-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bupati dan Wabup Tangerang Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang

By On Selasa, Maret 10, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang, di GSG Puspemkab Tangerang, Senin, 09 Maret 2026. 

Acara tersebut jiga dihadiri oleh perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, serta jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang. 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, yang paling penting adalah keberlanjutan pengabdian kepada masyarakat serta komitmen dalam menegakkan hukum. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. Fajar Gurindro atas dedikasi, kerja keras, serta kebersamaan yang telah dibangun selama bertugas di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid. 

Ia menambahkan, selama masa kepemimpinan Fajar Gurindro, sinergi dan komunikasi antara Kejaksaan Negeri dengan Pemkab Tangerang serta unsur Forkopimda berjalan dengan baik, sehingga mampu menciptakan situasi daerah yang kondusif serta mendukung kelancaran pembangunan. 

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wahyudi Eko Husodo, S.H., M.H. yang kini resmi menjabat sebagai Kajari Kabupaten Tangerang. 

“Selamat datang di Kabupaten Tangerang dan selamat menjalankan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang. Kita membutuhkan sinergi, komunikasi, dan kebersamaan yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh unsur Forkopimda,” ucapnya. 

Sementara itu, Kajari Kabupaten Tangerang yang baru, Wahyudi Eko Husodo, dalam sambutannya menceritakan perjalanan tugasnya di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Ia menyampaikan, sebelumnya pernah bertugas di wilayah Jawa Barat dan Banten, di antaranya sebagai Kasi Intel di Depok serta Kasi Penyidikan di Kejaksaan Tinggi Banten pada tahun 2018–2019. 

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kajari Kutai Barat di Kalimantan Timur, Kajari Maros di Sulawesi Selatan, serta Asisten Pidana Khusus di Kalimantan Tengah sebelum akhirnya dipercaya mengemban tugas sebagai Kajari Kabupaten Tangerang. 

Wahyudi menyampaikan, penugasan di Kabupaten Tangerang merupakan amanah yang tidak pernah ia rencanakan sebelumnya. 

Ia siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. 

“Kami mohon dukungan dari Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh kepala perangkat daerah agar dapat bersinergi sesuai dengan tugas dan fungsi kami dalam penegakan hukum serta pendampingan hukum,” ujarnya. 

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang maupun tindak pidana korupsi, sekaligus memastikan pembangunan di Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan baik. 

“Kita akan lebih mengutamakan pencegahan. Namun apabila setelah diberikan arahan dan pencegahan masih ada yang melanggar, tentu kami akan menindak secara tegas sesuai dengan kewenangan yang kami miliki,” tegasnya. 

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang koordinasi yang luas dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin maju di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. (Reno)

Jalin Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Keluarga Besar PT Wijaya Inti Packindo Gelar Buka Puasa Bersama

By On Selasa, Maret 10, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, solidaritas dan menikmati kebersamaan di luar rutinitas, keluarga besar PT Wijaya Inti Packindo menggelar kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, di Kawasan IGL RT 01 RW 05, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin, 09 Maret 2026

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bos PT Inti Wijaya Packindo, Wiliam, Tokoh Masyarakat Desa Cileles, Pemimpin Do'a H. Nur, Ketua MAC LMP Kecamatan Tigaraksa Rafli Yunus, mewakili lingkungan setempat Wardi, Rohman, Arki, Security setempat, dan seluruh Staf serta karyawan lainnya. 

Momentum buka puasa bersama ini menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara perusahan dan karyawan. 

Sebelum berbuka puasa, acara diisi dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperbanyak amal ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama di bulan yang penuh berkah ini. 

Dalam kesempatan itu, Wiliam selaku Pemimpin Perusahan PT Wijaya Inti Packindo menyampaikan, kegiatan ini bukber ini dilaksanakan sebagai bentuk mempererat hubungan antar perusahan dan karyawan. 

"Melalui kegiatan buka puasa bersama ini kami berharap silaturahmi antar karyawan dan perusahan semakin kuat serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya. 

Ketua Markas Anak Cabang (MAC) Laskar Merah Putih (LMP) Kecamatan Tigaraksa, Rafli Yunus menyampaikan apresiasi dengan adanya kegiatan Bukber antara pihak Perusahan dan Karyawan.  

"Semoga kegiatan seperti ini ke depan terus berlanjut yang tujuanya adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan hubungan yang baik antara pihak Perusahan dan Karyawanya," ujarnya. 

"Semoga kita terus inovatif, bersatu, dan meraih lebih banyak kesuksesan di tahun mendatang, bersama kita bisa dan raih prestasi sukses selalu," imbuhnya. 

"Rezeki yang barokah, rezeki yang bertambah, manfaat yang melimpah  bukan hanya soal jumlah, akan tetapi pada kualitas ketenangan hati, serta kemampuan mengunakan untuk hal hal positif dan bermanfaat," tutupnya. (Reno)

Bengkulu Heboh! Beredar Kabar Dugaan Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK

By On Selasa, Maret 10, 2026

 


BENGKULU, KabarViral79.Com – Provinsi Bengkulu dihebohkan dengan kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kabupaten Rejang Lebong pada Senin malam (9/3/2026).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pejabat yang dikabarkan diamankan adalah Bupati Kabupaten Rejang Lebong. Ia disebut-sebut terjaring OTT saat menghadiri sebuah acara peringatan hari ulang tahun di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Sumber yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, sebelum Bupati Rejang Lebong diamankan, tim KPK terlebih dahulu mengamankan seorang pengusaha bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU). Setelah itu, tim KPK kemudian menjemput Bupati Rejang Lebong beserta istrinya yang saat itu berada di Bengkulu Selatan.

