-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ayah Fud Gelar Silaturahmi dan Salurkan Bantuan untuk Kader NasDem Terdampak Banjir di Bireuen

By On Minggu, Februari 15, 2026

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Saifuddin Muhammad (Ayah Fud) menggelar silaturahmi dan temu ramah bersama seluruh pengurus partai se-Kabupaten dirangkai pemyerahan bantuan, Sabtu sore, 14 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Saifuddin Muhammad yang akrab disapa Ayah Fud menggelar silaturahmi dan temu ramah bersama seluruh pengurus partai se-Kabupaten pada Sabtu sore, 14 Februari 2026.

Pada kesempatan yang sama, Ayah Fud juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada kader NasDem yang terdampak banjir di Bireuen.

Bantuan tersebut merupakan amanah dari Irsan Sosiawan Gading, Ketua DPW Partai NasDem Aceh yang juga Kapoksi Komisi XII DPR RI Fraksi NasDem.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor DPD NasDem Bireuen yang berlokasi di Jalan Bireuen–Takengon Km 1, Kota Juang, Sabtu sore.

Bantuan tersebut diprioritaskan untuk kader dalam struktur partai, sebelum kemudian disalurkan kepada masyarakat umum yang turut terdampak banjir.

Dalam arahannya, Ayah Fud menyampaikan pesan dari Irsan Sosiawan agar seluruh kader terus bergotong royong membantu warga yang masih menghadapi dampak banjir dan longsor.

“Beliau berharap kita semua bersama-sama meringankan beban masyarakat terdampak bencana, walaupun sekecil apa pun dan sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Saifuddin Muhammad (Ayah Fud) berfoto bersama anggota DPRK serta kader Nasdem se-Kabupaten usai penyerahan bantuan untuk kader yang terdampak banjir di Bireuen, Sabtu sore, 14 Februari 2026. 

Pertemuan tersebut menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus ajang konsolidasi kader, terutama bagi mereka yang baru saja mengalami musibah.

Dalam kegiatan itu, Ayah Fud turut menyerahkan santunan serta paket sembako yang diamanahkan oleh DPW NasDem Aceh untuk para kader terdampak bencana.

Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial adalah bagian dari komitmen NasDem untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh itu juga menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk penguatan solidaritas menjelang Ramadan.

“Silaturahmi ini penting untuk menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan kader. Kita ingin memastikan NasDem tetap hadir memberi dukungan dan perhatian,” katanya.

Ia turut mengajak seluruh kader menjadikan momentum Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris NasDem Bireuen Nazaruddin, para Ketua DPC Kecamatan, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen, Rosnani Bahruny serta undangan lainnya. (Joniful Bahri)

NasDem Peduli Pendidikan, Wakil Ketua DPRA Yah Fud Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir di Samalanga

By On Sabtu, Februari 14, 2026

Wakil Ketua DPRA dari Partai NasDem, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud, menyalurkan bantuan 100 sepatu, dan tas sekolah kepada siswa SMAN 1 Samalanga, Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.Com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai NasDem, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud, menyalurkan bantuan 100 sepatu, dan tas sekolah kepada siswa SMAN 1 Samalanga, Kabupaten Bireuen, yang terdampak banjir bandang akhir tahun lalu. 

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program NasDem Peduli Pendidikan yang dilaksankan di kompleks SMAN 1 Samalanga, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam kegiatan  tersebut, Yah Fud mengatakan bahwa bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban para orang tua siswa yang masih berupaya pulih pasca bencana.

Sebelumnya, Yah Fud juga ikut menyerahkan bantuan puluhan stel seragam sekolah juga sudah disalurkan kepada siswa UPTD SD Negeri 8 Kuta Blang, Bireuen.

“Kita berharap bantuan ini benar-benar dapat digunakan dan sedikit meringankan beban orang tua siswa,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pendidikan adalah tanggung jawab bersama—sekolah, guru, komite, wali murid, hingga tokoh masyarakat.

Menurutnya, kerja sama kolektif diperlukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal meskipun kondisi siswa masih dalam masa pemulihan.

“Guru memiliki tanggung jawab besar untuk beradaptasi dengan kondisi siswa. Tidak ada istilah bosan atau lelah, karena itu bagian dari pengabdian tenaga pendidik,” tambahnya.

Yah Fud yang merupakan alumni sekolah tersebut, angkatan 1983, turut mengenang masa-masa ia bersekolah dulu.

