-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Disporapar Bireuen Gembleng 50 Pemuda, Dorong Lahirnya Pelopor Pembagunan dari 17 Kecamatan

By On Kamis, Oktober 01, 2026

50 pemuda dari 17 Kecamatan berfoto bersama usai dibekali pelatihan pelopor pembangunan yang digelar oleh Disporapar Bireuen, di Desa Pante Karya, Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com — Sebanyak 50 pemuda dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen mengikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Kesukarelawanan Pemuda Pelopor Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen. 

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026, dipusatkan di Desa Pante Karya, Kabupaten Bireuen. 

Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, karakter, kepedulian sosial dan jiwa kesukarelawanan generasi muda. 

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Kepemudaan Disporapar Bireuen itu mengusung konsep pembelajaran luar ruang. 

Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas kelompok yang dirancang untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan kemampuan bekerja sama. 

Sejumlah materi diberikan selama pelatihan, antara lain kepemimpinan, kepeloporan pemuda, kesukarelawanan, komunikasi dan kerja sama tim. 

Peserta juga diarahkan untuk mengidentifikasi persoalan di lingkungan sekitar dan menyusun gagasan yang dapat diwujudkan melalui aksi nyata. 

Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Almuttaqin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. 

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi harus berani tampil sebagai pelopor, penggerak sekaligus bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. 

"Semangat kepeloporan harus dimulai dari keberanian melihat persoalan di sekitar, kemudian melahirkan gagasan dan diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," pesan Muhammad Almuttaqin dalam kegiatan tersebut. 

Melalui pembelajaran di alam terbuka, peserta juga dilatih menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama. 

Pola tersebut diharapkan mampu membentuk karakter pemuda yang tangguh, disiplin, mandiri serta mampu mengambil keputusan dan bekerja dalam tim. 

Selain pembekalan, peserta menyusun gagasan dan rencana aksi yang diharapkan dapat diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing. 

Rencana tersebut mencakup berbagai bidang, seperti sosial, lingkungan, kewirausahaan, pendidikan, kebudayaan dan kegiatan pembangunan lainnya. 

"Kami dari Disporapar Bireuen berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan pembekalan ini saja. Tetapi berlanjut menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat," harapnya. 

Para peserta juga didorong untuk mengembangkan potensi dan kreativitas masing-masing serta mengambil peran aktif sebagai pemuda pelopor yang mampu menghadirkan kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat di 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. (Joniful Bahri)

Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Andra Soni Serap Aspirasi Nelayan di Tasyakuran Laut Sidamukti

By On Selasa, September 29, 2026

Gubernur Andra Soni saat menghadiri tradisi Tasyakuran Laut di TPI Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Senin, 28 September 2026. 

PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan. 

Menurutnya, berbagai program prioritas terus diarahkan agar taraf hidup dan martabat kelompok nelayan semakin terangkat. 

​"Insya Allah, Presiden Prabowo Subianto fokus pada kesejahteraan masyarakat," kata Gubernur Andra Soni saat menghadiri tradisi Tasyakuran Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Senin, 28 September 2026. 

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni memaparkan sejumlah inisiatif pemerintah untuk nelayan, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan premi asuransi kecelakaan kerja, jaminan BPJS Kesehatan, hingga penyediaan alat pelacak posisi kapal. 

​Selain memaparkan program, Gubernur Andra juga menyerap masukan dari para nelayan setempat. 

“Tadi juga ada aspirasi terkait perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara,” ujarnya. 

​Kehadiran Gubernur Banten ini sekaligus untuk mengapresiasi pelaksanaan Tasyakuran Laut oleh masyarakat pesisir Sidamukti. 

Baginya, tradisi ini bukan sekadar wujud syukur, melainkan kearifan lokal untuk menjaga budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi. 

​Menurut Andra Soni, warga Sidamukti sangat teguh menjaga tradisi leluhur tersebut. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat dan nelayan yang hadir, bahkan dari wilayah Labuan dan Panimbang. 

​"Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat baik bagi masyarakat," ujarnya. 

​Pada momen tersebut, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan berbagai bantuan guna mendukung peningkatan produktivitas dan keselamatan kerja para nelayan pesisir. 

​Salah satu penerima bantuan premi asuransi BPJS Ketenagakerjaan, Tadi Rustadi (35) mengaku bersyukur atas perhatian dari pemerintah daerah. 

