BBM Akhirnya Masuk Aceh Tengah via Jalur Udara Usai 25 Hari Terisolasi
On Senin, Desember 22, 2025
![]() |
| Setelah hampir 25 hari terisolasi akibat bencana alam yang memutus akses darat, pasokan BBM akhirnya kembali masuk ke Kabupaten Aceh Tengah. |
TAKENGON, KabarViral79.Com - Setelah hampir 25 hari terisolasi akibat bencana alam yang memutus akses darat, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) akhirnya kembali masuk ke Kabupaten Aceh Tengah.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut mulai kembali beroperasi, Sabtu, 20 Desember 2025 kemarin, menandai awal pemulihan kebutuhan energi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selama masa keterisolasian, Aceh Tengah mengalami kelangkaan BBM, gas elpiji, dan bahan kebutuhan pokok. Kondisi ini memicu lonjakan harga BBM eceran.
Bahkan, BBM yang dibawa warga dari perbatasan Kabupaten Bener Meriah harus dipikul dan ditempuh dengan berjalan kaki menuju Takengon, dengan harga sempat menembus Rp 100 ribu per liter sebelum turun ke kisaran Rp 30 ribu per liter.
Masuknya kembali BBM kali ini dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat Air Tractor. Selanjutnya, BBM didistribusikan ke SPBU menggunakan mobil tangki Pertamina.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sebelumnya telah menyurati langsung Executive General Manager Pertamina Patra Niaga. Permohonan tersebut mendapat respons cepat sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat pasca bencana.
Distribusi BBM dilakukan dalam dua penerbangan. Flight pertama menyalurkan pasokan ke SPBU 14.245.499 di Kabupaten Aceh Tengah (PL) sebanyak 4 kiloliter. Flight kedua menyuplai SPBU 14.245.438 (BS) dengan pasokan 3,5 kiloliter.
Secara rinci, SPBU Jalan Lintang menerima pasokan Pertalite sebanyak 4 ton, sementara SPBU Kampung Lemah mendapatkan pasokan Solar sebanyak 3,5 ton.
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui jajaran Direksi Pertamina atas upaya dan respons cepat dalam memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
"Kami atas nama masyarakat Aceh Tengah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Direktur Pertamina yang telah berusaha maksimal. Ini merupakan langkah penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Haili Yoga.
Ia juga berharap distribusi BBM dapat terus berlanjut seiring dengan proses pemulihan pasca bencana.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan energi harus berjalan beriringan dengan perbaikan infrastruktur dan pemulihan akses jalan.
"Harapan kami, pasokan ini terus berlanjut dan secara bertahap seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Pemulihan infrastruktur dan akses jalan harus menjadi kerja nyata bersama," katanya.
Masuknya kembali pasokan BBM ini menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh Tengah, yang selama hampir sebulan aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-harinya lumpuh akibat bencana alam. (Joniful Bahri)



