-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemkot Surabaya Sebut Sudah Lakukan Efisiensi sejak 2024

By On Selasa, Februari 11, 2025

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. 

SURABAYA, KabarViral79.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan efisiensi anggaran sejak tahun 2024.

Hal tersebut dikatakan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi kepada wartawan, Sabtu, 08 Februari 2025.

Menurutnya, angkah efisiensi yang diterapkan meliputi pemangkasan dana untuk alat tulis kantor (ATK) dan penghapusan beberapa kegiatan yang dianggap tidak penting dari organisasi perangkat daerah (OPD).

“Banyak pertanyaan, Walikota Surabaya model opo seh (bagaimana) ATK kok dipotong 30 persen, kegiatan dihapus yang tidak penting,” ujarnya.

Eri mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Surabaya kini telah beralih menggunakan alat elektronik, sehingga penggunaan ATK menjadi kurang diperlukan.

“Ini membuat suasana Pemkot Surabaya seakan-akan kok enggak ada ATK, ini menurut saya kalau ATK bisa pakai gadget, lapo gawe (kenapa pakai) ATK sehingga saya potong,” ujarnya.

Selain itu, kata Eri, kegiatan kunjungan kerja (kunker) untuk OPD Pemkot Surabaya telah dihapus, terutama kunjungan ke luar negeri, karena dianggap tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Mohon maaf yang namanya kunker (kunjungan kerja) itu dihapus, palagi kunker ke luar negeri. Pemkot Surabaya sudah tidak ada, ASN tidak ada kunker ke luar negeri,” ujarnya.

Eri menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait pemotongan anggaran sudah tepat. Ia percaya bahwa kebijakan yang dijalankannya sejak 2024 selaras dengan langkah yang diambil oleh semua kementerian.

“Yang dilakukan Kota Surabaya di tahun 2024, ternyata juga dilakukannya di semua kementerian. Karena anggaran yang digunakan adalah anggaran untuk masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Efisiensi Anggaran Dinilai Berpotensi Mengganggu Program Perlindungan Saksi hingga Penegakan HAM

By On Selasa, Februari 11, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah dinilai bakal berdampak pada kinerja lembaga negara yang bergerak di bidang hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Pemangkasan anggaran tersebut menyebabkan terganggunya sejumlah program penting, mulai dari seleksi calon Hakim Agung 2025, pemberian perlindungan terhadap saksi dan korban, serta penegakan dan pemajuan HAM di Indonesia.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah untuk mengurangi anggaran belanja yang bersifat seremonial.

Instruksi tersebut tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 yang berlaku sejak 22 Januari 2025.

“Membatasi belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar/focus group discussion,” tulis diktum keempat Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

Presiden juga meminta pemerintah mengurangi anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. Kemudian, pemerintah diminta mengurangi belanja yang tidak memiliki output terukur.

Lalu, pemerintah daerah diminta lebih selektif dalam memberikan hibah langsung kepada kementerian/lembaga, baik dalam bentuk uang, barang, maupun jasa.

Presiden menargetkan penghematan total anggaran dari pemerintah pusat dan daerah mencapai Rp 306,69 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 256,10 triliun dan anggaran transfer ke daerah Rp 50,59 triliun.

“Efisiensi atas anggaran belanja negara tahun anggaran 2025 sebesar Rp 306.695.177.420.000,” bunyi diktum kedua Inpres tersebut.

Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) mengungkapkan, pemangkasan anggaran sebesar 54 persen membuat mereka kesulitan menjalankan tugas, termasuk seleksi calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc HAM di Mahkamah Agung (MA).

“Sehubungan dengan efisiensi anggaran yang berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas, Komisi Yudisial tidak dapat melaksanakan seleksi Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc HAM pada MA untuk memenuhi permintaan MA seperti permintaan tersebut di atas,” kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, M Taufiq, dalam konferensi pers daring, Jumat, 07 Februari 2025.

Dalam surat yang dikirimkan MA ke KY, disebutkan bahwa terdapat kekosongan 16 posisi hakim agung di berbagai kamar peradilan. Dengan keterbatasan anggaran, KY belum bisa memastikan kapan seleksi dapat dilakukan.

Meski begitu, KY masih berupaya agar seleksi hakim agung tetap dapat berjalan.

“Saat ini KY terus mengupayakan untuk mendapatkan penambahan anggaran, dengan melakukan komunikasi pada pihak-pihak terkait,” kata Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata.

Fajar berharap, anggaran dapat ditambah agar seleksi hakim agung tetap bisa dilaksanakan.

“Semoga apabila terpenuhi, maka Insya Allah agenda seleksi calon hakim agung ini akan kembali bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Efisiensi anggaran juga berdampak besar pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang mengalami pemangkasan anggaran hingga 62 persen. Dari total Rp 229 miliar yang diusulkan, kini hanya tersisa Rp 85 miliar untuk operasional tahun 2025.

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas mengatakan, keterbatasan anggaran akan berdampak pada layanan perlindungan saksi dan korban kejahatan.

“Rp 85 miliar ini enggak mencukupi operasional kami, terutama berkaitan dengan layanan perlindungan terhadap saksi dan korban,” ujarnya.

LPSK terpaksa menghentikan beberapa layanan, seperti bantuan medis, psikologis, hingga perlindungan fisik.

Selain itu, keterbatasan dana juga membuat LPSK harus lebih selektif dalam menangani permohonan perlindungan.

“Kami enggak bisa menyetop orang untuk mengajukan permohonan, yang susahnya di situ. Makanya kami membatasi saja, misalnya kalau selama ini mungkin dihubungi 24 jam, sekarang jam kerja, misalnya jam 16.00 WIB selesai, lebih dari itu kami enggak bisa terima,” kata Susilaningtyas.

Untuk menekan biaya operasional, LPSK akan memangkas pengeluaran seperti listrik, internet, dan penggunaan kendaraan dinas.

Sementara itu, sekitar 90 persen dukungan tugas terdampak Komnas HAM juga terkena dampak signifikan dari kebijakan efisiensi anggaran, dengan pemotongan mencapai 46,22 persen. Dari pagu awal Rp 112,8 miliar, kini tersisa Rp 60,6 miliar.

Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro mengatakan, efisiensi ini memengaruhi hampir seluruh program kerja lembaganya.

“Skema efisiensi anggaran sebesar 46 persen terhadap Komnas HAM ketika diturunkan ke dalam alokasi anggaran program ternyata berdampak 90 persen lebih terhadap dukungan sumber daya terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi utama Komnas HAM, yaitu penegakan HAM dan pemajuan HAM,” ujarnya.

Dari anggaran yang tersisa, Rp 47,8 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai, sementara hanya Rp 12,8 miliar yang dapat digunakan untuk pelaksanaan tugas dan operasional.

Menurut Atnike, pihaknya akan berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan dan DPR untuk memastikan anggaran yang tersedia cukup untuk menjalankan mandat perlindungan HAM.

Menanggapi kekhawatiran terhadap dampak efisiensi anggaran, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, kebijakan tersebut tidak akan mengganggu layanan publik.

Menurut Hasan, pemotongan anggaran hanya dilakukan pada program yang dinilai tidak memiliki manfaat bagi publik, seperti perjalanan dinas dan seremonial.

“Perjalanan luar negeri dikurangi, seremonial-seremonial dikurangi, perjalanan dinas dikurangi,” kata Hasan di Gedung Kwarnas, Jakarta, Jumat, 07 Feberuari 2025.

Hasan memastikan, belanja pegawai, pelayanan publik, serta program bantuan sosial tidak akan terdampak oleh kebijakan efisiensi ini.

“Tapi yang pelayanan publik tidak dikurangi, public service obligation tidak dikurangi, belanja gaji pegawai tidak dikurangi. Jadi yang kayak gitu-gitu kan sudah jelas sebenarnya,” ujarnya.

Terpisah, Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Wahyudi Kumorotomo menilai, kebijakan efisiensi anggaran ini merupakan langkah realistis yang harus diambil pemerintah mengingat tantangan ekonomi global.

“Namun, konsekuensi dari kebijakan pengetatan anggaran (bujet austerity) ini juga harus dipantau secara saksama,” ujarnya.

Wahyudi juga mengkritisi pemangkasan anggaran yang menyentuh sektor strategis seperti penegakan HAM, kesehatan, dan pendidikan.

