-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ikut Retret, Andra Soni: Bangun Subuh Hingga Bonding Seluruh Kepala Daerah

By On Senin, Februari 24, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Gubernur Banten, Andra Soni menceritakan pengalaman berharganya selama tiga hari mengikuti kegiatan Retret atau orientasi kepemimpinan Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

Mulai dari kedisiplinan hingga bonding atau ikatan emosional dengan kepala daerah lain serta berbagi isu strategis di masing-masing wilayah.

Andra Soni mengaku tidak akan menyia-nyiakan waktu Retret yang tersisa. Dalam kesehariannya mengikuti Retret di Akmil Magelang, kedisiplinan menjadi hal yang utama bagi seluruh kepala daerah. Hal itu membuatnya merasa bersyukur.

“Saya bangun subuh, sholat, lanjut apel pagi, kemudian sarapan. Lanjut ke kelas. Kelas berakhir jam 21.30-22.00 WIB,” kata Andra Soni, Minggu, 23 Februari 2025.

Menurutnya, kebiasaannya begadang menjadi hilang saat pelatihan tersebut. Bahkan dirinya mengaku bisa langsung tidur saat masuk jam tidur usai kelas berakhir.

“Tidur selesai, bersih bersih. Alhamdulillah bisa langsung tidur karena tendanya dingin karena kegiatan ada di Lembah Tidar. Airnya juga dingin,” ujarnya.

Andra mengatakan, jika dirinya setenda dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal.

“Jadi satu tenda kami berdua,” ucapnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengaku punya pengalaman baru saat mengikuti Retret di Akmil Magelang. Hasilnya, kata dia, punya bonding atau ikatan emosional dengan para Kepala Daerah se-Indonesia, khususnya para Kepala Daerah se-Provinsi Banten.

“Saya punya pengalaman baru, bisa berinteraksi dengan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia. Bonding dengan mereka,” ujarnya.

Selain itu kata Andra, kegiatan tersebut bisa jadi ajang berbagi isu-isu strategis, termasuk berdiskusi peluang dan tantangan yang ada di wilayah masing-masing.

“Ditambah pematerinya mulai dari menteri dan ahli-ahli. Jadi bisa berinteraksi langsung dengan menteri,” pungkasnya. (*/red)

Jalur Mudik Surabaya - Banyuwangi, Polda Jatim Sebut Ada 71 Titik Rawan Kecelakaan

By On Senin, Februari 24, 2025

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin. 

BANYUWANGI, KabarViral79.Com – Sepanjang jalur mudik dari Surabaya hingga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), terdapat 71 titik rawan kecelakaan.

Demikian dikatakan Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, saat melamkukan peninjauan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu, 23 Februari 2025.

“Sampai dengan saat ini ada 71 titik di Jawa Timur yang menjadi titik rawan kecelakaan,” ujar Komarudin.

Menurutnya, dari pantauan saat melakukan peninjauan sepanjang jalur mudik dari Surabaya ke Banyuwangi, Situbondo mendapatkan atensi khusus.

Sebab, kata dia, di jalan raya Situbondo, terdapat jalan rusak sepanjang 50 kilometer yang menjadi wilayah rawan kecelakaan. Temuan jalan rusak itu telah diinformasikan ke pihak terkait.

“Tentu akan menjadi perhatian dari PUPR dan akan menjadi atensi khusus bagi kami. Harapannya, momen pergerakan (mudik) bisa kita minimalisasi potensi laka yang terjadi,” ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, Jawa Timur diprediksi masih akan kembali menjadi wilayah asal maupun tujuan pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan selama momen libur Hari Raya Idul Fitri 2025.

Pada tahun 2024, pada skala nasional, Jawa Timur menjadi daerah asal pergerakan masyarakat dengan peningkatan sebesar 16 persen dan peningkatan kedatangan atau masuk Jawa Timur sebesar 13 persen.

“Tahun ini peningkatan pergerakan ke luar bisa sampai 18 persen dan kedatangan (masuk wilayah Jatim) 17 persen,” pungkasnya.

Komarudin menyebut, Polda Jatim memastikan kesiapan jalur tol yang akan digunakan untuk mengurai kemacetan selama arus mudik serta memastikan fasilitas pendukung untuk menunjang kenyamanan pemudik, di antaranya Polda Jatim telah menyiapkan 10 titik lelah yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Empat titik di antaranya berada di jalur tol, sementara sisanya berada di jalur arteri yang akan dilengkapi dengan toilet khusus wanita serta fasilitas lainnya.

“Termasuk di tol Kraksaan, saat ini dilakukan finishing. Semoga bisa dimanfaatkan untuk memperpendek jalur tempuh. Sarpras lain dan rest area juga kami persiapkan,” tutupnya. (*/red)

SBY: Negara Dulu Baru Partai, Jangan Dibalik

By On Senin, Februari 24, 2025


BOGOR, KabarViral79.Com – Kader Partai Demokrat harus mendahulukan negara dan rakyat sebelum partai.

Demikian seperti dikatakan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada 38 Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Minggu, 23 Februari 2025.

SBY awalnya menceritakan ruangan tempat para kader partai berkumpul memiliki sejarah penting awal berdirinya Partai Demokrat. SBY kemudian meminta kader Partai Demokrat mendahulukan perjuangan untuk negara dan rakyat, sebelum kepentingan partai.

“Karena ada nilai-nilai sejarah yang ingin saya sampaikan agar perjuangan Partai Demokrat ke depan, perjuangan besar kita, yang utama tentunya untuk negara dan rakyat dan perjuangan besar lainnya, baru untuk partai. Jangan dibalik, negara dulu baru partai, country (negara) over party (partai),” ujar SBY.

Hadir Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Dardak, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, dan sejumlah kadet lainnya dalam pertemuan di Cikeas. Rombongan kader Partai Demokrat tersebut kemudian berkumpul di salah satu ruangan dan mendengarkan sambutan dari SBY.

SBY juga sempat menceritakan ruangan yang ditempati para kader berkumpul. Dia menyebut ruangan tersebut merupakan rumah perjuangan yang menjadi tempat berdiskusi awal pendirian Partai Demokrat.

“Saya ingin anda semua berada di rumah perjuangan, tempat yang bersejarah. Sebelum acara resmi kita mulai, terlebih dahulu saya ingin menjelaskan kepada para pemimpin dan kader utama Demokrat tentang tempat ini, tentang rumah dan Pendopo Cikeas. Tentang dua bilik yang sekarang saudara-saudara berada di tempat ini,” ucap SBY kepada para kader yang hadir. (*/red)

Soal Pengendalian Inflasi, TPID Kabupaten Serang Kunjungi Pemkab Brebes

By On Senin, Februari 24, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), untuk mempelajari tentang program kerja TPID dalam pengendalian inflasi.

Kunjungan kerja ini lebih difokuskan pada penerapan kerja sama antar daerah antara Pemkab Serang dengan Pemkab Brebes.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Febrian Ripera, melalui keterangan tertulisnya yang disiarkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo), Senin, 24 Februari 2025.

Menurut Febrian, kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada 20-22 Februari 2025 dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes beserta OPD tim TPID Kabupaten Brebes.

“Kunjungan kerja kali ini lebih difokuskan pada penerapan kerjas ama antar daerah antara Pemkab Serang dengan Pemkab Brebes,” ujarnya.

Febrian berharap, hasil kunjungan kerja tersebut dapat menghasilkan suatu Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman G to G antara Pemkab Serang dan Pemkab Brebes.

Kemudian, kata dia, dilanjutkan dengan pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“PKS antara OPD-OPD terkait terutama dalam rangka pengendalian inflasi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Febrian menambahkan, kerja sama juga bisa dilakukan secara Business to Business (B to B) antara pelaku usaha yang ada di Kabupaten Serang dengan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Brebes.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Brebes adalah penopang komoditas bawang merah se-nasional, banyak champion dari Kabupaten Brebes yang bisa dijadikan referensi bagi petani bawang di Kabupaten Serang,” jelasnya.

