-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur Andra Soni Sebut Satlinmas Bagian dari Pemerintah untuk Lindungi Masyarakat

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, perlindungan masyarakat merupakan bagian penting dari kehadiran pemerintah untuk menciptakan rasa aman. 

Untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan yang memadai, penting untuk memperkuat kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

“Satlinmas merupakan unsur yang dekat dengan masyarakat dan berada di lingkungan tempat berbagai aktivitas masyarakat berlangsung. Karena itu, Satlinmas harus menjadi bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat yang dibina secara berkelanjutan dan diperkuat kapasitasnya,” ujar Andra Soni saat Rapat Koordinasi (Rakor) Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

“Penguatan Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan jumlah personel, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi, kesiapan sarana dan prasarana, kualitas informasi, serta koordinasi dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk keadaan darurat,” imbuhnya. 

Menurutnya, penyelenggaraan perlindungan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, kelurahan, hingga perangkat daerah terkait. 

Andra Soni mengingatkan agar pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat senantiasa mengedepankan sikap humanis, disiplin, proporsional, serta menghormati hak-hak masyarakat. 

“Dengan pendekatan tersebut, kita ingin membangun ketertiban yang tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pada kesadaran, pencegahan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya. 

Melalui Rakor ini, Andra Soni berharap dapat menghasilkan langkah nyata pemetaan kondisi dan kompetensi personel Satlinmas di setiap kabupaten kota, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mekanisme koordinasi, peningkatan kapasitas melalui pelatihan, dan simulasi. Termasuk penyusunan rencana aksi yang terukur dengan target dan indikator keberhasilan yang jelas. 

“Penting membangun sistem perlindungan masyarakat yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan tambahan dalam situasi darurat,” ujarnya. 

“Peningkatan perlindungan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kita memiliki modal sosial berupa budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan tradisi saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Modal sosial ini harus kita pelihara dan kembangkan menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan masyarakat,” tambah Andra Soni menjelaskan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Thephilus Lukas Ayomi mengungkapkan, dukungan pemerintah terhadap Satlinmas tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.6.7-E657/BAK tanggal 6 Mei 2025 mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Masyarakat (Simlinmas) serta penjelasan nomenklatur dan kodifikasi program dan kegiatan dalam APBD. 

Melalui kebijakan tersebut, kata dia, pemerintah daerah memiliki acuan dalam merencanakan dukungan anggaran untuk pemberdayaan Satlinmas. Termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan dan pemeliharaan sarana prasarana, pembinaan, serta penguatan koordinasi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. 

“Dukungan kebijakan dan anggaran tersebut dapat mendorong optimalisasi peran Satlinmas sebagai instrumen partisipasi masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum,” ujarnya. 

Menurutnya, melalui Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, dapat terbangun komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas personel, serta memperjelas mekanisme koordinasi dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

“Mampu memperkuat ketahanan masyarakat dan mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib, serta kondusif bagi keberlangsungan pembangunan di Provinsi Banten,” ujar Thephilus. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Herry Hermanus Horo menyampaikan bahwa penguatan Satlinmas merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan potensi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. 

Menurutnya, Satlinmas memiliki jangkauan hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga berpotensi menjadi kekuatan penting dalam mendukung penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

“Ini mungkin bagian dari anak bangsa yang seperti terlupakan. Kita coba maksimalkan dengan kerja sama dan kolaborasi serta koordinasi yang baik. Kita akan coba mengangkat harkat dan martabat serta tugas dan fungsi Linmas sebagai ujung tombak penjaga ketertiban dan keamanan di wilayah,” ujarnya. (Welfendry)

Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Wabup Serang, Muhammad Najib Hamas saat menghadiri kegiatan program PLN Peduli, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli menggandeng Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa Banten) untuk merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRIDGE Banten, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

Program tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yakni pelestarian lingkungan, pengembangan sarana olahraga, dan penguatan fasilitas literasi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan potensi siswa di wilayah kepulauan. 

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas mengapresiasi kolaborasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. 

Menurut Najib, kehadiran PLN Peduli di Kabupaten Serang bukan kali pertama. Berbagai program telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Harfa Banten, termasuk menjangkau wilayah yang jauh dari jangkauan seperti Pulau Panjang. 

"Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan. Kami sangat mengapresiasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang telah hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Najib. 

Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan mengatakan, program BRIDGE Banten merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap perkembangan generasi muda melalui dukungan fasilitas pendidikan dan lingkungan yang sehat. 

Menurutnya, PLN mempercayakan Harfa Banten sebagai mitra pelaksana atau person in charge (PIC) dalam merealisasikan sejumlah program sosial di wilayah Banten. 

"Harfa Banten telah menjadi mitra kami dalam berbagai program, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga advokasi, kesehatan, dan tanggap bencana. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Hasudungan. 

Ia menjelaskan, pemilihan SDN Pulau Panjang 2 sebagai lokasi program didasarkan pada kebutuhan sekolah serta kondisi geografisnya yang relatif jauh dari pusat perkotaan. 

"Walaupun lokasinya cukup jauh dan harus menyeberangi lautan, pemenuhan kebutuhan pendidikan tetap harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak di Pulau Panjang harus memiliki kesempatan untuk berkembang dengan baik dan memperoleh dukungan fasilitas pendidikan yang layak," ujarnya. 

Program BRIDGE Banten diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi. (*/red)

Polres Serang Gelar Operasi Sarang Narkoba, Lima Orang Diperiksa

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Satresnarkoba Polres Serang menggelar operasi penindakan terhadap lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Kamis malam, 15 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang menggelar operasi penindakan terhadap lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Ciruas dan Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis malam, 15 Oktober 2026, hingga Jumat dini hari, 16 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Serang dalam menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan terbebas dari bahaya narkoba. 

Operasi menyasar sejumlah rumah kos yang menjadi sasaran pemeriksaan berdasarkan dugaan kerawanan di lokasi tersebut. 

Di wilayah Kecamatan Ciruas, petugas melaksanakan pemeriksaan di Desa Kaserangan, sekitar pukul 22.40 WIB. Dalam kegiatan tersebut, satu orang menjalani pemeriksaan dengan hasil negatif. 

Selanjutnya, petugas bergerak ke Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, sekitar pukul 23.00 WIB. Sebanyak dua orang menjalani pemeriksaan dengan hasil negatif. 

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, pada Jumat, 16 Oktober 2026)l, sekitar pukul 00.15 WIB. Di lokasi tersebut, dua orang kembali menjalani pemeriksaan dengan hasil negatif. 

Secara keseluruhan, lima orang menjalani pemeriksaan dalam rangkaian kegiatan di tiga lokasi tersebut. 

Operasi ini melibatkan personel Satresnarkoba serta unsur satuan dan fungsi pendukung Polres Serang, meliputi Satsamapta, Satpamobvit, Satbinmas, Seksi Dokkes, dan Seksi Propam. 

Kasat Resnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Serang. 

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan pemeriksaan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan, dengan tetap mengedepankan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Bondan. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu Kepolisian dalam memerangi narkoba, mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan tempat tinggal. 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari dampak buruk narkotika,” tambahnya. 

Polres Serang menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat. 

Melalui kegiatan berkelanjutan, diharapkan lingkungan Kabupaten Serang semakin aman dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. (*/red)

Ketahuan Nikah Siri Tanpa Izin Istri, Hakim PTUN Dihukum Nonpalu Satu Tahun

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Foto ilustrasi. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi berat kepada Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang yang diperbantukan sebagai Hakim Yustisial pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta, MNH. 

Hakim tersebut disanksi nonpalu selama satu tahun. 

"Menjatuhkan sanksi kepada terlapor dengan sanksi berat berupa hakim nonpalu selama saty tahun di PT TUN Makassar dengan ketentuan tunjangan jabatan Hakim tidak dibayarkan selama menjalani sanksi Hakim nonpalu," kata Ketua MKH Suradi, seperti dikutip dari situs resmi KY, Selasa, 13 Oktober 2026. 

