-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Disdikbud Bireuen Aceh Tetapkan Masuk Sekolah 5 Januari 2026, Dua Pekan Awal Fokus Trauma Healing

By On Minggu, Januari 04, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M Si.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen secara resmi menetapkan jadwal masuk sekolah usai libur semester pada Senin, 5 Januari 2026.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP di bawah naungan Disdikbud Bireuen.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/2026 yang ditandatangani Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, MSi, dan ditujukan kepada seluruh Kepala UPTD PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bireuen.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada minggu pertama dan kedua Januari 2026 akan difokuskan pada kegiatan trauma healing.

Kebijakan ini diambil mengingat banyak peserta didik yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen dalam beberapa waktu terakhir.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi siswa, Disdikbud Bireuen juga memberikan kelonggaran aturan berpakaian.

Peserta didik yang kehilangan atau tidak memiliki seragam sekolah akibat bencana diperbolehkan mengenakan pakaian bebas yang sopan selama proses pembelajaran berlangsung.

Surat edaran tersebut mengacu pada Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh tentang Kalender Pendidikan Sekolah dan Madrasah Provinsi Aceh Tahun Pelajaran 2025/2026, serta Keputusan Bupati Bireuen Nomor 300.2.2/722 Tahun 2025 tentang Perpanjangan Status Keadaan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Bireuen.

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, menyampaikan bahwa sebagian besar sekolah yang terdampak bencana telah selesai dibersihkan. Proses pembersihan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur TNI dan Polri.

“Bagi sekolah yang meja dan kursinya rusak atau terbawa arus banjir, siswa diperbolehkan duduk di lantai dan akan difasilitasi tikar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Namun yang terpenting, proses tatap muka tetap bisa berjalan dengan baik,” ujar Dr. Muslim. (Joniful Bahri)

Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca Hanyut Usai Jembatan Ambruk di Gayo Lues Aceh

By On Minggu, Januari 04, 2026

Mobil dinas hanyut terseret arus sungai di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, viral di media sosial pada Kamis, 01 Januari 2026 kemarin. 

GAYO LUES, KabarViral79.Com - Sebuah video yang memperlihatkan satu unit mobil dinas hanyut terseret arus sungai di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, viral di media sosial pada Kamis, 01 Januari 2026 kemarin.

Mobil tersebut diketahui merupakan kendaraan dinas milik Camat Pantan Cuaca.

Peristiwa hanyutnya mobil dinas itu terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB, setelah jembatan tempat kendaraan tersebut terjebak dilaporkan ambruk akibat derasnya arus sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Gayo Lues, Muhaimin, Sabtu, 03 Januari 2026 membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa mobil dinas itu tidak sedang dikendarai saat hanyut terbawa arus.

“Mobil itu bukan dalam kondisi digunakan. Kendaraan tersebut sudah terparkir dan terjebak di jalur Kecamatan Pantan Cuaca sejak 26 November 2025," terang Muhaimin.

Ia menjelaskan, mobil dinas Camat Pantan Cuaca terisolasi di lokasi tersebut akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu dan memutus akses jalan sejak akhir November lalu.

Menurut Muhaimin, pada saat kejadian, Camat Pantan Cuaca sedang meninjau kondisi masyarakat terdampak bencana di Desa Remukut dan Desa Dedingin dengan menggunakan sepeda motor. Sementara itu, tim BPBK melakukan pemantauan menggunakan kendaraan double cabin.

“Jembatan yang menjadi akses utama ambruk karena arus sungai yang deras, sehingga mobil dinas yang sudah lama terjebak di lokasi akhirnya hanyut,” jelasnya.

BPBK Gayo Lues mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues. (Joniful Bahri)

Mantan Kapolres Serang Kombes Pol Indra Gunawan Kini Jadi Dirresnarkoba Polda Maluku

By On Minggu, Januari 04, 2026


AMBON, KabarViral79.Com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Maluku, termasuk Direktur Resnarkoba. Hal tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Desember 2025.

Jabatan Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Heri Budianto digantikan Kombes Pol Indra Gunawan.

Selanjutnya, Kombes Pol Heri Budianto dimutasi sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat II Bareskrim Polri.


Kombes Pol Indra Gunawan, sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan, rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

Mutasi jabatan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, memperluas pengalaman tugas, serta sebagai bagian dari tour of duty dan tour of area bagi personel Polri,” katanya kepada awak media wartawan, Senin, 22 Desember 2025. (*/red)

HRD Minta Kementerian PU Prioritaskan Perbaikan Irigasi Jambo Aye Aceh Pasca Banjir

By On Minggu, Januari 04, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD) bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, didampingi Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, saat meninjau Irigasi Jambo Aye.

