-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

By On Jumat, Maret 27, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong percepatan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari upaya penanganan sampah dan penguatan ketahanan energi. 

Bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten, Gubernur Andra Soni menandatangani kesepakatan pengelolaan sampah menjadi energi alternatif. 

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Kota Serang, Pemerintah Kota Cilegon, dan Pemerintah Kabupaten Serang. Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari percepatan pengembangan PSEL di wilayah Tangerang Raya

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat, 27 Maret 2026. 

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni mengatakan, program PSEL bukan hanya solusi penanganan sampah, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi energi dan pembangunan ekonomi daerah. Keberhasilan program ini akan bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. 

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya. 

Menurutnya, keberhasilan program ini juga memerlukan komitmen dan pengawasan bersama agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik termasuk memanfaatkannya menjadi sumber energi alternatif. 

Komunikasi antar daerah harus terus dibangun mengenai pengelolaan sampah di masing-masing tempat. 

“Diperlukan komitmen berkelanjutan, koordinasi intensif, serta pengawasan agar pelaksanaan berjalan efektif dan akuntabel,” jelasnya. 

Gubernur Andra Soni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan sampah. 

Selama proses pembangunan fasilitas PSEL, pemerintah akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah guna mengurangi volume sampah secara signifikan. 

“Permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Pemilahan sampah harus terus dilakukan agar volume sampah bisa ditekan,” ujarnya. 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut, kesepakatan ini menjadi bagian dari langkah besar mendukung kebijakan nasional dalam penanganan sampah. 

Ia mengungkapkan, potensi sampah yang akan diolah dari dua kawasan Provinsi Banten mencapai sekitar 4.000 ton per hari. 

“Hari ini Bapak Gubernur Andra Soni bersama Bupati/Walikota di Serang Raya dan Tangerang Raya telah menyepakati dukungan terhadap kebijakan Presiden dalam penyelesaian sampah di daerah. Ke depan sampah tersebut akan direduksi menjadi energi listrik,” ujarnya. 

Hanif juga mengungkapkan, program ini dapat berhasil bergantung pada pemilahan sampah sejak dari hulu. Pembangunan PSEL sendiri membutuhkan waktu hingga tiga tahun. 

“Dari peletakan batu pertama sampai operasional biasanya memakan waktu 2,5 sampai tiga tahun. Apapun teknologinya, fondasi dasarnya adalah sampah harus terpilah. Tanpa itu, biaya akan sangat besar,” ujarnya. 

Ke depan, program ini juga akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara. Semakin baik pengelolaannya, efisiensi bagi anggaran pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkat. (Welfendry) 

Tandatangani PKS PSEL, Bupati Ratu Zakiyah Yakin Persoalan Sampah Bakal Tertangani

By On Jumat, Maret 27, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yakin jika persoalan sampah di 29 Kecamatan ke depannya bakal tertangani dengan baik, jika terealisasinya Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 

PSEL merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH). 

Hal itu disampaikan Ratu Rachmatuzakiyah usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Pemkot Cilegon, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tentang penyelenggaraan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Pendopo Gubernur KP3B Curug Kota Serang, Jum’at, 27 Maret 2026. 

Dengan dilakukannya PKS PSEL, Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah berharap dalam rangka mengurai sampah yang ada di Kabupaten Serang bisa teratasi. 

"Kita tahu Kabupaten Serang itu sampahnya sangat banyak. Kami meyakini dengan adanya program PSEL ini, maka masalah atau persoalan sampah di Kabupaten Serang akan semakin terselesaikan,” ujarnya. 

Untuk diketahui, penandatangan PKS tentang PSEL dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni, Walikota Serang Budi Rustandi, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Walikota Cilegon Robinsar yang disaksikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan para Ketua DPRD Kabupaten dan Kota. 

Adapun untuk lokasi PSEL sendiri akan dibangun di Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang akan menampung sampah dari Kota Serang, Cilegon dan Kabupaten Serang sekitar 2.000 ton. 

"Kabupaten Serang PSEL-nya di Cilowong Kota Serang. Jadi kita aglumerasi Serang Raya, Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, tiga kabupaten kota itu dijadikan satu,” ujarnya. 

Sedangkan untuk penanganan sampah Kabupaten Serang saat ini, Ratu Zakiyah menyebut, sudah ada juga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemkot Serang untuk pembuangan sampahnya  ke TPSA Cilowong sebagian. 