Ia mengatakan, fasilitas pendidikan saat ini jauh lebih baik dibandingkan pada masanya, sehingga siswa harus memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

“Dulu saya berjalan kaki cukup jauh untuk sekolah dengan kondisi sekolah yang masih serba kekurangan, termasuk fasilitasnya dan sekarang fasilitas jauh lebih baik. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” pesan Yah Fud kepada siswa.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Samalanga, Zulfadli, S.Pd.I, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Yah Fud dan Partai NasDem.

Menurutnya, Yah Fud adalah sosok yang dekat dengan masyarakat Samalanga dan selalu cepat merespons kebutuhan siswa.

“Banyak siswa kami yang kehilangan sepatu saat banjir. Begitu informasi itu sampai ke beliau, langsung ditindaklanjuti. Ini bentuk kepedulian nyata,” ujar Zulfadli.

Dari total 567 siswa, sebanyak 325 siswa terdampak banjir bandang. Sebanyak 100 di antaranya menerima bantuan sepatu dan tas dari Yah Fud. Sebelumnya, sejumlah alumni juga memberikan bantuan seragam sekolah.

Pihak sekolah berharap bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan siswa, tetapi juga menjadi sumber motivasi agar mereka tetap semangat belajar.

“Semoga bantuan ini mendorong siswa untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutup Kepala Sekolah Zulfadli.

Dalam agenda itu turut hadir Anggota DPRK Bireuen H. Jamaluddin, Kepala SMAN 1 Samalanga Zulfadli, S.Pd.I, M.Pd, komite sekolah, Keuchik Keude Aceh, dewan guru, serta para siswa. (Joniful Bahri)

Jelang Ramadhan, HRD dan PKB Peduli Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Bireuen

By On Kamis, Februari 12, 2026

Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Aceh II, H. Ruslan Daud (HRD), kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Kamis, 12 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Memasuki dua bulan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Aceh, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan untuk membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan.

Salah satu dukungan datang dari Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Aceh II, H. Ruslan Daud (HRD), yang kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Kamis, 12 Februari 2026.

Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, HRD bersama program PKB Peduli mengirimkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan bahan kebutuhan lainnya.

Bantuan tersebut diantar langsung oleh tim relawan ke desa-desa yang sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian HRD serta tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), agar kader PKB di semua tingkatan aktif membantu meringankan beban masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang baru mengalami bencana.

Masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian HRD yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Aceh.

Mereka menilai, HRD konsisten hadir di tengah masyarakat sejak awal bencana hingga masa pemulihan.

Iswandi, salah seorang warga terdampak banjir di Kecamatan Peusangan mengatakan, kepedulian HRD terlihat tidak hanya dalam bentuk bantuan sembako, tetapi juga melalui dukungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bireuen.

“Kepedulian Pak HRD kepada masyarakat Bireuen terus berlanjut. Selain membantu sembako, beliau juga telah mendukung berbagai program pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur,” ujar Iswandi.

Ia menyebut, kondisi wilayah terdampak kini mulai membaik. Akses jalan dan jembatan yang sempat putus sudah dapat dilalui, sementara rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur telah banyak dibersihkan berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk PKB dan mitra di tingkat pusat.

“Alhamdulillah, dengan bantuan dari Pak HRD, kami masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Bireuen bisa tersenyum kembali menjelang bulan puasa tahun ini,” kata Iswandi.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadhan sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga setelah mengalami bencana. (Joniful Bahri)

Jelang Ramadhan, PMI Bireuen Kumpulkan 125 Kantong Darah dalam Aksi Donor di Alun-alun Kota Juang

By On Kamis, Februari 12, 2026

PMI Bireuen kembali menggelar kegiatan donor darah menjelang Bulan Suci Ramadhan di Alun-alun Kota Juang, Bireuen, Kamis, 12 Fabruari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen kembali menggelar kegiatan donor darah menjelang Bulan Suci Ramadhan di Alun-alun Kota Juang, Bireuen, Kamis, 12 Fabruari 2026.

Aksi kemanusiaan ini digelar sebagai upaya menambah stok darah yang mulai menipis di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kecamatan tampak berdatangan dengan antusias. Suasana di area kegiatan terlihat ramai, dipenuhi warga yang secara sukarela ingin mendonorkan darah.

Petugas PMI dibantu relawan sibuk melayani proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Bireuen berhasil mengumpulkan sebanyak 125 kantong darah. Seluruh stok yang terkumpul akan disalurkan langsung ke UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen untuk memenuhi kebutuhan pasien, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya mengalami peningkatan permintaan darah.

Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, SH menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini.

Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, SH memberi samangat kepada seorang pendonor darah yang rutin yang digelar PMI setempat, Kamis, 12 Fabruari 2026. 

Ia mengapresiasi tingginya semangat dan partisipasi masyarakat yang dinilai sangat membantu menjaga ketersediaan darah di rumah sakit.

