-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret

By On Selasa, Maret 24, 2026

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono

JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI), Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah pada tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026 mendatang. 

"Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan volume lebih dari 285 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan,” kata Menhub Dudy usai meninjau arus lalu lintas pada H+1 Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), pada Minggu, 22 Maret 2026. 

“Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere yang diimbau Pemerintah,” sambung dia. 

Menhub Dudy mengatakan, imbauan tersebut disampaikan agar masyarakat mendapatkan perjalanan yang lebih nyaman karena terhindar dari kepadatan yang berpotensi terjadi di arus balik. 

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, akan terjadi tiga arus puncak balik yang harus dihindari oleh para pemudik. 

Pertama, kata dia, akan terjadi pada 24 Maret 2026, kedua 28 Maret 2026, dan ketiga pada 29 Maret 2026. 

"Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik lebaran 2026. Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman dan berkeselamatan,” ujar Agus. 

Senada dengan Menhub Dudy dan Kakorlantas Irjen Agus, Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono berharap, para pemudik untuk mengatur waktu kepulangan atau arus balik sesuai arahan dari Pemerintah. 

"Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah,” ujar Rivan. 

"Kami juga kembali mengingatkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode arus balik selama dua hari, yakni pada 26-27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus," imbuhnya. 

Hal itu sama dengan yang dianjurkan Menhub dan Kakorlantas Polri, yakni agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman kepada masyarakat. (*/red)

Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik KPK: Tersangka Bisa Atur Strategi Lolos dari Jerat Hukum

By On Selasa, Maret 24, 2026

Mantan Penyidik KPK, Praswad Nugraha

JAKARTA, KabarViral79.Com - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha melontarkan kritik keras kepada KPK usai penahanan mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dialihkan menjadi tahanan rumah

Ia menilai, peristiwa itu belum pernah terjadi sejak KPK berdiri. 

"Kebijakan ini merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah KPK berdiri. Praktik ini bukan hanya janggal, tetapi juga membuka ruang abu-abu dalam standar penegakan hukum yang selama ini dijaga ketat oleh KPK," ujar Praswad kepada wartawan, Senin, 23 Maret 2026. 

Kebijakan KPK yang mengabulkan permohonan keluarga Yaqut agar mantan Menteri Agama itu menjadi tahanan rumah akan berdampak buruk pada penanganan kasus di KPK. 

Praswad mengatakan, akan terbuka peluang keluarga tahanan lain menuntut perlakuan yang sama dari KPK. 

Praswad menjelaskan, keputusan KPK ini juga berpotensi mengancam penyidikan kasus korupsi kuota haji yang masih berjalan. 

Dengan status tahanan rumah, kata Praswad, Yaqut memiliki peluang untuk mengatur strategi agar lolos dari jeratan hukum. 

"Kondisi ini berisiko serius mengganggu independensi proses hukum dan melemahkan upaya pembuktian. Kebijakan ini pun secara tidak langsung mendegradasi tindak pidana korupsi dari kejahatan luar biasa menjadi kejahatan biasa," tuturnya. 

Praswad menyesalkan sikap KPK yang terkesan memberikan perlakuan istimewa kepada Yaqut. Sikap itu bisa menggerus kepercayaan publik kepada kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. 

Dia mendesak KPK segera menganulir status tahanan rumah dari Yaqut dan memasukkannya kembali ke Rutan KPK. 

"Tidak boleh terjadi lagi adanya tahanan KPK yang diperlakukan secara istimewa seperti dalam kasus Yaqut ini. Tidak boleh ada standar ganda dalam penegakan hukum, dan tidak boleh ada satu pun pihak yang mendapatkan keistimewaan di hadapan hukum," ujarnya. 

Lebih lanjut Praswad juga meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan memberikan perhatian. 

Dia menduga ada intervensi yang diterima KPK hingga mengabulkan permohonan tahanan rumah dari keluarga Yaqut. 

"Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menyelidiki secara serius kemungkinan adanya intervensi terhadap KPK yang menyebabkan pelanggaran terhadap sistem dan integritas yang selama ini dijaga. Jangan sampai praktik seperti ini mengindikasikan munculnya kembali problem lama di tubuh KPK," ujarnya. 

"Ini adalah momentum bagi Presiden untuk menunjukkan kepemimpinan sebagai panglima tertinggi pemberantasan korupsi, bukan justru berdiri di garis depan dalam kebijakan yang memberi keringanan bagi pelaku korupsi," imbuhnya. 

Diketahui, penahanan Yaqut beralih menjadi tahanan rumah sejak Kamis, 19 Maret 2026. 

Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tahanan rumah bagi Yaqut dilakukan usai KPK menerima permohonan dari pihak keluarga. 

KPK lalu mengabulkan permintaan tersebut, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan keluarga Yaqut mengajukan permohonan. 

"Jadi memang karena ada permohonan dari pihak keluarga, kemudian kami proses," kata Budi, Minggu, 22 Maret 2026. (*/red)

Ledakan Petasan Lukai Tujuh Korban di Pamekasan, Tujuh Orang Diamankan dan Tiga Masih Buron

By On Selasa, Maret 24, 2026

Polisi menggerebek rumah pembuatan petasan berbagai jenis di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Jatim.  

PAMEKASAN, KabarViral79.Com - Kasus ledakan petasan di sejumlah wilayah di Pamekasan selama sepekan terakhir menjadi atensi serius bagi aparat Kepolisian. 

Dari rangkaian kejadian itu, sebanyak tujuh orang yang menjadi korban.

