![]() |
| Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. |
BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Hotel Hermes Palace dan turut didampingi Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, serta Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah.
Tiga ulama yang menerima secara simbolis, yakni Tgk H Syech Hasanoel Basry (Abu Mudi), Waled Nuruzzahri (Waled Nu), dan Abiya Anwar Usman (Abiya Kuta Krueng).
Muhaimin mengatakan, pemberian tiket umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kepada ulama yang selama ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, termasuk dalam mendukung perjuangan PKB.
“Dukungan ulama dan santri adalah ruh perjuangan. Ini bukan sekadar hubungan politik, tetapi juga hubungan ideologis dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat,” ujar Muhaimin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, pimpinan dayah, dan santri di Aceh yang terus membersamai perjalanan politik PKB, khususnya di bawah kepemimpinan Ruslan Daud.
![]() |
| Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. |
Sementara itu, Abiya Anwar Usman menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Muhaimin kepada ulama Aceh.
Ia menilai kedekatan Muhaimin dengan ulama telah terjalin sejak lama.
“Beliau tidak bisa dipisahkan dari ulama Aceh. Sejak dulu sudah dekat dengan para ulama di Aceh,” ujarnya.
Ruslan Daud menambahkan, pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026-2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara ulama dan umara di Aceh.
Menurutnya, kehadiran Muhaimin bersama para ulama kharismatik menjadi energi baru bagi kader PKB untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Ini menjadi awal langkah memperkuat sinergi antara politik dan nilai-nilai keislaman dalam membangun Aceh yang lebih baik,” kata Ruslan.
Selain pengukuhan pengurus, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang membahas program pemberdayaan masyarakat serta strategi politik PKB ke depan. (Joniful Bahri)