Selanjutnya, mereka dibawa ke Kota Bengkulu dan dikabarkan menjalani pemeriksaan awal di Polresta Bengkulu.

Selain itu, informasi yang beredar menyebutkan proses pemeriksaan juga dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Polresta Bengkulu dan Polres Kepahiang.

Pantauan di Polresta Bengkulu, puluhan wartawan dari berbagai media telah berkumpul sejak malam hari untuk menunggu kepastian informasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait kabar dugaan OTT tersebut.

Semarakkan Ramadhan 1447 H, PPWI Lebak Selatan Bagikan Takjil dan Nasi Kotak ke Warga

By On Senin, Maret 09, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Lebak Selatan menggelar aksi sosial berbagi takjil dan nasi kotak kepada pengguna jalan serta warga sekitar, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di depan Kantor Sekretariat PPWI Lebak Selatan, Kampung Sukasari, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Ketua Simpul PPWI Lebak Selatan, Ucup Supriadi, menyampaikan bahwa momentum Ramadhan dan menjelang Idul Fitri merupakan waktu yang paling tepat untuk memperbanyak amal kebaikan serta mempererat kepedulian sosial.

“Berbagi nasi kotak dan takjil ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap sesama. Kami ingin menyemarakkan bulan suci ini dengan aksi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ucup di sela-sela kegiatan.



Menurutnya, esensi dari kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap semangat berbagi ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta membawa keberkahan bagi kita semua. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Yadi, salah seorang warga Kampung Sukasari, mengaku sangat terbantu dan bangga atas inisiatif para pewarta warga tersebut.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh jajaran PPWI Lebak Selatan atas bantuan nasi kotak dan takjil ini. Semoga amal kebaikan rekan-rekan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” pungkas Yadi.

(Uday)

BGN Instruksikan SPPG Unggah Menu MBG Setiap Hari di Media Sosial

By On Senin, Maret 09, 2026

Ilustrasi menu MBG. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengunggah menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial. 

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya mengatakan, pengunggahan menu tersebut merupakan bagian dari transparansi. 

Tak hanya menu makanan, kata dia, kandungan gizi dan harga makanan program MBG juga harus diunggah. 

"BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” ujar Sonny kepada wartawan, Minggu, 08 Maret 2026. 

Langkah ini, kata dia, bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima program. 

Adapun penerima manfaat program MBG, di antaranya ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. 

Menurut Sonny, masyarakat juga diperbolehkan menyampaikan protes secara langsung kepada SPPG apabila menemukan menu MBG yang dinilai tidak layak. 

"Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya. 

Sonny mengatakan, masyarakat juga dapat membagikan informasi tersebut di media sosial sepanjang bertujuan untuk perbaikan layanan dan disertai laporan kepada pihak SPPG terkait. 

"Kalau untuk diviralkan (di media sosial), kan punya tujuan tertentu. Kalau tujuannya untuk memperbaiki, silakan datangi SPPG-nya, minta lakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya viralkan itu, ya bergantung kepada niatnya masing-masing. Kami tidak bisa melarang," pungkasnya. (*/red)

Prabowo Gelar Lima Rapat di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

By On Senin, Maret 09, 2026

Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat terbatas bersama sejumlah Menteri di kediaman Hambalang, Bogor. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian Rapat Terbatas (Ratas) bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). 

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengatakan, kelima rapat yang dilaksanakan sejak siang hingga malam hari itu membahas pendidikan, dinamika geopolitik hingga kesiapan mudik Lebaran

"Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan memanggil beberapa Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret 2026," kata Seskab Teddy kepada wartawan, Minggu, 08 Maret 2026. 

Dalam sejumlah rapat tersebut, kata Teddy, Prabowo meminta laporan terbaru terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis pemerintah, baik di dalam negeri maupun dinamika internasional. 

Isu pertama yang dibahas, yaitu perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik), dan Mathematics (Matematika) atau STEM

"Perkembangan pembangunan 10 kampus baru terkait di bidang STEM serta pendidikan kedokteran," ujarnya. 

Prabowo juga meminta laporan mengenai upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di kancah internasional. 

Selain itu, juga diharapkan dapat memperluas kerja sama dengan universitas top dunia. 

Dalam rapat itu, kata Teddy, Kepala Negara turut membahas perkembangan situasi geopolitik global. Khususnya, mengenai dinamika di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki implikasi terhadap kondisi global dan regional. 

"Perkembangan situasi di Timur Tengah dihubungkan dengan eskalasi geopolitik di Indonesia," kata Teddy. 

Topik lain yang juga dibahas dalam rapat, yaitu perkembangan program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan

Menurut Teddy, saat menjadi Menteri Pertahanan, sejak tahun 2022 Prabowo mengundang 20 hingga 40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia hingga sekarang mencapai hampir 200 mahasiswa dan mahasiswi. 

Selain isu pendidikan dan geopolitik, Prabowo juga meminta laporan mengenai kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran. 

Ia menekankan, pemerintah memastikan keamanan dan kelancaran selama musim mudik Lebaran berlangsung. 

"Kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang 10 hari menuju Hari Raya Idul Fitri," ujar Teddy. 

Dalam rangkaian rapat tersebut, hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa. 

