-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Terkait Berita RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Dikeluhkan: Fasilitas Rusak, Petugas Sulit Ditemukan pihak RSUD Dr.Dradjat Prawiranegara bungkam!

By On Rabu, Juni 03, 2026

 

 


SERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Dradjat Prawiranegara di Kota Serang menuai keluhan keras dari masyarakat terkait kualitas fasilitas dan pelayanan yang dianggap jauh dari standar layak. Keluhan ini muncul setelah banyak keluarga pasien mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan serta menemukan kondisi bangunan dan peralatan yang tidak terawat dengan baik.

 

Berdasarkan pantauan langsung yang dilakukan pada Senin, 22 Mei 2026, terlihat jelas kondisi ruang rawat inap yang sangat memprihatinkan. Dinding ruangan terlihat lembab, berlumut, dan catnya banyak yang mengelupas seolah tidak pernah mendapatkan perawatan rutin. Fasilitas pendukung seperti toilet pasien juga dalam keadaan buruk: kloset tidak bisa digunakan, saluran air bocor, dan ruangan terasa bau serta kotor. Jendela-jendela di sejumlah ruangan pun terlihat sangat kotor dan tidak terawat.

 

Salah satu keluarga pasien, Dinar, menyampaikan keluhannya secara langsung. Menurutnya, kondisi peralatan medis dan pendukung juga banyak yang rusak, termasuk pendingin ruangan atau AC. “Mesinnya menyala tapi udara yang keluar tidak dingin, seolah tidak ada isi freonnya. Parahnya lagi, AC ini bocor deras sampai harus ditampung pakai ember, kalau tidak nanti lantai ruangan banjir,” ungkapnya.

 

Masalah lain yang menjadi sorotan adalah sulitnya menemukan petugas medis, terutama pada jam-jam dini hari. Banyak keluarga pasien mengaku tidak bisa bertemu perawat atau petugas lainnya mulai pukul 03.00 hingga 05.00 WIB. “Jam 4 pagi misalnya, kita cari petugas susah sekali dipanggil-panggil juga tidak ada yang menjawab. Sepertinya tidak ada yang bertugas atau tidak berada di tempatnya,” tambah Dinar.

 

Kondisi ini mendapat tanggapan pedas dari aktivis masyarakat di Kota Serang, Rahmat. Ia menilai situasi tersebut sangat memalukan, terlebih karena rumah sakit ini milik pemerintah dan seharusnya menjadi contoh terbaik pelayanan kesehatan di daerah.

 

“Anggaran negara mengalir besar setiap tahunnya, tapi yang kita lihat fasilitas rusak, kotor, dan tidak terawat. Petugas pun tidak ada di tempat, dipanggil berkali-kali tak ada tanggapan. Di mana tanggung jawab pengelola? Ini rumah sakit milik rakyat, bukan milik pribadi,” tegas Rahmat dengan nada kecewa.

 

Ia juga menyebutkan kondisi ini sangat kontras dengan isu maraknya dugaan penyalahgunaan anggaran yang sering dibahas belakangan ini. Menurutnya, uang rakyat seolah hanya dibelanjakan tanpa hasil yang nyata bagi kepentingan publik.

 

“Kami ingin bertanya kepada pihak pengelola: untuk apa anggaran perawatan dan peningkatan pelayanan jika hasilnya seperti ini? Pasien datang untuk sembuh, malah semakin menderita karena harus menghadapi fasilitas rusak dan pelayanan yang kosong. Kami meminta Dinas Kesehatan serta pimpinan rumah sakit segera mengambil tindakan nyata. Jangan biarkan pelayanan kesehatan bagi rakyat hanya menjadi formalitas semata,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan pada rabu, 3 Juni 2026, pihak manajemen RSUD dr. Dradjat Prawiranegara belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait seluruh keluhan dan temuan yang ada.

 

Masyarakat luas berharap keluhan ini mendapat perhatian serius, sehingga RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dapat segera diperbaiki menjadi tempat pelayanan kesehatan yang benar-benar bersih, nyaman, dan memberikan pelayanan yang manusiawi bagi seluruh warga yang membutuhkan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »