-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Video: Prabowo Cium Kepala Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

By On Minggu, April 05, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri prosesi takziah bagi prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, Sabtu petang, 04 April 2026. 

Momen emosional ini terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

Kedatangan Presiden bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. 

Dalam suasana duka yang mendalam, Presiden Prabowo menghampiri keluarga Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan. 

Istri almarhum tengah menggendong bayinya yang masih kecil dan terus menangis di tengah keramaian. 

Peristiwa ini menarik perhatian banyak pihak yang hadir di lokasi. 

Presiden Prabowo kemudian dengan lembut mengusap kepala bayi tersebut, sebelum akhirnya menciumnya sebagai bentuk simpati. 

Dia juga menyampaikan kata-kata penguatan kepada istri dan ibu prajurit yang ditinggalkan. 

Tindakan ini menunjukkan empati mendalam dari Kepala Negara.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipenuhi dengan suasana haru yang tak terbendung. 

Kedatangan Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono. 

Mereka secara bergantian menghampiri keluarga tiga prajurit TNI yang telah gugur. (*/red)

Video: DPR Soroti Kinerja Kejaksaan, Kepala Desa Kerap Jadi Korban Penetapan Tersangka

By On Minggu, April 05, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman menyoroti kinerja aparat kejaksaan dalam penanganan perkara, khususnya yang melibatkan kepala desa yang kerap terjerat dugaan korupsi dana desa. 

Kritik tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo terkait penanganan kasus Amsal Sitepu, Kamis, 02 April 2026. 

Dalam forum tersebut, Benny mengungkapkan adanya praktik yang dinilai tidak tepat dalam proses penegakan hukum. 

Ia menyebut, penetapan tersangka kerap dilakukan lebih dulu sebelum didukung oleh bukti yang memadai. 

“Ditetapkan dulu tersangka, baru kemudian mencari bukti. Ini fakta yang terjadi,” tegasnya. 

Menurutnya, pola tersebut telah menimbulkan banyak korban, terutama dari kalangan kepala desa. 

Ia menyampaikan, setelah seseorang ditetapkan sebagai tersangka, aparat penegak hukum justru baru berupaya mencari dan menyusun bukti, termasuk menghitung kerugian negara. (*/red)

Video: Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

By On Senin, Maret 30, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi III DPR RI meminta agar Majelis Hakim mempertimbangkan untuk menjatuhkan putusan bebas atau ringan kepada videografer yang menjadi terdakwa proyek sebuah desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yakni Amsal Christy Sitepu

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman mengatakan, Majelis Hakim perlu mempertimbangkan fakta persidangan dan mengikuti nilai-nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup di dalam masyarakat. 

Komisi III DPR RI juga sepakat untuk menjadi penjamin Amsal dalam mengajukan penangguhan penahanan

"Komisi III DPR RI mengingatkan agar dalam kasus Saudara Amsal Christi Sitepu, para penegak hukum mengedepankan penegakan keadilan substantif daripada sekadar kepastian hukum formalistik," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (*/red)

Video: Amsal Sitepu Bacakan Pledoi, Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Berdasar

By On Senin, Maret 30, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek video profil desa di Kabupaten Karo, Amsal Christy Sitepu, menegaskan posisinya sebagai pekerja seni yang tidak berniat merugikan negara. 

Hal tersebut disampaikannya saat membacakan nota pembelaan pribadi atau pledoi di Ruang Cakra 5, Pengadilan Negeri (PN) Medan, pada Rabu, 04.Maret 2026. 

Ia mengkritisi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menganggap beberapa komponen kreatif bernilai nol atau dikategorikan sebagai mark-up

Poin-poin tersebut mencakup ide atau konsep, penggunaan alat seperti mikrofon, proses pemotongan gambar (cutting), penyuntingan (editing), hingga pengisian suara (dubbing). 

"Ide dan konsep tidak mungkin nol. Editing, cutting, dan dubbing itu pekerjaan profesional. Itu bukan pekerjaan yang muncul begitu saja," jelasnya. 

Menurut Amsal, penilaian tersebut tidak memiliki dasar karena seluruh komponen tersebut merupakan bagian penting dalam produksi karya audiovisual. 

Amsal juga menyinggung keterangan Inspektorat Daerah Kabupaten Karo yang dijadikan rujukan dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). 

Ia menilai keterangan tersebut telah terbantahkan di persidangan, namun tetap digunakan dalam tuntutan Jaksa. (*/red)

Video: Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

By On Senin, Maret 16, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan dirinya mendapatkan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

"Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas, secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation," ujar Listyo dalam Konferensi Pers, Minggu, 15 Maret 2026. 

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan pengumpulan informasi terkait kejadian tersebut. Informasi tersebut nantinya akan didalami kepolisian. 

"Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan, maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan," ujarnya. 

Listyo mengatakan, pihaknya akan menjamin perlindungan bagi masyarakat yang memberi informasi. (*/red)

Video: KPK Sebut Bupati Cilacap Targetkan Peras SKPD Rp 750 Juta untuk THR

By On Senin, Maret 16, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan fakta mengejutkan di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Cilacap

Tersangka Syamsul Auliya Rachman (AUL) diduga memerintahkan pengumpulan uang hingga Rp 750 juta dari perangkat daerah, yang rencananya akan digunakan untuk Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, baru terkumpul Rp 610 juta.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, Bupati Syamsul memberikan perintah kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Sadmoko Danardono (SAD) untuk menarik setoran dari 47 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap

"Untuk eksternalnya Rp 515 juta, kemudian ada juga untuk kebutuhan pribadi. Jadi, direncanakan minta sebesar Rp 750 juta,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Instruksi tersebut kemudian diteruskan secara berantai kepada para Asisten Setda (Asisten I, II, dan III) untuk mengeksekusi penarikan uang dari puluhan dinas tersebut. (*/red)

Video: Puluhan Siswa di Bireuen Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

By On Sabtu, Februari 28, 2026

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ratusan siswa dan siswi di kawasan Simpang Mamplam, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 26 Februari 2026 kemarin. 

Peristiwa tersebut berawal saat pembagian makanan pada jam istirahat sekolah. Selang beberapa waktu, para siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, pusing, dan sakit perut. 

Aparat Kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan sumber penyebab keracunan. 

Berdasarkan informasi di lapangan, paket makanan MBG dikirimkan ke rumah siswa pada Kamis sore sebagai penyesuaian selama bulan Ramadan

Namun sejumlah wali siswa menilai kualitas makanan yang diterima kurang layak. 

Salah seorang wali siswa menyebut paket tersebut berisi dua butir telur, dua roti kecil, lima butir kurma, satu jeruk, satu pisang, empat butir bakso, dan satu bungkus kecil kacang polong. 

“Beberapa bahan makanan terlihat kurang segar. Kami berharap ke depan kualitas makanan lebih diperhatikan,” ujarnya berharap perbaikan dan pengawasan lebih ketat terhadap kualitas pangan. 

Tim medis melaporkan sedikitnya 140 siswa telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya di RSUD dr. Fauziah, RS BMC, RS Jeumpa Hospital, RSU Pidie Jaya

Selain itu juga dirawat di Puskesmas Pandrah, Puskesmas Samalanga, dan Puskesmas Jeunieb. 

Evakuasi dilakukan cepat oleh petugas kesehatan dari berbagai wilayah barat Bireuen bersama Tim PSC 119

Hingga Jumat dini hari, 27 Februari 2026, puluhan siswa masih menjalani penanganan medis di Puskesmas Simpang Mamplam. Kondisi para siswa dilaporkan stabil dan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan. (Joniful Bahri)