-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Anak Buron Riza Chalid di Kasus Minyak Mentah

By On Rabu, Februari 25, 2026

Anak Buron Riza Chalid, Muhamad Kerry Adrianto Riza

JAKARTA, KabarViral79.ComPengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang menjerat anak pengusaha minyak Riza Chalid, yakni Muhamad Kerry Adrianto Riza, Senin, 23 Februari 2026. 

Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim menolak nota pembelaan (Pleidoi) yang diajukan terdakwa maupun tim penasihat hukumnya. 

“(Memohon Majelis Hakim) menolak nota pembelaan atau pleidoi terdakwa maupun tim penasihat hukum terdakwa. Menerima seluruh tuntutan pidana sebagaimana tertuang dalam surat tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum,” kata Jaksa Triyana Setia Putra saat membacakan replik di persidangan. 

Jaksa meminta Majelis Hakim tetap berpegang pada surat tuntutan dan menjatuhkan pidana 18 tahun penjara terhadap Kerry. 

Jaksa menilai, Pleidoi terdakwa mencampuradukkan informasi di luar persidangan dengan substansi surat dakwaan. 

Menurut Jaksa, surat dakwaan telah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap, termasuk menguraikan dugaan persekongkolan dalam pengaturan pengadaan sewa tiga kapal milik PT Jenggala Maritim Nusantara (PT JMN) serta kerja sama sewa terminal bahan bakar minyak PT Orbit Terminal Merak (PT OTM). 

"Dalam surat dakwaan telah secara cermat, jelas, dan lengkap diuraikan perbuatan terdakwa dalam persekongkolan pengaturan pengadaan sewa tiga kapal milik PT JMN maupun persekongkolan dalam kerja sama sewa terminal bahan bakar minyak PT OTM yang dilakukan bersama-sama Dimas, Gading, dan Riza Chalid,” ujar Jaksa. 

Jaksa juga menegaskan, konstruksi perbuatan terdakwa dalam dakwaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dugaan penyimpangan tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) beserta subholding kontrak kerja sama. 

“Perbuatan terdakwa telah kami konstruksikan dalam surat dakwaan sebagai bagian dari penyimpangan tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina dan subholding kontrak kerja sama, sehingga dalil keberatan tersebut patut dikesampingkan dan ditolak,” tutur Jaksa. 

Jaksa juga menyebut, dalil pembelaan Kerry yang menyatakan tidak ada perintah, intervensi, aliran dana, maupun niat jahat merupakan penilaian subjektif terdakwa dalam upaya membela diri. 

“Pernyataan terdakwa merupakan penilaian subjektif dari seorang terdakwa yang dilakukan dalam upaya membela diri, sehingga wajar jika terdakwa menyangkal semua bukti yang sah yang telah dihadirkan di persidangan,” pungkasnya. 

Jaksa menegaskan, dalam surat tuntutan telah diuraikan dan dibuktikan adanya niat jahat serta keterlibatan terdakwa dalam persekongkolan pengadaan sewa kapal maupun kerja sama sewa terminal BBM. 

“Meskipun faktanya penuntut umum dalam surat tuntutan telah menguraikan dan membuktikan adanya niat jahat serta perbuatan terdakwa dalam persekongkolan tersebut,” ujarnya. (*/red)

Dasco Minta Impor Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

By On Rabu, Februari 25, 2026

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad merespons rencana impor mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Merah Putih yang menjadi sorotan. 

Dasco meminta pemerintah menunda dulu rencana tersebut. 

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026. 

Dasco berharap, Presiden Prabowo akan membahas detail rencana tersebut selepas kunjungan kerjanya di luar negeri. 

Dasco menyatakan sudah meminta pemerintah menunda rencana impor itu. 

"Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut, dan tentunya juga Presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri," jelas Dasco. 

"Nah sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota menyebut ratusan ribu pikap itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Joao menyampaikan, keputusan untuk melakukan impor mobil pikap dari India lantaran produksi di Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan pengadaan tersebut.