MNH dinyatakan terbukti melakukan pernikahan siri tanpa izin atasan dan persetujuan istri sah. 

Sanksi tersebut diputuskan saat sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) di Gedung MA, Senin, 12 Oktober 2026. 

MNH dinyatakan terbukti melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil. 

Ketentuan tersebut mengatur PNS pria yang hendak beristri lebih dari satu orang wajib memperoleh izin terlebih dahulu dari pejabat yang berwenang. 

"Menyatakan terlapor MNH telah terbukti melanggar Peraturan Bersama MA dan KY Nomor 02/PB/MA/IX/2012 dan 02/PB/P.KY/09/2012 tentang Panduan Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, huruf c. angka 5 berintegritas tinggi, angka 7 menjunjung tinggi harga diri, dan angka 8 berdisiplin tinggi," kata Suradi. 

MNH dinyatakan terbukti menikah lagi secara siri tanpa memperoleh izin dari pejabat yang berwenang ataupun persetujuan istri pertamanya. 

Fakta tersebut terungkap saat DA menjenguk MNH yang sedang dirawat di rumah sakit di Serang, Banten. 

Dalam kesempatan itu, MNH mengakui telah menikah lagi tanpa menyebutkan identitas istri sirinya yang kemudian terungkap berinisial AAS. 

Diketahui, MNH dan AAS menikah siri sejak 2022 atau sekitar enam bulan setelah MNH dimutasi ke PTUN Serang. 

Dari pernikahan siri dengan AAS, MNH memiliki dua anak kandung dan seorang anak sambung dari pernikahan AAS sebelumnya. 

Sementara dari pernikahannya dengan istri sah DA, MNH telah dikaruniai enam orang anak. 

DA diketahui telah tiga kali mengirimkan surat pencabutan laporan terhadap MNH, masing-masing pada Juni, Juli, dan Oktober 2024, setelah MNH diperiksa oleh Badan Pengawasan MA pada April 2024. 

Pencabutan laporan tersebut dilakukan DA atas pertimbangan kebutuhan nafkah dan kasih sayang bagi anak-anak mereka. 

Dalam persidangan juga terungkap bahwa MNH pernah mengajukan izin perceraian pada 2024. Tetapi dia mencabut pengajuan tersebut dengan alasan keputusan diambil karena emosi sesaat. 

Dalam pembelaannya, MNH mengakui kesalahannya karena melakukan pelanggaran etik. Namun MKH menilai perbuatan MNH terbukti melanggar. 

Diketahui, sidang MKH usulan MA tersebut dipimpin Hakim Agung Suradi, dengan anggota Hakim Agung Ennid Hasanuddin dan Diana Malemita Ginting. 

Sementara itu, anggota KY yang menjadi anggota MKH adalah Abhan, Setyawan Hartono, F Willem Saija, dan Anita Kadir. (*/red)

TNI AL Bahas Rencana Pembentukan Batalyon Sniper

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Foto ilustrasi. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Korps Marinir TNI AL berencana memiliki Batalyon Sniper untuk meningkatkan kemampuan tempur dan ketepatan dalam pelaksanaan operasi. 

Hal tersebut terungkap dalam pembahasan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama jajaran TNI AL, Senin, 12 Oktober 2026. 

"Selain itu, dibahas pula kebutuhan penambahan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan rencana pembentukan Batalyon Sniper guna meningkatkan kemampuan tempur serta ketepatan pelaksanaan operasi,” tulis Korps Marinir dalam keterangan pers. 

Korps Marinir juga mengharapkan penambahan satuan bantuan udara yang dimiliki pasukan baret ungu. 

Bukan hanya itu, pembahasan dengan KSAL itu juga mencakup rencana validasi organisasi melalui penambahan satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia. 

“Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat postur pertahanan, meningkatkan jangkauan operasi, serta mengoptimalkan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah yurisdiksi nasional,” tulis Korps Marinir. 

Di sisi lain, TNI AL akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada prajurit Korps Marinir yang melumpuhkan tiga anggota OPM di kawasan hutan Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Jumat, 09 Oktober 2026. 

"Dalam kegiatan tersebut, KSAL menyampaikan bahwa prajurit yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa dan kesempatan mengikuti pendidikan,” ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam pembahasan yang dilakukan secara virtual. 

Menurutnya, penghargaan merupakan bentuk pengakuan atas keberanian, dedikasi, dan profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas operasi demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*/red)

Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026 Usai Taklukkan Gandapura Lewat Adu Penalti

By On Jumat, Oktober 16, 2026

Bupati Bireuen, Mukhlis menyerahkan piala kepada tim Kecamatan Jangka setelah berhasil keluar sebagai juara Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Tim Kecamatan Jangka berhasil keluar sebagai juara Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Gandapura melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga waktu normal. 

Kejuaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut resmi ditutup oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kamis sore, 15 Oktober 2026. 

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang. 

Turnamen yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemoab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) itu berlangsung sejak 27 September 2026 dan diikuti 17 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Dalam laga final, Jangka dan Gandapura tampil bersaing ketat. Kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Jangka akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2. 

Sebagai juara pertama, Kecamatan Jangka berhak membawa pulang Piala Bupati Bireuen dan uang pembinaan sebesar Rp 35 juta. Piala dan hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis. 

Sementara itu, Kecamatan Gandapura menempati posisi kedua dan menerima piala serta uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. Hadiah diserahkan oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T. 

Adapun posisi juara ketiga bersama diraih Kecamatan Kota Juang dan Kecamatan Samalanga. Kedua tim masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 2 juta yang diserahkan oleh Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I. 

Dua tim, Jangka dan Gandapura tampil pada final Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, di Lapangan RTH Cot Gapu. 

Sementara untuk penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen berlangsung. 

Wais Al Qarni dari Kecamatan Jangka terpilih sebagai pemain terbaik (best player) dan menerima piala serta uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Zulfikar Siregar, S.H., M.H. 

Sementara itu, penghargaan pencetak gol terbanyak (top scorer) diberikan kepada Putra perwakilan tim Kecamatan Gandapura. 

Penghargaan ini diberikan karena sejumlah pemain mencatatkan jumlah gol yang sama selama kejuaraan. Uang pembinaan sebesar Rp 1 juta diserahkan oleh Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T. 

Ketua Panitia Kejuaraan, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemekab Bireuen, pihak kecamatan dan desa, KONI Bireuen, serta PSSI Kabupaten Bireuen atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada aparat keamanan, tenaga medis, para pendukung kegiatan, seluruh tim peserta, panitia, dan masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah berkontribusi sehingga kejuaraan berlangsung dengan sukses dan lancar. 

"Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda olahraga dalam rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen sekaligus menjadi wadah bagi para pemain antarkecamatan untuk menunjukkan kemampuan dan mempererat silaturahmi melalui olahraga sepak bola," sebutnya. (Joniful Bahri)

Siswa SD islam An-Nur Kota Serang, Almeer Sya'ban Bahri, Raih Medali Perak di Ajang Taekwondo Internasional

By On Jumat, Oktober 16, 2026



TANGERANG, - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Kota Serang. Almeer Sya'ban Bahri (10), siswa SD ISLAM An-Nur Cipocok Kota Serang, berhasil menyabet medali perak (Silver Medal) dalam ajang kejuaraan taekwondo internasional bertajuk "Pugnator International Open Taekwondo Grandslam Youth Champions 2026".



Kejuaraan berskala internasional tersebut diselenggarakan pada 2–4 Oktober 2026 berlokasi di Indoor Stadium, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Kompetisi ini didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).



Almeer, yang bertanding membawa nama klub ONE Taekwondo Fighter, tampil luar biasa pada kategori Kyorugi Pra-Cadet Male (Over 45 / Min 45.01kg) hingga berhasil mengamankan posisi kedua dan membawa pulang medali perak.



