-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan

By On Selasa, Mei 26, 2026

  




SERANG – RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikeluhkan masyarakat dari segi fasilitas dan pelayanan. Pasalnya, ketika mulai pukul 03.00 wib hingga pukul 05-00. Wib, para keluarga pasien kerap kesulitan menemui petugas medis karena tidak ada yang berjaga.


Tidak hanya itu, kondisi fasilitas ruang rawat inap pun menambah buruknya pelayanan di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara. Sebab, toilet pasien tampang kumuh akibat closet yang tidak dapat digunakan, kirain air bocor dan berdengung, serta jendela yang terlihat tidak terawat.


Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, Senin (22/5/2026), kondisi ruang rawat inap terlihat sangat memprihatinkan. Dinding ruangan terlihat lembab, berlumut, dan cat mengelupas seolah tak pernah mendapat perawatan.


Salah seorang keluarga pasien, Dinar mengaku kondisi AC ruangan juga rusak, karena mesin berjalan tapi udara yang keluar tidak dingin, seolah kosong dari isi freon. Parahnya lagi, unit AC tersebut bocor deras hingga airnya harus ditampung menggunakan ember. Jika tidak ditampung, air akan membanjiri seluruh lantai ruangan.


"Jendela-jendela pun tampak sangat kotor, seperti sudah lama tidak dibersihkan. Temboknya kumuh, kran air bocor, toilet bau dan closet gak berfungsi. Kalau sini hari, sulit nyari perawat yang berjaga, sepertinya tidur semua atau entah kemana. Yang jelas tidak ada petugas. Apalagi jam 4 pagi,"


Terpisah, salah seorang aktivis di Kota Serang, Iqbal memberikan kritik pedas atas kondisi ini. Menurutnya hal itu sungguh memalukan. Anggaran negara mengalir deras, tapi apa yang kita lihat? Fasilitas rusak, kumuh, tidak terawat.


"Petugas tidak ada di tempat, dipanggil berkali-kali tak ada jawaban. Di mana tanggung jawab mereka? Ini rumah sakit pemerintah, seharusnya jadi rujukan terbaik, malah kondisinya jauh di bawah standar layak," tegas Rahmat dengan nada kecewa.


Menurut Rahmat, kondisi ini sangat kontras dengan dugaan permainan anggaran yang marak dibahas belakangan ini. Uang rakyat seolah habis dibelanjakan, tapi hasilnya nol besar.


"Kami tanya ke pihak pengelola: untuk apa anggaran pemeliharaan dan pelayanan kalau kenyataannya begini? Pasien sakit makin menderita bukan karena penyakitnya saja, tapi karena fasilitas yang rusak dan pelayanan yang kosong. Kami minta Dinas Kesehatan dan pimpinan rumah sakit segera bertindak. Jangan jadikan pelayanan kesehatan rakyat sekadar formalitas saja," tambahnya.


Masyarakat berharap keluhan ini didengar, agar RSUD dr. Dradjat Prawiranegara benar-benar berubah menjadi tempat sehat, bersih, dan pelayanannya manusiawi.

Diduga Lakukan Pemborosan Dana BOS, 26 SMA/SMK Negeri di Pandeglang Dilaporkan ke Kejati

By On Selasa, Mei 26, 2026

 


Serang, KabarViral79.Com – Perkumpulan Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) resmi melayangkan laporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang terkait dugaan penyimpangan berupa pemborosan Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025. Dugaan pelanggaran ini menyasar 26 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurut surat laporan nomor 122/LPD/DPP-GMAKS/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026, pemborosan tersebut terjadi akibat adanya "anggaran ganda" (dobel anggaran) untuk pembiayaan langganan akses internet sekolah.

Ketua Umum GMAKS mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2025, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten sebenarnya telah memfasilitasi bantuan jaringan internet gratis kepada 26 SMA/SMK Negeri di Pandeglang. Bantuan yang diberikan berupa akses internet dedicated berkapasitas 30 Mbps (1:1) dengan masa kontrak selama 10 bulan.

"Berdasarkan analisis teknis kebutuhan administrasi sekolah, kapasitas 30 Mbps dedicated dari Diskominfo tersebut sudah lebih dari cukup dan efisien karena sekolah tidak membuka akses internet bebas untuk siswa," tulis GMAKS dalam laporannya.

Namun di lapangan, 26 sekolah penerima manfaat diketahui tetap berlangganan internet dari penyedia layanan swasta lain (ISP Non-Diskominfo). Biaya langganan tambahan tersebut berkisar antara Rp3 juta hingga Rp14 juta per bulan untuk tiap sekolah, yang dibayarkan menggunakan dana BOS masing-masing instansi.

Akibat kebijakan dobel anggaran ini, keuangan negara/daerah diperkirakan mengalami potensi kerugian atau pemborosan kumulatif berkisar antara Rp780 juta hingga Rp3,64 miliar.

Beberapa sekolah yang tercantum dalam lampiran laporan pengaduan tersebut di antaranya meliputi:

  • SMA Negeri CMBBS
  • SMA Negeri 1 Pandeglang
  • SMA Negeri 3 Pandeglang
  • SMA Negeri 4 Pandeglang
  • SMA Negeri 6 Pandeglang
  • SMA Negeri 7 Pandeglang
  • SMA Negeri 9 Pandeglang
  • SMA Negeri 10 Pandeglang
  • SMA Negeri 11 Pandeglang
  • SMA Negeri 12 Pandeglang
  • SMA Negeri 14 Pandeglang
  • SMA Negeri 17 Pandeglang
  • SMA Negeri 18 Pandeglang
  • SMK Negeri 3 Pandeglang hingga SMK Negeri 15 Pandeglang

GMAKS mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengambil tindakan tegas. Terdapat tiga poin utama saran dan tuntutan yang diajukan:

  1. Audit Dana BOS: Meminta pertanggungjawaban laporan penggunaan dana BOS Tahun 2025 kepada 24 s.d 26 Kepala Sekolah terkait untuk membuktikan ada tidaknya belanja internet ganda.
  2. Uji Rasio Kebutuhan: Meminta kejelasan perhitungan riil kebutuhan bandwidth yang mendasari pihak sekolah nekat menggunakan penyedia internet di luar bantuan Pemprov.
  3. Pengembalian Uang Negara: Meminta para Kepala Sekolah mengembalikan seluruh uang dana BOS yang dihamburkan untuk dobel anggaran tersebut ke Kas Daerah (Kasda) Pemprov Banten sebesar 10 bulan dikalikan nilai jasa internet swasta yang dibayarkan.

Selain ditujukan kepada KEJATI BANTEN, surat pengaduan ini juga ditembuskan ke sejumlah instansi tinggi seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, serta Diskominfo SP Banten. (di/Red)

 

Cegah Narkoba dan Kenakalan Remaja, Polresta Tangerang Edukasi Pelajar di SMP-SMK Mandiri 01 Panongan

By On Selasa, Mei 26, 2026

Polresta Tangerang melalui Satnarkoba melaksanakan kegiatan pembina upacara di SMP dan SMK Mandiri 01 Panongan. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Polresta Tangerang melalui Satnarkoba melaksanakan kegiatan pembina upacara di SMP dan SMK Mandiri 01 Panongan, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin, 25 Mei 2026. 

Kegiatan yang dimulai pukul 07.25 WIB tersebut dipimpin Ipda Doni selaku Kasubnit 1 Sat Narkoba Polresta Tangerang sebagai pembina upacara, yang mengusung tema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba”. 

Turut hadir, Kanit Binmas Polsek Panongan Iptu Agus S, Kanit Provos Aipda Ferdi Yanto, Kepala Sekolah SMK Mandiri 01 Panongan M. Apip Hapipi, Kepala Sekolah SMP Mandiri 01 Panongan Abdul Khotib, para dewan guru, serta sekitar 150 pelajar peserta upacara. 

Dalam amanatnya, Ipda Doni menyampaikan pesan Kapolda Banten terkait pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif kenakalan remaja dan bahaya narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. 

Ia menegaskan, pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. 

“Hindari pergaulan negatif, jauhi narkoba, dan manfaatkan masa muda untuk belajar serta meraih prestasi. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” tegas Ipda Doni di hadapan para pelajar. 