“Publik pantas khawatir bahwa layanan kesehatan dan pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar rakyat justru semakin dikurangi, sementara prioritas untuk program MBG yang cenderung populis harus tetap diprioritaskan,” ujar Wahyudi.

Ia menekankan, efisiensi anggaran tidak akan berdampak negatif jika dilakukan dengan benar.

“Namun, biasanya reaksi para pejabat dan aparat adalah dengan mengurangi kualitas dan kuantitas layanan publik, sementara belanja operasional seperti perjalanan dinas tidak banyak berubah,” ujarnya.

“Dengan demikian, keberhasilan kebijakan pemerintah untuk melakukan realokasi anggaran sangat tergantung kepada komitmen dan kemampuan setiap pejabat di tingkat pusat maupun di daerah,” imbuhnya.

Wahyudi juga berpandangan bahwa komitmen tersebut tak mudah didapatkan. Sebab, kata dia, janji-janji pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan ASN juga belum konsisten diwujudkan.

“Sesuatu yang tidak mudah mengingat bahwa janji-janji peningkatan kesejahteraan ASN dengan tunjangan kinerja juga belum terwujud secara konsisten,” ucap Wahyudi.

“Jadi dengan keterbatasan anggaran, pelayanan memang sulit dimaksimalkan, tapi bukan berarti tidak bisa. Sekali lagi, tergantung komitmen dan disiplin para pejabat dan ASN,” pungkasnya. (*/red)

Soal Pagar Laut di Tangerang, Pemprov Banten Akui Telah Koordinasi dengan Bareskrim

By On Selasa, Februari 11, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) telah berkoodinasi dengan sejumlah pihak termasuk Bareskrim Polri, soal beberapa pejabat yang diperiksa imbas pagar laut di Pesisir Kabupaten Tangerang.

Hal itu disampaikan Kepala DKP Provinsi Banten, Eli Susiyanti kepada wartawan usai menghadiri pelatihan yang digelar Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), terhadap nelayan yang terdampak pagar laut, di TPI Cituis, Pakuhaji, Tangerang, Minggu, 09 Februari 2025.

Menurutnya, setelah mendapat laporan soal polemik pagar laut, pihaknya telah berkoodinasi dengan beberapa pihak, seperti TNI AL, Polairud, Pemprov, hingga OPD Kabupaten Tangerang.

Termasuk, kata dia, koordinasi terkait beberapa pejabat daerah yang diperiksa Bareskrim soal pagar laut.

“Ketika dari awal isu ini, sudah koordinasi dengan beberapa pihak Angakatan Laut, Polairud, kami koordinasi bergerak semua kemudian dari provinsi, kami libatkan beberapa OPD,” ujarnya.

“Semakin hari semakin panjang, dan untuk proses semua sudah bergerak mulai Bareskrim, Kejaksaan Agung, kemudian KPK, sudah terlaporkan,” imbuhnya.

Eli juga mengatakan, jika nantinya diminta data oleh Bareskrim Polri, dia mengaku siap.

“Saya untuk berapa orang dipanggil APH kurang paham, selama ini kalau kami diminta data oleh aparat penegak hukum ya kami siapkan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Dittipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam konferensi pers menyebut pihaknya telah memeriksa lima saksi soal pemalsuan girik di area pagar laut, di antaranya KJSB Lukman, pihak ATR/BPN, Kementrian Kelautan dan Perikanan, serta Bappeda Kabupaten Tangerang.

“Hari ini kami menambah beberapa orang saksi yang sebelumnya kita hanya interview, kita formilkan, kita periksa lima orang,” kata Djuhandani dalam konferensi pers, Rabu, 05 Februari 2025.

“Lima orang tersebut adalah yang kemarin saya sampaikan, KJSB Lukman, kemudian pihak ATR/BPN dua orang, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Bappeda Kabupaten Tangerang,” ujarnya. (*/red)

Datang ke PWI Mahasiswa Minta Maaf Copot dan Bakar Banner Pers Saat Unjuk Rasa

By On Selasa, Februari 11, 2025

 


Tangerang, KabarViral79.Com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Tangerang meminta maaf atas insiden pencopotan dan pembakaran spanduk bertuliskan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dalam unjuk rasa menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK2.

Permintaan maaf dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Kabupaten Tangerang di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.

“Kami Mahasiswa yang tergabung dari Aliansi BEM se-Kabupaten Tangerang dan BEM Banten Bersatu wilayah Tangerang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas atas kejadian pencopotan banner pers,” tulis mahasiswa dalam surat pernyataannya yang ditandatangani oleh Deri Gusti selaku ketua BEM Esa Unggul Tangerang, dikutip wartawan Selasa 11 Februari 2025.

Pada surat pernyataan tersebut mereka juga mengakui bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan komitmen mahasiswa terhadap keterbukaan serta kebebasan berekspresi. Sebab, pers menjadi salah satu pilar utama dalam demokrasi.

“Kami mengakui adanya kesalahan dalam proses pengambilan keputusan,” ungkapnya.

Aliansi mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang itu juga menegaskan bahwa dalam insiden pencopotan dan pembakaran spanduk bertuliskan HPN tersebut murni sebuah kesalahan dan tidak ada pihak mana pun yang menunggangi.

Atas insiden tersebut BEM Kabupaten Tangerang akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang pada aksi-aksi mendatang.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan Insan Pers,” tutupnya.

(RENO)

Pemancing yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Damas Trenggalek Ditemukan Tewas

By On Selasa, Februari 11, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Seorang pemancing yang hilang terseret ombak di Pantai Damas, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berhasil ditemukan. 

Setelah empat hari dilakukan proses pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR Basarnas Trenggalek, I Dewa Nyoman Arya mengatakan, korban Wawan Triyono (30) warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, ditemukan pada Minggu pagi, 09 Februari 2025, sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

“Alhamdulillah pada hari keempat ini korban berhasil kami temukan, walaupun dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di sisi timur dari lokasi musibah,” ujarnya.

Saat ditemukan, kata dia, posisi jenazah korban terdampar di kawasan bebatuan yang ada di bibir tebing. Proses evakuasi korban terpaksa dilakukan melalui jalur laut, sebab akses darat menuju lokasi penemuan cukup terjal dan berbahaya.

“Akhirnya korban kami evakuasi dengan menggunakan kapal nelayan untuk dibawa ke Pelabuhan Prigi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Dewa, jenazah tersebut dipastikan adalah Wawan. Hal itu sesuai dengan ciri-ciri korban dan keterangan dari pihak keluarga.

“Saat ini, jenazah sudah kami limpahkan ke pihak kepolisan untuk selanjutnya diserahkan keluarga,” ujarnya.

Menurut Dewa, selama proses pencarian, tim SAR gabungan dan nelayan melakukan proses pencarian melalui jalur laut serta darat.

“Untuk pencarian dari laut sedikit terkendala dengan ombak yang cukup besar, jadi kami harus ekstra hati-hati,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban Wawan dilaporkan hilang pada Kamis, 06 Februari 2025. Saat itu, sekitar pukul 10.30 WIB, korban bersama empat rekannya berangkat memancing di kawasan tebing Pantai Damas.

Mereka pun langsung melakukan aktivitas memancing dari atas tebing batu. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, tiba-tiba korban terseret ombak besar, dan hilang terbawa arus ke tengah laut. (*/red)

PSM Geram! Pemdes Situregen Dinilai Ingkar Janji, Ancam Gelar Aksi Besar - Besaran

By On Selasa, Februari 11, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Situasi di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, semakin memanas. Pemuda Situregen Menggugat (PSM) kembali mendatangi kantor desa pada Selasa (11/2/2025) untuk menuntut kejelasan terkait nota kesepakatan yang sebelumnya ditandatangani oleh Kepala Desa Situregen bersama berbagai pihak, termasuk BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.

Namun, alih-alih mendapat jawaban yang diharapkan, PSM justru merasa dipermainkan. Janji penyelesaian delapan poin tuntutan, terutama pencairan BLT DD 2024 dalam 2x24 jam, hingga kini tak kunjung terealisasi. “Kami menilai Pemdes Situregen telah mengkhianati kesepakatan yang sudah dibuat,” tegas Dede Elod, perwakilan PSM.

Kekecewaan semakin memuncak setelah diketahui bahwa Kepala Desa Situregen tidak berada di kantor saat mereka datang, meskipun sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Lebih parahnya lagi, hanya satu staf desa yang menemui mereka, sementara Sekretaris Desa dan pejabat lainnya memilih diam.