Istimewanya, dalam ajang kejuaraan bergengsi ini Almeer berlaga bersama sang kakak, Farhan Sanur Ramadhan (20) yang juga turut tampil gemilang dan sukses menorehkan hasil maksimal dengan mendapatkan gold medal Kyorugi 80,1 - 87 kg.



Keberhasilan kakak-beradik ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga serta perguruan yang menaungi mereka.



Capaian ini menjadi bukti bakat, kedisiplinan, dan kerja keras Almeer beserta sang kakak dalam bidang olahraga bela diri taekwondo, sekaligus mengharumkan nama sekolah SD Islam An-Nur Cipocok Kota Serang di tingkat internasional.



Diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri.

Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) Gelar Aksi Damai, Dirikan Tenda Selama Tiga Hari Di Kantor Pertanahan BPN Kota Serang

By On Jumat, Oktober 16, 2026

  



Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) berencana menggelar aksi unjuk rasa damai sekaligus mendirikan tenda selama tiga hari di Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang. 


Aksi ini ditujukan untuk mendorong klarifikasi atas dugaan ketidaksesuaian proses penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) serta meminta transparansi pengelolaan pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2025.


Melalui materi pemberitahuan aksi, aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) menyatakan akan menyampaikan aspirasi, menyerahkan hasil kajian, dan meminta penjelasan resmi dari pihak terkait. Aliansi menekankan bahwa seluruh persoalan yang diangkat masih berada dalam tahap permintaan klarifikasi dan pemeriksaan, bukan kesimpulan atas adanya pelanggaran.


KMB berharap Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang membuka ruang dialog serta memberikan jawaban berdasarkan dokumen, data, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan


Rencana Aksi: Tenda Tiga pada Hari 20 sampai 22 Oktober 2026 Aksi direncanakan berlangsung secara damai dengan pendirian tenda selama tiga hari di lingkungan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang.


Selain menyampaikan tuntutan, KMB meminta audiensi resmi untuk membahas dokumen kajian dan sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan.


Aliansi Kajian Monitoring Banten menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan administrasi pertanahan dan pengelolaan anggaran negara. 


KMB juga meminta agar tanggapan instansi disampaikan secara terbuka dan tertulis sehingga dapat dipahami publik.


Minta Klarifikasi atas Proses Penerbitan SHM: 


Salah satu agenda utama Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) adalah meminta penjelasan mengenai proses penerbitan SHM pada objek tanah tertentu di wilayah Kota Serang


Atas informasi tersebut, kami meminta kejelasan apakah penerbitan SHM telah didahului pemeriksaan fisik dan penelitian data yuridis secara menyeluruh. 


Aliansi juga mempertanyakan kesesuaian data pertanahan pada ATR/BPN dengan dokumen yang tercatat di pemerintah daerah.


Klarifikasi yang diminta mencakup letak, batas, luas, status, serta riwayat tanah. KMB juga mendorong pencocokan data lintas instansi apabila terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian antar dokumen.


Koordinator Aliansi Kajian Monitoring Banten prayudha p pradana menegaskan bahwa penyampaian isu tersebut merupakan permintaan pemeriksaan dan penjelasan, bukan upaya menghakimi pihak tertentu sebelum adanya hasil verifikasi dari instansi berwenang.


Tuntut Evaluasi Pengadaan Tahun Anggaran 2025 Selain isu pertanahan, prayudha akan meminta transparansi dan evaluasi menyeluruh terhadap paket pengadaan barang dan jasa di Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang Tahun Anggaran 2025,ucapnya.


Evaluasi yang didorong meliputi kesesuaian antara perencanaan, penganggaran, proses pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, hingga pertanggungjawaban keuangan. 


Menurut prayudha, setiap paket pengadaan harus didukung dokumen yang lengkap agar prosesnya dapat ditelusuri dan diuji sesuai ketentuan.


Poin yang menjadi perhatian Aliansi Kajian Monitoring Banten meliputi:


1.Dasar kebutuhan dan perencanaan setiap paket pengadaan.


2.Kewajaran nilai pengadaan berdasarkan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, HPS, dan harga pasar yang relevan.


3.Kesesuaian data Rencana Umum Pengadaan (RUP), proses pemilihan penyedia, kontrak, serta dokumen realisasi pekerjaan.


4.Kelengkapan administrasi dan pemenuhan persyaratan penyedia.


5.Bukti pelaksanaan pekerjaan, berita acara serah terima, serta dokumen pembayaran.


6.Klarifikasi tertulis atas perbedaan nilai, status, nama paket, atau informasi lain dalam data kajian.


Apabila ditemukan ketidaksesuaian yang terverifikasi, prayudha juga meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui pengawasan internal maupun mekanisme hukum sesuai kewenangan, tuturnya.


Sepuluh Poin Tuntutan Aliansi Kajian Monitoring Banten Dalam materi aksi, menyampaikan sejumlah tuntutan utama kepada Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang, antara lain:


1.Memberikan klarifikasi resmi mengenai proses penerbitan SHM pada objek tanah yang menjadi perhatian.


2.Melakukan pemeriksaan dan verifikasi menyeluruh terhadap dokumen pertanahan.


3.Mencocokkan data fisik dan data yuridis objek tanah.


4.Berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Serang apabila terdapat perbedaan data lintas instansi.


5.Membuka informasi yang dapat disampaikan kepada publik sesuai ketentuan keterbukaan informasi.


6.Mengevaluasi perencanaan dan nilai anggaran pengadaan Tahun Anggaran 2025.


7.Memeriksa proses pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, dan pertanggungjawaban pengadaan.


Memberikan klarifikasi tertulis atas perbedaan informasi dalam dokumen pengadaan.


Meminta Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten melakukan supervisi dan evaluasi sesuai kewenangan.


Membuka ruang audiensi resmi untuk membahas hasil kajian dan tindak lanjut atas persoalan yang disampaikan.


Kami juga mendorong pengawasan internal apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi ketidaksesuaian administrasi atau pelaksanaan pekerjaan.


Dorong Klarifikasi Terbuka dan Tindak Lanjut Terukur prayudh menegaskan bahwa aksi damai dan pendirian tenda merupakan sarana penyampaian aspirasi masyarakat. 


prayudha berharap pihak terkait merespons tuntutan tersebut melalui penjelasan yang jelas, terbuka, dan berbasis dokumen.


“Kami datang bukan untuk mencari keributan. Kami datang untuk menyampaikan aspirasi Teori tanpa aksi hanya menjadi Wacana"


Karena itu, kami meminta keterbukaan, penjelasan, dan tindak lanjut yang nyata atas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” demikian pesan dalam materi aksi.


prayudha menyatakan setiap dugaan pelanggaran yang terbukti melalui pemeriksaan harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan kewenangan instansi terkait. 


Aliansi Kajian Monitoring Banten juga berharap pengawasan publik dapat mendorong tata kelola pertanahan dan pengadaan yang transparan, akuntabel, profesional, serta bertanggung jawab.tutupnya

Praktik Prostitusi dan Bisnis Miras Ilegal THM Cilegon Disorot, Satpol PP Jangan tebang pilih

By On Jumat, Oktober 16, 2026



​CILEGON – Bisnis tempat hiburan malam (THM) di Kota Cilegon makin meresahkan warga. Praktik penjualan minuman keras (miras) tanpa izin hingga penyediaan dan transaksi wanita penghibur secara bebas mendesak Pemerintah Kota Cilegon untuk segera mengambil tindakan drastis.

​Kondisi ini memicu desakan publik agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon memeriksa ulang seluruh izin usaha karaoke dan diskotek. Banyak tempat hiburan diduga menyalahgunakan izin restoran untuk melegalkan penjualan miras ilegal dan menyediakan lady companion (LC) hingga jelang subuh.

​Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Sam Wangge, menegaskan pihaknya siap menyisir dan menindak THM yang terbukti menjual miras tanpa izin serta memfasilitasi bisnis prostitusi.

​"Intinya, kami tetap melakukan pengawasan dan koordinasi. Jika ditemukan pelanggaran yang terbukti, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku," tegas Sam, Kamis (15/10/2026).

​Sam mengakui adanya indikasi kuat penyalahgunaan izin usaha. Sebagian besar tempat hiburan mendaftarkan usahanya sebagai rumah makan atau restoran, tetapi pada praktiknya beroperasi layaknya diskotek yang menjual miras dan menyediakan wanita pemandu lagu.

​"Kafe-kafe rata-rata perizinannya untuk restoran. Kita tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan perizinan tersebut. Namun, penindakan tetap harus berdasarkan bukti pemeriksaan yang jelas," lanjutnya.

​THM Kaliyana Mita Disorot: Bisnis Miras dan Prostitusi Daring

​Sorotan tajam salah satunya tertuju pada THM Kaliyana Mita di kawasan Sukmajaya, Kecamatan Jombang. Tempat ini diduga kuat menjadi sarang peredaran miras tak berizin dan penyedia wanita penghibur yang beroperasi hingga mendekati waktu subuh. Tidak hanya itu, hotel yang berada tepat di belakang area THM tersebut disinyalir kuat dijadikan lokasi mangkal dan transaksi prostitusi daring (online).

​Warga menilai penegakan Perda oleh Satpol PP masih tebang pilih. Ketegasan petugas saat menertibkan pedagang kecil di kawasan Bonakarta pada Selasa (13/10/2026) berbanding terbalik dengan pembiaran terhadap bisnis miras dan eksploitasi wanita di THM.

​"Sama pedagang kecil berani tegas, tapi sama THM Kaliyana Mita yang jelas-jelas jualan miras dan ada wanita penghibur sampai subuh malah lemah. Ada apa ini? Jangan tebang pilih dong," cetus Isman, warga Kecamatan Jombang, Rabu (14/10/2026).

​Masyarakat menuntut Satpol PP Kota Cilegon tidak berlindung di balik prosedur administratif dan segera menutup THM yang menyalahgunakan izin untuk bisnis miras ilegal serta prostitusi.

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Ank Tiri

By On Kamis, Oktober 15, 2026

  



Jakarta - Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan dan dampak karhutla yang berkepanjangan, mulai membuat masyarakat frustasi dan marah karena kehidupan mereka sehari-hari sangat terganggu.


“Kondisi ini membuat kita terusik. Bahkan, di tengah kesulitan masyarakat di daerah-daerah rawan karhutla, kita mendengar berita adanya operasi tangkap tangan KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ini mengusik rasa kemanusiaan kita,”ujar Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane saat membuka Diskusi Kebangsaan FWK di Jakarta, Rabu (14/10/2026).


Hadir dalam diskusi hibrida ini, Hendry Ch Bangun, mantan Ketua Dewan Pers 2019-2022 serta sejumlah pengurus FWK dan  pemimpin redaksi media massa. Sementara teman-teman FWK yang hadir secara daring (online), di antaranya M Harris Sadikin (Palangka Raya); Zainal Helmie (Banjarmasin); Endro S Effendi (Samarinda); IGMG Dwikora (Bali) dan Suroso Miswan (Papua Tengah).


Beberapa masalah daerah yang berdampak secara nasional menjadi isu hangat dalam diskusi ini. Selain masalah karhutla, FWK juga membahas masalah kelangkaan BBM di Bali. Di sejumlah SPBU, warga harus mengantre berjam-jam untuk dapat membeli BBM.


“Dampak kelangkaan BBM ini sangat luas, baik di bidang transportasi, pariwisata dan Pendidikan,”ujar Dwikora.


*Anak Tiri*


Tokoh pers di Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengemukakan, masyarakat menghadapi masalah serius karena karhutla yang berkepanjangan telah menganggu kesehatan masyarakat, kehidupan ekonomi rakyat, transportasi dan pendidikan.


Dikatakan, sekolah-sekolah sudah diliburkan dan anak-anak harus belajar dari rumah, serta tidak adanya jadwal penerbangan yang pasti, ini hanya sebagian kecil kesulitan yang dihadapi masyarakat. Ini menunjukkan pemerintah kurang serius menangani Karhutla.


“Terkesan karhutla kurang mendapat prioritas. Anggarannya terbatas,”ujar Helmie, Koorda FWK Kalsel.


Tidak heran, jika ada persepsi Kalimantan Selatan menjadi anak tiri, karena bukan termasuk daerah yang mendapat prioritas tinggi dalam penanganan karhutla. Saat ini, fokus pemerintah pusat pada Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.


Kabut asap tebal menyelimuti kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), hampir setiap hari. Tak heran jika wartawan senior, Harris Sadikin menyebut sudah hampir sebulan, tidak ada penerbangan dari Palangka Raya.


Akibat adanya kabut tebal, warga menghindari beraktivitas di luar rumah. Yang terkena dampaknya adalah UMKM karena omsetnya turun cukup drastis. Ini berpotensi mengakibatkan kredit macet di bank meningkat. Ekonomi melambat.


“Hingga kini, hampir dua bulan anak-anak tidak masuk sekolah. Semua anak belajar dari rumah,”tambah Harris, Koorda FWK Kalteng.


Kondisi darurat karhutla juga disampaikan koorda di Kalimantan Timur, Endro S Effendi. Masyarakat, katanya, sangat merasakan dampaknya.


Koorda FWK di Papua Tengah, Suroso Miswan menyebut masalah karhutla dan kemarau panjang mengakibatkan kesulitan hidup masyarakat.


Wartawan senior M Nasir, Dr Budi Nugraha, Rudi Sitompul, Dadang Rachmat, Berman Nainggolan, Herwan Pebriansyah dan Iqbal Risyad (Pimred VOI) juga menyoroti dan mempertanyakan mengapa pemerintah belum memanfaatkan tawaran bantuan negara-negara sahabat Indonesia.


Hendry Ch Bangun menyatakan karhutla yang berkepanjangan di Kalsel, Kaltim dan Kalteng membuat rakyat frustasi dan marah karena kehidupan mereka terganggu, tidak saja masalah kesehatan yang memburuk, ekonomi yang mulai macet hingga pendidikan dan transporasi yang terganggu. Sementara belum terlihat upaya sistematis dan tepat dari pemerintah pusat.


Setidaknya kebijakan Presiden Prabowo dalam penanganan Karhutla, termasuk instruksinya dalam mempercapat pemadaman, baik lewat operasi darat dan udara di sejumlah wilayah, belum dirasakan langsung manfaatnya. Masyarakat masih berjuang menghadapi kabut asap.


Herry Sinamarata, Koordinator Ekonomi FWK menambahkan, pemerintah harus segera memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat termasuk UMKM yang sedang kesulitan menghadapi dampak  negatif karhatlu. Jangan menunggu apinya padam, baru bergerak!.

Perkumpulan Urang Banten (PUB) Salurkan Bantuan Bibit Tanaman Untuk Masyarakat Baduy

By On Kamis, Oktober 15, 2026

  



Serang // Perkumpulan Urang Banten (PUB) bidang penanggulangan bencana lakukan kegiatan penyaluran bantuan bibit tanaman sebanyak 2.660 ke Kampung Cipere, Kabupaten Lebak Provinsi Banten pada hari Selasa 13/10/2026. 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus dan anggota Perkumpulan Urang Banten (PUB) bidang penanggulangan bencana diantaranya Wakil Ketua Umum Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Badan Kordinasi Penanggulangan Bencana H.Nana Sujana (Ki Nana Sujana), Wakil Ketua BKPB Koswara Mulyana (Ki Koswara), Anggota BKPB H.Epi Kunaepi (Ki Epi) serta Sekretaris BKPB Hendi Effendi yang akrab disapa Asep Hendi (Ki Asep Hendi).