Dalam rangkaian rapat strategis itu, Prabowo menegaskan pentingnya koordinasi lintas Kementerian untuk memastikan berbagai agenda prioritas nasional pemerintah dapat berjalan secara optimal. 

Mulai dari penguatan pendidikan dan penguasaan teknologi, respons terhadap dinamika geopolitik global, hingga kesiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri. (*/red)

Safari Ramadan ke PWNU, Gubernur Andra Soni Apresiasi Kontribusi NU dalam Pembangunan Banten

By On Senin, Maret 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni melakukan kunjungan silaturahmi dalam rangka Safari Ramadan ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, di Jalan Raya Jakarta, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu, 07 Maret 2026. 

​Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi yang mendalam serta terima kasih atas dedikasi dan dukungan yang konsisten Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya dalam mendukung program-program pembangunan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

​"Saya merasa bahagia dapat hadir langsung di Kantor PWNU. Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan buka puasa bersama dengan para kiai, pengurus, serta anggota NU," ujar Andra Soni. 

Dia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan merupakan kunci keberhasilan kepemimpinan di daerah. 

Menurutnya, dukungan dari para ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam memberikan kepercayaan diri bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang maslahat bagi masyarakat. 

​"Pemprov Banten mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para kiai, NU, serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya. Selama ini, NU bersama badan otonomnya selalu beriringan dengan pemerintah, terutama dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul," ujarnya. 

​Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa. 

Sementara itu, Ketua PWNU Banten, KH Hafis Gunawan menyambut baik kehadiran Gubernur. 

Dia memaparkan berbagai upaya PWNU Banten dalam pemberdayaan ekonomi warga melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

​"Saat ini, warga NU Banten telah memproduksi berbagai produk lokal, mulai dari sarung, air minum dalam kemasan, kopi, hingga makanan olahan dan jajanan khas Provinsi Banten," ujar KH Hafis Gunawan. 

​Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci, Gubernur Andra Soni juga menyalurkan bantuan secara simbolis yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sektor pendidikan, pengembangan pondok pesantren, serta insentif bagi para guru ngaji di wilayah Provinsi Banten. 

​Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan Provinsi Banten. (Welfendry)

Bareskrim Polri Sita Sembilan Ton Daging Impor Kedaluwarsa, Diduga akan Diedarkan Jelang Lebaran

By On Senin, Maret 09, 2026

Bareskrim sita sembilan ton daging beku impor kedaluwarsa

JAKARTA, KabarViral79.Com - Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri mengungkap peredaran daging beku impor kedaluwarsa yang diduga bakal diedarkan ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan Lebaran

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. 

"Sat Resmob Bareskrim telah melakukan penindakan terhadap seseorang yang mengedarkan daging beku impor kedaluwarsa ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Lebaran,” ujar Arsya, Minggu, 08 Maret 2026. 

Dalam penindakan tersebut, pihaknya mengamankan tiga truk yang mengangkut daging beku impor kadaluarsa dengan total berat mencapai sembilan ton. 

“Saat ini, diamankan tiga truk dengan barang bukti daging beku kedaluwarsa seberat sembilan ton. Saat ini, para terduga dan barang bukti dibawa ke Bareskrim untuk diambil keterangan dan dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.  

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat dalam peredaran daging kedaluwarsa tersebut. (*/red)

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Gubernur Andra Soni Dorong Banten Capai Swasembada Jagung

By On Senin, Maret 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produksi jagung di Provinsi Banten. 

Upaya sinergis ini dinilai krusial guna mempercepat realisasi target swasembada jagung di wilayah Provinsi Banten. 

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni usai mendampingi Kapolda Banten, Irjen Hengki, dalam kegiatan tanam jagung kuartal I tahun 2026, di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai daerah dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara virtual dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

​Dalam keterangannya, Andra Soni menyampaikan, Provinsi Banten saat ini telah berhasil mencapai swasembada beras dan menempati posisi kedelapan sebagai penyumbang produksi beras secara nasional. 

Meski demikian, ia mengakui bahwa capaian untuk komoditas jagung masih memerlukan kerja keras dan dukungan dari seluruh pihak. 

​"Kebutuhan jagung kita cukup tinggi, terutama untuk menyuplai 12 industri pakan yang beroperasi di Banten. Selama ini, pasokan utama masih didatangkan dari luar daerah," ujar Andra Soni. 

​Guna mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk memperluas cakupan luas tanam melalui sinergi dengan TNI dan Polri. Salah satu strategi yang diusung adalah pemanfaatan lahan milik Perhutani serta optimalisasi lahan-lahan tidur yang tersebar di wilayah Banten. 

​Senada dengan hal tersebut, Kapolda Banten, Irjen Hengki menyatakan bahwa pada kuartal I ini, Polda Banten menargetkan penanaman jagung seluas 199 hektare yang tersebar di jajaran polres wilayah hukum Polda Banten. 

​"Khusus di Kecamatan Kopo, dilakukan penanaman seluas 6 hektare dengan target produktivitas sebanyak 8 ton per hektare," ujar Hengki. 

​Hengki mengatakan, target penanaman jagung oleh jajaran Polda Banten sepanjang tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2.292 hektare. 

Pihaknya optimistis dengan kerja sama yang solid, target tersebut dapat tercapai demi mendukung kedaulatan pangan di Banten. 

​"Kami sangat konsen (fokus) dalam mendukung ketahanan pangan ini. Kami akan berupaya maksimal untuk mencapai target," tegasnya. 