“Ini penghinaan terhadap masyarakat! Kami datang dengan itikad baik, tapi malah diabaikan. Jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian, kami akan turun ke jalan dengan massa lebih besar pada Jumat, 14 Februari 2025,” ancam Elod.

Tak hanya aksi unjuk rasa, PSM juga bersiap mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan pelanggaran di Desa Situregen kepada pihak Tipikor Polres Lebak.

Delapan tuntutan yang diajukan PSM mencakup transparansi dana desa, pengembalian kelebihan pungutan PTSL, pembayaran PBB, serta sanksi tegas bagi perangkat desa yang merugikan keuangan negara.

Kehadiran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan BPD saat audiensi tak cukup untuk meredam gejolak. Jika Pemdes Situregen terus bungkam, bukan tidak mungkin gelombang perlawanan dari masyarakat akan semakin membesar.

Akankah pemerintah desa berani menghadapi desakan ini, atau justru semakin kehilangan kepercayaan rakyat? Jumat nanti bisa menjadi titik balik yang menentukan.

(Cup/Red)

Soal Narasi Tendensius yang Dialamatkan kepada Kapolres Jaksel Kombes Pol Ade, DPP LPPI: Masyarakat Jangan Menghakimi Tanpa Bukti Autentik

By On Selasa, Februari 11, 2025

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Kasus pemerasan dan Abuse of power yang menyeret eks Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), AKBP Bintoro dan sejumlah rekannya menjadi sorotan publik.

Tuduhan dan narasi menyesatkan pun dialamatkan kepada Kapolres Metro Jaksel, Kombes Ade Rahmat Idnal. Opini liar yang menyesatkan tanpa ada bukti yang kuat tersebut menyebut Kombes Ade terlibat menerima aliran dana sehingga dimintai klarifikasi oleh Propam Polda Metro Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar sangat menyesalkan atas tudahan yang tidak berdasar dan rentang narasi yang negatif yang dialamatkan kepada Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal.

“Sebagai negara hukum (rechstaat), kepada semua pihak untuk menghormati apabila ada putusan nantinya. Kami juga meminta pada semua pihak agar jangan asal menuduh dan fitnah tanpa kekuatan pembuktian yang sempurna yang mengikat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangnya yang diterima media ini, Senin, 10 Februari 2015.

Menurut Dedi Siregar, Kapolres Jaksel Kombes Pol Ade Rahmat Idnal sudah sangat terbuka dan kooperatif atas tuduhan yang disematkan kepadanya, ini terlihat datang dan bersedia diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya.

“Kami menilai, ini sebagai bukti bahwa Kombes Ade Rahmat Idnal kooperatif membuktikan agar tuduhan terhadapnya dapat dibantahkan bahwa tuduhan tersebut tidak benar,” pungkasnya.

Oleh karena itu, kata Dedi Siregar, pihaknya mengajak masyarakat dan pengguna media sosial untuk  menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Jangan menghakimi dan membangun narasi liar yang bisa memicu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat dan di media sosial.

“Kami juga menilai, sampai saat ini belum ada bukti autentik yang menunjukkan bahwa Kapolres Jaksel Kombes Pol Ade Rahmat Idnal diduga menerima aliran dana dalam kasus yang pemerasan yang menyeret AKBP Bintoro dkk,” ujarnya.

“Kami sangat menyayangkan adanya narasi tendensius yang berkembang dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab,” imbuhnya. 

Sebagai bagian dari kontrol sosial, Dedi mengajak seluruh pihak agar tetap tenang dalam menanggapi kasus pemerasan terhadap anak Bos Prodia yang melibatkan AKBP Bintoro dkk.

“Kami harap semua pihak tetap objektif dalam menilai. Jangan sampai membuat opini yang tidak benar karena dapat menimbulkan fitnah. Biarkan pihak-pihak yang berwenang bekerja sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada,” pungkasnya. 

“Mari sama-sama kita percayakan kepada aparat penegak hukum (APH) yang menangani dan mengusut kasus ini,” tutupnya. (*/red)

Media Gemasiber80news.com dan SMSI Peringati HPN dengan Silaturahmi, Pelatihan Jurnalistik, dan Bakti Sosial

By On Senin, Februari 10, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Media Gemasiber80news.com bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar acara silaturahmi, pelatihan jurnalistik, dan bakti sosial (baksos) di Wisata Pantai Batu Sahulu, Kampung Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, pada Minggu (9/2/2025).

Acara ini dihadiri oleh awak media Gemasiber80news.com, penasehat Ika Sukandi, S.PdI, serta sejumlah wartawan dan perwakilan LSM, seperti Ucup Supriadi, Endang Hermanto, dan Herman. Sementara itu, Pimpinan Umum Ir. H. Suhaeli, SE, dan Penasehat Samboja Uton Witono (Ama Dewan) berhalangan hadir karena agenda lain.

Dalam sambutannya, Ika Sukandi, S.PdI, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengingatkan agar setiap wartawan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga keseimbangan dalam pemberitaan, serta terus belajar dan meningkatkan keterampilan.

Senada dengan itu, Deni Ismayadi, selaku Pemimpin Redaksi Gemasiber80news.com dan Ketua SMSI Kabupaten Lebak, mengingatkan agar para jurnalis bersikap santun dan selalu melakukan konfirmasi terhadap informasi yang diterima. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan berita yang disampaikan kepada publik.

H. Dede Kusmana, Ketua Panitia Kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini.

Dalam kesempatan yang sama, U. Suryana (Ujek), Redaktur Gemasiber80news.com, menekankan pentingnya memahami dan menerapkan prinsip 5W+1H dalam penulisan berita. Menurutnya, tanpa elemen-elemen tersebut, suatu berita tidak bisa dikategorikan sebagai produk jurnalistik yang valid.

Selain pelatihan jurnalistik, acara ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Perwakilan penerima santunan, Haeti dan Neng, menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada jajaran awak media Gemasiber80news.com dan SMSI atas bantuan dan jamuan makan yang diberikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rangkaian kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB dan berlangsung dengan lancar serta sukses.

(US/Yulianto)

MOI Banten dan JPMI Bersihkan Sampah di Pesisir Teluk dalam Rangka HPN

By On Senin, Februari 10, 2025

 


Pandeglang, KabarViral79.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Media Online Indonesia (MOI) Banten bersama Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Banten menggelar aksi bersih-bersih sampah di pesisir Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu (9/2/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat Polsek, Pos TNI AL, pemerintah desa, serta komunitas pecinta lingkungan. Pembersihan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan titik utama di Kampung Gardan, sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Teluk. Ratusan kubik sampah yang terbawa gelombang pasang (rob) berhasil dikumpulkan dalam aksi gotong royong ini.

Kepala Desa Teluk, Sofyan Hadi, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada MOI Banten dan organisasi mahasiswa yang dengan semangat gotong royong membantu membersihkan desa kami,” ujar Sofyan.

Ketua DPW MOI Banten, M. Gustiawan Rengga, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HPN serta bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan. “Alhamdulillah, kami bisa bersama-sama mahasiswa dan masyarakat dalam membersihkan pesisir pantai. Ini juga menunjukkan bahwa pers memiliki jiwa gotong royong yang kuat serta bersinergi dengan masyarakat dan pemangku kebijakan di berbagai tingkatan,” ungkapnya.

Ketua JPMI Banten, Entis atau yang akrab disapa Tayo, turut menekankan pentingnya kerja sama dalam berbagai bidang. “Jika kita bisa bekerja sama dan bergotong royong, pasti akan tercipta kebersamaan yang lebih erat,” ujarnya.

Aksi bersih pantai ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, serta memperkuat sinergi antara pers, mahasiswa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.

Bupati Terpilih Maesyal Rasyid dan Wamen UMKM Hadiri Puncak HUT Partai Gerindra ke-17

By On Senin, Februari 10, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tangerang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra yang ke-17 di lapangan depan Kantor DPC, Minggu pagi, 09 Januari 2025.

HUT Partai Gerindra ke-17 yang dirayakan DPC Kabupaten Tangerang beralamat di Jalan Anggrek Sejati, Perumahan PWS Desa Marga Sari, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Banten, memicu antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan yang sebelumnya telah disiapkan para panitia.

Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta para Kader, juga elemen masyarakat lainnya dari berbagai wilayah, turut mengikuti rangkaian kegiatan semarak HUT Partai Gerindra.