ACEH UTARA, KabarViral79.Com Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), H. Ruslan M. Daud (HRD) meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memprioritaskan pemulihan dan perbaikan Irigasi Jambo Aye yang rusak akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025 lalu. 

Langkah tersebut dinilai strategis untuk membangkitkan kembali sektor pertanian di Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya.

Permintaan itu disampaikan HRD saat kunjungan lapangan bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang turut didampingi Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, pada Sabtu, 03 Januari 2026.

HRD menegaskan, Daerah Irigasi Jambo Aye merupakan urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi sumber pengairan utama bagi lahan pertanian di Aceh Utara hingga sebagian wilayah Aceh Timur.

Berdasarkan data Kementerian PU, irigasi tersebut mengairi lahan pertanian seluas 19.473 hektare di sisi kiri dan 3.028 hektare di sisi kanan sungai, yang mencakup dua kabupaten.

Menurut HRD, kerusakan irigasi yang tidak segera ditangani akan berdampak serius terhadap aktivitas pertanian. Petani terancam gagal tanam akibat terganggunya pasokan air, yang pada akhirnya berpotensi menurunkan pendapatan masyarakat dan memicu persoalan sosial.

“Jika petani tidak bisa bercocok tanam karena sawah tidak dialiri air, dampaknya bukan hanya pada ekonomi, tetapi juga sosial. Kondisi ini bisa meningkatkan angka kemiskinan dan kerawanan sosial,” ujar HRD.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa proses pemulihan Irigasi Jambo Aye telah dimulai.

Saat ini, kata dia, Kementerian PU melakukan normalisasi sungai serta pembersihan material kayu yang menyumbat bendung akibat banjir.

“Selanjutnya akan dilakukan perbaikan tiga bangunan sadap, pembangunan pintu air baru untuk pengaturan aliran yang lebih optimal, serta penguatan tebing sungai guna mencegah banjir di masa mendatang,” kata Dody.

HRD berharap, langkah cepat Kementerian PU tersebut dapat segera memulihkan fungsi irigasi, memastikan ketersediaan air bagi petani, serta mengembalikan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat Aceh Utara dan wilayah sekitarnya. (Joniful Bahri)

Kompak, Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang Bantu Korban Banjir di Kasemen

By On Sabtu, Januari 03, 2026

 


SERANG, KabarViral79.Com - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Serang kompak turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Serang, khususnya di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Sabtu (3/1/2026). Pemberian bantuan ini sebagai arahan langsung dari Gubernur Banten Andra Soni dan Walikota Serang Budi Rustandi.

Kegiatan kemanusiaan dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi Gerindra Kota Serang Saipullohh Jueng, serta diikuti semua anggota Fraksi Gerindra Edi Santoso, H. Chahya Fierdaus, Khoeri Mubarok dan Bilal. Wakil rakyat anak buah Prabowo Subianto ini, bersama-sama menyapa warga serta memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Bantuan yang diberikan berupa nasi box, beras, air mineral, minyak goreng, dan mie instan. Distribusi dilakukan ke beberapa titik terdampak banjir, diantaranya, Kelurahan Banten, Kasunyatan, Margaluyu, dan Sawah Luhur.

Saipullohh Jueng, menegaskan bahwa kehadiran Fraksi Gerindra di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian sosial terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

“Sebagai wakil rakyat kami akan selalu hadir di tengah masyarakat. Ini bentuk Kasih sayang dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat terhadap masyarakat,” ujarnya.

Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap mendorong langkah-langkah lanjutan agar penanganan pasca banjir berjalan optimal.

“Kami juga meminta kepada Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial untuk segera menangani masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.

Diketahui hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan permukiman warga di Kecamatan Kasemen, Kota Serang dilanda banjir dengan ketinggian air di permukiman hingga mencapai 1,5 meter , Jumat (2 Januari 2026) tengah malam.

Ketua LSM Karat: TPSA Cilowong Harus Dihormati sebagai Tempat Pemrosesan Sampah Akhir

By On Sabtu, Januari 03, 2026

 


Serang, KabarViral79.Com – Ketua LSM Karat, Iwan Hermawan alias Adung Lee, menyatakan bahwa TPSA Cilowong harus dihormati sebagai tempat pemrosesan sampah akhir yang hanya menerima jenis sampah residu yaitu sampah hasil dari pemilahan sesuai karakteristiknya yang tidak dapat didaur ulang kembali.

