-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Resmob Polda Banten Gagalkan Peredaran Sepeda Motor Tanpa Surat di Jalur Merak–Bakauheni

By On Selasa, Januari 13, 2026

 


Merak, KabarViral79.Com – Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Banten berhasil mengungkap kasus peredaran kendaraan bermotor yang diduga tidak memiliki surat-surat resmi lengkap. Kendaraan tersebut dibawa oleh armada Bus ALS dengan nomor identifikasi 041 yang tengah melakukan perjalanan dengan jurusan Pulogadung–Medan dan akan melalui jalur strategis Pelabuhan Merak–Bakauheni menuju Pulau Sumatra, Selasa, (13/1/2026).

Operasi yang dilakukan pada Senin malam tersebut mendapat apresiasi karena dinilai berhasil memutus jalur distribusi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan hukum.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan beberapa unit sepeda motor yang ditemukan di dalam bus saat kendaraan berhenti di Rumah Makan ALS yang berlokasi di Jalan R.E. Martadinata No. 74, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Lokasi tersebut diketahui kerap menjadi titik singgah angkutan lintas provinsi.

Sesuai ketentuan yang berlaku, armada bus tidak diizinkan mengangkut kendaraan bermotor, terlebih kendaraan yang tidak dilengkapi dengan dokumen sah. Temuan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian yang akan mendalami dugaan pelanggaran hukum serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Kepolisian menegaskan komitmen Resmob Polda Banten untuk menindaklanjuti setiap kasus kendaraan tanpa kelengkapan dokumen, mengingat jalur Merak–Bakauheni merupakan akses vital penghubung Pulau Jawa dan Pulau Sumatra yang harus dijaga keamanannya dari peredaran kendaraan tidak sah.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolda Banten guna kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang ditemui demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (red)

KSOP Banten Bersama Stakeholder Susun Sop Terkait Cuaca Buruk

By On Kamis, Desember 12, 2024

 


MERAK, KabarViral79.Com – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten, menyampaikan kesiapan maksimal pihaknya dalam menghadapi arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Dalam wawancaranya pada penyusunan SOP bersama Stakeholder terkait cuaca buruk, Mukhlish Tohepaly menyebutkan bahwa menurut pengamatan BMKG cuaca ekstrem yang terjadi pada tanggal 9-12 Desember, memicu hujan disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia khususnya di wilayah barat Indonesia, Rabu, (11/12/2024).

“Terkait dengan cuaca ekstrem, tentunya KSOP dengan stakeholder telah berkoordinasi dan membuat SOP Bersama, dengan kontingensi bila terjadi cuaca buruk yang nantinya dapat berdampak pada penundaan operasional Pelabuhan. Apabila operasional ditunda beberapa saat, maka kita telah menyiapkan buffer area di PT. IKPP untuk menampung antrian kendaraan yang akan menyeberang, selain itu kita juga menyiapkan dermaga alternatif yaitu PT. BBJ dan PT. Pelindo (ciwandan), kita juga akan berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait untuk melaksanakan rekayasa lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri menuju pelabuhan,” ujar Mukhlish.

Selain itu, lanjut Mukhlish, KSOP Banten juga akan membentuk posko Nataru untuk melakukan pemantauan yang dimulai pada tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.

“Posko ini bertujuan untuk memantau situasi di lapangan sekaligus menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan penumpang dan kendaraan pada pelabuhan penyeberangan merak,” tuturnya.

Hal yang tak kalah penting bahwa KSOP Banten memastikan seluruh armada kapal penyeberangan dalam keadaan laik laut dan bahu membahu bersama stakeholder dalam meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk mengantisipasi cuaca ekstrim.

“Untuk itu, diharapkan para Nahkoda agar selalu memantau prakiraan cuaca yang didapat dari BMKG. Kami juga akan melakukan penundaan keberangkatan kapal apabila terjadi kondisi cuaca buruk sebelum kapal berangkat, karena keselamatan pelayaran tidak dapat dikompromi,” tegas Mukhlish.

“Kami berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan persiapan ini, kami yakin arus mudik dan balik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan dengan lancar, selamat dan nyaman,” tutupnya.

(Red)

KMP Tribuana 1 Kembali Hadir Di Selat Sunda Pelabuhan Bakauheni-Merak Dengan Pelayanan yang Prima

By On Jumat, Oktober 20, 2023



Merak, KabarViral79.Com - KMP Tribuana 1 kembali Hadir di selat Sunda siap melayani pengguna jasa di pelabuhan Merak – Bakauheni dengan tampilan yang berbeda dan pelayanan yang prima (20/10/2023).

Pertama kali nya kapal sandar KMP Tribuana 1 di Dermaga 4 Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan disaksikan BPBD/ ASDP/ KSOP/ dan sejumlah ABK.

KMP Tribuana 1 tersebut sempat vakum 6 tahun dan kembali melakukan pelayanan kepada para pengguna jasa penyebrangan di selat sunda.

Pihak perusahaan juga melakukan pelayaran dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni dan berhasil berlayar dengan kecepatan 13 KNOT per jam.

Kapal buatan 1984 ini sempat vakum selama 6 tahun kemudian diakuisisi perusahaan pelayaran Tri Sakti Lautan Emas.

Pihak BPTD menyatakan KMP tribuana 1 layak beroperasi di Pelabuhan Bakauheni. Petugas juga sudah melakukan uji coba bongkar muat 2 unit kendaraan.

Kacab PT Sakti Lautan Emas Anto Mei Suryono mengaku, perbaikan KMP Tribuana 1 menelan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

“Hampir seluruh fasilitas dan mesin kapal diperbaiki agar dapat memberikan kenyamanan penumpang,” kata Anto, Jumat (20/10/2023).

Anto mengatakan KMP Tribuana 1 memiliki panjang 115 meter dan lebar 20 meter. Selain itu, Anto menyebut daya tampung KMP Tribuana 1 sekitar 150 unit kendaraan dan 510 penumpang pejalan kaki.

“Kapal ini dilengkapi fasilitas tempat duduk yang nyaman di kelas ekonomi maupun VIP,” katanya.

“Tersedia juga mini bar, tempat istirahat sopir dan rumah carger box gratis,” ucapnya, Pihaknya berharap KMP Tribuana 1 ini dapat memberikan pelayanan prima kepada penumpang. 




(Budi)