Tak hanya itu, turut hadir Wakil Menteri (Wamen) UMKM Helvi Yuni Moriza, serta Bupati Tangerang terpilih H. Moch Maesyal Rasyid, juga para Anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi Banten Partai Gerindra dari berbagai Daerah Pemilihan (Dapil).

Di tengah kegiatan acara berlangsung, Ketua DPC Partai Gerindra H. Astayudin, SE mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan semarak HUT Partai Gerindra yang ke-17.

Dia mengatakan, pelaksanaan perayaan HUT yang ke-17 itu diawali dengan rangkaian doa bersama yang dilanjutkan dengan jalan santai.

“Dengan rahmat tuhan yang maha esa, pelaksanaan HUT Partai Gerindra yang ke-17, di hari ini, kami awali dengan doa bersama. Lalu kami bersama para PAC, Kader, dan masyarakat lainnya melanjutkan kegiatan jalan santai,” ujarnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Menteri (Wamen) UMKM, Bapak Helvi Yuni Moriza yang sudah hadir, juga Bapak H. Moch Maesyal Rasyid, Bupati Tangerang terpilih, para Anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi dari berbagai Dapil,” imbuhnya.

Legislator Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang itu mengatakan, selain rangkaian kegiatan doa dan jalan santai, ada sejumlah acara yang disiapkan oleh panitia seperti pemberian makanan gratis, doorprize, hiburan musik organ tungal, dan lainnya.

“Selain itu, panitia juga sudah menyiapkan seluruh rangkaian acara, tadi setelah doa bersama kita laksanakan jalan santai, pemberian makan gratis sudah kami siapkan, doorprize, hiburan musik dan sebagainya,” tambah dia.

Dia menjelaskan, partai yang ia kendarai merupakan partai yang bisa menempatkan para Kader-nya hingga bisa menduduki orang yang menjadi nomor satu di Indonesia.

“Alhamdulillah kami juga bersyukur, tentunya bangga dengan segala kinerja Kader Partai Gerindra yang sudah menempatkan Ketua Umum (Ketum) Prabowo Subianto sebagai Presiden RI ke-8,” ucapnya.

“Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Muspika yang turut mensukseskan perayaan semarak HUT Partai Gerindra yang ke-17,” sambungnya.

“Dirgahayu Partai Gerindra. Mari terus berkarya dan menjadi kebanggaan Tanah Air tercinta, Indonesia Raya,” pungkasnya. (Reno)

Satu dari Dua Diduga Pencuri TV Meninggal Dunia Setelah Dihakimi Warga di Jeunieb Bireuen

By On Senin, Februari 10, 2025

Personel Polisi melakukan olah TKP dan mendatangi rumah duka IY guna mengumpulkan bukti terkait pengeroyokan hingga korban IY meninggal dunia. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Gegera diduga ikut melakukan pencurian satu unit TV LCD, seorang warga dikabarkan meninggal dunia setelah dianiaya sekelompok warga di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu, 09 Februari 2025.

Korban yang meninggal dunia itu berinisial IY (41), bersama rekannya MS (15), warga Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko SH, MH melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Faisal Riza SH MH kepada wartawan, Minggu, 09 Februari 2025 sore menjelaskan, kronologis kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB, ketika sejumlah warga menangkap dua orang yang diduga mencuri satu unit TV LCD.

“Selanjutnya warga ikut melakukan interogasi kedua terduga pelaku, dan terakhir melakukan tindakan kekerasan,” terangnya.

Menurut Faisal Riza, sekitar pukul 07.00 WIB, pihak Kepolisian menerima laporan dan langusung meluncur ke lokasi kejadian guna mengamankan situasi.

Di lokasi kejadian, korban IY yang diduga pelaku pencurian tersebut kondisinya kritis dan personel langung mengevakuasi ke Puskesmas Jeunieb.

“Terakhir diketahui nyawanya IY tidak tertolong dan meninggal dunia saat tiba di IGD Puskesmas Jeunieb,” katanya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban IY mengalami luka lembam di wajah, dahi, dan paha, serta luka robek di beberapa bagian tubuhnya.

Sementara rekannya, MS juga ikut mengalami kekerasan, namun berhasil selamat,  dan kini MS diamankan di Polsek Jeunieb guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil keterangan awal, MS mengaku dirinya diajak oleh IY untuk mengambil TV LCD yang disembunyikan di semak-semak di Desa Lancang, Jeuneib. MS mengaku tidak mengetahui asal usul TV LCD tersebut.

Ketika mereka melintas di Dusun Matang Setia, keduanya dihadang oleh sekitar delapan warga yang identitasnya masih belum diketahui.

Tanpa memberi kesempatan klarifikasi, warga langsung melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan IY mengalami luka berat.

Polisi menduga motif utama pengeroyokan ini adalah dendam warga terhadap IY, yang disebut-sebut kerap melakukan aksi pencurian di wilayah tersebut.

Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendatangi rumah duka korban untuk mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi. 

Selanjutnya Polisi juga ikut mengimbau agar keluarga korban untuk membuat laporan resmi guna menindaklanjuti kasus ini secara hukum.

Sejauh ini personel Polsek Jeunieb dan Polres Bireuen masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang terlibat pengeroyokan yang menyebabkan hingga IY meninggal dunia. 

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Polisi berjanji akan mengusut tuntas peristiwa ini dan menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut,” beber Kapolsek Jeunieb. (Joniful Bahri)

Soal Polemik Gas 3 Kg, Menteri Bahlil: Saya Sudah Minta Maaf ke Rakyat

By On Minggu, Februari 09, 2025

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, dirinya sudah meminta maaf kepada rakyat atas polemik larangan pengecer menjual elpiji 3 kg.

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar itu juga mengakui kebijakannya tersebut belum tepat sehingga menimbulkan polemik di masyarakat.

Menurutnya, pihaknya sudah membenahi dengan meningkatkan status pengecer menjadi sub-pangkalan agar bisa menjual elpiji 3 kg.

“Kemarin ada sedikit yang kurang pas menurut saya dan saya sudah minta maaf kepada rakyat, adalah sub-pangkalan ini, pengecer ini tiba-tiba kita setop. Ini yang kemudian sekarang kita ubah bertahap, kita lakukan penataan agar tetap mereka bisa berjalan dan sekarang mereka sudah bisa berjalan,” kata Bahlil kepada wartawan saat menghadiri Rakernas Partai Golkar di DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu, 08 Februari 2025.

Dia mengatakan, kebijakannya tersebut diambil dengan tujuan baik. Bahlil mengaku tak ingin ada markup dalam penjualan elpiji 3 kg.

Sebab, kata dia, pemerintah sudah menyubsidi elpiji 3 kg Rp 36 ribu per tabungnya. Dengan begitu, harga jual elpiji bersubsidi yang diterima masyarakat seharusnya maksimal Rp 19 ribu.

Namun Bahlil menyebut, pihaknya masih banyak menerima harga jual elpiji 3 kg di masyarakat mencapai Rp 25-30 ribu.

“Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah apakah ini kita biarkan? Kalau memang kita concern, Golkar sebagai bentuk daripada partai yang memperjuangkan apa yang menjadi hak rakyat, saya berpandangan ini harus kita luruskan yang bengkok,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Bahlil dan jajarannya tidak mau tinggal diam melihat masalah tersebut. Dia mengakui kebijakan yang sempat diambil tersebut tidak populer di masyarakat.

Namun Bahlil mengklaim siap mempertaruhkan reputasi dan nyawanya demi masyarakat dan negara.

“Saya tahu ini adalah keputusan yang tidak populer bagi saya, tapi untuk memastikan hak-hak rakyat mendapat dari apa yang negara berikan, maka jangankan popularitas, nyawa pun saya siap berikan untuk rakyat bangsa dan negara,” ucapnya.

Di sisi lain, Bahlil menyoroti adanya masalah elpiji 3 kg yang dioplos ke tabung gas elpiji 12 kg. Dia menuturkan masalah ini juga memunculkan potensi kebocoran harga.

“Itu dioplos minta ampun. Gas 3 kg diambil, dioplos ke tabung 12 kg, kemudian dijual ke industri, itu rata-rata 5-10 persen bocornya. Elpiji itu coba cek benar nggak 3 kg, ada yang cuma 2,5 kg, ada yang cuma 2,4 kg. Jadi ada tiga potensi kebocoran elpiji,” pungkasnya. (*/red)

Ini Delapan Kepala Daerah Terpilih di Banten yang Akan Dilantik pada 20 Februari 2025

By On Minggu, Februari 09, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Sebanyak delapan Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Banten dikabarkan bakal dilantik pada 20 Februari 2025.