“TPSA Cilowong bukanlah tempat pembuangan sampah akhir yang dapat menampung semua jenis sampah,” kata Iwan Hermawan dalam pernyataan persnya, Sabtu (3/1/2026).

Iwan Hermawan menuntut agar semua pihak yang membuang sampah ke TPSA Cilowong, baik dari Pemkot Tangsel, Kabupaten Serang, kota Cilegon, maupun Kota Serang sendiri, harus mematuhi peraturan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2016 tentang Tata Cara Pengelolaan Sampah jelas mengatur bahwa sampah yang diangkut ke TPSA haruslah residu sampah hasil pemilahan dan tidak dapat didaur ulang kembali.

Sangat jelas didalam peraturan tersebut bahwa TPSA Cilowong hanya menerima jenis sampah residu sampah hasil pemilahan yang tidak dapat didaur ulang kembali. Jika sampah yang dibuang tidak sesuai dengan peraturan, maka TPSA Cilowong tidak akan dapat memprosesnya dengan baik,” kata Iwan Hermawan.

Iwan Hermawan juga meminta agar semua pihak bertanggung jawab atas dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan sampah.

Sebagai pengingat, “Jika ada pihak - pihak yang tidak mematuhi peraturan yang berlaku dalam hal pengelolaan sampah maka dapat dipastikan akan mendapatkan konsekuensinya diantara akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda dan sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” tegas Iwan Hermawan.

“Kami sebagai salah satu warga Kota Serang mungkin tidak bisa menolaknya, kecuali peraturan dan perundang-undangan yang bicara, sekalipun ada kebenaran yang terorganisir didalamnya,” tandasnya.

Kejari Serang Diminta Periksa Proyek TPT Jembatan Cikulur yang Jebol

By On Sabtu, Januari 03, 2026

 


Serang, KabarViral79.Com LSM AMOK Banten meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk memeriksa proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) Jembatan Cikulur yang jebol setelah diguyur hujan beberapa hari ini. Proyek yang dilaksanakan pada tahun 2023 dengan nilai pagu Rp 800.000.000 ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi (spek) karena tidak nampak pondasi yang kokoh.

“Proyek TPT Jembatan Cikulur ini diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran dan belanja (RAB) yang telah ditetapkan,” kata Ketua LSM AMOK Banten, TB Aji Fatuloh, Sabtu (3/1/2026).

LSM AMOK Banten meminta agar pihak terkait melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap pemborong yang bertanggung jawab. Mereka juga meminta agar Kejari Serang melakukan pemeriksaan dan audit terhadap proyek TPT Jembatan Cikulur ini.

Kejadian ini menambah daftar panjang proyek infrastruktur di Banten yang diduga tidak sesuai spek dan kualitasnya. LSM AMOK Banten meminta agar pihak terkait mengambil tindakan tegas terhadap Dinas PUPR Kota Serang dan pemborong yang melaksanakan harus bertanggung jawab atas jebolnya jembatan Cikulur.

Pemulihan Jalan dan Jembatan Pasca Bencana Aceh Capai Target, Akses Nasional Kembali Fungsional

By On Sabtu, Januari 03, 2026

Aparat TNI beserta masyarakat bahu membahu dalam proses pemasangan jembatan Barley di Jamur Ujung  Bener Meriah, Aceh Tengah. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Upaya pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, target pemulihan jalan nasional yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah tercapai sesuai jadwal pada 30 Desember 2025.

Hingga Kamis, 01 Januari 2026, sebanyak 13 titik ruas jalan nasional telah kembali fungsional. Dari jumlah tersebut, dua ruas masih dilalui melalui jalur alternatif, di antaranya akses penghubung Bireuen–Bener Meriah dan Bener Meriah–Aceh Tengah yang dapat dilalui melalui Jembatan Weihni Enang-Enang dan Jembatan Jamu Ujung.

Sementara itu, ruas Genting Gerbang–Simpang Uning masih mengalami hambatan, namun masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Titi Merah. Untuk jalur Takengon–Blangkejeren, proses pemulihan masih berlangsung.

Meski demikian, konektivitas antarwilayah utama di Aceh kini kembali terhubung. Akses Banda Aceh–Medan melalui jalur timur, Banda Aceh–Nagan Raya–Medan melalui jalur barat, serta Nagan Raya–Takengon telah dapat dilalui.