Ketujuh korban ledakan petasan itu, salah satunya berasal dari Tlesah, lima orang berasal dari Plakpak, dan satu orang lagi berasal dari Duko Timur, Kecamatan Larangan. 

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Total pelaku yang sudah kami amankan sebanyak tujuh orang," ujarnya, Senin, 23 Maret 2026. 

Selain sudah menangkap tujuh orang, Polisi masih memburu tiga orang lain yang diduga terlibat dalam ledakan petasan itu dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Masih ada tiga orang yang saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran petugas," ujarnya. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau membuat petasan berbahaya, terutama yang berpotensi menimbulkan ledakan besar dan membahayakan keselamatan. 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya selama momen libur dan perayaan, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (*/red)

Silaturahmi Lebaran, Prabowo Telepon Erdogan Hingga MBS

By On Selasa, Maret 24, 2026

Presiden Prabowo Subianto saat menghubungi sejumlah Pemimpin Negara Muslim untuk silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (Instagram Sekretariat Kabinet) 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto menelepon sejumlah Pemimpin Negara Muslim pada momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Pemimpin Negara yang dihubungi itu, di antaranya Raja Yordania, Raja Abdullah II hingga Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu, 22 Maret 2026. 

"Setelah bermalam takbiran di Sumatera Utara, Salat Idul Fitri di Aceh, serta Halalbihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta, dalam beberapa hari di suasana Idul Fitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para Pemimpin Negara Muslim,” ujar Seskab Teddy. 

Adapun Pemimpin Negara yang dihubungi mulai dari Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdogan; PM Pakistan, Shehbaz Sharif; Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania, dan PM Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). 

“Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara,” kata Teddy. 

Menurut Teddy, komunikasi ini dilakukan Prabowo dalam rangka menjalin silaturahmi guna mempererat persaudaraan dan kerja sama antarnegara. 

“Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar Negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” ujarnya. (*/red)

Ketika Hukum Memilih Diam, Semaraknya Arena Judi Sabung Ayam di Prambon Sidoarjo

By On Selasa, Maret 24, 2026

SIDOARJO, KabarViral79.ComDi balik rerimbunan tepi lahan di kawasan Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), sebuah arena sabung ayam berdiri dengan penuh percaya diri. 

Ratusan orang berkumpul. Taruhan dilakukan secara terbuka. Tak ada rasa cemas, apalagi takut. Yang ada hanyalah kesan kuat bahwa tempat ini tak tersentuh hukum. 

Tim investigasi media pun menyusup ke lokasi dan mendokumentasikan langsung aktivitas yang berlangsung. Ini bukan ruang tersembunyi. Ini bukan kejadian insidental. Ini adalah arena perjudian yang berjalan rutin, terorganisir, dan seolah mendapat “restu” dari ketidakpedulian institusi.

“Sudah berbulan bulan begini. Semua tahu, tapi tak ada yang berani usik,” ujar seorang warga lokal yang minta identitasnya disamarkan. 

Ekspresinya campuran antara ketakutan dan keputusasaan — seperti orang yang sudah terlalu lama hidup berdampingan dengan hukum yang hanya hadir di spanduk. 

Yang dipertontonkan di Desa Jatikalang bukan hanya sabung ayam, tapi juga cap jiki — antara nurani masyarakat melawan diamnya aparat. Ini bukan soal siapa pelaku, tapi siapa yang membiarkan. 

“Ketika hukum lumpuh di daerah, media wajib hidup. Kalau kami ikut diam, maka keadilan betul-betul mati. Kami akan terus dorong agar ada tindakan nyata, bukan sekadar janji.”

Sementara, Kapolsek Prambon, Kasatreskrim belum dapat dikonfirmasi. (*/red)

Viral Jemaah Salat Id di Surabaya Adu Jotos, Begini Duduk Perkaranya

By On Senin, Maret 23, 2026

Keributan antar jemaah di Masjid Kemayoran usai Salat Idul Fitri. (Foto: Tangkapan layar) 

SURABAYA, KabarViral79.Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan aksi keributan antara jemaah Salat Idul Fitri 2026, di Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Keributan itu disebut terjadi karena salah paham. Ada pihak yang merasa tersinggung karena dituduh mengambil ponsel. 

Marbot Masjid Kemayoran Surabaya, Dedi Kurniawan mengaku tidak tahu secara langsung bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun, berdasarkan keterangan yang dia dapatkan dari warga, peristiwa itu terjadi pada saat khatib menyampaikan khotbah. 

Dalam video yang beredar, jemaah yang terlibat keributan terlihat saling pukul dan saling tendang. Kerumunan jemaah lain di sekitar pun mencoba melerai hingga ada aparat Kepolisian yang ikut mengamankan. 

"Awalnya salah paham. Nggak ada korban, cuma sudah sampai tonjok-tonjokan. Si sebelah ini informasinya ngambil HP, ternyata si sebelah enggak terima. Sama-sama ngototnya," ujar Dedi, Minggu, 22 Maret 2026. 

Dedi menjelaskan, jemaah yang terlibat dalam keributan itu diduga masih remaja. Karena itulah mereka dengan cepat tersulut emosi hingga saling tonjok setelah terjadinya kesalahpahaman. 

"Namanya anak-anak ya, SMP lah. Akhirnya enggak bisa nahan emosi," ujarnya. 

Beruntung keributan itu bisa segera dilerai sehingga suasana bisa kembali kondusif.