Dalam penyampaiannya juga dijelaskan sejumlah faktor penyebab kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, mulai dari faktor keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, hingga kurangnya edukasi dan pengawasan. 

Selain itu, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga moral, meningkatkan disiplin, serta aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan organisasi sekolah guna menghindari perilaku menyimpang. 

Polri juga mengingatkan masyarakat dan pelajar terkait layanan darurat bebas pulsa 110 yang dapat digunakan selama 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas. 

Kegiatan pembina upacara tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai mampu memberikan motivasi, edukasi, dan pemahaman hukum kepada para siswa sejak dini. 

Pukul 08.00 WIB kegiatan upacara selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Reno)

Kadisdikpora dan Pengurus DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang Canangkan Program Pelestarian Budaya Pencak Silat

By On Selasa, Mei 26, 2026

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto saat menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Surya Wijaya, di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 26 Mei 2026. 

Pertemuan tersebut membahas pencanangan program pelestarian budaya pencak silat sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus membangun karakter generasi muda melalui seni bela diri tradisional. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dindikpora H. Sutoto menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui Dindikpora untuk mendukung penuh program-program yang berkaitan dengan pelestarian budaya pencak silat di Pandeglang. 

"Kami siap mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan KESTI TTKKDH, khususnya yang berhubungan dengan pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda," ujar Sutoto. 

Sementara itu, Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Dindikpora dan berharap sinergi ini dapat melahirkan berbagai program nyata untuk kemajuan pencak silat di Kabupaten Pandeglang. 

Adapun program yang direncanakan meliputi pembinaan atlet dan generasi muda, pelatihan pencak silat tradisional, penyelenggaraan festival budaya, serta penguatan nilai-nilai karakter melalui seni bela diri pencak silat. 

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan prestasi olahraga pencak silat di Kabupaten Pandeglang. (*/red)

InterSystems Perkuat Komitmen di Indonesia dengan Kantor Baru di Jakarta

By On Selasa, Mei 26, 2026

InterSystems perkuat komitmen di Indonesia dengan Kantor Baru di Jakarta. 

Kantor baru mendukung pertumbuhan platform data lintas industri

JAKARTA, KabarViral79.ComInterSystems, perusahaan penyedia teknologi data kreatif yang berfokus pada penyelesaian tantangan skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan bagi para pelanggannya, mengumumkan pembukaan kantor barunya di Jakarta. 

Pembukaan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat investasi jangka panjang perusahaan di Indonesia sekaligus mendukung transformasi digital yang terus bergerak pesat di berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, rantai pasok, hingga layanan kesehatan.

Kehadiran kantor baru ini menegaskan komitmen InterSystems terhadap Indonesia sebagai pasar pertumbuhan strategis di Asia Tenggara. 

Dengan kantor lokal, InterSystems dapat menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan para pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan pemerintah untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang di bidang platform data, interoperabilitas, dan infrastruktur digital nasional. 

Ekonomi digital Indonesia tengah berkembang dengan pesat, didorong oleh pertumbuhan kuat di bidang komputasi awan, platform data, dan kecerdasan buatan (AI). 

Berbagai organisasi di berbagai sektor kini semakin fokus pada upaya mengintegrasikan sistem yang selama ini berjalan terpisah-pisah, menggali wawasan secara real-time, dan meningkatkan ketahanan operasional melalui strategi berbasis data. 

Transformasi ini membuka peluang pasar yang signifikan. Di berbagai industri, permintaan terhadap platform data berkinerja tinggi yang mampu mendukung analitik real-time, integrasi sistem yang mulus, serta pengambilan keputusan berbasis AI terus meningkat. 

Teknologi InterSystems, termasuk InterSystems IRIS® Data Platform dan InterSystems IntelliCare™ — sistem informasi kesehatan terpadu — telah digunakan oleh berbagai organisasi di Indonesia. 

Perusahaan ini bekerja sama dengan berbagai perusahaan, system integrator, dan mitra digital di sektor layanan keuangan, logistik, dan kesehatan untuk menghadirkan interoperabilitas, menyederhanakan operasional, dan mendukung adopsi AI. 

"Indonesia sedang berada di titik balik di mana berbagai organisasi mulai berupaya mengubah volume data yang terus meningkat menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ada kebutuhan yang terus tumbuh akan platform data yang andal, interoperable, dan real-time guna mendorong inovasi dalam skala besar. Pembukaan kantor Jakarta kami mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia, dan memungkinkan kami bekerja lebih dekat bersama pelanggan dan mitra untuk membantu mewujudkan ambisi mereka menjadi hasil yang nyata," ujar Luciano Brustia, Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems. 

Prioritas Kehadiran Lokal yang Diperluas

Melalui kehadiran lokalnya yang diperluas, InterSystems siap mempererat keterlibatan dengan basis pelanggannya di Indonesia yang terus berkembang dengan dukungan keahlian lokal dan mempercepat waktu implementasi. 

InterSystems juga akan memperkuat kerja sama dengan para mitra di sektor layanan keuangan, rantai pasok, dan kesehatan, sambil secara aktif mendukung prioritas nasional di bidang integrasi data, interoperabilitas, dan ketahanan digital. 

Solusi-solusi InterSystems menjawab berbagai tantangan utama lintas industri, termasuk permasalahan silo data, fragmentasi sistem, dan meningkatnya kebutuhan akan analitik real-time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional maupun strategis. 

Dengan memungkinkan pertukaran data yang mulus dan analitik berkinerja tinggi, InterSystems membantu berbagai organisasi membangun ekosistem digital yang lebih terhubung dan tangguh. 

Tentang InterSystems

InterSystems adalah penyedia teknologi data inovatif yang menghadirkan fondasi terpadu untuk aplikasi generasi berikutnya bagi pelanggan di sektor kesehatan, keuangan, manufaktur, dan rantai pasok di lebih dari 80 negara. 

Platform data InterSystems membantu mengatasi tantangan interoperabilitas, kecepatan, dan skalabilitas bagi berbagai perusahaan besar di seluruh dunia untuk membuka potensi data dan memungkinkan pengguna memahami data dengan cara yang lebih inovatif. 

Didirikan pada tahun 1978, InterSystems berkomitmen menghadirkan layanan terbaik melalui dukungan 24x7 bagi pelanggan dan mitra di seluruh dunia. 

InterSystems merupakan perusahaan swasta yang berkantor pusat di Boston, Massachusetts, dan memiliki 38 kantor di 28 negara. Informasi lebih lanjut tersedia di InterSystems.com. 


(*/red)

Gubernur Andra Soni Kukuhkan Forum CSR Banten, Tekankan Sinergi dengan Program Pemerintah

By On Senin, Mei 25, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat kegiatan pengukuhan Forum TJSKBLP Provinsi Banten masa bakti 2026–2030, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, keberadaan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Provinsi Banten memiliki peran penting sebagai ruang gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha. 

Menurutnya, forum tersebut harus menjalin sinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan manfaat nyata masyarakat. 

Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengukuhkan Forum TJSKBLP Provinsi Banten masa bakti 2026–2030 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026. 

“Alhamdulillah, hari ini saya, Gubernur Banten, mengesahkan dan melantik kepengurusan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan Provinsi Banten yang biasa kita kenal dengan Forum CSR,” ujar Andra Soni. 

Andra Soni mengatakan, regulasi mengenai forum tersebut telah dibentuk sejak tahun 2016. Namun demikian, pelaksanaan forum dinilai belum berjalan optimal. 

Forum tersebut diharapkan mampu berjalan efektif sesuai dengan tujuan pembentukannya, sekaligus memperkuat sinergi program pemerintah dengan dunia usaha serta masyarakat. 

“Maka hari ini, masyarakat Banten berharap besar kepada forum ini untuk memaksimalkan potensi-potensi daerah yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan dapat kita pertanggungjawabkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi Forum TJSKBLP Provinsi Banten, Babar Suharso menyampaikan, pengukuhan kepengurusan tersebut merupakan hasil proses seleksi yang telah dilaksanakan sejak tahun 2025. 

