-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara di Cabang Olahraga Karate pada Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas

By On Jumat, Februari 06, 2026

 


SERANG, KabarViral79.ComKejuaraan Karate Bandung Club (BKC) Piala Bupati Serang 2026 berlangsung sukses. Kegiatan tersebut digelar di Cikande, Kabupaten Serang, pada Minggu, 1 Februari 2026.

Diketahui, BKC Kota Serang berhasil meraih juara umum kedua. Selain itu, BKC Kota Serang juga meraih juara 1 kumite dan juara 1 tabeka yang diraih oleh Adinda Aulia Aul.

Prestasi membanggakan lainnya juga diraih oleh Azalea Bintang Widiyanto, salah satu atlet berprestasi di tingkat TK B yang berhasil meraih medali perak. Oleh karena itu, Banten dinilai membutuhkan generasi emas di bidang cabang olahraga karate di bawah naungan BKC.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat luas Kota Serang. Selain mewakili BKC Kota Serang, Adinda Aulia Aul juga telah mendapatkan gelar sabuk hitam tingkat provinsi dan berperan sebagai pelatih BKC di tingkat pemula (generasi emas hingga tingkat SMP) di lingkungan Griya Permata Asri (GPA), Kota Serang.

Adinda Aulia Aul mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang diraih dalam Kejuaraan BKC Piala Bupati Serang 2026 yang digelar di Cikande tersebut.

“Kami bersyukur atas apa yang kami raih kemarin, dan kami juga mendapatkan juara umum kedua,” ungkapnya.

Dalam Piala Bupati Kabupaten Serang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Ketua Pengurus Daerah BKC Banten, Farhan, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak generasi cabang olahraga karate mulai dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi (profesional).

359 KK Masih Mengungsi di Bireuen, BPBD Pastikan Bantuan Terus Disalurkan

By On Jumat, Februari 06, 2026

Plt BPBD Bireuen, Doli Mardian

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Doli Mardian menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan pengungsi akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen.

Hingga Jumat, 06 Februari 2026, tercatat sebanyak 359 Kepala Keluarga (KK) masih berada di lokasi pengungsian. 

Menurut hasil verifikasi BPBD Bireuen, para pengungsi tersebut tersebar di 28 desa pada tujuh kecamatan di wilayah Bireuen.

Doli menjelaskan, jumlah pengungsi terus berkurang karena sebagian warga telah mendapatkan tempat tinggal sementara di luar lokasi pengungsian.

“Para pengungsi secara bertahap meninggalkan lokasi karena sudah mendapatkan tempat berteduh, seperti rumah kontrakan, rumah keluarga, maupun hunian pinjaman dari tetangga,” ujar Doli.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui BPBD terus melakukan pemantauan dan distribusi bantuan kepada warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan, perlengkapan dasar, serta dukungan logistik lainnya. 

“Baru-baru ini BPBD juga menyalurkan puluhan kasur palembang kepada warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, tercatat 736 kepala keluarga telah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) yang disalurkan melalui bank-bank Himbara.

Doli menyebutkan, walau dana tersebut diperuntukkan untuk biaya sewa hunian, sebagian warga memanfaatkannya sebagai tambahan anggaran untuk membeli tanah tapak rumah sebagai persiapan pembangunan hunian tetap dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam penjelasannya, Doli menegaskan, seluruh rangkaian penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatera berada di bawah kewenangan BNPB, sementara pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator. 

“Ini penting untuk dipahami oleh semua pihak. Pemkab hanya memfasilitasi, sedangkan semua proses penanggulangan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan langsung oleh BNPB,” tegasnya.

BPBD Bireuen memastikan proses pendampingan dan penyaluran bantuan akan terus dilakukan hingga seluruh korban bencana mendapatkan kepastian hunian dan kondisi kembali pulih. (Joniful Bahri)

Kajari Kabupaten Tangerang Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja dan Sinergi

By On Jumat, Februari 06, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang, Fajar Gurindro melantik dua pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, di Aula Kejari Kabupaten Tangerang, Jumat, 14 Februari 2026.

Dua pejabat yang dilantik tersebut, yaitu Teddy Lazuardi Syahputra sebagai Kepala Seksi Intelijen dan Hifni sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

Kajari Fajar Gurindro dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik sekaligus menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan.

“Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, yaitu Kepala Seksi Intelijen dan Kepala Seksi Pidum, serta terima kasih kepada pejabat sebelumnya. Saya meminta pejabat baru segera bersinergi dan beradaptasi demi melanjutkan tugas-tugas yang ada, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari pejabat sebelumnya,” ujar Fajar Gurindro.

Diketahui, Teddy Lazuardi Syahputra sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti pada Kejari Banda Aceh.

Ia kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, menggantikan Doni Saputra.

Sementara itu, Doni Saputra mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Seksi V pada Asisten Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejari) Riau.