Jalur Lhokseumawe–Takengon via kawasan KKA, Bireuen–Bener Meriah, dan Pidie–Takengon juga sudah fungsional meski beberapa titik jembatan masih dalam perbaikan dan dilengkapi jalur alternatif.

BNPB menilai, pulihnya jalur lintas timur, lintas tengah, lintas barat, serta jalur penghubung antarlintas akan mempercepat pemulihan sektor vital, khususnya energi, kelistrikan, dan komunikasi di wilayah terdampak seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Untuk infrastruktur jembatan, dari total 16 jembatan yang mengalami kerusakan, seluruhnya telah diselesaikan 100 persen.

Rinciannya, 12 jembatan telah fungsional di lokasi eksisting, sementara empat jembatan lainnya berfungsi melalui jalur alternatif, yakni Weihni Enang-Enang, Jamu Ujung, Titi Merah, dan Krueng Beutong.

Selain itu, dari 361 titik longsoran yang tercatat, sebanyak 360 titik atau 99,72 persen telah selesai ditangani.

Satu titik longsoran yang masih dalam pengerjaan berada di arah Jembatan Weihni Enang-Enang dan saat ini tetap dapat dilalui melalui jalur alternatif.

BNPB menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong lintas sektor. Pemerintah berharap pemulihan sektor energi dapat tercapai pada pertengahan Januari 2026 seiring semakin terbukanya akses darat.

Meski demikian, BNPB tetap mewaspadai potensi gangguan akibat faktor cuaca. Daya tampung saluran air utama sungai dan drainase primer belum sepenuhnya pulih, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi berpotensi menyebabkan luapan air yang dapat mengganggu hasil perbaikan infrastruktur.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNPB masih melaksanakan operasi modifikasi cuaca guna mendukung percepatan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan. (Joniful Bahri)

Sekcam Dwi Chandra Budiman: Gagas Inovasi "Pedes Dikit" di Kelapa Dua untuk Pelayanan Adminduk

By On Sabtu, Januari 03, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat, Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi).

Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui, Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang.

Wilayah ini terdiri dari lima Kelurahan dan satu Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat mengatakan, dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting.

Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

"Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, karena aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung," tuturnya, Selasa, 30 Desember 2025.

Menurutnya, inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat.

Dia berharap, nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman sebagai penggagas atau inisiator menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang," ujarnya.

Ia menambahkan, soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua," tambahnya.

Salah satu warga Kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Reno)

HRD dan Menteri PU Tinjau Bendung Irigasi Pante Lhong yang Rusak Parah Akibat Banjir

By On Sabtu, Januari 03, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud bersama Menteri PU, Dody Hanggodo meninjau Bendung Irigasi Pante Lhong di Desa Benyot, Juli Bireuen, Aceh, Kamis, 01 Januari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bendung Irigasi Pante Lhong di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Akibatnya, distribusi air irigasi ke sekitar 6.800 hektare sawah di tujuh kecamatan terganggu.

Kerusakan bendung menyebabkan aliran sungai terbelah dua. Bukaan sungai melebar ke arah selatan sehingga air mengalir deras di sisi tersebut, sementara sisi utara bendung kering dan dipenuhi lumpur. Bangunan lening atau kolam penampung lumpur ikut tertimbun material banjir.

Selain itu, erosi parah terjadi di bantaran sungai bagian utara dan selatan. Sejumlah rumah warga di sisi selatan sungai dilaporkan ambruk dan terseret arus banjir yang deras.

Kerusakan bendung dan saluran irigasi utama berdampak langsung pada aktivitas pertanian di tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen. Jika tidak segera ditangani, ribuan petani terancam gagal tanam dan kehilangan sumber penghidupan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi Bendung Irigasi Pante Lhong, Kamis sore, 01 Januari 2026. 

HRD menegaskan pentingnya percepatan perbaikan bendung agar petani dapat segera kembali menggarap sawah.

“Jika bendung ini tidak segera diperbaiki, petani tidak bisa turun ke sawah. Ribuan hektare lahan akan terlantar dan petani terancam jatuh miskin. Negara harus hadir,” ujar HRD.

Ia menyebutkan, perbaikan darurat akan segera dilakukan sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara menyeluruh.

Senada dengan itu, Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan, pemerintah akan melakukan penanganan cepat melalui skema tanggap darurat dengan dukungan anggaran dari APBN.