Ia merasa jaminan keselamatan tersebut sangat membantunya dalam mencari nafkah. 

​“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membuat kami lebih tenang saat bekerja di laut,” kata Tadi. 

Nelayan yang sehari-hari mencari ikan hingga ke perairan Pulau Panaitan ini juga menuturkan bahwa hasil tangkapan biasanya akan meningkat setelah digelarnya Tasyakuran Laut. 

​"Tasyakuran atau pesta laut ini biasanya diadakan dua tahun sekali, bergantian dengan Desa Panimbang. Kebanyakan ikan tangkapan kami berupa ikan bentong, kembung banjar, dan cumi-cumi. Hasilnya kemudian dikirim ke Muara Baru serta Muara Angke di Jakarta,” tuturnya. (Welfendry)

Dilantik Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Kawasan Sitandu Laboratorium Pertanian

By On Minggu, September 27, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031, di Kawasan Sitandu Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Banten periode 2026–2031. 

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026, di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

​Sebagai Ketua baru yang terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Banten, Andra Sono menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan sektor pertanian. 

Ia menyebut, keberadaan HKTI harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para petani. 

​"Saya sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya para insan pertanian," ujar Andra Soni. 

​Sebagai Gubernur, Andra Soni menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menjalankan sejumlah program strategis yang bersinggungan langsung dengan sektor pertanian. Salah satunya adalah pembangunan Jalan Usaha Tani yang bertujuan meningkatkan konektivitas, serta menekan biaya produksi dan distribusi hasil panen. 

​Selain itu, Pemprov Banten juga tengah menggencarkan program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera). Sepanjang tahun pertama pelaksanaannya, program ini telah merampungkan 61 ruas jalan desa. 

​"Dampaknya, alhamdulillah, nilai tukar petani kita mengalami peningkatan," ujarnya. 

​Andra Soni juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur perdesaan akan terus berlanjut pada 2026. Hal ini merupakan wujud nyata dukungan Pemprov Banten terhadap pemerataan ekonomi yang dimulai dari desa. 

​"Desa adalah tempat kita berasal dan lokasi utama produksi. Apa yang kita konsumsi sehari-hari tumbuh dan dirawat oleh petani di desa," kata dia. 

​Terkait peranan HKTI, Gubernur Andra Soni berencana mengarahkan Kawasan Sitandu seluas 20 hektare sebagai laboratorium pertanian sekaligus ruang inovasi budi daya. 

​"Kawasan ini bisa kita jadikan laboratorium. Banyak insan tani kita yang mampu memproduksi pupuk dan mempraktikkan berbagai metode tanam, semuanya bisa diuji coba di sini," ujarnya.

Dia berharap, kepengurusan HKTI yang baru dapat menjadi wadah solid untuk memajukan petani. 

"Meskipun pengurus tidak semuanya berlatar belakang petani murni, kami berkomitmen kuat mendukung petani Banten agar semakin makmur dan sejahtera," tegasnya. 

​Sementara itu, Ketua Umum HKTI, Sudaryono yang turut hadir dalam pelantikan tersebut mengapresiasi potensi besar pertanian di Banten. 

Ia menilai, tren produktivitas pertanian Banten terus menunjukkan peningkatan dan berhasil membuka banyak lapangan pekerjaan baru. 

​"Banten adalah wilayah yang secara pertanian sangat potensial. Kita bisa melihat, selama sahabat saya, Pak Andra Soni, menjadi gubernur, produktivitas dan peringkat pertanian di Banten terus naik," kata Sudaryono. 

​Sudaryono juga menyoroti pentingnya peningkatan produksi komoditas pangan—seperti beras, jagung, tebu, sayuran, dan buah-buahan—untuk mendukung swasembada nasional. 

Ia menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah memberikan kepastian penyerapan pasar (off-take) bagi hasil panen petani lokal. 

​"Adanya jaminan off-take (jual beli, red) melalui program MBG memberikan efek langsung terhadap perputaran ekonomi di desa-desa," tuturnya. 

​Ia meyakini, program yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut mampu memicu lonjakan produktivitas berbagai komoditas pertanian dan peternakan di Banten. 