“Alhamdulillah, hari ini PMI Bireuen melaksanakan kegiatan donor darah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan mengisi kembali stok darah yang mulai berkurang di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen,” ujar Edi Saputra.

Ia berharap, kegiatan donor darah rutin dapat terus digalakkan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme masyarakat hari ini. Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Edi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengikuti donor darah secara berkala sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi nyata menyelamatkan nyawa.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMI Bireuen berharap kebutuhan darah menjelang Ramadhan dapat terpenuhi dengan baik sehingga pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap optimal bagi pasien yang membutuhkan. (Joniful Bahri)

5.548 Honorer Bireuen Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu, Bupati Mukhlis: Ini Kepastian bagi Ribuan Keluarga

By On Kamis, Februari 12, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, saat menyerahkan SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu Formasi 2025, di Lapangan RTH Cot Gapu, Kamis, 12 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Sebanyak 5.548 tenaga honorer di Kabupaten Bireuen resmi menerima SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu Formasi 2025. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, di Lapangan RTH Cot Gapu, Kamis, 12 Februari 2026.

Mereka terdiri dari 1.364 tenaga teknis, 2.502 tenaga pendidikan, dan 1.682 tenaga kesehatan. Bupati Mukhlis menyebut pengangkatan ini bukan sekadar administrasi, tetapi simbol kepastian hukum bagi ribuan keluarga honorer.

“Ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian panjang para honorer. Status paruh waktu ini merupakan tahap awal menuju PPPK penuh waktu,” ujarnya.

Mukhlis meminta para PPPK meningkatkan etos kerja dan menerapkan nilai ASN Berakhlak.

Ia menegaskan, disiplin dan kinerja akan dievaluasi setiap bulan, dengan standar yang sama seperti PNS.

Ratusan tenaga PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bireuen saat mengikuti upacara penerimaan SK pengangkatan, di Lapangan RTH Cot Gapu, Kamis, 12 Februari 2026. 

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan yang ketat.

Pemkab Bireuen berharap kehadiran ribuan PPPK ini dapat mempercepat reformasi pelayanan publik dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

Pengangkatan 5.548 PPPK paruh waktu ini diharapkan menjadi energi baru bagi Pemkab Bireuen dalam mempercepat reformasi pelayanan publik.

Pemerintah menargetkan Bireuen mampu menjadi salah satu daerah dengan pelayanan publik paling cepat, ramah, dan transparan di Aceh.

Selain memberikan harapan bagi peningkatan kualitas pelayanan, kebijakan ini sekaligus memberi kepastian masa depan bagi ribuan tenaga honorer beserta keluarga mereka yang selama ini menanti perubahan status kepegawaian. (Joniful Bahri)

HRD: Huntara adalah Hak Mutlak Korban Banjir Bireuen, Bukan Kebijakan yang Boleh Ditunda

By On Selasa, Februari 10, 2026

HRD saat bersilaturahmi dengan wartawan di kediamannya, Meuligoe Residence Cot Gapu, Bireuen, Selasa, 10 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen kembali menjadi sorotan.

Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD) menegaskan, Huntara merupakan hak mutlak masyarakat terdampak, bukan sekadar kebijakan opsional yang bisa ditunda atau dinegosiasikan.

Menurut HRD, hingga kini masih banyak titik terdampak parah yang belum mendapatkan perhatian maksimal, termasuk Gampong Salah Sirong kawasan yang mengalami kerusakan terberat pasca banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu.

Banyak warga masih tinggal di tenda-tenda darurat karena belum adanya Huntara maupun Hunian Tetap (Huntap).

“Huntara bukan hanya tempat tinggal sementara. Setelah masa darurat selesai, bangunan Huntara dapat menjadi aset desa dan dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar HRD saat bersilaturahmi dengan wartawan di kediamannya, Meuligoe Residence Cot Gapu, Bireuen, Selasa, 10 Februari 2026.

Komitmen Memperjuangkan Hak Warga

HRD menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi warga yang kehilangan rumah, lahan, serta harta benda akibat bencana.

Ia memastikan akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat di tingkat pusat agar bantuan perumahan dan infrastruktur dapat segera direalisasikan.

“Selaku wakil rakyat, saya akan memperjuangkan agar bantuan bagi korban banjir segera terealisasi. Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama di tenda pengungsian,” tegasnya.

Dalam kunjungannya ke beberapa lokasi terdampak, HRD mendengar langsung keluhan masyarakat yang meminta hunian sederhana, walaupun hanya dari tepas atau bambu, asalkan layak sebagai tempat berteduh.