Sebagai informasi, kata Febrian, kenaikan Indeks Harga Pembelian (IPH) di Kabupaten Serang di beberapa pekan terakhir di awal tahun 2025 disumbang oleh komoditas tertentu seperti cabe rawit merah, cabe merah keriting, minyak goreng, dan bawang merah.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Serang perlu melakukan suatu langkah pengendalian inflasi melalui Operasi Pasar (OP), Gerakan Pangan Murah, dan Kerja Sama Antar Daerah.

“Sehingga, komoditas penyumbang inflasi tersebut dapat tersedia dengan jumlah yang cukup di Kabupaten Serang,” tuturnya. (*/red)

Polisi Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Miras Arak Bali di Kota Probolinggo

By On Senin, Februari 24, 2025


KOTA PROBOLINGGO, KabarViral79.Com – Pengiriman ratusan kardus berisi ribuan botol minuman keras (Miras) jenis arak ilegal di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian. Arak tersebut diketahui dikirim dari Bali.

Plt Kasihumas Polres Probolinggo, Iptu Zainullah mengatakan, ada sekitar 5.000 botol arak yang dikemas dalam 138 karton dan diangkut menggunakan truk.

Rencana awal, kata dia, ribuan botol arak tersebut akan diedarkan ke beberapa kota di antaranya Probolinggo, Pasuruan, Surabaya, dan Trenggalek.

“Miras ini tidak ada izin edar untuk diperdagangkan. Tidak sesuai dengan standar yang diatur perundang-undangan,” kata Zainullah kepada wartawan, Senin, 24 Februari 2025.

Menurut Zainullah, tim patroli Satsamapta menghentikan truk mencurigakan yang dikemudikan oleh RAS (28), warga Salatiga, saat berada di jalan Raya Lumajang, Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ketika dilakukan pemeriksaan isi bak truk, polisi mendapati ratusan karton berisi botol arak, sehingga segera dilakukan penyitaan.

Zainullah menjelaskan, dari 5.000 botol yang disita secara total, ada sekitar 4.900 yang dikemas dalam botol kecil dan 100 yang dikemas di botol besar.

Selain mengamankan ribuan botol miras, polisi juga mengamankan sebuah truk berwarna kuning yang digunakan untuk mengangkut ribuan botol miras tersebut.

“Sampai saat ini, sopir dari truk yang kami amankan masih dalam tahap pemeriksaan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Probolinggo Kota. Jika ada perkembangan lebih lanjut, nanti akan kami update ya,” pungkasnya. (*/red)

Muzakir Manaf Dulu Dikejar-kejar TNI, Kini Kenakan Seragam Loreng di Akmil Magelang

By On Senin, Februari 24, 2025

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) saat mengikuti kegiatan orientasi kepemimpinan atau Retret bersama para Kepala Daerah se-Indonesia, di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat, 21 Februari 2025. 

MAGELANG, KabarViral79.Com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menghadiri kegiatan orientasi kepemimpinan atau Retret bersama para Kepala Daerah se-Indonesia, di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat, 21 Februari 2025.

Retret itu diikuti lebih dari 500 Kepala Daerah yang baru dilantik dan akan berlangsung selama sepekan, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.

Sosok yang dulu berada di garis depan perlawanan terhadap pemerintah itu kini justru berdiri di barisan terdepan dalam kegiatan resmi di institusi militer.

Mantan Panglima Perang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu kini menjabat sebagai Gubernur Aceh.

Muzakir Manaf tampak mengenakan pakaian loreng-loreng dan berdiri di barisan terdepan bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution. Di tangannya, terlihat gelang hijau yang menjadi ciri khasnya.

Bagi Muzakir Manaf, seragam loreng bukanlah pakaian yang asing baginya. Pasalnya, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem itu dikenal sebagai tokoh penting di Aceh. 

Diketahui, julukan Mualem diberikan kepada individu yang memiliki keahlian tinggi dalam dunia militer. 

Pria kelahiran Aceh Timur, 3 April 1964 itu telah lama berkiprah dalam dunia politik dan pemerintahan di Aceh.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya yang dikelola timnya, Mualem menyebut kegiatan Retret ini seperti latihan kembali.

“Latihan lom (latihan lagi). Berada di Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti Retret bersama Kepala Daerah lainnya se-Indonesia. Retret ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto guna membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara Kepala Daerah dengan pemerintah pusat,” tulisnya.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat yang mendampingi Muzakir Manaf mengatakan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah tiba di lokasi dan langsung mengikuti rangkaian kegiatan.

“Bapak Gubernur Muzakir Manaf telah memulai rangkaian acara Retret di Akmil Magelang,” ujar Akkar dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, Retret itu bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta memberikan pembekalan mendalam mengenai tugas kepala daerah.

“Program ini dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan, khususnya dalam implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah,” kata Akkar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) dijadwalkan bergabung pada sesi pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Retret pada 27-28 Februari 2025 di Akmil Magelang. (*/red)

Soal Lagu "Bayar Bayar Bayar", Mahfud MD: Menciptakan Lagu untuk Kritik adalah HAM

By On Minggu, Februari 23, 2025

Band Sukatani. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Menciptakan lagu, meskipun di dalamnya memuat lirik bernada kritik sekalipun, merupakan Hak Asasi Manusia (HAM).

Demikian seperti dikatakan Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD yang dikutip dari unggahan di akun media sosial (medsos) "X" pribadinya, Sabtu, 22 Februari 2025.

Mahfud menegaskan hal tersebut usai band asal Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Sukatani, menarik lagu "Bayar, Bayar, Bayar," dari peredaran di platform musik.

Tak hanya itu, Sukatani juga meminta maaf kepada polisi karena lirik lagu yang mereka bawakan.

“Menciptakan lagu untuk kritik adalah HAM,” tulis Mahfud di akun media sosial (medsos) "X" pribadinya.

Mahfud menilai, Sukatani tidak semestinya meminta maaf kepada polisi.

Sebab, kata dia, lagu tersebut sudah diunggah di platform musik sejak 2023, jauh sebelum lagu itu dinyanyikan oleh pengunjuk rasa pada saat demo Februari 2025.

“Mestinya grup band Sukatani tak perlu minta maaf dan menarik lagu 'Bayar Bayar Bayar' dari peredaran karena alasan pengunjuk rasa menyanyikannya saat demo. Lagu tersebut sudah diunggah di Spotify sebelum ada unjuk rasa,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Diketahui, Band Sukatani belakangan menjadi viral lantaran lagunya berjudul "Bayar Bayar Bayar" dinyanyikan oleh massa pedemo #IndonesiaGelap di beberapa daerah.

Lirik lagu tersebut dianggap sebagai bentuk kritik tajam terhadap institusi Polri. Pada lagu itu, Sukatani menyelipkan bait-bait yang menyoroti ragam isu, seperti penyalahgunaan wewenang, ketidakadilan hukum, serta harapan akan reformasi di tubuh Polri.

Lagu itu dengan cepat mendapat perhatian publik, terutama di media sosial, di mana banyak warganet menilai bahwa lirik tersebut mencerminkan keresahan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum.

Namun, personel Sukatani justru muncul dengan video klarifikasi. Mereka menyatakan permohonan maaf kepada Polri dan menghapus lagu tersebut.

Usai permohonan maaf itu viral, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengklaim, pihaknya tidak anti terhadap kritik.

“Polri tidak anti-kritik. Kritik sebagai masukan untuk evaluasi. Dalam menerima kritik, tentunya kita harus legawa dan yang penting ada perbaikan,” ujar Listyo, Jumat, 21 Februari 2025. (*/red)

Buka Turnamen Catur, Wagub Dimyati Sebut Catur Banyak Filosofinya

By On Minggu, Februari 23, 2025


LEBAK, KabarViral79.Com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati Natakusumah membuka turnamen Club Catur Lebak (CCL).

Menurutnya, banyak yang bisa dipetik dari filosofi dengan nilai-nilai dan prinsip catur yang begitu sempurna.

