-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dari Lapangan Hijau RTH, Mukhlis Bangun Semangat Kebersamaan Lewat Piala Bupati Bireuen

By On Minggu, September 27, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan memperebutkan Piala Bupati Bireuen Tahun 2026, Minggu sore, 27 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan memperebutkan Piala Bupati Bireuen Tahun 2026, Minggu sore, 27 September 2026. 

Pembukaan kejuaraan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) tersebut berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, ditandai dengan tendangan perdana (kick off) oleh Bupati Mukhlis. 

Kejuaraan yang diikuti tim dari 17 kecamatan itu memperebutkan hadiah total Rp 70 juta dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-72 Kabupaten Bireuen Tahun 2026. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan masyarakat. 

“Olahraga mengajarkan banyak hal. Di dalamnya terdapat nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, kebersamaan, serta sikap pantang menyerah,” kata Mukhlis. 

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. 

Laga perdana, Piala Bupati Bireue tim Kecamatan Peusangan Selatan dan Kuala berlangsung alot pada Minggu, 27 September 2026, di Lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen. 

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Piala Bupati Bireuen sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. 

“Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu berkompetisi dengan penuh semangat, menghormati lawan, menjaga persaudaraan, serta memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dan generasi muda,” ujarnya. 

Mukhlis berharap, kejuaraan tersebut dapat menjadi wadah untuk melahirkan bibit-bibit potensial sekaligus mendorong peningkatan prestasi sepak bola di Kabupaten Bireuen. 

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian HUT Kabupaten Bireuen sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah. 

“Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT ini, kita berharap masyarakat dapat semakin aktif, sehat, produktif, dan memiliki rasa memiliki terhadap Kabupaten Bireuen,” katanya. 

Bupati Mukhlis turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kejuaraan tersebut. 

“Jaga sportivitas, dan jadikan Piala Bupati Bireuen Tahun 2026 ini sebagai momentum untuk melahirkan semangat dan prestasi baru bagi olahraga Kabupaten Bireuen,” pesannya. (Joniful Bahri)

17 Tim Sepak Bola Kecamatan Berebut Piala Bupati Bireuen di Lapangan RTH

By On Minggu, September 27, 2026

Kadisporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd saat mendampingi Bupati, H. Mukhlis ST dan Wabup, Ir Razuardi Ibrahim ketika pembukaan Piala Bupati Bireuen dalam rangka HUT ke-72 Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Sebanyak 17 tim sepak bola dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, berjibaku memperebutkan Piala Bupati Bireuen dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Bireuen. 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd., M.Pd., mengatakan, turnamen sepak bola antarkecamatan tersebut berlangsung mulai 27 September hingga 10 Oktober 2026. 

“Kejuaraan sepak bola antarkecamatan memperebutkan Piala Bupati Bireuen ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-72 Kabupaten Bireuen,” kata Muhammad Al Muttaqin. 

Menurutnya, turnamen diikuti 17 kesebelasan yang masing-masing mewakili kecamatan di Kabupaten Bireuen. Pertandingan menggunakan sistem gugur, sehingga setiap laga menjadi penentu bagi tim untuk melangkah ke babak berikutnya. 

Selain aspek kompetisi, panitia juga menerapkan aturan ketat terkait domisili pemain. Setiap pemain diwajibkan memiliki KTP dari kecamatan yang diwakilinya. 

“Pemain wajib menunjukkan KTP dari kecamatan yang bersangkutan sebagai bukti domisili yang sah. Aturan tersebut bertujuan untuk menghindari tim mendatangkan pemain dari kecamatan lain,” ujar Muhammad Al Muttaqin. 

Pembukaan turnamen dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, di Lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen. 

Pada laga perdana, kesebelasan Kecamatan Peusangan Selatan dijadwalkan menghadapi Kecamatan Kuala. 

Turnamen tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi dan semangat sportivitas antarkecamatan di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp 13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu

By On Jumat, September 25, 2026

Pemkab Bireuen mengalokasikan anggaran Rp 13,6 miliar untuk membayar gaji PPPK PW dalam APBK-Perubahan 2026.  

BIREUEN, KabarViral79.Com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp 13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan 2026. 

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, Jumat, 25 September 2026 mengatakan, pengalokasian gaji untuk PPPK PW tersebut merupakan bentuk kepedulian Bupati Bireuen, H. Mukhlis terhadap PPPK PW. 

Menurut Bupati, PPPK PW merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. 

Muhajir Juli menjelaskan, sebelumnya sebanyak 3.745 orang PPPK PW belum dapat dibayarkan jasa atau gajinya. Hal tersebut menjadi perhatian dan pertimbangan Bupati Bireuen sebagai bentuk perhatian atas jaminan kesejahteraan pegawai. 