“Kami akan segera menurunkan tim dan melakukan perbaikan dengan sistem padat karya agar bisa cepat dimanfaatkan,” kata Dody.

Menurutnya, perbaikan bendung akan dilakukan bersamaan dengan penyusunan desain baru agar proses rehabilitasi permanen dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Terkait ribuan hektare sawah yang rusak akibat banjir, Menteri PU menyampaikan akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian.

“Sawah-sawah yang rusak akan kami koordinasikan dengan Kementerian Pertanian dan siap untuk diperbaiki,” ujarnya.

Pemerintah berharap percepatan perbaikan Bendung Irigasi Pante Lhong dapat segera memulihkan sistem irigasi dan mengembalikan aktivitas pertanian masyarakat Bireuen. (Joniful Bahri)

Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Motif Pembunuhan di Jambe

By On Sabtu, Januari 03, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam waktu relatif singkat, personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Tigaraksa berhasil mengungkap misteri penemuan mayat pria berinisial AA (19) di pinggir jalan di Desa Jantungeun, Desa Mekar Sari, Kecamatan Jambe, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Polisi menangkap seorang pria berinisial AM (23), warga Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe, selang dua hari setelah penemuan mayat, Senin, 29 Desember 2025.

"Tersangka nekat melakukan aksi itu karena sakit hati ditagih utang Rp 1,4 juta oleh korban," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, saat konferensi pers, Jumat, 02 Januari 2026.

Indra Waspada mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka, korban juga mengancam akan melapor ke polisi apabila utang tidak dibayar. Karena hal itu tersangka kemudian gelap mata dan diduga merencanakan aksi pembunuhan itu. 

Indra Waspada juga menjelaskan, awalnya tersangka berpura-pura mengajak korban ke rumah kerabat untuk mengambil uang. Keduanya berangkat menggunakan motor dengan posisi, korban yang mengendarai. Sedangkan tersangka dibonceng. 

Saat berada di lokasi penemuan mayat, tersangka meminta korban berhenti dengan alasan hendak buang air kecil. Tersangka juga meminta agar korban mematikan motor. 

"Saat korban lengah, tersangka menyerang korban dengan pisau yang telah disiapkan hingga korban akhirnya meninggal dunia," ujar Indra Waspada. 

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka berupaya menyembunyikan jasad korban di semak rerumputan. Tersangka juga sempat memotong rumput dan ranting-ranting untuk menutupi jasad korban. 

Setelah itu, tersangka mengambil barang-barang milik korban yakni dua unit ponsel, uang tunai Rp 3,4 juta, dan sepeda motor. Kemudian, tersangka meninggalkan lokasi tersebut.

Tersangka juga berusaha menghilangkan barang bukti. Motor korban dibuang tersangka dengan cara diceburkan ke danau yang berada di kawasan Puspemkab Tangerang.

Setelah itu, tersangka kembali ke rumahnya untuk mengemas pakaian. Kepada keluarga, tersangka pamit selama sebulan dengan alasan hendak menuntut ilmu agama.

"Tersangka kemudian bergerak ke daerah Serang. Di sana tersangka mengontrak tempat tinggal dengan membayar menggunakan uang korban," kata Indra Waspada.

Tersangka juga membuang salah satu ponsel korban ke aliran sungai di daerah Serang.

Sementara ponsel korban satunya, dijual tersangka ke salah satu konter di daerah Serang.

Penjaga konter seorang pria berinisial I (23) juga diamankan dengan tuduhan menjadi penadah.

Tak selang lama, tersangka dihubungi keluarganya yang memberi informasi bahwa ada beberapa petugas polisi yang mencari keberadaannya.

Pada komunikasi dengan keluarga itu, ibu tersangka menanyakan kejelasan apakah tersangka terlibat atau tidak.

Hal itu yang membuat tersangka memutuskan pulang menggunakan kereta api dari Stasiun Rangkasbitung turun di Stasiun Daru.

"Sesaat setelah tiba di rumahnya, kami berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan," ujar Indra Waspada.

Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup. 

Sementara terhadap terduga penadah, penyidik akan menerapkan pasal 480 KUHP, setelah proses pemeriksaan selesai. (Reno) 

Kejari Serang Diminta Periksa Proyek TPT Jembatan Cikulur yang Jebol

By On Sabtu, Januari 03, 2026


SERANG, KabarViral79.Com - LSM AMOK Banten meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk memeriksa proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) Jembatan Cikulur yang jebol setelah diguyur hujan beberapa hari ini.