"Alhamdulillah aman terkendali. Saya nggak tahu (secara langsung) kejadiannya, kebetulan tugas di dalam. Itu hari pertama Idul Fitri, 21 Maret 2026," ujar Dedi. (*/red)

Yaqut Jadi Tahanan Rumah: KPK Terjepit di antara Diskresi dan Persepsi

By On Senin, Maret 23, 2026

Mantan Manteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026. 

Oleh: Ija Suntana

Perlu disadari—dan tampaknya sudah—bahwa KPK tidak pernah bekerja di ruang publik yang steril. KPK bekerja di tengah masyarakat yang sensitif, di tengah media yang mempercepat persepsi, dan di tengah sejarah panjang relasi kuasa yang membuat publik mudah curiga. 

Kalau saya umpamakan, saat ini KPK lebih mirip ruang gawat darurat rumah sakit. Penuh tekanan, suara gaduh, kepanikan, dan keputusan yang harus diambil cepat di tengah banyak mata yang menatap. 

Di satu sisi, ada harapan besar bahwa “pasien”—dalam hal ini keadilan—akan diselamatkan. Di sisi lain, ada kecemasan yang tak terucap, jangan-jangan tindakan yang diambil justru memperburuk keadaan. 

Celakanya, seperti halnya di ruang gawat darurat, tidak semua tindakan KPK bisa dijelaskan secara rinci pada saat itu juga. Ada keputusan yang harus diambil cepat, berbasis penilaian profesional, bahkan terkadang menggunakan diskresi

Setiap gerak menjadi bermakna. Setiap jeda menjadi tanda tanya. Bahkan pilihan yang paling rasional sekalipun bisa dipersepsi berbeda ketika dilihat dari luar ruang tindakan. Di ruang seperti ini, waktu tidak hanya berjalan—ia menekan. 

Dalam tekanan kegawatdaruratan, persepsi publik tidak menunggu penjelasan lengkap. Ia bergerak lebih cepat, membentuk penilaian dari potongan-potongan informasi, dari ekspresi, dari keputusan yang tampak tidak biasa. 

Diskresi Mantan Menteri Agama

Dalam kasus pengalihan status tahanan Yaqut Choulil Qoumas, tersangka kasus korupsi kuota haji, di atas kertas, merupakan diskresi yang sah secara hukum. Mungkin, karena mempertimbangkan kemanusiaan, kondisi objektif, dan situasi konkret yang secara norma undang-undang sah dilakukan. 

Dalam logika yuridis, diskresi bukan penyimpangan, melainkan instrumen untuk mencapai keadilan substantif

Namun, problemnya muncul ketika diskresi itu keluar dari ruang teks dan masuk ke ruang persepsi publik. 

Publik tidak membaca hukum seperti hakim membaca berkas. Publik merasakan hukum seperti seseorang merasakan keadilan dalam hidupnya—melalui pengalaman, perbandingan, dan emosi yang terbentuk dari akumulasi ketidakpercayaan. 

Di sinilah diskresi, sebenar apa pun prosedurnya, menjadi rentan secara sosial. 

Dalam kasus alih tahanan rumah Yaqut Choulil Qoumas, yang sedang menjadi sorotan, persoalannya bukan semata-mata, apakah ini sesuai aturan, tetapi bergeser menjadi mengapa ini terjadi? 

Dua pertanyaan di atas hidup di dua dunia berbeda. Yang pertama hidup di ruang yuridis—rasional, prosedural, dan argumentatif. Yang kedua hidup di ruang sosio-psikologis—emosional, komparatif, dan sering kali intuitif. Dan KPK hari ini berdiri tepat di persimpangan dua dunia itu. 

Di satu sisi, KPK bisa saja benar secara hukum. Semua prosedur dipenuhi, semua dasar normatif tersedia, semua alasan bisa dijelaskan. Namun di sisi lain, publik bekerja dengan logika berbeda. 

Mereka membandingkan, mengingat, dan merasakan. Mereka bertanya, apakah perlakuan KPK seperti ini juga tersedia bagi orang biasa? 

Celakanya lagi, persepsi publik tidak membutuhkan bukti lengkap. Ia cukup diberi satu celah, lalu akan berkembang seperti retakan kecil di kaca yang perlahan menjalar ke seluruh permukaan. 

Dalam konteks ini, diskresi menjadi celah itu—legal secara norma, tetapi ambigu secara rasa. KPK tidak sedang menghadapi masalah legalitas, melainkan masalah legitimasi. Dan legitimasi tidak dibangun hanya dengan kepatuhan pada aturan, tetapi dengan kemampuan membaca rasa keadilan masyarakat

Kita—terutama KPK—sudah tahu semua bahwa hukum bisa saja objektif, tetapi kepercayaan publik selalu subjektif. 

Ia dibentuk oleh sejarah panjang ketimpangan, oleh pengalaman kolektif melihat hukum yang kadang tegas ke bawah dan lentur ke atas. 

Dalam situasi seperti ini, diskresi berubah makna. Ia tidak lagi dipandang sebagai kebijaksanaan, tetapi berpotensi ditafsirkan sebagai privilege. 

Bahkan, ketika tafsir itu tidak benar sekalipun, persepsi tersebut tetap hidup dan sering kali lebih kuat daripada klarifikasi resmi. 

Dalam situasi ini, KPK menghadapi dilema di antara rule of law dan rule of perception. Yang pertama menuntut konsistensi prosedural. Yang kedua menuntut sensitivitas sosial. Keduanya sama penting, tetapi tidak selalu sejalan. 

