![]() |
| Menag Nasaruddin Umar saat menyampaikan Konferensi Pers hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah, di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026. |
JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri 2026 sebagai sarana memperkuat persatuan dan solidaritas umat di tengah perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah di masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial demi mendukung terciptanya Indonesia yang damai dan sejahtera.
"Kami mengimbau seluruh umat Islam Indonesia untuk senantiasa menjaga ketenangan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama masa Lebaran tahun ini,” kata Menag Nasaruddin saat Konferensi Pers Sidang Isbat, Kamis malam, 19 Maret 2026.
Menurutnya, Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar sesama.
"Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat umat, menyambut Idul Silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.
"Sebagai Menteri Agama dan mewakili pemerintah, saya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap toleransi di tengah perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri di masyarakat.
Dia meminta umat Islam saling menghormati, khususnya bagi yang masih melanjutkan ibadah puasa hingga 30 hari.
“Kepada rekan-rekan kita yang mungkin akan beribadah lebih dahulu, kami mohon agar tetap bertoleransi terhadap saudara-saudaranya yang masih melanjutkan puasa hingga 30 hari,” ujar Nasaruddin. (*/red)
