-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Safari Ramadan ke PWNU, Gubernur Andra Soni Apresiasi Kontribusi NU dalam Pembangunan Banten

By On Senin, Maret 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni melakukan kunjungan silaturahmi dalam rangka Safari Ramadan ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, di Jalan Raya Jakarta, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu, 07 Maret 2026. 

​Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi yang mendalam serta terima kasih atas dedikasi dan dukungan yang konsisten Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya dalam mendukung program-program pembangunan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

​"Saya merasa bahagia dapat hadir langsung di Kantor PWNU. Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan buka puasa bersama dengan para kiai, pengurus, serta anggota NU," ujar Andra Soni. 

Dia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan merupakan kunci keberhasilan kepemimpinan di daerah. 

Menurutnya, dukungan dari para ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam memberikan kepercayaan diri bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang maslahat bagi masyarakat. 

​"Pemprov Banten mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para kiai, NU, serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya. Selama ini, NU bersama badan otonomnya selalu beriringan dengan pemerintah, terutama dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul," ujarnya. 

​Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa. 

Sementara itu, Ketua PWNU Banten, KH Hafis Gunawan menyambut baik kehadiran Gubernur. 

Dia memaparkan berbagai upaya PWNU Banten dalam pemberdayaan ekonomi warga melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

​"Saat ini, warga NU Banten telah memproduksi berbagai produk lokal, mulai dari sarung, air minum dalam kemasan, kopi, hingga makanan olahan dan jajanan khas Provinsi Banten," ujar KH Hafis Gunawan. 

​Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci, Gubernur Andra Soni juga menyalurkan bantuan secara simbolis yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sektor pendidikan, pengembangan pondok pesantren, serta insentif bagi para guru ngaji di wilayah Provinsi Banten. 

​Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan Provinsi Banten. (Welfendry)

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Gubernur Andra Soni Dorong Banten Capai Swasembada Jagung

By On Senin, Maret 09, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produksi jagung di Provinsi Banten. 

Upaya sinergis ini dinilai krusial guna mempercepat realisasi target swasembada jagung di wilayah Provinsi Banten. 

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni usai mendampingi Kapolda Banten, Irjen Hengki, dalam kegiatan tanam jagung kuartal I tahun 2026, di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai daerah dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara virtual dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

​Dalam keterangannya, Andra Soni menyampaikan, Provinsi Banten saat ini telah berhasil mencapai swasembada beras dan menempati posisi kedelapan sebagai penyumbang produksi beras secara nasional. 

Meski demikian, ia mengakui bahwa capaian untuk komoditas jagung masih memerlukan kerja keras dan dukungan dari seluruh pihak. 

​"Kebutuhan jagung kita cukup tinggi, terutama untuk menyuplai 12 industri pakan yang beroperasi di Banten. Selama ini, pasokan utama masih didatangkan dari luar daerah," ujar Andra Soni. 

​Guna mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk memperluas cakupan luas tanam melalui sinergi dengan TNI dan Polri. Salah satu strategi yang diusung adalah pemanfaatan lahan milik Perhutani serta optimalisasi lahan-lahan tidur yang tersebar di wilayah Banten. 

​Senada dengan hal tersebut, Kapolda Banten, Irjen Hengki menyatakan bahwa pada kuartal I ini, Polda Banten menargetkan penanaman jagung seluas 199 hektare yang tersebar di jajaran polres wilayah hukum Polda Banten. 

​"Khusus di Kecamatan Kopo, dilakukan penanaman seluas 6 hektare dengan target produktivitas sebanyak 8 ton per hektare," ujar Hengki. 

​Hengki mengatakan, target penanaman jagung oleh jajaran Polda Banten sepanjang tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2.292 hektare. 

Pihaknya optimistis dengan kerja sama yang solid, target tersebut dapat tercapai demi mendukung kedaulatan pangan di Banten. 

​"Kami sangat konsen (fokus) dalam mendukung ketahanan pangan ini. Kami akan berupaya maksimal untuk mencapai target," tegasnya. 

​Polda Banten juga mengimbau para petani untuk aktif mengoptimalkan lahan produktif maupun lahan tidur, mengingat nilai ekonomis jagung yang cukup menjanjikan. 

Sebagai informasi, kebutuhan industri pakan di Banten mencapai 4.000 ton per hari. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani setempat. 