Jika KPK hanya berpegang pada yang pertama (rule of law), ia berisiko kehilangan kepercayaan. Jika terlalu tunduk pada yang kedua (rule of perception), ia berisiko kehilangan integritas hukum. 

Maka, persoalan sebenarnya bukan apakah diskresi itu boleh atau tidak—karena secara hukum, ia jelas boleh. Persoalannya adalah kapan dan dalam konteks apa diskresi itu digunakan. 

Dalam kasus yang tidak menjadi sorotan, diskresi mungkin berjalan sunyi. Namun, dalam kasus yang sudah menjadi perhatian publik, diskresi berubah menjadi tindakan yang “terlihat” dan membuka ruang tafsir. 

Karena itu, setiap keputusan KPK bukan sekadar tindakan hukum, tetapi juga tindakan komunikasi sosial. 

Ia tidak hanya menjawab pertanyaan, “Apa yang benar menurut hukum?”, tetapi juga harus menjawab—atau setidaknya menyadari—pertanyaan yang lebih sunyi, tapi lebih kuat, “Apakah ini terasa adil?” 

Jika pertanyaan kedua ini diabaikan, maka sekuat apa pun argumentasi hukum dibangun, ia akan selalu terdengar seperti penjelasan yang datang terlambat—benar, tetapi tidak lagi dipercaya. 

Penulis adalah seorang Pengajar pada Program Studi Hukum Tata Negara UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Sumber: kompas.com

Pastikan Keamanan Objek Wisata, Kapolres Lebak Pantau Langsung Pospam Cibobos Lebak Selatan

By On Senin, Maret 23, 2026

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, disambut hangat oleh Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum, Jamil, saat meninjau Pospam Cibobos/Karang Beureum di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.  

LEBAK, KabarViral79.Com - Memasuki H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pospam) Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Senin, 23 Maret 2026. 

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di titik-titik wisata wilayah Lebak Selatan tetap kondusif selama libur lebaran. 

"Kami melakukan pengecekan dan pemantauan di sejumlah titik wisata di Lebak Selatan. Pengecekan dimulai dari Malingping, kemudian wilayah Panggarangan dan Cihara, dan terakhir akan kami tinjau wilayah Bayah," ujar AKBP Herfio Zaki di sela-sela kegiatannya. 

Selain memantau situasi lapangan, Kapolres juga mengecek kesiapan personel di setiap posko. 

Ia menekankan agar seluruh anggota memberikan pelayanan prima serta tetap siaga dalam mengamankan arus pengunjung yang terus meningkat. 

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada saat berwisata. Silakan menikmati hiburan, namun keselamatan tetap yang utama, terutama bagi yang membawa anak kecil. Jika ingin berenang, harus mematuhi batas aman yang telah ditentukan pengelola,” tegasnya. 

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki berfoto bersama Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum di kawasan wisata Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. 

Untuk menjamin keselamatan pengunjung, Kepolisian telah bersinergi dengan berbagai pihak di lapangan. 

"Kami berkolaborasi dengan Balawista, BPBD, PMI, serta jajaran Polsek setempat. Semua unsur sudah bersiaga untuk menjaga keselamatan para pengunjung," tambah Kapolres.

AKBP Herfio Zaki berharap masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan aman dan nyaman. 

Ia juga mendorong para pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pariwisata di Lebak Selatan semakin maju dan ramai di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin menyampaikan terima kasih atas kunjungan pimpinan Polres Lebak tersebut. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Lebak yang telah turun langsung meninjau Pospam Cibobos untuk memotivasi personel serta memastikan pengamanan di wilayah Desa Karangkamulyan berjalan maksimal," pungkas AKP Acep Komarudin. (Cup)

Kim Jong Un Resmi Terpilih Kembali sebagai Presiden Korea Utara

By On Senin, Maret 23, 2026

Parlemen Korea Utara kembali menunjuk Kim Jong Un sebagai Presiden Urusan Negara, menurut laporan media pemerintah pada Senin, 22 Maret 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Badan Legislatif Korea Utara (Korut) telah memilih kembali Kim Jong Un sebagai Presiden. 

Kantor Berita Pemerintah Korut mengumumkan pengangkatan kembali Kim sebagai Kepala Badan Pembuat Kebijakan sekaligus Pemerintahan Tertinggi Negara, Komisi Urusan Negara. 

Dilansir dari AFP, Senin, 23 Maret 2026, para kritikus berpendapat bahwa pemilihan di Korea Utara telah ditentukan sebelumnya dan dirancang untuk memberikan kepemimpinan negara tersebut lapisan legitimasi demokratis

"Majelis Rakyat Tertinggi DPRK memilih kembali Kamerad Kim Jong Un sebagai Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea pada Sidang Pertama, kegiatan urusan negara pertama dari masa jabatan ke-15, pada tanggal 22 Maret," lapor KCNA. 

Laporan tersebut mengatakan bahwa keputusan untuk memilih kembali Kim ke "jabatan tertinggi" mencerminkan "kehendak dan keinginan bulat seluruh rakyat Korea". 

Kim adalah penguasa generasi ketiga dari negara bersenjata nuklir yang didirikan oleh kakeknya, Kim Il Sung, pada tahun 1948. Ia telah memerintah negara itu sejak kematian ayahnya pada tahun 2011. 

"Pemilihan ini adalah acara yang sangat terencana dengan hasil yang telah ditentukan sebelumnya," kata Lee Ho-ryung dari Institut Analisis Pertahanan Korea

"Sepanjang pemerintahan generasi ketiga, Korea Utara telah menggelar acara-acara seperti ini untuk menunjukkan suatu prosedur dalam upaya mencapai legitimasi politik," ujarnya. 