Seleksi tersebut, kata dia, berlangsung pada Oktober hingga Desember 2025. Selanjutnya, pada 29 Desember 2025, Jamil ditetapkan sebagai Ketua Forum TJSKBLP Provinsi Banten. 

“Setelah ditetapkan sebagai Ketua, Jamil langsung menyusun struktur kepengurusan mulai dari Penasehat, Ketua Bidang, hingga Wakil Ketua yang kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 157 Tahun 2026 tentang Pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial Kemitraan dan Bina Lingkungan Perusahaan Provinsi Banten,” tuturnya. 

Di tempat yang sama, Ketua Forum TJSKBLP Provinsi Banten, Jamil mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar prosesi formal, melainkan amanah dan momentum untuk memperkuat tata kelola program CSR yang lebih terarah dan berkelanjutan. 

Pada 100 hari pertama kepengurusan, pihaknya akan fokus melakukan pembenahan kelembagaan, termasuk penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Standar Operasional Prosedur (SOP), serta penguatan kemitraan strategis. 

"Ini adalah bentuk penegasan amanah, panggilan tanggung jawab, dan momentum untuk memulai kerja besar yang lebih terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. 

Selain itu, Forum TJSKBLP Provinsi Banten juga akan mendorong pelaksanaan program CSR yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. 

“Basisnya adalah kebutuhan masyarakat dan realita di lapangan," ujarnya. 

Sebagai informasi tambahan, dalam rangkaian pengukuhan ini juga diagendakan peluncuran website CSR Forum TJSKBLP Provinsi Banten dan penyerahan simbolis program CSR dari PT Sinarmasland senilai total Rp 2,155 Miliar, berupa bedah rumah dan musholla sebanyak delapan unit, beasiswa sekolah perawat Fuji Academy kerja ke Jepang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten kepada 20 siswa dan beasiswa pelatihan AI & Cloud Computing (AWS) kepada 50 siswa. (Welfendry

Melawan Petugas, Perampok Bersenpi Ditembak Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik

By On Senin, Mei 25, 2026

Perampok bersenpi di Gresik ditembak kakinya saat melawan petugas. 

GRESIK, KabarViral79.Com - Salah satu pelaku komplotan perampok bersenjata api (Senpi) yang menembak warga di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), berhasil diringkus Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik. 

Pelaku ditembak saat melawan petugas ketika hendak ditangkap. 

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya mengatakan, pelaku berinisial F (42), warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, itu, dilumpuhkan saat hendak ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di wilayah Kabupaten Sampang, Madura. 

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku berupaya melawan serta melarikan diri ketika akan diamankan petugas. 

"Kita lakukan tindakan tegas terukur karena pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan," ujar AKP Arya Widjaya, Senin, 25 Mei 2026. 

Arya menjelaskan, pelaku merupakan bagian dari komplotan perampok bersenjata yang selama ini menjadi buruan polisi dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Driyorejo. 

Menurutnya, F diketahui berperan membawa senjata api jenis revolver dan menggunakannya saat aksi perampokan pada April 2025 lalu. 

"Pelaku ini yang membawa senjata api jenis Revolver yang digunakan untuk merampok," ujarnya. 

Dalam pemeriksaan awal, F mengaku beraksi bersama enam pelaku lain yang hingga kini masih diburu polisi, termasuk S.A alias R dan D yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Kasus tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah seorang warga bernama Ibnu Sandi Kusuma tertembak saat berupaya menolong korban perampokan di Jalan Raya Krikilan. 

"Untuk para DPO, kita imbau agar segera menyerahkan diri. Atau kita akan melakukan tindakan tegas terukur apabila melawan dan mencoba melarikan diri," tegasnya. 

Saat kejadian, kata Arya, komplotan pelaku merampas uang milik admin SPBU Damarasih yang hendak disetorkan ke bank. 

Uang sekitar Rp 130,9 juta berhasil dibawa kabur setelah pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kaki korban penolong. 

"Uang yang berhasil dibawa total 130,9 juta," pungkasnya. (*/red)

Kemenag Buka Opsi Cabut Izin Ponpes Usai Kasus Kiai Cabuli Santri di Ponorogo

By On Senin, Mei 25, 2026

Lokasi Ponpes tempat Kiai Pengasuh Ponpes di Ponorogo diduga melakukan pencabulan terhadap Santri. 

PONOROGO, KabarViral79.Com - Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo membuka opsi mencabut izin Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Raden Wijaya, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). 

Hal itu setelah Kiai JYD, selaku pengasuh Ponpes ditetapkan menjadi tersangka pencabulan terhadap 11 santri laki-lakinya oleh Polres Ponorogo. 

Kini tersangka pun telah ditahan di Rutan Kelas IIB Kabupaten Ponorogo. 

Plt Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Thohari mengatakan, pihaknya telah membentuk tim investigasi terkait kasus tersebut. 

"Mungkin cabut izin (Ponpes) menjadi opsi,” ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Menurutnya, tim tersebut telah bekerja dan juga mempelajari kemungkinan pencabutan izin Ponpes Tahfidzul Quran Raden Wijaya milik Kiai JYD. 

"Kami juga telah mempelajari kemungkinan pencabutan ijin,” ujarnya. 

Selain itu, Kemenag Ponorogo juga sedang berupaya menindaklanjuti nasib pendidikan formal para Santri di Ponpes. 

"Kita juga memitigasi santri yang ada di pondok itu karena lembaga formalnya SMP kita koordinasi dengan Dinas Pendidikan,” pungkasnya. 

Thohari mengatakan, sebagian Santri Ponpes duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTS/setingkat SMP) dan Madrasah Aliyah (MA/setingkat SMA). 

"Ada sebagian yang di Tsanawiyah maupun Aliyah. Itu juga sedang kami mitigasi untuk bagaimana anak ini sudah terus bisa. Apa itu melanjutkan pendidikannya,“ pungkasnya. (*/red)

Ada Ritual Yadnya Kasada, Gunung Bromo Ditutup 30 Mei hingga 2 Juni 2026

By On Senin, Mei 25, 2026

Yadnya Kasada, Ritual Sakral di Kaldera Bromo.  

MALANG, KabarViral79.Com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan penutupan total aktivitas wisata di Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya. 

Langkah itu diambil guna menghormati kelancaran ritual Yadnya Kasada Tahun 2026. 

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kawasan wisata akan disterilkan dari aktivitas pelancong selama beberapa hari. 

"Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak hari Sabtu tanggal 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Selasa tanggal 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB," ujar Rudijanta kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026. 

Selama masa penutupan, kata dia, akses masuk diatur secara ketat. Pada tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026. 

Kawasan Bromo hanya terbuka bagi masyarakat yang akan mengikuti ritual Yadnya Kasada dengan identitas yang sesuai ketentuan. 

Sementara itu, sehari setelahnya akan difokuskan untuk pemulihan lingkungan. 

"Tanggal 2 Juni 2026 kawasan hanya terbuka untuk masyarakat dan petugas yang berkepentingan dalam melakukan pembersihan kawasan pasca Yadnya Kasada," jelasnya. 

Rudijanta menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam taman nasional setelah upacara selesai. 

Bagi para wisatawan yang sudah merencanakan liburan, Rudijanta menyampaikan bahwa gerbang wisata akan segera dibuka kembali setelah seluruh rangkaian ritual dan aksi kebersihan rampung. 

"Pengunjung dapat kembali melakukan kunjungan wisata ke kawasan Bromo dan sekitarnya pada tanggal 3 Juni 2026 mulai pukul 01.00 WIB," pungkasnya. 

TNBTS juga mengimbau seluruh masyarakat, pengunjung, serta para pelaku jasa wisata untuk memperhatikan dan mematuhi agenda penutupan kawasan Gunung Bromo demi menjaga kekhidmatan adat sekaligus kelestarian kawasan. (*/red)

Kades Cikuya Ade Sapei Pantau Distribusi Bantuan Beras Bulog

By On Senin, Mei 25, 2026

Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi Februari–Maret 2026 yang menyasar jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. 

Kepala Desa (Kades) Cikuya, Ade Sapei yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear didampingi Kadus, Babinsa, Petugas BULOG, sejak pukul 08.10 WIB, telah memonitoring pelaksanaan pendistribusian bantuan pangan berupa beras kepada 2.356 KPM. 