Hal itu disampaikan Dimyati saat memberikan sambutan dalam kegiatan turnamen Catur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-196 dan HUT ke-2 Club Catur Lebak (CCL) di SMK PU Jl Siliwangi, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu, 23 Februari 2025.

“Catur itu sangat menarik filosofinya, bagaimana raja dijaga oleh semua elemen seperti pion, kuda, benteng bahkan menteri,” ujarnya.

“Begitu juga semua elemen-elemen yang ada di catur itu semua dijaga oleh raja. Jadi, pemain catur menetapkan strategi menuju kesuksesan dan kemenangan. Strateginya jika ingin mencapai puncak kesuksesan harus memulai langkah awal yaitu menetapkan dan menjalankan visi dan misi,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan itu, Dimyati juga mengingatkan kepada pecinta catur untuk tidak lupa dengan waktu.

“Saya berpesan jika bermain catur jangan lupa waktu. Waktu ibadah, waktu makan, waktu istirahat. Bahkan jangan bermain catur saat jam kerja,” ujarnya.

“Yang terpenting kebersamaan, kita junjung sportifitas berolahraga,” sambungnya

Sementara itu, Ketua Club Catur Lebak (CCL), Yoyon Mulyana mengatakan, turnamen tersebut diikuti 120 peserta secara keseluruhan dari Kabupaten Lebak. Seluruh peserta berasal dari kategori umum non master. Turnamen digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-196 dan HUT CCL ke-2. 

“Kegiatan ini rutin kita gelar setiap tahun,” ujarnya.

Menurutnya, para pemenang turnamen akan diberikan pembinaan serta akan mewakili event-event di tingkat Provinsi.

“Kita (CCL-red) lebih menekankan kepada pembinaan di setiap desa dan kecamatan,” ujar Yoyon.

Dia juga meyakini, di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni - A Dimyati Natakusumah dapat memajukan olahraga, khususnya olahraga catur di Provinsi Banten.

“Kami akan menyelaraskan program pembinaan di semua tingkat pendidikan SD, SMP, SMA sederajat di Kabupaten Lebak,” ungkap Yoyon.

“Harapan kami dengan adanya CCM , pemerintah daerah mensuport yang sifatnya pembinaan kepada anak-anak sekolah yang tersebar di 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak,” tutupnya. (*/red)

Gegara Rem Blong, Elf Muat 15 Peziarah Terguling di Trenggalek

By On Minggu, Februari 23, 2025


TRENGGALEK, KabarViral79.Com – Gegara rem blong, kendaraan Isuzu Elf yang memuat 15 orang mengalami kecelakaan dan terguling di jalan nasional Trenggalek – Pacitan.

Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi mengatakan, kendaraan Elf bernopol AG 7379 YB itu dikemudikan Sumarni (51), warga Desa Kesambi, Bandung, Tulungagung. Kendaraan itu, kata dia, mengangkut peziarah yang akan melakukan ziarah ke Pacitan.

“Kendaraan itu berisi 15 orang, termasuk sopirnya. Awalnya, Elf bergerak dari arah Trenggalek hendak ke Pacitan. Pada awal perjalanan aman-aman saja dan tidak ada masalah,” ujar Andi kepada wartawan, Minggu, 23 Februari 2025.

Namun, kata dia, saat melintas di Desa Ngrencak, Panggul, sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba rem kendaraan blong. Akibatnya pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan. Elf tersebut sempat menyerempet minibus lain yang ada di depannya.

“Pengemudi kemudian banting setir hingga kendaraan terperosok dan terguling,” ujarnya.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada pengemudi maupun penumpangnya. Beruntung insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah semua selamat. Hanya beberapa mengalami luka ringan. Saat ini rombongan sudah kembali melanjutkan perjalanan dengan berganti kendaraan,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat yang hendak melintasi jalur Trenggalek - Pacitan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kondisi kendaraan dan menguasai medan perjalanan.

“Jalur ini banyak turunan dan tanjakan panjang, jadi sangat rentan rem blong jika tidak menguasai medan. Makanya hati-hati dan pastikan kendaraan dalam keadaan prima,” pungkasnya. (*/red)

Polisi Sebut Sertifikat Pagar Laut di Bekasi Digadai ke Bank Swasta

By On Minggu, Februari 23, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Polisi menemukan sertifikat tanah di wilayah pagar laut Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), digadaikan kepada bank swasta.

Hal itu terungkap setelah pihak kepolisian menganalisa sebanyak 93 Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diduga dipalsukan.

“Beberapa sertifikat yang ada ini ada beberapa yang dianggunkan di beberapa bank swasta,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro kepada wartawan, Sabtu, 22 Februari 2025.

Menurut Djuhandani, status kasus pemalsuan dokumen itu dapat segera ditingkatkan ke tahap penyidikan. Terlebih, kata dia, pihaknya menduga para pelaku sudah mendapatkan sejumlah keuntungan. 

“Walaupun masih perlu pendalaman, kami yakin bahwa dua perkara ini pasti bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan,” ujarnya. 

Diketahui, sebanyak 93 SHM dipalsukan dalam kasus pagar laut di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Fakta itu, kata Djuhandani, didapatkan setelah melakukan penyelidikan dengan berbekal Laporan Polisi (LP) nomor: LP/B/64/2/2025 SPKT/BARESKRIM POLRI, tanggal 7 Februari 2025. 

“Yang mana terkait 93 sertifikat hak milik yang terjadi di Desa Sagarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, sekitar tahun 2022,” kata Djuhandani kepada wartawan, Jumat, 14 Februari 2025.

Menurut Djuhandani, dua modus berbeda pada kasus pagar laut di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten dan Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

“Kalau kita melihat dari apa yang kita laksanakan penyidikan terkait di Kohod dengan di Bekasi itu ada perbedaan,” ujarnya.

Untuk kasus Kohod, kata Djuhandani, pemalsuan dokumen dilakukan pada saat sebelumnya atau saat proses penerbitan sertifikat. Sedangkan, pidana yang terjadi di pagar laut Bekasi adalah pemalsuan setelah sertifikat asli atas nama pemegang hak yang sah. Kemudian, diubah sedemikian rupa menjadi nama pemegang hak yang baru. 

“Yang tidak sah berikut perubahan data luasan dan lokasi objek sertifikat,” ujarnya. (*/red)

Ratusan Pedagang Kaki Lima di Lebak Deklarasikan APKLI-P

By On Minggu, Februari 23, 2025


LEBAK, KabarViral79.Com – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Lebak, Banten, resmi mendeklarasikan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia - Perjuangan (APKLI-P) sebagai wadah perjuangan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi rakyat.

Deklarasi itu menjadi momentum penting bagi para PKL untuk menyatukan visi dalam membangun sektor usaha mikro yang lebih kuat, tertata, dan memiliki daya saing tinggi.

Ketua DPD APKLI-P Kabupaten Lebak, Ratu Shofie Yulinar menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi para pedagang kecil di wilayahnya.

“Saya yakin, jika ratusan pedagang kaki lima bersatu padu, mereka akan mampu maju dan unggul, serta hidup lebih sejahtera dengan keadilan yang merata. APKLI-P harus menjadi wadah yang mampu menyala dan memancarkan sinarnya bagi seluruh pedagang kaki lima di Kabupaten Lebak,” ujarnya.

Menurut Shofie, organisasinya tersebut akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak pedagang kaki lima serta membangun ekosistem usaha yang lebih baik.

“Kami siap membawa PKL dan UMKM Kabupaten Lebak menuju era yang lebih maju, unggul, kuat, sejahtera, dan modern. APKLI-P hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai rumah besar bagi para pedagang kecil untuk berkembang,” jelasnya.

Ia juga menekankan, APKLI-P akan menjalankan berbagai program dan strategi yang bertujuan untuk memberdayakan pedagang kecil agar lebih mandiri dan profesional dalam menjalankan usahanya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, APKLI-P Kabupaten Lebak akan mengambil beberapa langkah strategis, di antaranya:

1. Sosialisasi dan Edukasi

APKLI-P akan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pedagang kaki lima tentang keberadaan serta peran organisasi ini dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka.

