminta bukti kehadiran dan aktivitas pengawasan di lapangan, termasuk dokumentasi serta bukti absensi. Namun konsultan menjelaskan bahwa catatan kehadiran terdapat dalam buku direksi.


Saat wartawan menyampaikan bahwa pemberitaan masih membuka ruang klarifikasi dan meminta pihak konsultan memberikan bantahan apabila temuan tersebut tidak benar, konsultan justru mempertanyakan dasar pemberitaan.


“Bapak ngomong masalah tidak sesuai RAB, apa bapak memegang RAB? Bapak tahu isi RAB-nya?” demikian salah satu pernyataan konsultan dalam percakapan tersebut.


Wartawan kemudian meminta konsultan menunjukkan dokumen RAB sebagai dasar pembanding dan menegaskan bahwa informasi terkait penggunaan anggaran negara perlu dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sesuai ketentuan keterbukaan informasi publik.


Namun percakapan kemudian memanas. Konsultan meminta identitas wartawan dan mempertanyakan sumber nomor teleponnya.


Dalam percakapan berikutnya, wartawan menyatakan akan tetap memberikan ruang hak jawab dan menyampaikan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas pemberitaan yang diterbitkan berdasarkan hasil penelusuran.


Yang menjadi perhatian, dalam percakapan tersebut muncul kalimat dari pihak wartawan yang menyebut adanya dugaan intervensi terhadap kerja jurnalistik, setelah konsultan mempertanyakan pemberitaan dan meminta penjelasan mengenai dasar pemberitaan.


Bukan Sekadar Adu Argumen


Persoalan ini semestinya tidak berhenti pada perdebatan antara wartawan dan konsultan pengawas.


Jika konsultan yakin seluruh pekerjaan telah sesuai RAB, bantahan seharusnya dapat dibuktikan dengan dokumen dan kondisi fisik di lapangan.


Tunjukkan RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis, laporan pengawasan, buku direksi, dokumentasi pekerjaan dan bukti volume. Dengan demikian publik dapat melihat apakah dugaan ketidaksesuaian tersebut benar atau tidak.


Sebab inti persoalannya bukan siapa yang paling keras berbicara, tetapi apakah pekerjaan senilai Rp1,27 miliar tersebut benar-benar sesuai dengan apa yang dibayar negara.


Jika Pengawasan Lalai, Konsekuensinya Bisa Serius


Konsultan pengawas memiliki tanggung jawab profesional sesuai ruang lingkup kontraknya. Apabila hasil pemeriksaan resmi menemukan adanya pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, kekurangan volume, atau mutu pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai kontrak dan ketentuan hukum yang berlaku.


Sanksinya dapat berupa teguran, kewajiban memperbaiki pekerjaan, pemutusan kontrak, tuntutan ganti rugi, pengembalian kelebihan pembayaran, hingga sanksi administratif/profesional, tergantung hasil pemeriksaan dan tingkat pelanggarannya.


Jika kemudian ditemukan unsur kesengajaan dan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian keuangan negara, persoalan dapat berkembang ke ranah pidana, dengan pembuktian oleh aparat penegak hukum.


Dinas Pendidikan dan Inspektorat Diminta Turun


Munculnya berbagai pertanyaan tersebut semestinya menjadi alasan bagi Dinas Pendidikan dan Inspektorat/APIP untuk melakukan pemeriksaan langsung.


Audit tidak cukup hanya memeriksa berkas. Pemeriksaan harus membandingkan RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis, volume pembayaran dan kondisi fisik bangunan.


Publik juga berhak mengetahui apakah kuda-kuda lama yang diduga masih terpasang memang tercantum sebagai pekerjaan pembongkaran dan penggantian dalam RAB.


Sementara itu, Kepala SMPN 11 Rejang Lebong Aprison hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan atas sejumlah pertanyaan yang telah disampaikan.


Pihak konsultan pengawas juga memiliki hak untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi apabila terdapat bagian pemberitaan yang dianggap tidak sesuai fakta.


Kini bola berada di tangan pihak berwenang:


Benarkah pekerjaan sesuai RAB, atau ada pekerjaan yang dibayar tetapi tidak sepenuhnya dikerjakan?


Jawabannya seharusnya bukan melalui perdebatan, melainkan melalui audit dan pemeriksaan teknis secara terbuka.