Jumlah beras yang diterima oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Cikuya sebanyak 47,12 ton atau 4.712 Karung dan 785 Dus minyak sayur berisi 9.424 liter minyak sayur. 

Untuk pelaksanaan pendistribusian bantuan, Pemdes Cikuya menugaskan 10 staffnya dibantu para Ketua RT, Ketua RW dan LPM untuk melayani pendistribusian bantuan pangan tersebut berdasarkan barcode yang dari para penerima bantuan. 

Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. 

Bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk bulan Februari - Maret 2026, sehingga masing-masing KPM menerima dua karung sebanyak 20 kilogram dan empat liter minyak sayur. Karena per KPM per bulannya mendapatkan bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram dan minyak sayur sebanyak dua liter. 

Adapun penerima bantuan pangan adalah yang merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sesuai data pada masing-masing Desa. 

Program bantuan pangan ini akan diberikan  oleh Pemerintah hingga bulan Juni 2026 untuk terus menjaga stabilitas daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. 

Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. 

Tujuan utama program bantuan pangan ini adalah: 

1. Mengatasi Krisis Pangan: Saat terjadi bencana alam, gagal panen, atau keadaan darurat lainnya, pemerintah dapat menyalurkan cadangan beras ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

2. Menjaga Stabilitas Harga Beras: Dengan mengelola cadangan beras, pemerintah bisa mencegah lonjakan harga beras di pasar. 

3. Mendukung Ketahanan Pangan Nasional: Cadangan ini memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi, terutama mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. 

Ade Sapei menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah atas perhatian dan kepeduliannya. 

Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk stimulus ekonomi yang sangat berarti untuk membantu menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. 

"Kepada warga penerima bantuan, manfaatkanlah bantuan ini sebaik-baiknya. Semoga bantuan ini membawa berkah bagi kita semua. Aamiin," ujarnya, Senin, 25 Mei 2026. (Reno)

Banten Darurat Korupsi TIK: Koalisi LSM Bongkar Skandal "IP Gaib" dan Monopoli Anggaran Media Rp5,4 Miliar di Diskominfo

By On Senin, Mei 25, 2026

 



SERANG, BANTEN– Aliansi lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Kominfo SP Provinsi Banten (GMAKS, Geram Banten, KKPMP, Mapan, Matahari, Geger, KPK) membongkar dugaan praktik korupsi, pemborosan anggaran masif, serta maladministrasi berat di tubuh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026.



Berdasarkan investigasi mendalam terhadap sistem LPSE dan Rencana Umum Pengadaan (RUP), DPW GMAKS Banten menemukan tiga klaster skandal besar yang berpotensi merugikan keuangan daerah hingga miliaran rupiah.



Skandal "IP Gaib" Pemprov Banten

GMAKS membongkar bahwa Diskominfo SP Banten saat ini menguasai total 512 *IP Address* (2\text{ Blok}/24). Padahal, kebutuhan riil operasional seluruh server pemerintahan diperkirakan tidak melebihi 64 IP Address umum.



Artinya, terdapat 448 IP Address "menganggur" (idle) yang tetap rutin dibiayai menggunakan dana APBD. Mengingat nilai ekonominya yang sangat tinggi dan langka, GMAKS mengendus adanya indikasi kuat pemanfaatan aset digital ini di pasar gelap (black market) untuk keuntungan pribadi oknum pejabat.


 Kasus ini diduga mengulang sejarah kelam tahun 2018, di mana IP Pemprov Banten pernah disalahgunakan secara ilegal oleh pihak swasta.


Pemborosan Berkedok Modernisasi TIK & Salah Lokasi

Selain masalah IP, koalisi juga menemukan sejumlah pemborosan anggaran infrastruktur digital, antara lain:


 Mubazir Server & Firewall (Rp5,55 Miliar) Belanja modal server setara PowerEdge R7625 dan Firewall dinilai mengalami spesifikasi berlebih (overspecification) karena tidak didasari dokumen Kajian Kelayakan (Feasibility Study) yang objektif.

 Ketidakefisienan Bandwidth (Rp4,34 Miliar+-) Pemisahan paket Main Link dengan kantor cabang rawan memicu duplikasi biaya terminasi dan instalasi.



 Anggaran Jasa SDM Non-Sertifikasi (Rp2,00 Miliar) Anggaran fantastis untuk tenaga ahli yang rawan tumpang tindih (overlapping) dan tidak jelas kompetensinya tanpa adanya standarisasi sertifikasi internasional.



 Maladministrasi Lokasi RUP Ditemukan kesalahan fatal pencantuman lokasi Kota Serang untuk alokasi infrastruktur wilayah Lebak dan Pandeglang (54 titik jangkauan), yang mengindikasikan ketidakmatangan perencanaan.



Pelanggaran Tender Media Non-UMKK & Dugaan Monopoli Rp5,4 Miliar

Sektor kemitraan publikasi media tahun anggaran 2026 sebesar Rp5,4 Miliar juga tidak luput dari praktik culas. Investigasi mendeteksi adanya pembangkangan hukum terhadap regulasi nasional pro-rakyat kecil. Sebanyak 8 paket pekerjaan publikasi yang seharusnya masuk kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK) justru dimenangkan oleh korporasi besar Non-UMKK. Praktik ini menabrak Perpres Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta PP Nomor 7 Tahun 2021.



Lebih jauh, asas keadilan bagi media lokal tercederai akibat dominasi fantastis satu grup media tertentu (Wahana Raya/Banten TV) yang menyerap hingga Rp1,35 Miliar atau setara 25% dari total keseluruhan pagu anggaran publikasi. Pengontrakan media nasional berskala raksasa juga dipertanyakan relevansinya di tengah kolapsnya ekonomi industri pers lokal di Banten.



Pernyataan Sikap & Tuntutan Koalisi

Demi menyelamatkan uang rakyat, DPW GMAKS Provinsi Banten menyatakan empat tuntutan keras:

 1. Usut Tuntas "IP Gaib"  Mendesak Aparat Penegak Hukum (Kejati Banten / KPK) memeriksa pejabat Diskominfo SP atas pembayaran sewa 512 IP Address yang mubazir dan mengaudit log lalu lintas data untuk membuktikan ada tidaknya komersialisasi ilegal ke pihak swasta.


 2. Audit Investigatif Paket Media Meminta Inspektorat Provinsi Banten mengaudit proses lelang kemitraan media yang salah sasaran, serta melakukan *Blacklist* terhadap perusahaan yang memanipulasi kualifikasi.


 3. Hentikan Monopoli Media Menuntut transparansi Komisi Informasi demi menghentikan sistem "bagi-bagi jatah di bawah meja" dan mendesak *refocusing* anggaran agar berpihak secara proporsional kepada media lokal kecil di Banten.

 4. Revisi Infrastruktur & Geotagging Meminta pengembalian kelebihan IP publik yang tidak terpakai ke IDNIC, penerapan pinalti potongan tagihan jika SLA bandwidth di bawah 99,5%, serta pembuktian faktual 54 titik koordinat internet melalui verifikasi *geotagging*



"Setiap rupiah dari APBD yang digunakan untuk membayar fasilitas yang tidak terpakai dan meminggirkan hak pelaku usaha kecil adalah bentuk pengkhianatan nyata terhadap rakyat Banten. Kami tidak akan mundur satu jengkal pun hingga mafia digital ini dibongkar, diperiksa, dan diadili!" tegas perwakilan koalisi dalam pernyataan tertutupnya, Senin (25/5/2026).

Akses Jalan Cibeber Lumpuh Total Akibat Longsor, Tokoh Baksel Kecam Aktivitas Tambang Ilegal

By On Senin, Mei 25, 2026

 

Badan jalan yang tertutup matrial lomgsor di Blok Sopal Desa Sukamulya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak


LEBAK,Kabarviral79 com– Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor besar di Blok Sopal, dekat Kampung Dengkleng, kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Sukamulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Minggu sore (24/05/2026).


Material longsor berupa tanah, batu, dan pohon rimba menutup seluruh badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi lumpuh total. Akibat kejadian ini, sejumlah guru yang hendak mengajar di SDN Sukamulya dan Kampung Cirotan Tonggoh terpaksa memutar balik dan batal bertugas karena jalan tidak dapat dilalui.