2. Advokasi dan Perlindungan Hukum

Organisasi ini juga berkomitmen untuk memberikan advokasi kepada para PKL dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan regulasi dan kebijakan pemerintah yang berdampak pada aktivitas mereka.

3. Penguatan Ekonomi Rakyat

APKLI-P akan mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas agar pedagang kaki lima lebih berdaya dan mampu bersaing di era modern.

4. Kemitraan dengan Pemerintah dan Swasta

APKLI-P berencana menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan berbagai pihak terkait guna membuka akses permodalan, pelatihan, serta peluang usaha bagi PKL.

5. Modernisasi dan Digitalisasi UMKM

Salah satu fokus utama APKLI-P adalah membantu para pedagang kecil dalam memanfaatkan teknologi digital, seperti pemasaran online dan sistem pembayaran digital, agar mereka bisa lebih berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Shofie menambahkan, APKLI-P Kabupaten Lebak memiliki keyakinan bahwa kesejahteraan rakyat harus dimulai dari penguatan ekonomi di tingkat bawah.

“Negara akan menjadi kuat jika akar rumput masyarakatnya juga kuat. Oleh karena itu, APKLI-P akan terus berjuang untuk memastikan bahwa pedagang kaki lima di Kabupaten Lebak mendapatkan hak mereka, didukung oleh kebijakan yang berpihak, serta memiliki kesempatan untuk berkembang dan sejahtera,” pungkasnya. (*/red)

Antisipasi Perang Sarung saat Ramadan, Satpol PP Surabaya Petakan Lokasi

By On Minggu, Februari 23, 2025

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser. 

SURABAYA, KabarViral79.Com – Satpol PP Kota Surabaya meningkatkan patroli untuk menjaga ketertiban dan mencegah gangguan keamanan. Kegiatan dalam rangka menjelang Ramadan 2025 itu, salah satu fokus utama adalah mengantisipasi perang sarung di sejumlah titik rawan.

Kepala Satpol PP Surabaya, M. Fikser mengatakan, pihaknya telah memetakan lokasi yang kerap terjadi perang sarung dan gangguan ketertiban umum lainnya.

“Gangguan yang sering terjadi saat bulan Ramadan biasanya perang sarung dan tawuran. Titik lokasinya antara lain di bawah Jembatan Suramadu, Jalan Kenjeran, Jalan Kapas Madya, Jalan Ir. Soekarno, dekat TPU Rangkah, serta Jalan Ngaglik,” ujar Fikser kepada wartawan, Sabtu, 23 Februari 2025.

Selain perang sarung, kata dia, aktivitas balap liar juga menjadi perhatian Satpol PP, terutama karena sering dilakukan anak-anak pada malam hari selama Ramadan.

“Sekarang lagi tren balap sepeda angin yang dilakukan oleh anak-anak, sehingga itu juga menjadi atensi kami dalam menjaga kondusivitas selama Ramadan,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, kata dia, pihaknya mengerahkan personel penuh, termasuk petugas di tingkat kecamatan dan kelurahan, untuk menjangkau hingga perkampungan warga.

Pihaknya juga bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga keamanan selama Ramadan.

“Jika ditemukan adanya aktivitas tawuran atau perang sarung yang melibatkan senjata tajam, kami akan menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian sebagai otoritas berwenang,” pungkasnya.

Untuk menjaga kondusivitas Kota Surabaya selama Ramadan, Fikser mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.

“Orang tua harus lebih mengawasi anak-anak, terutama setelah pukul 21.00 WIB, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya terkait kenakalan remaja,” tutupnya. (*/red)

Dalami Potensi Hasto Danai Harun Masiku, KPK Disarankan Gandeng PPATK

By On Minggu, Februari 23, 2025

Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada donatur dalam pelarian Harun Masiku yang sudah genap lima tahun menjadi buron.

Terkait hal tersebut, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM meminta KPK menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak hal tersebut.

“Tentu dengan mengetahui transaksi keuangan ya, dan itu bisa meminta bantuan PPATK misalnya. Jadi transaksi keuangan itu bisa di-trace, juga bisa dilihat melalui komunikasi, melalui media digital, biasanya orang kan kalau sudah transfer dikasih tahu,” kata Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman kepada wartawan, Jumat, 21 Februari 2025.

Menurut Zaenur, transaksi itu diduga kuat menggunakan nama orang lain untuk menyamarkan.

Dia meminta KPK untuk memastikan apakah ada kaitannya dengan Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka perintangan.

“Jadi semua bisa di-trace, dan hal-hal yang terkait kejahatan biasanya menggunakan nama orang lain, memerintahkan orang lain, itu hal biasa bagi penyidik KPK, tinggal dibuktikan nanti apakah berkaitan dengan Hasto,” ujarnya.

“Oleh karena itu, karena memang ini menjadi bagian yang penting untuk didalami. KPK juga kan menyadap juga, nggak cuma Hasto, orang sekitarnya itu semua menggunakan metode pengungkapan, kalau Harun Masiku disokong oleh pendana itu sudah pasti, siapa pendananya itu tugas KPK,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menyebut, pelarian seseorang pasti memerlukan dana tempat tinggal hingga transportasi.

Dia memastikan KPK akan mengusut siapa saja donatur dalam pelarian Harun Masiku.

“Itu juga sebenarnya yang sedang kita dalami karena kami penyidik melihat bahwa seseorang yang melarikan diri itu kan memerlukan sokongan biaya atau dana logistik segala macam, berpindah-pindah tempat. Misalnya menyewa tempat dan lain-lain, transportasi, itulah sebabnya kita sedang mendalami itu,” kata Asep saat konferensi pers, Kamis, 20 Februari 2025.

“Tapi sampai sejauh ini ini menjadi materi yang sedang kita dalami, mohon maaf belum kita sampaikan, jadi sabar, kita tentu akan sampai di sana, siapa saja yang menjadi donatur dalam hal ini. Orang melarikan diri kan tidak bisa kerja karena ketahuan sama khalayak, dia pasti bersembunyi, dan untuk kebutuhan hidup sehari-harinya harus ada yang nanggung, itu yang sedang kita dalami,” pungkasnya. (*/red)

Tolak Keberadaan Kantor dan Aktivitas Matel, Forum Delapan Ormas Cisoka Akan Layangkan Surat ke Muspika

By On Minggu, Februari 23, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Terkait keberadaan Kantor Mata Elang (Matel) atau jasa penagih hutang (debt collector), Forum Delapan Ormas akan melayangkan surat penolakan kantor Matel dan aktivitas Matel di wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

Forum Delapan Ormas tersebut, di antaranya BPPKB, PPBNI, PP, LAPBAS, Grib Jaya, LMP, LMPI, dan Koti.

Surat tersebut akan dilayangan kepada Camat Cisoka, Kapolsek Cisoka, Danramil 13/Cisoka, dan Kepala Desa Caringin.

Dalam surat tersebut, Forum Delapan Ormas menyatakan penolakan terhadap adanya kantor dan aktivitas matel di wilayah Kecamatan Cisoka, menolak keberadaan oknum yang beraktivitas sebagai Bank Keliling di wilayah Kecamatan Cisoka, menolak keberadaan penjualan minuman keras (Miras) di wilayah Kecamatan Cisoka, dan menolak aktivitas penjualan obat keras jenis Hexymer dan Tramadol di wilayah Kecamatan Cisoka.

Forum Delapan Ormas tersebut tidak ingin wilayah Cisoka yang sudah aman dan nyaman dengan banyaknya tokoh ulama dan santri dibuat gaduh oleh para oknum tersebut.