"Alasan pertama, kita pertama karena produksi lokal selama ini kan 70 ribuan, sehingga kalau kita ambil semua di lokal nanti itu kan mengganggu industri logistik yang lain-lainnya. Sehingga untuk menjaga harmonisasi kita buka ruang untuk memberikan pilihan kepada masyarakat agar punya alternatif-alternatif, sehingga kita bisa mendapatkan kendaraan dengan harga yang fair," ujar Joa, Jumat, 20 Februari 2026. (*/red)

Indahnya Berbagi, Ratusan Takjil Dibagikan Tim Pemenangan Dewan PKB di Pintu Gerbang Perum Taman Kirana Surya Solear

By On Rabu, Februari 25, 2026

TANGERANG, KabarViral79.Com - Tim Pemenangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Pintu Gerbang Perum Taman Kirana Surya, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa sore, 24 Februari 2026. 

Ratusan takjil, dan nasi paketan dibagikan kepada warga yang melintas. 

Kegiatan sosial di bulan ramadhan ini  merupakan agenda rutin H. Mohamad Rano Al Fath SH, MH, Wakil Komisi III DPR RI Fraksi PKB dan Ustur Ubadi, S.Pd.i, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang bersama seluruh Tim Pemenangan dari Kecamatan Solear. 

"Untuk meringankan beban yang berpuasa," ujar Asep di sela berbagi takjil bersama tim lainnya. 

Moment berbagi untuk berbuka puasa ini diharapkan dapat membantu sesama yang tengah menjalankan ibadah puasa khususnya bagi warga di Kecamatan Solear. 

Ia  juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus saling berbagi kepada sesama.

"Mudah-mudahan bisa membantu dan meringankan orang yang berpuasa. Ayo kita berbagi di bulan suci ini, di bulan penuh maghfiroh ini, penuh pengampunan dan semoga menjadi barokah buat kita semua," ujarnya. 

Bowo, salah satu Tim Pemenangan Dewan Ustur Ubadi dari Partai PKB mengatakan, giat berbagi bersama Tim Pemenangan ini menjadi giat rutin PKB Dapil 1 Kabupaten Tangerang setiap bulan puasa. 

"Alhamdulilah giat berbagi takjil pada sore ini berjalan lancar dan kondusif sehingga kita dari Tim Pemenangan Dewan PKB Kecamatan Solear bisa berbagi kepada sesama jelang berbuka puasa," ujarnya. 

Hadir pada kesempatan tersebut sejumlah tim pemenangan, di antaranya Bowo, Agung, Asep, Balok Peci dan tim lainnya. (Reno) 

Respon Cepat HRD, Menteri PU Doddy Hanggodo Kembali Tinjau Kerusakan Infrastruktur di Bireuen

By On Selasa, Februari 24, 2026

Mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Menteri PU Doddy Hanggodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa, 24 Februari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dalam upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Doddy Hanggodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa, 24 Februari 2026. 

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan khusus antara Menteri PU dengan anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD), di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, pada Jumat, 20 Februari 2026 kemarin. 

Pertemuan yang berlangsung hangat di bulan suci Ramadan itu dimanfaatkan HRD untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak terkait dampak banjir dan longsor, termasuk apresiasinya terhadap kerja cepat Menteri PU beserta jajaran kementerian. 

Menurut HRD, respons cepat pemerintah pusat merupakan bukti kehadiran negara di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat Aceh. 

Normalisasi Sungai hingga Perbaikan Jembatan Mendesak

HRD menjelaskan, salah satu permintaan mendesak masyarakat adalah percepatan normalisasi sungai sebagai upaya mengurangi risiko banjir berulang di Aceh. 

Ia menilai, alih fungsi hutan menjadi kebun sawit turut memperparah banjir di sejumlah wilayah. 

Selain itu, persoalan abrasi pantai, pendangkalan muara, serta kerusakan jalan dan jembatan juga mendapat sorotan serius. 

Sejumlah jembatan seperti Jembatan Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, Jembatan Ulee Jalan di Peusangan Selatan, dan Jembatan Alue Limeng Kecamatan Jeumpa hingga kini belum tertangani, sehingga warga masih bergantung pada rakit untuk menyeberang. 

Mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Menteri PU Doddy Hanggodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa, 24 Februari 2026. 

