-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PPNI Banten Santuni 52 Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama dalam Rangka HUT ke-52

By On Rabu, Maret 18, 2026

 


Serang, KabarViral79.Com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPNI Provinsi Banten menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Kegiatan ini mengusung tema “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa untuk Kesejahteraan Masyarakat.”

Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Banten H. Sayuti, SKM., S.Kep., MM.Kes., Sekretaris DPW PPNI Provinsi Banten Ns. Endang Komarudin, SKM., S.Kep., M.A., serta para Ketua DPD PPNI se-Provinsi Banten.

Turut hadir pula Ketua BAPENA DPW PPNI Provinsi Banten, Ketua BADIKLAT DPW PPNI Provinsi Banten, para ketua ikatan dan himpunan perawat se-Provinsi Banten, serta pimpinan institusi pendidikan keperawatan dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.

Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 52 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen PPNI dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Ketua DPW PPNI Provinsi Banten, H. Sayuti, SKM., S.Kep., MM.Kes., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-52 PPNI tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi para perawat, tetapi juga sebagai penguatan peran perawat dalam pembangunan bangsa.

“Perawat merupakan bagian penting dari sistem kesehatan nasional. Profesionalisme perawat bukan hanya berdampak pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi modal ekonomi bangsa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini, kami ingin menegaskan bahwa PPNI hadir tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar H. Sayuti, Selasa 17/3/2026).



Sementara itu, Ns. Rangga KF, S.Kep, Ketua BPD Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada kami dalam kegiatan yang sangat mulia ini. Terima kasih kepada Ketua DPW PPNI Provinsi Banten beserta jajaran sekretariat, serta rekan sejawat Ns. Fauzan, S.Kep. Semoga PPNI DPW Banten semakin maju, semakin kompak, dan terus aktif dalam kegiatan sosial maupun berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar perawat, organisasi profesi, serta masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran PPNI sebagai organisasi profesi yang peduli terhadap lingkungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW PPNI Provinsi Banten juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh perawat dan masyarakat.

“Atas nama Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Banten, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan di bulan suci Ramadan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta memberikan semangat baru bagi para perawat untuk terus mengabdi kepada masyarakat,” tutup H. Sayuti.

Gubernur Andra Soni Sebut BCF Jadi Bukti Nyata Kekuatan Kreativitas Anak Muda Banten

By On Rabu, Maret 18, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa Banten Creative Fest (BCF) Ramadan Sale 2026 merupakan bukti nyata kekuatan kreativitas generasi muda Banten dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. 

​Hal tersebut disampaikan Andra saat mengunjungi BCF di Alun-Alun Barat Kota Serang, Selasa, 17 Maret 2026, bersama Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) RI Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah dan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim

​Andra mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pengembangan industri kreatif di Provinsi Banten. 

Menurutnya, kehadiran Menekraf menjadi bentuk dukungan konkret bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal. 

​“Kita lihat bagaimana kehadiran Pak Menteri di Banten ini merupakan dukungan nyata bagi anak-anak muda dalam industri kreatif. Kita melihat langsung bagaimana anak-anak muda di Banten mengembangkan kreativitasnya,” ujar Andra. 

​Ia menilai, BCF bukan sekadar ajang pameran, melainkan ruang kolaborasi dan inovasi bagi pelaku ekonomi kreatif lintas subsektor. Sebanyak 17 subsektor ekonomi kreatif diklaim hadir dalam gelaran BCF Ramadan Sale 2026 ini. 

Andra berharap konsistensi penyelenggaraan BCF dari tahun ke tahun dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerahnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Menekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan optimismenya terhadap potensi pelaku ekonomi kreatif asal Banten. 

Ia menilai, mereka mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.

​“Saya sangat bangga dan yakin bahwa produk dan jenama (brand) anak-anak muda di Banten sudah terbukti menasional hingga mendunia. Ini memberikan ruang bagi jenama lokal untuk berkembang lebih luas,” tuturnya. 

​Riefky juga mengungkapkan bahwa Banten telah ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) lima tahun ke depan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto

​“Pemerintah pusat telah menetapkan Banten sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan ekonomi kreatif,” tambah Menekraf. 

​Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah pusat terus mendorong akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, salah satunya melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis kekayaan intelektual agar industri ini dapat berkembang lebih cepat. 

​Sebagai informasi, BCF Ramadan Sale 2026 digelar pada 11 s.d 17 Maret 2026 di Alun-Alun Barat Kota Serang. 