“Kami menolak keras adanya aktivitas kantor Matel, Bank keliling, penjualan tramadol dan hexysimer, serta minuman keras  di wilayah Cisoka. Karena bisa menimbulkan hal  negatif. Untuk itu, kami minta kepada APH untuk menindak tegas,” ujar Sekretaris Ormas PPBNI DPAC Cisoka, Heri kepada awak media, Minggu, 23 Februari 2025. (Reno)

Jaro Kojot Kades Citorek Tengah Pimpin Apdesi Lebak, Ini Pesan Nabil Jaya Baya

By On Minggu, Februari 23, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com - Tokoh muda yang juga tercatat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Badan Pengurus Pusat (BPP) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) V tahun 2025 Apdesi di Hotel Alula, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (23/2/2025).

Adik Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya tersebut meminta para kepala Desa bersinergi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak.

Kehadiran saya, memenuhi undangan, tentu ini merupakan agenda penting dalam upaya menyinergikan pemerintah desa dan Pemda Lebak, untuk kepentingan kemajuan Lebak kedepan di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Pak Hasbi Jayabaya dan Amir Hamzah,” kata Nabil Jayabaya.



Menurutnya, kepala Desa mempunyai peranan penting dalam pembangunan guna kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lebak.

Sementara itu, dalam Muskab V tahun 2025 Apdesi Lebak, Kades Citorek Tengah Kecamatan Cibeber, Ajat Sudrajat atau yang akrab disapa Jaro Kojot terpilih secara aklamasi sebagai Ketua APDESI periode 2025 - 2030.

Alhamdulillah Muscab sudah selesai, tentu saya berterima kasih kepada rekan - rekan kepala desa yang telah mempercayai saya untuk memimpin organisasi ini lima tahun kedepan,” ujar ketua APDESI terpilih, Ajat Sudrajat.

Menurut Kades Citorek Tengah yang akrab disapa Jaro Kojot itu, pihaknya segera menyusun kepengurusan dan mempersiapkan untuk pelantikan serta penyusunan program kedepan.

Apdesi Lebak siap bersinergi dengan Pemkab Lebak, Pemprov Banten maupun dalam upaya mewujudkan Lebak Rukun, Hegar, Aman, Yakin (Ruhay),” katanya.

(Cup/Uday)

Dugaan Pungli PTSL di Desa Situregen: Warga Bayar Rp 350 Ribu, Kades Lempar Tangan

By On Minggu, Februari 23, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya membantu masyarakat mendapatkan sertifikat tanah secara murah dan transparan justru diduga menjadi ajang pungutan liar (pungli) di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Warga mengaku dipungut biaya hingga Rp 350 ribu per sertifikat, jauh di atas ketentuan resmi yang hanya Rp 150 ribu sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.

Seorang warga yang juga Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat mengungkapkan bahwa pembayaran dilakukan secara bertahap. “Saat pendaftaran, kami bayar Rp 200 ribu, lalu saat mengambil sertifikat harus bayar lagi Rp 150 ribu untuk pelunasan,” ujarnya sambil menunjukkan kwitansi pembayaran di halaman kantor Desa Situregen, Sabtu (22/2/2025).

Sekretaris Desa (Sekdes) Situregen, Agus Tarmawan, tidak membantah adanya pungutan tersebut. Ia berkilah bahwa biaya tambahan itu merupakan hasil musyawarah antara panitia dan warga. “Memang ada biaya Rp 350 ribu, yang pertama Rp 200 ribu untuk pengukuran, dan Rp 150 ribu untuk pelunasan. Warga awalnya tidak keberatan,” dalihnya.

Namun, Agus mengakui bahwa karena polemik ini sempat mencuat sebelumnya, pihak desa akhirnya mengembalikan uang pendaftaran Rp 200 ribu kepada warga. Meski begitu, pertanyaan besar tetap menggantung: Mengapa sejak awal ada pungutan yang melebihi aturan resmi.

Sementara itu, Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Situregen, Endang Hermanto alias Uwa Odet, menyayangkan proses pembagian sertifikat yang tidak melibatkan BPD, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas. “Kami tidak diberi tembusan, ini jelas tidak transparan,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa (Kades) Situregen, Abdul Muhyi, justru mengaku tidak tahu-menahu soal pungutan ini. “Saya tidak pernah menginstruksikan ada biaya Rp 200 ribu per sertifikat. Sudah saya sarankan agar biaya tetap mengikuti SKB Tiga Menteri. Kalau ada tambahan biaya, silakan tanya ke Sekdes saja,” elaknya saat dikonfirmasi, Minggu (23/2/2025).

Fakta bahwa hanya puluhan dari total 514 sertifikat yang baru diambil warga menunjukkan bahwa banyak masyarakat masih enggan atau tidak mampu membayar biaya tambahan yang diduga pungli ini. Seorang warga mengungkapkan kekecewaannya. “Kalau tidak bayar, sertifikat tidak bisa diambil. Mau bagaimana lagi,” keluhnya.

Kasus seperti ini bukan hal baru dalam program PTSL. Di banyak daerah, program sertifikasi gratis ini justru berubah menjadi ladang pungli bagi oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak belum memberikan klarifikasi terkait dugaan pungli ini. Akankah pemerintah bertindak tegas atau justru menutup mata terhadap praktik kotor ini.

(Tim/Red)

Iham Jayakusuma Bawa Persita U-20 Juara Elite Pro Academi, Kalahkan Dewa United Lewat Drama Adu Finalti

By On Sabtu, Februari 22, 2025


TANGERANG, KabarViral 79.Com – Persita Tangerang sukses mengamankan gelar juara di ajang Elite Pro Academi kategori U-20. Hasil itu didapat setelah melewati drama adu penalti di babak final kontra Dewa United.

Dalam laga pamungkas yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, pada Sabtu sore, 22 Februari 2025, Persita memang melewati upaya yang panjang untuk menjadi juara. Pasalnya dalam permainan waktu normal laga berjalan imbang 0-0. 

Situasi ini memaksa laga berlanjut hingga 120 menit, dimana penentuan akhirnya juga harus dilakukan lewat eksekusi penalti. Dalam eksekusi penalti, Persita dapat giliran lebih dulu dan membuahkan gol dan laga tuntas untuk mereka dengan skor 4-3.

Usai laga Final yang sangat melelahkan tersebut, Pelatih Persita U-20, Iham Jaya Kusuma menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid yang telah memberikan suport.

“Saya ucapkan terima kasih juga kepada para tim official, manajer, para pemain yang telah bekerja keras di lapangan sehingga menjadi yang terbaik digelaran Elite Pro Academi U-20 tahun ini. Semoga ke depanya kami bisa mempertahankan Tropi ini,” ucap Ilham Jaya Kusuma.

Dengan kemenangan yang diraih Persita Tangerang di babak final ini, maka status juara jadi milik Pendekar Cisadane Muda. Sementara itu, Dewa United yang menyandang gelar runner-up.

Eka Ramdani selaku pelatih menyebut bahwa lawan pantas jadi juara meski dalam babak kedua timnya tampil mendominasi.

“Persita pantas jadi juara dengan pola permainan seperti tadi. Meski di babak kedua kamu Dewa United bermain dominan tapi hasil akhirnya memang menentukan bahwa Persita pantas meraih gelar,” katanya saat konferensi pers pasca laga.

Sehari sebelumnya, Persija Jakarta U-20 juga tampil dalam babak perebutan tempat ketiga Elite Pro Akademi U-20 Liga 1 2024/2025. Menghadapi Malut United FC, laga yang dimainkan di Lapangan MJCC, Kota Bekasi, pada Jumat sore, 21 Februari 2025, dimenangkan oleh Persija dengan skor 2-0.

Dalam laga itu, Persija U-20 mampu unggul lebih dulu berkat gol Kanaka Attha Riady pada menit ke-26. Namun, Malut United FC berhasil menyamakan kedudukan saat injury time babak pertama lewat titik putih yang diciptakan oleh M Ariel.

Skor 1-1 jadi hasil pertandingan babak pertama dan kedua dalam waktu normal. Kondisi itu membuat duel Persija U-20 vs Malut United FC berlanjut ke extra time, dimana akhirnya Persija berhasil menang setelah Wondo Sulaiman cetak gol di menit ke-108. (Reno)

Konstituen Dewan Pers Banten Libatkan STAI Wasfal dalam Literasi Media

By On Sabtu, Februari 22, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Organisasi Konstituen Dewan Pers Banten, yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), menggelar kegiatan literasi media dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 tingkat Provinsi Banten.