WS, salah satu Kepala Sekolah di Cirotan Tonggoh, mengonfirmasi bahwa longsor kali ini sangat dahsyat. Ia mengeluhkan kondisi Blok Sopal yang kerap menjadi langganan longsor dan berharap pemerintah segera turun tangan.


"Entah karena apa di Blok Sopal sering terjadi longsor, itu urusan pemerintah terkait yang di atas. Kami hanya masyarakat kecil yang butuh sarana transportasi yang nyaman dan aman," ujar WS.


Sorotan Tajam Terhadap Penambang Ilegal


Seringnya longsor di wilayah Blok Sopal memicu reaksi keras dan kecaman dari aktivis sekaligus tokoh masyarakat Banten Selatan (Baksel), Abah Jalu.


Menurutnya, bencana ini tidak murni karena faktor alam, melainkan diduga kuat akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau gurandil yang merusak lingkungan.


"Kita geram kepada oknum pegawai TNGHS yang diduga selama ini tutup mata dengan kegiatan PETI yang menambang di atas badan jalan. Begitu juga dengan para gurandil yang bersikap arogan dan menambang sembarangan," tegas Abah Jalu.


Ia juga menyoroti sikap beberapa penambang di media sosial Facebook yang terkesan menantang awak media. Demi kepentingan umum, Abah Jalu berkomitmen untuk menelusuri pemilik akun tersebut dan melaporkan aktivitas tambang ilegal ini ke pihak berwajib.


"Saya berharap kepada petugas TNGHS di Resort Panggarangan dan sekitarnya untuk bertindak tegas. Utamakan kepentingan umum agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.


DPUPR Lebak Terjunkan Alat Berat


Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan alat berat untuk membersihkan jalan.


"Kita sudah menyiapkan alat berat untuk mengevakuasi material longsor, dan sekarang alat beratnya lagi di perjalanan," kata H. Dade kepada media ini melalui tlpon via WhastApp


(US/Tim/Red)





Tiga Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Diringkus Polisi, Motor dan Empat Handphone Diamankan

By On Senin, Mei 25, 2026

Tiga pelaku diduga spesialis pembobol rumah warga. 

SERANG, KabarViral79.Com Petugas gabungan Polsek Cikande dan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang meringkus tiga pelaku pembobol rumah warga. 

Ketiga pelaku berinisial TPP (28), dan ABD (46), warga Desa Nagara, Kecamatan Kibin, serta MK (22), warga Dusun Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Oku Timur.  

Mereka berhasil diringkus di sebuah rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL) Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, milik salah seorang pelaku. 

Ketiganya diduga merupakan spesialis pembobol rumah warga yang telah beberapa kali beraksi. 

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan keberadaan para pelaku di salah satu rumah di kawasan Perumahan BNL. 

“Setelah memperoleh informasi dari masyarakat, ketiga pelaku diamankan di rumah ABD, salah satu pelaku, tepatnya Senin, 18 Mei kemarin,” ujar AKBP Andri Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Senin, 25 Mei 2026. 

Kapolres menjelaskan, aksi pencurian yang dilaporkan korban terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. 

Saat itu, kata dia, rumah milik korban bernama Sinta (26), yang berada di Perumahan Bumi Negara Lestari Blok L16 No 26 dibobol pelaku ketika korban sedang tertidur. 

Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil menggondol satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2020 bernomor polisi A 5677 BO serta satu unit telepon genggam milik korban. 

Kedua barang tersebut sebelumnya disimpan di dalam rumah dalam kondisi pintu rumah terkunci. 

“Korban baru mengetahui kejadian tersebut saat bangun tidur dan mendapati sepeda motor serta handphone miliknya sudah tidak ada,” ujar Kapolres. 

Merasa menjadi korban tindak pidana pencurian dengan pemberatan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cikande. 

Berbekal laporan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, tim gabungan yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak bagian jendela rumah. 

Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban sebelum melarikan diri. 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat hasil curian serta empat unit handphone yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan para pelaku. 

“Modus operandi para pelaku yakni masuk ke rumah korban dengan merusak jendela. Dari pemeriksaan juga diketahui ketiganya merupakan spesialis bobol rumah dan sudah melakukan aksi kejahatan lebih dari satu kali,” jelas alumnus Akpol 2006. 

Saat ini, ketiga tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang melibatkan para pelaku. (*/red)

Bupati Tangerang Lepas Jalan Santai dan Teken MoU Kerja Sama Pendidikan

By On Minggu, Mei 24, 2026

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat kegiatan jalan santai. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas kegiatan jalan santai yang digelar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tangerang, di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab), Minggu, 24 Mei 2026. 

Selain melepas peserta jalan santai, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dalam bidang Tri Dharma perguruan tinggi. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan, Pemkab Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era digital dan globalisasi. 

“Pemerintah daerah terus membuka peluang untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi para anak-anak agar mereka bisa terus sekolah dan bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah," ujar Bupati Maesyal Rasyid. 

Penandatanganan MoU kerja sama antara Pemkab Tangerang dengan UICI. 

Ia berharap, kerja sama dengan UICI segera bisa diimplemalentasikan lebih lanjut sehingga anak-anak beprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa. 

"Kami berharap kerja sama dengan UICI ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas kesempatan pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda,” ujarnya. 

Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, namun juga mendorong kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. 

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi unggul Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (*/red)

Sungai Cimadur Meluap Akibat Hujan Deras, BPBD Lebak Imbau Warga Mengungsi Sementara

By On Minggu, Mei 24, 2026

Rumah warga di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, yang terendam banjir akibat luapan Sungai Cimadur setelah diguyur hujan deras. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak sore hari menyebabkan Sungai Cimadur meluap pada Minggu, 24 Mei 2026. 

Akibatnya, permukiman warga di beberapa titik di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mulai terendam banjir. 

Berdasarkan rekaman video yang beredar di grup WhatsApp, luapan air dilaporkan telah merendam sejumlah rumah warga di Kampung Bayah Satu, RT 05 RW 05, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah. 

"Lokasi banjir di Kampung Bayah 1, RT 05 RW 05, Desa Bayah Barat. Air sungai meluap dan masuk ke rumah warga," ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut. 

Kondisi serupa dilaporkan oleh Deni, warga Kampung Sukajaya, Desa Bayah Timur. Ia menyebutkan bahwa debit Sungai Cimadur terus meningkat drastis hingga hampir melewati tanggul bronjong penahan air. 

"Kami mengimbau agar seluruh warga tetap selalu waspada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi sampai saat ini hujan masih terus mengguyur dengan deras," kata Deni.

Menanggapi situasi darurat ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, H. Sukanta langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat demi keselamatan bersama. 

"Karena hujan masih belum berhenti, demi keselamatan jiwa dan keluarga, masyarakat diimbau untuk sementara waktu tidak menempati rumah tinggal yang rentan terdampak musibah bencana," ujar H. Sukanta kepada awak media ini melalui pesan WhastApp. 

Ia juga meminta kerja sama dari para camat di wilayah terdampak untuk mempercepat penyebaran informasi evakuasi ini. 

"Saya meminta bantuan kepada Bapak dan Ibu Camat agar mengedukasi dan menyampaikan imbauan ini secara langsung kepada masyarakat," tambahnya. 

Berdasarkan pantauan di lapangan hingga pukul 22.00 WIB, wilayah Kecamatan Bayah dan sekitarnya masih terus diguyur hujan lebat. 

Sementara itu, debit air Sungai Cimadur dilaporkan belum menunjukkan tanda-tanda surut. (Cup/Uday) 

Sambut Kepulangan Sembilan WNI Relawan GSF, Menlu RI: Selamat Datang Kembali

By On Minggu, Mei 24, 2026

Menlu Sugiono menyambut kedatangan sembilan WNI yang tergabung dalam rombongan GSF yang ditahan Israel. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI), Sugiono menyambut kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 yang menjadi korban penangkapan Israel. 

Sugiono mengatakan, para WNI yang mengalami trauma fisik akan mendapat penanganan lebih lanjut. 