HRD menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bireuen masih memiliki kesempatan untuk mengusulkan pembangunan Huntara kepada pemerintah pusat.

Skema pembangunan melalui kementerian/lembaga terkait telah tersedia dan siap diakomodasi bagi daerah yang mengusulkan.

“Jika bupati mau mengusulkan Huntara, itu masih bisa dilakukan. Namun kalau diajukan sekarang, Huntara kemungkinan baru siap ditempati saat Hari Raya,” jelasnya.

Ia mempertanyakan alasan mengapa Bireuen belum mengusulkan, sementara daerah lain di Aceh sudah menerima dukungan pembangunan hunian dari pemerintah pusat.

“Bireuen ini milik kita semua, bukan milik individu. Jangan ada ego. Kita bukan Fir’aun. Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama,” tegasnya.

HRD juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menyampaikan fakta lapangan secara objektif.

Menurutnya, pemberitaan yang tepat akan mendorong pemerintah untuk lebih peka terhadap kondisi nyata masyarakat terdampak.

“Media adalah instrumen penting agar pemerintah melihat langsung apa yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Tidak Ada Alasan Menunda Hak Masyarakat

Menutup penyampaiannya, HRD menegaskan bahwa pembangunan Huntara adalah kewajiban moral dan konstitusional pemerintah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Tidak ada alasan apa pun untuk menunda, apalagi meniadakan Huntara. Pemerintah seharusnya meringankan beban masyarakat, bukan menambah beban mereka,” ujarnya.

HRD menekankan bahwa Bireuen memiliki hak yang sama dengan daerah lain di Aceh.

“Kalau daerah lain bisa, kenapa Bireuen tidak? Hak masyarakat jangan sampai terpangkas hanya karena kelalaian administrasi atau keterlambatan usulan,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Musnahkan Ribuan Barang Bukti Berbagai Perkara, Termasuk 88 Kilogram Ganja dan 800 Gram Sabu

By On Selasa, Februari 10, 2026

Kejari Bireuen memusnahkan ribuan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana, pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen, Selasa, 10 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen memusnahkan ribuan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana umum, mulai dari narkotika, kejahatan terhadap orang dan harta benda (Oharda), keamanan negara dan ketertiban umum (Kamnegtibum), hingga tindak pidana umum lainnya (TPUL).

Pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen, Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., Kasat Reskrim Polres Bireuen, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Kajari Bireuen, Yarnes menyampaikan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Bireuen.

“Pemusnahan ini merupakan pelaksanaan kewenangan Jaksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 10 KUHAP, yaitu mengeksekusi putusan pengadilan serta melaksanakan penetapan hakim. Semua barang bukti dimusnahkan agar tidak disalahgunakan dan demi menjaga integritas proses penegakan hukum,” ujarnya.

Barang bukti yang dimusnahkan tesebut, di antaranya narkotika (10 perkara sabu, 4 perkara ganja, 1 perkara obat keras), Sabu (methamphetamine/amphetamine): 800,3 gram,  Ganja: 88.379,87 gram,  Obat keras: 1.050 butir.

Begitupun barang bukti pendukung, Handphone (3 unit), bong (3 buah), timbangan (4), kotak rokok (4), plastik (14 lembar), kaca pirex (1), gunting (4), pisau lipat (1), tas/dompet (6), pakaian (2), korek (2), sedotan/sendok sabu (4), penjepit bambu (2), keranjang (1), terpal (2), karung (2), kardus (3), ATM (1).

Selain itu, barang bukti OHARDA (Orang dan Harta Benda), parang (1 bilah), kunci (1), gunting (1), tang (1), tas selempang (1). Barang bukti Kamnegtibum/TPUL,  Pakaian (8 buah), kitab (983 buah). 

Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air hingga tidak dapat digunakan kembali.

Barang bukti lain seperti senjata tajam, alat bantu, pakaian, dan barang OHARDA dihancurkan, sementara ribuan kitab serta barang tertentu dibakar atau direndam hingga rusak total.

Kejari Bireuen menegaskan bahwa seluruh proses—mulai dari pengumpulan, pendataan, hingga pemusnahan—dilakukan secara transparan dan terdokumentasi.

Hal ini untuk mencegah terjadinya penyimpangan serta memastikan pemusnahan benar-benar dilakukan sesuai ketentuan hukum.

“Semua tahapan kami dokumentasikan sebagai bentuk akuntabilitas Kejaksaan. Ini untuk menghindari potensi penyalahgunaan barang bukti,” tegas Yarnes.

Dengan pemusnahan ini, Kejari Bireuen berharap masyarakat semakin percaya terhadap komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan, khususnya narkotika yang masih mengancam generasi muda di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. (Joniful Bahri)