Kegiatan literasi media kali ini melibatkan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Falah (Wasfal) Rangkasbitung. Pelaksanaan acara ini selaras dengan kegiatan akademik kampus, yakni Studium Generale atau kuliah umum, yang bertujuan menambah wawasan mahasiswa.

Sekretaris PWI Banten, Fahdi Khalid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi media ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dasar tentang jurnalistik kepada mahasiswa serta memperkenalkan profesi wartawan sejak dini kepada para pelajar dan mahasiswa.

“Kami, Konstituen Dewan Pers Banten, berkomitmen untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dasar tentang jurnalistik. Harapannya, melalui acara ini, mahasiswa dapat tertarik menjadi wartawan di masa depan,” ujar Fahdi dalam acara yang digelar di Aula STAI Wasfal Rangkasbitung, Sabtu (22/02/2025).

Fahdi juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa, dosen, dan civitas akademika STAI Wasfal dalam mengikuti acara yang dihadiri oleh 60 mahasiswa.

Ketua STAI Wasfal, Dr. Iyan Fitriyani, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Konstituen Dewan Pers Banten atas terselenggaranya kegiatan literasi media ini. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan program kampus yang menekankan pentingnya literasi, seperti membaca, menulis, dan berdiskusi.

“Kehadiran narasumber dalam kegiatan literasi media ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa. Mereka adalah ahli di bidang literasi dan jurnalistik,” ujar Dr. Iyan.

Ia menekankan bahwa budaya membaca, menulis, dan berdiskusi harus menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa. Kampus pun terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam ketiga aspek tersebut. Hasilnya, beberapa mahasiswa STAI Wasfal bahkan telah berhasil menerbitkan buku sendiri.

“Alhamdulillah, mahasiswa kami sudah ada yang menulis dan menerbitkan buku. Mereka menyerap tiga komponen penting yang kami tekankan, yaitu membaca, menulis, dan berdiskusi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten, Ikbal Hopip, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya mahasiswa memahami kode etik jurnalistik, kode perilaku wartawan, serta Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Narasumber lainnya, Dr. Epi Apipi, menyampaikan bahwa jurnalistik adalah kerja ilmiah. Oleh karena itu, mahasiswa STAI Wasfal sangat beruntung bisa mengikuti kegiatan ini, terutama karena banyak di antara mereka yang gemar menulis dan membaca.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat, mengingat beberapa mahasiswa STAI Wasfal sudah berhasil menulis buku sendiri,” pungkasnya.

(Rls)

Patuhi Instruksi Megawati, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Tunda Ikut Retret di Magelang

By On Sabtu, Februari 22, 2025

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang meminta kader PDI-P menunda keikutsertaan dalam Retreat Kepala Daerah usai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait instruksi tersebut, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu menunda keberangkatannya untuk mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), yang akan dilaksanakan hari ini, Jumat, 21 Februari 2025.

“Sementara saya menunda keberangkatan ke Magelang sampai ada arahan lanjut dari Ibu Megawati,” ujarnya.

Adapun surat instruksi tersebut bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam, sebagai respons atas penahanan Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21 - 28 Februari 2025,” ujar Megawati dalam surat tersebut, Kamis, 20 Februari 2025.

Megawati juga meminta kepada semua Kepala Daerah dari PDI-P yang sudah telanjur berangkat menuju ke lokasi agar berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.

“Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” tegas Megawati.

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” sambungnya.

Dalam surat tersebut, Megawati juga menegaskan bahwa saat ini seluruh komando partai diambil alih oleh dirinya. (*/red)

Ikut Retret Kepala Daerah di Magelang, Ini Alasan Bupati Lebak Kader PDI-P

By On Sabtu, Februari 22, 2025

Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya. 

LEBAK, KabarViral79.Com – Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya yang juga merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dikabarkan bakal mengikuti Retret (orientasi) di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu, 22 Februari 2025.

Dia tetap ikut meski ada instruksi dari Ketua Umum (Ketum) DPP PDI-P, Megawati Soekarnoputri yang meminta para kadernya menunda mengikuti Retreat.

Hasbi menyebut, dia mengikuti Retreat demi sinergitas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

“Tapi yang pasti ini kan untuk sinergitas pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah ya, jangka panjang. Insya Allah ini sebuah kebaikan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 22 Februari 2025.

Menurutnya, kehadirannya sudah terkonfirmasi oleh DPD PDI-P Lebak, Banten.

“Insya Allah (sudah terkonfirmasi),” ujarnya.

Sementara itu, Juru bicara Hasbi, Agus Wisas mengatakan, Hasbi sudah terlebih dahulu berangkat ke Magelang sebelum mengetahui adanya surat pemberitahuan terkait agenda tersebut.

“Pak Hasbi sudah berada di sana. Jadi kalau balik lagi, bagaimana pertanggungjawabannya kepada negara, kepada masyarakat?,” kata Agus kepada wartawan, Jumat, 21 Februari 2025.

Menurut Agus, informasi mengenai surat tersebut baru diterima saat Hasbi sedang dalam perjalanan menuju Magelang.

“Setahu saya kemarin berangkatnya setelah syukuran pelantikan di Hotel Mulia, setelah syukuran langsung ke sana (ke Magelang),” ujarnya.

Karena sudah dalam perjalanan, kata dia, tidak memungkinkan bagi Hasbi untuk kembali ke Jakarta. Terlebih, agenda Retret memiliki pertanggungjawaban langsung kepada negara, sehingga tidak dapat dibatalkan begitu saja.

“Ke sana naik pesawat, masa pesawat suruh balik lagi? Mungkin kalau surat itu diterima sebelum berangkat, kita bisa diskusi lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lebak, Akbar membenarkan, Hasbi tidak berada di Lebak karena sedang menuju Magelang.

“Ikut, hari ini berangkat, karena rangkaian kegiatan retret baru mulai sore ini,” ujarnya.

Diketahui, Mochamad Hasbi Jayabaya merupakan Bupati Lebak terpilih periode 2025-2030 yang berpasangan dengan Amir Hamzah.

Dalam Pilkada Lebak, Hasbi diusung oleh sejumlah partai besar, termasuk PDI-P, Demokrat, PKB, PPP, Golkar, dan Perindo.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai kader PDI-P dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode.

Diketahui, kader PDI-P menjadi sorotan setelah Megawati Soekarnoputri meminta agar anggota partai yang terpilih menjadi kepala daerah tidak ikut retreat.

Surat instruksi tersebut bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam sebagai respons atas penahanan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21 - 28 Februari 2025,” ujar Megawati dalam surat tersebut, Kamis, 20 Februari 2025.

Megawati pun meminta kepada semua Kepala Daerah dari PDI-P yang sudah telanjur berangkat menuju ke lokasi agar berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut. (*/red)

Patuhi Instruksi Megawati, Bupati Nganjuk Marhaen Pilih Tunggu Arahan di Hotel

By On Sabtu, Februari 22, 2025

Bupati Nganjuk Terpilih, Marhaen Djumadi. 

SURABAYA, KabarViral79.Com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dikabarkan telah tiba di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, pada Jumat pagi, 21 Februari 2025.

Marhaen mengaku masih bimbang terkait keikutsertaannya dalam acara tersebut menyusul instruksi dari Ketua Umum (Ketum) Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri, yang meminta Kepala Daerah dari partainya untuk menunda kehadiran mereka.

Ia menyebut akan menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum membuat keputusan.

“Saya lagi bingung. Saya mau ke hotel untuk menunggu,” kata Marhaen kepada wartawan.

Dia juga enggan memberikan keterangan lebih jauh kepada wartawan.

“Maaf, sedang tidak bisa,” ujarnya.