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran jenama lokal, festival kuliner Ramadan, pertunjukan musik, hingga ruang kolaborasi komunitas kreatif. 

Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat posisi Banten sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. (Welfendry)

Serap Aspirasi Mahasiswa, Gubernur Andra Soni Dialog Pembangunan dengan Cipayung Plus

By On Rabu, Maret 18, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni melakukan dialog pembangunan dengan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus

Dalam dialog itu, Gubernur menyampaikan delapan program unggulan serta upaya kolaborasi bersama seluruh elemen dalam mendukung pembangunan. 

“Ini adalah dialog berbagai hal dengan teman-teman Kelompok Cipayung, salah satunya terkait dengan satu tahun kepemimpinan,” kata Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Senin, 16 Maret 2026. 

“Kedua adalah keresahan teman-teman mahasiswa dalam beberapa hal. Tadi sudah disampaikan komitmen bersama untuk mengkaji bersama-sama, kemudian menindaklanjutinya bersama-sama,” imbuhnya. 

Andra Soni mengungkapkan, dirinya juga mengajak para kepala perangkat daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membuka ruang dialog dengan kelompok pemuda dan mahasiswa. Khususnya dalam rangka memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan. 

Andra Soni mengatakan, beberapa upaya kontribusi kelompok mahasiswa ada di beberapa bidang. Misalnya upaya dari kelompok Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang peduli dengan dengan angka putus sekolah

“Kemudian kepedulian mereka terhadap ijazah yang masih tertahan oleh sekolah. Apa korelasinya Sekolah Gratis dengan ijazah-ijazah tersebut,” ucapnya. 

Andra Soni menjelaskan, lewat Sekolah Gratis, otomatis tidak ada lagi kasus ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah yayasan. Selanjutnya, sekolah mitra Sekolah Gratis diajak dialog untuk membicarakan persoalan ijazah. 

“Kami memahami bahwa mereka juga punya sistem keuangan yang harus dipertanggungjawabkan. Sehingga kita ajak dialog, semoga mereka bisa memberikan solusi,” ujarnya. 

Andra Soni menjelaskan, ke depan Sekolah Gratis akan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas. Rencananya program ini akan menjangkau ke sekolah berbasis agama atau madrasah. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga memaparkan perkembangan program unggulan Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang banyak dilaksanakan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

Menurutnya, respon masyarakat cukup baik terbukti dengan inisiatif pengajuan masyarakat yang mencapai 2.000 lebih proposal pengajuan program. 

Selain itu, Gubernur juga memaparkan percepatan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan dan RSUD Uwes Qorny Cilograng. Keduanya baru bisa operasional setelah tiga tahun berdiri. 

Menurutnya, program-program itu sebagai bagian untuk mengikis kesenjangan antara wilayah utara dengan wilayah selatan Banten. Melalui program berbasis kemasyarakatan, kesenjangan produktivitas dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dapat diminimalisir. 

“IPM Provinsi Banten termasuk tinggi ditopang oleh wilayah utara. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Banten yang kini mendekati Rp1.000 triliun,” jelasnya. 

Kepada para mahasiswa, Andra Soni juga menegaskan sikapnya bahwa berdemonstrasi adalah bagian dari demokrasi. Baginya, demonstrasi adalah proses pendewasaan serta menjadikannya merasa diawasi. 

“Kalian adalah pewaris Banten ke depan. Proses kalian berorganisasi sebagai sebuah kepedulian,” ujarnya. (Welfendry) 

Bupati Ratu Zakiyah Ajak MUI Edukasi Generasi Muda dari Degradasi Moral

By On Selasa, Maret 17, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang untuk mengedukasi masyarakat generasi muda dari degradasi moral, akibat dari sisi negatif media sosial (medsos). 

Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada para orangtua, melalui majelis-majelis taklim

Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah sapaan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rekarda) MUI tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026 yang mengusung tema ”Sinergi ulama dan umara mewujudkan masyarakat Kabupaten Serang bahagia yang religius dan harmonis”. 

”Hari ini saya membuka Rapat kerja daerah MUI Kabupaten Serang tahun 2026,” ujarnya kepada wartawan di Aula Tb Suwandi pada Senin, 16 Maret 2026. 

Turut hadir, Ketua MUI Kabupaten Serang KH. Muhit, Ketua MUI Banten, KH. A. Byazari Syam, Wakil Ketua DPRD III Abdul Gofur, dan Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang Uesul Qurni

Ratu Zakiyah menyampaikan bahwa ada beberapa masalah yang menjadi perhatian bersama diantaranya yaitu adanya degradasi moral di kalangan anak remaja. 