​Polda Banten juga mengimbau para petani untuk aktif mengoptimalkan lahan produktif maupun lahan tidur, mengingat nilai ekonomis jagung yang cukup menjanjikan. 

Sebagai informasi, kebutuhan industri pakan di Banten mencapai 4.000 ton per hari. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani setempat. 

Bantuan tersebut meliputi 20 sak pupuk NPK, 150 liter pupuk hayati cair, 16 kilogram bibit jagung, serta 40 liter herbisida guna mendukung kelancaran proses masa tanam. (Welfendry)

Kapal Tug Boat Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Kemlu Sebut Tiga WNI Hilang

By On Senin, Maret 09, 2026

Ilustrasi perahu-perahu di Selat Hormuz

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) mengalami ledakan di Selat Hormuz. 

Dilaporkan ada tiga awak Warga Negara Indonesia (WNI) dalam proses pencarian. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, insiden terbakar dan tenggelamnya kapal Musaffah 2 terjadi pada Kamis, 6 Maret 2026. Kapal itu tenggelam di antara perairan PEA dan Oman, pukul 02.00 dini hari waktu setempat. 

"Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman pada tanggal 06 Maret 2026,pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," ujar Heni kepada wartawan, Minggu, 08 Maret 2026. 

Kemlu menyebut, perwakilan RI berkoordinasi dengan otoritas PEA, Oman dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Musaffah 2 terdiri dari tujuh personel kapal yang berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina

Heni mengatakan, ada empt WNI yang berada dalam kapal tersebut. Dilaporkan satu WNI dalam keadaan selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit. Sementara tiga WNI lainnya, masih dalam proses pencarian. 

"Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total tujuh personil berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya. 

"Khusus kondisi empat awak WNI, satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan tiga WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat," imbuhnya. 

Heni mengatakan, ada satu WNI lain saat kejadian berlangsung. Namun, WNI itu berada di kapal berbeda dan dalam kondisi selamat. 

Kemlu RI mendorong adanya investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut. 

"Saat ini, perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini," ujarnya. 

Kemlu RI mengimbau seluruh WNI yang berada di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Ia meminta, WNI di sana terus berkoordinasi dengan perwakilan RI terkait. 

"Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau seluruh WNI di Timur Tengah termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," kata Heni. 

"Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline perwakilan RI terkait," tutupnya. (*/red)

Mobil Damkar Bireuen Tabrak Truk Tronton saat Menuju Lokasi Kebakaran, Tiga Petugas Luka

By On Senin, Maret 09, 2026

Mobil Damkar Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan SPBU Peudada saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu, 08 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu pagi, 08 Maret 2026. 

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di depan SPBU Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Peudada, sekitar pukul 09.30 WIB. 

Akibat peristiwa itu, sopir mobil pemadam kebakaran Rudi Hartono bersama dua personel Damkar, Dedi Sumardi dan Fauzanur, mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka. 

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Hardani melalui Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Aditya Hadmanto mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil damkar Mitsubishi Cold Diesel BL 9083 AB yang dikemudikan Rudi Hartono melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. 

Setibanya di lokasi kejadian, mobil damkar tersebut menabrak bagian samping kanan truk tronton Mitsubishi Fuso BK 8225 BR yang dikemudikan Suryadi. Truk yang melaju searah di depan mobil damkar itu tiba-tiba berbelok ke kanan untuk masuk ke SPBU. 

“Setibanya di TKP, truk tronton yang berada di depan mobil damkar tiba-tiba berbelok ke kanan menuju SPBU, sehingga mobil damkar tidak sempat menghindar dan menabrak bagian samping kendaraan tersebut,” kata Aditya. 

Ia menyebut, dari kecelakaan tersebut terdapat empat orang yang terlibat, dengan tiga orang mengalami luka dan satu orang tidak mengalami luka. 

Korban luka merupakan sopir dan dua petugas Damkar Bireuen, sedangkan pengemudi truk tronton tidak mengalami cedera. 

Salah satu petugas Damkar, Fauzanur, pada pukul 16.00 WIB, dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh karena mengalami patah kaki serta cedera pada tulang ekor bagian belakang. 

Selain korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Saat ini, Satlantas Polres Bireuen telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tronton Mitsubishi Fuso dan satu unit mobil pemadam kebakaran. 

Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Joniful Bahri

Presiden Prabowo Tambah Dana Rp 10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Pasca Bencana

By On Minggu, Maret 08, 2026

Kasatgas PRR Pasca Bencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) kepada tiga Provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera. 

Adapun tambahan anggaran mencapai sekitar Rp 10,6 triliun. 

Informasi tersebut disampaikan Tito dalam acara Penyerahan Santunan Ahli Waris untuk Korban Bencana Hidrometeorologi dan Sosialisasi Penambahan TKD Tahun 2026 bagi Daerah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) secara hibrida dari Gedung MTQ Pidie Jaya, Aceh, Jumat, 06 Maret 2026. 

Penambahan TKD merupakan realisasi dari usulan Mendagri kepada Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). 

Langkah ini merupakan upaya untuk mempercepat pemulihan pasca bencana. 

"Harapannya, daerah yang terdampak bisa melakukan penanganan bencana sesuai kemampuannya. (Daerah) yang tidak mampu tetap ditangani pusat,” kata Tito dalam siaran persnya, Sabtu  07 Maret 2026. 

Dalam rapat secara virtual bersama Pemerintah Daerah (Pemda) terdampak bencana pada Kamis, 05 Maret 2026, Mendagri menyampaikan bahwa penambahan TKD bertujuan untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah-daerah yang terkena bencana. 