Rp1,27 Miliar Revitalisasi SMPN 11 Rejang Lebong Disorot, P2SP Diduga Hanya Formalitas

By On Senin, September 07, 2026



REJANG LEBONG — Proyek revitalisasi SMP Negeri 11 Rejang Lebong dengan nilai kontrak Rp1.275.209.000 menuai sorotan. Proyek yang menggunakan anggaran negara itu diduga menyimpan sejumlah persoalan, mulai dari dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan RAB, lemahnya pengawasan, hingga penerapan keselamatan kerja yang dipertanyakan.


Temuan di lapangan mengindikasikan kuda-kuda atap lama pada sisi kiri dan kanan bangunan diduga tidak dibongkar, meski dalam dokumen RAB disebutkan adanya pekerjaan pembongkaran dan penggantian dengan material baru.


Jika nantinya hasil pemeriksaan teknis membuktikan material atau volume yang dibayar negara tidak sesuai dengan yang terpasang, persoalannya dapat berkembang menjadi dugaan kekurangan volume dan potensi kerugian keuangan negara.


Tak hanya itu, pekerja di lokasi juga disebut tidak menggunakan perlengkapan K3 secara memadai. Informasi mengenai kepala tukang yang disebut bukan warga Padang Ulak Tanding turut menjadi pertanyaan masyarakat, khususnya mengenai sejauh mana prinsip pelibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut benar-benar dilaksanakan.


P2SP Dipertanyakan


Yang lebih menggelitik, sejumlah masyarakat sekitar mempertanyakan keberadaan dan fungsi P2SP.


P2SP disebut tidak terlihat menjalankan fungsi secara nyata dan bahkan dituding hanya menjadi “tameng administratif di atas kertas”.


Tudingan tersebut tentu harus dibuktikan. Namun jika benar P2SP hanya dibentuk secara formal sementara pekerjaan sesungguhnya dikendalikan pihak lain, maka perlu dilakukan pemeriksaan terhadap struktur organisasi, pembagian tugas, bukti rapat, laporan kegiatan, pengadaan material, pembayaran, hingga pertanggungjawaban pekerjaan.


Pengawas Jangan Sekadar Nama


Fungsi pengawasan teknis juga menjadi sorotan. Pengawas yang ditunjuk disebut jarang berada di lokasi.


Padahal, dalam pekerjaan konstruksi yang menggunakan uang negara, pengawasan bukan sekadar mencantumkan nama dalam dokumen. Pengawas harus memastikan volume, mutu material, metode pekerjaan dan hasil pekerjaan sesuai dokumen teknis.


Jika pengawasan memang tidak berjalan dan kemudian ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maka pihak yang memiliki tanggung jawab pengawasan dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai tingkat kesalahannya.


Terancam Sanksi Jika Terbukti


Apabila pemeriksaan resmi membuktikan adanya pekerjaan yang sengaja dikurangi, spesifikasi dimanipulasi, atau pembayaran dilakukan atas pekerjaan yang tidak sesuai realisasi, pihak yang bertanggung jawab dapat menghadapi konsekuensi administratif maupun hukum.


Pelaksana/pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan dapat diwajibkan melakukan perbaikan, pengembalian kelebihan pembayaran atau dikenai sanksi sesuai kontrak dan ketentuan pengadaan apabila terbukti melakukan pelanggaran.


Pengawas atau pengelola kegiatan dapat dikenai sanksi administratif dan pertanggungjawaban sesuai kewenangan apabila terbukti lalai atau turut menyebabkan terjadinya penyimpangan.


Sementara itu, apabila ditemukan unsur kesengajaan, rekayasa administrasi, perbuatan melawan hukum, atau kerugian keuangan negara, perkara dapat masuk ke ranah pidana korupsi sesuai hasil penyidikan aparat penegak hukum.


Ancaman pidana tentu tidak dapat dikenakan hanya berdasarkan temuan media atau tudingan masyarakat. Harus ada proses pemeriksaan dan pembuktian oleh APIP maupun aparat penegak hukum.


Kepala Sekolah Bungkam


Kepala SMP Negeri 11 Rejang Lebong, Aprison, telah dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait dugaan ketidaksesuaian RAB, penerapan K3, fungsi P2SP, serta pengawasan teknis.


Namun hingga berita ini diterbitkan, Aprison belum memberikan tanggapan.


Kini publik menunggu keberanian Dinas Pendidikan, Inspektorat dan aparat pengawasan untuk turun langsung.


