![]() |
| Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. |
TANGERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi Februari–Maret 2026 yang menyasar jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Kepala Desa (Kades) Cikuya, Ade Sapei yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear didampingi Kadus, Babinsa, Petugas BULOG, sejak pukul 08.10 WIB, telah memonitoring pelaksanaan pendistribusian bantuan pangan berupa beras kepada 2.356 KPM.
Jumlah beras yang diterima oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Cikuya sebanyak 47,12 ton atau 4.712 Karung dan 785 Dus minyak sayur berisi 9.424 liter minyak sayur.
Untuk pelaksanaan pendistribusian bantuan, Pemdes Cikuya menugaskan 10 staffnya dibantu para Ketua RT, Ketua RW dan LPM untuk melayani pendistribusian bantuan pangan tersebut berdasarkan barcode yang dari para penerima bantuan.
![]() |
| Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. |
Bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk bulan Februari - Maret 2026, sehingga masing-masing KPM menerima dua karung sebanyak 20 kilogram dan empat liter minyak sayur. Karena per KPM per bulannya mendapatkan bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram dan minyak sayur sebanyak dua liter.
Adapun penerima bantuan pangan adalah yang merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sesuai data pada masing-masing Desa.
Program bantuan pangan ini akan diberikan oleh Pemerintah hingga bulan Juni 2026 untuk terus menjaga stabilitas daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
![]() |
| Kades Cikuya, Ade Sapei saat memantau pendistribusis bantuan beras Bulog, Senin, 25 Mei 2026. |
Tujuan utama program bantuan pangan ini adalah:
1. Mengatasi Krisis Pangan: Saat terjadi bencana alam, gagal panen, atau keadaan darurat lainnya, pemerintah dapat menyalurkan cadangan beras ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Menjaga Stabilitas Harga Beras: Dengan mengelola cadangan beras, pemerintah bisa mencegah lonjakan harga beras di pasar.
3. Mendukung Ketahanan Pangan Nasional: Cadangan ini memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi, terutama mereka yang berada di bawah garis kemiskinan.
Ade Sapei menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah atas perhatian dan kepeduliannya.
Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk stimulus ekonomi yang sangat berarti untuk membantu menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat.
"Kepada warga penerima bantuan, manfaatkanlah bantuan ini sebaik-baiknya. Semoga bantuan ini membawa berkah bagi kita semua. Aamiin," ujarnya, Senin, 25 Mei 2026. (Reno)