Sementara, gugatan sengketa Pilkada Kabupaten Serang diterima Mahkamah Konstitusi (MK) untuk lanjut ke tahap pembuktian.

Berikut delapan Kepala Daerah Terpilih di Banten yang akan dilantik pada 20 Februari 2025:

Pilgub Banten: 

Gubernur Andra Soni

Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah 

Kota Cilegon:

Walikota Robinsar

Wakil Walikota Fajar Hadi

Kota Serang:

Walikota Budi Rustandi

Wakil Walikota Nur Agis Aulia 

Kota Tangerang:

Walikota H Sachrudin

Wakil Walikota H Maryono

Kabupaten Lebak:

Bupati Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya

Wakil Bupati Amir Hamzah

Kabupaten Tangerang:

Bupati Moch.Maesyal Rasyid

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah

Kota Tangerang Selatan:

Walikota Benyamin Davnie

Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan

Kabupaten Pandeglang:

Bupati Dewi Setiani

Wakil Bupati Iing Andri Supriadi

Sementara Kepala Daerah Terpilih di Banten yang masih tahap pembuktian di MK, yaitu Kabupaten Serang, Ratu Rachmatuzakiya - M Najib.

Diketahui, untuk pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada 2024, Presiden Prabowo Subianto memilih 20 Februari 2025.

Presiden RI Prabowo Subianto memilih 20 Februari 2025 sebagai hari dimulainya pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada Serentak 2024 secara bertahap.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin, 03 Februari 2025.

“Kami siapkan tanggal 18, 19, dan 20, kemudian saya lapor ke Presiden, dan Pak Presiden menyampaikan bahwa beliau memilih tanggal 20, hari Kamis,” ujar Tito.

Tito mengatakan, pelantikan kepala daerah akan digelar di ibu kota negara, meskipun lokasi pastinya masih dalam pembahasan.

Namun, ia menegaskan bahwa ibu kota negara yang dimaksud adalah Jakarta, bukan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Saya ingin menegaskan di sini, karena saya lihat di berita macam-macam, ibu kota negara dianggap IKN Nusantara. Sesuai dengan undang-undang, perpindahan ibu kota harus ditetapkan dengan Peraturan Presiden (Perpres). Selagi Perpres-nya belum operasional sebagai ibu kota negara, maka ibu kota tetap di Jakarta,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Kemendagri membatalkan rencana pelantikan Kepala Daerah secara bertahap yang sebelumnya dijadwalkan mulai 6 Februari 2025.

Sebagai tindak lanjut, Kemendagri bersama penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), akan menggelar rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Senin, 03 Februari 2025.

Penundaan pelantikan Kepala Daerah ini terjadi setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk mempercepat pembacaan putusan dismissal dalam sengketa hasil Pilkada 2024.

Dalam Peraturan MK Nomor 1 Tahun 2025, jadwal pembacaan putusan dismissal ditetapkan pada 4-5 Februari 2025, lebih cepat dibandingkan jadwal semula yang seharusnya berlangsung pada 15 Februari 2025.

Putusan dismissal ini akan menentukan perkara pilkada mana yang akan dilanjutkan ke tahap pembuktian, dan mana yang dihentikan.

Jika suatu perkara dihentikan, KPU daerah dapat segera menetapkan pasangan calon (Paslon) yang memenangkan Pilkada di wilayah tersebut.

Paslon yang sudah ditetapkan sebagai pemenang ini akan dilantik bersamaan dengan kepala daerah yang hasil pilkadanya tidak digugat ke MK.

Berdasarkan data, terdapat 297 Gubernur, Bupati, dan Walikota terpilih yang tidak berperkara di MK.

Namun, Kemendagri belum bisa memastikan kapan ratusan Kepala Daerah tersebut akan dilantik, mengingat proses administrasi setelah putusan dismissal masih memerlukan waktu.

Tito hanya memperkirakan bahwa pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 dapat dilaksanakan 12 hari setelah putusan dismissal MK pada 4-5 Februari 2025. (*/red)

Gelar Safari, Kapolres Mojokerto Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

By On Minggu, Februari 09, 2025


MOJOKERTO, KabarViral79.Com – Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Demikian disampaikan Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram saat menggelar Safari ke-14 di Balai Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), Sabtu, 08 Februari 2025.

Kegiatan Safari tersebut dalam bentuk silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Paguyuban Pencak Silat.

Kegiatan itu juga turut dihadiri pejabat utama (PJU) Polres Mojokerto dan perwakilan TNI.

Menurut Ihram, Harkamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa Mojokerto tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Ia menegaskan komitmennya untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Jaringan ini sudah dalam genggaman saya. Siapa pun yang terlibat, saya sikat. Tidak ada toleransi bagi pengedar dan pengguna narkoba yang merusak generasi muda,” tegasnya.

Selain memberikan imbauan, Ihram juga menyerap aspirasi dari masyarakat. Kepala Desa Sooko, Happy Iswahyudi, berharap komunikasi antara pemerintah desa dan kepolisian semakin erat.

Sementara itu, perwakilan paguyuban pencak silat mengungkapkan keresahan mereka terkait maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolres mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos keamanan lingkungan (poskamling) guna meningkatkan pengamanan swakarsa.

“Saya titip Kecamatan Sooko. Saya ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Jika ada pelanggaran hukum, tindak pidana, atau pihak yang mengganggu ketertiban, sikat saja. Kami akan selalu siap mendukung keamanan masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Penerapan Dominus Litis di RKUHAP Dinilai Rawan Penyalahgunaan

By On Minggu, Februari 09, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Asas dominus litis atau pengendali perkara dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) dinilai rawan akan penyalahgunaan. Dalam penerapannya juga memerlukan kehati-hatian serta prinsip keteguhan.

Asas dominus litis dalam hukum pidana menyatakan, Kejaksaan memiliki otoritas untuk menentukan apakah suatu perkara pidana akan diteruskan ke pengadilan atau tidak. 

Selain itu, Kejaksaan juga punya kewenangan menentukan jalannya perkara, termasuk dalam penentuan tuduhan, pembuktian, serta argumen hukum.

Demikian disampaikan Pakar Hukum Pidana, Indah Sri Utari dalam keterangannya, Sabtu, 08 Februari 2025.

“Pada dasarnya, prinsip-prinsip asas dominus litis dalam hukum pidana itu adalah kewenangan menentukan perkara. Kejaksaan memiliki kewenangan untuk menentukan suatu perkara pidana akan diajukan ke pengadilan atau tidak,” ujarnya.

Dia menilai, kemungkinan adanya keterbatasan pengetahuan di pihak kejaksaan menjadi masalah. Potensi terjadinya penyalahgunaan asas tersebut juga menjadi masalah, karena bisa disalahgunakan oleh kejaksaan untuk menunda atau mengganggu proses jalannya peradilan.

“Jangan salah, di dalam sebuah peradilan pidana itu adalah sebuah sistem-sistem yang terdiri dari subsistem. Subsistem Kepolisian, yaitu penyidikan, Kejaksaan penuntutan, Pengadilan, yaitu hakim memutuskan perkara dan LP,” ujarnya.

Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu menambahkan, semua lembaga itu harus memiliki kewenangan yang sama dan bersinergi.

Sistem itu, kata dia, harus ditopang oleh subsistem yang sederajat karena jika ada dominasi kewenangan, maka bisa saja terjadi penyalahgunaan kewenangan. 

“Mungkin juga di Kejaksaan ada kemungkinan terjadinya penundaan penuntutan, Kejaksaan bisa jadi menunda penuntutan terhadap seseorang tersangka tanpa alasan yang jelas. Sehingga memungkinkan tersangka untuk melarikan diri atau menghancurkan barang bukti,” tuturnya.

Di dalam sistem peradilan pidana itu juga perlu adanya due process of law (proses hukum yang adil, red). Selain itu, bisa saja terjadi penyalahgunaan penuntutan.

Menurut Indah, tak menutup kemungkinan kejaksaan bisa saja menyalahgunakan wewenang penuntutan untuk menghentikan penuntutan atau untuk menargetkan lawan politik maupun lawan bisnis.

Dia menganggap semua itu serba mungkin, karena dominasi, super atau pemberian kewenangan yang lebih dalam subsistem yang sama di dalam sistem peradilan pidana.