Setiap PPPK PW yang sebelumnya berpenghasilan nol rupiah akan menerima gaji Rp 300.000 per bulan selama 12 bulan. 

Selain itu anggaran Rp 13,6 milyar lebih tersebut juga dialokasikan untuk membayar gaji 369 PPPK PW yang alokasi gaji sebelumnya belum penuh dianggarkan 12 bulan. 

Jadi nantinya semua PPPK PW akan menerima pembayaran jasa atau gaji untuk 12 bulan penuh. Pembayaran gaji tersebut direncanakan dilakukan setelah APBK Perubahan disahkan dan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) selesai. 

“Saat ini alokasi anggaran untuk PPPK PW sudah masuk dalam rancangan APBK-P 2026,” ujar Muhajir. 

Pengalokasian gaji untuk PPPK PW ini adalah sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Bupati Bireuen terhadap para PPPK PW yang selama ini telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi pada bidang pekerjaan masing-masing. 

Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi Bupati Bireuen terhadap kontribusi PPPK PW, sekaligus menunjukkan peran PPPK PW dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan Pemkab Bireuen tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. (Joniful Bahri)

Pengurus Korcam Tani Merdeka Bireuen Resmi Dilantik, Petani Didorong Semakin Solid

By On Jumat, September 25, 2026

Pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik, di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026. 

Pelantikan berlangsung di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026, dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, pengurus Tani Merdeka Indonesia, kelompok tani, serta sejumlah pihak yang bergerak di sektor pertanian. 

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pataka kepada pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia. 

Penyerahan dilakukan Bupati Bireuen, H. Mukhlis selaku Ketua Penasehat DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen, didampingi Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen sekaligus Ketua Pembina DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen, Mulyadi. 

Sebelumnya, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, Muhammad Fadhil, SP, membacakan SK Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh tentang susunan kepengurusan Dewan Pengurus Kecamatan Tani Merdeka Indonesia se-Kabupaten Bireuen periode 2026–2031. 

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, H. Mukhlis mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Korcam yang baru dilantik. 

Menurut Mukhlis, pelantikan tersebut memiliki makna penting karena bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026. 

Ia mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Bireuen. 

Karena itu, kata dia, produktivitas dan kesejahteraan petani menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. 

“Keberadaan Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan memiliki peran yang sangat strategis. Para pengurus Korcam dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara petani, pengurus daerah dan pemerintah,” kata Mukhlis. 

Ia juga meminta pengurus mendampingi petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian modern, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil pertanian. 

“Pemkab Bireuen siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah nyata Tani Merdeka Indonesia demi mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Bireuen,” ujarnya. 

Mukhlis menegaskan, kemajuan sektor pertanian berkaitan erat dengan masa depan Kabupaten Bireuen. 

Karena itu, kata dia, sinergi antara pemerintah, organisasi tani dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pembangunan pertanian. 

“Momentum pelantikan Korcam Tani Merdeka Indonesia dan peringatan Hari Tani Nasional ini harus dijadikan titik awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat,” katanya. 

Pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik, di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

Sementara itu, Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, Asnaw, SP, dalam laporannya menyebutkan, organisasi tersebut saat ini memiliki 15.665 anggota yang tersebar di 609 desa di Kabupaten Bireuen, terdiri atas kelompok tani dan tokoh masyarakat. 

Ia meminta seluruh Korcam tidak hanya aktif ketika ada kegiatan organisasi, tetapi juga hadir ketika masyarakat dan petani membutuhkan pendampingan. 

“Jangan hanya hadir ketika ada acara organisasi, tetapi hadir ketika masyarakat membutuhkan. Hadir ketika petani menyampaikan persoalan, mendengar aspirasi dan membangun komunikasi untuk memperkuat kebersamaan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Asnaw. 

Asnaw juga menyinggung sejumlah perkembangan harga komoditas dan sarana produksi pertanian yang menurutnya berdampak terhadap petani. 

Ia menyebut harga pupuk bersubsidi yang sebelumnya dibeli sekitar Rp 200.000 kini berada pada kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 90.000. 

Sementara harga gabah yang sebelumnya sekitar Rp 4.000 per kilogram disebut telah mencapai Rp 6.500 per kilogram. 

Ia juga menyampaikan perkembangan harga jagung, sawit dan pinang. 

Menurutnya, periode kepengurusan 2026–2031 harus menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus mendorong pembangunan dari desa. 

“Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, mari kita wujudkan cita-cita negeri ini, dari desa untuk Indonesia Emas 2045. Mari jadikan periode 2026–2031 sebagai momentum yang memperkuat organisasi,” katanya. 

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan petani, termasuk persoalan agraria dan sengketa lahan. 

Ia meminta pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian untuk memastikan program-program pertanian dapat berjalan sesuai kebutuhan petani. 

“Para relawan tani yang sudah kita lantik di setiap kecamatan harus bisa bekerja sama dengan para penyuluh. Di setiap kecamatan harus sinkron, saling berkoordinasi dan membagi program yang baik untuk kepentingan petani,” kata Cut Muhammad. 

Ia juga meminta Tani Merdeka Indonesia mengambil peran dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan pertanian dan sengketa lahan yang dihadapi masyarakat di Bireuen maupun Aceh. 

Pelantikan Korcam tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia hingga tingkat kecamatan sekaligus memperkuat komunikasi antara petani, organisasi dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan sektor pertanian. (Joniful Bahri)

Warga Bireuen Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari Aspirasi Ayah Fud

By On Kamis, September 24, 2026

Wakil Ketua I DPRA dari Partai NasDem, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Ayah Fud) saat menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha kios, di GOR Geuleumpang Payong, Jeumpa, Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 63 warga Kabupaten Bireuen menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Dinas Sosial Aceh melalui aspirasi Wakil Ketua I DPRA dari Partai NasDem, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Ayah Fud, Kamis, 24 September 2026. 

Penyerahan bantuan berlangsung di GOR Geuleumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, dan turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Aceh serta pihak terkait lainnya. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang menjalankan usaha kecil, di antaranya usaha kios, usaha kue, dan usaha menjahit yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Para penerima bantuan merupakan masyarakat yang masuk kategori desil bawah atau kurang mampu berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Dinas Sosial. 

Ayah Fud mengatakan, bantuan UEP tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga. 

“Bantuan ini kita harapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga,” kata Saifuddin Muhammad. 

Ia berharap, bantuan yang diterima masyarakat tidak hanya dipandang sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk mengembangkan usaha yang selama ini telah dijalankan. 

Wakil Ketua I DPRA dari Partai NasDem, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Ayah Fud) saat menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha menjahit, di GOR Geuleumpang Payong, Jeumpa, Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

Menurutnya, penerima bantuan perlu menggunakan bantuan sesuai peruntukan, mengelolanya dengan baik serta memanfaatkannya secara produktif. 

“Saya berharap bantuan ini dapat menjadi awal dari tumbuhnya usaha yang lebih maju, mandiri dan berkelanjutan. Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan terus kembangkan usaha yang selama ini digeluti,” ujarnya. 

Adapun bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Pelaku usaha kios mendapatkan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok, dan sembako  sementara penerima yang bergerak di bidang menjahit memperoleh peralatan dan bahan menjahit. 

Sedangkan pelaku usaha kue mendapatkan berbagai peralatan dan kebutuhan penunjang usaha mereka dalam pengembangan perekonomian mereka ke depan. 

Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bireuen, di antaranya Kota Juang, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Samalanga, Simpang Mamplam, Pandrah, Kutablang, dan Peulimbang. 

Ayah Fud juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Aceh, Dinas Sosial Kabupaten Bireuen serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga program tersebut dapat terlaksana dan bantuan diterima langsung oleh masyarakat. 

Ia berharap, bantuan UEP tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima, sekaligus menjadi penggerak usaha produktif di tingkat keluarga. 

“Harapannya, bantuan ini membawa keberkahan, meningkatkan pendapatan dan memperkuat ekonomi keluarga,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

DPC PKB Bireuen Gelar Musancab, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Gampong

By On Minggu, September 20, 2026

DPC PKB Kabupaten Bireuen, Aceh, menggelar Sosialisasi Struktur Kepengurusan dan Musancab DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031, di Aula DPC PKB setempat, Minggu, 20 September 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bireuen, Aceh, menggelar Sosialisasi Struktur Kepengurusan dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPC PKB Bireuen, Minggu, 20 September 2026 tersebut diikuti sekitar 115 peserta dari perwakilan pengurus DPAC 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. 

Selain Musancab, kegiatan konsolidasi internal partai itu juga dirangkai dengan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon pimpinan partai di tingkat kecamatan. 

Sekretaris DPC PKB Bireuen, Zulfikar Muhammad mengapresiasi dukungan para ulama dan pimpinan dayah terhadap perjalanan PKB di Kabupaten Bireuen. 

Ia mengatakan, pada periode kepengurusan 2026–2031, PKB mulai menerapkan pendekatan berbeda dalam mekanisme pemilihan pimpinan organisasi. 