Hunian Layak bagi Warga Terdampak Jadi Prioritas

HRD juga menekankan pentingnya penyediaan hunian sementara (Huntara) yang layak bagi warga terdampak banjir dan longsor. 

Ia menegaskan, hunian bukan hanya kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan kemanusiaan dan martabat sosial. 

HRD mengutip pernyataan Ketua Satgas Galapana, Sufmi Dasco Ahmad, yang menargetkan tidak ada lagi warga tinggal di tenda darurat sebelum lebaran. 

Ia menekankan, negara harus memastikan para penyintas tidak berlarut-larut hidup dalam kondisi darurat. 

Tinjau Bendung, Jalan, dan Tanggul Sungai

Dalam kunjungannya, Menteri PU meninjau langsung sejumlah lokasi infrastruktur rusak, termasuk Bendungan DI Pante Lhong di Desa Beunyot, Jembatan Pante Lhong di Peusangan, serta tanggul sungai di Desa Babah Suwak dan Cot Mee Kecamatan Kuta Blang yang putus diterjang banjir. 

Menteri PU menegaskan, pemerintah pusat akan mempercepat seluruh langkah strategis, mulai dari pembangunan kembali jembatan dengan konstruksi permanen, normalisasi sungai, perbaikan akses jalan, hingga pemulihan bendung irigasi untuk mengembalikan aliran air ke ribuan hektare sawah terdampak. 

“Kami menargetkan pemulihan secepat mungkin agar aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat tidak terhambat lebih lama,” ujarnya. 

Apresiasi dari Pemkab Bireuen

Bupati Bireuen turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respon cepat Menteri PU terhadap kondisi masyarakat yang masih berjuang bangkit pasca bencana. 

Ia berharap, percepatan rehabilitasi dapat segera mengembalikan stabilitas kehidupan warga di seluruh wilayah terdampak. (Joniful Bahri)

Menteri PU Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir di Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Februari 24, 2026

Menteri PU, Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada 24 Februari 2026, untuk meninjau secara langsung kerusakan infrastruktur akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada 24 Februari 2026,untuk meninjau secara langsung kerusakan infrastruktur akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut. 

Dalam kunjungan itu, Menteri PU komit percepat pembangunan infrastruktur d Kabupateni Bireuen. 

Kehadiran Menteri disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen di Pendopo Bupati, termasuk Forkopimda serta para Kepala SKPK. 

Dalam pertemuan itu, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST memaparkan kondisi terbaru terkait kerusakan parah yang terjadi di sejumlah kecamatan. 

Menurut Bupati, terdapat lima jembatan permanen yang hanyut diterjang arus banjir sehingga menghambat konektivitas antar wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat. 

Selain itu, kata dia, banjir juga merusak akses jalan serta sejumlah fasilitas irigasi

Menanggapi laporan tersebut, Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur. Sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan antara lain: 

Menteri PU, Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada 24 Februari 2026, untuk meninjau secara langsung kerusakan infrastruktur akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut. 

Pembangunan kembali jembatan yang rusak dengan konstruksi permanen. 

Normalisasi sungai secara menyeluruh guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. 

Perbaikan akses jalan yang rusak akibat genangan dan longsor. 

Pemulihan bendung irigasi agar aliran air ke lahan pertanian dapat kembali normal. 

“Kami akan mempercepat seluruh proses pembangunan infrastruktur yang rusak. Target kami adalah pemulihan secepat mungkin agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terhambat lebih lama,” ujar Menteri PU dalam kunjungannya. 

Atas perhatian cepat tersebut, Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat. 

Sebagai wujud penghormatan, Bupati menyerahkan cendera mata kepada Menteri PU setelah sesi dialog di pendopo. 

Usai pertemuan, rombongan melanjutkan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak, termasuk Bendungan DI Pante Lhong di Kecamatan Juli, Jembatan Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, dan Tanggul Sungai Cot Me di Kecamatan Kuta Blang, untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat. (Joniful Bahri)

Pererat Silaturahmi, Kadinkes dan Kadis Perkim Lebak Gelar Tarawih Keliling di Panggarangan

By On Selasa, Februari 24, 2026

Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Perkim Kabupaten Lebak beserta rombongan saat melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Al-Ittihad, Kampung Cisiih, Desa Situregen. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Dalam rangka mengisi keberkahan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lebak, H. Eka Darmana Putra, bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Irwan Sutikno, melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Kecamatan Panggarangan. Selasa (24/2/2026). 