Ki Nana Sujana mengatakan bahwa Bibit tanaman tersebut diberangkatkan dari Pusat Persemaian Rumpin, Bogor sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Kampung Cipere sekitar pukul 14.00 WIB. Bantuan bibit pohon diterima langsung oleh perwakilan masyarakat adat Baduy yang bernama Kang Ciwing. Seluruh bibit diterima dalam kondisi baik dan siap disalurkan kepada masyarakat yang berada di wilayah Baduy dan sekitarnya untuk menjaga ekosistem alam dan pelestarian lingkungan.


“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam gerakan penghijauan untuk menjaga pelestarian lingkungan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya. Keberhasilan distribusi ini menjadi wujud komitmen PUB bersama panitia dan masyarakat adat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata, kolaborasi serta semangat gotong royong.” jelasnya


Proses penurunan dan pengangkutan bibit berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebersamaan. Masyarakat adat Baduy turut bergotong royong memindahkan bibit dari kendaraan pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke sejumlah kampung adat terdekat sebagai persiapan penanaman. tutur Ki Nana


“Keterlibatan langsung masyarakat adat menjadi bagian penting dari gerakan Baduy Lestari. Pelestarian lingkungan tidak hanya berkaitan dengan penanaman pohon, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat sebagai penjaga alam sekaligus pewaris kearifan lokal.” ungkap Ki Nana


Ditempat yang sama Ki Asep Hendi menyampaikan bahwa “Melalui Giat Baduy Lestari 2026, Perkumpulan Urang Banten (PUB) terus melakukan sinergi dengan masyarakat khususnya masyarakat Baduy untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan agar menjadi lebih asri sehingga manfaatnya bukan hanya dirasakan hari ini, tahun ini namun dapat dirasakan untuk generasi penerus di masa yang akan datang. 


Distribusi gelombang pertama sejumlah 2.660 di Kampung Cipere merupakan bagian dari rangkaian Giat Baduy Lestari 2026 yang menargetkan penyaluran bibit tanaman secara keseluruhan sebanyak 70.000 ke kawasan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya. ungkapnya


Program yang digagas dengan semangat kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat alam. Jelasnya


Bagi PUB, gerakan Baduy Lestari menjadi salah satu wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat adat Banten. Upaya ini menegaskan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui tindakan yang nyata dan berkelanjutan. Pungkasnya.

Satu Abad Kebangkitan KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Akan Dianugerahi Penghargaan Bersejarah di Hari Sumpah Pemuda ke-98

By On Rabu, Oktober 14, 2026

 



Jakarta — Sebuah momentum sakral yang akan mengubah jalannya sejarah pemuda Indonesia bersiap untuk menghentak tanah air. Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026 bukan lagi sekadar seremoni tahunan yang berlalu begitu saja.


Di bawah atmosfer perjuangan yang membara, Gedung Pemuda KNPI Pusat di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, akan menjadi saksi bisu lahirnya sebuah epos baru: Konsolidasi Akbar Pemuda Indonesia Menuju Satu Abad Kebangkitan Pemuda!


Ketua Umum DPP KNPI, Dr. HM. Ali Hanafiah, mengambil langkah strategis dengan menunjuk Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Slamet Puja Raharjo, sebagai Ketua Panitia Hari Sumpah Pemuda Tingkat Nasional ke-98 yang akan dilangsungkan di Gedung Pemuda nasional. Di pundak kepanitiaan ini, sebuah gerakan raksasa sedang dirancang untuk mengguncang dan menyatukan energi pemuda dari Sabang sampai Merauke.


Dengan mengusung tema yang membakar semangat, "Gerakan Nasional Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak," momentum ini dipastikan akan memijarkan kembali api persatuan yang pernah dinyalakan pada tahun 1928.


Tidak main-main, Gedung Pemuda akan disesaki oleh ribuan perwakilan pemuda tangguh dari 38 provinsi di seluruh Indonesia, berbaur bersama para tokoh pemuda nasional yang kini menduduki posisi-posisi krusial di peta kekuasaan dan kebijakan negara.


"Ini adalah babak baru. Momentum Sumpah Pemuda kali ini adalah ikrar suci untuk menyatukan seluruh darah, keringat, dan gagasan pemuda di tanah air. Kita tidak hanya berkumpul, kita sedang menggerakkan gelombang perubahan yang dampaknya akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia!" tegas Ketua Panitia, Slamet Puja Raharjo, dengan nada penuh optimisme, ketika ditemui para awak media Rabu (14/10/2026).


Puncak Ketegangan: Penganugerahan KNPI Award 2026

Di balik gemuruh konsolidasi akbar ini, atmosfer acara dipastikan akan mencapai titik kulminasi paling dramatis saat lampu panggung menyorot sepuluh nama besar. DPP KNPI secara resmi mengumumkan akan menganugerahkan KNPI Award 2026 kepada 10 Tokoh Nasional paling berpengaruh. 


Mereka adalah para ksatria bangsa, jajaran tokoh inspiratif yang rekam jejak, kiprah, dan kontribusinya telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan mempertahankan serta memajukan NKRI.


Berdasarkan keputusan rapat final yang berlangsung tegang dan penuh pertimbangan matang, berikut adalah 10 Tokoh Nasional yang terpilih untuk menerima penghargaan tertinggi pemuda Indonesia:


1. Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH (Wakil Ketua DPR RI)

2. Jenderal Polisi DR (HC) Suyudi Ario Seto, S.I.K,. SH., M.Si (Kapolri)

3. Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP (Mentan)

4. Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, SH,. MH., LL.M 

5. H. Yandri Susanto, S.Pt,. M.Pd (Mendes)

6. DR. Sudaryono, B.Eng,. MM (Kepala MBG(

7. Mayor Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

8. Andra Soni, SM, M.Ap  (Gubernur Banten)

9. DR. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM (Gubernur DKI Jakarta)

10. Sherly Tjoanda Laos (Gubernur Maluku Utara)


Sepuluh nama ini adalah simbol dari dedikasi tanpa batas. Kehadiran mereka di atas panggung Gedung KNPI Pusat pada 28 Oktober nanti bukan hanya untuk menerima trofi, melainkan untuk menerima estafet amanah dari seluruh pemuda Indonesia demi menyongsong satu abad kebangkitan bangsa.


Sebanyak 10 orang tokoh ini akan menerima penghargaan dengan nominasi yang berbeda-beda. 

Sejarah baru sedang ditulis. Gemuruhnya sudah terdengar. Bersiaplah menjadi saksi mata dari bangkitnya raksasa muda Indonesia!.

Bireuen Berselawat di HUT ke-27: Merawat Persatuan, Menguatkan Semangat Bangkit Pascabencana

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menutup rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, dengan tema Bireuen Berselawat, di Halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Bireuen Berselawat di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin malam, 12 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Lantunan selawat yang menggema di dalam dan sekitar Masjid menciptakan suasana religius dan khusyuk. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan pemulihan pascabencana. 

Suasana haru terasa saat video kilas balik diputar setelah salat Isya. Tayangan tersebut menampilkan perjalanan pembangunan Bireuen, kondisi saat bencana melanda, serta upaya pemerintah dan masyarakat untuk bangkit menghadapi berbagai tantangan. 

Dukungan terhadap kebangkitan Bireuen turut disampaikan Irini Dewi Wanti, S.S., MSP., perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, melalui pesan video berisi ucapan selamat dan dukungan moral kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. 

Menurut Mukhlis, pembangunan Bireuen membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Ulama, Akademisi, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Keuchik, Aparatur Gampong, hingga Masyarakat luas. 

"Berbagai capaian pembangunan bukan semata-mata hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah buah dari kontribusi kolektif semua unsur,” ujarnya. 