Kemudian untuk sebagian sampah, Pemkab Serang memanfaatkan TPS3R atau Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle

"Jadi (untuk sampah) masih kita pilah. Kemudian dengan adanya program PSEL ini kami meyakini persoalan sampah Insya Allah akan terselesaikan dimasa yang akan datang,” tuturnya. 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kesepakatan ini menjadi bagian dari langkah besar mendukung kebijakan nasional dalam penanganan sampah. 

Ia mengungkapkan, potensi sampah yang akan diolah dari dua kawasan Provinsi Banten mencapai sekitar 4.000 ton per hari. 

“Hari ini Bapak Gubernur Andra Soni bersama Bupati dan Walikota di Serang Raya dan Tangerang Raya telah menyepakati dukungan terhadap kebijakan Presiden dalam penyelesaian sampah di daerah. Ke depan sampah tersebut akan direduksi menjadi energi listrik,” ujarnya. 

Hanif juga mengatakan, program ini dapat berhasil bergantung pada pemilahan sampah sejak dari hulu. Pembangunan PSEL sendiri membutuhkan waktu hingga tiga tahun. 

“Dari peletakan batu pertama sampai operasional biasanya memakan waktu 2,5 sampai 3 tahun. Apapun teknologinya, fondasi dasarnya adalah sampah harus terpilah. Tanpa itu, biaya akan sangat besar,” ujarnya. 

Ke depan, program ini juga akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara. Semakin baik pengelolaannya, efisiensi bagi anggaran pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkat. 

Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, program PSEL bukan hanya solusi penanganan sampah, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi energi dan pembangunan ekonomi daerah. Keberhasilan program ini akan bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. 

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya. (*/red)

Bidik Kursi Ciper, Parsaoran Sinaga Janji Benahi Tata Kelola Anggaran

By On Kamis, Maret 26, 2026

SERANG, KabarViral79.ComKontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikande Permai (Ciper) mulai menghangat. Salah satu figur yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa adalah Parsaoran Sinaga C.B.J. 

Ia menilai momentum Pilkades ini harus menjadi titik balik evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan desa. 

Dalam pertemuan dengan awak media, pada Kamis, 26 Maret 2026,Parsaoran Sinaga mengungkapkan pandangannya terkait kondisi terkini di Desa Ciper. 

Ia menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang dinilai kurang matang secara perencanaan dan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Sinaga, pembangunan yang tidak terencana dengan baik berisiko menimbulkan pemborosan anggaran negara. 

Ia menekankan bahwa setiap rupiah dari dana desa seharusnya dialokasikan untuk program yang memiliki dampak jangka panjang bagi warga. 

"Pilkades ini adalah momentum penting untuk melakukan evaluasi. Kita melihat ada potensi pemborosan anggaran pada proyek yang kurang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Jika diamanahkan memimpin, ini yang akan pertama kali kita benahi," ujar Sinaga. 

Dengan jumlah penduduk mencapai 14.000 jiwa, Ciper memiliki potensi besar sebagai desa mandiri. 

Sinaga berkomitmen membawa perubahan signifikan dengan visi membangun desa yang sudah maju menjadi jauh lebih maju melalui tata kelola yang profesional. 

Senada dengan hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Cikande yang enggan disebutkan namanya, berharap Pilkades kali ini benar-benar membawa perubahan subtansial. 

"Kami berharap Pilkades bukan sekadar ajang ganti pemimpin, tapi sarana koreksi agar pembangunan desa ke depan lebih terencana, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak," ujarnya. 

Dengan latar belakang sebagai sosok yang kritis terhadap tata kelola pemerintahan, kehadiran Parsaoran Sinaga dalam bursa Pilkades Ciper diprediksi akan memberikan warna baru dalam diskursus pembangunan desa ke depan. (*/red)

Libur Lebaran, 233.752 Wisatawan Kunjungi Berbagai Destinasi Wisata di Kabupaten Serang

By On Rabu, Maret 25, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang mencatat sebanyak 233.752 wisatawan mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Serang selama liburan Lebaran 2026

Jumlah tersebut terhitung sejak Minggu sampai Selasa, 22-24 Maret 2026.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, dari jumlah sebanyak 233.752 kunjungan wisatawan rinciannya terbagi pada Minggu, 22 Maret 2026 sebanyak 89.024 wisatawan, Senin, 23 Maret 2026 sebanyak 85.227 wisatawan dan Selasa, 24 Maret 2026 sebanyak 59.501 wisatawan.. 

"Jumlah kunjungan wisatawan tersebut mengalami kenaikan sampai hari ini mencapai 10 sampai 20 persen ketimbang Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah atau Lebaran 2025 lalu," kata Anas melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 25 Maret 2026. 