"Sinergi BGN dengan program MBG-nya ini akan menjadi pemicu utama meningkatnya produktivitas pertanian kita," pungkasnya. (Welfendry)

120 Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Audisi Kang Nong Kabupaten Serang 2026

By On Minggu, September 27, 2026

Disporapar gelar Audisi Kang Nong Kabupaten Serang Tahun 2026,di Gedung KORPRI Jalan Jendral A Yani Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyelenggarakan Audisi Kang Nong Kabupaten Serang Tahun 2026,di Gedung KORPRI Jalan Jendral A Yani Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

Sebanyak 120 peserta baik pelajar dan mahasiswa dari 29 kecamatan mengikuti audisi tersebut. 

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya Prasadya mengatakan, Audisi Kang Nong Kabupaten Serang digelar setiap dua tahun sekali. Sebelumnya digelar pada Tahun 2024 dan kembali digelar pada Tahun 2026 ini. 

”Kemarin 2024, sekarang kita adakan di tahun 2026 karena untuk mencari duta-duta pariwisata, duta literasi, duta pajak, duta lingkungan hidup, dan sebagainya,” kata Anas kepada wartawan usai membuka audisi didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar, Devi Maryati. 

Adapun untuk peserta yang mengikuti Audisi Kang Nong sebanyak 120 orang baik pelajar dan mahasiswa, yang selanjutnya setelah terseleksi tentunya ada karantina dan juga grand final. 

Menurutnya peserta akan mengerucut memilih 10 pasang artinya 10 dari finalis Kang dan 10 dari finalis Nong. 

”Kami berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa membuka semangat tentunya para generasi muda, untuk menunjukkan potensi-potensi terbaik mereka di Audisi Kang Nong Kabupaten Serang,” ujarnya. 

Kendati demikian, Anas mengakui untuk Audisi Kang Nong 2026 berbeda dengan Audisi pada Tahun 2024 lalu lantaran kondisi efisiensi anggaran. Sehingga mulai dari bagaimana mencari potensi-potensi kang nong ini dengan kemampuan terbatas namun dapat tetap terlaksana dengan baik. 

”Mudah-mudahan juga tahun ini kita bisa menghasilkan Kang Nong nanti yang bisa mewakili pemuda pemudi di Kabupaten Serang. Rencana ke depan ada Festival Anyer-Panarukan dan berbagai festival lainnya,” terangnya. 

”Tentunya, Kang Nong ini dibutuhkan nanti untuk menyampaikan promosi-promosi pariwisata dan juga hal-hal lain mungkin yang dapat membantu Kabupaten Serang berkembang lebih maju nantinya,” imbuhnya. 

Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar Kabupaten Serang, Devi Maryati mengatakan, pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2026 dibuka tahapan pendaftaran. 

"Juga ada ketentuan-ketentuan umum dan ketentuan khususnya bagi syarat-syarat untuk mengikuti pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang," ujarnya. 

Tahap pendaftaran, kata dia, ada sebanyak 120 peserta yang selanjutnya diadakan tahap 1 untuk mengikuti seleksi administrasi. 

”Nanti juri-juri ditahap ini melakukan seleksi secara administrasi dari syarat-syarat ketentuan yang tadi sudah diberikan ketentuan dari pendaftaran. Setelah tahap 1 seleksi pendaftaran, akan ditentukan yang lolos masuk 50 besar untuk mengikuti audisi tahap dua,” ujarnya. 

Untuk audisi tahap 2, kata Devi, para peserta yang terpilih 50 besar untuk menunjukkan uji bakat dengan menampilkan potensi-potensi yang dimiliki. 

Selanjutnya, setelah penampilan uji bakat akan terseleksi kembali mengerucut menjadi 40 besar atau 20 pasang, selanjutnya dalam rangka untuk memantapkan akan dilaksanakan karantina di salah satu hotel Kecamatan Anyer. 

”Karantina selama dua hari. Akan diberikan pembekalan materi dari sisi psikologi, dari cara melaksanakan table manner atau etika sopan santun. Itu semua nanti akan dibekali di karantina,” terangnya. 

Setelah tahapan karantina, lebih lanjut Devi menerangkan, akan diadakan finalis, yaitu seleksi untuk pemilihan 10 besar untuk Kang dan 10 untuk Nong Kabupaten Serang atau 10 pasang.  