"PKB di awal kepengurusan ini sudah mulai melakukan pendekatan pemilihan yang tidak lagi semata-mata mengandalkan jumlah suara seperti metode lama, baik untuk pemilihan di tingkat kecamatan maupun kabupaten," ujar Zulfikar. 

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bireuen, Amiruddin M. Daud atau Dek Gam menekankan pentingnya memperkuat struktur dan mesin partai hingga ke tingkat bawah. 

Menurutnya, Musancab menjadi momentum untuk menata organisasi, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah seluruh kader. 

"Kita ingin seluruh struktur partai dari DPC, PAC, sampai ranting semakin solid. Musancab ini bukan sekadar pergantian atau penataan kepengurusan, melainkan bagaimana kita membangun kekuatan organisasi dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat," kata Dek Gam. 

Koordinator Zona (Korzon) Bireuen DPW PKB Aceh, Muhammad Iqbal, yang hadir mewakili Ketua DPW PKB Aceh H. Ruslan M. Daud, mengimbau seluruh kader menjaga persatuan setelah Musancab. 

Ia meminta tidak ada kelompok-kelompok kecil yang berjalan sendiri setelah kepengurusan baru terbentuk.

Iqbal yang juga anggota DPR Aceh itu menegaskan, konsolidasi partai tidak boleh berhenti pada pelaksanaan Musancab, tetapi harus dilanjutkan hingga tingkat gampong. 

"Partai harus hadir sepanjang waktu di tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan warga, bukan hanya hadir menjelang pemilihan umum. Kader PKB harus menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah dan lembaga legislatif," ujarnya. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal DPC PKB Bireuen untuk menata struktur organisasi masa bakti 2026–2031 sekaligus memperkuat koordinasi kepartaian hingga tingkat gampong. (Joniful Bahri)

Jembatan Kutablang Bireuen Resmi Dibuka, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Kembali Lancar

By On Minggu, September 20, 2026

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemkab Bireuen resmi membuka akses lalu lintas Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 20 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi membuka akses lalu lintas Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 20 September 2026. 

Pembukaan atau open traffic jembatan tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana banjir yang menerjang Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025. 

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Gatot Sukmara mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum yang baru telah memenuhi persyaratan teknis, mulai dari desain, konstruksi hingga mutu pekerjaan. 

"Jembatan ini juga telah lulus uji beban. Oleh karena itu, sudah siap untuk dilakukan open traffic bagi masyarakat umum,” kata Gatot di lokasi. 

Menurut Gatot, pengoperasian jembatan baru dilakukan untuk mengalihkan arus kendaraan dari jembatan lama yang berada di sekitar lokasi. 

Sementara itu, pekerjaan penyempurnaan pada jembatan lama masih terus dilanjutkan. 

Dibukanya jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di jalur lintas timur Aceh. 

Jembatan Krueng Tingkeum dibangun kembali setelah mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada akhir November 2025. 

Bencana tersebut juga berdampak terhadap sedikitnya 12 jembatan di sepanjang aliran Krueng Peusangan, mulai dari wilayah Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan hingga Pante Peusangan. 

Sementara Bupati Bireuen, Mukhlis mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum merupakan salah satu dari tiga jembatan yang menjadi prioritas penanganan pada tahun ini. 

"Tahun ini ada tiga jembatan yang ditangani, yaitu Jembatan Krueng Tingkeum dan Jembatan Teupin Mane yang menjadi kewenangan pusat, serta Jembatan Pante Lhong yang ditangani Pemkab dengan dukungan pusat,” ujar Mukhlis. 

Ia menyebutkan, Jembatan Krueng Tingkeum memiliki posisi strategis karena menjadi bagian penting dari jalur penghubung lintas timur menuju wilayah tengah Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini mengatakan, Jembatan Krueng Tingkeum memiliki bentang sekitar 200 meter dan menjadi salah satu jalur penting bagi pergerakan kendaraan serta distribusi logistik. 

"Jalur ini sudah bisa dilintasi masyarakat umum. Kami berharap akses ini kembali memulihkan arus transportasi barang dan jasa,” kata Zulkarnaini. 

Selain tiga jembatan yang ditangani tahun ini, Pemkab Bireuen juga telah mengusulkan pembangunan tiga jembatan lainnya untuk dikerjakan pada tahun depan. 

Ketiga jembatan tersebut, yakni Jembatan Peusangan–Peusangan Siblah Krueng dengan panjang sekitar 200 meter, Jembatan Ulee Jalan, serta Jembatan Alue Limeng. (Joniful Bahri)