"Hal ini akibat yang seperti diketahui imbas negatif dari media sosial itu begitu nyata, maka perlu adanya kebersamaan untuk menangani hal itu," katanya. 

Ratu Zakiyah mengatakan, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Ketua MUI Kabupaten Serang KH. Muhit bahwa untuk mengatasi hal itu Pemda Kabupaten Serang tidak tidak bisa bekerja sendiri. 

Maka, mungkin nanti dengan sosialisasi kepada kalangan remaja atau ke majelis-majelis taklim yang biasanya jamaahnya para ibu-ibu. 

”Jadi kemungkinan mulai dari ibu-ibu, MUI bisa memberikan edukasi bagaimana memberikan pendampingan kepada generasi muda, karena biasanya kalau orangtua atau ibu mereka yang menyampaikan itu biasanya lebih di dengar,” ucapnya. 

”Oleh karena itu, tentu ini adalah masalah kita bersama, tapi saya meyakini dengan adanya MUI dengan kita bersama-sama saya yakin kita bisa menangani persoalan yang ada di Kabupaten Serang,” sambung Ratu Zakiyah. 

Disamping itu juga, kata Ratu Zakiyah, bagaimana untuk menangkal issue hoax atau berita-berita yang tidak benar yang perlu juga dilakukan penanganannya secara bersama-sama. 

Oleh karena itu, secara pribadi dan pemerintah daerah mendukung apa yang dilakukan MUI. 

”Apalagi nanti saya juga memohon kepada MUI pada rapat kerja daerah ini, untuk membahas atau merumuskan program-program yang sangat baik. Tentu, akhirnya program itu konkrit, solutif dan adaptif yang bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Serang,” tuturnya. 

Ketua MUI Kabupaten Serang, KH. Muhit memastikan bakal membantu program-program Pemda Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Bupati Ratu Zakiyah. 

"Saya siap nanti menggerakkan Ketua MUI kecamatan lewat pengajian-pengajian, terutama kita sarankan untuk anak-anak kita itu supaya soleh dan soleha," ujarnya. (*/red)

AOC Berbagi Bersama PPIPN Gelar Aksi Sosial Ramadhan di Alun-Alun Kramatwatu

By On Sabtu, Maret 14, 2026

 


Serang, KabarViral79.Com – Dalam rangka memperkuat semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, AOC Berbagi bersama PPIPN menggelar kegiatan sosial bertajuk “AOC Berbagi” pada Sabtu (14/03/2026) yang berlangsung di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan di tengah momentum Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, panitia bersama para relawan menyalurkan ratusan paket takjil dan paket sahur kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Selain pembagian paket makanan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi bagi kedua organisasi, dengan masyarakat sekitar. Antusiasme warga terlihat sejak sore hari ketika para relawan mulai membagikan paket takjil kepada pengguna jalan, pedagang kecil, serta masyarakat yang melintas di kawasan Alun-Alun Kramatwatu.

Panitia kegiatan menyampaikan bahwa program AOC Berbagi merupakan kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas antar masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperbanyak kepedulian dan berbagi kepada sesama,” ujar perwakilan panitia kegiatan.

Panitia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, mulai dari para relawan, donatur, hingga masyarakat yang turut mendukung jalannya acara.

Melalui kegiatan AOC Berbagi ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas semakin kuat di kehidupan sosial.

Apresiasi Atlet Banten, Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

By On Jumat, Maret 13, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni memberikan apresiasi kepada para atlet asal Provinsi Banten yang telah berlaga pada ajang SEA Games 2025 di Thailand serta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 12 Maret 2026. 

​Andra Soni menegaskan, keberhasilan menembus ajang olahraga bertaraf internasional dan nasional merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah, terlepas dari perolehan medali. 

Ia menilai, perjuangan menuju kompetisi tersebut membutuhkan dedikasi yang tinggi. 

​"Dapat medali atau tidak, pencapaian hingga ke SEA Games adalah sebuah prestasi yang harus kita apresiasi. Penghargaan kepada atlet berprestasi tidak selalu diukur dari materi, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras mereka," ujar Andra. 

​Dia juga mengingatkan, prestasi olahraga bersifat dinamis sehingga proses pembinaan atlet tidak boleh terhenti dan harus dilakukan secara berkelanjutan. 

​"Kalau hari ini Anda memiliki rekor waktu 10,20 detik untuk lari 100 meter, dua tahun lagi catatan itu bisa menjadi hal yang biasa. Maka, proses pembinaan harus terus berjalan," ucapnya. 