"Terima kasih, selamat datang kembali, selamat berkumpul dengan keluarga dan tadi dari laporan ada beberapa rekan kita yang mengalami trauma fisik yang akan juga ditangani lebih lanjut," ujar Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu, 24 Mei 2026. 

Sugiono juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembebasan dan pemulangan para WNI itu. Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan Sugiono ke pemerintah Turki. 

"Terima kasih kepada bapak Presiden atas arahannya, kepada para anggota Komisi I, pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI, Global Sumud Flotilla," ucapnya. 

"Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang juga telah membantu khususnya lagi terlebih khusus lagi Pemerintah Turki yang juga membantu penjemputan saudara-saudara kita ini dari Ashdod," imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya, kesembilan relawan itu berjalan keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 16.25 WIB. Mereka terlihat mengenakan keffiyeh atau syal khas Palestina. 

Kerabat para WNI itu juga menyambut kedatangan mereka dengan dengan spanduk dan bendera Palestina. Mereka terdengar bersorak saat para WNI tersebut keluar dari gedung terminal. 

Untuk diketahui, penangkapan sembilan WNI ini berawal saat pasukan Israel mulai mencegat sejumlah kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF), pada Senin, 18 Mei 2026. 

Sejumlah kapal GSF dicegat secara bertahap, menyebabkan sejumlah relawan GSF ditangkap Israel. 

Semua relawan GSF, termasuk sembilan WNI, telah bebas pada Kamis, 21 Mei 2026, waktu setempat. Mereka tiba lebih di Turki menggunakan pesawat yang disewa otoritas setempat. 

Sejumlah WNI yang ditangkap Israel melaporkan mendapat perlakuan tak manusiawi. Bahkan beberapa di antaranya mengabarkan mendapat kekerasan fisik seperti dipukul atau disetrum. 

Berikut daftar sembilan WNI yang sempat diculik tentara Israel berdasarkan laporan GPCI: 

1. Herman Budianto Sudarson (GPCI-Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro 

2. Ronggo Wirasanu (GPCI-Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro 

3. Andi Angga Prasadewa (GPCI-Rumah Zakat) Kapal Josef 

4. Asad Aras Muhammad (GPCI-Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1 

5. Hendro Prasetyo (GPCI-SMART 171) Kapal Kasr-1 

6. ⁠Bambang Noroyono (Republika) Kapal BoraLize 

7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) Kapal Ozgurluk 

8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk 

9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk.

(*/red)

Kirim Tim ke Jambi, Bareskrim Usut Penyebab Black Out di Sumatera

By On Minggu, Mei 24, 2026

Bareskrim Polri kirim tim ke Jambi usut penyebab black out di Sumatera. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Listrik di sebagian Sumatera padam selama berjam-jam karena gangguan sistem yang disebut berawal dari Jambi. 

Bareskrim Polri mengerahkan tim ke Jambi untuk mengecek penyebab listrik padam. 

"Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menerjunkan tim ke titik putus sambungan Sutet 175-176 Desa Tempino, Mestong, Muara Jambi. Polisi menyelidiki penyebab black out yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera," kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni dalam keterangan tertulisnya, Minggu  24 Mei 2026. 

Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri didampingi oleh Puslabfor Bareskrim Polri dan PLN melakukan pengecekan ke lokasi, pada Minggu, 24 Mei 2026. Barang bukti konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim. 

"Barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya. 

Sejauh ini, kata Irhamni, belum ditemukan indikasi kesengajaan terkait masalah listrik. 

Menurutnya, pengecekan lebih lanjut akan dilakukan. 

"Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu," ujarnya. 

Diketahui, listrik di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh padam sejak Jumat sore, 22 Mei 2026. Listrik padam karena ada kerusakan transmisi di wilayah Jambi. 

"Kami atas nama PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, karena adanya gangguan sistem kelistrikan sejak tadi malam," ujar Dirut PLN, Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Darmawan mengatakan, indikasi awal gangguan kelistrikan massal di Sumatera dipicu gangguan cuaca pada ruas transmisi 275 KV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. 

Gangguan itu, kata dia, membuat sistem transmisi keluar dari sistem kelistrikan Sumatera. 

Hal itu menyebabkan beberapa wilayah mengalami kelebihan pasokan listrik atau oversupply karena beban hilang secara tiba-tiba. 

Kondisi itu membuat frekuensi dan tegangan listrik naik sehingga pembangkit otomatis keluar dari sistem atau padam. 

Sementara, di wilayah lain justru terjadi defisit daya akibat berkurangnya pembangkit. 

Frekuensi dan tegangan turun sehingga membebani pembangkit lain dan membuat sistem kelistrikan ikut lepas dari jaringan. 

PLN kemudian melakukan pengecekan dan perbaikan bertahap. (*/red)

"Blackout" Sumatera dan Rapuhnya Infrastruktur Publik

By On Minggu, Mei 24, 2026

Foto ilustrasi. 

Oleh: Firdaus Arifin 

Jumat malam, 22 Mei 2026, sebagian besar wilayah Sumatera bagian utara dan tengah mendadak gelap. Listrik padam di banyak daerah, dari Aceh hingga Jambi. 

Lampu lalu lintas mati. Jaringan telekomunikasi terganggu. ATM lumpuh. Aktivitas ekonomi melambat. 

Di beberapa kota, masyarakat keluar rumah bukan untuk menikmati malam, melainkan mencari udara karena pendingin ruangan dan kipas berhenti bekerja. 

Peristiwa itu segera mengingatkan kita pada satu hal penting: listrik bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan fondasi kehidupan publik modern. 

Ketika listrik padam, layanan publik ikut terganggu. Mobilitas tersendat. Komunikasi terganggu. Rasa aman masyarakat ikut menurun. 

PT PLN (Persero) menjelaskan gangguan berasal dari jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang memicu separated system antara Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah. 

Gangguan itu kemudian menimbulkan efek berantai pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera. Penjelasan teknis tersebut memang penting. Namun, bagi publik, persoalannya tidak berhenti pada kabel transmisi atau gardu induk. 

Pertanyaan yang muncul jauh lebih mendasar: mengapa satu gangguan dapat memicu pemadaman massal di banyak wilayah sekaligus? Di titik itulah blackout Sumatera berubah menjadi persoalan kebijakan publik. 

Negara Rentan

Dalam kajian kebijakan publik, kualitas negara modern tidak hanya diukur dari kemampuan membuat program pembangunan, tetapi juga dari kapasitas menjaga keberlangsungan layanan dasar ketika krisis terjadi. 

Francis Fukuyama menyebutnya sebagai state capacity—kemampuan institusi negara memastikan sistem publik tetap berjalan dalam situasi normal maupun darurat. 

Blackout Sumatera memperlihatkan bahwa kapasitas itu masih menghadapi banyak tantangan. 

Indonesia memang membangun sistem interkoneksi listrik besar untuk meningkatkan efisiensi distribusi energi antarwilayah. 

Dalam banyak hal, sistem seperti ini efektif karena memungkinkan pasokan daya bergerak lebih fleksibel. Namun, sistem besar juga membutuhkan ketahanan tinggi. 

Ketika satu titik terganggu, dampaknya dapat menjalar cepat ke wilayah lain jika mekanisme cadangan dan mitigasi tidak cukup kuat. 

Masalahnya, pembangunan infrastruktur di Indonesia terlalu sering dipahami sebatas proyek fisik. Ukurannya kerap berhenti pada panjang jalan, jumlah bendungan, atau besarnya investasi. 

Padahal infrastruktur publik tidak hanya soal membangun, melainkan juga memastikan sistem mampu bertahan menghadapi tekanan.

Karena itu, blackout Sumatera seharusnya dibaca sebagai alarm mengenai pentingnya ketahanan infrastruktur publik. 

Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa banyak sistem publik kita masih memiliki kerentanan tinggi terhadap gangguan besar. 

Kita melihat pola serupa di berbagai sektor. Ketika satu server pusat bermasalah, pelayanan administrasi nasional ikut terganggu. Ketika satu jalur distribusi terputus, logistik tersendat. 

Ketika satu titik transmisi listrik gagal, dampaknya menjalar ke banyak daerah sekaligus. Artinya, sebagian infrastruktur publik kita masih terlalu bergantung pada sistem terpusat dengan cadangan terbatas. 