Diketahui, Ketum PDI-P, Megawati Soekarnoputri sebelumnya mengeluarkan instruksi kepada Kepala Daerah dari Kader PDI-P untuk menunda keikutsertaan mereka dalam Retret Kepala Daerah yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.

Instruksi tersebut disampaikan melalui surat nomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis malam, 20 Februari 2025. Arahan itu dikeluarkan sebagai respons atas penahanan Sekertaris Jenderal (Sekjen) PDI-P, Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Megawati minta Kepala Daerah dari kader PDI-P yang sudah dalam perjalanan ke Magelang untuk segera berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.

“Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” demikian isi surat tersebut.

Ia juga menegaskan, seluruh komando partai tetap berada di bawah kendalinya.

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” tegas Megawati.

Instruksi itu muncul setelah Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh KPK dalam kasus dugaan suap terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI, Harun Masiku serta dugaan perintangan penyidikan.

Hasto tampak mengenakan rompi tahanan oranye dan tangannya diborgol saat resmi ditahan.

Sementara itu, beberapa Kepala Daerah dari kader PDIP- tampak mematuhi instruksi Megawati dengan tidak hadir dalam Retret. Sementara sebagian lainnya masih mempertimbangkan langkah yang akan mereka ambil. (*/red)

Bareskrim Sebut Dua Korban TPPO di Filipina Jadi Pelaku Judi Online 1XBET

By On Sabtu, Februari 22, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri meringkus sembilan tersangka sindikat perjudian daring atau judi online situs 1XBET, dua di antaranya pernah menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Filipina.

“Para pelaku ini ada yang kita dapatkan adalah korban TPPO di Filipina, yang beberapa lalu dikembalikan ke Indonesia,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Februari 2025.

Adapun dua orang itu adalah perempuan berinisial AT (35) dan WY (30). Mereka ditangkap di Batam, Kepulauan, Riau pada pertengahan Februari.

“Terkait yang menjadi korban, tidak semua. Dua orang ini adalah korban TPPO. Sementara yang lainnya ini ada juga yang bukan bagian dari TPPO yang di Filipina bekerja semacam ini,” ujarnya.

Djuhandhani menjelaskan, kedua tersangka yang kini menjadi pelaku itu juga dipekerjakan dalam bisnis judi online selama berada di Filipina. Setelah mendapat pengalaman kerja di Filipina, mereka malah berinisiatif mengembangkan judol di Indonesia.

“Adapun yang bersangkutan itu bekerja semacam ini setelah, boleh dikatakan setelah mendapat ilmu di sana, dia mencoba mengembangkan sendiri dengan berkomunikasi karena dia mempunyai pengalaman waktu di Filipina berhubungan dengan yang tadi kami sampaikan, yang ada di berbagai negara, dikembangkan dia sendiri di sini,” jelasnya.

Hasil pengungkapan itu, Bareskrim menangkap sebanyak sembilan orang tersangka. Penangkapan dilakukan di Cianjur, Depok, Tangerang, Batam, hingga Pekanbaru.

Adapun kesembilan tersangka dalam kasus itu adalah:

1. AW (31) selaku agen grup Belklo Situs 1XBET;

2. RNH (34) selaku supervisor operator;

3. RW (32) selaku admin keuangan;

4. MYT (31) selaku operator;

5. RI (40) selaku member platinum.

6. AT (34) selaku agen grup Mimosa Situs 1XBET;

7. DHK (37) selaku supervisor operator;

8. FR (31) selaku operator;

9. WY (30) selaku admin keuangan

“Dalam pengungkapan ini cukup menjadi perhatian kami selaku penyidik karena dalam permainan yang ada ini perputaran uangnya cukup besar,” ujarnya.

Sejumlah uang miliaran rupiah dan barang mewah turut disita dalam penangkapan itu.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP, Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 2 UU No 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU No 1 2008 ITE. Kemudian, Pasal 55 KUHP, Pasal 3, 4, 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (*/red)

Gubernur Banten Andra Soni Antusias Ikuti Retret Kepala Daerah

By On Sabtu, Februari 22, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Gubernur Banten, Andra Soni mengaku antusias mengikuti kegiatan Retret atau orientasi kepemimpinan yang diikuti oleh seluruh Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 21-28 Februari 2025.

“Doain lancar. Semoga bermanfaat,” kata Andra Soni saat hendak masuk mobil yang akan membawanya ke Akmil Magelang.

Andra mengatakan, jika dirinya sangat antusias mengikuti kegiatan Retret. Berbagai persiapan telah dilakukan Andra Soni seperti menjaga pola makan dan pola hidup sehat.

“Tidur dipercepat, karena saya tukang begadang soalnya. Jadi beberapa terakhir ini saya kurangi,” kata Andra Soni.

Menurutnya, menjaga pola makan menjadi hal utama yang diperhatikan menjelang pelaksanaan retret selama sepekan ke depan.

Bahkan, kata Andra, pada saat mengikuti pemeriksaan kesehatan jelang pelantikan Kepala Daerah, ia telah mendapatkan saran dari para dokter terhadap pola makan dan pola hidup sehat. Namun hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk mengikuti kegiatan retret.

“Ada beberapa yang diwarning, kurangi makan ini, dan sebagainya. Tapi saya antusias mengikuti retret, dan saya berharap hasil retret ini bisa saya implementasikan dalam membangun Banten,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya akan menghadiri kegiatan Retret Kepala Daerah yang akan berlangsung selama sepekan di Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

“Kita akan jumpa dalam Retret yang akan diselenggarakan Mendagri di Magelang. Saya akan jumpa dengan saudara di situ. Mudah-mudahan saudara-saudara akan kuat digembleng. Mari kita mengabdi pada rakyat kita, berbuat yang terbaik untuk rakyat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menambahkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan Retret tersebut, di antaranya agar Kepala Daerah memahami tugas pokoknya, lantaran mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

“Kemudian pemahaman Asta Cita gagasan besar Presiden Prabowo dan program para Menteri disambungkan dengan gagasan visi misi Kepala Daerah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Retret Kepala Daerah tersebut diharapkan ada kerja sama, kolaborasi, sinergi dan saling mengenal.

“Jadi tujuh hari di Magelang kita harapkan betul-betul mempererat Kepala Daerah dapat berkolaborasi dan bersinergi ke depannya,” pungkasnya. (*/red)

Kasus HGB di Laut Sidoarjo, Polisi Sebut Ada Hak Petani

By On Sabtu, Februari 22, 2025


SURABAYA, KabarViral79.Com – Soal kasus Hak Guna Bangunan (HGB) di Laut Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), pihak kepolisian menyebut ada hak para petani. Polisi juga akan menguji barang bukti kasus ini ke Laboratorium Forensik (Labfor).

Kasubdit II Tipid Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Deky Hermansyah mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi, barang bukti, serta temuan lainnya.

Menurut Deky, proses penyelidikan telah naik ke tahap penyidikan setelah dilakukan gelar perkara.

Dia menyebut, ada hak petani atas temuan HGB di Laut Sidoarjo.

“Nah, dari proses itu lah kita nanti akan telusuri kembali, membuat terang proses pidananya, apa akibat dari peristiwa tersebut. Untuk saat ini bagi petani-petani yang masih memiliki hak atas tanah itu,” kata Deky kepada wartawan, Sabtu, 22 Februari 2025.  

Hingga saat ini, kata Deky, tidak ada tambahan saksi maupun tersangka dalam kasus tersebut. Begitu juga dengan bukti-bukti berupa arsip dan dokumen yang telah diperoleh.

“Tetap 14 saksi, ditambah dari BPN saja terkait surat-surat itu, sudah cukup. Baru nanti dalam proses penyidikan, kita akan minta keterangan lagi dari BPN,” ujarnya.

“Artinya, sekarang kita masih mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang peristiwa tindak pidananya yang disangkakan. Nanti kita lihat siapa yang harus bertanggung jawab secara pidana, karena kadesnya kan sudah meninggal dunia. Sekarang tinggal lihat siapa yang menggunakan,” sambungnya.

