-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Optimalkan Ekonomi Desa, Bupati Tangerang Hadiri Peresmian Serentak Koperasi Desa Merah Putih

By On Minggu, Mei 17, 2026

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 KDKMP. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), dan diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 16 Mei 2026. 

Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak ketiga dalam memperkuat ekonomi desa melalui koperasi. 

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal Rasyid. 

Ia menjelaskan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDKMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki. 

“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,” tambahnya. 

Terkait kendala operasional yang dihadapi KDKMP, Bupati Maesyal juga meminta dukungan instansi vertikal guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa. 

“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” ujarnya. 

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. 

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari bawah yaitu dari tingkat desa. 

“Hingga tahun 2026, sekitar 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten. Koperasi ini merupakan instrumen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra Soni. 

Ia juga menyampaikan, Kabupaten Tangerang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mencapai sekitar 5,67 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi. 

“Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional,” pungkasnya. 

Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, serta kendaraan roda tiga untuk mendukung distribusi logistik desa. 

Secara terpisah, Presiden Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan. 

“Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Prabowo dalam siaran virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan. 

Presiden menilai, peresmian kali ini juga menjadi momentum penting karena koperasi yang diresmikan telah memiliki kesiapan operasional yang lengkap, mulai dari gedung hingga sarana pendukung lainnya. 

“Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” ungkapnya. 

Ia juga menjelaskan, awalnya pemerintah menargetkan peresmian sebanyak 1.300 KDKMP. Namun, setelah dilakukan evaluasi kesiapan, diputuskan sebanyak 1.061 koperasi yang diresmikan secara serentak. 

“Saya bilang cukup seribu saja. Kemudian Dirut Agrinas Palma ingat, saya ini suka angka delapan. Kalau begitu 1.061 saja. Saya kira itu semacam semangat saja,” ujar Prabowo. 

Menurut Presiden, keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian besar yang menjadi fondasi penguatan ekonomi nasional berbasis desa. (Reno) 

Buka SMI KOMDA Banten Cup II, Gubernur Andra Soni Sebut Disiplin Jadi Kunci Atlet Raih Prestasi

By On Jumat, Mei 15, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 SMI KOMDA Banten Cup II, di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 14 Mei 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, pentingnya menanamkan semangat pantang menyerah untuk terus bangkit dan berjuangan dalam mencapai tujuan terbaik, juga perlu diikuti dengan kedisiplinan. 

Hal itu disampaikan Andra Soni saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 Satria Muda Indonesia (SMI) KOMDA Banten Cup II, di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 14 Mei 2026. 

“Kalau jatuh, bangkit..Jatuh, bangkit lagi. Jatuh lagi, bangkit lagi. Itu yang selalu dipesankan oleh Bapak Presiden Pak Prabowo Subianto untuk terus berjuang,” ujar Andra Soni. 

Andra Soni juga mengatakan, pencak silat bukan sekadar olahraga maupun ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan memiliki semangat juang tinggi. 

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai luhur seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan rasa hormat,” ujarnya. 

Andra Soni mengaku bangga melihat kedisiplinan para peserta selama proses pembukaan dan pertandingan berlangsung. 

Menurutnya, disiplin merupakan salah satu kunci untuk mengejar ketertinggalan dan memperbaiki kelemahan. 

“Salah satu cara kita untuk mengejar ketertinggalan, salah satu cara untuk menutupi kekurangan, salah satu cara untuk mempertipis kelemahan, itu adalah dengan disiplin,” ujarnya. 

Andra Soni juga mengingatkan para atlet agar tidak mudah menyerah ketika mengalami kekalahan. Sebab, hasil yang baik tidak pernah mengkhianati proses latihan yang dilakukan secara tekun dan konsisten. 

“Kalau tidak pernah latihan, tidak mungkin juara,” ucapnya. 

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada Satria Muda Indonesia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. 

Ia menuturkan, SMI merupakan salah satu perguruan pencak silat yang memiliki sejarah panjang dan telah aktif sejak 1986. Bahkan pendiri SMI merupakan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. 

“Pendekar itu kesatria, sportif, dan pejuang. Gak ada hasil yang bisa kita capai tanpa perjuangan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Perguruan Pencak Silat SMI KOMDA Provinsi Banten, Habibi Haliburton berharap, kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan sekaligus ajang melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Provinsi Banten. 

“Semoga ini menjadi event tahunan kami. Bulan Juni nanti ada kejurnas, jadi pemenang ini akan kita bawa atas nama SMI KOMDA Banten untuk dapat mengharumkan nama Provinsi Banten di kejuaraan nasional,” ujarnya. 

Habibi mengatakan, para pemenang akan dipersiapkan melalui pemusatan latihan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional SMI yang akan digelar di Sentul, Bogor pada bulan Juni 2026. 

“Setelah kita data, nanti kita kumpulkan dalam pemusatan pelatihan Provinsi Banten dan kita siapkan untuk menghadapi kejuaraan nasional SMI di Sentul, Bogor,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Ketua Harian DPP Perguruan Pencak Silat SMI, Erizal Chaniago meminta kepada juri dan wasit selama pertandingan dapat menjujung tinggi sportivitas dan tidak berpihak kepada salah satu peserta. 

"Saya harap dengan peetandingan ini dapat menunjukan Banten sebagai gudangnya atlet pencak silat, selamat bertanding jaga kesehatan dan sportivitas," pungkasnya. 

Sebagai informasi, Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 Satria Muda Indonesia (SMI) KOMDA Banten Cup II diikuti 343 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum KONI Provinsi Banten Agus Rasyid, Perwakilan IPSI Banten, Pengirus SMI KOMDA Banten, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Akhmad Syaukani, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten Ali Hanafiah, serta tamu undangan lainnya. (Welfendry) 

Dinkes Surabaya Ungkap Dugaan Penyebab Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh

By On Jumat, Mei 15, 2026

Dinkes Kota Surabaya ungkap SPPG Bubutan Tembok Dukuh belum mengantongi SLHS. 

SURABAYA, KabarViral79.Com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengungkapkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bubutan Tembok Dukuh belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). 

SPPG tersebut sebelumnya membagikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan 200 siswa keracunan, pada Senin, 11 Mei 2026. 

“Satu hal yang penting SPPG itu kan harus ada SLHS-nya. Nah, itu yang dia belum dapat sampai sekarang,” ujar Kepala Dinkes Surabaya, Billy Daniel Messakh, Kamis, 14 Mei 2026. 

Padahal, kata Billy, SLHS yang menjadi syarat penting dalam pengelolaan MBG sebelum SPPG beroperasi. 

Ia juga menjelaskan, para siswa diduga keracunan makanan lantaran proses melunakkan daging dari kondisi beku (thawing), hanya diletakkan dalam ember dan area yang kotor. 

"Jadi waktu mengelolanya dagingnya masih beku, lalu defrost (dicairkan) langsung disiram pakai air, tapi dapurnya tidak ada plastik yang untuk menyekat,” jelasnya. 

Idealnya, kata dia, proses pencairan daging dari kondisi beku membutuhkan waktu sekitar dua jam dan ditempatkan di wadah bersih yang dialiri air. 

"Jadi dari beku menjadi layak untuk dipotong. Nah itu, itu dugaan kita, di situlah terkontaminasi,” ucapnya. 

Selain itu, ia juga menemukan dapur yang tidak memakai perangkap serangga di area pengelolaan bahan-bahan mentah sehingga rawan serangga seperti lalat dapat masuk dan menghinggapi makanan. 

"Dugaan kita baru seperti itu, kita tidak menuduh, tapi dugaannya baru seperti itu. Nanti kita tetap menunggu hasil lab,” ujarnya. 

Saat ini, kata dia, sampel makanan masih diperiksa guna mengetahui penyebab pasti keracunan makanan tersebut. 

Hasil lab sendiri diperkirakan akan selesai antara lima sampai tujuh hari sejak ditemukannya kasus keracunan MBG pada Senin lalu. (*/red)

Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Penghubung Paya Cut–Simpang Mulia

By On Kamis, Mei 14, 2026

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis, 14 Mei 2026. 

Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami longsor akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Kondisi jalan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir sehingga membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas warga, khususnya petani kebun di kawasan pedalaman Kecamatan Juli. 

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, bagian selatan badan jalan telah ambruk ke sungai akibat abrasi tebing sungai yang terus terjadi. Akibatnya, badan jalan semakin sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat. 

Warga khawatir apabila tidak segera ditangani, ruas jalan tersebut akan putus total dan membahayakan masyarakat yang melintas. 

"Jalan desa kami longsor akibat banjir. Warga yang mayoritas petani kebun sangat sulit mengangkut hasil panen. Alhamdulillah untuk sementara sudah diperbaiki berkat bantuan Ibu Adnen, anggota dewan dari PKB," ujar M Syukur, warga Desa Juli Paya Cut. 

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Meski demikian, warga masih berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan permanen sekaligus pengaspalan jalan penghubung Desa Juli Paya Cut–Simpang Mulia. 

Menanggapi keluhan masyarakat, Adnen Nurdin langsung mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Berkat penanganan sementara tersebut, ruas jalan kini sudah kembali dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. 

"Alhamdulillah untuk sementara warga Juli Paya Cut dan Simpang Mulia sudah bisa melintas untuk mengangkut hasil kebun ke kota," kata Adnen Nurdin. (Joniful Bahri)

Anggaran Iklan Pemprov Banten Jadi Sorotan, PERWAST: Jangan Matikan Media Lokal

By On Kamis, Mei 14, 2026

Foto ilustrasi. 

SERANG, KabarViral79.ComPolemik alokasi anggaran iklan dan advertorial di lingkungan Diskominfo SP Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 terus menuai sorotan. 

Selain dugaan ketidaksesuaian klasifikasi pengadaan pada sejumlah paket kategori UMKK, kritik kini datang dari kalangan organisasi wartawan di Kabupaten Serang. 

Ketua Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST), Mansar menilai, perusahaan pers tidak seharusnya dipandang layaknya pelaku usaha mikro biasa dalam skema pengadaan publikasi pemerintah. 

Menurutnya, mayoritas media telah berbadan hukum, memiliki struktur perusahaan resmi, serta menjalankan fungsi jurnalistik yang melekat dengan kepentingan publik dan pengawasan sosial. 

“Media itu bukan UMKM dalam pengertian umum. Kami punya PT, berbadan hukum, ada tanggung jawab jurnalistik dan kode etik. Jadi jangan diposisikan hanya sebagai objek proyek Advertorial,” ujar Mansar kepada wartawan, Rabu, 13 Mei 2026. 

Ia mengatakan, keberadaan media lokal memiliki peran penting dalam menyuarakan persoalan daerah, mengawasi kebijakan publik, hingga menjaga arus informasi di tingkat regional. Karena itu, distribusi anggaran publikasi pemerintah dinilai perlu dilakukan secara proporsional dan transparan. 

“Kalau anggaran hanya berputar di kelompok tertentu, sementara media lokal kesulitan bertahan, tentu ini menjadi perhatian serius. Pemerintah harus melihat pers sebagai bagian dari demokrasi daerah,” katanya. 

Diketahui sebelumnya, sorotan terhadap anggaran publikasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencuat setelah data pengadaan kerja sama media tahun 2026 menunjukkan total alokasi mencapai sekitar Rp 5,4 miliar yang tersebar kepada 26 perusahaan media dan penyedia jasa publikasi. 

Berdasarkan data pengadaan yang beredar, terdapat dugaan delapan paket pekerjaan kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK) dimenangkan oleh perusahaan berstatus non-UMKK. 

Jika temuan tersebut terbukti, kondisi itu dinilai berpotensi tidak sejalan dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Perpres Pengadaan Barang/Jasa, PP Nomor 7 Tahun 2021, serta Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 yang mengatur prioritas paket tertentu bagi pelaku usaha kecil. 

Data yang beredar juga menunjukkan dominasi sejumlah perusahaan media besar dalam penyerapan anggaran publikasi pemerintah daerah. 

Wahana Raya Televisi atau Banten TV tercatat menjadi penerima terbesar dengan nilai sekitar Rp 1,35 miliar dari empat paket pekerjaan berbeda. 

Selain itu, sejumlah perusahaan media nasional disebut turut menerima alokasi anggaran publikasi, di antaranya Kompas TV, Tempo, Antara, Detik, GarudaTV, hingga Beritasatu. 

Mansar menilai, pemerintah daerah perlu membuka secara jelas mekanisme penentuan penerima kerja sama media agar tidak menimbulkan persepsi ketimpangan di kalangan perusahaan pers lokal. 

“Media lokal ini yang setiap hari mengangkat isu daerah, sosial, hingga pelayanan publik. Jangan sampai keberadaannya justru tersisih di daerah sendiri,” tegasnya. 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Diskominfo SP Provinsi Banten belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan paket UMKK yang dimenangkan perusahaan non-UMKK maupun mekanisme distribusi anggaran publikasi tahun 2026 tersebut. 

Redaksi masih berupaya meminta penjelasan resmi terkait klasifikasi paket dan penentuan penerima kerja sama media di lingkungan pemerintah daerah itu. (*/red)

Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

By On Rabu, Mei 13, 2026

Pemkab Bireuen serahkan hibah tanah kepada Kemenhaj Provinsi Aceh untuk pembangunan gedung PLHUT Bireuen. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh untuk pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bireuen. 

Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si, di sela pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 08 BTJ, di Aula Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa, 12 Mei 2026.

Bupati Mukhlis mengatakan, hibah tanah tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab Bireuen dalam memperkuat pelayanan keagamaan, khususnya bagi calon jemaah haji dan umrah. 

“Hibah tanah ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji. Kenyamanan jemaah harus dimulai sejak proses persiapan dan administrasi di daerah,” ujar Mukhlis. 

Menurutnya, pembangunan gedung PLHUT di Kabupaten Bireuen diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, terintegrasi, dan efisien bagi masyarakat. 

Pemkab Bireuen juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat meningkatkan kepuasan jemaah haji asal Bireuen dalam memperoleh layanan administrasi dan pembinaan. 

Mukhlis menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah perlu terus diperkuat demi mendukung pelayanan kepada masyarakat. 

“Kita ingin jemaah mendapatkan pelayanan maksimal sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah,” katanya. 

Acara penyerahan hibah turut disaksikan Kepala Kemenhaj Kabupaten Bireuen Sulaimannur, pejabat Kanwil Kemenhaj Aceh, jajaran Pemkab Bireuen, serta para calon jemaah haji asal Bireuen yang akan berangkat ke Tanah Suci. (Joniful Bahri)

Pimpim Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

By On Rabu, Mei 13, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat memimpin Rakor Forkopimda Kabupaten Serang, di Pendopo Bupati, Selasa, 12 Mei 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, di Pendopo Bupati, Selasa, 12 Mei 2026. 

Rakor tersebut membahas berbagai isu menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

“Hari ini adalah rapat ke-3 dengan seluruh Anggota Forkopimda di Kabupaten Serang, membahas isu strategis menjelang Iduladha. Pertama, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah yang sebentar lagi, atau beberapa hari lagi akan kita laksanakan bersama,” ujar Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan usai Rakor. 

Kemudian, kata Ratu Zakiyah, sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, tentang stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha yang juga kaitannya dengan ketahanan pangan. 

Pihaknya juga membahas progres Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan lainnya. 

“Jadi ada beberapa hal yang disampaikan. Secara umum, pertama mengenai ketertiban masyarakat juga sudah kami bahas. Kami juga meminta masukan-masukan dari berbagai unsur Forkopimda. Secara umum, ketertiban di wilayah Kabupaten Serang alhamdulillah aman,” ujarnya. 

Selanjutnya, kata dia, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, para lintas sektoral sudah memberikan masukan-masukan, pertama untuk pengamanan jalur lalu lintas di wilayah Kabupaten Serang. Hal ini guna mengantisipasi menjelang cuti bersama yang akan dilaksanakan pada 14-15-16-17 Mei 2026. 

“Saya juga meminta unsur Forkopimda, khususnya Satpol PP dan Dishub, untuk mengatur lalu lintas di wilayah Kabupaten Serang, karena akan banyak terjadi kemacetan khususnya di wilayah pariwisata,” katanya. 

Terkait dengan harga sembako, Ratu Zakiyah memastikan hingga saat ini masih stabil. 

"Harga sembako sebagian besar sebetulnya masih stabil. Tadi beras harganya masih stabil. Kemudian ada satu sampai dua komoditas di angkanya masih di atas Rp 50 ribu per kilogram, yaitu cabai keriting dan cabai rawit hijau, harganya agak tinggi. Kalau harga telur turun, kemudian daging stabil. Jadi secara keseluruhan harga masih normal,” terangnya. 

Di sisi lain, Ratu Zakiyah menyampaikan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang sudah merealisasikan bantuan distribusi pangan. 

Sebelumnya, Kabupaten Serang mendapatkan 64 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun, setelah pihaknya berkoordinasi kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan dan ditindaklanjuti oleh Bapanas untuk menambahkan distribusi atau penerima manfaat dari Kabupaten Serang. 

“Kami sampaikan, Januari, Februari, Maret kami mengalami bencana dan 830 hektare gagal panen, jadi butuh subsidi atau support dari pemerintah pusat. Alhamdulillah tahun ini tiga kali lipat, dari 64 ribu menjadi 190 ribu penerima manfaat. Terima kasih Pak Presiden, Menko Bidang Pangan, dan Bapanas atas pemberian distribusi tambahan bantuan bagi warga kami di Kabupaten Serang,” ucapnya. 

Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah (Sekda) Zaldi Dhuhana, unsur Forkopimda, dan para Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. (*/red)