-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

DKBPPPA Kabupaten Serang Gencarkan MBG 3B untuk Turunkan Stunting, Luncurkan Inovasi 'Lapor Gizi 3B'

By On Kamis, Mei 21, 2026

 



SERANG – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang melalui Bidang KB terus bergerak masif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B, instansi ini fokus mengintervensi pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus menghadirkan inovasi Layanan pengaduan, pengawasan menu, dan tepat sasaran manfaat MBG melalui kanal khusus bertajuk "Lapor GIZI 3B Bumil, Busui dan Balita Non Paud".


Langkah strategis ini selaras dengan arahan tegas Presiden Republik Indonesia terkait program prioritas pemenuhan gizi nasional, serta komitmen penuh Bupati Serang dalam mencetak generasi emas 2045 yang bebas dari ancaman tengkes (stunting).


Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) DKBPPPA Kabupaten Serang sekaligus sebagai Inovator Layanan Pengaduan Lapor Gizi 3B, iis isnawati, S.ST., M.Kes, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG 3B ini sangat bergantung pada ketepatan dan kualitas nutrisi yang disajikan kepada sasaran intervensi.


"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Ibu Bupati Serang, prioritas utama kita adalah memastikan bahwa setiap anak dan kelompok sasaran menerima asupan gizi yang optimal dan tepat sasaran, MBG 3B dirancang khusus sebagai stimulus nyata di lapangan untuk menekan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Serang," ujar iis isnawati saat memberikan keterangan pers.


Ia melanjutkan, Inovasi ini dirancang agar menjegal informasi-informasi yg blum jelas akan kebenarannya di kalangan Masyarakat yang mendapatkan MBG 3B di Kabupaten Serang.


"kami sudah bergerak ke masyarakat maupun ke Dapur SPPG yang ada di Kabupaten Serang, kita saat ini sudah merancang set plan untuk inovasi ini di Januari 2026 bergerak dari awal Februaru, jadi jika masyarakat ingin melaporkan terkait Menu, maupun tidak tepat sasaran bisa laporkan ke kami melalui kanal yang sudah kita sosialisasikan kemasyarakat, setiap kita kelapangan kita pantau setiap di posyandu kita tempelkan Barcode Lapor Gizi 3B, kita sudah berjalan di beberapa titik seperti, Kramwatu, Cikeusal, dan Pematang Kragilan, dan sudah banyak juga masukan-masukan atau pengaduan dari masyarakat melalui scan barcode yg sudah di tempel kan di tempat pendistribusian atau tempat-tempat lainnya," ucapnya.


*Program Inovasi Bidang KB 'Lapor gizi 3B*


Untuk menjaga kualitas dan objektivitas di lapangan, DKBPPPA Kabupaten Serang menginisiasi hadirnya program Lapor Gizi 3B. Kanal ini berfungsi sebagai wadah pelaporan, pemantauan, dan evaluasi langsung terkait variasi serta kelayakan menu-menu MBG yang didistribusikan kepada masyarakat.


iis isnawati menjelaskan bahwa menu dalam MBG 3B diatur secara ketat berdasarkan pemenuhan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah-buahan yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan tentunya berkoordinasi dengan ahli gizi


"Melalui inisiasi Lapor Gizi 3B ini, kita membuka ruang transparansi. Masyarakat maupun tim pendamping di lapangan dapat melaporkan langsung kondisi menu MBG yang diterima. Apakah menunya sudah sesuai standar gizi, bagaimana variasinya, hingga ketepatan distribusinya. Kita ingin memastikan tidak ada penurunan kualitas menu di tingkat bawah," tambahnya.


*Sinergi Menuju Kabupaten Serang Bebas Stunting*


Program MBG 3B dan inovasi Lapor gizi 3B ini diharapkan dapat menjadi daya dorong baru yang mempercepat target penurunan stunting di Kabupaten Serang. DKBPPPA juga terus bersinergi dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK), tpd (tim penggerak desa, kader Posyandu, serta pemangku kepentingan (stakeholders) terkait untuk melakukan pengawalan ketat.


Pemerintah Kabupaten Serang berharap, dengan adanya komitmen dari jajaran birokrasi, pemantauan menu yang ketat, serta partisipasi aktif masyarakat melalui Lapor gizi 3B, pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Serang dapat terpenuhi secara merata demi menyongsong Indonesia Emas 2045 Dan sesuai astacipta ke-4 bapak Presiden. (*)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »