-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketua BEA Jabar Asep Suherman Optimistis Wujudkan Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Teknologi

By On Sabtu, Januari 17, 2026

 


BANDUNG, KabarViral79.Com – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Building Engineer Association (BEA) Provinsi Jawa Barat, Asep Suherman, menyatakan optimisme tinggi dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang efisien dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi di dunia engineering.

Optimisme tersebut disampaikan Asep saat ditemui usai pembukaan Gathering BEA Jawa Barat 2026 bertajuk “Water Technology Management” yang digelar di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Sabtu (17/1/2026).

“Saya optimis pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya air dapat terus disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya melalui para member BEA dan stakeholder terkait,” ujar Asep Suherman.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi para praktisi, profesional, serta pelaku industri teknik bangunan dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk saling berbagi wawasan, inovasi, dan teknologi terbaru.

Asep menegaskan, BEA Jawa Barat terus berkomitmen berperan aktif dalam mendorong perkembangan dunia engineering. Ia menilai, kegiatan gathering tahunan tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penguatan kapasitas para engineer.

“BEA Jawa Barat harus memiliki asas manfaat. Untuk mendukung program pemerintah, kami berupaya melakukan langkah nyata dengan menghadirkan informasi dan teknologi terkini kepada seluruh engineer di Jawa Barat,” katanya.

Asep yang juga menjabat sebagai Corporate Engineer di salah satu perusahaan di Bandung ini menjelaskan, BEA Jawa Barat merupakan asosiasi berbadan hukum dengan visi dan misi yang kuat dalam meningkatkan daya saing anggota, baik di tingkat nasional maupun global.

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), BEA Jawa Barat merupakan organisasi non-profit yang fokus pada pengembangan kompetensi, profesionalisme, serta etika para engineer bangunan.

“Kami ingin anggota BEA memiliki daya saing global dan tetap menjalin komunikasi yang baik dengan para vendor. Bagi kami, vendor adalah mitra strategis yang harus dijaga. BEA Jawa Barat berkomitmen membantu vendor dalam pencapaian target bisnis melalui wadah asosiasi ini,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BEA Jawa Barat berharap dapat memperkuat kolaborasi antarprofesional di bidang teknik bangunan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air yang efisien dan berkelanjutan demi masa depan industri konstruksi di Indonesia.

Selain sesi diskusi dan pemaparan teknologi, acara Gathering BEA Jawa Barat 2026 juga dirangkaikan dengan pembagian doorprize menarik, mulai dari sepeda motor, kulkas, televisi, mesin cuci, hingga uang tunai jutaan rupiah bagi peserta dan tamu undangan.

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bimtek Implementasi SMP Bersama GITET New Ujung Berung

By On Senin, Juni 16, 2025


BANDUNG, KabarViral79.Com Polri melakukan kegiatan pembukaan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan bersama GITET New Ujung Berung dan GI New Rancakasumba UPT Bandung Jawa Barat (Jabar), di Meetspace E Lt. 2 Hotel de Braga, Senin, 16 Juni 2025.

Paparan Ketua Tim Bintek Implementasi SMP dipimpin oleh Kombes Pol Erwin Rachmat (Ketua Tim) didampingi AKBP Bohari (Anggota), Fitriana Nurhayati (Sekretaris) Iskandarsyah (Anggota) Zuhdi  B Arrasuli (Anggota) Meilina D Irianti (Anggota).

Turut hadiri dari eksternal GM UIT JBT, Abdul Salam Nganro, SM; Pemeliharaan Transmisi Azhar, SM; Keuangan, Kom dan Umum, Firdaus Moch Nur, Manager UPT Bandung, Stefanus Yan Kurniawan; Manager Keselamatan, Kesehatan Kerja Lingkungan, Keamanan, Yeni Dwi Arianto; Manger UIT Layanan Transmisi dan Gardu Induk Bandung Timur, Indra Syamsu.

Kombes Pol Erwin Rachmat menyampaikan, pembukaan kegiatan Bintek Implementasi SMP obvitnas GITET New Ujung Berung dan GI New Rancakasumba UPT Bandung UIT Jabar berjalan dengan lancar dan terlaksana sesuai rengiat yang sudah ada.

“Alhamdulillah kegiatan Bimtek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan bersama GITET New Ujung Berung dan GI New Rancakasumba UPT Bandung berjalan lancar dan dapat terlaksana sesuai rengiat yang sudah ada,” ucapnya. (*/red)

Misteri Gudang BBM Ilegal di Kabupaten Bandung Pindah Lokasi, Dikabarkan Kini Berada di Jl. Bypass Cicalengka

By On Rabu, Mei 14, 2025


KABUPATEN BANDUNG, KabarViral79.Com  Aktivitas perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Kabupaten Bandung diduga semakin merajalela.

Sebuah gudang BBM ilegal yang sebelumnya beroperasi di Jl. Jalegong, Kecamatan Rancaekek, kini berpindah lokasi ke gudang lama, tepatnya di Jl. Bypass Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, Rabu, 14 Mei 2025 mengungkapkan, kedua lokasi tersebut bukan sekadar gudang penyimpanan, melainkan pusat suplai BBM ilegal jenis solar.

Diketahui, bisnis BBM ilegal tersebut baru-baru ini dikendalikan oleh seorang bos bernama Frengky yang diduga memiliki jaringan distribusi luas.

Keberadaan gudang BBM ilegal itu berisiko besar bagi keselamatan masyarakat sekitar walaupun berlokasi kurang padat penduduk.

Selain itu, aktivitas ilegal itu berpotensi menyebabkan kerugian negara miliaran rupiah akibat penyelundupan dan penghindaran pajak.

Hingga saat ini, praktik perdagangan BBM ilegal tersebut masih berlangsung tanpa tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH). Padahal, dampak dari perdagangan BBM ilegal ini sangat serius, mulai dari ancaman kebakaran hingga dampak ekonomi negatif bagi masyarakat dan pemerintah.

Masyarakat sekitar mendesak pihak Kepolisian serta instansi terkait untuk segera menindak tegas pelaku bisnis BBM ilegal itu sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

Keberadaan gudang ilegal di Jl. Bypass, Cicalengka jelas melanggar hukum dan harus segera diberantas demi keamanan dan kestabilan energi di Kabupaten Bandung.

Sesuai dengan Pasal 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelaku kejahatan itu dapat dijerat dengan hukuman penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar. (*/red)

Praktik Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU 34.402.10 Caringin Kembali Marak, Polrestabes Bandung Akan Tindak Tegas

By On Rabu, Mei 14, 2025


BANDUNG, KabarViral79.Com Praktik ilegal penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU 34.402.10 Caringin, tepatnya di Jl. Caringin No.4-10, Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, kembali marak.

Dugaan keterlibatan mafia solar dalam operasi ini semakin menguat, sehingga masyarakat dan berbagai pihak meminta Polrestabes Bandung dan Polda Jabar segera mengambil tindakan tegas.

Tim awak media menemukan aktivitas mencurigakan di SPBU tersebut pada Selasa malam, 13 Mei 2025, sekitar pukul 23.33 WIB hingga pagi. Beberapa kendaraan modifikasi, seperti mobil truk bak dan terlihat melakukan pengangsuan (pengisian BBM dalam jumlah besar-red) menggunakan tangki tambahan yang telah dimodifikasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Solar subsidi yang diangkut oleh kendaraan-kendaraan tersebut kemudian disetorkan ke gudang penyimpanan tepatnya di Jl. Bypas Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

“Mobil truk bak berwarna biru kuning sopirnya bernama Topik alias Lanyed semalam di SPBU Caringin bisa 2.000 liter bang. Cuma bisa ngisinya malam doang, kalau siang antri soalnya,” kata narasumber yang namanya masih dirahasiakan.

Menurutnya, mereka dengan cara menggunakan barcode dan nomor polisi berbeda-beda untuk menghindari deteksi sistem. Petugas SPBU pun disebut turut serta dalam praktik ilegal ini dengan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual solar subsidi. 

“Harga solar yang seharusnya Rp 6.800 per liter dijual dengan harga Rp 7.200 hingga Rp 7.300 per liter,” imbuhnya.

Ribuan liter Solar raib setiap hari. Masyarakat dirugikan dan diperkirakan para mafia ini mampu menyerap hingga 2.000 hingga 3.000 liter solar subsidi per hari, bahkan lebih.

Akibatnya, masyarakat yang benar-benar membutuhkan subsidi, seperti pengusaha kecil dan pemilik kendaraan umum, mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar dengan harga yang seharusnya lebih murah.

Dengan adanya keterlibatan oknum petugas SPBU, distribusi BBM bersubsidi menjadi tidak tepat sasaran, sehingga merugikan negara dan masyarakat luas.

Masyarakat berharap Polrestabes Bandung, Polda Jabar, Pertamina, dan BPH Migas segera turun tangan untuk menghentikan praktik ilegal ini. Jika dibiarkan, penyelewengan BBM bersubsidi akan terus berlanjut dan merugikan banyak pihak.

Kasus ini menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap SPBU dan distribusi BBM subsidi masih lemah. Perlu adanya tindakan tegas untuk memberikan efek jera kepada para pelaku dan memastikan BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Pihak Kepolisian Polrestabes Bandung saat dikonfirmasi akan segera menindak ke lokasi.

“Terima kasih atas informasinya pak. Tim kami sedang memantau, jika tertangkap tangan akan kami tindak bersama SPBU-nya,” ujarnya, Rabu, 14 Mei 2025. (*/red)

Diduga Terima Uang Koordinasi dari Pemilik Kios Penjual Obat Terlarang di Jalan Cisaranten IV, Oknum APH Polrestabes Bandung Minta Hapus Berita

By On Rabu, April 09, 2025


KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com Alih-alih memberantas peredaran obat keras golongan G, oknum Aparat Penegak Hukum (APH) Polrestabes Bandung diduga terima “Uang Koordinasi” dari pemilik atau para cukong-cukong mafia obat keras golongan G.

Dugaan adanya pemberian upeti kepada oknum di Polrestabes Bandung itu terungkap setelah ramai pemberitaan toko yang diduga menjual obat keras golongan G. Oknum tersebut meminta wartawan untuk segera menghapus atau menurunkan berita. 

Dia juga mengaku kios yang menjual obat terlarang di Jalan Cisaranten IV No.56, RT 004 RW 005, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) itu miliknya.

“Ijin konfirmasi kang terkait beberapa berita media akang bisa dihapus! Karena itu pegangan saya,” ujar oknum APH kepada wartawan melalui sambungan aplikasi WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitar Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), diresahkan dengan keberadaan sebuah kios yang diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Hexymer secara bebas. 

Baca juga: Warga Resah dengan Keberadaan Kios Penjual Obat Terlarang Jenis Tramadol dan Hexymer di Cisaranten Kota Bandung, Polisi Diminta Tindak Tegas

Kios tersebut berlokasi di Jalan Cisaranten IV No.56, RT 004 RW 005, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Awak media menerima laporan dari warga yang merasa khawatir dengan keberadaan kios tersebut.

Warga mengungkapkan keheranan mereka melihat banyak anak muda membeli dan mengonsumsi obat di kios yang berkamuflase sebagai penjual jajanan anak kecil.

“Saya heran, kok kios jajanan anak-anak selalu rame yang beli. Tapi yang dibeli atau dibawa si pembeli bukan jajanan, sepertinya obat. Soalnya banyak juga yang saya liat anak muda beli dan langsung dikonsumsi di toko tersebut,” ucap salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa, 18 Maret 2025. (*/red)

Bos Frengki, Mafia BBM Sedot Solar Diduga Kembali Beraksi di Setiap SPBU Kabupaten Bandung, Sumedang hingga Garut

By On Kamis, April 03, 2025


BANDUNG, KabarViral79.Com Bos Frengki, mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) sedot solar diduga kembali beraksi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Bandung, Sumedang hingga Garut, Jawa Barat (Jabar).

Lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan pelaku BBM jenis solar di Kabupaten Bandung membuat para mafia BBM semakin merajalela.

Mafia BBM terang-terangan menyedot Bio Solar, ratusan hingga ribuan liter dari SPBU yang seharusnya menjadi jatah bagi masyarakat pengguna umum sesuai peruntukkannya.

Dari informasi yang dihimpun pada Kamis, 03 April 2025, aksi para mafia BBM beraksi di beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Bandung.

Mereka menjalankan aksinya dengan “Helikopter” (mobil truck dimodifikasi tangki, dan menggunakan babytank-red).

Modus operandi yang dilakukan dengan membeli Bio Solar di SPBU, lalu saat pengisian terdapat selang di bagian tangki kendaraan yang tersambung dengan tangki BBM yang ditaruh di dalam bak truck maupun box yang digunakan.

Jadinya Bio Solar yang masuk ke tangki kendaraan disedot mengalir ke tangki muatan di dalam mobil box ataupun truck tersebut.

Biasanya memiliki kapasitas hitungan ton BBM yang tersedot, sehari secara berulang pengisian bio solar bisa ratusan liter bahkan mencapai ribuan liter dengan barcode MyPertamina yang berbeda-beda.

Setelah mengisi, mobil angkutan lansir BBM tersebut itu kemudian keluar dari SPBU untuk menghindari kecurigaan masyarakat. Selang beberapa menit kemudian, mobil tersebut masuk lagi ke SPBU untuk pengisian.

Praktik seperti itu dilakukan berulang-ulang sampai tangki di belakang terkadang hingga penuh. Jika penuh, bisa mencapai ribuan liter.

“Pemain solar itu sudah nyambung ke oknum, jadi aman menjalankan usahanya,” ujar sumber di lapangan, Kamis, 03 April 2025.

Diharapkan, penegak hukum Polri dapat menyelidiki mafia BBM yang disinyalir melakukan penimbunan dan pendistribusian BBM Subsidi tanpa izin di wilayah Bandung. Tindak dan tangkap para pelaku mafia BBM yang melanggar aturan perundang-undangan di Indonesia. (Red/Ajat)

Warga Resah, Toko Obat Keras Marak Beredar Bebas di Bojongloa Kidul Kota Bandung

By On Kamis, Maret 27, 2025

Salah satu lokasi toko penjual obat keras berkedok toko kosmetik di Jl. Soekarno Hatta, No.386, Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). 

KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com Tramadol merupakan obat yang berkerja pada sistem saraf, sehingga memberikan efek halusinasi pada penggunanya. Jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan kejang serta kerusakan pada saraf. Untuk mengkonsumsi obat ini jelas harus dengan petunjuk dokter.

Pantauan awak media, pada Kamis, 27 Maret 2025, obat keras terbatas seperti Tramadol, Hexymer, Double X dan sejenisnya marak beredar bebas di Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Obat keras tersebut mudah dibeli di toko kosmetik, salah satunya di Jl. Soekarno Hatta, No.386, Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, seharga Rp 40 ribu per lima butir obat jenis tramadol, tanpa resep dokter. 

Salah seorang penjaga toko saat dikonformasi awak media membenarkan bahwa toko tersebut menjual obat terlarang jenis Tramadol, Hexymer dan Double X.

“Betul Bang, saya jual obat daftar G jenis Tramadol dan Hexymer,” ucapnya.

Terpisah, warga setempat mengaku resah dengan adanya peredaran obat golongan HCL seperti Tramadol dan Hexymer yang marak beredar di wilayah hukum Polsek Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Hal ini jelas menunjukan minimnya kepercayaan masyarakat terhadap Aparat Penegak Hukum (APH).

“Saya resah hampir setiap dengan adanya pil koplo mudah didapat. Kekhawatiran saya berdasar Pak, karena saya memiliki anak laki-laki yang masih sekolah,” ujar warga setempat yang tidak mau disebutkan jati dirinya.

Diketahui, peredaran obat keras terbatas (K), golongan HCL seperti Tramadol dan sejenisnya tergolong cukup terorganisir dengan baik.

Hal tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Instansi Kepolisian, khususnya Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, untuk bisa memberantas Kartel pengedar obat keras tanpa legalitas, atau mungkin peredaran obat tersebut dijadikan lahan basah bagi kebanyakan oknum yang tidak bertanggung jawab. (*/red)

SPBU 34.403.10 Al Masoem Diduga Kongkalikong dengan Mafia BBM Ilegal

By On Kamis, Maret 20, 2025



Penampakan truk “Heli” penghisap BBM jenis Solar bersubsidi saat melakukan aktivitas ilegal di salah satu SPBU di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). 

BANDUNG, KabarViral79.Com Berbagai upaya pemerintah dalam mengatasi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sepertinya sia-sia. Pasalnya, ada saja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara sengaja menjual BBM bersubsidi tidak sesuai aturan.

Salah SPBU yang “Nakal” tersebut, salah satunya adalah SPBU 34-403.10 Al Masum yang berada di Jalan Raya Cibiru, Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang kenek mobil truk bak penghisap BBM ilegal saat dimintai keteranganya melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Menurutnya, aktivitas bisnis BBM ilegal bosnya dua hari kemarin tidak berjalan dikarenakan uang belanja berkurang.

“Dua hari kemarin tidak jalan, karena bos kekurang uang buat belanja. Malam ini kita baru muali lagi pak,” ujarnya kepada media ini, Sabtu, 20 Maret 2025.

“Kita baru jalan di SPBU Al Masum, sama SPBU Cipacing sampai SPBU Tanjung dan Ciateul Garut pak,” imbuh kata kenek mobil Heli itu.

Diketahui, praktik mafia BBM kembali marak di Kabupaten Bandung, para pelakunya bahkan seolah tak tersentuh oleh hukum.

SPBU 34-403.10 Al Masum yang berada di Jalan Raya Cibiru, Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). 

Sudrajat selaku aktivis pemburu ilegal mengatakan, maraknya praktik mafia BBM itu terjadi karena belum disertai dengan penindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).

“Masih minimnya penindakan hukum terhadap praktik mafia BBM membuat bisnis ilegal solar bersubsidi ini terus terjadi, dan banyak di wilayah hukum Polres Sumedang,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 20 Maret 2025.

Sudrajat menambahkan, praktik mafia BBM itu tidak lepas dari adanya kebijakan pengurangan subsidi BBM selama ini.

Para mafia itu, kata dia, kerap menjalankan aksinya dengan memanfaatkan perbedaan harga BBM jenis solar subsidi dengan solar industri yang jauh lebih mahal.

“Para mafia BBM itu biasanya melakukan penimbunan dan penyelundupan BBM solar bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat, namun dijual kepada kalangan industri dengan harga lebih tinggi,” pungkasnya.

Ajat yang juga wartawan itu mewanti-wanti pihak APH agar tidak loyo terhadap mafia BBM, dan menindak secara tegas semua pihak yang bermain, terutama perusahaan yang terbukti melakukan praktik penjualan, penyaluran, serta menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.

“Bagi perusahaan yang kedapatan dan terbukti melakukan kecurangan dengan menjual BBM ilegal atau yang melakukan penadahan, maka semua itu harus ditindak tegas,” ucapnya.

Pembekuan operasional, kata Ajat, menjadi opsi yang tepat bagi perusahaan yang terbukti melakukan penjualan, penyaluran, dan menadah BBM ilegal, selain tentunya sanksi pidana.

“Penerapan hukuman seharusnya bukan hanya dari sisi sanksi pidana, namun juga disertai dengan pembekuan aktivitas perusahaan, bahkan dengan mencabut izin usahanya,” tutupnya. (*/red)

APH Diminta Tindak Tegas Toko Obat Keras di Pakemitan Cinambo Kota Bandung yang Bikin Resah Warga

By On Selasa, Maret 18, 2025


KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com Aktivitas toko obat keras golongan G jenis Tramadol dan Hexymer di Jl. AH. Nasution, RT 001 RW 002, Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), sudah meresahkan warga setempat.

Warga berharap Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah tersebut untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap peredaran obat-obatan terlarang tersebut.

Pasalnya, apabila, tidak segera disikapi dengan serius akan makin banyak jatuh korban dari efek obat-obatan terlarang tersebut dan merusak mental penerus bangsa.

Hal itu dibenarkan oleh warga setempat yang menyatakan bahwa toko yang berada di sebelah Bank BCA tersebut benar menjual obat terlarang jenis Tramadol dan Hexymer.

“Saya tau toko itu menjual obat-obatan terlarang pada saat ditindak oleh aparat penegak hukum,” ujarnya kepada media ini, Selasa, 18 Maret 2025.

Hal senada dikatakan warga Pakemitan berinisial B. Menurutnya, harusnya sebelum bulan suci Ramadan toba-toko tersebut ditutup.

“Ini kan bulan suci Ramadan. Bulan yang penuh ampunan, harus bersih dari semuanya. Saya berharap pihak Kepolisian segera menindak toko di sebelah Bank BCA itu,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pelaku usaha yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu dapat dikenakan sanksi pidana.

Sesuai dengan Pasal 435 Undang-Undang RI No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

Selain itu, Polisi juga dapat mensangkakan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar. (*/red)

Warga Resah dengan Keberadaan Kios Penjual Obat Terlarang Jenis Tramadol dan Hexymer di Cisaranten Kota Bandung, Polisi Diminta Tindak Tegas

By On Selasa, Maret 18, 2025


BANDUNG, KabarViral79.Com Warga sekitar Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), diresahkan dengan keberadaan sebuah kios yang diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Hexymer secara bebas. 

Kios tersebut berlokasi di Jalan Cisaranten, IV No.56, RT 004 RW 005, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Awak media menerima laporan dari warga yang merasa khawatir dengan keberadaan kios tersebut. Warga mengungkapkan keheranan mereka melihat banyak anak muda membeli dan mengonsumsi obat di kios yang berkamuflase sebagai penjual jajanan anak kecil.

“Saya heran, kok kios jajanan anak-anak selalu rame yang beli. Tapi yang dibeli atau dibawa si pembeli bukan jajanan, sepertinya obat. Soalnya banyak juga yang saya liat anak muda beli dan langsung dikonsumsi di toko tersebut,” ucap salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa, 18 Maret 2025.

Awak media juga mengamati aktivitas di kios tersebut, mencoba membeli obat Tramadol di kios tersebut dengan uang Rp50 ribu, dan berhasil mendapatkan lima butir obat Tramadol dengan kembalian uang Rp2.000.

Saat ditanya mengenai jenis obat yang dijual, penjaga kios mengaku menjual obat jenis Tramadol dan Hexymer.

Warga berharap, pihak Kepolisian, khususnya Polsek Cinambo, segera bertindak tegas atas keberadaan kios tersebut.

“Ya saya mohon disampaikan kepada aparat Kepolisian, khusus Polsek Cinambo, untuk segera bertindak tegas atas adanya kios yang berjualan-obat obatan jenis Tramadol dan Hexymer itu,” ujar salah seorang warga.

“Kami sebagai masyarakat merasa resah dan takut atas bebasnya penjualan obat-obatan yang ada di wilayah kami,” tambahnya.

Untuk diketahui, fenomena itu menunjukkan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terkait peredaran obat-obatan terlarang. Penjualan obat-obatan terlarang secara bebas dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, khususnya bagi para remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan obat.

Pihak Kepolisian diharapkan segera menindaklanjuti temuan ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Cinambo. (*/red)

Penjual Obat Keras di Cibeunying Kidul Terkesan Kebal Hukum, Polsek Cibeunying Kidul Diduga Tutup Mata

By On Selasa, Februari 04, 2025


KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com – Obat keras terbatas seperti tramadol, exymer, double X dan sejenisnya marak beredar bebas di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Peredaran obat keras marak dijual di toko-toko kosmetik, salah satunya di Jl. TMB PPH, Mustofa 01 Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Tiga butir obat jenis tramadol dijual dengan harga Rp 20 ribu tanpa harus menunjukan resep dokter. 

Salah seorang penjaga toko kosmetik membenarkan bahwa toko tersebut menjual obat terlarang jenis tramadol, eximer dan xxx.

"Betul Bang, saya jual obat daftar G jenis tramadol juga eximer,” ujarnya, Senin, 03 Februari 2025.  

Sementara itu, warga setempat mengaku resah dengan adanya peredaran obat golongan HCL seperti tramadol dan hexymer yang marak beredar di wilayah hukum Polsek Cibeunying Kidul, Polrestabes Bandung.

Hal itu jelas menunjukan minimnya kepercayaan masyarakat terhadap Aparat Penegak Hukum (APH).

“Ya kami resah, hampir setiap sudut ada penjual pil koplo. Kami juga khawatir, karena saya memiliki anak laki yang masih sekolah,” ucapnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cibeunying Kidul, AKP Suarto saat dikonfirmasi awak media terkait maraknya toko penjual obat daftar g, belum bisa memberi keterangan.

“Saya kontek anggota dulu pak,” ucapnya.

Untuk diketahui, peredaran obat keras terbatas (K), golongan HCL seperti tramadol dan sejenisnya tergolong cukup terorganisir dengan baik.

Hal tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Instansi Kepolisian, khususnya Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, untuk bisa memberantas Kartel pengedar obat keras tanpa legalitas. Atau mungkin peredaran obat tersebut dijadikan lahan basah bagi kebanyakan oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Tramadol merupakan obat yang berkerja pada sistem saraf, sehingga memberikan efek halusinasi pada penggunanya. Jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan kejang serta kerusakan pada saraf. Untuk mengkonsumsi obat ini jelas harus dengan petunjuk dokter. (*/red)

Menparekraf Optimis Pocari Sweat Run Bisa Menjadi Ajang Marathon Dunia

By On Senin, Agustus 19, 2024


BANDUNG, KabarViral79.Com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2024. 

Ia berharap agar acara ini dapat ditingkatkan skalanya menjadi setara dengan World Major Marathon di Tokyo pada masa mendatang.

Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan hal ini sesaat setelah memasuki garis finish pada "Pocari Sweat Run 2024" yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu lalu, 21 Juli 2024.

“Adanya belasan ribu peserta Pocari Sweat Run ini memacu masyarakat untuk bergaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi. Dengan rute yang sangat menantang, berbagai elevasi, dan cuaca sejuk, kita dapat mengundang negara-negara lain untuk mencoba pariwisata berbasis olahraga ini,” kata Menparekraf Sandiaga.

Keberhasilan penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2024 juga didukung oleh program kerja Kemenparekraf yang mengadakan pre-race dari Sabang hingga Merauke untuk menyiapkan acara ini.

Menparekraf Sandiaga berharap event pariwisata berbasis olahraga ini dapat terus ditingkatkan dan mengambil inspirasi dari kegiatan lari dunia populer seperti World Major Marathon di Tokyo.

PT Amerta Indah Otsuka selaku penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2024 menggandeng tiga Kementerian Republik Indonesia, yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian Kesehatan. Event ini untuk pertama kalinya berlangsung selama dua hari, yakni pada 20 dan 21 Juli 2024 di Kota Bandung.

Jika di tahun sebelumnya total peserta lomba Pocari Sweat Indonesia Run mencapai kurang lebih 27.398 orang secara offline dan online, di tahun ini ada peningkatan signifikan sejalan dengan penambahan satu hari pelaksanaan kegiatan.

Pihak penyelenggara mendata ada 42 ribu peserta yang mengikuti ajang event lari hybrid terbesar di Indonesia ini. Tahun depan penyelenggara menargetkan sebesar 100 ribu pelari yang diharapkan dapat mengikuti event ini.

Menparekraf Sandiaga juga menekankan bahwa penyelenggaraan event pariwisata berbasis olahraga memiliki dampak luas bagi masyarakat.

“Tingkat rata-rata pengeluaran wisatawan dua kali lipat lebih tinggi dari wisatawan pada umumnya. Kualitas wisatawannya meningkat sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ujar Sandiaga.

Selain lari, Menparekraf Sandiaga menyebutkan, banyak kegiatan pariwisata berbasis olahraga lainnya yang dapat dilakukan di Indonesia seperti sepeda, duathlon, triathlon, dan otomotif yang mudah menarik wisatawan mancanegara.

“Ini menunjukkan pentingnya pertumbuhan sports tourism di Indonesia dan besarnya potensi yang dimiliki untuk menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut,” kata Menparekraf Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Anwari Masatip; serta Direktur Event Nasional dan Internasional, Fransiskus Handoko.

Jika di tahun sebelumnya total peserta lomba Pocari Sweat Indonesia Run mencapai kurang lebih 27.398 orang secara offline dan online, di tahun ini ada peningkatan signifikan sejalan dengan penambahan satu hari pelaksanaan kegiatan.

Pihak penyelenggara mendata ada 42.000 peserta yang mengikuti ajang event lari hybrid terbesar di Indonesia ini. Tahun depan penyelenggara menargetkan sebesar 100 ribu pelari yang diharapkan dapat mengikuti event ini.

Selain kegiatan lari, Pocari Sweat Run 2024 juga menyediakan berbagai aktivitas menarik dan edukatif terkait kesehatan dan kebugaran, menjadikannya lebih dari sekadar lomba lari, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat.

Pocari Sweat Indonesia Run 2024 juga mengadakan rangkaian program #SafeRunning untuk mengedukasi masyarakat bagaimana berlari secara benar, aman, dan nyaman. Mulai dari persiapan program latihan, pencegahan cedera, kesiapan tenaga medis yang lengkap di sepanjang rute, hingga penyediaan hydration point di setiap 2-2.5 kilometer demi pencegahan dehidrasi dan mendukung performa yang baik.


Sumber: PRNewswire

Satgas P4GN TNI AU Gelar Sosialisasi Anti Narkoba di Lanud Husein Sastranegara Bandung

By On Kamis, Juli 18, 2024


BANDUNG, KabarViral79.Com – Tim Satgas P4GN TNI AU melaksanakan sosialisasi Anti Narkoba di Gedung Graha Antariksa Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis, 18 Juli 2024.

Tim P4GN TNI AU diterima Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., sementara pemeriksaan urin seluruh anggota Lanud Husein Sastranegara dilaksanakan pada gedung yang sama.

Dalam sambutannya, Kolonel Pnb Alfian, mendukung cita cita Kasau agar setiap anggota TNI AU menjadi Ampuh, yakni Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis.

“Melalui kegiatan ini dapat dicegah tindakan yang merusak. Paling tidak, anggota kembali diingatkan untuk tetap menjaga sikap dan perilakunya. Hindari bahaya narkoba!,” ujarnya.

Danpuspomau Marsma TNI Pipik Krispiarto selaku Dansatgas P4GN TNI AU dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Tim Satgas Kolonel Pom Moendi Noegroho menekankan, Satgas P4GN TNI AU merupakan satuan tugas bentukan Mabesau yang bertanggungjawab kepada Kasau.

“Kami ke Bandung bertujuan mensukseskan Program Rencana Aksi Nasional yang dicanangkan pemerintah bagi seluruh instansi di Indonesia. Kami melaksanakan tindakan pre-emptive dan preventif serta represif terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan TNI AU. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terciptanya kondisi TNI AU yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” ujar Kolonel Pom Moendi.

Personel militer dan PNS Lanud Husein Sastranegara Bandung melaksanakan pemeriksaan urin sebagai bentuk deteksi dini, di awal hari setelah apel pagi.

Penyerahan rompi P4GN TNI AU kepada Danlanud Husein sebagai tanda komitmen P4GN. Pembagian booklet, pamflet judul Hidup Bebas Tanpa Narkoba serta stiker tentang narkoba.

Seluruh anggota Lanud Husein Sastranegara menerima pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak buruknya serta cara-cara untuk mengantisipasinya.

Sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba oleh Satgas P4GN TNI AU, dari bidang hukum, dan kesehatan.

Kali ini dipaparkan oleh Kolonel Kum Dedy Eka Putra, S.H., M.H., dari Dinas Hukum TNI AU.

Diingatkan kembali tentang Amanat Undang undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Inilah latar belakang hukum adanya sosialisasi Anti Narkoba. 

Bidang Kes oleh Letkol Kes Jamas Rahadi, S.Kep., M.M., dari Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa dr. Saryanto Jakarta. 

Kegiatan ceramah dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab yang ditanggapi oleh  Letkol Sus Jhoni Tarigan., A.Md., dari Disbintalidau. Serta Letkol Sus Michiko Moningkey, S.Sos., M.Han., dari Dispenau. Sebagai anggota Tim Satgas P4GN TNI AU di Lanud Husein Sastranegara Bandung. (*/red)

Maraknya Peredaran Obat-obatan Keras Jenis Tramadol, Heximer, dan Tri-Ex di Wilkum Polsek Soreang, Ada Apa Ya?

By On Jumat, Mei 31, 2024


BANDUNG, KabarViral79.Com – Sungguh miris, peredaran obat-obatan keras seperti Tramadol, Heximer, dan Tri-Ex dikabarkan beredar bebas di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Soreang, Polresta Bandung. 

Pantauan awak media, sebagian toko obat yang berkedok toko kosmetik ini dengan bebasnya menjual tanpa ada ijin dari BPOM, dan banyak dijumpai di beberapa titik di wilayah Babakan Petey, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, para penjual pun seakan tidak takut lagi dengan apa yang mereka jual, padahal yang mereka jual adalah salah satu obat-obatan penenang yang bisa berdampak merusak generasi muda.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu pembeli berinisial TT. Ia mengaku bahwa dirinya mendatangi warung tutup tersebut untuk membeli obat tramadol.

“Saya mendatangi warung yang tutup tadi untuk membeli obat tramadol pak,” ujarnya dengan tergesa-gesa.

Terkait maraknya aktivitas peredaran obat keras, salah seorang Aktivis Senior, Ahmad Junaidi angkat bicara.

“Dimanakah fungsi Kepolisian dalam hal tersebut? Khususnya jajaran Polsek Soreang, Polresta Bandung, yang seakan ‘tutup mata’ dalam menindak peredaran obat-obatan yang dikategorikan sebagai golongan obat berbahaya atau obat tipe G. Apabila dikonsumsi secara intens di luar dari dosis dokter yang dianjurkan akan mempengaruhi kewarasan setiap penggunanya,” kata Ahmad Junaidi. (*/red)

Miris! Perdagangan Obat Daftar G Marak di Kota Bandung

By On Jumat, April 26, 2024


KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com – Bisnis obat jenis psikotropika bagi segelintir oknum merupakan pijakan yang menggiurkan untuk meraup pundi-pundi uang. 

Peredarannya sudah menggurita menjangkau seluruh daerah. Ironisnya, secara kamuflase berbentuk toko, aksesoris HP, bebas dan vulgar obat-obatan jenis G seperti tramadol, eximer dijual. Hal itu terjadi di daerah Rancanumpang Gedebage, Bandung.

Pantauan awak media, pada Rabu, 24 April 2024, ternyata benar toko tersebut menjual obat-obatan jenis G dan kedapatan secara leluasa bertransaksi secara terang terangan menjual obat jenis tramadol eximer dan sejenisnya.

Saat awak media mencoba menelisik terkait siapa pemilik toko tersebut, penjaga toko terkesan menutupi, namun akhirnya terbongkar juga melalui penuturan tokoh masyarakat setempat yang ternyata diduga ada beberapa oknum yang memberikan persetujuan dengan iming-iming upeti, di antaranya pemilik kontrakan, Ketua RW, Kelurahan, Kecamatan juga aparat atau Polsek setempat.

Tokoh Masyarakat tersebut berharap agar praktek perdagangan obat jenis G segera dilakukan penertiban. Karena, kata dia, merupakan perbuatan melanggar aturan hukum yang berlaku dan jangka panjangnya akan merusak psikologis pemakainya. 

“Alangkah baiknya pemerintah setempat seperti RT dan RW, Kelurahan, Kecamatan juga Polsek setempat, agar segera ditutup atau pindah dari tempat tersebut karena sangat meresahakan masyarakat dan ditakutkan dijual kepada anak-anak di bawah umur,” tuturnya. 

Jelas sudah kegiatan haram tersebut ada yang membekingi, sebagaimana mengacu kepada Undang-undang mengenai psikotropika, toko tersebut dikategorikan sebagai pengedar obat obatan jenis G dapat dijerat Undang-Undang Kesehatan Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat 2 dan Ayat 3, juga UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (*/red)

Pj Gubernur Al Muktabar Hadiri Lepas Sambut Pangdam III/Siliwangi

By On Selasa, Maret 12, 2024


BANDUNG, KabarViral79.Com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar menghadiri Lepas Sambut Panglima Daerah Militer III/Siliwangi di Graha Tirta Siliwangi Jl. Lombok No.10 Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu malam, 09 Maret 2024.

Mayor Jenderal TNI Erwin Djatniko digantikan oleh Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar.

Mengenakan baju batik motif daun hijau, Al Muktabar menyerahkan cinderamata Batik Banten kepada Mayjen Erwin Djatniko yang didampingi istri Dwi Sekarsiwi.

Sebagai informasi, Pangdam III/Siliwangi dijabat oleh Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Mohammad Fadjar menggantikan Mayjen TNI Erwin Djatniko.

Serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam III/Siliwangi beserta Perwira Tinggi TNI AD lainnya dipimpin oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Gedung Nasution Markas Besar TNI Angkatan Darat pada Jumat, 08 Maret 2024.

Penunjukan Mayjen TNI Mohammad Fadjar, sebagai Pangdam III/Siliwangi tercantum dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/216/II/2024 tanggal 21 Februari 2024.