Bantuan tersebut meliputi 20 sak pupuk NPK, 150 liter pupuk hayati cair, 16 kilogram bibit jagung, serta 40 liter herbisida guna mendukung kelancaran proses masa tanam. (Welfendry)

Bupati Ratu Zakiyah Melayat Korban Rumah Ambrol di Ciruas, Minta Pendataan Ulang RTLH

By On Minggu, Maret 08, 2026

SERANG, KabarViral79.ComBupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengunjungi kediaman korban rumah ambrol di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Sabtu, 07 Maret 2026. 

Dalam kejadian itu, salah satu warga bernama Umayah (46) meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan rumahnya pada Kamis malam, 05 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. 

Sementara putranya, Uktira (17), mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Rumah roboh akibat kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh, diperparah oleh hujan deras pada malam kejadian. 

“Rumahnya memang bangunan lama. Struktur temboknya dari bata lama dan bagian penyangga cornya masih menggunakan kayu yang sudah puluhan tahun sehingga mengalami pelapukan. Ditambah hujan deras, akhirnya rumah itu roboh,” ujar salah satu warga. 

Dalam kunjungannya, Bupati Serang menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. 

“Hari ini saya datang ke rumah warga kami di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas. Semalam saya mendapat kabar dari Pak Camat bahwa ada rumah warga yang roboh dan menyebabkan korban jiwa, yaitu Ibu Umayah. Putranya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Hermina,” ujarnya. 

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kepada keluarga korban. 

“Pertama, secara pribadi dan pemerintah daerah kami menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Ini adalah musibah, namun mungkin juga menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih detail melihat kondisi rumah warga, terutama yang tidak layak huni,” ujarnya. 

Menurutnya, dari tampilan luar rumah tersebut terlihat seperti rumah yang layak dihuni. Namun setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata struktur bangunan di dalamnya sudah rapuh karena merupakan rumah lama. 

Bupati pun meminta pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan ulang Rumah Tidak llLayak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Ciruas agar kejadian serupa tidak terulang. 

“Saya minta kepada Pak Lurah dan Pak Camat untuk melakukan investigasi dan pendataan ulang rumah tidak layak huni. Kalau perlu masuk ke dalam rumah untuk mengecek struktur bangunannya,” tegasnya. 

Ia menambahkan, program bantuan rumah tidak layak huni harus diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia miskin, penyandang disabilitas, serta kepala keluarga perempuan yang kurang mampu. 

Selain itu, Pemkab Serang juga memastikan korban yang masih menjalani perawatan akan tetap mendapatkan penanganan medis. 

“Untuk pengobatan korban saat ini masih menggunakan BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja, yaitu PT Nikomas. Jika nanti sudah tidak aktif, maka pemerintah kabupaten akan menanggungnya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen terhadap bangunan rumah yang roboh tersebut. 

“Hasil asesmen menunjukkan rumah ini merupakan bangunan lama dengan struktur yang sudah tidak layak. Batanya bata mentah dan perekatnya dari tanah liat. Dari luar memang terlihat bagus, tapi secara struktur sudah sangat rapuh,” ujarnya. 

Pemkab Serang berencana memberikan bantuan pembangunan kembali rumah tersebut melalui program RTLH. 

“Nanti akan kita bangun kembali. Kemungkinan tipenya antara tipe 28 sampai tipe 36. Perkiraan anggaran pembangunan sekitar Rp 50 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini pendataan RTLH lebih banyak berdasarkan kondisi visual dari luar bangunan. 

Ke depan, pihaknya akan melakukan asesmen lebih mendalam, terutama terhadap rumah-rumah tua di sejumlah wilayah seperti Ciruas, Kragilan, dan Lebakwangi yang banyak memiliki bangunan lama. 

Pemkab berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar kondisi rumah warga dapat lebih diperhatikan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. (*/red)

Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Belajar Al-Qur'an Sejak Dini

By On Sabtu, Maret 07, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya orang tua dalan memberikan pembelajaran Al-Qur'an kepada anak-anak sejak usia dini. 

Hal itu dikatakan Dimyati saat membuka acara Khotmil Qur'an yang dilaksanakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kota Serang, di Masjid Al-Furqon, Kompleks Taman Lopang Indah, Kota Serang, Jumat, 06 Maret 2026. 

Menurut Dimyati, para ustaz dan ustazah yang mengajari anak-anak baca tulis Al-Qur'an merupakan ujung tombak dalam rangka menciptakan generasi Qur'ani di Banten. 

Generasi yang mencintai Al-Qur'an baik secara harfiah maupun 'amaliah dalam kehidupan sehari-hari. 

"Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu dan bapak-bapak semua yang giat mengajarkan Al-Qur'an kepada putra-putrinya," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati memberikan bantuan dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan TPA Al-Furqon dan Rp 10 juta untuk Masjid Al-Furqon. 

Kepada para guru TKA, Dimyati berpesan agar terus memakmurkan masjid. Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan seperti zaman Rasulullah dulu. 

"Bahkan dulu mah masjid itu dijadikan sebagai pusat pemerintahan juga," pungkasnya. 

Sementara itu, Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA, Sanusi menambahkan, saat ini di Kota Serang sudah ada 45 unit TKA dengan total pengajarnya sekitar 290 orang. Berbagai program telah dilaksanakan tahun ini, salah satunya program Festival Anak Saleh Indonesia

"Saat ini kita sedang fokus mempersiapkan itu untuk tingkat Kota Serang untuk kemudian yang lolos akan diikutkan di tingkat Provinsi sampai tingkat nasional," katanya. (*/red)

Gubernur Andra Soni Beberkan Praktik Baik Pengentasan Kemiskinan di Forum Nasional

By On Rabu, Maret 04, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menjadi narasumber praktik baik program pengentasan kemiskinan pada Rapat Koordinasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Rabu, 04 Maret 2026. 

Pengentasan kemiskinan tidak lagi hanya pada bantuan sosial, tapi juga fokus pada pemberdayaan masyarakat

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), seperti diungkap pemandu acara Frisca Clarissa menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terbaik dalam program pengentasan kemiskinan. 

Pelaksanaan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dan Program Sekolah Gratis sebagai bagian program pengentasan kemiskinan. 

Andra Soni mengawali pemaparan dengan letak wilayah yang dekat dengan Jakarta sehingga menguntungkan dalam pembangunan Provinsi Banten. 

Dia juga memaparkan pengalaman pribadi bagaimana pemberdayaan melalui pendidikan berdampak pada pemberdayaan terhadap yang lain. 

“Apa yang kami lakukan adalah arahan dari pemerintah. Salah satunya melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, merupakan prinsip yang harus kita kerjakan bersama,” tegasnya. 

Menurut Andra Soni, sebelumnya perhatian terhadap desa kurang, akses terhambat. Sehingga terjadi perlambatan pada berbagai bidang termasuk ekonomi dan pendidikan. 

“Sehingga Pemprov Banten juga bertanggung jawab dalam pembangunan jalan desa. Membantu infrastruktur kehidupan desa,” tambah Andra Soni. 

Andra Soni berharap, Program Bang Andra mampu meningkatkan perekonomian dan produktivitas desa, khususnya sektor pertanian. Sehingga mampu mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Banten

Melihat posisi lokasi wilayah dan potensi yang dimiliki, dirinya optimis PDRB Provinsi Banten lebih ditingkatkan. 

“Perekonomian Provinsi Banten tahun 2025 tumbuh solid sebesar 5,37 persen (y-on-y), dengan PDRB atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp936,20 triliun,” ujarnya. 

Andra Soni juga mengungkapkan, saat ini Pemprov Banten fokus dalam pelaksanaan Sekolah Gratis untuk tingkat SMA, SMK, dan SKh. 

“Pada tahun 2026, akan dikembangkan ke sekolah Madrasah Aliyah setingkat SMA/SMK,” ucapnya. 

Diakui Gubernur, selama ini ada keraguan untuk ke Madrasah Aliyah terkait dengan kewenangan. 

Menurutnya, Gubernur dan Pemprov merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Sehingga Gubernur atau Pemprov bisa intervensi ke sekolah Madrasah yang merupakan kewenangan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI). 

“Mudah-mudahan BPK, pemeriksa dan sebagainya juga punya pemahaman yang sama,” ucapnya. 

Untuk Sekolah Gratis, saat ini sudah membiayai 60.705 ribu anak Banten yang tidak diterima di sekolah negeri. Program ini menjalin kerja sama dengan 801 sekolah swasta di tingkatan SMA, SMK, dan SKh. 

“Anggarannya kurang lebih Rp 165 miliar untuk satu angkatan. Jadi tahun ini anggarannya akan naik lagi,” ungkap Andra Soni. 