Proyek yang dilaksanakan pada tahun 2023 dengan nilai pagu Rp 800.000.000 ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi (spek) karena tidak nampak pondasi yang kokoh.

"Proyek TPT Jembatan Cikulur ini diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran dan belanja (RAB) yang telah ditetapkan," kata Ketua LSM AMOK Banten, TB Aji Fatuloh, Sabtu (3/1/2026).


LSM AMOK Banten meminta agar pihak terkait melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap pemborong yang bertanggung jawab.

Mereka juga meminta agar Kejari Serang melakukan pemeriksaan dan audit terhadap proyek TPT Jembatan Cikulur ini.

Kejadian ini menambah daftar panjang proyek infrastruktur di Banten yang diduga tidak sesuai spek dan kualitasnya.

LSM AMOK Banten meminta agar pihak terkait mengambil tindakan tegas terhadap Dinas PUPR Kota Serang dan pemborong yang melaksanakan harus bertanggung jawab atas jebolnya jembatan Cikulur. (*/red)

Gempa M 3,9 Guncang Gayo Lues Aceh, Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatera

By On Sabtu, Januari 03, 2026


GAYO LUES, KabarViral79.Com - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Kamis malam, 01 Januari 2026, pukul 21.06 WIB. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Besar Sumatera pada segmen Oreng.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Hendro Nugroho mengatakan, berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 4,14° Lintang Utara dan 97,48° Bujur Timur.

“Episenter gempa berada di darat, sekitar 24 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, dengan kedalaman hiposenter 2 kilometer,” kata Hendro dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera segmen Oreng.

BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan masyarakat di wilayah Gayo Lues dan Aceh Tamiang dengan skala intensitas II–III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang melintas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. 

“Hingga pukul 21.34 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Joniful Bahri)

HRD Desak Menteri PU Bangun Huntara untuk Pengungsi Bencana di Aceh Utara

By On Kamis, Januari 01, 2026

HRD berbincang serius dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo pada saat kunjungan ke Langkahan, Aceh Utara, Kamis, 01 Januari 2026. 

ACEH UTARA, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD) mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera membangun hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Desakan tersebut disampaikan HRD saat meninjau langsung lokasi bencana bersama Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, dan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), Kamis, 01 Januari 2026.

HRD menegaskan, hingga lebih dari satu bulan pasca bencana, sebagian warga masih hidup dalam kondisi yang tidak layak.

Menurutnya, penanganan pasca bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus berlanjut pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama tempat tinggal sementara yang manusiawi.

“Pembangunan Huntara ini sangat mendesak. Kalau menunggu hunian permanen, waktunya akan lama, sementara masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang layak untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari,” kata HRD.

Ia menjelaskan, Huntara sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, memiliki akses air bersih melalui sumur bor, sanitasi yang memadai, serta tempat istirahat yang aman dan sehat.

Menurut HRD, keberadaan Huntara juga berperan penting dalam pemulihan sosial dan psikologis warga terdampak bencana. Dengan fasilitas dasar yang terpenuhi, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas secara normal sembari menunggu pembangunan rumah permanen.

Selain itu, HRD mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara untuk segera menyiapkan data warga terdampak secara akurat serta menyediakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan huntara.

Ia menilai, kesiapan data dan lahan menjadi kunci percepatan realisasi program tersebut.

“Saya berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat. Namun yang paling penting saat ini adalah memastikan masyarakat bisa hidup layak terlebih dahulu,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti usulan pembangunan Huntara di Langkahan.

Ia menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kesiapan lahan dan pendataan calon penghuni.

“Menindaklanjuti apa yang disampaikan Pak Ruslan, Insya Allah saya akan segera mengarahkan BUMN yang ditunjuk untuk memulai pembangunan Huntara yang layak sesegera mungkin. Namun yang terpenting adalah kesiapan lahan dan data kebutuhan yang akurat,” ujar Dody. (Joniful Bahri)

HRD Desak Kementerian PU Segera Tambal Jalan Nasional Berlubang Pasca Bencana

By On Kamis, Januari 01, 2026

HRD bersama Pejabat dari Kementerian PU RI saat meninjau jembatan Kutablang yang rusak dihantam banjir beberapa hari lalu. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan Daud (HRD) mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar segera melakukan penambalan sementara (patching) terhadap ruas jalan nasional yang rusak dan berlubang pasca banjir serta tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kepada wartawan, Kamis, 01 Desember 2026, HRD mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran lapangan yang dilakukannya bersama tim, ditemukan ratusan lubang menganga di ruas jalan nasional mulai dari Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan Sumut hingga ke Banda Aceh.