"Tetapi tidak ada yang berpikir akan ada hasil yang berbeda dari itu," imbuhnya. 

Foto-foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan Kim mengenakan setelan jas formal ala Barat dan duduk di tengah panggung, diapit oleh para pejabat tinggi di depan dua patung raksasa ayahnya, Kim Jong Il, dan kakeknya. 

Sebelum acara tersebut, 687 deputi terpilih ke Majelis Rakyat Tertinggi, dengan warga Korea Utara yang berusia di atas 17 tahun diberi pilihan untuk menyetujui atau menolak satu-satunya kandidat yang diajukan oleh partai yang berkuasa. 

Para anggota parlemen baru telah disetujui dengan 99,93 persen suara mendukung dan 0,07 persen menentang, seperti yang dilaporkan KCNA sebelumnya, dengan tingkat partisipasi sebesar 99,99 persen. 

"Aula sidang Pyongyang dipenuhi dengan kesadaran politik yang luar biasa dan antusiasme revolusioner oleh para anggota yang baru terpilih," kata laporan tersebut. 

Para analis mengatakan, sidang parlemen saat ini mungkin juga akan membahas kemungkinan amandemen konstitusi yang dapat mencakup pengkodifikasian resmi hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara "dua negara yang bermusuhan". 

"Bahasa yang digunakan Kim untuk menggambarkan sikapnya terhadap Korea Selatan dalam pidatonya di parlemen akan menjadi 'indikator' rencana antar-Korea-nya," kata Hong Min, seorang analis senior di Institut Unifikasi Nasional Korea, kepada AFP. 

"Sejauh mana istilah-istilah seperti 'unifikasi nasional' atau 'persatuan Korea' dihilangkan dan digantikan oleh ungkapan-ungkapan agresif termasuk 'kontrol teritorial' dapat berfungsi sebagai indikator kerangka ideologisnya," ujarnya. 

"Poin kuncinya terletak pada seberapa jauh ia akan 'menguraikan isu-isu teritorial, perairan teritorial, dan wilayah udara' dalam berurusan dengan Seoul," imbuhnya. 

Pertemuan ini menyusul pertemuan lima tahunan partai yang berkuasa bulan lalu. (*/red)

Ribuan Warga Hadiri Halalbihalal di Kediaman Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud di Bireuen

By On Senin, Maret 23, 2026

Warga dari berbagai daerah di Aceh memadati acara Halalbihalal yang digelar Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud, di kediamannya di Komplek Meuligoe Residence Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Minggu, 22 Maret 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.ComRibuan warga dari berbagai daerah di Aceh menghadiri acara Halalbihalal yang digelar Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud, di kediamannya di Komplek Meuligoe Residence Cot Gapu, Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Minggu, 22 Maret 2026. 

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Idul Fitri 1447 Hijriah tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat dengan tokoh politik yang akrab disapa HRD itu. 

Sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta pejabat pemerintahan tampak hadir bersama masyarakat umum dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk saling bermaafan dan mempererat hubungan sosial. 

Dalam sambutannya, Ruslan Daud menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berkumpul bersama masyarakat pada hari raya. 

“Ini adalah momentum yang sangat berharga untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Saya sangat bersyukur dapat berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Bireuen dan Aceh umumnya,” ujarnya. 

Warga dari berbagai daerah di Aceh memadati acara Halalbihalal yang digelar Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan Daud, di kediamannya di Komplek Meuligoe Residence Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Minggu, 22 Maret 2026. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, serta bersama-sama membangun Aceh ke arah yang lebih baik. 

Suasana hangat terlihat saat Ruslan Daud berbaur langsung dengan para tamu. Ia menyapa satu per satu warga yang hadir, berbincang santai, serta menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri. 

Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai hidangan makanan dan minuman bagi para tamu yang hadir, menambah semarak suasana kebersamaan di hari raya. 

Salah satu tamu undangan, Aris mengaku senang dapat bersilaturahmi langsung dalam acara tersebut. 

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dengan Pak HRD dan keluarga, serta bertemu dengan banyak masyarakat dari berbagai daerah,” ujarnya. 

Halalbihalal tersebut menjadi salah satu agenda rutin yang digelar setiap tahun dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. (Joniful Bahri)

Dokter Perempuan di Gayo Lues Ditemukan Tewas di Kamar Terkunci, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum.  

GAYO LUES, KabarViral79.ComSeorang dokter perempuan ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026.

Korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian

Korban diketahui bernama Susi Astuti (inisial S.H.), yang selama ini membuka praktik umum di kediamannya. 

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.55 WIB di kamar lantai dua rumahnya dalam kondisi mengenaskan. 

Penemuan jasad pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Norman, yang datang untuk bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri

“Saya datang sekitar pukul 09.30 WIB. Pintu belakang rumah sudah terbuka sedikit. Saya panggil-panggil, tapi tidak ada jawaban,” ujar Norman. 

Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan sempat mencari korban di lantai bawah, namun tidak ditemukan. Saat naik ke lantai dua, Norman mencium bau menyengat yang berasal dari salah satu kamar. 

Di depan kamar tersebut, pintu ditemukan dalam kondisi terkunci dari luar dengan kunci masih tergantung. Setelah dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang dengan kepala tertutup kain selimut. 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian. 

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Satuan Reserse Kriminal langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues guna keperluan visum. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hingga tujuh hari sebelum ditemukan. 

Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai membusuk.