Ia menegaskan, semangat Bireuen Berselawat tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam perilaku jujur, adil, santun, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama warga terdampak bencana. 

Mukhlis juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan daerah, meliputi penguatan nilai keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, penyediaan rumah layak huni, serta penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian. 

Selain itu, rekonstruksi infrastruktur pascabencana perlu memperhatikan ketahanan lingkungan agar pembangunan tidak hanya memulihkan kondisi daerah, tetapi juga mendukung keselamatan masyarakat dalam jangka panjang. 

Di tengah peringatan HUT yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses terhadap fasilitas publik masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Bireuen. 

Melalui kegiatan Bireuen Berselawat, masyarakat diharapkan semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mendukung pemulihan serta pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Bantuan Peralatan Usaha kepada 20 Wirausaha Kuliner Pemula di Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Wakil Ketua I DPRA, yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh tersebut diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRA. 

Penyerahan berlangsung di kompleks perumahan Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa 13 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan Diskop UKM Aceh. 

Yah Fud mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga. 

Peralatan yang diberikan disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Pelaku usaha kerupuk kulit mendapatkan mesin press kemasan dan freezer. Sementara pelaku usaha kedai kopi menerima mesin kopi, penggiling kopi (grinder), dan kompor. Adapun pelaku usaha kue memperoleh kompor, oven, dan mixer. 

Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Kota Juang, Juli, Peusangan Siblah Krueng, Pandrah, Simpang Mamplam, dan Samalanga. 

Yah Fud menjelaskan, penyaluran bantuan pada 2026 tersebut merupakan kali kesembilan. Selain peralatan usaha, bantuan yang diperjuangkannya melalui berbagai program juga mencakup kebutuhan pangan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan becak, serta bentuk bantuan sosial lainnya. 

Menurutnya, proses penyaluran bantuan pemerintah membutuhkan waktu karena calon penerima harus melalui tahapan verifikasi ulang oleh instansi terkait untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. 

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, saya berharap tetap bersabar karena semuanya membutuhkan proses. Insya Allah, usulan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan akan kita perjuangkan kembali pada tahun berikutnya,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, usulan bantuan tersebut berawal dari kegiatan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun kemudian diperjuangkan melalui Pokir DPRA sebelum diproses oleh pemerintah dan disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. 

Yah Fud juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan peralatan yang diberikan sesuai peruntukannya dan tidak menjualnya kepada pihak lain. 

"Bantuan ini bukan untuk dijual, melainkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Jika ditemukan penerima yang menjual bantuan tersebut, tentu akan menjadi catatan dalam penyaluran bantuan selanjutnya,” tegasnya. 

Ia berharap, bantuan peralatan usaha tersebut dapat membuka peluang kerja, meningkatkan produktivitas, serta membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha kuliner, agar lebih mandiri secara ekonomi. 

Dalam kesempatan itu, Yah Fud turut mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan mempertimbangkan kepedulian serta kontribusi nyata kepada masyarakat, bukan karena imbalan uang saat pemilihan. 

Menurutnya, membantu masyarakat merupakan tanggung jawab bersama seluruh wakil rakyat. 

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan dalam pengurusan proposal bantuan, termasuk bantuan rumah bagi kaum duafa, merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi persyaratan administrasi agar proses pengajuan dapat berjalan lebih mudah. (Joniful Bahri)

Kecamatan Jeumpa Raih Tiga Prestasi pada HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Camat Jeumpa, Rusli S.Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan dari Bupati Bireuen, H Muhlis ST pada malam apresiasi seni, di halaman pendopo bupati setempat, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, berhasil meraih tiga prestasi dalam rangkaian perlombaan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Prestasi tersebut meliputi juara pertama perpustakaan terbaik, juara pertama stan UMKM terbaik bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga penyaji terbaik Festival Meurukon antarkecamatan. 

Penghargaan bagi para pemenang diserahkan dalam acara malam apresiasi seni yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Adapun prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa, yakni juara pertama perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Bireuen melalui Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh. Selanjutnya, juara pertama stan UMKM terbaik yang diraih bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga kategori penyaji terbaik dalam Festival Meurukon antarkecamatan se-Kabupaten Bireuen. 

Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai unsur, mulai dari Muspika, para Keuchik, Sekretaris Desa (Sekdes), perangkat Gampong, pegawai Kantor Camat Jeumpa, hingga seluruh masyarakat Kecamatan Jeumpa. 

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama, hasil kerja sama seluruh unsur Pemerintah Kecamatan Jeumpa, tokoh masyarakat, para Keuchik, Sekdes, serta seluruh pegawai kantor kecamatan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ujar Rusli. 

Camat Jeumpa, Rusli S. Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan stand terbaik rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh, serta Grup Rukoen Pintoe Kuta, Gampong Lipah Rayeuk, yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama Kecamatan Jeumpa dalam berbagai perlombaan tersebut. 

Rusli berharap, prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kreativitas, kekompakan, dan partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah. 

"Ke depan, kita akan terus berbuat dan berupaya membawa nama Kecamatan Jeumpa ke arah yang lebih baik," katanya. 

Selain menjadi ajang kompetisi dan pelestarian budaya, rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut turut memberikan ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

Prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa menjadi bukti pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintahan Gampong, pelaku usaha, pegiat budaya, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan daerah sekaligus memperkuat potensi lokal. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tutup Lomba HUT ke-27, Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan dilanjutkan dengan Malam Pagelaran Seni, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dengan menjunjung tinggi kreativitas, kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas. 

Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, Ketua BKMT Kabupaten Bireuen, serta masyarakat. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, penutupan rangkaian perlombaan bukan sekadar seremoni penyerahan penghargaan kepada para pemenang, melainkan juga bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam berkompetisi secara sehat. 

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan perlombaan tidak hanya ditentukan oleh prestasi dan jumlah juara yang diraih, tetapi juga oleh tingginya partisipasi masyarakat, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai positif yang tumbuh selama kegiatan berlangsung. 

"Malam ini kita khususkan untuk merayakan keringat, kerja keras, serta sportivitas yang telah ditunjukkan oleh para peserta melalui berbagai cabang perlombaan yang telah usai digelar,” ujar Mukhlis. 

Ia berharap, semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah ditunjukkan para peserta dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Selain memeriahkan hari jadi daerah, berbagai perlombaan tersebut diharapkan mampu mendorong kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Bireuen. 

Rangkaian acara penutupan semakin semarak dengan penyelenggaraan Malam Pagelaran Seni yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Bireuen. 

Momentum tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Pengemudi Ojek Raih Sepeda Motor Ajang Jalan Santai HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T saat menyerahkan kunci sepeda motor hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Muslim, seorang pengemudi ojek asal Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, tak menyangka keikutsertaannya dalam kegiatan jalan santai gratis memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen berbuah keberuntungan. Nomor undiannya terpilih sebagai pemenang satu unit sepeda motor. 

Momen keberuntungan tersebut terjadi saat pengundian hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Nomor undian Muslim dibacakan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang kemudian menyerahkan kunci sepeda motor secara simbolis kepada pemenang. 

Bagi Muslim yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi Gojek, hadiah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia tidak menyangka dapat membawa pulang hadiah utama di tengah ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Jalan santai bertema “Mari Satukan Tekad Menuju Bireuen yang Lebih Gemilang” itu dipadati masyarakat sejak pagi. Warga dari berbagai kecamatan mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Bupati Mukhlis melepas peserta dengan menerbangkan balon ke udara di ruas jalan sebelah selatan SMPN 1 Bireuen. 

Peserta kemudian menempuh rute yang dimulai dari Lapangan Pulo Kiton, melewati kawasan depan gedung DPRK Bireuen, Tugu Kota Juang, Simpang Empat Bireuen, hingga Simpang Meunasah Tgk. Digadong. Setelah berbalik arah, peserta menyelesaikan perjalanan di Pendopo Bupati Bireuen. 

