![]() |
| Sejumlah anggota DPRK Bireuen melakukan Sidak ke gudang bantuan bencana milik Pemkab Bireuen di lingkungan BPBD dan Dinas Sosial, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Senin, 12 Januari 2026. |
BIREUEN, KabarViral79.Com – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke gudang bantuan bencana milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang berada di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Senin, 12 Januari 2026.
Sidak yang dipimpin Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma, SH, menemukan masih banyak bantuan logistik korban banjir dan tanah longsor yang menumpuk di dua gudang BPBD setempat.
Sementara itu, gudang Dinas Sosial yang berada bersebelahan justru telah kosong dari bantuan bencana.
Di gudang BPBD, terlihat berbagai kebutuhan dasar masih tersimpan dalam jumlah besar, seperti kasur, makanan ringan, mie instan, air mineral, beras, serta peralatan kerja berupa cangkul, sapu, sekrup, dan kereta sorong.
Logistik tersebut dinilai sangat dibutuhkan korban bencana untuk membersihkan rumah yang masih dipenuhi lumpur, tanah, dan pasir. Bahkan, satu gudang lainnya dilaporkan khusus dipenuhi stok beras.
“Berdasarkan pemberitaan salah satu media online, setelah kita cek langsung ke lapangan, benar bahwa masih banyak sisa bantuan bencana yang menumpuk di gudang BPBD. Sementara di gudang Dinas Sosial, bantuan untuk korban bencana sudah disalurkan seluruhnya,” ujar Surya Dharma kepada wartawan.
Ia menjelaskan, Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pemberitaan media sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPRK terhadap kinerja pemerintah daerah dalam penanganan pasca bencana.
![]() |
| Sejumlah anggota DPRK Bireuen melakukan Sidak ke gudang bantuan bencana milik Pemkab Bireuen di lingkungan BPBD dan Dinas Sosial, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Senin, 12 Januari 2026. |
Saat Sidak di gudang Dinas Sosial, rombongan DPRK didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sosial Bireuen, Ismunandar. Namun, ketika melakukan Sidak ke gudang BPBD, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen tidak berada di tempat.
“Kalak BPBD tidak berada di lokasi. Saat kami hubungi melalui telepon, beliau meminta agar pertemuan dilakukan di kantor DPRK,” kata Surya.
Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRK secara tegas meminta Kalak BPBD, Doli Mardian, untuk segera menyalurkan sisa bantuan kepada seluruh korban bencana secara merata dan sesuai data.
“Kami meminta agar sisa bantuan segera didistribusikan melalui Camat di kecamatan terdampak. Camat juga harus proaktif agar tidak ada korban bencana yang terlewat dan tidak mendapatkan bantuan,” tegas Surya Dharma.
Permintaan tersebut, lanjut Surya, disanggupi oleh Kalak BPBD.
“Kalak BPBD menyatakan siap segera menyalurkan bantuan melalui kecamatan hingga ke desa-desa terdampak,” ujarnya.
Surya Dharma juga mengimbau masyarakat korban bencana serta para Keuchik yang masih membutuhkan bantuan agar segera berkoordinasi dengan Camat, sehingga proses pendistribusian bantuan dari gudang BPBD dapat segera dilakukan.
Selain itu, DPRK Bireuen mendorong Pemkab Bireuen untuk memprioritaskan penyaluran bantuan ke wilayah terpencil dan sulit dijangkau, seperti Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng di Kecamatan Jeumpa, Dusun Bivak Desa Krueng Simpo Kecamatan Juli, serta desa-desa lain yang kondisinya masih parah.
“Terutama bagi warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat dan lokasi pengungsian lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tegasnya.
Dalam Sidak tersebut turut hadir anggota DPRK dari Fraksi Partai Aceh (PA) Sufyannur, Fraksi Juang Bersama Surya Yunus (PAN), serta Fraksi PKB yakni Nanda Rizka (Abi Nanda), M Niyanusi, Adnen Nurdin, Ismail, Muhammad Arif, dan Saifannur.
Sementara dalam pertemuan dengan Kalak BPBD di Kantor DPRK Bireuen, turut hadir Samsul Azmi dari Fraksi PA, Azhar dari Fraksi NasDem, serta Muhammad Amin (Keuchik Min) dari Fraksi Golkar. (Joniful Bahri)