Pemeriksaan medis juga menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Mulut korban disumpal menggunakan kain menyerupai jilbab berwarna hitam, kedua tangan diikat ke belakang menggunakan kabel, serta terdapat luka di bagian pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Muhammad Abidinsyah, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Saat ini kami fokus pada pengungkapan pelaku,” ujarnya. 

Polisi juga mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum penemuan, Norman sempat mengantarkan paket milik korban dan meletakkannya di tangga rumah. Paket tersebut masih berada di lokasi yang sama saat korban ditemukan. 

Diketahui, korban merupakan seorang dokter yang tinggal sendiri di rumahnya dan telah lama menjanda. 

Selain itu, korban juga dikenal membuka praktik layanan kesehatan di rumah yang berada di pinggir Jalan Nasional Blangkejeren, Kutacane

Hingga kini, aparat Kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Jelaskan Alasan Pembelian Sapi Meugang dari Luar Daerah

By On Minggu, Maret 22, 2026

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penjelasan terkait kebijakan pembelian sebagian sapi meugang dari luar daerah dalam penyaluran bantuan kemasyarakatan Presiden untuk masyarakat terdampak bencana. 

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu, efisiensi harga, serta menjaga stabilitas pasar daging di daerah. 

Ia menjelaskan, bantuan sebesar Rp2.250.000.000 dari Presiden Republik Indonesia (RI)!telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Bireuen pada Selasa, 17 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. 

Dana tersebut diperuntukkan bagi pembelian sapi meugang untuk 91 desa yang terdampak bencana. 

Pada malam harinya, pemerintah daerah mengikuti rapat virtual bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, yang membahas petunjuk penggunaan bantuan tersebut. 

Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa bantuan harus disalurkan dalam bentuk daging, bukan uang tunai, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tertanggal 12 Februari 2026. 

Namun, setelah rapat tersebut, rangkaian hari libur nasional langsung berlangsung, yakni cuti bersama Nyepi pada 18 Maret, Hari Raya Nyepi pada 19 Maret, serta cuti bersama Idul Fitri pada 20 Maret 2026. Kondisi ini membuat waktu persiapan menjadi sangat terbatas. 

“Dengan tenggat waktu yang singkat, kami harus memastikan daging meugang tetap sampai ke masyarakat tepat waktu,” ujar Muhajir. 

Melalui rapat terbatas, pemerintah daerah memutuskan pengadaan sapi dilakukan dengan komposisi 60 ekor dari luar Aceh dan 32 ekor dari dalam Kabupaten Bireuen. 

Keputusan ini diambil karena keterbatasan pasokan lokal yang mampu memenuhi kriteria, seperti berat, umur, dan harga sapi. 

Selain itu, pembelian dalam jumlah besar di dalam daerah dikhawatirkan akan mengganggu ketersediaan dan memicu kenaikan harga daging di pasar lokal menjelang Idul Fitri. 

Adapun harga pembelian sapi berada pada kisaran Rp 22 juta hingga lebih dari Rp 30 juta per ekor, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa berdasarkan jumlah penduduk. 

"Harga tersebut telah mencakup Pajak Pertambahan Nilai (PPh) Pasal 22, infaq, serta biaya pendukung lainnya," ucap Muhajir Juli. 

Dalam proses distribusi, satu ekor sapi dilaporkan mati. Pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat dengan menggantinya, sehingga total sapi yang didistribusikan menjadi 92 ekor untuk 91 desa terdampak. 

Pemkab Bireuen memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan tidak mengganggu momentum tradisi meugang bagi masyarakat. (Joniful Bahri)

KPK Alihkan Penahanan Mantan Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

By On Minggu, Maret 22, 2026

Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan bahwa mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, tidak lagi menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Yaqut kini berstatus tahanan rumah sejak Kamis, 19 Maret 2026. 

"Benar, penyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka saudara YCQ, dari penahanan di Rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis malam, 19 Maret 2026," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Menurut Budi, pengalihan penahanan tersebut merupakan permohonan yang disampaikan pihak keluarga Yaqut sejak 17 Maret 2026. Permohonan itu kemudian ditelaah oleh penyidik. 

"Permohonan tersebut ditelaah dan dikabulkan dengan pertimbangan sesuai Pasal 108 ayat (1) dan (11) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ujarnya. 

Pengalihan jenis penahanan Yaqut menjadi tahanan rumah bersifat sementara. KPK juga memastikan tetap melakukan pengawasan secara ketat. 

"Selama menjalani tahanan rumah, KPK tetap melakukan pengawasan melekat dan pengamanan terhadap yang bersangkutan," kata Budi. 

"Kami pastikan proses pengalihan penahanan sementara ini telah sesuai dengan ketentuan dan prosedur penyidikan," imbuhnya. 

Seperti diketahui, para tahanan KPK melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Ibadah tersebut difasilitasi sebagai bagian dari layanan keagamaan bagi para tahanan. 

Sejumlah tahanan yang terlihat mengikuti salat Id, di antaranya Bupati Pati nonaktif Sudewo, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, serta mantan staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. 

Selain itu, tampak pula Irvian Bobby Mahendro, Bupati nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya, dan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi. 

Namun, dari para tahanan tersebut, tidak terlihat Yaqut Cholil Qoumas. 

Pada Sabtu siang, 21 Maret 2026, Silvia Rinita Harefa, Istri mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel, turut mempertanyakan keberadaan Yaqut. 

Ia menyebut Yaqut tidak terlihat sejak Kamis malam, 19 Maret 2026. 