Anas menyebutkan, sebanyak 233.752 kunjungan wisatawan juga terbagi di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Serang baik wisata kolam renang, desa wisata alam atau pegunungan dan objek wisata Pantai Anyer dan Cinangka

"Sedangkan untuk sekitar 75 persen pengunjung destinasi wisata Pantai Anyer dan Cinangka," terangnya. 

Anas mengaku bersyukur kunjungan wisata pada tahun ini lebih meningkat dari tahun sebelumnya, disebabkan libur panjang dan cuaca yang mendukung serta pemberitaan media yang mendukung.

Capaian ini juga atas upaya persiapan dari berbagai pihak baik dari Pemda Kabupaten Serang, kepolisian, TNI, media serta unsur terkait lainnya. 

"Alhamdulillah, kunjungan wisata pada tahun ini lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Terima kasih atas koordinasi, komunikasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan liburan lebaran tahun ini," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rachman mengatakan, tingkat okupansi hotel selama Libur Lebaran 2026 tercatat pada Rabu 18 sampai Sabtu 21 Maret hanya antara 50 sampai 60 persen. 

"Kemudian pada 22 sampai 24 Maret 2026 rata-rata mencapai 90 sampai 100 persen. Sedangkan untuk Rabu, 25 Maret 80 sampai 90 persen," ujarnya. (*/red)

Pantau Pantai Anyer, Gubernur Andra Soni: Prioritaskan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan

By On Selasa, Maret 24, 2026

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyampaikan bahwa keamanan dan kenyamanan sebagai prioritas utama wisatawan yang datang berwisata di Provinsi Banten

Hal ini ia sampaikan saat memantau kondisi kawasan wisata pantai Anyer dari Mercusuar Cikoneng, Anyer, Kabupaten Serang, Selasa, 24 Maret 2026, di tengah meningkatnya jumlah wisatawan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. 

Andra Soni memantau kawasan wisata usai mengikuti laporan situasi Operasi Ketupat Maung 2026 bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara virtual yang terpusat di Bali. 

Turut mendampingi Kapolda Banten Irjen Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro, Kasrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Shofanudin, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi, serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait. 

Gubernur Andra Soni memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah mengoptimalkan seluruh fasilitas publik di kawasan wisata guna menjamin keselamatan wisatawan seiring lonjakan kunjungan selama libur Lebaran. 

“Kami memastikan ketersediaan air bersih, toilet, hingga area parkir di titik-titik wisata berfungsi dengan baik. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola hotel dan pantai untuk menjaga standar pelayanan serta kebersihan lingkungan,” ujarnya. 

Ia menekankan bahwa pengawasan di area pantai harus diperketat seiring meningkatnya jumlah wisatawan. 

Gubernur juga mengingatkan pelaku upaya dan komitmen bersama untuk menjaga citra pariwisata Banten dengan tidak menaikkan harga secara tidak wajar. 

Masyarakat yang berwisata di Anyer hingga Carita juga diminta tetap tertib dan mengikuti arahan petugas. 

“Mengingat antusiasme masyarakat sangat tinggi, keselamatan pengunjung adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Tidak boleh ada getok harga. Jaga keramahan dan transparansi agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali lagi,” ujarnya. 

Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Hengki mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik. Namun dilakukan juga pada kawasan wisata yang mengalami lonjakan pengunjung. 

“Selain melaksanakan pengamanan arus mudik dan arus balik dari Sumatra ke Jawa, kami juga fokus melakukan pengamanan di lokasi wisata yang berada di wilayah hukum Polres Cilegon, Pandeglang, dan Lebak,” ujarnya. 

Pengamanan dilakukan selama periode 22 hingga 24 Maret 2026 dengan fokus utama pada arus balik dari Sumatra ke Jawa serta lokasi wisata di sepanjang pesisir. 

Sebanyak 1.142 personel dikerahkan, terdiri dari 456 personel Polres Cilegon, 486 personel Polres Pandeglang, dan 200 personel BKO Polda Banten, dengan dukungan sinergi lintas instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Pramuka, hingga masyarakat. 

Pengawasan juga difokuskan di titik-titik wisata, meliputi 10 titik di wilayah Polres Cilegon dari Pantai Anyer hingga Cinangka, sembilan titik di wilayah Polres Pandeglang seperti Pantai Pasir Putih, Carita, Matahari hingga Ciputih, serta wilayah Polres Lebak di kawasan Pantai Bagedur sampai Pantai Sawarna

Kapolda juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berwisata. 

“Orang tua yang membawa putra-putrinya untuk berwisata harus betul-betul melakukan pengawasan, terutama saat berenang dan bermain di lokasi wisata,” ujarnya. 