Bahkan, Presiden Prabowo memutuskan penambahan tersebut tidak hanya diberikan kepada daerah yang terdampak bencana secara langsung, tetapi juga kepada seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Sumut, Sumbar, dan Aceh, termasuk yang tidak terdampak. 

"Presiden memutuskan untuk memberikan semua, baik yang terdampak atau tidak se-Provinsi, karena dianggap bencana Provinsi,” ujarnya dalam rapat tersebut. 

Dari total Rp 10,6 triliun, masing-masing daerah mendapat jumlah yang beragam. Daerah Provinsi Aceh mendapat Rp 1,6 triliun, se-Provinsi Sumut Rp 6,3 triliun, dan se-Provinsi Sumbar Rp 2,6 triliun. 

Saat ini, kebijakan tersebut telah ditindaklanjuti melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Republik Indonesia (RI) Nomor 59 Tahun 2026

Mendagri juga telah menerbitkan surat edaran untuk mengatur teknis penggunaannya. 

Dia juga mengatakan, Presiden meminta agar anggaran tambahan betul-betul digunakan untuk mempercepat pemulihan bencana. 

Bagi daerah yang tidak terdampak bencana, kata Tito, anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program mitigasi dan pencegahan bencana, seperti memperbaiki jembatan atau bendungan yang dianggap rawan terdampak. 

“Termasuk juga untuk penanganan tata ruang, misalnya pendidikan latihan untuk penanganan bencana. Bahkan, saya juga membuat kesempatan bisa digunakan untuk penanganan inflasi,” tuturnya. (*/red)

Pemerintah Tangguhkan Pembahasan BoP Usai Eskalasi di Timur Tengah Meningkat

By On Minggu, Maret 08, 2026

Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang

JAKARTA, KabarViral79.Com - Pemerintah menangguhkan seluruh pembahasan terkait Board of Peace (BoP) menyusul meningkatnya eskalasi konflik di sejumlah negara Timur Tengah

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan penilaian komprehensif terhadap dinamika regional yang berkembang. 

"Pemerintah Indonesia terus melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagai perkembangan di kawasan, khususnya yang terjadi di Timur Tengah," ujar Yvonne dalam keterangannya kepada media, Sabtu, 07 Maret 2026. 

"Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu, bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold," imbuhnya. 

Yvonne mengatakan, keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak konflik menjadi prioritas utama diplomasi Indonesia saat ini. 

Menurutnya, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak lanjutan dari eskalasi keamanan di kawasan itu. 

"Kita fokus memastikan keselamatan dan perlindungan WNI di wilayah terdampak konflik. Kita juga fokus menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak eskalasi tersebut," pungkasnya. 

Langkah tesebut, kata dia, bagian dari upaya pemerintah memprioritaskan keselamatan warga dan nilai kemanusiaan di tengah ketidakpastian geopolitik

Dia menegaskan, setiap keputusan mengenai keterlibatan Indonesia dalam forum internasional akan tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi dasar diplomasi nasional. 

"Setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional akan didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional kita. Saya tekankan lagi kepentingan nasional kita, serta perkembangan situasi di lapangan," tuturnya. 

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pembahasan terbaru terkait BoP, Yvonne memastikan jika dalam sepekan terakhir tidak ada pertemuan atau diskusi khusus mengenai hal itu. 

"Tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait Board of Peace dalam seminggu terakhir ini," ujarnya. 

Dia kembali menegaskan, sesuai arahan Menteri Luar Negeri, Sugiono, seluruh pembahasan mengenai partisipasi Indonesia dalam Board of Peace, dihentikan untuk sementara waktu. 

"Sekali lagi sebagaimana disampaikan Pak Menlu, semua pembahasan terkait Board of Peace saat ini on hold," tutupnya. (*/red)

HRD Tinjau Jalan Sigli–Garot, Warga Pidie Akhirnya Nikmati Jalan Mulus Setelah 25 Tahun

By On Minggu, Maret 08, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD) yang juga Ketua DPW PKB Aceh, meninjau langsung kondisi ruas jalan Sigli–Garot di Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat, 06 Maret 2026

SIGLI, KabarViral79.Com Masyarakat Kabupaten Pidie, Aceh, akhirnya dapat menikmati ruas jalan yang mulus setelah menunggu selama sekitar 25 tahun. 

Perbaikan ruas jalan Sigli–Garot tersebut merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang diperjuangkan oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD). 

HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh itu meninjau langsung kondisi ruas jalan Sigli–Garot di Kabupaten Pidie, Jumat, 06 Maret 2026, dalam rangka kunjungan kerja Reses di Provinsi Aceh. 

Peninjauan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, serta Tokoh Masyarakat setempat. 

Rombongan memulai peninjauan dari Desa Barat hingga Desa Ulee Tutue Keulibeut. 

Sebelumnya, ruas jalan tersebut diketahui mengalami kerusakan parah dan sudah lama dikeluhkan masyarakat. 

Warga setempat mengaku baru kali ini merasakan kondisi jalan yang baik setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan tanpa penanganan berarti. 

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Pak HRD yang telah melobi pemerintah pusat dalam memperjuangkan berbagai infrastruktur di Kabupaten Pidie, salah satunya jalan Sigli Garot,” kata Anggota DPRK Pidie Fraksi PKB, Zulfadli. 