"Semua tahanan sebenarnya tahu, hanya saja mereka bertanya-tanya. Katanya ada pemeriksaan, tapi tidak mungkin menjelang malam takbiran ada pemeriksaan sampai hari ini belum kembali," kata Silvia di Rutan KPK. 

Menurut Silvia, Yaqut sempat dijemput pada Kamis malam untuk pemeriksaan. Namun, sejak saat itu keberadaannya tidak terlihat hingga pelaksanaan Salat Id. 

"Iya, Kamis malam sebelum Jumat. Katanya mau diperiksa. Tapi saat Salat Id, kata orang-orang di dalam, beliau tidak ada," ujarnya. (*/red)

Jokowi Hadiri Halalbihalal Bersama Prabowo di Istana

By On Minggu, Maret 22, 2026

Presiden ke-7 RI Joko Widodo menghadiri Halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.  

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Berdasarkan foto yang dibagikan Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Jokowi di halaman Istana, Sabtu sore.  

Jokowi datang bersama Istrinya, Iriana, dan anak bungsunya, Kaesang Pangarep yang juga merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Sebelum Jokowi, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarganya diketahui tiba di Istana terlebih dahulu. 

Belum diketahui pasti apakah Presiden Prabowo menerima rombongan SBY dan Jokowi dalam satu waktu dan satu ruangan atau tidak. Pihak Sekretariat Presiden belum mengonfirmasi. 

Dalam kedua pertemuan silaturahmi itu, Prabowo tampak didampingi anak tunggalnya, Didit Hediprasetyo.

Momentum silaturahim itu, menurut Istana, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperlihatkan kebersamaan para pemimpin dalam suasana Lebaran. 

Kehadiran para tokoh bangsa itu juga dinilai mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang tetap terjalin erat dalam suasana kekeluargaan. (*/red)

Sambut Wisatawan Libur Lebaran, Gubernur Andra Soni: Perkuat Pengamanan di Jalur Wisata Banten

By On Minggu, Maret 22, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni.  

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni memastikan kesiapan sektor pariwisata di Provinsi Banten dalam menyambut libur Idul Fitri 1447 Hijriah

Berbagai langkah telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur lebaran. 

"Kami melakukan koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk dengan pihak Kepolisian dan yang lainnya," kata Andra Soni usai melaksanakan Salat Idul Fitri, di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Menurut Andra Soni, usai pelaksanaan pengamanan dan pengaturan arus mudik dilanjutkan dengan Salat Idul Fitri yang berlangsung dengan lancar, pemerintah kini fokus pada pengamanan dan pengaturan di destinasi wisata yang menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur. 

“Fokus pertama kita kemarin adalah pengamanan arus mudik dan pelaksanaan Salat Id. Setelah itu, kami melanjutkan dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di wilayah-wilayah tempat wisata,” ujarnya. 

Provinsi Banten sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit di kawasan aglomerasi Jakarta. Oleh sebab itu, diperlukan kesiapan ekstra dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan begitu musim liburan. 

“Banten menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk berlibur. Oleh karena itu, kami berharap pengaturan di lapangan dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat,” ujarnya. 

Gubernur Andra Soni juga mengapresiasi seluruh aparatur yang telah berperan aktif dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2026. 

Apalagi, kata dia, keberadaan Pelabuhan Merak, Banten, menjadi salah satu titik krusial dalam pergerakan pemudik nasional

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan lancar berkat perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat,” ujarnya.

Andra Soni juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi pemerintah selama melakukan liburan. Ini dilakukan semata-mata untuk menjaga ketertiban agar libur Lebaran dapat dinikmati dengan aman dan nyaman. 

“Harapan kami, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas liburan dengan tenang dan nyaman,” ujarnya. (Welfendry)

Prabowo Rayakan Lebaran di Aceh Tamiang, Lanjut Sapa Warga di Istana Negara

By On Minggu, Maret 22, 2026

Presiden Prabowo Subianto usai melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di Aceh dan Jakarta saat momen hari Lebaran

Prabowo tampak menyalami warga dan membagikan paket sembako.

Pantauan awak media, Sabtu, 21 Maret 2026, Prabowo menjalani Salat Idul Fitri di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Aceh, sejak pukul 07.10 WIB. 

Prabowo turut mengikuti khutbah yang disampaikan oleh Khotib Kapten Inf Zulkhaizir. 

Setelah pelaksanaan Salad Id, selawat dilantunkan seraya jemaah berdiri untuk bersalaman. Para jemaah pun berbaris untuk bersalaman langsung dengan Prabowo di dekat mimbar Masjid. 

Setelah halalbihalal dengan masyarakat, Prabowo kemudian membagikan paket sembako langsung kepada warga. 

Terlihat paket itu dibungkus menggunakan tas berkelir biru yang diserahkan langsung kepada masyarakat. 

Setelah itu Prabowo sempat mengecek hunian sementara (Huntara) yang berada di dekat Masjid. Telihat bangunan Huntara itu telah rapi dan sudah ditinggali warga terdampak bencana. 

Prabowo didampingi Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Wamentan Sudaryono, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), dan Seskab Teddy Indra Wijaya. 

Prabowo mengapresiasi berbagai pihak yang telah bekerja mempercepat pemulihan bencana di Aceh Tamiang. Dia mengatakan, penanganan bencana di lokasi ini sangat cepat. 

"Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulilah hampir 100 persen," ujar Prabowo usai Salat Id. 