Mayjen TNI Mohammad Fadjar adalah lulusan Akmil 1993 yang semula menjabat Dirjen Pothan Kemhan dan menggantikan Mayjen TNI Erwin Djatniko yang menjabat Pangdam III/Slw sejak bulan Agustus 2023. Selanjutnya Mayjen TNI Erwin Djatniko menduduki jabatan baru sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad). (*/red)

Orderfaz Siap Dukung Pembukaan Kantor Pusat BPR AKU di Kota Bandung

By On Jumat, Maret 01, 2024

Direktur Utama BPR AKU Dwikun Agus Pamudji, dan jajaran Direksi, bersama Ketua Perbarindo Jawa Barat Mahfud Fauzi, serta CEO Orderfaz Reynaldi Gandawidjaja, melakukan Pemotongan Tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur dan kolaborasi. 

BANDUNG, KabarViral79.Com – BPR Artha Karya Usaha atau yang lebih familiar disebut BPR AKU, mengumumkan dengan bangga pembukaan Kantor Pusat baru, bertempat di Jl. Suniaraja No. 65, Bandung, pada tanggal 23 Februari 2024.

Acara penting ini menandai langkah awal dari kemitraan strategis antara BPR AKU dan Orderfaz, sebuah perusahaan Fintech terkemuka di Kota Bandung, yang secara khusus berfokus pada inovasi pembayaran dan penjualan online.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen keduanya dalam menghadirkan solusi revolusioner di dalam ekosistem umkm dan bisnis digital yang berkembang pesat.

“Pembukaan kantor pusat baru ini adalah bukti nyata dari komitmen BPR AKU dalam keseriusan memberikan layanan terbaik bagi pelaku bisnis di Jawa Barat pada era digital ini,” kata Dwikun Agus Pamudji, Direktur Utama BPR AKU.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jawa Barat Mahfud Fauzi, serta Ketua Komisariat Perbarindo Bandung, Muhammad Yadi.

Turut hadir juga para Kepala Cabang Bank terkemuka di Bandung, seperti Momo dari Bank BCA Cabang Mohamad Toha, Andi dari Bank Mandiri Cabang Surapati, Rinda dari Bank BJB Cabang Sumbersari, Eky Dyata dari Bank BRI Cabang Rajawali, serta sejumlah Direktur BPR di Kota Bandung.

BPR AKU telah secara konsisten meraih berbagai penghargaan dari majalah Infobank dan The Finance sebagai salah satu Top 100 BPR terbaik di Indonesia sejak tahun 2017 hingga 2022.

Prestasi ini mencerminkan dedikasi yang tak kenal lelah dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan BPR AKU dalam manajemen perusahaan yang kuat, tercermin dari rasio-rasio keuangan yang sehat.

Dukungan ini juga tercermin dalam laporan keuangan publikasi per tanggal 31 Desember 2023 oleh Otoritas Jasa Keuangan setiap triwulan, di mana BPR AKU mampu membukukan laba usaha yang signifikan, dengan rasio NPL sebesar 3,20 persen dan NIM sebesar 17 persen.

Pengelolaan biaya yang efisien juga tercermin dalam BOPO sebesar 78,75 persen, menandakan pengelolaan operasional yang baik didukung oleh manajemen kredit yang solid dengan NPL yang rendah.

“Pada acara peresmian kantor pusat baru BPR AKU, kami sangat bersemangat dalam menjalin kemitraan strategis dengan BPR AKU. Kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi UMKM dan pelaku bisnis digital, serta mengakselerasi pertumbuhan ekosistem bisnis digital di Jawa Barat," ujar Reynaldi Gandawidjaja, CEO Orderfaz.

Kerja sama antara BPR AKU dan Orderfaz diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi UMKM dan pelaku bisnis digital, baik dalam hal akses penyimpanan dana, pembiayaan usaha, pelatihan bisnis, maupun pemanfaatan platform di era digital saat ini.


Sumber: PRNewswire

Orderfaz Sambut Presiden Jokowi saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Bandung

By On Rabu, Februari 07, 2024


BANDUNG, KabarViral79.Com – Orderfaz berbangga menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), yang didampingi Iriana Joko Widodo beserta rombongan delegasi di Saung Soreang, Kabupaten Bandung.

Kehadiran Presiden Jokowi menandai momen penting dalam perjalanan inovasi dan teknologi di Tanah Pasundan.

Sebagai salah satu perusahaan teknologi yang berkembang pesat di Bandung, Orderfaz mewakili startup teknologi di Bandung dalam momen penyambutan ini sebagai bentuk penghormatan yang melambangkan pengakuan atas kontribusi Pemerintah dalam memfasilitasi dan mendukung industri teknologi digital.

Orderfaz, dengan visi dan inovasinya, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari transformasi digital di Bandung dan Indonesia pada umumnya.

Kehadiran CEO Orderfaz, Reynaldi Gandawidjaja, dan CCO Mohamad Iqbal di acara tersebut memberikan pesan yang kuat tentang semangat dan dedikasi komunitas startup teknologi Bandung.

Reynaldi Gandawidjaja menyoroti visi Orderfaz sebagai startup Fintech untuk Social Commerce dalam mengembangkan solusi pembayaran dan penjualan yang tidak hanya memudahkan pelaku usaha dan pemilik brand, tetapi juga mengoptimalkan konversi penjualan online melalui fitur Checkout Form dan WhatsApp Keyboard Orderfaz.

Dengan lebih dari 10 ribu pengguna yang terus bertumbuh, Orderfaz menjadi mitra yang diandalkan dalam mendorong pendapatan, operasional, dan mencapai tingkat konversi yang lebih efisien bagi bisnis digital.

Kehadiran Orderfaz dalam acara tersebut bukan sekadar representasi dari inovasi teknologi, tetapi juga sebagai cerminan bahwa industri teknologi Indonesia semakin matang dan siap berkontribusi nyata dalam memajukan ekonomi digital.

Melalui platformnya, Orderfaz bukan hanya menjadi wadah bagi pertumbuhan dan inovasi bisnis di era digital, tetapi juga sebagai pionir dalam membangun ekosistem yang inklusif bagi para pelaku usaha.

Dalam suasana hangat kunjungan Presiden Jokowi di Saung Soreang, Orderfaz mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap industri teknologi digital.

Orderfaz berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi digital Indonesia, serta menjadi pelopor bagi perkembangan teknologi dan inovasi di negeri ini. Semoga kunjungan ini menjadi momentum positif bagi perjalanan teknologi dan inovasi di Indonesia menuju prestasi global yang lebih gemilang.