Menurut HRD, kondisi jalan berlubang tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat hujan karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat.

Situasi ini semakin berisiko pada malam hari akibat minimnya penerangan jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas serta memperlambat arus kendaraan.

“Sembari menunggu perbaikan permanen, penambalan sementara jalan berlubang di lintas nasional Medan–Banda Aceh sangat mendesak dilakukan. Patching ini penting agar permukaan jalan yang berlubang, retak, atau terkelupas dapat kembali berfungsi dengan baik dan mencegah kerusakan yang lebih parah,” tegas HRD.

Selain itu, HRD juga menyoroti kondisi jalur nasional Bireuen–Aceh Tengah yang hingga kini masih mengalami kerusakan berat.

Ia meminta agar ruas-ruas jalan berlubang di jalur tersebut segera ditangani sementara guna menghindari jatuhnya korban jiwa maupun kerugian harta benda bagi masyarakat dan para pelintas.

HRD menambahkan, sebagai mitra kerja Kementerian PU, ia menekankan pentingnya percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan pada koridor-koridor nasional yang bersifat vital.

Menurutnya, konektivitas merupakan urat nadi utama dalam proses pemulihan wilayah pasca bencana.

“Akses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas harus menjadi prioritas utama,” pungkas HRD. (Joniful Bahri)

Apresiasi Juara DA7 Tasya Allesia, Gubernur Andra Soni: Inspirasi Nyata Generasi Muda Banten

By On Kamis, Januari 01, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menyambangi kediaman Tasya Allesia, Juara Dangdut Academy 7 (DA7), di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 01 Januari 2026. 

TANGSEL, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyambangi kediaman Tasya Allesia, Juara Dangdut Academy 7 (DA7), di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 01 Januari 2026.

Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi khusus dan rasa bangga pemerintah daerah atas prestasi gemilang yang ditorehkan oleh putri daerah Banten.

​Pertemuan itu berlangsung hangat dan meriah. Ribuan warga setempat turut hadir memberikan sambutan antusias, menciptakan momentum kebersamaan sekaligus dukungan bagi generasi muda Banten untuk terus berprestasi.

​Sebelumnya, Tasya juga mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan.

Sejak pagi hari, ribuan warga memadati lokasi untuk menyapa langsung putri daerah yang telah mengharumkan nama Provinsi Banten di kancah nasional tersebut.

​Gubernur Andra Soni menilai, pencapaian Tasya bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi bakat, melainkan bukti nyata dari dedikasi, kedisiplinan, dan kerja keras yang konsisten.

​“Ini membuktikan bahwa putri daerah Banten mampu bersaing dan meraih prestasi tertinggi di tingkat nasional,” ujar Andra Soni.

Dia berpesan agar gelar juara ini menjadi motivasi bagi Tasya untuk melahirkan karya-karya yang lebih besar di masa depan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati di tengah sorotan publik.

​“Tasya adalah salah satu putri daerah terbaik. Teruslah berkarya, tetap rendah hati, dan jadikan prestasi ini sebagai inspirasi bagi seluruh generasi muda Banten,” tambahnya.

Andra Soni juga menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor seni dan industri kreatif.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam menyambut Tasya adalah sinyal positif bahwa talenta lokal mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.

​“Kehadiran Tasya sebagai juara DA7 tidak hanya membawa kebanggaan bagi daerah, tetapi juga menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensi diri,” tutup Andra Soni.

Pemprov Banten berharap momentum ini dapat mendorong lahirnya talenta-talenta baru yang siap membangun Banten menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing melalui jalur prestasi. (Reno) 

Bupati Bireuen Tegaskan Pengelolaan Hutan Wewenang Provinsi dan Pusat

By On Kamis, Januari 01, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis saat menyampaikan sejumlah pernyatan kepada wartawan saat jumpa pers dalam rangka sinergi dan kolaborasi pasca bencana banjir dan tanah longsor, Rabu, 31 Desember 2025, di Pendopo setempat. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menegaskan bahwa kewenangan pengelolaan kawasan hutan berada di bawah otoritas pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, bukan pemerintah kabupaten.

Penegasan tersebut disampaikan Mukhlis saat menjawab pertanyaan wartawan terkait fungsi dan kewenangan dinas teknis serta Polisi Hutan, menyusul terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang diduga dipicu aktivitas penebangan kayu ilegal.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang dirangkai dengan kegiatan ngopi bersama insan pers di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu, 31 Desember 2025.