“Bahwa keberpihakan kepada pengentasan kemiskinan salah satunya melalui pembangunan jalan-jalan desa dan sekolah gratis. Harapan kami kolaborasi dengan Pemerintah Pusat bisa berjalan dengan baik, kita mengoptimalkan pemberdayaan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar dalam sambutannya mengatakan, kemiskinan masih menjadi tantangan mendasar. Hal ini ditandai dengan menurunnya kelas menengah dan meningkatkan secara signifikan masyarakat rentan miskin

“Hal ini menandakan tidak kokohnya perekonomian kelas menengah,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin ini. 

Menurutnya, goncangan ekonomi bisa dengan mudah mendorong kelompok rentan ke kemiskinan. Sementara salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah belanja kelas menengah

Cak Imin juga mengingatkan Inpres Nomor 8 tahun 2025 untuk pengentasan kemiskinan. Juga target nol persen kemiskinan ekstrem pada Tahun 2026 dan target angka kemiskinan sebesar lima persen pada Tahun 2029. 

Menurutnya, dalam program pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial saja tidak cukup. 

“Perlu pemberdayaan sosial. Pemerintah daerah berperan strategis sebagai motor penggerak pengentasan kemiskinan daerah. Pemda yang berhasil menurunkan kemiskinan akan mendapatkan insentif fiskal dari Kementerian Keuangan,” jelasnya. 

Cak Imin juga memaparkan delapan langkah paket kebijakan dalam pemberdayaan masyarakat. Meliputi: miskin ekstrem pasti kerja, 10 ribu hunian pekerja, penghapusan piutang iuran jaminan kesehatan, SMK go global, pasar 101 malam, renovasi dan rehabilitasi pesantren, reformasi agraria untuk orang miskin, serta percepatan pemulihan pasca bencana Aceh dan Sumatera. 

Untuk diketahui, Diskusi Panel dipandu Prisca Clarissa dengan narasumber  Gubernur Banten Andra Soni, Deputi Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PMK Leontinus Alpha Edison, Sekretaris Satgas Konvergensi Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Niken Ariati, serta dari Yayasan Tsu Tji Andri Manongko. (Welfendry)

Hadiri Rapat Paripurna PAW, Gubernur Andra Soni Tekankan Peran Strategis DPRD dan Pemda

By On Rabu, Maret 04, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dalam rangka Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa, 03 Maret 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni menegaskan, DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memiliki peran strategis dalam mengembangkan kehidupan demokrasi

Tugasnya adalah melaksanakan urusan pemerintahan daerah untuk kepentingan masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD memiliki kedudukan yang sejajar dengan pemerintah daerah dalam membangun sinergi terhadap penetapan kebijakan dan program pembangunan. 

Sekaligus mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat. 

Dengan demikian, kata Andra Soni, kebijakan dan program pembangunan yang ditetapkan dapat diterima serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni juga menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Rohman yang telah mengucapkan sumpah dan janji jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Banten melalui mekanisme PAW. 

Ia berharap, Abdul Rohman dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tangerang

"Semoga bisa segera beradaptasi dengan DPRD dan segera bisa bekerja sesuai dengan harapan masyarakat khususnya dari masyarakat di dapil Tangerang," ucapnya. 

Diketahui, pelaksanaan PAW anggota DPRD Provinsi Banten didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.4-184 Tahun 2026 tanggal 13 Februari 2026 tentang Peresmian Pemberhentian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten. Serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.4-185 Tahun 2026 tanggal 13 Februari 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten. (Welfendry)

Safari Ramadan di Cinangka, Gubernur Andra Soni Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

By On Rabu, Maret 04, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial pemerintah daerah. 

Kegiatan tersebut, kata dia, merupakan kepedulian dan memperkuat silaturahmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Andra Soni di Masjid Al-Kautsar, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Senin, 02 Maret 2026. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya. 

Menurut Andra Soni, Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial. 

Nilai tersebut juga menjadi landasan dalam membangun Pemprov Banten Provinsi yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi. 

"Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan masyarakat Cinangka agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh kejujuran dan tanggung jawab kepada masyarakat dan kepada Tuhan,” tuturnya. 

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik kehadiran Gubernur Banten, Andra Soni di Kecamatan Cinangka. 

Ia mengucapkan terima kasih atas berbagai program pembangunan yang diberikan Pemprov Banten di Kecamatan Anyar dan Kecamatan Cinangka. 

"Termasuk bantuan yang disalurkan dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Kautsar," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Terdiri atas bantuan kursi roda, tongkat ketiak, sembako, bantuan bagi guru ngaji dan marbot, bantuan sarana prasarana tempat peribadatan, serta bantuan bagi pelajar. (Welfendry)