Sebab yang dipertaruhkan bukan sekadar kualitas bangunan sekolah, tetapi pertanggungjawaban uang negara senilai Rp1,27 miliar.


Pertanyaan publik pun semakin keras:


Apakah seluruh pekerjaan yang dibayar benar-benar terpasang sesuai RAB, atau hanya tercatat rapi di atas kertas?

Antisipasi Abu Pulkamik Gunung Anak Krakatau, Polwan Polres Lebak Turun Langsung Bagikan Masker Kepada Masyarakat

By On Senin, September 07, 2026

 


Lebak,Kabarviral79.com– Menyikapi dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik hingga wilayah Banten, Polwan Polres Lebak turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan. Senin, 07/09/2026.


Dengan mengenakan seragam dinas Polri, sejumlah personel Polwan Polres Lebak secara humanis mendatangi masyarakat dan membagikan masker, khususnya kepada warga yang sedang beraktivitas di luar ruangan.


Selain membagikan masker, para Polwan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker sebagai pelindung pernapasan, terutama apabila kondisi udara terdampak abu vulkanik.


Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons Polres Lebak dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan ikuti informasi resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” ujar Kapolres Lebak.


Kapolres menambahkan, kehadiran Polwan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi tersebut.


Polres Lebak akan terus memonitor perkembangan situasi dan mengedepankan langkah-langkah preventif serta pelayanan kepada masyarakat apabila terjadi dampak abu vulkanik di wilayah hukum Polres Lebak.


Polres Lebak mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Polwan Polres Lebak – Hadir, Peduli dan Melayani Masyarakat.


(Angga/Uday)

Raih Golden Ticket ke Nasional, SSB Putra Cibobos Mengorbit di Piala Bela Negara Bogor

By On Senin, September 07, 2026

 


LEBAK,Kabarviral79.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Cibobos sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Piala Bela Negara Road to National yang digelar di Bogor, Jawa Barat. 


Di bawah arahan pelatih Aji Saka, tim kelompok usia di bawah 10 tahun (U-10) ini berhasil membawa pulang kemenangan besar sekaligus mengamankan tiket menuju tingkat nasional.


Perjalanan tim asal Lebak ini dimulai sejak Sabtu (5/9/2026), saat rombongan bertolak menuju Bogor bersama keluarga dan ofisial. Kompetisi sengit kemudian bergulir pada Minggu (6/9/2026).


"Alhamdulillah, berkat doa dari semua pihak, SSB Putra Cibobos berhasil meraih kemenangan setelah melewati serangkaian pertandingan yang ketat melawan tim-tim kuat lainnya," ujar Aji Saka dengan penuh rasa syukur. Senin 7 September 2026


Prestasi ini kian sempurna karena selain mengamankan golden ticket menuju putaran nasional, salah satu pemain berbakat dari SSB Putra Cibobos juga dinobatkan sebagai Best Player (Pemain Terbaik) dalam turnamen tersebut.


Menurut Aji, keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh dari lingkungan sekitar. 


Ia secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua pemain yang telah berpartisipasi aktif dan tanpa lelah mendukung anak-anak mereka di setiap laga.


Melihat perjuangan anak asuhnya di lapangan, Aji mengaku sangat terharu sekaligus bangga. Baginya, pencapaian ini adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan latihan konsisten yang telah dijalani tim selama ini.


(Cup)

Bandel! Arena Sabung Ayam di Sumberejo Wuluhan Diduga Kembali Buka dan Ramai, Kapolsek: Nanti Kami Cek!

By On Senin, September 07, 2026

JEMBER, KabarViral79.ComDugaan aktivitas sabung ayam di wilayah Desa Sumberejo, Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), kembali menjadi sorotan. 

Setelah sebelumnya dilaporkan terpantau ramai, aktivitas yang diduga merupakan kalangan sabung ayam tersebut disebut kembali buka pada Senin, 07 September 2026. 

Informasi yang diterima media menyebutkan bahwa arena sabung ayam yang disebut-sebut milik Bos Eko itu kembali didatangi sejumlah orang dan terpantau ramai. 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, aktivitas tersebut disebut kembali berlangsung hanya berselang sehari setelah informasi mengenai dugaan arena sabung ayam ramai pada Minggu, 06 September 2026. 