Dalam tata kelola modern, redundansi bukan pemborosan. Ia justru merupakan bentuk perlindungan publik. 

Negara-negara dengan sistem infrastruktur matang selalu menyiapkan jalur alternatif, sistem cadangan, dan skenario pemulihan cepat. 

Sebab mereka memahami bahwa gangguan tidak mungkin dihapus sepenuhnya, tetapi dampaknya bisa diperkecil. 

Di Indonesia, pendekatan semacam ini belum sepenuhnya menjadi prioritas. Kita cenderung bergerak setelah krisis terjadi. 

Evaluasi besar muncul setelah sistem runtuh. Perbaikan dipercepat setelah publik terdampak luas. 

Padahal inti kebijakan publik yang sehat justru terletak pada kemampuan mengantisipasi risiko sebelum berubah menjadi bencana pelayanan. 

Blackout Sumatera memperlihatkan betapa pentingnya perubahan cara pandang tersebut. 

PLN menyebut cuaca buruk menjadi salah satu indikasi awal penyebab gangguan transmisi. 

Pernyataan ini seharusnya dibaca secara serius, bukan sekadar penjelasan teknis sementara. 

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia memang menghadapi peningkatan cuaca ekstrem akibat perubahan iklim global. 

Hujan lebat, banjir, panas ekstrem, dan gangguan atmosfer semakin sering memengaruhi sistem energi di banyak negara. 

Infrastruktur publik yang sebelumnya dianggap memadai kini menghadapi tekanan baru yang jauh lebih kompleks. 

Karena itu, pembangunan infrastruktur modern tidak lagi cukup hanya mempertimbangkan kebutuhan hari ini. 

Infrastruktur publik juga harus dirancang dengan perspektif climate resilience—kemampuan bertahan menghadapi tekanan lingkungan dan cuaca ekstrem. 

Indonesia tampaknya perlu mulai bergerak lebih serius ke arah itu. 

Sebab peristiwa blackout Sumatera memperlihatkan bahwa gangguan alam dapat dengan cepat berubah menjadi gangguan pelayanan publik berskala luas jika sistem tidak cukup adaptif. 

Publik Terdampak

Di balik istilah teknis seperti transmisi, frekuensi, atau interkoneksi, ada masyarakat yang menanggung dampak langsung. 

Pedagang kecil kehilangan pembeli. UMKM berhenti produksi. Penyimpanan bahan makanan terganggu. Anak-anak kesulitan belajar pada malam hari. 

Di sejumlah daerah, warga harus bertahan dalam suhu panas tanpa listrik selama berjam-jam. 

Memang sebagian kelompok masyarakat masih memiliki genset atau sumber daya cadangan. 

Namun, masyarakat kecil sering kali tidak memiliki pilihan selain menunggu listrik kembali menyala. 

Karena itu, blackout bukan sekadar persoalan teknis ketenagalistrikan. Ia juga menyentuh dimensi keadilan sosial. 

Semakin rapuh sistem publik, semakin besar beban yang harus ditanggung kelompok paling rentan. 

Dalam konteks itu, negara tidak cukup hadir melalui permintaan maaf atau penjelasan teknis. 

Negara harus memastikan adanya pembenahan sistemik agar risiko serupa tidak terus berulang. 

PLN patut diapresiasi karena melakukan pemulihan sistem secara bertahap dalam waktu relatif cepat. 

Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat dan menerjunkan personel teknis di berbagai daerah untuk mempercepat penormalan jaringan. Namun, peristiwa ini tetap perlu dijadikan bahan evaluasi besar. 

Negara modern tidak diukur dari absennya gangguan sama sekali. Bahkan negara maju pun pernah mengalami blackout. 

Yang membedakan adalah kualitas mitigasi, kecepatan respons, dan kemampuan mencegah dampak meluas. 

Pertanyaannya, apakah tata kelola infrastruktur publik Indonesia sudah benar-benar berorientasi pada ketahanan? 

Dunia saat ini bergerak menuju era ketidakpastian tinggi. Krisis energi, cuaca ekstrem, bencana ekologis, hingga ancaman siber akan semakin sering terjadi. 

Infrastruktur publik tidak bisa lagi dibangun hanya dengan logika pertumbuhan ekonomi semata. Ia harus dibangun dengan logika ketahanan. 

Karena itu, blackout Sumatera semestinya menjadi momentum evaluasi nasional. 

Pertama, memperkuat sistem cadangan dan jalur alternatif distribusi energi. Kedua, meningkatkan investasi pada teknologi mitigasi gangguan sistem. 

Ketiga, mengintegrasikan kebijakan energi dengan strategi adaptasi iklim. Keempat, memperkuat transparansi evaluasi agar publik mengetahui akar persoalan secara jelas. 

Tanpa langkah serius, kita hanya akan mengulang pola yang sama: krisis, kepanikan, pemulihan sementara, lalu lupa. 

Blackout Sumatera memberi pelajaran penting tentang wajah negara modern. Negara tidak cukup hadir lewat proyek besar, pidato pembangunan, atau statistik pertumbuhan ekonomi. 

Negara diuji justru ketika layanan dasar publik terganggu. Ketika listrik padam, ketika komunikasi tersendat, ketika masyarakat kehilangan kepastian. 

Di saat seperti itulah publik akan bertanya sederhana: seberapa siap negara melindungi warganya? 

Pertanyaan itu terasa relevan hari ini. Sebab di tengah ambisi pembangunan nasional yang terus dibanggakan, kita ternyata masih menyimpan pekerjaan rumah besar mengenai ketahanan infrastruktur publik. 

Blackout Sumatera bukan sekadar insiden teknis ketenagalistrikan. Ia adalah pengingat bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar ekspansi, tetapi juga daya tahan. 

Sebab tanpa sistem yang tangguh, satu gangguan kecil dapat berubah menjadi krisis pelayanan yang mengguncang kepercayaan publik terhadap kemampuan negara menjaga kehidupan sehari-hari warganya. 

Penulis adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan & Sekretaris APHTN HAN Jawa Barat. 

Sumber: kompas.com

Gubernur Andra Soni Optimis Tren Pertumbuhan Ekonomi Banten Berlanjut Positif

By On Minggu, Mei 24, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Jl. Lingkar Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni optimis dengan tren positif pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten bakal terus berlanjut.

Apalagi, kata dia, Banten termasuk daerah dengan tingkat digitalisasi ekonomi tertinggi. 

“Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten pada Tahun 2024 tumbuh 4,79 persen. Tahun 2025 tercatat kita tumbuh 5,37 persen,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Jl. Lingkar Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026. 

“Insya Allah kita tumbuh 5,9 di akhir tahun 2026,” imbuhnya. 

Untuk mewujudkan target itu, kata Andra Soni, harus dibangun kolaborasi dengan para pelaku ekonomi termasuk dunia kreatif. 

Ia juga mengapresiasi capaian Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada tahun 2025 yang merupakan daerah dengan transaksi digital terbaik se-Pulau Jawa-Bali. 

“Kalau sudah se Pulau Jawa-Bali otomatis se-Indonesia. Tapi jangan lupa dikembangkan di daerah lain,” ujarnya. 

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam Festival Shafara dan Digiwara 2026. Pada capaian  tingkat digitalisasi ekonomi Provinsi Banten menempati peringkat ketiga secara nasional. 

“Ini semua terjadi karena masyarakatnya juga dan upaya-upaya pemerintah daerah masing-masing serta dukungan Pemerintah Pusat melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten,” katanya. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma'ruf Moesa menambahkan, pada tahun 2026 rangkaian kegiatan Festival Shafara dan Digiwara dijadikan satu kegiatan besar. 

Shafara merupakan kegiatan untuk memperluas ekosistem ekonomi syariah, sedangkan Digiwara untuk memperluas ekosistem ekonomi keuangan digital. 

“Dengan penggabungan ini akan saling memberikan mutual benefit antara syariah dan digital,” tambahnya. 