Hal senada disampaikan Keuchik Gampong Aree, Kecamatan Delima, Roni. 

Ia menyebut, kepedulian HRD terhadap pembangunan di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, sangat dirasakan masyarakat. 

“Kami masyarakat Pidie sangat berterima kasih kepada Pak HRD. Meski beliau terpilih dari daerah pemilihan Aceh II, kepeduliannya terhadap masyarakat Aceh, khususnya Pidie, sangat luar biasa,” ujar Roni. 

Sementara itu, Ruslan Daud mengatakan, pembangunan ruas jalan Sigli–Garot dapat terwujud berkat kerja sama dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kabupaten harus mengupayakan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

“Karena anggaran daerah sangat terbatas, Pak Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang juga sahabat dekat selalu meminta kami untuk memperjuangkan dana APBN untuk pembangunan jalan Sigli–Garot dan sejumlah infrastruktur lainnya. Alhamdulillah sekarang sudah terwujud dan masyarakat bisa menikmatinya,” kata HRD. 

Ia juga menyebut, salah satu tokoh masyarakat Pidie, Zainal Arifin M Nur yang merupakan Pimpinan Redaksi Harian Serambi Indonesia, turut menyampaikan langsung aspirasi terkait prioritas pembangunan jalan tersebut saat bertemu dirinya di Senayan, Jakarta. 

Dalam kunjungan tersebut, HRD bersama rombongan juga meninjau sejumlah titik abrasi di sepanjang Sungai Krueng Baro, khususnya di Desa Raya Sanggeu, Keulibeut, dan beberapa lokasi lain yang mengalami kerusakan parah pada tebing sungai. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga, rumah penduduk, serta ruas jalan penghubung antar desa dan kecamatan. 

HRD mengatakan, penanganan erosi tebing sungai akibat banjir dan longsor akan menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan melalui dana APBN dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Sebelumnya, pada 2023, pemerintah pusat melalui Kementerian PU juga telah merealisasikan pembangunan tanggul sungai di Desa Pulo Pisang, Kecamatan Pidie, yang rusak akibat banjir bandang, melalui perjuangan yang sama. 

Selain ruas Sigli–Garot, dalam kunjungan Reses tersebut HRD juga meninjau ruas jalan Masjid Beu’ah–Bukit Kurma di Kecamatan Delima serta ruas jalan Gogo di Kecamatan Padang Tiji yang menghubungkan Kecamatan Batee. 

Ia juga meninjau beberapa ruas jalan lain di Kabupaten Pidie yang direncanakan menjadi prioritas Program Inpres Jalan Daerah pada 2026 dan 2027, di antaranya ruas jalan Cot Tunong–Blang Mane di Kecamatan Simpang Tiga serta beberapa ruas jalan di Kecamatan Mutiara. 

Namun sejumlah lokasi belum sempat ditinjau karena keterbatasan waktu dan belum tersedianya dokumen Detail Engineering Design (DED). 

“Kita berharap Pemkab Pidie dapat segera melengkapi DED agar proses pengusulan pembangunan bisa dipercepat,” ujar HRD. (Joniful Bahri)

Pandangan JK soal BoP di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran

By On Minggu, Maret 08, 2026

Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) saat jumpa pers, di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 07 Maret 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran

JK memandang ide pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, kata dia, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik. 

"Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, berperang dengan negara lain," ujar JK kepada wartawan di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Realitas ini, kata dia, yang membuat BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi. 

"Jadi kita penting apabila menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu," ujarnya. 

Saat disinggung soal apakah Indonesia harus mundur dari BoP sebagai wujud koreksi tersebut, JK memandang bahwa Indonesia tak perlu terburu-buru untuk memutuskannya. 

"Ya, kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan ke depan. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung," tuturnya. 

Jika perdamaian di Palestina juga tidak terwujud lewat upaya yang dilakukan BoP, JK memandang bahwa Indonesia memang sudah seharusnya keluar dari organisasi bentukan Trump tersebut. 

"Jadi ujian yang terakhir ialah cara mendamaikan Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, ya buat apa (berada di dalam BoP)," pungkasnya. (*/red)

Bupati Ratu Zakiyah Melayat Korban Rumah Ambrol di Ciruas, Minta Pendataan Ulang RTLH

By On Minggu, Maret 08, 2026

SERANG, KabarViral79.ComBupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengunjungi kediaman korban rumah ambrol di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Dalam kejadian itu, salah satu warga bernama Umayah (46) meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan rumahnya pada Kamis malam, 05 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. 

Sementara putranya, Uktira (17), mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Rumah roboh akibat kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh, diperparah oleh hujan deras pada malam kejadian. 

“Rumahnya memang bangunan lama. Struktur temboknya dari bata lama dan bagian penyangga cornya masih menggunakan kayu yang sudah puluhan tahun sehingga mengalami pelapukan. Ditambah hujan deras, akhirnya rumah itu roboh,” ujar salah satu warga. 

Dalam kunjungannya, Bupati Serang menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. 

“Hari ini saya datang ke rumah warga kami di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas. Semalam saya mendapat kabar dari Pak Camat bahwa ada rumah warga yang roboh dan menyebabkan korban jiwa, yaitu Ibu Umayah. Putranya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Hermina,” ujarnya. 

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kepada keluarga korban. 

“Pertama, secara pribadi dan pemerintah daerah kami menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Ini adalah musibah, namun mungkin juga menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih detail melihat kondisi rumah warga, terutama yang tidak layak huni,” ujarnya. 