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami Al-Ittihad, Kampung Cisiih, Desa Situregen ini turut didampingi langsung oleh Camat Panggarangan, Ahmad Faidlullah

Acara diawali dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran Sekretaris Dinas Kesehatan Nurul Hakim, Kepala Puskesmas Panggarangan Mamat, Kanit Binmas Polsek Panggarangan Aiptu Cecep Rahmat Hidayat, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. 

Kadinkes Lebak, H. Eka Darmana Putra, menyampaikan bahwa agenda safari Ramadhan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Lebak agar para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terjun langsung ke setiap kecamatan. 

"Kegiatan Tarawih Keliling ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Watoniyah, dan Ukhuwah Basyariyah antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa serta seluruh komponen masyarakat di Panggarangan," ujar H. Eka di sela acara. 

Momen buka puasa bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Perkim Kabupaten Lebak di Aula Kantor Kecamatan Panggarangan sebelum melanjutkan agenda Tarawih Keliling. 

Eka menambahkan, momentum ini juga digunakan sebagai sarana penyampaian informasi penting dari pemerintah serta wadah untuk mengevaluasi hasil pembangunan yang telah berjalan. 

"Kami  ingin memastikan kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga. Selain itu, kami juga memantau langsung kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan, khususnya di wilayah Panggarangan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya. 

Sementara itu, Camat Panggarangan, Ahmad Faidlullah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran jajaran kepala dinas di wilayahnya. 

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kadinkes dan Kadis Perkim beserta rombongan. Semoga melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah kabupaten dan kecamatan semakin kuat, serta menjadi ladang amal bagi kita semua di bulan suci ini," pungkas Ahmad. (Cup)

GMAKS Minta Kapolri Usut Tuntas Dugaan Jalan Rusak di Gardu Tanjak Pandeglang Sesuai UUD LLAJ

By On Selasa, Februari 24, 2026

 


PANDEGLANG, KabarViral79.Com – Menanggapi insiden kecelakaan yang diduga merenggut nyawa akibat jalan rusak di wilayah Gardu Tanjak, Pandeglang, Ketua Umum Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS), Saeful Bahri, angkat bicara. Ia mendesak Kapolri untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan kelalaian penyelenggara jalan di lokasi tersebut.

Saeful menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah namun dibiarkan tanpa perbaikan segera merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Menurutnya, ada sanksi pidana bagi penyelenggara jalan yang membiarkan kerusakan jalan hingga mengakibatkan kecelakaan.

“Kami meminta Kapolri melalui jajaran di bawahnya untuk segera melakukan penyelidikan. Jangan sampai nyawa rakyat melayang sia-sia hanya karena pembiaran infrastruktur yang tidak layak,” ujar Saeful dalam keterangannya kepada media.

Ia menjelaskan bahwa dalam Pasal 273 UU LLAJ, penyelenggara jalan dapat dipidana jika tidak segera memperbaiki jalan rusak yang mengakibatkan luka ringan, luka berat, hingga kematian. Saeful menilai, fakta di lapangan menunjukkan adanya unsur kelalaian yang fatal dari pihak terkait.

“Hukum harus ditegakkan secara adil. Jika masyarakat kecil yang melanggar aturan lalu lintas langsung ditindak, maka penyelenggara jalan yang lalai hingga menyebabkan kematian juga harus diproses hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saeful menyayangkan sikap diamnya otoritas tertinggi di Banten terkait persoalan ini. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi atau langkah konkret yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan pertanggungjawaban moral kepada keluarga korban.

“Ketidakhadiran pemerintah dalam memberikan keterangan resmi menunjukkan kurangnya empati terhadap keselamatan warga. Padahal, akses jalan yang aman adalah hak dasar setiap pengguna jalan,” tambahnya.

Sebagai penutup, GMAKS meminta Gubernur Banten untuk memecat oknum pejabat DPUPR Banten yang terbukti lalai menjalankan amanah UU LLAJ yang telah diatur oleh Pemerintah pusat.