Bupati Mukhlis melepas peserta kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Membludaknya jumlah peserta membuat pergerakan massa berlangsung perlahan. Ruas jalan di sekitar gedung DPRK Bireuen, Simpang Empat, hingga jalur menuju Takengon dipadati warga. 

Bahkan, ketika rombongan terdepan telah mencapai kawasan Simpang Empat, barisan peserta di bagian belakang masih berada di sekitar SMPN 1 Bireuen. 

Sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer jalan protokol dipenuhi warga yang antusias memeriahkan hari jadi Kabupaten Bireuen tersebut. 

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyediakan ratusan hadiah menarik, termasuk tiga unit sepeda motor sebagai hadiah utama. 

Hadiah lainnya berupa televisi LED 55 inci, kulkas, pendingin ruangan (AC), sepeda, kipas angin, dispenser, serta berbagai perlengkapan rumah tangga. 

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, H. Razuardi, M.T; Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, S.H; Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK); anggota DPRK Bireuen; pengurus TP PKK Bireuen; serta Tokoh Masyarakat. 

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, personel gabungan dari Polres Bireuen, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, bersama panitia pelaksana melakukan pengamanan di sepanjang rute hingga lokasi finis. (Joniful Bahri)

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

By On Selasa, Oktober 13, 2026

 



Tangerang – Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) menjajaki penguatan kerjasama akademik internasional melalui visiting dan benchmarking ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan International Islamic University Malaysia (IIUM) pada 6–7 Oktober 2026.


Rektor UNIS, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip, RSL., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menjajaki peluang kerjasama yang dapat mendukung peningkatan mutu akademik Perguruan Tinggi.


Menurut Mustofa Kamil, penguatan hubungan dengan Perguruan Tinggi di luar negeri perlu diarahkan pada kegiatan konkret yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, peneliti, dan mahasiswa. Peluang tersebut mencakup pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan Pendidikan Tinggi.


Tim Visiting Program Pascasarjana UNIS di UKM diterima oleh Prof. Dr. Mohd Rizal Bin Palil Deputy Dean Faculty of Economics and Manajement dan jajaran, sedang saat berada di IIUM diterima oleh Prof. Dr. Mohamed bin Mohamed Haneef Aslam Deputy Rector, dalam diskusi  kesempatan bagi Tim UNIS untuk mempelajari praktik pengembangan kurikulum, penjaminan mutu, pembelajaran berbasis luaran atau Outcome-Based Education (OBE), serta pemanfaatan teknologi pendidikan, termasuk kecerdasan artifisial (AI).


Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UNIS, Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo, M.Pd., menyoroti pentingnya penjajakan kerjasama yang selaras dengan kebutuhan akademik untuk pengembangan pada Program Pascasarjana.


Menurut Hardjito, peluang kolaborasi dapat dikembangkan melalui, seminar usulan proposal penelitian, kuliah tamu, pendampingan penelitian tesis, kolaborasi riset dan publikasi dosen, serta kemungkinan mobilitas dosen dan mahasiswa sesuai ketentuan masing-masing institusi. Kegiatan ini merupakan langkah awal sebagai landasan kerjasama yang akan dipayungi oleh hukum dalam bentuk Memoramdum of Understanding / MoU antar institusi Universitas.


Program Pascasarjana UNIS memiliki tiga Program Studi, yakni Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi, dan Magister Ilmu Hukum. Ketiga Program Studi  tersebut membuka peluang kolaborasi Interdisipliner dalam bidang manajemen dan pengembangan organisasi, tata kelola serta kebijakan publik, hingga hukum dan regulasi kelembagaan.


Dalam bidang penelitian, penjajakan kerjasama juga diarahkan pada pemetaan minat riset antar dosen, penyusunan topik penelitian bersama, pengembangan proposal pendanaan, dan partisipasi dalam konferensi ilmiah. Pelaksanaan program memerlukan kesepakatan mengenai target kegiatan, penanggung jawab, jadwal, serta keluaran yang diharapkan.


Tim Visiting UNIS dalam kegiatan tersebut diikuti Ketua Yayasan Islam Syekh-Yusuf, Dr. Ir. H. Muhamad Yus Firdaus, M.Si., Wakil Direktur Program Pascasarjana, Dr. Teuku Fajar Shadiq, S.E., M.M., Ketua Program Studi Ilmu Administrasi, Dr. H. Dafyar Eliadi Hardian, S.E., M.M., Ketua Program Studi Manajemen, Dr. H. Erialdy, S.Pd., M.Kes., M.M., Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Dr. Siti Humulhaer, S.H., M.H., serta unsur Penjaminan Mutu Program Pascasarjana, Dr. Ir. Dwi Sri Dani Afriza, M.E., M.M.


Sebagai tindak lanjut, UNIS diarahkan untuk memetakan bidang kolaborasi, menunjuk narahubung, serta menyusun rencana kerja dengan target dan indikator yang jelas. Bentuk kerjasama dapat disepakati dan selanjutnya dituangkan dalam dokumen resmi  MoU apabila kegiatan telah dilaksanakan oleh kedua belah pihak.


Melalui kegiatan ini, UNIS berharap penjajakan dengan UKM dan IIUM dapat berkembang menjadi kemitraan akademik yang berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan Program Pascasarjana, pengembangan riset, publikasi ilmiah, dan penguatan kapasitas akademik.

ALIANSI PEMERHATI PEMBANGUNAN PROVINSI BANTEN GELAR AKSI DI KANTOR BUPATI SERANG, SOROTI REALISASI BELANJA DAN PAYMENT OUTSIDE SYSTEM

By On Senin, Oktober 12, 2026

  



SERANG, 12 Oktober 2026 — Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor Bupati Serang, Senin (12/10/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyoroti hasil rekapitulasi data INAPROC Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2025, khususnya realisasi belanja serta sejumlah paket pengadaan yang tercatat berstatus Payment Outside System.


Dalam aksi tersebut, massa mengaku kecewa karena hanya dapat bertemu dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang. Perwakilan massa kemudian menyerahkan dokumen berisi data dan catatan awal mengenai sejumlah persoalan administrasi belanja pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.


Aliansi sebelumnya berharap dokumen tersebut dapat diserahkan secara langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang agar memperoleh penjelasan dan tindak lanjut dari pihak yang berwenang.


Berdasarkan rekapitulasi data yang disampaikan aliansi, tercatat sebanyak 3.906 paket pengadaan dengan nilai keseluruhan sekitar Rp200,69 miliar pada 14 OPD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.262 paket atau 57,91 persen tercatat berstatus Payment Outside System, dengan nilai sekitar Rp80,22 miliar.


Aliansi juga menyoroti data Sekretariat Daerah Kabupaten Serang. Dalam rekap tersebut, Sekretariat Daerah tercatat memiliki 558 paket dengan nilai sekitar Rp19,76 miliar, sedangkan 474 paket senilai sekitar Rp16,67 miliar tercatat berstatus Payment Outside System.


Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi aliansi untuk meminta klarifikasi, terutama mengenai kesesuaian pencatatan transaksi, mekanisme pembayaran, dokumen pendukung, serta rekonsiliasi antara data INAPROC dan realisasi anggaran.


Koordinator aksi, Danny Pratama, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kepedulian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan dan penggunaan anggaran publik di Kabupaten Serang.


“Tata kelola pemerintahan yang baik berawal dari administrasi yang tertib, transparan, dan akuntabel. Administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi untuk memastikan setiap belanja pemerintah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danny.


Menurutnya, momentum Hari Ulang Tahun ke-500 Kabupaten Serang seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat pembenahan administrasi, keterbukaan informasi, dan pengawasan anggaran. Ia berharap tata kelola pemerintahan Kabupaten Serang terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta akuntabilitas belanja daerah.