Baca juga: Diduga Beromzet Ratusan Juta, BL Arena Sabung Ayam di Balung Wuluhan Jember Tak Tersentuh APH, Warga Resah!

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan bahwa aktivitas di lokasi tersebut kembali berlangsung pada hari ini.

“Hari ini kalangan sabung ayam sudah buka dan ramai,” ujar warga.

Pernyataan warga tersebut masih merupakan informasi lapangan yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut. 

Media belum dapat memastikan apakah aktivitas yang berlangsung benar merupakan perjudian sabung ayam atau kegiatan lain, sebelum adanya hasil pengecekan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum. 

Kapolsek Wuluhan: Nanti Kami Cek

Terkait informasi tersebut, media kemudian melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro. 

Saat diklarifikasi mengenai adanya informasi bahwa lokasi tersebut kembali buka dan ramai pada Senin, 07 September 2026, Kapolsek Wuluhan memberikan respons bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan.

“Iya, nanti akan kami cek siang nanti,” kata Kapolsek Wuluhan. 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai dugaan aktivitas di lokasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh pihak kepolisian. 

Masyarakat kini menunggu hasil pengecekan tersebut, termasuk apakah benar ditemukan aktivitas sabung ayam, apakah terdapat unsur taruhan atau perjudian, serta langkah apa yang akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran hukum. 

Publik Pertanyakan Pengawasan

Kembali ramainya lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan langkah pencegahan di wilayah tersebut. 

Apabila hasil pengecekan kepolisian menemukan adanya kegiatan perjudian, masyarakat berharap aparat dapat mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Namun apabila setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan unsur perjudian maupun pelanggaran hukum, masyarakat juga membutuhkan penjelasan resmi agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesimpangsiuran. 

Hingga berita ini ditulis, media masih menunggu hasil pengecekan dari Polsek Wuluhan terkait dugaan aktivitas tersebut. 

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut maupun pihak terkait demi menjaga keberimbangan pemberitaan. (*/red)

Pengurus Mande Macan Guling: Acara Keuceran Bukan Arena Politik, Kedatangan Jokowi Semata Penuhi Undangan

By On Senin, September 07, 2026


Serang—Terkait pemberitaan berjudul “Koalisi Rakyat Banten Tolak Kedatangan Jokowi di Acara Keuceran Mande Macan Guling” yang dimuat di BantenNews.co.id pada Minggu, 6 September 2026, kami Pengurus DPP/DPC Perguruan Silat Mande Macan Guling menyampaikan hak jawab sebagai berikut:

 

1. Kehadiran beliau murni memenuhi undangan Perguruan, bukan safari politik maupun agenda orkestrasi politik. Kedatangan Bapak Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam rangka Milad ke-69 sekaligus acara Keuceran Mande Macan Guling, Pada tanggal 10 September 2026, semata-mata untuk memenuhi undangan resmi yang kami sampaikan sebelumnya.

2. Acara ini adalah acara budaya dan persaudaraan, bukan arena politik. Kami mengundang beliau bukan karena jabatan, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada sesama putra bangsa yang menerima undangan dari lembaga budaya dan perguruan silat yang berakar kuat di tanah Banten.

3. Pernyataan bahwa kedatangan berisi agenda politik tidak benar. Kami tegaskan tidak ada pembahasan, kegiatan, maupun penyampaian pesan politik apa pun dalam rangkaian acara ini. Seluruh rangkaian hanya berisi kegiatan kebudayaan, silaturahmi antarpendekar, doa bersama, dan pengukuhan pengurus.

4. Perbedaan pandangan politik tidak boleh merusak ruang budaya. Apabila ada pihak yang menilai kebijakan masa lalu berbeda dengan kami, hal itu adalah hak masing-masing. Namun tolong pisahkan ketidaksetujuan terhadap kebijakan dengan acara persaudaraan dan budaya yang menjadi milik bersama masyarakat Banten.

5. Kami menghormati pendapat pihak lain, namun mohon tidak mengaitkan acara milad dan keuceran ini dengan hal-hal yang tidak ada kaitannya demi menjaga ketertiban dan kekeluargaan di tengah masyarakat Banten.

 

Demikian hak jawab ini kami sampaikan untuk dilayangkan sebagaimana mestinya, guna meluruskan informasi yang beredar.

 

Keluarga besar serta pengurus DPP/Dpc Mande Macan Guling Banten indonesia