Menurutnya, dari tampilan luar rumah tersebut terlihat seperti rumah yang layak dihuni. Namun setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata struktur bangunan di dalamnya sudah rapuh karena merupakan rumah lama. 

Bupati pun meminta pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan ulang Rumah Tidak llLayak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Ciruas agar kejadian serupa tidak terulang. 

“Saya minta kepada Pak Lurah dan Pak Camat untuk melakukan investigasi dan pendataan ulang rumah tidak layak huni. Kalau perlu masuk ke dalam rumah untuk mengecek struktur bangunannya,” tegasnya. 

Ia menambahkan, program bantuan rumah tidak layak huni harus diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia miskin, penyandang disabilitas, serta kepala keluarga perempuan yang kurang mampu. 

Selain itu, Pemkab Serang juga memastikan korban yang masih menjalani perawatan akan tetap mendapatkan penanganan medis. 

“Untuk pengobatan korban saat ini masih menggunakan BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja, yaitu PT Nikomas. Jika nanti sudah tidak aktif, maka pemerintah kabupaten akan menanggungnya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen terhadap bangunan rumah yang roboh tersebut. 

“Hasil asesmen menunjukkan rumah ini merupakan bangunan lama dengan struktur yang sudah tidak layak. Batanya bata mentah dan perekatnya dari tanah liat. Dari luar memang terlihat bagus, tapi secara struktur sudah sangat rapuh,” ujarnya. 

Pemkab Serang berencana memberikan bantuan pembangunan kembali rumah tersebut melalui program RTLH. 

“Nanti akan kita bangun kembali. Kemungkinan tipenya antara tipe 28 sampai tipe 36. Perkiraan anggaran pembangunan sekitar Rp 50 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini pendataan RTLH lebih banyak berdasarkan kondisi visual dari luar bangunan. 

Ke depan, pihaknya akan melakukan asesmen lebih mendalam, terutama terhadap rumah-rumah tua di sejumlah wilayah seperti Ciruas, Kragilan, dan Lebakwangi yang banyak memiliki bangunan lama. 

Pemkab berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar kondisi rumah warga dapat lebih diperhatikan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. (*/red)

IRIS Dena dan Aksi Berbahaya Amerika di Samudera Hindia

By On Minggu, Maret 08, 2026

Kapal fregat IRIS Dena

Oleh: Jannus T Siahaan

Fajar lepas pantai Galle, Sri Lanka, pada 4 Maret 2026, seharusnya menjadi saksi bisu bagi pelayaran diplomatik yang tenang. 

Kapal fregat IRIS Dena, permata mahkota Angkatan Laut Iran kelas Moudge, sedang membelah Samudera Hindia dengan haluan menuju Teluk Persia. 

Setelah berhari-hari bersandar di India sebagai tamu kehormatan dalam latihan navigasi MILAN 2026, kapal tersebut membawa simbol kebangkitan pengaruh Teheran di perairan yang selama ini didominasi oleh New Delhi dan Washington. 

Namun, di kedalaman laut, predator bertenaga nuklir milik Angkatan Laut AS, diduga dari kelas Virginia, ternyata telah mengunci koordinatnya. 

Pukul 05:08 waktu setempat, keheningan samudera pecah. Torpedo berat Mark 48 menghantam tepat di bawah lunas (keel) IRIS Dena, menciptakan gelembung tekanan yang seketika mematahkan tulang punggung baja kapal tersebut. 

Ledakan tidak hanya menenggelamkan 2.500 ton besi ke dasar laut sedalam 3.000 meter, tetapi juga menghancurkan norma hukum laut yang telah bertahan sejak Perang Dunia II. 

Pentagon menyebutnya sebagai bagian dari "Operation Epic Fury", kampanye dekapitasi aset militer Iran pasca-kematian Pemimpin Agung Negara Mullah Ayatollah Ali Khamenei. 

Namun, bagi para pengamat di Asia, tentu ini akan dianggap sebagai eksekusi kasar di perairan netral yang berpotensi merusak diplomasi maritim Asia

Apalagi, penenggelaman tersebut menyisakan horor kemanusiaan. Dari 180 awak kapal, hanya 32 yang berhasil diselamatkan oleh otoritas Sri Lanka, sementara sisanya terkubur dalam peti besi di dasar laut. 

Informasi investigatif dari sumber militer di New Delhi menyebutkan bahwa IRIS Dena sedang dalam kondisi "disarmed" atau tidak membawa amunisi aktif sebagai bagian dari protokol keamanan latihan gabungan MILAN.  

Jika benar, maka AS tidak saja sedang menetralisir ancaman langsung, tapi juga sedang menyerang target yang tidak berdaya. 

Menilik lokasi penenggelaman, yang berada di "halaman belakang" India, tak pelak aksi Amerika tersebut boleh jadi akan menjadi suatu penghinaan diplomatik untuk India yang dirancang dengan presisi oleh Washington. 

Dengan menyerang kapal Iran yang baru saja meninggalkan pelabuhan India, Amerika secara efektif meruntuhkan klaim PM Narendra Modi bahwa Samudera Hindia adalah zona damai di bawah pengawasan New Delhi. 

India kini terjepit dalam dilema eksistensial, memprotes agresi AS berarti merusak aliansi strategis Quad yang krusial untuk membendung China, namun berdiam diri berarti mengakui bahwa kedaulatan maritim India hanyalah ilusi di mata sekutu Baratnya. 

