![]() |
| Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho saat Konferensi Pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat malam, 20 Maret 2026. |
JAKARTA, KabarViral79.Com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengklaim angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan, seiring situasi keamanan yang disebut tetap kondusif.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, hingga saat ini, tidak terdapat peristiwa menonjol selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung.
"Sampai saat ini kami sampaikan kepada seluruh media bahwa peristiwa menonjol sampai saat ini tidak ada. Dari harkamtibmas cukup kondusif," ujar Agus saat Konferensi Pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat malam, 20 Maret 2026.
Menurutnya, dari sisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terjadi penurunan angka kecelakaan dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.
"Peristiwa jumlah kecelakaan itu turun 3,12 persen. Peristiwa fatalitas korban, korban meninggal dunia dibandingkan tahun 2025, ada penurunan 24,68 persen," ujarnya.
Capaian tersebut, kata Agus, tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk kehadiran personel di lapangan melalui pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik.
Ia menegaskan, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan aspek keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik.
"Hal yang perlu kami laporkan bahwa Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Yang paling terpenting adalah aman dan selamat," tegasnya.
Ia menambahkan, pengamanan Operasi Ketupat mencakup lima klaster utama, yakni jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, dan lokasi wisata.
Polri berharap kondisi kondusif ini dapat terus dipertahankan hingga arus balik Lebaran, sehingga masyarakat dapat kembali ke tempat asal dengan aman.
“Operasi Ketupat adalah bagaimana kita hadir di lapangan untuk memastikan bahwa semua perjalanan adalah bahagia. Semua perjalanan adalah rindu. Rindu pada kampung halaman, rindu pada keluarga, dan kembalinya selamat," pungkasnya. (*/red)