Deky juga mengatakan, barang bukti yang diperoleh akan diuji di Labfor Polda Jatim. Sebab, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada dokumen yang diduga dipalsukan.

“Sementara belum ada, tapi nanti dalam perkembangannya akan kita uji dan ajukan ke Labfor (Polda Jatim) untuk menguji kebenarannya. Tapi kalau isi materiilnya tidak sesuai dengan fakta, maka bisa diduga palsu,” ujarnya.

Diketahui, HGB seluas 656 hektare itu ditemukan di area laut sebelah timur Ekowisata Mangrove Gunung Anyar, Surabaya, berdasarkan koordinat 7.342163°S, 112.844088°E. Warganet bernama Thanthowy Syamsuddin mulanya mengira HGB itu berada di Surabaya.

Merespons temuan HGB melalui aplikasi Bhumi dari situs resmi Kementerian ATR/BPN ini, BPN Jatim menegaskan lokasinya bukan di Surabaya, melainkan di Desa Segoro Tambak, Sedati, Sidoarjo.

BPN Jatim telah menyampaikan bahwa HGB di atas laut Sidoarjo itu terbagi dalam 3 sertifikat dengan total luasan 656 hektare. Ketiganya dikuasai oleh 2 perusahaan properti, yakni PT Surya Inti Permata dan PT Semeru Cemerlang.

Keduanya perusahaan itu diketahui merupakan perusahaan properti yang berada dalam naungan yang sama. Berdasarkan laporan tahunan PT Surya Inti Permata (SIP) yang diterbitkan pada 2018, PT Semeru Cemerlang adalah salah satu perusahaan pemegang saham terbesar PT SIP.

Adapun ketiga sertifikat HGB itu dikeluarkan pada 1996 untuk kedua perusahaan tersebut dan berlaku selama 30 tahun hingga 2026.

Investigasi dilakukan karena sesuai aturan penerbitan sertifikat HGB maupun Sertifikat Hak Milik, lahan di atas laut tidak diizinkan kecuali laut itu akan direklamasi. Padahal, di Sidoarjo tidak ada proyek reklamasi. (*/red)

Megawati Instruksikan Kader Tunda Ikut Retreat, Ini 20 Kepala Daerah dari PDI-P

By On Sabtu, Februari 22, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada kadernya untuk menunda kegiatan Retreat yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Instruksi itu diturunkan dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025. Dalam surat instruksi itu, seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dari PDI-P diminta untuk menunda perjalanan mengikuti Retreat di Magelang tanggal 21-28 Februari 2025. Mereka yang sudah dalam perjalanan pun diminta untuk berhenti.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan, satu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti Retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” tulis surat yang ditandatangani Megawati tersebut.

Bahkan, mereka yang sudah diperjalanan diminta untuk berhenti. Kepala Daerah diminta untuk menunggu arahan lebih lanjut dari Megawati.

“Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” tuturnya.

Instruksi kedua, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah diminta untuk tetap bisa berkomunikasi aktif dan bersiaga terhadap panggilan.

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” tulis poin kedua instruksi tersebut.

Adapun dalam surat instruksi itu diambil setelah penahanan terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P, Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Mencermati dinamika politik nasional pada hari ini, Kamis 20 Februari 2025, khususnya terjadi kriminalisasi hukum terhadap Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan bapak Hasto Kristiyanto di Komisi Pemberantasan Korupsi,” tulis surat tersebut.

Berikut nama kepala daerah dari PDIP:

1. Gubernur Jakarta: Pramono Anung

2. Gubernur Bali: I Wayan Koster 

3. Walikota Bekasi: Tri Adhianto 

4. Bupati Bekasi: Ade Kuswara Kunang

5. Bupati Tapanuli Tengah: Masinton Pasaribu

6. Bupati Banyumas: Sadewo Tri Latinono

7. Walikota Manado: Andrei Angouw

8. Bupati Banyuwangi: Ipuk Fiestiandi

9. Walikota Surabaya: Eri Cahyadi 

10. Bupati Temanggung: Agus Setyawan 

11. Bupati Wakatobi: Haliana

12. Bupati Limapuluh Kota: Safni Barito 

13. Bupati Lampung Barat: Parosil Mabsus

14. Walikota Semarang: Agustina Wilujeng 

15. Bupati Karanganyar: Rober Chirstanto 

16. Bupati Cirebon: Imron 

17. Bupati Gresik: Fandi Akhmad Yani

18. Bupati Malang: Sanusi 

19. Walikota Tomohon: Caroll Senduk 

20. Bupati Kediri: Hanindhito Himawan Pramana


(*/red)

Tambang Batubara Ilegal di Lahan Perhutani Blok Kemplung dan Ciman Kian Menggila, Petugas Akan Gelar Operasi Besar-Besaran

By On Sabtu, Februari 22, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Aktivitas penambangan batubara ilegal di lahan milik Perum Perhutani RPH Panyaungan Timur BKPH Bayah semakin tak terkendali. Blok Kemplung dan Blok Ciman di Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, kini berubah menjadi zona bebas eksploitasi tanpa kendali.

Berdasarkan pantauan tim media pada Kamis, 20 Februari 2025, terlihat jelas para penambang leluasa mengangkut hasil tambang dengan sepeda motor, membawa batubara dari lubang-lubang tambang ilegal menuju lokasi penimbunan sementara. Dari sana, material tersebut diangkut menggunakan truk dump ke lokasi penampungan di pinggir jalan raya Desa Panyaungan. Aktivitas ilegal ini berlangsung terang-terangan tanpa hambatan.

Menanggapi semakin maraknya aktivitas tambang liar ini, Petugas Perum Perhutani RPH Panyaungan Timur BKPH Bayah akhirnya bersiap melakukan operasi besar-besaran. Mereka berjanji akan segera turun tangan menghentikan perusakan lingkungan yang makin menggila di area mereka.

Ence, salah satu petugas Perhutani, dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, menyatakan bahwa pihaknya sudah merencanakan operasi dalam waktu dekat.

“Kami sudah merencanakan operasi tambang batubara di semua areal Perhutani. Dalam waktu dekat, kami akan segera bertindak,” tegasnya.

Tak hanya di Blok Kemplung dan Blok Ciman, Ence juga menegaskan bahwa operasi ini akan menyisir seluruh titik lokasi tambang ilegal yang ada di area Perhutani.

(Tim/Red)

KPK Tahan Tersangka Perintangan Penyidikan Perkara Suap Penetapan Anggota DPR RI 2019-2024

By On Sabtu, Februari 22, 2025

 


Jakarta, KabarViral79.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap tersangka HK atas dugaan perintangan penyidikan perkara tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, tersangka HK diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penetapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terpilih periode 2019-2024 yang dilakukan oleh tersangka HM bersama-sama dengan SB berupa pemberian sesuatu hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara, yaitu WS selaku anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 bersama-sama dengan ATF.

Tersangka HK ditahan untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 20 Februari s.d 11 Maret 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Pada konstruksi perkara ini, dalam kegiatan tangkap tangan pada Januari 2020, HK diduga memerintahkan NH untuk menghubungi HM agar merendam telepon genggamnya dalam air dan segera melarikan diri. Atas perbuatan tersebut, menyebabkan tersangka HM tidak dapat ditangkap dan melarikan diri sampai dengan saat ini.

Kemudian pada Juni 2024, sebelum diperiksa sebagai saksi, HK diduga memerintahkan K untuk menenggelamkan telepon genggamnya yang dalam penguasaan K agar tidak ditemukan oleh KPK, yang pada telepon genggam ini terdapat substansi terkait pelarian tersangka HM yang perkaranya sedang ditangani KPK.

Selain itu, HK juga mengumpulkan beberapa orang terkait dengan perkara HM dan mengarahkan agar orang-orang tersebut pada saat nanti dipanggil oleh KPK, tidak memberikan keterangan yang sebenarnya. Tindakan tersebut diduga bertujuan untuk merintangi serta mempersulit proses penyidikan perkara suap yang sedang berjalan.

Atas perbuatannya, tersangka HK diduga telah melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

(*/red)