Mukhlis mengajak masyarakat untuk menyikapi musibah banjir dan longsor dengan sikap bijak.

Ia menyebut, bencana tersebut sebagai momentum untuk refleksi diri sekaligus memperkuat hubungan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

“Kita harus berbesar hati. Mungkin ini adalah ujian dari Allah SWT. Mari kita ambil hikmah positif dari musibah ini,” ujarnya.

Terkait langkah penanganan bencana, Mukhlis menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah bergerak cepat melakukan tindakan darurat guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

“Yang terpenting masyarakat tidak kelaparan. Saya sudah menginstruksikan seluruh Camat agar melaporkan kebutuhan pengungsi langsung kepada saya,” tegas Mukhlis.

Untuk mempercepat koordinasi dan distribusi bantuan, Pemkab Bireuen menetapkan Pendopo Bupati sebagai posko induk penanggulangan bencana, sehingga penyaluran logistik dapat dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai berperan aktif dalam mengawal isu kebencanaan di daerah. (Joniful Bahri)

Warga Baksel Antusias Saksikan Puncak Malam Hiburan di Acara Grand Opening Pokdarwis Pantai Komando Bayah Barat

By On Kamis, Januari 01, 2026

 

Suasana sore hari di acara Grand Opening Pokdarwis Pantai Komando Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Lebak, KabarViral79.Com – Meskipun pada siang hari acara Grand Opening Pokdarwis Pantai Komando sempat diguyur hujan, namun pada puncak acara masyarakat Lebak Selatan (Baksel) nampak antusias menyaksikan malam hiburan dalam rangka launching Pantai Komando, sekaligus Anniversary Pernikahan ke-12 Founder of Pantai Komando, Serma Asank Kosasih-71 dan Bunda Ana Nurhasanah, yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025.

Nampak terlihat, mulai dari sehabis salat Isya tadi malam, ribuan masyarakat sudah datang dan seakan berlomba-lomba menuju Pantai Komando Pokdarwis Bayah Barat di Cikumpay, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, untuk menyaksikan hiburan band di detik-detik pergantian tahun 2026.

Berdasarkan informasi yang didapat awak media ini pada malam puncak acara, sekitar 2.000 orang warga datang menyaksikan hiburan band, baik yang sengaja berjalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Malam tersebut memang merupakan puncak malam hiburan band yang digagas oleh panitia pelaksana dalam rangka launching Pantai Komando.

Pada puncak malam hiburan dalam acara tersebut menghadirkan pemain band dari Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, serta band dari putra daerah Lebak Selatan, yaitu pemain band dari Bayah dan Malingping.

Para penonton memadati area panggung saat menyaksikan hiburan band di acara Grand Opening Pokdarwis Pantai Komando Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten


“Sebelumnya pengunjung tidak seberapa yang datang ke Pantai Komando ini, karena mulai dari siang sampai sore harinya diguyur hujan. Tapi alhamdulillah setelah malam hari, sehabis Isya, warga mulai berdatangan sampai di akhir puncak acara mencapai 2.000 orang yang datang untuk menyaksikan band,” kata Bunda Ana Nurhasanah, Kamis, 1 Januari 2026.

Terpisah, Owner/Pemilik Pantai Komando, Serma Asank Kosasih-71, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga acara tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tertib.

“Kami bersama keluarga mewakili penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, aman, semua sangat dewasa, semua penonton bisa dikendalikan dengan baik, bergembira, tidak ada yang memancing keributan, semua tertib,” kata Serma Asank Kosasih.

Untuk itu, lanjut Serma Asank Kosasih, sekali lagi pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi untuk semua rekan-rekan, baik dari keamanan maupun media, semua bekerja dengan baik. Mohon maaf atas semua kekurangan, semoga di tahun 2026 ini kita semua selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Aamiin,” pungkasnya.

Sementara itu, Dudu, salah satu pengunjung, mengapresiasi pemilik Pantai Komando yang telah menyelenggarakan kegiatan Grand Opening Pokdarwis Pantai Komando.

“Saya bersama anak dan istri sengaja datang ke Pantai Komando ini untuk menyaksikan acara hiburan grup band. Dengan adanya acara ini kami sangat terhibur, dan terlihat begitu padatnya penonton sambil menunggu detik-detik pergantian Tahun Baru 2026,” ucap Dudu.

(Cup/Usay)