"Petugas Ditpolair dan Binmas Polda Banten turut menjaga dan memperhatikan anak-anak di lokasi wisata. Masyarakat wajib mengikuti petunjuk pengelola wisata, khususnya di pantai dan tempat berenang,” imbuhnya. (Welfendry)

Sambut Wisatawan Libur Lebaran, Gubernur Andra Soni: Perkuat Pengamanan di Jalur Wisata Banten

By On Minggu, Maret 22, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni.  

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni memastikan kesiapan sektor pariwisata di Provinsi Banten dalam menyambut libur Idul Fitri 1447 Hijriah

Berbagai langkah telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur lebaran. 

"Kami melakukan koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk dengan pihak Kepolisian dan yang lainnya," kata Andra Soni usai melaksanakan Salat Idul Fitri, di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Menurut Andra Soni, usai pelaksanaan pengamanan dan pengaturan arus mudik dilanjutkan dengan Salat Idul Fitri yang berlangsung dengan lancar, pemerintah kini fokus pada pengamanan dan pengaturan di destinasi wisata yang menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur. 

“Fokus pertama kita kemarin adalah pengamanan arus mudik dan pelaksanaan Salat Id. Setelah itu, kami melanjutkan dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di wilayah-wilayah tempat wisata,” ujarnya. 

Provinsi Banten sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit di kawasan aglomerasi Jakarta. Oleh sebab itu, diperlukan kesiapan ekstra dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan begitu musim liburan. 

“Banten menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk berlibur. Oleh karena itu, kami berharap pengaturan di lapangan dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat,” ujarnya. 

Gubernur Andra Soni juga mengapresiasi seluruh aparatur yang telah berperan aktif dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2026. 

Apalagi, kata dia, keberadaan Pelabuhan Merak, Banten, menjadi salah satu titik krusial dalam pergerakan pemudik nasional

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan lancar berkat perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat,” ujarnya.

Andra Soni juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi pemerintah selama melakukan liburan. Ini dilakukan semata-mata untuk menjaga ketertiban agar libur Lebaran dapat dinikmati dengan aman dan nyaman. 

“Harapan kami, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas liburan dengan tenang dan nyaman,” ujarnya. (Welfendry)

Salat Id di Kramatwatu, Wabup Najib Hamas Ajak Lanjutkan Kebaikan Selama Ramadan

By On Minggu, Maret 22, 2026

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Sabtu, 21 Maret 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Mengenakan baju koko biru, Najib Hamas didampingi sang istri Tifa Hensifa Hanum Najib

Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Asda II Febriyanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, serta pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

"Hari ini saya mewakili Ibu Bupati didampingi Pak Sekda dan Pak Asda, saya merasa bersyukur dan bahagia bisa membersamai Salat Id di Alun-alun Kramatwatu," ujar Najib Hamas. 

Najib Hamas mengatakan, hari ini adalah momentum kebersamaan bahwa ramadan telah berlalu, dan kemudian membuka lembaran baru kembali kepada fitri. 

"Semoga atas semua ibadah kita yang sudah dilaksanakan selama ramadhan di terima oleh Allah SWT, dan semua kembali kepada fitrah, yaitu memberikan kebaikan yang terus menerus berkelanjutan. Ini adalah bagian dari upaya ikhtiar untuk menjadikan mewujudkan Kabupaten Serang bahagia," tuturnya. 

Najib Hamas mengajak kepada masyarakat Kabupaten Serang untuk bersama-sama melanjutkan kebaikan-kebaikan yang dilakukan di bulan ramadhan, dan pererat tali silaturrahim persaudaraan antar sesama agar semua menjadi satu keluarga besar Kabupaten Serang. 

"Kemudian juga sampaikan doa terbaik kepada orangtua yang sudah mendahului, dan juga para guru, para pimpinan agar semuanya menjadi satu kesatuan untuk menjadi energi positif untuk mewujudkan Kabupaten Serang bahagia," pungkasnya. 

Hal senada disampaikan Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana. Ia berharap, pada momen Idul Fitri ini menjadi sebuah evaluasi untuk masyarakat Kabupaten Serang hingga hari kemenangan menjadikan masyarakat agar saling memaafkan. Kemudian menciptakan situasi yang kondusif, untuk bisa meraih berbagai kemajuan dan lain sebagainya. 

"Yang kita harapkan ini menjadi momen masyarakat Kabupaten Serang memiliki spirit untuk menang dalam segala hal di momen Hari Raya Idul Fitri ini," ujarnya. (*/red)