Sumber: PRNewswire

Relawan The President Center Konsolidasi Pekerja & Buruh Paguyuban KSPRI Jabar Menangkan AMIN Satu Putaran

By On Kamis, November 30, 2023



Bandung, KabarViral79.Com – Korsorsium Relawan Nusantara (KREN) The President Center konsolidasi suara pekerjaan dan buruh menangkan pasangan Capres Nomor 1 AMIN (Anies-Muhaimin) yang tergabung di Paguyuban KSPRI (Konfedeeasi Serikat Pekerja Republik Indonesia) di Jawa Barat.

Konsolidasi relawan pekerja dan buruh di Jawa Barat itu dipimpin langsung pendiri dan penggagas Relawan The President Center, HM. Jusuf Rizal didampingi pengurus Paguyuban KSPRI The President Center untuk perubahan, Roy Poerba.

Kepada jaringan pengurus Paguyuban KSPRI The President Center Jawa Barat, Usep Setia Wibawa, Jusuf Rizal memberi motivasi agar para pekerja dan buruh yang mendukung visi perubahan dapat diwadahi. Karena perubahan syarat mutlak perbaikan nasib pekerja dan buruh.

Pria yang juga Ketua Harian KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Pimpinan Yorrys Raweyai meyakini Capres Nomor 1 AMIN dapat menang satu putaran, sebab dukungan rakyat ke AMIN secara mandiri terus mengalir deras.

Sementara Usep Setia Wibawa ketika ditanya wartawan kenapa memilih Capres AMIN, menyebutkan para pekerja dan buruh saat ini kecewa dengan kebijakan pemerintah yang tidak pro pekerja dan buruh. Tanpa ada perubahan, nasib para pekerja dan buruh tidak akan dapat mengubah nasib, seperti lahirnya UU Cipta Kerja yang merugikan pekerja dan buruh.

“Kami menilai hanya Capres nomor 1 AMIN yang dapat melakukan perubahan bagi kesejahteraan para pekerja dan buruh. Untuk itu kami titip nasib pekerja dan buruh pada AMIN,” tegas pria yang sudah menjadi dedengkot pekerja dan buruh di Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu menyematkan Pin dan Rompi The President Center kepada Usep Setia Wibawa sebagai simbol perjuangan perubahan pekerja dan buruh menangkan AMIN di Pilpres 2024 satu putaran.

Jusuf Rizal mengatakan Relawan The President Center setelah konsolidasi ke Jawa Barat akan bergerak ke Jawa Tengah, Papua, Jawa Timur, Sumut, Sumsel serta daerah-daerah lain guna membumikan jaringan. Namun disebutkan The President Center lebih memilih melakukan gerakan operasi senyap.



(*)

Kompolnas Sebut Kampanye Hari Pertama Berjalan Kondusif

By On Kamis, November 30, 2023


BANDUNG, KabarViral79.Com – Kompolnas melaksanakan pemantauan pelaksanaan kampanye hari pertama di wilayah hukum Polda Jawa Barat (Jabar).

Pemantauan dilakukan oleh Anggota Kompolnas Irjen  Pol (Purn) Pudji Hartanto Iskandar, dan H. Mohammad Dawam, didampingi Brigpol Rizal Permana.

Pudji mengatakan, Polda Jabar dipilih sebagai obyek yang mendapat perhatian khusus. Sebab, jumlah populasi penduduk dan pemilih Pemilu 2024 ini tercatat terbesar dari seluruh wilayah Indonesia. 

“Oleh karenanya potensi kerawanan cukup tinggi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 November 2023. 

Selain itu, Provinsi Jabar sebagai wilayah yang dikunjungi oleh dalam melakukan fungsi pemantauan persiapan Polri di Polda jajaran pada Operasi Mantap Brata 2023 menjadi relevan dan strategis.

“Hari pertama kampanye Pemilu 2024, menjadi penting bagi Kompolnas ikut melakukan giat pemantauan persiapan Satuan Wilayah Polri dengan memberikan himbauan khusus netralitas kepada para Anggota pada proses dan tahapan Pemilu 2024 ini. Ini adalah komitmen sekaligus pesan penting kami kepada seluruh jajaran anggota Polri di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Pudji.

Setelah kunjungan ke Polda Jabar, Tim melanjutkan ke Polrestabes Bandung dan Polres Purwakarta dalam rangka hal yang sama.

Pudji pun berpesan sikap profesionalisme dan netralitas dalam pelayanan masyarakat sebagaimana Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: 1160, tertanggal 31 Mei 2023 harus terus dipegang teguh. Selain itu, seluruh personel tidak lelah menjaga situasi Harkamtibmas agar Indonesia tetap kondusif pada proses tahapan Pemilu 2024 yang sedang berlangsung. 

Ditambahkan Mohammad Dawam selaku Anggota Kompolnas, tugas yang diemban Polri adalah tugas mulia. Disebutkannya, pertama menegakkan keadilan hukum dan Harkamtibmas, sebagai mandat struktur kelembagaan di bawah langsung Presiden sebagai Kepala Negara. 

Kemudian, melaksanakan fungsi-fungsi pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat luas sebagai mandat kelembagaan dibawah langsung Presiden selaku Kepala Pemerintahan.

“Hal itu sangat strategis demi terciptanya situasi Kamtibmas proses Pemilu 2024 yang aman, damai, berkualitas serta bermartabat,” jelasnya.

Sementara itu, Irwasda Polda Jabar, Kombes Pol Kalingga menjelaskan, Polda Jabar telah menyiapkan Aplikasi One Data yang telah terkoneksi dan mengintegrasikan aplikasi-aplikasi Polda Jabar.

Menurutnya, One Data itu berisikan pemantauan CCTV mako dengan teknologi face recognation (FR) yang terkoneksi dengan data dukcapil, pemantauan CCTV jalur arteri, CCTV objek wisata, CCTV objek vital, pemantauan sebaran anggota lalu lintas, sebaran mobil patroli sabhara, dashboard peta wilayah hukum Polda Jabar beserta peta kerawanan Kamtibmas, pemantauan sebaran Bhabin hingga Polisi RW sampai ke tingkat desa/kelurahan. 

Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Irwasda menyambut baik misi kunjungan kerja Tim Kompolnas dalam pelaksanaan pengawasan kesiapan Ops Mantap Brata 2023-2024 di wilayah hukum Polda Jabar guna mewujudkan manajemen operasi yang baik dan lancar sehingga situasi Kamtibmas yang kondusif bisa tercapai. (*/red)