​Dalam kesempatan yang sama, Gubernur turut mengapresiasi peran Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Banten yang aktif membina dan melahirkan atlet mahasiswa berprestasi. 

Ia berharap para atlet Pomnas dapat terus mengembangkan potensinya. 

​Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten, Agus Rasyid menyatakan rasa bangganya terhadap kedisiplinan dan semangat juang para atlet. 

Ia menegaskan, atlet berprestasi merupakan aset berharga bagi Provinsi Banten. 

​"Dalam dunia olahraga, prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses yang sangat panjang. Para atlet ini adalah aset yang harus terus dirawat menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di NTT–NTB mendatang," kata Agus. 

​Ketua Bapomi Banten Agus Sjafari menambahkan, apresiasi dari pemerintah daerah memberikan motivasi besar bagi para atlet. Saat ini, pihaknya tengah memfokuskan pembinaan guna menghadapi kompetisi di tingkat daerah. 

​"Bapomi Banten saat ini sedang mempersiapkan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) yang rencananya akan diselenggarakan pada Agustus atau September 2026," tuturnya. (Welfendry)

Gelar Ngonten Bareng, Diskominfo Kabupaten Serang Dorong OPD Kuasai Strategi Konten Kreatif

By On Jumat, Maret 13, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menguasai strategi konten kreatif, untuk dipublikasikan melalui media sosial (medsos). 

Hal ini disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman disela kegiatan Edukasi dan Sesi "Ngonten Bareng" yang mengusung tema "Strategi Kreatif dan Efektif dalam Pengelolaan Media Sosial Pemerintah" di Aula Diskominfo Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kamis, 12 Maret 2026. 

Ngonten bareng dengan menghadirkan narasumber konten kreator Adam Badru Janedra itu dihadiri Kabid KIP Ahmad Jajuli, Pranata Humas Ahli Muda Sugarda Bayu Ajie, dan Analis Kebijakan Muda Ulfahyanti dan para admin medsos OPD. 

”Tadi kita ada acara ngonten bareng dengan seorang influencer, bertujuan agar pengelola medsos OPD bisa kreatif berdampak terhadap kebutuhan masyarakat serta dapat dilihat oleh seluruh masyarakat,” kata Surtaman. 

Menurut Surtaman, jika menyajikan konten-konten yang menarik, baik dalam bentuk foto, flayer maupun video akan berdampak terhadap masyarakat interest terhadap konten-konten yang dibagikan OPD berkenaan dengan hasil kinerja atau informasi pembangunan di Kabupaten Serang. 

"Makanya kita kumpulkan para admin medsos OPD, karena jujur, seluruh OPD belum punya basic semuanya, bagaimana cara ngonten yang baik. Itu yang disebut dengan cakap digital," terangnya. 

Hingga saat ini, kata Surtaman, konten-konten yang dishare melalui medsos OPD masih terbilang kaku, dan tidak mendasar terhadap kebutuhan masyarakat lantaran yang disuguhkan hanya sifatnya seremonial. 

"Sehingga, perlu diberikan sebuah edukasi oleh Kaka Adam. Alhamdulillah mereka semangat dan mudah-mudahan setelah ini konten-konten OPD lebih baik, lebih kepada berkebutuhan masyarakat," ujarnya. 

Untuk itu, kata Surtaman, pentingnya mempunyai kemampuan literasi digital agar memahami bagaimana membuat konten yang baik di media sosial terkait dengan kinerja OPD melalui media sosial. 

"Karena perlu diingat, seluruh kinerja OPD bisa terlihat jika ditampilkan di medis sosial,” pungkasnya. 

Sementara itu, Content Creator, Adam Badru Janedra mengatakan, untuk konten-konten pemerintah banyak yang diskip karena dianggap tidak penting. 

Namun demikian, kata Adam, konten pemerintah bisa bagus jika memahami tiga pilar, di antaranya hook atau elemn pem buka dengan durasi tiga detik. 

"Di awal itu beberapa temen-temen juga tadi banyak bilang kalau dia lupa bikin hook, valuenya emang dapat, tapi hooknya sama, ajakan orangnya untuk bisa berbuat itu belum ada," ujarnya. 

Menurut Adam, konten pemerintahan bisa menjadi minat warga untuk  menonton kontennya asal memahami tiga pilar, yakni adanya hook, valuenya jelas dan funny atau bahasanya. 

"Pakai bahasanya yang tidak berat, tapi pakai bahasa yang humanis dan bahasa yang netral," tuturnya. (*/red)