“Sehingga penerapan dominus litis di dalam Revisi KUHAP nanti perlu juga ke hati-hatian apalagi kalau asas dominus litis akan dimasukkan di dalam UU Kejaksaan. Karena ini perlu kehati-hatian dan prinsip keteguhan. Tidak pernah ada sebuah institusi yang menjadi super power yang kemudian menerapkan kehati-hatian di dalam proses penerapan sebuah sistem,” katanya. (*/red)

Kasus Pagar Laut, Pemkab Tangerang Akui Ada Pejabatnya Dipanggil Bareskrim

By On Minggu, Februari 09, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Terkait kasus pagar laut di Tangerang, Banten, pejabat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang dikabarkan telah dipanggil Bareskrim Polri.

Kepala Bappeda, Ujang Sudiartono membenarkan adanya pemanggilan terhadap pejabat di lingkungan Bappeda.

“Oh ya benar (pejabat Bappeda Kabupaten Tangerang diperiksa Bareskrim),” ujar Ujang Sudiartono kepada wartawan, Jumat, 07 Februari 2025. 

Namun Ujang tidak memberikan penjelasan secara detail terkait dengan siapa nama pejabat pada Bappeda Tangerang yang sudah memenuhi panggilan polisi tersebut.

“Untuk permasalahan ini, silakan langsung tanya kepada pimpinan saja, biar tidak banyak penafsiran yang berbeda-beda,” ujarnya.

Soal pemanggilan tersebut, kata dia, saat ini hanya untuk memberikan keterangan dan klarifikasi terkait dengan perkara sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Milik (HM) pagar laut di wilayahnya pada tahapan gelar perkara.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri meningkatkan status kasus pagar laut di Tangerang dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. 

“Dari hasil gelar, kami sepakat bahwa kami telah menemukan dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan/atau pemalsuan akta autentik yang selanjutnya kami dari penyidik siap melaksanakan penyidikan lebih lanjut,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.

Menurutnya, status kasus itu naik ke penyidikan usai gelar perkara. Penyidik telah memeriksa lima saksi, yaitu satu orang KJSB (kantor jasa surveyor berlisensi) Raden Lukman, dua orang dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), satu orang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan satu orang dari Bappeda Kabupaten Tangerang.

Penyidik akan melaksanakan penyidikan secara saintifik terhadap 10 dari 263 berkas warkat penerbitan sertifikat dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang yang telah diserahkan oleh Kementerian ATR/BPN.

“Karena ini terkait dengan kasus pemalsuan, kami akan mengecek (sertifikat HGB/SHM-red) ke laboratorium forensik (labfor) terlebih dahulu. Setelah labfor, tentu saja dengan saksi-saksi yang sudah ada, sudah kami terima, tentu saja nanti akan kami gelarkan kembali bagaimana ini,” ujarnya. (*/red)

Ini Ciri-ciri Daging Gelonggongan yang Marak Ditemukan di Sidoarjo

By On Minggu, Februari 09, 2025


SIDOARJO, KabarViral79.Com – Kabid Produksi Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Sidoarjo, Tony Hartono mengimbau agar masyarakat dapat selektif memilih daging.

“Kalau daging gelonggongan, ketika digantung atau ditaruh itu berair,” ujarnya kepada wartawan, Jumat, 07 Februari 2025. 

Diketahui, daging gelonggongan yang membahayakan kesehatan sedang marak ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).

Sementara itu, kata dia, jika diuji melalui laboratorium, daging akan ditekan dengan tekanan tertentu menggunakan kertas khusus. Daging yang berukuran lebih dari ambang batas normal akan terindikasi gelonggongan.

“Untuk absorbing nanti diukur diameternya berapa. Kalau gelonggongan, itu dagingnya melebihi diameter sekian dan dagingnya basah,” ujarnya.

Dari segi warna, kata Tony, daging gelonggongan lebih pucat dibanding daging segar berkualitas.

Menurutnya, masyarakat Indonesia lebih cenderung mengolah daging hingga matang. Sehingga, ketika direbus terjadi penyusutan maka masyarakat wajib waspada.

“Kalau gelonggong, ketika direbus akan kusut dan disimpan tidak tahan lama, cepat busuk,” ujarnya.

Tony mengatakan, mengolah daging dengan cara yang kurang tepat akan mengakibatkan risiko munculnya penyakit, terlebih jika daging tersebut terindikasi gelonggongan.

“Gelonggongan itu sapinya dipaksa minum dengan air yang kurang bersih. Dari hasil lab kami, sumber bakterinya melebihi batas normal,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei Dispaperta Sidoarjo melalui uji laboratorium, setidaknya 88 persen daging di sejumlah pasar tradisional terindikasi daging gelonggongan.

Lima pasar tersebut yakni Pasar Larangan, Pasar Porong, Pasar Gedangan, Pasar Krian, dan Pasar Taman. (*/red)

Soal Anggaran Pembangunan IKN Diblokir, Ini Tanggapan Jokowi

By On Minggu, Februari 09, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diblokir oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Terkait hal tersebut, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta persoalan pemblokiran itu ditanyakan ke Pemerintah Prabowo Subianto.

“Tanyakan ke Kepala Otorita, tanyakan pemerintah,” kata Jokowi kepada wartawan, Sabtu, 08 Februari 2025.

Jokowi mengaku beberapa kali berkomunikasi dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Namun, kata dia, hanya bertanya soal kabar Basuki.

“Ya kadang-kadang mengabarkan aja, bukan urusan pekerjaan. 'Sehat Pak Bas' he-he..., 'keluarga gimana' gitu aja. Urusan ngabarke (mengabarkan),” ucapnya.

Jokowi juga mengaku tidak membahas mengenai IKN dengan Basuki. Ia kembali menegaskan IKN merupakan urusan pemerintahan.

“(Membahas soal IKN) itu kan urusan pemerintah, jangan ditarik-tarik, itu urusan pemerintah. (Basuki mengabarkan progres IKN) nggak ada hubungannya. Progres ya ke Presiden, ke Menteri,” pungkasnya. (*/red)

10 Penambang Emas Ilegal di Lebak Ditangkap Polisi

By On Minggu, Februari 09, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Sebanyak 10 orang penambang emas ilegal di dua Kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, diamankan pihak Kepolisian.

Diketahui, penambangan ilegal itu telah dilakukan sejak satu tahun lalu. Penambangan dilakukan di Kecamatan Cilograng, yaitu di Desa Girimukti dan di Kecamatan Cibeber, tepatnya di Desa Citorek, Neglasari, Kujangjaya, dan Cibeber.

Kesepuluh orang tersebut, di antaranya berinisial UK, AG, YA, YI, SU, AS, DE, AN, OK, dan SM.

“Tim dari Krimsus Polda Banten melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap di dua wilayah, yaitu dengan cara batu-batuan yang mengandung emas diolah dengan cara digelundung, menggunakan besi gelundungan sampai halus, kemudian direndam di dalam kolam menggunakan tong-tong besar selama tiga hari,” kata Kapolda Banten, Irjen Suyudi Ario Seto, Jumat, 07 Februari 2025.

Suyudi mengatakan, penambangan ini menggunakan campuran bahan kimia berupa zinc carbon, sianida, dan merkuri.

Kimia berbahaya itu digunakan untuk menangkap mineral mengandung emas untuk kemudian dibakar.

“Modus operandi kejahatan itu, yang pertama, para tersangka menggunakan genset di dalam kegiatan operasional yang berkegiatan antara satu sampai enam bulan terakhir ini dengan pengolahan yang dijual ke penampung ilegal,” ujarnya.

Untuk harga per gram, para pelaku menjual ke penampung dengan harga Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Dalam setiap satu kali pengolahan, kata Suyudi, pelaku bisa mengumpulkan 8-10 gram emas.

“Jadi lebih murah daripada harga normal karena kita tahu harga emas sekarang harganya Rp 1,6 juta. Ini dijual Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta dari pengolah ke penampung,” pungkasnya.

Total 10 tersangka yang ditangkap ini memiliki peran dan kelompok masing-masing. Ada sebagai pemilik lokasi dan pelaku pengolahan emas.

“Tersangka UK sebagai penambang dan juga sekaligus pemilik lokasi dan pengolah emas,” ujarnya.

Sementara itu, tersangka AG sebagai pemilik dan pengolah emas. Kelompok ketiga adalah YA, YI, SU, AS, dan DE. Sedangkan yang terakhir AN, OK, dan SM sebagai pemilik lokasi dan yang menyewakan lokasi untuk penambangan.