“Di usia 500 tahun, kami berharap Kabupaten Serang semakin maju dalam tata kelola pemerintahan. Kami ingin melihat pembenahan administrasi dan transparansi yang nyata, sehingga pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Danny menambahkan bahwa kehadiran aliansi bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong pemerintah daerah memberikan penjelasan terbuka atas data yang dipersoalkan.


“Kami hadir karena peduli terhadap Kabupaten Serang. Kami ingin ke depan administrasi pemerintahan jauh lebih baik. Jika terdapat perbedaan pencatatan atau mekanisme pembayaran, pemerintah harus menjelaskan berdasarkan dokumen dan ketentuan yang berlaku.”


Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten meminta Pemerintah Kabupaten Serang memberikan jawaban tertulis dalam waktu empat hari kerja sejak surat permintaan diterima, sesuai tenggat yang disampaikan dalam aksi.


Aliansi meminta agar penjelasan tersebut mencakup daftar paket yang tercatat berstatus Payment Outside System, alasan dan dasar mekanisme pembayaran, dokumen pendukung transaksi, serta hasil rekonsiliasi data dengan realisasi anggaran. Aliansi juga meminta agar Inspektorat Kabupaten Serang melakukan penelaahan sesuai kewenangannya apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian administrasi.


Danny menegaskan, apabila dalam tenggat tersebut tidak ada jawaban atau tindak lanjut yang memadai, pihaknya berencana menggelar aksi lanjutan pada 19, 20, 21, dan 22 Oktober 2026 sampai memperoleh penjelasan atas persoalan yang disampaikan.


“Empat hari kerja kami berikan agar pemerintah memiliki kesempatan untuk menelaah data dan memberikan jawaban resmi. Apabila tidak ada jawaban atau tindak lanjut yang memadai, kami akan melanjutkan penyampaian aspirasi pada tanggal 19 sampai 22 Oktober 2026. Yang kami minta adalah kejelasan, keterbukaan, dan pertanggungjawaban administrasi,” tutup Danny.


Aliansi berharap Pemerintah Kabupaten Serang merespons tuntutan tersebut secara terbuka, objektif, dan berdasarkan dokumen yang dapat diverifikasi. Bagi aliansi, keterbukaan administrasi merupakan salah satu langkah penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta mewujudkan pengelolaan anggaran daerah yang transparan dan akuntabel.


Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten

Transparansi | Akuntabilitas | Pengawasan | Untuk Banten yang Lebih Baik

red.

Pompa Intake Terbakar, Air PDAM di Bayah Lebak Mati Empat Hari

By On Senin, Oktober 12, 2026

 



LEBAK,Kabarviral79.com – Sejumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi air bersih yang tidak mengalir selama empat hari terakhir. 


Masalah ini kian menyulitkan warga lantaran terjadi di tengah musim kemarau panjang.


Demi memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa menumpang mandi di rumah tetangga atau kerabat yang memiliki sumur. 


Mereka juga harus mengangkut air menggunakan jerigen untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Bahkan, sebagian pelanggan rela mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air bersih dari pihak lain.


Tak jarang, warga terpaksa turun ke Sungai Cimadur agar bisa mandi bersama keluarga mereka.


"Saya bersama keluarga sangat kewalahan," ujar Haeti pelanggan di Kampung Sukajaya


Setiap pagi dan sore harus membawa jerigen untuk meminta air ke tempat saudara karena sudah tiga hari air PDAM mati. Kami butuh pelayanan yang serius dari petugas PDAM," ujar salah satu warga, Deni Ismayadi.


Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Cabang PDAM Bayah, Aep Saipul Ikbal, menjelaskan bahwa terhentinya pasokan air disebabkan oleh adanya kerusakan teknis pada pompa intake.


"Mohon maaf, sedang ada gangguan kerusakan pompa intake. Pompanya terbakar, sehingga harus diangkat dan dibawa ke pusat," kata Aep melalui pesan WgatsApp



Saat ini lanjut Aep, kami sedang menunggu perbaikan pompa pengganti selesai. Estimasi perbaikan selesai sampai hari Selasa," ungkapnya 


(Cup)

Wujudkan Pelayanan Prima, Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas

By On Senin, Oktober 12, 2026

 



LEBAK,Kabarviral79.com – Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung melaksanakan kegiatan Strong Point Pagi dengan mengatur arus lalu lintas di Pos Jembatan 2, daerah hukum Polres Lebak, Senin (12/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lebak didampingi KBO Sat Lantas dan  Kanit Turjawali Satlantas Polres Lebak beserta personel Satlantas. Kehadiran Kapolres di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang optimal, humanis, dan responsif kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan pada jam aktivitas pagi hari.


Kapolres Lebak turut membantu mengatur arus kendaraan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban lalu lintas, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.


Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan Strong Point Pagi merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.


“Melalui kegiatan Strong Point Pagi ini, kami ingin memastikan arus lalu lintas berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memulai aktivitas di pagi hari. Kehadiran anggota Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Arninsi.


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pelajar, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun menyeberang jalan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, selalu berhati-hati di jalan, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” tambahnya.


"Kegiatan Strong Point Pagi ini merupakan salah satu upaya Polres Lebak dalam mencegah kemacetan, meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat," terang Arninsi.


"Melalui kegiatan tersebut, Polres Lebak berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Lebak," tukasnya.


(Cup/Uday)

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten, di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan bahwa gelaran Karya Kreatif Banten secara efektif mampu mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Banten untuk naik kelas. 

Kegiatan ini dinilai sukses mengkurasi produk UMKM agar mampu bersaing dan tampil di panggung provinsi, nasional, bahkan internasional. 

​“Kami mengapresiasi kegiatan Karya Kreatif Banten yang alhamdulillah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten. Ini adalah salah satu upaya mengkurasi UMKM kita agar bisa tampil di ajang bergengsi seperti ini,” kata Gubernur Andra Soni usai menyaksikan peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

​Menurut Gubernurnya, ragam karya desain yang dipamerkan sangat menarik, terutama inovasi wastra tenun Baduy yang dikembangkan oleh para pelaku usaha. 

“Niat baik dari acara ini adalah bagaimana UMKM kita bisa naik kelas sekaligus mendukung pariwisata daerah, dengan menjadikan tenun Baduy sebagai ikon,” ujarnya. 

​Hal senada disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. 

Ia turut mengapresiasi perhelatan tersebut sebagai wadah unjuk gigi bagi talenta lokal. 

​“Saya ikut serta dalam rangka memperkenalkan karya para desainer muda Banten. Banyak desainer muda kita yang kini turut menjadi aset daerah,” ujar Tinawati. 

​Ia menegaskan, tenun Baduy merupakan salah satu kekayaan Provinsi Banten yang harus terus dilestarikan dan diperkenalkan. 

Ia berharap wastra khas ini semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. 

"Tadi banyak juga karya adibusana yang potensial untuk kita bawa ke mancanegara,” katanya. 

​Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia mengatakan, kegiatan Karya Kreatif Banten rutin diselenggarakan dari tahun ke tahun melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. 

Fokus utamanya, kata dia, mendorong wastra Banten yang memiliki kekhasan etnik, seperti tenun Baduy, agar semakin menembus pasar global. 

​“Tenun Baduy kini digandrungi oleh para eksekutif muda maupun senior karena tampilannya yang keren. Siapa pun bisa mengenakan wastra Banten, terutama tenun Baduy,” tutur Sofwan. 

Diketahui, peragaan busana dalam gelaran tersebut menampilkan beragam karya desain pakaian, tas, topi, dan aksesori berbahan dasar tenun Baduy, teknik cetak ramah lingkungan (ecoprint), batik, hingga rajut. 

Di lokasi yang sama, dipamerkan pula berbagai produk unggulan UMKM Provinsi Banten lainnya, mulai dari jajanan pasar, produk herbal, kopi, hingga kerajinan khas daerah. (Welfendry)