Prabowo mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi pengungsi di Aceh Tamiang yang tinggal di tenda. Mereka sudah beralih ke hunian tetap atau sementara yang didirikan pemerintah. 

"Di tenda sudah nggak ada lagi, 100 persen semua sudah keluar dari tenda. Masuk ke hunian sementara atau hunian tetap," ujarnya. 

Prabowo berterima kasih kepada seluruh petugas yang bekerja dalam pemulihan bencana Sumatera

Dia menyebut, perbaikan saat ini mulai dirasakan warga.

"Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas, semua apparat dari TNI-Polri dari BNPB, PU, Pemda semua K/L yang kerja luar biasa. Mereka kerja luar biasa bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dan provinsi lainnya," tutur Prabowo. 

Tak lama setelah itu, Prabowo pun langsung terbang ke Jakarta. Prabowo kembali ke Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto didampingi putranya Didit Hediprasetyo menghadiri kegiatan Open House Lebaran di Istana Negara, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Sapa Warga Saat Open House

Prabowo didampingi putranya Didit Hediprasetyo menghadiri kegiatan Open House Lebaran di Istana Negara, Jakarta. 

Prabowo dan Didit tampak menyapa secara langsung. 

Pantauan awak media di lokasi, Prabowo tiba di tenda halaman tengah Istana sekitar pukul 15.00 WIB. 

Prabowo mengenakan baju koko putih didampingi Didit yang menggunakan koko biru. 

Keduanya tampak berjalan di tengah warga yang tengah berada di lokasi. 

Prabowo tampak mengelilingi jalur antrean sajian makanan dan menyalami warga.

Warga di lokasi antusias menyambut kedatangan Prabowo. Mereka yang sedang makan seketika berhenti dan berdiri menyaksikan Prabowo. Para warga mengulurkan tangannya untuk bisa bersalaman dengan Prabowo. 

"Pak Prabowo, Pak Prabowo," terdengar teriakan warga bersahutan. 

"Hidup Pak Prabowo," timpal warga lain. 

Mereka juga mengabadikan momen kedatangan Prabowo. Didit sesekali tampak melayani ajakan warga untuk berswafoto. 

Terlihat Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga turut mendampingi Prabowo. Setelah salaman selesai, Prabowo dan Didit kembali ke Istana Merdeka. 

Acara Open House dibuka sejak pukul 12.30 WIB. Warga yang hadir diatur masuk secara bergantian guna menjaga ketertiban. 

Pengunjung diarahkan masuk melalui Wisma Negara menuju halaman tengah Istana, lokasi utama penyajian makanan. 

Warga terlihat tertib mengikuti arahan petugas saat memasuki area tersebut. 

Di tenda yang telah disiapkan, tersedia beragam hidangan khas Lebaran, seperti lontong, sate, dan rendang. 

Selain itu, tersedia pula aneka makanan lain seperti nasi dengan lauk pauk, siomay, bakso, hingga mie ayam. 

Tak hanya makanan berat, berbagai camilan dan minuman juga disajikan untuk para pengunjung. 

Warga tampak antusias mengantre untuk memilih dan mencicipi hidangan yang tersedia. 

Selain itu, anak-anak yang hadir juga mendapatkan pembagian mainan. 

Suasana Open House semakin terasa hangat dan khidmat dengan lantunan lagu-lagu selawat yang mengiringi jalannya acara. (*/red)

Salat Id di Kramatwatu, Wabup Najib Hamas Ajak Lanjutkan Kebaikan Selama Ramadan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Sabtu, 21 Maret 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Mengenakan baju koko biru, Najib Hamas didampingi sang istri Tifa Hensifa Hanum Najib

Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Asda II Febriyanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, serta pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

"Hari ini saya mewakili Ibu Bupati didampingi Pak Sekda dan Pak Asda, saya merasa bersyukur dan bahagia bisa membersamai Salat Id di Alun-alun Kramatwatu," ujar Najib Hamas. 

Najib Hamas mengatakan, hari ini adalah momentum kebersamaan bahwa ramadan telah berlalu, dan kemudian membuka lembaran baru kembali kepada fitri. 

"Semoga atas semua ibadah kita yang sudah dilaksanakan selama ramadhan di terima oleh Allah SWT, dan semua kembali kepada fitrah, yaitu memberikan kebaikan yang terus menerus berkelanjutan. Ini adalah bagian dari upaya ikhtiar untuk menjadikan mewujudkan Kabupaten Serang bahagia," tuturnya. 

Najib Hamas mengajak kepada masyarakat Kabupaten Serang untuk bersama-sama melanjutkan kebaikan-kebaikan yang dilakukan di bulan ramadhan, dan pererat tali silaturrahim persaudaraan antar sesama agar semua menjadi satu keluarga besar Kabupaten Serang. 

"Kemudian juga sampaikan doa terbaik kepada orangtua yang sudah mendahului, dan juga para guru, para pimpinan agar semuanya menjadi satu kesatuan untuk menjadi energi positif untuk mewujudkan Kabupaten Serang bahagia," pungkasnya. 

Hal senada disampaikan Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana. Ia berharap, pada momen Idul Fitri ini menjadi sebuah evaluasi untuk masyarakat Kabupaten Serang hingga hari kemenangan menjadikan masyarakat agar saling memaafkan. Kemudian menciptakan situasi yang kondusif, untuk bisa meraih berbagai kemajuan dan lain sebagainya. 

"Yang kita harapkan ini menjadi momen masyarakat Kabupaten Serang memiliki spirit untuk menang dalam segala hal di momen Hari Raya Idul Fitri ini," ujarnya. (*/red)