Para tersangka dijerat Pasal 161 Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Mereka diancam dengan pidana 5 tahun dan denda Rp 100 miliar.

“Motif para tersangka melakukan pengolahan dan pemurnian emas tanpa izin ini adalah untuk mendapatkan keuntungan atau ekonomi,” pungkasnya. (*/red)

Kunjungi Pasar Pon, Kapolres Blitar Kota Ajak Warga Jaga Kamtibmas

By On Minggu, Februari 09, 2025


BLITAR, KabarViral79.Com – Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly mengajak masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly di hadapan para pedagang dan warga sekitar Pasar Pon Kota Blitar, Jawa Timur (Jatim), dalam kegiatan curhat Kamtibmas, Sabtu, 08 Februari 2025.

Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang bagi Kepolisian untuk lebih dekat kepada masyarakat.

“Tentu harapan kami ini menjadi ruang bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga kami bisa bekerjasama dalam menjaga kondusifitas wilayah, maupun mencegah gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly turun langsung untuk bertemu dan berdialog dengan warga dan paguyuban Pasar Pon. Selain itu, sejumlah PJU Polres Blitar Kota turut hadir mendampingi.

“Kami bersama dengan jajaran samping dan paguyuban Pasar Pon berdialog bersama. Khususnya dalam menjaga kamtibmas di Pasar Pon, maupun di sekitarnya,” ujarnya.

Yudho menyebut, warga dapat menyampaikan secara langsung kritik maupun saran kepada anggota Kepolisian. Sehingga, curhat Kamtibmas dapat menjadi wadah Kepolisian dalam memfasilitasi laporan maupun masyarakat.

Menurut Yudho, pihaknya juga mengajak warga untuk membantu mengamankan lingkungan. Termasuk, melaporkan segala informasi yang berpotensi adanya gangguan Kamtibmas.

“Kami sampaikan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan sekitar, khususnya di Pasar Pon dan sekitarnya,” ujarnya. (*/red)

Seminar Nasional IKWI di HPN 2025, Pesan Andi Dasmawati kepada Istri Wartawan

By On Minggu, Februari 09, 2025


BANJARMASIN, KabarViral79.Com – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar Seminar Nasional tentang Memahami Artificial Intellegence untuk Kreativitas Keluarga dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Hotel Piramid, Banjarmasin. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), Dr Andi Dasmawati, Ph.D mengatakan, peran istri dalam mengawal suami dengan profesi wartawan tidak mudah. 

Apalagi profesi wartawan di kalangan masyarakat umum itu identik cerdas dan pintar. 

“Wartawan itu pintar, jadi ibu harus bisa mengimbangi dan mendukung profesi suami,” ujar Dr Andi Dasmawati, Ph.D saat membuka Seminar Nasional IKWI dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat, 07 Februari 2025. 

Seminar Nasional itu diikuti oleh pengurus IKWI Kalimantan Tengah (Kalteng), Sumatera Utara (Sumut), Aceh, Bali, Bengkulu, Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai tuan rumah.

Dia mengaku bangga dengan IKWI Nusantara yang mampu mengimbangi profesi suami. 

Dalam sambutan awal, Andi Dasmawati sempat terharu dengan IKWI Kalsel selaku tuan rumah yang penuh dedikasi dalam menyiapkan pelaksanaan ini. 

Pelaksanaan HPN 2025 yang diikuti ribuan peserta, dari dalam dan luar negeri butuh upaya dan kekompakan yang luar biasa.

“Saya terharu dengan dedikasi tuan rumah IKWI Kalsel yang sangat baik dalam menyiapkan semuanya, sampai transportasi,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel diwakili Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Hj. Ermina membacakan sambutan bahwa tema Seminar Nasional ini sangat relevan dengan aktivitas kita.

Perkembangan Artificial Intellegence (AI) bisa jadi peluang, khususnya bagi ibu-ibu untuk tetap kreatif dan produktif. 

“AI ini harus dimanfaatkan secara bijak tanpa menghilangkan nilai kebersamaan dan kekeluargaan,” ujar Hj Ermina. 

Ermina menambahkan, AI dapat mendukung aktivitas keluarga, bidang pendidikan, bisnis dan yang lain. 

“Akan tetapi jangan lupa, peran manusia sebagai pengendali AI,” ujarnya. (Reno)

Prayogo A Zaidi Daftar Jadi Bakal Calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang

By On Minggu, Februari 09, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Ketua Karang Taruna Kecamatan Teluk Naga, Prayoga A Zaidi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (Bacalon) Ketua Karang Taruna (Katar) Kabupaten Tangerang masa bhakti 2025-2030, Jumat, 07 Februari 2025.

Pantauan awak media di lokasi, Prayogo datang diiringi ratusan pendukung dan sejumlah Ketua Karang Taruna dari berbagai kecamatan. Mereka bersama-sama mendatangi Ardes Cafe, tempat dilaksanakannya pendaftaran bakal calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang.

Usai melakukan pendaftaran, Prayogo mengungkapkan rasa syukurnya setelah berkas pendaftaran diterima oleh pihak Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).

“Alhamdulillah, berkas yang kami serahkan sudah diterima, jadi kami hanya tinggal menunggu verifikasinya saja,” kata Prayogo kepada awak media.

Menurut Prayogo, dirinya membawa total delapan dukungan dari masing-masing Kecamatan.

Ia berharap, Karang Taruna dapat bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari organisasi pemuda hingga ormas-ormas di wilayah, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang yang lebih baik.

“Tentunya kami ingin melakukan kolaborasi antara pemerintah, Karang Taruna, serta masyarakat, sehingga nanti terbangun prestasi yang membanggakan dan menjadikan Karang Taruna semakin gemilang,” ujarnya.

Prayogo menambahkan, harapan ini dapat dicapai dengan kemenangan yang didukung oleh semua pihak.

“Insya Allah, kami optimis menang, untuk Karang Taruna yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat serta warga Karang Taruna di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan yang kuat, Prayogo A Zaidi bertekad untuk membawa perubahan positif bagi Karang Taruna dan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Reno)

Warga Sepang Elok Serang Gelar Peringatan Isro Miraj Dengan Antusias

By On Minggu, Februari 09, 2025

 


Serang, KabarViral79.Com - Warga perumahan sepang elok serang (SES) antusias gelar pengajian umum malam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, acara yang digelar di halaman masjid An-Nur, mengangkat tema Isra Mi’raj sebagai implementasi Moral bangsa yang berkualitas. Pada Sabtu (08/02/25).

Acara yang digagas Dewan kesejahteraan Masjid (DKM) masjid An-Nur, menjadi salah satu program rutin Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), yang digelar setiap tahun oleh warga lingkungan Perumahan Sepang Elok Serang, hal ini menjadi salah satu kunci dalam menjalin kebersamaan serta kekompakan antar warga dilingkungan RT 01 dan RT 02 Rw 014 Sepang Elok Serang. Selain itu Isra Miraj juga memiliki makna sebagai perjalanan spiritual yang membawa Nabi Muhammad SAW ke tingkat kesempurnaan ruhani. Peristiwa ini juga menjadi bukti kasih sayang Allah SWT kepada umat manusia.

Dalam acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang dikemas dalam rangka malam peringatan Isra mi’raj, yang dihadiri Um Rochmat Hidayat selaku Kepala bagian kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot serang, Edi Santoso dari Komisi I DPRD Kota Serang, Camat Taktakan Mamat Rahmat. Kepala Kelurahan Sepang Ekayana hediansyah, serta pihak Babinsa dan Babinkabtibmas lingkungan kelurahan Sepang Kecamatan Taktakan Kota Serang, sebagai penceramah acara peringatan Isra mi’raj oleh Drs. KH. Mahmudi selaku Pangasuh dari Pondok Pesantren Al-Mubarok.

Acara yang berjalan dengan lancar dan khidmat, yang diikuti seluruh warga lingkungan sepang elok serang dan warga tamu undangan Kampung Cipanas Baru sangat berantusias mengikuti rangkaian acara, yang dibuka dengan penampilan ibu majelis Ta’lim masjid An-Nur.