"Untuk grand final masih kita diskusikan untuk tempatnya, karena kita juga melihat kondisi,” tuturnya. (*/red)

Penjaga Lapak Solar Diduga Ancam Wartawan, PERWAST Kecam Intimidasi dan Minta Kapolda Banten Usut Tuntas

By On Sabtu, September 26, 2026

Logo PERWAST. 

SERANG, KabarViral79.Com — Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST) mengecam dugaan ancaman kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik terkait aktivitas lapak solar yang diduga ilegal di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Banten. 

Kecaman tersebut menyusul beredarnya video pengakuan seorang pria yang disebut sebagai penjaga lapak. 

Dalam video itu, pria tersebut mengaku mendapat perintah untuk menggebuk wartawan yang datang melakukan konfirmasi, serta menyebut nama Jhon dan Alex. 

PERWAST menilai, dugaan ancaman tersebut merupakan persoalan serius karena menyangkut keselamatan wartawan dan kemerdekaan pers. 

Kebenaran isi video tersebut selanjutnya diminta untuk diperiksa dan dibuktikan melalui proses hukum. 

Ketua PERWAST, Mansar, meminta Kapolda Banten dan jajaran segera menindaklanjuti dugaan tersebut. 

“Kalau benar ada perintah untuk menggebuk wartawan, ini bukan lagi persoalan pemberitaan, tetapi sudah menyangkut keselamatan wartawan dan kemerdekaan pers. Kami meminta Kapolda Banten segera mengusut siapa yang memberikan perintah tersebut,” tegas Mansar melalui keterangan, Jumat, 26 September 2026. 

Mansar menegaskan, apabila ada pihak yang merasa keberatan terhadap pemberitaan, penyelesaiannya dapat ditempuh melalui hak jawab dan hak koreksi, bukan dengan ancaman atau kekerasan. 

“Jangan menghadapi wartawan dengan ancaman. Gunakan mekanisme yang sudah diatur dalam Undang-Undang Pers,” ujarnya. 

PERWAST juga meminta aparat menelusuri dugaan aktivitas lapak solar yang menjadi objek pemberitaan, termasuk aspek legalitas dan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi apabila ditemukan indikasi pelanggaran. 

PERWAST menegaskan akan mengawal persoalan ini dan meminta aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap keselamatan wartawan serta kemerdekaan pers di wilayah Banten. (*/red)

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp 13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu

By On Jumat, September 25, 2026

Pemkab Bireuen mengalokasikan anggaran Rp 13,6 miliar untuk membayar gaji PPPK PW dalam APBK-Perubahan 2026.  

BIREUEN, KabarViral79.Com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp 13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan 2026. 

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, Jumat, 25 September 2026 mengatakan, pengalokasian gaji untuk PPPK PW tersebut merupakan bentuk kepedulian Bupati Bireuen, H. Mukhlis terhadap PPPK PW. 

Menurut Bupati, PPPK PW merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. 

Muhajir Juli menjelaskan, sebelumnya sebanyak 3.745 orang PPPK PW belum dapat dibayarkan jasa atau gajinya. Hal tersebut menjadi perhatian dan pertimbangan Bupati Bireuen sebagai bentuk perhatian atas jaminan kesejahteraan pegawai. 

Setiap PPPK PW yang sebelumnya berpenghasilan nol rupiah akan menerima gaji Rp 300.000 per bulan selama 12 bulan. 

Selain itu anggaran Rp 13,6 milyar lebih tersebut juga dialokasikan untuk membayar gaji 369 PPPK PW yang alokasi gaji sebelumnya belum penuh dianggarkan 12 bulan. 

Jadi nantinya semua PPPK PW akan menerima pembayaran jasa atau gaji untuk 12 bulan penuh. Pembayaran gaji tersebut direncanakan dilakukan setelah APBK Perubahan disahkan dan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) selesai. 

“Saat ini alokasi anggaran untuk PPPK PW sudah masuk dalam rancangan APBK-P 2026,” ujar Muhajir. 

Pengalokasian gaji untuk PPPK PW ini adalah sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Bupati Bireuen terhadap para PPPK PW yang selama ini telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi pada bidang pekerjaan masing-masing. 

Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi Bupati Bireuen terhadap kontribusi PPPK PW, sekaligus menunjukkan peran PPPK PW dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan Pemkab Bireuen tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. (Joniful Bahri)

Pengurus Korcam Tani Merdeka Bireuen Resmi Dilantik, Petani Didorong Semakin Solid

By On Jumat, September 25, 2026

Pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik, di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026. 

Pelantikan berlangsung di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026, dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, pengurus Tani Merdeka Indonesia, kelompok tani, serta sejumlah pihak yang bergerak di sektor pertanian. 

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pataka kepada pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia. 

Penyerahan dilakukan Bupati Bireuen, H. Mukhlis selaku Ketua Penasehat DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen, didampingi Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen sekaligus Ketua Pembina DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen, Mulyadi. 

Sebelumnya, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, Muhammad Fadhil, SP, membacakan SK Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh tentang susunan kepengurusan Dewan Pengurus Kecamatan Tani Merdeka Indonesia se-Kabupaten Bireuen periode 2026–2031. 

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, H. Mukhlis mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Korcam yang baru dilantik. 

Menurut Mukhlis, pelantikan tersebut memiliki makna penting karena bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026. 

Ia mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Bireuen. 

Karena itu, kata dia, produktivitas dan kesejahteraan petani menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. 

“Keberadaan Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan memiliki peran yang sangat strategis. Para pengurus Korcam dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara petani, pengurus daerah dan pemerintah,” kata Mukhlis. 

Ia juga meminta pengurus mendampingi petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian modern, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil pertanian. 

“Pemkab Bireuen siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah nyata Tani Merdeka Indonesia demi mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Bireuen,” ujarnya. 

Mukhlis menegaskan, kemajuan sektor pertanian berkaitan erat dengan masa depan Kabupaten Bireuen. 

Karena itu, kata dia, sinergi antara pemerintah, organisasi tani dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pembangunan pertanian. 

“Momentum pelantikan Korcam Tani Merdeka Indonesia dan peringatan Hari Tani Nasional ini harus dijadikan titik awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat,” katanya. 

Pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik, di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Kamis, 24 September 2026. 

Sementara itu, Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, Asnaw, SP, dalam laporannya menyebutkan, organisasi tersebut saat ini memiliki 15.665 anggota yang tersebar di 609 desa di Kabupaten Bireuen, terdiri atas kelompok tani dan tokoh masyarakat. 

Ia meminta seluruh Korcam tidak hanya aktif ketika ada kegiatan organisasi, tetapi juga hadir ketika masyarakat dan petani membutuhkan pendampingan. 

“Jangan hanya hadir ketika ada acara organisasi, tetapi hadir ketika masyarakat membutuhkan. Hadir ketika petani menyampaikan persoalan, mendengar aspirasi dan membangun komunikasi untuk memperkuat kebersamaan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Asnaw. 

Asnaw juga menyinggung sejumlah perkembangan harga komoditas dan sarana produksi pertanian yang menurutnya berdampak terhadap petani. 

Ia menyebut harga pupuk bersubsidi yang sebelumnya dibeli sekitar Rp 200.000 kini berada pada kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 90.000. 

Sementara harga gabah yang sebelumnya sekitar Rp 4.000 per kilogram disebut telah mencapai Rp 6.500 per kilogram. 

Ia juga menyampaikan perkembangan harga jagung, sawit dan pinang. 

Menurutnya, periode kepengurusan 2026–2031 harus menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus mendorong pembangunan dari desa. 

“Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, mari kita wujudkan cita-cita negeri ini, dari desa untuk Indonesia Emas 2045. Mari jadikan periode 2026–2031 sebagai momentum yang memperkuat organisasi,” katanya. 

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan petani, termasuk persoalan agraria dan sengketa lahan. 

Ia meminta pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian untuk memastikan program-program pertanian dapat berjalan sesuai kebutuhan petani. 

“Para relawan tani yang sudah kita lantik di setiap kecamatan harus bisa bekerja sama dengan para penyuluh. Di setiap kecamatan harus sinkron, saling berkoordinasi dan membagi program yang baik untuk kepentingan petani,” kata Cut Muhammad. 

Ia juga meminta Tani Merdeka Indonesia mengambil peran dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan pertanian dan sengketa lahan yang dihadapi masyarakat di Bireuen maupun Aceh. 

Pelantikan Korcam tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia hingga tingkat kecamatan sekaligus memperkuat komunikasi antara petani, organisasi dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan sektor pertanian. (Joniful Bahri)