Bagi New Delhi, IRIS Dena bukan sekadar kapal asing, tapi mitra dalam proyek pelabuhan Chabahar, gerbang strategis India menuju Asia Tengah. 

Penyerangan ini tentu memaksa India menghadapi kenyataan bahwa komitmennya atas asas "Otonomi Strategis" sedang diuji. 

Para pakar geopolitik di Global South kini justru mengkhawatirkan bahwa Samudera Hindia justru akan berubah menjadi medan pertempuran terbuka (Wild West) di mana hukum internasional tidak lagi berlaku bagi pemegang kekuatan absolut seperti Amerika. 

Serangan ini juga memberikan tamparan bagi negara-negara Global South lain yang melihat India sebagai penjamin keamanan regional. 

Jika India tidak bisa melindungi tamu diplomatiknya sendiri, siapa lagi yang bisa mereka lindungi? 

Di sisi lain, China juga sedang mengamati keretakan tersebut dengan cukup antusias. 

Beijing kemungkinan besar akan menggunakan insiden ini sebagai pembenaran untuk meningkatkan kehadiran Angkatan Laut mereka (PLAN) di Samudera Hindia, dengan dalih melindungi jalur pasokan energi dari kemungkinan "tindakan sewenang-wenang" Amerika. 

Pangkalan militer China di Djibouti mungkin akan segera mendapatkan teman baru di pelabuhan-pelabuhan sepanjang jalur sutra maritim, lalu menciptakan eskalasi militer yang jauh lebih kompleks daripada sekadar perseteruan Washington-Teheran. 

Secara hukum, penenggelaman IRIS Dena adalah pelecehan terhadap tatanan dunia berbasis aturan (rules-based order). 

Berdasarkan UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea), kapal perang memiliki imunitas berdaulat. 

Menyerang kapal tersebut di luar zona perang resmi tanpa adanya provokasi bersenjata adalah pelanggaran berat terhadap prinsip Sovereign Immunity

AS memang mencoba menggunakan doktrin "Anticipatory Self-Defense", yang menyatakan bahwa aset Iran di mana pun adalah ancaman potensial. 

Namun, elastisitas hukum ini menciptakan preseden berbahaya. Jika kapal perang bisa ditenggelamkan di laut lepas tanpa deklarasi perang, maka tidak ada lagi "perairan internasional" yang aman bagi negara mana pun yang dianggap musuh oleh Washington. 

Pun dampak balasan dari Teheran diperkirakan tidak akan terjadi di laut lepas, tapi di titik saraf perdagangan dunia: Selat Hormuz

Dengan tenggelamnya IRIS Dena, Teheran kini memiliki narasi moral untuk melakukan eskalasi asimetris. 

Iran bisa mengklaim bahwa navigasi internasional di perairan mereka tidak lagi aman karena agresi AS, lalu memberikan legitimasi bagi Garda Revolusi (IRGC) untuk melakukan blokade total atau penyitaan massal terhadap kapal tanker minyak. 

Tak pelak, dunia akan menghadapi ancaman guncangan harga energi karena setiap barel minyak yang melewati Hormuz kini membawa “risk premium” perang yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Lebih jauh lagi, serangan ini juga mengabaikan tanggung jawab kemanusiaan dan lingkungan. 

Meluncurkan torpedo di dekat pantai wisata Sri Lanka tanpa upaya penyelamatan terkoordinasi oleh pihak penyerang termasuk melanggar Konvensi Jenewa. 

Selain potensi bencana ekologi dari kebocoran bahan bakar kapal, Amerika juga telah memberikan kemenangan propaganda yang tak ternilai bagi "Axis of Resistance". 

Di mata dunia internasional, Iran yang biasanya dianggap sebagai agresor regional, kini tampil sebagai korban dari "bajak laut global" bertenaga nuklir. 

Apa yang terjadi di lepas pantai Galle pada hari Rabu, 4 Maret 2026, bukan sekadar peristiwa taktis, tapi pergeseran seismik dalam cara kekuatan besar berinteraksi di laut. 

Amerika telah menetapkan aturan baru bahwa jarak bukan lagi perlindungan, dan diplomasi maritim bukan lagi perisai. 

Dengan menghancurkan IRIS Dena, Washington telah menghapus garis tipis antara "ketegangan geopolitik" dan "perang total". 

Strategi ini mungkin berhasil melemahkan kekuatan laut Iran secara fisik, tapi juga sekaligus telah merusak kepercayaan global terhadap keamanan jalur pelayaran internasional. 

Kini Asia memasuki era di mana Samudera Hindia semakin berisiko tidak lagi menjadi jembatan perdagangan, tapi menjadi arena teater pertempuran. 

Negara-negara menengah seperti India, Indonesia, dan Australia tentu harus menghitung ulang posisi mereka dalam arsitektur keamanan yang baru ini. 

Jika laut lepas bisa menjadi zona eksekusi tanpa konsekuensi hukum, maka stabilitas ekonomi dunia yang bergantung pada kebebasan navigasi sedang berada di ujung tanduk. 

Kematian awak IRIS Dena adalah peringatan bahwa di masa depan, supremasi tidak lagi dicapai melalui negosiasi di ruang sidang PBB, tapi melalui deteksi akustik di kedalaman samudera. 

Pertanyaan yang tersisa kini bukanlah siapa yang menembak, tapi siapa yang akan menjadi korban berikutnya saat aturan main di tengah laut telah terabaikan.

Penulis adalah pengamat sosial dan kebijakan publik. 

Sumber: kompas.com