Dalam kesempatan acara Isra Mi’raj H. Um Rahmat Hidayat selaku Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dalam sambutan nya menyampaikan, sangat mengapresiasi dengan acara yang digelar oleh warga Dilingkungan Sepang Elok Serang, dan menyampaikan beberapa pesan dari walikota serang, serta mengajak lima orang anak untuk diberikan sebuah hafalan surat pendek yang kemudian diberi hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Rahmat mengatakan hal ini menjadi ajang tali silaturahmi atar warga dalam rangka acara peringatan Isra Mi’raj, yang tentunya Pemerintahan Kota Serang sangat mendukung dan mengapresiasi dengan digelarnya kegiatan untuk peningkatan akhlak untuk sesama.” Ungkapnya.

Selain itu, Anggota DPRD dari komisi I Edi Santoso, dalam sambutannya mengatakan sangat senang dengan diundangnya pada acara Isra Mi’raj yang digelar oleh warga Dilingkungan Sepang Elok Serang, dan sangat mengapresiasi, pasalnya menjadi bentuk kekompakan warga dan bentuk kecintaan kepada baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Edi mengatakan, hal ini menjadi contoh bukan hanya warga perkampungan saja, namun warga perumahan atau Komplek pun harus selalu didukung oleh seluruh muspika dengan kegiatan yang diselenggarakan warganya terutama dalam kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).” ungkapnya.

Ia menambahkan warga dilingkungan komplek perumahan juga harus ditunjang dari segi infrastruktur jalan, serta penerangan ruas-ruas jalan karena menjadi akses penunjang dan menjadi perhatian penting bagi pemerintahan kota serang khusunya, agar warganya merasa lebih nyaman dan aman, mengingat di beberapa Wilayah Kecamatan Taktakan Kota Serang, harus diperhatikan lagi, apalagi sebentar lagi menjelang Ramadhan.” pungkasnya.

(Gil/Red)

Di-PHK atas Tuduhan Korupsi, Puluhan Karyawan PT ASDP Menuntut Keadilan

By On Sabtu, Februari 08, 2025



Cilegon, KabarViral79.Com – Puluhan karyawan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atas dugaan pelanggaran berat terus berjuang untuk mendapatkan keadilan. Mereka menilai PHK dilakukan secara sepihak tanpa bukti yang jelas, Sabtu (8/2/2025).

Hidmatul Walide dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SBSI Kota Cilegon menyatakan bahwa pihaknya telah mengawal kasus ini hingga ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), namun mediasi tidak mencapai kesepakatan. “Pekerja tetap dianggap melakukan pelanggaran bersifat mendesak, padahal mereka tidak merasa melakukan pelanggaran tersebut,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut telah dibawa ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Manado dan Surabaya. Salah satu korban PHK, Forson, berharap agar ia dan rekan-rekannya dapat kembali bekerja dan nama baik mereka dipulihkan. “Kami telah mengabdi selama puluhan tahun, dari ASDP hanya memiliki dua dermaga hingga kini berkembang menjadi tujuh dermaga. Tuduhan yang tidak terbukti dijadikan dasar PHK, ini sangat mengecewakan,” katanya.

Hasil mediasi di Kemnaker merekomendasikan agar PT ASDP membatalkan PHK dan mempekerjakan kembali delapan karyawan yang terkena dampak. Namun, hingga kini perusahaan belum mengindahkan anjuran tersebut.

Forson dan rekan-rekannya pun berharap agar Presiden Prabowo Subianto turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini. “Kami meminta Presiden menindak tegas PT ASDP dan mendesak manajemen untuk mempekerjakan kami kembali,” ujarnya.

Sementara itu, PT ASDP belum memberikan pernyataan resmi terkait kelanjutan nasib para karyawan yang terkena PHK tersebut.

(*/red)

Seorang Pemancing di Pantai Damas Trenggalek Hilang Terseret Ombak

By On Jumat, Februari 07, 2025

Petugas gabungan melakukan pencarian korban pemancing terseret ombak di tebing Gunung Gelang, perairan pantai Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 06 Februari 2025. 

TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Seorang pemancing dikabarkan hilang terseret ombak di pantai Damas, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), pada Kamis, 06 Februari 2025.

Saat ini, korban masih dalam pencarian dengan cara menyisir jalur darat. Pemancing tersebut berinisial WT (30), warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Sebelumnya, WT bersama empat rekannya yang berasal dari desa yang sama pergi memancing sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

“Tidak lebih dari pukul 12.00 WIB, mereka tiba di lokasi,” kata Kapolsek Watulimo, AKP Muri kepada wartawan, Jumat, 07 Februari 2025.

Setibanya di lokasi, kata Muri, keempat rekan WT menyiapkan berbagai peralatan memancing, sedangkan korban sudah lebih dulu mencari posisi memancing di tebing mendekat ke perairan.

“Pada saat empat rekannya menyiapkan keperluan memancing, yaitu umpan dan juga joran, korban ini (WT) sudah dalam posisi melempar umpan di tebing agak ke bawah mendekat perairan,” kata Muri.

Belum sepenuhnya keempat rekannya selesai menyiapkan peralatan memancing, tiba-tiba ombak besar mengempas di sisi tebing tempat WT berada. Akibat besarnya ombak yang mengempas tebing, korban terseret ke tengah laut.

Dalam situasi tersebut, empat rekannya tidak bisa berbuat banyak untuk memberi pertolongan.

Atas kejadian tersebut, beberapa rekan korban melapor ke Kantor Polsek Watulimo Trenggalek sekitar pukul 13.00 WIB, sementara sebagian masih berada di lokasi sambil mencari.

Sejumlah anggota Polsek Watulimo mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan anggota TNI AL, Koramil, Polairud, serta Basarnas Pos SAR Trenggalek untuk melakukan pencarian.

“Pencarian awal dilakukan dengan cara menyisir tepi pantai, serta dari sisi darat atas tebing,” ujar Muri. (*/red)

Menko Yusril Sebut Predator Seksual Reynhard Sinaga Bakal Ditempatkan di Lapas Nusakambangan

By On Jumat, Februari 07, 2025

Reynhard Sinaga, pemerkosa berantai dengan korban terbanyak di Inggris. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Predator Seksual Reynhard Sinaga kemungkinan bakal ditempatkan di Lapas Nusakambangan, bila pemulangannya disetujui pemerintah Inggris.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Kamis, 06 Februari 2025.

Diketahui, Reynhard merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi terpidana seumur hidup kasus penyerangan seksual di Inggris.

“Orang ini harus dimasukkan ke dalam Lapas dengan maximum security dan itu hanya ada di Nusakambangan, karena kalau diperlakukan seperti narapidana biasa akan menimbulkan masalah baru lagi,” ujar Yusril.

Saat ini, kata Yusril, pihaknya baru melakukan pembicaraan awal dengan pemerintah Inggris mengenai rencana pemulangan Reynhard ke Indonesia.

Yusril menjelaskan, pembicaraan lebih dalam dengan pemerintah Inggris akan terus dilakukan, terutama terkait skema kerja sama yang akan dipakai dalam pemulangan Reynhard, baik melalui pemindahan narapidana (transfer of prisoner) atau pertukaran narapidana (exchange of prisoner), hingga mencapai kesepakatan terbaik.

Pasalnya, kata Yusril, terdapat pula warga negara (WN) Inggris yang saat ini sedang menjalani hukuman di Indonesia.

Ia menegaskan, Kemenko Kumham Imipas juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengenai rencana pemulangan itu.

Adapun upaya pemulangan Reynhard, kata dia, salah satunya berasal dari permintaan keluarga Reynhard kepada pihaknya.

Terlepas dari kesalahan yang diperbuat oleh Reynhard, kata Yusril, Negara berkewajiban untuk melakukan pembelaan secara proporsional terhadap warganya yang dipidana di negara lain.

“Tidak bisa mentang-mentang kita tidak suka dengan orangnya, lalu tidak kami urus. Kami bertindak atas nama negara, bukan pribadi,” ujarnya.

Diketahui, Reynhard dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester pada 2020. Ia dinyatakan bersalah atas 159 pelanggaran seksual, termasuk pemerkosaan terhadap 136 pria Inggris dalam kurun waktu 2015 hingga 2017.

Kasusnya terungkap pada Juni 2017 ketika salah satu korbannya tersadar saat tengah diserang dan berhasil melawan Reynhard.

Polisi kemudian menemukan bukti video kejahatan Reynhard di ponselnya, yang menunjukkan ratusan kasus pemerkosaan terhadap pria dalam kondisi tak sadar.

Hingga kini, kasus Reynhard tetap menjadi salah satu kasus kejahatan seksual terbesar dalam sejarah Inggris. (*/red)