Selain Teddy, Kajari Kabupaten Tangerang juga melantik Hifni sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum. Sebelumnya, Hifni menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum pada Kejari Tangerang Selatan.

Usai pelantikan, Teddy Lazuardi Syahputra menyampaikan harapannya agar sinergi dan kolaborasi yang selama ini telah terbangun di lingkungan Kejari Kabupaten Tangerang dapat terus terjaga dan ditingkatkan ke depan.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja Kejari Kabupaten Tangerang dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan berintegritas. (Reno)

Video: Anak SD di NTT Bunuh Diri, Pemerintah Sampaikan Keprihatinan Mendalam

By On Kamis, Februari 05, 2026


JAKARTA, KabarViral79.Com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kasus anak SD di NTT yang bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dan pulpen.

Dia menegaskan, pemerintah menaruh perhartian mendalam terhadap kasus tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk menindaklanjuti kejadian itu.

Menurutnya, kejadian itu menjadi teguran untuk meningkatkan kepedulian sosial di seluruh lapisan masyarakat.

"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Sosial untuk melakukan penanganan-penanganan terhadap keluarga dan terutama memikirkan supaya kejadian ini tidak terulang kembali," ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 04 Februari 2026. (*/red)

Video: Soal Kasus Siswa SD Bunuh Diri, Gubernur NTT Sebut Pemerintah Gagal!

By On Kamis, Februari 05, 2026

JAKARTA, KabarViral79.Com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena mengakui bahwa pemerintahan daerah gagal lantaran siswa sekolah dasar di NTT bunuh diri karena tidak mampu beli buku dan pena.

Diketahui, anak berusia 10 tahun berinisial YBR di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, gantung diri di pohon cengkeh. 

Ia bunuh diri diduga kecewa tidak bisa membeli buku dan pena untuk sekolah. Kejadian itu terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 WITA

Dalam unggahan video di akun Instagram resmi Melki Laka Lena, @melkilakalena.official, Melki mengatakan, peristiwa ini merupakan alarm bahwa pranata sosial NTT gagal mencegah kejadian ini.

“Pranata sosial kita berarti gagal urus model begini. Pemerintahan kita juga gagal. Provinsi sama, Kabupaten Ngada juga sama. Kita punya pranata agama juga gagal, pranata budaya juga gagal sampai ada orang mati karena miskin begini,” kata dia dalam video tersebut.

Dia menegaskan kepada pejabat daerah agar kejadian ini tidak terulang. 

Ia juga memperingatkan agar Kepala Daerah dan Wakilnya, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda), jangan menganggap ini persoalan biasa.

Melki juga memerintahkan pemerintah daerah untuk memfungsikan kembali perangkat sosial berjenjang sampai ke tingkat RT dan RW.

Ia memerintahkan perangkat daerah wajib membantu apabila ada warga yang miskin dan kesusahan. (*/red)

DPW PKB Aceh Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, HRD Nahkodai PKB Aceh

By On Kamis, Februari 05, 2026

Ruslan M. Daud (HRD) resmi dilantik sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026-2031 oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, di Movenpick Hotel Jakarta City Centre, Selasa malam, 03 Februari 2026. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, di Movenpick Hotel Jakarta City Centre, Selasa malam, 03 Februari 2026. 

Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan prosesi pelantikan serentak DPW PKB se-Indonesia.

Dalam susunan pengurus yang dilantik, Waled H Muniruddin M Diah dipercaya sebagai Ketua Dewan Syuro, didampingi Tgk Muhammad Hafiz H.Ib sebagai Sekretaris Dewan Syuro.

Sementara itu, tampuk kepemimpinan Dewan Tanfidz DPW PKB Aceh dipegang oleh H Ruslan M Daud, S.E., M.A.P atau HRD, dengan Tgk Mujlisal S.Ag, M.H sebagai Sekretaris dan Dony Arega Rajes sebagai Bendahara.

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menegaskan, pentingnya peran Aceh dalam pengembangan PKB di tingkat nasional.

Ia memberikan arahan strategis serta memompa semangat pengurus baru agar mampu memperkuat konsolidasi partai di seluruh wilayah Aceh.

Pelantikan serentak 38 DPW PKB di seluruh Indonesia ini, menurut Muhaimin, menjadi bukti soliditas dan kebersamaan PKB dalam menghadapi dinamika politik nasional.

Ketua DPW PKB Aceh, HRD, seusai dilantik menyampaikan bahwa pelantikan massal ini melibatkan lima unsur penting dari setiap provinsi, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPW atau Dewan Tanfidz, serta Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum penguatan struktur partai. Sinergi antara Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro menjadi kunci bagi PKB Aceh untuk bergerak lebih solid dan efektif,” ujar HRD.

Ia menegaskan, kepengurusan baru ini siap mengemban amanah rakyat Aceh dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Dengan formasi lengkap dan solid, DPW PKB Aceh diharapkan semakin mampu menjawab tantangan politik ke depan serta memperkuat peran PKB sebagai kekuatan politik yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat. (Joniful Bahri)