Menurutnya, banyak transaksi syariah yang sudah mulai menggunakan transaksi digital. Dari sisi digital, Provinsi Banten termasuk daerah dengan digital profit yang baik di Indonesia. Hal ini terbukti dengan daerah pencapaian Kota Tangsel sebagai daerah paling digital di Pulau Jawa-Bali. 

“Bisa dikatakan, Tangsel itu ya juara nasional,” ujarnya. 

Daerah-daerah di Provinsi Banten khususnya yang berbatasan langsung dengan Jakarta juga sangat inovatif dalam mendorong transaksi digital. Untuk mendorong peningkatan transaksi digital di wilayah selatan. 

“Dengan adanya Digiwara Award ini, bukan hanya daerah yang berbatasan dengan Jakarta tapi daerah seperti Lebak dan Pandeglang terus termotivasi untuk meningkatkan transaksi digital,” ujarnya. 

Sebagai informasi, Pada Digiwara Award 2026 untuk kategori daerah dengan rasio transaksi nominal transaksi KKI (Kartu Kredit Indonesia) tertinggi Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon. 

Untuk kategori daerah dengan volume transaksi KKI terbanyak Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon. 

Untuk kategori pemerintah daerah dengan pengguna KKI terbanyak Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon. Pemerintah daerah dengan rasio Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) non tunai tertinggi Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan. 

Pemerintah daerah dengan utilisasi pembayaran digital tertinggi Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan. Penyedia jasa pembayaran dengan program pelunasan QRIS terbanyak Bank Banten dan Bank BJB. (Welfendry) 

Pengiriman 3,6 Juta Rokok Ilegal di Situbondo Berhasil Digagalkan

By On Minggu, Mei 24, 2026

Bea Cukai Jember berhasil menggagalkan upaya pengiriman 3,6 juta batang rokok ilegal di Kabupaten Situbondo. 

SITUBONDO, KabarViral79.Com - Bea Cukai Jember berhasil menggagalkan upaya pengiriman 3,6 juta batang rokok ilegal di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu, 16 Mei 2026. 

Penindakan itu terjadi setelah petugas menerima informasi terkait adanya distribusi rokok ilegal yang melintas di wilayah Kecamatan Panarukan. 

Meski berlangsung pada momen libur panjang, Bea Cukai Jember tetap melakukan pengawasan intensif terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah pengawasannya. 

Berdasarkan hasil analisis profil kendaraan dan penyisiran di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi dua truk yang diduga mengangkut rokok ilegal. 

Kedua kendaraan tersebut kemudian dihentikan dan diperiksa oleh petugas.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kedua truk membawa jutaan batang rokok tanpa dilekati pita cukai. 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Bea Cukai Jember, jumlah rokok ilegal yang diamankan dari truk pertama mencapai 1.856.000 batang. 

Sementara itu, truk kedua kedapatan mengangkut 1.824.000 batang rokok ilegal. 

Total keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 3.680.000 batang rokok ilegal. 

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Jember, Ulfa Alfiah mengatakan, atas penindakan tersebut, negara diperkirakan berhasil diselamatkan dari potensi kerugian sebesar Rp 2,92 miliar akibat tidak dibayarkannya cukai. 

Ulfa Alfiah mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah kerja Bea Cukai Jember. 

"Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran rokok ilegal di daerah pengawasan Bea Cukai Jember, karena tidak hanya berdampak kepada pendapatan negara, tetapi juga pada kesehatan masyarakat dan persaingan industri yang tidak sehat,” tegasnya. 

Dia mengatakan, sinergi pengawasan dan tindak lanjut atas informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. 

"Kami berharap penindakan tersebut dapat memberikan efek jera bagi pelaku distribusi barang kena cukai ilegal," pungkasnya. (*/red)

Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Satgas TNI ke Lebanon

By On Minggu, Mei 24, 2026

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memimpin upacara pelepasan 744 prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL  

JAKARTA, KabarViral79.ComPanglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin langsung upacara pelepasan 744 prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). 

Agenda pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 21 Mei 2026. 

Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya Edwin, dan Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika. 

"Kontingen Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 berjumlah 744 personel akan diberangkatkan ke daerah misi di Lebanon, terdiri dari 571 personel TNI AD, 79 personel TNI AL, 63 personel TNI AU, serta 31 personel Mabes TNI," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, Jumat, 22 Mei 2026. 

Nyoman mengatakan, Panglima TNI Agus memberikan amanat bahwa misi ini merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional kepada prajurit Indonesia. 

"Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia," ujarnya. 

Menurutnya, Agus juga meminta agar prajurit yang dikirim menjaga nama baik Indonesia. Tak lupa ia mengingatkan agar terus mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). 

"Panglima TNI juga menekankan agar seluruh personel menjaga nama baik Indonesia dan Pasukan Garuda selama bertugas di daerah misi, mematuhi standar operasional prosedur (SOP), meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi, serta menjaga moral dan kesehatan selama penugasan," pungkasnya. (*/red)

Bareskrim Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkoba di Tempat Hiburan Malam

By On Minggu, Mei 24, 2026

Bareskrim Polri. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri resmi melakukan pelimpahan tahap dua kasus peredaran narkoba di tempat hiburan malam di Jakarta Utara (Jakut). 

Dua orang tersangka beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakut. 

Kasubdit IV Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Handik Zusen mengatakan, pelimpahan dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan. 

"Jumat, 22 Mei 2026, tim penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti bertempat di Kejari Jakut," ujar Handik dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Kedua tersangka yang dilimpahkan adalah Heru Yulianto bin Suratman dan Linda Siryana binti Usman alias Ipeh. 

Dalam pelimpahan tersebut, Polisi turut menyerahkan sejumlah barang bukti yang disita dari para tersangka, di antaranya narkotika jenis ekstasi dengan berbagai logo dan sediaan farmasi jenis ketamine. 

"Barang bukti yang kami serahkan, di antaranya 10 butir ekstasi yang terdiri dari tujuh tablet hijau berlogo kodok dan tiga tablet kuning berlogo kerang. Selain itu, ada dua klip plastik berisi ketamine dengan berat masing-masing 0,57 gram dan 0,54 gram," tutur Handik. 

Selain narkotika, kata Handuk, pihaknya juga menyerahkan barang bukti lain berupa dua unit telepon genggam merek Vivo tipe Y17s dan Y29 milik tersangka Heru Yulianto yang diduga digunakan untuk melancarkan transaksi narkotika. 

"Seluruh rangkaian pelaksanaan tahap dua berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika di tempat hiburan malam NIX KTV di Jakarta Utara. 

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka beserta barang buktinmulai dari ekstasi hingga narkotika jenis baru, happy water. 

Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Satgas NIC yang dipimpin oleh Kombes Kevin Leleury. 

"Kami telah mengamankan enam orang tersangka dalam operasi di NIX KTV" kata Dirtipidnarkoba Bareskeim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Senin (6/4). 

Keenam tersangka tersebut di antaranya: 

1. Heru Yulianto selaku Captain Floor sekaligus peracik happy water dan penghubung tamu dengan pengedar; 

2. Linda Siryana alias Ipeh selaku pengedar; 

3. Ahmad Rivaldi selaku Captain Floor sekaligus penghubung tamu dengan pengedar; 

4. Jeni Sahroni alias Obet selaku penyedia dan pengendali narkotika; 

5. Yeni Souza selaku pembawa ekstasi; 

6. Hendra selaku kurir ekstasi Yeni Souza. 

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 102 butir ekstasi, 4,63 gram ketamine, 37 gram happy water, dan 8 butir happy five. 

Jika dikonversi barang bukti tersebut diperkirakan bernilai Rp 157,8 juta. 

"Dari jumlah barang bukti ini, kami mengkalkulasikan telah menyelamatkan setidaknya 244 jiwa dari penyalahgunaan narkotika," ujar Eko. 

Dalam proses penyidikan, Bareskrim Polri menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI) secara mendalam untuk memperkuat alat bukti. 

Brigjen Eko menegaskan, langkah ini diambil guna memastikan akurasi data dan keterlibatan para tersangka. 

"Tim gabungan langsung melakukan olah TKP bersama tim Pusident untuk pengecekan sidik jari. Tim Digital Forensik Puslabfor juga telah mengamankan rekaman CCTV gedung," pungkasnya. (*/red)